Kulon Progo, 25 Agustus 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. menyelenggarakan kembali kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai komitmen berkelanjutan terhadap program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Hargowilis Melalui Teknologi Budidaya dan Pemuliaan Ayam Kampung Modern Berbasis Ekonomi Sirkular sebagai Model Inti Plasma Mandiri” yang telah dimulai sejak Juni lalu. Program yang didanai melalui Hibah BIMA Kemdiktisaintek 2026 Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bersama mitra Kelompok Ternak Reka Amartani di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan sosialisasi kali ini berfokus pada pembahasan jenis penyakit yang berpotensi menyerang ayam serta teknik pencegahan yang tepat. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan hangat kedatangan warga masyarakat Hargowilis sekaligus pengisian daftar hadir peserta. Sebelum memasuki pematerian teknis, masyarakat dipandu untuk mengisi lembar pre-test guna mengukur pemahaman awal warga mengenai manajemen kesehatan ternak.
Memasuki sesi penyampaian materi, yang diawali topik mengenai risiko penyakit pada ternak ayam beserta langkah-langkah pencegahannya dengan menghadirkan Dr. Eng. Atikah Fitria Muharromah, S.Si., M.Eng. Dalam pemaparannya, Dr. Atikah mengulas berbagai jenis patogen penyebab penyakit pada unggas, baik yang dipicu oleh infeksi virus seperti Tetelo (Newcastle Disease), Flu Burung (Avian Influenza), Cacar Unggas (Fowl Pox), dan Marek’s Disease, maupun oleh bakteri seperti Chronic Respiratory Disease (CRD), Snot, serta Kolera Unggas (Fowl Cholera). Lebih lanjut, Dr. Atikah menekankan pentingnya penerapan manajemen biosekuriti dan sanitasi kandang yang ketat untuk memutus rantai penularan penyakit. “Untuk mencapai keberhasilan ternak yang lebih optimal, higienitas dan pencegahan penyakit menjadi sangat penting dilakukan,” tegas Dr. Atikah.
Sesi penyampaian materi selanjutnya, disampaikan oleh Ibu Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. yang menjelaskan proses penetasan telur ayam serta komponen-komponen pendukungnya. Untuk optimalisasi perkembangan embrio ayam, terdapat beberapa komponen yang perlu diperhatikan, meliputi suhu, kelembapan, ventilasi serta gerak perputaran telur.
Setelah sesi pematerian selesai, tim PkM Fakultas Biologi UGM mengajak warga mitra untuk berpindah ke kediaman Bapak Sukaryono selaku Ketua Kelompok Ternak Reka Amartani guna meninjau penggunaan mesin tetas dual input. Sesi ini dipandu langsung oleh Ibu Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng., menggunakan mesin tetas hasil produksi Mandiri Farm, salah satu kelompok ternak ayam asal Cilacap. “Penggunaan mesin tetas dual input ini cocok diterapkan di daerah dengan supply listrik yang tidak menentu, karena memiliki dua sumber pemanas dengan sistem pemindahan input sumber energi secara otomatis,” jelas Ibu Zuliyati ketika mendemonstrasikan cara kerja mesin tersebut. Pada sesi ini, warga mengamati dan dipandu secara langsung langkah penggunaan mesin tetas sejak awal telur dimasukkan hingga akhirnya ditetaskan.
Selanjutnya dilaksanakan pembagian paket breeding ayam kampung modern yang terdiri atas 2 jantan 3 betina secara simbolis kepada 3 peserta; Ibu Suyati, Bapak Mohari, dan Ibu Parmawati. Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi diakhiri secara resmi dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset (BAST) oleh Ketua Kelompok Ternak Reka Amartani, Bapak Sukaryono.
Melalui kegiatan ini, tim PkM berhasil memperoleh data serta pengalaman lapangan yang komprehensif sebagai langkah berkelanjutan dalam pelaksanaan program pemberdayaan kemitraan masyarakat. Kolaborasi antara akademisi, industri, peternak dan masyarakat diharapkan dapat mendorong serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengembangan inovasi teknologi peternakan ayam kampung modern yang aplikatif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh oleh tim PkM Fakultas Biologi UGM yang melibatkan mahasiswa lintas jenjang, terdiri atas Adib Fakhruddin Yusuf (Program Doktor), Vida Rahma Latifah (Program Magister), serta Yusuf Febrianta, Prananda Imammuddin Dzaki, Avriena Lintang Aulia Riefa’i, Azra Belva Naprilian, Intan Nur Aprilia, Ziyan Fareysa Abharani, Nadhifa Aghmia Zain, dan Nur Fatimah Ratna Handayani (Program Sarjana).






























































