• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Prestasi
  • hal. 19
Arsip:

Prestasi

Juara 1 Kompetisi Wirausaha Tingkat Nasional oleh Kemendikbud Ristek

PrestasiRilis Berita Sabtu, 20 November 2021

Mahasiswa Biologi (S1) kembali mendulang prestasi tingkat nasional. Prestasi yang diraih kali ini di bidang kewirausahaan. Tim Pisang Endeus merupakan tim kontingen UGM yang diketuai oleh Susy Wijayanti (Biologi 2018). Tim ini beranggotakan Umi Salamah (Biologi 2018), Muhammad Arya Sadewo (Biologi 2018), Daud Fernando Marpaung (Teknik Fisika 2019), Ayu Febri W. (PWK 2018), dan Ribka Absoni (Akuntansi 2017). Pisang Endeus merupakan usaha bisnis kuliner yang terletak di jalan Kaliurang. Pisang Endeus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KBMI (Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia) hingga puncaknya pada pagelaran KMI (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) Expo ke-12 tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek yang bertempat di Universitas Brawijaya Malang.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Puncak kegiatan wirausaha tersebut adalah pada rangkaian KMI Expo. Seluruh tim membuka expo kewirausahaan baik secara offline maupun online. Kegiatan dibuka pada tanggal 17 November dimulai dengan expo pada masing-masing booth. Pisang Endeus memberikan penampilan terbaiknya melalui poster dan presentasi tim pada booth online yang diselenggarakan selama dua hari tersebut. Penjurian presentasi produk dilakukan pada tanggal 11 November 2021. Berkat dukungan seluruh pihak dari mulai tim pisang endeus, pelanggan, hingga pihak Universitas Gadjah Mada, Pisang Endeus meraih podium Juara 1 di Universitas Brawijaya Malang.

Pisang Endeus merupakan usaha olahan pisang goreng krispi dilengkapi dengan berbagai varian rasa dan topping. Pisang Endeus telah berdiri sejak tahun lalu (2020) berawal dari ide kreatif tim Pisang Endeus. Pisang Endeus berharap dapat menjadi percontohan bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang wirausaha. [US]

 

Angkat Tema Anti-Aging, Tim Fakultas Biologi Sabet Juara di LKTI Nasional

PrestasiRilis Berita Kamis, 18 November 2021

Tiga mahasiswa Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada angkatan 2018 yang beranggotakan Umi Salamah, Khintan Maulin Paquita, dan Ulin Ni’mah, berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah, Animal Science Paper Competition (ASPC) 2021. ASPC merupakan salah satu ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Jamaah Muslim Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga. Tahun ini tema yang diangkat oleh panitia adalah “Building Collaboration in the Health Sector for Implementation of One Health“.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Pada kegiatan ini Umi Salamah dan kawan-kawan mengangkat subtema bioteknologi dengan judul karya ilmiah “Potensi Ekstrak Gonad Landak Laut Ungu (Echinometra mathaei) sebagai Anti-aging” di bawah bimbingan Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. Umi Salamah dan kawan-kawan berhasil melaju ke babak final pada tanggal 6 November 2021 lalu bersama dengan 9 finalis lain setelah berhasil menyisihkan sekitar 50 kelompok lainnya. Ajang ini diikuti oleh berbagai universitas dari seluruh Indonesia antara lain Unair, UGM, Undip, dan lain-lain.

Mahasiswa Fakultas Biologi Berhasil Raih Silver Medal 
pada Kompetisi Internasional iGEM 2021 di Prancis

PrestasiRilis Berita Rabu, 17 November 2021

Mahasiswa Biologi UGM yang tergabung dalam tim iGEM UGM Indonesia berhasil memamerkan proyek penelitian “Auviola” dan menyabet silver medal di kompetisi internasional tahunan bergengsi iGEM Giant Jamboree, acara inovasi terbesar industri biologi sintetis yang diselenggarakan oleh International Genetically Engineered Machine (iGEM) Foundation. Kompetisi ini berlangsung selama hampir 7 bulan, dimulai pada bulan Mei 2021 dengan serangkaian tahapan kegiatan hingga puncaknya pada Giant Jamboree berupa Judging Session dan Award Ceremony pada 4–14 November 2021. Mahasiswa program sarjana (S1) Program Studi Biologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada turut andil sebagai perwakilan dalam tim iGEM pada tahun ini. Prestasi ini diraih oleh tim yang digawangi oleh Yustika Sari (team leader) dan Farhan Wali Bachtier (Biologi 2017) bersama sebelas mahasiswa dari fakultas lainnya. Tim ini dibimbing oleh dosen dan alumni dari berbagai fakultas, termasuk diantaranya yang utama dari Fakultas Biologi UGM dengan pembimbing utama atau primary principal investigator yaitu Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Si. Dalam ajang kompetisi tersebut, tim ini hadir dengan mengusung tema proyek penelitian tentang potensi bakteri sebagai agen bioleaching emas (Auviola).

 

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6

 

Setiap tahun, kompetisi ini menyatukan lebih dari 6.000 peserta dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi dan menciptakan aplikasi unik dari biologi sintetik dengan misi untuk memberikan kontribusi positif bagi komunitas lokal dan masyarakat luas. iGEM Competition diselenggarakan oleh iGEM Foundation yang berbasis di Boston, Amerika Serikat. Kompetisi ini diperuntukkan bagi pelajar, mahasiswa, hingga perusahaan yang berasal dari berbagai negara. Kompetisi iGEM 2021 diikuti oleh 352 tim yang berasal dari lebih dari 40 negara, termasuk diantaranya tim-tim dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Stanford University, The University of Edinburgh, dan universitas top dunia lainnya. Puncak dari kompetisi yaitu iGEM Giant Jamboree yang pada kali ini dilaksanakan di Paris, Prancis dan diikuti oleh seluruh tim secara daring. Pada acara iGEM Giant Jamboree, dilakukan pameran proyek dari tiap tim yang berpartisipasi, salah satunya dari tim iGEM UGM Indonesia.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis dalam Award Ceremony iGEM 2021 pada Minggu (14/11), UGM berhasil menyabet silver medal dalam track environment dengan mengusung judul proyek penelitian “Auviola: a cyanide-regulating system for gold bioleaching and waste treatment towards sustainable non-mercury gold processing”. Proyek penelitian ini menggunakan bakteri Chromobacterium violaceum, yang dapat memfasilitasi proses bioleaching emas tetapi selanjutnya dapat mendegradasi sianida. Bakteri ini direkayasa dengan konsep biologi sintetik untuk menciptakan sistem on-off yang optimal dalam regulasi sianida. Diantara beberapa gen pendegradasi sianida, rhodanese dipilih sebagai gen tambahan yang regulasinya tidak terpengaruh oleh keberadaan glisin dan metionin, tidak seperti yang lain. Dengan demikian, proses bioleaching emas akan lebih ramah lingkungan. Penjelasan tentang proyek Auviola lebih lanjut dapat disimak pada video maupun website berikut https://linktr.ee/igemugm.

Pengumuman kompetisi ini tentunya berkat hasil perjuangan keras tim dari mahasiswa maupun pembimbing. Tim iGEM UGM Indonesia terdiri atas 12 mahasiswa dari berbagai latar bidang ilmu, yaitu Yustika Sari (Fakultas Biologi) sebagai student team leader, Farhan Wali Bachtier (Fakultas Biologi), Setianing Wikanthi (Fakultas Pertanian), Ridwan Fathoni (Fakultas Pertanian), Wilda Asyrina Maris (Fakultas Pertanian), Azzahra Asysyifa (Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan), I Gusti Agung Arvin Nanda Pratama (Fakultas Teknik), Ahmad Zidan (Fakultas Teknik), Yafi Surya Permana (Fakultas Farmasi), Dennaya Kumara (Fakultas Farmasi), Shina Aulia Hassanah (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), dan Waffiq Maaroja (Fakultas MIPA).

Yustika Sari, team leader iGEM UGM, menuturkan “Tim ini sebenarnya sudah diinisiasi sejak 2019, sehingga bukan perjuangan yang singkat hingga kami bisa berada di posisi ini. Sebagai tim pertama dari UGM, kami berusaha maksimal tidak hanya untuk rekan-rekan satu tim dan para pembimbing, tapi kami ingin membuka jalan dan membangun wadah untuk adik-adik tingkat kami dalam mempelajari synthetic biology dan berpartisipasi di kompetisi synthetic biology terbesar yaitu iGEM. Kami harap tim ini dapat menginspirasi dan memberi semangat untuk adik-adik yang kedepannya akan menjadi penerus kami,” ucap Yustika.

Tim iGEM UGM dibimbing oleh dosen dan alumni dari berbagai bidang sebagai representasi multidisiplin ilmu. Pembimbing utama atau primary principal investigator Tim iGEM UGM yaitu Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Si., dari Fakultas Biologi. “Menjadi pembina tim iGEM UGM pertama adalah suatu kebanggaan bagi saya untuk bersama belajar dan memperkenalkan tentang biologi sintetik sebagai cabang ilmu multidisipliner untuk menciptakan sistem baru atau redesain sistem yang ditemukan di alam. Menjadi passion saya untuk bersama-sama menggunakan berbagai metode dari berbagai disiplin ilmu seperti bioteknologi, rekayasa genetika, biologi molekuler, biologi sistem, rekayasa biokimia, biofisik, bioinformatik dan komputer,” ungkap Yekti selaku pembimbing utama. Tim iGEM UGM juga dibersamai oleh dosen serta alumni dari berbagai fakultas, yakni Matin Nuhamunada, M.Sc., Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech., Lisna Hidayati, S.Si., M.Biotech., Ahmad Ardi, S.Si. (Fakultas Biologi); Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng, Ph.D., Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D., Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D. (Fakultas Pertanian); R. Afif Pranaya Jati, S.P., M.Sc., Imam Bagus Nugroho, M.Sc. (PAU Bioteknologi); serta Himawan Tri Bayu Murti Petrus, ST., M.E., D.Eng. dan Ir. Agus Prasetya, M.Eng.Sc., Ph.D. (Fakultas Teknik).

Proyek penelitian Auviola yang diusung dalam iGEM Competition 2021 tidak akan berjalan lancar tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. “Perolehan silver medal adalah sebagai buah dari kerja keras tim yang melibatkan mahasiswa dan dosen pembimbing dari beberapa fakultas di lingkungan UGM. Hal ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu yang ada di UGM merupakan kekuatan yang harus kita kembangkan di masa mendatang, bahwa ilmu tidak dapat berdiri sendiri. Harapan ke depan semoga capaian ini akan lebih menyemangati kita untuk berkolaborasi antar disiplin ilmu dan memanfaatkan keberagaman ilmu di UGM untuk mengembangan biologi sintetik dalam membantu menjawab berbagai permasalahan bangsa,” tutur Yekti.

Terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada berbagai pihak, terutama dari Fakultas Biologi serta pihak sponsor yang telah memberikan dukungan dan fasilitas kepada tim iGEM UGM. Prestasi ini dipersembahkan untuk Indonesia dan almamater Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Mahasiswi Biologi UGM Raih Hibah Proposal Penelitian I-4 Research Grant 2021

Prestasi Rabu, 10 November 2021

Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I‑4) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang berbadan hukum di Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-04131.50.10.2014 yang memiliki visi menciptakan dan mengoptimalkan kerjasama yang timbal-balik (mutual) dan selaras (sinergis) antara ilmuwan diaspora, ilmuwan dalam negeri, dan juga semua entitas terkait. Oleh karena itu, I‑4 dan juga semua ilmuwan diaspora bertujuan memberikan akses bagi semua pihak terkait, terutama ilmuwan dalam negeri, sehingga muncul komunikasi dua arah yang aktif antara ilmuwan dalam negeri dan diaspora. Dalam perkembangan selanjutnya, I-4 melalui kegiatan kerjasama, lowongan dan penelitian, telah melahirkan inovasi yang berguna bagi peningkatan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Slide 1

 

Salah satu kegiatan tahunan yang dilakukan untuk mendukung visi I-4 adalah I-4 Research Grant yang memberikan bantuan dana untuk pembiayaan riset dan publikasi. Program ini telah diikuti oleh Yustina Carolina Febri Salsinha, salah satu mahasiswi S-3 Biologi UGM tahun 2018 yang sedang menempuh perkuliahan semester 7. Mahasiwi yang sedang dalam masa penyusunan tugas akhirnya ini melakukan penelitian di bidang Fisiologi Tumbuhan dengan topik umum “studi toleransi cekaman kekeringan padi lokal Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui aplikasi osmoprotektan eksogen dan regulasinya” di bawah bimbingan Dr. Diah Rachmawati, M.Si, Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Sc, dan Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dip. Agr. Sc. Dengan mengusung proposal bertemakan regulasi genetis metabolisme prolin pada tanaman padi lokal NTT, penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam upaya pengembahan kultivar padi lokal toleran kekeringan serta menjadi dasar dalam pemanfaatan osmoprotektan sebagai salah satu agen dalam upaya peningkatan toleransi tanaman pangan terhadap cekaman kekeringan.

Mahasiswa Fakultas Biologi Sukses Meraih Juara 3 dalam Kompetisi Internasional INHESION 2021

Prestasi Senin, 8 November 2021

INHESION (International Health and Nutrition Symposium) merupakan kompetisi rutin tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Department of Health and Nutrition UGM bekerja sama dengan Health and Nutrition Student Association (HIMAGIKA). Kegiatan ini diselenggarakan untuk memfasilitasi forum diskusi bagi aktivis yang bekerja dalam bidang nutrisi meliputi mahasiswa, akademisi, dan juga peneliti baik dari dalam maupun luar negeri. INHESION sudah dilaksanakan sejak tahun 2017, dan pada tahun ini, INHESION 2021 mengangkat tema “Innovative Strategies to Prevent and Manage Malnutrition in Developing Countries”  yang diikuti oleh tim dari berbagai negara. Kompetisi INHESION 2021 mencakup bidang public poster, literature review, scientific essay dan case study.

Slide 4
Slide 1
Slide 2
Slide 3

Mahasiswa Program Sarjana (S1) Program Studi Biologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih prestasi yang membanggakan dalam INHESION 2021. Prestasi ini diraih oleh tim yang beranggotakan Adhelia Intan Sabhira (Biologi UGM 2020) dan Adiva Aphrodita (Biologi UGM 2020) dengan dosen pembimbing Drs. Heri Sujadmiko, M.Si. Adhelia dan Adiva menunjukkan performa terbaiknya dalam kompetisi tingkat internasional ini dan berhasil membawa pulang juara 3 bidang scientific essay competititon serta mendapatkan grand prize sebesar 70 USD. Dalam ajang kompetisi tersebut, tim ini mengambil topik yang berjudul The Friendly VegBar: A Remedy for Stunting in School-Aged Children yang membahas tentang solusi stunting pada anak-anak usia sekolah melalui inovasi snack bar bergizi: The Friendly VegBar.

“Tak kenal Lelah mulai dari Praktikum di Laboratorium hingga Menjadi Tim Softball Putri di Laga Pekan Olahraga Nasional (PON XX) Papua 2021”

PrestasiTajuk Kamis, 21 Oktober 2021

PON XX Papua 2021 merupakan Ajang Olahraga Nasional yang pertama kali digelar sekaligus menjadi sejarah untuk masyarakat Papua dalam mengadakan event Olahraga Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 02 Oktober hingga 15 Oktober di Stadion Lukas Enembe. Semula ajang ini akan dilaksanakan pada 20 Oktober hingga 02 November 2020, namun ditunda ke tahun 2021 sehubungan dengan pandemi Covid-19. PON XX Papua 2021 telah resmi ditutup pada Jumat (15/10/2021). Andari Sekar, salah satu Atlet dari Cabang Olahraga Softball Putri Perwakilan DKI Jakarta yang berasal dari Club Garuda. Persiapan demi persiapan telah dilalui untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tak luput dukungan dan doa dari orang-orang tercinta membuat semangat kemenangan terus berkibar dalam diri Andari Sekar. Andari juga tercatat sebagai salah satu Mahasiswa IUP Fakultas Biologi UGM Angkatan 2020 yang saat ini masih menempuh kuliah semester 3.

Slide 4
Slide 2
Slide 5
Slide 3
Slide 1

Perjalanan menuju PON XX Papua 2021 dimulai dari Pra-Kualifikasi PON di Banten tahun 2019, persiapan latihan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON XX) Papua 2021 dilalui selama 3 tahun. ”Saya sendiri mulai mewakili DKI Jakarta dalam Cabang Olahraga Softball dari kelas 2 SMP dalam liga Kejuaraan Nasional Junior”, ungkap Andari Sekar. Dalam mempersiapkan ajang PON XX Papua 2021, Andari Sekar bertolak ke Jakarta untuk mengikuti seleksi ketat yang berlangsung 1 bulan sebelum berangkat ke Papua. Andari mengungkapkan bahwa latihan bersama dengan Club garuda dimulai dari tahun 2019, program bekal latihan yang diberikan untuk menunjang kesiapan ajang PON XX Papua 2021 meliputi program pelatihan intensitas tinggi hingga Training Camp kurang lebih 3 bulan. Intensitas latihannya dilakukan 2x sehari selama pagi dan sore 6x dalam seminggu. Training Camp dilakukan guna memastikan bahwa semua Atlet berada pada satu lingkup dan saling menjaga mengingat pandemi Covid-19 belum usai.

Hal yang tersulit dalam menjalani Training Camp ialah menyeimbangkan antara waktu kuliah dengan latihan persiapannya. Dalam kondisi yang dituntut harus serba cepat dan terlatih mentalnya, Andari Sekar yang biasa disapa akrab dengan panggilan Andari ini merasa sangat beruntung mendapatkan banyak support dari Koordinator Kemahasiswaan, Dosen, dan Asisten Laboratorium yang dapat memahami kondisinya hingga sampai di titik ini. PON XX Papua 2021 berlangsung selama 10 hari. Tim DKI Jakarta Putri keluar dengan 3 kemenangan dan 3 kekalahan. Tim DKI Jakarta Putri berhasil mengalahkan Tim dari Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Papua Barat. Namun, kekalahan juga dialami ketika melawan Tim dari Jawa Barat, Papua, dan Sulawesi Tenggara. “Tahun ini merupakan pencapaian yang belum sesuai dengan harapan dan target, akan tetapi mendapat kesempatan untuk bertanding dan ikut serta terpilih mewakili DKI Jakarta dalam Ajang Olahraga PON XX Papua 2021 merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya”, tutur Gadis manis kelahiran Jakarta, 04 Januari 2002 ini.

Mahasiswa Biologi UGM Raih Hibah Proposal Penelitian Program IRN 2021-2022

PrestasiTajuk Kamis, 23 September 2021

INDOFOOD RISET NUGRAHA selanjutnya disingkat IRN merupakan salah satu  program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang mulai digulirkan pada tahun 2006. Program IRN bertujuan untuk memberikan bantuan dana penelitian kepada para mahasiswa S-1 dari Perguruan Tinggi seluruh Indonesia yang proposalnya telah dinyatakan lolos dalam tahapan seleksi dan berpartisipasi dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui penelitian pangan berbasis komoditas lokal dan sekaligus menghasilkan akademisi tangguh, khususnya peneliti-peneliti unggul muda di bidang pangan. Laras Nur Janah dan Nareta Defiani, mahasiswa S-1 Biologi UGM angkatan 2018 saat ini sedang menempuh perkuliahan di semester tujuh. Mahasiswa yang lebih akrab dipanggil Laras dan Nareta saat ini sedang mengambil skripsi bidang Genetika di bawah bimbingan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Perjuangan Laras dan Nareta untuk mengejar program Indofood Riset Nugraha (IRN) ini dimulai dari Bulan Agustus 2021. Indofood Riset Nugraha menerima proposal dengan tema umum yaitu “Upaya Mewujudkan Penganekaragaman Pangan, Pengembangan Nilai Tambah Produk Pangan Berbasis Komoditas Lokal, untuk Menunjang Pembangunan Ketahanan Pangan Nasional”. Tema khusus setiap tahunnya akan ditetapkan sesuai dengan kondisi dan permasalahan khas di tahun tersebut. Misalnya, ketika dunia dan Indonesia mengalami Pandemi COVID-19 dan bersiap memasuki era kenormalan baru, maka tema yang diangkat adalah “Milenial dan Penelitian Pangan Era Kenormalan Baru menuju Indonesia Maju”. Salah satu syarat pendaftaran program IRN yaitu harus mengumpulkan proposal penelitian yang akan digunakan sebagai tugas akhir atau skripsi.

Slide 1
Slide 2
Slide 4
Slide 5
Slide 3

Judul proposal yang Laras ajukan yaitu “Ekspresi Gen AhCHI Pengkode Antosianin dan Analisis Kandungan Metabolit Sekunder pada Kacang (Arachis hypogaea L.’Lurik’)”. Sedangkan judul proposal yang Nareta yaitu “Pengaruh Pakan Alternatif Campuran Mikroalga (Chlorella vulgaris) Dan Tanaman Mata Air (Azolla microphylla) Terhadap Ekspresi Gen Prl Pada Ayam Hibrida Unggul.”Tentu saja hal tersebut juga hasil kerjasama yang solid dengan dosen pembimbing skripsi yaitu Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Proposal tersebut di-submit secara daring untuk kemudian diseleksi. Calon peserta yang lolos termasuk Laras dan Nareta telah diumumkan pada tanggal 12 September 2021 yang kemudian dibimbing untuk melengkapi data dan mengikuti persiapan signing ceremony dan couching clinic pada 29 September 2021 mendatang.

Angkat Biofuel Mikroalga Sebagai Bahan Bakar Alternatif, Tim UGM Raih Juara 3 LKTI Economic Fair 2021

PrestasiTajuk Selasa, 31 Agustus 2021

Economic Fair  merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Andalas yang memiliki beberapa rangkaian acara. Salah satu rangkaian acara tersebut adalah Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Kegiatan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menyerukan dan menghadapi keberlanjutan sumber daya yang tersedia di Indonesia. Lomba karya tulis ilmiah Economic Fair ini mengangkat tema “Optimalisasi Sumber Daya Ekonomi untuk Keberlanjutan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia” yang diikuti oleh mahasiswa aktif di seluruh Indonesia.  Pada  27 Agustus 2021, tim dari Universitas Gadjah Mada berhasil meraih juara 3 dengan mengangkat judul “Analisis Ekonomi dan Lingkungan Biofuel Mikroalga Sebagai Alternatif Bahan Bakar Nabati Berkelanjutan Pengganti Kelapa Sawit”. Tim ini beranggotakan 3 orang dengan ketua Fikri Ramadhan (Biologi 2019) yang ditemani oleh 2  anggota lainnya yakni Agung Setia Adi (Akuntansi 2019) dan Ardan Putra Saleh Hutasuhut (Biologi 2019). Dalam berkompetisi, tim ini diarahkan dan dibina oleh Bapak Dr. Eko Agus Suyono M.App.Sc. selaku dosen pembimbing.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Bahan bakar yang berasal dari minyak bumi saat ini sering mengalami kelangkaan. Akibatnya, diperlukan alternatif bahan bakar terbarukan lain seperti Biofuel atau bahan bakar yang dikonversi dari biomassa. Biofuel yang paling umum diketahui itu berasal dari kelapa sawit. Sementara itu, jika terjadi permintaan yang tinggi dari biofuel kelapa sawit, maka akan terjadi peningkatan luas wilayah perkebunan kelapa sawit. Berkaitan dengan itu, menurut referensi yang digunakan, cukup berdampak negatif terhadap lingkungan. Dampak negatif yang dapat terjadi antara lain deforestasi hutan, degradasi biodiversitas, peningkatan gas rumah kaca, dan dapat menyebabkan konflik agraria.  Pada penelitian yang kami lakukan, ditemukan bahwa terdapat alternatif biofuel lain yang tentunya lebih unggul dari segi ekonomi maupun lingkungan. Alternatif Biofuel itu adalah Biofuel dari Mikroalga.  Diketahui bahwa mikroalga dapat memproduksi biofuel lebih optimal dan membutuhkan lahan yang lebih kecil dibandingkan kelapa sawit. Mikroalga juga diketahui memiliki wilayah tanam yang tidak bersaing dengan tanaman pangan di mana mikroalga dapat menggunakan lahan-lahan kritis. Selain itu, pemanfaatan dan pembuatan biofuel mikroalga  akan berdampak baik terhadap lingkungan. Bahkan, bisa menurunkan  emisi CO2 yang bisa memicu terjadinya pemanasan global. Hal ini dikarenakan pada dasarnya mikroalga merupakan organisme yang mampu menyerap CO2 secara maksimal untuk proses fotosintesis. Jika dilihat dari segi ekonomi, dapat diketahui bahwa biofuel mikroalga memiliki margin laba, net present value, interest rate of return, dan payback period yang lebih tinggi dibandingkan biofuel kelapa sawit. Oleh karenanya, produksi biofuel mikroalga menawarkan profitabilitas dan peluang ekonomi baru bagi industri biofuel berbahan dasar nabati terutama di Indonesia.

Penelitian ini diharapkan bisa dijadikan sebagai rekomendasi kebijakan kepada pemerintah dan stakeholder terkait  untuk memprioritaskan pengembangan biofuel dari mikroalga dibandingkan dengan kelapa sawit. Salah satu perwakilan tim, Agung Setia Adi berpesan “Kompetisi ini menurut kami menjadi wadah yang bagus sekali. Selain kami bisa mengaktualisasikan diri melalui kompetisi, kami juga dapat memberikan edukasi dan pemahaman akan potensi biofuel mikroalga yang ekonomis dan berkelanjutan ke dewan juri serta mahasiswa lainnya. Mari kita   bersama terus dukung energi terbarukan demi kelestarian lingkungan.”

Mahasiswa Biologi Raih Juara II Lomba Video Konservasi Keanekaragaman Hayati

PrestasiTajuk Senin, 23 Agustus 2021

Lomba video konservasi yang diadakan oleh Museum Biologi UGM dan Dinas Kebudayaan DIY pada tahun 2021 mengangkat tema “Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Lomba yang diadakan pada tanggal 11 juli hingga 19 agustus tersebut mendapat perhatian lebih dari kalangan mahasiswa hingga kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang konservasi. Setidaknya, ada 40 orang peserta yang mendaftarkan diri mengikuti lomba tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui video edukasi akan pentingnya konservasi keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6

Khoiruddin Anshori (2017), salah satu mahasiswa biologi masuk ke dalam urutan 5 besar dalam pengumuman pemenang. Pengumuman lanjutan dilaksanakan pada tanggal 19 agustus yang bertempat di Museum Biologi UGM. Penilaian video dilaksanakan berdasarkan konten, visual, dan kreativitas dimana terdapat 3 juri yang masing-masing berasal dari Museum Biologi, video kreator, dan LHK. Judul yang diangkat oleh Khoiruddin Anshori adalah “Konservasi Ikan Wader Pari untuk Ketahanan Pangan Nasional dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Yogyakarta”. Video tersebut menjelaskan tentang pentingnya konservasi ikan lokal Indonesia untuk menjaga kelestarian populasinya di alam. Salah satu metode konservasi yang digunakan adalah dengan budidaya masal melalui teknik pemijahan buatan untuk perbanyakan individu. Selain itu, video tersebut juga menjelaskan potensi dari ikan wader pari sebagai penguatan ketahanan pangan nasional dan meningkatan ekonomi bagi masyarakat/ petani lokal DIY.

Pengumuman akhir menempatkan Khoiruddin Anshori di posisi Juara II dalam perlombaan video konservasi. Pemberian hadiah diberikan langsung oleh Bapak Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc. selaku Kepala Museum Biologi UGM. Khoiruddin Anshori berpesan untuk memberikan atensi terhadap kelestarian populasi ikan lokal yang ada di Indonesia dengan cara tidak mengambil ikan secara berlebihan dan tidak menggunakan alat alat yang merugikan bagi ekosistem sungai.

Mahasiswa Biologi UGM Menerima Summer Research Internship Grant di National Institute of Genetics (NIG), Jepang

PrestasiTajuk Jumat, 20 Agustus 2021

Pada Juli lalu, salah satu mahasiswa S1 UGM, Nareta Defiani (Biologi, 2018) baru saja menyelesaikan program magang yang diselenggarakan oleh National Institute of Genetics, Graduate University for Advanced Studies (SOKENDAI) melalui program NIGINTERN 2021. Program NIGINTERN ke-14 yang dilaksanakan dari tanggal 17 Juni hingga 28 Juli 2021 ini, berlangsung selama 6 minggu, meliputi welcoming party, colloquium, lectures dari dosen dan professor di NIG maupun di luar NIG, farewell party, dan social night yang diselenggarakan oleh intern NIG.

Slide 1
Slide 2
Slide 4
Slide 3

“Meskipun NIGINTERN 2021 dilaksanakan secara virtual karena situasi COVID-19, saya sangat berterima kasih kepada pihak NIG yang telah memberi saya kesempatan untuk lebih memahami peluang riset di bidang genetika molekuler. Saya juga sangat bersyukur karena dapat mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan oleh NIG, serta saya dapat bertemu dua belas intern lainnya dari seluruh dunia terlepas dari zona waktu dan hambatan bahasa. Selain itu, seminar dan kuliah yang dilaksanakan dalam bahasa Inggris, sehingga memudahkan pemahaman saya selama agenda magang.” kata Nareta.

Setiap tahunnya, program NIGINTERN menerima dua belas mahasiswa S1 (pada semester akhir) dan S2, sementara Nareta adalah mahasiswa pertama dan satu-satunya yang berasal dari Indonesia dan diterima pada program magang tahun ini. Intern terpilih akan melakukan penelitian mandiri di bawah bimbingan principal investigators (PI) NIG. Program ini mencakup pelatihan penelitian ilmiah, dan kunjungan laboratorium untuk berdiskusi dengan PI. Di akhir program, peserta akan mempresentasikan hasil riset di “NIGINTERN Reports Symposium” (tidak diterapkan untuk NIGINTERN 2021), serta NIG akan memberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi karena telah berhasil menyelesaikan program.

Nareta sendiri ditempatkan di Laboratorium Biologi Molekuler dan Perkembangan dengan PI, yaitu Prof. Koichi Kawakami, dengan fokus pada zebrafish (Danio rerio). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membuat galur ikan transgenik yang mengekspresikan aktivator transkripsi Gal4 dalam sel, jaringan, dan organ tertentu. Selain itu, lab Kawakami telah mengembangkan sistem transposon yang dinilai efisien pada vertebrata dengan menggunakan elemen transposabel Tol2 dari ikan medaka Jepang. Serta, Koichi’s lab juga telah mengembangkan metode genetik, seperti transposon-mediated transgenesis, gene trap, enhancer trap, dan metode Gal4-UAS.

“NIGINTERN 2021 sangat menarik juga sangat intens. Terima kasih kepada anggota lab dan intern lainnya yang telah banyak membantu saya. Meskipun tahun ini kegiatan hanya dilakukan secara virtual, namun setelah mengikuti keseluruhan acara, NIGINTERN 2021 jauh di luar ekspektasi saya, karena semua kegiatan direncanakan dan terlaksana dengan baik. Bagi mahasiswa Biologi UGM yang tertarik untuk mendalami penelitian biologi molekuler, saya harap teman-teman mendaftarkan diri pada NIGINTERN 2022.” tambah Nareta

 

 

1…1718192021…25

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
  • FAKULTAS BIOLOGI UGM GELAR WORKSHOP AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN 2026
  • Fakultas Biologi UGM Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Badan Karantina Indonesia
  • Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Pelatihan Mikrobiologi Pangan bagi Auditor Keamanan Pangan
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju