Pada hari Sabtu, tanggal 1 Juli 2023 Fakultas Biologi UGM melaksanakan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M bertempat di Halaman Utara Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Idul Adha bersama KORPAGAMA Fakultas Biologi UGM, sebagai ketua Panitia Bapak Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.
Pada tahun ini panitia menerima 3 hewan kurban terdiri dari: 2 ekor lembu dan 1 ekor kambing dari shohibul kurban. Shohibul kurban Lembu 1: Ibu Indriawati Utami binti Hupoyo Suryomiseno; Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.; Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.; Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng.; Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc.; Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D.; dan Bapak Azka Sinatrya. Shohibul kurban Lembu 2: Dr. biol. hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.; Hatta Ramadhan Saragih bin Hendry T.S.S.G. Saragih; Cahya Kurnia Fusianto bin Ari Indrianto; Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D.; Dr. Siti Sumarmi; Azmi Genandri Setiadi bin Budi Setiadi Daryono; dan Fadhli Hikari Setiadi bin Budi Setiadi Daryono. Sedangkan kambing diterima dari Shohibul kurban Kel. Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech.
Setelah hewan kurban disembelih, selanjutnya Panitia membuat paket daging seberat 0,7 Kg untuk dibagikan kepada:
- Bakti Sosial Ibnu Hajar di Desa Sirahan, Salam, Magelang
- Bakti Sosial masyarakat Kec. Wedi, Klaten
- Warga masyarakat sekitar fakultas
- Tenaga Kependidikan Fakultas, Siswa PKL serta Pekerja proyek fakultas
Semoga daging kurban dapat dinikmati dan bermanfaat bagi penerimanya, serta ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu/Sdr. Shohibul Kurban semoga amal ibadah kurban diterima Allah SWT, Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Dalam upaya memantapkan kerjasama Nottingham University UK dengan Fakultas Biologi UGM, telah dilakukan diskusi di University Center UGM pada tanggal 28 Juni 2023 sebagai tindak lanjut dari visitasi UGM ke Nottingham University pada awal bulan Juni 2023. Dalam diskusi tersebut Nottingham University diwakili oleh Ms Shannon Baverstock, Global Engagement Manager (UoN) dan Fakultas Biologi UGM diwakili oleh Dr. Eko Agus Suyono, Wakil Dekan bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumnni.
Universitas Nottingham didirikan tahun 1798 menjadi university college pada tahun 1881 yang terbagi menjadi 10 fakultas. Universitas ini mempunyai sekitar 32.000 mahasiswa dengan 4.000 mahasiswa internasional yang berasal lebih dari 100 negara. Bidang bioscience nya adalah 10 teratas di Inggris untuk kualitas penelitian dan berada di urutan ke-3 di Inggris untuk kekuatan penelitian menurut analisis oleh Times Higher Education. Sehingga penelitian bidang Biosciene yang dilakukan digolongkan sebagai ‘terdepan di dunia’ atau ‘unggul secara internasional’.
Hasil kesepakatan yang dihasilkan dengan Fakultas Biologi UGM diantaranya adalah Nottingham University akan mengirimkan dosen dan mahasiswa pada International Summer Course yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM secara rutin mulai tahun depan dan pada tahun akan mengirimkan Prof Sir Martyn Poliakoff sebagai salah satu pengajar dalam International Summer Course ini. Sebagai balasannya, mahasiswa Fakultas Biologi UGM akan diberi kesempatan untuk mengikuti student exchange selama 1 sampai 2 semester di Bioscience Nottingham Unversity dengan tuition fee waive. Nottingham University juga akan mengirimkan visiting professor ke Fakultas Biologi UGM. Kerjasama yang akan dikembangkan adalaha program 2+2 untuk program sarjana dan 1+1 untuk program master, terutama untuk program master kampus Jakarta.
Kerjasama tersebut tersebut merupakan langkah nyata Fakultas Biologi UGM dalam mengimplementasikan komitmen dalam membangun jejaring internasional yang bermanfaat dalam peningkatan kualitas riset dan akademik dengan para mitra globalnya.
