Sejak ratusan tahun, khamir telah dimanfaatkan sebagai starter untuk membuat berbagai jenis makanan dan minuman fementasi beralkohol seperti wine, bir, tuak, dan tape. Khamir dalam proses fermentasi makanan dan minuman berperan mendegradasi substrat untuk membentuk struktur, tekstur serta aroma yang dapat menambah nilai gizi. Peran dari masing-masing jenis khamir pada proses fermentasi merupakan salah satu pengetahuan untuk membangun sektor industri dan energi. Khamir dari makanan fermentasi pada sektor industri dapat dimanfaatkan sebagai pengembang rasa, enzim, dan vitamin. Sementara di sektor energi, khamir dimanfaatkan untuk pengembangan energi terbarukan seperti bioetanol atau biofuel.
Jadwal perkuliahan yang sudah mulai berjalan dan masa pandemi Covid-19 ini membuat Fakultas Biologi UGM tidak bosannya untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dosen dan sharing ilmu sesuai dengan kepakaran masing-masing. Kegiatan tersebut difasilitasi melalui Biolecture Series yang telah diselenggarakan sebanyak 6 kali selama masa darurat Covid-19. Biolecture Series didesain agar para dosen dapat berkolaborasi dengan institusi lain dalam sharing keilmuan sebagai perwujudan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Kali ini Laboratorium Mikrobiologi yang menjadi host didalam penyelenggaraan Biolecture, menyusul Laboratorium – Laboratorium lain di Fakultas Biologi UGM. Laboratorium Mikrobiologi mengambil tema “Bioprospeksi Khamir Indonesia”, dengan narasumber adalah, Dr. Miftahul Ilmi, M.Si. (Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Biologi UGM): Potensi Khamir sebagai Penghasil Lipid. Pembicara kedua adalah Dra Wellyzar Sjamsuridzal, M.Sc., Ph.D. (Departemen Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Indonesia): Khamir sebagai Sumber Protein bagi Lebah Madu, sedangkan moderator yang memandu acara ini adalah Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si. (Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Biologi). Webinar ini diselenggarakan pada hari Kamis, 24 September 2020 pukul 09.30 – 11.30 WIB, menggunakan platform Zoom.
Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM saat membuka acara Biolecture 7. Biolecture diharapkan dapat menjadi wadah dan sarana bekerja sama antar peneliti dan juga diseminasi hasil riset yang bermanfaat untuk masyarakat. Khamir telah dimanfaatkan manusia sejak lama di Indonesia dan sudah sangat berkembang. “Fakultas Biologi juga saat ini sedang mengembangkan Khamir”, tambah Budi.
Dr. Miftahul Ilmi, M.Si. membawakan materi tentang Potensi Khamir sebagai Penghasil Lipid. Bioenergi merupakan salah satu jenis bahan bakar alternatif terbarukan dengan prospektif tinggi untuk dikembangkan. Kondisi energi yang dimiliki Indonesia sekarang membuat pengembangan bioenergi semakin mendesak untuk segera dilakukan. Selain bisa diperbaharui, bioenergi memiliki kelebihan seperti ramah lingkungan, dapat terurai, mampu mengeliminasi efek rumah kaca, kontinuitas bahan bakunya terjamin. Bioenergi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bioenergi konvesional dan bioenergi modern. Bioenergi konvensional atau tradisional sudah sering digunakan masyarakat, contohnya kayu bakar. Sedangkan bioenergi modern contohnya bioetanol, biodiesel, pure vegetable oil (PPO) / straight vegetable oil (SVO), minyak bakar, biogas dan biosyngas. Peningkatan produksi lipid dapat digunakan dengan memberikan variasi medium yang digunakan. “Dengan menemukan starin dan variasi medium yang tepat sehingga produksi lipidnya meningkat maka dapat digunakan sebagai salah satu alternatif biofuel”, tambah Ilmi.
Dra Wellyzar Sjamsuridzal, M.Sc., Ph.D. menyampaikan materi tentang Khamir sebagai Sumber Protein bagi Lebah Madu. Di era pandemi seperti ini permintaan madu terus meningkat, permintaan ini tidak dapat sepenuhnya dipenuhi oleh peternak lebah. Peningkatan produktivitas madu dari lebah madu perlu diupayakan, salah satunya dengan cara pemberian paka tambahan yang kaya dengan protein. Penambahan protein pada pakan pengganti polen dengan cara memberikan khamir pada pakana tersebut. Kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh lebah ini cukup tinggi. Asupan protein digunakan untuk mempertahankan koloninya dan memproduksi madu. Pakan pengganti dan tambahan yang perlu kita usahakan untuk mencukupi itu semua. Pemberian protein secara artifisial pada lebah madu dapat berupa pollen substitute dan pollen supplement. Pollen substitute merupakan pakan pengganti serbuk sari yang dibuat dengan kandungan nutrisi yang hamper sama dan serupa dengan serbuk sari alami, sedangakan pollen supplement memiliki komposisi yang hamper sama dengan pollen substitute, namun ditambahkan serbuk sari alami yang dikumpulkan peternak lebah madu dan dicampurkan dengan bahan lainnya “Pollen subtitute yang mengandung khamir ini memang disukai para lebah madu dan dapat meningkatkan produktivitas madu”, ungkap Welly.
Biolecture ini diikuti oleh sekitar 125 pendaftar yang sangat beragam, mulai dari siswa, mahasiswa S1, S2, S3, dosen, guru, masyarakat umum dan peneliti. Instansi juga sangat beragam: SMAS Al Hikam, SMAN 1 Gegesik, Universitas PGRI Semarang, INSTIPER, UIN SUKA, Universitas Tidar, Universitas Papua, Universitas Negeri Gorontalo,Universitas Diponegoro, Universitas Udayana, UT, Universitas Mulawarman, Universitas Negeri Surabaya, King Abdulaziz University, UAD, Unila, Unisma Malang, SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, PT. Petrokimia Gresik, PT. Nugen Bioscience Indonesia, LIPI, IPB, UI, UGM dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu dari seluruh penjuru tanah air.
Kata “biospeleologi” mungkin cukup asing bagi sebagian orang. Pada tanggal 17 September 2020, Matalabiogama mengadakan diskusi Kamis sore secara online dengan materi Biospeleologi. Diskusi ini merupakan diskusi online ke-4 yang rutin diadakan tiap bulan sejak terjadinya pandemik Covid-19.
Biospeleologi sendiri memiliki arti ilmu pengetahuan yang mempelajari organisme (biota) penghuni gua. “Bios” yang berarti benda hidup, “speleo” yang berarti goa, serta “logos” yang berarti ilmu. Pada diskusi kali ini, narasumber memberikan penjelasan mengenai ekosistem goa, tips-tips yang dilakukan ketika caving, bahaya ketika penelusuran goa serta bagaimana mengatasinya, etika penelusuran goa, dan peran saintis serta masyarakat untuk menjaga ekosistem goa.
Narasumber yang memberikan pematerian yaitu Edi Dwi Atmaja, S.Si, alumni Fakultas Biologi, dan Anggota Matalabiogama Diklat XIII. Beliau juga merupakan Ketua Save Rescue Indonesia dan Litbang PPA Gunungkidul. Diskusi yang berlangsung sekitar 2 jam ini dimoderatori oleh Muhammad Daffa Irvani, mahasiswa biologi Angkatan 2018 dan anggota matala diklat XXII. Diskusi ini sukses diikuti oleh 80 peserta.
Menyambut mahasiswa baru Fakultas Biologi UGM, seperti tahun-tahun sebelumnya, Departemen Media Komunikasi dan Informasi BEM Biologi menyelenggarakan BIOFEST pada hari Sabtu 19 September 2020. Menyikapi kondisi pandemic Covid-19, maka acara bertema‘’Diversity Supports Diverse Science in the New Normal Era” ini dilakukan dengan metode talkshow–seminar. Presentasi dan pemaparan dari setiap KS/Lembaga yang ada di Fakultas Biologi secara Live Streaming di YouTube dengan menggunakan platform Streamyard dan juga platform Google Meet untuk koordinasi.
Acara talkshow–seminar diawali dengan semua perwakilan yang akan melakukan pemaparan dan presentasi berkumpul di Google Meet, kemudian setiap KS/Lembaga yang sudah gilirannya sesuai Rundown akan masuk ke Streamyard secara bergantian sesuai dengan urutan. Acara di Streamyard tersebut juga dihubungkan ke Live Youtube Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi UGM.
Pembukaan acara dilakukan oleh dua MC Biofest yakni Rico & Retno (2019), dilanjutkan sambutan yang menandakan resmi berlangsungnya BIOFEST 2020 oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Kemudian setelah sambutan oleh Ketua BEM Biologi 2020 dan Penanggung Jawab BIOFEST 2020 dilanjutkan penampilan dari semua KS dan Lembaga, yang meskipun terdapat sedikit kendala di jaringan pada beberapa perwakilan KS/Lembaga tetapi secara umum acara berjalan lancar. Antusias pengunjung sangat meriah, dapat dilihat dari total jumlah viewers pada Youtube channel Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi hingga hari Senin 21 September 2020 mencapai 1,5K views dan juga dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan di kolom komentar.
Selamat Ulang Tahun, KSK!
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kelompok Studi Kelautan yang ke-20, anggota aktif KSK Biogama mengadakan perayaan internal yang dilakukan secara daring. Perayaan ini dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2020, pukul 19.00-22.30, melalui platform Zoom. Acara yang dihadiri anggota aktif KSK Biogama saat ini semakin meriah karena kedatangan alumni dari berbagai angkatan. Konsep dress code yang digunakan dalam acara ini adalah “YOLO”, yang merupakan singkatan dari You Only Live Once. Konsep berpakaian ini dipilih dengan tujuan agar setiap anggota dapat mengekspresikan kreativitasnya dalam berpakaian tanpa rasa malu.
KSK Birthday berlangsung selama 4 jam, dimulai dari pukul 19.15 hingga 22.50 WIB. Diawali dengan sambutan ketua KSK Biogama periode 2019/2020, Gregorius Agung Langgeng Septyoputro (DXVIII), acara berlangsung santai dari awal hingga akhir. Selanjutnya pemutaran kompilasi ucapan selamat dari pembina kami, Bapak Drs. Trijoko, M. Si., para alumni, perwakilan masing-masing angkatan anggota aktif, dan tamu spesial yaitu Mr. Parvez Alam. Karena banyaknya alumni yang datang dalam perayaan online ini, MC memberi kesempatan kepada para alumnus untuk berbagi cerita tentang pengalaman-pengalaman mereka selama aktif di KSK. Belasan alumnus membagikan ceritanya yang sangat inspiratif dan memberi banyak petuah tersirat yang membangun. Selain alumni, anggota aktif juga menceritakan kenangan-kenangan yang didapat selama berproses di kelompok studi ini. Acara dilanjutkan dengan sesi get to know each other, di mana panitia memberikan pertanyaan pada peserta dan peserta yang terpilih harus menjawabnya dengan jujur. Acara mulai memanas saat sesi games dimulai. Sebanyak 2 permainan dimainkan di sesi ini dan dimenangkan oleh angkatan DXVIII.
Acara ini melombakan 2 kategori perlombaan, yaitu dress code terbaik dan video ucapan terbaik dari masing-masing angkatan maupun kelas keilmuan (KK). Dress code terbaik dimenangkan oleh Chalivya Aska Rarafifi (DXX) dan Aulia Fachri Reza (DXX). Video ucapan ulang tahun yang dikirimkan masing-masing kelompok sangat beragam, ada yang bergenre komedi maupun yang menghangatkan hati. Video ucapan terbaik dinilai berdasarkan kreativitas, keikutsertaan anggota, dan tingkat hubungannya dengan KSK Birthday. Perlombaan ini dimenangkan oleh KK Echinodermata, disusul dengan Dugong Alaska (angkatan DXX) sebagai juara ke-2 dan KK Crustacea sebagai juara ke-3.
Perayaan ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutupan oleh MC. Dengan diadakannya acara ini, diharapkan hubungan anggota semakin erat dan KSK Biogama semakin eksis kedepannya. Jales Viva, Jaya KSK!!
GeSS atau Gerakan Suka Serangga dirangkai melalui kegiatan Pasar Tiban dan Talkshow berjudul “Pest Management : How to Deal with Insects in Our Environment”. Pada Sabtu, 14 September 2020, KSE bekerjasama dengan Kagama Care melaksanakan kegiatan Pasar Tiban dengan menjual sembako dengan harga murah di Suryoputran Pb Ii / 228, Panembahan, Kraton, Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan pembukan oleh Anggi Putri Pertiwi (KSE XXI) sebagai MC kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan yaitu Besta Eins Yudharta (KSE XX), sambutan dari Ketua KSE yaitu Nico Chandra Aditya (KSE XIX) dan sambutan dari perwakilan Kagama Care yaitu Ibu Ria Lusia.
Pada Minggu, 13 September 2020, Talkshow berjudul “Pest Management : How to Deal with Insects in Our Environment”diisi oleh tiga pembicara yaitu Drs. Heri Purwanto, M.P., Ph.D., Suryadi Islami S.Si., M.Biomed., dan Aryo Seto Pandu Wiranto S.Si dibantu moderator yang Fanuel Triaswanto. Acara talkshow ini dilaksanakan pada pukul 13.00 – 15.30 melalui google meet dan streaming melalui kanal youtube KSE. Acara dihadiri oleh 75 peserta dan berjalan dengan sangat lancer. Hal tersebut terlihat dari ketertiban waktu dan antusias peserta dalam bertanya kepada pembicara mengenai pest management.
Kondisi pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat mahasiswa baru untuk dapat menjalin keakraban satu sama lain melalui kegiatan Jumpa Virtual Mahasiswa Baru Program Magister Fakultas Biologi UGM yang diselenggarakan oleh KMP Biologi UGM secara daring. Kegiatan keakraban ini dilaksanakan dengan membawa tema “Be the Best Version of You”. Tema ini dipilih dengan harapan bahwa seluruh mahasiswa baru semakin termotivasi dalam menjalankan proses perkuliahan di Fakultas Biologi UGM meskipun semester ini masih dilaksanakan secara daring. Untuk itu, dalam kegiatan jumpa virtual ini didukung dua kegiatan utama yaitu perkenalan lingkungan kampus dengan menggunakan video virtual tour dan talkshow dari alumni Magister Biologi.
Kegiatan Jumpa Virtual ini dibuka secara langsung oleh Dr. Diah Rachmawati, M.Si selaku Ketua Program Studi Magister Biologi. “Selamat bergabung bagi seluruh mahasiswa baru Program Magister angkatan 2020. Semoga keadaan pandemi seperti ini tidak menyurutkan semangat seluruh mahasiswa baru dalam menjalani perkuliahan di Biologi”.
Pemutaran video virtual tour yang telah dibuat oleh KMP Fakultas Biologi UGM mendapatkan sambutan yang sangat baik dari seluruh peserta. Hal ini nampak dari wajah peserta yang antusias selama pemutaran video berlangsung. Melalui video ini, peserta dibawa untuk melihat keseluruhan lingkungan Fakultas Biologi, meliputi gedung Auditorium Biologi Tropika, Gedung Perkuliahan A dan B, Fasilitas Perpustakaan, dan hampir sebagian besar Laboratorium yang ada di Fakultas Biologi. Selain itu, video ini juga menampilkan Hutan Biologi yang menjadi kebanggaan seluruh Civitas Akademika Fakultas Biologi UGM. “Video ini menghapus sedikit kerinduan kami pada kampus” Ungkap Irawan Deny Ananta, S.Si yang merupakan Ketua KMP Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan Jumpa Virtual juga menghadirkan narasumber yang merupakan alumni dari Magister Biologi UGM yang telah berprestasi di bidangnya masing-masing. Narasumber tersebut diantaranya adalah Luthfi Nur Hidayat, S.Si, M.Sc yang saat ini telah menjadi dosen untuk mata kuliah struktur perkembangan hewan dan mendapatkan beasiswa S3 LPDP di Leiden University. Narasumber lainnya adalah Ariel Hanaya, S.Si, M.Sc yang telah menginspirasi banyak orang karena berhasil menyelesaikan studi magister di Fakultas Biologi dalam waktu 1,5 tahun dan saat ini menjadi peneliti di LIPI, serta Annisa Solikhah, S.Si, M.Sc yang saat berkuliah di Magister Biologi menjadi salah satu kandidat 70th Lindau Nobel Laureate Meeting 2021. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai prestasi masing-masing yang telah dicapai hingga saat ini. Selain itu, ketiga narasumber tersebut juga mebagikan motivasi bagi seluruh peserta yang hadir pada pertemuan daring melalui aplikasi Google Meeting. Peserta yang turut serta nampak antusias atas informasi yang disampaikan oleh narasumber, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para peserta.
Acara Jumpa Virtual berlangsung dengan seru dan meriah diiringi canda dan tawa keceriaan dari pasangan pembawa acara dan seluruh peserta yang turut serta dalam obrolan dan permainan yang disiapkan oleh panitia. Permainan tebak gambar Tenaga Kependidikan di Fakultas Biologi dan permainan web Kahoot disiapkan oleh panitia untuk dapat dimainkan bersama oleh seluruh peserta yang hadir. Games dimenangkan oleh M. Zulfikar Meizar Pratama, Basith Kuncoro Adji dan Angga Puja Asiandu. Ketiga pemenang tersebut mendapatkan hadiah berupa voucher Ovo dari panitia. Acara ditutup dengan pantun ceria yang disampaikan oleh kedua pembawa acara, ”Saya suka memasak nasi, padi tumbuh di tengah sawah. Kami tutup jumpa virtual ini, semoga kita semangat kuliah!”.
Inna Lillahi wa inna ilayhi raji’un. Telah meninggal dunia seorang sahabat, teman, rekan serta keluarga dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Ainurrizqi, karena tenggelam saat berwisata di Sungai Oyo, tepatnya di perbatasan Desa Sriharjo dan Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Bantul, Minggu (20/9/2020).
Ainurrizqi merupakan mahasiswa fakultas Biologi UGM angkatan 2017. Ainurrizqi yang akrab dipanggil dengan Ainur ini sedang mengikuti kegiatan Bioblitz di Kali Oyo, Imogiri. Bioblitz adalah kegiatan observasi alam yang bertujuan untuk memetakan sebanyak mungkin spesies mahluk hidup dalam kurun waktu yang ditentukan. Data hasil Bioblitz ini akan tersedia secara publik dimana para peneliti atau pengambil keputusan dapat menggunakan data tersebut untuk tujuan riset atau konservasi. “Kegiatan Bioblitz merupakan kegiatan independen dan tidak terkait dengan kegiatan akademik di Fakultas Biologi UGM”, ungkap Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.
Disela-sela melaksanakan kegiatan tersebut, korban tergiur saat melihat kejernihan air sungai Oyo. Korban langsung mandi dan tiba-tiba menghilang. Teman-teman korban dibantu warga sekitar langsung melakukan pencarian dan menemukan di dasar sungai di lokasi pertama korban mandi.
Warga sempat melakukan pertolongan pertama namun korban tidak respon sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul. Namun, sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Perwakilan dari Fakultas Biologi UGM, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D langsung meluncur menuju lokasi dan mengurus surat kematiannya di Polsek Imogiri. Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. memberikan konfirmasi bahwa InsyaAllah, dari Fakultas Biologi UGM akan ada yang bertugas mengantar jenazah sampai ke rumah duka di Pati Jateng. “Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas serta tawakal… Aamiin yaa Rabbal’alamin”, tambah Budi.
Kegiatan anjangsana dilaksanakan pada Hari Kamis dan Jumat (17-18/9/2000) dipimpin oleh PIC kegiatan anjangsana, Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si, M.Kes. Menurut penuturan Heri, anjangsana kali ini mengambil tema “Seduluran selawase: Menjalin Kekeluargaan menghadapi Pandemi Covid 19”. Panitia memilih paket bingkisan berupa kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak, gula, teh, susu dan sebagainya agar lebih bermanfaat. Paket sembako tersebut merupakan bantuan dari Fakultas Biologi UGM yang dikemas menarik oleh Biomart. Rangkaian kegiatan anjangsana ini didukung oleh Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Nur Puji Mumpuni, S.Si.,M.Kes.
Panitia yang melakukan tugas kunjungan dibagi menjadi 2 kelompok,masing- masing terdiri dari 3 dan 4 orang. Hari pertama tim mengunjungi purnatugas dosen. Terdapat 19 dosen yang dikunjungi diantaranya: Prof. Dr. Issirep Sumardi, Prof.Dr. Jusup Subagya, M.Sc., Prof. Dr. Nyoman Puniawati S.,SU., Prof.Dra.A Endang Sutariningsih,M.Sc., Prof. Dr. Sukarti Moeljopawiro, M.App.Sc., Prof. Dr. Istriyati,MS., Prof.Dr. Mammed Sagi,MS., Prof.Dr. Santosa, Prof. Langkah Sembiring, M.Sc.Ph. D., Dra. Sri Juni Nastiti, Dra. Kistinah Sugihardjo, SU., Dra. Santianawati, Dra. Susilo Handari S.,SU., Drs. Abdul Rahman,M.Si., Drs. Johannes Sugiyanto,MS., Dra. Sutiarti, Dra. Mardhijah Fakih Marjiyo. DAP. & E., SU.dan Drs Ali Husodo Mulyo, SU.
Tim menyampaikan bingkisan tanda cinta dari fakultas dengan protokol Covid-19 yaitu memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan tidak memasuki rumah yang dikunjungi. Meskipun demikian para sesepuh yang di kunjungi merasa senang atas kunjungan dan perhatian civitas akademika Fakultas Biologi.
Pada hari kedua (Jumat, 18/9/2020) tim anjangsana meneruskan kunjungan ke purnatugas tendik, tidak semua purna tugas tendik dikunjungi tahun ini. Pejabat fakultas menentukan kunjungan ke purnatugas tendik akan dilakukan bergilir setiap tahunnya. Kali ini purnatugas tendik yang dikunjungi berjumlah 11 orang, yaitu: Tunik Haryanti,S.IP., Basuki, S.IP., Retno Widyastuti, Drs Rustamaji, Dra Kastiyani, Sugiyarto, Tri Supriyanto , Sri Sugi K, Warsini, Wagiman dan Suyono. “Senang rasanya dapat terus menjalin tali silaturahmi seperti ini, semoga kegiatan positip seperti ini tetap dilestarikan di Fakultas Biologi tercinta”, ujar Kastiyani mewakili purnatugas tendik.
Memasuki Bulan September Tahun 2020 Fakultas Biologi UGM melangkah ke usia baru. Tepat tahun ini Fakultas Biologi UGM berusia 65 tahun yang berdiri sejak 19 September 1955 oleh para pendiri. Dalam rangka memperingati usia ke 65 Fakultas Biologi UGM menggelar serangkaian kegiatan Dies Natalis yang mencakup beberapa perlombaan antara lain menyanyi, memasak makanan tradisional, merangkai bunga dan lomba mengenakan baju tradisonal, yang berlangsung daring dan luring pada (18/9/2020). Perlombaan ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Jadi Fakultas Biologi UGM dan mempererat jalinan silaturahmi para sivitas akademika, tenaga kependidikan, pegawai lembaga, dan outsourcing. Kegiatan lomba yang dilaksanakan secara luring juga tetap menjaga dan menjalakan protokol kesehatan.
Ketua Acara Dies Fakultas Biologi UGM tahun ini, Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Fakultas Biologi UGM yang telah memeriahkan dan pihak sponsor yang telah berkontribusi terhadap acara lomba Dies Natalis Fakultas Biologi UGM ke-65 tahun. “Semoga Fakultas Biologi UGM setiap tahunnya selalu mempunyai progres, capaian, dan prestasi yang sangat baik.” harapan Slamet di akhir sambutannya.
Salah satu rangkaian acara Dies tahun ini adalah lomba merangkai bunga yang diikuti lebih dari 7 civitas akademika Fakultas Biologi yang keseluruhannya perempuan. Peserta langsung menyalurkan imajinasinya dalam menyusun kuntum bunga menjadi rangkaian indah dalam vas. Lomba menyayikan lagu jawa dengan tema “didi kempot” ini dapat diikuti oleh laki-laki maupun wanita dari mahasiswa, karyawan, dosen bahkan alumni, dengan total peserta sebanyak 8 orang. Lomba menyanyi ini dilaksanakan melalui zoom. Lomba memasak makanan tradisonal ini diadakan dengan cara peserta memasak terlebih dahulu di rumah kemudian dibawa dan disajikan langsung di Fakultas Biologi UGM untuk kemudian dinilai langsung oleh juri. Kemudian yang terakhir adalah lomba berbusana tradisonal. Para peserta mengikuti lomba ini dengan cara mengirimkan foto dirinya ke panitia secara online, hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang memang dilaksanakan lomba fashion show secara langsung. Lomba ini diikuti oleh 12 peserta.
Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., dalam wawancara kesempatan terpisah juga menjelaskan bahwa dengan di Umur ke 65 dan alumnus Fakultas Biologi UGM yang banyak dan sudah menyebar di seluruh Indonesia bahkan dunia ini dapat berkontribusi dalam penelitian, pengembangan, pemanfaatan, serta pelestarian sumber daya hayati. “Dirgahayu fakultas Biologi UGM yang ke 65 semoga fakultas biologi senantiasa mendapat barokah, semakin maju kedepan dan selalu bermanfaat bagi masyarakat di dalam negeri bahkan di dunia”, tambah Budi.
Hal ini menjadikan acara Dies ke 65 Fakultas Biologi UGM tersebut terasa hangat dan menguatkan persaudaraan antar civitas akademika, walaupun dengan kondisi di tengah pandemi seperti ini. Keterlibatan yang menyeluruh dari semua kalangan ini semakin menyemarakkan peringatan acara Dies ke 65 Fakultas Biologi UGM tahun 2020 di fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada tercinta.











































