• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Perluas Jejaring Internasional, Fakultas Biologi UGM Sosialisasikan Program IUP di Sangkhom Islam Wittaya School, Thailand

Rilis Berita Jumat, 12 Desember 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan kolaborasi sekaligus pengenalan International Undergraduate Program (IUP) di Sangkhom Islam Wittaya School, Songkhla, Thailand, pada Rabu, 11 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan dan perluasan jejaring kerja sama akademik Fakultas Biologi UGM di tingkat global.


Kegiatan dilaksanakan di Sangkhom Islam Wittaya School yang berlokasi di 93/2 Moo 1 Samnuktaew Sub-district, Sadao District, Songkhla, Thailand 90120. Dalam kesempatan tersebut, Fakultas Biologi UGM mengirimkan dua delegasi, yaitu Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia.

Agenda utama kegiatan meliputi presentasi dan dialog interaktif mengenai International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi UGM. Dalam pemaparannya, delegasi Fakultas Biologi UGM memperkenalkan sistem pendidikan di UGM, keunggulan program IUP, kurikulum berstandar internasional, peluang riset, serta prospek studi dan karier bagi lulusan. Dialog berlangsung aktif dengan membahas jalur pendaftaran, persyaratan akademik, serta kehidupan mahasiswa internasional di lingkungan UGM.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa kelas 3 Sangkhom Islam Wittaya School serta enam perwakilan sekolah, yaitu Okta Mahendra, M.Pd.; Riesta Chania Sandy, S.Pd.; อัสวีนา แวอีซอ (Aswina Waeiso), นาเดีย สือรี (Nadia Sue-ri), อังคณา ล่าแหละหมัน (Angkana Lae Lahman), dan วาซีละห์ มะเด็ง (Wasilah Madeng). Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kesempatan melanjutkan studi di Fakultas Biologi UGM melalui program internasional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat meningkatkan minat siswa internasional untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UGM, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan sekolah mitra di Thailand. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang dalam bentuk kerja sama pendidikan yang lebih luas, termasuk pertukaran pelajar dan kegiatan akademik bersama.

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di Tegalrejo: Kolaborasi Fakultas Biologi UGM dan Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo dalam Program TEH SEKAR

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Jumat, 12 Desember 2025

Tegalrejo, 11 Desember 2025,


Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo melalui Program Tegalrejo Hijau, Sehat, dan Berdikari (Teh Sekar) sebagai mitra binaan telah menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik” pada 11 Desember 2025 di Tegalrejo. Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta yang merupakan anggota Bank Sampah Miguno.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemilahan dan pengolahan sampah secara tepat guna, serta mendukung terwujudnya kemandirian lingkungan di wilayah Tegalrejo. Dua narasumber dari Fakultas Biologi UGM hadir sebagai pemateri, yaitu Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., yang menyampaikan materi mengenai pengolahan sampah anorganik, serta Bapak Jamal Musa Holle, S.Si., M.Env.Sc., D.Phil., yang memberikan pemaparan tentang pengolahan sampah organik.

Acara diawali dengan pre-test untuk memetakan pengetahuan awal peserta terkait pengelolaan sampah. Selama sesi pelatihan, peserta memperoleh penjelasan teoretis dan demonstrasi praktik pengolahan sampah rumah tangga yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Pelatihan ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi peningkatan pemahaman peserta dan efektivitas kegiatan.

Dalam pelatihan ini, peserta mengikuti praktik pembuatan berbagai produk daur ulang, seperti kerajinan dari botol plastik serta pembuatan bantal sofa dan bean bag berbahan isian plastik. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan sampah plastik yang tidak memiliki nilai jual agar dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mengurangi kebiasaan membakar sampah plastik yang berbahaya bagi kesehatan. Pada sesi pengolahan sampah organik, peserta mendapatkan demonstrasi pembuatan kompos menggunakan metode Berkeley (berlapis dalam compost bag) serta teknik pengolahan sampah organik menggunakan maggot di dalam maggot box.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan Bank Sampah Miguno, dilakukan pula penyerahan satu unit mesin pencacah sampah plastik untuk membantu proses pencacahan plastik yang akan digunakan sebagai bahan isian bantal sofa dan bean bag. Peserta turut menerima brosur dan buku panduan praktis pengolahan sampah organik dan anorganik yang mudah diikuti dan dapat diterapkan secara mandiri.

Pelaksanaan pelatihan ini secara langsung mendukung beberapa indikator dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Kontribusi terhadap SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) tercermin melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan dan pengurangan risiko kesehatan akibat pengelolaan sampah yang kurang tepat. Edukasi melalui materi narasumber serta mekanisme pre-test dan post-test memperkuat SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Dari perspektif lingkungan, kegiatan ini mendukung SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dengan mengurangi potensi pencemaran serta memperkuat SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) lewat penguatan komunitas sadar lingkungan. Selain itu, pelatihan ini mendorong tercapainya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui peningkatan praktik pemilahan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah. Penerapan teknik komposting juga selaras dengan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena membantu menurunkan emisi gas rumah kaca dari sampah organik. Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi erat antara Fakultas Biologi UGM, Program Teh Sekar, dan PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Workshop Akademik 2025 ‘’Memperkuat Tata Kelola, Inovasi Pembelajaran, dan Hilirisasi Riset”

Rilis Berita Kamis, 11 Desember 2025

Yogyakarta, 4 Desember 2025, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Workshop Akademik  bertempat di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM, sebagai forum untuk memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan mutu pembelajaran, serta mendorong hilirisasi penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kualitas layanan akademik dan mengembangkan inovasi pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan nasional dan global.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., yang menjelaskan mengenai pembaruan peraturan akademik terkait kurikulum, mekanisme evaluasi pembelajaran, dan standar layanan akademik yang diharapkan dapat mendorong budaya akademik yang transparan, inklusif, dan berorientasi mutu. Sesi berikutnya diisi oleh Ibu Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng., yang mengulas implementasi Massive Open Online Course (MOOC) dan Outcome-Based Education (OBE), disertai penjelasan rinci mengenai mekanisme penyusunan RPS dan portofolio mata kuliah untuk Program Studi Sarjana Biologi, Magister Biologi, Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati dan Doktor Biologi sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis capaian sekaligus mendukung akses pendidikan berkualitas bagi semua (SDG 4).

Sharing session oleh Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Dekan FMIPA UGM, menutup workshop akademik dengan menyoroti urgensi hilirisasi riset STEM dan peluang kolaborasi antardisiplin untuk menghasilkan inovasi yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan (SDG 9 dan SDG 17). Secara keseluruhan, workshop ini memberikan wawasan strategis bagi para dosen mengenai arah pengembangan akademik Fakultas Biologi UGM, memperkuat kontribusi institusi terhadap SDGs, dan memperkokoh komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan biologi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Edukasi Manfaat dan Cara Pengolahan Tanaman Obat Keluarga di Padukuhan Karanggayam Kelurahan Caturtunggal Kapanewon Depok Yogyakarta

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 11 Desember 2025

Pada Sabtu, 6 Desember 2025 bertempat di Balai Padukuhan Karanggayam Kelurahan Caturtunggal telah dilaksanakan kegiatan edukasi “manfaat dan cara pengolahan tanaman obat keluarga” yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang TOGA dan berbagai manfaat bagi Kesehatan keluarga, dan kedepan dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Kegiatan edukasi ini dihadiri oleh Ketua Pelaksana Penggerak PKK Kelurahan Caturtunggal, ibu Siti Juwariyah, Bapak Dukuh Karanggayam Wiraka Damastiarno dan Ketua PKK ibu Wiwik Dwi Karyawatiningsih, beserta 25 anggota PKK Padukuhan Karanggayam. Pada kesempatan tersebut, narasumber Dr.Dra.Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, B.Sc., DAP&E, M.Biomed menyampaikan berbagai macam tanaman yang bermanfaat sebagai obat bagi keluarga, yanag dapat ditanam di sekitar rumah bahkan diteras. Hal ini mengingat kondisi fisik rumah di area permukiman di Karanggayam sangat padat dengan jalan yang sempit. Selain edukasi, pada kegiatan tersebut juga disampaikan bibit tanaman TOGA sekaligus meramu 7 bahan kering tanaman TOGA sebagai pengusir serangga. Selanjutnya, kegiatan ini ditutup dengan foto Bersama. Kegiatan ini mendukung komitmen global dan nasional dalam upaya untuk mensejahterakan Masyarakat melalui SDGs: (3) Kehidupan sehat dan sejahtera; (11) Kota dan Permukiman yang berkelanjutan, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Fakultas Biologi UGM Perkuat Kolaborasi Internasional dengan University of Brunei Darussalam, Didukung KBRI Brunei Darussalam

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 11 Desember 2025

Brunei Darussalam, 9 Desember 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kolaborasi strategis dengan The University of Brunei Darussalam (UBD), yang terselenggara dengan dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brunei Darussalam. Pertemuan ini dihadiri oleh delegasi Fakultas Biologi UGM yang dipimpin oleh Dekan, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., bersama Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia. Kehadiran delegasi UGM disambut hangat oleh Wakil Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Roos Diana Iskandar, serta Agus Buana selaku Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI. Sementara itu, pertemuan dengan UBD disambut oleh Dean Faculty of Science, Lim Lee Hoon, Ph.D., Faizah Metali, Ph.D. selaku Programme Leader for Environmental & Life Sciences, dan Dr. Ulmar Grafe dari Department of Environmental Life Sciences.


Inisiatif kerja sama ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan program student exchange pada tahun 2024, ketika Fakultas Biologi UGM menerima mahasiswa dari Faculty of Science UBD, Nurjanah Amalia Munaf, untuk mengikuti kegiatan akademik di UGM. Melalui pertemuan kali ini, kedua institusi menyepakati penguatan kolaborasi yang mencakup tiga bidang utama: pertama, pengembangan student exchange program dua arah antara Department of Environmental Life Sciences, Faculty of Science UBD, dan Fakultas Biologi UGM; kedua, pelaksanaan joint supervision bagi mahasiswa Program Sarjana hingga Magister dari kedua universitas; dan ketiga, penyusunan joint publication yang lahir dari penelitian kolaboratif dalam kerangka pembimbingan bersama.

Fakultas Biologi UGM dan UBD menaruh harapan besar agar kerja sama ini dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pertukaran pengetahuan, peningkatan kualitas riset, serta penguatan kapasitas akademik di bidang ilmu kehidupan. Kolaborasi ini juga dipandang sebagai kontribusi nyata kedua institusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 15 (Life on Land), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals), melalui pendidikan berkualitas, pelestarian keanekaragaman hayati, serta kemitraan global yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin erat, kerja sama ini diharapkan menjadi langkah penting menuju pengembangan riset dan pendidikan biologi yang lebih inklusif dan berdampak luas di kawasan Asia Tenggara.

Soroti Kasus Lingkungan Terkontaminasi Merkuri melalui Dual-System Biosensor dan Bioremoval, Mahasiswa Biologi Raih Juara 3 pada Lomba Esai Nasional CARBON 2025

PrestasiRilis Berita Kamis, 4 Desember 2025

Mahasiswa Fakultas Biologi UGM berhasil meraih penghargaan nasional berupa Juara 3 pada lomba Esai Nasional Chemical Industry Technology Biggest National Competition (CARBON) tanggal 26 November 2025. CARBON 2025 merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Teknologi Industri Kimia Universitas Padjadjaran setiap satu tahun sekali. Kegiatan CARBON dilaksanakan secara offline pada jenjang siswa dan mahasiswa yang terdiri dari lomba esai, case competition, dan poster. Perlombaan ini mengusung tema “Bio-circular Innovation for a Sustainable Future Creating Impact through Science, Technology, and Youth Collaboration”.

Mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2022, yaitu Winda Lutfiana Hafidz, Intan Nur Aprilia, dan Salsabila Arwa Maharani berhasil meraih prestasi berupa Juara 3 pada Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran Tingkat Nasional 2025 di bawah bimbingan Bapak Arief Muammar, S.Si., M.Sc. Karya esai ini diajukan dengan subtema “Affordable Healthcare & Bio-Diagnostics” yang berjudul “Rekayasa Escherichia coli Rekombinan Berbasis merR-luxCDABE dan Metallothionein Sebagai Biosensor Bioluminesen dan Agen Bioremoval Merkuri (Hg) pada Perairan Tercemar”.

Adanya peningkatan pencemaran merkuri akibat aktivitas pertambangan emas di Indonesia, terutama pada wilayah dengan limbah tailing yang mengandung merkuri (Hg) hingga melebihi baku mutu lingkungan, mendasari pembuatan karya esai ini. Inovasi deteksi pencemaran merkuri berbasis biosensor mikroba rekombinan menawarkan solusi berkelanjutan dalam memantau dan mengurangi dampak toksisitas merkuri di area pertambangan emas. Dengan memanfaatkan Escherichia coli yang direkayasa membawa gen merR sebagai sensor, luxCDABE sebagai penghasil sinyal bioluminesen, dan Metallothionein sebagai agen pengikat ion Hg²⁺, teknologi ini mampu memberikan deteksi real-time sekaligus menurunkan kadar logam berat secara langsung. Inovasi yang ditawarkan tidak hanya menghadirkan metode pemantauan lingkungan yang ramah lingkungan dan berbiaya rendah, tetapi juga memiliki nilai aplikatif tinggi karena mampu menggantikan teknik konvensional yang mahal dan tidak praktis di lapangan. Diharapkan penggunaan biosensor rekombinan ini menjadi strategi berkelanjutan yang tidak hanya berkontribusi pada pengendalian pencemaran merkuri, tetapi juga mendukung perlindungan kesehatan masyarakat dan kelestarian ekosistem di sekitar area tambang emas. Dengan menerapkan teknologi biosensor ini, perairan dan lingkungan bekas aktivitas pertambangan dapat dipantau secara efektif sehingga risiko paparan merkuri bagi masyarakat dapat ditekan. Lingkungan yang pulih dan aman dari kontaminasi merkuri akan mendukung keberlanjutan ekosistem, meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab di masa depan. [Penulis: Winda Lutfiana Hafidz]

Dari Desa untuk Desa: Optimalisasi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele di Dusun Tegalrejo, Desa Ngresep, Kabupaten Boyolali

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Rabu, 3 Desember 2025

Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Produksi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele Berbasis Masyarakat” telah diselenggarakan pada 29 November 2025 di Masjid Baiturrahim, Dusun Tegalrejo, Desa Ngesrep, Kabupaten Boyolali. Acara ini dibuka oleh Ibu Siti Fatonah selaku perwakilan PT Pertamina Patra Niaga. Program yang telah berjalan selama kurang lebih empat bulan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT. Pertamina Patra Niaga, yang menekankan pemberdayaan masyarakat dalam sektor peternakan dan perikanan. Kegiatan ini mendukung sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui implementasi pengetahuan, pendampingan, dan kemitraan multisektor.


Dalam kegiatan tersebut, Dr.med.vet.drh. Hendry Saragih, M.P. memberikan pemaparan terkait manajemen pemeliharaan ayam kampung yang baik dan benar. Beliau menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan ayam melalui pengelolaan pakan, sanitasi, dan pencegahan penyakit, serta teknik pembuatan kandang yang tepat. Selain itu, peserta dibekali pengetahuan mengenai cara memilih bibit ayam lokal unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan masyarakat. Program ini juga didampingi oleh Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. Sementara itu, Ibu Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut berkontribusi dengan membagikan leaflet edukatif tentang tata cara budidaya ikan lele yang tepat, mulai dari manajemen kolam, pemilihan bibit lele unggul, pengaturan kualitas air, hingga teknik pemeliharaan yang efisien. Pengetahuan ini penting untuk mendukung praktik budidaya yang bertanggung jawab sesuai prinsip SDG 12.

Acara ini dihadiri oleh delapan warga perwakilan kelompok tani Dusun Tegalrejo, yang mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif bertanya seputar kendala serta strategi budidaya ayam dan ikan yang efektif. Sebagai penutup, para peserta bersama narasumber melakukan peninjauan lapangan ke kandang ayam dan kolam lele percontohan yang telah dibuat oleh warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan praktik budidaya yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemitraan lokal sebagai wujud nyata dukungan terhadap SDG 17 dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan ketahanan pangan desa.

Kontributor: Ardaning Nuriliani, Hendry Saragih, Nur Indah Septriani

Lestarikan Kekayaan Rempah Nusantara, Tim INUCoST Fakultas Biologi UGM Gelar Workshop Pembuatan Herbarium Bersama Pakar Leiden dan Praktisi Industri

Rilis Berita Rabu, 3 Desember 2025

Yogyakarta, 3 Desember 2025 — Tim INUCoST (Indonesia-Netherlands University Consortium on Sustainable Futures) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar pelatihan bertajuk “Hands on Workshop: How to Make Herbarium and Identification of Nusantara Spices” pada Sabtu (29/11) lalu. Bertempat di Auditorium Biologi Tropika, acara ini menjadi wadah strategis dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati sekaligus mendalami potensi kekayaan rempah Indonesia.


Workshop ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang juga bertindak selaku Koordinator Work Package 2 Tim INUCoST. Dalam sambutannya, Prof. Budi menekankan pentingnya sinergi antara keilmuan botani dan kebutuhan industri untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam nusantara.

Kolaborasi unik antara perspektif akademisi internasional dan praktisi industri lokal menjadi daya tarik utama kegiatan ini. Hadir sebagai narasumber adalah Prof. Dr. rer.nat. P.J.A. Kessler dari Hortus Botanicus, IBL Plant Science – Instituut Biologie Leiden, Belanda, serta Asri Saraswati Iskandar, Founder Agradaya, sebuah wirausaha sosial yang fokus pada pengembangan rempah berkelanjutan di Yogyakarta.

Pada sesi pertama, Asri Saraswati Iskandar memaparkan wawasan mengenai rempah dari kacamata industri. Ia mengulas nilai ekonomis serta potensi besar rempah nusantara dalam pasar modern, memberikan gambaran nyata bagaimana komoditas hayati dapat dikelola secara profesional dan berdampak sosial.

Sesi selanjutnya beralih pada pendalaman teknis ilmiah bersama Prof. Kessler. Peserta tidak hanya dibekali teori identifikasi tanaman, tetapi juga diajak melakukan praktik langsung (hands-on) teknik preparasi herbarium menggunakan spesimen rempah nusantara. Prof. Kessler menegaskan bahwa pembuatan herbarium yang standar sangat krusial sebagai basis data taksonomi dan referensi valid bagi penelitian botani di masa depan.

Kegiatan ini juga selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 15 (Ekosistem Daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui transfer pengetahuan dari pakar internasional dan sinergi dengan sektor industri, Fakultas Biologi UGM berupaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam konservasi biodiversitas, sekaligus membangun jejaring kemitraan global yang inklusif dan berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berjalan sangat interaktif sepanjang acara. Melalui perpaduan materi teknis pembuatan herbarium dan wawasan industri ini, para peserta diharapkan memiliki bekal komprehensif untuk turut serta dalam pelestarian dan inovasi pemanfaatan rempah Indonesia.

Fakultas Biologi UGM dan Australian National University Perpanjang Kerja Sama Double Degree serta Bahas Peluang Kolaborasi Strategis Baru

Kerja SamaRilis Berita Selasa, 2 Desember 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi dari Australian National University (ANU), Australia, dalam rangka perpanjangan kerja sama program Double Degree tingkat sarjana dengan Fakultas Biologi sekaligus penjajakan perluasan kolaborasi strategis dengan UGM. Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Rektor UGM. Delegasi ANU dipimpin oleh Professor Kiaran Kirk selaku Dean, College of Science and Medicine, bersama Professor Stephen Eggins selaku Dean, College of Systems and Society; Professor Maja Adamska selaku Associate Director Education, College of Science and Medicine, Research School of Biology; Associate Professor Jeremy Smith dari College of Systems & Society, School of Engineering; serta Leonardo Alfonzo selaku Regional Manager, International Relations and Partnerships – STEMM.


Dari pihak UGM, pertemuan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM yang didampingi oleh Tyas Iksan Hikmawan, Ph.D., Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UGM. Hadir pula Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi, bersama Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, serta Nur Indah Septriani, Ph.D., selaku Kepala KUI Fakultas Biologi dan Matin Nuhamunada, Ph.D., Sekretaris KUI Fakultas Biologi. Selain itu, pertemuan turut dihadiri oleh Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan; Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng., Dekan Sekolah Vokasi; serta Prof. Ir. Ali Awaludin, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU, ACPE, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Teknik.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Puji Astuti selaku pimpinan rapat membuka diskusi dengan menyampaikan sambutan hangat serta apresiasi terhadap hubungan panjang antara UGM dan ANU sebagai mitra internasional yang telah lama berkolaborasi. Diskusi kemudian berlanjut pada pembahasan mengenai peluang penguatan dan perluasan kerja sama, termasuk melalui program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY WCU) , New Colombo Plan, serta skema kolaborasi akademik yang berpotensi memperoleh dukungan pendanaan LPDP.

Agenda utama pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan perpanjangan kerja sama Double Degree Undergraduate Program antara Fakultas Biologi UGM dan College of Science and Medicine ANU. Kerja sama yang telah berjalan sejak 2018 ini kembali diperkuat setelah menghasilkan lulusan pertama, Vanessa dan Sabut, yang telah menyelesaikan studi di UGM dan ANU pada tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Biologi, Prof. Budi Setiadi Daryono, menyampaikan bahwa keberlanjutan program ini merupakan langkah strategis bagi UGM dalam membuka peluang global bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat kompetensi akademik melalui pengalaman belajar internasional yang berstandar tinggi.

Selain perpanjangan kerja sama akademik tingkat sarjana, diskusi juga berkembang pada potensi kolaborasi riset dan program multidisiplin yang melibatkan Fakultas Biologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Fakultas Teknik, serta Sekolah Vokasi. Kedua institusi membahas sejumlah topik riset potensial yang dapat dikembangkan secara bersama-sama, termasuk bidang biologi, kesehatan masyarakat, rekayasa sistem, hingga inovasi teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Agenda dilanjutkan dengan Faculty Tour ke Fakultas Biologi UGM khususnya pada kegiatan Research Day yang sedang berlangsung. Delegasi ANU diperkenalkan pada berbagai aktivitas, riset maupun kolaborasi yang sudah dijalin oleh Fakultas Biologi UGM.

Mengakhiri diskusi, UGM dan ANU menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat melalui kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Kemitraan ini dinilai selaras dengan SDG 4 mengenai peningkatan kualitas pendidikan melalui mobilitas internasional dan penguatan kapasitas mahasiswa; SDG 9 mengenai pengembangan inovasi dan riset yang berdaya guna; serta SDG 17 mengenai penguatan kemitraan global yang berkelanjutan. Ke depan, kedua institusi berharap kolaborasi ini terus berkembang menjadi model kerja sama internasional yang mampu menghasilkan inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global.

Karsa Desa: Program Pengabdian Baru KMP Biologi UGM di Pedukuhan Geger

Kegiatan MahasiswaPengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Jumat, 28 November 2025

Divisi Sosial Masyarakat Kabinet Satwika Cakra KMP Biologi UGM melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Karsa Desa pada 22–23 November 2025 di Pedukuhan Geger, Pundong, Bantul. Program ini merupakan inisiatif baru yang dirancang untuk menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat melalui kegiatan edukatif yang relevan, khususnya terkait lingkungan.


Geger dipilih sebagai lokasi karena merupakan desa tadahan air yang memiliki peran penting bagi desa-desa sekitarnya. Survei lapangan yang dilakukan dua kali, pada Agustus dan awal November, menunjukkan bahwa edukasi lingkungan untuk kelompok dewasa telah beberapa kali diberikan sebelumnya. Oleh karena itu, Karsa Desa difokuskan bagi anak-anak sebagai kelompok yang belum banyak mendapat pendampingan terkait pelestarian lingkungan.

Sebanyak 15 volunteer berangkat dari Fakultas Biologi UGM pada Sabtu siang. Setibanya di balai desa, para volunteer melakukan pembersihan dan menata kembali bangunan yang lama tidak digunakan. Pada kesempatan ini, volunteer juga membuat Pojok Baca yang diisi dengan buku pelajaran SD-SMP, novel dan cerita anak, serta bacaan umum lainnya.

Kegiatan utama dilaksanakan pada Minggu, 23 November 2025. Acara dipandu oleh Intan Gayatri selaku MC dan dibuka oleh Koordinator Divisi Sosial Masyarakat, Felisitas Meli Podhi. Acara kemudian diresmikan oleh Muhammad Nandar, Dukuh Geger, yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kontribusi KMP Biologi UGM serta harapannya agar kerja sama dapat terus berlanjut.

Anak-anak mengikuti sesi fun learning mengenai siklus air dan cara menjaga lingkungan, dilanjutkan demonstrasi mini eksperimen tentang daya serap tanah dan simulasi siklus hujan oleh Imran Sadewo dan Nur Azizah Ibrahim. Materi tambahan mengenai pengenalan ular serta langkah yang harus dilakukan ketika menemukannya disampaikan oleh Imran Sadewo dan Papuani Rumansara, mengingat kondisi wilayah Geger yang masih memiliki banyak vegetasi.

Kegiatan ditutup dengan permainan edukatif dan Lomba Cerdas Cermat yang diikuti 20 peserta dalam lima kelompok. Di akhir acara, KMP Biologi UGM menyerahkan  donasi buku bacaan untuk melengkapi Pojok Baca balai desa.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para volunteer kembali ke tempat menginap dan bersiap kembali ke Fakultas Biologi UGM. Program Karsa Desa diharapkan dapat menjadi awal kegiatan pengabdian berkelanjutan yang memperkuat hubungan antara mahasiswa pascasarjana Biologi UGM dan masyarakat Pedukuhan Geger.
1234…74

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Tantangan Malaria Indonesia Timur, Mahasiswa Magister Biologi UGM Raih Juara Nasional
  • Pendaftaran Program Internalisasi Nilai-nilai Pioner (PIN PIONER) UGM 2026
  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju