• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 207
Arsip:

Rilis Berita

Kuliah Umum Prof. Tomohide Natsuaki: "Detection and Identify of Plant Virus Infection in Plant"

Rilis BeritaSeminar Senin, 21 Agustus 2017

kuliah_umum_Natsuaki_gb2Tepat sehari setelah Hari Kemerdekaan RI, Fakultas Biologi UGM bersama dengan Fakultas Pertanian berkesempatan menyelenggarakan kuliah umum. Kuliah umum kali ini disampaikan oleh Prof. Tomohide Natsuaki dengan tema Detection and Identify of Plant Virus Infection in Plant. Prof Tomohide Natsuaki merupakan salah satu ahli plant virus terbaik dunia dengan ratusan publikasi ilmiah di jurnal bergengsi. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Dekan Faculty of Agriculture Utsunomiya University  Jepang.

Berbeda dengan kuliah umum biasanya, kuliah umum kali ini juga diisi dengan presentasi singkat tentang penelitian mahasiswa bimbingan Prof. Natsuaki dan penjabaran singkat mengenai plant insect oleh Prof Sonoda. Kuliah diawali oleh penjelasan Prof Tomohide Natsuaki mengenai teknik terbaru dalam mendeteksi dan mengidentifikasi infeksi virus pada tanaman yaitu dengan menggunakan Next Generation Sequencing (NGS) dan Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP). Kedua teknik tersebut memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. LAMP merupakan teknik baru yang memungkinkan identifikasi jenis virus langsung di lapangan. Kuliah kemudian dilanjutkan dengan penjabaran singkat riset di Laboratorium Prof Natsuaki, antara lain tentang mutasi pada initiation factor Potexvirus yang terbukti berperan dalam resistensi tanaman inang dan karakterisasi jenis begomovirus pada tanaman tomat dan cucurbitaceae di Indonesia.

kuliah_umum_Natsuaki_gb1Utsunomiya University merupakan salah satu universitas di Jepang yang telah lama menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada. Hal ini dibuktikan dengan prof Natsuaki yang rutin UGM dalam 5 tahun terkahir. Dalam kunjungannya kali ini beliau juga sempat melakukan field trip pada tanggal 16 -17 Agustus 2017. Pada kegiatan tersebut beliau mengunjungi lahan melon, cabai, dan terong di Bantul, Kulonprogo, dan Magelang. Selain untuk melakukan identifikasi jenis virus yang menginfeksi lahan pertanian di Jogja, beliau sekaligus melakukan uji coba efektifitas alat baru, yaitu LAMP.

Pada kesempatan kali ini, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc selaku Dekan Fakultas BIlogi UGM , menyempatkan diri secara khusus untuk hadir dan membuka acara ini. Beliau berharap ikatan yang kuat ini terus terjalin antara UGM dan Utsunomiya University kedepannya.  Tidak hanya itu, Dr. Budi juga berharap bahwa dengan mengikuti kuliah ini maka mahasiswa akan semakin sadar dan peduli akan ancaman infeksi virus pada tanaman yang dapat membahayakan produktivitas pertanian di Indonesia. Sebagai negara tropis, Indonesia merupakan ‘sarang’ penyakit baik yang berasal dari bakteri, jamur, dan virus. Ditambah lagi dengan fakta bahwa Indnesia adalah negara agraris sehingaga sudah saatnya masyarakat peduli dan memiliki pengetauan tentang plant pathology khususnya plant virus.

Kuliah Perdana, Fakultas Biologi Hadirkan Ahli Sel Punca

Rilis Berita Jumat, 18 Agustus 2017

kuliah_perdana_Harry_gb1Setelah berakhirnya PPSMB PALAPA UGM 12 Agustus 2017 lalu, Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kuliah perdana program sarjana dengan menghadirkan Dr. Harry Murti yang merupakan Manager Functional Stem Cell and Cancer Institute (SCI) PT. Kalbe Farma Tbk. dengan tema Stem Cell Tecnology in Regenerative Midicine and Biology .

kuliah_perdana_Harry_gb2Dr. Harry yang juga merupakan alumnus Fakultas Biologi UGM angkatan tahun 2000 menyampaikan bahwa Teknologi di bidang kesehatan terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu dasar di bidang biomedis. Berbagai upaya untuk mempercepat proses penyembuhan terus dilakukan, salah satunya adalah dengan adanya teknologi sel punca atau stem cell. Teknologi sel punca merubah cara pandang pengobatan yang awalnya untuk mengurangi efek dari penyakit menjadi memperbaiki struktur dan fungsi tubuh.  PT. Kalbe Farma Tbk. sejak tahun 2006 telah mengembangkan riset  sel punca di Indonesia dengan mendirikan Stem Cell and Cancer Institute (SCI). “SCI merupakan laboratorium pertama yang  mendapatkan izin dari kementerian kesehatan RI dan sertifikat GMP dari BPOM sebagai laboratorium pelayanan terapi sel punca”.kata Harry murti Jumat (18/8) di ruang auditorium Fakultas Biologi UGM.

kuliah_perdana_Harry_gb3Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM menyampaikan bahwa peran biologi sebagai ilmu dasar menjadi fondasi yang kuat dalam riset diberbagai bidang termasuk kesehatan. Selain itu, kuliah perdana yang menghadirkan alumni inspiratif ini sekaligus memberi motivasi terhadap gamada fakultas biologi tentang terbukanya peluang karir dibidang Biologi.

Pakar Herfetofauna Dunia Berbagi Ilmu dan Pengalaman di Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaSeminar Rabu, 16 Agustus 2017

Kuliah_umum_Prof.Alex_150817_gb1Salah satu pakar Herfetofauna dunia yaitu Prof. Dr. Alexander Haas peneliti di Center for Natural History, University of Hamburg, Jerman hadir dan memberikan kuliah umum di Fakultas Biologi UGM pada hari Selasa,  15 Agustus 2017. Kali ini kuliah disampaikan oleh Prof. Dr. Alexander Haas dengan judul Approaches to the biodiversity and morphology of the frogs in the Sunda region.

Tujuan kuliah umum ini  dalam rangka menambah pengetahuan mahasiswa baik Program Sarjana dan Pascasarjana di Fakultas Biologi khusunya tentang teknik dan kemajuan penelitian amfibi di dunia saat ini. Kegiatan berlangsung selama hampir dua jam bertempat di Auditorium Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan diikuti oleh mahasiswa dan dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada maupun peserta umum.

Lebih dari 25 tahun, Prof. Dr. Alexander Haas berkonsentrasi terhadap penelitian kelompok amfibi khususnya berudu katak di Sunda Region (Sumatera, Kalimantan dan Jawa). Pemaparan diawali dengan menceritakan tentang CeNak (Center for Natural History) yaitu sebuah pusat penelitian berbasis museum  (Mineralogical, Paleontological and Zoological) dan pengalamannya melaksanakan penelitian di Asia. Prof. Alex menceritakan berbagai penelitian yang telah dilaksanakannya bersama mahasiswanya di wilayah Malaysia dan Indonesia terutama di Pulau Sumatera tentang evolusi kelompok berudu Gastromyzophorus.

Pemaparan selanjutnya dilanjutkan lebih spesifik lagi tentang bagaimana pentingnya mempelajari keanekaragaman amfibi berbasis morfologi. Menurut beliau “Penelitian dapat dilakukan pada individu dewasa maupun larvanya yaitu berudu. Teknik yang dapat dilakukan meliputi Micro-Computer Tomographie (µCT), Histology, Episcopic microtomy, 3D-visualizations, Finite Element Analyse (FEA), Multibody dynamics (MBD) dan Phylogenetic systematics” ujar Alex.

Kuliah_umum_Prof.Alex_150817_gb2Pada kesempatan tersebut hadir Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., sekaligus membuka acara kuliah umum. Dalam sambutannya Dekan menyampaikan: “Saat ini mahasiswa memiliki peluang besar dalam meneliti dan hal ini dapat didukung pula dengan berbagai skema beasiswa maupun pendanaan baik dalam negeri maupun luar negeri. Kehadiran Prof. Alexander memberikan kesempatan bagi kita untuk belajar dan lebih mengenal amfibi dari perspektif morfologi dan molekular menggunakan metode yang terkini karena Indonesia memiliki kekayaan genetik yang besar di dunia termasuk kekayaan Herfetofaunanya”. Acara tersebut dikoordinasi oleh Rury Eprilurahman, M.Sc. selaku U.P. Kemahasiswaan bekerjasama dengan Kelompok Studi Herpetologi (KSH) Fakultas Biologi UGM.

PPSMB Metamorphoself 2017 Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Senin, 14 Agustus 2017

PPSMB_Metamorphoself_2017_gb1PPSMB Metamorphoself  Fakultas Biologi UGM 2017 dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal  9 – 10 Agustus 2017.  Kedatangan mahasiswa baru dimulai dari pukul 06.00 sampai 07.00 WIB yang diawali dengan presensi dan mengambil kaos PPSMB. Saat presensi setiap mahasiswa mendapat clue untuk menemukan kelompoknya masing-masing. Setelah semua mahasiswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing, mereka akan ditemani oleh pemandu untuk berbincang-bincang memperkenalkan diri dan melakukan cek perlengkapan. Setelah itu mereka akan menuju ke ruang auditorium.

“PPSMB Metamorphoself diadakan untuk menyambut mahasiswa baru fakultas biologi. Panitia berharap acara ini dapat membina mahasiswa baru menjadi mahasiswa biologi yang unggul dalam prestasi dan luhur dalam budi pekerti.”

Sambutan yang kedua yaitu dari ketua BEM Biologi,Wildan Gayuh Zulfikar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal

“Pertama, saya mengucapkan selamat datang untuk mahasiswa baru 2017. Kedua, mahasiswa merupakan seseorang yang aktif, sehingga jangan terlena dengan euforia menjadi mahasiswa Gadjah Mada. Jangan pernah takut untuk bermimpi, semoga siap untuk bermetamorfosis dan berdinamika bersama menjadi mahasiswa fakultas biologi UGM.”

PPSMB_Metamorphoself_2017_gb2Sambutan yang terakhir yaitu dari Dekan Fakultas Biologi Dr. Budi Setiadi Daryono,M.Agr.Sc. yang sekaligus membuka acara tersebut. Sebelum sambutan Beliau mengenalkan dosen-dosen biologi UGM dan ketua laboratorium. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa pesan yaitu

“Pertama, Kita harus besyukur atas  apapun nikmat Tuhan yang ditandai dengan perbuatan seperti menciptakan karya yang dapat bermanfaat , kedua, sebagai seorang biolog kita memiliki peran untuk menjaga biodiversitas karena indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa.” selanjutnya  beliau membuka acara Ppsmb Fakultas Biologi secara resmi.

Memasuki acara pematerian yang pertama adalah Materi kefakultasan  I yang disampaikan oleh Bapak Budi Setiadi Daryono yaitu tentang sejarah Fakultas Biologi. Beliau juga berpesan bahwa menjadi mahasiswa juga harus aktif  berorgaisasi dan rajin belajar. Beliau mengatakan juga bahwa Universitas Gadjah Mada merupakan kampus yang menjadi center dan leader universitas-universitas lainnya.

Sebelum memasuki materi kefakultasan yang kedua semua maba menyanyikan theme song PPSMB 2017 yang berjudul Perjalanan Meraih Cita. Materi Kefakultasan kedua disampaikan oleh Ibu Dr. Niken Satuti Handayani,M.Sc.  beliau menyampaikan tentang  administrasi keuangan dan fasilitas yang ada di Fakultas Biologi UGM. Dalam sesi ini beliau menyampaikan beberapa hal yaitu mengenai uang kuliah tunggal (UKT), beasiswa yang disediakan di UGM, gedung, sarana dan prasarana  fakultas biologi UGM, serta tentang sumber daya manusia di fakultas biologi seperti tenaga  pendidik dan terdidik.

Sebelum melanjutkan materi kefakultasan yang ketiga ada penampilan dari Tari Ratoe Keumala Hayati. Tari ini merupakan kesenian yang berasal dari daerah Aceh. Penarinya merupakan mahasiwa biologi sendiri yang menari dengan cantik dan anggun.

Materi kefakultasan yang ketiga disampaikan oleh Ibu Rina Sri Kasiamdari,S.Si.,Ph.D selaku wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan. Materi yang akan disampaikan seputar tentang kegiatan kemahasiswaan,organisasi mahasiswa, dan akademik seperti KRS, dosen pembimbing akademik, SKS, IPK, mata kuliah, praktikum, kerja praktik, seminar, KKN, skipsi  dan sebagainya.

Materi kefakultasan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono,M.App.Sc yaitu mengenai riset alumni dan pengabdian masyarakat. Beliau mengatakan bahwa biologi akan menjadi trend masa depan. Dalam bidang biologi dapat banyak hal yang dapat diakukan mulai dari bidang peternakan, perikanan, pertanian dan lain-lain.  Fakultas Biologi memiliki alumni yang tersebar di Indonesia dan masing-masing memiliki karyanya yang dapat bermanfaat. Beliau berpesan  bahwa menjadi mahasiswa tidak cukup hanya belajar dan kuliah saja namun kita sebagai mahasiswa juga harus aktif berorganisasi untuk menambah soft skill. Setiap sesi materi kefakultasan mahasiswa baru tampak antusias, ada kurang lebih 2-3 mahasiswa yang bertanya pada setiap sesi. Namun disamping itu ada beberapa mahasiswa baru yang mengantuk.

PPSMB_Metamorphoself_2017_gb3Karena sudah memasuki waktu dhuhur dan makan siang maka acara dilanjutkan dengan ishoma. Pukul 13.00 acara dilanjutkan dengan kuis bersama pak budi. Kuis tersebut diambil dari materi kefakultasan yang telah disampaikan sebelumnya.  Usai kuis, acara dilanjutkan dengan pemutaran teaser PPSMB Metamorphoself 2017 dan laboratorium yang ada di Fakultas Biologi (Tour The Laboratorium). Usai pemutaran video mahasiswa baru bersama dengan kelompok dan pemandunya masing-masing melakukan Tour The Faculty. Dalam tour tersebut mereka berkeliling Fakultas Biologi, dan pemandu akan menjelaskan selayang pandang tentang laboratorium, ruang kelas, gedung, dan sarana prasarana yang ada di fakultas biologi. Setelah itu mereka akan lomba cerdas cermat yang dilaksanakan dalam tiga tempat yaitu selasar gedung B bagian selatan dan utara, serta selasar biodas.

Acara yang menutup rangkaian PPSMB Metamorphoself Fakultas Biologi  adalah sosiali perpustakaan  yang disampaikan oleh Ibu Rusna. Perpustakaan Fakultas Biologi terletak dilantai lima Gedung B yang memiliki 6 staff. Untuk dapat menggunakan fasilitas perpustakaan  seperti meminjam buku mahasiswa baru harus melakukan aktivasi anggota perpustakaan. Sekitar pukul 16.00 PPSMB Fakultas Biologi hari pertama ditutup dengan doa oleh MC.

PPSMB_Metamorphoself_2017_gb4Berbeda dengan hari pertama, hari kedua PPSMB Metamorphoself dibuka dengan pengenalan jargon baru yaitu “Hai Gamada, Apa kabar?” yang kemudian dijawab dengan antusias oleh mahasiswa baru dengan “Super, Luar biasa, hmm, au!”. Hari kedua diisi dengan mahasiswa berprestasi dan alumni-alumni sukses Biologi. Sesi pertama diisi dengan talkshow dari dua orang mahasiswa berprestasi yang dipandu oleh Aruna Bagas Kurniadi (2014). Pembicara pertama, Elory Leonard menyampaikan materi mengenai cara berprestasi melalui exchange ke luar negeri. Prestasi terbaiknya adalah Cargill Global Scholars Seminar di Amsterdam, Belanda, dimana Tim Indonesia mendapatkan prestasi sebagai the best presenter. Ada satu quote yang paling berkesan dari Elory yaitu “Don’t be opportunist! Pilih satu yang kalian suka lalu dalami. Aku juga bukannya tidak pernah gagal,tetapi dari semua yang sudah aku coba, aku berhasil di bidang yang aku dalami, yaitu tentang laut.”. Pembicara kedua, Noviana Nur Sari (2014) menyampaikan cara berprestasi dengan menulis paper untuk International conference yang tidak kalah menarik. Noviana mendapatkan banyak sekali prestasi hingga tahun 2017 ini, salah satu yang terbaik adalah menjadi First winner International paper competition di Nippon University and Life Sciences, Tokyo bersama Tim. Satu quote yang paling berkesan dari Noviana adalah  “Jangan membatasi diri ketika kamu adalah anak Biologi yang banyak laporan praktikumnya, ka10.000 anak UGM juga belajar di kelas”

PPSMB_Metamorphoself_2017_gb5Setelah talkshow berakhir, MC memandu mahasiswa baru untuk refreshing dengan senam sederhana yang ada di video. Mahasiswa menjadi siap kembali untuk menambah ilmu dalam sesi kedua. Sesi kedua juga merupakan talkshow, akan tetapi pembicaranya adalah Alumni-alumni Fakultas Biologi UGM yang suda menjadi professional di bidang masing-masing. Dinda Ayu Islami memandu talkshow yang diisi oleh Bapak Heri Susanto dan Achmad Ariefiandy Husen. Bapak Heri Susanto adalah seorang Entrepreneur sekaligus Biolog. Perusahaan Rentokil Initial Indonesia dimana Bapak Heri menjadi ahli adalah perusahaan besar penyedia jasa Integrated Pest Management. Pengelolaan hama dibutuhkan oleh hampir semua bidang seperti residential, food and beverages, food processing, shopping mall. Bapak Heri meninggalkan pernyataan yang berkesan

“semua ilmu yang saya pelajari di Biologi UGM tidak ada yang tidak terpakai”

PPSMB_Metamorphoself_2017_gb6Talkshow diselingi dengan games merangkai kata sebagai Ice breaking. Selanjutnya pembicara kedua, Achmad Ariefiandy Husen, seorang ahli konservasi komodo. Menurut Bapak yang akrab dipanggil Pak Revo ini, komodo tidak hanya ada di pulau komodo, tapi yang ada di pulau flores, lebih terancam punah. Quote yang paling berkesan dari beliau adalah “Mindset yang baik adalah kita meneliti untuk menulis sesuatu. untuk apa meneliti jika hasilnya tidak dibagi?”

Talkshow berakhir dan waktu ISHOMA tiba. Pemandu membagikan makanan kepada adik-adik dan bersiap sholat serta makan bersama. Setelah ISHOMA selesai,mahasiswa baru melakukan Sharing spesies perspektif diri bersama pemandu kelompok masing-masing. Selanjutnya mahasiswa baru bersiap untuk berkumpul di jalan taman biologi untuk bermain outbond. Outbond berisi tiga permainan yang menarik yaitu voli air, balap sarung dan …. Setelah outbond selesai, diadakan inagurasi oleh Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi (KMFB) yang berisi anggota Kelompok studi dan Lembaga yang ada di Biologi.  Inagurasi yang meramaikan penyambutan mahasiswa baru diawali dengan dance dari 5 orang dancer utama Keluarga mahasiswa fakultas Biologi yaitu Ilham, Ian, Lalu, Taufik dan Barto. Selanjutnya anggota keluarga mahasiswa fakultas Biologi melakukan flashmob bersama mahasiswa baru. Bendera selamat datang dibentangkan oleh perwakilan KS dan lembaga kemudian puncaknya adalah pelemparan kantung-kantung air dan holy powder antara mahasiswa dan anggota keluarga mahasiswa fakultas Biologi. Euforia penyambutan dan kehangatan keluarga mahasiswa fakultas biologi sangat terasa pada momen ini.

Setelah inagurasi selesai, dilakukan penganugerahan “Gamada of the Year” oleh maskot metamorphoself “Metamorpha”. Kegiatan di jalan taman biologi pun selesai dan mahasiswa baru kembali ke ruangan untuk penutupan acara. Acara ditutup oleh wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan, Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Pesan dari MC di hari terakhir mewakili seluruh panitia PPSMB Metamorphoself adalah “Kami bangga pada kalian, selamat datang di Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi”. Acara berakhir pukul 16.00.

-Tim Sekretaris PPSMB Metamorphoself 2017-

Dosen Biologi UGM peraih beasiswa INPEX menghadiri Temu Alumni INPEX

Rilis Berita Jumat, 11 Agustus 2017

temu_alumni_INPEX_082017_gb5Berdiri sejak tahun 1981, INPEX Scholarship Foundation konsisten memberikan beasiswa kepada pelajar asal Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di berbagai universitas di Jepang. Setiap tahunnya, INPEX Scholarship Foundation memberikan beasiswa untuk 2-4 orang peraih beasiswa. Dari alumni beasiswa INPEX yang tersebar di Indonesia dan di berbagai Negara, dua diantaranya adalah dosen Fakultas Biologi UGM, yaitu Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., yang mengenyam pendidikan Master di Tokyo University of Agriculture (TUA) dan Mukhlish Jamal Musa Holle, M.Env.Sc. di Hokkaido University.

temu_alumni_INPEX_082017_gb1Dalam rangka menjaga jejaring alumni yang tersebar di Indonesia, INPEX Scholarship Foundation mengadakan reuni atau OB-Kai yang diadakan umumnya 1-2 tahun sekali. Pada tahun ini, kegiatan ini diadakan pada Selasa lalu (8/8) di De Kendhil yang dihadiri 16 alumni peraih beasiswa INPEX yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya. Perwakilan dari INPEX Pusat di Jepang, Yuichi Ito, dan bapak Iwan dari INPEX Kantor Jakarta.

temu_alumni_INPEX_082017_gb3“Trend dari peraih beasiswa INPEX saat ini adalah mahasiswa yang mendalami bidang ilmu lingkungan dan biologi molekular”, tutur Bapak Yuichi Ito dalam penyampaiannya terkait kondisi terkini beasiswa INPEX. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa peminat beasiswa INPEX semakin meningkat dan mencapai 150 pelamar setiap tahunnya.

temu_alumni_INPEX_082017_gb2Beasiswa INPEX memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan beasiswa lain, antara lain adalah adanya dukungan finansial untuk menghadiri konferensi ilmiah. Selama menjadi penerima beasiswa INPEX, Dr. Budi memperoleh penghargaan Semi Special Awards dari JICA Japan untuk lomba essay, Young Scientist Awards dari International Society for Horticultural Sciences (ISHS) pada acara The 2nd International Symposium on Cucurbits (ISC) 2001 di Tsukuba Jepang. Senada dengan pengalaman yang didapat oleh Dr. Budi, Mukhlish Jamal Musa Holle, M.Env.Sc.  juga mendapatkan berbagai kesempatan selama studi di Jepang, antara lain adalah menjadi 2nd Best Presenter dalam International Student Conference on Environment and Sustainability (ISCES) 2016 di Shanghai, Tiongkok, Presenter di Annual Meeting of Association for Tropical Biology and Conservation (ATBC) 2016, dan di beberapa konferensi internasional.

temu_alumni_INPEX_082017_gb4“Semoga para Sarjana khususnya alumni Fakultas Biologi UGM dapat memanfaatkan beasiswa dari INPEX Foundation Japan ini untuk melanjutkan studi jenjang Magisternya di Jepang serta meningkatkan peluang networking internasional untuk kemajuan Bangsa Indonesia ke depannya” ujar Dr. Budi.

Peranan Identifikasi Tanaman dalam Pengembangan Obat Tradisional

Rilis Berita Kamis, 3 Agustus 2017

identifikasi_tumbuhan_obat_gb3Memiliki sumber daya alam Indonesia yang sangat melimpah merupakan kekayaan yang patut dijaga, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara bijak. Salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya alam adalah dengan menggunakannya sebagai obat herbal. Menyadari akan potensi ini, Universitas  Gadjah Mada mengadakan kegiatan Summer Course berjudul  “Indonesian Natural Resources to Improve Quality of Oral Health”. Kegiatan yang dilaksanakan selama 10 hari ini, dari tanggal 2 hingga 12 Agustus 2017, merupakan kegiatan kerjasama dengan main host Fakultas Kedokteran Gigi dengan co-host Fakultas Biologi, Fakultas Farmasi, Fakultas Peternakan, dan Departemen Geologi Fakultas Teknik UGM.  Kegiatan ini dihadiri oleh 13 peserta yang berasal dari Niigata University Jepang, Tokushima University Jepang, Universitas Mahasaraswati Bali dan Universitas Prima Medan yang merupakan mahasiswa S1 Kedokteran Gigi.

identifikasi_tumbuhan_obat_gb2Salah satu materi yang disampaikan pada kegiatan summer course ini adalah pengetahuan terkait identifikasi tumbuhan yang dipaparkan oleh Dr. (cand) Ludmilla dan Dr. (cand) Abdul Razaq Chasani, Laboratorium Sistematika Tumbuhan, Fakultas Biologi UGM. Pengetahuan dasar terkait identifikasi tanaman obat merupakan pengetahuan awal untuk memanfaatkannya. Beberapa tumbuhan yang memiliki kekerabatan yang lebih dekat cenderung memiliki kandungan bahan alam yang serupa.

identifikasi_tumbuhan_obat_gb1“Saya yakin, dengan menghadiri kegiatan summer course ini, peserta summer course akan dapat memperoleh manfaat dari pemaparan materi dan pemahaman terkait biologi dasar, serta memperluas jejaring”, ujar Wakil Dekan Bidang Aset, Keuangan dan SDM Fakultas Biologi UGM, Dr. Niken Satuti Nur Handayani dalam pembukaannya pada sesi yang diampu oleh Fakultas Biologi UGM. Selain itu, Dr. Niken juga menekankan pada peran penting pendidikan S1 sebagai landasan yang bisa membawa kesuksesan di studi pascasarjana, karir, maupun kehidupan personal kepada para peserta summer course.

identifikasi_tumbuhan_obat_gb4Diluar lingkungan UGM, peserta summer course juga akan mengunjungi BPOT (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional) Kebumen dan Geopark LIPI di Karangsembung Kebumen. Disamping itu, mereka juga akan memperkaya life skills dengan melaksanakan pengabdian masyarakat di Wonokerto Turi, dan di Pundong Bantul dan mengenal budaya khas Yogyakarta, misalnya mengenakan baju tradisional, mengunjungi Borobudur dan menyaksikan Ramayana Ballet di candi Prambanan.

Tim Go Green Fakultas Biologi UGM Kenalkan Jenis-Jenis Tanaman Penghasil Warna Alami Batik di SD Negeri Ngangkrik Sleman

Rilis Berita Senin, 31 Juli 2017

Tim Go Green Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis “Education for Sustainable Development” di SD Negeri Ngangkrik, Sleman Yogyakarta pada tanggal 28 Juli 2017. Kegiatan ini diikuti oleh siswa – siswi kelas 5 SD Negeri Ngangkrik dan difasilitasi oleh Dosen & Mahasiswa Fakultas Biologi UGM.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Go Green, Luthfi Nurhidayat, S.Si., M.Sc. menjelaskan  bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan pengabdian di SD Negeri Ngangkrik Sleman dalam rangka mengenalkan perilaku Go Green kepada anak sejak dini. Luthfi juga menambahkan bahwa “Tema batik diangkat pada kegiatan ini bertujuan untuk mengajak anak-anak untuk melestarikan warisan budaya sekaligus menjaga lingkungan” Pungkas Luthfi.

Lisna Hidayati, M.Biotech, penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa banyak sekali tanaman-tanaman di sekitar kita yang dapat digunakan sebagai pewarna alami batik. “Pada kegiatan ini kami mengenalkan anak – anak  berbagai jenis tanaman serta bagian – bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami kain batik, antara lain daun indigo yang dapat menghasilkan warna biru, kulit buah jelawe yang dapat menghasilkan warna coklat muda dan kulit kayu soga tingi yang menghasilkan warna coklat tua” jelas Lisna.

Kegiatan ini juga melibatkan Dimas Diajeng Sleman 2016, Green Ambassador UGM 2016, serta Hatmoko Batik.  “Anak – anak sangat antusias sekali dalam pematerian ini, dan tentunya mereka menjadi lebih tahu mengenai kelebihan pewarna alami ini yaitu dapat menghasilkan warna yang bagus pada batik tidak kalah dengan pewarna tekstil, serta ramah lingkungan” ujar Sinta Puspita, Diajeng Sleman 2016. Pada kesempatan ini tim Go Green juga menampilkan hasil karya batik yang diberi pewarna alami oleh Hatomoko Batik.

Setelah pengenalan tanaman pewarna alami batik, para siswa – siswi diajak untuk ikut menanam salah satu jenis tanaman penghasil warna alami yaitu tanaman indigo menggunakan simple hydroponics. Kegiatan ini difasilitasi oleh Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Sc. Siswa – siswi sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan tersebut. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan berfoto bersama para siswa – siswi dan guru – guru SD Negeri Ngangkrik  Dengan kegiatan tersebut diharapkan siswa – siswi dapat mengetahui jenis – jenis  tanaman di sekitar mereka yang berpotensi sebagai pewarna alami dan ramah lingkungan.

 

foto pegenalan tanaman untuk batik 3 foto pegenalan tanaman untuk batik 4 foto pegenalan tanaman untuk batik 1 foto pegenalan tanaman untuk batik 2

Kegiatan Pengenalan Pengenalan tanaman berpotensi sebagai pewarna alam untuk batik yang bekerja sama dengan Dimas Diajeng Sleman 2016 dan Green Ambasador UGM 2016.

 

foto pegenalan tanaman untuk batik 5

Hasil Pelatihan Simple Hydroponics siswa

 

foto pegenalan tanaman untuk batik 6

Sesi foto bersama pasca kegiatan pengenalan tanaman berpotensi sebagai pewarna alam untuk batik yang bekerja sama dengan Dimas Diajeng Sleman dan Green Ambasador UGM 2016.

Pererat tali silaturahmi, Fakultas Biologi UGM selenggarakan Halal Bi Halal

Rilis Berita Senin, 10 Juli 2017

Setelah sebulan penuh menjalani ibadah di Bulan Suci Ramadhan dan ditutup dengan Hari Raya Idul Fitri, masyarakat di Indonesia memiliki budaya yang sangat baik dalam mempererat tali silaturahmi, yakni kegiatan Halal Bi Halal. Begitu juga dengan Keluarga Besar Fakultas Biologi UGM yang melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal Ruang Auditorium Fakultas Biologi UGM pada kamis lalu (6/7). Kehiatan tahunan ini tidak hanya melibatkan civitas akademika Fakultas Biologi UGM yang masih aktif, namun juga mengundang dosen dan tenaga kependidikan yang purna tugas.

Kegiatan yang dipandu oleh Indra Lesmana, M.Sc. ini dimulai dari pukul 10.00 WIB dengan Gema Wahyu Illahi oleh Arief Muammar, M.Sc. dan dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM. Ketua Ketakmiran Masjid Alhayat, Dr. Slamet Widianto, M.Sc., juga menyampaikan rencana pembangunan Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi.

Hikmah syawalan yang bertema “Bulan Syawal sebagai Bulan Peningkatan Ketaqwaan setelah Sebulan Berpuasa” disampaikan oleh Ustad Achmad Khudori, Lc. Beliau juga menyampaikan nilai-nilai kedamaian umat beragama dan kaitan antara beberapa ayat Al-Qur’an dengan ilmu Biologi

Kegiatan Halal Bi Halal diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustad Achmad Khudori, Lc.. Belum lengkap kegiatan Halal Bi Halal, Dekan Fakultas Biologi UGM dan jajaran Pengurus Fakultas Biologi, Ketua Senat, civitas akademika Fakultas Biologi UGM dan seluruh tamu undangan satu-persatu saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Kemudian, hadirin Halal Bi Halal saling beramah-tamah sembari menikmati sajian yang telah disediakan.

Diseminasi Pakar Neurobiologi dari Idaho, Amerika Serikat

Rilis BeritaSeminar Kamis, 6 Juli 2017

Fakultas Biologi UGM kembali menguatkan jejaring internasionalnya, tidak hanya dengan meningkatkan jumlah kuliah tamu dari partner universitas di luar negeri, namun juga dengan menguatkan kolaborasi pendidikan. Guna mempererat kolaborasi antar institusi, Dr. Richard Luke Daniels dari The College of Idaho, Amerika Serikat, datang ke Fakultas Biologi UGM sebagai tenaga pengajar sukarela asing American – Indonesian Exchange Foundation (AMINEF). Pakar Neurobiologi dan Biologi Molekular/Selular ini telah tinggal di Indonesia selama 6 bulan, dari 10 Januari – 10 Juli, 2017, dalam program Fulbright Scholar Teaching. Pengalamannya selama beliau tergabung dalam beberapa kegiatan akademik dan hal-hal yang berkesan dalam kehidupannya selama di Indonesia dipaparkan dalam diseminasi yang dilaksanakan pada Rabu lalu (5/7) di Auditorium Fakultas Biologi UGM di hadapan staf dan dosen Fakultas Biologi UGM.

Meskipun hanya bergabung selama kurang lebih satu semester di Fakultas Biologi UGM, Dr. Luke telah berkontribusi dalam proses pembelajaran di Fakultas Biologi UGM dengan mengajar di 20 pertemuan pada beberapa mata kuliah S1 seperti Teknik Biokimia, Biokimia Lanjut, Struktur Perkembangan Hewan, Histologi, Ekofisiologi Hewan, dan Fisiologi Hewan Lanjut serta mata kuliah Biokimia jenjang S2. “Saya juga telah mengisi 10 lokakarya, antara lain adalah 8 lokakarya Bioinformatika untuk dosen-dosen di Fakultas Biologi UGM, 1 lokakarya kepenulisan ilmiah, dan 1 lokakarya Bioinformatika untuk umum”, kata Pria berkebangsaan Amerika serikat ini.

Selain memberi kuliah, Dr. Luke juga membuka kesempatan diskusi kepada Dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi UGM dalam penulisan manuskrip ilmiah hingga formulasi proyek penelitian. Disamping itu, beliau juga mengambil 90 jam kelas Bahasa Indonesia di Wisma Bahasa dan melakukan 5 presentasi pada berbagai event di beberapa institusi di UGM maupun diluar UGM seperti di Surya University, UNY, Fulbright SE Asia mid-year conference, dan AMINEF Indonesia PDO.

Dengan ditemani oleh istri, Ailie Marie Daniels, dan kedua anaknya, Kohen Luke Daniels dan Elijah Paul Daniels, Dr. Luke tidak hanya menikmati dinamika akademik di Fakultas Biologi, namun juga memiliki banyak hal yang berkesan, terutama dari perbedaan budaya antara Amerika Serikat dengan Indonesia. “Saya sempat khawatir karena saya akan berada di lingkungan yang berbeda, namun setibanya di Indonesia, saya merasakan keramah-tamahan orang Indonesia dan saya tidak memiliki masalah berarti dalam berkomunikasi”, ucap Dr. Luke tentang kesan pertamanya di Indonesia. Selain itu, Dr. Luke juga mengambil pelajaran dari sepeda motor, alat transportasi yang sangat umum digunakan di Indonesia. Ketika sains mampu mengungkap berbagai fenomena alam dan membawa kita ke dunia yang baru, begitu juga dengan sepeda motor yang bisa membawa kemanapun kita pergi.

Dr. Luke memaparkan bahwa kolaborasi penelitian dengan institusi internasional bisa meningkatkan kebermanfaatan penelitian yang ditunjukkan dengan lebih tingginya sitasi artikel ilmiah yang ditulis oleh penulis dari beberapa institusi di beberapa negara dibandingkan jika hanya ditulis oleh penulis dari institusi lokal. Untuk mewujudkannya, Dr. Luke juga berharap untuk bisa dapat kembali lagi ke Indonesia dan terus menjalin kerjasama dengan Fakultas Biologi UGM.

Mahasiswa UGM ikuti SB7.0 The Seventh International Meeting on Synthetic Biology

Rilis BeritaSeminar Kamis, 22 Juni 2017

Mahasiswa Biologi UGM kembali menunjukkan partisipasinya di tingkat internasiional, Sahal Sabilil Muttaqin (Biologi, 2013) mempresentasikan poster risetnya yang berjudul “Utilization of Synthetic Biology as Indonesia industrial revival effort : Metabolic Engineering  of Carotenoids pathways in Arhrospira maxima” di SB7.0 The Seventh International Meeting on  Synthetic Biology, yang merupakan pertemuan ke 7 para peneliti di bidang biologi sintetis dari seluruh dunia.

Event yang biasanya diselenggarakan 3 tahunan  ini pada tahun 2017 mengambil tempat di National University of Singapore (NUS) Singapura pada tanggal 13-16 Juni 2017, beberapa tahun sebelumnya berada di Hongkong, London, dan Zurich.

SB7.0 mempertemukan lebih dari 100 pembicara tingkat internasional, 220 poster riset terpilih, para pengusaha bioteknologi dari seluruh dunia, dan praktisi bidang sains. Acara yang digelar di University Cultural Centre NUS selama 4 hari ini membahas ide-ide terbaru dalam biologi sintetis dan dampaknya bagi masyarakat, fondasi sains, dan rekayasa, pengaruh biologi sintetis pada perkembangan seni dan ilmu sosial, mengkaji kemungkinan penggunaan biologi sintetis terhadap konservasi dan perlindungan biodiversitas, aplikasi biologi sintetis di bidang medis, penggunaan CRISPR-Cas9 (gene editing), penelitian Yeast 2.0 dan Genome Projects,  keamanan produk hasil rekayasa, sharing berbagai komunitas, dan strategi institusi riset dan negara dalam mengembangkan biologi sintetis.

Menurut Sahal , “SB7.0 Merupakan acara yang membuka diskusi interaktif  berbagai perspektif mengenai biologi sintetis (Synthetic Biology) dan melihat arah synthetic biology di masa depan”. Konferensi yang melibatkan lebih dari 900 peserta dari seluruh dunia ini juga diikuti oleh beberapa wakil berkebangsaan Indonesia seperti Dr. Ocky Radjasa, Ph.D dari Kementerian Riset dan Dikti, Dr. Sastia Prama putri, Ph.D asisten Profesor bidang metabolomics Osaka University, Ari Dwijayanti Mahasiswa doktoral Imperial College London, Rizki Mardian, Ph.D dari Boston University, Rahmat Kemal, M.Sc dari Indonesia International Institute for Life Sciences (I3L) serta beberapa peneliti Biofarma.

“Dalam konferensi ini saya mempresentasikan profiling gen-gen apa yang bisa digunakan untuk merekonstruksi dan mendesain ulang jalur metabolisme karotenoid dari berbagai mikroalgae dan membahas potensi  Arthrospira maxima sebagai salah satu pabrik karotenoid yang bisa dimanfaatkan untuk synthetic biology. Karotenoid seperti beta-karoten memiliki aktivitas Vitamin A dan juga bermanfaat sebagai anti-oksidan.” Ujar sahal

Synthetic biology (Biologi sintetis) sendiri merupakan bidang ilmu interdisipliner yang bertujuan mendesain dan merekonstruksi parts, device, dan sistem biologi baru, serta mendesain ulang sistem biologis yang sudah ada untuk tujuan yang bermanfaat. Synthetic Biology di Indonesia masih relatif baru dikenal dan belum banyak yang menggeluti, padahal di dunia merupakan salah satu bidang yang diminati karena dianggap sebagai perkembangan rekayasa genetika tingkat lanjut.

1…205206207208209…222

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Wisuda Pascasarjana Fakultas Biologi UGM Tandai Lahirnya Lulusan Fast Track
  • Soroti Tantangan Malaria Indonesia Timur, Mahasiswa Magister Biologi UGM Raih Juara Nasional
  • Pendaftaran Program Internalisasi Nilai-nilai Pioner (PIN PIONER) UGM 2026
  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju