• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Prestasi
  • hal. 3
Arsip:

Prestasi

Profil Tim International Genetically Engineered Machine (iGEM) UGM 2025: Pemenang AjangBiologi Sintetik di Paris, Prancis

PrestasiRilis Berita Jumat, 7 November 2025

Yogyakarta, Indonesia — Tim International Genetically Engineered Machine (iGEM) UGM2025 merupakan delegasi dari Universitas Gadjah Mada dalam ajang kompetisi biologi sintetikinternasional yang dilangsungkan setiap tahunnya di Paris, Prancis. Tim iGEM UGM pertamakali dibentuk pada tahun 2021 dan terus berlangsung hingga saat ini. Di tahun ini, Tim iGEMUGM 2025 dibantu oleh Anandita Amalia (Biologi), Salma Rohmaniah (Biologi), Erwinda DwiChofifah (Biologi), Tsaqifa Zuhayra Emery Bagus (Biologi), Nauval Rajwaa Raysendria(Biologi), Geraldine Yara Amritarashmi (Biologi), Tan Rendy (Biologi), Shainna Nur Sharfina(Biologi), dan Pamastadewi Pryankha Hijrianto (Biologi) dengan berkolaborasi bersama 11 oranglainnya dari Fakultas Farmasi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan,Fakultas Biologi, Fakultas Sains dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pertanian.


Meski Tim iGEM UGM 2025 telah berhasil meraih gold medal pada iGEMGrand Jamboree2025, perjalanan panjang telah dilalui sejak tahun 2024 melalui kompetisi biologi sintetik ditingkat nasional. Di tahun 2024, Tim iGEM UGM telah mengikuti perlombaanBioinformaticsand Synthetic Biology Competition (BIOS) 2024 yang diselenggarakan oleh synbio.id. Dalamperlombaan tersebut, Tim iGEM UGM mengirimkan dua tim yaitu Tim Phytovac dan TimGamanthrax, yang masing-masing juga memenangkan berbagai kategori. Tim Phytovac berhasilmemenangkan kategori Best Presentation, Best Website, dan Grand Prize Winner.

Tidak kalahhebatnya, Tim Gamanthrax juga memenangkan kategori Best Poster. Dalam perlombaan yangsama, kedua tim membawa pulang gold medal sebagai hasil kerja keras dan ketekunan mereka. Tidak hanya berhenti di tingkat nasional, Tim iGEM UGM juga mengikuti kompetisi GlobalOpen Genetic Engineering Competition (GOGEC) 2025 yang merupakan kompetisi biologisintetik di tingkat internasional. Melalui GOGEC 2025, Tim iGEM UGM berhasil menyabetberbagai penghargaan seperti runner-up dalam kategori Best Written CommunicationdanBestProject Value serta memenangkan kategori Best Computational Project.

Seluruh proses penelitian molecular farming untuk memproduksi vaksin Dengue kemudiandidokumentasikan serta dinarasikan dalam bentuk video diseminasi ilmu pengetahuan sehinggaTim iGEM UGM 2025 berhasil menerima insentif pengembangan konten pembelajaran daring ditahun 2025. Tim iGEM UGM 2025 mengusulkan video dengan judul “Tembakau, WarisanNusantara: Dari Ritual Budaya ke Inovasi Vaksin Dengu” yang diketuai oleh apt. SetyowatiTriastuti Utami, Ph.D. dari Fakultas Farmasi UGM.

Dengan berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan, Tim iGEM UGM 2025 menjadi bentuksemangat dan kreativitas baru dalam perkembangan ilmu biologi sintetik yang harapannya dapatditerapkan di Indonesia secara inklusif dan ekstensif sehingga dapat memberikan dampak danmanfaat besar bagi kesejahteraan ilmu pengetahuan bangsa kita tercinta.

UGM Sabet Gold Medal di Grand Jamboree iGEM 2025

PrestasiRilis Berita Jumat, 7 November 2025

Yogyakarta, Indonesia — Tim UGM-Indonesia berhasil memenangkan Gold Medal pada topikbiomanufaktur dalam ajang iGEM Grand Jamboree yang digelar di Paris Convention Centre(Porte de Versailles), Prancis.
Projek UGM-Indonesia pada tahun ini adalah pengembangan biomanufaktur vaksin dengueDENV-2 Domain III yang terjangkau dengan menggunakan tanaman Nicotiana tabacum(tembakau). Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan rekayasa ekspresi dengansalt-inducibleTYDV Rep/RepA untuk membuat produksi protein di tanaman lebih efisien. Tujuannya untukmembuat vaksin dengue lebih mudah dijangkau untuk daerah-daerah dengan sumber daya yangterbatas.


Fokus dari projek ini adalah untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan dampak yangbesar: membuat perlindungan demam berdarah lebih mudah dijangkau dan diproduksi. Dengankata lain, kelompok ini ingin mengeksplorasi bagaimana cara merekayasa tanaman untukmenjadi industry obat kecil. Jika berhasil, pendekatan ini akan benar-benar membuat vaksindengue murah dan terjangkau.

Prestasi ini cukup berarti bagi masa depan Indonesia. Demam berdarah (dengue) menyerangbanyak keluarga setiap tahun, dan Solusi yang praktis, aman, dan mudah dapat menguatkanKesehatan Masyarakat. Mahasiswa-mahasiswa UGM ini menunjukkan bahwa innovator mudadapat berkontribusi untuk membuat perubahan nyata, hingga ke kancah global.

Projek bernama SALTY ini, atau Salt Activated with TYDV, dibantu oleh Anandita Amalia(Biologi), Salma Rohmaniah (Biologi), Erwinda Dwi Chofifah (Biologi), Tsaqifa Zuhayra EmeryBagus (Biologi), Nauval Rajwaa Raysendria (Biologi), Geraldine Yara Amritarashmi (Biologi),Tan Rendy (Biologi), Shainna Nur Sharfina (Biologi), dan Pamastadewi Pryankha Hijrianto(Biologi) dengan berkolaborasi bersama 11 orang lainnya dari Fakultas Farmasi, FakultasKedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Fakultas Biologi, Fakultas Sains dan IlmuPengetahuan Alam, dan Fakultas Pertanian.

Tentunya keberhasilan dari proyek ini tidak terlepas dari para pendamping, yang dikoordinasikanoleh Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Si. (Biologi), serta dibantu oleh Widhi Dyah Sawitri, S.Si.,M.Agr., Ph.D. (Pertanian), M. Saifur Rohman, M.Eng., Ph.D. (Pertanian), apt. Setyowati TriastutiUtami, Ph.D. (Farmasi), Dewi Kartikawati Paramita, S.Si., M.Si., Ph.D. (Kedokteran), Prof. dr.Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D. (Kedokteran), Dr.rer.nat. Abdul R. Siregar, S.Si.,M.Biotech (Biologi), Indra Lesmana, S.Si., M.Sc. (Biologi), Afif Pranaya Jati, S.P., M.Sc.(Bioteknologi), Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. (Biologi), Imam Bagus N., S.Si., M.Sc.(Agroteknologi), Olivia Pangaribuan, S.Agr (Mahasiswi Magister Pertanian), Nayaka Bagus W.A. H., S. Ked. (Alumni Kedokteran), apt. I Made Rhamandana Putra, S. Farm (Alumni Farmasi),dan Adhityo W., M.Sc., Ph.D. (GSI).

Pendanaan dari penelitian ini juga didukung oleh Universitas Gadjah Mada, Panin Bank, YSDS,Rentokil, CropLife Indonesia, Forsains Edutech Indonesia, SnapGene, GSI Academy, IGF, PT.Indolab Utama, Merck, dan ScienceWerke.

