PERIKOP, Menjadikan Anggota KOPMA yang Intelektual dengan Pelatihan

Pada hari Kamis 11 Mei 2017, telah dilaksanakan Pelatihan dan Pematerian Perkoperasian (PERIKOP) oleh Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) kepada anggota KOPMA BIOGAMMA di ruang Biodas Atas Timur Fakultas Biologi UGM. Walaupun kegiatan ini dilaksanakan pada pagi hari, ternyata tidak menyurutkan semangat peserta untuk menghadiri pelatihan. Kegiatan ini dibuka pada pukul 10.00 WIB oleh Qisthi Fadilla sebagai pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan dari pihak LAPENKOP, lalu beranjak kepada acara utama yaitu penyampaian materi perkoperasian oleh LAPENKOP. Acara ini berlangsung dalam 3 sesi. Sesi pertama adalah pemaparan materi berjudul “Koperasi Kita” yang berisi tentang prinsip koperasi, tidak hanya dilakukan pemaparan, namun juga dilakukan diskusi sehingga terjadi perbincangan dua arah dan minigames yang memacu kreativitas anggota (Gambar 2 dan 3).

Kemudian dilanjutkan dengan materi “Berani Berbicara Di Depan Rapat Anggota”. Pada sesi kedua ini, peserta tidak hanya mendengarkan namun sekaligus praktek berupa minigames berupa memilih sifat-sifat yang ada pada diri kita lalu menjabarkannya di depan forum (Gambar 4).

Setelah itu dilanjutkan ke sesi ketiga yaitu Peran Serta Anggota, setiap peserta diberikan kartu yang berisi tugas sebagai peran protagonis atau peran antagonis, kegiatan ini diikuti peserta dengan antusias dan bersemangat.

     Sebelum acara diakhiri, KOPMA BIOGAMMA memberikan sertifikat kepada para pemandu dan kepada perwakilan LAPENKOP (Gambar 5 dan 6), acara pun diakhiri dengan penutup oleh bapak Johan sebagai perwakilan LAPENKOP bahwa dalam suatu organisasi diperlukan kekompakan dan keaktifan semua anggota sehingga organisasi tersebut dapat berjalan secara optimal. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat memotivasi para anggota KOPMA BIOGAMMA untuk lebih aktif baik di KOPMA BIOGAMMA maupun di dunia perkoperasian dan menambah kualitas serta wawasan anggota KOPMA BIOGAMMA.

KOPMA BIOGAMMA !! Bersama Kita Jaya !

Bio-RTR Kajian#2: Talkshow Inspiratif “Mengintip Ramadhan di Negeri Orang”

Talkshow di awali oleh MC sudara Alfianto dan pemutaran video dari mahasiswa yang belajar di Jepang. Kemudian Moderator yang memandu talkshow, Saudara Jundi Faaris Alhazmi memulai acara dengan Memberikan pertanyaan kepada Pembicara.

Bulan Ramadhan di Indonesia yang kurang lebih 12-13 jam mungkin sudah biasa bagi kita, terlebih dengan kondisi cuaca yang cukup mendukung. Lalu bagaimana saudara-saudara muslim kita di belahan dunia lainnya? Berapa lama waktu puasanya? Bagaimana lingkungan dan cuaca di sana? Pembicara kali ini akan menjawab semua pertanyaan itu.

Bapak Sukirno S.Si., M.Si., Ph.D yang merupakan salah satu dosen S2 di Fakultas Biologi, pada Oktober lalu baru saja kembali dari pendidikan S3 Entomology di King Saud University, Arab Saudi. Beliau bercerita tentang sistem pendidikan di KSU yang berbeda dengan Indonesia di mana menggunakan perpaduan sistem pendidikan Inggris dan Amerika. Pada pendidikan S3 sendiri, mahasiswa diharuskan lulus Comprehensive Exam untuk dapat lulus S3.

