Yogyakarta, 20 April 2026 — Beberapa staff dosen Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk praktikum bertajuk “Transpirasi pada Tanaman Obat” pada tanggal 15–16 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtanyoma), Jurusan Pertanian, Prodi Agribisnis Hortikultura sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan praktis di bidang Fisiologi tumbuhan. Dalam setiap sesi praktikum diikuti oleh 30 mahasiswa peserta praktikum.
Pada hari pertama, acara pembukaan dan sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Eko Agus Suyono M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama. Selanjutnya pada hari kedua pembukaan dan sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Bambang Retnoaji MSc. Selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Adapun penjelasan teori tentang Transpirasi pada tanaman diberikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St., dan kegiatan praktikum didukung oleh tim pengajar yang terdiri dari Dr. Siti Nurbaiti dan Sidiq Permana Putra M.Si. Selain itu laboran (Martono dan A.F. Milasari), dua orang mahasiswa (Ferdi Arif dan Dewi Widiarti) serta Hasni Indriyanti S.Si, juga membantu kelancaran kegiatan paraktikum.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan pengamatan langsung terhadap proses transpirasi pada tanaman obat, khususnya jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan kencur (Kaempferia galanga L), menggunakan metode kertas kobalt klorida sebagai indikator tingkat penguapan air melalui stomata. Melalui pendekatan eksperimen ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami mekanisme fisiologis tanaman, terutama bagaimana tanaman mengatur kehilangan air sebagai respons terhadap kondisi lingkungan. Penggunaan tanaman obat sebagai objek penelitian juga memberikan nilai tambah karena relevansinya dalam sektor pertanian dan kesehatan. Prof. Kumala Dewi MSc.St. menyampaikan bahwa variasi perlakuan dalam kegiatan praktikum Transpirasi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis mahasiswa. “Transpirasi merupakan proses penting dalam kehidupan tanaman, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi cekaman seperti kekeringan. Dengan memahami mekanisme ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan strategi budidaya yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya. Mahasiswa mengikuti kegiatan praktikum dengan cukup antusias dan untuk masingmasing sesi praktikum, 3 orang mahasiswa yang mencapai nilai tertinggi dalam pretest diberikan apresiasi dalam bentuk doorprice.
Kegiatan praktikum ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam aspek ketahanan pangan (SDG pilar No 2 : Zero Hunger), pendidikan berkualitas (SDG pilar no 4: Quality Education), serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG pilar no 12: Responsible Consumption and Production). Pemahaman yang lebih baik mengenai adaptasi tanaman terhadap lingkungan diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pertanian yang tangguh di masa depan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Biologi berharap dapat terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.