Soroti Isu Pencemaran Merkuri di Lahan Tambang Emas Rakyat melalui Inovasi Rekayasa Genetik Tanaman, Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Gelar Winner di Kompetisi Esai Ilmiah Internasional

Prestasi Rabu, 5 November 2025

Yogyakarta, November 2025 — Tim mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim yang diketuai oleh Azra Belva Naprilian dan beranggotakan Kamilia Hana Salwa serta Aulia Robiatul Adawiyah yang merupakan mahasiswa angkatan 2022 berhasil meraih gelar Winner dalam ajang Biotechnology International Essay Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang.


Kompetisi internasional ini diikuti oleh berbagai universitas dari Indonesia dan Asia yang berlangsung melalui beberapa tahapan seleksi ketat sejak 14 September hingga 22 Oktober 2025. Pada tahap seleksi full paper, tim Fakultas Biologi UGM berhasil menempati peringkat kedua, hanya terpaut tipis dari tim asal Malaysia. Keberhasilan ini berlanjut hingga babak presentation round, tim UGM berhasil mengungguli tim dari Malaysia.

Pada kompetisi ini, Belva beserta rekannya mengusung karya ilmiah bertema bioteknologi lingkungan dengan judul “Genetic Modification of Sunflower with Pseudomonas putida Metallothionein Genes for Mercury Phytoremediation in Artisanal and Small-Scale Gold Mining Soils”. Inovasi tersebut dimulai dari keresahan terhadap tingginya tingkat pencemaran merkuri (Hg) di wilayah pertambangan emas skala kecil di Indonesia yang menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan keamanan pangan, karena merkuri dapat masuk ke rantai makanan melalui tanaman pangan di sekitar lokasi tambang.

Menjawab tantangan tersebut, tim Fakultas Biologi UGM mengembangkan gagasan inovatif berbasis bioteknologi melalui pendekatan fitoremediasi berbasis rekayasa genetik. Inovasi ini memanfaatkan tanaman bunga matahari (Helianthus annuus) yang direkayasa dengan gen Metallothionein (MT). Fitoremediasi berbasis tanaman transgenik menjadi metode ramah lingkungan yang dapat diterapkan langsung di lapangan tanpa menimbulkan dampak sekunder seperti limbah berbahaya.

Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan). [Penulis: Azra Belva Naprilian]

Dari Limbah Jadi Solusi: Mahasiswa UGM Ciptakan Biopolimer Plastik Ramah Lingkungan dari Kulit Pisang Melalui Program Kreativitas Mahasiswa 2025

Prestasi Rabu, 22 Oktober 2025

Yogyakarta – Sampah plastik berbasis minyak bumi sulit terurai, terus menumpuk dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Di sisi lain, limbah kulit pisang juga melimpah dan seringkali berakhir sebagai sampah tanpa pemanfaatan. Melihat dua permasalahan ini, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Gadjah Mada menghadirkan solusi zero waste dengan menggabungkan pengelolaan limbah kulit pisang dan produksi plastik biodegradable ramah lingkungan.

Ketua tim, Dwi Ayu Kurniasih, menjelaskan bahwa ide ini muncul karena tim mengalami keresahan ketika melihat sampah plastik terus menumpuk dan sulit terurai. Mereka kemudian mencari cara untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit pisang yang biasanya terbuang. Dengan menggabungkan dua masalah ini, tim menghadirkan solusi berbasis konsep zero waste: mengurangi sampah plastik sekaligus memberi nilai tambah pada limbah organik.

Produk yang dikembangkan berbasis Polyhydroxybutyrate (PHB), yaitu bioplastik alami yang memiliki sifat menyerupai plastik konvensional namun dapat terurai secara alami. Melalui penginsersian gen penghasil PHB (PhaA, PhaB, dan PhaC), tim Peelution memodifikasi ragi (yeast) spesies Kluyveromyces marxianus agar mampu memproduksi PHB secara lebih efisien. Strategi ini membuat proses produksi lebih cepat, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional berbasis bakteri.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menawarkan alternatif pengganti plastik, tetapi juga mengubah limbah organik menjadi produk bernilai, sehingga mendukung penerapan konsep zero waste.

Tim Peelution optimis inovasi berbasis rekayasa genetika ini dapat dikembangkan lebih jauh ke skala industri. Harapannya, upaya ini dapat berkontribusi pada pengurangan sampah plastik sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan dukungan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) UGM serta bimbingan dari Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Tim Peelution terdiri atas Dwi Ayu Kurniasih (Fakultas Biologi), Aulia Berlian Patricia (Fakultas Biologi), Adrianus Dinata (Fakultas Biologi), Syrin Alia Zahra Marin (Fakultas Teknologi Pertanian), dan Muhammad Tegar Prakoso (Fakultas Teknologi Pertanian).

Tim UGM Raih Gold Medal di Ajang Internasional WICE 2025 Melalui Inovasi Lampu Ramah Lingkungan “ALGOREON”

Prestasi Selasa, 21 Oktober 2025

Yogyakarta, 20 Oktober 2025 — Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di kancah internasional. Tim mahasiswa pascasarjana dari Fakultas Biologi dan Fakultas Teknik berhasil meraih Gold Medal dalam kategori Applied Physics and Engineering pada ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2025, yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan International Federation of Inventors’ Associations (IFIA).
Tim UGM yang terdiri atas Tika Permatasari, Fahima Ellya Wulandari, Aryan Mustamin, Syarafina Azzahra, dan Ogilvy Galang Rizki dari Fakultas Biologi serta Ajie Prasojo dari Fakultas Teknik, di bawah bimbingan Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan karya inovatif berjudul “ALGOREON: Advanced Luminescence Generation Optimizing Renewable Energy of Nature.”

 

ALGOREON merupakan sistem penerangan ramah lingkungan berbasis Microbial Fuel Cell (MFC) yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme yakni bakteri Bacillus subtilis dan mikroalga Chlorella vulgaris untuk menghasilkan energi listrik dari limbah cair tahu. Inovasi ini tidak hanya mampu menghasilkan energi terbarukan, tetapi juga berfungsi sebagai carbon capture untuk menyerap CO₂ serta mengurangi limbah organik, sehingga mendukung prinsip ekonomi sirkular dan zero waste.

 

“Kami ingin menghadirkan solusi energi bersih yang juga membantu mengatasi polusi dan limbah perkotaan. ALGOREON kami rancang sebagai ‘pohon buatan’ yang tidak hanya menerangi, tetapi juga menyehatkan lingkungan,” ujar Tika Permatasari, salah satu anggota tim.

 

Melalui desain futuristik dan transparan, ALGOREON memungkinkan masyarakat melihat proses biologis di dalamnya secara langsung. Selain berfungsi sebagai penerangan jalan ramah lingkungan, teknologi ini juga memiliki nilai edukatif dan estetika, menjadikannya inovasi yang aplikatif bagi kota-kota padat penduduk dengan keterbatasan ruang hijau. Karya ini turut mendukung beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 14: Kehidupan Bawah Air.

 

“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa riset kolaboratif lintas disiplin mampu menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkap Fahima Ellya Wulandari.

Prestasi ini semakin menegaskan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendorong mahasiswa untuk berinovasi melalui riset terapan dan teknologi berkelanjutan. ALGOREON diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut menuju tahap komersialisasi dan penerapan di kawasan urban sebagai solusi penerangan yang cerdas, mandiri energi, dan ramah lingkungan. (Penulis: Fahima Ellya Wulandari)

Mahasiswa PMDSU Program Doktor Biologi UGM Berhasil Meraih Penghargaan “Best Presenter” di The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025

PrestasiRilis Berita Senin, 20 Oktober 2025

Yogyakarta, 18 Oktober 2025 – Nafi’ah Khoirunnisa’, mahasiswa PMDSU Batch 7 yang saat ini menempuh semester 3 pada Program Doktor Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada bidang Biodiversity, Ecology, and Evolution di ajang The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025. Konferensi ini mengusung tema “Unravelling Biodiversity Through Multi-Omics Integration: From Genes to Ecosystem” dan berlangsung selama dua hari di Hotel Loman Park, Yogyakarta.

Dalam konferensi tersebut, Nafi’ah Khoirunnisa’ yang dibimbing oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., meraih predikat presentator terbaik setelah memaparkan penelitian berjudul “Identification of Azolla cristata Kaulf. in the Progo and Opak Watershed, Indonesia.” Penelitian ini merupakan tahap awal dari rangkaian riset yang akan dilanjutkan dalam program doktoralnya. Setelah menyelesaikan studi magister pada Juni 2025, Nafi’ah berencana melanjutkan penelitian identifikasi dan pemanfaatan A. cristata Kaulf. sebagai agen carbon sequestration untuk mendukung mitigasi perubahan iklim.

Penelitian ini juga berperan penting dalam memperkaya basis data genetik dan taksonomi Azolla di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 (climate action) melalui upaya mitigasi perubahan iklim. Selain itu, pemanfaatan Azolla sebagai penyerap karbon alami dan pupuk hayati turut mendukung tujuan ke-2 (zero hunger) karena berpotensi meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai potensi multifungsi Azolla spp. sebagai pakan ternak, pupuk hayati, sekaligus penyerap karbon di masa depan.

Peran Nafi’ah Khoirunnisa’ sebagai salah satu perwakilan mahasiswa Program Doktor Biologi UGM pada konferensi ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi riset dan memperkuat peran UGM dalam lingkungan akademik internasional.

Gemilang di ASPIRE 2025, Tim Biologi UGM Torehkan Prestasi Lewat Gagasan Konservasi Genetik Tumbuhan

Prestasi Senin, 13 Oktober 2025

Dua mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Derzu Toriqally (Biologi 2024) dam Ayudya Pramesti Langgeng Maharani (Biologi 2024), berhasil meraih Second Place di bawah bimbingan Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. dalam ajang ASPIRE: ASEAN Sustainability Pioneers Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Biotechnology Study Group Universitas Diponegoro (UNDIP) bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS).


Kompetisi esai ilmiah tingkat ASEAN ini bertemakan “Beyond Borders, Beyond Limits: Collaborative Pathways for a Sustainable Future”, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dalam kompetisi tersebut, Derzu dan Ayudya mengusung sebuah karya tulis esai dengan judul “Genomic Population as The Key Toward Plant Biodiversity Conservation in The Face of Climate Change.” Esai tersebut membahas potensi penerapan pendekatan genomik populasi sebagai strategi utama dalam menjaga keanekaragaman genetik tumbuhan di tengah ancaman perubahan iklim dan tekanan lingkungan.

Melalui pendekatan berbasis literatur, keduanya menekankan bahwa pemanfaatan berbagai teknik analisis seperti DNA sequencing, landscape genomics, dan climate–genome coupling dapat membantu mengidentifikasi gen atau lokus adaptif yang berperan dalam ketahanan spesies terhadap perubahan lingkungan. Hal ini memungkinkan penerapan konservasi yang lebih akurat dan berkelanjutan, seperti adaptive breeding, restorasi habitat berbasis genetik, hingga assisted migration. Dengan demikian, strategi konservasi dapat diarahkan untuk memperkuat daya tahan spesies terhadap perubahan lingkungan yang cepat.

Selain itu, esai ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi bioteknologi, ekologi, dan kebijakan konservasi berbasis bukti untuk mendukung SDG 15: Life on Land, dengan memanfaatkan data genetik guna menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam. Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat mahasiswa UGM dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan kontribusi bagi keberlanjutan konservasi di tingkat regional maupun internasional. [Penulis: Ayudya Pramesti]

Mahasiswa Doktoral Double Degree Fakultas Biologi UGM-Universität Greifswald Raih Penghargaan Poster Prize pada 77th Annual Conference of the German Society for Hygiene and Microbiology (DGHM) 2025

PrestasiRilis Berita Jumat, 26 September 2025

Yogyakarta/Jena – September 2025

Tiara Putri, mahasiswa doktoral double degree dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada dan Universität Greifswald, Jerman, berhasil meraih Poster Prize pada 77th Annual Conference of the German Society for Hygiene and Microbiology (Deutsche Gesellschaft für Hygiene und Mikrobiologie, DGHM) yang tahun ini diselenggarakan di Jena, Jerman.


Konferensi DGHM merupakan salah satu pertemuan mikrobiologi paling bergengsi di Eropa, yang menarik ratusan peneliti dan klinisi di bidang penyakit infeksi, mikrobiologi, dan imunologi. Pencapaian ini menegaskan kualitas tinggi kolaborasi riset internasional UGM serta kontribusi mahasiswanya dalam kemajuan ilmu pengetahuan global.

Dari 188 presenter poster yang berasal dari berbagai negara, termasuk Jerman, Afrika Selatan, Bulgaria, dan Aljazair, hanya lima peserta yang terpilih sebagai penerima penghargaan. Tiara termasuk di antara kelompok pemenang tersebut.

Poster yang mendapat penghargaan berjudul “Impact of pneumolysin, hydrogen peroxide, and Streptococcus pneumoniae strains on blood–CSF barrier integrity in a human choroid plexus co-culture model.” Riset ini memberikan wawasan baru mengenai mekanisme Streptococcus pneumoniae, salah satu bakteri patogen pada manusia, dalam merusak integritas sistem blood-cerebrospinal fluid barrier. Studi ini berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang patogenesis pneumococcal meningitis serta membuka peluang bagi strategi terapeutik di masa depan.

Tiara juga menambahkan bahwa pengalaman mengikuti konferensi ini terasa sangat berkesan karena panitia menyediakan fasilitas penitipan anak gratis selama 3 hari konferensi. Anak-anak peserta dititipkan kepada seorang Tagesmutter (pengasuh terlatih profesional) sehingga para orang tua dapat menghadiri sesi ilmiah dengan tenang. “Saya sangat senang dengan fasilitas family friendly ini yang memahami kebutuhan peneliti yang juga merangkap sebagai orang tua. Hal ini sangat membantu, terutama karena saya tinggal di Jerman hanya bersama anak-anak saya dan tidak mungkin meninggalkan mereka sendirian di rumah,” ungkap Tiara.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan akademik yang solid serta lingkungan konferensi yang inklusif dan ramah keluarga dapat mendorong peneliti untuk berkarya dan berprestasi di kancah internasional.

Tim Biologi Universitas Gadjah Mada Raih Bronze Medal dalam Lomba International Student Competition di Universitas Mataram

PrestasiRilis Berita Selasa, 16 September 2025

Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang International Student Competition (ISC) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram pada 6–8 September 2025. Tim yang beranggotakan Erdziva Syifa Ivanka (Biologi 2024), Ailsa Zayyan Aspasia (Biologi 2024), Ayudya Fadilla (Biologi 2024), dan Hasna Nur Istiana (Biologi 2024), di bawah bimbingan Akbar Reza, S.Si., M.Sc., mengambil subtema Environment dengan mengusung karya berjudul “Innovative Urban Water Management: Tackling Flooding in Yogyakarta Through Community-Based Low-Impact Interventions.”

International Student Competition (ISC) merupakan ajang tahunan yang mencakup berbagai kegiatan, seperti kompetisi esai, mini seminar, pameran poster, dan pertunjukan budaya. Melalui kompetisi ini, peserta memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta kolaborasi dalam konteks internasional. Selain itu, kegiatan ini membuka ruang untuk memperluas jejaring akademik dan profesional dengan mahasiswa dari berbagai negara, sekaligus meningkatkan pemahaman lintas budaya terhadap isu-isu global, seperti pembangunan berkelanjutan dan inklusi sosial.

Esai berjudul “Innovative Urban Water Management: Tackling Flooding in Yogyakarta Through Community-Based Low-Impact Interventions” menawarkan gagasan strategis untuk menghadapi tantangan banjir di kawasan perkotaan melalui pendekatan berbasis komunitas yang ramah lingkungan. Konsep tersebut diwujudkan melalui penerapan metode biopore infiltration holes (BIH), rain garden, agroforestry, dan zero run-off concept.

Program yang disarankan, yaitu:

  1. One household, one biopore program to support sustainable urban water management
  2. Establish partnerships with local government to adress drainage issues and enhance green open spaces to strengthen long-term resilience.

Karya ini diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip ramah lingkungan.

Mahasiswa Pascasarjana Biologi UGM Raih Best Speaker di International Conference IYLS 2025 di Malaysia

Prestasi Senin, 15 September 2025

Mahasiswa Program Pascasarjana Biologi, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Indah Sukma Ningsih, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Best Speaker dalam ajang International Youth Leadership Summit (IYLS) 2025 yang digelar oleh LEADS Foundation pada 1–4 Juni 2025 di Malaysia.


Konferensi internasional yang mengusung tema “Leader: A Youth Led Movement for Global Change” ini menghadirkan puluhan delegasi muda untuk berbagi ide, gagasan, dan solusi inovatif dalam menjawab tantangan global. Pada kesempatan tersebut, Indah yang dibimbing oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng., mempresentasikan karya berjudul “Waste Ranger: An Interactive and Participatory Digital Platform as a Sustainable Waste Management Solution.”

Dalam paparannya, Indah mengangkat isu serius terkait pengelolaan sampah di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2024), Indonesia menghasilkan 31,9 juta ton sampah pada tahun 2023, dengan sekitar 35,67% di antaranya belum terkelola secara optimal. Kondisi tersebut memicu berbagai bencana ekologis, mulai dari banjir, pencemaran udara, kerusakan ekosistem darat, hingga degradasi ekosistem laut yang berakibat pada kematian spesies endemik.

Untuk menjawab permasalahan ini, Indah merancang Waste Ranger, sebuah platform digital berbasis edukasi dan partisipasi yang ditujukan bagi generasi muda. Platform ini memadukan teknologi dengan aksi nyata melalui fitur-fitur interaktif seperti Ranger Alert (ajakan memilah sampah), Ranger Smart (edukasi melalui video interaktif), Peta Misi pemetaan lokasi TPA di 38 provinsi), Jejak Aksi (unggah aksi lingkungan dengan sistem penghargaan bintang), Quiz Interaktif, serta Profil Pengembang sebagai ruang kolaborasi. Melalui inovasi ini, Waste Ranger diharapkan mampu menggerakkan anak muda untuk bersama-sama menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Ide ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena dinilai solutif, aplikatif, serta relevan dengan isu global. Tidak hanya menghadirkan gagasan yang kuat, Indah juga mampu menyampaikan presentasi dengan komunikatif dan inspiratif, sehingga berhasil meraih predikat Best Speaker dalam forum bergengsi tersebut.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menghadirkan inovasi berbasis sains yang berdampak nyata bagi masyarakat. Harapannya, Waste Ranger dapat dikembangkan lebih lanjut dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan,” ungkap Indah.

Prof. Dr. Endah Retnaningrum selaku pembimbing turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Prestasi Indah membuktikan bahwa mahasiswa UGM mampu bersaing di tingkat internasional dengan ide yang inovatif sekaligus aplikatif. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata di kancah global,” ujarnya. Dengan capaian ini, Indah Sukma Ningsih tidak hanya mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada, tetapi juga membawa semangat bahwa generasi muda Indonesia memiliki peran penting dalam menjawab permasalahan lingkungan global melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. [Penulis: Indah Sukma Ningsih]
12345…25

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
  • Dharma Wanita Persatuan UP Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Pelatihan Budidaya Anggrek
  • Upacara Melepas Wisudawan-Wisudawati Program Sarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Periode II Tahun Akademik 2025/2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju