• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 14 : Ekosistem Lautan

Peran Fakultas Biologi UGM dalam Workshop Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan HKI Bersama BRIN

Rilis Berita Kamis, 2 Oktober 2025

Yogyakarta, 1 Oktober 2025 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan aktif dalam Workshop Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Masa Depan Berkelanjutan yang menjadi wujud sinergi antara UGM dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Acara yang berlangsung di Balai Senat, Kantor Pusat UGM pada Rabu (1/10) pukul 12.00–16.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pengarah BRIN, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, serta menghadirkan narasumber utama yaitu Dr. Bambang Kesowo, S.H., LL.M. (Dewan Pengarah BRIN), Dr. Laksana Tri Handoko (Kepala BRIN), dan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. (Dekan Fakultas Biologi UGM). Acara dipandu oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM.


Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., dalam sambutannya menegaskan komitmen UGM dalam pemanfaatan dan perlindungan biodiversitas. UGM, katanya, terus mendorong kapasitas riset dan inovasi berbasis biodiversitas melalui berbagai fasilitas unggulan seperti Manajemen Laboratorium Terpadu (MLT), Bank Genetik PIAT, serta fasilitas yang dikembangkan di Fakultas Biologi, yakni Integrated Genome Factory (IGF) sebagai National Sequencing Center, Porok Marine Research Station, Gedung Moeso Suryowinoto Indonesia Biodiversity Center (MSIBC), hingga Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH) yang menjadi program pertama di Asia Tenggara. Selain itu, UGM juga berperan dalam inisiasi penyusunan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI). “Semoga UGM bersama BRIN dapat menciptakan pusat riset biodiversitas tropika kelas dunia yang menjadi gerakan dan capaian untuk masa depan yang lebih gemilang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kusno Wibowo, S.T., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY yang mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menekankan pentingnya perlindungan kekayaan hayati. Ia memaparkan pengembangan kebun plasma nutfah pisang di Yogyakarta yang kini menjadi pusat genetik pisang terbesar di Indonesia. Selain itu, ia menyoroti pentingnya program pendaftaran merek bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk melindungi karya cipta dari pembajakan sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun global. “Workshop ini semoga memperkuat komitmen kita menuju masa depan yang lestari, berdaya saing, dan bermartabat,” ungkap Kusno.

Sesi paparan narasumber kemudian menghadirkan berbagai perspektif. Dr. Bambang Kesowo menyoroti aspek politik dalam perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dr. Laksana Tri Handoko menyampaikan arah kebijakan riset biodiversitas yang saat ini tengah dijalankan oleh BRIN. Sementara itu, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono memaparkan status dan tren Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI).

Dalam penjelasannya, Prof. Budi menegaskan sejarah panjang peran Fakultas Biologi UGM dalam pengelolaan biodiversitas Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian, termasuk sebagai inisiator penyusunan IBI bersama Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dan Yayasan WWF-Indonesia. IBI diharapkan dapat menjadi instrumen ilmiah untuk mengukur status, tren, serta dampak pembangunan terhadap keanekaragaman hayati, sekaligus menjadi dasar perumusan kebijakan pengelolaan lahan dan konservasi di Indonesia.

Acara workshop ditutup dengan pesan penutup dari Prof. Megawati Soekarnoputri yang memberikan dorongan moral kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa menjaga dan melestarikan kekayaan biodiversitas Indonesia merupakan tanggung jawab seluruh bangsa. “Kita sebagai putra putri bangsa harus lebih mengenal Indonesia, mencintai, dan menjaga tanah air kita. Semoga Indonesia tetap Jaya, Abadi, dan Lestari,” pesan Prof. Megawati.

Seusai penutupan, beliau bersama Rektor UGM Prof. Ova Emilia dengan didampingi Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. selaku dosen Fakultas Biologi UGM, melakukan kegiatan penyilangan anggrek epifit endemik Gunung Merapi, Vanda tricolor. Hibrida baru hasil budidaya ini kemudian diberi nama Vanda tricolor var. suavis form. Merapi “Megawati Soekarnoputri” sebagai bentuk penghargaan terhadap peran beliau dalam penguatan riset biodiversitas nasional.

Selama workshop, Fakultas Biologi UGM juga menggelar mini expo bersama BRIN dan UGM Science Technopark yang menampilkan hasil-hasil riset unggulan. Beberapa di antaranya adalah inovasi pengembangan tebu (Saccharum officinarum L.) melalui Smart Breeding System oleh Dr. Ganies Riza Aristya, produksi biodiesel dari lipid mikrobia Mucor irregularis asal Indonesia oleh Dr. Miftahul Ilmi, pengembangan bakteriofaga sebagai biokontrol patogen food borne oleh Dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar, serta standarisasi Bio-Cathrantine (Tapak Dara, Paten IDP00038766) untuk pemuliaan tanaman pangan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono. Empat penelitian ini merupakan hasil pendanaan dari BRIN melalui program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) 2025.

Selain riset tersebut, Fakultas Biologi juga memamerkan capaian penelitian lain, seperti penemuan spesies baru, aktivitas Center for Tropical Biodiversity (CENTROBIO), serta layanan multi-omik dari Integrated Genome Factory (IGF) untuk mendukung pendataan genomik biodiversitas Indonesia.

Keterlibatan Fakultas Biologi UGM dalam workshop ini semakin menegaskan posisinya sebagai pusat keunggulan riset biodiversitas tropika di Indonesia. Sinergi yang dibangun antara UGM, BRIN, dan pemerintah daerah diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan, dengan menekankan perlindungan biodiversitas, penguatan HKI, serta inovasi riset yang mampu bersaing secara global.

Tim Biologi Universitas Gadjah Mada Raih Bronze Medal dalam Lomba International Student Competition di Universitas Mataram

PrestasiRilis Berita Selasa, 16 September 2025

Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang International Student Competition (ISC) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram pada 6–8 September 2025. Tim yang beranggotakan Erdziva Syifa Ivanka (Biologi 2024), Ailsa Zayyan Aspasia (Biologi 2024), Ayudya Fadilla (Biologi 2024), dan Hasna Nur Istiana (Biologi 2024), di bawah bimbingan Akbar Reza, S.Si., M.Sc., mengambil subtema Environment dengan mengusung karya berjudul “Innovative Urban Water Management: Tackling Flooding in Yogyakarta Through Community-Based Low-Impact Interventions.”

International Student Competition (ISC) merupakan ajang tahunan yang mencakup berbagai kegiatan, seperti kompetisi esai, mini seminar, pameran poster, dan pertunjukan budaya. Melalui kompetisi ini, peserta memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta kolaborasi dalam konteks internasional. Selain itu, kegiatan ini membuka ruang untuk memperluas jejaring akademik dan profesional dengan mahasiswa dari berbagai negara, sekaligus meningkatkan pemahaman lintas budaya terhadap isu-isu global, seperti pembangunan berkelanjutan dan inklusi sosial.

Esai berjudul “Innovative Urban Water Management: Tackling Flooding in Yogyakarta Through Community-Based Low-Impact Interventions” menawarkan gagasan strategis untuk menghadapi tantangan banjir di kawasan perkotaan melalui pendekatan berbasis komunitas yang ramah lingkungan. Konsep tersebut diwujudkan melalui penerapan metode biopore infiltration holes (BIH), rain garden, agroforestry, dan zero run-off concept.

Program yang disarankan, yaitu:

  1. One household, one biopore program to support sustainable urban water management
  2. Establish partnerships with local government to adress drainage issues and enhance green open spaces to strengthen long-term resilience.

Karya ini diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip ramah lingkungan.

Kolaborasi Fakultas Biologi UGM dan Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo: Pelatihan Pemanfaatan Eceng Gondok menjadi Ecoenzim dan Silase Pakan Ternak

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 11 September 2025

Sobokerto, 11 September 2025 – PT. Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo bekerja sama dengan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Ecoenzim dan Silase Pakan Ternak dari Bahan Baku Eceng Gondok. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Sobokerto ini berlangsung pada pukul 10.30–13.00 WIB dan dihadiri oleh 40 peserta dari tiga kelompok masyarakat, yaitu Kelompok Tani Ngudi Makmur, Kelompok Karamba Tirtokahuripan, dan Kelompok Jaring Apung Sumber Rezeki.


