Arsip:
Rilis Berita
Sebagai tahap awal pembentukan kader baru, Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar). Pada tahun ini, Diklatsar ke-XXVI mengusung tema “Jelajahi Laut, Temukan Dirimu: Bersama KSK Menjadi Generasi Tangguh Penjaga Laut”. Tema tersebut merefleksikan semangat untuk melahirkan kader baru yang kompeten, terampil, dan berkomitmen tinggi dalam memajukan kelautan di Indonesia.
Diklatsar XXVI terdiri atas dua rangkaian besar. Rangkaian pertama telah terlaksana pada bulan September hingga November 2025 yang meliputi Diklat Ruang (Dikru), Wawancara, dan Forum Santai Berenang (Forsakerang). Sementara rangkaian kedua meliputi Outbound, Gelar Pasukan (Gerpas), dan Diklat Lapangan (Diklap).
Outbound telah terlaksana pada tanggal 5 Februari 2026 di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Dalam kegiatan ini, peserta yang disebut sebagai Baby Octopus mengunjungi beberapa pos untuk memperoleh pembekalan dasar mengenai cara penyusunan carrier, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), pembuatan api unggun, serta pembangunan bivak. Selain pematerian, Baby Octopus juga diberikan kuis dan games sebagai sesi bonding antar sesama anggota.
Rangkaian selanjutnya, yaitu Gerpas yang dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 di lingkungan Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berfokus pada pengecekan perlengkapan Baby Octopus yang akan digunakan pada Diklap. Selain pengecekan, dilakukan pula sesi evaluasi dan menjadi kesempatan bagi Baby Octopus dalam melengkapi perlengkapan yang belum tersedia.
Sebagai puncak kegiatan rangkaian Diklatsar XXVI, Diklat Lapangan (Diklap) dilaksanakan pada tanggal 13- 15 Februari 2026 di Pantai Krakal, Pantai Ngrumput, Pantai Watu Bolong, dan Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelum keberangkatan ke lokasi acara, kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Abdul Razaq Chasani S.Si., M.Si., Ph.D. selaku pembina Kelompok Studi Kelautan.
Pada rangkaian Diklap, Baby Octopus melakukan pembangunan bivak di area pantai serta kegiatan susur pantai diikuti dengan pematerian mengenai Kelompok Studi Kelautan, medis, serta lima kelas keilmuan yang terdiri dari Algae, Crustacea, Echinodermata, Mollusca, dan Pisces. Sebagai bentuk evaluasi pemahaman materi, diadakan kuis yang dilaksanakan setelah rangkaian susur pantai. Kegiatan ini ditutup dengan prosesi pelantikan Anggota Muda ke- XXVI KSK Biogama yang dipimpin oleh saudara Andhika Edwin selaku Ketua KSK Biogama periode 2026.
Rangkaian Diklatsar XXVI diharapkan dapat melahirkan kader Anggota Muda yang kompeten secara akademik maupun keterampilan, serta memantik semangat untuk menjaga kelestarian laut Indonesia. [Penulis: KSK]
Biology Orchid Studi Club (BiOSC) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada sukses menggelar Diklat Lapangan CAD XX. Kegiatan ini diikuti oleh 44 CAD XX dan mengangkat tema “Mekar Bersama Pengetahuan”. Kegiatan ini berfokus pada interpretasi hasil eksplorasi anggrek di alam terbuka sebagai bagian pembekalan calon anggota. Melalui praktik eksplorasi tersebut, peserta memperoleh keterampilan berupa teknik survival sekaligus kemampuan menganalisis data lapangan. Selain itu, Diklat Lapangan menjadi momen bagi calon anggota untuk menyampaikan informasi relevan dari eksplorasi yang telah dilakukan. Selama kegiatan, peserta menerima pembekalan ilmu dasar yang mendukung peran mereka dalam Diklat Penelitian, Budidaya, serta Konservasi di alam terbuka. Oleh karena itu, Diklat Lapangan tidak hanya memberikan pengalaman langsung, tetapi juga mempersiapkan calon anggota untuk menerapkan dan mengembangkan pemahaman konservasi alam.
Diklat Lapangan diselenggarakan selama dua hari yaitu pada tanggal 4 Februari 2026 di Gunung Gajah, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah dan pada tanggal 5 Februari 2026 di Fakultas Biologi UGM. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana Diklat Lapangan CAD XX (Muhammad Zaki Bramasta), Ketua BiOSC periode 2024/2025 (Ramadhan Nur Khoiruddin), dan Dosen Pembina BiOSC (Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc.), yang dilakukan di Selasar Selatan Gedung B Fakultas Biologi UGM sebelum keberangkatan menuju lokasi eksplorasi. Setelah tiba di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Pengelola Pokdarwis Gunung Gajah. Eksplorasi anggrek pada Gunung Gajah oleh CAD XX dilaksanakan dengan membagi peserta menjadi 5 kelompok. Pada eksplorasi ini, terdapat dua jalur eksplorasi, yaitu jalur 1 dan jalur 2, dengan setiap jalur terdapat 3 pos yang terdiri dari pos 1 yaitu mini games, pos 2 istirahat, dan pos 3 yaitu pengecekan sketsa. Sesampainya di fakultas, dilakukan diskusi berkelompok dengan pemandu masing-masing sebagai persiapan untuk presentasi pada hari kedua.
Kegiatan Diklat Lapangan pada tanggal 5 Februari 2026 yaitu presentasi hasil eksplorasi anggrek yang diperoleh di Gunung Gajah pada hari sebelumnya. Presentasi diawali dengan menyampaikan borang identifikasi, dokumentasi anggrek, dan sketsa anggrek yang didapatkan selama eksplorasi di Gunung Gajah. Setiap kelompok mempresentasikan hasil eksplorasi di hadapan para panelis (Dewan Senior dan Dewan Pendamping BiOSC), kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Output yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu Calon Angkatan Diksar XX dapat menerapkan dan menyampaikan ilmu yang telah diberikan selama Dikru Penelitian, Budidaya, serta Konservasi di alam terbuka. Kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Calon Angkatan Diksar XX menjadi Angkatan Diksar XX oleh Ketua BiOSC, serta pengenalan Kepala Bidang yang baru pada periode kepengurusan tahun 2026. Selamat kepada Angkatan Diksar XX yang telah dilantik. BiOSC! Tumbuh, Berkembang, Lestari! [Penulis: BiOSC]
Yamagata, Jepang – 16 Februari 2026 — Sebanyak delapan belas sivitas akademika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang terdiri dari 2 dosen dan 16 mahasiswa, mengikuti kegiatan Sakura Science Program 2026 yang diselenggarakan di Yamagata University, Jepang. Sebagian peserta mendapatkan pendanaan dari Japan Sakura Science Program 2026, sebuah program internasional yang bertujuan memperkuat kolaborasi riset dan pertukaran akademik antara Jepang dan negara mitra.
Program ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional Fakultas Biologi UGM dalam bidang biologi molekuler, ekologi, dan biodiversitas, sekaligus membuka ruang pembelajaran langsung di lingkungan akademik global.
Persiapan Akademik Sebelum Keberangkatan
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi persiapan pada Rabu, 11 Februari 2026, melalui pematerian daring oleh Prof. Jun Yokoyama dari Yamagata University. Dalam sesi tersebut, Prof. Yokoyama menjelaskan mengenai kondisi geografis dan lingkungan Kota Yamagata, memberikan gambaran konteks ekologi wilayah yang akan menjadi lokasi pembelajaran lapangan. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengantar teknik ekstraksi DNA tanaman, sebagai dasar praktikum yang akan dilakukan selama program berlangsung.
Peserta berangkat dari Indonesia pada Minggu, 15 Februari 2026, dan tiba di Bandar Udara Internasional Narita pada hari yang sama sebelum melanjutkan perjalanan menuju Yamagata.
Hari Pertama: Pembukaan dan Perkuliahan Intensif
Kegiatan resmi dimulai pada Senin, 16 Februari 2026, diawali dengan kuliah pembuka oleh Prof. Jun Yokoyama, selaku manajer Program Sakura Science di Yamagata University. Dalam sesi tersebut, beliau memaparkan agenda kegiatan selama tujuh hari ke depan, hingga 22 Februari 2026, yang mencakup:
- Kuliah tematik dan diskusi akademik
- Praktikum ekstraksi DNA
- Penyusunan pohon filogenetik (phylogenetic tree)
- Presentasi hasil
- Kunjungan ke museum
- Kegiatan lapangan ke Gunung Gassan
Suasana akademik semakin dinamis ketika Prof. Yutaka Miyazawa menyampaikan materi tentang fisiologi tumbuhan, khususnya fenomena root hydrotropism — respons pertumbuhan akar terhadap gradien kelembapan air. Materi ini memperkaya perspektif peserta tentang adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan.
Setelah sesi pagi yang intensif, peserta menikmati makan siang bersama di kafetaria kampus Yamagata University dengan menu khas Jepang yang menggugah selera, menjadi pengalaman budaya yang menyenangkan di sela kegiatan akademik.
Eksplorasi Keanekaragaman Serangga Asia
Perkuliahan sesi siang dilanjutkan oleh Prof. Naoyuki Fujiyama, yang membahas keanekaragaman serangga Asia, dengan fokus pada kumbang ladybug herbivora Indonesia. Beliau juga menjelaskan bagaimana teknologi DNA sequencing digunakan untuk mengkaji biodiversitas dan menentukan hubungan filogenetik kumbang herbivora Indonesia.
Sesi akademik hari pertama ditutup dengan materi dari Dr. Taisuke Kanao mengenai keanekaragaman rayap (termite diversity), yang membuka wawasan peserta tentang peran penting serangga sosial dalam ekosistem.
Membangun Kolaborasi dan Perspektif Global
Hari pertama Sakura Science Program 2026 berlangsung penuh antusiasme dan interaksi akademik yang intens. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas ilmiah mahasiswa dan dosen, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi internasional antara Fakultas Biologi UGM dan Yamagata University.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan penguatan riset bersama, khususnya dalam bidang biologi molekuler, biodiversitas, dan ekologi Asia Timur dan Asia Tenggara.
Pada hari Rabu, 11 Februari 2026 lalu, para siswa dari SMPIT Muhammadiyah An Najah, Klaten berkesempatan melakukan pembelajaran Biologi dengan topik histologi dan anatomi hewan di Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan (SPH), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa dengan didampingi oleh 6 orang guru. Acara diawali dengan sambutan serta pembukaan oleh Dr. Ardaning Nuriliani, M.Kes, selaku Kepala Laboratorium SPH.
Pada kegiatan ini siswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung mengenai struktur dan fungsi hewan. Pembelajaran yang dilakukan meliputi praktikum pembedahan ikan nila yang dilakukan oleh siswa dengan didampingi oleh asisten Laboratorium SPH yang terdiri dari 9 mahasiswa S2. Di dalam praktikum ini, para siswa mempelajari bagaimana cara melakukan pembedahan hewan coba yang sesuai dengan kaidah animal welfare serta mempelajari topografi dan struktur anatomis organ. Para siswa juga melakukan pengamatan preparat histologis beberapa jenis organ untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam terkait komponen sel dan jaringan apa saja yang menyusun suatu organ. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah keterampilan praktis siswa dan meningkatkan pengalaman belajar mereka dalam bidang biologi yang juga menunjang SDGs no 4 terkait pendidikan berkualitas.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dan peran serta dari universitas untuk menunjang pelaksanaan pendidikan dasar dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas yang berperan dalam mengoptimalkan pelaksanaan SDGs no 17 terkait kemitraan untuk mencapai tujuan.
Cairo, 12 Februari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan kerja sama ke Mesir dengan agenda utama di Badr University in Cairo (BUC). Delegasi Fakultas Biologi UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, bersama Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, M.Biotech selaku Kepala Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM.
Kunjungan di Badr University in Cairo disambut secara resmi oleh Rektor BUC, Prof. Dr. Ashraf Mohamed El-Shihy, serta Dekan Faculty of Veterinary, Food Nutrition and Biotechnology BUC, Prof. Adel Abd El-Khaleq. Pertemuan ini membahas berbagai program kerja sama strategis, di antaranya penyelenggaraan International Summer Course, program Double Degree, serta International Conference bersama. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) antara Fakultas Biologi UGM dan Badr University in Cairo sebagai bentuk komitmen penguatan kolaborasi akademik dan riset kedua institusi.
Sementara itu, kunjungan ke Cairo University merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya. Delegasi Fakultas Biologi UGM disambut oleh Prof. Said El-Salamouny dan Dr. Ibrahim. Pembahasan kerja sama difokuskan pada pelaksanaan International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development yang akan diselenggarakan di Fakultas Biologi UGM, serta rencana pengiriman mahasiswa Cairo University untuk melanjutkan studi jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) di Fakultas Biologi UGM. Selain itu, kedua institusi juga membahas penguatan kolaborasi dalam bentuk joint supervision, joint research, dan joint publication.
Melalui kunjungan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global dan mendorong kolaborasi internasional yang berkelanjutan di bidang biologi, biodiversitas tropis, bioteknologi, dan pembangunan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen, memperkuat kualitas riset bersama, serta berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Departemen Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM, menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Studi S3 Dosen Fakultas Biologi UGM pada Selasa (10/02) di Auditorium Biologi Tropika. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 – 12.00 WIB ini dihadiri oleh dosen serta mahasiswa pascasarjana Fakultas Biologi UGM.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Bapak Abdul Razaq Chasani, Ph.D. selaku Ketua Departemen Biologi Tropika dan dipandu oleh MC Asrindon, S.I.Kom. Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk berbagi pengalaman studi doktoral, pemaparan hasil disertasi dosen, serta membuka peluang kolaborasi penelitian. Topik-topik yang dipresentasikan dalam kegiatan diseminasi ini sejalan dengan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada aspek kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan sumber daya hayati.
Diseminasi ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dipandu oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. sebagai moderator, dengan narasumber Dr. Luthfi Nurhidayat, M.Sc., Dr.Eng. Atikah Fitria Muharromah, S.Si., M.Eng., dan Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc. Pada sesi ini, para narasumber memaparkan pengalaman studi doktoral serta hasil-hasil penelitian disertasinya yang mencakup regenerasi dan studi evolusi tokek, pemanfaatan teknologi next-generation sequencing pada vektor penyakit, serta penelitian biosorpsi merkuri oleh tumbuhan air dan mikroalga.
Sesi kedua dipandu oleh Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai moderator, dengan menghadirkan narasumber Dr. Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Dr. Dila Hening Windyaraini, S.Si., M.Sc., dan Dr. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Sc. Penelitian yang disampaikan meliputi kajian anatomis, fitokimia dan molekuler tanaman ciplukan, kajian multidisiplin kasus dengue di Kabupaten Bantul, serta pemuliaan Cavia porcellus (Linnaeus, 1758) untuk mendukung penelitian di bidang dermatologi dan kedokteran estetika.
Melalui kegiatan diseminasi ini, Departemen Biologi Tropika berharap dapat memperkuat budaya riset, mendorong pertukaran ide-ide ilmiah, serta membuka peluang kolaborasi penelitian antara dosen dan mahasiswa guna mendukung inovasi dan pembangunan berkelanjutan.
Bandung, 9 Februari 2026 — Matin Nuhamunada, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Office of International Affairs (OIA), Fakultas Biologi UGM, ikut berpartisipasi dalam kegiatan Erasmus+ ECoGREEN Project Closing yang dirangkaikan dengan Information Session dan Partner Matchmaking Program Erasmus+, bertempat di Lecture Theater Gedung PPAG, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai skema pendanaan hibah Erasmus+, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui skema Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CBHE).
Dalam sesi diskusi, disampaikan pentingnya penyelarasan topik proposal Erasmus+ dengan kata kunci utama yang menjadi fokus Uni Eropa, yaitu digital/AI, sustainability, serta future skills. Arah pengembangan proposal ke depan diusulkan sebagai proyek berskala nasional untuk memperkuat kapasitas perguruan tinggi Indonesia dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kesadaran dan kompetensi masa depan, termasuk dalam konteks green economy dan sustainable development melalui pendekatan kurikulum interdisipliner.
Tujuan utama yang dibahas dalam forum tersebut meliputi: (1) penguatan kurikulum program Sarjana (S1) dan pengembangan program Magister di bidang sustainability, (2) Pembentukan konsorsium pendidikan dan pusat riset kolaboratif lintas institusi, serta (3) pengembangan kegiatan co-curricular kemahasiswaan yang mendukung isu sustainable development dan transformasi digital.
Sesi informasi Erasmus+ dibuka oleh Dr. Johanna Renny Octavia Hariandja (UNPAR) selaku Primary Coordinator proyek hibah CBHE ECoGREEN, sekaligus menandai penutupan resmi proyek tersebut dan menjadi ajang sosialisasi peluang kolaborasi Erasmus+ ke depan. Materi utama disampaikan oleh Arief Budiman, Ph.D., selaku Erasmus+ National Focal Point (ENFP) untuk Indonesia, yang memaparkan peran ENFP dalam membantu perguruan tinggi Indonesia mengakses berbagai skema Erasmus+, mulai dari pendampingan teknis, pencarian mitra Eropa, hingga penjaminan kualitas proposal. Disampaikan pula pentingnya kepemilikan Participant Identification Code (PIC) dan Organisation ID (OID) dari institusi perguruan tinggi Indonesia sebagai prasyarat partisipasi.
Berbagai skema Erasmus+ yang diperkenalkan antara lain: (1) International Credit Mobility (ICM), (2) Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM), (3) Capacity Building in Higher Education (CBHE), dan (4) Jean Monnet Actions. Dalam sesi khusus CBHE, UNPAR berbagi pengalaman sebagai anggota konsorsium hingga koordinator proyek. Ditekankan bahwa kunci keberhasilan proposal CBHE terletak pada pembentukan konsorsium yang kuat, kejelasan pembagian peran, serta komunikasi intensif antar mitra di Eropa sejak tahap penyusunan concept note. Sementara itu, skema Jean Monnet diperkenalkan sebagai langkah awal strategis untuk membangun kapasitas institusi, khususnya melalui pengembangan modul dan kegiatan pengajaran terkait kebijakan Uni Eropa.
Sebagai hasil kegiatan, disepakati beberapa langkah tindak lanjut, antara lain diskusi lanjutan dengan former grantee dan calon kolaborator, penentuan topic of interest bersama, serta pembentukan konsorsium untuk pengajuan proposal Erasmus+ CBHE mendatang. Fokus kolaborasi diarahkan pada tema biosustainability dan pendekatan berbasis data. Partisipasi Fakultas Biologi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas perencanaan proposal hibah internasional, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada sustainable development.
Yogyakarta, 9 Februari 2026 — Persatuan Orang Tua Mahasiswa Biologi Gadjah Mada (POTMABIOGAMA) Angkatan 2025 secara resmi menyerahkan hibah berupa delapan unit laptop kepada Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Acara penyerahan berlangsung di ruang Senat Fakultas Biologi. Acara penyerahan hibah laptop ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan Fakultas Biologi UGM. Hadir Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan, bersama Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Turut serta Sukirno, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Sarjana Biologi; Amin Susiatmojo, S.Pt., M.Sc. sebagai Kepala Kantor Administrasi; serta Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. selaku Ketua Tim Kerja Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam acara ini, hadir pula perwakilan mahasiswa melalui Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Laptop yang dihibahkan tersebut akan dipinjamkan kepada mahasiswa Angkatan 2025 sebagai bentuk dukungan nyata dalam menunjang kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan diri. Kehadiran hibah ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang membutuhkan perangkat teknologi untuk menyelesaikan tugas perkuliahan maupun aktivitas akademik lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi POTMABIOGAMA 2025. Beliau menekankan bahwa dukungan dari orang tua mahasiswa melalui hibah laptop ini sangat berarti dalam membantu mahasiswa mengatasi keterbatasan fasilitas, khususnya kebutuhan perangkat teknologi yang menjadi penunjang utama dalam proses pembelajaran dan penelitian.
Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. menambahkan pesan moral kepada mahasiswa penerima hibah. Beliau mengingatkan agar laptop yang dipinjamkan dapat dijaga dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan akademik, penelitian, maupun pengembangan diri. “Mahasiswa diharapkan mampu menjaga amanah ini dan menggunakan fasilitas yang diberikan sesuai dengan tujuan mulia, yakni mendukung kelancaran studi,” ungkapnya.
Penyerahan hibah ini juga menjadi momentum penting yang menunjukkan sinergi antara orang tua, mahasiswa, dan fakultas dalam mendukung kualitas pendidikan di Fakultas Biologi UGM. Kehadiran POTMABIOGAMA sebagai mitra strategis fakultas diharapkan terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak positif bagi keberlangsungan proses belajar mengajar dan pencapaian prestasi mahasiswa.
Dengan adanya hibah laptop ini, Fakultas Biologi UGM semakin menegaskan komitmennya untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan orang tua mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik yang solid. Kegiatan ini mendukung SDG’s 4 untuk mewujudkan Pendidikan berkualitas.
Yogyakarta, 6 Februari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu internasional secara hybrid yang bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi UGM, rekan BRIN, serta peserta dari berbagai universitas di Indonesia.
Kuliah tamu menghadirkan dua narasumber dari Kangwon National University, Korea Selatan, yaitu Prof. Jin Hee Han dan Dr. Jun Hojong. Acara diawali dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menyambut hangat para narasumber dan peserta. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan bahwa kunjungan ini merupakan kali pertama bagi Prof. Jin Hee Han dan Dr. Jun Hojong ke Yogyakarta dan UGM, sehingga menjadi momentum penting untuk mempererat jejaring akademik internasional.
Sesi kuliah tamu dipandu oleh Matin Nuhamunada, Ph.D., selaku Kepala Office of International Affairs Fakultas Biologi UGM yang juga merupakan dosen dan peneliti di Laboratorium Bioteknologi. Paparan pertama disampaikan oleh Prof. Jin Hee Han dengan judul “Mosquitoes-Based Flavivirus Monitoring in Korea”, yang membahas strategi pemantauan flavivirus berbasis nyamuk di Korea serta implikasinya terhadap kesiapsiagaan kesehatan masyarakat.
Paparan kedua disampaikan oleh Dr. Jun Hojong dengan judul “Ligand Receptor Interactions Underlying Human Adaptation on Non-Laverania Malaria Parasites”. Dalam paparannya, Dr. Jun mengulas mekanisme molekuler interaksi antara ligan dan reseptor yang mendasari adaptasi manusia terhadap parasit malaria non-Laverania, serta implikasinya dalam memahami dinamika evolusi parasit dan pengembangan riset penyakit infeksi.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi akademik global dan mendorong pengembangan riset di bidang penyakit infeksi, bioteknologi, dan kesehatan masyarakat. Pertukaran pengetahuan yang terjalin turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal bagi terwujudnya kolaborasi riset, pertukaran akademik, dan inovasi bersama antara UGM dan Kangwon National University di masa mendatang.
Pada hari Senin, 2 Februari 2026, pukul 13.00-15.00 WIB, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Pelantikan Pengurus Kelompok Studi dan Lembaga secara luring di Gedung Auditorium Biologi Tropika. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Biologi Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Ketua Departemen, para Ketua Program Studi, Kepala Kantor Administrasi, para Ketua Tim Kerja, Unit Pelaksana Kemahasiswaan, Dosen Pembina Kelompok Studi dan Lembaga, Ketua Kelompok Studi dan Lembaga, serta perwakilan pengurus terkait.
Kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Anasya Prapti Citra Solusi dan Adryan Nathanael. Acara dibuka oleh Master of Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi yang dipimpin oleh Wuri Hastuti. Acara selanjutnya yaitu pembacaan Ikrar Pelantikan Pengurus Kelompok Studi atau Lembaga yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., dan diikuti oleh seluruh Ketua Kelompok Studi atau Lembaga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.
Penandatanganan Ikrar yang dilaksanakan oleh Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan seluruh Ketua Kelompok Studi dan Lembaga secara bergantian. Kemudian, dilanjutkan dengan arahan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. kepada pengurus Kelompok Studi dan Lembaga diantaranya harapan kepada seluruh Kelompok Studi dan Lembaga untuk fokus pada program yang sudah disusun dan dapat meningkat kemampuannya. Beliau yakin bahwa dosen-dosen pembina akan mendukung dan mendampingi kegiatan Kelompok Studi dan Lembaga dengan sepenuhnya, sehingga diharapkan pada tahun ini menjadi tahun peningkatan kualitas. Beliau juga mengapresiasi mahasiswa-mahasiswa yang telah mengharumkan nama Fakultas Biologi. [Penulis: BEM]



























































