• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 148
Arsip:

Rilis Berita

Biolecture Series #18: Pemanfaatan Medan Listrik sebagai Alat Kesehatan

Rilis BeritaTajuk Jumat, 10 Desember 2021

Terapi medan listrik ternyata dapat mempengaruhi pembelahan sel sehingga dapat digunakan untuk terapi kanker. Novocure (Israel) telah membuktikan bahwa medan listrik bolak-balik dengan frekuensi menengah (100-200 kHz) dan intensitas rendah (1-2V/cm) mempunyai pengaruh signifikan terhadap sel kanker. Oleh karena itu, Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan BioLecture Series ke-18 dengan mengangkat tema mengenai “Pemanfaatan Medan Listrik sebagai Alat Kesehatan”. Acara ini mengundang Dr. Firman Alamsyah (PT. Ctech Labs Edwar Technology) dan Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. (Laboratorium Biokimia, Fakultas Biologi UGM) sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Dr. Woro Anindito Sri Tunjung, M.Sc. dari Laboratorium Biokimia, Fakultas Biologi UGM.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis (9/12/2021) pukul 09.30-11.30 WIB secara daring melalui aplikasi Zoom. Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM. “Atas nama biologi tentunya kami sangat berbahagia dan berbangga, saya bisa melihat kolaborasi yang sangat baik antara Laboratorium Biokimia dan PT. Ctech dan sudah mencapai tahun ke-4. Hal ini sangat baik sekali, karena bagaimanapun ilmu pengetahuan yang dikembangkan dan produknya berupa alat kesehatan perlu di uji pra-klinis dan klinis sehingga perlu kolaborasi yang baik. Saya lihat sudah on the track semoga bisa segera ditindaklanjuti pada skala yang lebih besar lagi”, ungkap Prof Budi. Tidak lupa juga Prof Budi memberikan pantun untuk menandai telah dibukanya acara webinar, “Bayam berbiji di pinggir kali, bijinya jatuh tumbuh berseri. Mari kita simak BioLecture dengan senang hati, salam lestari dari Fakultas Biologi”.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Firman Alamsyah dengan topik mengenai Biofisika sel, virus dan efek medan listrik terhadap sel kanker dan virus Covid-19. “Saya sangat berterimakasih kepada Biologi UGM yang telah banyak membantu kami dalam riset. Saya pikir jika tanpa Laboratorium Biokimia, Bu Raras, teman-teman, dan dosen-dosen semua, riset ini tidak akan berkembang jauh sampai saat ini, bahkan sampai uji klinis fase 1 di Rumah Sakit Akademik UGM”, sambut Dr. Firman.

Dalam paparannya Dr. Firman menyampaikan bagaimana fenomena biofisika sel, biofisika sel kanker, biofisika Covid-19, serta terapi medan listrik. Beliau kemudian menjelaskan bahwa PT. Ctech Labs Edwar Teknologi bersama Fakultas Biologi sedang mengembangkan alat kesehatan yaitu Electro-Capacitive Cancer Theraphy (ECCT) serta membuat inovasi masker tembaga bermedan listrik yang mendapatkan hibah riset dari Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemenristek-BRIN.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. dengan topik pemanfaatan medan listrik sebagai alat kesehatan, uji praklinis dan klinis alat kesehatan berbasis medan listrik. Dalam pemaparannya Dr. Raras menyampaikan mengenai latar belakang mengenai Electro-Capacitive Cancer Theraphy (ECCT), peta jalan penelitian ECCT, uji praklinis ECCT, serta uji klinis 1 rompi ECCT yang telah dilakukan. Selama ini di Indonesia belum pernah dikembangkan model komplementari terapi medan listrik statis untuk penderita kanker, khususnya kanker payudara. Terapi ECCT ini hadir untuk dapat menekan biaya terapi yang cukup signifikan serta berbeda dengan alat terapi medan listrik yang sudah digunakan di Amerika Serikat yakni dengan alatnya bernama Tumor Treating Fields (TTFields) yang menggunakan jenis medan listrik berbeda dan cara terapi yang berbeda. ECCT didesain non-kontak pada tubuh pasien, memiliki baterai yang lebih ringan, dapat diisi ulang, serta lebih praktis. “Dalam perjalanan penelitian ini memang mengeluarkan biaya yang sangat banyak, sehingga saya berharap pemerintah dapat membantu mendukung penelitian yang berpotensi ini dan memberikan peluang dalam pengembangannya lebih lanjut supaya produk penelitiannya dapat segera terelisasi dan dimanfaatkan”, ungkap Dr. Raras. Selanjutnya dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab selama 40 menit. Audience yang mengikuti sesi ini terlihat sangat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang muncul.

