• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 184
Arsip:

Rilis Berita

Tingkatkan Pemahaman Integrasi IoT Dekan Fakultas Biologi Kunjungi UKAW di Timur Indonesia

Rilis BeritaTajuk Kamis, 9 Mei 2019

(03/05)

Pemahaman dan integrasi mengenai Internet of Things (IoT) dalam riset skala nasional membutuhkan sosialisasi yang intensif. “Internet of Things adalah konsep perangkat yang mampu mentransfer data tanpa perlu terhubung dengan manusia, melainkan internet sebagai medianya. Sederhananya manusia tidak perlu mengontrol benda/perangkat IoT tersebut secara langsung, tetapi manusia dapat mengontrol benda tersebut dari jarak jauh dengan smartphone masing masing”, tutur beliau.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Dalam kunjungan Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. memaparkan mengenai contoh penerapan IoT dalam riset Melon yang diinisiasi oleh beliau. Dalam kegiatan budidaya Melon telah diaplikasikan penggunaan pengendali air, suhu dan pH secara nirkabel yang terotomatisasi dan dapat diakses melalui smartphone. Penanaman Melon secara hidroponik nirkabel ini sendiri menjadi Pilot Project dan contoh nyata penggunaan perangkat elektronik dalam kegiatan pemuliaan yang dilakukan. “Kegiatan pemuliaan telah memasuki era OME / advance breeding dimana prosesnya tidak lagi memanfaatkan implementasi Genetika Mendelian dan Molekuler semata, melainkan mencakup hingga bioinformatika dan aplikasi IoT”, tutur beliau.

Tidak lepas pula dari penerapan IoT nantinya dapat memudahkan kemitraan baik skala menengah dan industri. Dalam Kuliah Umum bertemakan Peran Ilmu Biologi Dalam Revolusi Industri 4.0 yang dihadiri segenap civitas akademika Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) beliau turut memaparkan mengenai pentingnya keterlibatan riset di dunia pendidikan tinggi. “Proposal adalah ‘pengemudi’ yang menjaga arah sebuah riset. Proposal mengandung arti yang signifikan dalam riset dan pengembangan khususnya dalam bidang ilmu Biologi”, tutur beliau.

Riset dan pengembangan di Indonesia mengalami geliat yang signifikan dengan derasnya aliran pendanaan dan dukungan dari pemerintah. Hal ini tentunya harus dapat disambut sebagai langkah perlindungan kekayaan biodiversitas, identifikasi plasma nutfah dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual riset karya anak bangsa. Hilirisasi produk-produk berbasis riset turut mengalami perkembangan yang pesat, didukung dengan sumber daya alam, sumber daya manusia dan keterlibatan pemerintah dalam pendanaan melalui Kemenristekdikti. “Kerjasama anatara Perguruan Tinggi dan Mitra Industri diperlukan dalam mempelajari, memahami, memanfaatkan dan melestarikan sumberdaya genetik secara berkelanjutan”, tutur beliau.

“Aplikasi Biologi Molekular dan Internet of Things (IoT) berperan penting dalam membantu kajian keanekaragaman genetik, proses seleksi dan budidaya plasma nutfah secara efisien”, tutup beliau.

MicroLab Scientific #3: Penyisipan Gen Pengkode Eksoglukanase Saccharomyces Cerevisiae BY4737 dan Karakterisasi Lipase Kapang Bubuk Creamer

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 4 Mei 2019

(15/04)

MicroLab Scientific Series 3 kali ini menghadirkan dua narasumber yaitu Suci Aulia Ratu F. dan Desty Triyaswati yang merupakan mahasiswa peneliti di Laboratorium Mikrobiologi.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Narasumber pertama yaitu Suci Aulia Ratu F. membawakan presentasi penelitiannya yang berjudul Penyisipan Gen Pengkode Eksoglukanase terhadap Saccharomyces Cerevisiae BY4737 sebagai Kandidat Penghasil Etanol. Dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan bahan bakar dari tahun ke-tahun namun bahan bakar yang tersedia semakin menipis, sementara itu ada banyak sekali material alam berbahan dasar selulosa yang berpotensi sebagai energi alternatif untuk bahan bakar (etanol selulosa). Akan tetapi, produksi etanol selulosa juga memiliki beberapa kendala diantaranya ialah dibutuhkan enzim selulase dalam jumlah banyak, biaya produksi yang tidak efektif dan diperlukannya Strain Improvement. Dalam rangka Strain Improvement inilah maka dilakukan usaha penyisipan gen pengkode eksoglukanase yang diketahui salah satunya terdapat pada Aspergillus niger dan Trichoderma viride untuk disisipkan pada Saccharomyces cerevisae. Adapun kelebihan usaha Strain Improvement ini ialah dapat dihasilkan etanol melalui fermentasi glukosa dari sumber karbon selulosa, karena strain ini dapat memecah selulosa menjadi glukosa sekaligus merubah glukosa menjadi etanol (Etanol Selulosa). Penelitian ini sudah memberikan data visualisasi elektroforesis hasil penyisipan gen pengkode eksoglukanase yang selanjutnya uji aktivitas enzim akan dianalisis dengan metode DNS.

Narasumber kedua yaitu Desty Triyaswati membawakan presentasi penelitiannya yang mengenai isolasi dan karakterisasi produk lipase kapang dari bubuk creamer. Dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan bahan bakar sehingga dibutuhkan sumber energi alternatif yaitu Biodiesel. Akan tetapi produksi biodiesel membutuhkan katalis untuk menyempurnakan prosesnya. Enzim lipase diketahui merupakan katalis  yang ramah lingkungan dan tidak menyebabkan reaksi samping. Enzim lipase ini dapat dihasilkan oleh semua mikrobia, salah satunya adalah kapang sehingga ketersediaannya sangat melimpah. Peneliti kemudian ingin mengetahui produksi /enzim lipase yang berasal dari kapang pada bubuk creamer. Jenis enzim lipase apakah yang nantinya akan dihasilkan? Bagaimanakah efek perbedaan sumber karbon, suhu dan pH terhadap produksi, aktivitas dan kestabilan enzim lipase yang dihasilkan?

Kegiatan ini merupakan agenda dwi pekanan dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM, yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat meneliti, sharing metode, dan memperdalam keilmuan mengenai objek-objek mikrobiologi. Kegiatan ini mengundang Dosen, Peneliti dan Asisten Laboratorium untuk turut serta datang dan berpartisipasi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang pernah dan sedang melakukan penelitian di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi, maupun pihak-pihak yang telah berpengalaman dalam bidang mikrobiologi. Dari presentasi dan diskusi yang telah dilakukan, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para peneliti untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman penelitian di Laboratorium, serta membuka wawasan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Kontributor: Dnmld

MicroLab Scientific #2: Antibiotik Baru dari Clostridium dan Identifikasi dan Uji Aktivitas Bakteri Asam Laktat ‘Ubi Karet Busuk’ NTT

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 4 Mei 2019

(01/04)

MicroLab Scientific Series kali ini menghadirkan dua narasumber yaitu Afif Pranaya Jati, S. P., M. Sc., merupakan alumnus Fakultas Pertanian UGM (Sarjana) dan University of Groningen (Master). Narasumber kedua yaitu Periskila Dina Kali Kulla, S. Pd., merupakan mahasiswa S2 Fakultas Biologi UGM. Diskusi dan sharing penelitian  selama 60 menit yang diselenggarakan oleh Laboratorium Mikrobiologi turut dihadiri oleh Dosen, Peneliti dan Asisten Laboratorium serta peneliti berpengalaman di bidang mikrobiologi.

Slide 1
Slide 2

Narasumber pertama yaitu Afif Pranaya Jati, S. P., M. Sc., membahas tentang “Identifikasi dan Produksi Lantibiotik Baru dari Clostridium melalui Ekspresi Heterolog di Lactococcus lactis”. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi dan menghasilkan lantibiotik baru dari genus Clostridium yang belum ditemukan. Dengan adanya kemampuan nisin dari Clostridium yang menginduksi sistem ekspresi gen (NICE) di Lactococcus lactis untuk memodifikasi peptida kecil menjadi lanthipeptida, memberikan peluang yang menarik bagi produksi antimikroba baru untuk memerangi berbagai patogen. Salah satu metode yang dilakukan untuk identifikasi maupun produksi lantibiotik menggunakan sistem dengan prinsip eksploitasi untuk menghasilkan lantibiotik “baru ke alam” dari berbagai organisme menggunakan sintetis pendekatan Biologi. Metode analisis in silico dengan BAGEL3 dan Anti-SMASH, sehingga dihasilkan 54 gen yang diduga merupakan lantibiotik baru dari Clostridia. Selanjutnya, berdasarkan uji kebaruan dan kompatibilitas dengan sistem ekspresi, 12 gen lantibiotik dari 54 gen tersebut, terpilih sebagai kandidat lantibiotik dan diuji untuk produksi melalui ekspresi heterolog di Lactococcus lactis. Menariknya, 11 peptida kecuali Clos16 menampilkan antimikroba aktivitas terhadap L. lactis NZ9000 sebagai strain indikator. Clos4, Clos12, Clos22 dan ClosDP dapat menjadi lantibiotik terhadap Micrococcus flavus. Selain itu, Clos2, Clos14 dan ClosDP menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Clostridium sporogenes dan Micrococcus luteus. Namun demikian, analisis spektrometri massa menggunakan MALDI-TOF dan LCMS / MS mengungkapkan adanya beberapa serine yang telah terdehidrasi dan/atau treonin dalam beberapa kandidat lantibiotik, merupakan indikator keberhasilan produksi dan sekresi novel lantibiotik dari genus Clostridium oleh mesin sintetik nisin (L. lactis).

Narasumber kedua yaitu Periskila Dina Kali Kulla, S. Pd., telah mempresentasikan proposal penelitannya tentang “Identifikasi dan Uji Aktivitas Bakteri Asam Laktat pada Fermentasi Makanan ‘Ubi Karet Busuk’ dari Nusa Tenggara Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi keanekaragaman Bakteri Asam Laktat (BAL) pada fermentasi makanan ubi karet busuk dari NTT secara molekular serta mengetahui aktivitasnya. Pada sebagian daerah di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur, masih menggunakan Ubi Karet (Manihot esculenta) sebagai sumber karbohidrat utama dan pada umumnya dikonsumsi dengan cara direbus, digoreng, dibuat tepung, dan difermentasikan. Fermentasi yang dilakukan pada ubi karet bertujuan untuk memecah karbohidrat, meningkatkan kualitas rasa, dan mengurangi kandungan racun pada ubi karet yaitu sianida. Fermentasi pada ubi karet diakibatkan karena adanya aktivitas bakteri asam laktat (BAL). Sehingga perlu diketahui keanekaragaman BAL pada proses fermentasi ubi karet busuk, pengamatan yang dilakukan yaitu dengan sampling ubi karet pad hutan di salah satu daerah di NTT, kemudian dianalisis aktivitas fermentasinya yaitu konten gula, konten protein, dan kadar asam. Uji selanjutnya yaitu isolasi BAL untuk dilakukan karakterisasi berdasarkan karakter fenotip (pewarnaan gram, motilitas, uji katalase, dan uji homofermentatif atau heterofermentatif) dan identifikasi molekular menggunakan 16S rRNA.  Dari presentasi dan diskusi yang telah dilakukan, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi peneliti untuk mengembangkan ide dan gagasan dalam penelitian yang akan memperkaya wawasan untuk menyelesaikan permasalahan Indonesia.

Kontributor: Esa Erhana

Tiga Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Menangkan ONMIPA-PT 2019

PrestasiRilis BeritaTajuk Sabtu, 4 Mei 2019

(29/04)

Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) merupakan salah satu ajang bergengsi yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk meningkatkan minat dan daya saing mahasiswa di bidang MIPA. ONMIPA-PT memiliki 3 tahap seleksi yaitu seleksi tingkat universitas, wilayah, dan nasional. ONMIPA-PT tingkat nasional tahun ini diselenggarakan di Makassar, 26-29 April 2019. Ajang ini diikuti oleh 256 mahasiswa dari seluruh Indonesia, 64 diantaranya berkompetisi di bidang Biologi. Tiga mahasiswa Fakultas Biologi mewakili kontingen UGM untuk bidang Biologi. Mereka adalah Yustika Sari (Biologi 2017), Muhammad Malhan Amin (Biologi 2016), dan Ahmad Suyoko (Biologi 2015).

Tes dilaksanakan secara terpusat di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Seleksi bidang Biologi dilaksanakan selama dua hari (27 dan 28 April) dengan 2 sesi tes setiap hari. Pertanyaan setiap sesi berjumlah 8 soal. Pertanyaan bersifat komprehensif yang mencakup materi Biologi Sel, Genetika, Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan, Fisiologi Hewan, Sistematika, Ekologi, dan Evolusi. Excursion dilaksanakan setelah tes kedua hari kedua. Peserta ONMIPA-PT diajak menelusuri sejarah dan keindahan kota Makassar di Fort (Benteng) Rotterdam dan Pantai Losari.

Penutupan dan pengumuman juara dilaksanakan pada Senin, 29 April 2019. Duapuluh mahasiswa terbaik per bidang dinyatakan sebagai juara dengan 3 peraih medali emas (juara I), 5 peraih medali perak (juara II), 7 peraih medali perunggu (juara III), dan  5 honorable mention. Tiga mahasiswa Fakultas Biologi berhasil keluar sebagai juara. Medali emas disumbangkan oleh Yustika Sari. Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Muhammad Malhan Amin dan Ahmad Suyoko.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan, ketiganya memiliki beberapa persamaan yang menjadikan mereka juara. Beberapa diantaranya adalah ketertarikan yang tinggi dalam mendalami ilmu Biologi sedari SD serta frekuensi keikutsertaan dalam ajang kompetisi bidang Biologi. Pengalaman inilah yang dapat diteladani oleh peserta/peminat di tahun selanjutnya.

Tradisi seorang juara adalah persiapan, kerjasama dan doa.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

“Materi Biologi banyak banget maka mau tidak mau harus menyicilnya sedini mungkin”, ungkap Suyoko. Malhan mengungkapkan bahwa belajar dalam kelompok merupakan model yang ideal disertai pula dengan doa.

Ketika ditanya mengenai apakah usaha dapat dikalahkan dengan kemampuan dasar kognitif belaka Suyoko mengungkapkan bahwa kemampuan kognitif tidak menjadi faktor penentu utama. “Buktinya anak IBO tidak mendapatkan hasil yang cemerlang dalam laga ONMIPA disebabkan perbedaan sistem antara OSN atau IBO terhadap ONMIPA. Dari segi materi seharusnya lebih unggul dibandingkan saya ditambah faktor angkatan yang lebih muda”, pungkas Suyoko. Menurut Yustika kemampuan kognitif penting, namun dapat dilatih. “Saya rasa memiliki basic concept dan kemampuan analisis itu cukup penting. Tapi yang tak kalah penting adalah kemauan dan konsisten untuk mau melatih itu, saya yakin InsyaAllah bisa. Jangan mudah pesimis setiap orang memiliki cara belajarnya masing-masing. Mental dan fokus serta ketenangan saat menjawab soal hanya bisa didapatkan dengan berdoa dan beribadah, serta persiapan yang matang sebelumnya”, tutur Yustika.

Ketika ditanya mengenai arti penting kompetisi menurut Suyoko hal tersebut sangatlah penting sebab merupakan indikator kesuksesan seorang mahasiswa di bangku perkuliahan. Yustika menambahkan bahwa semua tergantung terhadap tujuan dan niat masing-masing mahasiswa. “Bagi saya, bukan hanya kompetisi tetapi juga mengikuti kegiatan/ajang lain di luar lingkup universitas itu penting, karena manfaatnya sendiri bukan hanya persoalan menang dan kalah tetapi juga pengalaman baru dan teman-teman dengan kelebihannya masing-masing, sebagai motivasi untuk terus belajar dan lebih baik lagi”, ungkap Yustika.

Menurut Yustika perlu adanya wadah atau perkumpulan untuk memfasilitasi mahasiswa dengan minat kompetisi di ajang ONMIPA. “Saya rasa saya ingin ada wadah untuk kami yang memiliki ketertarikan yang sama di ajang-ajang ini untuk berkumpul dan berdiskusi bersama, dan mungkin kami dapat menginisiasi terbentuknya hal ini di tingkat Fakultas Biologi. Hal ini didorong oleh banyaknya pertanyaan dari teman-teman yang memiliki ketertarikan namun merasa bingung harus memulai dari mana”, ungkap Yustika.

Mereka berpesan kepada mahasiswa UGM manapun yang akan mengikuti ONMIPA-PT 2020 khususnya untuk bidang Biologi agar dapat mempersiapkan diri sedini dan sebaik mungkin, memperbanyak membaca referensi, dan membiasakan diri berlatih mengerjakan soal baik soal-soal yang lalu ataupun soal sejenis.

Hari Kartini Fakultas Biologi UGM 2019 Sarat Kearifan Lokal dan Kentalnya Budaya Indonesia

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 27 April 2019

(26/04)

Penutupan rangkaian Hari Kartini 2019 diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi UGM Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc. Dihadiri oleh segenap civitas akademika Fakultas Biologi UGM dan Dharma Wanita Fakultas Biologi UGM, acara yang tersebut turut mengundang narasumber Kartini Inspirasional yaitu Wakil Bupati Sleman DIY, Dra. Hj. Sri Muslimatun M. Kes dan Keluarga Alumni Biologi 1986, Dra Esti Wahyuningtyas, MM.

Peringatan Hari Kartini tahun ini diisi dengan penampilan Lomba Keluwesan Busana Adat, Parade Kebaya oleh Perempuan Berkebaya dan Jogja Creative Designer Fashion Show. Persembahan Jogja Creative Designer Fashion Show dan Parade Batik Nusantara diisi oleh penampilan mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Biologi UGM.

Rangkaian acara yang berlangsung dari tanggal 25 hingga 26 April tersebut turut diisi dengan Bazaar dan beberapa perlombaan diantaranya Pemilihan Mas Flora dan Mbak Flori.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7
Slide 8

Acara utama diisi dengan talkshow bertemakan Kisah Inspirasi Wanita Hebat Pembangun Negeri. Dimoderatori oleh Dra. Rr. Upiek Ngesti W.A. DAP & E.M. Biomed. Dalam talkshow tersebut didiskusikan beberapa masalah terkini yang terkait dengan kebangsaan dan kemahasiswaan saat ini. “Kedaulatan Indonesia terusik dengan penghayatan mengenai semangat Kartini diharapkan dapat mendorong pemuda/i dalam menjaga keutuhan NKRI”, tutur Dra. Esti Wahyuningtyas, MM.

Ketika ditanya bagaimana sebaiknya kita dan Kartini muda khususnya dapat beradaptasi dalam iklim kebangsaan saat ini Dra. Esti Wahyuningtyas, MM menghimbau agar kita tidak mudah untuk dipecah belah. “Tidak mau dipecah belah dan lebih bersifat inklusif, khususnya bagi kaum wanita tidak picik, berpikiran sempit dan dapat lebih kritis dalam menelaah informasi”, tutur Dra. Esti Wahyuningtyas, MM.

Ketika ditanya mengenai bagaimana seharusnya Kartini muda melihat masa depan menurut beliau seharusnya dengan kebebasan dalam mengemban pendidikan saat ini Kartini muda dapat menjadi agen perubahan di masyarakat. “Himbauan untuk wanita sekarang, adalah sekolah setinggi-tingginya berkarir dan menjadi pribadi yang mandiri secara finansial”, tutur Dra.Esti Wahyuningtyas, MM

Mendukung pernyataan ini hal sama disampaikan oleh Wakil Bupati Sleman. “Jangan pernah menyerah dan ikuti passion kita. Dalam perjalanan karir saya sendiri datang beberapa tantangan mulai dari praktek mandiri yang saya tekuni hingga menjadi RSIA Sakinah Idaman sampai akhirnya dipercaya menjadi Wakil Bupati Sleman”, tutur Dra. Hj. Sri Muslimatun M. Kes.

Kisah inspiratif yang disampaikan oleh kedua narasumber tersebut menggugah kita sebagai mahasiswa khususnya Kartini Muda untuk selalu berkarya dan mengejar pendidikan setinggi-tingginya.

Dalam peringatan Hari Kartini “Semangat Kartini Membangun Negeri” Fakultas Biologi UGM 2019 ini menurut Dra. Esti Wahyuningtyas, MM telah dieksekusi dengan sukses terutama dari segi representasi kebudayaan Indonesia. Disamping talkshow beberapa penampilan desainer lokal Indonesia yang membawakan karya busana tradisional dan adat yang menggugah kekaguman dari segenap hadiri.

Diharapkan di tahun berikutnya dapat meningkatkan cakupan peserta dan acara. “Tidak lupa diharapkan kedepan acara ini secara khusus dapat meningkatkan semangat dan kepercayaan diri Kartini Muda Indonesia Fakultas Biologi UGM dalam berkontribusi dan mengabdi terhadap kemajuan Indonesia”, tutur Lisna Hidayanti, S.Si. M.Sc. selaku Ketua Panitia.

Locally Rooted Globally Respected, Fakultas Biologi UGM Ikuti QS Maple Conference and Exhibition di Dubai UEA

Kerja SamaRilis BeritaTajuk Rabu, 24 April 2019

(25/04)

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc mewakili Universitas Gadjah Mada dalam konferensi QS Maple “9th Annual Strategic Summit for the Advancement of University Excellence in all its Forms” di Dubai, Uni Emirat Arab. Konferensi berlangsung mulai dari tanggal 22 hingga 25 April 2019. Konferensi QS Maple sendiri merupakan konferensi yang mempromosikan perkembangan pendidikan tinggi di tingkat universitas. “QS Maple menstimulasi terbentuknya ikatan kerjasama dalam tatanan internasional dan mendorong peningkatan dan evaluasi proses rekognisi universitas secara global”, tutur beliau. Universitas Gadjah Mada turut mengirimkan delegasi Tim World Class University (WCU) yaitu Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma (Ketua Kantor Jaminan Mutu), Dr. Mutiah Amini (BPP UGM) dan Wijayanti, S.Sos., M.Hum. (Kelembagaan UGM).

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Konferensi dipimpin oleh Noura bint Mohammed Al Kaabi yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan UEA sekaligus Presiden Zayed University. Beberapa universitas yang turut hadir dalam konferensi tersebut yaitu Zayed University, University Brunei Darussalam, Jindad Global University, Universiti Putra Malaysia, Universitas Pendidikan Sultan Idris, University of Hong Kong, American University in the Emirates serta beberapa universitas ternama lain di wilayah Africa dan Timur Tengah.

Beberapa keynote speaker yang hadir diantaranya Dr. Warren Fox, Chief of Higher Education, Knowledge and Human Development Authority, United Arab Emirates dengan tema pembicaraan Higher Education in Dubai dan Dr. Mansoor Habib, Consultant Family Medicine & Occupational Health dengan tema pembicaraan Happiness in Workplace: From Research to Practice. Beberapa mosi debat yang dihadirkan dalam konferensi tersebut yaitu You should only be called a University if you conduct and publish research dan Rankings are the best overall measure of a University’s global and regional standing.

Dalam konferensi tersebut Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. membawakan tema Promoting Research in the Middle East and Africa. “Selain membawakan tema mengenai perkembangan Universitas Gadjah Mada secara umum, tidak lupa juga mempromosikan program International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi kepada beberapa pimpinan universitas ternama di wilayah Timur Tengah dan Afrika”, tutur beliau.

Menurut Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. konferensi merupakan kesempatan yang sangat baik dalam mendorong perkembangan Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Biologi secara khusus. “this is a good opportunity and important milestone for us (Fakultas Biologi- red) to bring Tropical Biodiversity to the world”, tutur beliau.

Diharapkan kerjasama yang terjalin dapat menghasilkan kerjasama yang konkret bagi kemajuan riset dan pendidikan tinggi di lingkungan Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Biologi.

Pembukaan Dies Natalis Ke-64 Fakultas Biologi UGM dengan Rangkaian Peringatan Hari Kartini

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 13 April 2019

(12/04)

Bertempat di Ruang Sidang Bawah Fakultas Biologi diadakan Lomba Karaoke yang termasuk ke dalam rangkaian Peringatan Hari Kartini 2019. Peringatan Hari Kartini sendiri merupakan salah satu acara Dies Natalis ke-64 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Acara dimulai dengan diadakannya Senam Bersama segenap civitas akademika Fakultas Biologi UGM. Dalam sambutan pembukanya Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengungkapkan pentingnya untuk menjadi semakin dewasa dan optimis dalam menghadapi tantangan dunia kedepan. “Tantangan yang datang semakin sulit khususnya di Era Industri 4.0. Kematangan usia selaras dengan pertambahan tanggung jawab baik Universitas dan Fakultas Biologi UGM khususnya dalam memenangkan tantangan tersebut. Peran serta seluruh elemen harus digerakkan dan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini ini maka peran wanita Indonesia sangat penting didalamnya”, tutur Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Lomba Karaoke diisi oleh penampilan dosen, tenaga kependidikan, dharmawanita Fakultas Biologi UGM dan mahasiswa program Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Biologi UGM. Penilaian dilakukan dengan panel juri yang diisi oleh Dr. Slamet Widianto, S.Si, M.Sc., Mulyanto, S.T., M.M. dan Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, M.Kes. Penampilan dari para peserta dapat menggugah penonton, kerap kali menimbulkan kemeriahan menandakan tingginya antusiasme dari segenap hadirin. Beragam genre lagu yang dibawakan mulai dari pop, classic rock, dangdut dan lainnya berhasil memeriahkan acara tersebut.

Rangkaian Peringatan Hari Kartini sendiri akan diisi dengan beberapa acara menarik lainnya. Diharapkan partisipasi dari segenap civitas akademika dalam mensukseskan rangkaian acara tersebut. “Puncak Rangkaian jatuh pada tanggal 26 April 2019 yang akan dimeriahkan dengan parade kebaya, fashion show dan bazaar. Diharapkan antusiasme dari segenap civitas akademika demi suksesnya penyelenggaraan setiap acara”,  tutur Lisna Hidayati, S.S., M.Biotech selaku Ketua Panitia.

Gencarkan Hilirisasi Hasil Penelitian Tim Peneliti Fakultas Biologi UGM Ikuti Boot Camp CPPBT 2019

PenelitianPrestasiRilis BeritaTajuk Sabtu, 13 April 2019

(10/04)

Sebanyak 132 peserta dari sekitar 70 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) Boot Camp 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Hotel Grand Mercure, Jakarta. Dari ribuan proposal dan serangkaian proses yang panjang, akhirnya hanya terpilih 5 pemenang dari UGM untuk mendapatkan pendanaan Hibah CPPBT tahun 2019, salah satunya diketuai oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Agenda kegiatan selama CPPBT Boot Camp 2019 ini meliputi Seminar, Workshop, Inspirational Talk dan Success Story dari Calon PPBT yang berhasil naik kelas ke Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT).“Pada pelatihan ini, banyak informasi didapatkan dari berbagai narasumber. Diantaranya mekanisme pendaftaran paten Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan produk, BPOM, sertifikasi halal, SNI, ijin edar pertanian dan sebagainya. Tentunya nanti bermanfaat dalam pengembangan produk dan bisnis yang dimiliki masing-masing inovator. Selain itu, dipelajari juga bagaimana cara untuk menyelesaikan permasalahan dan menciptakan peluang bisnis. Mulai dengan membuat thinking design, business model canvas dan business plan. Tiap peserta diuji dengan membuat Business Plan individu dan kelompok yang kemudian dipresentasikan dan mendapatkan penilaian dari juri Kemenristekdikti”, tutur Muhammad Alif Ishak, S.Si., perwakilan anggota tim peneliti Fakultas Biologi UGM.

Pada kesempatan tersebut, Tim Sebatik yang beranggotakan 9 peserta yang berasal dari UGM, UB, UNPAD, IPB dan UII yang diketuai oleh Muhammad Alif Ishak menjadi Juara I Presentasi Roadmap Kelompok Terbaik dengan membuat Platform “CATROL” Cathering Online. Latar belakang pembuatan platform daring ini adalah keresahan masyarakat terutama kaum ibu yang membutuhkan berbagai macam makanan untuk berbagai acara seperti meeting, arisan dll. Media ini merangkul berbagai macam katering terpilih dalam suatu aplikasi yang memiliki berbagai macam pilihan makanan, kualitas terjamin, praktis dan cepat sehingga dapat memenuhi memenuhi permintaan pelanggan.

Diakhir pelatihan, seluruh peserta Boot Camp CPPBT 2019 mengikuti acara Indonesia Startup Summit 2019 di Jakarta International Expo (JIExpo).

Temu Akbar Perusahaan Pemula Indonesia merupakan upaya dalam membuka jejaring antara startup dengan industri dan investor. Pelatihan ini diharapkan akan menumbuhkan semangat inovasi, kompetitif dan kolaboratf para inovator muda sehingga dapat bersaing di mancanegara. Tentunya diharapkan pula dapat mendukung perekonomian nasional Indonesia.

Perpustakaan Fakultas Biologi Ugm Melaksanakan Study Banding Ke Perpustakaan UKSW Salatiga

Rilis Berita Senin, 1 April 2019

Perpustakaan Fakultas Biologi UGM, mengawali kegiatan Outing Campus pada pertengahan semester genap tahun ajaran 2018/2019 ini mengadakan study banding bagi SDM perpustakaan. Sejumah 6 orang SDM Perpustakaan Fakultas Biologi UGM turut berpartisipasi dalam kegiatan study banding yang telah dilaksanakan pada hari Jumat, 29 Maret 2019 di Perpustakaan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Slide 1
Slide 2

Drs Ign. Sudaryadi, M.Kes selaku ketua kegiatan study banding menuturkan, banyak manfaat yang dapat diterapkan dari mengikuti kegiatan study banding ini didasari bahwa Perpustakaan menjadi suatu pusat pengetahuan untuk kebutuhan akademik serta pengembangannya. Sejalan dengan pemaparan Direktur Perpustakaan UKSW Salatiga  Drs. Darmanto M.Hum saat menerima tim SDM Perpustakaan Fakultas Biologi, bahwa kegiatan seperti study banding sangat penting dilaksanakan bagi suatu institusi termasuk perpustakaan. Menurut penuturan beliau dalam sharing dan diskusi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, dengan study banding ini, menjadikan hidup  kita tidak seperti katak dalam tempurung melainkan dapat mengenal satu sama lain sehingga masing-masing dapat memajukan nilai-nilai profesionalitas, kolaborasi, dan layanan yang berpusat pada pemustaka. Dengan demikian layanan perpustakaan dapat benar-benar menopang dan mengembangkan ketrampilan pemustaka dalam menemukan dan memberdayakan informasi.

Perkembangan ilmu yang berjalan begitu pesat harus dapat diikuti salah satunya dengan cara melihat secara langsung di lapangan melalui study banding semacam ini, jangan sampai kita merasa sudah paling benar dan paling bagus. Hal yang tidak kalah penting dari apa yang dapat kita ambil dari kegiatan study banding seperti ini, adalah melalui perpustakaan kedua institusi diharapkan dapat saling bekerjasama dengan membuka program inter-library loan atau pinjam (pustaka) antar perpustakaan. Kolaborasi antara institusi yang berbeda sangat dimungkinkan untuk dilakukan bersama di era keterbukaan publik, segala bentuk akses informasi dapat dibuka secara luas kepada semua pemustaka. Institusi mempunyai tanggungjawab yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui akses informasi yang tersedia di perpustakaan. Hal lain yang dapat diambil manfaatnya adalah perpustakaan dapat mengadopsi sistem informasi yang telah dikembangkan oleh Perpustakaan UKSW Salatiga, tentang sistem peringatan atau notifikasi dalam pemberlakuan denda dalam batas tertentu, apabila ada pemustaka yang telah melebihi batas peminjaman dan terkena denda otomatis didalam sistem akan memberikan warning sehingga anggota tersebut otomatis tidak dapat hak dalam mengakses informasi sampai buku yang terpinjam dikembalikan serta melunasi dendanya.

Perpustakaan UKSW Salatiga sendiri dalam memberikan pelayanan pemustaka memiliki slogan “Inspiring Destination”. Makna dari slogan tersebut di inspirasi oleh Rektor pertama UKSW Prof. O. Notohamidjojo yang berarti bahwa perpustakaan merupakan tempat atau sumber inspirasi bagi pemustaka yang nantinya juga mampu menginspirasi orang lain Slogan ini diperkuat dengan salah satu misinya yaitu menyediakan pelayanan yang “diakonia”. Perpustakaan memiliki arti yang lebih luas tidak lagi sekedar menjadi tempat menyimpan koleksi dan tempat meminjam buku, lebih dari itu perpustakaan harus dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengguna. (Rusna)

Mahasiswa Biologi Mewakili UGM dalam Ajang SEMART Festival Ilmiah 2019

Rilis Berita Senin, 1 April 2019

Generasi Indonesia sekarang ini menjadi generasi yang digencarkan sebagai generasi millennial. Pada generasi ini diharapkan para pemuda-pemudi Indonesia memberikan ide-ide pembangunan yang kreatif, inovatif dan solutif. Hal tersebut membuat kita sebagai generasi emas dalam menghadapi generasi milenial dan bonus demografi harus memiliki ide-ide kreatif dan inovatif, sehingga memberikan gambaran pemuda dalam kemajuan bangsa. Deng demikian, Unit Kegiatan Mahasiswa Studi Ilmiah Mahasiswa Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan SEMART Festival Ilmiah Mahasiswa 2019 yang meliputi Essay Competition, Desain Infografis dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Adapun tema yang diangkat dalam SEMART Festival Ilmiah Mahasiswa 2019 Universitas Sebelas Maret yaitu “Peran generasi milenial dalam menghadapi tantangan global melalui implementasi ilmu pengetahuan guna mewujudkan Indonesia berdikari”.

Slide 1
Slide 2

Dari tiga ajang lomba yang diseleksi, Alhamdulillah Universitas Gadjah Mada terpilih sebagai Finalis yaitu 1 tim Essay, 3 tim Desain Infografis, 1 LKTI tim. Tim UGM yang menjadi finalis salah satunya adalah dari Mahasiswa Fakultas Biologi yang beranggotakan Giyantolin dengan kolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang bernama Ahmad Rumawi.

Acara diselenggarakan di Gedung FKIP UNS pada tanggal 7-10 maret 2019. Susunan agenda yang dilaksanakan yaitu Presentasi Finalis, Malam Ramah Tamah, City Tour, Gala Dinner dan Seminar. Presentasi Finalis LKTI diikuti oleh kampus ITB, UGM, UNILA, ITS, UAD, UB, UNEJ, UNNES, dan UNDIP.

Tim UGM yaitu melakukan kolaborasi yang dibentuk  sebagai penggagas untuk menyatukan permasalahan dalam menghadapi tantangan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Untuk menanggapi tantangan tersebut dilatar belakangi oleh konfliknya antara masayarakat dan pemerintah, karena belum ada titik temu solutif yang tepat. Hasil kajian permasalahan tersebut memunculkan ide yaitu “Rintisan Pariwisata Berbasis Eko-Budaya dengan Koraborasi Masyarakat Desa Sidorejo”. Dari ide yang diangkat mampu membawakan juara harapan. Walaupun demikian, tim bersyukur karena ajang lomba yang diselenggarakan sangat bergengsi dari 400-an paper tim bisa masuk finalis dan menjadi juara harapan. Dari hasil yang didapatkan mengevaluasi bahwa kedepannya akan dilakukan pematangan dalam menulis, presentasi dan pengembangan prototype sehingga lebih mantap lagi dalam ajang kompetisi dan bisa membanggakan kampus.

 

1…182183184185186…222

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Tantangan Malaria Indonesia Timur, Mahasiswa Magister Biologi UGM Raih Juara Nasional
  • Pendaftaran Program Internalisasi Nilai-nilai Pioner (PIN PIONER) UGM 2026
  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju