Turnamen futsal dosen dan pegawai UGM dalam rangka peringatan Dies Natalis UGM ke-69 2018 diadakan di Gelanggang Mahasiswa hari Rabu (19/12/18).
Dalam turnamen tersebut Fakultas Biologi mengirimkan kloter pemain terbaiknya untuk berkompetisi. Tim Fakultas Biologi UGM diantaranya Luthfi Nurhidayat, Eka Mega Sempurna, Ngadi, Nasta’in, Dwi Nuryanto dan Mulyono.
Fakultas Biologi berkompetisi di babak semifinal namun dikandaskan oleh tim Bolo Kurowo WRP2M dengan skor 2-0. Dalam perebutan juara ketiga Biologi (Hijau) vs FEB (Oranye) terjadi pertarungan sengit, balas membalas kedudukan terjadi hingga babak akhir pertandingan. Perolehan skor di babak pertama diungguli oleh Fakultas Biologi dengan skor 3-2. Kurun waktu 15 menit di babak kedua dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh tim FEB untuk membalik perolehan skor. Skor hingga akhir babak kedua akhirnya imbang 5-5 dengan gol yang dicetak Luthfi di menit-menit akhir.
Penentuan juara akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti. Dalam adu penalti akhirnya Fakultas Biologi harus puas di posisi keempat dengan skor akhir 9-8 untuk FEB.
Sportivitas yang tinggi dijunjung oleh masing-masing tim. Tidak lupa dukungan dari suporter Biologi yang kerap kali dihiasi gelak tawa, menjiwai kemeriahan turnaman tersebut.






































Dalam acara ini I Wayan Swarautama Mahardhika mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara I Kategori Lomba Penulisan Iptek dan Inovasi Kategori Umum serta mendapat penghargaan piala bergilir. Karya tulis ilmiah yang dikompetisikan berjudul Selamat Datang Kambro telah diterbitkan di Majalah Trubus pada bulan Juni 2018. Kambro sendiri merupakan ayam hibrida F1 Broiler yang berhasil dikembangkan oleh Gama Ayam Fakultas Biologi UGM dibawah bimbingan Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc.. Gama Ayam telah melakukan penelitian mengenai pemuliaan ayam selama kurun waktu 2008 hingga sekarang dengan pencapaian riset yang potensial untuk diimplementasikan di masyarakat. Ayam F1 Broiler atau Kambro sendiri merupakan ayam dengan kualitas yang unggul sebagai pedaging dengan karakteristik daging seperti ayam Pelung dan rasio FCR lebih rendah dibandingkan ayam Broiler dengan laju pertumbuhan mendekati ayam Broiler. Jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ayam Kambro sendiri tentunya penerapan teknologi pemuliaan di lapisan peternak lokal untuk memberdayakan galur ayam lokal Indonesia dan mengikis ketergantungan Indonesia terhadap impor produk ayam dan DOC ayam. Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi ini merupakan pemotivasi bagi peneliti untuk semakin giat dan fokus menjalankan penelitian hingga dapat diimplementasikan dalam jangka panjang.