Acara dibuka dengan sambutan Lurah Sobokerto, Bapak Surahmi, dan Junior Supervisor RSD AFT Adi Sumarmo, Bapak Shoiful Amri. Pelatihan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Siti Nurbaeti, S.Si. yang memaparkan materi mengenai pemanfaatan ecoenzim dari eceng gondok, serta Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si. yang memberikan materi dan praktik pembuatan silase pakan ternak. Setelah penyampaian materi, seluruh peserta terlibat dalam praktik langsung pembuatan ecoenzim dan silase. Menariknya, seluruh peserta sebelumnya belum mengenal teknologi ini, namun menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pelatihan.

Acara ini juga dihadiri oleh Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., mahasiswa program doktor Fakultas Biologi UGM, yang turut berperan dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, yakni mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. Sebagai bentuk penguatan kerja sama, pada kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo dengan Fakultas Biologi UGM.

Kegiatan ini memiliki relevansi yang kuat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat mengolah eceng gondok yang selama ini dianggap sebagai gulma menjadi produk ramah lingkungan yang bermanfaat. Pemanfaatan eceng gondok untuk ecoenzim dan bioabsorben berkontribusi terhadap peningkatan kualitas air dan kelestarian ekosistem perairan, mendukung tujuan SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak serta SDG 14 tentang Ekosistem Laut. Produksi silase pakan ternak membantu menjaga ketahanan pangan hewani dan mendukung SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan. Pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna mendukung konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab sebagaimana tertuang dalam SDG 12, sementara kolaborasi antara perusahaan, perguruan tinggi, dan masyarakat mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Sobokerto semakin berdaya dalam mengelola potensi lingkungan sekitar, sekaligus mewujudkan keberlanjutan ekonomi, ekologi, dan sosial melalui pemanfaatan eceng gondok menjadi produk yang bernilai tambah.

Pelantikan Kurator Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi UGM Tahun Akademik 2024/2025

Rilis Berita Senin, 8 September 2025

Fakultas Biologi UGM melaksanakan Pelantikan Kurator Keanekaragaman Hayati yang pertama pada Tahun Akademik 2024/2025 pada hari Kamis, 4 September 2025, bertempat di Auditorium Biologi Tropika. Acara ini diikuti oleh 17 peserta pelantikan, serta dihadiri oleh orang tua atau wali masing-masing. Prosesi dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi. Setelah itu, Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., secara resmi membuka upacara pelantikan.
Selanjutnya, laporan wisuda disampaikan oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa pada periode ini terdapat total 17 peserta pelantikan. Asal pendidikan berasal dari Sarjana (12 orang), Magister (2 orang) dan Doktoral (3 orang). Dari total lulusan tersebut, tercatat 10 lulusan pria dan 7 lulusan wanita, dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif  (IPK) 3,93 serta masa studi relatif singkat, yakni 11 bulan 12 hari. Prestasi akademik yang membanggakan diraih oleh seluruh peserta, dengan IPK tertinggi 4,00 dan 17 orang memperoleh predikat kelulusan dengan pujian (cumlaude). Dua di antaranya adalah Bima Kurniawan dan Edwin Setiawan, yang berhasil meraih IPK sempurna. Dengan bertambahnya 17 lulusan ini, jumlah total alumni Fakultas Biologi UGM mencapai 8.366 orang. Kehadiran para kurator keanekaragaman hayati ini diharapkan dapat memperkuat peran Indonesia dalam upaya konservasi sumber daya genetik, pelestarian ekosistem, dan pengembangan ilmu biologi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan hasil kelulusan dan penyerahan Sertifikat Profesi oleh Dekan Fakultas Biologi, diikuti dengan penyerahan Sertifikat Kompetensi oleh Ketua Indonesian Biologist Association (IBA), serta penyerahan topi profesi sebagai simbol resmi kelulusan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengucapan Panca Prasetia Alumni yang dipimpin oleh Edwin Setiawan selaku perwakilan lulusan, yang diikuti oleh seluruh peserta. Seusai pengucapan janji alumni, dilakukan penandatanganan dokumen alumni oleh para kurator keanekaragaman hayati yang baru dilantik, disaksikan langsung oleh Dekan Fakultas Biologi. Prosesi berikutnya adalah penyematan Pin Kagama oleh Wakil Dekan Bidang P2MKSA dan Pin Kabiogama oleh Ketua Kabiogama kepada perwakilan lulusan, yaitu Bintang Jalu Rais Al-amin dan Indira Nurul Qomariah. Dalam suasana khidmat, seluruh lulusan kemudian mengikuti pengucapan Sumpah Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati yang dipimpin oleh Ketua IBA. Setelah itu, Ketua IBA juga menyematkan Pin IBA kepada perwakilan lulusan Thoriq Teja Samudra, yang sekaligus menandai bergabungnya para lulusan dalam keluarga besar IBA. Sesi selanjutnya diisi dengan sambutan wakil kurator yang disampaikan oleh Bima Kurniawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan, sekaligus menekankan pentingnya peran kurator dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia melalui penelitian, konservasi, dan edukasi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua IBA, Dr. Drs. KRT. Ario S. Setiadi, MM., Ph.D., CPM., CHRM., yang memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan dan mendorong mereka untuk menjaga semangat profesionalisme dan integritas dalam berkarya. Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., yang menegaskan bahwa kehadiran kurator keanekaragaman hayati menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan global, terutama terkait hilangnya biodiversitas, perubahan iklim, dan kebutuhan akan tenaga ahli yang berkompeten di bidang konservasi. Menjelang akhir acara, doa bersama dipimpin oleh Muhammad Dimas Cahya Rohman Kusuma, S.Psi., untuk memohon keberkahan atas ilmu yang diperoleh serta keberhasilan dalam pengabdian para lulusan. Acara kemudian ditutup oleh MC dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara lulusan, jajaran pimpinan Fakultas Biologi, serta perwakilan IBA. [Penulis: KMP]

Upacara Melepas Wisudawan-Wisudawati Program Sarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Periode IV Tahun Akademik 2024/2025

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 28 Agustus 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan acara pelepasan wisudawan-wisudawati Program Sarjana pada Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 yang berlangsung pada Rabu, 27 Agustus 2025 di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM. Sebanyak 147 wisudawan-wisudawati dilepas untuk secara resmi menyandang gelar Sarjana Sains (S.Si.) maupun Bachelor of Science (B.Sc.). Acara yang penuh khidmat sekaligus meriah ini terlaksana berkat kerja sama dari seluruh civitas academica Fakultas Biologi UGM serta dengan dukungan 33 panitia dari BEM Biologi UGM yang turut memastikan acara berjalan dengan baik.


Sejak siang hari, suasana kampus dipenuhi semangat dan kebahagiaan para wisudawan-wisudawati beserta keluarga yang hadir untuk menyaksikan salah satu momen paling berharga dalam perjalanan akademik mereka. Upacara pelepasan dimulai tepat pada pukul 13.00 WIB yang diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony yang kemudian mempersilakan seluruh peserta wisuda dan pimpinan fakultas memasuki Auditorium. Acara selanjutnya yakni menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Biologi yang dipandu oleh Biotimbre.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan laporan wisuda oleh Ketua Program Studi S1 yakni Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. Dalam laporannya, disampaikan bahwa sebanyak 147 wisudawan-wisudawati berhasil menyelesaikan masa studinya di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Setelah laporan disampaikan, acara berlanjut ke pembacaan hasil kelulusan sebanyak 147 wisudawan-wisudawati yang disambut tepuk tangan meriah keluarga dan tamu undangan.

Setelah pembacaan hasil kelulusan selesai, kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari wakil wisudawan-wisudawati yakni Vincencio Valdy Putra Sasangka, S.Si., yang juga tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3,99. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan keluarga, dosen, serta seluruh civitas academica yang telah mendampingi perjalanan studinya. Setelah acara tersebut, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan orang tua dari wisudawan dan wisudawati yang pada kesempatan kali ini diwakilkan oleh orang tua dari Vincencio Valdy Putra Sasangka S.Si., yakni Bapak Tresnawan Budi Sasangka, S.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan Fakultas Biologi UGM, sekaligus menyampaikan doa restu agar para lulusan dapat menapaki kehidupan baru dengan penuh keberanian, keikhlasan, dan semangat berkontribusi untuk masyarakat.

Momen penting lainnya adalah prosesi penyematan pin KABIOGAMA oleh Wakil Dekan Bidang P2MKSA yakni Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. kepada perwakilan wisudawan-wisudawati. Penyematan ini bukan hanya simbolis, tetapi juga menandai bergabungnya para lulusan ke dalam Keluarga Alumni Biologi Gadjah Mada (KABIOGAMA), jaringan alumni yang senantiasa berperan dalam kontribusi akademik maupun sosial. Acara berlanjut dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi yakni Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. yang berisi apresiasi atas dedikasi para mahasiswa, sekaligus dorongan agar para lulusan tetap menjunjung tinggi nama baik Fakultas Biologi UGM di manapun mereka berkarya.

Tidak ketinggalan, para wisudawan-wisudawati menyerahkan kenang-kenangan kepada fakultas sebagai bentuk rasa terima kasih atas bimbingan selama menempuh pendidikan, kenang-kenangan yang diberikan yakni berupa 1 unit air cooler dan 5 unit meja lipat laptop. Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk mendoakan kelancaran langkah para wisudawan-wisudawati dalam perjalanan baru mereka. Acara ditutup secara resmi oleh  Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi, diikuti dengan sesi foto bersama yang penuh kegembiraan antara para wisudawan, pimpinan fakultas, serta dosen.

Sebagai penutup, kemeriahan semakin terasa dengan prosesi arak-arakan wisudawan-wisudawati yang dipandu oleh Double Helix. Sorak-sorai keluarga, rekan, dan sahabat mengiringi langkah para lulusan keluar dari auditorium, menandai babak baru yang akan mereka jalani. Upacara pelepasan wisudawan-wisudawati Periode IV ini bukan hanya menjadi momen perayaan kelulusan, tetapi juga titik awal perjalanan baru untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan dunia. Fakultas Biologi UGM berharap para lulusan dapat membawa ilmu, pengalaman, dan semangat kebersamaan untuk mewujudkan perubahan positif di berbagai bidang kehidupan. [Penulis: Aulia Annisa Azzahra]

Kolaborasi UGM–ANU Hasilkan Lulusan Pertama Program Double Degree Biologi

Rilis Berita Selasa, 26 Agustus 2025

Yogyakarta, 26 Agustus 2025 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatat capaian penting dalam penyelenggaraan pendidikan internasional. Sabut Kharisona, B.Sc. (hons.) (Angkatan IUP 2021), resmi menjadi lulusan pertama Program International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi UGM dengan skema Double Degree (DD).


Sabut memulai perjalanannya pada Semester Gasal 2023/2024 di College of Science, Australian National University (ANU), salah satu universitas riset terkemuka dunia. Di ANU, Sabut tidak hanya menempuh perkuliahan, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik.

Pada tahun 2023, ia berhasil lolos dan berpartisipasi dalam Summer Research Intern bersama Research School of Biology, College of Science ANU, sebuah kesempatan berharga untuk memperdalam riset di bidang biologi. Selain itu, Sabut juga mengemban peran sebagai Residential Mentor di Lena Karmel Lodge, ANU, menunjukkan kepemimpinannya dalam mendampingi mahasiswa internasional. Tak hanya itu, kecintaannya pada seni budaya turut ia wujudkan dengan memimpin kelompok gamelan Sedulur Monco di Canberra, yang memperkenalkan kesenian Indonesia di kancah internasional.

Sabut berhasil menyelesaikan studinya tanpa skripsi, melainkan melalui tugas akhir berjudul:
“Efek Variabilitas Suhu pada Berbagai Skala Habitat terhadap Distribusi dan Adaptasi Hewan”.
Karya ini menyoroti isu penting tentang perubahan iklim dan adaptasi organisme, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDGs 15: Ekosistem Darat.

Dalam kesan dan pesannya, Sabut menyampaikan:

“Saya bersyukur IUP Biologi UGM dapat bekerja sama dengan ANU sehingga saya berkesempatan menempuh program double degree di ANU. Pengalaman ini memperluas wawasan akademik saya sekaligus membuka jejaring internasional yang sangat berharga.”

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., turut memberikan apresiasi atas capaian bersejarah ini:

“Saudara Sabut merupakan lulusan pertama Program IUP Fakultas Biologi UGM dengan skema double degree. Hal ini menunjukkan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam memberikan kesempatan international exposure melalui IUP, dan upaya ini akan terus kami tingkatkan di masa mendatang.”

Capaian Sabut Kharisona tidak hanya menandai keberhasilan pribadi, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pendidikan berkelas dunia yang inklusif, berkelanjutan, dan sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas serta SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM Gelar Pelatihan Teknik Sitogenetika, Genetika Molekuler, dan Bioinformatika #7 dengan Topik Preparasi Kromosom hingga Analisis Variasi Genetik pada Hari Kedua

Rilis Berita Selasa, 19 Agustus 2025

Yogyakarta, 13 Agustus 2025 — Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Pelatihan Sitogenetika, Genetika Molekuler, dan Bioinformatika #7 di Ruang Sidang II serta Laboratorium Genetika dan Pemuliaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi peserta dalam teknik analisis genetik, baik melalui pendekatan sitogenetika maupun genetika molekuler, untuk mendukung riset, pemuliaan, dan konservasi tumbuhan maupun hewan.


Acara dibuka pukul 08.00 WIB kemudian dilanjutkan dengan kegiatan praktik sesuai paket pelatihan masing-masing. Paket 1 pelatihan melakukan analisis data teknik preparasi kromosom dan analisis kariotipe dari sampel yang sudah diproses di hari sebelumnya. Kegiatan berikutnya adalah persiapan dan analisis sampel menggunakan metode flow cytometry. Analisis flow cytometry dilakukan di Fasilitas Penelitian Bersama dengan pendampingan instruktur.

Paket 2 pelatihan melakukan analisis variasi genetik dari data sekuens yang sudah diproses di hari sebelumnya. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Mesquite, MEGA, DnaSP, Network/PopART, dan GenAlex. Praktik analisis data dipandu langsung oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D. dengan didampingi instruktur. Analisis variasi genetik berfokus pada pemanfaatan genetika untuk tujuan konservasi.

Kegiatan hari kedua ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan pemberian sertifikat dan dokumentasi. Melalui kombinasi materi teoritis dan praktik langsung, pelatihan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan keterampilan teknis, analitis, dan aplikatif di bidang genetika, sehingga mampu mendukung penelitian dan inovasi di bidang pemuliaan serta konservasi sumber daya hayati. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas), poin 14 (menjaga ekosistem laut), dan poin 15 (Menjaga Ekosistem Daratan) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang riset genetika dan konservasi.

Fakultas Biologi UGM dan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Perkuat Kerja Sama Konservasi dan Pengembangan Perikanan Berkelanjutan

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 14 Agustus 2025

Yogyakarta, 14 Agustus 2028 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) memenuhi undangan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membahas perpanjangan kerja sama strategis di bidang kelautan dan perikanan. Dalam pertemuan ini, Fakultas Biologi diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., sementara pihak DKP DIY dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T., beserta jajaran.


Kedua pihak membahas langkah-langkah penguatan program konservasi, khususnya pemuliaan ikan wader pari, upaya konservasi in situ, peningkatan ketahanan ikan terhadap penyakit melalui pendekatan genetik, serta penanganan ikan invasif. DKP DIY menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi implementasi program dari kampus hingga ke masyarakat.

Prof. Bambang memaparkan sejumlah capaian, termasuk pengembangan hibrida ikan wader pari dari berbagai daerah (Purworejo, Sleman, Bantul, dan Malang) serta penelitian lapangan dan studi DNA di Sungai Baros dan wilayah Turi. Data yang diperoleh akan menjadi dasar untuk kegiatan penebaran benih tahap pertama sebanyak 10.000 ekor di dua lokasi tersebut pada akhir September atau awal Oktober 2028. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar tercapai kesepakatan lokasi konservasi yang dikoordinasikan bersama DKP.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup pengembangan perikanan tangkap dan budidaya, pengolahan hasil perikanan, konservasi kelautan dan pesisir, serta penguatan pendidikan dan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan.

Kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan program berkelanjutan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 14 (Ekosistem Laut).

Dosen Fakultas Biologi UGM Lakukan Kegiatan Visiting Scholar di Nanjing University, China

Rilis Berita Senin, 11 Agustus 2025

Yogyakarta – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaringan internasional melalui kegiatan akademik dan kolaborasi riset. Salah satu dosen Fakultas Biologi, Dr. Mukhlish Jamal Musa Holle, baru saja menyelesaikan program visiting scholar di School of Life Sciences, Nanjing University, China, yang berlangsung sejak 20 Juli hingga 7 Agustus 2025.


Kegiatan ini merupakan bagian dari undangan resmi yang diberikan oleh Dr. Jinlin Chen, Assistant Professor di bidang ekologi di Nanjing University (NJU). Dr. Jinlin Chen sendiri merupakan kolega lama Dr. Jamal, di mana keduanya pernah menempuh studi doktoral bersama di University of Oxford, Inggris. Hubungan akademik yang telah terjalin sejak masa studi ini menjadi landasan kuat dalam pengembangan kolaborasi ilmiah lintas negara yang kini mulai diwujudkan dalam bentuk konkret.

Selama berada di NJU, Dr. Jamal terlibat aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan ilmiah. Salah satu agenda utama dalam program visiting scholar ini adalah penyampaian presentasi ilmiah dalam forum NJU Ecology & Evolution Seminar yang rutin diselenggarakan oleh School of Life Sciences. Dalam seminar tersebut, Dr. Jamal membawakan topik berjudul “Biodiversity and Ecosystem Function in Agroecosystem” yang membahas pentingnya pemahaman keanekaragaman hayati dalam konteks pertanian berkelanjutan, serta bagaimana berbagai komponen ekosistem saling berinteraksi dan mempengaruhi produktivitas maupun kestabilan lingkungan.

Presentasi ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para staf pengajar dan mahasiswa pascasarjana NJU. Banyak diskusi konstruktif yang muncul selama sesi tanya jawab, terutama yang berkaitan dengan pendekatan interdisipliner dalam studi ekologi pertanian, serta relevansi temuan-temuan Dr. Jamal terhadap konteks ekosistem Asia Timur dan Asia Tenggara.

Selain kegiatan akademik di dalam kampus, Dr. Jamal juga melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi penelitian utama yang dikelola oleh NJU, yakni kawasan Purple Mountain dan Baohua Mountain National Forest Park. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pendekatan penelitian ekologi yang dilakukan oleh NJU di wilayah hutan pegunungan subtropis. Kedua kawasan tersebut memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi dan telah menjadi pusat studi ekologis yang penting di China Timur. Menariknya, dalam rangkaian kegiatan ini, Dr. Jamal juga memberikan demonstrasi langsung mengenai penggunaan berbagai alat survei keanekaragaman serangga dan metode pengukuran fungsi ekosistem. Alat-alat yang digunakan meliputi perangkap Malaise, perangkap pitfall, dan dekomposisi materi organik.

Kegiatan visiting scholar ini didukung penuh oleh NJU Kerry International Fund, sebuah inisiatif dari Nanjing University yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama akademik internasional dan mendukung mobilitas ilmuwan dari berbagai negara. Dukungan ini mencakup biaya perjalanan, akomodasi, serta fasilitasi kegiatan akademik dan lapangan selama program berlangsung.

Menurut Dr. Jamal, pengalaman ini tidak hanya memperluas wawasan akademiknya secara pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi kolaborasi jangka panjang antara Universitas Gadjah Mada dan Nanjing University. “Kami melihat banyak potensi sinergi, khususnya dalam studi keanekaragaman hayati dan ekologi tropis dan subtropis. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi batu loncatan untuk membangun jejaring riset yang lebih erat antara kedua institusi,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, direncanakan beberapa inisiatif kolaboratif antara UGM dan NJU dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencakup kunjungan balasan dari pihak NJU ke Yogyakarta, pelaksanaan proyek penelitian bersama baik di Indonesia maupun di China, serta penyusunan modul pembelajaran tentang metode survei biodiversitas dan pengukuran fungsi ekosistem yang dapat digunakan secara bersama dalam program pendidikan dan pelatihan kedua universitas.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pula tercipta pertukaran ilmu, teknologi, serta pendekatan riset yang lebih inklusif dan adaptif terhadap tantangan global di bidang konservasi dan pengelolaan sumber daya alam.

Tim Kolaborasi Blue Food Camp UGM Usung Kedaulatan Pangan Laut Berbasis Komunitas di Konferensi Internasional ICMMBT 2025

PrestasiRilis Berita Selasa, 5 Agustus 2025

Tim kolaborator Blue Food Youth Leadership for Climate Crisis: Blue Food Camp 2025 yang terdiri dari mahasiswa dan aktivis lintas bidang dari UGM dan mitra organisasi, telah berpartisipasi dalam 5th International Conference on Integrated Coastal Management and Marine Biotechnology (ICMMBT) yang diselenggarakan oleh IPB University, didukung oleh konsorsium MPA-OECM, pada tanggal 30–31 Juli 2025 di Yogyakarta. Dalam forum ini, Apriliawati S.Si (mahasiswa program magister Biologi), mempresentasikan hasil kajian berjudul “Traditional Harvesting Practices and Blue Food Sovereignty Potential: A Social-Ecological System Perspective from Sidoharjo, Gunungkidul, Yogyakarta.” dibimbing secara akademis oleh Akbar Reza dari Laboratorium Ekologi Konservasi dan Arifah Handayani Hakim sebagai pembimbing lapangan. Kajian cepat ini juga terpilih sebagai salah satu presentasi terbaik dalam konferensi.


Studi ini mengangkat praktik panen laut tradisional dan strategi masyarakat pesisir Kalurahan Sidoharjo dalam menjaga sumber daya alam secara lestari dan berdaulat. Dengan menggunakan pendekatan Social-Ecological System (SES) sebagai system thinking framework, kajian ini menyoroti hubungan erat antara ekosistem laut, pengetahuan lokal, serta partisipasi berbagai pemangku kepentingan khususnya pemuda dan perempuan dalam mendukung kedaulatan pangan laut (blue food sovereignty). Penelitian ini menjadi salah satu luaran penting dari rangkaian kegiatan Blue Food Youth Camp 2025. Kegiatan Blue Food Youth Camp 2025 diselenggarakan oleh Departemen Sosiologi dan Social Research Center FISIPOL UGM, bekerja sama dengan The Climate Reality Project Indonesia, serta melibatkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai komunitas seperti Kalurahan Sidoharjo (Lurah, Carik, Jagabaya, Kamituwo, Ulu-Ulu, Kaur Pangripto), Laboratorium Ekologi dan Konservasi, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi UGM, Kelompok Studi Kelautan UGM, Arah Pangan Indonesia, dan The Climate Reality Project Indonesia. Bagi tim, pencapaian ini bukan hanya keberhasilan akademik, tetapi bentuk penghormatan terhadap pengetahuan lokal dan perjuangan komunitas pesisir yang menjadi inspirasi utama kajian ini. Kegiatan Blue Food Camp dan presentasi hasil kajiannya merupakan bentuk kolaborasi lintas disiplin dan sektor yang melibatkan pemuda, akademisi, serta komunitas pesisir. Kajian ini masih jauh untuk dianggap memiliki berkontribusi nyata dalam membangun kebijakan pangan laut berkelanjutan yang berpihak pada ekologi dan keadilan sosial, namun inisiatif ini diharapkan berkontribusi menggerakan simpul-simpul kolaborasi yang lebih berdampak nyata kedepan.

 

Tim penulis yang terlibat dalam penyusunan artikel konferensi terdiri dari:

  1. Puji Lestari (2023) – Arah Pangan Indonesia, Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  2. Fauza Bahtiar Alim (2021) – Penggalang Herpetologi Indonesia (PHI), Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  3. Apriliawati (2024) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi
  4. Shri Rahmat Rafidpattra (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM, Dewan Energi Mahasiswa (DEM) UGM
  5. Risky Prasetya (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM
  6. Tika Permatasari (2025) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM
  7. Catherine Tedjasaputra (2021) – Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  8. Arifah Handayani Hakim dan Adi Adipratomo – The Climate Reality Project Indonesia
  9. Akbar Reza – Laboratorium Ekologi dan Konservasi Biologi UGM
1234…19

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Kasus Lingkungan Terkontaminasi Merkuri melalui Dual-System Biosensor dan Bioremoval, Mahasiswa Biologi Raih Juara 3 pada Lomba Esai Nasional CARBON 2025
  • KMP Biologi UGM Berbagi Ilmu Bersama Anak-Anak Jogoyudan melalui Program KMP Mengajar
  • Dari Desa untuk Desa: Optimalisasi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele di Dusun Tegalrejo, Desa Ngresep, Kabupaten Boyolali
  • Lestarikan Kekayaan Rempah Nusantara, Tim INUCoST Fakultas Biologi UGM Gelar Workshop Pembuatan Herbarium Bersama Pakar Leiden dan Praktisi Industri
  • Fakultas Biologi UGM dan Australian National University Perpanjang Kerja Sama Double Degree serta Bahas Peluang Kolaborasi Strategis Baru
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju