• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • hal. 4
Arsip:

SDG 14 : Ekosistem Lautan

Dosen Fakultas Biologi UGM Lakukan Kegiatan Visiting Scholar di Nanjing University, China

Rilis Berita Senin, 11 Agustus 2025

Yogyakarta – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaringan internasional melalui kegiatan akademik dan kolaborasi riset. Salah satu dosen Fakultas Biologi, Dr. Mukhlish Jamal Musa Holle, baru saja menyelesaikan program visiting scholar di School of Life Sciences, Nanjing University, China, yang berlangsung sejak 20 Juli hingga 7 Agustus 2025.


Kegiatan ini merupakan bagian dari undangan resmi yang diberikan oleh Dr. Jinlin Chen, Assistant Professor di bidang ekologi di Nanjing University (NJU). Dr. Jinlin Chen sendiri merupakan kolega lama Dr. Jamal, di mana keduanya pernah menempuh studi doktoral bersama di University of Oxford, Inggris. Hubungan akademik yang telah terjalin sejak masa studi ini menjadi landasan kuat dalam pengembangan kolaborasi ilmiah lintas negara yang kini mulai diwujudkan dalam bentuk konkret.

Selama berada di NJU, Dr. Jamal terlibat aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan ilmiah. Salah satu agenda utama dalam program visiting scholar ini adalah penyampaian presentasi ilmiah dalam forum NJU Ecology & Evolution Seminar yang rutin diselenggarakan oleh School of Life Sciences. Dalam seminar tersebut, Dr. Jamal membawakan topik berjudul “Biodiversity and Ecosystem Function in Agroecosystem” yang membahas pentingnya pemahaman keanekaragaman hayati dalam konteks pertanian berkelanjutan, serta bagaimana berbagai komponen ekosistem saling berinteraksi dan mempengaruhi produktivitas maupun kestabilan lingkungan.

Presentasi ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para staf pengajar dan mahasiswa pascasarjana NJU. Banyak diskusi konstruktif yang muncul selama sesi tanya jawab, terutama yang berkaitan dengan pendekatan interdisipliner dalam studi ekologi pertanian, serta relevansi temuan-temuan Dr. Jamal terhadap konteks ekosistem Asia Timur dan Asia Tenggara.

Selain kegiatan akademik di dalam kampus, Dr. Jamal juga melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi penelitian utama yang dikelola oleh NJU, yakni kawasan Purple Mountain dan Baohua Mountain National Forest Park. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pendekatan penelitian ekologi yang dilakukan oleh NJU di wilayah hutan pegunungan subtropis. Kedua kawasan tersebut memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi dan telah menjadi pusat studi ekologis yang penting di China Timur. Menariknya, dalam rangkaian kegiatan ini, Dr. Jamal juga memberikan demonstrasi langsung mengenai penggunaan berbagai alat survei keanekaragaman serangga dan metode pengukuran fungsi ekosistem. Alat-alat yang digunakan meliputi perangkap Malaise, perangkap pitfall, dan dekomposisi materi organik.

Kegiatan visiting scholar ini didukung penuh oleh NJU Kerry International Fund, sebuah inisiatif dari Nanjing University yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama akademik internasional dan mendukung mobilitas ilmuwan dari berbagai negara. Dukungan ini mencakup biaya perjalanan, akomodasi, serta fasilitasi kegiatan akademik dan lapangan selama program berlangsung.

Menurut Dr. Jamal, pengalaman ini tidak hanya memperluas wawasan akademiknya secara pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi kolaborasi jangka panjang antara Universitas Gadjah Mada dan Nanjing University. “Kami melihat banyak potensi sinergi, khususnya dalam studi keanekaragaman hayati dan ekologi tropis dan subtropis. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi batu loncatan untuk membangun jejaring riset yang lebih erat antara kedua institusi,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, direncanakan beberapa inisiatif kolaboratif antara UGM dan NJU dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencakup kunjungan balasan dari pihak NJU ke Yogyakarta, pelaksanaan proyek penelitian bersama baik di Indonesia maupun di China, serta penyusunan modul pembelajaran tentang metode survei biodiversitas dan pengukuran fungsi ekosistem yang dapat digunakan secara bersama dalam program pendidikan dan pelatihan kedua universitas.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pula tercipta pertukaran ilmu, teknologi, serta pendekatan riset yang lebih inklusif dan adaptif terhadap tantangan global di bidang konservasi dan pengelolaan sumber daya alam.

Tim Kolaborasi Blue Food Camp UGM Usung Kedaulatan Pangan Laut Berbasis Komunitas di Konferensi Internasional ICMMBT 2025

PrestasiRilis Berita Selasa, 5 Agustus 2025

Tim kolaborator Blue Food Youth Leadership for Climate Crisis: Blue Food Camp 2025 yang terdiri dari mahasiswa dan aktivis lintas bidang dari UGM dan mitra organisasi, telah berpartisipasi dalam 5th International Conference on Integrated Coastal Management and Marine Biotechnology (ICMMBT) yang diselenggarakan oleh IPB University, didukung oleh konsorsium MPA-OECM, pada tanggal 30–31 Juli 2025 di Yogyakarta. Dalam forum ini, Apriliawati S.Si (mahasiswa program magister Biologi), mempresentasikan hasil kajian berjudul “Traditional Harvesting Practices and Blue Food Sovereignty Potential: A Social-Ecological System Perspective from Sidoharjo, Gunungkidul, Yogyakarta.” dibimbing secara akademis oleh Akbar Reza dari Laboratorium Ekologi Konservasi dan Arifah Handayani Hakim sebagai pembimbing lapangan. Kajian cepat ini juga terpilih sebagai salah satu presentasi terbaik dalam konferensi.


Studi ini mengangkat praktik panen laut tradisional dan strategi masyarakat pesisir Kalurahan Sidoharjo dalam menjaga sumber daya alam secara lestari dan berdaulat. Dengan menggunakan pendekatan Social-Ecological System (SES) sebagai system thinking framework, kajian ini menyoroti hubungan erat antara ekosistem laut, pengetahuan lokal, serta partisipasi berbagai pemangku kepentingan khususnya pemuda dan perempuan dalam mendukung kedaulatan pangan laut (blue food sovereignty). Penelitian ini menjadi salah satu luaran penting dari rangkaian kegiatan Blue Food Youth Camp 2025. Kegiatan Blue Food Youth Camp 2025 diselenggarakan oleh Departemen Sosiologi dan Social Research Center FISIPOL UGM, bekerja sama dengan The Climate Reality Project Indonesia, serta melibatkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai komunitas seperti Kalurahan Sidoharjo (Lurah, Carik, Jagabaya, Kamituwo, Ulu-Ulu, Kaur Pangripto), Laboratorium Ekologi dan Konservasi, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi UGM, Kelompok Studi Kelautan UGM, Arah Pangan Indonesia, dan The Climate Reality Project Indonesia. Bagi tim, pencapaian ini bukan hanya keberhasilan akademik, tetapi bentuk penghormatan terhadap pengetahuan lokal dan perjuangan komunitas pesisir yang menjadi inspirasi utama kajian ini. Kegiatan Blue Food Camp dan presentasi hasil kajiannya merupakan bentuk kolaborasi lintas disiplin dan sektor yang melibatkan pemuda, akademisi, serta komunitas pesisir. Kajian ini masih jauh untuk dianggap memiliki berkontribusi nyata dalam membangun kebijakan pangan laut berkelanjutan yang berpihak pada ekologi dan keadilan sosial, namun inisiatif ini diharapkan berkontribusi menggerakan simpul-simpul kolaborasi yang lebih berdampak nyata kedepan.

 

Tim penulis yang terlibat dalam penyusunan artikel konferensi terdiri dari:

  1. Puji Lestari (2023) – Arah Pangan Indonesia, Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  2. Fauza Bahtiar Alim (2021) – Penggalang Herpetologi Indonesia (PHI), Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  3. Apriliawati (2024) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi
  4. Shri Rahmat Rafidpattra (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM, Dewan Energi Mahasiswa (DEM) UGM
  5. Risky Prasetya (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM
  6. Tika Permatasari (2025) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM
  7. Catherine Tedjasaputra (2021) – Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  8. Arifah Handayani Hakim dan Adi Adipratomo – The Climate Reality Project Indonesia
  9. Akbar Reza – Laboratorium Ekologi dan Konservasi Biologi UGM

Dekan Fakultas Biologi UGM Membuka Rakernas KOBI 2025

Rilis Berita Jumat, 1 Agustus 2025

Selasa, 29 Juli 2025 Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional Konsorsium Biologi Indonesia (RAKER KOBI) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Esa Unggul. Kegiatan ini mengusung tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan dan Riset Biologi: Peluang dan Tantangan di Era Digital”, dan menjadi wadah strategis bagi para akademisi dan peneliti biologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.


Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan para tokoh biologi nasional, khususnya kepada Ketua KOBI, Prof. Budi Setiadi Daryono. Ia menekankan pentingnya penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan ilmu biologi, terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di era digital.

Sebagai simbol dimulainya Rakernas, Prof. Budi menyerahkan Pataka Bendera KOBI kepada pihak tuan rumah. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman, pemberian cenderamata, serta sesi foto bersama. Kehadiran Fakultas Biologi UGM dalam forum ini mencerminkan komitmennya dalam memimpin arah pengembangan biologi nasional melalui kolaborasi dan inovasi.

Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Budi menyampaikan topik “Aplikasi AI pada Pembelajaran di Program Studi Biologi”. Ia berbagi pengalaman Fakultas Biologi UGM dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses belajar-mengajar. Pemaparan ini memberikan wawasan baru bagi peserta dalam menerapkan pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi.

Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si. dari Fakultas Biologi UGM juga turut menjadi pembicara dengan membawakan materi mengenai “Peningkatan Akreditasi Jurnal”. Topik ini dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan mutu publikasi ilmiah bidang biologi di Indonesia. Sementara itu, workshop bioinformatika yang dipandu oleh Didik H. Utomo, Ph.D memberikan pelatihan praktis bagi peserta dalam penggunaan AI untuk riset penemuan obat.

RAKER KOBI 2025 berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta yang terdiri dari dosen, peneliti, dan mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi digital di bidang biologi. Fakultas Biologi UGM, melalui peran aktifnya dalam kegiatan ini, menunjukkan kontribusi nyatanya dalam memajukan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu biologi di Indonesia.

Fakultas Biologi UGM, melalui peran aktif dosen yang terlibat dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong integrasi teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam proses pembelajaran dan penelitian. Meski tantangan adaptasi teknologi masih dihadapi, Fakultas Biologi UGM terus berupaya mengembangkan kapasitas sumber daya manusia serta memperluas jejaring kolaborasi nasional dan internasional sebagai langkah nyata menuju pendidikan biologi yang lebih modern.

Tim Biologi UGM Raih Juara 3 dalam Lomba OSEC (Ocean Science Essay Competition) Nasional

PrestasiRilis Berita Rabu, 30 Juli 2025

Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Ocean Science Essay Competition (OSEC) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana. Tim yang beranggotakan Nabila Anggun Kusuma Wardhani, Amarthya Aulia Vadela, dan Fajar Ayu Febriani Mifakhul Jannah, di bawah bimbingan Akbar Reza, S.Si., M.Sc., Mengusung karya berjudul: “Ketimpangan Sarana Prasarana dan Ketergantungan Tengkulak: Program Sekolah Nelayan sebagai Solusi Kemandirian Finansial Masyarakat Pesisir”.


Ocean Scientific Essay Competition adalah sebuah kompetisi esai ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana tiap tahun yang bertujuan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu di lingkungan perairan. Essay yang berjudul:”Ketimpangan Sarana Prasarana dan Ketergantungan Tengkulak: Program Sekolah Nelayan sebagai Solusi Kemandirian Finansial Masyarakat Pesisir” memberikan tawaran solusi untuk meningkatkan kemandirian finansial masyarakat pesisir melalui pendekatan pendidikan dan bentuk inovasi generasi muda yang peduli isu-isu lingkungan perairan. Solusi yang ditawarkan dalam permasalahan ini adalah “SEKOLAH NELAYAN” yang dapat diikuti oleh semua kalangan masyarakat pesisir. Program yang ditawarkan juga meliputi :
  • 1. Pembagian kelompok 2 golongan untuk nelayan (tua dan muda)
  • 2. Sekolah nelayan akan menerapkan kurikulum yang di bagi menjadi beberapa poin dasar yaitu pengajaran adab, ekosistem laut, biodiversitas dan keselamatan kerja
  • 3. Pengajaran kewirausahaan mencakup pengolahan hasil tangkap, pengelolaan limbah, serta pengembangan produk unggulan berbasis hasil tangkap khas daerah.
  • 4. Pelatihan pembuatan sarana prasarana berupa alat tangkap, kapal, hingga tempat penyimpanan.
Essay ini menjadi bukti bahwa mahasiswa biologi saat ini masih sangat peduli dan paham akan isu lingkungan, terkhusus lingkungan perairan yang memiliki potensi Blue Economy. Dengan tagline “Berlaut; Sekolah Nelayan, Ciptakan Inovasi, Jaga kestabilitas Negeri” diharapkan menjadi langkah untuk masyarakat pesisir dapat mengolah dan memasarkan hasil tangkap secara mandiri sehingga mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak.

Fakultas Biologi UGM Gelar Summer Course Internasional Bertema “Sustainable Fisheries and Marine Biodiversity Conservation”

Rilis Berita Senin, 21 Juli 2025

Yogyakarta, 21 Juli 2025 – Fakultas Biologi UGM resmi membuka International Summer Course 2025 yang bertajuk “Sustainable Fisheries and Marine Biodiversity Conservation.” Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai rangkaian dari Lustrum ke-14 Fakultas Biologi UGM. Kali ini, ISC berkolaborasi dengan University of Technology Sydney (UTS) melalui pendanaan New Colombo Plan, Indonesian Language and Culture Learning Service (INCULS) Fakultas Ilmu Budaya UGM, serta Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM.


Usai pelaksanaan Program Bahasa dan Kultur Indonesia yang pada 1 – 11 Juli 2025 dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman pada 14 – 18 Juli 2025 untuk kolaborasi dengan UTS, pembukaan ISC Regular resmi dibuka pada Senin (21/7) pagi di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. ISC ini diikuti oleh 34 partisipan dari 6 negara dan 10 universitas diantaranya University of Technology Sydney (Australia), Chiba University (Jepang), Universiti Tunku Abdul Rahman (Malaysia), Universiti Tun Hussein Onn (Malaysia), Kasetsart University (Thailand), University of the Philippines Los Baños, UGM, UIN Walisongo, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta dan universitas mitra atas partisipasi mereka. Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni Fakultas Biologi tersebut berharap ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi para peserta untuk berkontribusi dalam skala global.

Sambutan selanjutnya dari Kepala Subdirektorat KKN, Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UGM, Prof. Ir. Nanung Agus Fitriyanto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM, menekankan bahwa kegiatan ini membuka kesempatan untuk studi lintas disiplin, sehingga peserta dapat melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.

Koordinator Program Indonesian Language and Culture Learning Service (INCULS), Fakultas Ilmu Budaya UGM, Dr. Wulan Tri Astuti, S.S., M.A., secara khusus menyampaikan terima kasih kepada peserta dari University of Technology Sydney (UTS) yang telah mengikuti program pembelajaran bahasa Indonesia. “Kami berharap ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat dan bisa dipraktikkan kapan pun diperlukan,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur dari Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk immersion program yang menghubungkan universitas dengan komunitas. Beliau menyoroti pentingnya konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia, yang hingga kini masih menghadapi tantangan serius seperti overfishing, illegal fishing, dan polusi plastik.

Melalui program ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan dan mampu berkontribusi aktif dalam upaya konservasi sumber daya hayati secara global. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada SDG 14 (Life Below Water), dengan misi melindungi ekosistem laut dan mendorong praktik perikanan berkelanjutan. Selain itu, program ini berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education) karena menyediakan akses pendidikan internasional berkualitas yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dalam satu wadah pembelajaran kolaboratif, SDG 17 (Partnership for the Goals).

Kolaborasi Mahasiswa Pascasarjana Biologi UGM dalam Youth Leadership Camp for Climate Crisis 2025 Pemuda Bergerak untuk Pangan Laut dan Aksi Iklim Berbasis Komunitas

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 15 Juli 2025

Yogyakarta, 14 Juli 2025 — Blue Food Camp 2025, sebuah program pelatihan kepemimpinan muda berbasis ekologi dan komunitas, telah sukses diselenggarakan pada 11–13 Juli 2025 di Kalurahan Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini mempertemukan 35 mahasiswa terpilih dari berbagai kampus serta 7 pemuda lokal, dalam bootcamp selama 3 hari 2 malam untuk memperkuat kapasitas menghadapi krisis iklim melalui pendekatan blue food system.


Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Biologi UGM, Kelompok Studi Kelautan Biologi UGM, Arah Pangan Indonesia, Climate Reality Indonesia, Departemen Sosiologi dan Social Research Center (SOREC) Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Climateworks Centre Indonesia. Dalam pelaksanaannya, KMP Biologi UGM berperan aktif sebagai ketua pelaksana (Apriliawati, S.Si.), fasilitator lapangan (Tika Permatasari, S.Pd dan Adelfiani, S. Pd), dan panitia pada agenda Diskusi Publik (Nur Ervina Febrianti, S.Pd, dan Ratih Dewianti, S.Pd)

Dimulai dengan Diskusi Multistakeholder: FGD “Blue Food as a Climate Solution”

Sebagai rangkaian awal, telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Blue Food as a Climate Solution” pada 4 Juni 2025 di Auditorium FISIPOL UGM. FGD ini bertujuan menggali potensi, tantangan, dan arah kebijakan terkait pangan laut berkelanjutan dalam kerangka keistimewaan Yogyakarta dan krisis iklim.

FGD ini melibatkan aktor dari berbagai sektor:

  • Prof. Luky Adrianto dari Lembaga Riset Internasional Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan (LRI i-MAR) IPB University
  • Fina Itriyati, Ph.D. (Wakil Dekan FISIPOL UGM)
  • Bahari Susilo, S.Pi., M.S.E. (Dinas Kelautan & Perikanan DIY)
  • Multistakeholder yaitu dari perwakilan Paniradya Keistimewaan DIY, Ulu-ulu Kalurahan Sidoharjo, Ketua Nelayan Gunungkidul, LSM, pelaku UMKM pesisir, dan akademisi kelautan

Diskusi menghasilkan berbagai perspektif yang memperkuat perencanaan dan substansi Blue Food Camp, terutama dalam memosisikan pemuda dan komunitas lokal sebagai pusat transformasi.

Rangkaian Blue Food Camp

Peserta mengikuti rangkaian pembelajaran berbasis pengalaman yang menyatukan pendekatan ilmiah, sosial, dan lokal:

Hari 1 – 11 Juli 2025

  • Sesi pembekalan: Ocean Leadership, Collaborative Action, Stakeholder Engagement
  • Perjalanan ke Kalurahan Sidoharjo
  • Anjangsana dan interaksi komunitas

Hari 2 – 12 Juli 2025

  • Studi sosial: Desa Maritim Sidoharjo
  • Studi ekologi: Pantai Slili–Sundak
  • Penugasan aksi individu dan refleksi malam keakraban

Hari 3 – 13 Juli 2025

  • Penyusunan dan presentasi Rencana Aksi
  • Evaluasi dan penutupan kegiatan

Kontribusi KMP Biologi UGM

Sebagai mitra kolaboratif, KMP Biologi UGM berperan aktif dalam:

  • Penyusunan desain program berbasis pengetahuan lokal dan ekologis
  • Penyediaan mentor lapangan dari bidang konservasi dan studi pesisir
  • Fasilitasi refleksi peserta dan rencana tindak lanjut aksi pasca-camp

Keterlibatan ini menjadi wujud peran strategis mahasiswa pascasarjana dalam advokasi iklim dan pemberdayaan komunitas pesisir.

Dampak dan Tujuan

Blue Food Camp 2025 mendukung:

  • Peningkatan kapasitas pemuda sebagai agen perubahan
  • Penguatan jejaring pemuda dan perempuan untuk pembangunan ekonomi biru
  • Pemajuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti:
    • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
    • SDG 13: Aksi Iklim
    • SDG 14: Ekosistem Laut
    • SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan

 

Penutup

Dengan semangat kolaborasi, Blue Food Camp 2025 menunjukkan bahwa pelibatan lintas sektor, khususnya pemuda dan komunitas, menjadi kunci menciptakan solusi iklim yang adil dan kontekstual. Partisipasi aktif KMP Biologi UGM memperkuat posisi mahasiswa sebagai aktor strategis dalam gerakan perubahan, dari kampus hingga pesisir.

Narahubung: 081367522447 Divisi Kajian Strategis dan Keilmuan KMP
📧 Email: apriliawati2001@mail.ugm.ac.id
📲 Instagram: @kmpfabiogama

SEMINAR HASIL PENELITIAN MAHASISWA PROGRAM DOKTOR BIOLOGI SEMESTER GENAP 2024/2025

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 15 Juli 2025

Pada tanggal 8 Juli 2025 telah dilakukan kegiatan Seminar Hasil Penelitian oleh 40 Mahasiswa Program Doktor Biologi di Lobby Gedung B Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Agenda tersebut dilaksanakan sebagai media bagi Mahasiswa Program Doktor Biologi untuk menyampaikan hasil penelitian selama satu Semester Genap 2024/2025 kepada tim promotor dan rekan mahasiswa lainnya serta pengunjung. Kegiatan tersebut terselenggara dengan bantuan dari beberapa anggota KMP Fakultas Biologi UGM, yaitu; Akbar Setiawan S.Si., Eria Rosanti N.H., S.Si, Felisitas Meli Podhi, S.Si., Imran Sadewo, S.Si., Sekar Rahayu, S.Si. dan Uliya Marifati A.F. S.Si.


Rangkaian kegiatan Seminar Hasil Penelitian dimulai pukul 08.00 WIB dan dipandu oleh Felisitas Meli Podhi, S.Si. selaku Master of Ceremony. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi UGM. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan kegiatan dari Ketua Program Studi Doktor Biologi, Prof. Dr. Endah Retnaningrum, S. Si., M. Eng. Pada laporannya, beliau menginformasikan adanya inovasi dari kegiatan yang berbeda dengan kegiatan sebelumnya, yaitu adanya penentuan poster terbaik yang akan dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri dari Ketua Program Studi Sarjana, Ketua Program Studi Magister, Ketua Program Studi Doktor dan Ketua Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S. Si., M. Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja keras dalam mempersiapkan kegiatan Seminar Hasil Penelitian. Beliau juga menekankan pentingnya peran penelitian, khususnya di bidang biologi, dalam menghadapi tantangan di era teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) saat ini. Dalam era ini, kontribusi penelitian menjadi sangat krusial untuk memastikan bahwa perkembangan teknologi tetap selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan kebutuhan manusia serta lingkungan. Oleh karena itu, lulusan program doktor diharapkan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif dan visioner terhadap perkembangan teknologi mutakhir. Lebih lanjut, beliau mendorong mahasiswa program doktor untuk lebih disiplin dalam manajemen waktu agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Beliau juga menghimbau agar mahasiswa yang sudah menyelesaikan perkuliahan pada semester pertama, pada semester kedua dapat segera mengikuti ujian komprehensif.  Selain itu, beliau menekankan pentingnya peran promotor dalam melakukan pemantauan secara berkala terhadap kemajuan studi mahasiswa bimbingan, guna mencegah keterlambatan penyelesaian studi. Akhir sambutannya, beliau berharap lulusan Program Doktor Biologi UGM dapat menjadi tenaga profesional yang siap berkarya dan turut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program-program pemerintah di bidang sains dan pembangunan berkelanjutan.

Acara berikutnya dilanjutkan dengan presentasi poster dan diskusi oleh mahasiswa program doktor dengan Tim Promotor serta pengunjung dimulai pada 08.30 WIB dan diakhiri pada 12.00 WIB. Setelah sesi istirahat acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang poster terbaik dan poster favorit pengunjung. Pemenang poster terbaik pertama diraih Noor Nailis Sa’adah, S. Si., M. Sc., dari Kelompok Penelitian II. Pemenang poster terbaik kedua diraih oleh Anis Nurwidiyati, S. Si., M. Sc., dari Kelompok Penelitian II. Pemenang poster terbaik ketiga dan sekaligus poster favorit diraih oleh Rizky Danang Susetyo, S.Si., M.Si. dari Kelompok Penelitian II.

Adanya kegiatan seminar hasil penelitian mahasiswa Program Doktor Biologi yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi media untuk monitoring progres penelitian mahasiswa. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai salah satu agenda untuk memastikan mahasiswa Program Doktor Biologi dapat menyelesaikan penelitiannya dan lulus tepat waktu. Adanya masukan, saran, dan kritik dalam kegiatan tersebut dapat menjadi perbaikan dalam merancang publikasi dan membantu mahasiswa dalam menyelesaikan penelitiannya.

Dekan Fakultas Biologi UGM: Keberlanjutan Pulau Kecil, Tanggung Jawab Kita Bersama

Rilis Berita Selasa, 8 Juli 2025

Aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil kembali menuai sorotan tajam. Eksploitasi sumber daya seperti nikel dan pasir kuarsa di wilayah yang secara ekologis rentan ini dinilai membahayakan keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati yang unik dan tak tergantikan. Pulau kecil memiliki daya dukung terbatas sehingga sangat rentan terhadap kerusakan lingkungan.

Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Budi Setiadi Daryono, mendesak pemerintah untuk menghentikan aktivitas tambang di pulau kecil. Menurutnya, pulau kecil memiliki ekosistem khas yang tidak mampu menahan tekanan eksploitasi. “Begitu dieksploitasi, dampaknya langsung terasa,” ujarnya pada Senin (23/6).

Budi menjelaskan bahwa dampak kerusakan tidak hanya terjadi di daratan, tetapi juga meluas ke ekosistem laut. Sedimentasi dari kegiatan tambang menyebabkan air laut menjadi keruh, menghambat cahaya matahari yang penting bagi lamun, ganggang, mikroalga, dan terumbu karang. Tak hanya itu, penggunaan bahan kimia dalam proses tambang juga mencemari air dan masuk ke dalam rantai makanan laut.

Ia juga menyoroti dampak pencemaran suara dan cahaya dari tambang terhadap perilaku spesies tertentu. Penyu, misalnya, enggan bertelur jika terkena cahaya terang, sedangkan hiu paus dan burung sensitif terhadap kebisingan. Ia menyebut Raja Ampat sebagai contoh kawasan yang sangat bernilai ekologis dan perlu dilindungi karena menjadi tempat pemulihan alami biota laut yang kini langka di dunia.

Prof. Budi menekankan bahwa potensi wilayah seperti Raja Ampat seharusnya diarahkan ke pengembangan ekowisata dan perikanan berkelanjutan, yang manfaatnya lebih nyata dan merata bagi masyarakat. Menurutnya, sektor ini lebih menjanjikan secara jangka panjang dibandingkan tambang yang kerap membawa kerusakan lingkungan.

Ia menutup dengan menegaskan pentingnya kebijakan berwawasan lingkungan yang berpihak pada rakyat dan masa depan. Menjaga biodiversitas bukan sekadar wacana, tetapi tanggung jawab antar generasi. “Kearifan lokal kita sudah lama mengajarkan kecintaan pada alam secara bertanggung jawab,” pungkasnya.



Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/merusak-ekosistem-dan-keanekaragaman-hayati-pakar-ugm-desak-hentikan-aktivitas-tambang-di-pulau-kecil

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Gasal)

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 8 Juli 2025

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Fakultas Biologi Universita Gadjah Mada telah sukses dilaksakan pada hari Rabu, 2 Juli 2025. Pembukaan acara seminar ini dilakukan secara luring (luar jaringan) bertempat di Gedung A Ruang Kuliah 5A, Lantai 3 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Seminar Proposal Penelitian Tesis juga dihadiri oleh Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si, M.Si selaku Ketua Program Magister Biologi. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc sebagai Dekan Fakultas Biologi, dan Prof. Bambang Retnoaji, M.Sc., Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., sebagai Wakil Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara Seminar Proposal Penelitian Tesis ini ditujukan untuk mahasiswa program magister angkatan 2024 (Semester Gasal) dan mahasiswa byresearch dengan total peserta 57 mahasiswa dengan dibersamai oleh dosen pembimbing atau supervisor. Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Gasal) dimulai dengan pembukaan oleh MC, saudari Zidni Meirizka Utami. Para peserta kemudian bersama-sama secara syahdu menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada serta Mars Biologi.


Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua program studi magister Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan terima kasih untuk seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan seminar proposal, khususnya mahasiswa dan teman-teman panitia yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Seminar proposal. Ketua program studi mengamanahkan agar para mahasiswa menjaga semangat dan berfokus pada tahap selanjutnya yakni ujian komprehensif agar bisa segera melakukan penelitian dan dapat lulus tepat waktu dengan hasil nilai yang baik. Sambutan terakhir sekaligus dengan pembukaan acara disampaikan oleh dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau pertama-tama mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh mahasiswa dan dosen yang antusias mengikuti acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas kuantitas jumlah mahasiswa yang memiliki progress cepat dalam menjalankan tahapan tugas akhir tesis. Namun, beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kuantitas juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas penelitian yang baik. Sambutan ditutup dengan pengingat bahwa seluruh mahasiswa harus selalu menjaga konsentrasi dan manajemen waktu penelitian agar tugas akhir tesis dapat selesai tepat waktu tanpa adanya perpanjangan masa studi.

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program MagisterAngkatan 2024/2025 (Semester Gasal)Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Fakultas Biologi UniversitasGadjah Mada telah sukses dilaksakan pada hari Rabu, 2 Juli 2025. Pembukaan acara seminar ini dilakukan secara luring (luar jaringan) bertempat di Gedung A Ruang Kuliah 5A, Lantai 3 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Seminar Proposal Penelitian Tesis juga dihadiri oleh Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si, M.Si selaku Ketua Program Magister Biologi. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc sebagai Dekan Fakultas Biologi, dan Prof. Bambang Retnoaji, M.Sc., Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., sebagai Wakil Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara Seminar Proposal Penelitian Tesis ini ditujukan untuk mahasiswa program magister angkatan 2024 (Semester Gasal) dan mahasiswa byresearch dengan total peserta 57 mahasiswa dengan dibersamai oleh dosen pembimbing atau supervisor. Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Gasal) dimulai dengan pembukaan oleh MC, saudari Zidni Meirizka Utami. Para peserta kemudian bersama-sama secara syahdu menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada serta Mars Biologi. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua program studi magister Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan terima kasih untuk seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan seminar proposal, khususnya mahasiswa dan teman-teman panitia yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Seminar proposal. Ketua program studi mengamanahkan agar para mahasiswa menjaga semangat dan berfokus pada tahap selanjutnya yakni ujian komprehensif agar bisa segera melakukan penelitian dan dapat lulus tepat waktu dengan hasil nilai yang baik. Sambutan terakhir sekaligus dengan pembukaan acara disampaikan oleh dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau pertama-tama mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh mahasiswa dan dosen yang antusias mengikuti acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas kuantitas jumlah mahasiswa yang memiliki progress cepat dalam menjalankan tahapan tugas akhir tesis. Namun, beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kuantitas juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas penelitian yang baik. Sambutan ditutup dengan pengingat bahwa seluruh mahasiswa harus selalu menjaga konsentrasi dan manajemen waktu penelitian agar tugas akhir tesis dapat selesai tepat waktu tanpa adanya perpanjangan masa studi. Acara kemudian dilanjutkan dengan para peserta dan dosen pembimbing diarahkan menuju ke ruang masing-masing yang telah ditentukan. Seminar dilaksanakan di Gedung A lantai 3 dengan menggunakan 4 ruangan yang berbeda, yakni Ruang Kuliah 5A, Ruang Kuliah 6, Ruang Kuliah 7, dan Ruang Sidang Atas 3A. Pelaksanaan seminar dibersamai oleh moderator yakni Tika Permatasari pada Ruang Kuliah 5A, Herawati Nugrahayu pada Ruang 6, Zenith Caitra Ardhenareshavari pada Ruang 7 dan pada Ruang Sidang Atas 3A oleh Sri Garcinia Lathifah. Agenda seminar kemudian dibagi menjadi empat sesi dimana setiap sesi diisi oleh empat mahasiswa presenter. Masing-masing presenter menyampaikan proposal tesisnya dalam waktu 10 menit sehingga penyampaian proposal berjalan dalam waktu 40 menit pada tiap sesi. Secara umum tujuan dari seminar proposal adalah untuk mengetahui pemahaman, dasar teori dan akar permasalahan penelitian yang akan dilaksanakan mahasiswa. Sesi kemudian diakhiri dengan diskusi, tanya-jawab serta umpan balik (feedback) bersama para partisipan ruangan yang berjalan selama 20 menit. Masukan, saran, perbaikan serta arahan diharapkan dapat diterima dan ditambahkan pada susunan proposal yang telah ditulis. Simpulan urgensi, hasil diskusi dan klarifikasi tanya-jawab disampaikan pula oleh dosen pembimbing kepada para audiens.
Kegiatan diakhiri pada pukul 12.00 yang ditutup oleh moderator pada setiap ruang dengan ucapan selamat kepada para peserta seminar beserta ucapan terima kasih untuk seluruh partisipan acara.

[Penulis: Adian Dwi Sulistio]

Pembukaan dan Courtesy Dinner Summer Course Internasional: Kolaborasi Fakultas Biologi UGM dan University of Technology Sydney Yogyakarta, 30 Juni 2025

Rilis Berita Selasa, 1 Juli 2025

Yogyakarta, 30 Juni 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi membuka program International Summer Course on Sustainable Fisheries and Marine Biodiversity Conservation melalui acara makan malam yang hangat pada Senin, 30 Juni 2025, bertempat di Restoran Ikan Bakar Cianjur (IBC), Palagan, Yogyakarta. Acara ini menjadi momen penting dalam menyambut tujuh mahasiswa dari University of Technology Sydney (UTS), yang akan mengikuti program selama 26 hari penuh dengan aktivitas akademik dan budaya di Yogyakarta dan sekitarnya. Program ini disponsori oleh New Colombo Plan.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh para pimpinan dari UGM dan UTS, termasuk Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM; Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni; Dr. Tyas Ikhsan Hikmawan, selaku Kepala Office of International Affairs (OIA) UGM; serta Dr. Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua OIA Fakultas Biologi UGM. Dari pihak UTS hadir Dr. Megan Murray, dosen pendamping program summer course. Turut hadir pula Dr. Wulan Rahmiati, M.Hum., Koordinator Program INCULS UGM; Ibu Destina Kawanti, S.Si., M.IP., Ketua Tim Kerja Kemitraan dan Program KKN dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM. Para liaison officer (LO) dan panitia dari kalangan mahasiswa Fakultas Biologi UGM juga turut mendampingi para peserta internasional selama kegiatan berlangsung.

Dalam sambutannya, Dr. Eko Agus Suyono menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen UGM dalam mendukung kolaborasi internasional yang mengangkat isu-isu keberlanjutan, khususnya dalam bidang perikanan dan konservasi biodiversitas laut. Ia juga menyoroti pentingnya interaksi lintas budaya serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan berbasis komunitas sebagai bagian dari pendekatan pendidikan holistik yang diusung oleh UGM.

Dr. Wulan Rahmiati menambahkan bahwa selain pembelajaran akademik, para peserta juga akan memperoleh pembelajaran kontekstual melalui kelas Bahasa Indonesia dan pengenalan budaya lokal yang difasilitasi oleh INCULS. Pelatihan bahasa ini diharapkan menjadi pintu masuk penting untuk membangun interaksi yang bermakna antara peserta dan masyarakat lokal.

Sementara itu, Dr. Megan Murray menyampaikan apresiasi tulusnya atas sambutan hangat dari UGM. Ia menyatakan bahwa mahasiswa UTS sangat antusias untuk belajar, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari kehidupan sosial, budaya, dan alam Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Sebagai penutup acara, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono menyampaikan harapannya agar program ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring internasional, dan penumbuhan kesadaran lintas negara mengenai isu-isu lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan ekosistem laut dan pesisir. Ia juga menekankan peran penting generasi muda dalam membangun masa depan yang berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama sekitar satu bulan ke depan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti kelas Bahasa Indonesia di INCULS, kegiatan pengabdian masyarakat bersama program KKN UGM, kuliah daring dari para pakar akademik dari berbagai institusi seperti Universitas Gadjah Mada, University of Technology Sydney, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Universiti Tunku Abdul Rahman, Chiba University, University of Leiden, University of the Philippines Los Baños, Universiti Malaysia Sabah, Universitas Hasanuddin dan lainnya. Program ini juga mencakup ekskursi lapangan ke Pantai Porok, pelatihan permakultur di Bumi Langit, kunjungan edukatif ke Museum Biologi, serta eksplorasi budaya ke situs-situs bersejarah penting seperti Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Museum Sonobudoyo, Keraton Yogyakarta, kawasan heritage Kotagede, Makam Raja-raja di Imogiri, dan lainnya

Malam itu ditutup dengan suasana hangat dan penuh keakraban, menandai dimulainya perjalanan pembelajaran lintas budaya dan lintas disiplin yang akan memperkaya pengalaman akademik dan personal seluruh peserta.

Program ini juga secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran lintas budaya dan peningkatan kapasitas mahasiswa secara global; SDG 14 (Ekosistem Lautan) dengan mendorong pemahaman dan konservasi biodiversitas laut; SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi internasional antara UGM dan UTS; serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui kegiatan pengabdian masyarakat, pelatihan permakultur, dan peningkatan kesadaran tentang pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
(Nur Indah Septriani)

 

123456…20

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju