SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D., mewakili UGM sebagai Penerima Dukungan Dana Penelitian dan Pengembangan Grant Riset Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kepala Sawit (BPDPKS) Tahun 2023. Peresmian kerja sama tersebut ditandai dengan acara penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang diselenggarakan pada hari Senin, 25 September 2023 pukul 12.00 sampai dengan 17.30 WIB di Hotel JHL Soltaire, Gading Serpong, Tangerang.
Acara tersebut dibuka dengan sambutan oleh Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, dan sambutan dari perwakilan Komite Litbang BPDPKS. Kegiatan tersebut kemudian berlanjut dengan penandatanganan perjanjian kerja sama Program Litbang GRS 2023. Para Kepala Lembaga Litbang dan Peneliti Penerima Dukungan Dana Penelitian dan Pengembangan Grant Riset Sawit BPDPKS Tahun 2023 hadir dalam acara tersebut, dengan salah satu diantaranya adalah tim dari UGM.
UGM berhasil memperoleh hibah BPDPKS dengan judul penelitian yang menarik, yakni “Pengembangan Marka Molekuler Untuk Kelapa Sawit Efisien Penyerapan Nutrisi Fosfat.” Penelitian ini diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., dan melibatkan beberapa peneliti lainnya, seperti Sigit Dwi Maryanto, M.Sc., Eka Tarwaca Susila Putra, S.P., M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Diah Rachmawati, M.Sc., dan Prof. Dr. Purnomo, MS. Penelitian ini menjadi satu-satunya proyek penelitian yang mendapatkan hibah dari BPDPKS dan mewakili UGM Tahun 2023 dalam ajang bergengsi ini.
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah lama berkomitmen untuk mendukung riset dan pengembangan di industri kelapa sawit. Dana penelitian yang mereka sediakan berasal dari sektor perkebunan kelapa sawit dan digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif penelitian dan pengembangan kelapa sawit, sekaligus memperkuat lembaga penelitian nasional.
Penelitian Hibah BPDPKS tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam perwujudan kolaborasi untuk peningkatan riset para peneliti dan dosen di Fakultas Biologi UGM sekaligus peningkatan pendidikan (SDG 4 dan SDG 17). Di samping itu, kerja sama tersebut juga mendukung misi BPDPKS dalam dukungannya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik (SDG 8).
Keberlanjutan industri kelapa sawit nasional menjadi fokus utama BPDPKS dalam mendukung riset-riset ini. Hasil-hasil penelitian yang didanai oleh BPDPKS diharapkan dapat memberikan solusi konkret, menjadi alat pemecah masalah atau problem solving, serta berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit. Harapannya, penelitian yang didanai oleh BPDPKS akan dapat dimanfaatkan oleh industri kelapa sawit, pemerintah, dan masyarakat luas, serta dapat memajukan industri ini sambil menjaga keberlanjutannya.

Dalam upaya memerangi perdagangan hewan dilindungi oleh negara dan mengancam keberlanjutan satwa liar, Dosen Fakultas Biologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memberikan bantuan bagi penegak hukum wilayah Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara dalam pengungkapan kasus kejahatan menggunakan teknik DNA forensik.
Pada hari Senin, 19 September 2023, tim gabungan yang terdiri dari penegak hukum dan Dosen Fakultas Biologi UGM bekerja sama untuk mengidentifikasi barang bukti dari perdagangan ilegal. Kasus ini menjadi sorotan karena barang bukti yang diperoleh sangat bervariasi, mulai dari minyak, kulit samak, tulang, dompet, hingga peci dan diduga dari hewan-hewan dilindungi, seperti harimau, macan tutul, macan kumbang, gajah. Dr. Dwi Sendi Priyono, seorang Dosen Fakultas Biologi UGM mengkoordinasikan pengumpulan sampel DNA dari barang buktu yang ditemukan dalam operasi penegakan hukum. Teknik DNA forensik kemudian digunakan untuk menganalisis sampel-sampel tersebut dan menentukan spesies barang bukti tersebut.
Kasus ini adalah contoh yang baik dari kolaborasi yang sukses antara dunia akademis dan penegak hukum dalam upaya melindungi satwa liar yang terancam punah. Penegakan hukum yang lebih baik dan pemahaman ilmiah yang mendalam tentang identifikasi DNA forensik diharapkan dapat membantu mengurangi perdagangan harimau ilegal di masa depan. Tim peneliti dan penegak hukum berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam upaya melindungi harimau dan spesies satwa liar lainnya dari ancaman perdagangan ilegal yang merusak. Dalam hal ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) mendukung upaya ini dan akan terus berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan satwa liar di Indonesia.
Sabtu, 11 Maret 2023, Tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat-Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. (Ibu Raras), dengan anggota tiga mahasiswa yakni: Aisya Syam Mahanani, Lathifa Haya Nuraziza, dan Oktaviani Setiati, telah melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produk Olahan Makanan dengan Pewarna Alam di Padukuhan Malangrejo, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman”. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Warung Goeboeg Pentjeng, Jetis, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, D.I.Yogyakarta. Sosialisasi ini dihadiri oleh Lurah Wedomartani (Bapak H. Teguh Budiyanto), Dukuh Malangrejo (Bapak Sarbini) yang didampingi Seksi Pendidikan Malangrejo (Lanjar S. Pd. SD), serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terlibat dalam kegiatan ini.
Padukuhan Malangrejo dipilih kembali sebagai lokasi kegiatan PkM-MBKM 2023, dikarenakan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk melanjutkan kegiatan PkM-MBKM 2022. Beberapa produk makanan telah dihasilkan antara lain puding BiTel, sirup bit dan sirup telang. Namun, produk yang dihasilkan pada kegiatan tersebut masih terbatas, sehingga perlu dilakukan diversifikasi kuantitas serta kualitas produk olahan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat Padukuhan Malangrejo terkait dengan peningkatan kualitas dan kuantitas produk olahan makanan dengan pewarna alami melalui program MBKM.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembukaan, sambutan dari tuan rumah pemilik warung Goeboeg Pentjeng yang memberikan fasilitas tempat, Ketua Kegiatan, Lurah Wedomartani yang mewakili pihak mitra, Dukuh Malangrejo, dan ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Menurut Bapak H. Teguh: “kegiatan PkM MBKM Fakultas Biologi UGM sangat penting dalam mendukung program pemerintahan desa terkait pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang ada di wilayahnya”. Selanjutnya, pemaparan materi oleh ketua kegiatan, yang berisikan tentang banyak hal, meliputi pemanfaatan berbagai jenis pewarna alami makanan yang lebih menyehatkan tubuh, membuat makanan lebih menarik untuk dikonsumsi, serta meningkatkan kualitas, kuantitas, legalisasi, dan diversifikasi jenis pewarna alami makanan dan produk olahannya. Selain itu, disampaikan juga tentang rincian kegiatan PkM-MBKM yang akan berlangsung selama dua semester pada tahun 2023 di Padukuhan Malangrejo dan didanai oleh Fakultas Biologi UGM. Sebelum pemaparan materi sosialisasi dimulai, peserta diminta mengisi kuisioner untuk mengetahui tingkat ketertarikan peserta terhadap kegiatan PkM-MBKM. Hasil menunjukkan bahwa peserta sangat tertarik dan ingin terlibat dalam PkM-MBKM tersebut.
Selain dilakukan kegiatan sosialisasi, dilakukan pula pengenalan dan pengamatan tanaman yang memiliki potensi sebagai pewarna alami yang ada di sekitar lokasi sosialisasi, yaitu tanaman telang dan pohon murbei. Kedua tanaman tersebut nantinya akan menjadi bahan pewarna alami utama dalam kegiatan ini. Selama kegiatan sosialisasi, disajikan beberapa prototipe produk olahan dari pewarna alami, yaitu berupa klepon bunga telang, gethuk bunga telang, roti dengan selai murbei, teh daun murbei, teh bunga telang, serta produk yang telah dihasilkan pada kegiatan tahun lalu, yakni puding BiTel Pelangi. Kegiatan dilanjutkan dengan agenda ramah tamah, jamuan makan, hidangan jajanan dan minuman telang serta murbei, disertai dengan penayangan video-video pemanfaatan tanaman murbei di beberapa negara berkembang, seperti Jepang, China, dan Korea.
Selain makanan, peserta sosialisasi juga dibekali dengan kit yang digunakan sebagai penunjang program PkM-MBKM. Kit kegiatan berisikan buku catatan, pena, dan booklet mengenai kegiatan PkM-MBKM Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produk Olahan Makanan dengan Pewarna Alami di Padukuhan Malangrejo. Kegiatan ditutup dengan pembagian prototipe produk olahan dari pewarna alami dan foto bersama peserta yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi.
Pada Hari Selasa tanggal 12 September 2023 Tim Swanting berkunjung ke Kampung Satwa, salah satu Desa Binaan Fakultas Biologi UGM yang berlokasi di RT 06 RW 16 Pedukuhan Kedung Banteng, Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta 55563. Kunjungan ini bertujuan untuk berkoordinasi terkait pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat dalam Skema Merdeka Belajar-Kampus Medreka (PkM-MBKM) Tahun 2023 Tahap II. Tim Swanting diketuai oleh Ibu Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si. dan beranggotakan enam mahasiswa Program Sarjana Fakultas Biologi UGM Angkatan 2020, yaitu: Nindi Putri Dwi Wardani, Lisna Nur Aini, Fathur Syahrian Ramadhani, Adiva Aphrodita, Diva Nurmalia Sentono, dan Rendritio Bahar.
Pada Tahap I (Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023) lalu, Tim Swanting telah melaksanakan tiga agenda, yaitu: Penyuluhan Eco-enzyme dan Microgreens, Sosialisasi Program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi), dan Pendataan Tingkat Kesehatan Balita dan Anak. Ketiga agenda tersebut diangkat dalam rangka mengantisipasi kejadian stunting dan wasting di Kampung Satwa, sekaligus mendukung program pemerintah Republik Indonesia mengenai percepatan penurunan stunting dan wasting pada balita dan anak sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2022-2024.
Berita terkait:
Pada Tahap II (Semester Gasal Tahun Akademik 2023/2024) ini, Tim Swanting berencana akan melanjutkan agenda kegiatannya dengan beraktivitas bersama warga Kampung Satwa untuk budidaya tanaman dan ternak kecil sebagai sarana pemenuhan gizi keluarga. Adapun tanaman yang dipilih adalah: sayur-sayuran berdaun hijau (bayam, kangkung, dan pakcoi) serta buah-buahan (kelengkeng dan belimbing manis). Sementara itu, jenis hewan ternak yang dipilih adalah lele dan puyuh.
Dalam kesempatan ini, Tim Swanting berbincang dan berdiskusi bersama lima belas warga Kampung Satwa yang terdiri dari Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT), Ketua RT 06 Kedung Banteng, perwakilan Pengurus Kampung Satwa, dan perwakilan Dasawisma. Rencana kegiatan yang ditawarkan oleh Tim Swanting disambut dengan antusias dan diperoleh kesepakatan waktu untuk pelaksanaan ketiga agenda tersebut, yaitu sebagai berikut: (1) Pelatihan budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan pada Hari Sabtu tanggal 23 September 2023, (2) Pelatihan ternak lele dalam ember dan akuaponik (budikdamber) pada Hari Sabtu tanggal 07 Oktober 2023, dan (3) Pelatihan ternak puyuh pada Hari Sabtu tanggal 21 Oktober 2023.
Dalam penutupannya, Pak Fauzul Idhi membagikan motto yang menjadi semangat para alumni UGM, yaitu “Garda Terdepan Beramal Nyata, Benteng Negara Indonesia.” Ini mencerminkan komitmen mereka untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam memajukan masyarakat dan bangsa.



































