• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Kerja Sama
  • hal. 20
Arsip:

Kerja Sama

Audiensi Fakultas Biologi UGM-KJRI Hamburg

Kerja Sama Jumat, 19 November 2021

Pada hari Jumat, tanggal 12 November 2021 pukul 20.00 WIB telah dilangsungkan audiensi Fakultas Biologi UGM dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg secara online melalui zoom meeting. Dari pihak fakultas Biologi, pertemuan dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr., Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eko Agus Suyono, M.App., Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat Kerjasama dan Alumni, Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech. (Ph.D. Cand.) selaku dosen dari Fakultas Biologi yang sedang melakukan tugas belajar di Gottingen University, Jerman, dan Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku ketua Office International Affairs, Fakultas Biologi UGM. Sedangkan dari pihak KJRI Hamburg, pertemuan dihadiri oleh Bapak Ardian Wicaksono selaku Konsul Jenderal RI Hamburg dan Ibu Rospinda Saragih selaku Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya  KJRI Hamburg.

Audiensi ini bertujuan untuk membahas kerjasama penelitian dan akademik yang akan dilakukan oleh Fakultas Biologi UGM dan Gottingen University. Pada awal diskusi, Dr. Eko Agus Suyono, M. App., Sc. melakukan presentasi untuk memperkenalkan gambaran umum Fakultas Biologi yang meliputi minat studi yang ada di Fakultas Biologi, akreditasi yang sudah diraih oleh Fakultas Biologi, topik riset unggulan, fasilitas, jumlah mahasiswa dan lulusan S1, S2, S3, serta kerjasama internasional yang dilakukan oleh Fakultas Biologi. Setelah pemaparan tersebut, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr., Sc. mengemukakan bahwa Fakultas Biologi sudah pernah menginisiasi kerjasama dan melakukan kunjungan langsung ke Gottingen University pada tahun 2019, namun kelanjutan kerjasama terhambat karena pandemi Covid-19, sehingga harapannya pada pertemuan ini, KJRI Hamburg dapat menjembatani keberlanjutan kerjasama ini.

Keberlanjutan dari audiensi ini adalah pengajuan draft MoU antara Fakultas Biologi UGM kepada Gottingen University yang akan dijembatani oleh KJRI Hamburg. Kerjasama yang akan diajukan adalah student exchange, seminar, kolaborasi riset dan publikasi serta dual degree program. Selain itu Fakultas Biologi juga berencana akan melakukan kunjungan ke Gottingen University pada pertengahan tahun depan, sekaligus memperingati 70 tahun kerjasama Indonesia dengan Jerman.

Harapannya semoga inisiasi kerjasama ini dapat berlanjut sehingga dapat meningkatkan sinergi dan reputasi Fakultas Biologi UGM khususnya di bidang akademik dan riset terutama tentang biodiversitas tropika Indonesia.

Tim Gama Wader menerima kunjungan lapangan Tim CSR PLN Peduli di Kolam Budidaya Santan Mina Lestari dan Fakultas Biologi UGM

Kerja SamaTajuk Jumat, 23 April 2021

Tim Gama Wader Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah Sub Bidang Komunikasi & CSR yang dilaksanakan pada hari Senin, 19 April 2021. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung fasilitas budidaya massal Ikan Wader Pari di Kelompok Petani Ikan Santan Mina Lestari, Maguwuharjo dan fasilitas semimassal di Fakultas Biologi UGM. Fasilitas budidaya ini merupakan hasil pengembangan dari kolaborasi Tim Gama Wader yang terdiri dari peneliti Fakultas Biologi UGM dan Petani Ikan Santan Mina Lestari, dengan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli. Tim dari PLN Peduli diwakili oleh Ibu Devy Prima selaku Assistant Manager Komunikasi & CSR PLN. Selain itu kunjungan ini juga bertujuan untuk menjelaskan kepada Tim CSR PLN Peduli teknik budidaya ikan wader yang dikembangkan oleh Tim Gama Wader meliputi proses budidaya dan proses pengembangan produk pasca panen. Protokol kesehatan berupa physical distancing dan penggunaan masker serta sterilisasi diterapkan selama kegiatan kunjungan berlangsung.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Kegiatan pertama berlangsung pada jam 14.00-16.00 WIB di Santan Mina Lestari Maguwuharjo. Kegiatan diawali dengan diskusi yang dibuka oleh Pembina Tim Gama Wader Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. Beliau menyampaikan bahwa teknik budidaya ikan wader yang dilakukan oleh Tim Gama Wader Fakultas Biologi UGM merupakan budidaya ikan wader yang pertama di Yogyakarta. Selanjutnya, berdasarkan survey banyak UMKM yang memanfaatkan ikan wader merasa kesulitan mendapatkan bahan baku dan ketersediaan stok yang tidak berkelanjutan karena hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan wader dari alam. Sementara itu, Bapak Sukidi selaku Ketua Kelompok Tani Santan Mina Lestari menambahkan bahwa ikan wader tidak begitu sulit untuk dibudidayakan, pemijahan ikan pun dapat dilakukan 2 minggu sekali, sedangkan dialam pemijahan hanya dapat berlangsung sekali dalam semusim. Adapun kendala yang dihadapi hanyalah kurangnya jumlah kolam untuk pengembangbiakan ikan. Salah satu anggota Tim Gama Wader yaitu Khoiruddin Anshori menjelaskan bahwa selain melakukan budidaya ikan wader, Gama Wader juga memproduksi sambel dan kripik dari olahan wader yang sudah dipasarkan secara umum bekerjasama dengan UMKM Lokal.

Kegiatan selanjutnya yaitu demonstrasi teknik budidaya ikan wader yang dimulai dari seleksi indukan, menjelaskan metode pemijahan menggunakan mating chamber dan metode pemijahan pada kolam tanah, memperlihatkan telur berupa hasil pemijahan serta melakukan peninjauan langsung kekolam pemeliharan ikan wader.

Kegiatan akhir kunjungan di kolam Santan Mina Lestari ditutup dengan penyampaian mengenai kelanjutan program tahap kedua yang akan dilaksakan oleh Tim Gama Wader dan CSR PLN Peduli, yang mencakup penambahan kolam budidaya di tiga titik yaitu di Sleman, Bantul dan Kulon Progo, sehingga diharapkan kedepannya Gama Wader dapat menstabilkan produksi ikan wader tiga bulan skali untuk mendukung ketersediaan suplai ikan wader untuk UMKM di Yogyakarta. Kerjasama ini juga berkomitmen menghasilkan produk konsumsi olahan ikan wader berupa sambal dan keripik dengan PIRT kolaborasi dengan UMKM Lokal “Jeng Nia Kitchen”. Acara dilokasi Budidaya Massal Santan Mina Lestari, Maguwoharjo ini ditutup dengan penandatanganan MOU kerjasama antara Tim Gama Wader dan CSR PLN Peduli.

Rombongan Tim Gama Wader bersama Tim CSR PLN Peduli melanjutkan kunjungan ke Fasilitas Budidaya Semimassal Fakultas Biologi yang berlangsung pada jam 16.00-17.00 WIB. Dalam kunjungan ini, Tim Gama Wader memperlihatkan berbagai macam fasilitas budidaya yang digunakan untuk pembudidayaan Ikan Wader Pari di lingkungan Fakultas Biologi UGM. Diskusi tentang program re-stocking populasi Ikan wader pari untuk menjaga populasi ikan wader di sungai lokal Yogyakarta menjadi poin tambahan menarik yang bisa menjadi program kerjasama potensial kedepan selain program budidaya. Kegiatan akhir di Fakultas Biologi UGM ditutup dengan pemberian produk olahan ikan wader hasil kolaborasi dengan UMKM “Sambel Jeng Nia” berupa Sambel Wader Pari kepada tim CSR PLN peduli dilanjutkan dengan foto bersama.
(Sukmawati, Bagas Lantip Prakasa, Khoiruddin Anshori).

Kunjungan Mitra Pembudidaya Wader dari Pekalongan ke Tim Gama Wader Mitra Binaan CSR PLN Peduli di Kelompok Petani Ikan Santan Mina Lestari Maguwoharjo, Sleman

Kerja SamaTajuk Kamis, 1 April 2021

Tim Gama Wader Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari mitra perseorangan asal Pekalongan yang terdiri dari Bapak Reza, Bapak Pepen, Bapak Toni, dan Bapak Wendra dalam rangka pelatihan dan aplikasi budidaya ikan wader pari secara masal. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Maret 2021 dimulai pada pukul 10.00 WIB di Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Santan Mina Lestari Maguwoharjo, Sleman.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan tertib selama waktu pelatihan. Rombongan yang hadir menaati protocol kesehatan dengan menggunakan hand sanitizer dan memakai masker. Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan tata cara budidaya ikan wader pari (Rasbora lateristriata) kepada masyarakat sebagai sarana edukasi agar nantinya dapat melakukan budidaya ikan wader pari secara tepat dengan produktivitas tinggi, selain itu juga dikenalkan dengan berbagai produk olahan wader pari berupa keripik wader dan sambel wader.

Kegiatan diawali dengan sesi diskusi ringan bersama para mitra yang dilanjutkan dengan sesi pelatihan yang terdiri dari tiga sesi. Sesi pertama merupakan pelatihan seleksi indukan untuk membedakan antara induk jantan dan induk betina. Seleksi indukan dilakukan dengan cara melakukan pemijatan secara perlahan pada bagian abdomen ikan. Induk jantan ditandai dengan keluarnya sperma sedangkan induk betina ditandai dengan keluarnya sel telur. Dalam sesi ini, para mitra yang hadir diizinkan untuk mencoba mempraktikkan cara melakukan seleksi indukan agar semakin paham dengan pelatihan yang disampaikan. Selanjutnya pada sesi kedua, dilakukan simulasi pemijahan ikan dengan menggunakan mating chamber yang dipandu oleh Sandi Fransisco, S.Si. Rombongan yang hadir juga diperkenalkan dengan metode pemijahan ikan pada kolam tanah yang dipandu oleh Khoiruddin Anshori pada sesi ketiga.

Selama pelatihan, Mas Reza dan kawan-kawan tampak antusias untuk belajar sekaligus berbagi pengalaman. Mereka juga bercerita bahwa awal mula mengetahui budidaya ikan wader pari ini adalah dari Youtube pada video mengenai teknologi budidaya ikan wader pari. Dari video tersebut, mereka tertarik untuk belajar langsung kepada Tim Gama Wader. Salah satu rombongan yang hadir juga telah berpengalaman dalam budidaya ikan nila dan berniat belajar untuk melakukan budidaya ikan wader pari karena permintaan pasar yang semakin meningkat. Apabila indukan wader pari telah tersedia, rombongan yang hadir berminat untuk membeli indukan ikan wader pari sebagai follow up untuk kegiatan budidaya.

Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan budidaya wader pari ini dapat terlaksana atas dukungan dan kerjasama Tim Gama Wader dengan PT PLN (Persero) induk transmisi Jawa bagian tengah melalui kerjasama Mitra Binaan CSR PLN Peduli. Komitmen PLN adalah ingin memasyarakatkan visi misi PLN yaitu ingin berkontribusi pada kegiatan masyarakat. Selain itu juga adanya harapan agar budidaya wader ini dapat makin dikenal luas dan bisa terselenggarakan semakin banyak dan semakin besar. Kedepannya kerjasama ini akan terus digalakkan terutama untuk perbanyakan budidaya, perluasan budidaya dan peningkatan kualitas program penyuluhan dengan membuat paket penyuluhan yang lebih terpadu dan komprehensif. (Gizela Aulia Agustin dan Bagas Lantip Prakasa)

Kunjungan Dosen Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta ke Tim Gama Wader mitra binaan CSR PLN Peduli di Fakultas Biologi UGM

Kerja SamaTajuk Jumat, 26 Maret 2021

Tim Gama Wader Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari Dosen Universitas Achmad Yani Yogyakarta pada hari rabu, 24 Maret 2021. Kunjungan yang diwakili oleh Dr. Tri Sunarsih, SST., M.Kes. tersebut bertujuan untuk berdiskusi mengenai tatacara budidaya ikan wader pari yang dikelola oleh tim Gama Wader. Kunjungan ini juga bertujuan untuk meninjau secara langsung fasilitas budidaya ikan wader pari yang ada di Fakultas Biologi UGM.

Kegiatan kunjungan diawali dengan diskusi mengenai tatacara budidaya ikan wader pari skala kecil dan semi masal. Tim Gama Wader yang diwakili oleh Dian Respati Ayu, Khoiruddin Anshori, dan Sukmawati menjelaskan tentang tatacara pemijahan ikan wader pari dari seleksi indukan hingga koleksi telur. Pembuatan instalasi bioflok dan pembuatan pakan mandiri juga menjadi bahasan dalam kegiatan kunjungan tersebut.

Slide 2
Slide 1
Slide 3
Slide 4

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjuan fasilitas pemeliharaan dan budidaya ikan wader pari semi-massal Fakultas Biologi UGM. Tim Gama Wader menjelaskan alat-alat dan instalasi yang digunakan sebagai sarana budidaya seperti kolam indukan, mating chamber, jaring ikan, aerator, ijuk aren, pompa air, dan filter. Tim Gama Wader juga menjelaskan alur budidaya ikan wader pari dari proses penetasan hingga umur siap panen.

Output dari kunjungan ini nantinya akan diterapkan dalam program pengabdian masyarakat di Kabupaten Gunung Kidul. Program pengabdian tersebut mempunyai tema peningkatan nilai gizi berbasis ikan lokal untuk anak-anak di daerah Gunung Kidul. Kegiatan pengabdian akan direncanakan di delapan posyandu dengan membuat instalasi sederhana budidaya ikan wader pari yang dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa setempat.

Kegiatan pengenalan dan edukasi budidaya wader pari ini dapat terlaksana atas dukungan dan kerjasama tim gama wader dengan PT PLN (Persero) induk transmisi jawa bagian tengah melalui kerjasama mitra binaan CSR PLN peduli. Kedepannya program budidaya wader pari ini tidak hanya berfokus pada konservasi dan edukasi, namun akan merambah ke sektor profit berkaitan dengan pengolahan produk pasca panen, pemasaran benih serta indukan secara komersial dengan harapan budidaya ikan wader pari semakin maju berkembang dan menjadi alternatif utama budidaya ikan air tawar baru di daerah Yogyakarta. (Khoiruddin Anshori & Bagas Lantip Prakasa)

Kunjungan Institut Teknologi Telkom Surabaya ke Tim Gama Wader mitra binaan CSR PLN Peduli di Kelompok Petani Ikan Santan Mina Lestari Maguwoharjo, Sleman

Kerja SamaRilis Berita Senin, 8 Maret 2021

Tim Gama Wader Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) Surabaya dalam rangka pelatihan budidaya ikan wader pari secara semi masal dan masal. Kegiatan yang berlangsung pada hari sabtu, 27 februari 2021 tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Tri Arief Sardjono, S.T., M.T. selaku Rektor IT Telkom dan Bapak Dr. Helmy Widyantara, S.Kom., M.Eng selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Industri (FTII) serta 7 mahasiswa IT Telkom.
Kegiatan yang berlangsung di Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Santan Mina Lestari Maguwoharjo, Sleman tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan tertib selama waktu pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tata cara budidaya ikan wader pari (Rasbora lateristriata) kepada mahasiswa IT Telkom sebagai sarana edukasi dan penelitian.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Kegiatan kunjungan ini merupakan rangkaian kelanjutan kerjasama yang dilakukan antara Gama Wader Fakultas Biologi UGM dengan IT Telkom Surabaya yang akan menginisiasi pengembangan budidaya ikan wader pari menggunakan modern vertical culture

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh bapak Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc selaku pembina TIM Gama Wader dan Kepala program studi S3 Biologi, Fakultas UGM. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan gambaran umum mengenai proses budidaya ikan wader pari yang ada di KPI Santan Mina Lestari. Selanjutnya dilakukan briefing singkat untuk menjelaskan teknis pelatihan yang akan dilaksanakan oleh Sandi Fransisco, S.Si.

Kegiatan diawali dengan melakukan seleksi indukan untuk membedakan antara induk jantan dan induk betina. Seleksi indukan dilakukan dengan cara melakukan pemijatan secara perlahan pada bagian abdomen ikan. Induk jantan ditandai dengan keluarnya sperma sedangkan induk betina ditandai dengan keluarnya sel telur. Selanjutnya dilakukan simulasi pemijahan ikan dengan menggunakan mating chamber yang dipandu oleh Sandi Fransisco. Tamu undangan juga diperkenalkan dengan metode pemijahan ikan pada kolam tanah yang dipandu oleh Khoiruddin Anshori.

Rombongan IT Telkom bersama Tim Gama Wader selanjutnya bertolak ke Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB), Cangkringan untuk berdiskusi dan melihat fasilitas budidaya ikan wader pari yang ada di tempat tersebut. BPTPB Cangkringan merupakan salah satu mitra Fakultas Biologi UGM dalam menjalin kerja sama budidaya Ikan Wader Pari. Sebelum bertolak pulang ke Surabaya, rombongan IT Telkom diberikan indukan ikan wader pari sebanyak -+150 ekor sebagai follow up untuk kegiatan budidaya.

Seluruh rangkaian pelatihan kegiatan edukasi budidaya wader pari ini dapat terlaksana atas dukungan dan kerjasama tim gama wader dengan PT PLN (Persero) induk transmisi jawa bagian tengah melalui kerjasama mitra binaan CSR PLN peduli. Komitmen PLN adalah ingin memasyarakatkan visi misi PLN yaitu ingin berkontribusi pada kegiatan masyarakat. Selain itu juga adanya harapan agar budidaya wader ini dapat makin dikenal luas dan bisa terselenggarakan semakin banyak dan semakin besar. Kedepannya kerjasama ini akan terus digalakkan terutama untuk perbanyakan budidaya, perluasan budidaya dan peningkatan kualitas program penyuluhan dengan membuat paket penyuluhan yang lebih terpadu dan komprehensif.

 

Fakultas Biologi UGM Perkuat Kerjasama dengan UKM Malaysia

Kerja SamaTajuk Rabu, 12 Februari 2020

Perkembangan ilmu pengetahuan yang demikian pesat dewasa ini harus menjadi perhatian untuk para pelaku IPTEK di Indonesia, termasuk di dalamnya Institusi Perguruan Tinggi. Perkembangan yang cepat secara global mengharuskan institusi pendidikan untuk turut berlari dan menyesuaikan diri. Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dalam hal ini mengambil langkah untuk bersinergi dan bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Salah satu bentuk perwujudannya yaitu silaturahmi dan kunjungan kerjasama Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang diwakili langsung oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan dan Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerjasama dan Alumni ke Univerity Kebangsaan Malaysia (UKM) pada tanggal 27 – 29 Januari 2020 lalu.

Fakultas Biologi UGM sebelumnya telah berhasil menjalin kerjasama akademik dan riset bersama ANU (The Australian National University), Murdoch University, dan CDU (Charles Darwin University) Australia. Selain itu Fakultas Biologi UGM juga telah berhasil menjalin kerjasama dalam pelaksanaan student exchange di UTHM (Universiti Tun Hussein Onn Malaysia) dan Yamagata University Japan. Pada kunjungan ke UKM lalu difokuskan untuk menjalin kerjasama dalam pelaksanaan The 3rd International Summer Course Program on Tropical Biodiversity Conservation and Sustainable Development yang akan diselenggarakan pada Juli 2020 nanti.

“Terkadang usia lebih tua dan kejayaan masa lalu membuat kita sedikit terlena, dunia terus bergerak dan berubah cepat dan kita harus terus mengembangkan diri salah satunya melalui kerjasama student dan staff mobility” ujar Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. UKM sejatinya ibarat sebagai saudara yang lebih muda jika dibandingkan dengan usia instituti Fakultas Biologi UGM, namun memiliki prestasi akademik yang lebih baik. Hal tersebut menjadi motivasi bagi Fakultas Biologi agar terus belajar serta mengetahui kekuatan dan keunggulan UKM khususnya dalam akselerasi prestasi di bidang akademik dan riset.

Tingkatkankan Benih Wader yang Siap dikomersialisasi Fakultas Biologi Jalin Kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY

Kerja SamaTajuk Rabu, 5 Februari 2020

Fakultas Biologi UGM dan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY melakukan kerja sama implementasi teknologi dalam mendukung budi daya massal ikan wader pari.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang telah bersedia melakukan kerja sama dengan Fakultas Biologi UGM. Dia berharap kerja sama bisa semakin berkembang dan hasilnya bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Harapannya kerja sama bisa semakin berkembang tidak hanya ikan wader saja. Di Fakultas Biologi UGM juga banyak riset lainnya, seperti kepiting, sidat, lobster dan udang,” jelasnya, Senin (3/2) usai penandatanganan perjanjian kerja sama di Fakultas Biologi UGM.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Ir. Bayu Mukti Sasongka, M.Si., berharap kerja sama yang telah disepakati bisa segera ditindaklanjuti sehingga diperoleh benih ikan wader yang siap dikomersialisasikan.

“Kita siap tindaklanjuti kerja sama ini sehingga menghasilkan benih yang siap dikomersialisasikan, tidak hanya sebatas penelitian saja,” terangnya.

Bayu mengatakan dengan pemanfaatan teknologi dalam budi daya ikan wader ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia pun berharap nantinya budi daya dengan aplikasi teknologi tidak hanya pada ikan wader pari saja, namun juga varietas perikanan lokal lainnya.

Sementara ketua tim pengembang teknologi budi daya massal ikan wader pari, Dr. Bambang Retnoaji, menjelaskan bahwa implementasi teknologi dalam budi daya ikan wader pari penting dilakukan. Pasalnya, populasi ikan jenis ini di alam semakin sedikit dan terus menurun dari tahun ke tahun akibat eksploitasi untuk memenuhi permintaan pasar akan ikan ini. Implementasi teknologi untuk pemijahan, pembibitan dan pembiakan yang dikembangkannya diharapkan dapat mendukung upaya konservasi ikan wader pari sekaligus bisa dimanfaatkan secara ekonomi.

Bambang menyebutkan reproduksi ikan wader pari di alam berlangsung 1 kali dalam satu musim. Sementara dengan aplikasi teknologi yang dikembangkannya bisa mendorong reproduksi ikan wader pari dalam waktu 2 minggu sekali. (Humas UGM/Ika)

Dikuti dari ugm.ac.id

KOBI dan WWF Bersama Percepat Indonesian Biodiversity Index (IBI)

Kerja SamaRilis BeritaTajuk Jumat, 13 Desember 2019

(13/12)

Penandatangan nota kesepahaman bersama antara Yayasan WWF-Indonesia dan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) menjadi bentuk komitmen KOBI dan lembaga lingkungan hidup terkait dalam mempercepat terwujudnya Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI). Dalam acara tersebut Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono M.Agr.Sc. dan CEO Yayasan WWF-Indonesia, Rizal Malik bersama meresmikan Nota Kesepahaman Bersama KOBI-WWF Indonesia. Nota Kesepahaman Bersama tersebut berisi kesepakatan tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di Bidang Lingkungan Hidup dalam Mendukung Indeks Biodiversitas Indonesia.

Slide 1
Slide 2

Kesepakatan antara KOBI dan Yayasan WWF-Indonesia telah dirancang semenjak bulan Juni 2019 melalui Focus Group Discussion bertempat di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (biologi.ugm.ac.id). Secara implementatif IBI sebagai alat ukur akan menggambarkan status keanekaragaman hayati sesuai dengan target pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia. “Hal ini juga sebagai kontribusi terhadap pencapaian Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan-IBSAP dan target 14 dan 15 UN-SDGs”, tutur Dr.rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.

Berbasiskan metode acuan Living Planet Index terdapat 3 poin tujuan yang hendak dicapai yaitu:

  • Mengukur dampak pembangunan berkelanjutan Indonesia khususnya pencapaian target 14 dan 15 dan pencapaian Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP)
  • Media ilmiah bagi pemerhati keanekaragaman hayati untuk sharing pengetahuan, data adan analisis terkini status keanekaragaman hayati
  • Menjadi dasar rekomendasi bagi pengambilan keputusan terhadap arah pembangunan keanekaragaman hayati Indonesia dan penyusunan sub-bab konservasi dalam RPJMN 2024-2028. Serta masukan dalam revisi RTRWN dan RTR Pulau

“Kita mulai dari membentuk jejaring untuk mendata Biodiversitas Indonesia dan KOBI memiliki anggota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. KOBI akan bekerjasama dengan lembaga dan organisasi profesi lainnnya seperti PBI, MIKOINA, APSPBI, HPPBI dan NGO dalam mendata Biodiversitas Indonesia. Sejalan dengan itu juga membuat kelembagaan semacam Komisi Biodiversitas Indonesia untuk menganalisis dan merumuskan kebijakan dan langkah aksi dalam Pelestarian Biodiversitas di Indonesia”, tutur Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Peran serta dari berbagai pihak terutama mahasiswa sangat dinantikan untuk dapat mempercepat proses pendataan yang direncanakan dimulai pada awal tahun 2020. “Diharapkan mahasiswa turut terlibat melalui riset pengambilan data Biodiversitas Indonesia bekerjasama dengan NGO dan lembaga-lembaga terkait”, tutur Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Dengan tujuan dan skala kegiatan yang bersifat nasional diharapkan IBI dapat menjadi pendorong upaya konservasi biodiversitas dan perumusannya membutuhkan sinergi dan peran serta dari berbagai pihak terutama unsur mahasiswa.

A VISIT: Mengiringi Kerjasama Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan Göttingen University Jerman

Kerja SamaRilis Berita Sabtu, 23 November 2019

23/11)

Kerjasama antara Fakultas Biologi UGM dan beberapa universitas di berbagai bidang telah terjalin hingga ke beberapa negara diantaranya Australia, Jepang dan universitas di wilayah Asia Tenggara. Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. beserta jajaran pimpinan yaitu Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. dan Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. mengadakan kerjasama di daratan Eropa tepatnya di Göttingen University, Jerman.

Kerjasama yang dijalin seputar penguatan kolaborasi akademik dan riset antara Fakultas Biologi UGM dan Göttingen University. Bersama dengan Dr. Uwe Muss (Director of Gottingen Internasional Office) dan Netra Bhandari (Director of India and Asian Regional Coordinator) beberapa kesepakatan yang tercapai adalah kerjasama dengan International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi UGM, riset dan publikasi serta program dual-degree Pascasarjana (Master dan Ph.D) Fakultas Biologi UGM. Beberapa bidang yang menjadi fokus kerjasama yaitu biodiversitas, agrikultur, konservasi, molekular dan biosains.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Dalam bidang biodiversitas, agrikultur dan konservasi pertemuan dan kerjasama dilakukan bersama dengan Dr. Simone Pfeiffer (Coordinator for Center of Biodiversity and Sustainable Long Use Tropical and Subtropical Agriculture and Forestry) dan Prof. Dr. Henner Simianer (Dekan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Kedokteran Hewan). Kesepakatan yang tercapai salah satunya kerjasama dalam bentuk proyek riset Climate Change dan Tropical Biodiversity. Dalam bidang biosains pertemuan dan kerjasama dilakukan bersama dengan Director of Gottingen Graduate School for Neuroscience, Biophysics and Molecular Bioscience (GGNB), Prof. Rolf Daniel dan Prof. Dr. Dieter Heineke (Faculty of Biology and Psychology Gottingen University). Kerjasama yang tercapai dalam bentuk MoU terkait akademik dan riset untuk pengembangan program Pascasarjana S2 dan S3 Fakultas Biologi UGM.

Sinergi dan kerjasama kolektif intitusional dalam bidang akademik dan penelitian merupakan kunci dalam pengembangan keilmuan itu sendiri. Pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang Biologi dapat dicapai dengan optimalnya implementasi kerjasama yang telah dibangun. Sumber daya manusia yang unggul secara langsung akan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan Indonesia dan dunia melalui inovasi dan sinergi antar tiap elemen masyarakat. Universitas Gadjah Mada sebagai World Class University secara rutin terlibat dalam kegiatan sinergi kelembagaan dan kerjasama keilmuan bertaraf internasional. Sebagai wujud kerjasama keilmuan bertaraf internasional Fakultas Biologi UGM telah berpartisipasi dalam sekian banyak kunjungan dan kegiatan seminar internasional baik di dalam maupun luar negeri.

Beberapa kerjasama yang terjalin tentunya diharapkan dapat ditindaklanjuti pelaksanaannya dan membawa angin perubahan yang mendorong perkembangan Fakultas Biologi UGM secara akademik, riset dan pengabdian masyarakat. “Bekerja Bersama, Bersama Bekerja sebuah kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan dan kekeluargaan untuk bersama-sama mewujudkan visi dan misi organisasinya,” tutup Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Tim Gama Melon Fakultas Biologi Tingkatkan Kerjasama Hilirisasi dengan Industri

Kerja SamaTajuk Senin, 6 Mei 2019

Hikapel, sebagai salah satu produk melon unggul yang diciptakan dari penelitian di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM kini tengah memasuki tahapan komersialisasi pada fase produksi massal. Hal tersebut menjadi lompatan besar bagi Hikapel untuk dapat masuk ke pasar sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara luas. Saat ini, produksi Hikapel masih sangat terbatas yang dilakukan oleh tim Gama Melon dengan basis produksi di Yogyakarta.

Hikapel sebagai prototipe industri berhasil menjadi produk yang diterima industri melalui hibah RISPRO-LPDP pada tahun 2015-2017, dan selanjutnya melalui hibah teknologi yang dimanfaatkan industri pada tahun 2018-2019 ini diharapkan proses scale up Hikapel dapat berjalan yaitu dengan dilakukannya kerjasama produksi bersama perusahaan dan start up dibidang agro, Nudira Fresh. Perihal tersebut, pada hari Senin kemarin, tanggal 29 April 2019 ketua peneliti Gama Melon, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. meninjau langsung proses trial penanaman yang telah dilakukan di farm Nudira Fresh yang berlokasi di Pangalengan, Kab. Bandung.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Hikapel yang telah diperkenalkan sejak tahun 2015 lalu memperoleh feedback positif berupa permintaan di pasar yang tinggi, melalui test market untuk wilayah Yogyakarta sendiri kebutuhan akan Hikapel mencapai 8-9 kwintal/minggu namun permasalahan ada pada kapasitas produksi yang belum memadai. Selain itu, melalui penuturan langsung Prof. Budi Daryono menyampaikan bahwa kendala utama ada pada aspek lingkungan, yaitu selain tekanan cuaca juga hama dan penyakit tanaman membuat budidaya konvensional tidak bisa diandalkan untuk produksi. “Produk ini telah divalidasi unggul dari aspek genetika dan pasar mengkategorikan melon ini sebagai melon premium, aspek budidaya-lah yang masih menjadi kendala hingga saat ini, maka dari itu untuk proses scale up kami membutuhkan mitra yang memiliki teknologi budidaya yang mampu mengatasi tekanan lingkungan, baik cuaca maupun hama dan penyakit tanaman” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, tim Nudira Fresh, Pak Yunus menyampaikan bahwa memang saat ini untuk industri agro sudah saatnya mengubah orientasi, tidak lagi asal tanam dan kemudian kebingungan menjual saat panen, namun harus mampu mulai mengarahkan konsep plant factory dimana komoditas yang akan diproduksi, estimasi panen, kapasitas produksi, dan aspek pemasaran sudah diperhitungkan dengan matang. Nudira Fresh sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam budidaya komoditas unggul menggunakan sistem hidroponik yang dikombinasikan dengan teknologi IoT (Internet of Things). Terkait prospek pasar melon, Pak Yunus sendiri menuturkan bahwa permintaan untuk melon unik di wilayah Jabodetabek mencapai 70 ton/minggu sehingga Hikapel ini adalah bentuk inovasi yang diharapkan mampu diproduksi skala besar untuk memenuhi permintaan pasar.

Pada kesempatan yang sama beberapa calon investor yang dikomandoi oleh Pak Sany Rahardjantho yang telah tertarik terhadap melon Hikapel sejak tahun 2017 juga turut hadir untuk melihat langsung dan berdiskusi terkait Hikapel. Semoga melalui Hibah Teknologi yang Dimanfaatkan Industri (Inovasi) tahun kedua dari Hikapel ini dapat berjalan seiring dengan dukungan dari berbagai mitra industri dalam mewujudkan Hikapel sebagai kultivar melon Indonesia yang unggul untuk dinikmati oleh masyarakat.

1…1819202122…24

Akreditasi

Berita Terakhir

  • BIOENTRI 2026: Open House dan Pengenalan Topik Riset Fakultas Biologi UGM Disambut Antusias Mahasiswa
  • Rooted to Rise: Membangun Rencana Strategis sebagai Langkah Awal Perjuangan BiOSC Melalui Rapat Kerja dan Perayaan Lustrum ke-4
  • Rangkaian Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) #2 KSK Biogama
  • Class to Field: Implementasi Keilmuan Anggrek Melalui Rangkaian Diklat Lapangan di Gunung Gajah Oleh Calon Angkatan Diksar XX
  • Sakura Science Program 2026: 18 Sivitas Fakultas Biologi UGM Ikuti Program Akademik di Yamagata University Jepang
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju