Lomba karya masyarakat yang sering disingkat dengan LKM adalah ajang bergengsi yang diadakan oleh Keluarga Alumni Universitas Jendral Soedirman. LKM merupakan kompetisi Nasional dengan karya-karya yang diinovasikan dari masyarakat untuk masyarakat. LKM diadakan secara UMUM yaitu SMA, Mahasiswa, Guru, Dosen, Peneliti ataupun Instansi perusahaan.
Lomba Karya Masyarakat (LKM) dilaksanakan pada hari Minggu, 9 September 2018 di Hotel Pose-in yang berjumlah 25 Finalis. Untuk Universitas Gadjah Mada sendiri yaitu berjumlah 3 finalis. Para-finalis mempresentasikan karya-karya terbaiknya. Pada tim yang beranggotakan Giyantolin, Ilzam Shadik Maulidi, Firman Dwi Dewanto serta Alfianto maju dengan membawakan karya “filter limbah berabsorban”. Tim ini berhasil meraih juara 2 dalam ajang tersebut.
“Kami bersyukur mendapatkan juara, karena penilaian sangat ketat dan karya-karya yang dibawakan oleh para finalis juga sangat bagus-bagus. Hal ini kamu syukuri, karena semua ini hanyalah usaha yang kami lakukan selebihnya hanya Allah SWT yang menentukannya”, ujar mereka.
Dalam acara ini I Wayan Swarautama Mahardhika mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara I Kategori Lomba Penulisan Iptek dan Inovasi Kategori Umum serta mendapat penghargaan piala bergilir. Karya tulis ilmiah yang dikompetisikan berjudul Selamat Datang Kambro telah diterbitkan di Majalah Trubus pada bulan Juni 2018. Kambro sendiri merupakan ayam hibrida F1 Broiler yang berhasil dikembangkan oleh Gama Ayam Fakultas Biologi UGM dibawah bimbingan Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc.. Gama Ayam telah melakukan penelitian mengenai pemuliaan ayam selama kurun waktu 2008 hingga sekarang dengan pencapaian riset yang potensial untuk diimplementasikan di masyarakat. Ayam F1 Broiler atau Kambro sendiri merupakan ayam dengan kualitas yang unggul sebagai pedaging dengan karakteristik daging seperti ayam Pelung dan rasio FCR lebih rendah dibandingkan ayam Broiler dengan laju pertumbuhan mendekati ayam Broiler. Jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ayam Kambro sendiri tentunya penerapan teknologi pemuliaan di lapisan peternak lokal untuk memberdayakan galur ayam lokal Indonesia dan mengikis ketergantungan Indonesia terhadap impor produk ayam dan DOC ayam. Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi ini merupakan pemotivasi bagi peneliti untuk semakin giat dan fokus menjalankan penelitian hingga dapat diimplementasikan dalam jangka panjang.






















