• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 160
Arsip:

Rilis Berita

Serah Terima Jabatan Ketua dan Sekretaris Departemen serta Ketua Program Studi di Lingkungan Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 16 Januari 2021

Bertempat di Ruang Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Kamis, (7/1/2021), dilaksanakan acara serah terima jabatan Ketua dan Sekretaris Departemen serta Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas Biologi UGM. Acara diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7

Acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor UGM oleh Kepala Kantor Administrasi, Mulyanto, S.T., M.M. Selanjutnya serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan:
Dari Ketua Departemen Biologi Tropika yang lama, Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. kepada pejabat yang baru, Dr. Slamet Widianto, M.Sc.
Dari Sekretaris Departemen Biologi Tropika yang lama, Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. kepada pejabat yang baru, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D.
Dari Ketua Program Sarjana Program Studi Biologi yang lama, Dr.rar.net. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si. kepada pejabat yang baru, Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Dari Ketua Program Magister Program Studi Magister Biologi yang lama, Dr. Diah Rachmawati, M.Sc. kepada pejabat yang baru, Dr.rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.
Dari Ketua Program Doktor Program Studi Doktor Biologi yang lama, Dr. Drs. R.C. Hidayat Soesilohadi, M.S., kepada pejabat yang baru, Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr
Sc. menyampaikan atas nama keluarga besar Fakultas Biologi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya kepada para pejabat lama yang telah tulus mengabdi kepada Fakultas Biologi UGM selama 5 tahun. Dekan Fakultas Biologi juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah mendapatkan Surat Keputusan Rektor. “Syukur alhamdulillah dalam 5 tahun terakhir banyak perkembangan dan prestasi yang telah dicapai oleh Fakultas Biologi yang dapat dilihat di beberapa indikator, baik di bidang SDM maupun pengembangan Program Studi. Banyak capaian yang telah dihasilkan di antaranya akreditasi ASIIN untuk Program Sarjana, sertifikasi AUN untuk Program Magister, dan Akreditasi Unggul untuk Program Doktor”. Selanjutnya Dekan Fakultas Biologi mengajak untuk mendoakan pejabat periode sebelumnya agar semua darma baktinya menjadi amal dan selalu diberi kesehatan. Juga untuk pejabat yang baru semoga selalu diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
Prof. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. selaku Ketua Departemen pada periode sebelumnya, dalam sambutannya menyampaikan sangat merasakan adanya kerjasama yang baik dengan semua pihak dalam memajukan Fakultas Biologi. “Kalau ada pepatah yang mengatakan tak ada gading yang tak retak maka demikian juga dengan kami.. semoga kekurangan di waktu yang lalu akan dapat menjadi pelajaran untuk dapat meningkatkan kinerja departemen di waktu yang akan datang”.
Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. sebagai Ketua Departemen yang baru, menyampaikan harapan agar dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kinerja departemen yang sebelumnya sudah baik.
Dr. Drs. R.C. Hidayat Soesilohadi, M.S. dalam sambutannya berharap agar capaian Program Studi yang sudah baik dapat ditingkatkan lagi, dan beberapa PR yang masih tersisa dapat segera diselesaikan.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc. yang menyampaika bahwa “Dalam suatu sistem, generasi selanjutnya harus lebih baik dari generasi sebelumnya. Untuk itu kami mohon Kaprodi sebelumnya tetap memberikan kerjasama, bimbingan, dan arahan”.

Ketua dan Sekretaris Senat, seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi UGM hadir dan turut menyaksikan acara serah terima jabatan ini secara daring melalui kanal youtube.

BIOLECTURE SERIES #11: Arti Penting Kajian Biosistematika untuk Merekam Proses Mikroevolusi Hewan di Nusantara

Rilis BeritaTajuk Kamis, 14 Januari 2021

Fakultas Biologi UGM kembali mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dosen dan sharing ilmu sesuai dengan kepakaran masing-masing. Kegiatan tersebut difasilitasi melalui Biolecture Series yang telah diselenggarakan sebanyak 10 kali selama masa darurat Covid-19. Biolecture Series didesain agar para dosen dapat berkolaborasi dengan institusi lain dalam sharing keilmuan sebagai perwujudan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.  Kali ini Laboratorium Sistematika Hewan yang menjadi host didalam penyelenggaraan Biolecture, menyusul laboratorium – laboratorium lain di Fakultas Biologi UGM.

Biosistematika atau sistematik adalah ilmu tentang keanekaragaman organisme dan hubungan kekerabatan antar organisme- organisme tersebut. Pengertian sistematik berbeda dengan klasifikasi dan taksonomi. Fungsi penting dari sistematik meliputi pengenalan taksa (diferensiasi), diagnosis universal taksa (identifikasi), memberikan/ menetapkan nama taksa yang diterima secara universal (nomenklatur), analisis hubungan (relationships) antar taksa (perbandingan), dan mengelompokkan taksa berdasarkan hubungannya tersebut (klasifikasi).

Dalam rangka pendalaman materi dan pemahaman tentang Ilmu Biosistematika yang mengalami perkembangan pesat sampai saat ini, Laboratorium Sistematika Fakultas Biologi UGM  dalam Biolecture 11 mengambil tema “Arti Penting Kajian Biosistematika untuk Merekam Proses Mikroevolusi Hewan di Nusantara”, dengan narasumber adalah Drs. Bambang Agus Suripto, SU., M.Sc. (Laboratorium Sistematika Hewan, Fakultas Biologi UGM) dan Prof. Drs. Rosichon Ubaidillah, M.Phil., Ph.D. (Pusat Penelitian Biologi, LIPI, sedangkan moderator yang memandu acara ini adalah Dila Hening Windyaraini, S.Si., M.Sc. (Laboratorium Sistematika Hewan, Fakultas Biologi UGM). Webinar ini  diselenggarakan pada hari Kamis, 14 Januari 2021 pukul 09.00 – 11.00 WIB, melalui aplikasi Zoom.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 9
Slide 10
Slide 8
Slide 5
Slide 7
Slide 6

Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM saat membuka acara Biolecture 11. Biolecture diharapkan dapat menjadi wadah dan sarana bekerja sama antar peneliti dan juga diseminasi hasil riset yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Biolecture ini merupakan sebuah platform merdeka belajar dari fakultas biologi UGM untuk masyarakat Indonesia. Evolusi dalam skala kecil atau mikroevolusi dapat didefinisikan sebagai suatu perubahan dalam susunan genetik suatu populasi. Evolusi Modern, menggabungkan konsep seleksi Darwin dengan konsep pewarisan Mendel. ”Biolecture kali ini cukup menarik selain tema yang diangkat yaitu Biositematik Hewan tetapi kebetulan juga kedua narasumber ini merupakan teman satu angkatan di Biologi UGM”, tambah Budi.

Drs. Bambang Agus Suripto, SU., M.Sc. sebagai pembicara yang pertama membawakan materi tentang Kajian Biosistematik Burung dalam Merekam Proses Mikroevolusi. Burung merupakan satwa liar yang hidup di alam secara bebas dan mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Indonesia menjadi salah satu negara prioritas utama dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Burung merupakan salah satu keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Perkembangan biosistematika ini telah banyak menjawab tantangan terutama dalam penentuan spesies burung di Nusantara, sebagai contoh: beberapa spesies yang awalnya (secara morfologi) dianggap sebagai spesies yang berbeda, namun dengan teknik biomolekular ternyata menunjukkan kekerabatan yang sangat dekat, bahkan dapat dianggap sebagai satu spesies, atau sebaliknya. Kriteria spesies itu tergantuk konsep spesies yang dianut. “Ini menjadi dasar pembatasan atau pemisahan sebuat spesies”, ungkap Bambang.

Pada Biolecture 11, pembicara kedua adalah Prof. Drs. Rosichon Ubaidillah, M.Phil., Ph.D. yang menjelaskan materi Peran dan Produk Biosistematika di era Biologi Modern. Biosistematika sangat dierlukan karena akan menyediakan “classification” untuk jutaan spesies biota, memberi kesempatan penelitian taxa yang belum diungkap (di bidang kesehatan, pengendalian biologik, pendugaan “ecological relationship”, maupun untuk taksa taksa yang telah punah), Klasifikasi yang tidak natural dan akan membahayakan, sebagai landasan pelaksanaan konservasi, dan untuk memahami proses evolusi. Masalah taksa prioritas yang digunakan oleh taksonom adalah, 1) ketertarikan dalam Kelompok taksa tertentu, 2) taksa memiliki nihai ekonomi Tinggi, 3) Kelompok taksa yang sudah banyak yang meneliti, 4) bukan taksa yang suit dalam koleksiyon, dalam pencarian material, penyimpanan. “Biosistematik memiliki banyak peran bagi peran dan manfaat di era Biologi modern”, tambah Prof. Rosichon.

Biolecture ini diikuti oleh sekitar 138 pendaftar yang sangat beragam, mulai dari siswa, mahasiswa S1, S2, S3, dosen, guru, masyarakat umum dan peneliti. Instansi juga sangat beragam: Instansi juga sangat beragam: Universitas Lampung, UIN Walisongo Semarang, Universitas Bengkulu, Universitas Bangka Belitung, Universitas Syiah Kuala, Universitas Mataram, Universitas Andalas, Universitas Tadulako, Universitas Cenderawasih, ITS, Universitas Sriwijaya, Universitas Tidar, Universitas Diponegoro, Universitas Atmajaya, UNY, CIDES Indonesia, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Jember, UNiversitas Andalas, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Universitas Mulawarman, Universitas 45 Mataram, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Airlangga, STKIP PGRI Sumatera Barat, Universitas Muhammadiyah Lamongan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Jakarta, Universitas Tanjungpura, UIN Syarif Hidayatulah Jakarta, Universitas Negeri Medan, Universitas Wiralodra, Universitas Negeri Surabaya, ITB, Balai Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan, Surya University, Universitas Pakuan, Universitas Riau, Universitas Brawijaya, Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Gondo, Karantina Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, UNPAD, UGM dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu dari seluruh penjuru tanah air.

Rapat Koordinasi Pengurus Kobi Periode 2020-2022, Ketua Sampaikan 8 Program Untuk 2 Tahun Kedepan

Rilis BeritaTajuk Kamis, 7 Januari 2021

Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) telah melaksanakan Kongres Tahunan Ke-3 pada Selasa, 24 November 2020 lalu. Dalam Kongres tersebut, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. (UGM) terpilih kembali sebagai Ketua KOBI dengan Wakil Ketua yaitu Dr. Ir. Miftahudin, M.Si. (IPB) untuk periode 2020-2022. Menindaklanjuti kegiatan tersebut, pada Kamis, 17 Desember 2020, KOBI mengadakan rapat koordinasi pengurus KOBI Periode 2020-2022 secara daring melalui aplikasi ZOOM yang dihadiri oleh 20 orang pengurus terpilih. Rapat ini bertujuan untuk menyampaikan struktur organisasi dan rencanca garis besar program kerja KOBI 2020-2022.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Struktur organisasi KOBI terdiri dari Dewan Penasihat dan Dewan Pengurus harian. Ketua Dewan Penasihat KOBI yang telah terpilih yaitu Prof.Dr.Suwarno Hadisusanto, dengan 5 orang anggota yaitu Prof. Dr. Sutiman Bambang Sumitro, Dr. Adi Pancoro, Prof. Dr. Bambang Irawan, Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, dan Prof Dr. Intan Ahmad, M.Sc.

Dewan pengurus harian tersusun atas Ketua (Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.), Wakil Ketua (Dr. Miftahudin), Sekretaris I (Dr.rer.nat Andhika P. Nugroho), Sekretaris II (Dr. Novi Febrianti, M.Si.), Bendahara I (Lisna Hidayati, M.Biotech), Bendahara II (Dr.Dra.Ari Hayati, M.P.). Selain pengurus inti terdapat pula Koordinator Wilayah yang dibedakan berdasarkan wilayah di Indonesia yang dibagai menjadi 3 bagian, yaitu Indonesia bagian barat (Dr. Jarulis, M.Si.), Indonesia bagian tengah (Dr. Jantje Ngangi), dan Indonesia bagian timur (Paskalina T. Lefaan, M.Si.). Beberapa Korbid (koordinator bidang) juga disusun diantaranya Korbid Kurikulum Biologi (Dr. Tedjo Sukmono, M.Si.), Korbid Kurikulum Pendidikan Biologi (Dr. Rusdi, M.Biomed.), Korbid Kurikulum Bioteknologi (Dr. Titta Novianti, M.Biomed.), Koordinator Kurikulum Pendidikan Profesi (Prof. Dr.rer.nat Imam Widhiono M.Z., M.S.), Kobid Jejaring (Dra. Ni luh Watiniasih, M.Sc.), Korbid LAMSAMA (Dr. Annawaty), Korbid Jaminan Mutu (Dr. Nova Hariani), Koordinator Kerjasama dengan UIN (Prof Dr. Lily Surayya E. P.,M.Env.Stud.), dan Humas (Dr. Evika Sandi Savitri, M.P., Muhammad Badrut Tamam, M.Sc., Moh. Iqbal, M.Sc.).

Selanjutnya, ketua menyampaikan rencana garis-garis besar program kerja KOBI 2020-2022. Terdapat 8 program yang dicanangkan antara lain:

  1. Pembinaan dan Kerjasama antar Program Studi Sarjana dan Pasca Sarjana bidang Biologi, Pendidikan Biologi, Mikrobiologi, Bioteknologi dan Biologi Terapan di Indonesia agar memiliki standar akreditasi nasional dan internasional
  2. Peningkatan peran KOBI dalam peningatan mutu bahan ajar di SMA/SMK/MA
  3. Penyusunan Naskah Akademik Kurikulum Nasional Biologi Program Sarjana dan Pasca Sarjana sesuai dengan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)
  4. Penyusunan Pedoman Kurikulum dan Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Biolog sesuai dengan KKNI Level 7
  5. Peningkatan Kerjasama Program MBKM dan Riset antar Prodi/ Departemen/ Fakultas/ Perguruan Tinggi anggota KOBI
  6. Pembinaan jurnal ilmial untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas jurnal ilmiah terakreditasi nasional dan terindeks internasional
  7. Finalisasi penyusunan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI)
  8. Peningkatan peran dan kerjasama KOBI di level nasional dan internasional

Pada rapat tersebut anggota pengurus KOBI menyampaikan pendapat dalam menanggapi program kerja yang disampaikan oleh Ketua KOBI. Diskusi program kerja berjalan dengan lancar dan baik, sehingga menghasilkan pembaharuan program yang dapat diterima dan disepakati oleh semua anggota pengurus. Ketua KOBI juga menyampaikan bahwa perlu segera diadakan rapat berikutnya mengenai mekanisme pelaksanaan program kerja, jangka waktu dan penanggung jawab pada setiap program kerja KOBI 2020-2022.

#NGOBRAS: “Biologi Panen Prestasi PIMNAS 2020”

Rilis BeritaTajuk Kamis, 7 Januari 2021

Menyongsong tahun baru 2021, Fakultas Biologi mengawali pergantian tahun dengan melaksanakan ngobrol santai (NGOBRAS) pada hari Senin, 4 Januari 2021. PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa merupakan kompetisi presitisius yang diselenggarakan oleh DIKTI guna memberi ruang untuk mahasiswa menunjukkan kreativitasnya dalam membuat karya ilmiah. Karya-karya yang kemudian didanai oleh DIKTI kemudian dilombakan di PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang bertempat di Yogyakarta pada November 2020 lalu. Oleh karena itu, sebagai wujud rasa bangga terhadap seluruh delegasi serta pemenang PIMNAS, Fakultas Biologi UGM mengadakan acara Ngobrol Santai (Ngobras) yang kedua dengan tema “Biologi Panen Prestasi PIMNAS 2020”. Acara “ngobras” kali ini menggunakan platform Zoom, menghadirkan banyak sekali panelis dari pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa, Dengan moderator yaitu Aries Bagus S., M. Biotech sebagai dosen pembina PKM UGM, serta menghadirkan narasumber diantaranya: Rina S. Kasiamdari S.Si., Ph.D sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi UGM), Lisna Hidayati, S.Si., M. Biotech. sebagai Dosen Pendamping PKM Biologi UGM, Rafelinta Daradwinta sebagai mahasiswa peraih Medali Emas Presentasi dan Emas Poster PKM-PE, Yustika Sari sebagai mahasiswa peraih Medali Emas Presentasi dan Perunggu Poster PKM-PE, Binti Tsulsiyah sebagai mahasiswa peraih Medali Emas Presentasi PKM-PE, Ulfa Munawwaroh sebagai mahasiswa peraih Medali Emas Presentasi PKM-K, serta Renata Adaranyssa E. sebagai mahasiswa peraih Medali Perunggu Presentasi PKM-PE 2020.

Slide 1
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 2

Acara ngobras dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. “Tahun 2020 merupakan momen monumental untuk Fakultas Biologi khusunya untuk prestasi PIMNAS, peraihan 4 emas dan 2 perunggu dengan jumlah mahasiswa S1 sekitar 800 siswa, maka Biologi termasuk yang terbaik di UGM!”, papar Prof. Budi saat memberikan sambutan. Memasuki acara inti, dimulai dengan paparan singkat terkait mekanisme kompetisi PIMNAS 2020 dan track record Fakultas Biologi dalam PIMNAS oleh Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan. PKM Corner merupakan salah satu bentuk dukungan Fakultas untuk mahasiswa yang berminat untuk mengikuti PKM, dengan optimalisasi PKM Corner, fasilitas, dan peran serta dosen membimbing dalam mereview kesiapan mahasiswa, akan membantu penilaian dan kesuksesan dalam PKM. “Perbedaan antara tahun PKM 2020 dan 2019 adalah pergantian sistem penelitian langsung dan review literature (2020), kesulitan pada PKM sebelumnya adalah metode harus dilaksanakan secara langsung, namun hal tersebut sangat memorable.”, ungkap Yustika sebagai peserta PIMNAS 2019 dan 2020.

Persiapan dalam membentuk koneksi tim dalam penyusunan proposal hingga proposal didanai hingga latihan presentasi berulang kali hingga optimal, merupakan tips dan triks dalam tim Binti Tsulsiyah dkk dan Ulfa Munawwaroh dkk hingga menyongsong medali emas dalam PKM.  “Salah satu kunci utama dalam karya ilmiah adalah latar belakang dan judul, bagaimana kita dapat mengangkat urgensi dari permasalah yang kita bawakan serta judul yang catchy agar dapat menarik minat reviewer dalam menilai.” tambah Dosen Pendamping tim Fakultas Biologi UGM, Lisna Hidayati.

Besar harapan melalui Ngobrol Santai Edisi Spesial PIMAS 33 dapat meningkatkan kontribusi mahasiswa Fakultas Biologi untuk kejayaan UGM dalam semua lomba, termasuk PIMNAS. Seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Biologi “Kecil bukan berarti tidak dapat berprestasi, pandemi juga tidak menghalangi prestasi kita, buktinya ya PIMNAS 2020”.

Guru Besar Fakultas Biologi UGM ikuti Sosialisasi Rencana Aksi Pengelolaan KEE DLHH Kebumen

Rilis Berita Rabu, 6 Januari 2021

Kawasan Bernilai Ekosistem Penting yang selanjutnya disebut Kawasan Ekosistem Esensial yang selanjutnya disingkat KEE adalah ekosistem di luar Kawasan Suaka Alam dan/ atau Kawasan Pelestarian Alam yang mempunyai nilai penting yang secara ekologis menunjang kelangsungan kehidupan melalui upaya konservasi keanekaragaman hayati untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi.

Slide 1
Slide 1

Guru Besar di Bidang Ekologi, Prof. Dr. Tjut Sugandawaty Djohan, M.Sc. mewakili Fakultas Biologi UGM untuk mengikuti sosialisasi Rencana Aksi Pengelolaan KEE DLHH Kebumen, Jawa Tengah pada tanggal 17 Desember 2020. Acara ini diselenggarakan secara daring pada pukul 09.00-12.08 WIB. Pertemuan tersebut merupakan sosialisasi Rencana AksI Pengelolaan Kawasan Ekosistem Essensial (KEE) Lahan Basah Mangrove Muara Kali Ijo Desa Ayah Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen.

Rencana zonasi kawasan 18,5 ha kawasan hutan bakau yang telah ditetapkan itu sudah baik, akan tetapi mempertanyakan luas zona kawasan lindung hanya 32% dari luas kawasan ekosistem hutan bakaunya. Sepertinya menganut ruang terbuka hijau 30%. “Pada zona rehabilitasi, ketika menanam kembali pohon bakau perlu diperhatikan kondisi fisik kimia tanah hutan bakau meliputi Jeluk lumpur (mud depth), kandungan salinitas air, tinggi pasang surut dan lama genangan pasang surut. Sehingga jenis pohon bakau yang ditanam sesuai dengan kondisi fisikokimia tanah hutan bakau”, Sahut Tjut.

Biotalks#11: “Mutasi SARS-CoV-2 dan Peran Biologi dalam Pengembangan Vaksin di Indonesia”

Rilis BeritaTajuk Rabu, 30 Desember 2020

Setahun berlalu dari kasus pertama Covid-19, pandemi ini masih belum berlalu, tapi sudah mulai terlihat titik cerah dengan dikembangkannya beberapa vaksin oleh para peneliti di seluruh dunia. Vaksin saat ini menjadi harapan utama bagi berakhirnya pandemi, lalu bagaimana sebenarnya peran disiplin ilmu Biologi? Pendistribusian vaksin sedang berlangsung, tiba-tiba ada kabar dari virus Sars-Cov-2 yang telah bermutasi dan kembali menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia. Menanggapi hal itu, Fakultas Biologi UGM kembali menyelenggarakan biotalks yang merupakan talkshow membahas isu biologi dalam perspektif multi sektor, kali ini mengangkat tema: Mutasi SARS-CoV-2 dan Peran Biologi dalam Pengembangan Vaksin di Indonesia. Biotalks kali ini diselenggarkan pada Rabu, 30 Desember 2020. Hadir dalam Biotalks#11 ini sebagai narasumber yaitu Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, M.Si. (Ahli Immunobiologi UGM; Alumni Biologi UGM 1988), Tedjo Sasmono, Ph.D. (Peneliti Biologi Molekuler Eijkman Institute; Alumni Biologi UGM 1989), Ririn Ramadhany, Ph.D. (Peneliti Virologi; Alumni F.Biologi UGM 2002) dan dipandu langsung oleh Fajar Sofyantoro, Ph.D. Hadir juga Dekan Fakultas Biologi untuk memberikan sambutan pada Biotalks 11. Kabar vaksin Covid-19 ini sudah santer di media massa, namun masih banyak dari masyarakat kita yang masih menanyakan tingkat efektivitas dan keamanan dari vaksin tersebut. Selain itu, di minggu ini juga diberitakan bahwa di Inggris telah ditemukan mutasi virus Covid-19 ini.  “Semoga dari ketiga pembicara pada Biotalks 11 ini dapat mencerahkan dari kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat”, sahut Budi.

Slide 1
Slide 2
Slide 5
Slide 3
Slide 4
Slide 6
Slide 7
Slide 8
Slide 9

Pembicara pertama, Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, M.Si. membawakan materi tentang Ilmu Biologi dalam Pengembangan Vaksin. Pengembangan vaksin tidak hanya berdasarkan antigen tetapi banyak platform, ada syntetic peptide, RNA, DNA, recombinant, virus like particles dll. Pengembangan vaksin Covid-19 harus menyiapkan antigen. Antigen ini adalah virus itu sendiri. Virus ini dipanen dan dilemahkan kemudian jadi vaksin. Pengembangan dengan virus yang sangat inveksius ini, maka kita perlu level keamanan yang cukup tinggi dalam mengerjakan. “Mengerjakan pembuatan dan pengembangan vaksin ini merupakan pekerjaan besar, maka dari itu perlu sinergitas dari semua pihak”, ujar Nastiti.

Ririn Ramadhany, Ph.D., sebagai pembicara kedua menyampaikan materi menjelaskan Mutasi Sars Cov-2 dan Peran Biologi Dalam Pengembangan Vaksin. Virus Sars Cov-2 ini akan mengalami perubahan, kita blm tahu kecepatan virus bermutasi. Sejak Januari 2020 Sars CoV-2 sudah banyak sekali bermutasi. Analisis sekuens genetik Sars CoV-2 sudah banyak dilakukan dan menghasilkan penamaan yang berbeda-beda. Mutasi di Indonesia berbeda dengan negara lain. “Kita butuh vaksin Covid ini secepat mungkin, karena vaksin tersebut sangat dibutuhkan segera”, tambah Ririn.

Pembicara terakhir, Tedjo Sasmono, Ph.D. Basic science waktu kuliah S1 di Fakultas Biologi UGM terpakai juga saat bekerja di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Pengembangan vaksin Covid-19 ini sangat cepat, hanya dalam waktu 6 bulan saja. Hal tersebut menjadi bukti bahwa ilmu selalu berkembang dan berguna untuk mengantisipasi suatu pandemi. Tidak melulu soal kecepatan produksi vaksin saja, namun kita harus memperhatikan kualitas dan keamanan. “Kita sebagai Biolog harus siap sedia terjun saat dunia membutuhkan apapun kontribusi kita”, tambah Tedjo.

Biotalks#11 ini telah disaksikan oleh penonton yang berasal dari dari berbagai institusi melalui channel Youtube Fakultas Biologi UGM yaitu Kanal Pengetahuan Fakultas Biologi UGM. Kedepannya, Biotalks series akan segera hadir dan dikemas lebih menarik serta menjadi sumber informasi yang mencerahkan sekaligus mencerdaskan masyarakat.

END YEAR ORCHID CLASS 2020 Series – Kerjasama Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM dengan Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) DIY. “Seri #2_Kiat Sukses Budidaya Anggrek Bebas Hama dan Penyakit” dan “Seri #3_Kiat Pembuatan Hibrida Anggrek dan Potensi Bisnisnya”

Rilis BeritaTajuk Senin, 28 Desember 2020

Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM bekerjasama dengan PAI Provinsi DIY menyelenggarakan 6 series kegiatan Pelatihan Budidaya Anggrek (PBA) di akhir tahun 2020. Pada tanggal 19 Desember 2020 telah dilaksanakan kegiatan PBA seri #2 “Kiat Sukses Budidaya Anggrek Bebas Hama dan Penyakit” dan 26 Desember dilaksanakan seri #3 “Kiat Pembuatan Hibrida Anggrek dan Potensi Bisnisnya”, secara daring dengan aplikasi zoom meeting dan live streaming melalui chanel youtube “Kanal Pengetahuan Fakultas Biologi UGM”. Seri #2 menghadirkan dua narasumber: Dr. Ixora S. Mercuriani, M.Si (Dosen Pendidikan Biologi FMIPA UNY, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PAI DIY) dan Bapak  Sukirno, M.Sc., Ph.D. (Dosen Laboratorium Entomologi F. Biologi UGM), sedangkan narasumber Seri #3: Prof. Dr. Endang Semiarti M.S., M.Sc.  (Pakar Anggrek F. Biologi UGM yang juga menjabat sebagai Ketua PAI DIY) dan Dharmesta Adhiwira S.P. (Pengelola Kebun Anggrek Widorokandang-Seksi Pendidikan dan Pelatihan PAI DIY). Acara ini diawali dengan laporan dari Ketua Panitia EYOC Prof. Endang Semiarti, dilanjutkan Sambutan Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiwaan F. Biologi UGM) saat penyambutan dan membuka acara, EYOC series #2 dan #3 diharapkan mampu menjadi wadah belajar dan memberikan kontribusi terhadap kesulitan-kesulitan yang sering dihadapi oleh pecinta anggrek yaitu bagaimana cara membudidayakan anggrek bebas dari hama dan penyakit, serta upaya pengendalian hama sehingga anggrek dapat tumbuh sehat dan cantik, bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Slide 7
Slide 8
Slide 6
Slide 5
Slide 1
Slide 9
Slide 2
Slide 3
Slide 4

EYOC Seri #2 diawali oleh Dr. Ixora S. Mercuriani membawakan materi tentang kiat-kiat strategi budidaya anggrek secara generatif dari penyemaian biji dan secara vegetatif melalui perbanyakan tunas atau anakan. Pada prinsipnya anggrek merupakan kelompok tumbuhan Spermatophytha (tumbuhan berbiji), akan tetapi biji anggrek umumnya tidak memiliki endosperma (cadangan makanan) sehingga secara alami untuk perkecambahan bijinya harus bersimbiosis dengan cendawan/jamur Mikoriza atau dikecambahkan di dalam botol (in vitro) dengan medium buatan yang mengandung unsur hara yang diperlukan untuk perkembangan embrio pada biji anggrek misalnya media New Phalaeonpsis (NP), Murashige dan Skoog (MS) dan Vacin dan went (VW). Fase perkembangan anggrek terdiri atas fase seedling, fase remaja dan fase dewasa. Pada setiap fase membutuhkan proses perawatan yang berbeda. Hal ini berimplikasi pada penggunaan medium, penyiraman, pemupukan dan penyinaran yang disesuaikan untuk setiap fase dan jenis anggrek yang ditanam.

Pembicara kedua, Bapak Sukirno, M.Sc., Ph.D. menyampaikan materi dan kasus tentang hama yang menyerang anggrek meliputi jenis-jenis hama dan ciri khas dari serangan hama tersebut. Materi disampaikan dengan sangat menarik melalui studi kasus dan dokumentasi foto anggrek yang terinfeksi hama. Selain itu pembicara juga memberikan kiat dan tips untuk mengatasi hama tersebut seperti pengunaan insektisida buatan dan insektisida alami (daun mimba dan bunga krisan). Insektisida umumnya digolongkan menjadi dua yaitu kontak (permukaan) dan sistemis (menembus jaringan) dimana penggunaanya berdasarkan jenis hama, dosis penggunaan dan jenis infeksi. Setelah sesi pemaparan materi, acara diskusi berlangsung secara  interaktif melalui pembahasan kasus yang dialami oleh para peserta. Peserta sangat antusias serta saling berbagi pengalaman dalam mengatasi masalah tersebut. “Ketika kita memutuskan untuk menanam maka kita harus bertanggung jawab pula untuk merawat” begitu Pak Sukirno menutup presentasinya.

Prof. Dr. Endang Semiarti mengisi materi pada Seri #3 dengan tajuk “Pembuatan Hibrida Anggrek Unggul”. Prof. Endang menyampaikan tentang kelebihan anggrek hibrida, bagaimana langkah pembuatan varietas hibrida, macam-macam pembentukan hibrida dan tahapan pembentukan hibrida. Tanaman hibrida merupakan tanaman jenis generasi pertama yang diperoleh dari hasil persilangan tanaman yang berbeda jenis, kemudian dikembangkan menjadi varietas hibrida. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemuliaan varietas hibrida yaitu pembuatan galur hibrida. Anggrek hibrida umumnya laris dipasaran karena warna bunga yang menarik, produktivitas lebih tinggi, sifatnya lebih unggul serta terjamin kualitasnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam persilangan anggrek yaitu penentuan tanaman induk yang berkualitas (Elit genetic bagus), tipe tanaman induk yang tepat (simpodial disilangkan dengan simpodial, monopodial disilangkan dengan monopodial) sehingga kompatibel persilangannya, kualitas bunga serta umur bunga ketika mekar sehingga dapat diperoleh hibrida anggrek yang unggul.

Materi Seri #4 yaitu “International Register Anggrek Hibrida” disampaikan oleh Bapak Dharmesta Adhiwira, S.P. Adhiwira menjelaskan mengapa diperlukan registrasi anggrek hibrida, bagaimana cara register anggrek hibrida baru serta bagaimana prosedur pembayaran anggrek hibrida. International register bertujuan untuk memberikan identitas suatu silangan anggrek yang bersifat global dan abadi melalui lembaga internasional yaitu RHS (Royal Horticultural Society) yang berlokasi di London, Inggris. Pemberian identitas internasional hasil hibrida dapat menjadi kebanggaan dan memotivasi ‘breeder’ untuk dapat berkarya lebih jauh dan dikenal di seluruh dunia. Terlebih jika ada kaitan emosi dengan nama yang diberikan, misalnya nama daerah, nama tokoh yang sudah almarhum, dsb. Selain pendaftaran hibrida baru, ‘breeder’ juga dapat mengetahui apakah suatu hibrida sudah teregister atau belum serta mengetahui induk silangan dari suatu hibrida. Anggrek hibrida baru akan dimuat dalam sander’s list yang terbit per triwulan.

Orchid Class #2 dan #3  telah diikuti oleh peserta dari berbagai institusi dan latar belakang yang disatukan oleh rasa cinta terhadap anggrek. Orchid Class 2020 akan segera hadir kembali dengan ketiga series lainnya.

Orchid Class Seri #4 (9 Januari 2021): Kiat berbisnis Anggrek (Ir. Kadarso, M.P, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Janabadra dari sisi akademisi dan Ibu Dian Munarsi, AMD, Pemilik Puri Anggrek Yogyakarta-sebagai Pelaku bisnis anggrek)

Orchid Class Seri #5 (16 Januari 2021): Pelatihan Teknik Kultur In Vitro: penanaman biji anggrek, subkultur dan kultur organ (Tim Asisten Lab. Bioteknologi F. Biologi UGM)

Orchid Class Seri #6 (23 Januari 2021): Pelatihan Teknik Kultur Ex Vitro: mengeluarkan dan menanam anggrek dari botol ke pot Bersama (community pot, com pot) dan dari com-pot ke single pot, penempatan serta perawatannya (Tim Asisten Lab. Bioteknologi F. Biologi UGM) .

Kongres Ke-3 dan Konferensi Internasional-Nasional KOBI 2020

Rilis Berita Rabu, 23 Desember 2020

Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) telah melaksanakan Kongres KOBI ke-3 dan Seminar Nasional Bidang Biologi tahun 2020 pada hari Selasa dan Rabu, 24-25 November 2020. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara KOBI dengan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Bengkulu dengan tema “Konservasi Biodiversitas untuk Kesejahteraan Manusia dalam Antisipasi Era Revolusi Industri 4.0”.

Pelaksanaan Kongres KOBI ke-3 tahun ini bertujuan untuk mendengarkan laporan tahunan Ketua KOBI periode 2018-2020 sekaligus pemilihan pengurus KOBI periode 2020-2022. Sedangkan seminar nasional merupakan media bagi peneliti di Indonesia untuk saling bertukar informasi mengenai penelitian-penelitian yang telah dilakukan dan untuk meningkatkan jejaring kerjasama antar peneliti baik personal maupun institusional.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Kegiatan pada hari pertama yaitu Selasa, 24 November 2020 adalah pembukaan dan Kongres KOBI ke-3 yang dimulai pada pukul 07.30 hingga 18.30 WIB melalui aplikasi ZOOM. Ketua Panitia Kongres ke-3 dan Seminar Nasional, Dr.Rizwar, M.S., menyampaikan sambutan pembukaan acara. Selanjutnya sambutan dari Ketua KOBI, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., sambutan dari Dekan FMIPA Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Irfan Gustian, M.Si., dan sambutan dari Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Ridwan Nurazi, S.E., M.Sc, kemudian doa bersama oleh Choirul Muslim, Ph.D.

Acara dilanjutkan dengan dua sesi plenary. Sesi plenary 1 diisi oleh Ir. Wiratno, M.Sc. dengan topik “Kebijakan dan Tantangan Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia Saat Ini dan Masa Depan”. Sesi plenary 2 diisi oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dengan topik “Potensi Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Arah Pengembangan Riset Biologi untuk Mendukung Pembangunan Nasional”. Sesi berikutnya yaitu sesi diskusi, konferensi nasional dan waktu istirahat.

Acara Kongres Tahunan KOBI dilaksanakan pada pukul 13.30 hingga 18.30 WIB. Ketua KOBI periode sebelumnya menyampaikan laporan tahunan sekaligus pemilihan ketua KOBI periode selanjutnya, dimana Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. terpilih kembali sebagai Ketua KOBI periode 2020-2022.

Kegiatan hari kedua yaitu Rabu, 25 November 2020 dibuka oleh Ketua Panitia Dr. Rizwar, M.S. kemudian sesi Plenary 1 oleh Wally Van Sickle, Ph.D. dengan  topik “Teknologi Riset Biologi dan Bidang Konservasi Biologi” dan plenary 2 oleh Dr. Sastia Prama P., M.Sc. dengan topik “Peran Metabolomik dalam Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia”.

Pada hari kedua menghadirkan lima Invited Speakers untuk lima bidang ilmu yaitu Prof. Dr. Ir. Antonius Suwanto, M.Sc. untuk bidang Biologi Molekuler dan Bioteknologi, Prof. Dr. Ir. Ani Mardiastuti,M.Sc. untuk bidang ilmu Konservasi dan Biologi Lingkungan, Prof. Dr. Pingkan Adiawati, M.S. untuk bidang ilmu Mikrobiologi dan Biologi Kesehatan, Prof. Dr. Ir. Zainal Muktamar, M.Sc. untuk bidang ilmu Pertanian dan Biologi Laut, dan Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. untuk bidang ilmu Biologi Perkembangan dan Fungsi. Jumlah abstrak yang dipresentasikan secara daring melalui zoom meeting oleh peserta pemakalah adalah 103 judul dan jumlah peserta non pemakalah adalah 300 orang.

Acara ditutup dengan Konferensi Internasional pada dua sesi terakhir pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan keseluruhan ditutup oleh Prof. Dr. Irfan Gustian, M.Si., Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu.

BIOLECTURE SERIES #10: Peran Mikroteknik pada Autentikasi Tumbuhan Obat

Rilis BeritaTajuk Kamis, 17 Desember 2020

Perkuliahan yang sudah mulai berjalan dan masa pandemi Covid-19 ini membuat Fakultas Biologi UGM tidak bosannya untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dosen dan sharing ilmu sesuai dengan kepakaran masing-masing. Kegiatan tersebut difasilitasi melalui Biolecture Series yang telah diselenggarakan sebanyak 9 kali selama masa darurat Covid-19. Biolecture Series didesain agar para dosen dapat berkolaborasi dengan institusi lain dalam sharing keilmuan sebagai perwujudan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.  Kali ini Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan yang menjadi host didalam penyelenggaraan Biolecture, menyusul laboratorium – laboratorium lain di Fakultas Biologi UGM.

Slide 7
Slide 5
Slide 2
Slide 4
Slide 3
Slide 6
Slide 1

Mikroteknik merupakan salah satu teknik pembuatan sediaan pada bagian tumbuhan ataupun hewan yang bertujuan mempermudah pengamatan bagian tumbuhan ataupun hewan dengan bantuan mikroskop. Sediaan harus cukup kecil, tipis dan transparan sehingga dapat ditembus oleh cahaya. Untuk memperoleh sediaan semacam ini diperlukan beberapa macam metode atau cara membuat sediaan-sediaan tersebut.

Biolecture ke-10 kali ini, Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Fakultas Biologi UGM mengambil tema “Peran Mikroteknik pada Autentikasi Tumbuhan Obat”, dengan narasumber adalah Drs. Sutikno (Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Fakultas Biologi UGM, Ahmad Nugraha Bayu Mukti, S.T., M.B.A. (CEO PT. Miconos, Dyah Subositi, M.Sc. (Peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, sedangkan moderator yang memandu acara ini adalah Utaminingsih, S.Si., M.Sc. (Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, Fakultas Biologi UGM). Webinar ini   diselenggarakan pada hari Kamis, 17 Desember 2020 pukul 09.00 – 11.30 WIB, melalui aplikasi Zoom.

Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM saat membuka acara Biolecture 10. Biolecture diharapkan dapat menjadi wadah dan sarana bekerja sama antar peneliti dan juga diseminasi hasil riset yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Biolecture ini merupakan sebuah platform merdeka belajar dari fakultas biologi UGM untuk masyarakat Indonesia. “Alhamdulillah, Fakultas Biologi UGM masih bertahan dan mampu menyelenggarakan webinar sampai saat ini”, tambah Budi.

Ahmad Nugraha Bayu Mukti, S.T., M.B.A. sebagai pembicara yang pertama membawakan materi tentang Mikroskop dan Optilab. Lulusan S1 Teknik Fisika UGM ini menjelaskan macam dan jenis dari mikroskop. Dari banyak macam mikroskop yang ada juga dijelaskan spesifikasi mikroskop dan penggunaanya. Pada Biolecture 10, pembicara kedua adalah Drs. Sutikno yang menjelaskan materi Mikroteknik Tumbuhan. Mikroteknik adalah teknik pembuatan sediaan atau preparat mikroskopis. Dalam mikroteknik juga mencakup cara menggunakan mikroskop, mengukur sel, menghitung sel dan mengambil gambar hasil preparat yang telah diuji. Pembicara terakhir adalah Dyah Subositi, M.Sc. yang membawakan materi Autentikasi Tumbuhan Obat menggunakan Karakter Mikroskopis. Pemanfaatan tanaman sebagai obat dan obat tradisional sangat banyak di Indonesia. Beberapa spesies juga telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Perlu dilakukan autentifikasi terhadap tanaman yang digunakan. Autentifikasi merupakan pembenaran dan pengecekan terhadap identitas pada tanaman yang digunakan. Hal ini harus dilakukan karena sering terjadi kekeliruan, bahkan pemalsuan dan penggantian pada tanaman yang digunakan sebagai bahan baku obat. Pentingnya standarisasi bahan baku untuk menjaga keselamatan pengguna obat dan obat tradisional. Autentifikasi dapat dilakukan salah satunya dengan cara pengamatan secara mikroskopi.

Biolecture ini diikuti oleh sekitar 158 pendaftar yang sangat beragam, mulai dari siswa, mahasiswa S1, S2, S3, dosen, guru, masyarakat umum dan peneliti. Instansi juga sangat beragam: Instansi juga sangat beragam: Universitas Mataram, Universitas Lampung, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Bangka Belitung, Universitas Riau, ITS, Universitas Brawijaya, UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Makassar, UI, Universitas PGRU Semarang, Universitas Islam Bandung, Badan Tenaga Nuklir Nasional, UIN Sunan Kalijaga, UIN Walisongo, Stikes Assyifa Aceh, IAIN Tulungagung, IAIN Palangka Raya, Universitas Islam Malang, UPT SMAN 7 Wajo, Universitas Jember, STKIP PGRI Sumatera Barat, SMA N 10 Yogyakarta, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Poltekkes Pangkalpinang, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Udayana, Universitas Andalas, UIN Malang, Universitas Sriwijaya, Universitas Cenderawasih, Universitas Pakuan, Universitas Nasional, PPKTKR LIPI, Kebun Raya Purwodadi LIPI , UGM dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu dari seluruh penjuru tanah air

Tetap Jalin Silaturahmi di Tengah Pandemi, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Virtual Gathering

Rilis BeritaTajuk Selasa, 15 Desember 2020

Dalam rangka menjalin dan mempererat tali silaturahmi, pada Senin 14 Desember 2020 Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kegiatan virtual gathering yang diikuti oleh seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi UGM.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Titin Fauziah, kegiatan gathering merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun. Hanya saja di tahun 2020 ini, di tengah pandemi Covid 19, pelaksanaan kegiatan tidak seperti gathering tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan dengan bersama-sama berkumpul secara fisik. Kegiatan gathering kali ini diselenggarakan secara virtual, dengan mengambil tema ‘Tetap Bahagia Bekerja di Tengah Pandemi’ dan sebagai narasumber adalah Dr. Sumaryono, M.Si dari Fakultas Psikologi UGM.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., dalam sambutannya menyampaikan “Dalam situasi pandemi saat ini, tidak menghalangi kita untuk selalu menjalin silaturahmi, mempererat persaudaraan dan bagaimana kita menciptakan suasana yang penuh kebahagiaan di lingkungan kerja”
Gathering kali ini diikuti oleh peserta secara online dan sebagian kecil mengikuti secara offline. Peserta yang mengikuti acara secara offline dibatasi jumlahnya dan dengan menerapkan protokol kesehatan. Di tempat acara disediakan sanitizer, masker, faceshield dan sarung tangan. Peserta juga harus selalu menjaga jarak, dengan mematuhi tanda jarak yang telah dipasang oleh panitia. Sebagian besar peserta mengikuti secara online melalui platform Zoom. Dalam penyampaian materinya, narasumber menciptakan interaksi antara peserta offline dan online sehingga terasa benar-benar sedang mengikuti gathering. Narasumber memberikan game-game yang dapat menciptakan suasana yang seru dan menggembirakan bagi semua peserta.
Dalam kegiatan kali ini juga sekaligus dilaksanakan tasyakuran atas keberhasilan Program Studi Doktor Biologi dalam meraih akreditasi BAN PT. Tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan Fakultas Biologi UGM dan diserahkan kepada Ketua Program Studi Doktor Biologi, Dr. Drs. R.C. Hidayat Soesilohadi, M.S.
Selanjutnya acara diisi dengan hiburan tayangan senam germas Fakultas Biologi dan senam Jumat pagi. Di masa pandemi ini imun tubuh tetap harus dijaga dengan tetap melakukan olah raga. Pada kesempatan kali ini pak Dekan juga berkenan menyumbangkan suara merdunya menyanyikan tembang Dandang Gulo. Menurut beliau, filosofi yang dapat dipetik dari tembang Dandang Gulo adalah bagaimana kita selalu mengingat yang maha memberi kehidupan dan yang maha memberi kebahagiaan. Selanjutnya ditampilkan guyon ala Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi UGM oleh Willy Saputro dan Seto Nugroho. Acara ditutup dengan pembagian doorprize yang disponsori oleh Bank BNI dan Biomart Fakultas Biologi UGM.

1…158159160161162…222

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Wisuda Pascasarjana Fakultas Biologi UGM Tandai Lahirnya Lulusan Fast Track
  • Soroti Tantangan Malaria Indonesia Timur, Mahasiswa Magister Biologi UGM Raih Juara Nasional
  • Pendaftaran Program Internalisasi Nilai-nilai Pioner (PIN PIONER) UGM 2026
  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju