Sleman, 16 Oktober 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Desa Mitra Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan kegiatan edukasi biologi bagi siswa sekolah dasar di SD Negeri Kiyaran 1, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Kegiatan kali ini mengangkat pengenalan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui penyampaian materi dan permainan interaktif untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai keanekaragaman tumbuhan obat serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dipandu oleh Sidiq Permana Putra, S.Si., M.Sc. sebagai moderator, dengan menampilkan 2 pemateri yaitu Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. dan Dr. Maryani, M.Sc. Isi dari presentasi narasumber adalah penyampaian materi mengenai berbagai tanaman obat yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar rumah siswa. Para siswa diajak mengenali tanaman yang tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional, tetapi juga digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan minuman sehari-hari. Melalui pengenalan ini, siswa diharapkan semakin menyadari bahwa tumbuhan di sekitar mereka memiliki beragam manfaat.
Berbagai tanaman obat yang diulas antara lain jahe, kunyit, kencur, lidah buaya, daun sirih, bawang putih, bawang merah, sereh, ketumbar, pala, kemangi, jeruk nipis, temulawak, kayu manis, cengkeh, lada, daun salam, temu kunci, laos, dan seledri. Dalam penyampaian materi, bagian dari organ tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat diperlihatkan dan dibagikan secara langsung kepada siswa untuk diamati. Siswa diajak mengenali karakteristiknya masing-masing melalui pengamatan bentuk, warna, serta mencium aromanya. Pengalaman belajar secara langsung ini membantu siswa membedakan berbagai jenis tanaman obat yang diperkenalkan sekaligus mengenali ciri khasnya melalui pancaindra.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan dilanjutkan dengan permainan tebak tanaman obat melalui responsi interaktif menggunakan sistem tokser (ketok, geser). Dalam sesi ini, siswa diminta menuliskan nama tanaman yang ada di setiap meja yang mereka lalui. Siswa tampak antusias sekaligus tegang saat berusaha mengenali dan mengingat kembali nama dari ciri-ciri tanaman obat yang telah dipelajari.
Selama pelaksanaan, anggota tim dosen Fakultas Biologi UGM, yaitu Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Dr. Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si., Dr. Siti Nurbaiti, S.Si., Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., serta dua mahasiswa (Rosya Irbah Mahdiyyah, NIM 23/515258/BI/11221 dan Nazwa Nur Sahara, NIM 23/514177/BI/11190) turut membantu kelancaran kegiatan. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk memahami materi yang dipelajari. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan hasil belajar siswa, tim pengabdian memberikan penghargaan kepada dua siswa terbaik dari setiap kelas (kelas 4, 5 dan 6). Pembagian hadiah disambut dengan antusias oleh para peserta dan menjadi penutup rangkaian pembelajaran interaktif pada kegiatan tersebut.
Pengenalan tanaman obat dan manfaatnya ini merupakan kegiatan terakhir kegiatan pengabdian tim kami di SD Negeri Kiyaran 1. Setelah kegiatan ini berakhir, acara dilanjutkan dengan penutupan oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. selaku ketua tim pengabdian. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan pengabdian di sekolah mitra telah terlaksana melalui empat pertemuan dengan beragam topik pembelajaran. Beliau menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan program. Beliau mengharapkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat bagi siswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka.
Kepala sekolah, Ibu Kristiana Widi Rahayu, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada Tim PkM Desa Mitra Fakultas Biologi UGM atas pelaksanaan rangkaian edukasi yang telah mencakup berbagai topik, mulai dari ikan, pengelolaan sampah, budidaya tanaman, hingga pengenalan tanaman obat dan manfaatnya. Beliau berharap pengetahuan yang diperoleh dapat bermanfaat bagi anak-anak, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan dan kolaborasi antara pihak sekolah dan Fakultas Biologi UGM diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi pendidikan siswa. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama antara tim pengabdian, pihak sekolah, dan para siswa sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi sains dan pembelajaran kontekstual sejak dini. Pengenalan tanaman obat juga mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan pengetahuan dasar mengenai tanaman yang berkaitan dengan kesehatan. Melalui program Desa Mitra Wukirsari, Fakultas Biologi UGM berharap pengenalan keanekaragaman hayati dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian terhadap tumbuhan, serta apresiasi siswa terhadap potensi hayati di lingkungan sekitar.


































































