Arsip:
Rilis Berita
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Upacara Pelepasan Wisudawan Program Pascasarjana Periode III TA. 2025/2026 pada 22 April 2026 di Auditorium Biologi Tropika. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh pimpinan fakultas, senat akademik, ketua program studi, dosen, wisudawan/wisudawati, serta perwakilan orang tua/wali. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi. Prosesi dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi, serta dimeriahkan dengan penampilan tari oleh Citra Rizkia Agusni, S.Si. dan Maria Kleofania Adja, S.Si.
Laporan akademik disampaikan oleh Kepala Program Studi Magister Biologi, Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., yang menyebutkan bahwa pada periode ini Fakultas Biologi UGM meluluskan dua doktor dengan rerata IPK 3,98 dan masa studi rata-rata empat tahun enam bulan, termasuk satu lulusan berpredikat pujian dengan IPK sempurna 4,00. Selain itu, sebanyak 31 lulusan magister berhasil menyelesaikan studi dengan rerata IPK 3,79 dan masa studi dua tahun dua bulan, dengan rincian 19 lulusan berpredikat pujian, 10 sangat memuaskan, dan 2 memuaskan. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan hasil kelulusan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM.
Perwakilan wisudawan, Anisa Diana Nastiti, S.Si., M.Sc., dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan akademik menuntut kemampuan berpikir kritis, adaptif, dan solutif di tengah berbagai tantangan penelitian. Namun, proses ini menegaskan bahwa setiap usaha tidak pernah sia-sia, melainkan membentuk pribadi yang lebih bijak dan rendah hati. Di momen wisuda ini, mari sejenak berterima kasih kepada diri sendiri karena telah bertahan, serta kepada UGM, Fakultas Biologi, para dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga atas bimbingan, dukungan, dan pengorbanannya. Pendidikan tinggi mungkin tidak menjamin kesejahteraan, tetapi membentuk pola pikir, kreativitas, dan daya adaptasi sebagai jembatan menuju kualitas hidup yang lebih baik; semoga kita terus mengembangkan diri dan memberi kontribusi terbaik bagi Indonesia di mana pun berada.
Sambutan perwakilan orang tua/wali wisudawan disampaikan oleh Bapak Drs. Sri Wahono, ayah dari Eka Fitri Siti Andriyani, S.Si., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa capaian wisudawan bukan sekadar gelar magister atau doktor, melainkan wujud kerja keras, ketekunan, dan dedikasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen dan guru besar yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi turut membentuk karakter dan integritas sebagai ilmuwan. Beliau berpesan agar wisudawan menjadi seperti akar yang kuat, menopang tetapi tetap rendah hati di dalam tanah. Jadilah seperti tunas yang selalu mencari cahaya kebenaran. Gunakanlah ilmu yang ada untuk menjaga kelestarian alam dan kemanusiaan. Pulanglah ke masyarakat dengan membawa solusi bukan sekadar teori. Sambutan ditutup dengan pantun.
Sebagai bagian dari proses pelepasan wisudawan, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., secara simbolis menyematkan pin keanggotaan KABIOGAMA kepada perwakilan wisudawan, Dr. Dewi Masithoh, S.Pd., M.Pd. dan Aryan Mustamin, S.Si., M.Sc., sebagai tanda resmi bergabungnya lulusan dalam keluarga alumni.
Dalam sambutan penutup, Dekan Fakultas Biologi UGM kembali mengingatkan pentingnya rasa syukur atas capaian akademik yang diraih, mengingat masih terbatasnya jumlah lulusan magister dan doktor di Indonesia. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara usaha mahasiswa, dukungan keluarga, dan kontribusi berbagai pihak. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan oleh perwakilan wisudawan, Ainun Mardiah, S.Pd., M.Sc., diikuti doa penutup yang dipimpin oleh M. Dimas Cahya Rohman K., S.Psi. sebelum secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Biologi UGM.
Melalui upacara pelepasan wisudawan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan pascasarjana yang unggul secara akademik, berintegritas, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pengelolaan sumber daya hayati, dan kemajuan bangsa. Komitmen ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals poin 4, yaitu pendidikan berkualitas, dengan mendorong akses pendidikan tinggi yang inklusif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembentukan pembelajar sepanjang hayat yang adaptif dan berdaya saing global. [Penulis: Angeline Stefanny – KMP]
Yogyakarta, 22 April 2026 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali mencatat prestasi membanggakan. Salah satu mahasiswa Program Doktor Biologi, Dr. Stanley Evander Emeltan Tjoa, S.Si., M.Biotek., dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada wisuda periode III TA 2025/2026 dengan capaian akademik yang luar biasa.
Stanley berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,0 dan menyelesaikan studinya dalam waktu 2 tahun 5 bulan 14 hari, menjadikannya salah satu lulusan tercepat di program doktoral. Mahasiswa asal Ternate, Maluku Utara ini menempuh pendidikan melalui skema by research sambil tetap aktif bekerja di industri farmasi, tepatnya di PT Konimex.
Di bawah bimbingan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.selaku promotor, serta ko-promotor Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Si., M.Eng. dan Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., Stanley mengembangkan riset yang menjembatani dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan kit ekstraksi DNA tumbuhan berbasis biologi molekuler.
Dalam sambutannya sebagai wakil wisudawan di Grha Sabha Pramana UGM, Stanley menyampaikan bahwa perjalanan akademik bukanlah tanpa tantangan. Ia menyoroti berbagai dinamika yang dihadapi mahasiswa, mulai dari kegagalan eksperimen hingga tekanan dalam mengambil keputusan. Namun, ia menegaskan bahwa setiap tantangan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang membentuk ketangguhan dan kebijaksanaan.
“Wisuda bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju dunia yang lebih luas, penuh peluang dan tantangan. Setiap kegagalan adalah batu loncatan, dan setiap keberhasilan adalah bukti bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil” ungkapnya.
Stanley juga menekankan pentingnya nilai adaptif, fleksibel, dan kompromi sebagai kunci keberhasilannya dalam menyelesaikan studi secara optimal, bahkan di tengah kesibukan profesional. Selama masa studinya, ia berhasil menghasilkan 7 publikasi ilmiah internasional, dengan beberapa di antaranya memiliki dampak signifikan di bidangnya.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan kualitas pendidikan dan ekosistem riset di Fakultas Biologi UGM yang terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan global. Capaian tersebut juga sejalan dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Sebagai bagian dari komitmen internasionalisasi pendidikan, Program Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Biologi UGM juga membuka berbagai peluang program double degree, antara lain:
- Program Sarjana bekerja sama dengan:
-
- The Australian National University (Australia)
- University of Leeds (Inggris)
- Universiti Tun Hussen On Malaysia (Malaysia)
- Program Magister bekerja sama dengan:
- University of Dundee (Inggris)
- University of Leeds (Inggris)
- University of Technology Sydney (Australia)
- Program Doktor bekerja sama dengan:
- Leiden University (Belanda)
Melalui capaian ini, Stanley tidak hanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara akademisi dan industri mampu menghasilkan inovasi yang berdampak.
Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2026 menjalin kerja sama strategis dengan Kalurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini mencakup satu program Hibah Desa Mitra, tiga program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), serta satu program KKN-PPN UGM yang akan dilaksanakan pada periode Mei hingga Oktober 2026. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sampah, serta mengembangkan potensi lokal khususnya anggrek berbasis edukasi dan lingkungan yang sesuai dengan SDG No. 17.
Sosialisasi awal untuk seluruh rangkaian program diselenggarakan di Kantor Kalurahan Wedomartani pada Selasa, 21 April 2026. Acara dibuka oleh Bapak Carik (R. Rohmad Gunawan Hardono, S.Pd.) dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Lurah (H. Teguh Budiyanto). Selanjutnya, pemaparan program dilakukan oleh tim Fakultas Biologi, UGM yang terdiri dari Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes., Prof. Dr.med.vet. Hendry Saragih, M.P., dan Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Bumkal Wedomartani (H. Iskandar, S.E., M.E.), serta perwakilan sembilan mahasiswa yang akan terlibat dalam pelaksanaan program.
Salah satu fokus utama program desa mitra tahun ini adalah inovasi pemanfaatan limbah rumah tangga melalui fermentasi pakan ayam untuk meningkatkan produksi telur bernutrien tinggi. Program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sisa makanan dengan teknik fermentasi menggunakan ragi serta bahan pemikat alami seperti limbah ikan. Selain itu, diperkenalkan sistem pemeliharaan ayam petelur, khususnya ayam Elba hasil persilangan dengan ayam Arab, yang memiliki produktivitas telur lebih cepat. Sistem kandang baterai juga disarankan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan pengelolaan ternak secara optimal.
Selain sektor peternakan, program juga mencakup pengembangan pertanian padi hitam sebagai bahan pangan fungsional yang berpotensi meningkatkan sistem imun dan mencegah penyakit degeneratif, termasuk kanker. Pemanfaatan lahan desa melalui kerja sama dengan Bumkal menjadi strategi implementasi, mengingat tanaman ini tidak membutuhkan banyak air. Sosialisasi juga dilakukan terkait diversifikasi produk turunan beras hitam, seperti tepung bebas gluten dan olahan pangan modern seperti sushi, guna meningkatkan nilai ekonomi dan daya tarik pasar.
Program hibah PkM lainnya akan berfokus pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat, antara lain pelatihan pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan ecoenzyme serta pupuk cair, termasuk inisiasi dan penguatan bank sampah, khususnya di Dusun Pajangan, Padukuhan Wonosari. Selain itu, terdapat pelatihan hidroponik anggrek sebagai langkah awal pengembangan kawasan eduwisata berbasis potensi lokal. Keseluruhan kegiatan ini akan melengkapi beberapa program yang sudah ada atau akan direncanakan di Wedomartani seperti wisata petik buah seperti kelengkeng dan alpukat. Diskusi interaktif antara tim akademisi, perangkat desa, dan Bumkal menghasilkan berbagai masukan strategis, termasuk pentingnya pendampingan berkelanjutan, distribusi program yang merata, serta keterlibatan mahasiswa dalam implementasi teknis di lapangan.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi dengan program KKN-PPN UGM yang tahun ini dibimbing oleh Prof. Rarastoeti Pratiwi di dua lokasi, yaitu Wedomartani dan Widodomartani. Dengan pendekatan kolaboratif antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan ketahanan pangan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pangan bernutrien dan pengelolaan sampah, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pemberdayaan masyarakat dan mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha local dan inisiasi bank sampah, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah dan sumber daya berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi yang berkelanjutan.
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Rarastoeti Pratiwi, Hendry Saragih, Firdausia Ayu Zuhria,Fransiska Elsa Kusuma Astuti, Sevia Dwi Rahma Putri, Sukarman Hadi Jaya Putra
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Rarastoeti Pratiwi, Hendry Saragih, Firdausia Ayu Zuhria,Fransiska Elsa Kusuma Astuti, Sevia Dwi Rahma Putri, Sukarman Hadi Jaya Putra
Yogyakarta, 20 April 2026 — Beberapa staff dosen Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk praktikum bertajuk “Transpirasi pada Tanaman Obat” pada tanggal 15–16 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtanyoma), Jurusan Pertanian, Prodi Agribisnis Hortikultura sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan praktis di bidang Fisiologi tumbuhan. Dalam setiap sesi praktikum diikuti oleh 30 mahasiswa peserta praktikum.
Pada hari pertama, acara pembukaan dan sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Eko Agus Suyono M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama. Selanjutnya pada hari kedua pembukaan dan sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Bambang Retnoaji MSc. Selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Adapun penjelasan teori tentang Transpirasi pada tanaman diberikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St., dan kegiatan praktikum didukung oleh tim pengajar yang terdiri dari Dr. Siti Nurbaiti dan Sidiq Permana Putra M.Si. Selain itu laboran (Martono dan A.F. Milasari), dua orang mahasiswa (Ferdi Arif dan Dewi Widiarti) serta Hasni Indriyanti S.Si, juga membantu kelancaran kegiatan paraktikum.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan pengamatan langsung terhadap proses transpirasi pada tanaman obat, khususnya jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan kencur (Kaempferia galanga L), menggunakan metode kertas kobalt klorida sebagai indikator tingkat penguapan air melalui stomata. Melalui pendekatan eksperimen ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami mekanisme fisiologis tanaman, terutama bagaimana tanaman mengatur kehilangan air sebagai respons terhadap kondisi lingkungan. Penggunaan tanaman obat sebagai objek penelitian juga memberikan nilai tambah karena relevansinya dalam sektor pertanian dan kesehatan. Prof. Kumala Dewi MSc.St. menyampaikan bahwa variasi perlakuan dalam kegiatan praktikum Transpirasi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis mahasiswa. “Transpirasi merupakan proses penting dalam kehidupan tanaman, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi cekaman seperti kekeringan. Dengan memahami mekanisme ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan strategi budidaya yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya. Mahasiswa mengikuti kegiatan praktikum dengan cukup antusias dan untuk masingmasing sesi praktikum, 3 orang mahasiswa yang mencapai nilai tertinggi dalam pretest diberikan apresiasi dalam bentuk doorprice.
Kegiatan praktikum ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam aspek ketahanan pangan (SDG pilar No 2 : Zero Hunger), pendidikan berkualitas (SDG pilar no 4: Quality Education), serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG pilar no 12: Responsible Consumption and Production). Pemahaman yang lebih baik mengenai adaptasi tanaman terhadap lingkungan diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pertanian yang tangguh di masa depan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Biologi berharap dapat terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Fakultas Biologi UGM bermitra dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi SMA Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk “Workshop Intensif MGMP Biologi SMA: Pendalaman Materi Esensial, Strategi Penyampaian Topik Kompleks dan Praktikum Terintegrasi untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas (SDG 4)” melalui skema Hibah Pengadian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Acara yang digelar di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM pada hari Kamis, 16 April 2026 mulai pukul 13.00 WIB ini merupakan pembukaan dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga bulan November 2026. Kegiatan dihadiri oleh 27 peserta dari 40 guru yang diundang (67,5%) yang merupakan perwakilan dari berbagai kapanewon se-Sleman.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pendalaman materi esensial dan topik kompleks dalam mata pelajaran Biologi, terutama tema Genetika dan Fisiologi Manusia. Selain itu nantinya akan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan praktik biologi sel dan molekuler serta teknik preparasi dan analisis sampel darah yang diintegrasikan dengan topik pendalaman materi/teori. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menjadi narasumber dalam kegiatan workshop ini adalah: Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc., Dr. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si., dan Indra Lesmana, S,Si., M.Sc. Tim juga melibatkan anggota dari komponen mahasiswa mulai dari Program Sarjana, Magister, hingga Doktoral, yang akan membantu dalam pelaksanaan praktikum, yaitu: Khilda Aquilatin Nada, Audrey Azalia Jovita, Elisabet Lintang Permata, Nafisa Qotrunnada Arif, Alifa Tafrinjiyah, Angeline Steffany Sirami, S,Si., dan Firdaus, S.Pd., M.Sc.
Acara dibuka oleh Ketua Tim PkM Fakultas biologi UGM yaitu Prof. Niken, dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua MGMP Biologi SMA Kabupaten Sleman yaitu Ibu Persita Pupung Hariadi, S.Pd., M.Pd. Acara dilanjutkan dengan pematerian oleh Prof. Niken tentang prinsip dasar genetika sel dan molekuler. Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan sehingga membangun diskusi yang interaktif. Acara berikutnya adalah pembahasan terkait agenda kegiatan selanjutnya yang direncanakan akan diselenggarakan di sekolah secara bergiliran, Selain itu dibahas pula mengenai aktivitas pendampingan olimpiade, praktikum, penelitian, dan kegiatan lain untuk diterapkan oleh para guru kepada siswanya masing-masing sebagai bentuk tindak lanjut kolaborasi antara kedua belah pihak.
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan workshop ini bagi Fakultas Biologi UGM sebagai lembaga pendidikan tinggi adalah menjadi wadah diseminasi dan hilirisasi keilmuan yang memastikan perkembangan ilmu tidak hanya berhenti di laboratorium. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Sustainable Development Goal yaitu mewujudkan kontribusi nyata terhadap pendidikan berkualitas (SDG 4) dengan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di garda terdepan. Dengan membekali guru metode pengajaran yang menekankan Critical Thinking dan Higher Order Thinking Skills (HOTS), Fakultas Biologi UGM secara tidak langsung mempersiapkan siswa SMA sebagai input calon mahasiswa yang memiliki fondasi sains dan semangat riset yang kuat.
Di sisi lain, bagi pihak MGMP Biologi SMA Kabupaten Sleman, kegiatan ini bermanfaat untuk memberikan nilai tambah yang signifikan bagi profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di kelas, melalui Pembaruan Kompetensi Konten (Content Knowledge). Guru mendapatkan pendalaman materi esensial (Fisiologi) dan topik kompleks (Dogma Sentral dan Ekspresi Gen) yang seringkali sulit dijelaskan karena keterbatasan referensi visual dan teknis di sekolah. Selain itu para guru memperoleh Peningkatan Keterampilan Teknis (Pedagogical Content Knowledge) melalui praktikum di laboratorium. Guru akan memperoleh pengalaman praktik secara langsung sehingga memberikan rasa percaya diri sebagai pengajar dan pendidik untuk membimbing para siswa dalam kegiatan praktikum serupa atau menjelaskan aplikasi klinis biologi secara lebih konkret.
Malang, 12–15 April 2026 — Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., bersama Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., menghadiri Rapat Kerja (Raker) MIPAnet Tahun 2026 yang diselenggarakan di Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang (FMIPA UNM). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 12 hingga 15 April 2026.
Raker MIPAnet merupakan forum tahunan strategis yang mempertemukan para pimpinan fakultas bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas penguatan kolaborasi, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal MIPAnet, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. Selanjutnya, rangkaian pemaparan materi menghadirkan narasumber nasional yang kompeten di bidangnya. Materi mengenai kebijakan terbaru disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani selaku Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemdiktisaintek, yang membahas Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang profesi, karier, dan penghasilan dosen, dengan sesi dimoderatori oleh Prof. Dr. Hj. Hasniah Aliah, M.Si., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Materi berikutnya mengangkat strategi membangun kolaborasi internasional yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., Dekan FMIPA Universitas Negeri Malang. Sesi ini dimoderatori oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, yang turut berperan aktif dalam memfasilitasi diskusi antar peserta terkait penguatan jejaring global.
Selain itu, sesi mengenai tata kelola laboratorium memberikan wawasan terkait pengelolaan fasilitas riset yang efektif, efisien, serta berstandar internasional guna mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian. Agenda utama raker juga mencakup pembahasan program kerja MIPAnet ke depan guna memperkuat sinergi antar anggota.
Partisipasi Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Biologi UGM dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus berkontribusi aktif dalam jejaring nasional, khususnya dalam pengembangan bidang MIPA. Kehadiran ini juga diharapkan dapat memperluas peluang kerja sama antar perguruan tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Selain agenda rapat, kegiatan juga diisi dengan kunjungan laboratorium serta kunjungan industri yang memberikan wawasan tambahan terkait praktik terbaik dalam pengelolaan fasilitas dan penguatan link and match antara dunia akademik dan industri.
Melalui keikutsertaan dalam Raker MIPAnet 2026, Fakultas Biologi UGM menegaskan perannya sebagai bagian dari komunitas akademik nasional yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta daya saing global.
Ke depan, penguatan kolaborasi melalui jejaring seperti MIPAnet diharapkan semakin mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Biologi UGM. Upaya ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu biologi di Indonesia, tetapi juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan penguatan kemitraan global (SDG 4 dan SDG 17).
Pelatihan “Analisis Kuantitatif dan Kualitatif pada Sediaan Histologi (Imunohistokimia dan Analisis Semikuantitatif)” telah dilaksanakan pada tanggal 9–10 April 2026 di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peneliti mengenai teknik imunohistokimia, yaitu analisis histologis berbasis metode parafin yang memanfaatkan prinsip imunologi (antibodi) untuk mendeteksi protein atau antigen spesifik dalam jaringan. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya optimasi metode, kontrol mutu, serta pemecahan masalah dalam proses preparasi dan analisis sediaan yang mendukung terjaminnya pendidikan berkualitas (SDGs 4.)
Selama dua hari pelaksanaan, Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. dan Sefi Nur Anggaeni, S.Si. sebagai salah satu peserta dari Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan, Fakultas Biologi, UGM mendapatkan materi komprehensif yang mencakup dasar-dasar imunohistokimia dan kontrol mutu, teknik optimasi serta troubleshooting pewarnaan, hingga analisis hasil pewarnaan imunohistokimia. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktikum, termasuk analisis semikuantitatif melalui konversi fraksi area imunopositif menjadi skor, serta praktik langsung pewarnaan jaringan hepar, lien, cerebellum, dan medulla spinalis tikus menggunakan penanda Iba1 sebagai marker makrofag dan mikroglia. Pendekatan ini memberikan pengalaman aplikatif yang memperkuat pemahaman teoritis peserta. Narasumber dalam pelatihan ini adalah dr. Rina Susilowati, Ph.D. dan Dian Eurike Septyaningtrias, S.Ked., M.Sc., Ph.D.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh wawasan mendalam mengenai interpretasi hasil imunohistokimia secara semikuantitatif berdasarkan intensitas dan distribusi warna positif pada jaringan. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi di bidang histologi dan patologi, khususnya dalam mendukung penelitian berbasis analisis jaringan yang mendukung penguatan kehidupan sehat dan sejahtera (SDGs 3). Apresiasi disampaikan kepada Fakultas Biologi UGM atas dukungan baik moril maupun material yang memungkinkan partisipasi dalam kegiatan ini, dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pengembangan penelitian biologi ke depan serta memperkuat kolaborasi dengan FKKMK, UGM yang mendukung SGDs 17 (Kemitraan untuk mencapai tujuan).
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Sefi Nur Anggaeni
Yogyakarta, 11 April 2026 — TUK Bioteknologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi Kualifikasi Skema Kultur Jaringan II yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Atas, Ruang Kuliah 7, serta Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan ini menghadirkan asesor dari LSP Pertanian Malang, yaitu Ibu Ari Setyowati, M.P., yang bertugas melakukan asesmen terhadap kompetensi peserta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Acara dipandu oleh MC, Matin Nuhamunada, Ph.D. dan diawali dengan laporan oleh Ketua Pelaksana Uji Kompetensi Kultur Jaringan, Ibu Wahyu Aristyaning Putri, Ph.D. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Kegiatan ini kemudian secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc.
Lima belas peserta yang mengikuti uji kompetensi ini berasal dari 9 universitas dan perusahaan di Indonesia. Peserta terbagi kedalam dua jalur uji, yaitu portofolio dan observasi. Pada sesi pagi, seluruh peserta melaksanakan ujian tertulis kemudian dilanjutkan dengan wawancara untuk peserta jalur portofolio. Pada sesi siang, untuk peserta jalur observasi, dilaksanakan ujian praktik untuk menguji keterampilan teknis peserta dalam bidang kultur jaringan.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas (SDG No. 4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG No. 8) dan industri, inovasi, dan infrastruktur (SDG No. 9).
Melalui kegiatan uji kompetensi ini, diharapkan peserta memperoleh pengakuan kompetensi yang dapat mendukung pengembangan karier profesional sekaligus memperkuat daya saing di dunia kerja, baik di sektor akademik maupun industri.
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Universitas Gadjah Mada tahun 2026 telah dilaksanakan melalui rangkaian seleksi yang berlangsung sejak 19 Februari hingga 7 Maret 2026. Tahapan diawali dengan pendaftaran dan pengumpulan berkas pada 19 Februari hingga 3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan seleksi berkas oleh juri pada 4–7 Maret 2026, serta technical meeting peserta pada 5 Maret 2026.
Pada tahap seleksi berkas, peserta menyampaikan Capaian Unggulan (CU) yang dilengkapi dokumen pendukung, Naskah Gagasan Kreatif (GK) dengan tema “Asta Cita” sesuai bidang keilmuan, serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL ITP/IELTS/ACEPT/TOEIC/TOEP). Tahap seleksi final dilaksanakan melalui wawancara validasi Capaian Unggulan (CU) serta presentasi Gagasan Kreatif (GK). Berdasarkan keseluruhan rangkaian seleksi serta hasil penetapan pada 12 Maret 2026, Natasyabrina, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2024, ditetapkan sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 1 tingkat Fakultas Biologi Tahun 2026. Dalam kompetisi tersebut, Natasyabrina mengangkat gagasan kreatif berjudul “Inovasi Smart Label Biodegradable Berbasis Antosianin Buah Jamblang (Syzygium cumini) untuk Monitoring Kesegaran Ikan pada Implementasi Program Makan Bergizi Gratis.”
Sebagai kelanjutan seleksi pada tingkat universitas, Natasyabrina bersama 18 mahasiswa berprestasi lainnya dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada mengikuti kegiatan Supercamp yang diselenggarakan selama satu hari penuh pada 4 April 2026 di FMIPA UGM. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, Dr. Drs. Mustofa Anshori Lidinillah, M.Hum., dan dilanjutkan dengan tahapan seleksi akhir yang mencakup wawancara Capaian Unggulan serta presentasi Gagasan Kreatif. Dari rangkaian tersebut, diperoleh mahasiswa terbaik pada tingkat Universitas Gadjah Mada Tahun 2026.
Yogyakarta, 6 April 2026 — Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology (JTBB), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), telah sukses menyelenggarakan JTBB ASEAN Editor–Researcher Strategic Workshop 2026 secara hybrid pada tanggal 4–5 April 2026. Workshop ini merupakan bagian dari JTBB Advancement Program 2026 yang didanai oleh Hibah EQUITY dari UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh tim editorial JTBB sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas dan kuartil jurnal, serta mengundang para peneliti dari berbagai negara di kawasan ASEAN, sejalan dengan fokus regional JTBB yang menitikberatkan pada isu biodiversitas dan bioteknologi di ASEAN. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus meningkatkan relevansi dan daya saing JTBB di tingkat internasional, yang juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 Quality Education melalui peningkatan kualitas publikasi ilmiah, SDG 9 Industry Innovation and Infrastructure melalui penguatan ekosistem riset dan inovasi, SDG 15 Life on Land melalui dukungan terhadap penelitian biodiversitas, serta SDG 17 Partnerships for the Goals melalui kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN.
Workshop ini menghadirkan lima pembicara terkemuka sebagai representasi dari negara-negara ASEAN, yaitu Prof. Madya Ts. Dr. Muhammad Abdul Latiff Bin Abu Bakar dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (Malaysia), Prof. Jonathan A. Anticamara, Ph.D. dari University of the Philippines Diliman (Filipina), Dr. Faizah Haji Metali dari Universiti Brunei Darussalam (Brunei Darussalam), Prof. Kornsorn Srikulnath, Ph.D. dari Kasetsart University (Thailand), serta Assoc. Prof. Dr. Do Tan Khang dari Can Tho University (Vietnam). Melalui forum ini, JTBB berupaya memperkuat keterlibatan dengan komunitas riset ASEAN dengan menjembatani komunikasi antara editor, peneliti, dan asosiasi ilmiah, sekaligus memetakan tren riset serta dinamika publikasi di kawasan untuk memastikan keselarasan dengan fokus editorial jurnal. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperluas dan mendiversifikasi basis penulis dan reviewer JTBB, khususnya pada bidang-bidang riset spesifik, serta meningkatkan visibilitas dan dampak sitasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menuju target peringkat Q1 pada tahun 2030.
Pada hari pertama, 4 April 2026, workshop difokuskan pada pemaparan wawasan dari para pembicara terkait tren penelitian terkini, tantangan dalam publikasi ilmiah, serta peluang kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN. Diskusi yang berlangsung memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap penelitian regional dan membuka peluang bagi JTBB untuk semakin adaptif dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan. Selanjutnya, pada hari kedua, 5 April 2026, tim editorial JTBB melaksanakan diskusi internal untuk mengolah berbagai insight yang telah diperoleh dari para narasumber. Hasil dari sesi ini menjadi dasar dalam penyusunan rencana strategis JTBB ke depan, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas jurnal dan percepatan pencapaian target indeksasi pada kuartil Q1.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, JTBB menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai jurnal ilmiah bereputasi internasional yang tidak hanya responsif terhadap dinamika riset di kawasan ASEAN, tetapi juga aktif membangun ekosistem kolaborasi yang inklusif antara editor dan peneliti. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi JTBB sebagai platform publikasi ilmiah yang kredibel dan berdampak, sekaligus mendukung kemajuan riset biodiversitas dan bioteknologi di tingkat regional.
Translate »



























































