Minggu, 5 Mei 2024, Salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Dusun Gebang, Jetis, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, yakni belum terkelolanya limbah kotoran hewan (kohe) ternak sapi dan kambing secara baik. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakuktas Biologi UGM 2024, yang diketuai Prof. Rarastoeti Pratiwi, beranggotakan mahasiswa Angela Puspa Larasati, Hanifa Nazaila F, dan Nindya Dayita Hapsari, telah melaksaksanakan pertemuan dengan tim Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wedomartani, yang diwakili Joni Martono, Rujito dan Gatot Satriya, di Warung Goeboeg Pentjeng, Gebang. Pertemuan tersebut dalam rangka untuk menginisiasi pelaksanaan kegiatan dalam pengelolaan dan pemanfaatan limbah kohe ternak menjadi produk pupuk organik. Sebelum pertemuan, juga telah dilakukan diskusi dalam rangka menyamakan presepsi antara ketua Pokdarwis Wedomartani, Langgoso Aswin Poetra, dengan ketua tim PkM MBKM, khususnya dalam implementasi kegiatan. Kegiatan ini dalam rangka mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable development Goals (SDGs) yang menjadi agenda hingga tahun 2030, terutama tujuan 13 dan 17, Ekosistem Daratan dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Jenis ternak yang mendominasi di wilayah Dusun Gebang adalah ternak sapi dan kambing. Sementara ini kotoran hewan ternak tersebut hanya dikumpulkan di dekat kandang, dan ditunggu hingga mengering, serta belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, keberadaan tanaman bambu di dusun Gebang masih cukup banyak dan menghasilkan sersah daun bambu. Sersah daun bambu juga menjadi media pertumbuhan jamur Trichoderma, yang memiliki manfaat sebagai pupuk biologis dan biofungisida. Pertemuan tersebut mendiskusikan tentang strategi untuk mengolah dan memproduksi pupuk organik yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh petani. Dari hasil diskusi telah disepakati untuk megolah kohe, yang berisikan kohe sapi dan kambing, serta sersah daun bambu. Kegiatan ini akan diawali dengan pembuatan prototipe produk pupuk yang terdiri dari 6 varian. Prototipe varian pupuk organik tersebut nantinya akan diujikan ke bibit tanaman cabe untuk dilihat pertumbuhannya. Selanjutnya, varian produk pupuk kohe yang terpilih, berdasarkan hasil uji pertumbuhan terbaik tanaman cabe, nantinya akan dibuat produk dalam skala yang lebih besar. Untuk meningkatkan produk pupuk dalam skala yang lebih besar, diperlukan teknologi tepat guna dengan menggunakan peralatan mesin sederhana. Produk varian pupuk kohe tersebut juga akan diuji kandungan nutrien dan potensinya dalam mendukung pertumbuhan tanaman cabai.
Untuk mendukung keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan tersebut, disampaikan oleh ketua tim PkM MBKM:”Kegiatan ini akan berjalan dengan baik apabila ada sinergi antara tim PkM MBKM dengan tim dari Pokdarwis Wedomartani. Untuk memperlancar kegiatan, dapat dimulai dari membuat penjadwalan waktu pelaksanaan di setiap tahapan, dengan menuliskan kegiatan secara lebih rinci. Selain itu diperlukan komitmen bersama agar dapat mencapai tujun yakni produksi pupuk organik dari limbah kohe, di Dusun Gebang”. Dalam diskusi tersebut, banyak usulan dan ide yang disampaikan dari anggota tim Pokdarwis, yang ditanggapi secara baik oleh para mahasiswa MBKM, antara lain melalui upaya mencarikan refrerensi yang mendukung ide-ide tersebut. Petemuan inisiasi kegiatan ini berlangsung lancar dan penuh optimisme.
Dalam rangka menjamin penyelenggaraan kerja sama yang baik sesuai peraturan yang berlaku, maka dua orang dosen Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. dan Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc. mengikuti rapat koordinasi Tata Kelola Kerja Sama di Kawasan Konservasi. Rapat tersebut dilaksanakan di kantor Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNG Merapi) pada Jum’at 3 Mei 2024. Paparan mengenai peraturan dan prosedur kerja sama antara akademisi dengan Unit Pelaksana Teknis Pengelola (UPT) Kawasan Konservasi disampaikan oleh Drs. Toto Indraswanto, M.Sc. dari Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi, Ditjen KSDAE, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam rencana kerjasama dengan pihak TNG Merapi, ruang lingkup yang akan dikerjakan adalah dalam aspek Penguatan Fungsi Kawasan Konservasi. Secara lebih spesifik, program kerjasama meliputi Penguatan Kelembagaan, Pengawetan Flora dan Fauna, Pemulihan Ekosistem, dan Pemberdayaan Masyarakat. Dalam hal prosedur untuk memulai kerjasama bagi fakultas atau universitas dengan lebih dari satu UPT, dalam hal ini TNG Merapi dan TNG Merbabu, maka dokumen yang perlu dibuat adalah Memorandum of Understanding (MoU) antara Dekan atau Rektor dengan Dirjen KSDAE, kemudian diikuti dengan Perjanjian Kerja Sama yang nantinya akan dijabarkan lebih detil dalam Rencana Pelaksanaan Program dan Rencana Kegiatan Tahunan. Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai universitas diantaranya UGM, UAJY, dan INTAN. Perwakilan dari UGM terdiri dari Fakultas Biologi, Fakultas Kehutanan dan Fakultas MIPA. Selain mengenai tata kelola, dalam diskusi dengan pihal TNG Merapi juga dibahas spesies prioritas yang perlu diteliti potensi, statusnya di alam, dan konservasinya.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah yang baik dalam peningkatan pelaksanaan kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan Balai Taman Nasional Gunung Merapi. Hal ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi dalam dukungannya terhadap tujuan pembanganun berkelanjutan (Sustainable Development Goals; SDGs) dalam rangka pelestarian ekosistem darat (SDG 15) melalui kerja sama yang berkelanjutan (SDG 17).
Jumat, 3 Mei 2024, Dalam rangka menindaklanjuti kerja sama kemitraan dengan Kelurahan Wedomartani, Tim Dosen Fakultas Biologi UGM melaksanakan kegiatan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Desa Mitra dengan tema: “Pengabdian Masyarakat berbasis Potensi Wilayah dan Sumber Daya Manusia di Wedomartani Ngemplak Sleman”. Tim Dosen Fakultas Biologi UGM yang diketuai Prof. Rarastoeti Pratiwi, beranggotakan Prof. Endang Semiarti, Dr. Yekti Asih Purwestri, Zuliyati Rohmah, Ph.D.Eng. dan Dr. Ardaning Nuriliani, serta dibantu oleh Moses Atmajadwiputra Polela, S.Si, mengawali dengan kunjungan ke Kelurahan Wedomartani. Tim Dosen diterima secara langsung oleh Lurah Wedomartani, H. Teguh Budianto, yang didampingi Carik, Rohmad Gunawan Hardono, S.Pd., Dukuh Jetis, Wagiman, S.H., M.IP., Dukuh Malangrejo, Sarbini.
Pertemuan tersebut diawali dengan perkenalan dan presentasi rencana kegiatan PkM Desa Mitra yang akan dilaksanakan bulan Mei hingga Oktober 2024. Potensi wilayah Kelurahan Wedomartani yang sangat besar, meliputi lahan pertanian, peternakan, lingkungan yang masih dijumpai adanya hewan liar, peninggalan situs candi, dan embung, serta budaya masyarakat yang masih bertahan. Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Wedomartani, sebagai wilayah sub-urban, memiliki masyarakat yang tingkat pendidikan dan ketrampilannya cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan dan disinergikan dalam rangka pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut. Kegiatan ini mendukung agenda tahun 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ke 17, yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Ada tujuh kegiatan yang terkait dalam program ini yang melibatkan sepuluh orang dosen Fakultas Biologi UGM yang akan bermitra dengan masyarakat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan. Kegiatan Pemanfaatan Minyak Jelantah untuk Aroma Terapi berbasis Ekstrak Sereh Wangi, yang akan dilaksanakan oleh Prof. Laurentius Hartanto Nugroho, Dr. Tri Rini Nuringtyas, dan Dr. Yekti Asih Purwestri, dengan bemitra Ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Lestari Malangrejo. Kegiatan Budidaya Ayam Kampung untuk Peningkatan Gizi Masyarakat, yang dilaksanakan oleh Dr. Ardaning Nuriliani. dan Dr. med.vet. Hendry T.S.S.G. Saragih bermitra dengan masyarakat dusun Pajangan. Kegiatan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna untuk Pengolahan Kotoran Hewan menjadi Pupuk Organik, yang dilaksanakan oleh Prof. Rarastoeti Pratiwi dan Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D., bermitra dengan Kelompok Sadar Wisata Wedomartani. Kegiatan Budidaya Anggrek Vanda Tricolor, Anggrek Asli Gunung Merapi sebagai Ikon Anggrek Sleman untuk Mendukung Eduwisata, yang akan dilaksanakan oleh Prof. Endang Semiarti bermitra dengan Ibu-Ibu PKK Padukuhan Jetis dan Malangrejo. Kegiatan Pencegahan dan Perawatan Luka Akibat Hewan Berbisa, Kegiatan Upaya Konservasi Lingkungan dan Satwa liar, serta Pelatihan Media dan Pembuatan Konten dalam rangka Pemberdayaan Pemuda, yang akan dilaksanakan oleh Zuliyati Rohmah, Ph.D.Eng. dan Susilohadi, Ph.D, bermitra dengan kelompok Pecinta Satwa dan Lingkungan, serta Karang Taruna di Wedomartani.
Setelah paparan terkait rencana masing-masing kegiatan Pengabdian Masyarakat Dosen Fakultas Biologi, dilanjutkan sambutan Lurah Wedomartani, H Teguh yang menyampaikan harapannya terkait Kesepahaman Kemitraan antara Fakultas Biologi UGM dengan Kelurahan Wedomartani, dalam kurun waktu 5 tahun, 2022-2027. Disampaikan oleh H Teguh:”Selaku wakil masyarakat di Kelurahan Wedomartani mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Biologi UGM, dan berharap seluruh kegiatan yang sudah direncanakan secara baik oleh para dosen, dan dikomunikasikan dengan beberapa Dukuh, dapat berjalan lancar. Masyarakat dapat mengambil manfaat dari kegiatan-kegiatan tersebut, sehingga kerja sama kemitraan ini dapat membuahkan hasil dan berlanjut di masa berikutnya, khususnya dalam menigkatkan perokonomian dan kesejahteraan masyarakat Wedomartani”. Acara pertemuan di Kelurahan Wedomartani tersebut berjalan lancar dengan penuh persahabatan, serta diakhiri dengan foto bersama
Dalam rangka pengenalan dan penguatan kerjasama pengabdian kepada masyarakat dengan desa mitra, Tim PkM-MBKM yang diketuai oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si. bersama dengan Hanif Fauzan Saputra, Salma Nur Majidah, Maharani Pratiwi S.A., M. Reza Hendriansah, Rima Vegi Santika, Eka Nur Oktavia, Adzkiya Aqmaliza R., dan Agra Daffa Putra melakukan sosialisasi kegiatan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Pedukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten, Kepanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY pada Hari Sabtu, 4 Mei 2024 pukul 15.30-17.00. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda.
Kegiatan dipandu oleh Agra Daffa sebagai MC yang bertugas serta diawali dengan pembukaan dan perkenalan mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si. M.Si. lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Marwati selaku ketua Kelompok Wanita Tani Amanda. Tim PkM MBKM menyampaikan materi sosialisasi terkait pengenalan manajemen limbah secara sirkular (Circular Waste Management) meliputi: (1) potensi maggot untuk pengelolaan sampah organik, (2) pengenalan sistem akuaponik, serta (3) budidaya lele dan tanaman sayur dengan metode akuaponik.
Penyampaian materi tersebut menarik antusiasme dari ibu-ibu untuk mengetahui lebih lanjut terkait pengelolaan manajemen limbah dengan memanfaatkan Maggot yang terintergrasi sistem akuaponik. Meskipun belum terlalu familiar dengan Maggot, mereka sangat tertarik untuk mempelajari dan mengimplementasikan sistem ini dalam kehidupan sehari-hari, terlebih maggot dapat membantu meminimalisasi permasalahan limbah rumah tangga. Pada sesi diskusi, Ibu Marwati selaku ketua KWT Amanda bertanya terkait dengan konsep budidaya Maggot meliputi persiapan media pertumbuhan maggot, pemanfaatan limbah organik dalam proses produksi maggot, serta pengaplikasian dan pemanfaatan maggot untuk pakan ikan. Selain itu, ada beberapa anggota KWT Amanda yang bertanya terkait konsep sistem akuaponik meliputi persiapan budidaya, dan hal-hal yang harus diperhatikan serta faktor yang mempengaruhi produktivitas akuaponik. Ibu Marwati juga menyampaikan besar harapannya untuk bimbingan dan arahan dari Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si. M.Si. dan mahasiswa dalam perwujudan implementasi keberlanjutan program untuk mendukung penguatan kemandirian berwirausaha KWT Amanda dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat (SDG 8) dan kehidupan yang Sejahtera (SDG 3).
Dengan terlaksananya kegiatan ini, besar harapan kami dalam keberlanjutan kegiatan PkM MBKM di Pedukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten. Setelah kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kegiatan selanjutnya dapat dilakukan implementasi langsung konsep pengolahan limbah sirkuler oleh Kelompok Wanita Tani Amanda. Adanya kegiatan ini juga dapat membangun silaturahmi antara masyarakat Pedukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten dengan Tim PkM MBKM Fakultas Biologi UGM.
Yogyakarta, 2 Mei 2024 – Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi UGM telah melaksanakan Pelatihan Genetika dan Pemuliaan Tanaman serta Analisis Molekuler PT. Bumitama Gunajaya Agro. Kegiatan tersebut terdiri atas pematerian mengenai Pemuliaan Tanaman dan Analisis Data Molekuler dengan narasumber dari Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc., Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., Adib Fakhruddin Yusuf, S.Si., M.Sc., dan Dian Sartika, S.Si., M.Sc., bertempat di Auditorium Fakultas Biologi UGM dan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, serta kunjungan lapangan ke Sawitsari Research Station Fakultas Biologi UGM dan kebun lapangan Dusun Mutihan, Prambanan, Sleman. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yaitu dari 29 April 2024 -2 Mei 2024.
Pada sambutan pembukaan pelatihan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc.selaku Dekan Fakultas Biologi UGM menyampaikan pesan agar para peserta bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan dan semoga dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasannya untuk dilanjutkan saat bekerja di Perusahaan. Disamping itu Pak Dekan juga berpesan agar para peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk mencari peluang melanjutkan studi baik jenjang Profesi, S2 dan S3nya di Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH), Magister Biologi dan Doktor Biologi di Fakultas Biologi UGM.
Praktik Kunjungan Lapangan diikuti oleh peserta dari PT. Bumitama Gunajaya Agro. Pada hari pertama, dilaksanakan perkenalan dan foto bersama dengan narasumber kemudian diikuti dengan pematerian mengenai Introduksi Pemuliaan Tanaman oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. Pematerian kemudian dilanjutkan oleh Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D. dengan topik Analisis Data Molekuler. Di hari kedua pematerian dilanjutkan oleh Adib Fakhruddin Yusuf, S.Si., M.Sc., dan Dian Sartika, S.Si., M.Sc. dengan topik Metode Penelitian dan Analisis Diversitas Genetik. Pada hari kedua juga dilakukan Kunjungan Lapangan di Green House Gama Melon yang berlokasi di Mutihan, Madurejo, Prambanan, Sleman, D.I. Yogyakarta untuk melakukan praktik polinasi.
Pada hari terakhir pelatihan dilaksanakan kembali di Fakultas Biologi UGM dengan pematerian dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. dengan materi Metode Seleksi pada Tanaman Menyerbuk Silang dan Analisis Daya Gabung & Pemanfaatan Marka Molekuler untuk Seleksi Tanaman. Di bagian akhir pelatihan juga para peserta diperkenalkan dengan Prosedur, Tatacara Pengajuan Pendaftaran Hasil Pemuliaan Tanaman dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) serta Ijin Peredaran Benih Tanaman.
Pelatihan yang diselenggarakan Fakultas Biologi UGM ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan pelatihan ini, kami menargetkan empat poin krusial dari 17 poin SDGs : poin ke empat (quality education : Pendidikan bermutu), poin ke delapan (decent work and economy growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin ke sembilan (industry, innovations, and infrastructure : industry, inovasi dan infrakstruktur), dan poin ke tujuh belas (partnerships for the goals : kimitraan untuk mencapai tujuan). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 6 bagi Fakultas Biologi UGM karena dari pelatihan ini juga merupakan penjajagan kerjasama Fakultas Biologi UGM dan Perusahaan swasta.
Seluruh peserta dari PT. Bumitama Gunajaya Agro diberikan sertifikat sebagai tanda telah berakhirnya Pelatihan Genetika dan Pemuliaan Tanaman serta Analisis Molekuler. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pemuliaan tanaman dan analisis molekuler bagi para peserta. [Panitia]
Yogyakarta, 1 Mei 2024 – Pada hari Minggu, tanggal 28 April 2024, keluarga besar alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (Kabiogama) cabang Solo Raya berkumpul dalam acara Temu Kangen dan Silaturahmi Lebaran. Acara yang diselenggarakan di Solo ini mengumpulkan para alumni yang berasal dari beragam angkatan, mulai dari tahun 1980 hingga 2020.
Acara yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Kabiogama Solo Raya, Dra. Agnes Heratri, M.P., Sekretaris Kabiogama Solo Raya, Triastuti Rahayu, S.Si., M.Si., serta pengurus Kabiogama Solo Raya lainnya.
Salah satu momentum penting dalam acara tersebut adalah sambutan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Beliau menyampaikan pemikiran mengenai kebijakan lokal atau yang sering disebut sebagai ‘local wisdom‘, khususnya terkait dengan tradisi Syawalan. Pesan-pesan beliau memberikan inspirasi dan arahan bagi para alumni untuk tetap menjaga dan memperkaya nilai-nilai lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Fakultas Biologi UGM diwakili oleh Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, yang menggarisbawahi pentingnya menjaga ikatan erat di antara para alumni serta perlunya forum silaturahmi seperti acara ini. Hal ini tidak hanya memperkokoh hubungan, tetapi juga memperkaya pengalaman dan wawasan melalui pertukaran ide dan informasi.
Momentum puncak dari acara adalah saat Prof. Dr. Prabang Setyono S.Si., M.Si., memimpin ikrar syawalan bersama. Ikrar ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga silaturahmi dan memperkokoh ikatan sebagai keluarga besar Kabiogama Solo Raya.
Acara ditutup dengan penuh kehangatan melalui pembagian souvenir kepada para peserta, serta makan siang bersama diikuti dengan sesi foto bersama. Semangat kebersamaan dan keakraban terpancar dari setiap momen, memperlihatkan bahwa ikatan di antara alumni Fakultas Biologi UGM cabang Solo Raya benar-benar terjalin erat.
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menorehken prestasi membanggakan di tingkat internasional pasca perilisan QS World University Rankings (WUR) by Subject tahun 2024 dari lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia, QS Quacquarelli Symonds (QS). Dalam bidang ilmu Biologi melalui QS WUR by Subject Biological Science, Fakultas Biologi menduduki peringkat pertama di Indonesia dan posisi 501-550 dunia dalam dua tahun terakhir (2023-2024). Posisi tersebut sejajar dengan program biologi di beberapa universitas ternama dunia seperti Murdoch University, Australia hingga Okayama University dan Tokyo University Jepang. Hasil tersebut membuktikan posisi Biologi Universitas Gadjah Mada sebagai program studi biologi terbaik di Indonesia dan sejajar dengan bidang ilmu sejenis dengan universitas-universitas terbaik dunia.

Pemeringkatan yang dilaksanakan oleh QS WUR didasarkan pada lima indikator diantaranya academic reputation, employer reputation, citation per faculty, h-index citation, dan international research network. Universitas Gadjah Mada sendiri menempatkan 25 bidang ilmu pada QS WUR by Subject tahun 2024, salah satunya yaitu pada bidang ilmu biologi. Fakultas Biologi UGM selama tiga tahun terakhir bersaing ketat pada kelima indikator penilaian tersebut dengan bidang ilmu biologi dari beberapa universitas terbaik lainnya di Indonesia yaitu Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor dan Universitas Airlangga.
Fakultas Biologi UGM memimpin di peringkat pertama khususnya dalam indikator academic reputation dan citation per faculty pada penilaian QS WUR Biological Science dibandingkan dengan universitas terbaik lainnya di Indonesia. Hal tersebut tentu didukung dengan reputasi dan kontribusi seluruh civitas akademika Fakultas Biologi dalam peningkatan kualitas dan kuantitas riset, serta program-program internasionalnya di bidang ilmu biologi, seperti program gelar ganda, pertukaran pelajar, international summer course, research collaboration, dan joint publication. Di samping itu, Fakultas Biologi turut bersaing ketat dalam indikator employer reputation, h-index citation dan international research network sehingga menunjukkan kualitas Fakultas Biologi di tingkat nasional dan internasional.
Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM mengaku pencapaian peringkat pertama selama tiga tahun berturut-turut tersebut merupakan bonus dan penyemangat civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi. Beliau mengungkapkan fakultasnya telah berkomitman dalam mendorong peningkatan kualitas dan reputasi akademik, riset, dan kerja sama. Komitmen tersebut diiringi oleh evaluasi tahunan bersama dengan Senat Fakultas. Dekan Fakultas Biologi tersebut mengaku hasil tersebut turut menunjukkan efisiensi kerja dari dosen dengan jumlah terbatas. Terhitung, salah satu fakultas terkecil di UGM tersebut didukung dengan 70 dosen dengan 57 orang diantaranya telah bergelar doktor, dan 10 orang telah diangkat sebagai Guru Besar.
Prof. Budi turut menambahkan bahwa capaian peningkatan kolaborasi riset dan publikasi internasional Fakultas Biologi didukung dengan penggalakan kerja sama fakultas dengan berbagai universitas bergengsi dunia diantaranya universitas di Inggris, Belanda, Jerman, Australia, Jepang, dan beberapa universitas di Asia Tenggara. Dorongan kolaborasi tersebut dilakukan melalui program Double Degree, beberapa diantaranya dengan Australian National University (ANU), Western Sydney University (WSU), dan University of Technology Sydney (UTS). Program lainnya yaitu student exchange yang sejauh ini telah bekerja sama dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) Malaysia, Yamagata University Jepang, James Cook University Australia, dan Ankara University Turki.
Peningkatan kerja sama yang terus dilakukan oleh Fakultas Biologi turut didukung dengan alokasi anggaran RKAT Fakultas sebanyak 10-15 persen. Alokasi pendanaat tersebut juga akan terus ditingkatkan seiring dengan rencana pembukaan Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (Prodi PKKH) pada pertengahan Tahun 2024 ini, dan telah bekerja sama dengan beberapa universitas di dunia seperti Leiden University the Netherland, Leipzig University Germany, ANU-Australia, Cairo University Mesir, dan Pukyong University-Korea Selatan dalam bidang Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati di Indonesia.
Prof. Budi menambahkan bahwa Fakultas Biologi mengupayakan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana untuk riset dan hilirisasi hasil inovasi riset, dan dukungan terhadap kerja sama kolaborasi riset dan publikasi internasional. Dekan Fakultas Biologi tersebut turut mengungkapkan harapannya Fakultas Biologi dapat masuk dalam rangking 200 dunia.
Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM mengungkapkan Fakultas Biologi akan terus meningkatkan rekognisi dikancah dunia melalui kolaborasi riset dan publikasi yang berdampak, serta memperluas jejaring kerja sama di kancah internasional. Komitmen tersebut diharapkan dapat memberi warna bagi perkembangan ilmu biologi di Indonesia sesuai dengan dukungan Fakultas Biologi terhadap tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals; SDGs) dan berkontribusi dalam peningkatan pendidikan yang inklusif melalui perluasan kolaborasi bertaraf internasional (SDG 4 dan 17).
Biologi Open House dan Pengenalan Topik Riset 2024 (BIOENTRI) adalah acara pengenalan topik riset yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM. Acara tersebut tersebut bertujuan untuk mengenalkan topik – topik riset dosen Fakultas Biologi kepada para mahasiswa. Dengan diadakannya acara ini, mahasiswa memperoleh inspirasi dalam menentukan topik skripsi maupun tesis mereka dan dapat bertemu langsung dengan para calon dosen pembimbing yang sesuai dengan minatnya, serta mendapatkan pemahaman yang lebih jelas dan baik tentang topik riset para dosen dan mitranya.
Pada 25 April pukul 13.00 – 15.00 menjadi hari terakhir pelaksanaan BIOENTRI tahun 2024 yang dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen dari berbagai bidang peminatan biologi sebagai narasumber utama. Acara dilaksanakan di Gedung B Sinarmas Fakultas Biologi UGM Lobi 1 pada ruang 1, 2, dan 3 dimana sesuai dengan pembagian jadwalnya masing-masing. Dalam acara tersebut diawali dengan presentasi dari setiap dosen pembimbing dipandu oleh Firchamy Vuqi Aulia. Acara BIOENTRI 2024 ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M,App.Sc yang menyampaikan bahwa agenda ini dihadiri lebih dari 300 mahasiswa dan 40 dosen, disamping sebagai sarana untuk mengenalkan perkembangan riset dalam bidang biologi, terutama riset dari para dosen Fakultas Biologi UGM dan para mitra kerjasamanya kepada para mahasiswa, tetapi juga mengenalkan dunia biologi secara lebih komprehensif dan peluang kerjasamanya termasuk prospek karir dari lulusan fakultas Biologi UGM.
Acara Open House Fakultas Biologi UGM juga berkontribusi secara langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya dalam tujuan nomor 4 mengenai Pendidikan Bermutu (Quality Education) dan memberikan dampak positif dalam mencapai berbagai target SDGs lainnya, diantaranya meliputi perlindungan biodiversitas, pemulihan ekosistem (13,14,15), dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi di bidang bioteknologi dan pengelolaan sumber daya alam (9, 11, 13).
Sampai Jumpa di acara Open House Fakultas Biologi UGM berikutnya !!, See you Sobat Biologi
Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menggelar Diskusi dan Refreshing Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi untuk Dosen di Auditorium Biologi Tropika pada Jumat, 19 April 2024. Acara ini dilaksanakan atas rekomendasi dari Senat Fakultas Biologi UGM dan bertujuan untuk menyegarkan pemahaman tentang pentingnya Tridharma Perguruan Tinggi dalam era perkembangan yang terus berubah, serta berbagi pengalaman, wawasan, dan gagasan terkait Tridharma Perguruan Tinggi.
Acara dibuka oleh Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., selaku Ketua Departemen Biologi Tropika, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi UGM. Prof. Budi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Senat Fakultas Biologi UGM yang selalu membersamai Fakultas agar unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, terkait pelaksanaan tugas-tugas akademik dosen serta kewajiban dan hak dosen. Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara penelitian, publikasi, fasilitas, dan pengabdian kepada masyarakat antar dosen dan laboratorium dalam mencapai tujuan Tridharma Perguruan Tinggi.
Pelaksanaan acara ini mencerminkan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui peningkatan pendidikan yang berkualitas (SDGs No. 4) dan peningkatan inovasi dan infrastruktur (SDGs No. 9).
Acara ini dihadiri oleh dosen-dosen Fakultas Biologi UGM dan ditutup dengan makan bersama untuk mempererat jalinan silaturahmi antar dosen. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di lingkungan fakultas secara keseluruhan.
Rabu (17/4/24) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Syawalan dan Halal Bi Halal, setelah sehari sebelumnya diselenggarakan tradisi saling bersalaman dan bermaaf-maafan di halaman kampus. Syawalan dan Halal Bi Halal yang merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan Fakultas Biologi UGM setiap bulan syawal ini, diisi dengan ceramah dengan tema Peningkatan Kualitas Diri di Hari yang Fitri. Acara yang bertempat di auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM ini dihadiri oleh segenap Dosen, segenap Tenaga Kependidikan, Pengurus Dharma Wanita, para Purna Karya baik Dosen maupun Tenaga Kependidikan, Pengurus Potmabiogama, serta perwakilan mahasiswa.
Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh Zikri Ilham Putranto, salah satu mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Selanjutnya Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. memberikan sambutan sekaligus membuka acara. “Terima kasih atas kehadirannya, mari kita panjatkan rasa syukur atas semua kenikmatan kesehatan dan kesempatan sehingga kita dapat hadir di pertemuan ini. Tradisi saling maaf memaafkan seperti ini sangat baik, sebagai manusia tentu tidak lepas dari salah dan khilaf. Untuk itu kami mohon maaf lahir batin, semoga apa yang telah ditempa selama bulan Ramadhan tidak selesai tetapi masih tetap berlanjut” tutur Prof. Budi.
Selanjutnya disampaikan Ikrar Syawalan yang dipandu oleh Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Abdul Razaq Chasani, M.Si., Ph.D. Ikrar diikuti oleh semua hadirin, dan menandakan bahwa semua dengan rasa ikhlas saling memberi maaf dan meminta maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Dengan ikrar bersama, semoga Tuhan akan mengembalikan fithrah kita sebagai insan yang suci dan makhluk yang beribadah.
Memasuki acara inti adalah pengajian yang kali ini sebagai penceramah adalah Drs. Haryanto, M.Si., Psikolog. Beliau adalah Dosen Purna Tugas Fakultas Psikologi UGM. Dalam ceramahnya Bapak Haryanto menyampaikan bahwa makhluk hidup harus ada proses peningkatan. Ada 3 kelompok makhluk yaitu: orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin (produktivitas kerja non teknis), orang yang hari ini sama saja dengan hari kemarin (orang yang merugi), orang yang hari ini lebih jelek dari pada hari ini (orang yang celaka). Esensi dari peningkatan kualitas diri adalah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari dari hari ini. Filosofi dari lebaran atau syawalan adalah kupat (ngaku lepat), kita harus mengakui kalau melakukan kesalahan, dan laku papat yaitu lebar, lober, lebur, labur yang mempunyai arti bersegeralah kepada ampunan dari Tuhan untuk menuju surga. Di akhir ceramahnya, Bapak Haryanto menuturkan 3 amalan manusia yang paling baik yaitu memberi kepada orang yang tidak pernah memberi, menjalin tali silaturahim kepada orang yang memutuskan persaudaraan dan memaafkan orang yang mendzolimi kita. “Allah sangat menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” tutup Pak Haryanto.
Pengajian syawalan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Drs. Haryanto, M.Si., Psikolog dan dilanjutkan bersalam-salaman sebagai tanda saling bermaaf-maafan. Selanjutnya hadirin disilakan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Acara syawalan dan halal bi halal yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.

















