Audience pada acara BioLecture kali ini sangat beragam, mulai dari siswa, mahasiswa S1, S2, S3, dosen, guru, masyarakat umum dan peneliti dengan total pendaftar 86 peserta. Instansi juga sangat beragam antara lain: Chulalongkorn university, Taipei Medical University Taiwan, RS Akademik UGM, IIK Bhakti Wiyata, PR Limnologi-BRIN,   UGM, B2P2TOOT, UPN Veteran Jakarta, SMA NEGERI 1 BATAM, Universitas Brawijaya, UIN Raden Intan Lampung, Universitas Cenderawasih, ITS, Universitas Diponegoro, KKP, UPN Veterean Jakarta, MTS N 1 Boyolali, Universiyas Tadulako, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Universitas Palangka Raya, Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang, Universitas Mataram, Universitas Mataram, Universitas Tidar, Universitas Kader Bangsa, BPTP Yogyakarta, Universitas Udayana, Universitas Jenderal Achmad Yani

 

BIOLECTURE Biolecture Series #19: Kolaborasi dan Hilirisasi Hasil Riset di Bidang Genetika dan Pemuliaan dengan Mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI)

Rilis BeritaTajuk Jumat, 10 Desember 2021

Demi menghasilkan terobosan baru perguruan tinggi dan mendorong pergerakan perekonomian dalam negeri, diperlukan adanya kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam melakukan riset inovasi sehingga dihasilkan produk yang bermanfaat serta dapat dinikmati masyarakat luas. Oleh karena itu, Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan BioLecture Series ke-19 dengan mengangkat tema mengenai “Kolaborasi dan Hilirisasi Hasil Riset di Bidang Genetika dan Pemuliaan dengan Mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI)” agar produk-produk hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam percepatan proses hilirisasi atau alih teknologi. Acara ini mengundang Almudi Kurniawan (Direktur PT. Global Agro Tangguh Mitra Kedaireka Fakultas Biologi UGM) dan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. (Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi UGM) sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Indra Lesmana, M.Sc. dari Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi, UGM.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis (9/12/2021) pukul 13.00 – 15.00 WIB secara daring melalui aplikasi Zoom. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM. “Saat ini Dikti sedang menggencarkan program hilirisasi produk-produk hasil riset ke dunia usaha dan masyarakat. Hal ini menjadi topik yang menarik karena banyak hasil riset yang hanya berhenti pada tahap publikasi atau laporan akhir saja, bahkan mungkin kurang dari 10% saja yang sudah mencapai tahap hilirisasi. Skema-skema dari Dikti tadi seharusnya dapat menghasilkan produk riset yang dapat sampai pada industri dan masyarakat, sehingga pada acara webinar siang ini kita berharap dapat belajar dari Prof Budi dan Pak Almudi bagaimana strategi agar riset dapat berhasil bermuara sampai tahap hilirisasi”, ungkap Dr. Eko.

Materi pertama disampaikan oleh Almudi Kurniawan dengan topik mengenai Hilirisasi dan Pengembangan Inovasi Riset Berbasis Biologi pada Dunia Industri. Hilirisasi riset sebagai episentrum inovasi Indonesia membutuhkan peran dari perguruan tinggi, industri, venture capital, komunitas, asosiasi bisnis/usaha, dan inkubator. “Kita harus memiliki desain untuk ke depan bagiamana tren produk yang disukai masyarakat dan berkolaborasi dengan hasil riset yang ada, serta sering memulai diskusi untuk bersinergi dengan komunitas-komunitas atau pakar agar dapat menjadi produsen yang tangguh dan kuat”, ungkap Almudi.

Materi kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dengan topik Pelestarian Sumberdaya Genetik dan Spesies melalui Pemuliaan dan Hilirisasi Produk Riset. Dalam peamparannya, Prof Budi menyampaikan bahwa keanekaragaman dan kekayaan Sumber Daya Hayati seperti tumbuhan, hewan, dan mikrobia perlu didokumentasi, dikoleksi dan dikonservasi secara efisien. Keanekaragaman dan kekayaan Sumber Daya Hayati harus digunakan secara berkelanjutan, seimbang dan selaras serta harmoni antara pelestarian dengan pemanfaatannya melalui pemuliaan, bioteknologi, dan bioprospeksi. Perlunya peningkatan pendidikan dan kepedulian terhadap keanekaragaman dan kekayaan Sumber Daya Hayati khususnya keanekaragaman genetik serta peranannya dalam kehidupan di muka bumi dan perlunya keterlibatan masyarakat dalam upaya penguatan peran adat dan sains dalam menjaga, memanfaatkan dan melestarikan Sumber Daya Hayati.

“Kita sangat kaya akan keanekaragaman genetik, namun justru potensi-potensi spesies lokal yang kita miliki kini mulai menghilang, sehingga jangan hanya konservasi in-situ dan ex-situ saja, namun kita harus dapat manfaatkan tanpa mengekploitasinya. Mempelajari bagaimana potensinya dan bioprospeksi kedepannya supaya keanekaragaman genetik baik hewan, tumbuhan, bahkan mikrobia dapat dimanfaatkan, karena pasti saat sesuatu memiliki nilai manfaat, masyarakat akan mau melestarikannya”, ungkap Prof.Budi.

Selanjutnya dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab dengan dipandu oleh Indra Lesmana, M.Sc. selama 40 menit. Audience pada acara BioLecture kali ini sangat beragam, mulai dari siswa, mahasiswa S1, S2, S3, dosen, guru, masyarakat umum dan peneliti dengan total 75 peserta. Instansi juga sangat beragam antara lain: STIKES Rumah Sakit Anwar Medika Sidoarjo, Universitas Lampung, STIKES Wira Husada Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Walisongo Semarang, UIN Sumatera Utara, Universitas Bangka Belitung, Universitas Riau, Universitas Tanjungpura, STKIP Pembangunan Indonesia, Universitas Sriwijaya, Universitas Airlangga, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH., Universitas Bung Hatta, Universitas Cenderawasih, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Diponegoro, Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Brawijaya, BPBL Batam, KKP, Universitas Negeri Semarang, Universitas Kristen Artha Wacana, IAIN Kudus, Universitas Indonesia Timur, dan dari Universitas Gadjah Mada

 

Kontingen Biologi Raih Prestasi Gemilang di PORSENIGAMA 2021

PrestasiRilis Berita Kamis, 9 Desember 2021

Porsenigama atau Pekan Olahraga dan Seni Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu event besar UGM. Event ini diselenggarakan setiap tahun dengan mempertemukan berbagai fakultas di UGM dalam berbagai ajang lomba olahraga maupun seni untuk menjadi yang terbaik. Porsenigama dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober hingga 17 November 2021 dengan sistem bauran.

Pekan Olahraga dan Seni Universitas Gadjah Mada (Porsenigama) merupakan suatu ajang kejuaraan olahraga dan seni yang dilaksanakan atas dasar Rancangan Kegiatan Awal Tahun (RKAT) atau program kerja Forum Komunikasi (FORKOM) UKM Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan sportivitas dalam perlombaan yang adil di kalangan mahasiswa UGM. Porsenigama 2021 mengangkat tema “Gelora Ombak” yang dapat menjadi slogan untuk mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda untuk menjadi sang juara. Tahun ini, Porsenigama memiliki tagline berupa “Semarak Baru Porsenigama, Bersinergi Maju Melegenda”.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7
Slide 8

Pada agenda Porsenigama kali ini, Fakultas Biologi turut berpartisipasi pada 18 cabang lomba yang terdiri atas 8 cabang olahraga dan 10 cabang seni, dengan perolehan juara didominasi oleh cabang lomba olahraga Pencak Silat, diikuti oleh cabang olahraga Taekwondo dan Judo. Meskipun demikian, Fakultas Biologi juga berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan pada bidang seni, khususnya pada lomba seni tari tunggal klasik.

Dalam cabang olahraga bela diri Pencak Silat mata lomba Seni Tunggal Putri diwakili oleh Kinanti A. dari angkatan 2019 yang berhasil mendapatkan medali perunggu. Pada cabang lomba yang sama, khususnya dalam kategori Tanding Putra kelas E dan kelas B, berturut-turut diwakili oleh Anwar Rasyid angkatan 2018 dan Ahmad Asrofi Ahnaf angkatan 2018 juga telah berhasil mendapatkan medali perunggu. Sementara itu, pada cabang lomba bela diri Taekwondo kategori Speedkick Putri diwakili oleh Naely Muna Camelia angkatan 2021 berhasil mendapatkan medali perunggu dalam kelas 60-70 kg. Begitu pula dengan cabang bela diri Judo kategori Putri +52 kg yang diwakili oleh Silvian Haryono angkatan 2019 juga berhasil mendapatkan medali perunggu. Tak hanya itu, pada cabang seni tari tunggal klasik yang diwakili oleh Eva Yuniar Reza P.P., dari angkatan 2021 Fakultas Biologi berhasil menyabet medali emas.

Menurut Angellia Melliana Pramesthi selaku Menteri Minat dan Bakat BEM Fakultas Biologi periode 2020-2021 mengungkapkan bahwa keseluruhan acara Porsenigama tahun ini telah dilalui dengan baik dan lancar, serta berhasil meningkatkan perolehan medali dari tahun sebelumnya. “Segala persiapan dan perjuangan telah berbuah manis dan membanggakan. Kami ucapkan selamat kepada para juara dan terima kasih kepada seluruh atlet, peserta, dan juga official lomba kontingen Fakultas Biologi dalam ajang Porsenigama yang telah berusaha semaksimal mungkin dalam mengharumkan nama fakultas tercinta”.

Kedepannya, kami juga akan terus berusaha memperbaiki kekurangan terkait dengan persiapan dan pelaksanaan Porsenigama berdasarkan evaluasi tahun ini, guna memaksimalkan pencapaian di tahun berikutnya. Oleh karena itu, diharapkan partisipasi yang lebih dari mahasiswa serta dukungan dari pihak Fakultas Biologi baik dukungan moral maupun material.

Seluruh prestasi yang telah didapatkan patut diapresiasi dan diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Fakultas Biologi dalam menorehkan prestasi-prestasi selanjutnya di bidang olahraga dan seni. Namun, bukan berarti pencapaian tersebut menjadi puncak kepuasan, melainkan dapat lebih membakar api semangat Porsenigama di tahun-tahun berikutnya. [BEM]

Fakultas Biologi UGM selenggarakan Kuliah Pakar/Tamu Alumni dalam Mata Kuliah Biologi Forensik

Rilis BeritaTajuk Selasa, 7 Desember 2021

Matakuliah Biologi Forensik merupakan matakuliah wajib Minat Biologi Medis dan Forensik bagi mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi UGM. Materi kuliah mencakup pengenalan sejarah singkat perkembangan biologi forensik sebagai subdisiplin ilmu forensik, meliputi aspek genetika molekuler, botani forensik, antropologi dan odontologi forensik, entomologi forensik, dan mikrobiologi forensik. Mahasiswa akan mempelajari tentang sumber bukti biologis (mis. cairan tubuh, jaringan, tulang, dsb.) dan bukti biologis individual (mis. golongan darah).  Selain itu akan dipelajari pentingnya sistematika, kajian morfologi dan anatomi untuk identifikasi bukti biologis di tempat kejadian perkara; studi pollen yang berkaitan dengan temuan tentang lokasi kematian, pembusukan dan waktu kematian; serta metode yang diperlukan dalam ilmu forensik,  mencakup metode pemeriksaan untuk golongan darah dan profil protein, haplotyping kromosom seks dan identifikasi jenis kelamin, peran entomologi dalam forensik, termasuk identifikasi serangga dan arthropoda lainnya untuk memperkirakan waktu minimum yang telah berlalu sejak kematian (interval post-mortem minimum/min PMI), fauna serangga sebagai petunjuk situasi tempat kejadian perkara, entomotoksikologi, miasis sebagai petunjuk kelalaian, dan kajian mikroorganisme dalam investigasi biocrime, bioterorisme dan epidemiologi. Tim Dosen Pengampu Matakuliah terdiri dari Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc. (Koordinator Pengampu), Drs. Hari Purwanto. M.P., Ph.D., Dr. Ratna Susandarini, M.Sc., Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng., dan Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.

Pada akhir semester diselenggarakan Kuliah Pakar/Kuliah Tamu Alumni, yang pada Semester Gasal Tahun akademik 2021/2022 ini hadir seorang Alumnus Fakultas Biologi UGM sebagai pembicara yaitu Komisaris Polisi Bowo Nurcahyo, S.Si., M.Biotech. Beliau adalah Alumnus Angkatan 1996, dan saat ini menjabat sebagai Kaur Biologi Serologi Forensik di Bidlabfor Polda Jateng. Pada seri Kuliah Pakar/Kuliah Tamu Alumni yang dilaksanakan pada tanggal 26 November dan 3 Desember 2021, Kompol Bowo menguraikan dengan cukup detil mengenai penanganan barang bukti pada kasus forensik serta syarat teknis pemeriksaanya. Kehadiran beliau dengan penjelasan dan ilustrasi kegiatan penanganan kasus riil di lapangan sangat bermanfaat bagi mahasiswa khususnya, dalam memahami teori dan menambah wawasan bahwa bidang biologi forensik menjadi salah satu di antara sekian banyak bidang yang dapat dipilih untuk meniti karir.

Lokakarya Lanjutan Finalisasi Naskah Akademik untuk Pengembangan Kurikulum dan Program Studi Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaTajuk Senin, 6 Desember 2021

Setelah berhasil menyelenggarakan Lokakarya Finalisasi Naskah Akademik pada tanggal 4 November 2021 bulan lalu, Tim Kurikulum Fakultas Biologi UGM kembali menyelenggarakan Lokakarya Lanjutan untuk menyempurnakan Naskah Akademik Pengembangan Kurikulum dan Program Studi. Acara Lokakarya Lanjutan ini diselenggarakan di Grand Rohan Jogja pada Hari Kamis, Tanggal 2 Desember 2021, dihadiri oleh segenap Pimpinan Fakultas, Departemen, para Kaprodi dan Tim Kurikulum di lingkungan Fakultas Biologi UGM.

Menggunakan format bauran luring dan daring, lokakarya ini menghadirkan narasumber Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dan Kepala Kantor Pusat Riset Biologi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Anang Setiawan Achmadi S.KH., M.Sc. pada sesi pagi dan Ahli Peneliti Pusat Riset Biologi – BRIN, Dr. Atik Retnowati SP., M.Sc. (Ahli Peneliti Madya Bidang Botani) dan Dr. Atit Kanti S.Si., M.Sc. (Ahli Peneliti Utama Bidang Mikrobiologi) pada sesi siang.

Slide 3
Slide 1
Slide 2
Slide 4

Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Ketua Tim Kurikulum Fakultas Biologi UGM menyampaikan kata pengantar dan harapan agar masukan dari para narasumber dapat menyempurnakan naskah akademik untuk dapat diusulkan kepada SA UGM dan kemudian segera ditindaklanjuti dengan penyusunan Kurikulum Program Studi. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Tim Kurikulum dan Para Narasumber yang telah memberikan perhatian, pikiran, waktu dan tenaga untuk menyelesaikan naskah akademik ini.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Biologi UGM Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan bahwa Kantor Pusat Riset Biologi BRIN merupakan salah satu sahabat Fakultas Biologi yang paling utama, karena hampir setiap tahun atau setiap angkatan Alumni Fakultas Biologi UGM bekerja dan berkontribusi untuk BRIN. Beliau berharap agar Fakultas Biologi UGM dan BRIN terus bersinergi dan bekerjasama, serta ada keterlibatan para peneliti di Pusat Riset Biologi BRIN dalam kegiatan belajar mengajar di Fakultas Biologi UGM baik sebagai dosen tamu, pembimbing dan lain sebagainya.

Pada sesi finalisasi naskah akademik, Ketua KOBI memberikan berbagai masukan dan koreksi. Menurut beliau, naskah akademik telah disusun dengan baik dan cukup rinci, tetapi masih harus diperbaiki dan dilengkapi khususnya pada bab-bab tertentu. Secara khusus, Beliau juga berharap agar Fakultas Biologi UGM dapat mengembangkan Program Studi Profesi yang sangat erat kaitannya dengan ilmu Biologi seperti Profesi Kurator, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) dan Pengendali Dampak Lingkungan (PEDAL).

Selanjutnya, Kepala Kantor dan tim Ahli Peneliti Pusat Riset Biologi BRIN mencermati naskah akademik dalam kesesuaiannya dengan beberapa undang-undang dan peraturan menteri dalam penyelenggaraan program studi profesi. Secara rinci, para ahli peneliti tersebut juga mendiskusikan penggunaan konsep dan istilah yang dituliskan dalam naskah akademik terutama dalam kaitannya dengan kegiatan penelitian di Pusat Riset Biologi BRIN.

Setelah mendapat masukan dan koreksi dari para narasumber, tim kurikulum berdiskusi intensif untuk merumuskan dokumen final naskah akademik. Beberapa perbaikan dan penyempurnaan dilakukan, sehingga pada akhir acara naskah akademik dapat diperbaiki menjadi dokumen final.

 

ENTOTALK #2: Yuk Review, Riset Ilmiah Tanpa Nge-Lab

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Jumat, 3 Desember 2021

Pada hari Minggu, 28 November 2021, Divisi Penelitian Kabinet Entoarata dari Kelompok Studi Entomologi (KSE) telah menyelenggarakan kegiatan webinar Entotalk #2. Entotalk merupakan diskusi mengenai topik-topik terkait dunia riset terutama di bidang entomologi. Entotalk 2 kali ini mengusung tema literature review dengan judul “Yuk Review: Riset Ilmiah Tanpa Nge-Lab”. Tema dan judul ini dipilih karena dampak pandemi Covid-19 yang menyulitkan mahasiswa maupun akademisi untuk melakukan penelitian di lapangan dan lab sehingga literature review dapat menjadi alternatif untuk tetap dapat melakukan publikasi artikel ilmiah tanpa perlu ke lapangan atau lab.

Slide 1
Slide 2

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00-10.45 melalui platform Google Meet dan dihadiri oleh 24 peserta yang berasal dari UGM, Univeristas Negeri Medan, Universitas Udayana, Universitas Tadulako, Universitas Pattimura, UNAIR, dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC Delvira Sari, dilanjutkan sambutan oleh Ketua dan Pembina Kelompok Studi Entomologi. Kemudian dilanjutkan pematerian oleh Manap Trianto, M.Sc. Setelah pematerian, dilakukan diskusi dan diakhiri dengan kegiatan penutup serta dokumentasi.

Pematerian yang dibawakan oleh Mas Manap Trianto, M.Sc., adalah tentang pengertian literature review secara umum, kerangka literature review, tips dalam membuat literature review, hingga poin penting yang wajib diperhatikan saat menyusun naskah literature review. [KSE]

Workshop Publikasi November 2021

Rilis BeritaTajuk Rabu, 1 Desember 2021

Sebagai bentuk inisiasi membangun grup riset untuk menghasilkan riset dan publikasi yang berkelanjutan, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan workshop dengan tema “Strategi Menyusun dan Menata Grup Riset untuk Riset dan Publikasi Berkelanjutan” dengan narasumber Prof. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng. dan dipandu oleh Dr.med.vet. Hendry T.S.S.G. Saragih, M.P. sebagai moderator. Workshop tersebut dihadiri oleh 40 dosen Fakultas Biologi, UGM.
Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Workshop yang diselenggarakan pada hari Selasa, 30 November 2021 pukul 13.00-15.00 tersebut diawali pemaparan singkat mengenai perkembangan dan profil riset dan publikasi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja sama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., sebagai pengantar sebelum kegiatan dibuka. Selanjutnya adalah sambutan sekaligus opening speech oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi, UGM, untuk membuka kegiatan workshop. “Mudah-mudahan workshop ini menjadi amal ibadah kita dan setelah workshop ini bisa betul-betul kita implementasikan. Saya yakin Prof. Deen akan sangat senang apabila indikator-indikator di Fakultas Biologi meningkat, yang disampaikan oleh Pak WD sangat tinggi dan sudah bagus tapi perlu ditingkatkan”, ungkap Prof. Budi. Kemudian beliau menambahkan, “Perlu kita syukuri karena pembicara kita itu beliau bisa mengembangkan riset dan publikasi dengan kerja sama riset, karena beliau sebelum menjadi dosen sudah punya pengalaman kerja di dunia industri. Selain itu, beliau setelah Lektor langsung ke Guru Besar dan itu perlu kita contoh. Moderator kita, Pak Hendry Saragih, juga memiliki banyak insight, sehingga pengembangan riset beliau sudah advance.”

 

Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Prof. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng. Sebelum memulai pemaparannya, beliau menjelaskan latar belakang dari terbentuknya Research Group dan bagaimana penerapannya pada Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, UGM. Beliau menyampaikan bahwa, “Kalau kita mau bekerja sama dengan saling menghormati, dengan kerendahan hati masing-masing, ide-ide kreatif itu muncul dan kolaborasi itu muncul”. Kemudian beliau melanjutkan pemaparan materinya dengan memberikan strategi dalam menata grup riset dalam rangka publikasi ilmiah berkelanjutan. Di akhir pemaparannya beliau menjelaskan bahwa “Kita sebagai akademisi dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan pemerintah apabila pembentukan riset grup dapat dilakukan dengan baik.” Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator, dan ditutup oleh Dr. Eko. “Menurut saya penjelasan mengenai roadmap ini tadi sangat menarik, karena banyak orang yang masih melewatkan tentang pentingnya menyusun roadmap. Sedangkan roadmap itu menjadi sesuatu yang dapat mengarahkan ke mana arah research kita. Sehingga banyak orang yang masih tidak tahu arah risetnya kemana. Jadi, saya berterima kasih kepada Prof. Deen karena telah banyak memberikan pencerahan terkait hal itu”, ungkap Dr. Eko sebagai ucapan penutupnya.

DWP UP Fakultas Biologi UGM Juara Lomba Sarung Bantal Kursi Dies Natalis Ke-72 UGM

Rilis BeritaTajuk Senin, 29 November 2021

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-72 Universitas Gadjah Mada dan untuk meningkatkan kreativitas Pengurus dan Anggota, Dharma Wanita Persatuan Universitas Gadjah Mada (DWP UGM) menyelenggarakan lomba membuat sarung bantal kursi kombinasi rajut dan jahit. Tidak ketinggalan DWP Unsur Pelaksana (UP) Fakultas Biologi UGM di bawah koordinasi Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. sebagai Ketua, mengikuti lomba tersebut. Pada lomba yang diselenggarakan tanggal 15—23 November 2021 ini, DWP UP Fakultas Biologi UGM mengirimkan perwakilan yaitu Ibu Indriawati Utami dan Ibu Mulyati.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Lomba kali ini diikuti oleh seluruh UP DWP di lingkungan UGM, dengan cara mengirim video proses menjahit dan merajut sarung bantal kursi dan mengirimkan hasil jadi kepada panitia. Pembuatan video lomba DWP UP Fakultas Biologi UGM disiapkan oleh staf Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi UGM, Muhammad Nabil, S.Si. Video menampilkan proses pembuatan sarung bantal kursi secara keseluruhan, mulai dari penyiapan alat dan bahan, sampai sarung bantal kursi sudah jadi. Alat yang disiapkan oleh Ibu Indriawati dan Ibu Mulyati adalah mesin jahit, penggaris, meteran, pensil warna, hak pen renda, dan gunting. Sedangkan bahan-bahannya adalah kertas pola, kain perca batik, blacu, soft denim, benang jahit dan rajut. Proses pembuatan sarung bantal kursi dimulai dengan penyiapan bagian depan sarung bantal yaitu pembuatan pola, penyiapan kain dan pola untuk selanjutnya dijahit. Kemudian dilanjutkan proses merajut untuk menambah cantik sarung bantal, proses pembuatan lapisan dalam sarung bantal, dan pembuatan bagian belakang sarung bantal. Setelah semua siap, proses terakhir adalah penyatuan bagian depan dan belakang, serta pemasangan renda hasil merajut. Sehingga hasil akhir dari pembuatan sarung bantal kursi terlihat sangat cantik dan menarik.

Pada pengumuman hasil lomba yang dikirim melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan UGM pada tanggal 25 November 2021, DWP UP Fakultas Biologi UGM ditetapkan sebagai Juara I dengan total nilai 2910 mengungguli DWP UP Fakultas Farmasi UGM dengan total nilai 2675 sebagai Juara II dan DWP UP Fakultas Pertanian UGM dengan total nilai 2625 sebagai Juara III.

“Menanam tomat di tepi kali, selamat kepada DWP UP Fakultas Biologi. Sambal tomat pakai terasi, semangat meraih lebih banyak prestasi”

Monitoring dan Evaluasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Senin, 29 November 2021

Kegiatan hibah Pengabdian kepada Masyarakat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) tahun anggaran 2021 telah usai, kegiatan berakhir pada tanggal 19 November 2021 dilanjutkan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi pada tanggal 25 – 26 November 2021. Hibah Pengabdian kepada Masyarakat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) merupakan program pengabdian masyarakat yang mendukung implementasi MBKM bagi mahasiswa program sarjana (S1). Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penerapan ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi kepada masyarakat sehingga menjadi salah satu solusi dalam menghadapi permasalahan lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya serta menjadi bagian dari pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam bermasyarakat.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi diikuti oleh seluruh tim pengusul hibah PkM-MBKM dan khususnya mahasiswa yang mengambil program SKS Membangun Desa pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2021/2022. Total terdapat 20 tim pengusul dari dosen Fakultas Biologi UGM dengan jumlah mahasiswa yang terlibat mencapai 60 orang. Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi tersebar ke 11 Desa Mitra yang terdapat di Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Magelang, hingga Kota Surakarta.

Antusiasme program pengabdian masyarakat ini cukup tinggi di kalangan mahasiswa, terbukti dengan beberapa mahasiswa ikut terlibat dalam beberapa tim meskipun belum mengambil SKS Membangun Desa. Selain itu, mahasiswa yang telah selesai melakukan monitoring dan evaluasi pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 masih ikut turut serta menyelesaikan program hingga akhir.

Tanggapan positif disampaikan oleh pendamping mahasiswa dari mitra yang terlibat. Seluruh perwakilan mitra mengharapkan kegiatan positif ini dapat berkelanjutan, tidak berhenti hanya satu tahun pelaksanaan. Semangat masyarakat juga ikut tumbuh dengan adanya kunjungan, program, dan interaksi yang dilakukan bersama tim dari PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM. Seluruh dosen pengusul juga menyambut baik dan berharap semangat pengabdian dan sosial kemasyarakatan terus terjaga dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa di kampus. Secara khusus, melalui Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerjasama dan Alumni (P2MKSA), Dr. Eko Agus Suyono, M.App menyatakan bahwa Fakultas Biologi akan  berkomitmen untuk dapat melanjutkan dan mengembangkan program ini pada tahun depan. “Diharapkan PkM-MBKM ini sebagai stimulus kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Biologi, sehingga dapat berkembang juga kegiatan pengabdian lain dari dana mitra CSR dan hibah pengabdian masyarakat dari Kemendikbudristek” ujarnya.

Fakultas Biologi UGM Selenggarakan FGD Cascading Kinerja Tenaga Kependidikan

Rilis BeritaTajuk Senin, 29 November 2021

Dalam rangka meenyelaraskan kinerja individu Tenaga Kependidikan dengan kinerja organisasi, UGM telah mengadakan penyesuaian manajemen kinerja pegawai. Untuk mendukung program tersebut, Fakultas Biologi UGM pada Kamis, 25 November 2021 bertempat di Ruang Nusantara, University Club Hotel, menyelenggarakan Focused Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh 15 Tenaga Kependidikan perwakilan dari beberapa unit kerja, yaitu Bagian Akademik Program Sarjana dan Program Pascasarjana, Bagian SDM, Bagian Keuangan, Perpustakaan, Museum, dan Laboratorium.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Adminstrasi (KKA) Fakultas Biologi UGM, Mulyanto, S.T., M.M. Mulyanto menyampaikan terima kasih atas kehadiran dari semua perwakilan unit kerja. “Ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan di luar jaringan (luring) yang dilakukan di luar fakultas, untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kerjasama dari Bapak dan Ibu semua”. Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa jika dulu kinerja pagawai dinilai dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang berdasar template dalam sistem SKP, sekarang harus disusun oleh masing-masing pegawai. Penyusunan rencana kinerja dilakukan secara berjenjang mulai dari Indikator Kinerja Universitas (IKU), Mandat Capaian Kinerja (MCK) Fakultas/Sekolah, indikator kinerja individu pejabat struktural, sampai dengan penetapan indikator kinerja individu non struktural. Di akhir sambutannya Bapak KKA mengharapkan di akhir kegiatan sudah dapat dilihat gambaran rencana kinerja individu untuk masing-masing unit kerja.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM, Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc. Selaras dengan yang disampaikan oleh KKA, Dr. Niken menyampaikan bahwa semua Fakultas/Sekolah di UGM diberi Mandat Capaian Kinerja (MCK). Fakultas Biologi UGM harus mempunyai kinerja baik agar dapat mencapai mandat yang diberikan tersebut, untuk itu diperlukan keselarasan dari Dosen, Tenaga Kependidikan, dan secara tidak langsung juga Mahasiswa. Masing-masing individu harus membuat perencanaan yang selaras dengan mandat yang diberikan oleh UGM. “Mandat dari UGM, akan diturunkan dari pimpinan secara berjenjang ke bawah, sampai ke masing-masing individu” tutur Dr. Niken menutup sambutannya.

Selanjutnya semua yang hadir bekerja secara berkelompok, berdiskusi merumuskan indikator kinerja pegawai sesuai dengan bidang masing-masing. Diskusi dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00. Dari hasil diskusi kelompok dirumuskan usulan indikator kinerja pegawai yang selanjutnya diserahkan kepada KKA.

1…146147148149150…224

Akreditasi

Berita Terakhir

  • BIOENTRI 2026: Open House dan Pengenalan Topik Riset Fakultas Biologi UGM Disambut Antusias Mahasiswa
  • Rooted to Rise: Membangun Rencana Strategis sebagai Langkah Awal Perjuangan BiOSC Melalui Rapat Kerja dan Perayaan Lustrum ke-4
  • Rangkaian Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) #2 KSK Biogama
  • Class to Field: Implementasi Keilmuan Anggrek Melalui Rangkaian Diklat Lapangan di Gunung Gajah Oleh Calon Angkatan Diksar XX
  • Sakura Science Program 2026: 18 Sivitas Fakultas Biologi UGM Ikuti Program Akademik di Yamagata University Jepang
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju