
Yogyakarta, 22 Juni 2026 – Tim Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang Sustainable Innovation National Essay Competition (SINEC) yang diselenggarakan oleh Cakap Riset yang bekerjasama dengan Asosiasi Mahasiswa Peneliti Hukum Indonesia (AMPHI) pada 16-17 Mei 2026. Tim yang beranggotakan Florecita Cindy Septiana (Biologi 2024), Catriona Egalita Adliyah Putri (Biologi 2024), dan Erdziva Syifa Ivanka (Biologi 2024), di bawah bimbingan Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si. dengan subtema Public Health, mengusung karya berjudul “Lichen: Organisme Terabaikan yang Berpotensi dalam Penemuan Obat Baru melalui Pendekatan Ethnolichenology”
Sustainable Innovation National Essay Competition (SINEC) adalah kompetisi esai ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan secara hybrid oleh Cakap Riset yang bekerjasama dengan Asosiasi Mahasiswa Peneliti Hukum Indonesia (AMPHI) untuk mengajak pelajar dan mahasiswa menuangkan gagasan kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan masa depan. SINEC mendorong peserta untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi berbagai permasalahan bangsa mulai dari perubahan iklim, kesenjangan akses pendidikan, transformasi ekonomi digital, hingga isu sosial dan kesehatan. Setiap esai yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan wawasan serta menawarkan solusi kreatif dan aplikatif bagi kemajuan Indonesia. Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi, mempresentasikan ide, serta membangun koneksi dengan para ahli dan inovator di berbagai bidang.
Esai berjudul “Lichen: Organisme Terabaikan yang Berpotensi dalam Penemuan Obat Baru melalui Pendekatan Ethnolichenology” mengkaji pendekatan ethnolichenology yang mengintegrasikan penelitian ilmiah dengan pengetahuan tradisional masyarakat mengenai pemanfaatan lichen sebagai sumber obat alami. Pendekatan ini tidak hanya membantu mengidentifikasi spesies lichen yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, tetapi juga menjadi dasar bagi pengembangan penelitian lebih lanjut mengenai senyawa bioaktif yang dikandungnya. Karya ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi inovasi dalam bidang kesehatan dengan mengintegrasikan penelitian biologi, farmasi, dan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lichen sebagai sumber senyawa bioaktif dan salah satu agen antimikroba baru yang mendukung kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. [Penulis: Florecita Cindy Septiana]
