• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Prestasi
  • hal. 21
Arsip:

Prestasi

Dekan Fakultas Biologi Raih Penghargaan Insan UGM Berprestasi 2020

PrestasiRilis BeritaTajuk Rabu, 11 November 2020

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Ph.D. memperoleh penghargaan insan UGM berprestasi tahun 2020 dalam kategori Penelitian Kolaboratif Klaster Sains dan Teknologi Terbaik. Penghargaan insan berprestasi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Universitas Gadjah Mada kepada segenap sivitas akademika termasuk alumni yang memiliki prestasi dan kontribusi di lingkungan masyarakat. Penghargaan ini diberikan setiap tahunnya dalam rangka Dies Natalis Universitas Gadjah Mada, dan pada tahun ini di tengah pandemi Covid-19, maka malam puncak penghargaan diumumkan secara daring dalam kanal YouTube UGM pada tanggal 4 November 2020.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Prof. Budi Setiadi Daryono, yang saat ini juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Biologi UGM, merupakan salah satu dosen dari Laboratorium Genetika dan Pemuliaan yang aktif dalam berbagai kegiatan penelitian. Karya penelitian yang menjadikannya sebagai pemenang kategori Penelitian Kolaboratif Klaster Sains dan Teknologi Terbaik UGM 2020 yaitu “Kolaborasi Integratif Akademisi Dalam Pengembangan Bahan Baku Industri Kosmetik Bersama PT. Gizi Indonesia”. Kegiatan penelitian ini berhasil memperoleh pendanaan dari RISPRO-LPDP Kementerian Keuangan RI pada tahun 2020 – 2022 yang bertujuan untuk mengkomersialisasikan produk kosmetik berbahan baku buah melon GMP (Gama Melon Parfum) dan melibatkan 3 Fakultas untuk saling berkolaborasi, diantaranya yaitu Fakultas Biologi, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Farmasi.

Di Fakultas Biologi sendiri,  Prof. Budi S. Daryono juga berkolaborasi dengan beberapa laboratorium untuk mengembangkan riset melon GMP, diantaranya Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Laboratorium Fisiologi Hewan, Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Sistematika Tumbuhan. Sementara dibidang komersialisasi, Prof. Budi S. Daryono menggandeng mitra industri diantaranya PT. Gizi Indonesia yang bergerak pada sektor industri kosmetik dan PT. Nudira Sumber Daya Indonesia yang bergerak pada sektor agrikultur dalam pemenuhan bahan baku industri. Kolaborasi lintas sektor dan sarat akan multidisiplin ilmu menjadikan salah satu kunci keberhasilan Prof. Budi S. Daryono dalam meraih penghargaan sebagai salah satu insan UGM berprestasi tahun 2020.

Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Publikasikan Hasil Penelitian di The 5th International Biology Conference (IBOC), Alifah Evi Scania Sabet Penghargaan Sebagai The Best Presenter

PrestasiTajuk Senin, 26 Oktober 2020

The 5th International Biology Conference (IBOC) 2020 merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan dua tahun sekali untuk mendapatkan informasi dan teknologi terkini secara luas yang mengangkat isu-isu utama dunia di bidang Biologi. Acara ini diselenggarakan oleh Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada 17 Oktober 2020 secara daring melalui Zoom Meeting.

IBOC 2020 mengusung tema umum “Ecofarming, Ecotourism & Green Management for Sustainability of Natural Resources”. Pada IBOC 2020, diundang beberapa keynote speaker, yaitu Dr. (HC) Susi Pudjiastuti (Former Minister of Fisheries and Marine Affairs of Republic of Indonesia); Dr. Dian Saptarini, M.Sc (Biology Department of ITS; Research Center for Infrastructure and Sustainable Environment of ITS); Prof. Dr. Suraini Abd. Aziz (Faculty of Biotechnology and Biomolecular Science, University Putra Malaysia); dan Prof. Dr. Friedrich Götz (Microbial Genetics, Interfaculty Institute of Microbiology and Infection Medicine, University Tübingen, Germany). Kegiatan konferensi ini meliputi presentasi oral yang menampilkan inovasi dan hasil penelitian terkini di bidang ilmu biologi, serta menghadirkan para peneliti, dosen dan profesional dari semua bidang ilmu biologi dari dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Terdapat kurang lebih 112 paper penelitian yang dipresentasikan. Mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang merupakan anggota dari Kelompok Studi Kelautan juga turut andil pada kegiatan ini, topik Physiology and Development dengan judul paper “Vitamin C content in marine macroalgae from Sepanjang Gunungkidul Yogyakarta and its potential use as a vitamin source in nutrition” yang dipresentasikan oleh Alifah Evi Scania (Biologi 2017/KSK DXVIII) dan topik Biodiversity dengan judul paper “Diversity of echinoderms (Echinoidea and Ophiuroidea) in intertidal zone of Porok Beach, Yogyakarta, Indonesia” yang dipresentasikan oleh Alfiah Niky Rizkyta (Biologi 2018/KSK DXIX). Alifah Evi Scania juga berhasil meraih penghargaan sebagai The Best Presenter of The 5th IBOC 2020. Dengan prestasi atau partisipasi mahasiswa pada kegiatan seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh KSK BIOGAMA dan Fakultas Biologi UGM.

Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Piala Gubernur DIY pada Ajang LKTI Nasional RnDc 2020

PrestasiTajuk Jumat, 23 Oktober 2020

Tim Mahasiswa UGM yang terdiri dari Rafelinta Daradwinta (Biologi 2017), Ragil Puspita Megaranu (Teknologi Hasil Perikanan 2017), dan Asthony Purwanda Febriawan (Akuakultur 2017) meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Research and Development Competition (RnDc) 2020.

LKTI Nasional RnDc diselenggarakan oleh Universitas Negri Yogyakarta melalui 2 tahap yaitu tahap pengumpulan paper dan tahap final secara daring dengan mengumpulkan video presentasi. Tahapan final RnDc diikuti oleh 10 finalis yang berasal dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Diponegoro, Universitas Jember, Universitas Negri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, dan Universitas Gadjah Mada.

Pada lomba yang diselenggarakan oleh Universitas Negri Yogyakarta ini, Mahasiswa UGM berhasil mendapatkan juara 1 dengan mengajukan judul inovasi “Integrated Geo Salter: Sistem Intensifikasi Produksi Garam berbasis Ground to Air Heating System”. Inovasi tersebut merupakan jawaban atas permasalahan sistem pergaraman di Indonesia yang saat ini terbatas menggunakan teknologi konvensional serta intervensi cuaca yang turut memberikan pengaruh besar terhadap proses produksi. Konsep yang digagas oleh Rafelinta dan kawan-kawan merupakan hasil integrasi sistem GAHT dan teknologi prisma guna optimalisasi sumber panas sehingga dihasilkan garam dengan kualitas dan kuantitas optimal.

Dalam kompetisi RnDc 2020 diplih 3 juara utama. Juara pertama diraih oleh tim dari Universitas Gadjah Mada, juara kedua diraih oleh Institut Teknologi Sepuluh November, dan juara ketiga diraih oleh Universitas Negri Yogyakarta.

 

Energi dari kotoran kambing membawa mahasiswa Fakultas Biologi UGM juara 1 di Lomba Karya Tulis Nasional di Universitas Riau

PrestasiTajuk Selasa, 4 Februari 2020

Tim “BIOGAMA” Universitas Gadjah Mada berhasil mendapatkan predikat Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Pekan Raya Biologi Universitas Riau 2020. Lomba karya tulis yang diadakan oleh) Universitas Riau tersebut dilaksanakan pada tanggal 31 januari 2020 dengan membawa tema “inovasi teknologi tepat guna dalam mewujudkan pembangunan indonesia berkelanjutan”. Kegiatan ini diikuti oleh 18 tim dari universitas seluruh Indonesia. Lima finalis terbaik diundang untuk melaksanakan presentasi hasil karya tulis di Universitas Riau.

Slide 1
Slide 2

Tim “BIOGAMA” yang terdiri dari Khoiruddin Anshori (2017), Hana Widiwati (2017), Alifia Safputeri (2018) dengan pembimbing Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. mengembangkan inovasi teknologi tepat guna berbasis energi baru dan terbarukan berjudul “konversi biochar feses kambing domba menjadi briket biomassa sebagai solusi sumber panen energi limbah peternakan dan pengembangan potensi desa di Indonesia”

Karya tulis tersebut didasarkan pada masalah banyaknya populasi kambing-domba di Indonesia menyebabkan produksi limbah peternakan meningkat. Sejauh ini feses kambing-domba belum dimanfaatkan secara optimal oleh para peternak, sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu solusi dalam menangani masalah tersebut adalah konversi kotoran kambing-domba menjadi briket biomassa. Limbah ternak kambing-domba memiliki biomassa yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan. Proses pemanenan energi dari biomassa dapat dilakukan dengan cepat menggunakan teknologi pirolisis. Prosedur pembuatan briket biomassa diawali dengan penumbukan kotoran dan dikeringkan di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar air. Selanjutnya, dimasukan kedalam reaktor pirolisis untuk didapatkan biochar, biochar yang telah didapat ditambahkan adonan pati, dicetak dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Briket biomassa yang dihasilkan tersebut memiliki energi yang hampir setara dengan bahan bakar fosil. Teknologi tepat guna yang mengonversi limbah kambing-domba menjadi briket biomassa memiliki nilai ekonomi yang layak dipertimbangkan. Biaya produksi dapat dikurangi dengan menggunakan kembali bio oil yang dihasilkan dalam proses pirolisis sebagai bahan bakar dalam reaktor pirolisis.

Mahasiswa Biologi UGM Menjadi Salah Satu Pemenang Pada 2019 UNESCO-UNITWIN ICT & Leadership Advanced Workshop and International Competition

PrestasiTajuk Selasa, 10 Desember 2019

Salah satu mahasiswi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu Nadyatul Khair (Angkatan 2016) bersama dengan rekan-rekannya dari fakultas lain yaitu Azizah Nur Ilmi (Pasca-sarjana Teknik Industri, 2017), Anggun Avissa (Pariwisata, 2015), Annisa Rakhma Sari (Pertanian, 2017), Tri Retno Setyawati (Pasca-sarjana Teknik Industri 2017), Ihsan Tri Rengganis (Ilmu Sosial Politik 2015), Anindita Pristina (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 2015), dan Hanik Rahmatin (Teknologi Pertanian, 2015) yang tergabung dalam Tim Tunggadewi (UGM-B) berhasil menjadi pemenang (best winner) pada 2019 UNESCO-UNITWIN ICT & Leadership Advanced Workshop and International Competition. Program tingkat internasional ini  diselenggarakan oleh Asia Pasific Women Information Center (APWINC) pada tanggal 2 – 6 Desember 2019 di Sookmyung Women’s University (SMU), Seoul, Korea Selatan. Kegiatan ini disponsori oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea, dan didukung oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) serta University Twinning and Networking (UNITWIN). Peserta kegiatan terdiri atas 6 tim dari 5 universitas di 4 negara (Universitas Gadjah Mada (Indonesia), Quy Nhon University (Vietnam), National University of Laos (Laos), Souphanouvong University (Laos), dan Royal University of Phnom Penh (Kamboja)). Tiap tim beranggotakan 8 orang mahasiswi.

Slide 5
Slide 7
Slide 4
Slide 1

Kegiatan ini merupakan program lanjutan dari UNESCO-UNITWIN Local Training yang diselenggarakan oleh APWINC di 5 universitas tersebut. Di UGM sendiri APWINC bekerjasama dengan Pusat Studi Wanita (PSW). Kontingen UGM mengirim 2 tim (gelombang Januari (UGM-A) dan gelombang Agustus (UGM-B)) pada kejuaraan ini.

Peserta program ini juga diberi pelatihan bertema Enterpreneurship for Future Talent oleh Nn. Miran Kim (APEC Best Award Grand-Prix Winner). Selain itu, selama 4 hari pertama peserta diampu oleh dosen dan profesor dari SMU meliputi Prof. Hideki Isoda, Dr. Myeonghee Kim, Dr. Youngmin Park, Dr. Swoo-kyung Suh, dan Nn. Hojung Lee. Materi yang diajarkan untuk program Information and Communication Technology (ICT) meliputi Smart Clock dan Advanced Arduino Project. Sedangkan materi untuk program leadership antara lain berjudul Policy & Program Design for Women’s Empowerment, Career & Life Design, dan Your Iconic Color. Peserta juga diajak untuk study tour ke pabrik kosmetik Amore Seongsu. Tak hanya itu, peserta turut mengenyam pengalaman mengenal kebudayaan Korea lebih dalam dengan mengunjungi Bukchon Hanok Village.

Adapun proyek yang diusung oleh Tim Tunggadewi untuk kompetisi internasional tersebut berjudul “Coffention Project as Proposed Solution to Empower Women Coffee Farmer in Indonesia”. Coffention Project sendiri terdiri dari Coffention RnD dan Coffention Tool. Dalam hal ini, Coffention RnD merupakan sebuah program untuk mengembangkan kemampuan wanita petani kopi dalam RnD (Research and Development) atau riset dan pengembangan produk kopi. Sedangkan Coffention Tool merupakan sebuah alat dan aplikasi yang dibuat dengan Arduino UNO dan MIT App Inventor untuk membantu penyortiran dan fermentasi buah kopi. Coffention Tool berperan sebagai media fasilitator dari visi Coffention RnD.

Nama Coffention sendiri diambil dari penggabungan dua buah kata yaitu Coffee (kopi) dan Invention (cipta). Proyek ini diharapkan dapat membantu wanita petani kopi dalam meningkatkan variasi rasa dan aroma kopi lokal sehingga dapat memajukan industri kopi di Indonesia. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya mendukung penguatan perempuan, namun juga membantu pengembangan industri.

Sedotan Ramah Lingkungan Mengantarkan Mahasiswa Biologi Raih Juara Pertama LKTI TANIN #1 2019

PrestasiTajuk Rabu, 27 November 2019

Tiga Mahasiswa UGM yang terdiri dari Rafelinta Daradwinta (Biologi 2017) sebagai ketua tim bersama kedua anggota tim yang lain yaitu Ragil Puspita Megaranu (Teknologi Hasil Perikanan 2017) dan Muhammad Zainurrohim (Peternakan 2017) berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa tingkat Nasional TANIN#1 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 11-14 November 2019.

Slide 1
Slide 3
Slide 2

Mengusung tema “Gerakan Inovasi Milenial dalam Pengembangan IPTEK serta Potensi Lokal untuk Menghadapi Generasi Indonesia Emas Tahun 2045” diharapkan para Mahasiswa mampu memberikan inovasi ide terbaik sebagai kontribusi nyata terhadap kemajuan Bangsa Indonesia. Pada kompetisi tersebut Tim UGM berhasil memukau dewan juri dan audiens melalui penyampaian inovasi ide mengenai pemanfaatan limbah jerami padi dan ceker ayam menjadi produk sedotan ramah lingkungan sebagai solusi atas permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh tingginya  penggunaan sedotan plastik oleh masyarakat Indonesia.

LKTI Mahasiswa tingkat Nasional terdiri 2 tahap  meliputi pengumpulan full paper dan presentasi. Pada acara presentasi diikuti oleh 15 finalis yang berasal dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Negri Yogyakarta, Universitas Negri Surabaya, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Mataram, Universitas Islam Arsyad Al Banjari Universitas Ahmad Dahlan, Telkom University, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Universitas Sriwijaya.

Dalam kompetisi ini dipilih 4 juara utama. Juara pertama diraih oleh tim dari Universitas Gadjah Mada, juara kedua diraih oleh tim dari Universitas Negri Yogyakarta, juara ketiga diraih oleh tim dari Universitas Negri Surabaya, dan juara harapan 1 diraih oleh tim dari Universitas Airlangga.

Scientific Writing 101: Inovasi Teknologi Kromosom Paprika Fakultas Biologi UGM Sabet Juara Satu dalam LKTI Nasional STC KSE 2019

PrestasiRilis BeritaTajuk Senin, 25 November 2019

(24/11)

Dua mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Student Technology Competition Karya Salemba Empat (STC KSE) 2019 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI), pada tanggal 23-24 November 2019.

STC KSE 2019 adalah kompetisi ilmiah yang diselenggarakan oleh Karya Salemba Empat (KSE) se-Jabodetaser yang meliputi paguyuban KSE UI, UIN Syarif Hidayatullah, UNTIRTA, IPB, dan UNJ yang terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional, lomba poster ilmiah dan talkshow yang diselenggarakan pada tanggal 24 November 2019. Mengusung tema “Technology for Transformation” penyelenggaraan Student Technology Competition (STC), diharapkan dapat menjadi platform bagi buah pemikiran anak bangsa untuk dapat tersampaikan dalam sebuah karya yang selanjutnya dapat berkontribusi secara luas kepada masyarakat. Acara ini juga diharapkan dapat merangsang daya kreativitas mahasiswa untuk berkarya dan berinovasi guna menemukan solusi kreatif dalam memecahkan berbagai problematika bangsa Indonesia di berbagai bidang salah satunya agrikultur. Manfaat nyata dari agenda ini adalah terbentuknya generasi muda Indonesia yang berkualitas dan memiliki karakter yang dapat menjadi motor penggerak kemajuan demi masa depan Indonesia yang lebih baik. “Kolaborasi dan inovasi adalah bagian terpenting dalam kemajuan,” cetus Nadiem Makarim (Mendikbud RI).

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Peserta yang lolos dalam tahap Final Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional STC KSE 2019 berjumlah 10 tim dari berbagai universitas di Indonesia meliputi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Indonesia, Universitas Halu Oleo, Universitas Sriwijaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, serta Institut Pertanian Bogor.

Pada kesempatan kali ini, tim Universitas Gadjah Mada mengirim perwakilan dua mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Bartolomius Renaldy (2016) dan Dyah Prakasita Monisa Hapsari (2017). Keduanya berhasil meenyabet juara 1 dalam Lomba KTI tingkat Nasional dengan penelitian yang berjudul Karakterisasi Kromosom Dua Kultivar Paprika Guna Meningkatkan Produktivitas Hortikultura Nusantara dibawah bimbingan Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc. Laboratorium Genetika dan Pemuliaan.

Bartolomius sendiri merupakan anggota Formasigen dan terlibat dalam pengembangan penelitian mengenai sitogenetika tanaman sayuran tropis khususnya kromosom paprika.  Penelitian ini merupakan suatu inovasi baru yang belum pernah dilakukan di Indonesia dan merupakan bagian dari dari roadmap penelitian di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi UGM tentang sitogenetika tanaman sayuran tropis di Indonesia. “Paprika merupakan salah satu sayuran dengan kadar vitamin dan antioksidan yang tinggi serta termasuk kedalam komoditas bernilai jual tinggi di Indonesia, tetapi dari tahun ke tahun produksinya justru menurun dan tidak dapat memenuhi permintaan pasar,” tutur Bartolomius.

“Penelitian ini menggunakan metode pemuliaan tanaman guna meningkatkan produktivitasnya melalui rekayasa kromosom khususnya dengan teknik poliploidisasi. Untuk dapat melakukan hal tersebut maka diperlukan informasi dasar berupa karakterisasi kromosom dari tanaman target,” Dyah.

“Penelitian sitogenetika terutama tentang kromosom merupakan dasar awal untuk proses pemuliaan tanaman. Harapannya, hasil penelitian mengenai sitogenetika ini dapat dimanfaatkan oleh para pemulia tanaman sebagai dasar acuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman budidaya bernilai jual tinggi,” tutup Pembina Formasigen sekaligus Dosen pembimbing, Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc.

KOLABORASI DOSEN DAN MAHASISWA DALAM EVENT The 2nd Health Science International Conference (HSIC) 2019

PrestasiTajuk Senin, 28 Oktober 2019

Karya fullpaper hasil kolaborasi Dosen Fisiologi Hewan, Dra. Mulyati, M.Si. bersama mahasiswanya Lasmini Syariatin (Biologi 2015) mendapatkan Award sebagai Best Paper pada acara The 2nd Health Science International Conference (HSIC) 2019. Acara tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, 5 Oktober 2019 di Aula GBK IV Lt.9 Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dan 60 orang diantaranya adalah sebagai presenter. Kegiatan publikasi ini merupakan bagian dari hibah Rekognisi Tugas Akhir (RTA) Tahun 2019 dengan ketua Dra. Mulyati, M.Si.

Slide 1
Slide 2

Kegiatan HSIC merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan UMM Tema konferensi HSIC 2019 adalah Inovasi terbaru dalam Praktek Kesehatan, Pendidikan, dan Penelitian yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas perawat melalui ilmu kesehatan dengan intervasi dan inovasi yang terbaru. Topik fullpaper yang dipilih Mulyati dan Lasmini Syariatin dalam HSIC 2019 ini adalah mengenai Ilmu Kesehatan Dasar dengan judul “Effect of Arthrospira maxima Setchell et Gardner and Chlorella vulgaris Beijerinck on The Erythrocyte and Thrombocyte Profile of Hyperglycemia (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Wistar Strain”. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai acuan bagi para praktisi ilmu kesehatan terutama dalam menuntaskan permasalahan diabetes mellitus. Selain itu, juga diharapkan penelitian ini dapat memotivasi masyarakat dalam memanfaatkan bahan alam yang melimpah di Indonesia.

Peneliti Anggrek Fakultas Biologi UGM Raih Penghargaan Paten Terbaik Dalam Penghargaan Insan Berprestasi UGM 2019

PrestasiRilis BeritaTajuk Rabu, 23 Oktober 2019

(23/10)

Dalam malam Penghargaan Insan Berprestasi UGM 2019 yang dihadiri oleh sejumlah mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan alumni, dihadirkan beberapa kategori penghargaan meliputi, mahasiswa berprestasi, dosen berprestasi, pustakawan terbaik dan beberapa kategori bidang penelitian. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. peneliti Anggrek Fakultas Biologi meraih penghargaan dalam kategori paten terbaik 2019. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. merupakan pakar Anggrek Indonesia dengan rekam jejak penelitian mengenai konservasi dan pengembangan teknik budidaya Anggrek Indonesia selama kurang lebih 20 tahun.

Mengawali penelitian Anggrek Indonesia semenjak tahun 2001, setelah menuntaskan studi di Jepang, Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. fokus dalam penerapan teknik transformasi genetik dan identifikasi fungsi gen-gen tertentu pada tanaman dengan metode insersi gen. Diawal penelitian tanaman model yang digunakan adalah spesies tanaman subtropis Arabidopsis thaliana. Dengan penyesuaian terhadap tanaman asli Indonesia dan berbekal pengetahuan mengenai teknik transformasi genetik maka Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc. dibawah bimbingan Prof. Muso memilih Anggrek sebagai tanaman model yang tepat untuk dikembangkan di Indonesia. Prof. Muso sendiri merupakan pakar kultur jaringan tumbuhan dan pendiri Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI). “Teknik transformasi genetik pada Anggrek menggunakan gen ES2 dan NAT1 dengan medium kultur menunjukkan pertumbuhan optimal,” tutur Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Keberhasilan aplikasi transformasi genetik pada Anggrek dilanjutkan dengan kolaborasi penelitian internasional terutama peneliti Jepang. Beberapa grant penelitian berhasil didapatkan dengan luaran pertama berbentuk publikasi mengenai transformasi genetik Anggrek pada jurnal internasional di tahun 2007. Karakteristik Anggrek sendiri yaitu memiliki protocorm (embrio anggrek) dengan banyak biji namun tidak memiliki endosperma sehingga dikulturkan menggunakan medium tumbuh. “Metode yang digunakan menggunakan protocorm utuh (intact protocorm) dilengkapi dengan medium kultur. Metode ini dikembangkan dengan tujuan mempersingkat jangka waktu pertumbuhan, dimana umumnya menggunakan kalus. Keberhasilan insersi gen ditunjukkan dengan observasi pertumbuhan transforman sebesar ±1,7% yang masih tergolong kecil,” terang Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc. Metode tersebut dipatenkan pada tahun 2009 di World Intellectual Property Organization (WIPO). Peningkatan efisiensi insersi pada tanaman transforman lebih tinggi meski masih tergolong rendah. Penggunaan intact protocorm merupakan inovasi baru dimana pada umumnya insersi gen dilakukan pada kalus dengan resiko rentan mutasi dan memakan waktu lama. “Penggunaan intact protocorm dan gen NAT1 menghasilkan satu biji dengan banyak embrio sehingga dapat dikatakan sangat potensial bagi upaya konservasi dan pengembangan Anggrek budidaya,” tutur Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc. Terobosan terhadap metode dalam paten sebelumnya didapatkan dengan penambahan ekstrak tomat dan air kelapa. Penambahan tersebut meningkatkan efisiensi transformasi genetik sebesar 10 kali lipat atau ± 17%. “Kandungan Likopen pada tomat dan air kelapa yang mengandung beberapa hormon dan protein dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan. Protocorm tumbuh jauh lebih cepat dan responsif dengan peningkatan 10x lipat,” tutur Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc.

Terobosan tersebut dipatenkan tahun 2014 dengan harapan dapat mendukung konservasi dan budidaya Anggrek, khususnya spesies Anggrek endangered atau langka di Indonesia.

Dalam perjalanan penelitian mengenai Anggrek beberapa hambatan yang ditemui adalah banyaknya spesies Anggrek itu sendiri. Laboratorium Bioteknologi sendiri menggunakan Phalaenopsis amabilis, spesies Anggrek asli Indonesia serta beberapa Anggrek dengan status endangered atau langka. Penggunaan beberapa metode terbaru salah satunya CRISPR-Cas9 diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transformasi dan gene editing pada Anggrek.

Beberapa hal yang menjadi fokus perhatian dalam diskusi tersebut salah satunya adalah pengembangan teknik transformasi yang lebih mudah dan akomodatif. Disamping itu juga keberlangsungan penelitian Anggrek Indonesia oleh peneliti-peneliti muda, khususnya Fakultas Biologi UGM. Penerimaan masyarakat Indonesia terhadap tanaman Anggrek hasil transformasi diharapkan akan semakin lebih baik. Dalam penuturannya Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc. mengungkapkan adanya kekhawatiran terhadap tanaman hasil transformasi genetik yang seharusnya dapat ditanggulangi dengan pemahaman yang lebih baik mengenai transformasi genetik. “Anggrek transformasi dapat dilepasliarkan secara luas dan tidak mengancam plasma nutfah Anggrek liar karena adanya segregasi,” tutur Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc.

Dalam penutup beliau turut memberikan beberapa tips bagi peneliti muda yang sedang atau akan memulai sebuah penelitian agar konsisten dan menikmati penelitiannya. “Enjoy!. Enjoy dengan landasan yang jelas, rancangan roadmap dan target capaian yang jelas. Ilmu berdinamika. Perkembangan keilmuan atau metode terbaru dapat dihubungkan dengan penelitian terkait. Sebagai contoh di bidang Anggrek sendiri teknik terbaru yang diaplikasikan adalah genome editing dengan CRISPR-Cas9. Jika ingin eksis dan mendalami suatu penelitian maka harus enjoy dan memulai dengan sesuatu yang jelas dan berlandaskan kuat bertujuan jelas dengan kajian dasar yang jelas. Bukan tanpa alasan, namun agar ketika publikasi atau menyebarkan informasi tersebut di masyarakat dapat diterima dan dipertanggungjawabkan,” tutur Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc.

Diharapkan akan lebih banyak paten yang dihasilkan dari hasil penelitian peneliti Fakultas Biologi UGM yang berdampak signifikan terhadap kemajuan Biologi dan Indonesia.

Tim IoTanam: Smart Urban Farming raih medali emas dalam WINTEX 2019

PrestasiTajuk Rabu, 16 Oktober 2019

Enam Inovasi karya mahasiswa UGM berhasil meraih penghargaan di ajang bergensi WINTEX 2019. Dalam kegiatan yang diselenggarakan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) itu UGM meraih 4 medali emas dan 2 medali perak. Ajang ini diikuti 1.100 inovator dari 18 negara di dunia. Kegiatan selama satu minggu tersebut meliputi expo dan penjurian serta awarding pada hari terakhir.

Pada kegiatan tersebut Aisya Fitri Abdillah (Biologi 2016) bersama dengan Andika Prima Sandi (Teknik Fisika 2015), Haris Hendrik (Silvikultur 2017), Al Sahril (Pembangunan Wilayah 2016), dan Ahmad Zaini Pratama (Teknologi Informasi 2016) sukses mendapatkan medali emas atas inovasi  IoTanam: Smart Urban Farming.

Slide 1
Slide 3
Slide 2

IoTanam merupakan platform yang terintegrasi sebagai sebuah teknologi pertanian presisi yang dilengkapi dengan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk monitoring dan mengontrol serta memberikan rekomendasi penanggulangan jenis penyakit tanaman berbasis hidroponik dan agroforestri secara real time.

Pengembangan IoTanam berawal dari keprihatinan terhadap besarnya pembukaan lahan yang menyebabkan terjadinya degradasi hutan dan deforestasi serta minimnya lahan untuk melakukan aktivitias pertanian. Platform tersebut dikembangkan dengan sejumlah fitur, yaitu mentor, pengendali debit air dan nutrisi tanaman, sistem rekomendasi, serta pengisian air dan nutrisi otomatis.

Selain itu, juga dilengkapi dengan  IoT untuk mengontrol dan memonitor suhu, kelembapan, suplai air, dan tinggi air dalam tandon. Kemudian AI untuk mendeteksi jenis penyakit tanaman dan rekomendasi penanggulangan jenis penyakit. Dengan IoTanam ini kita bisa memantau kegiatan agroforestri dari jarak jauh dan mengatur suplai air, kelembapan, derajat keasaman tanah secara otomatis bahkan ketika sedang berada di luar kota.

 

1…1920212223…25

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
  • FAKULTAS BIOLOGI UGM GELAR WORKSHOP AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN 2026
  • Fakultas Biologi UGM Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Badan Karantina Indonesia
  • Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Pelatihan Mikrobiologi Pangan bagi Auditor Keamanan Pangan
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju