https://youtu.be/SZXHp1yeQ80
Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan tanggal (5 s/d 9 Desember 2018) kemarin turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 yang bertajuk Berkepribadian dalam Kebudayaan tersebut diisi oleh penampilan paduan suara pemuda pemudi Indonesia, Gita Bahana Nusantara (GBN) angkatan 2015, 2016 dan 2017. KKI sendiri diadakan dengan tujuan pemajuan kebudayaan dalam rangka Undang-Undang No. 5/2017 untuk meningkatkan ketahanan dan kontribusi budaya Indonesia.
Viola Fedriana S. yang akrab disapa Viola sendiri menjadi solis dengan membawakan lagu Simfoni Raya ciptaan Guruh Soekarno Putra. Viola adalah anggota GBN angkatan 2015. Setelah melalui proses seleksi dan latihan yang cukup singkat Viola dapat membawakan lagu tersebut dengan sangat baik. “Proses latihan solo sangat singkat untuk menghapal lirik, mempersiapkan mental dan sebagainya. Tapi Puji Tuhan tugas dapat terlaksana dengan baik”, tutur Viola.
Tentunya pencapaian ini sangat membanggakan baik bagi Viola, Fakultas Biologi UGM dan Gita Bahana Nusantara (GBN). Tetap berprestasi dan torehkan pencapaian yang gemilang.
Pemajuan dan pelestarian kebudayaan Indonesia merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai sebuah bangsa yang besar “Sadarlah Hatinya, Sadarlah Budinya, untuk Indonesia Raya”-bait dua Indonesia Raya.



































Dalam acara ini I Wayan Swarautama Mahardhika mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara I Kategori Lomba Penulisan Iptek dan Inovasi Kategori Umum serta mendapat penghargaan piala bergilir. Karya tulis ilmiah yang dikompetisikan berjudul Selamat Datang Kambro telah diterbitkan di Majalah Trubus pada bulan Juni 2018. Kambro sendiri merupakan ayam hibrida F1 Broiler yang berhasil dikembangkan oleh Gama Ayam Fakultas Biologi UGM dibawah bimbingan Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc.. Gama Ayam telah melakukan penelitian mengenai pemuliaan ayam selama kurun waktu 2008 hingga sekarang dengan pencapaian riset yang potensial untuk diimplementasikan di masyarakat. Ayam F1 Broiler atau Kambro sendiri merupakan ayam dengan kualitas yang unggul sebagai pedaging dengan karakteristik daging seperti ayam Pelung dan rasio FCR lebih rendah dibandingkan ayam Broiler dengan laju pertumbuhan mendekati ayam Broiler. Jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ayam Kambro sendiri tentunya penerapan teknologi pemuliaan di lapisan peternak lokal untuk memberdayakan galur ayam lokal Indonesia dan mengikis ketergantungan Indonesia terhadap impor produk ayam dan DOC ayam. Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi ini merupakan pemotivasi bagi peneliti untuk semakin giat dan fokus menjalankan penelitian hingga dapat diimplementasikan dalam jangka panjang.





