Arsip:
SDG 16 : Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh Pembanguan Berkelanjutan
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Upacara Pelepasan Wisudawan Program Pascasarjana Periode III TA. 2025/2026 pada 22 April 2026 di Auditorium Biologi Tropika. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh pimpinan fakultas, senat akademik, ketua program studi, dosen, wisudawan/wisudawati, serta perwakilan orang tua/wali. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi. Prosesi dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi, serta dimeriahkan dengan penampilan tari oleh Citra Rizkia Agusni, S.Si. dan Maria Kleofania Adja, S.Si.
Laporan akademik disampaikan oleh Kepala Program Studi Magister Biologi, Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., yang menyebutkan bahwa pada periode ini Fakultas Biologi UGM meluluskan dua doktor dengan rerata IPK 3,98 dan masa studi rata-rata empat tahun enam bulan, termasuk satu lulusan berpredikat pujian dengan IPK sempurna 4,00. Selain itu, sebanyak 31 lulusan magister berhasil menyelesaikan studi dengan rerata IPK 3,79 dan masa studi dua tahun dua bulan, dengan rincian 19 lulusan berpredikat pujian, 10 sangat memuaskan, dan 2 memuaskan. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan hasil kelulusan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM.
Perwakilan wisudawan, Anisa Diana Nastiti, S.Si., M.Sc., dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan akademik menuntut kemampuan berpikir kritis, adaptif, dan solutif di tengah berbagai tantangan penelitian. Namun, proses ini menegaskan bahwa setiap usaha tidak pernah sia-sia, melainkan membentuk pribadi yang lebih bijak dan rendah hati. Di momen wisuda ini, mari sejenak berterima kasih kepada diri sendiri karena telah bertahan, serta kepada UGM, Fakultas Biologi, para dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga atas bimbingan, dukungan, dan pengorbanannya. Pendidikan tinggi mungkin tidak menjamin kesejahteraan, tetapi membentuk pola pikir, kreativitas, dan daya adaptasi sebagai jembatan menuju kualitas hidup yang lebih baik; semoga kita terus mengembangkan diri dan memberi kontribusi terbaik bagi Indonesia di mana pun berada.
Sambutan perwakilan orang tua/wali wisudawan disampaikan oleh Bapak Drs. Sri Wahono, ayah dari Eka Fitri Siti Andriyani, S.Si., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa capaian wisudawan bukan sekadar gelar magister atau doktor, melainkan wujud kerja keras, ketekunan, dan dedikasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen dan guru besar yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi turut membentuk karakter dan integritas sebagai ilmuwan. Beliau berpesan agar wisudawan menjadi seperti akar yang kuat, menopang tetapi tetap rendah hati di dalam tanah. Jadilah seperti tunas yang selalu mencari cahaya kebenaran. Gunakanlah ilmu yang ada untuk menjaga kelestarian alam dan kemanusiaan. Pulanglah ke masyarakat dengan membawa solusi bukan sekadar teori. Sambutan ditutup dengan pantun.
Sebagai bagian dari proses pelepasan wisudawan, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., secara simbolis menyematkan pin keanggotaan KABIOGAMA kepada perwakilan wisudawan, Dr. Dewi Masithoh, S.Pd., M.Pd. dan Aryan Mustamin, S.Si., M.Sc., sebagai tanda resmi bergabungnya lulusan dalam keluarga alumni.
Dalam sambutan penutup, Dekan Fakultas Biologi UGM kembali mengingatkan pentingnya rasa syukur atas capaian akademik yang diraih, mengingat masih terbatasnya jumlah lulusan magister dan doktor di Indonesia. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara usaha mahasiswa, dukungan keluarga, dan kontribusi berbagai pihak. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan oleh perwakilan wisudawan, Ainun Mardiah, S.Pd., M.Sc., diikuti doa penutup yang dipimpin oleh M. Dimas Cahya Rohman K., S.Psi. sebelum secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Biologi UGM.
Melalui upacara pelepasan wisudawan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan pascasarjana yang unggul secara akademik, berintegritas, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pengelolaan sumber daya hayati, dan kemajuan bangsa. Komitmen ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals poin 4, yaitu pendidikan berkualitas, dengan mendorong akses pendidikan tinggi yang inklusif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembentukan pembelajar sepanjang hayat yang adaptif dan berdaya saing global. [Penulis: Angeline Stefanny – KMP]
Yogyakarta, 18 April 2026 – Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melalui Divisi Kajian Strategis dan Keilmuan (KASTRAK) Kabinet Samasta Adhigana telah melaksanakan kegiatan Tur Kajian pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.00–12.30 WIB. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana Lantai 3 Gedung D Fakultas Kehutanan UGM.
Tur Kajian merupakan program kerja tahunan KASTRAK yang bertujuan untuk menjadi sarana diskusi dan pertukaran wawasan terkait keilmuan serta pengelolaan organisasi dengan himpunan mahasiswa pascasarjana di lingkungan UGM. Pada tahun ini, KMP Biologi UGM berkesempatan melakukan kunjungan ke Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Kehutanan (HMMIK) UGM.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Desti Liani, S.Pd., dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KMP Biologi UGM, Friandov Meilanov Damaryanan, S.Si., serta perwakilan Ketua HMMIK, Muhammad Fajar As Arif, S.Hut. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan program kerja dari masing-masing himpunan.
KMP Biologi UGM memaparkan berbagai program kerja dari divisi yang ada, meliputi KASTRAK, Sosial dan Kemasyarakatan (SOSMAR), Pengembangan Minat dan Bakat (PEMIKAT), Kewirausahaan (KWU), Kerohanian, serta Media dan Komunikasi (MEDKOM). Sementara itu, HMMIK turut memperkenalkan program kerja unggulan dari setiap divisi, seperti pelatihan QGIS dan drone pada Divisi Keilmuan, kegiatan bakti sosial dari Divisi Sosial Kemasyarakatan, olahraga rutin yang diselenggarakan Divisi Minat dan Bakat, hingga pengelolaan media sosial dan pembuatan merchandise himpunan oleh Divisi Media.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi dan sharing antar pengurus kedua himpunan. Diskusi mencakup berbagai aspek pengelolaan organisasi, seperti manajemen program kerja, mekanisme pendanaan, keanggotaan, hingga administrasi. Dari sesi ini, KMP Biologi memperoleh berbagai insight, salah satunya terkait pentingnya menjaga kualitas keanggotaan sebagai fondasi utama organisasi, di samping aspek kuantitas.
Selain diskusi keorganisasian, kegiatan juga menghadirkan sesi kajian keilmuan sebagai pemantik diskusi. Materi pertama disampaikan oleh Naufal Rafif Zain, S.Si. dari KMP Biologi UGM dengan topik “Konservasi Biodiversitas dalam Pandangan Ilmu Biologi”. Selanjutnya, materi kedua membahas “Agroforestri sebagai Solusi Kebencanaan dan Peningkatan Ekonomi” yang disampaikan oleh Fikri Danang Himawan, S.Hut., yang memantik diskusi interdisipliner mengenai peran agroforestri sebagai pendekatan yang menyeimbangkan aspek konservasi biodiversitas dan kebutuhan ekonomi.
Diskusi berkembang pada isu-isu strategis, seperti tantangan konservasi biodiversitas di tengah praktik hilirisasi sumber daya alam, serta pentingnya kolaborasi multidisiplin antara bidang biologi dan kehutanan. Pendekatan agroforestri dengan pengetahuan masyarakat lokal dipandang sebagai salah satu solusi kompromi yang mampu memperlambat laju degradasi lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan oleh Ketua KMP Biologi UGM kepada HMMIK, serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta.
Melalui pelaksanaan Tur Kajian ini, KMP Biologi UGM berharap dapat memperkuat kapasitas organisasi, mengembangkan program kerja yang lebih inovatif, serta membangun relasi yang berkelanjutan dengan himpunan mahasiswa pascasarjana lainnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Adanya Tur Kajian juga memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa biologi terutama dalam upaya konservasi biodiversitas yang membutuhkan pendekatan interdisipliner termasuk ilmu kehutanan dalam mewujudkan SDGs untuk masa depan yang lebih baik.
Penulis: [KMP: Nazhifa Fairuz Maulida dan Brenda Febrina Zusriadi]
SDG 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
SDG 15 : Ekosistem Daratan
SDG 16 : Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Yogyakarta, 20 April 2026 — Beberapa staff dosen Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk praktikum bertajuk “Transpirasi pada Tanaman Obat” pada tanggal 15–16 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtanyoma), Jurusan Pertanian, Prodi Agribisnis Hortikultura sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan praktis di bidang Fisiologi tumbuhan. Dalam setiap sesi praktikum diikuti oleh 30 mahasiswa peserta praktikum.
Pada hari pertama, acara pembukaan dan sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Eko Agus Suyono M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama. Selanjutnya pada hari kedua pembukaan dan sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Bambang Retnoaji MSc. Selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Adapun penjelasan teori tentang Transpirasi pada tanaman diberikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St., dan kegiatan praktikum didukung oleh tim pengajar yang terdiri dari Dr. Siti Nurbaiti dan Sidiq Permana Putra M.Si. Selain itu laboran (Martono dan A.F. Milasari), dua orang mahasiswa (Ferdi Arif dan Dewi Widiarti) serta Hasni Indriyanti S.Si, juga membantu kelancaran kegiatan paraktikum.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan pengamatan langsung terhadap proses transpirasi pada tanaman obat, khususnya jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan kencur (Kaempferia galanga L), menggunakan metode kertas kobalt klorida sebagai indikator tingkat penguapan air melalui stomata. Melalui pendekatan eksperimen ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami mekanisme fisiologis tanaman, terutama bagaimana tanaman mengatur kehilangan air sebagai respons terhadap kondisi lingkungan. Penggunaan tanaman obat sebagai objek penelitian juga memberikan nilai tambah karena relevansinya dalam sektor pertanian dan kesehatan. Prof. Kumala Dewi MSc.St. menyampaikan bahwa variasi perlakuan dalam kegiatan praktikum Transpirasi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis mahasiswa. “Transpirasi merupakan proses penting dalam kehidupan tanaman, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi cekaman seperti kekeringan. Dengan memahami mekanisme ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan strategi budidaya yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya. Mahasiswa mengikuti kegiatan praktikum dengan cukup antusias dan untuk masingmasing sesi praktikum, 3 orang mahasiswa yang mencapai nilai tertinggi dalam pretest diberikan apresiasi dalam bentuk doorprice.
Kegiatan praktikum ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam aspek ketahanan pangan (SDG pilar No 2 : Zero Hunger), pendidikan berkualitas (SDG pilar no 4: Quality Education), serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG pilar no 12: Responsible Consumption and Production). Pemahaman yang lebih baik mengenai adaptasi tanaman terhadap lingkungan diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pertanian yang tangguh di masa depan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Biologi berharap dapat terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Fakultas Biologi UGM bermitra dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi SMA Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk “Workshop Intensif MGMP Biologi SMA: Pendalaman Materi Esensial, Strategi Penyampaian Topik Kompleks dan Praktikum Terintegrasi untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas (SDG 4)” melalui skema Hibah Pengadian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Acara yang digelar di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM pada hari Kamis, 16 April 2026 mulai pukul 13.00 WIB ini merupakan pembukaan dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga bulan November 2026. Kegiatan dihadiri oleh 27 peserta dari 40 guru yang diundang (67,5%) yang merupakan perwakilan dari berbagai kapanewon se-Sleman.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pendalaman materi esensial dan topik kompleks dalam mata pelajaran Biologi, terutama tema Genetika dan Fisiologi Manusia. Selain itu nantinya akan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan praktik biologi sel dan molekuler serta teknik preparasi dan analisis sampel darah yang diintegrasikan dengan topik pendalaman materi/teori. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menjadi narasumber dalam kegiatan workshop ini adalah: Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc., Dr. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si., dan Indra Lesmana, S,Si., M.Sc. Tim juga melibatkan anggota dari komponen mahasiswa mulai dari Program Sarjana, Magister, hingga Doktoral, yang akan membantu dalam pelaksanaan praktikum, yaitu: Khilda Aquilatin Nada, Audrey Azalia Jovita, Elisabet Lintang Permata, Nafisa Qotrunnada Arif, Alifa Tafrinjiyah, Angeline Steffany Sirami, S,Si., dan Firdaus, S.Pd., M.Sc.
Acara dibuka oleh Ketua Tim PkM Fakultas biologi UGM yaitu Prof. Niken, dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua MGMP Biologi SMA Kabupaten Sleman yaitu Ibu Persita Pupung Hariadi, S.Pd., M.Pd. Acara dilanjutkan dengan pematerian oleh Prof. Niken tentang prinsip dasar genetika sel dan molekuler. Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan sehingga membangun diskusi yang interaktif. Acara berikutnya adalah pembahasan terkait agenda kegiatan selanjutnya yang direncanakan akan diselenggarakan di sekolah secara bergiliran, Selain itu dibahas pula mengenai aktivitas pendampingan olimpiade, praktikum, penelitian, dan kegiatan lain untuk diterapkan oleh para guru kepada siswanya masing-masing sebagai bentuk tindak lanjut kolaborasi antara kedua belah pihak.
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan workshop ini bagi Fakultas Biologi UGM sebagai lembaga pendidikan tinggi adalah menjadi wadah diseminasi dan hilirisasi keilmuan yang memastikan perkembangan ilmu tidak hanya berhenti di laboratorium. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Sustainable Development Goal yaitu mewujudkan kontribusi nyata terhadap pendidikan berkualitas (SDG 4) dengan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di garda terdepan. Dengan membekali guru metode pengajaran yang menekankan Critical Thinking dan Higher Order Thinking Skills (HOTS), Fakultas Biologi UGM secara tidak langsung mempersiapkan siswa SMA sebagai input calon mahasiswa yang memiliki fondasi sains dan semangat riset yang kuat.
Di sisi lain, bagi pihak MGMP Biologi SMA Kabupaten Sleman, kegiatan ini bermanfaat untuk memberikan nilai tambah yang signifikan bagi profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di kelas, melalui Pembaruan Kompetensi Konten (Content Knowledge). Guru mendapatkan pendalaman materi esensial (Fisiologi) dan topik kompleks (Dogma Sentral dan Ekspresi Gen) yang seringkali sulit dijelaskan karena keterbatasan referensi visual dan teknis di sekolah. Selain itu para guru memperoleh Peningkatan Keterampilan Teknis (Pedagogical Content Knowledge) melalui praktikum di laboratorium. Guru akan memperoleh pengalaman praktik secara langsung sehingga memberikan rasa percaya diri sebagai pengajar dan pendidik untuk membimbing para siswa dalam kegiatan praktikum serupa atau menjelaskan aplikasi klinis biologi secara lebih konkret.
Pada 11 April 2026, Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (Matalabiogama) mengadakan pendakian di Gunung Andong via Temu Kidul yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.726 meter di atas permukaan laut. Peserta yang mengikuti pendakian Gunung Bismo ini berjumlah sebelas orang yang terdiri dari D XXVII dan AM XXVIII. Pendakian ini dipimpin oleh Faiq Mishbahul Aufa selaku Ketua Pelaksana yang bertanggung jawab serta mengkoordinasi seluruh anggota hingga kegiatan pendakian selesai.
Pendakian diawali dengan persiapan secara menyeluruh. Dimulai dari persiapan fisik peserta dan pemeriksaan perlengkapan, seperti barang pribadi, jas hujan, sepatu, P3K, dan logistik. Selain itu, peserta juga mendapa tarahan teknis terkait jalur pendakian yang akan ditempuh. Seluruh peserta akan diwajibkan untuk berkumpul terlebih dahulu di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada pada pukul 19.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan briefing singkat dan doa bersama sebelum keberangkatan. Perjalanan dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga tiba di basecamp pada pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, peserta memanfaatkan waktu untuk beristirahat.
Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul dimulai pada pukul 04.00 WIB dengan memastikan seluruh persiapan telah lengkap. Pada pendakian ini terdapat tiga pos sebelum tiba di puncak. Pada Pos 1 jalur yang dilalui melewati permukiman warga dan kawasan perkebunan dengan kondisi jalan yang tidak terlalu menanjak. Perjalanan dari Pos 1 menuju Pos 2 didominasi oleh jalur yang menanjak. Di jalur akhir, terdapat dua batu besar yang saling berdempetan sebagai penanda Pos 2, dikenal dengan nama Watu Dempet. Setelah itu, kondisi jalur yang dilalui dari Pos 2 menuju Pos 3 lebih menanjak. Saat perjalanan menuju puncak, jalur yang dilalui berupa jalan setapak yang terdiri dari bebatuan dan tanah dengan kondisi yang semakin menanjak dan terjal. Di jalur ini, seluruh peserta diimbau untuk berhati-hati karena rawan terpeleset dan tersandung. Nantinya, melalui jalur via Temu Kidul, seluruh peserta akan sampai pada puncak pada pukul 06.30 WIB estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit dengan berjalan santai. Setibanya di puncak, peserta memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan mendokumentasikan kegiatan. Perjalanan turun dilakukan pada pukul 10.00 WIB dengan waktu yang ditempuh selama 1 jam 30 menit menuju basecamp. Setelah itu, seluruh peserta akan bersiap-siap untuk kembali menuju Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada pada pukul 14.00 WIB dan tiba pada 16.30 WIB.
Secara keseluruhan kegiatan pendakian Gunung Andong via Temu Kidul berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana. Setiap persiapan kegiatan dilakukan dengan baik melalui pemeriksaan menyeluruh. Meskipun demikian, evaluasi tetap dilakukan khususnya pada manajeman waktu dan komunikasi antaranggota sehingga dapat menjadi perbaikan bagi kegiatan berikutnya. Vivat et Floreat! [Penulis: Matalabiogama]
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Universitas Gadjah Mada tahun 2026 telah dilaksanakan melalui rangkaian seleksi yang berlangsung sejak 19 Februari hingga 7 Maret 2026. Tahapan diawali dengan pendaftaran dan pengumpulan berkas pada 19 Februari hingga 3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan seleksi berkas oleh juri pada 4–7 Maret 2026, serta technical meeting peserta pada 5 Maret 2026.
Pada tahap seleksi berkas, peserta menyampaikan Capaian Unggulan (CU) yang dilengkapi dokumen pendukung, Naskah Gagasan Kreatif (GK) dengan tema “Asta Cita” sesuai bidang keilmuan, serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL ITP/IELTS/ACEPT/TOEIC/TOEP). Tahap seleksi final dilaksanakan melalui wawancara validasi Capaian Unggulan (CU) serta presentasi Gagasan Kreatif (GK). Berdasarkan keseluruhan rangkaian seleksi serta hasil penetapan pada 12 Maret 2026, Natasyabrina, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2024, ditetapkan sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 1 tingkat Fakultas Biologi Tahun 2026. Dalam kompetisi tersebut, Natasyabrina mengangkat gagasan kreatif berjudul “Inovasi Smart Label Biodegradable Berbasis Antosianin Buah Jamblang (Syzygium cumini) untuk Monitoring Kesegaran Ikan pada Implementasi Program Makan Bergizi Gratis.”
Sebagai kelanjutan seleksi pada tingkat universitas, Natasyabrina bersama 18 mahasiswa berprestasi lainnya dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada mengikuti kegiatan Supercamp yang diselenggarakan selama satu hari penuh pada 4 April 2026 di FMIPA UGM. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, Dr. Drs. Mustofa Anshori Lidinillah, M.Hum., dan dilanjutkan dengan tahapan seleksi akhir yang mencakup wawancara Capaian Unggulan serta presentasi Gagasan Kreatif. Dari rangkaian tersebut, diperoleh mahasiswa terbaik pada tingkat Universitas Gadjah Mada Tahun 2026.
Yogyakarta, 6 April 2026 — Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology (JTBB), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), telah sukses menyelenggarakan JTBB ASEAN Editor–Researcher Strategic Workshop 2026 secara hybrid pada tanggal 4–5 April 2026. Workshop ini merupakan bagian dari JTBB Advancement Program 2026 yang didanai oleh Hibah EQUITY dari UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh tim editorial JTBB sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas dan kuartil jurnal, serta mengundang para peneliti dari berbagai negara di kawasan ASEAN, sejalan dengan fokus regional JTBB yang menitikberatkan pada isu biodiversitas dan bioteknologi di ASEAN. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus meningkatkan relevansi dan daya saing JTBB di tingkat internasional, yang juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 Quality Education melalui peningkatan kualitas publikasi ilmiah, SDG 9 Industry Innovation and Infrastructure melalui penguatan ekosistem riset dan inovasi, SDG 15 Life on Land melalui dukungan terhadap penelitian biodiversitas, serta SDG 17 Partnerships for the Goals melalui kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN.
Workshop ini menghadirkan lima pembicara terkemuka sebagai representasi dari negara-negara ASEAN, yaitu Prof. Madya Ts. Dr. Muhammad Abdul Latiff Bin Abu Bakar dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (Malaysia), Prof. Jonathan A. Anticamara, Ph.D. dari University of the Philippines Diliman (Filipina), Dr. Faizah Haji Metali dari Universiti Brunei Darussalam (Brunei Darussalam), Prof. Kornsorn Srikulnath, Ph.D. dari Kasetsart University (Thailand), serta Assoc. Prof. Dr. Do Tan Khang dari Can Tho University (Vietnam). Melalui forum ini, JTBB berupaya memperkuat keterlibatan dengan komunitas riset ASEAN dengan menjembatani komunikasi antara editor, peneliti, dan asosiasi ilmiah, sekaligus memetakan tren riset serta dinamika publikasi di kawasan untuk memastikan keselarasan dengan fokus editorial jurnal. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperluas dan mendiversifikasi basis penulis dan reviewer JTBB, khususnya pada bidang-bidang riset spesifik, serta meningkatkan visibilitas dan dampak sitasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menuju target peringkat Q1 pada tahun 2030.
Pada hari pertama, 4 April 2026, workshop difokuskan pada pemaparan wawasan dari para pembicara terkait tren penelitian terkini, tantangan dalam publikasi ilmiah, serta peluang kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN. Diskusi yang berlangsung memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap penelitian regional dan membuka peluang bagi JTBB untuk semakin adaptif dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan. Selanjutnya, pada hari kedua, 5 April 2026, tim editorial JTBB melaksanakan diskusi internal untuk mengolah berbagai insight yang telah diperoleh dari para narasumber. Hasil dari sesi ini menjadi dasar dalam penyusunan rencana strategis JTBB ke depan, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas jurnal dan percepatan pencapaian target indeksasi pada kuartil Q1.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, JTBB menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai jurnal ilmiah bereputasi internasional yang tidak hanya responsif terhadap dinamika riset di kawasan ASEAN, tetapi juga aktif membangun ekosistem kolaborasi yang inklusif antara editor dan peneliti. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi JTBB sebagai platform publikasi ilmiah yang kredibel dan berdampak, sekaligus mendukung kemajuan riset biodiversitas dan bioteknologi di tingkat regional.
Sidang Umum BEM Biologi UGM dilaksakan pada hari Minggu, 8 Maret 2026 pukul 12.30 – 16.40 WIB secara luring yang bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi. Sidang Umum ini diselenggarakan oleh Bidang Kerumahtanggaan yang dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari staf muda dan staf ahli BEM Biologi. Diselenggarakannya Sidang Umum ini bertujuan untuk membuat serta mengesahkan AD/ART dan Standar Mutu Kaderisasi (SMK) BEM Biologi UGM Kabinet Nawasena Abhipraya.
Kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada dan Mars Biologi. Selanjutnya, pada sidang ini terdapat 2 sesi utama pembahasan AD/ART kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Standar Mutu Kaderisasi (SMK). Sebelum dimulainya pembahasan, dilakukan pembacaan tata tertib sidang oleh Saktian Hutama sebagai Master of Ceremony. Kemudian dilakukan pemilihan pimpinan sidang sebanyak 3 orang. Pimpinan sidang 1 adalah Muhammad Haykal Nur Arifin , pimpinan sidang 2 adalah Adzroo Zhafarina Setyo Budi, dan pimpinan sidang 3 adalah Wuri Hastuti. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART yang nantinya akan digunakan sebagai landasan dalam berdinamika oleh kabinet Nawasena Abhipraya. Setelah AD/ART disahkan dilanjutkan dengan sesi terakhir yaitu pembahasan Standar Mutu Kaderisasi (SMK) dengan menghasilkan kualifikasi sumber daya yang diperlukan. Kegiatan ini diakhiri dengan disahkan nya seluruh pembahasan yang ada dan ditutup dengan sesi dokumentasi oleh panitia. [Penulis: BEM]
Kabinet Alocasia Kelompok Studi Arsitektur Taman (KSAT) Biologi UGM telah berhasil melaksanakan kegiatan Grand Launching pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan visi, misi, struktur kepengurusan, dan program kerja Kabinet Alocasia sebagai langkah awal kepengurusan pada periode yang sedang berlangsung. Rangkaian kegiatan Grand Launching dilaksanakan di Ruang 1 Gedung B Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh anggota aktif KSAT, 9 kelompok studi dan lembaga internal Fakultas Biologi, serta organisasi eksternal fakultas yaitu Klinik Agromina Bahari (KAB) dari Fakultas Pertanian.
Kegiatan Grand Launching diawali dengan registrasi tamu undangan, kemudian dibuka oleh MC yaitu Nailah Attarafishah Suryanto (KSAT 2024) dan Khanza Nayla Hartanto (KSAT 2025). Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada dan Mars Biologi sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan institusi. Kemudian dilakukan penayangan Video Profil KSAT untuk mengenalkan KSAT kepada pihak eksternal, dimana video tersebut menjelaskan tentang tingkatan keanggotaan, divisi keilmuan, nonkeilmuan, dan program kerja KSAT. Kegiatan berlanjut dengan sambutan pembina KSAT, Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., akan tetapi beliau berhalangan hadir, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023) selaku Ketua KSAT dan Ketua Pelaksana Grand Launching KSAT 2026.
Sesi kegiatan berikutnya adalah pengenalan Kabinet Alocasia oleh Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023). Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan program kerja masing-masing divisi kepengurusan Kabinet Alocasia, diawali dengan pemaparan program kerja Ketua KSAT oleh Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023), program kerja Wakil Ketua KSAT oleh Talitha Daris Nirwasita (KSAT 2023), program kerja sekretaris oleh Anis Fauzia Rahma (KSAT 2024), dan program kerja bendahara oleh Debora Putri Maharani (KSAT 2024). Kemudian kegiatan berlanjut dengan pengenalan program kerja divisi keilmuan Kabinet Alocasia oleh Salma farah Yumna (KSAT 2023). Selanjutnya adalah pengenalan program kerja masing-masing divisi nonkeilmuan Kabinet Alocasia, diantaranya pemaparan program kerja divisi Kreatif oleh Nadia Cahyaningtyas (KSAT 2024), divisi Kewirausahaan oleh Aisyah Alfiyah Rizky (KSAT 2024), divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) oleh Lintang Sekar Madya Ratri (KSAT 2024), divisi Kerumahtanggaan oleh Azizah Laila Mumtas (KSAT 2024), serta divisi Media dan Komunikasi oleh Dhevytha Syalma Clariesna Iswan (KSAT 2024).
Akhir rangkaian Grand Launching Kabinet Alocasia berisikan sesi tanya jawab yang dilaksanakan setelah seluruh pemaparan selesai, memberikan kesempatan peserta untuk menggali lebih lanjut mengenai kepengurusan Kabinet Alocasia KSAT. Selain itu, terdapat sesi game interaktif yang disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari tamu undangan terhadap rangkaian kegiatan. Kemudian kegiatan resmi ditutup dengan doa dan dokumentasi.
Kegiatan Grand Launching Kabinet Alocasia KSAT 2026 telah sukses diselenggarakan dengan baik dan tepat waktu. Acara ini menjadi langkah penting untuk memperkenalkan kepengurusan baru KSAT yaitu Kabinet Alocasia, bukan hanya kepada anggota internal KSAT tetapi juga kepada eksternal KSAT. Seperti slogan KSAT yaitu “Berakar Kokoh Menembus Peradaban” dan seperti tanaman Alocasia yang berbatang kokoh tetapi lentur dengan daun yang lebar, Kabinet Alocasia berkomitmen membangun internal KSAT yang kuat melalui kebersamaan, senantiasa membuka diri terhadap kolaborasi eksternal, serta terus memberi kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar hingga masyarakat luas. [Penulis: Panitia Grand Launching KSAT 2026]
Momentum Ramadan menjadi salah satu momen yang dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
Dalam kesempatan penuh berkah di bulan Ramadan ini, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM bersama Mahasiswa Pecinta Alam Biologi UGM memanfaatkan momen tersebu
t dengan menyelenggarakan kegiatan buka bersama serta santunan bagi anak-anak di Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jalinan kerja sama, komunikasi, dan rasa kekeluargaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan “Bagi Buka Harmoni” telah dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 yang meliputi kunjungan silaturahmi, sesi materi berupa games interaktif, buka bersama, serta penyerahan donasi kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang melibatkan 8 anggota BEM Biologi dan 14 anggota Matalabiogama serta teman-teman dari Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta sebagai partisipan dalam kegiatan ini.
Salah satu rangkaian dari kegiatan sosial ini adalah penggalangan dana yang dilaksanakan pada 8 Maret 2026. Melalui kegiatan tersebut, berhasil dihimpun dana sebesar Rp1.370.000,00 yang berasal dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi maupun masyarakat umum. Dana tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk santunan serta 55 porsi makanan untuk berbuka puasa kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Melalui kolaborasi antara BEM Biologi dan Matalabiogama ini, diharapkan dapat terjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan pihak panti sebagai partisipan kegiatan.
Semoga donasi yang telah diberikan serta kunjungan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi teman-teman di Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Terima kasih kepada seluruh donatur dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. [Penulis: BEM]
REKAP DONASI
Bagi Buka Harmoni
Donasi yang terkumpul :
Rp1.370.000,00
Donasi sudah tersalurkan kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta pada tanggal 8 Maret 2026 yang dikemas dalam serangkaian Kegiatan Bagi Buka Harmoni.
Ucapan Terima Kasih yang sebesar-besarnya untuk teman-teman dan semua pihak yang terlibat serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan amal kali ini. Semoga amal kebaikan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa
































