Selain bercerita mengenai pendidikan di KSU, Bapak Sukirno juga menceritakan pengalamannya pada bulan Ramadhan. Beliau pernah merasakan bulan Ramadhan pada musim dingin hingga musim panas dengan suhu sangat tinggi di mana waktu puasa mencapai 16 jam. Namun, di Arab Saudi sendiri segala kegiatan di bulan Ramadhan seperti halnya kuliah diberikan keringanan. Setiap hari, di masjid para jamaah saling bersalam-salaman. Namun, di sana tidak terdapat kajian-kajian seperti halnya di Indonesia, kecuali apabila mencari forum orang Indonesia. Walaupun tetap ada forum kecil di masjid yang dipimpin oleh seorang syekh. Untuk buka puasa, biasanya disediakan oleh masjid ataupun di jalan-jalan.

Lain halnya dengan Miftahul Ilmi Ph.D yang merupakan dosen mikrobiologi di Fakultas Biologi yang mendapatkan beasiswa S3 di Universitas di Belanda. Beliau bercerita bahwa pendidikan S1 di Indonesia setara dengan S2 di Belanda. Pendidikan S3 Bapak Ilmi sendiri mengambil kategori AIO.

Sementara pengalaman Ramadhan Bapak Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si.,  di Belanda juga sangat luar biasa. Beliau lebih sering menikmati bulan Ramadhan pada musim panas di mana waktu puasa minimal adalah 16 jam, dan bahkan pernah waktu maghrib pukul 21.30 dan subuh pukul 03.00. Di daerah beliau terdapat 3 masjid, yaitu masjid Suriname, Turki, dan Maroko, yang biasanya menyediakan makanan untuk buka puasa Ramadhan sekaligus sahur, karena singkatnya waktu antara keduanya. Satu jam sebelum buka puasa terkadang diadakan suatu kajian. Namun, berbeda dengan Bapak Sukirno, di Belanda sendiri segala kegiatan berjalan seperti biasa tanpa adanya keringanan bagii umat yang berpuasa.

Bagi Bapak Sukirno maupun Bapak Ilmi, berpuasa di negeri orang yang sangat berbeda keadaannya dengan Indonesia, tidaklah berat. Segala ibadah yang diniatkan karena Allah pastilah akan terasa ringan. Maka sudah sepatutnya kita yang berada di Indonesia dengan segala kenikmatan bulan Ramadhan harus selalu mensyukurinya.

Acara kemudian diakhiri oleh MC saudara Alfianto menjelang Maghrib

Biologi Road to Ramadhan (Bio-RTR) 1438 H Kajian#1: “Memantapkan Diri Menuju Bulan Suci Ramadhan”

Biologi Road to Ramadhan ( bioRTR ) 1438 H merupakan agenda tahunan JMMB ( Jama’ah Mahasiswa Muslim Biologi ) UGM yang dilaksanakan menyambut Bulan Suci Ramadhan, sudah sepantasnya sebagai seorang muslim  untuk berbahagia menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan tekad yang kuat untuk mencapai target amalan Ramadhan di tahun ini agar lebih baik dari Ramadhan yang telah berlalu.

Acara ini dipimpin oleh saudara Rizqi Muchtar Wali sebagai pembawa acara dan acara diawali  dengan pembacaan tilawatil Qur’an oleh saudara Ahmad Mujaddid. Sambutan oleh ketua panitia Bio-RTR saudara Ilzam Shaddiq Maulidi, dan dilanjutkan dengan Grand Launching rangkaian acara Biologi Road to Ramadhan oleh Mas’ul Jama’ah Mahasiswa Muslim Biologi, saudara Andi Alfi Syahrin.

Acara utama adalah tausiyah dari Ustadz Okrizal Ekaputra, materi yang diangkat untuk kajian ini adalah mengenai bagaimana kita mempersiapkan diri menuju bulan suci Ramadhan 1438 H ini. Ramadhan berasal dari kata bahasa arab yaitu ramdhon yang berarti di bakar. Kata “dibakar” dapat dimaknai bahwa segala kesalahan kita akan dibakar sehingga orang yang bertemu dengan Bulan Ramadhan akan menjadi suci kembali. Salah satu keistimewaan Bulan Ramadhan adalah diturunkannya firman Allah Al-Qur’an. Banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menyinggung tentang bulan suci Ramadhan, salah satu ayat dalam Q.S Al-baqarah 183 yang artinya. “Barangsiapa yang senang dengan kedatangan Bulan Ramadhan maka akan diampuni seluruh dosanya yang terdahulu dan akan datang.”.

Sebagai  orang beriman yang menyambut Bulan Ramadhan dengan kegembiraan. Maka harus diketahui bahwa makna dari kegembiraan itu. Keceriaan karena datangnya Bulan Ramadhan harus direalisasikan dengan amal perbuatan yang semakn mendekatkan kepada Taqwa kepada Allah S.W.T. Karena itu kegembiraan menyambut Ramadhan harus dipersiapkan secara bersungguh-sungguh, contoh kecilnya dengan memperbarui atau membersihkan alat-alat sholat yang akan dikenakan saat bulan suci ramadhan.

Rahasia ibadah Ramadhan :

1. Kuatkan Niat

Dasar dari amal perbuatan dan apabila manusia sudah memiliki niat pasti ia bisa melakukan segala sesuatu, bahkan yang berat sekalipun.

Kekuatan terbesar dalam ibadah adalah niat, apabila niat seseorang itu kuat maka kemudahan dalam beribadah kepada Allah akan didapatkan. Niat hanya ditujukan untuk mengharap Ridho Allah S.W.T.

2. Rahasia Bulan Ramadhan 30 hari

Pekerjaan yang dibiasakan selama 30 hari akan menjadi kebiasaan, latih ibadah yang ingin ditingkatkan selama Bulan Ramadhan. Insyaa Allah menjadi kebiasaan.

Persiapan tentu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan amalan selama ramadhan,  mengkaji baik materi ramadhan yang berupa keikhlasan tertinggi, kepedulian sosial, manajemen waktu, dan makna kepemimpinan.

  • Keihlasan tertinggi seorang muslim dalam menjalankan ibadah karena Allah dapat hancur karena sebuah perbuatan yang dinamakan riya’.
  • Kepedulian sosial kepada sesama ditingkatkan ketika bulan Ramadhan, dimana pada bulan ramadhan seorang muslim bisa merasakan hal yang dirasakan oleh orang yang kurang beruntung dalam kondisi finansial, misalnya adalah keadaan lapar sehinggam mampu membuat seorang muslim memiliki rasa syukur dan prihatin terhadap apa yang telah Allah berikan.
  • Manajemen waktu. Ketika bulan Ramadhan pola kehidupan sangat teratur sehingga romadhon dapat dijadikan sebagai alat untuk mengatur pola hidup seorang muslim supaya teratur.
  • Makna Kepemimpinan. Seorang pemimpin akan dapat merasakan kehidupan yang dirasakan rakyatnya apabila ia mau hidup seperti halnya masyarakat yang dipimpinnya.

Setelah materi kajian selesai, dibuka dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Terdapat dua Pertanyaan yaitu :

1. amalan -amalan apa yang di lakukan sebelum ramadhan agar ibadah dalam bulan Ramadhan menjadi lebih semangat ?

Yaitu melakukan segala amalan yang baik dan banyak secara konsisten sehingga amalan tersebut akan menjadi kebiasaan baik bagi kita.

2. Apakah orang yang cacat (celat) boleh menjadi seorang imam?

Menurut jumhur ulama, kriteria dalam menunjuk  seorang imam itu adalah memiliki bacaan yang baik, memiliki hafalan yang banyak, faqih dalam ilmu agama, dan umur yang lebih tua.

 Sesi tanya jawab telah selesai kajian ditutup dengan do’a khafaratul majelis

Menuju KOPMA yang “Kooperatif” dengan Diskusi Koperasi

Pada hari Kamis 11 Mei 2017, KOPMA BIOGAMMA mengadakan diskusi bersama dengan Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI) dan dilanjutkan dengan diskusi bersama Himpunan Koperasi Mahasiswa Yogyakarta (HKMY).

FKKMI merupakan forum komunikasi koperasi mahasiswa yang menjadi penghubung kopma-kopma yang ada di Indonesia. Diskusi bersama FKKMI dimulai dengan pembahasan isu-isu perkoperasian nasional dan internasional. Event koperasi tingkat internasional dalam waktu dekat yaitu International Cooperative Alliance (ICA) yang akan dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan September mendatang. Selanjutnya dilakukan pembahasan mengenai Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke – 70 yang akan dilaksanakan pada 12 – 15 Juli 2017 yang akan dipusatkan di kota Makassar – Sulawesi Selatan dan membahas jambore KOPMA Nasional yang akan dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada September. Selain itu juga membahas tentang advokasi mengenai badan hukum dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang belum dimiliki KOPMA BIOGAMMA, serta penyusunan kurikulum KOPMA se-Indonesia oleh menteri Koperasi dan UKM (gambar 3).

Selanjutnya diskusi dilanjutkan dengan HKMY diawali dengan pengenalan masing-masing divisi yang ada, selanjutnya membahas tentang masalah-masalah umum yang sering dihadapi oleh koperasi mahasiswa beserta solusinya, membahas kegiatan-kegiatan yang sering dilaksanakan oleh kopma-kopma yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan kopma BIOGAMMA, membahas malam keakraban (makrab) dan silaturahmi kopma yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (gambar 4).

Semoga dengan dilaksanakannya diskusi KOPMA BIOGAMMA bersama FKKMI dan HKMY dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas KOPMA BIOGAMMA dan koperasi mahasiswa lainnya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

KOPMA BIOGAMMA!! Bersama Kita Jaya!

Bravo KOPMA, Bravo!

Agenda

May
2
Tue
all-day Training Bioinformatika Untuk Pe... @ Fakultas Biologi UGM
Training Bioinformatika Untuk Pe... @ Fakultas Biologi UGM
May 2 – May 23 all-day
Training Bioinformatika Untuk Penelitian Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Date & Time Monday, 22 May 2017 08:00 – Tuesday, 23 May 2017 16:00 Venue Auditorium Lt. I KPTU Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada[...]
May
3
Wed
all-day The 5th International Conference... @ Eastparc Hotel
The 5th International Conference... @ Eastparc Hotel
May 3 – Sep 16 all-day
The 5th International Conference on Biological Sciences Faculty of Biology Universitas Gadjah Mada Dates and Venue This seminar will be held in September 15-16, 2017 in Eastparc Hotel (Jalan Laksda Adi Soetjipto Km 6,5 Seturan,[...]
May
23
Tue
all-day Training Bioinformatika Untuk Pe... @ Fakultas Biologi UGM
Training Bioinformatika Untuk Pe... @ Fakultas Biologi UGM
May 23 – Jun 13 all-day
Training Bioinformatika Untuk Penelitian Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Date & Time Monday, 22 May 2017 08:00 – Tuesday, 23 May 2017 16:00 Venue Auditorium Lt. I KPTU Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada[...]
May
24
Wed
all-day Training Bioinformatika Untuk Pe... @ Fakultas Biologi UGM
Training Bioinformatika Untuk Pe... @ Fakultas Biologi UGM
May 24 – Jun 14 all-day
Training Bioinformatika Untuk Penelitian Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Date & Time Monday, 22 May 2017 08:00 – Tuesday, 23 May 2017 16:00 Venue Auditorium Lt. I KPTU Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada[...]