• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 2 : Tanpa Kelaparan
  • SDG 2 : Tanpa Kelaparan
  • hal. 12
Arsip:

SDG 2 : Tanpa Kelaparan

Sarasehan Dosen dan Tenaga Kependidikan: Mempertahankan Budaya Berkumpul

Rilis Berita Jumat, 5 Juli 2024

Jumat (5/7/24) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan sarasehan bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan. Acara yang diadakan di auditorium Biologi Tropika ini didahului dengan senam bersama di halaman Fakultas Biologi UGM. Senam diikuti dengan penuh semangat oleh semua peserta, setelah beberapa minggu senam bersama yang merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat pagi ditiadakan karena sedang dilaksanakan ujian di Fakultas.


Setelah senam selesai, semua peserta memasuki auditorium untuk mengikuti rangkaian acara. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya, Prof. Budi menyampaikan perlunya kegiatan-kegiatan yang melibatkan semua sivitas Fakultas Biologi. “Walaupun sekarang sudah ada grup whatsapp, tapi berinteraksi secara langsung seperti ini sangat baik untuk kita, tidak hanya berkomunikasi lewat whatsapp”.

Dalam kesempatan tersebut, pak Dekan juga menyampaikan rencana kegiatan Biology Business Gathering yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024 di Jakarta. Business gathering merupakan kegiatan yang menghadirkan para alumni yang sudah berkecimpung di dunia usaha industri serta merupakan upaya Fakultas Biologi UGM untuk merangkul para alumni dan memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan oleh Fakultas Biologi.

Pada sarasehan kali ini juga sekaligus sebagai penyambutan untuk Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc. dan Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. yang kembali dari ibadah haji. Dalam kesempatan ini Dr. Slamet dan Dr. Eko berkenan berbagi pengalaman selama menunaikan ibadah haji dan melantunkan doa.

Selanjutnya disampaikan penjelasan singkat tentang penulisan pemberitaan atau press release yang berwawasan SDGs oleh Koordinator Bidang Administrasi Keuangan dan Umum, Titin Fauziah, S.E., M.B.A.

Acara ditutup dengan sarapan bersama sebagai wujud kebersamaan antar sivitas Fakultas Biologi UGM. Kegiatan – kegiatan seperti ini merupakan salah satu dukungan Fakultas Biologi UGM dalam Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Aplikasi Bioinformatika untuk Pemantapan PUA PT Food Security: Dosen Fakultas Biologi UGM Tingkatkan Keahlian dengan Pelatihan NGS di GSI

Rilis Berita Selasa, 2 Juli 2024

Yogyakarta, 1 Juli 2024 – Dua dosen dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti pelatihan lanjut mengenai platform Next Generation Sequencing (NGS) yang diselenggarakan oleh Genomic Solidaritas Indonesia (GSI). Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dan mencakup aspek teoretis dan praktis penggunaan platform Oxford Nanopore Technologies (ONT). Partisipasi pada pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam memajukan penelitian bioinformatika di Indonesia. Implementasi High-Performance Computing (HPC) untuk memproses data biologis yang besar selaras dengan tujuan penelitian UGM, dan pelatihan ini membekali para peneliti dengan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan alat-alat canggih tersebut secara efektif.





Hari 1: Pengenalan Platform ONT dan Bioinformatika Dasar

Hari pertama pelatihan terdiri dari dua sesi: sesi teori dan sesi praktikum. Sesi teori memperkenalkan peserta pada platform ONT, teknologi NGS terbaru yang menggunakan arus listrik melalui nanopore protein. Demonstrasi juga dilakukan pada penggunaan software minKNOW untuk ONT dan EPI2ME LABs untuk pemrosesan data pasca-NGS. Sesi praktikum fokus pada pengenalan pemrograman dasar bioinformatika menggunakan bash, termasuk sistem file, pembacaan data pasca-NGS, manajemen file, manajemen software menggunakan Mamba, dan teknik de novo alignment.



Hari 2: Fitur Lanjut ONT dan Pemrosesan Data

Hari kedua melanjutkan dengan sesi teori dan praktikum. Sesi teori membahas keuntungan ONT dibandingkan platform lain, terutama konsep Adaptive Sampling yang membuat flow cell ONT lebih efisien dan data yang diperoleh lebih spesifik. Sesi praktikum mencakup assembly, variant calling, dan annotasi, serta pengenalan Biophyton, paket Python untuk pemrosesan data bioinformatika. Hari ini diakhiri dengan kunjungan laboratorium untuk melihat infrastruktur sekuensing di GSI Lab.



Hari 3: Analisis Metagenomik dan Proyek Akhir

Hari terakhir fokus pada praktikum dan proyek akhir. Peserta belajar tentang Analisis Metagenomik 16s menggunakan EPI2ME Labs melalui Command Line Interface (CLI). Pelatihan diakhiri dengan proyek akhir, di mana peserta memproses file fastq (.fastq) dari ONT menjadi file bam (.bam) untuk analisis lebih lanjut menggunakan R Studio atau Python.



Pentingnya Analisis NGS dalam Mendukung Topik Biosecurity untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan

Kemajuan alat NGS telah meningkatkan penelitian di bidang ilmu hayati, memungkinkan kajian yang lebih spesifik dan mendalam. Pemahaman tentang materi genetik organisme sangat penting untuk memahami aktivitas dan kehidupan mereka. Hal ini terlihat dalam kemajuan pesat precision medicine yang mengungkap keunikan individu melalui analisis genetik. Dalam program penelitian PUAPT, Fakultas Biologi UGM mendapat mandat mengenai topik biosecurity pada manajemen lahan dan air di kelompok kerja Food Security. Alat-alat ini sangat berharga untuk mengkaji komunitas mikrobioma di rizosfer, interaksi mikroba dengan tanaman, pengaruh mikrobioma terhadap penggunaan pupuk dan pestisida, serta perbedaan ekspresi gen pada tanaman pangan di bawah perlakuan tertentu pada level manajemen lahan dan air pertanian. Analisis NGS memainkan peran penting dalam mendukung upaya-upaya tersebut untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya tujuan kedua, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta tujuan 13 terkait penanganan perubahan iklim untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Dosen Fakultas Biologi Terlibat dalam Bedah Buku “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas” di Sidokarto, Godean

Pengabdian kepada MasyarakatPengelolaan Sampah Senin, 1 Juli 2024

Joglo Donowarih, Sidokarto, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta – Pada Jum’at, 28 Juni 2024, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY menggelar acara bedah buku bertajuk “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas” di Sidokarto, Godean. Acara ini dihadiri oleh 120 peserta dari 7 kalurahan se-kecamatan Godean yang tertarik menjadi penggerak bank sampah dan menerapkan sistem zero waste.


Latar belakang penyelenggaraan acara ini dipicu oleh penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan yang mengakibatkan peningkatan pembakaran sampah oleh masyarakat, meningkatkan tingkat polusi udara, dan berpotensi membahayakan kesehatan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY menghadirkan pembedahan buku yang dipandu oleh Bapak Ir. Twaistrisna Hepiprana S.Pt., M.M., IPM., dengan pembukaan acara dari Bapak Rakhmat Sutopo, S.E. selaku Kabid Pengelolaan Arsip Statis Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dan sambutan dari Bapak Sofyan Sertyo Darmawan, ST., M.Eng., anggota DPRD Propinsi DIY.

Materi pembedahan buku “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas” disampaikan oleh Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dosen dari Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, Fakultas Biologi UGM. Buku ini, yang ditulis oleh Esaputri Purwandari, Yomi Windri Asni, Umdatul Qori’ah, dan Muzna Nurhayati, membahas praktik-praktik pengelolaan sampah berbasis pengalaman koperasi GEMI. Pembedah memaparkan bahwa buku ini berisi informasi yang relevan, mudah dipahami, dan dapat diterapkan langsung, termasuk contoh keberhasilan beberapa bank sampah beserta kiat suksesnya. Pembedah menyampaikan poin-poin penting dengan meng-highlight isi bukunya, menambahkan dari sisi ilmu biologi, pengalaman zero waste di Jepang, dan pengalaman dalam mengolah sampah organik dan non-organik yang pernah dilakukan selama Pengabdian Masyarakat di Dusun Sendari.

Bedah buku dilanjutkan dengan pemaparan dari salah satu penulis buku yaitu Ibu Esaputri Purwandari, S.E., CFP., yang berbagi pengalaman membuat kompos dengan berbagai metode yang mudah untuk diikuti seperti komposter gerabah, komposter ember tumpuk, komposter, pengelolaan sampah anorganik dengan membuat bank sampah dan pembuatan sabun dari minyak jelantah yang menambah nilai ekonomi dari limbah sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sesi bedah buku ini mencakup diskusi interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola sampah. Anggota komunitas sangat tertarik untuk belajar tentang kompos, daur ulang, dan mengurangi plastik sekali pakai. Diskusi ini menyoroti kebutuhan akan literasi dasar dalam praktik lingkungan untuk menerapkan 5R, Refuse (menolak hadirnya barang sekali pakai, Reduce (mengurangi penggunaan barang sekali pakai), Reuse (menggunakan kembali barang yang digunakan), Recycle (mengolah kembali atau mendaur ulang), dan Rot (mengolah sampah organik menjadi kompos) dalam mengatasi permasalahan sampah. Terdapat tiga acara mengelola sampah yang perlu dihindari, yaitu tidak membakar sampah, tidak mengubur sampah plastic dan kaleng, dan tidak membuang sampah ke laut. Hal ini yang saat ini masih banyak dilakukan masyarakat DIY sehingga perlu sosialisasi yang lebih gencar mengenai bahayanya termasuk tentang pelanggaran hukum yang telah diatur berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah: “Setiap orang dilarang membakar sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis pengelolaan sampah dan dapat dikenai sanksi pidana kurungan atau denda.”

Luaran dari acara ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat sekaligus kesadaran dalam mengelola sampah secara berkelanjutan bersama komunitas. Buku ini saat ini disebarkan secara gratis oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan tersebut. Acara serupa telah sukses diselenggarakan di beberapa kecamatan se-DIY sebelumnya, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah secara efektif. Acara ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2 (Lingkungan), 3 (Polusi Udara), 4 (Dasar Literasi), dan 5 (Pemberdayaan Perempuan), dengan fokus pada pendidikan untuk keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Tingkatkan potensi kopi lokal, Fakultas Biologi UGM selenggarakan pelatihan budidaya tanaman kopi di Desa Sikunang, Dieng.

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 1 Juli 2024

Dalam upaya meningkatkan potensi kopi lokal, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan pelatihan budidaya tanaman kopi di Desa Sikunang, Dieng, Wonosobo, pada tanggal 29-30 Juni 2024. Tim Desa Mitra dari Fakultas Biologi UGM yang beranggotakan Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., Dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech., Dr. Miftahul Ilmi, M.Si., dan Dr. Dwi Sendi Priyono S.Si., M.Si. hadir bersama narasumber alumni sekaligut praktisi dan penggiat kopi Nasional, Edi Dwi Atmaja, S.Si., M.S., owner & COO Katamata Coffee Roastery, first roastery. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi, salah satu komoditas pertanian utama di Indonesia, dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan kepada para petani.


Kopi adalah salah satu komoditas unggulan Indonesia dengan sumber daya ekonomi yang signifikan terkait produksinya. Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan yang memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, pelatihan ini difokuskan pada peningkatan produktivitas kopi, yang sangat penting untuk memastikan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Pelatihan dua hari ini dihadiri oleh petani kopi lokal, Kepala Desa dan Kepala Dusun Sikunang. Program ini mencakup sesi teoretis tentang biologi tanaman kopi, manajemen hama dan penyakit, serta demonstrasi praktis tentang teknik budidaya kopi modern. Tujuannya adalah untuk membekali petani dengan alat yang mereka butuhkan untuk meningkatkan hasil kopi mereka dan memperbaiki kualitas produk mereka.

Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U, sebagai Ketua tim Desa Mitra dari Fakultas Biologi UGM, menekankan pentingnya program pelatihan semacam ini. “Dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani lokal kita, kita dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas pertanian kopi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi keseluruhan wilayah ini,” katanya. “Ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang berfokus pada peningkatan sumber daya ekonomi dan ketahanan pangan”. Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya praktik pertanian berkelanjutan. Petani diperkenalkan dengan metode pertanian organik dan manfaat penggunaan pupuk alami serta langkah-langkah pengendalian hama alami. Praktik-praktik ini tidak hanya meningkatkan kualitas kopi tetapi juga memastikan keberlanjutan jangka panjang ekosistem pertanian.

Para peserta sangat antusias dengan pelatihan ini dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada UGM atas penyelenggaraan acara tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami telah mempelajari teknik-teknik baru yang akan membantu kami meningkatkan produksi kopi dan memperbaiki mata pencaharian kami,” kata Mianto, seorang petani kopi lokal. Fakultas Biologi UGM berencana untuk terus mendukung petani kopi lokal melalui sesi pelatihan reguler dan kunjungan tindak lanjut. Dukungan berkelanjutan ini sangat penting untuk menjaga momentum dan memastikan bahwa para petani dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari dengan efektif. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mempromosikan produk pertanian lokal dan meningkatkan sumber daya ekonomi komunitas pedesaan. Dengan fokus pada komoditas utama seperti kopi, UGM bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Sebagai kesimpulan, pelatihan budidaya tanaman kopi di Desa Sikunang adalah langkah signifikan menuju mewujudkan potensi penuh industri kopi Indonesia. Dengan dukungan dan kolaborasi yang berkelanjutan, petani lokal dapat mencapai produktivitas yang lebih tinggi, produk berkualitas lebih baik, dan masa depan ekonomi yang lebih aman.

Edukasi tentang”Urban farming dan praktik budidaya umbi-umbian untuk mendukung ketahanan pangan” pada ibu-ibu PKK di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 26 Juni 2024

Pertanian perkotaan (Urban Farming) merupakan praktik pertanian di daerah perkotaan serta wilayah sekitarnya dan merupakan kegatan terpadu yang melibatkan hortikultura, peternakan, akuakultur, ataupun praktik lain untuk menghasilkan makanan segar atau produk pertanian lainnya. Urban farming dapat membawa sistem pertanian lebih dekat pada konsumen dan memberi peluang lapangan kerja baru dengan adanya UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).


Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang dibimbing oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. telah melaksanakan kegiatan penyuluhan ke dua kalinya dengan tema “Urban farming dan praktik budidaya umbi-umbian untuk mendukung ketahanan pangan” di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman pada hari Sabtu, 8 Juni 2024. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 18 orang sebagai perwakilan dari ibu-ibu PKK Dusun Blotan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan. Adapun upaya yang dilakukan melalui urban farming diharapkan dapat menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga pangan dan keterjangkauan pangan. Dijelaskan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc. St bahwa ragam tanaman urban farming yang dapat ditanam meliputi berbagai sayuran seperti : selada, tomat, mentimun, cabe, kangkung, sawi, bayam dan sebagainya. Disamping sayuran, buah-buahan seperti stroberi, jeruk kecil, pepaya juga dapat ditanam baik di lahan maupun menggunakan planterbag. Selain sayuran dan buah-buahan, berbagai jenis umbi-umbian juga dapat dibudidayakan untuk variasi sumber karbohidrat diantaranya ganyong (Canna edulis Kerr.) dan garut (Marantha arundinacea L.).

Di dusun Blotan juga telah dibuat demplot sejak bulan Mei 2024 untuk menanam berbagai sayuran dan setelah kegiatan penyuluhan dilakukan panen sayuran bersama-sama dengan ibu-ibu anggota PKK yang mengikuti dan juga mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan MBKM yaitu: Cika Aprilia Hendriana (21/476880/BI/10740) dan Wafiq Nur Azzizah (21/483174/BI/10899). Penanaman sayuran pada demplot di dusun Blotan ini menggunakan konsep meningkatkan pertumbuhan dengan biostimulan dan meminimalkan penggunaan pupuk anorganik. Sayuran yang dipanen pada pertemuan ini adalah kangkung dan sawi pokcoy, sementara beberapa tanaman lain yang masih ditumbuhkan diantaranya jagung P21, jagung P40, kacang tanah, tomat, terong, cabai dan kale. Selain panen sayuran dilakukan juga penanaman umbi-umbian yaitu ganyong dan garut di sela-sela bedengan yang ada. Untuk penanaman ubi ketela rambat dilakukan menggunakan bak plastik yang dapat dibuka salah satu sisinya untuk memudahkan pemanenan. Dalam sambutannya ibu Kepala Dusun menyampaikan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan ini dan diharapkan kegiatan di Dusun Blotan dapat terus berkelanjutan untuk meningkatkan wawasan masyarakat terkait ketahanan pangan maupun issue lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang bertajuk “Edukasi dan Praktik Budidaya Berkelanjutan Tanaman Pangan dan Perikanan melalui Urban Agriculture di dusun Blotan, Wedomartani, Sleman, Yogyakarta”. Kegiatan pengabdian ini mendukung program SDGs (Sustainable Development Goals) terutama pada pilar ke 2 yaitu mengakhiri kelaparan (zero hunger) dan pilar ke 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production). Kegiatan ini diharapkan akan berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung SDGs pilar ke 3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) bagi semua lapisan masyarakat.

Edukasi tentang “Tanaman Pangan Kaya Antioksidan” pada ibu-ibu PKK di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Jumat, 14 Juni 2024

Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang dibimbing oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. telah melaksanakan kegiatan penyuluhan bertema “Tanaman Pangan Kaya Antioksidan” di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman pada hari Sabtu, 18 Mei 2024. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 15 orang sebagai perwakilan dari ibu-ibu PKK Dusun Blotan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya tanaman pangan yang kaya akan antioksidan bagi kesehatan.


Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini ada 4 mahasiswi yaitu Cika Aprilia Hendriana (21/476880/BI/10740), Wafiq Nur Azzizah (21/483174/BI/10899), Nayla Rasya Nareswari (21/481407/BI/10844) dan Della Thasya L.S. (21/476868/BI/10739). Penyuluhan dipandu oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St., dosen ahli Fisiologi Tumbuhan dari Fakultas Biologi UGM yang menjelaskan secara rinci mengenai apa itu antioksidan dan bagaimana senyawa ini melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti jantung, Alzheimer, dan parkinson. Dalam penjelasannya, Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. membahas beberapa tanaman pangan yang kaya akan antioksidan, meliputi buah dan sayuran berwarna seperti ubi ungu, stroberi, kubis ungu, daun kale, dan lain sebagainya. Terkait tentang tanaman kale belum banyak dari ibu-ibu PKK yang hadir mengetahui bahwa sayuran ini terkenal sebagai superfood karena kandungan gizinya. Dilaporkan bahwa dalam 70 gram daun kale mentah terdapat sekitar 33 kalori dan beragam nutrisi penting lainnya, meliputi: karbohidrat, serat, protein, vitamin K, vitamin A, vitamin C, mineral (termasuk kalsium, kalium, magnesium, zinc, zat besi, dan fosfor). Daun kale juga mengandung asam lemak omega-3, mangan, thiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), dan niasin (vitamin B3), serta berbagai senyawa antioksidan, seperti beta karoten, flavonoid, dan polifenol. Salah satu jenis flavonoid unik yang ditemukan dalam jumlah besar adalah senyawa quercetin dan kaempferol. Kandungan nutrisi yang ada pada daun kale bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh diantaranya kesehatan jantung, mata, mencegah diabetes dan mengatasi kanker. Direncanakan dalam kegiatan selanjutnya akan dilakukan percontohan penanaman kale pada demplot yang ada di dusun Blotan.

Di akhir presentasi terdapat sesi diskusi bersama yang membahas mengenai pentingnya makanan bergizi untuk mencegah stunting pada anak. Pada penyuluhan kali ini juga dilakukan praktik membuat salad buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan dengan tujuanb agar ibu-ibu peserta penyuluhan dapat merasakan langsung beberapa buah dan sayur yang mengandung antioksidan. Praktik pembuatan salad buah dan sayuran ini juga dilakukan agar ibu-ibu peserta penyuluhan paham mengenai pembuatan salad sederhana yang kaya akan antioksidan dan tidak perlu proses yang lama untuk pembuatannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang bertajuk “Edukasi dan Praktik Budidaya Berkelanjutan Tanaman Pangan dan Perikanan melalui Urban Agriculture di dusun Blotan, Wedomartani, Sleman, Yogyakarta”. Kegiatan pengabdian ini mendukung program SDGs (Sustainable Development Goals) terutama pada pilar ke 2 yaitu mengakhiri kelaparan (zero hunger) dan pilar ke 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production). Kegiatan ini diharapkan akan berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung SDGs pilar ke 3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) bagi semua lapisan masyarakat.

KULIAH PRAKTISI TENTANG ZAT PENGATUR TUMBUH DI FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 7 Juni 2024

Salah satu dosen dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada yaitu Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St telah mengisi kuliah tamu pada kegiatan praktisi matakuliah Zat Pengatur Tumbuh, di Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Magelang, pada hari Jum’at tanggal 19 April 2024 yang lalu. Adapun topik kuliah umum adalah “ Peran Fitohormon dalam Pengaturan pertumbuhan, Perkembangan dan Adaptasi Tanaman terhadap Perubahan Iklim Global”. Dalam kuliah tersebut hadir Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih, S.Si., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pertanian, Universitas Tidar dan pengampu mata kuliah Zat Pengatur Tumbuh. Selain itu hadir pula anggota tim pengampu mata kuliah Zat Pengatur Tumbuh yaitu Muzayyanah Rahmiyah S.P., M.Sc. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara langsung di kelas sejumlah 50 mahasiswa dan 100 mahasiswa lainnya mengikuti kuliah melalui tautan link yang disediakan secara daring.


Dijelaskan oleh Prof. Dr, Kumala Dewi MSc.St selaku narasumber tentang macam-macam hormon tumbuhan, fungsi masing-masing hormon serta mekanisme kerja hormon dalam peroses pertumbuhan, perkembangan dan ketahanan tanaman terhadap berbagai cekaman baik cekaman biotik maupun abiotik. Terkait dengan upaya mitigasi perubahan iklim global yang mengakibatkan dampak dalam pertanian seperti peningkatan intensitas cahaya matahari, berkurangnya ketersediaan air tanah, munculnya hama dan penyakit tanaman yang dapat mengganggu pertumbuhan, perkembangan dan hasil tanaman pangan, disebutkan bahwa dengan memahami kerja hormon maka dapat diupayakan tanaman yang dapat toleran pada berbagai cekaman. Sebagai contoh tanaman padi yang mengakumulasi sitokinin dapat memproduksi lebih banyak bulir padi karena adanya perubanhan asitektur malai dan pemingkatan kemampuan lubuk (dalam hal ini bulir padi) untuk memperoleh fotosintat. Selain itu tanaman tembakau yang mampu memproduksi lebih banyak sitokinin lebih toleran kekeringan karena adanya penundaan penuaan daun.

Mahasiswa yang mengikuti kuliah cukup antusias dalam mengajukan beberapa pertanyaan disela-sela pemaparan materi. Disamping itu ada beberapa pertanyaan kuis yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswa yang menjawab dengan benar memperoleh hadiah / kenang-kenangan dari pemateri. Di akhir kuliah salah seorang perwakilan mahasiswa juga menyampaikan ucapan terimakasih atas diterimanya materi kuliah tentang fitohormon dan zat pengatur tumbuh. Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih, S.Si., M.Si. atas materi kuliah yang telah disampaikan. Selain itu melalui kuliah ini diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman lebih detail tentang hormon tumbuhan dan cara-cara yang dapat diterapkan untuk memodifikasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Harapannya ilmu tentang fitohormon dan zat pengatur tumbuh ini dapat diapllikasikan dalam upaya memperoleh tanaman yang toleran terhadap berbagai cekaman akibat perubahan iklim global. Pemaparan materi kuliah tentang fitohormon dan zat pengatur tumbuh ini juga mendukung dua daintara 17 capaian SDGs (Sustainable Development Goals) yaitu Zero hunger (Goal 2) dan Climate Action (Goal 13). Sesi perkuliahan diakhiri dengan foto bersama antara narasumber yaitu Prof, Dr. Kumala Dewi MSc.St., dosen pengampu matakuliah Zat Pengatur Tumbuh di Fakultas Pertanian, Universitas Tidar yaitu Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih, S.Si., M.Si. dan Muzayyanah Rahmiyah S.P., M.Sc. serta semua mahasiswa yang mengikuti kuliah ini.

TIM MIKROALGA PkM-MBKM Fakultas Biologi 2024 Melaksanakan Sosialisasi dan Pengenalan Spirulina kepada Masyarakat Desa Sitimulyo, Kec. Piyungan, Kab. Bantul, D.I. Yogyakarta

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 6 Juni 2024

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi 2024 yang diketuai oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. dengan judul “Pengembangan Biorefinery berbasis Mikroalga Spirulina di Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul” telah melaksanakan serangkaian kegiatan PkM-MBKM pada Masyarakat Desa Sitimulyo. Tim yang beranggotakan empat mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Seisha Salsabila Rosandi, Muhammad Farrel Zharif Zidane, Finka Aulia, dan Salma Rohmaniah ini telah menyelenggarakan kegiatan “Workshop Pengenalan Budidaya dan Alat Produksi Spirulina” bekerja sama dengan YAPEKA, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang konservasi, pendidikan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. Program PKM MBKM ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Spirulina kepada masyarakat Desa Sitimulyo. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa dan masyarakat Desa Sitimulyo. Rangkaian kegiatan terdiri atas sosialisasi mengenai Spirulina dan manfaatnya, tur Spirulina Farm, dan mencoba produk Spirulina secara langsung. Dilakukan pula sosialisasi mengenai program MBKM yang akan dilakukan ke depannya.

Dalam proses pelaksanaan kegiatan, masyarakat antusias untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam menyampaikan pertanyaan serta pendapat. Ke depannya, masyarakat juga dapat belajar mengenai budidaya Spirulina skala rumah tangga. Antusiasme warga dalam mengenal Spirulina diharapkan dapat menjadi pendongkrak bagi keberlanjutan program ini. Harapannya, familiaritas masyarakat terhadap Spirulina dapat membuat masyarakat semakin tertarik pada budidaya dan konsumsi Spirulina sehingga tingkat ekonomi dan kesehatan masyarakat dapat meningkat.

Cetuskan Inovasi Futuristik sebagai Detektor Penyakit pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.), Mahasiswa Biologi Raih Bronze Medal dan Gelar Favorite Poster pada Kompetisi Nasional FAPERTA FAIR 5

PrestasiRilis BeritaTajuk Rabu, 5 Juni 2024

Problematika serangan patogen pada tanaman padi menjadi salah satu fokus besar upaya pemberdayaan pertanian di Indonesia. Serangan patogen yang menyebabkan wabah penyakit berperan serta dalam penurunan produktivitas tanaman padi. Dalam menangani permasalahan ini, sebagian petani cenderung mengandalkan pestisida tanpa terlalu memperhatikan kondisi padi. Alhasil, upaya penanganan yang diambil tidak efektif dan justru mengancam kesehatan lingkungan sekitar akibat pencemaran oleh zat kimia dari penggunaan pestisida secara berlebihan.

Berangkat dari isu ini, Adzkiya Aqmaliza Rahmattillah dan Sheva Rimma Dhanty, mahasiswi Biologi angkatan 2021, menginovasikan aplikasi pemindai pintar terintegrasi smartphone berbasis Artificial Intelligence bernama ORYSMART yang dapat mendeteksi penyakit pada tanaman padi sekaligus memberikan rekomendasi solusi penanganannya dibawah bimbingan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. ORYSMART diperkenalkan pada ajang kompetisi FAPERTA FAIR (Futuristic and Prestige Research, Technology and Art) 5 di Universitas Dhyana Pura, Denpasar, Bali, pada 18-19 Mei 2024. Pada batch 5 ini, FAPERTA FAIR mengusung tema “Peran Inovator Muda untuk Menghadapi Persaingan Global Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Pada ajang tersebut, bersama ORYSMART, Adzkiya dan Sheva berhasil memperoleh Bronze Medal dan gelar Poster Terfavorit subtema Teknologi sebagai inovasi solutif futuristik yang dapat membantu menangani penyakit pada tanaman padi. Dengan kemampuan pemindaian dan rekognisinya, ORYSMART dapat mendeteksi jenis, gejala, penyebab, dan solusi penanganan terhadap penyakit pada padi. Tak hanya itu, aplikasi ini juga menawarkan analisis lanjutan yang mengkolaborasikan kecerdasan manusia dan buatan sehingga dapat menganalisis penyakit pada tanaman padi dengan lebih akurat dan menawarkan solusi penanganan yang lebih efektif. ORYSMART juga memfasilitasi akses konsultasi dengan para ahli proteksi tanaman yang berpengalaman dan andal di bidangnya.

Aplikasi ini ditargetkan untuk memberdayakan para petani padi di Indonesia sehingga dapat mengelola lahan padinya dengan lebih baik dan efektif. Oleh karena itu, ORYSMART didesain praktis dan mudah digunakan, khususnya bagi pengguna yang belum ramah terhadap teknologi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah jitu pemberdayaan pertanian di Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Inovasi dan gagasan ini juga menjadi bagian dari upaya terhadap pencapaian SDG 2 (zero hunger), yaitu kontribusi gagasan ORYSMART dalam peningkatan produktivitas padi sebagai makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. [Penulis: Sheva Rimma Dhanty]

Kelompok Studi Kelautan (KSK) Sukses Kumpulkan Donasi untuk Panti Asuhan Al Khusna Gunung Kidul dalam rangka Oceans Day 2024

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 4 Juni 2024

Oceans day merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Kelompok Studi Kelautan Biologi UGM (KSK Biogama) sebagai bentuk perayaan untuk memperingati hari laut sedunia. Pada Oceans day tahun ini, KSK Biogama berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Mr. Parvez selaku mitra KSK Biogama. Selain itu, KSK Biogama juga mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Al-Khusna untuk bersama-sama melakukan bersih-bersih pantai, mempelajari biota laut, dan memanfaatkan sampah yang ditemukan. Selama rangkaian acara Oceans Day, Kelompok Studi Kelautan UGM mengadakan Open Donation yang ditujukan untuk panti asuhan Al-Khusna. Donasi yang terkumpul adalah sebesar Rp2.015.116,00. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan untuk ini.

Pada tanggal 18 Mei 2024 setelah berlangsungnya acara Oceans Day di Pantai Slili Gunungkidul donasi tersebut telah disalurkan ke Panti Asuhan Al-Khusna di Gunung Kidul dalam bentuk uang dan sembako. Kami percaya bahwa bantuan ini akan sangat berarti bagi anak-anak di panti asuhan dan membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Setiap bantuan, tidak peduli seberapa kecil, dapat membuat perbedaan yang besar dalam kehidupan orang lain. [Penulis: KSK].

1…1011121314…19

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju