• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Pos oleh
  • hal. 67
Pos oleh :

adminbio

Tim Gama Melon Lakukan Survey dan Diskusi Pengembangan Greenhouse Hidroponik bersama PT. Global Agro Tangguh dan INSTIPER Yogyakarta

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Kamis, 25 November 2021

Program Hibah Matching Fund-Kedaireka merupakan salah satu bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk meningkatkan kebermanfaatan dan relevansi pengembangan antara ilmu dan teknologi di perguruan tinggi agar selaras dengan pemenuhan kebutuhan atau permasalahan dunia usaha dan industri (DUDI) dan masyarakat serta mengharapkan mahasiswa dapat memperoleh pembelajaran langsung dari permasalahan nyata yang ada di dunia industri maupun masyarakat. Hibah Program Matching Fund dari platform Kedaireka berhasil diperoleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., sebagai salah satu dosen dan peneliti sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM. Judul program Matching Fund – Kedaireka dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. yaitu “Pengembangan dan Hilirisasi Produk Pertanian Unggul Gama Melon sebagai Komoditas Andalan”.

Slide 4
Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 5

Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., bekerjasama dengan PT. Global Agro Tangguh dalam menjalankan program ini. Melalui kerjasama Perguruan Tinggi (PT), yakni Fakultas Biologi UGM dan mitra dunia usaha dan industri (DUDI), yaitu PT. Global Agro Tangguh, nantinya diharapkan dapat bermanfaat untuk membangun kerjasama dalam pengembangan optimalisasi aktivitas budidaya melon serta mengkomersialisasikan produk riset guna meningkatkan perekonomian dari sektor hortikultura, khususnya komoditas melon.

Dalam rangka pelaksanaan dan melakukan kegiatan Matching Fund, pada hari Selasa, 23 November 2021 mahasiswa yang tergabung dalam tim Gama Melon bersama Almudi Khurniawan selaku Direktur PT. Global Agro Tangguh dan Igor Gadira sebagai founder ISGA (INSTIPER Smartfarming Greenhouse Academy) melakukan survey salah satu greenhouse tim Gama Melon yang berlokasi di Madurejo, Kapanewon Prambanan. Rencananya greenhouse tersebut akan diperbarui dengan sistem penanaman hidroponik setelah sebelumnya dilakukan diskusi dan kunjungan greenhouse bersama di kampus INSTIPER Maguwoharjo dan Donoharjo, Kabupaten Sleman.

Pada survey ini tim berdiskusi tentang persiapan alat dan bahan dalam perbaikan greenhouse sistem hidroponik, teknik perawatan tanaman, pengecekan kualitas sumber air, pengecekan kendala-kendala yang kemungkinan akan dihadapi, dll. Pelaksanaan program ini diharapkan dapat menambah inovasi dan mengevaluasi guna memajukan serta mendorong pengembangan dan hilirisasi produk-produk pertanian unggul dari ‘Gama Melon’ sebagai komoditas andalan. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan jiwa berwirausaha pada mahasiswa yang tergabung ke dalam tim Matching Fund – Kedaireka.

 

Ngobras Edisi Spesial ke-3: Prospek Ekspor Tanaman Hias dan Aplikasi Biologi dalam Pengembangan Inovasi Bisnis

Rilis BeritaTajuk Senin, 22 November 2021

Merebaknya pandemi pada awal tahun 2020 lalu di seluruh dunia membuat perubahan dalam pola kehidupan manusia, tidak hanya sistem kerja tapi juga life style. Beberapa trend bermunculan salah satunya adalah munculnya hobi merawat tanaman hias. Hobi ini tidak hanya muncul di Indonesia, tapi diseluruh belahan dunia dengan beberapa spesies tanaman hias andalan seperti Monstera sp., Hoya sp., Philodendron sp., dll. Jenis tanaman hias yang digandrungi adalah tanaman dengan variasi unik pada daun, baik dari segi bentuk maupun warna. Hampir seluruh jenis tanaman hias tersebut merupakan tanaman yang dapat dengan mudah ditemukan di hutan tropis sebagai bagian dari biodiversitas Indonesia.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Potensi yang sangat besar dalam pengembangan tanaman hias dari segi bisnis berhasil dilirik oleh sebuah startup di Yogyakarta yang mengembangkan marketplace ijoijo.com. Melalui marketplace yang dikembangkan dengan target pasar luar negeri telah berhasil melakukan ekspor berbagai tanaman hias ke 13 negara. Keberhasilan ijoijo.com sebagai startup yang baru berkembang layak dijadikan sebuah model pengembangan bisnis rintisan. Melalui program Matching Fund – Kedaireka Fakultas Biologi yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. bersama mitra indutsri PT. Global Agro Tangguh yang dipimpin oleh Almudi Khurniawan memberikan webinar pembelajaran bisnis yang terintegrasi dengan riset melalui Webinar Series Fakultas Biologi UGM, yaitu Ngobras.

Ngobras (Ngobrol Santai) yang diselenggarakan kali ini merupakan edisi spesial ketiga yang bekerjasama dengan program Matching Fund – Kedaireka. Ngobras edisi spesial ketiga ini dilaksanakan pada tanggal 20 November 2021, dimulai dari pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.30 WIB. Ngobras edisi spesial ketiga, selain mengundang Triadi Goyo Nugroho selaku CEO dan Founder ijoijo.com juga mengajak peneliti dan akademisi memberikan pandangan dan perspektif riset yang berpeluang dikembangkan sebagai bisnis yang dipaparkan oleh Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. dari Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM.

Pada kesempatan ini, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. bersama Almudi Khurniawan memberikan opening speech dan membuka kegiatan. Pimpinan tim Matching Fund – Kedaireka ini berharap Ngobras ini menjadi salah satu sarana mengenalkan dunia bisnis bagi mahasiswa khususnya di bidang Biologi. Setelah itu dilanjutkan dengan paparan dari setiap narasumber serta diskusi.

Secara khusus Triadi Goyo Nugroho menjelaskan profil perusahaan dan latar belakang bisnis ini berjalan. “ijoijo.com merupakan salah satu marketplace resmi di Australia dan saat ini fokus dengan target pasar luar negeri melalui ekspor” ujarnya. Secara spesifik Triadi juga menjelaskan bahwa sangat banyak jenis tanaman hias Indonesia yang diminati oleh penghobi tanaman hias Eropa dan Amerika. “Yang menjadi kuncinya adalah kita mengenalkan dan memasarkan produk tepat sasaran, sistem dan administrasi ekspor tidak jauh lebih sulit serta bisa dipelajari” ujarnya. Selain itu Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. menyampaikan potensi kultur jaringan tumbuhan dalam mendukung permintaan yang besar pada tanaman hias. Lebih lanjut Bagus juga menjelaskan beberapa perlakuan dari kultur jaringan tumbuhan yang dapat mencipatakan variasi unik sebagai nilai tambah bagi tanaman hias.

Pada penutupan acara, Prof. Budi Daryono selaku ketua program Matching Fund – Kedaireka dan sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM menangkap peluang untuk kerjasama dan pengembangan lebih lanjut. “Bayam berbiji di pinggir kali, mari kita bersinergi” ujarnya dalam memberikan pantun penutup kegiatan Ngobras Edisi Spesial ketiga bersama Kedaireka.

Mengusung Tema “Bekerja Bahagia, Bersama Meraih Prestasi”, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Workshop Pengembangan Diri SDM dan Family Gathering

Rilis BeritaTajuk Senin, 22 November 2021

 

Pada Sabtu, 20 November 2021 diselenggarakan acara Workshop Pengembangan Diri SDM yang digabung dengan acara Family Gathering dalam rangka Dies Natalis ke-66 Fakultas Biologi UGM secara daring melalui zoom meeting dan luring terbatas di Lobi Gedung B Fakultas Biologi UGM. Acara tersebut berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 14.00.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc. Dalam sambutannya, Bapak Slamet menyampaikan bahwa acara ini merupakan acara gabungan dari Workshop Pengembangan Diri SDM dan Family Gathering yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-66 Fakultas Biologi UGM. “Bekerja Bahagia, Bersama Meraih Prestasi”, ini merupakan slogan yang luar biasa. Kita harus bahagia dalam menjalankan semua tugas-tugas kita sehingga dapat meraih prestasi yang diharapkan. Dalam acara ini kita diharapkan dapat saling bersilaturahmi dan saling menyapa, sehingga kita bisa lebih meningkatkan potensi kita dalam meningkatkan kinerja. Mengakhiri sambutannya, Bapak Slamet menyampaikan sebuah pantun “Pohon randu banyak durinya, tangan bermain kaki melangkah, semangat pagi dengan gembira semoga kita mendapatkan berkah”.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Prof. Budi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua Dosen dan Tenaga Kependidikan yang mengikuti secara daring maupun luring terbatas. Panjatan puji dan syukur disampaikan kepada Alloh SWT, Tuhan yang Mahaesa, yang telah memberi banyak sekali kebaikan kepada kita salah satunya kesehatan dan kesempatan. Membalas pantun dari Ketua Panitia, Prof. Budi berpantun “Bunga melati mekar berseri, indah mewangi di Taman Sari, Bapak dan Ibu Dosen serta Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi, selamat menikmati workshop dan family gathering dengan bahagia dan senang hati”

Selanjutnya Bapak Dekan menyampaikan bahwa sejak adanya pandemi Fakultas Biologi UGM tidak pernah kendor dalam memperingati Dies Natalis. Atas nama Fakultas, Bapak Dekan mengucapkan terima kasih kepada panitia Dies yang telah bekerja sejak bulan April sampai November 2021 yang telah luar biasa melaksanakan tugas dalam semua rangkaian acara Dies. Dengan mengucap bismillah, Bapak Dekan dengan resmi membuka acara workshop dan family gathering pada kesempatan kali ini. Bapak Dekan menutup sambutan dengan pantun “Bayam berbiji di pinggir kali, salam lestari dari Fakultas Biologi”

Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan pemutaran video yang dikirimkan oleh semua unit kerja yang ada di Fakultas Biologi UGM. Untuk tahun ini karena masih masa pandemi, family gathering dikemas dalam format lomba kreativitas antar unit kerja. Semua unit kerja harus berpartisipasi untuk membuat video kreativitas tanpa dibatasi kriterianya dan diberi waktu sekitar 1 minggu kepada semua unit kerja untuk menyiapkan. Pada saat acara family gathering semua unit kerja telah mengirimkan video kreativitasnya ke panitia, dan terkumpul sejumlah 24 video. Pada kesempatan kali ini, unit kerja yang ikut berpartisipasi adalah Laboratorium Biokimia, Laboratorium Bioteknologi, Laboratorium Ekologi dan Konservasi, Laboratorium Entomologi, Laboratorium Fisiologi Hewan, Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Sistematika Hewan, Laboratorium Sistematika Tumbuhan, Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan, Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan, Bagian Akademik S1, Bagian Akademik Pascasarjana, Bagian Tata Usaha, UP P2KMKA dan UP Akademik, Bagian SDM, Bagian Keuangan, Museum Biologi, Perpustakaan, Bagian Keamanan, Bagian Kebersihan, Sekretariat Dekanat, dan Rapim. Semua video ditampilkan pada saat acara dan akan dilakukan voting dari semua peserta untuk memilih pemenang video terbaik.

Slide 5
Slide 2
Slide 3
Slide 6
Slide 7
Slide 1
Slide 4

Tepat pukul 10.30 acara dilanjutkan Workshop Pengembangan Diri SDM dengan narasumber Bapak Drs. Ario S. Setiadi, M.M, Ph.D, CPM, ACIM,CHRM. Beliau merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM yang saat ini menjabat sebagai Pengurus Pusat Kabiogama periode 2021—2026. Dalam paparannya, Bapak Ario yang lebih senang dipanggil dengan sebutan Mas Ario ini menyampaikan bahwa kebahagiaan bersumber pada bagaimana cara kita berpikir. Mas Ario mengilustrasikan bagaimana kalau kita memandang keluar lewat jendela kaca. Bagaimana pemandangan kalau kita pandang dengan jendela kaca yang kotor dan jendela kaca yang bersih. Pola pikir kita harus kita rubah, bagaimana kita memandang sesuatu, bagaimana kita menikmati sesuatu itu. Bahagia saat bekerja ada formulasinya, produktivitas kerja dapat didukung saat kita merasa bahagia. Ada 5 strategi untuk meningkatkan produktivitas kerja, yaitu being happy at work, prioritizing your task, structured calendar, better to do lists, tracking your time. Dan untuk mencapai kesuksesan kita harus mencintai pekerjaan sepenuh hati, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, memfokuskan diri pada suatu hal, mendorong diri secara fisik dan mental, berpikir kreatif dan inovatif, terus belajar memperbaiki diri dan menjadi yang terbaik, memberikan pelayanan terbaik, gigih menghadapi kegagalan dan hambatan (Richard St. John).

Pada akhir acara diumumkan pemenang lomba kreativitas antar unit kerja yang didapat berdasar hasil voting peserta. Dan yang keluar sebagai pemenang adalah: juara 1 Bagian Kebersihan, juara 2 Bagian SDM, juara 3 UP P2KMKA dan UP Akademik, juara harapan 1 PK4L, dan juara harapan 2 Bagian Akademik Pascasarjana. Pada acara ini juga dibagikan banyak doorprize yang diterima oleh peserta.

Sebagai penutup acara, semua peserta membaca doa yang dipimpin oleh Arief Muammar, S.Si., M.Sc.

Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Fakultas Biologi UGM dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi

Kerja SamaTajuk Jumat, 19 November 2021

Kerja sama antara Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Jambi dengan Fakultas Biologi UGM semakin erat dengan adanya Penandatangan MoU antar kedua Fakultas tersebut. Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Biologi Tropika pada hari Kamis, 18/11/2021 dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Rombongan FST Universitas Jambi sebanyak 5 orang yang terdiri dari Dekan FST Universitas Jambi, Prof. Drs. Damris M, M.Sc., Ph.D, Dr. Tedjo Sukmono, M.Si (Wakil Dekan I), Dr.Revis Asra, M.Si, (Wakil Dekan II). Ade Adriadi, S.Si, M.Si, (Perwakilan Prodi Biologi), dan Amzu Yusnimar tenaga pendidik di Fakultas tersebut.

Slide 1
Slide 2

Acara ini diawali dengan pemaparan profil Fakultas Biologi UGM oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si.,M.App.Sc (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni). Acara berikutnya sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc  yang menyampaikan bahwa wilayah Jambi termasuk daerah dengan Biodiversitas yang tinggi yang sangat perlu untuk terus digali dan dijaga potensinya. Disampaikan pula bahwa sudah banyak alumni Fakultas Biologi UGM yang berkontribusi untuk pengelolaan biodiversitas di Indonesia yang bisa diajak untuk bekerjasama dan bersinergi. Sambutan pun ditutup dengan sebaris pantun yang saling berbalas antar Dekan kedua Fakultas tersebut. Dalam kesempatan ini pula, Prof. Drs. Damris M, M.Sc., Ph.D juga menyampaikan bahwa kedatangan beliau tersebut untuk menjalin silaturahmi antara sesama anggota KOBI dan ingin saling belajar serta bertukar pikiran. Beliau menyampaikan bahwa FST Universitas Jambi masih terbilang muda dan masih membutuhkan banyak masukan untuk perbaikan dan kemajuan. Penandatanganan MoU ini merupakan sebuah langkah awal untuk menjalin kerja sama dan kebersamaan antar kedua Sivitas Akademika. Semoga ke depan apa yang menjadi rencana dan program antar Fakultas tersebut terealiasasi dan semakin saling bersinergi.

Audiensi Fakultas Biologi UGM-KJRI Hamburg

Kerja Sama Jumat, 19 November 2021

Pada hari Jumat, tanggal 12 November 2021 pukul 20.00 WIB telah dilangsungkan audiensi Fakultas Biologi UGM dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg secara online melalui zoom meeting. Dari pihak fakultas Biologi, pertemuan dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr., Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eko Agus Suyono, M.App., Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat Kerjasama dan Alumni, Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech. (Ph.D. Cand.) selaku dosen dari Fakultas Biologi yang sedang melakukan tugas belajar di Gottingen University, Jerman, dan Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku ketua Office International Affairs, Fakultas Biologi UGM. Sedangkan dari pihak KJRI Hamburg, pertemuan dihadiri oleh Bapak Ardian Wicaksono selaku Konsul Jenderal RI Hamburg dan Ibu Rospinda Saragih selaku Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya  KJRI Hamburg.

Audiensi ini bertujuan untuk membahas kerjasama penelitian dan akademik yang akan dilakukan oleh Fakultas Biologi UGM dan Gottingen University. Pada awal diskusi, Dr. Eko Agus Suyono, M. App., Sc. melakukan presentasi untuk memperkenalkan gambaran umum Fakultas Biologi yang meliputi minat studi yang ada di Fakultas Biologi, akreditasi yang sudah diraih oleh Fakultas Biologi, topik riset unggulan, fasilitas, jumlah mahasiswa dan lulusan S1, S2, S3, serta kerjasama internasional yang dilakukan oleh Fakultas Biologi. Setelah pemaparan tersebut, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr., Sc. mengemukakan bahwa Fakultas Biologi sudah pernah menginisiasi kerjasama dan melakukan kunjungan langsung ke Gottingen University pada tahun 2019, namun kelanjutan kerjasama terhambat karena pandemi Covid-19, sehingga harapannya pada pertemuan ini, KJRI Hamburg dapat menjembatani keberlanjutan kerjasama ini.

Keberlanjutan dari audiensi ini adalah pengajuan draft MoU antara Fakultas Biologi UGM kepada Gottingen University yang akan dijembatani oleh KJRI Hamburg. Kerjasama yang akan diajukan adalah student exchange, seminar, kolaborasi riset dan publikasi serta dual degree program. Selain itu Fakultas Biologi juga berencana akan melakukan kunjungan ke Gottingen University pada pertengahan tahun depan, sekaligus memperingati 70 tahun kerjasama Indonesia dengan Jerman.

Harapannya semoga inisiasi kerjasama ini dapat berlanjut sehingga dapat meningkatkan sinergi dan reputasi Fakultas Biologi UGM khususnya di bidang akademik dan riset terutama tentang biodiversitas tropika Indonesia.

Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM Berikan Pelatihan Mengenai Pembuatan Pakan Ikan Alternatif Berbasis Living Natural Resources

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Jumat, 19 November 2021

Desa Hargowilis merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY.  Desa Hargowilis memiliki berbagai potensi wilayah, baik dari segi kesediaan lahan maupun estetika lingkungan yang digunakan sebagai destinasi wisata. Perekonomian masyarakat Desa Hargowilis sebagian besar bergantung pada 3 sektor, yaitu sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Kelompok peternak Dompet Dhuafa merupakan kelompok warga yang mayoritas memiliki mata pencaharian sebagai peternak di Dusun Klepu. Dusun Klepu merupakan salah satu dusun di Desa Hargowilis dengan wilayah perbukitan dan bersebelahan dengan area Hutan Lindung Kulon Progo. Masyarakat umumnya bergantung pada hasil perikanan, namun pendapatan masyarakat tersebut kurang menentu setiap bulannya. Sektor perikanan yang dikembangkan oleh masyarakat menjadi kurang efektif, mengingat harga pellet komersil yang biasa digunakan sebagai sumber pakan ikan meningkat pada masa pandemi ini. Oleh karena itu penting untuk melakukan inovasi dalam penyediaan pakan bagi ikan budidaya salah satunya adalah dengan menggunakan pakan alternative berbasis sumber daya alam hayati.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Larva maggot lalat BSF dan tanaman mata ikan (Azolla microphylla) dipilih sebagai bahan utama pembuatan pakan ikan alternative. Kedua bahan tersebut dipilih karena selain dapat diperoleh dengan mudah dan harga yang murah, tetapi berpotensi menghasilkan produk dengan kualitas yang tinggi. Larva maggot memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu 32,31 % dan mampu disinergikan dengan program pengelolaan limbah organik hasil sektor pertanian dan limbah rumah tangga. Tanaman mata ikan memiliki siklus hidup yang cepat karena mampu menggandakan diri dalam waktu 2-10 hari. selain itu, tanaman mata ikan juga memiliki kandungan protein sebanyak 24-30% dari total berat kering dengan asam amino yang lengkap dan serat kasar antara 15-17%.

Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi dengan ketua bapak Drs. Trijoko, M.Si. yang didukung oleh 5 mahasiswa yaitu M. Syafiatol Huda, Maulana Dias Pratama, Alfian Nur Prastyo, Abdul Aziz dan Azima Farida, telah melaksanakan pelatihan pembuatan pakan alternative berbasis Living Natural Resources di Desa Hargowilis. Pelatihan dilakukan dalam bentuk pematerian dan praktik langsung secara luring dengan tetap menerapkan protocol kesehatan Covid-19. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari sabtu, 23 Oktober 2021 pukul 13.30-15.00 WIB yang dihadiri oleh Bpk. Haryono, S.T. selaku Kepala Dusun Klepu, Bpk. Sukaryono selaku ketua kelompok tani, dan 12 orang perwakilan dari anggota kelompok tani. Pelatihan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai budidaya larva maggot dan tanaman mata ikan, serta memberikan pemahaman mengenai teknik produksi pakan ikan alternative berhasis Living Natural Resources.

Pelatihan pembuatan pakan ikan alternative diawali dengan pematerian yang dipandu oleh M. Syafiatol Huda dan dilanjut dengan praktik budidaya dan pembuatan pakan ikan secara langsung. Sub-topik materi yang disampaikan berupa teknik budidaya larva maggot, teknik budidaya tanaman mata ikan, dan teknik proses pembuatan pakan ikan.  Pelatihan diakhiri dengan implementasi materi dengan praktik langsung baik teknik budidaya maupun proses pembuatan pakan ikan. Melalui pelatihan ini diharapkan kelompok tani yang berkecimpung disektor perikanan mampu memproduksi pakan ikan secara mandiri dengan prinsip low cost namun tetap memiliki kualitas pakan yang tinggi, sehingga hal tersebut mampu meningkatkan kualitas ekonomi dari masyarakat Desa Hargowilis.

 

Kunjungan Nogotirto Algae Park oleh Masyarakat Moyudan

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Jumat, 19 November 2021

Pada tanggal 3 Oktober 2021, Bapak Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App. Sc. selaku dosen pembimbing program MBKM beserta mahasiswa anggota MBKM yang beranggotakan Vincent Timotius, Alfi Dilla Putri, dan Erik Lawijaya melakukan penerimaan kunjungan tamu oleh warga Desa Moyudan di Laboratorium Nogotirto Algae Park. Kunjungan ini dilakukan secara luring, dengan tujuan memberi wawasan tambahan kepada masyarakat mengenai teknik kultivasi mikroalga secara massal yang telah dilakukan di Nogotirto Algae Park, beserta pengamatan awal untuk perencanaan pelatihan kultivasi yang akan dilakukan bersama warga selanjutnya. Kegiatan di mulai dengan keberangkatan Dosen Pembimbing dan mahasiswa anggota MBKM menuju Nogotirto Algae Park pada pukul 15:00, dan sampai pukul 15:30. Sesampainya di lokasi, dosen pembimbing dan mahasiswa melakukan persiapan dan pematangan materi yang akan disampaikan kepada warga saat kunjungan.

Slide 1
Slide 2

Warga Desa Moyudan tiba pada lokasi pada pukul 16:00, di sambut oleh Bapak Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App. Sc., mahasiswa anggota MBKM, serta Bapak Tri, selaku pengurus Nogotirto Algae Park. Kunjungan warga di awali dengan pengenalan warga terkait upscaling kultivasi mikroalga, dari penumbuhan bibit kultur, hingga kultivasi semi-massal pada bak dan ember dengan metode bubbling. Tidak hanya itu saja, Bapak Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App. Sc. dan Bapak Tri juga menunjukkan berbagai produk akhir dari kultivasi mikroalga, serta spesifikasi peralatan yang digunakan untuk menjamin kualitas budidaya mikroalga.

Banyak pertanyaan yang diajukan masyarakat terkait metode kultivasi alga, dari produk apa saja yang mungkin dibuat dan metodenya, hingga spesifikasi alat, dan alternatif apa saja yang dapat dipakai untuk melengkapi sistem budidaya. Warga tidak malu dan tampak antusias mengikuti kegiatan kunjungan di Nogotirto Algae Park. Kegiatan di akhiri pada pukul 17:00, dengan foto bersama masyarakat, dosen pembimbing, serta mahasiswa MBKM, dan ucapan terima kasih atas kunjungan masyarakat.

Final Program PkM-MBKM 2021 Fakultas Biologi UGM dengan Mitra PKBM Ibnu Hajar Ds. Sirahan Salam Magelang: Best-practice literasi PKBM dalam budidaya lebah polinator sebagai pendukung kelestarian alam dan perekonomian desa yang mandiri

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Jumat, 19 November 2021

Di PKBM Ibnu Hajar Salam Magelang, merupakan salah satu kawasan desa yang memiliki banyak potensi agrowisata yang dapat dijadikan pendukung ekonomi masyarakat . Potensi wisata yang berkembang pesat dengan kearifan lokal dan ekosistem yang sesuai untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)  perlu diwujudkan LITERASI PKBM dengan sinergisme kelestarian alam serta biodiversitasnya dengan implementasi budidaya serangga (lebah) pollinator. Kegiatan ini menjadi bagian pokok program PkM-MBKM tim mahasiswa Fakultas Biologi  UGM di Ds. Sirahan, Salam Magelang Jawa Tengah pada semester I 2021/2022. Kegiatan telah berlangsung sejak Juni 2021 dan berakhir di Bulan November 2021. Kegiatan meliputi tahapan persiapan dan pemantapan MoU Fakultas dengan Mitra PKBM Ibnu Hajar, dilanjutkan kunjungan tim PkM-MBKM dengan Pengurus PKBM terkait topik pengabdian yang akan diimplementasi untuk pembelajaran baik dari Mahasiswa Tim MBKM dan juga masyarakat Ds. Sirahan Salam sebagai pelaku kerjasama program ini untuk kepentingan peningkatan literasi kelestarian alam dan biodiversitasnya dengan implementasi budidaya lebah polinator ( lebah klanceng ). Tahap Pelaksanaan dilakukan dengan diawali sosialisasi program dan pengenalan lebah klanceng serta budidayanya pada Bulan Juni 2021, dilanjutkan dengan pembuatan model Rumah Lebah Polinator sebagai sarana edukasi literasi peran serangga polinator dan untuk sarana keberlanjutan program perkembang-biakan koloni lebah yang kontinyu. Hal ini menjadikan inspirasi untuk tidak saja mengenalkan serangga sebagai polinator namun juga dapat memperdayakan budidaya lebah klanceng dengan hasil-hasil yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi warga desa dengan mengolah budidaya yang menghasilkan produk bernilai ekonomi yaitu utamanya Madu dan Propolis Lebah. Pemberdayaan masyarakat Ds. Sirahan Salam melalui Pelatihan PKBM Ibnu Hajar ini ditingkatkan dengan media literasi pembelajaran baik berupa poster maupun video pembelajaran yang mempermudah pemahaman terkait Budidaya dan Proses Pemanenan Produk Lebah Klanceng. Program PkM MBKM ini diakhiri dengan pelatihan secara mandiri dari warga desa untuk saling berbagi literasi PKBM untuk penguatan pemahaman tentang “Kelestarian Alam dan Biodiversitasnya dengan i-Implementasi Budidaya Lebah Polinator ( Lebah Klanceng )”.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Tim PkM MBKM Fakultas Biologi ini telah mengambil peranannya dengan baik dan diterima masyarakat sebagai pengemban tridharma PT untuk turut peduli dan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian bersama Mahasiswa MBKM (Merdeka Belajar kampus Merdeka) berbasis keilmuan baik itu ilmu dasar yang selaras dengan implementasi untuk kesejahteraan umat. Oleh karena itulah dibutuhkan mitra kerjasama yang mampu memperkuat untuk program-program inovasi keilmuan yang bernilai “lebih” dalam pemberdayaan masyarakat sehingga PKBM Ibnu Hajar menjadi mitra yang tepat dan sejalan sebagai gerbang kekuatan untuk menopang perekonomian masyasrakat desa dalam masa masa sulit seperti saat ini (pandemi covid-19). Sinergisme kelestarian alam melalui keberhasilan polinasi dan pemberdayaan budidaya serangga pollinator ini menjadikan awal kegiatan best-practice PKBM menuju kawasan pusat edu-wisata Ds. Sirahan Salam yang “bernilai” sebagai rujukan destinasi wisata berbasis eko-wisata yang dikelola dengan sistem kearifan lokal dan kultur “natural” berkonsep ESD (Education for Sustainable Development). Dengan demikian tak heran, dengan konsep edukatif sinergisme aspek aspek kelestarian ini, layaklah tempat ini menjadikan kawasan pusat pembelajaran eko-wisata yang “favourit” di Magelang Jawa Tengah dan D.I. Yogayakarta tentunya.

Pelatihan Pemanenan Kultivasi Mikroalga Skala Kecil Masyarakat Moyudan

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Kamis, 18 November 2021

Pada tanggal 24 Oktober 2021, Tim mahasiswa anggota MBKM Pengabdian Desa bimbingan Bapak Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App. Sc. telah melakukan penyuluhan dan demonstrasi mengenai proses pemanenan kultivasi mikroalga skala kecil secara luring kepada warga Desa Moyudan. Kegiatan yang dilakukan di hari tersebut merupakan kelanjutan dari penyuluhan pembibitan kultivasi mikroalga yang telah dilakukan sebelumnya di lokasi. Warga Desa Moyudan antusias untuk mengikuti pelatihan pemanenan kultivasi mikroalga di Desa Moyudan. Kegiatan berlangsung tentunya dengan menaati protokol kesehatan yang ada.

Slide 1
Slide 2

Mahasiswa MBKM tiba di lokasi pada pukul 10.00 WIB kemudian kegiatan dimulai. Pelatihan pemanenan kultivasi  mikroalga skala kecil dimulai dengan penyuluhan singkat terkait proses pemanenan kultivasi mikroalga yang secara umum dapat dipanen setiap akhir minggu yaitu di hari ke 7 dan dikeringkan 3-5 hari dibawah sinar matahari untuk diolah menjadi pakan ternak, setelah itu diikuti pengenalan alat dan bahan yang digunakan terdiri dari kultur mikroalga, saringan, kain saring T200, kain saring T54, scrapper, gayung, ember kosong, serta wadah plastik. Kegiatan selanjutnya adalah demonstrasi pemanenan kultivasi mikroalga Spirulina platensis berupa pemasangan kain saring T200 di atas saringan kemudian diambil air kultur mikroalga dituang ke saringan lalu biomassa yang terkumpul diambil dan diletakkan di atas kain saring T54 yang diletakkan pada wadah plastik kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari. Setelah itu dilanjut dengan peremajaan kultur berupa penambahan 5 liter air dan medium ke kultur mikroalga. Mahasiswa juga melakukan konsultasi dengan warga desa terkait kondisi kultur mikroalga yang sudah berjalan 1 minggu dengan memperhatikan warna kultur dan kadar pH kultur serta menghimbau warga desa untuk menghilangkan kontaminan seperti serangga di kultur untuk kedepannya. Setelah demonstrasi singkat diberikan, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung oleh warga dengan antusias. Kegiatan di hari tersebut ditutup dengan diskusi serta foto bersama.

Hasil dari kegiatan tersebut yaitu kegiatan dihadiri oleh kurang lebih 3 orang warga Desa Moyudan, kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dan telah dilakukan penyuluhan singkat, demonstrasi langsung oleh mahasiswa dan praktik langsung oleh warga yang kini dapat melakukan transfer ilmu dan praktik langsung bersama warga lain.

Pelatihan Persiapan dan Pembibitan Kultivasi Mikroalga Skala Kecil Masyarakat Moyudan

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 17 November 2021

Pada tanggal 17 Oktober 2021, Tim mahasiswa anggota MBKM Pengabdian Desa bimbingan Bapak Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App. Sc. telah melakukan penyuluhan dan demonstrasi mengenai persiapan pembibitan kultivasi mikroalga skala kecill secara luring kepada warga Desa Moyudan. Kegiatan yang dilakukan di hari tersebut merupakan praktik langsung dari penyuluhan yang telah dilakukan sebelumnya di lokasi. Berjarak 2 minggu dari hari kunjungan warga ke Nogotirto Algae Park (NAP) guna melihat langsung kultivasi mikroalga skala massal yang ada di NAP, warga Desa Moyudan kemudian semakin antusias untuk mempersiapkan segala alat dan bahan untuk pelatihan dan pembibitan kultivasi mikroalga di Desa Moyudan. Kegiatan berlangsung tentunya dengan menaati protokol kesehatan yang ada. Sebagai persiapan awal, warga Desa Moyudan telah menyiapkan tempat khusus sebagai “Taman Alga Desa Moyudan” dengan mengkondisikan tempat tersebut agar dapat digunakan untuk kultivasi mikroalga skala kecil.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Mahasiswa MBKM tiba di lokasi pada pukul 10.00 WIB kemudian kegiatan dimulai. Pelatihan persiapan dan pembibitan kultivasi  mikroalga skala kecil dimulai dengan penyuluhan singkat kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi sanitasi kerja dengan melakukan cuci tangan dan pembersihan area. Dilakukan pula demonstrasi pembersihan alat-alat salah satunya adalah ember sebagai wadah kultivasi. Kegiatan selanjutnya adalah demonstrasi pembuatan medium kultivasi mikroalga Spirulina platensis berupa pelatihan pengukuran bahan-bahan, dan eksekusi pembuatan medium. Setelah medium siap, dilanjutkan dengan penyuluhan penuangan bibit mikroalga, demonstrasi penyalaan pompa serta pemasangan selang aerasi di ember kultivasi. Mahasiswa juga melakukan demonstrasi bagaimana cara mengecek kultur mikroalga dengan memperhatikan warna warna kultur dan kadar pH kultur. Setelah demonstrasi singkat diberikan, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung oleh warga dengan antusias. Kegiatan di hari tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab,diskusi serta foto bersama.

Hasil dari kegiatan tersebut yaitu kegiatan dihadiri oleh kurang lebih 5 orang warga Desa Moyudan, kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dan telah dilakukan penyuluhan singkat, demonstrasi langsung oleh mahasiswa dan praktik langsung oleh warga yang kini dapat melakukan transfer ilmu dan praktik langsung bersama warga lain.

 

1…6566676869…130

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
  • FAKULTAS BIOLOGI UGM GELAR WORKSHOP AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN 2026
  • Fakultas Biologi UGM Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Badan Karantina Indonesia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju