• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • hal. 12
Arsip:

SDG 14 : Ekosistem Lautan

Perkuat Kerja Sama dan Kolaborasi Biodegradable Pastik Bersama PT Greenhope, Indonesia, Dosen Fakultas Biologi UGM Jalankan Kegiatan Program Capstone Project

Pengelolaan SampahRilis Berita Minggu, 28 Juli 2024

Polemik sampah saat ini semakin memuncak dan mengancam kesehatan lingkungan baik didarat, laut maupun udara. Oleh karena itu diperlukan mekanisme pengelolaan yang baik, terstruktur dan dengan dibantu teknologi unggul untuk dapat mengatasinya. Salah satu usaha yang telah lama dilakukan adalah dengan melakukan 3R+1R yaitu Reuse, Recycle dan Reduce dan ditambah dengan Return to Earth, hal inilah yang telah lama dikembangkan di PT. Greenhope Indonesia. Return to Earth adalah bagian penting yang hilang, yang menawarkan solusi plastik berbasis Biodegradable dan Biopolimer untuk mengatasi polusi sampah plastik dan krisis iklim. Tema ini selaras dengan tema penelitian yang telah dikembangkan Smart Genetics Research Group yang dipimpin oleh Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. salah satu dosen di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.

Tepatnya pada tanggal 22 – 24 Juli 2024 yang lalu, Ganies berkesempatan untuk dapat melakukan kegiatan kerja sama dan kolaborasi bersama PT. Greenhope Indonesia dalam implementasi Program Capstone Project dari Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas. Capstone Project memberikan kesempatan kepada dosen untuk mengintegrasikan dan mengaplikasikan keahlian serta kompetensi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di industri. Tema yang diangkat untuk dapat dikolaborasikan dalam kegiatan ini adalah terkait trobosan baru produk Biodegradable plastik yang berasal dari Microbial Cell Factory yaitu rekombinan yeast. Biodegradable plastik memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan, terutama dalam upaya untuk mengurangi dampak limbah plastik. Biodegradable plastik dapat digunakan sebagai pengganti plastik konvensional dalam berbagai kegiatan, seperti pengemasan makanan, kemasan produk, dan perlengkapan laboratorium.

Kegiatan diawali dengan diskusi dan presentasi secara online dan offline di Kantor, Laboratorium dan Pabrik PT. Greenhope. Selain itu juga dilakukan observasi dan pengamatan secara langsung proses pengolahan produk biodegradable plastik berupa Oxium, Ecoplas dan Naturaloop dari PT. Greenhope. Ganies juga menjelaskan terkait proses dan meode tranformasi genetik yang telah dikembangkan untuk menghasilkan biodegradable plastik dari rekombinan yeast. Kedepan dari kedua belah pihak sepakat untuk menjalankan kegiatan penelitian bersama yang dikuatkan dengan adanya MoU dan proposal kolaborasi. Harapan kami kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan untuk menghasilkan produk unggulang yang berkelanjutan, ramah lingkungan dan baik untuk mas depan, papar Ganies. Selain itu dari PT. Greenhope yang diwakili Bpk Dr. Hardaning Pranamuda, M.Sc., Director of R&D PT. Greenhope, Indonesia bersama dengan dua tim peneliti Muhammad Ardiyansyah, S.Si., dan Ir. Daffa Dewa Saputra, S.T., menyambut baik kolaborasi ini dengan meneguhkan semangat tinggi untuk saling berkontribusi. Penelitian dan pengembangan biodegradable plastik dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan terutama dalam upaya untuk mengurangi dampak limbah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, papar Hardaning dalam penutupan sesi diskusi.

Selain kontribusi signifikan dalam mengatasi masalah limbah sampah, kegiatan ini juga selaras dalam program capaian dan implementasi beberapa SDGs yaitu SDG 12: Peningkatan Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan. Biodegradable plastik dapat membantu mencapai target SDG 12 yang berkaitan dengan pengurangan limbah dan pengelolaan bahan berbahaya. Selain itu juga untuk SDG 14: Kehidupan di Bawah Air. Biodegradable plastik dapat membantu mengurangi dampak limbah plastik terhadap ekosistem laut dan mempromosikan kesehatan lingkungan. Lebih lanjut untuk implementasi SDG 15: Kehidupan di Darat. Biodegradable plastik dapat membantu mengurangi dampak limbah plastik terhadap ekosistem darat, seperti mengurangi pencemaran tanah dan udara serta mempromosikan kesehatan lingkungan, SDG 13: Tindakan untuk Mengatasi Perubahan Iklim. Biodegradable plastik dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca yang terkait dengan produksi dan pembuangan plastik konvensional dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Penelitian dan pengembangan biodegradable plastik dapat meningkatkan inovasi dan memberikan peluang baru bagi industri pengolahan bahan plastik yang lebih berkelanjutan.

Fakultas Biologi UGM Mendukung Pembentukan Pusat Kajian Maritim Wilayah 3T di Indonesia

Kerja SamaRilis Berita Sabtu, 27 Juli 2024

Yogyakarta, 26 Juli 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan Dr. Agus Salim, S.Ag., M.Si. dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta terkait konsultasi dan audiensi Pusat Kajian dan Pengembangan Bio Maritim Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (PKPBP3T). Bertempat di Ruang Sidang KPTU, Fakultas Biologi UGM, kunjungan tersebut diterima oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Abdul Razaq Chasani, Ph.D. selaku Kepala Departemen Biologi Tropika, Sukirno, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Sarjana, Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. selaku Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta dosen Fakultas Biologi diantaranya Tyas Ikhsan Hikmawan, M.S., Ph.D. dan Dra. Mulyati, M.Si.


Dr. Agus mengungkapkan kunjungan tersebut dalam rangka konsultasi dan audiensi pendirian Pusat Kajian dan Pengembangan Bio Maritim Wilayah perbatasan dan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (PKPBP3T) Republik Indonesia atau Center for Research and Development of Bio Maritime Border Territory and 3T Region of RI (CRDB2T3). Pusat kajian yang berfokus pada riset pengelolaan maritim tersebut akan melibatkan kolaborasi periset dari berbagai institusi perguruan tinggi, badan riset, Non Government Organization (NGO), dan sebagainya, termasuk diantaranya dosen Fakultas Biologi UGM, Abdul Razaq Chasani, Ph.D. yang memiliki fokus riset terkait makroalgae.

Dr. Agus menuturkan pendirian pusat kajian tersebut telah melalui audiensi maupun pengiriman proposal kolaborasi kerjasama ke berbagai institusi dan lembaga. Beliau mengungkapkan fokusnya saat ini terkait fasilitas pendukung yang akan berdiri sebagai kantor utama pusat kajian. Dr. Agus turut menambahkan rencana pendirian fasilitas tersebut di kawasan Laboi, Pulau Bintan, pun kerja sama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau.

Prof. Budi menyambut hangat rencana pendirian pusat kajian tersebut. Dekan Fakultas Biologi UGM tersebut turut menyampaikan urgensi kajian terkait maritim dan kelautan, terlebih daro Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) sendiri sejauh ini masih berfokus pada pendataan spesies terrestrial.

Prof Budi bersama dengan rekan Fakultas Biologi UGM mendukung peresmian kelembangaan pusat kajian maritim tersebut terlebih dahulu termasuk penyempurnaan naskah akademik, penyusunan AD ART dan pendaftaran status hukum, terlebih pusat kajian tersebut rencananya bersifat independent tidak dikelola di bawah suatu institusi secara langsung. Hal tersebut diharapkan akan mendukung percepatan pendirian pusat kajian.

PKPBP3T akan berfokus pada ranah maritim yang mencakup manusia, ekosistem, dan sumber daya kelautan yang ada di Indonesia. Pusat kajian dimungkinkan dapat mencakup dukungan pendidikan di Indonesia, terutama fokusnya pada pengembangan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) disamping dukungan terhadap tri dharma perguruan tinggi lainnya yaitu penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Pusat kajian tersebut diharapkan akan mengkatalisis program-program pengembangan riset kelautan di Indonesia sekaligus mendukung Pembangunan berkelanjutan.

Turut Berkontribusi dalam Peningkatan Inovasi Biosekuriti dan Konservasi Biodiversitas, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Seminar Nasional Biologi Tropika Ke-8

Kerja SamaRilis Berita Selasa, 23 Juli 2024

Yogyakarta, 20 Juli 2024 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Seminar Nasional Biologi Tropika (SNBT) yang ke-8 pada tanggal 20 Juli 2024. Tahun ini, seminar dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan format daring dan tatap muka, dengan tema besar “Inovasi Biosekuriti dan Konservasi Biodiversitas Tropika”. Acara yang diadakan di Auditorium Fakultas Biologi UGM ini bertujuan untuk memberikan platform bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini dan solusi inovatif dalam biosekuriti serta konservasi keanekaragaman hayati di kawasan tropika. Kegiatan seminar ini dimulai dengan laporan dari Dr. Siti Nurbaiti selaku ketua Panitia SNBT tahun 2024, dilanjutkan dengan sambutan oleh Prof. Dr. Mirwan Ushada, Direktur Direktorat Penelitian yang mewakili Rektor dan dibuka oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono. M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM. Seminar ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari 21 institusi di Indonesia. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Fakultas Biologi UGM dengan PT. Rentokil Indonesia. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi wujud sinergi antara akademisi dan industri, khususnya terkait isu biosekuriti dan biodiversitas Indonesia.


Sebagai pembicara utama pertama, Ir. Medrilzam dari BAPPENAS mengangkat topik mengenai “Peran Kebijakan Pemerintah untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Dalam presentasinya, Ir. Medrilzam membahas tentang Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP), strategi pemerintah Indonesia dalam melestarikan keanekaragaman hayati, dan bagaimana kebijakan-kebijakan tersebut diharapkan dapat membentuk perilaku masyarakat menuju nature positive.


Sebagai pembicara kedua, Drs. Heri Susanto dari PT. Rentokil Indonesia membahas “Peran Ilmu Biologi dan Teknologi Digital dalam Pengendalian Hama yang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan”. Dalam sesi ini, Drs. Heri Susanto menyampaikan terkait eksplorasi integrasi ilmu biologi dengan teknologi digital untuk mengembangkan metode pengendalian hama yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Pembicara ketiga, Ibu Rina Sri Kasiamdari, Ph.D. menyampaikan materi mengenai “Peran Fungi dalam Biosekuriti dan Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Fokus dari pembahasan ini adalah peran fungi sebagai agen biosekuriti dalam menjaga keanekaragaman hayati, serta bagaimana fungi dapat dimanfaatkan dalam upaya konservasi.

Sesi Pleno dari ketiga pembicara ini diramaikan dengan pertanyaan-pertanyaan dari para peserta peserta seminar mulai dari perihal penjagaan biodiversitas yang dikaitkan dengan pembangunan-pembangunan infrastruktur hingga peluang opsi sumber makanan dengan nutrisi tinggi dari ragam diversitas yang dimiliki Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan dan dalam hal penanganan hama. Kegiatan seminar dilanjutkan dengan sesi paralel yang diisi dengan presentasi para peserta pemakalah dengan beragam judul penelitian, yang terlaksana secara luring maupun daring.

SNBT ke-8 tahun 2024 ditutup oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni. Dalam sambutan penutupnya, disampaikan bahwa SNBT adalah wadah untuk meningkatkan pemahaman tentang biosekuriti dan konservasi biodiversitas tropika melalui diskusi yang mendalam dengan para ahli di bidangnya, sehingga menginspirasi inovasi dan kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi dalam upaya menjaga keanekaragaman hayati, mendorong pengembangan kebijakan dan strategi baru yang dapat diterapkan untuk melestarikan lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekosistem tropika. Seminar nasional ini juga diharapkan akan terciptanya kerjasama yang sinergis antar peserta yang hadir diharapkan menjadi hal positif yang dapat membangun dan memberikan dampak lebih terkait isu-isu dari topik biosekuriti dan konservasi biodiversitas tropika di masa mendatang. Selanjutnya, seminar ini berperan dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals  (SDG’s) yang ke-2. Mengakhiri kelaparan, 3. Kesehatan yang baik dan kesejahteraan, 4. Pendidikan bermutu, 6. Akses air bersih dan sanitasi, 7. Energi bersih dan terjangkau, 9. Industri, inovasi dan infrastruktur, 11. Kota dan komunitas yang berkelanjutan, 13. Penanganan perubahan iklim, 14. Menjaga ekosistem laut, 15. Menjaga ekosistem darat dan 17. Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Delegasi Fakultas Biologi UGM hadiri Rapat Kerja Nasional KOBI di Universitas Andalas

Rilis Berita Jumat, 19 Juli 2024

Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) yang bekerja sama dengan Departemen Biologi Universitas Andalas, Departemen Biologi Universitas Negeri Padang, dan Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Sumatera Barat sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Rakernas yang juga dihadiri oleh delegasi dari Fakultas Biologi UGM ini diselenggarakan di Gedung Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat dan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 16-18 Juli 2024.


Rakernas ini dihadiri oleh 55 peserta yang merupakan perwakilan dari program studi terkait Biologi se-Indonesia. Delegasi dari Fakultas Biologi UGM sendiri dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM sekaligus Ketua KOBI. Selain itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., serta beberapa dosen dan peneliti senior turut hadir pada kegiatan ini.

Rakernas dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Drs. Hansastri, Ak., M.M., CFrA. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah melakukan kerjasama penelitian dengan Universitas Andalas, salah satunya dalam pengembangan minyak atsiri dan pengembangan sumber daya manusia. Selanjutnya acara dibuka oleh Ketua KOBI, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. yang juga menyampaikan pentingnya Indonesia sebagai negara megabiodiversity nomor satu di dunia dan mengajak para biolog untuk melengkapi data biodiversitas laut, terutama laut dalam. “Kami berharap pertemuan KOBI menjadi wadah silaturahmi dalam setiap kegiatan rakernas dan kongres,” ujarnya. Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, menekankan pentingnya pertemuan dan silaturahmi dalam mendorong kolaborasi dan sinergi antar universitas.

Rakernas kali ini membahas berbagai topik penting, diantaranya progres dan hasil riset perhitungan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI); update database IBI dan MKDH; Environmental, Social, and Governance (ESG); serta sharing pencapaian hibah Kedaireka/Matching Fund/Program Dana Padanan. Selain itu, pemaparan tentang program Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati dan workshop evaluasi kurikulum program pascasarjana juga menjadi agenda utama. Acara yang banyak diisi dengan berbagai sesi diskusi dan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para peneliti biologi. Delegasi Fakultas Biologi UGM juga aktif berpartisipasi dalam sesi tersebut, termasuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka dalam berbagai bidang. Selanjutnya, rakernas dilanjutkan dengan International Conference on Fundamental and Applied Biology (ICOFAB) yang dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM dan diakhiri dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta field trip sebagai penutup dari rangkaian acara rakernas.

Rakernas KOBI ini bukan hanya menjadi forum pertukaran ilmu pengetahuan, tetapi juga menegaskan komitmen KOBI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama peningkatan pendidikan inklusif (SDG 4) melalui kolaborasi yang berkelanjutan (SDG 17). Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kemajuan ilmu biologi di Indonesia, terutama dalam konservasi biodiversitas, termasuk pelestarian ekosistem laut (SDG 14) dan ekosistem darat (SDG 15), serta penerapan ilmu biologi untuk keberlanjutan lingkungan.

BAPPENAS RI Kunjungi Fakultas Biologi UGM dalam Upaya Pengembangan Konservasi Sumber Daya Genetik di Indonesia

Kerja SamaRilis Berita Rabu, 3 Juli 2024

Yogyakarta, 3 Juli 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Republik Indonesia yang terdiri atas Tim Direktorat Kehutanan BAPPENAS. Pertemuan tersebut dalam rangka diskusi dan kunjungan lapangan terkait rangka penelitian dan pengembangan sumber daya genetik keanekaragaman hayati di Indonesia. Kunjungan tersebut diterima di Ruang Sidang KPTU Fakultas Biologi UGM, turut dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi, Dr. Eko Agus Suyono, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, dosen dari berbagai laboratorium di Fakultas Biologi, serta Kepala Pusat Inovasi Agroteknologi UGM, Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D.


Prof. Budi selaku Dekan Fakultas Biologi menyambut baik kunjungan lapangan dari BAPPENAS, terlebih dukungan terhadap kurasi sumber daya genetik untuk biodiversitas sangat diperlukan untuk keberlanjutan ekosistem. Beliau, didampingi oleh Dr. Eko menyampaikan profil Fakultas Biologi. Beliau menggaris bawahi keresahan di dunia biologi terhadap kurasi hayati melalui pembentukan program studi terbaru di Fakultas Biologi, Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH).

Pak Alan selaku Kepala Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM turut menyambut baik kunjungan BAPPENAS. Beliau menyampaikan PIAT turut mendukung upaya pengelolaan biodiversitas Indonesia kedepannya. Rekan BAPPENAS turut berencana untuk mengunjungi kawasan PIAT UGM di Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Farida Yulistianingrum, S.Si., ME, MPP, dari BAPPENAS, mengungkapkan bahwa BAPPENAS menyadari potensi keanekaragaman hayati dan sumber daya genetik Indonesia. Kunjungan BAPPENAS tersebut bertujuan untuk menggali data, informasi, dan pandangan pakar/akademisi dan instansi terkait gap dalam pengembangan sumbur daya genetik. Upaya pengembangan tersebut kemudian akan dilanjutkan dengan pemetaan maupun analisis biodiversitas di setiap regional. Bu Farida turut menyadari adanya tantangan terkait riset ditingkat perguruan tinggi, hingga regulasi-regulasi yang dianggap belum atau kurang mendukung pelaksanaan penelitian.

“Pengelolaan sumber daya belum terkoneksi, masing lebih banyak tersimpan di tingkat individu peneliti universitas,” tukas Prof. Budi. Beliau turut menyampaikan keresahan yang mendorong pembentukan Indonesia Biodiversity Index (IBI) sejak 2019 lalu. IBI bekerja sama dengan Forum Komunikasi Konservasi Indonesia (FKKI) dan berbagai Non-Government Organization (NGO) di Indonesia untuk pengumpulan dan berbagi data biodiversitas. Prof. Budi menegaskan banyaknya data yang dihasilkan oleh peneliti Indonesia, namun tersebar dalam bentuk thesis, buku, dan sebagainya. Upaya kurasi data tersebut telah berjalan selama empat tahun, dan pada tahun 2024 sendiri sudah menghasilkan tidak kurang dari 11.000 informasi data status dan tren spesies. Dr. Miftahul Ilmi yang bernaung di bawah Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi selanjutnya menambahkan, culture collection berbagai genom mikrobia di Indonesia masih terbatas. Koleksi terbesar ada saat ini dikelola oleh Laboratorium Indonesian Culture Collection (InaCC) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sedangkan koleksi lainnya dikelola oleh peneliti di berbagai universitas di Indonesia. Kultur tersebut hanya sebesar 0,4% dari keseluruhan culture collection di dunia.

Dr. Eko dengan fokus riset mikroalga-nya di bawah Laboratorium Bioteknologi turut menyampaikan urgensi dalam kurasi kultur tersebut, diantaranya biaya pemeliharaan kultur yang mahal termasuk sumber daya manusia yang bisa mengelola kultur, serta tidak adanya database khususnya database bioprospeksi. Menurutnya, database tersebut krusial untuk kemajuan negara khususnya kontribusi terhadap berbagai industri seperti farmasi, dan sebagainya.

BAPPENAS turut mengakui keterbatasan policy/aturan dari pusat hingga regional yang masih berfokus pada nilai ekonomi. Usulan terkait regulasi insentif terhadap upaya konservasi atau biodiversity credit di daerah masih perlu dievaluasi sebagai dukungan pelestarian biodiversitas. Sayangnya, model untuk biodiversity credit lebih banyak berfokus pada area terrestrial dan terbatas pada wilayah perairan.

Dikusi selanjutnya berlanjut pada keresahan pengelolaan database biodiversitas di berbagai bidang kelimuan; entomologi, satwa liar, dan berbagai tumbuhan yang menjadi fokus riset di Fakultas Biologi UGM. Upaya pengelolaan sumber daya genetik dirasa menjadi keresahan darurat sehingga perlu upaya pengelolaan index database Indonesia berkelanjutan, termasuk usulan biodiversity index yang menjadi capaian kinerja daerah.

Kunjungan lapangan tersebut dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM, serta Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM. Diskusi antara BAPPENAS dengan Fakultas Biologi UGM tersebut diharapkan dalam berkontribusi dalam observasi, pengembangan tata kelola biodiversitas dan regulasi terkait, sehingga Indonesia bisa semakin berdikari dalam pengelolaan biodiversitasnya.

Kelompok Studi Kelautan Selenggarakan Oceans Day 2024: Peduli Laut, Peduli Sesama

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 4 Juni 2024

Rangkaian acara Oceans Day 2024 terdiri dari dua bentuk kegiatan, yaitu bersih-bersih pantai dan forum kajian kelautan (FKK). Kedua rangkaian acara tersebut dilaksanakan selama dua hari pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 (untuk acara Oceans Day) dan hari Minggu, 19 Mei 2024 (untuk acara forum kajian kelautan). Pada kegiatan acara pertama yaitu bersih-bersih pantai (Oceans Day) dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 yang dimulai pada pukul 11.05 WIB hingga pukul 12.05 WIB. Acara bersih-bersih pantai dimulai dengan pembukaan acara, menyanyikan lagu indonesia raya, dan mars KSK yang dipandu oleh Alisha Syavitri Ramadhani A (DXXIII) dan Muhammad Haidar Ali (DXXIV) selaku pembawa acara. Acara dimulai dengan pemberian sambutan oleh Jagad Wenang Suryoaji (DXXIII) selaku Ketua Pelaksana Oceans Day 2024 dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Mr. Parvez selaku partner dan donatur dalam acara ini. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan games yang dilangsungkan secara meriah oleh seluruh panitia KSK, peserta volunteer, anak anak panti Al Khusna, bahkan oleh Mr. Parvez Alam dan juga putrinya, Lilja Alam.

Setelah pelaksanaan games yang menyenangkan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok dan pembagian titik lokasi bersih-bersih sesuai dengan arahan pendamping dari pihak Pantai Slili. Setelah pembagian kelompok, dilakukan briefing kepada seluruh kelompok untuk membawa dua kantong trash bag yang digunakan untuk memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik. Selanjutnya dilaksanakan bersih-bersih pantai, seluruh panitia dan peserta volunteer sangat bersemangat dan kooperatif dalam mengumpulkan sampah yang berserakan di wilayah Pantai Slili tidak lupa seluruh panitia memberikan arahan kepada volunteer dan anak-anak panti asuhan Al-Khusna untuk membedakan antara sampah organik dan sampah anorganik, serta pentingnya menjaga lingkungan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pada saat bersih-bersih pantai, sampah yang telah terkumpul nantinya akan dikelola. Selanjutnya, seluruh peserta melaksanakan makan siang pada pukul 12.05. Tidak lupa, panitia memberikan arahan untuk memisahkan antara sampah plastik dan kertas dalam nasi kotak yang nantinya akan dimasukkan ke dalam dua kantong plastik berbeda. Setelah selesai makan, sholat Dzuhur dan istirahat dilaksanakan dari jam 12.25-12.50.

Setelah selesai istirahat, diadakan sesi pematerian dan pembuatan karya yang dipandu oleh Alisha Syavitri Ramadhani A (DXXIII) dan Muhammad Haidar Ali (DXXIV). Anak-anak panti Al-Khusna, volunteer, dan panitia yang ikut serta nantinya akan dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan waktu 1 jam untuk membuat karya dari botol plastik bekas. Para panitia membantu mengarahkan adik-adik panti dalam membuat karya. Setelah selesai pembuatan, dilakukan sesi presentasi karya yang dibimbing oleh beberapa panitia. Selanjutnya, bersama Mr.Parvez dan putrinya Lilja, diadakan aktivitas capoeira di Pantai Slili. Semuanya tampak antusias dan senang saat bermain bersama. Setelah selesai bermain games, diadakan pemberian kesan pesan dari dua perwakilan anak-anak panti asuhan Al-Khusna dan dua perwakilan dari volunteer untuk acara Oceans Day tahun 2024. Sebagai penutup seluruh rangkaian acara Oceans Day 2024 yang telah dilalui, Mr. Parvez memberikan closing speech kemudian seluruh peserta melakukan sesi dokumentasi bersama sebelum perjalanan pulang.

Pada hari Minggu, 19 Mei 2024, Kelompok Studi Kelautan (KSK) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan kegiatan Forum Kajian Kelautan (FKK) yang berujudul “Ekonomi Biru sebagai Jawaban Masifnya Mass Tourism: Kenyataan atau Angan-Angan?” sebagai rangkaian dari Oceans Day 2024. Kegiatan tersebut dilakukan secara offline di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi dan online melalui zoom meeting. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengkaji isu-isu kelautan dari berbagai perspektif dengan metode sharing dan diskusi yang mengundang narasumber, yakni bapak Supriyanta, S.Sos., M.M. dari Dinas Pariwisata Gunungkidul dan bapak Dr. Imam Musthafa Zainuddin dari World Wildlife Fund (WWF).

Forum Kajian Kelautan (FKK) dipandu oleh Angga Firza Pratama dan Grace River Theofilia Putri Subadi dan dihadiri oleh 65 peserta dari anggota KSK, Volunteer, dan pihak Eksternal baik dari lingkup Fakultas Biologi maupun dari luar UGM. Forum ini diawali dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne Universitas Gadjah Mada, dan Mars KSK. Kegiatan lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Muhammad Ariq Alfito selaku Ketua KSK Biogama dan Jagad Wenang Suryoaji selaku ketua panitia. Sesi Selanjutnya, dilakukan penayangan video introduction mengenai Ekonomi Biru dan Mass Tourism lalu dilakukan diskusi awal antara MC dengan Narasumber. Memasuki acara inti, yaitu Penanyangan Wawancara#1 mengenai pariwisata di Gunungkidul lalu dilanjutkan diskusi Narasumber dan Koor KK. Diskusi berjalan dengan tertib dan lancar. Setelah itu, dilakukan Penayangan video Wawancara#2 mengenai biota laut dan dilanjutkan kegiatan diskusi dengan Narasumber, Koor KK, dan pihak Eksternal. Setelah diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pematerian dan pertanyaan kepada bapak Supriyanta, S.Sos., M.M. dari Dinas Pariwisata Gunungkidul serta penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber pertama. Rangkaian acara dilajutkan dengan pematerian dan pertanyaan kepada Bapak Dr. Imam Musthafa Zainuddin dari World Wildlife Fund (WWF). Sesi pematerian dijeda sejenak untuk sesi istirahat dan sholat Ashar. Pematerian kemudian dilanjutkan dan dilaksanakan diskusi interaktif dari para peserta forum. Selanjutnya, dilakukan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber setelah pematerian dan sesi tanya jawab. Rangkaian Forum Kajian Kelautan ini lalu diakhiri dengan sesi pemberian kesan dan pesan dan sesi penutupan dan kesimpulan. [Penulis: KSK]

Fakultas Biologi UGM Dukung IKN sebagai Urban Biodiversity-Forest City dalam Partisipasinya di 1st International Conference on Forest City (ICFC) dan INUCoST

Rilis Berita Minggu, 2 Juni 2024

Samarinda, 29-30 Mei 2024 – Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) berkolaborasi dengan institusi dalam dan luar negeri menyelenggarakan 1st International Conference on Forest City (ICFC) yang dilaksanakan di Universitas Mulawarman. Pada pelaksanaan konferensi internasional tersebut, Fakultas Biologi UGM turut berpartisipasi khususnya dalam diskursus terkait kajian biodiversitas dan lingkungan IKN melalui kolaborasi yang nantinya akan terselenggara melalui skema INUCoST (Indonesian Netherland University Consorsium on Sustainable Future). Delegasi dari Fakultas Biologi UGM diantaranya Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dan Tyas Ikhsan Hikmawan, M.S., P.hD., selaku dosen Fakultas Biologi sekaligus PIC Program INUCoST dari Universitas Gadjah Mada.


Penyelenggaraan 1st International Conference on Forest City (ICFC) berfokus pada upaya restorasi hutan tropis dan biodiversitas dalam rangka pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai kota hutan modern. Dalam konferensi yang diikuti oleh partisipan dari 12 negara tersebut, diskusi ditekankan pada isu riset dan teknologi dalam pengelolaan hutan dan biodiversitas, peraturan perundangan-undangan pengelolaan lingkungan dan implementasinya, serta kolaborasi jaringan antar praktisi, akademisi, hingga pemerintah dan pemangku kepentingan.

Melalui kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Biologi Univeristas Gadjah Mada turut berdiskusi mengenai rencana program INUCoST bersama dengan tim INUCoST Fakultas Biologi UGM, Sekolah Ilmu Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman yang juga berkolaborasi dengan Faculty of Science Universiteit Leiden, the Netherland. Sejalan dengan misi program yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), program yang diinisiasi akan berfokus pada topik urban biodiversity and forest city dengan pengembangan riset terkait konservasi bioversitas, diversitas genetik, keamanan pangan, hingga konsep perkebunan botani Nusantara.

Dalam diskusi tersebut turut hadir Dekan SITH ITB, Prof. Endah Sulistyowati, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mulawarman, Prof. Widi Sunaryo, Director Hortus Botanicus Universiteit Leiden, Prof. Paul Kessler yang juga turut menjadi keynote speaker pada 1st International Conference on Forest City. Kolaborasi melalui INUCoST tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan tata kota Ibu Kota Nusantara dalam aspek biodiversitas, ekologi, lingkungan, dan ekosistem darat maupun perairan dalam mewujudkan kota hutan modern.


Upgrading Pengurus Harian Kelompok Studi Kelautan (KSK) Kabinet Vimudha Darshaka 2024

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 27 Mei 2024

Upgrading Pengurus Harian (PH) merupakan acara yang dilakukan setiap tahunnya oleh Divisi PSDM untuk semua PH KSK dalam meningkatkan pemahaman dan menanamkan soft skill keorganisasian berdasarkan nilai-nilai ke-KSK-an, serta menjadi tempat untuk saling bertukar pikiran dan dilakukannya brainstorming antar Pengurus Harian agar dapat mengevaluasi kinerja dan bonding masing-masing anggota. Pelaksanaan kegiatan Upgrading PH Vimudha Darshaka dilakukan pada tanggal 11-12 Mei 2024 di Villa Sokkyo, Jl. Pamungkas No.19A, Sleman.

Kegiatan ini dihadiri oleh 24 anggota PH secara luring dan 1 anggota secara daring via Zoom. Kegiatan dimulai dengan berkumpul di Palung Kontrakan pada pukul 13.00 dan berangkat bersama menuju lokasi penginapan. Setelah itu, diberikan waktu untuk membereskan barang pribadi dan bersiap-siap. Selanjutnya, rangkaian acara pertama yang dilakukan adalah sesi games yang berlangsung dari pukul 14.30-16.30 di ruang tengah yang disediakan. Setelah itu, terdapat waktu free time sembari diberikan link Mentimeter yang berisikan pertanyaan-pertanyaan seputar diskusi yang akan dilakukan pada malam hari. lalu dilanjutkan dengan sesi bakar-bakaran dan makan malam bersama pada pukul 18.00-20.00. Kemudian, diteruskan ke acara inti yaitu sharing dan evaluasi antara semua anggota, dimana dimulai dengan membacakan dan mendiskusikan hasil dari Mentimeter yang telah diisi sebelumnya. Kegiatan tersebut berlangsung hingga pukul 23.00 dan dilanjutkan dengan waktu istirahat. Kemudian, pada hari Minggu dilanjutkan dengan acara bebas dan sarapan pagi. Lalu, pada pukul 10.00 diakhiri dengan penutupan dan persiapan untuk perjalan pulang. [Penulis: KSK]

Pelatihan Pengembangan Diri oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK) 2024

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 27 Mei 2024

Pada hari Sabtu, 27 April 2024, telah diadakan Pelatihan Pengembangan Diri (PPD) di Ruang 2, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada. PPD kali ini bertemakan “Menguasai Dasar-dasar Public Speaking” oleh Fathur Syahrian Ramadhani, selaku pembicara sekaligus Ketua BEM Biologi 2023. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Aktif KSK Biogama, yang dipandu oleh Jagad Wenang sebagai Master of Ceremony (MC).

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dan penyanyian Mars KSK. Lalu, pematerian dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan terkait public speaking melalui mentimeter. Materi yang disampaikan meliputi apa itu public speaking, apa alasan yang mendasari keinginan untuk bisa public speaking, bagaimana cara agar jago public speaking, dan hubungan keahlian public speaking dengan perkuliahan di keorganisasian dan Fakultas Biologi. Setelah pematerian, diadakan sesi diskusi dan tanya jawab. Kemudian, kegiatan ditutup dengan dokumentasi.

Workshop Penyusunan RPS Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Jumat, 24 Mei 2024

Kamis (23/5/2024) – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH). Kegiatan ini diselenggaran dalam rangka menyambut tahun ajaran baru dan pembukaan Program Studi Baru Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati yang berlangsung di Hotel Griya Persada Kaliurang.


Workshop berlangsung selama satu hari dihadiri oleh seluruh pengampu mata kuliah Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH) sejumlah 24 orang. Peserta adalah dosen yang ahli dalam mata kuliah tertentu untuk menciptakan kualitas pembelajaran yang baik.

Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi UGM, dalam sambutannya menyatakan, “Workshop ini merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi pembelajaran di Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati. Dengan menyusun RPS yang tepat, kita dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan menghasilkan kontribusi positif dalam pengelolaan keanekaragaman hayati.”

Selama workshop, para peserta aktif terlibat dalam diskusi untuk menyusun RPS yang berkualitas. Mereka mendapatkan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan best practice dalam proses penyusunan RPS.

“Kami berharap workshop ini dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati,” tutur Ketua Program Studi PKKH yaitu Ibu Rina Sri Kasiamdari, Ph.D. dalam pengantar workshop. “Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, kita dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkualitas dalam bidang keanekaragaman hayati.” Imbuhnya.

Workshop Penyusunan RPS Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati ini merupakan bukti nyata dari komitmen Fakultas Biologi UGM dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional dalam bidang keanekaragaman hayati sekaligus mendukung SDGs No. 4 yaitu pendidikan berkualitas yang artinya menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.
1…1011121314…20

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju