Tim peneliti Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) meneliti perbedaan profil metabolit pada daun, kalus, dan eksudat medium kultur okra merah (Abelmoschus esculentus (L.) Moench var. ‘Zahira IPB’). Penelitian ini dipimpin oleh Woro Anindito Sri Tunjung, S.Si., M.Sc., Ph.D., bersama Achmad Nadhmi Arfa, Elisabeth Kurniawati, dan Ferdinan Florian. Kegiatan penelitian berlangsung pada Agustus 2025 hingga Mei 2026 dan didanai melalui Hibah Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa 2026. Seluruh penelitian dilaksanakan di Stasiun Penelitian Biodiversitas II, Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM, Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi UGM, serta Corpora Science.
Okra dipilih sebagai objek penelitian karena dikenal sebagai pangan fungsional yang mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti kuersetin, polisakarida mucilage, dan asam amino yang berpotensi mendukung kesehatan. Varietas okra merah juga mengandung antosianin yang diduga berkontribusi terhadap aktivitas antioksidannya. Meskipun demikian, informasi mengenai profil metabolit okra merah varietas Zahira IPB masih terbatas. Selain itu, kandungan metabolit pada tanaman yang dibudidayakan secara konvensional dapat dipengaruhi oleh perubahan suhu, intensitas cahaya, dan ketersediaan nutrisi. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan teknik kultur jaringan in vitro untuk menyediakan kondisi pertumbuhan yang lebih terkontrol sehingga variasi akibat faktor lingkungan dapat diminimalkan. Melalui pendekatan untargeted metabolomics, penelitian ini mengidentifikasi senyawa yang terdeteksi pada daun, kalus, dan medium kultur untuk menggambarkan distribusi metabolit pada masing-masing sampel.
Penelitian diawali dengan budidaya tanaman okra sebagai sumber eksplan, dilanjutkan dengan induksi kalus melalui kultur jaringan, ekstraksi metabolit, dan analisis profil metabolit. Analisis dilakukan menggunakan instrumen Liquid Chromatography–High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS) dengan pendekatan untargeted metabolomics. Metode ini memungkinkan deteksi berbagai senyawa secara komprehensif tanpa membatasi analisis pada golongan metabolit tertentu, sehingga memberikan gambaran yang lebih luas mengenai profil metabolit pada setiap sampel.
Hasil penelitian ini diharapkan menambah informasi ilmiah mengenai profil metabolit okra merah varietas Zahira IPB sekaligus menyediakan data awal bagi penelitian lanjutan di bidang bioteknologi dan metabolomik tumbuhan. Penelitian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penyediaan informasi ilmiah yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan bahan baku farmasi dan produk kesehatan berbasis bahan alam, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan bioteknologi untuk mendukung pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.



























