Pada hari Sabtu, 24 Juni 2023 telah dilaksanakan kegiatan perdana dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan hasil penelitian dan penerapan teknologi tepat guna oleh tim Fakultas Biologi UGM. Kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Program Teknologi Tepat Guna Labu Susu” tersebut dilaksanakan di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, D. I. Yogyakarta yang merupakan desa mitra program ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku dosen anggota program tersebut. Peserta dari kegiatan tersebut adalah mitra dari program ini yaitu anggota dari Kelompok Tani Tunas Jaya dan Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Pada kegiatan yang berlangsung pada sore hari tersebut juga turut hadir Kepala Dukuh Kebondalem, Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, dan Ketua Kelompok Wanita Tani Melati.
Kegiatan sosialisasi TTG labu susu diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara kemudian penyampaian sambutan oleh perwakilan tim Fakultas Biologi UGM yaitu Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM. Dalam sambutannya disampaikan terkait gambaran umum program kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Rangkaian acara yang selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, Maryanto. Harapan-harapan dengan adanya program ini disampaikan dalam sambutan tersebut. Sambutan juga disampaikan oleh Sukreni selaku Ketua Kelompok Wanita Tani Melati. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan dapat menjalin kemitraan dengan tim Fakultas Biologi dalam program tersebut. Sambutan yang terakhir diberikan oleh Kepala Dukuh Kebondalem yang menyampaikan harapan supaya acara tersebut dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga Padukuhan Kebondalem.
Acara inti dari kegiatan tersbut adalah penyampaian program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program pengabdian masyarakat berbasis pemanfaatan hasil penelitian dan penerapan teknologi tepat guna. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program lanjutan dari program TTG sebelumnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2019. Program ini berfokus pada optimalisasi produksi tepung labu susu sebagai alternatif diversifikasi bernilai ekonomis tinggi dan strategi pemasaran online marketing sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan anti stunting. Program yang diketuai oleh dosen Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Purnomo, M.S., menjalin kerja sama dengan dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM yaitu Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc.. Dosen yang menjadi salah satu anggota tim tersebut akan memberikan pelatihan terkait teknologi hilirisasi pembuatan tepung labu susu. Tidak hanya itu, program ini juga bekerja sama dengan dosen Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. yang akan memaparkan terkait peranan tepung labu susu sebagai bahan pangan pencegah anti stunting. Program pengabdian masyarakat tersebut akan diakhiri dengan pelatihan dan pembinaan branding, pembuatan logo, merk, dan perluasan pemasaran produk secara online yang akan disampaikan oleh Rizal Hermawan S.Si. yang merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM.
Para peserta kegiatan sosialisasi tersebut sangat antusias dalam berpartisipasi mengikuti dari awal hingga akhir. Proses tanya-jawab juga berlangsung dalam acara tersebut. Para ibu-ibu menanyakan terkait pembuatan logo yang yang sesuai dengan merk dan prosedur pendaftaran merk sekaligus logo yang telah dibuat. Para bapak-bapak kelompok tani lebih antusias menanyakan perihal produksi buah labu di lapangan. Adanya program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Madurejo untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat khususnya pada kelompok tani. Selain itu dengan adanya produksi tepung labu susu di desa tersebut dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat Desa Madurejo serta menjadikan Desa Madurejo sebagai sentra produksi buah dan tepung labu susu.
Pada Senin, 26 Juni 2023, Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr,Sc., melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam upaya meningkatkan kerjasama dalam bidang biodiversitas laut. Audiensi tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Ditjen PRL, Gedung Mina Bahari III Lt. 11, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan diwakili oleh beberapa pihak, termasuk Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Koordinator Penataan Kawasan Konservasi, serta Koordinator Program dan Koordinator Kerja Sama dari Ditjen PRL. Sementara itu, pihak mitra diwakili oleh Komite IBI-KOBI.
Peserta audiensi dari Komite IBI-KOBI terdiri dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr,Sc. selaku Ketua KOBI dan Ketua Umum Komite IBI KOBI, Benedikta Chiquita Chrisnadini, S.I.P dari Fisipol UGM, Affalia Maydi Hatika, S.Si dan Elisabeth Wetik, S.Si, M. Env Mgmt, yang mewakili WWF Indonesia. Sedangkan dari pihak KKP dihadiri oleh delapan orang peserta termasuk Dr. Kusdiantoro, R. Tomi Supratomo, Pingkan Roeroe, Erina Nelly S., Agus Widyanto, Sofyan Rahman, Zahrah Nurfadhilah, dan Ellen.
Pada kesempatan itu, Komite IBI-KOBI menyampaikan update kegiatan dan rencana kegiatan yang dilakukan dalam penyusunan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI) dan rencana tata kelolanya. KOBI juga berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati laut sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, KKP menyampaikan bahwa mereka telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk KOBI dan WWF Indonesia, dalam bidang perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan sumber daya kelautan. Selain itu, KKP juga telah bekerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga non-pemerintah dalam upaya konservasi laut.
Pertemuan ini juga membahas pentingnya sistem sharing data dan bank genetika untuk mendukung upaya pelestarian biodiversitas laut. Terdapat beberapa permasalahan yang diidentifikasi, antara lain ketersediaan data yang masih kurang, akses data real-time yang cepat bagi pemerintah, dan keselarasan data terkait 18 spesies prioritas yang terancam punah.
Dalam kesimpulan audiensi tersebut, disepakati bahwa setiap direktorat terkait dalam KKP harus saling berkoordinasi dalam penyusunan indeks dan pengelolaan data. Selain itu, diperlukan pula sistem sharing data yang efektif, terutama dalam hal bank genetika. Kolaborasi antara KOBI dan KKP diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian biodiversitas laut di Indonesia. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan kerjasama antara KOBI dan KKP dapat terus ditingkatkan demi pelestarian keanekaragaman hayati laut yang menjadi kekayaan negara dan warisan untuk generasi mendatang.
Purwokerto, 24 Juni 2023- Dalam rangka kuliah umum yang diselenggarakan oleh Universitas Jendral Soedirman (UNSOED), Dr. Miftahul Ilmi, M.Si. yang dipercaya sebagai dosen tamu memberikan materi mengenai potensi mikroba dari Indonesia sebagai penghasil minyak. Kuliah umum diawali dengan sambutan oleh ketua panitia Prof. Dr. Pudji Widodo, M. Sc. dan dilanjutkan dengan pembukaan kuliah umum oleh Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S. selaku Dekan Fakultas Biologi UNSOED. Kuliah umum dihadiri oleh Wakil dekan bidang akademik Dr. Hendro Pramono, M.S., Wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni DRS. Sukarsa, M.Si., dosen dan 64 mahasiswa dari minat mikrobiologi. Kegiatan disambut baik oleh para mahasiswa. Sesi kuliah umum dipandu oleh Dr. Ratna Stia Dewi, M.Sc.
Dr. Miftahul Ilmi, M.Si. menyampaikan topik terkait dengan potensi mikroba-mikroba dari Indonesia sebagai penghasil minyak. Pada kesempatan ini, Dr. Miftahul Ilmi, M.Si. juga menyampaikan beberapa penelitian yang telah dilaksanakan terkait dengan potensi mikroba penghasil minyak, khususnya potensi fungi penghasil minyak dari Indonesia. Selain itu, disampaikan pula beberapa metode pegembangan yang telah dan akan dilakukan serta tantangan dalam melaksanakan proyek penelitian terkait fungi penghasil lipid. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini para mahasiswa dan dosen berpartisispasi aktif dalam diskusi sehingga kuliah umum berlangsung interaktif dan menarik.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan kepada Dr. Miftahul Ilmi, M.Si. oleh Dr. Hendro Pramono, M.S., selaku Wakil dekan bidang akademik. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan mahasiswa terhadap penelitian dalam bidang mikroba pengasil minyak dari Indonesia dan dapat meningkatkan kerjasama serta kolaborasi penelitian antara Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Fakultas Biologi UNSOED.
Yogyakarta, 22 Juni 2023 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga melaksanakan Hearing Mahasiswa pada tanggal 22 Juni 2023 di Auditorium Biologi Tropika. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa IUP lintas angkatan yang berpartisipasi aktif dalam forum dialog yang dimulai pukul 13.00 – 15.00 WIB. Hearing ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan permasalahan dan aspirasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Fakultas Biologi UGM, terutama dalam hal akademik, administrasi, fasilitas, dan kegiatan international exposure, serta pelaksanaan double degree.
Hearing Mahasiswa IUP ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran wakil dekan, Kaprodi, koordinator IUP, serta pengurus fakultas lainnya, yang secara aktif mendengarkan, memperhatikan, mencatat aspirasi mahasiswa. Dalam acara ini juga disampaikan beberapa feedback baik oleh mahasiswa maupun bagi mahasiswa.
Dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, mahasiswa diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan terkait permasalahan yang dihadapi. Pada kesempatan ini, Sabut Kharisona dan Calvin Muliawan menyampaikan masukan terkait kegiatan international exposure, menyoroti kesempatan studi di luar negeri bagi mahasiswa dan pemberian informasi ke mahasiswa yang lebih detail terkait hal tersebut. Kezia Uenike memberikan fokus pada peningkatan fasilitas di fakultas, termasuk laboratorium dan ruang belajar yang lebih modern dan representatif. Rania membahas perbaikan administrasi, termasuk efisiensi proses akademik dan administratif yang lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Sedangkan Zephaniah dan Alifya menyoroti permasalahan dan saran terkait praktikum, menekankan pentingnya pengembangan pengalaman praktis yang lebih baik dalam kurikulum dan pembaharuan terkait practical handbook yang disesuaikan basis untuk mahasiswa IUP.
Dekan Fakultas Biologi menyampaikan Fakultas Biologi UGM sangat mengapresiasi kontribusi dan masukan yang disampaikan oleh mahasiswa IUP dalam acara Hearing Mahasiswa ini. Aspirasi dan saran yang diberikan akan menjadi bahan pertimbangan serius dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan oleh fakultas.
Yogyakarta, 21 Juni 2023 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan acara Hearing Mahasiswa pada tanggal 21 Juni 2023. Acara yang diselenggarakan di Auditorium Biologi Tropika ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Fakultas Biologi UGM.
Hearing Mahasiswa Program Studi Sarjana kelas reguler dimulai pukul 13.00 – 15.00 WIB dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), kelompok studi dan lembaga mahasiswa. Acara ini memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk menyampaikan permasalahan dan aspirasi mereka terkait pembelajaran, sarana dan prasarana, maupun hal-hal non akademik. Acara ini diselengarakan dengan tujuan untuk perbaikan Fakultas Biologi, baik dalam hal akademik, administrasi, maupun fasilitas.
Acara dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof.Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dan dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni serta jajaran pengurus di Fakultas Biologi. Dalam sambutannya, Prof. Budi menyampaikan bahwa Fakultas Biologi sangat menghargai suara mahasiswa dan memandangnya sebagai aset berharga dalam mencapai perubahan yang positif.
Melalui acara Hearing Mahasiswa ini, Pengurus Fakultas berharap dapat mendapatkan wawasan yang lebih mendalam mengenai masalah yang dihadapi mahasiswa dan berkolaborasi dengan mereka untuk mencari solusi yang berdampak positif. Acara Hearing Mahasiswa ini menjadi langkah penting dalam menjalin komunikasi yang lebih baik antara fakultas dan mahasiswa, serta untuk memastikan bahwa kekhawatiran dan aspirasi mahasiswa didengar dan diberikan perhatian yang tepat.




































