Perpustakaan UGM bekerjasama dengan perpustakaan Fakultas Biologi UGM mengadakan kegiatan roadshow workshop e-content dan reference management tool yang telah dilaksanakan pada hari Rabu, 04 September 2019 bertempat di Ruang Auditorium Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam dari pukul 14.00 sampai 16.00 , peserta pada workshop kali ini sangat beragam baik dari dosen, pustakawan dan mahasiswa ( S1, S2, dan S3). Acara dibuka secara langsung oleh penanggungjawab Perpustakaan Fakultas Biologi UGM Drs. Ignatius Sudaryadi, M.Kes. Pak Didit sapaan akrab beliau dalam kesehariannya mengucapkan banyak terimakasih kepada Perpustakaan UGM yang telah menjadi sponsor utama dalam kegiatan workshop kali ini. Acara tersebut dibagi menjadi 2 sesi materi, pada sesi pertama disampaikan oleh Safirotu Khoir, Ph.D. Mbak vera nama panggilan akrabnya menyampaikan tentang bagaimana cara agar sukses mencari informasi yang relevan serta bagaimana cara mengeksplorasi database dan memanfaatkan e-content yang telah dilanggan UGM.
Sesi kedua disampaikan oleh Purwoko, SIP, MA yang memaparkan materi tentang management tool. Sesi kedua ini diawali dengan membahas tentang aplikasi mendeley yang kemudian dilanjutkan dengan membahas tentang manajemen folder apabila komputer kita hilang atau rusak, kemudian diakhir sesi kedua diadakan kuis seputar e-content dan management tool melalui aplikasi kahoot dengan hadiah berupa tiga buah flashdisk yang diterima oleh tiga orang pemenang. Peserta sangat antusias dalam mengikuti acara workshop ini, terlihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan di tengah-tengah acara. Mahasiswa yang beruntung memperoleh lucky draw dari kuis tersebut adalah, Laila, Binti dan Dewi. Mahasiswa yang hadir juga diberi souvenir berupa ballpoint & pin/gantungan kunci, tidak lupa diakhir sesi masing – masing peserta diminta mengisi kuisoner guna mendapatkan e sertifikat yang akan dikirim melalui email peserta. Salam literasi. (Zaenab & Rusna)
Konservasi Daerah Aliran (Zona Riparian) Sungai, menjadi isu menarik untuk dimunculkan sebagai upaya mencegah semakin menurunnya kualitas ekosistem sungai. Hal ini terjadi karena semakin meningkatnya aktivitas manusia yang mengesampingkan dampak negatif rusaknya habitat dan ekosistem sungai yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas sistem sungai tersebut. Menurunnya kualitas sistem sungai berdampak pada tidak lestarinya sungai, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan manusia yang sangat memerlukan kehadiran sungai di setiap aspek kehidupannya.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM melalui Hibah Pengabdian Masyarakat Berbasis Education for Sustainable Development (ESD Sekolah) tahun 2019 bekerja sama dengan SMPIT Alam Nurul Islam melakukan rintisan restorasi ekosistem sungai di Sungai Bedog wilayah Sleman Yogyakarta. Serangkaian kegiatan akan dilakukan dan sebagai awal diselenggarakan diskusi ilmiah dengan tema ” Konservasi Vegetasi Riparian sebagai Program Strategis Restorasi Ekosistem Sungai”, dengan narasumber Abdul Razaq Chasani, Ph.D. dari Fakultas Biologi UGM dan Siti Aisah, S.Si., M.Si dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepedulian terhadap kelestarian sungai di kalangan masyarakat sekolah dan penduduk setempat yang sama-sama berlokasi di tepi Sungai Bedog wilayah Godean Sleman Yogyakarta. Kemudian dalam agenda kegiatan berikutnya, peserta yang hadir dalam diskusi ini menjadi penyelenggara kegiatan Peduli Sungai Bedog yang akan dilaksanakan nanti pada hari Sabtu 28 September 2019.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB, secara langsung dibuka oleh Kepala Sekolah SMP IT Alam Nurul Islam, Bapak Muh. Zuchri, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang di SMPIT Alam Nurul Islam atau juga dikenal sebagai SALYO (Sekolah Alam Yogya), serta sangat mendukung kegiatan semacam ini. Dari 35 tamu undangan, hadir sekitar 26 orang. Selain guru SD dan SMPIT Alam Nurul Islam, hadir pula pengurus Yayasan Nurul Islam, beberapa tokoh setempat, dan guru-guru SMP dan MTS di wilayah kecamatan Godean dan Gamping.
Di tengah pemaparan dibuka diskusi dan peserta diberikan keleluasaan untuk memberi tanggapan, bertanya ataupun menyampaikan informasi mengenai restorasi sungai. Peserta diskusi menyampaikan rasa gembira diselenggarakannya kegiatan untuk membicarakan konservasi sungai. Ternyata beberapa progam sudah dilakukan oleh pemerintah setempat misalnya penanaman pohon untuk penghijauan namun masyarakat lebih memilih menanam pohon-pohon yang bernilai ekonomi daripada pohon-pohon yang hanya bernilai ekologis. Oleh karena itu, para guru, pemerintah dusun/desa dan masyarakat disekitar Sungai Bedog mengapresiasi kegiatan semacam ini, dan mengajak untuk bersama-sama menyelamatkan sungai, dimulai dari komunitas kecil ini.
Salah satu ide dan rekomendasi dari kegiatan diskusi adalah memperbanyak lahan tanam untuk vegetasi riparian dengan memanfaatkan tanah-tanah milik kas desa atau tanah milik Negara yang masih belum dipergunakan. Hal ini sangat strategis sebagai salah satu upaya menjemput program besar dari GKR Hemas yang sedang mengusulkan adanya Museum Air dan Museum Sungai.
Setelah diskusi yang berjalan sangat cair, akhirnya acara disudahi tepat pada pukul 11.00 WIB. Semua yang hadir menyepakati untuk melajutkan kegiatan ini dalam bentuk-bentuk aksi maupun kegiatan lainya. Salah satunya adalah kegiatan Peduli Sungai Bedog berupa susur sungai, outbond dan pelatihan biomonitoring sungai pada tanggal 21 September 2019. Acara di tutup dengan sesi foto bersama narasumber, panitia, dan seluruh peserta.
Perpustakaan UGM kerjasama dengan Perpustakaan Fakultas Biologi UGM dalam kegiatan roadshow workshop e-content dan reference management tool, yang akan diselenggarakan besok pada hari,
RABU , 4 SEPTEMBER 2019
PUKUL 14.00 – 16.00
Di Auditorium Fakultas Biologi UGM
Terbatas hanya utk 70 pserta
Merasa belum paham tentang e resouces dan managemen sitasi??? silahkan mendaftar ulang di link berikut: ugm.id/econtent19
Perpustakaan Fakultas Biologi UGM melalui program rutin tahunannya turut berpartisipasi dalam kegiatan PPSMB metamorphoself yang berlangsung dari tanggal 6-7 Agustus 2019 di Fakultas Biologi UGM. Rangkaian kegiatan PPSMB tersebut, salah satunya perpustakaan mendapat kesempatan mengisi pemaparan tentang Sosialisasi Layanan Perpustakaan Fakultas Biologi UGM bagi GAMADA 2019 yang telah dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 7 Agustus 2019 bertempat di Auditorium Fakultas Biologi UGM. Materi yang disampaikan tentang beberapa hal yg berkaitan dengan layanan pemustaka dan aktivasi keanggotaan serta berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan Perpustakaan Fakultas Biologi UGM. Rusna Nur Aini ,A.Md selaku moderator acara mengawali dengan perkenalan staf SDM perpustakaan dan library volunteer. Drs. Ign Sudaryadi, M.Kes selaku penanggungjawab perpustakaan terlebih dahulu memberi kata sambutan sebagai tanda pembuka acara sosialisasi layanan tersebut, Pak Didit sapaan akrab beliau dalam sambutannya mengatakan bahwa perpustakaan saat ini telah berubah gaya tidak lagi melakukan layanan secara klasikal lebih dari itu perpustakaan harus mampu menjadi tempat yang dapat menghasilkan berbagai ide dan gagasan atau lebih tepatnya sebagai rumah kedua dan inspiring destination.
Aris Setiawan, SIP selaku narasumber dalam pemaparannya menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan seputar layanan perpustakaan, aktivasi keanggotaan, syarat, aturan dan tata tertib perpustakaan, cara akses sumber- sumber informasi dan fasilitas apa saja yang dapat dimanfaatkan mahasiswa saat berkunjung di perpustakaan. Aris setiawan juga menjelaskan tentang Library volunteer, salah satu keunggulan perpustakaan Fakultas Biologi UGM dibandingkan dengan fakultas lain, perpustakaan telah 3 tahun ini berkolaborasi dengan beberapa mahasiswa dalam berkegiatan bersama mahasiswa yang tergabung sebagai sahabat perpustakaan tersebut dinamakan Library volunteer. Lebih dari itu perpustakaan juga telah melaksanakan kegiatan pokoknya dalam memberikan bimbingan pemakai melalui klas literasi. Kegiatan bimbingan literasi ini telah dilaksanakan secara rutin sejak tahun 2017, kegiatan tersebut dilaksanakan selama 10 kali pertemuan, mengingat kapasitas ruang pelatihan yang hanya mampu menampung maksimal 25 peserta maka kegiatan ini kita bagi menjadi 10 sesi dari total jumlah mahasiswa baru 230 orang.
Kelas literasi berlangsung selama 2 minggu dari tanggal 12 Agustus 2019 sampai dengan 22 Agustus 2019. Materi yang disampaikan dalam klas literasi berupa teori seputar penelusuran sumber- sumber informasi yang di langgan UGM, cara mengakses dan mendownload artikel dari jurnal yang dilanggan UGM dan e resources lainnya. Materi yang kedua adalah praktek penggunaan aplikasi Mendeley agar mahasiswa mampu membuat daftar bibliografi dan cara mensitasi secara otomatis dari aplikasi mendeley yang telah plug in diprogram MS word. Antusias dari para peserta dalam mengikuti klas literasi yang diampu oleh para volunteer terlihat dari jumlah peserta yang hadir 100% dalam mengikuti klas pelatihan tersebut. Sesi terakhir para peserta diberi tugas 3 hal tentang bukti screenshoot bahwa mereka mampu mendownload 3 journal, mampu menginstal aplikasi mendeley pada masing-masing PC komputernya dan terakhir bukti screenshoot mampu mereview metadata yang tersimpan di mendeley. (Rusna)
Biofest 2019 atau Biology Festival 2019 kembali dilaksanakan oleh Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada pada tanggal 18 Agustus 2019. Acara tahunan yang diinisiasi oleh Departemen Media, Komunikasi, dan Informasi BEM Biologi Universitas Gadjah Mada merupakan ajang bagi setiap Kelompok Studi / Lembaga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada untuk mempromosikan kelompok studi / lembaga nya masing masing kepada mahasiswa baru Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara ini diketuai oleh Muhammad Arya Sadewo (2018). Seperti tahun sebelumnya, Biofest 2019 kembali berkolaborasi dengan Music Corner dari Departemen Minat dan Bakat BEM Biologi Universitas Gadjah Mada. Kali ini Biofest mengusung tema ” The Power of Biodiversity ” yang dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Bapak Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.
Biofest 2019 dilaksanakan dalam satu hari yang terdiri atas 2 sesi, yaitu sesi presentasi yang dimulai pukul 08.30 WIB dan sesi stand yang dibuka pukul 12.30 WIB. Sesi presentasi berlangsung di ruang kuliah 1 dan 2 yang dipandu oleh MC, Fauzana Zahran (2018) dan Rahma Izzati (2018) berisi tentang presentasi dari setiap Kelompok Studi / Lembaga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Kelompok Studi tersebut adalah KSK (Kelompok Studi Kelautan), KSH (Kelompok Studi Herpetologi), KSE (Kelompok Studi Entemologi), KSAT (Kelompok Studi Arsitektur Taman), BiOSC (Biology Orchid Study Club), dan Formasigen (Forum Mahasiswa Peneliti Genetika). Sementara itu, lembaga yang ikut berpatisipasi antara lain JMMB (Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi), KMK (Keluarga Mahasiswa Katolik), Kopma Biogama, Matala Biogama, Senat Mahasiswa Fakultas Biologi, dan BEM Biologi. Presentasi juga diisi oleh komunitas yang berjuang atas isu biodiversitas, IMoB (Indonesian Movement for Biodiversity), dan program kerja dari Departemen Pengembangan Keilmuan, PKM Corner. Peserta yang didominasi mahasiswa baru Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada terlihat atraktif dan bersemangat memperhatikan seluruh jalannya presentasi. Sebagai hiburan, Biofest kali ini menampilkan persembahan dari Biotimbre (Paduan Suara Mahasiwa Biologi).
Acara dilanjutkan dengan sesi stand yang berlangsung di lapangan voli Fakultas Biologi Univesitas Gadjah Mada dari setiap Kelompok Studi / Lembaga bersama dengan IMoB dan PKM Corner. Sesi ini dibarengi dengan Music Corner dan pembukaan Biosphere. Music Corner sendiri merupakan ajang bagi setiap Kelompok Studi / Lembaga maupun Angkatan untuk menampilkan pertunjukkan musik, dan Biosphere sendiri merupakan event terbesar Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Mahasiswa yang hadir terlihat antusias dalam melihat stand dan Music Corner.
Acara Biofest 2019 ini berakhir dengan Biosc yang mendapat predikat sebagai stand terbaik dalam Biofest tahun ini dan angkatan 2019 sebagai pemenang Music Corner terbaik.
Tim Pengabdian masyarakat Fakultas Biologi UGM Yogyakarta dalam kerangka program “Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Lebah Madu SARI ALAMI dalam Mengimplementasikan Konsep ESD”, melalui hibah Implementasi Education for Sustainable Devekopment dalam masyarakat telah mengadakan kegiatan pelatihan budidaya lebah madu selama 3 hari yang telah dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juli dan 27 Juli 2019, didesa Kedungpoh Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul. Pelaksanaan Pelatihan yang telah berlangsung selama tiga hari ini dengan peserta sebanyak 25 orang. Peserta pelatihan tersebut merupakan anggota Kelompok Tani Lebah Madu “ Sari Alami” dan masyarakat desa Kedungpoh, Nglipar yang berminat menjadi peternak lebah madu lokal.
Masyarakat desa Kedungpoh telah mengenal sejak lama manfaat produk lebah madu dengan membudidayakan lebah madu tersebut secara tradisional dalam glodog. Kemudian, dipelopori oleh Bapak Wasito, beberapa orang warga Desa Kedungpoh telah mencoba untuk melakukan budidaya lebah madu lokal secara lebih modern dengan menggunakan peti lebah (stup), namun hasilnya dirasa belum maksimal sehingga masih perlu dukungan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka dalam budidaya lebah madu, khususnya lebah madu lokal Apis cerana. Saat ini di desa Kedungpoh terdapat 16 orang peternak lebah madu yang tergabung dalam Kelompok Tani Lebah Madu Sari Alami dengan ketua Bapak Wasito.
Dr. Hari Purwanto, MP sebagai Ketua Pelaksana menyatakan bahwa Program ini bertujuan untuk (1) meningkatan kapasitas kelompok tani lebah madu Sari Alami agar dapat berperan sebagai lembaga pelatihan dan percontohan Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan (ESD) melalui budidaya lebah madu lokal, (2) Mengelola potensi lokal di Desa Kedungpoh yaitu hutan rakyat, pekarangan masyarakat, lebah madu lokal dengan konsep kelestarian lingkungan, (3) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para peternak lebah madu yang tergabung dalam Kelompok Tani Lebah Madu Sari Alami di Desa Kedungpoh untuk mewujudkan konsep “Kampung Madu “, (4) Membuka peluang usaha lebah madu di desa Kedungpoh dengan sistem modern dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sehingga desa Kedungpoh dapat menjadi desa yang Mandiri dan Sejahtera utamanya pada anak muda dan perempuan.
Lebih lanjut Dr. Nafiatul Umami menegaskan bahwa untuk mewujudkan program tersebut telah dilaksanakan Pelatihan dengan materi (1) Sosialisasi dan Pengenalan Pengelolaan lingkungan Berbasis Education for Sustainable Developmnet (ESD) oleh Soenarwan Hery Poerwanto., M.Kes.; (2) Biologi Lebah Madu: Jenis, morfologi serangga dan lebah madu serta perannya oleh Dr. Siti Sumarmi; (3) Biologi Lebah Madu: Siklus hidup, kasta, pengaturan koloni oleh Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes.; (4) Praktek Memindahkan sarang lebah dari glodog ke kotak oleh Dr. Hari Purwanto, MP (5) Biologi Lebah Madu : perilaku, ekologi lebah madu (persyaratan hidup) oleh Dr. RC Hidayat Soesilohadi, MS; (6) Pengenalan hama dan penyakit lebah madu dan Pengendaliannya oleh Dr. Sukirno, M.Sc.; (7) Kenaeragaman Tanaman Pakan Lebah Madu oleh Dr. Nafiatul Umami; (8) Praktek Penanganan Koloni lebah madu, Produksi ratu lebah, praktek Produksi ratu lebah, Teknik pemanenan, Pengemasan produk dan Labelling oleh Dr. Hari Purwanto, MP.
Pelaksanaan program ini direncanakan dalam 3 tahun untuk mewujudkan Kampung Madu di desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul dengan konsep Education for Sustainable Development yang meliputi keseimbangan ekonomi (produk madu asli), pelestarian potensi lokal (hutan rakyat, pekarangan dan lebah madu lokal A. cerana) dan sosial (pemberdayaan masyarakat) dengan melibatkan Kelompok Tani utamanya pada kelompok pemuda dan perempuan tutur Soenarwan Hery Poerwanto, M.Kes yang juga merupakan anggota tim pengabdian tersebut.
Salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Dies yang ke 64 Fakultas Biologi UGM, adalah kegiatan Anjangsana. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Dharma Wanita Persatuan UP Fakultas Biologi UGM dan Panitia Dies Fakultas Biologi UGM yang ke 64. Anjangsana ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 30 – 31 Juli 2019. Drs Ign. Sudaryadi, M.Kes selaku Ketua Dies Fakultas Biologi UGM yang ke 64 turut mengawal secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan anjangsana tersebut. Menurut pak Didit sapaan akrab beliau kegiatan anjangsana ini merupakan bentuk kepedulian sosial dalam mempererat jalinan tali silaturahmi antara Fakultas dengan para punakarya. Anjangsana kali ini diketuai oleh Soenarwan Hery P, S.Si.,M.Kes menurutnya, kegiatan anjangsana ini merupakan salah satu sarana komunikasi dan bentuk apresiasi bagi para purnakarya yang semasa aktifnya bertugas mengajar di Fakultas Biologi UGM dan karyawan yang sedang mengalami sakit. Pelaksanaan Kegiatan ini melibatkan dosen, beberapa karyawan, serta ibu- ibu anggota Dharma Wanita.
Ketua Dharma Wanita Fakultas Biologi UGM Nurpuji Mumpuni, S.Si, M.Kes selama 2 hari turut serta mengikuti pelaksanaan kegiatan anjangsana tersebut. Bu Puji memberikan bantuan tali asih bagi 2 purna karya dan 1 tenaga tendik yang sedang mengalami sakit sebesar @Rp. 250.000,- per orang. Bantuan spontanitas juga diberikan secara langsung dari ibu-ibu anggota Dharma Wanita yang lain, bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian dan ucapan terimakasih atas jasa-jasa para purna karya yang telah ikut andil dalam memajukan Fakultas Biologi UGM. Dharma Wanita Fakultas Biologi UGM turut berperan aktif dalam kegiatan sosial tersebut, terutama dalam memberikan bantuan tali kasih bagi yang mengalami sakit saat pelaksanaan anjangsana, tidak seberapa nilai nominal yang diberikan, namun harapannya semoga dapat memberikan semangat bagi para purnakarya dalam menjalani hari tuanya dan merasa tetap diperhatiankan, ada rasa bahagia yang terpancar dari raut wajah para purnakarya saat dikunjungi tersebut. Banyak manfaat yang dapat diambil saat jalinan tali silaturahmi terus dilaksanakan, saling mendoakan dan memperlancar rejeki, tidak sedikit dari para purnakarya yang menyediakan kudapan dan memberikan bingkisan juga ke para peserta anjangsana.
Nama anggota Purnakarya yang di kunjungi dalam kegiatan anjangsana tersebut yaitu Dra. Sri Sulastri Dalidjan, Drs. Ali Usodo Mulyo, S.U., Dra. Sutiarti, Dra. Sri Yuni Nastiti, S.U., Prof. Dr. Mammed Sagi, SU., Prof.Dr. Jusup Subagja, M.Sc., Prof. Dr. Sukarti Muljopawiro, M.App.Sc., Dra. Mardhiyah Faqih Marjiyo, DAP.&E., MS., Drs. Johanes Sugiyanto, MS., Prof. Dr. Langkah Sembiring, M.Sc., Drs. Sunarto, Dra. Santianawati, Drs. Bambang Prayitno, Prof. Dr. Santosa, Prof. Dr. Istriyati, Prof. Dr. I Nyoman Puniawati, Prof Dr. Issirep Sumardi, Prof. Dr. Endang S Soetarto, M.Sc., Drs. Abdul Rahman, M.Si, Basuki SIP., Tunik Haryanti, SIP., Djepartomo, Retno Widiastuti, Suharno, B.A., Drs Rustamaji, Dra Kastiyani, Sukirno, Suwondo, Abadi, Eko Sarjono, Purwanto, Arief Budiarto, Senu Widada, Pardiya (Slider 2)




































