Pada hari Minggu, 24 Agustus 2025, Biologi Orchid Study Club (BiOSC) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, telah menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kewirausahaan, yang mengangkat tema“Orchidpreneurship: Jalani Hobi Anggrek, Ciptakan Peluang Usaha”. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat luas mengenai potensi bisnis tanaman anggrek, mulai dari pengelolaan hobi, teknik budidaya dasar, hingga strategi pemasaran dan pengelolaan usaha yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan musiman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan oleh Erdziva Syifa Ivanka, selaku Ketua Pelaksana Sekolah Kewirausahaan 2025, dilanjutkan oleh Ketua BiOSC 2025, Ramadhan Nur Khoiruddin, dan diakhiri dengan sambutan dari Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., selaku Pembina Kelompok Studi BiOSC. Pematerian Sekolah Kewirausahaan menghadirkan dua topik utama. Topik pertama, “Merintis Bisnis Anggrek” oleh Ibu Sri Suprih Lestari, Founder Titi Orchids, yang menekankan bahwa merintis usaha anggrek tidak hanya memerlukan modal dan pengetahuan, tetapi juga niat kuat, kreativitas, ketekunan, serta dukungan lingkungan. Keterampilan budidaya dan strategi pemasaran yang ramah, edukatif, serta memanfaatkan media sosial turut menjadi faktor penting. Topik kedua, “Merancang Ekosistem Bisnis Florikultura: From Seed to Deed” yang disampaikan oleh Bapak Ir. Erista Adisetya, M.M., Founder Erista Garden, menjelaskan bahwa florikultura merupakan ekosistem yang melibatkan budidaya, nursery, distribusi, hingga retail dan hospitality. Meskipun dihadapkan pada tantangan regulasi, teknologi, dan standar mutu, usaha florikultura berpotensi tumbuh berkelanjutan melalui kolaborasi dan kreativitas.
Pematerian berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama narasumber. Melalui pelaksanaan Sekolah Kewirausahaan ini, diharapkan dapat menciptakan wadah pengembangan keterampilan peserta dalam mengelola hobi secara produktif, merancang strategi pemasaran yang adaptif, serta menerapkan prinsip usaha yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan di era digital. [Penulis: BiOSC]






