

Talkshow alumni dan mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada
Hari ke-2 Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Metamorphoself diawali dengan sesi Talkshow oleh pembicara mahasiswa yang telah berprestasi baik secara akademik maupun non-akademik. Talkshow dibawakan oleh moderator Ikhsan Maulana dengan empat pembicara yakni Basith Kuncoro Adji, Elory Leonard, Lalu Gunawan Fadliansyah, dan Ainurrizqi. Keempat pembicara tersebut telah banyak mengharumkan nama Fakultas Biologi di kancah nasional maupun internasional, seperti summer course, menjadi delegasi dalam seminar ilmiah, publikasi limiah, keaktifan di organisasi, hingga kejuaraan di bidang olahraga. Talkshow juga diadakan dengan pembicara dari alumni yang sudah sukses di bidang tertentu. Talkshow alumni dibawakan oleh moderator Nur Ahmad Rudin. Pembicara alumni yang diundang yakni Prof. Dr. Rosichon Ubaidillah, M.Phill. yang menjabat sebagai profesor riset di bidang zoologi LIPI, khususnya di keilmuan entomologi, Letkol Ckm Nurhadiyanta, S. Si, M. Si. yang Kepala Sub Instalasi Produksi Indonesia Army Cellcure Center RSPAD Gatot Soebroto, dan Drs. Eddy Setiabudi, M. S. yang merupakan pemilik batik Juwita Yogyakarta. Masing-masing pembiacara alumni mewakilkan bidang profesi yang bekerja murni di bidang biologi hingga bidang wirausahawan namun berbasis ilmu biologi. Pada PPSMB hari ke-2 juga diisi materi oleh perpustakaan Fakultas Biologi terkait prosedur peminjaman koleksi hingga pelatihan akses e-journal melalui laman perpustakaan UGM. Tiga belas KS/Lembaga pun mendapat kesempatan untuk memperkenalkan diri secara singkat, supaya para mahasiswa baru bisa mengetahui bahwa ada banyak kegiatan mahasiswa yang bisa dipilih selama berkuliah di Fakultas Biologi.
Rangkaian closing ceremony dimulai dengan outbound, para mahasiswa baru diberikan petunjuk tentang suatu tempat dimana mereka bisa menemukan huruf dan lambang salah satu KS/Lembaga Biologi. Huruf dan lambang tersebut kemudian disusun sesuai urutan hingga membentuk kalimat “Selamat Datang Mahasiswa Baru Fakultas Biologi 2018”, terdapat pula selebrasi dengan penampilan musik hingga kejutan ‘bom air’ dan holy powder dari keluarga mahasiswa Fakultas Biologi. Apresiasi kemudian diberikan kepada tiga mahasiswa atas poster terbaik dan kelompok terbaik, serta Biologi putra dan Biologi putri terbaik. Acara PPSMB Fakultas Biologi 2018 kemudian secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Biologi dan dilanjutkan dengan foto bersama. Semoga kedepannya para mahasiswa baru dapat berproses dengan penuh semangat selama berkuliah di Fakultas Biologi. Selamat datang Gamada Biologi 2018!

Buah pisang buah mangga, buah delima buah bergizi
saya senang saya bangga, diterima di Fakultas Biologi!
Dekan Fakultas Biologi UGM




Kemudian pada sesi kedua seluruh peserta berpindah tempat menuju Fakultas Biologi UGM guna melanjutkan pelatihan dengan topik tentang akses e-resources yg dimiliki UGM. Pada sesi kedua ini acara di mulai pukul 13.00 sampai pukul 15.00 dengan lokasi di ruang pelatihan Perpustakaan Fakultas Biologi UGM. Narasumber pada sesi ini disampaikan oleh Purwani Istiana, SIP., M.A dengan materi tentang pengetahuan dan ketrampilan cara mengakses format digital atas fitur-fitur yang ada dalam format digital yang disediakan perpustakaan UGM. Pengetahuan tentang sumber-sumber informasi digital yang dapat diakses oleh mahasiswa, serta strategi mengakses sumber informasi ilmiah yang layak dijadikan rujukan juga penting dipahami dan diketahui oleh mahasiswa. Pada kesempatan ini juka dikenalkan tentang bagaimana cek antiplagiasi menggunakan fitur AIMOS serta tips dan trik dalam membekali Mahasiswa Baru yang akan mendapatkan pelatihan serupa di waktu yang akan datang.
Pada hari pertama ditutup dengan praktikum secara dry lab, yaitu analisis Miseq data filtering using Mothur. Peserta diharuskan register terlebih dahulu pada eLOK sebagai platform eLearning yang dikembangkan oleh UGM untuk mengikuti pelatihan ini secara komprehensif dan berkelanjutan, selain itu peserta melakukan registrasi di usegalaxy.org sebagai server online dalam menjalankan Mothur. Output yang diperoleh berupa data dengan ekstensi (.biom) dari data yang diolah dengan Mothur pada platform Galaxy selanjutnya divisualisasi menggunakan PHINCH dan Krona. Pada hari kedua, peserta melanjutkan analisis data output pada hari pertama yang diawali dengan mengeksplorasi metadata di EBI-Metagenomics sebagai data komparatif. Peserta diberikan keleluasaan dalam mengeksplorasi data untuk lebih mengenal konsep metagenomics khususnya metabarcoding dalam pelatihan kali ini. Selanjutnya komparasi data dilakukan dengan menggunakan software Megan. Interpretasi data yang dilakukan meliputi Taxanomical Analysis dan Functional Analysis. Sebelum penutupan, peserta diberikan materi tambahan terkait analisis fungsional menggunakan PICRUST dan software STAMP. Tema ke-4 ditutup oleh Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc.,Ph.D. yang dilanjutkan dengan foto bersama. Respon positif dilontarkan oleh peserta secara umum dan mengharapkan adanya kelanjutan dari pelatihan ini. (Wiko/Humas Panitia)
Kastrasi adalah proses membuang bagian bunga jantan pada bunga hemafrodit, dengan cara membuka mahkota bunga dan membuang serbuk sari sebelum terjadi persarian/polinasi sendiri. Bunga dipilih yang tumbuh normal, bebas hama penyakit, dan masih kuncup yang diperkirakan keesokkan harinya akan mekar. Mahkota bunga dibuka dengan menggunakan pinset kecil atau tusuk gigi. Seluruh kepala sarinya dibuang dan dilakukan dengan hati-hati agar tangkai putik tidak terluka atau patah. Sedangkan polinasi sendiri dilakukan dengan membuang mahkota bunga jantan, kemudian menempelkan atau mengusapkan serbuk sari bunga jantan ke kepala putik bunga hemafrodit labu. Setelah kastrasi dan polinasi dilakukan, maka bunga harus kembali ditutup dengan menggunakan kertas wajik. Supaya persilangan berhasil perlu diketahui tujuan dan prioritas persilangan serta sifat-sifat penting varietas atau spesies tetua yang akan disilangkan, terutama biologi bunga dan teknik persilangan. Labu susu ini merupakan satu produk ungulan yang jika dikembangkan secara maksimal bisa menaikkan perekonomian warga dan dapat digunakan sebagai produk pertanian unggulan di Desa Madurejo.

