• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Kurikulum by research
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • BIOLECTURE SERIES #11: Arti Penting Kajian Biosistematika untuk Merekam Proses Mikroevolusi Hewan di Nusantara

BIOLECTURE SERIES #11: Arti Penting Kajian Biosistematika untuk Merekam Proses Mikroevolusi Hewan di Nusantara

  • Rilis Berita, Tajuk
  • 14 Januari 2021, 12.26
  • Oleh: adminbio
  • 0

Fakultas Biologi UGM kembali mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dosen dan sharing ilmu sesuai dengan kepakaran masing-masing. Kegiatan tersebut difasilitasi melalui Biolecture Series yang telah diselenggarakan sebanyak 10 kali selama masa darurat Covid-19. Biolecture Series didesain agar para dosen dapat berkolaborasi dengan institusi lain dalam sharing keilmuan sebagai perwujudan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.  Kali ini Laboratorium Sistematika Hewan yang menjadi host didalam penyelenggaraan Biolecture, menyusul laboratorium – laboratorium lain di Fakultas Biologi UGM.

Biosistematika atau sistematik adalah ilmu tentang keanekaragaman organisme dan hubungan kekerabatan antar organisme- organisme tersebut. Pengertian sistematik berbeda dengan klasifikasi dan taksonomi. Fungsi penting dari sistematik meliputi pengenalan taksa (diferensiasi), diagnosis universal taksa (identifikasi), memberikan/ menetapkan nama taksa yang diterima secara universal (nomenklatur), analisis hubungan (relationships) antar taksa (perbandingan), dan mengelompokkan taksa berdasarkan hubungannya tersebut (klasifikasi).

Dalam rangka pendalaman materi dan pemahaman tentang Ilmu Biosistematika yang mengalami perkembangan pesat sampai saat ini, Laboratorium Sistematika Fakultas Biologi UGM  dalam Biolecture 11 mengambil tema “Arti Penting Kajian Biosistematika untuk Merekam Proses Mikroevolusi Hewan di Nusantara”, dengan narasumber adalah Drs. Bambang Agus Suripto, SU., M.Sc. (Laboratorium Sistematika Hewan, Fakultas Biologi UGM) dan Prof. Drs. Rosichon Ubaidillah, M.Phil., Ph.D. (Pusat Penelitian Biologi, LIPI, sedangkan moderator yang memandu acara ini adalah Dila Hening Windyaraini, S.Si., M.Sc. (Laboratorium Sistematika Hewan, Fakultas Biologi UGM). Webinar ini  diselenggarakan pada hari Kamis, 14 Januari 2021 pukul 09.00 – 11.00 WIB, melalui aplikasi Zoom.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 9
Slide 10
Slide 8
Slide 5
Slide 7
Slide 6

Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM saat membuka acara Biolecture 11. Biolecture diharapkan dapat menjadi wadah dan sarana bekerja sama antar peneliti dan juga diseminasi hasil riset yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Biolecture ini merupakan sebuah platform merdeka belajar dari fakultas biologi UGM untuk masyarakat Indonesia. Evolusi dalam skala kecil atau mikroevolusi dapat didefinisikan sebagai suatu perubahan dalam susunan genetik suatu populasi. Evolusi Modern, menggabungkan konsep seleksi Darwin dengan konsep pewarisan Mendel. ”Biolecture kali ini cukup menarik selain tema yang diangkat yaitu Biositematik Hewan tetapi kebetulan juga kedua narasumber ini merupakan teman satu angkatan di Biologi UGM”, tambah Budi.

Drs. Bambang Agus Suripto, SU., M.Sc. sebagai pembicara yang pertama membawakan materi tentang Kajian Biosistematik Burung dalam Merekam Proses Mikroevolusi. Burung merupakan satwa liar yang hidup di alam secara bebas dan mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Indonesia menjadi salah satu negara prioritas utama dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Burung merupakan salah satu keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Perkembangan biosistematika ini telah banyak menjawab tantangan terutama dalam penentuan spesies burung di Nusantara, sebagai contoh: beberapa spesies yang awalnya (secara morfologi) dianggap sebagai spesies yang berbeda, namun dengan teknik biomolekular ternyata menunjukkan kekerabatan yang sangat dekat, bahkan dapat dianggap sebagai satu spesies, atau sebaliknya. Kriteria spesies itu tergantuk konsep spesies yang dianut. “Ini menjadi dasar pembatasan atau pemisahan sebuat spesies”, ungkap Bambang.

Pada Biolecture 11, pembicara kedua adalah Prof. Drs. Rosichon Ubaidillah, M.Phil., Ph.D. yang menjelaskan materi Peran dan Produk Biosistematika di era Biologi Modern. Biosistematika sangat dierlukan karena akan menyediakan “classification” untuk jutaan spesies biota, memberi kesempatan penelitian taxa yang belum diungkap (di bidang kesehatan, pengendalian biologik, pendugaan “ecological relationship”, maupun untuk taksa taksa yang telah punah), Klasifikasi yang tidak natural dan akan membahayakan, sebagai landasan pelaksanaan konservasi, dan untuk memahami proses evolusi. Masalah taksa prioritas yang digunakan oleh taksonom adalah, 1) ketertarikan dalam Kelompok taksa tertentu, 2) taksa memiliki nihai ekonomi Tinggi, 3) Kelompok taksa yang sudah banyak yang meneliti, 4) bukan taksa yang suit dalam koleksiyon, dalam pencarian material, penyimpanan. “Biosistematik memiliki banyak peran bagi peran dan manfaat di era Biologi modern”, tambah Prof. Rosichon.

Biolecture ini diikuti oleh sekitar 138 pendaftar yang sangat beragam, mulai dari siswa, mahasiswa S1, S2, S3, dosen, guru, masyarakat umum dan peneliti. Instansi juga sangat beragam: Instansi juga sangat beragam: Universitas Lampung, UIN Walisongo Semarang, Universitas Bengkulu, Universitas Bangka Belitung, Universitas Syiah Kuala, Universitas Mataram, Universitas Andalas, Universitas Tadulako, Universitas Cenderawasih, ITS, Universitas Sriwijaya, Universitas Tidar, Universitas Diponegoro, Universitas Atmajaya, UNY, CIDES Indonesia, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Jember, UNiversitas Andalas, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Universitas Mulawarman, Universitas 45 Mataram, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Airlangga, STKIP PGRI Sumatera Barat, Universitas Muhammadiyah Lamongan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Jakarta, Universitas Tanjungpura, UIN Syarif Hidayatulah Jakarta, Universitas Negeri Medan, Universitas Wiralodra, Universitas Negeri Surabaya, ITB, Balai Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan, Surya University, Universitas Pakuan, Universitas Riau, Universitas Brawijaya, Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Gondo, Karantina Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, UNPAD, UGM dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu dari seluruh penjuru tanah air.

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Optimalisasi Peran Kelompok Wanita Tani dalam Budi Daya dan Pemanfaatan Tanaman Pekarangan sebagai Produk Bernilai Jual di Pasaran
  • Pembukaan Lustrum XIV Sekaligus Dies Natalis Ke-70 Fakultas Biologi UGM: Awal Meriah dengan Fun Walk Ceria!
  • Kuliah Tamu Dasar Ikhtiologi dengan Prof. Noritaka Mochioka, Kyushu University
  • Kolaborasi PKM-MBKM Fakultas Biologi UGM dan Gerakan Ekonomi Kaum Ibu (GEMI) : Pelatihan Pembuatan Pengharum Ruangan Aromaterapi sebagai Bioinsektisida dari Tanaman Atsiri
  • Field Trip Keilmuan Kelompok Studi Arsitektur Taman (KSAT) 2025
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Izin Penelitian Skripsi/Tesis/Disertasi

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY