SDG 2 : Tanpa Kelaparan
Tebu (Saccharum hybrid) merupakan salah satu tanaman agroindustri komersial yang dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia, karena kemampuannya yang tinggi dalam mengakumulasi sukrosa pada ruas batang. Meskipun memiliki peranan yang besar, tebu termasuk tanaman dengan kompleksitas genom yang tinggi, yang menjadi hambatan utama bagi peningkatan lebih lanjut di era pemuliaan modern terintegrasi, yang menuntut efisiensi dan presisi tinggi. Kompleksitas genom ini tercermin dalam tantangan berkelanjutan terkait pengembangan kultivar tebu modern di Indonesia, di mana kultivar yang saat ini dibudidayakan sebagian besar masih berasal dari hibridisasi konvensional antarspesies antara Saccharum officinarum dan Saccharum spontaneum.
Urgensi tersebut mendorong tim yang diketuai oleh Ganies Riza Aristya, Ph.D., dengan anggota mahasiswa Tiara Putria Judith, untuk menginisiasi pemetaan genom kloroplas pada tanaman tebu yang memiliki kompleksitas genom tinggi. Penelitian ini didukung oleh skema pendanaan Penelitian Pascasarjana–Penelitian Tesis Magister (PPS-PTM) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam penelitian ini, dilakukan optimalisasi metode ekstraksi DNA berkualitas tinggi menggunakan modifikasi buffer CTAB, sehingga diperoleh DNA dengan kemurnian dan konsentrasi optimal yang siap digunakan untuk high-throughput sequencing menggunakan Oxford Nanopore Technology. Penelitian dengan pemanfaatan teknologi nanopore ONT PromethION menghasilkan data genomik kloroplas lengkap dengan ukuran 142,518 pasang basa yang kemudian dirangkai (assembly) dan dianotasi secara komprehensif menggunakan pendekatan bioinformatika.
Melalui pendekatan ini, penelitian berhasil menghasilkan data mentah genom kloroplas dan melakukan karakterisasi struktur genom serta komposisi gen pada kultivar tebu ‘Kidang Kencana’. Hasil analisis memberikan anotasi plastome yang komprehensif beserta peta genom sirkular, sehingga memetakan gen-gen fungsional yang dikodekan oleh kloroplas. Kegiatan penelitian ini tidak hanya menghasilkan basis data genomik yang sangat bernilai, tetapi juga sedang dalam tahap menghasilkan luaran nyata berupa publikasi penelitian di jurnal internasional bereputasi, video, dan poster diseminasi. Temuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang genom tebu lokal, tetapi juga menjadi dasar penting bagi pengembangan smart-targeted breeding berbasis genom, yang memungkinkan peralihan dari metode konvensional menuju pemuliaan tebu yang lebih presisi dan efisien di Indonesia.
Pencapaian ini menegaskan komitmen tim peneliti Fakultas Biologi UGM untuk mendorong inovasi pertanian berbasis sains, membuka peluang bagi pengembangan varietas tebu unggul yang lebih produktif, tahan hama, dan efisien. Hasil penelitian diharapkan menjadi fondasi bagi strategi pemuliaan tebu yang berkelanjutan, mendukung ketahanan pangan nasional, serta memperkuat industri gula di Indonesia. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman pangan; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang genomik tanaman; SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), melalui penerapan teknologi genomik modern dalam pengembangan industri pertanian; SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dengan pemanfaatan sumber daya tanaman secara efisien dan berkelanjutan; dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui sinergi riset yang berorientasi pada pemanfaatan ilmu pengetahuan bagi ketahanan industri gula nasional.
Tim peneliti dari Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Ganies Riza Aristya, Ph.D., telah berhasil mencapai tonggak penting dalam penelitian genomik tanaman stroberi Indonesia dengan mengungkap dan mengkarakterisasi genom kloroplas lengkap dari kultivar stroberi unggulan lokal kulitiva Mencir. Penelitian yang didukung pendanaan Fundamental Dasar dari Kementerian Pendidian Tinggi, Sains dan Teknologi ini berhasil mengoptimalkan metode ekstraksi DNA berkualitas tinggi menggunakan modifikasi buffer CTAB, menghasilkan DNA dengan kemurnian dan konsentrasi optimal untuk sekuensing generasi berikutnya. Teknologi sekuensing nanopore ONT PromethION berhasil menghasilkan data genomik kloroplas yang lengkap, dengan total panjang 155.568 pasang basa, yang kemudian dirangkai dan dianotasi secara komprehensif.
Analisis mendalam terhadap genom tersebut mengungkap struktur dan organisasi gen-gen kritis yang terlibat dalam fotosintesis dan regulasi gen kloroplas, yaitu kelompok gen ndh, pet, dan rpo. Pemetaan struktur exon-intron, analisis conserved motifs, serta prediksi struktur 3D protein berhasil memberikan gambaran detail tentang kompleksitas dan kekhasan masing-masing kelompok gen. Lebih lanjut, penelitian yang beranggotakan 3 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Tika Nur Amini, Andreas Wibisono, Tan Rendy ini juga mampu menganalisis filogenetik yang kuat di antara spesies dalam famili Rosaceae, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai sejarah evolusi dan pola pewarisan kloroplas pada stroberi hibrida komersial (Fragaria × ananassa).
Kegiatan penelitian ini tidak hanya menghasilkan data dasar yang sangat berharga, tetapi juga telah memenuhi sejumlah luaran nyata, dua publikasi penelitian di jurnal Internasional bereputasi, video dan poster diseminasi. Kerja sama sinergis dengan mitra lokal dengan Agrowisata Inggit stroberi di Magelang dan Sleman—dan mitra Integrated Genome Factory (IGF) di bidang genomik, telah memperkaya proses penelitian dan memastikan relevansi aplikatif hasil yang dicapai.
Secara strategis, pencapaian riset ini memberikan fondasi ilmiah yang kokoh untuk program pemuliaan stroberi berbasis marker molekuler dan teknologi gene editing seperti CRISPR/Cas9. Pada tahun kedua, penelitian akan berfokus pada validasi fungsional gen kandidat dan identifikasi quantitative trait loci (QTL) untuk sifat-sifat agronomi penting, seperti ketahanan penyakit dan efisiensi fotosintesis, yang langsung dapat dimanfaatkan oleh pemulia tanaman.
Akhirnya, kegiatan penelitian ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Mengakhiri Kelaparan, Mencapai Ketahanan Pangan dan Gizi, serta Mengembangkan Pertanian Berkelanjutan. Dengan mengembangkan varietas stroberi unggul yang lebih produktif, tahan cekaman, dan adaptif terhadap kondisi lokal, penelitian ini mendorong sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Selain itu, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal dan transfer ilmu pengetahuan kepada petani (SDG 4: Pendidikan Berkualitas), serta kolaborasi multipihak yang inklusif (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), riset ini menjadi contoh nyata bagaimana sains genomik dapat diarahkan untuk mendukung kedaulatan pangan, pemberdayaan komunitas, dan pembangunan pertanian Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan
Dieng, 16 Juni 2025 – Sebagai komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan ekonomi dan pelestarian lingkungan, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani kopi di Desa Sikunang, Dieng. Kegiatan yang berlangsung pada 16 Juni 2025 ini merupakan tindak lanjut dari program hibah Desa Mitra yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan fokus pada pendampingan teknis intensif di kebun kopi.
Kegiatan kali ini difokuskan pada pendampingan langsung di lapangan untuk mengatasi tantangan konkret yang dihadapi petani. Tim yang dipimpin oleh Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, M.Biotech., bersama anggota dosen yaitu Dr. Dwi Sendi Priyono, M.Si., Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si., dan Ganies Riza Aristya, M.Sc., Ph.D., melakukan observasi mendetail terhadap kondisi kebun, menganalisis masalah jarak tanam, serangan hama dan penyakit, serta teknik pemangkasan tanaman kopi yang masih belum optimal.
“Pendampingan tidak bisa hanya sekali. Peningkatan produktivitas dan kualitas kopi memerlukan pendampingan berkelanjutan dan pemantauan intensif agar perubahan metode budidaya dapat diterapkan dengan benar dan berbuah hasil,” jelas Dr. Abdul dalam sambutannya. Selain diskusi, tim juga memberikan demonstrasi praktis tentang teknik pemangkasan yang baik untuk merangsang pertumbuhan cabang produktif, pengenalan hama dan penyakit utama kopi di wilayah Dieng, serta cara pembuatan dan aplikasi pupuk alami untuk mendukung pertanian organik. Hal ini sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan yang menjadi salah satu pilar program.
Kepala Desa Sikunang menyambut baik kelanjutan program ini. “Kehadiran tim dari UGM memberikan energi dan ilmu baru bagi petani kami. Kami berharap dengan pendampingan yang kontinu, produktivitas kopi Sikunang bisa meningkat signifikan dan menjadi komoditas unggulan baru di samping sayuran,” ujarnya. Para petani terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kendala yang ditemui sehari-hari di kebun. “Pelatihan sebelumnya sangat membantu. Sekarang dengan pendampingan langsung seperti ini, kami jadi lebih paham cara menerapkannya di kebun sendiri,” kata salah satu petani kopi setempat.
Program pendampingan lanjutan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Fakultas Biologi UGM untuk memberdayakan petani kopi Dieng. Rencananya, pendampingan akan terus dilakukan secara periodik, dengan memadukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan inisiatif lain, untuk memastikan transformasi menuju pertanian kopi yang produktif, berkualitas, dan berkelanjutan benar-benar terwujud. Program ini merupakan wujud tri dharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi biologis guna memecahkan masalah nyata di masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Secara lebih luas, kegiatan pendampingan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya: SDG 1: Tanpa Kemiskinan dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan petani kopi, SDG 2: Tanpa Kelaparan – dengan mendorong diversifikasi pertanian dan ketahanan pangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – melalui pelatihan praktik pertanian berkelanjutan dan organic dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 15: Ekosistem Daratan – dengan mengedepankan pelestarian lingkungan, penggunaan pupuk alami, dan pengelolaan kebun yang ramah ekosistem.
Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Produksi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele Berbasis Masyarakat” telah diselenggarakan pada 29 November 2025 di Masjid Baiturrahim, Dusun Tegalrejo, Desa Ngesrep, Kabupaten Boyolali. Acara ini dibuka oleh Ibu Siti Fatonah selaku perwakilan PT Pertamina Patra Niaga. Program yang telah berjalan selama kurang lebih empat bulan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT. Pertamina Patra Niaga, yang menekankan pemberdayaan masyarakat dalam sektor peternakan dan perikanan. Kegiatan ini mendukung sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui implementasi pengetahuan, pendampingan, dan kemitraan multisektor.
Dalam kegiatan tersebut, Dr.med.vet.drh. Hendry Saragih, M.P. memberikan pemaparan terkait manajemen pemeliharaan ayam kampung yang baik dan benar. Beliau menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan ayam melalui pengelolaan pakan, sanitasi, dan pencegahan penyakit, serta teknik pembuatan kandang yang tepat. Selain itu, peserta dibekali pengetahuan mengenai cara memilih bibit ayam lokal unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan masyarakat. Program ini juga didampingi oleh Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. Sementara itu, Ibu Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut berkontribusi dengan membagikan leaflet edukatif tentang tata cara budidaya ikan lele yang tepat, mulai dari manajemen kolam, pemilihan bibit lele unggul, pengaturan kualitas air, hingga teknik pemeliharaan yang efisien. Pengetahuan ini penting untuk mendukung praktik budidaya yang bertanggung jawab sesuai prinsip SDG 12.
Acara ini dihadiri oleh delapan warga perwakilan kelompok tani Dusun Tegalrejo, yang mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif bertanya seputar kendala serta strategi budidaya ayam dan ikan yang efektif. Sebagai penutup, para peserta bersama narasumber melakukan peninjauan lapangan ke kandang ayam dan kolam lele percontohan yang telah dibuat oleh warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan praktik budidaya yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemitraan lokal sebagai wujud nyata dukungan terhadap SDG 17 dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan ketahanan pangan desa.
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Hendry Saragih, Nur Indah Septriani
Inovasi Pangan yang Aman dan Ramah Lingkungan
Dampak dan Kontribusi Program MBKM
Selain menghasilkan temuan ilmiah yang inovatif, program MBKM-LIT ini juga memberikan pengalaman riset mendalam bagi mahasiswa, memperkuat keterampilan analisis data, kemampuan problem-solving, serta kesiapan mereka untuk berkontribusi langsung dalam sektor pangan nasional. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan pengawet ikan komersial berbahan alami mikroba yang mendukung ketahanan pangan, menjamin keamanan konsumsi, dan meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar domestik maupun internasional.
Kedungpoh, Sabtu (1/11) bertempat di Balai Padukuhan Kedungpoh Kidul, mahasiswa MBKM Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc menyampaikan hasil penelitian aplikasi biofertilizer dan insektisida organofosfat pada tanaman krisan. Pemaparan hasil ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam bundle program MBKM Penelitian dengan tema Eskalasi biofertilizer sebagai agen bioremediasi residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan (Chrysanthemum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons tanaman krisan terhadap perlakuan insektisida organofosfat yang umum digunakan oleh masyarakat dalam praktik pertanian pasca aplikasi biofertilizer.
Kegiatan diskusi dan pemaparan hasil penelitian ini juga dihadiri oleh beberapa dosen dari Fakultas Biologi UGM yaitu Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D. dan Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si., serta Direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh, Didik Purnomo, S.Pd. dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kedungpoh. Mahasiswa yang tergabung dalam program MBKM di Lumbung Mataraman Kedungpoh adalah Ahmad Aris Budi Rohman, Delia Sawanda Syarifatullah, Regina Nilamsari, dan Zahra Afriani.
Kegiatan ini diawali sambutan dari Direktur Lumbung Mataraman yang menyampaikan apresiasi serta harapannya untuk keberlanjutan kerjasama dengan UGM. Didik Purnomo menyebut kegiatan penelitian yang dilakukan ini menjadi upaya pemanfaatan Lumbung Mataraman Kedungpoh menjadi lahan pengelolaan pertanian organik terpadu. “Kami masyarakat yang bekerja di Lumbung Matraman Kedungpoh sangat terbuka dan berterima kepada mahasiswa UGM yang telah melakukan penelitian di sini untuk mendukung Lumbung Mataraman Kedungpoh menjadi lahan percontohan organik”, tuturnya.
Selanjutnya Ketua Tim MBKM Penelitian UGMdi Lumbung Mataraan, Dr. Dwi Umi Siswanti S.Si., M.Sc, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada KWT Kedungpoh yang telah banyak membantu dan membimbing mahasiswa saat penelitian di lapangan. “Penelitian ini semoga menjadi salah satu pilar dalam pemanfaatan biofertilizer sebagai agen penyedia nutrien, agen remediasi sekaligus anti hama dan penyakit tanaman”, Dwi Umi menyampaikan harapannya.
Kegiatan diskusi hasil penelitian ini merupakan upaya penyebarluasan informasi guna merwujudan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (TIMDUS).

A

Program yang disarankan, yaitu:
- One household, one biopore program to support sustainable urban water management
- Establish partnerships with local government to adress drainage issues and enhance green open spaces to strengthen long-term resilience.
Karya ini diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip ramah lingkungan.
PRIOSITY: Our Biodiversity is Priority
Yogyakarta, 14 September 2025 – Oleh: Oliv Nurul Kanaya
Contact Person:
Desi Anggarini (085261628142)
Instagram: @kmpfabiogama
YouTube: KMP Biologi UGM
Email: kmp.biologi@ugm.ac.id

Poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):
2 : Tanpa Kelaparan
8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
15 : Ekosistem Daratan
17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Tim penulis yang terlibat dalam penyusunan artikel konferensi terdiri dari:
- Puji Lestari (2023) – Arah Pangan Indonesia, Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
- Fauza Bahtiar Alim (2021) – Penggalang Herpetologi Indonesia (PHI), Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
- Apriliawati (2024) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi
- Shri Rahmat Rafidpattra (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM, Dewan Energi Mahasiswa (DEM) UGM
- Risky Prasetya (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM
- Tika Permatasari (2025) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM
- Catherine Tedjasaputra (2021) – Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
- Arifah Handayani Hakim dan Adi Adipratomo – The Climate Reality Project Indonesia
- Akbar Reza – Laboratorium Ekologi dan Konservasi Biologi UGM
Organisasi Riset Tenaga Nuklir – BRIN
Selasa, 29 Juli 2025 | Auditorium Gedung 720, BRIN KST B.J. Habibie, Serpong
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melalui Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Anatomi Tumbuhan bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai hari Senin hingga Kamis, tanggal 14–17 Juli 2025, setiap harinya pada pukul 08.00–11.00 WIB. Sebanyak 120 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan pembagian 30 peserta per hari, demi menjaga kualitas interaksi dan pelaksanaan praktikum secara optimal.
Kegiatan pelatihan disambut dan dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Bapak Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., dan Kepala Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, Ibu Dr. Dra. Maryani, M.Sc. Dari pihak Polbangtan, mahasiswa turut didampingi oleh dosen pendamping, Ibu Asih Farmia, SP., M.Agr.Sc. dan Ibu Sevi Melati, SP, M.Sc. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya penguasaan anatomi tumbuhan sebagai dasar pemahaman berbagai proses fisiologis yang berperan dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi dan kemitraan akademik antara institusi pendidikan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Pelatihan ini bertujuan untuk mendukung perkuliahan Fisiologi Tumbuhan yang tengah berlangsung di Polbangtan, dengan menekankan pemahaman praktis mengenai struktur sel, jaringan terutama berkas pengangkut dan jaringan terkait fotosintesis pada organ tumbuhan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam praktik laboratorium anatomi tumbuhan, termasuk pembuatan dan pengamatan preparat anatomis epidermis daun, penampang melintang daun, batang dan akar Zea mays L. serta preparat epidermis dan penampang lintang umbi lapis Allium cepa yang dipandu oleh para dosen dari Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, yaitu Prof. L. Hartanto Nugroho, M.Agr., Dr. Dra. Maryani, M.Sc., Dr. Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., dan Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si. Persiapan alat dan bahan pelatihan turut didukung penuh oleh laboran laboratorium, yaitu Ibu Prapti dan Ibu Via Erti Asdiantika, A.Md., sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Selama pelatihan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif terlibat dalam diskusi, aktif bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan asisten praktikum. Suasana pembelajaran yang interaktif tersebut menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep dasar anatomi tumbuhan yang sangat penting dalam bidang pertanian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk nyata pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Biologi UGM, yang sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui pelatihan ini, Fakultas Biologi berkontribusi pada SDG 4, yakni menyediakan pendidikan berkualitas melalui kegiatan pembelajaran praktis yang meningkatkan kompetensi mahasiswa. Selain itu, kerja sama antar perguruan tinggi ini turut mendorong pencapaian SDG 17 tentang kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan. Pelatihan yang berfokus pada ilmu dasar tumbuhan sebagai fondasi pertanian juga relevan dengan SDG 2 tentang pengentasan kelaparan melalui peningkatan kapasitas di bidang pertanian. Di sisi lain, pemahaman mendalam terhadap struktur dan fungsi tumbuhan mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan daratan secara berkelanjutan, sejalan dengan SDG 15.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami peran penting struktur tumbuhan dalam proses fisiologis yang mendukung pertanian berkelanjutan serta mampu menerapkan ilmunya dalam praktik pertanian modern di masa depan.
;
Karangmojo, Gunungkidul — Sabtu, 22 Februari 2025, sinergi positif antara akademisi dan masyarakat terwujud dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Karangmojo, Gunungkidul. Tim dosen Universitas Gadjah Mada terdiri atas Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Sc. (Fakultas Biologi UGM), Dr. Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. (Fakultas Biologi UGM), Umi Mahnuna Hanung, M.Si. (Fakultas MIPA UGM), dan Dr. Cintya Nurul Apsari, STP, M.Si. (Fakultas Farmasi UGM), didampingi mahasiswa MBKM Pengabdian Kepada Masyarakat dibawah bimbingan ibu Ludmilla: K.H. Mahadhevy Ryrathna Vidhantyka, Vara Dellya, Nirina Adelita Putri, dan Agnes Dwi Eka. Mereka bersatu bersama Kepala Desa Karangmojo dan komunitas Petani Milenial Karangmojo dalam menguatkan ketahanan pangan desa berbasis potensi lokal. Inisiatif ini berfokus pada optimalisasi potensi desa di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, sekaligus mendukung program “Makan Bergizi Gratis” yang menyasar 3.000 siswa di wilayah tersebut.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara gagasan ilmiah dan kearifan lokal. Tim UGM yang terdiri dari dosen lintas fakultas dan mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terjun langsung untuk berdiskusi dan memberikan pendampingan. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjadikan Karangmojo sebagai desa percontohan yang tangguh dan mandiri secara pangan.
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah memberikan dukungan strategis untuk program “Makan Bergizi Gratis” yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Karangmojo. Tim UGM membagikan wawasan mengenai penyusunan menu bergizi seimbang dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya pangan yang tersedia di Karangmojo.
“Tujuan kami adalah membantu memastikan program ini berjalan berkelanjutan, di mana pasokan bahan pangan yang bergizi dapat dipenuhi dari hasil pertanian, perikanan, dan peternakan lokal,” ujar Dr. Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Sc., koordinator tim PkM dari Fakultas Biologi UGM. “Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan status gizi anak-anak sekaligus menggerakkan ekonomi desa.”
Selain pendampingan teknis di sektor pangan, diskusi juga mencakup penguatan aspek kelembagaan dan ekonomi. Tim UGM memberikan masukan mengenai tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang efektif dan strategi pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Kepala Desa Karangmojo, Bapak Agus Budiyono, menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas kontribusi dari UGM. “Kehadiran dan pendampingan dari tim UGM membuka wawasan baru bagi kami, terutama para petani milenial. Kolaborasi ini sangat strategis untuk mengembangkan potensi desa secara terintegrasi. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan kemandirian pangan desa,” ungkapnya.
Inisiatif ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan Tanpa Kemiskinan (SDG 1), Tanpa Kelaparan (SDG 2), Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab (SDG 12), serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).
TAGS
- SDG 2: Zero Hunger
- SDG 3: Good Health and Well-being
- SDG 4: Quality Education
- SDG 5: Gender Equality
- SDG 12: Responsible Consumption and Production
- SDG 15: Life on Land
- SDG 17: Partnerships for the Goals
Gunungkidul, Jumat (30/5) bertempat di Green House Kedungpoh, mahasiswa MBKM Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Dwi Umi SiswantiS.Si., M.Sc melakukan penanaman tiga varietas bibit krisan sekaligus aplikasi biofertilizer dan asam humat pada lahan. Penanaman bibit krisan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diusung oleh program MBKM dengan judul Eskalasi biofertilizer sebagai agen bioremediasi residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan (Chrysanthemum L.). Kegiatan ini tidak hanya sekadar pemanfaatan lahan Green House, tetapi juga memiliki tujuan penelitian, yakni untuk mengkaji respons tanaman krisan terhadap residu insektisida organofosfat yang sering digunakan dalam praktik pertanian. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya belajar tentang teknik penanaman dan perawatan tanaman krisan, tetapi juga turut serta dalam riset yang berkaitan dengan pengaruh residu insektisida terhadap tanaman seperti respons fisiologis dan anatomisnya.
Sebelum dilakukan penanaman tiga varietas krisan, lahan diaplikasikan biofertilizer berbahan urin sapi dan asam humat yang berasal dari limbah tambang batubara. Kedua jenis pupuk organik ini diuji kemanfaatannya untuk penurunan residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan di lahan marginal Gunungkidul. Tim Biofermed secara periodik mengukur parameter pertumbuhan, parameter lingkungan dan di akhir fase vegetatif akan dilakukan pengukuran kandungan residu insektisida organofosfat, kandungan enzim antioksidan dan parameter anatomis.
Penanaman bibit dilakukan oleh empat mahasiswa Biologi UGM yang terdiri dari Ahmad Aris Budi Rohman, Delia Sawanda Syarifatullah, Regina Nilamsari, dan Zahra Afriani. Sesuai dengan tema MBKM yang diangkat, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis respons tanaman krisan terhadap residu insektisida organofosfat pada media tanam pasca aplikasi biofertilizer. Residu ini diketahui memiliki sifat toksik dan dapat mempengaruhi pertumbuhan serta kualitas tanaman krisan organik yang akan digunakan sebagai bahan baku diversifikasi pangan khas Kedungpoh, Gunungkidul. “Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat keamanan penggunaan insektisida dalam budidaya krisan”, ungkap Siswanti saat mendampingi mahasiswa.
Kegiatan penelitian sekaligus sebagai demplot percontohan krisan organik di Lumbung Mataraman Kedungpoh Gunungkidul ini merupakan perwujudan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS)
Gunungkidul (17/6) – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Pengabdian Kepada Masyarakat (MBKM PKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang digawangi oleh peneliti bunga krisan, Dr Dwi Umi Siswanti, S. Si., M. Sc. di Kalurahan Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul memboyong pakar formulasi nutrasetika dari Fakultas Farmasi UGM Marlyn Dian Laksitorini, M.Sc., Apt., Ph.D. Tim ini melibatkan 5 orang mahasiswa, yaitu Zahra Afriani, Regina Nilamsari, Delia Sawanda Syarifatullah, Ahmad Aris Budi Rohman, dan Nihaya Khiyaaratun Nisaa mengusung tema “Produksi Chrysant Teabomb – Chrysant HardCandy- Chrysant Syrup sebagai Diversifikasi Pangan Inovatif Berbasis Krisan Organik” yang mendukung SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahter)a, SDGs 8 (Pekerjaaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa, 17 Juni 2025 di Kedungpoh dengan melibatkan ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah tanaman hias krisan organik yang telah dibudidayakan di Lumbung Mataram dengan pendekatan inovatif. Kegiatan dalam program ini diawali dengan sharing session mengenai potensi krisan organik menjadi produk unggulan dan pengalaman narasumber dalam menguji berbagai jenis produk. Kemudian dilanjutkan sesi praktik dengan mengajak peserta untuk membuat tiga varian produk berbasis krisan, yaitu tea bomb, hard candy dan syrup krisan. Formula yang diterapkan dalam MBKM ini merupakan formula yang telah dioptimasi di laboratorium untuk menghasilkan produk permen dan teabomb yang rendah kalori. Antusiasme dan keterampilan warga dalam praktik pembuatan produk krisan ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak keberlanjutan program ini. Tim ini memberikan bahan-bahan untuk produksi awal sehingga bisa dilakukan optimalisasi sebelum benar-benar dipasarkan.
“Kami berhadap produk berbahan krisan organik ini akan dikembangkan oleh KWT Kedungpoh dan menjadi produk unggulan-khas Kedungpoh”, ungkap Siswanti dalam sambutannya. Marlyn menambahkan,” Penelitian yang kami lakukan terhadap bunga krisan menunjukan bahwa bunga krisan organik memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dan meningingkatkan kemampuan belajar dan memori. Kami sangat appreciate terhadap upaya Fakultas Biologi dalam memprakarsai budidaya krisan di Gunung Kidul. Semoga budidaya krisan di Gunung Kidul semakin berkembang dan lestari”. Pelatihan ini diharapkan menjadi stimulus bagi wanita tani Kedungpoh dan sekitarnya untuk memperluas peluang dalam meningkatkan perekomnomian keluarga. “Kami sangat terbantu dan berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan oleh UGM untuk kami, wanita tani Kedungpoh”, ucap Tri Wahyuni, perwakilan dari KWT Kedungpoh.
Magelang, 1 Mei 2025 – Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Ganies Riza Aristya, bersama Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) – Pengabdian, melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembinaan petani stroberi dan sayuran di Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang secara aktif mendukung pencapaian dilakukan setiap tahun, yang bertujuan untuk memperkuat komitmen Fakultas Biologi UGM dalam melakukan pengabdian, pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memberika manfaat untuk memperkuat kapasitas petani lokal melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya stroberi dan tanaman hortikultura lainnya. Dalam sesi pembinaan, tim pengabdian memberikan pendampingan teknis mulai dari pemilihan varietas unggul, manajemen hama dan penyakit, hingga pemanfaatan bioteknologi sederhana untuk mendukung produktivitas yang berkelanjutan.
Ganies Riza Aristya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam pembangunan desa berbasis potensi lokal. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui sinergi antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengembangan sektor pertanian yang ramah lingkungan dan berbasis inovasi,” ujarnya. Selain pembinaan, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terbuka antara akademisi dan petani untuk menjaring berbagai tantangan di lapangan serta potensi kolaborasi jangka panjang. Harapannya, program ini dapat menjadi model pengabdian yang berkelanjutan dan memperkuat kemitraan antara universitas dan komunitas petani di daerah penyangga kawasan wisata lereng Merapi. Kegiatan ini juga merupakan aplikasi dari Program Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 2 (Tanpa Kelaparan), poin 4 (Pendidikan Berkualitas), dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat terus memperkuat kontribusi dalam pencapaian target SDGs melalui pendekatan edukatif, inovatif, dan partisipatif di tingkat desa.

- Keistimewaan Malam Lailatul Qadr – Menjelaskan bagaimana malam penuh kemuliaan ini menjadi waktu yang istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa.
- Pentingnya dan Keutamaan Silaturahmi – Menegaskan bahwa menjaga hubungan baik dengan sesama tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga memperpanjang umur dan melancarkan rezeki.
- Makna Surah Pertama yang Diturunkan: Iqra – Mengingatkan pentingnya ilmu dan membaca sebagai fondasi utama dalam kehidupan, terutama bagi akademisi dan mahasiswa.
Contact Person:
Apriliawati 081367522447
Instagram: @kmpfabiogama
YouTube: KMP Biologi UGM
Email: kmp.biologi@ugm.ac.id
[Penulis: Formasigen]
Sesi 1, Moderator: Siti Nurleily Marliana, Ph.D., sesi ini menghadirkan:
- Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U. – Variasi dan Multifungsi Perairan Pedalaman.
- Prof. Dr. Tri Retnaningsih Soeprobowati, M.App.Sc. (Universitas Diponegoro) – Paleolimnologi sebagai Pengelolaan Danau Berkelanjutan.
- Prof. Dr. Agatha Sih Piranti, M.Sc. (Universitas Jenderal Soedirman) – Eutrofikasi Kultural Danau atau Waduk dan Upaya Pengendaliannya.
- Prof. Dr. Suhestri Suryaningsih, M.Si. (Universitas Jenderal Soedirman) – Peran DAS sebagai Pendukung Eksistensi Ikan Sungai dan Danau atau Waduk.
Sesi 2, Moderator: Prof. Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.
- Dr. Ir. Sri Puji Saraswati, DIC., M.Sc. (UGM) – Eko-Hidrologi Eksistensi Komunitas Perairan di Tengah Perkembangan Infrastruktur.
- Dr. Puguh Sujarta, S.Si., M.Si. (Universitas Cenderawasih) – Budaya Konservasi Laut Dangkal.
- Dr. Ervina Indrayani, S.Si., M.Si. (Universitas Cenderawasih) – Danau Sentani: Keunikan dan Kekayaan Sumber Daya Hayati.
Sesi 3, Moderator: Mukhlish Jamal Musa Holle, S.Si., M.Env.Sc., D.Phil.
- Dr. Ike Nurjuwita Nayasilana, S.Si., M.Si. (Universitas Sebelas Maret) – Konservasi Air terhadap Satwa Liar.
- Dr. Susintowati, S.Si., M.Si. (Universitas 17 Agustus 1945) – Ancaman Serius terhadap Komunitas Pesisir.
- Dr. Tatag Bagus Putra Prakarsa, S.Si., M.Sc. (Universitas Negeri Yogyakarta) – Perairan Bawah Tanah: Daya Dukung Kehidupan Kelelawar Penghuni Gua.
Sesi 4, Moderator: Dr. Rury Eprilurahman, M.Sc.
- Dwinda Mariska Putri, S.Si., M.Sc. (Badan Riset dan Inovasi Nasional) – Distribusi Vertikal Zooplankton di Danau Laut Tawar.
- Heni Wahyu Sartika, S.Si., M.Sc. (UGM) – Sungai Belik sebagai Model Pengelolaan Perairan Mengalir pada saat Pandemi Covid-19.
- Maria Eva Kristiyani, S.Si., M.Sc. (SMA Kolese De Britto) – Perairan Pesisir untuk Budidaya.
- Carolina A. Inlandia, S.Si., M.Sc. (Konsultan Lingkungan) – Potensi Pencemaran Air dan Pengelolaan Embung Tambakboyo, Sleman.
Semburat mendung datang perlahan
Hadirkan cemas di dalam sanubari
Meski hujan deras akhirnya mengguyur jalanan
Semangat pengabdian tetap jalan menuju Desa Wukirsari
Setelah penyampaian mengenai topik TOGA, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan cara pemanenan mikroalga Spirulina yang telah dibudidayakan pada pertemuan sebelumnya. Dibantu oleh empat orang mahasiswa yaitu Tia Erfianti, Renata Adaranyssa Egistha Putri, Seisha Salsabila Rosandi, dan Abdurrahman Muhammad Fikri Rasdi, disampaikan proses pemanenan mikroalga yang dimulai dengan penyaringan, pengeringan, penghalusan (menjadi bubuk), dan pengemasan. Secara bersama-sama, peserta ibu-ibu PKK menyaring Spirulina dari beberapa galon kultur yang ada. Hasil yang telah saring kemudian dikeringkan dengan dijemur di bawah terik matahari atau menggunakan oven sehingga diperoleh bentuk lembaran kering. Bentuk ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat juga dibuat menjadi bubuk menggunakan blender. Banyaknya produk yang diperoleh sangat tergantung dengan kepekatan atau banyaknya jumlah mikroalga dalam kultur. Semakin berwarna hijau pekat kebiruan maka akan diperoleh hasil yang lebih banyak. Dalam setiap sesi hari ini selalu dibarengi dengan diskusi dan tanya jawab dengan para peserta. Sesi kuis berhadiah doorprize dengan menjawab pertanyaan menjadikan suasana semakin ramai dan seru.
Selasa, 15/10, Tim Desa Mitra Kedungpoh bertemu dengan Lurah Kedungpoh dan Direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh untuk menyampaikan progres pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di kalurahan ini. Tim Desa Mitra diketuai oleh Dr. Hari Purwanto, MP. dengan anggota Dr. Bambang Retnoaji, M.Si., Ludmilla Fitri Untari, S.Si.,M.Sc., Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. dan Soenarwan Hery P., S.Si.,M.Kes. Tim ini mengangkat tema “Ekskalasi Potensi Agro-Eduwisata Berbasis Organik untuk Mewujudkan Desa Mandiri Sejahtera di Kalurahan Kedungpoh Kapanewon Nglipar, Gunungkidul”.
Program Desa Mitra ini telah berlangsung sejak Februari dan akan berakhir pada November 2024. Beberapa program yang dilaksanakan di kalurahan ini antara lain penyelenggaraan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah peternakan; pelatihan pembuatan pestisida dan insektisida organik; pelatihan budidaya lebah madu; pelatihan budidaya ikan wader; dokumentasi serta konservasi tanaman dan serangga di Kedungpoh. Program-program ini digawangi oleh anggota Tim Desa Mitra yang dibantu oleh mahasiswa.
Sampai saat ini, hampir semua program telah terlaksana. Lurah Kedungpoh, Dwiyono, mengharapkan adanya kesinambungan program pendampingan potensi agro-eduwisata Kedungpoh ini oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM. Seperti diketahui, Kedungpoh telah didampingi oleh Tim Pengabdian Fakultas Biologi sejak 2019 dan secara bertahap mengalami kemajuan menuju desa mandiri sejahtera. Tim Pengabdian Fakultas Biologi tidak hanya membawa program dan pendanaan dari Fakultas Biologi UGM namun juga mengajak mitra CSR dari PT PLN Tbk UP3 Yogyakarta. Sinergi antara Program Desa Mitra dan program pengabdian CSR PT PLN mempercepat ekskalasi agro-eduwisata yang dicanangkan oleh pemerintah Kalurahan Kedungpoh.
“Kami telah menjalankan beberapa program sesuai rencana kami dengan beberapa mitra, mulai dari Kelompok Wanita Tani, Lumbung Mataraman, Kelompok Peternak Sapi sampai Kelompok Peternak lebah Madu Sari Alami”, ungkap Hari dalam laporan progres pengabdian masyarakat kepada Lurah Kedungpoh. “ Kami berharap Fakultas Biologi UGM terutama Tim Desa Mitra tidak berhenti sampai di sini, kami masih membutuhkan pendampingan Bapak dan Ibu sekalian,” kata Dwiyono, menanggapi laporan Ketua Tim Desa Mitra. ”Apalagi dengan budidaya krisan di greenhouse kami, ini hal baru bagi kami sehingga kami masih membutuhkan pendampingan Tim dari Fakultas Biologi UGM”, tukas Didik Purnomo menambahkan. Didik Purnomo adalah direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh.
Ke depannya, seluruh program Tim Desa Mitra akan dilanjutkan oleh Tim Pengabdian Desa Mitra maupun stakeholder dari Kedungpoh baik dengan pendanaan UGM, CSR maupun pendanaan dana desa untuk mewujudkan Kedungpoh sebagai desa agro-eduwisata menuju desa mandiri sejahtera.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) serta SDGs 17 (Kemitraan untuk mencapai Tujuan).(DUS)
Tagline:
# SDG 2: Tanpa Kelaparan
# SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
# SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Sabtu (19/10), Tim MBKM-Pkm Fakultas Biologi UGM mengunjungi Lumbung Mataraman Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul untuk melakukan panen perdana cabai rawit (Capsicum annuum L.) hasil budidaya secara organik dengan aplikasi biofertilizer. Tim MBKM-Pkm terdiri dari Rindha Amarsita, Fharsya Febrildha dan Siti Muyassaroh. Ketiganya merupakan mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2021 dibawah bimbingan Ibu Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc.
Antraknosa adalah penyakit yang kerap menyerang tanaman cabai dan menyebabkan kerugian besar bagi petani. Tim MBKM-Pkm sejak Maret 2024 memberikan penyuluhan dan pendampingan budidaya cabai rawit anti antraknosa dengan pengaplikasian biofertilizer setiap sepuluh hari sekali. Penggunaan biofertilizer sebagai agen pencegah antraknosa selain efektif dan murah juga dimaksudkan untuk menjaga lingkungan tetap lestari (sustainable). Dwi menyampaikan kepada KWT Kedungpoh, “Penggunaan biofertilizer terbukti sangat efektif dalam meningkatkan ketahanan tanaman cabai terhadap serangan penyakit antraknosa. Selain itu, biofertilizer juga mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan nutrisi, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen”.
Selama pelaksanaan program ini, petani di Desa Kedungpoh mengalami peningkatan hasil panen hingga 25% dibandingkan dengan panen sebelumnya. Selain itu, kualitas buah cabai juga menjadi lebih baik, dengan tingkat serangan penyakit yang jauh lebih rendah. Tri selaku anggota KWT Kedungpoh menyampaikan, “Tanaman cabai yang dibudidayakan oleh Tim MBKM-Pkm bekerjasama dengan KWT Kedungpoh tidak terserang antraknosa”. Serangan antraknosa biasanya semakin menjadi ketika turun hujan, namun tanaman cabai di Lumbung Mataraman sampai saat ini tetap sehat dan terbebas antraknosa walau telah terguyur hujan beberapa kali. Aplikasi bioferilizer mmpunyai keunggulan ramah lingkungan, mampu meningkatkan produktivitas (hasil panen dan kualitas buah), murah dan mudah dibuat serta merupakan budidaya pertanian berkelanjutan.
Penyebarluasan penggunaan biofertilizer di Lumbung Mataraman Kedungpoh ini merupakan pelaksanaan dari SDGs-2 (Mengakhiri Kelaparan), SDGs-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab), SDGs-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS-RNLD)
Lumbung Mataraman Kedungpoh, Sabtu (19/10), Tim MBKM Penelitian Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan Ronald Wihan Pradana dan Tiffa Kusuma Dewi dibawah bimbingan Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc. menyampaikan hasil riset kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kedungpoh serta Pembimbing Lapangan, Tri Wahyuni. Tim MBKM Penelitian ini mengungkap potensi biofertilizer dalam mengatasi residu insektisida anorganik pada lahan pertanian. Melalui penelitian skala lapang, tim peneliti berhasil membuktikan bahwa biofertilizer mampu menjadi solusi ramah lingkungan untuk meremediasi tanah yang tercemar seng (Zn) akibat penggunaan insektisida anorganik secara berlebihan pada tanaman cabai dan mencegah timbulnya penyakit antraknosa pada cabai.
Seng (Zn), meskipun merupakan unsur penting bagi pertumbuhan tanaman, namun dalam jumlah berlebihan dapat menjadi racun dan merusak ekosistem tanah. Mikroorganisme yang terkandung dalam biofertilizer memiliki kemampuan unik untuk mengikat, mendegradasi, dan mengubah bentuk seng menjadi senyawa yang tidak berbahaya bagi tanaman dan lingkungan. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa aplikasi biofertilizer secara signifikan mampu menurunkan kadar seng dalam tanah hingga persentase penurunan 50%. Selain itu, penggunaan biofertilizer juga berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan tanaman cabai, kualitas buah, dan produktivitas secara keseluruhan”, ungkap Dwi dalam sesi pemaparan hasil riset MBKM Penelitian kepada anggota KWT Kedungpoh, Tri Wahyuni. Tri mengungkapkan, “Tanaman cabai yang ditanam oleh tim MBKM-Lit Fakultas Biologi UGM menunjukan hasil pertumbuhan dan perkembangan yang jauh lebih baik setelah diberikan biofertilizer, terlihat dari tinggi tanaman yang lebih baik, daun lebih hijau dan jumlah buah yang lebih banyak dari tiap tegakan”.
Kegiatan penelitian Tim MBKM-Lit Lumbung Mataraman Kedungpoh dimulai sejak Februari 2024 hingga saat ini. Budidaya tanaman cabai rawit ( Capsicum annuum L.) mulai dari pembibitan, penyiapan lahan, pindah tanam, penyiraman, aplikasi insektisida anorganik, aplikasi biofertilizer sampai pengukuran parameter lingkungan dan fisiologis di lahan maupun di laboratorium serta analisis data dan pembuatan laporan. Hasil penelitian ini akan disampaikan pada acara Research Day, 13-15 November 2024. Tim Peneliti telah menyiapkan poster, video kegiatan dan contoh produk cabai yang ditanam dengan aplikasi di Lumbung Mataraman Kedungpoh. Selanjutnya Tim akan terus mengembangkan potensi biofertilizer ini bukan hanya sebagai pupuk dan penekan residu insektisa anorganik, namun juga agen pencegah serangan antraknosa pada tanaman cabai. Saat ini selain bekerjasama dengan Lumbung Mataraman Kedungpoh, Tim Peneliti juga bekerjasama dengan CSR PT PLN UP3 Yogyakarta.
Mengakhiri diskusi, Tim Peneliti mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pertanian yang lebih sehat dan lestari (sustainable) dengan memanfaatkan potensi biofertilizer. Kegiatan ini merujuk pada pangejawantahan SDGs-1 (Menghapus Kemiskinan), SDGs-2 (Mengatasi Kelaparan), SDGs-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab), SDGs-15 (Menjaga Ekosistem Darat) dan SDGs-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS_RNLD)
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37, yang diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2024 di Universitas Airlangga, Surabaya, mengusung tema “Berkompetisi Mengasah Kreativitas Mahasiswa Bertalenta Indonesia menjadi Pribadi yang Solutif, Inovatif dan Produktif”. Acara ini merupakan puncak kegiatan ilmiah mahasiswa berskala nasional sebagai forum pertemuan ilmiah untuk berinteraksi dan berbagi pengetahuan serta komunikasi produk kreasi antar mahasiswa.
Tim PKM-RE UGM Biocane dengan ketua Tiara Putria Judith dari Fakultas Biologi UGM dengan anggota lintas program studi diantaranya Salfa Athallah Agtari Nabillah (Biologi 2021), Thoriq Abdul Halim (Biologi 2021), Fahmi Arsyad (Teknik Pertanian 2021), dan Hernita Fika Ardiyati (Teknologi Pangan Hasil Pertanian 2022) dibawah bimbingan Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., yang mengusung riset berjudul “Inovasi DNA Barcoding Sebagai Molecular Detection Dalam Eskalasi Screening Genetik Unggul Tebu (Saccharum officinarum L.) Lokal Indonesia” berhasil memperoleh Juara 2 atau Penghargaan Setara Perak dalam kategori Poster PKM-RE-4.
Poster merupakan media transfer informasi yang dioptimalkan oleh Tim Biocane dalam menyampaikan hasil penelitian secara visual. Melalui kombinasi gambar dan tulisan singkat, poster ini berfungsi sebagai alat untuk mengkomunikasikan ide dan temuan riset secara efektif. Selain itu, poster ini juga mengundang audiens untuk berdiskusi lebih dalam, sehingga dapat tercipta wawasan baru mengenai keunggulan pendekatan DNA barcoding dalam mengatasi samarnya identifikasi secara konvensional pada kandidat parental hibridisasi potensial tebu di Indonesia. Sejalan dengan tema PIMNAS ke-37 yang mendorong inovasi dan produktivitas, Tim Biocane menargetkan pemberian solusi bagi sektor pertanian yang solutif dan inovatif. Semoga prestasi ini menjadi tonggak awal bagi eksplorasi riset yang semakin cemerlang di masa depan.
Pada hari Minggu, 1 September 2024 telah dilaksanakan program kerja KSK Mengajar yang berkolaborasi dengan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) di Panti Asuhan Yatim Dhuafa Mafaza yang berlokasi di Warungboto, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dari jam 13.00 sampai 15.00 WIB dan diikuti oleh 63 peserta dan 17 panitia.
Kegiatan diawali dengan sharing session #1 yaitu pengenalan biota laut dan kelompok studi kelautan. Selanjutnya merupakan sesi games dan sharing session #2 yaitu pemberian materi mengenai motivasi untuk meraih cita cita. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian hadiah dan sesi dokumentasi bersama.
Berhasilnya acara ini didukung dengan open donasi yang berlangsung 27-31 Agustus 2024. Donasi yang didapatkan sebesar Rp1.430.000 yang secara langsung oleh panitia berikan ke pihak panti pada hari pelaksanaan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, kepada Panti Asuhan Dhuafa Mafaza dan KMP, serta pihak pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu turut membantu melancarkan kegiatan KSK Mengajar #2 tahun 2024. [Penulis: KSK]
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 September 2024 merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat BIMA Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Dipimpin oleh dosen Fakultas Biologi UGM, Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan melibatkan sekitar sepuluh mahasiswa. Edukasi mengenai Pelatihan Pembuatan Pakan Buatan untuk Ulat Sutra Eri (Samia cynthia ricini) disampaikan kepada JAMTRA (Jantra Mas Sejahtera).
JAMTRA bergerak dalam kegiatan konservasi ulat sutra liar mulai dari budi daya ulat sutra, mengembangkan Kelompok Tani, dan produksi hilir seperti benang sutra dan kain sutra. Pada tempat pelatihan yang berlokasi di Sebokarang, Wates, Kulon Progo, disampaikan materi mengenai pembuatan pakan buatan oleh Siti Shofa Assyifa’ul Qulbi Barid, S.Pd., M.Sc. Formula pakan buatan tersebut disesuaikan untuk ulat sutra eri (Samia cynthia ricini) yang merupakan komoditas unggulan dari JAMTRA.
Nilai penting dari penggunaan pakan buatan dalam proses budi daya ulat sutra adalah membantu menghemat waktu dalam proses mencari tanaman pakan. Apalagi saat musim kemarau, tanaman pakan jarak kepyar (Ricinus communis) cukup sulit ditemukan. Selain itu, menurut materi yang disampaikan Bapak Sukirno, pemberian pakan buatan pada larva instar I dapat membantu mengurangi risiko mortalitas larva. Yunianto Hagro Nugroho, atau lebih akrab dipanggil Pak Anto, selaku pemilik JAMTRA menyampaikan harapan bahwa semoga dengan adanya pakan buatan dapat membantu proses budi daya Ulat Sutra Eri menjadi lebih efisien.
Kegiatan pelatihan kemudian diakhiri dengan dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota JAMTRA dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, dan bekerja sama dalam mengembangkan budi daya ulat sutra serta dapat menghasilkan produk lokal yang bernilai tambah dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Kegiatan ini untuk mendukung tercapainya SDG’s 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG’s 2 (Tanpa Kelaparan), SDG’s 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG’s 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Selain prosesi tumpeng, acara tasyakuran diisi dengan berbagai hiburan dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Penampilan Mefi yang merupakan maskot Biologi, Bio Line Dance dengan lagu “Kupu-Kupu”, puisi dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono,M.Agr.Sc. yang berjudul 3K+69, persembahan lagu oleh Fani Sukria dan Kalleb William serta flash mop Gugur Gunung turut meramaikan suasana.
Diumur ke-31 tahun ini, telah banyak perkembangan yang dilalui oleh KSAT dimana hal tersebut merupakan bentuk usaha seluruh anggota yang berkontribusi di dalamnya. Peringatan HUT KSAT yang ke-31 adalah salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh anggota Kelompok Studi Arsitektur Taman, dengan tujuan untuk mengapresiasi seluruh kinerja KSAT, sebagai bentuk rasa cinta seluruh anggota terhadap KSAT, dan sebagai sarana untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dalam KSAT. Kegiatan ini telah diselenggaran dengan lancar dan penuh suka cita pada Sabtu, 24 Agustus 2024 yang lalu. Dengan mengusung tema “harmonizing with fairies in nature”, peringatan HUT ke-31 ini digelar secara luring tepatnya di Villa Merapi II dan dihadiri oleh anggota KSAT angkatan tahun 2021-2023.
Kegiatan Peringatan HUT KSAT ke-31 ini diawali dengan welcome ceremony yaitu pembukaan dan perkenalan oleh Salma Farah Yumna (KSAT 2023) dan Raissa Nanda Talitha (KSAT 2023) selaku MC, kemudian dilanjutkan dengan pemberian sambutan Ketua Panitia HUT KSAT ke- 31 yaitu Farah Adina Ratri Sachariano (KSAT 2023), dan sambutan oleh Anggi Nada Khoirul Ummah (KSAT 2021) selaku Ketua KSAT Kabinet Magnolia. Kegiatan selanjutnya adalah pemotongan kue ulang tahun sebagai simbolis oleh ketua KSAT dan ketua panitia HUT KSAT ke-31, pemutaran video recap KSAT setahun kebelakang, pembuatan time capsule tahun ini dan pembacaan time capsule tahun lalu, sesi game, pemberian KSAT Awards and Entertainment, kesan pesan, serta penutupan oleh MC, dan diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta sebagai dokumentasi.
Puji syukur Hari Ulang Tahun (HUT) KSAT tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan antara anggota aktif KSAT. Selain itu, semoga KSAT dapat semakin mengakar kuat dan dapat menjadi kelompok studi yang semakin baik dari masa ke masa serta memiliki kebermanfaatan bagi sekitar lingkungan akademisi hingga ke masyarakat luas. [Penulis: Panitia HUT KSAT]
SDGs:
#SDG 1: No poverty
#SDG 2: Zero Hunger
#SDG 3: Good Health and Well-being
#SDG 12: Responsible Consumption and Production
Yogyakarta, 26 Agustus 2024- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. bersama dengan anggota 3 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu diantaranya Ihsanti Tsania Fajriati, Haris Dwi Nugroho, dan Laksita Chesarina serta 5 perwakilan dari Kelompok Wanita Tani Melati Madurejo telah melaksanakan pemanenan pertama labu susu pertama yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Agustus 2024, dimulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB. Pemanenan dilakukan di Green House yang berada di Mutihan, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta.
Setelah pemanenan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi antara Tim PkM MBKM dan anggota KWT Melati terkait program MBKM Pengabdian Masyarakat di semester gasal serta keberlanjutan produk yang akan diangkat utama oleh KWT Melati. Selain itu produk-produk tersebut juga akan didaftarkan sertifikasi halal dan P-IRT. Produk berbasis labu susu yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat khususnya.
Kegiatan PkM MBKM yang diselenggarakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan sosialisasi ini, kami menargetkan 7 (tujuh) poin dari 17 (tujuh belas) poin SDGs : poin ke satu (no poverty : tanpa kemiskinan), poin ke dua (zero hunger : tanpa kelaparan), poin ke empat (gender equality : kesetaraan gender), poin ke 8 (decent work and economic growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities : berkurangnya kesenjangan), dan poin ke dua belas (responsible consumption and production : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus) bagi Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan ini harapannya memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada anggota KWT Melati melalui diskusi interaktif dan meningkatkan kerjasama yang akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan demikian, program MBKM Pengabdian Masyarakat ini tidak hanya memberikan manfaat akademis tetapi juga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat di Desa Madurejo dan menjadi tonggak awal dari kolaborasi yang lebih erat antara universitas dan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, serta menjadi langkah penting dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. [MBKM PKM Labu Susu]
Pada tanggal 29-31 Juli 2024, Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., bersama dengan tim ahli dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melakukan kegiatan monotoring dan evaluasi program KKN PPM Tematik di Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah Sulawesi Barat. Ganies yang dalam hal ini sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk tiga puluh orang mahasiswa KKN memulai kegiatan dengan melakukan analisis dan konfirmasi semua kegiatan KKN baik tema maupun non tema.
Tema dari kegiatan KKN PPM tematik ini adalah Pengembangan Usaha Pertanian: Jagung, Pisang, serta pengembangan wisata air terjun di Kawasan Transmigrasi dengan tujuan untuk meningkatkan potensi dan keunggulan lokal daerah. Fokus dari kagiatan yang telah berjalan adalah fokus pada bagaimana mengenalkan produk-produk unggul yang dapat dilakukan di masyarakat melalui pemberdayaan dan pendampingan secara berkala sesuai tema yang ditetapkan oleh Kementerian.
Kegiatan ini sangat baik dan dapat dilakukan secara berkelanjutan karena merujuk pada implementasi kegiatan SDGs. Adapun kesesuaian tema terhadap SDGs adalah untuk SDG 1: Tanpa Kemiskinan – Pengembangan usaha pertanian dapat meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi kemiskinan di daerah pedesaan, SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) – Meningkatkan produksi jagung dan pisang mendukung ketahanan pangan dan nutrisi, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – Pengembangan usaha pertanian dan wisata dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – Praktik pertanian yang berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam dengan baik dapat mendukung konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Selain itu juga mendukung terhadap implementasi SDG 15: Kehidupan di Darat – Pengelolaan ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan perlindungan biodiversitas dalam pengembangan wisata air terjun dapat mendukung ekosistem darat, SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan – Pengembangan wisata yang berkelanjutan di sekitar air terjun dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendorong pariwisata yang ramah lingkungan, dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim – Usaha pertanian yang berkelanjutan dan pengelolaan ekosistem wisata dapat membantu mitigasi perubahan iklim melalui praktik ramah lingkungan.
Kegiatan ini mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
SDG 2: Mengakhiri Kelaparan – Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera – Menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan semua orang di segala usia.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Menyediakan pendidikan inklusif dan berkualitas serta mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.
Bu Wagiyana, selaku Dukuh Kanten, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini yang memberikan edukasi penting tentang stunting dan gizi. Semoga masyarakat dapat lebih peduli dan memperhatikan kesehatan anak-anak kita.”
SDG 2: Zero Hunger – Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi, dan mempromosikan pertanian berkelanjutan, dengan pemberian makanan tambahan yang bergizi.
SDG 4: Quality Education – Memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan gizi anak untuk mendukung pendidikan yang berkualitas di masa depan.
SDG 17: Partnerships for the Goals – Meningkatkan kemitraan dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti kemitraan antara Fakultas Biologi UGM dengan masyarakat Dusun Sompok.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi dusun lainnya dalam memantau tumbuh kembang balita serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini.
Fakultas Biologi, pada forum ASDF 2024, juga menginisiasi kerja sama dengan Universitas Sultan Qaboos, Oman yang diwakili oleh Dr. Talal Khalifa Al Hosni, Dekan Universitas Sultan Qaboos, Oman. Kemitraan ini bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kualitas penelitian ilmiah dan keunggulan akademik bagi kedua belah pihak.
Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya:
- SDG 2: Tanpa Kelaparan – dengan meningkatkan kualitas pakan ternak, diharapkan hasil ternak dapat meningkat dan berkontribusi pada ketahanan pangan.
- SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – dengan mengedukasi peternak tentang pemanfaatan limbah, program ini mendukung produksi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
- SDG 15: Kehidupan di Darat – pengelolaan limbah ternak yang lebih baik berkontribusi pada kesehatan tanah dan ekosistem darat.
Hari 1: Pengenalan Platform ONT dan Bioinformatika Dasar
Hari 2: Fitur Lanjut ONT dan Pemrosesan Data
Hari 3: Analisis Metagenomik dan Proyek Akhir
Pentingnya Analisis NGS dalam Mendukung Topik Biosecurity untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan
Problematika serangan patogen pada tanaman padi menjadi salah satu fokus besar upaya pemberdayaan pertanian di Indonesia. Serangan patogen yang menyebabkan wabah penyakit berperan serta dalam penurunan produktivitas tanaman padi. Dalam menangani permasalahan ini, sebagian petani cenderung mengandalkan pestisida tanpa terlalu memperhatikan kondisi padi. Alhasil, upaya penanganan yang diambil tidak efektif dan justru mengancam kesehatan lingkungan sekitar akibat pencemaran oleh zat kimia dari penggunaan pestisida secara berlebihan.
Berangkat dari isu ini, Adzkiya Aqmaliza Rahmattillah dan Sheva Rimma Dhanty, mahasiswi Biologi angkatan 2021, menginovasikan aplikasi pemindai pintar terintegrasi smartphone berbasis Artificial Intelligence bernama ORYSMART yang dapat mendeteksi penyakit pada tanaman padi sekaligus memberikan rekomendasi solusi penanganannya dibawah bimbingan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. ORYSMART diperkenalkan pada ajang kompetisi FAPERTA FAIR (Futuristic and Prestige Research, Technology and Art) 5 di Universitas Dhyana Pura, Denpasar, Bali, pada 18-19 Mei 2024. Pada batch 5 ini, FAPERTA FAIR mengusung tema “Peran Inovator Muda untuk Menghadapi Persaingan Global Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Pada ajang tersebut, bersama ORYSMART, Adzkiya dan Sheva berhasil memperoleh Bronze Medal dan gelar Poster Terfavorit subtema Teknologi sebagai inovasi solutif futuristik yang dapat membantu menangani penyakit pada tanaman padi. Dengan kemampuan pemindaian dan rekognisinya, ORYSMART dapat mendeteksi jenis, gejala, penyebab, dan solusi penanganan terhadap penyakit pada padi. Tak hanya itu, aplikasi ini juga menawarkan analisis lanjutan yang mengkolaborasikan kecerdasan manusia dan buatan sehingga dapat menganalisis penyakit pada tanaman padi dengan lebih akurat dan menawarkan solusi penanganan yang lebih efektif. ORYSMART juga memfasilitasi akses konsultasi dengan para ahli proteksi tanaman yang berpengalaman dan andal di bidangnya.
Aplikasi ini ditargetkan untuk memberdayakan para petani padi di Indonesia sehingga dapat mengelola lahan padinya dengan lebih baik dan efektif. Oleh karena itu, ORYSMART didesain praktis dan mudah digunakan, khususnya bagi pengguna yang belum ramah terhadap teknologi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah jitu pemberdayaan pertanian di Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Inovasi dan gagasan ini juga menjadi bagian dari upaya terhadap pencapaian SDG 2 (zero hunger), yaitu kontribusi gagasan ORYSMART dalam peningkatan produktivitas padi sebagai makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. [Penulis: Sheva Rimma Dhanty]
Oceans day merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Kelompok Studi Kelautan Biologi UGM (KSK Biogama) sebagai bentuk perayaan untuk memperingati hari laut sedunia. Pada Oceans day tahun ini, KSK Biogama berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Mr. Parvez selaku mitra KSK Biogama. Selain itu, KSK Biogama juga mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Al-Khusna untuk bersama-sama melakukan bersih-bersih pantai, mempelajari biota laut, dan memanfaatkan sampah yang ditemukan. Selama rangkaian acara Oceans Day, Kelompok Studi Kelautan UGM mengadakan Open Donation yang ditujukan untuk panti asuhan Al-Khusna. Donasi yang terkumpul adalah sebesar Rp2.015.116,00. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan untuk ini.
Pada tanggal 18 Mei 2024 setelah berlangsungnya acara Oceans Day di Pantai Slili Gunungkidul donasi tersebut telah disalurkan ke Panti Asuhan Al-Khusna di Gunung Kidul dalam bentuk uang dan sembako. Kami percaya bahwa bantuan ini akan sangat berarti bagi anak-anak di panti asuhan dan membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Setiap bantuan, tidak peduli seberapa kecil, dapat membuat perbedaan yang besar dalam kehidupan orang lain. [Penulis: KSK].
Yogyakarta, 29 Mei 2024- Tim Penelitian Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Fakultas Biologi 2024 yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dengan judul “Analisis Kestabilan Genetik dan Identifikasi Viabilitas Benih Melon Lokal Indonesia” melakukan kunjungan pertama ke mitra penelitian, yakni PT. Raja Pilar Agrotama atau lebih dikenal sebagai Rajaseed. Kunjungan ini dihadiri oleh 5 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Maximus Jonathan Salim,Rafferty Reyhan, Laksita Chesarina, Haris Dwi Nugroho, dan Ihsanti Tsania Fajriati, serta perwakilan pembimbing Dian Sartika, M.Sc. Kunjungan pertama ini berfokus pada pengenalan mitra dalam kegiatan magang penelitian MBKM ini, yakni PT. Raja Pilar Agrotama agar anggota tim peneliti MBKM mendapat ilmu mengenai prosedur produksi dan QC (Quality Control) benih di PT. Raja Pilar Agrotama.
Kegiatan pertama dari MBKM ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Mei 2024, dimulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB di kantor pusat PT. Raja Pilar Agrotama di Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan perkenalan dan sambutan dari Bapak Warsito Nurtiyasno selaku kepala bagian Research and Development sekaligus perwakilan dari PT. Raja Pilar Agrotama. Beliau menjelaskan seluk beluk mengenai PT. Raja Pilar Agrotama, mulai dari sejarah pembentukan, produk yang dijual, struktur perusahaan, beserta sertifikasi yang diperlukan sebuah perusahaan produsen benih.
Setelah memberi informasi mengenai profil perusahaan, Warsito Nurtiyasno, S.P. selaku Dosen Pembimbing dari mitra memberikan edukasi dasar mengenai produksi dan QC (Quality Control) benih. Beliau menekankan pentingnya kemitraan antara produsen benih dengan petani untuk menjamin produksi benih yang berkelanjutan. Bapak Warsito menjelaskan benih yang layak digunakan harus melewati serangkaian proses yakni pengekstrakan benih dari buah, pembersihan benih, pengurangan kadar air benih, persortiran benih, dan penyimpanan benih. Beberapa parameter penting dalam pengujian kualitas benih yang disebut Beliau antara lain adalah kadar air benih, persentase kotoran benih, dan kemampuan berkecambah benih.
Tanya jawab antara anggota tim penelitian MBKM dengan Bapak Warsito terjadi dalam kegiatan ini. Beberapa topik menarik seperti metode identifikasi benih serta kondisi lingkungan yang optimal untuk penyimpanan benih. Sesi tanya jawab antara anggota tim penelitian MBKM dengan Bapak Warsito pun berlangsung dengan aktif. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal ilmu bagi tim MBKM Penelitian untuk penelitian kestabilan genetik dan viabilitas benih melon serta meningkatkan kerja sama dengan PT. Raja Pilar Agrotama. Selain itu kegiatan Penelitian MBKM ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) bagi Fakultas Bilogi UGM serta mendukung Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs) diantaranya poin ke satu (No Poverty : Tanpa Kemiskinan), poin kedua (Zero Hunger : Tanpa Kelaparan), poin keempat (Quality Edcation : Pendidikan yang Berkualitas), poin ke delapan (Industy, Innovation, and Infrastructure : Industi, Inovasi, dan Infrastruktur), dan poin ketujuh belas (Partnership for the Goal : Kemitraan untuk Mencaai Tujuan). [MBKM Penelitian]
Yogyakarta, 26 Mei 2024- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dengan judul “ Penguatan Kemandirian Ekonomi Dengan Pengenalan Digital Marketing dan Sosialisasi Perizinan Perdagangan Produk Tepung Labu Susu Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Madurejo, Prambanan” dengan anggota 5 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu diantaranya Haris Dwi Nugroho, Laksita Chesarina, dan Ihsanti Dwi Nugroho telah melaksanakan program pertama dari rangkaian kegiatan PkM-MBKM pada Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Program pertama ini memfokuskan pada Sosialisasi Program Pengabdian Masyarakat (MBKM) dan Pengenalan PIRT, Layak Hiegene, Produk Halal, serta Pentingnya Kemasan Cantik, di mana sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya PIRT, layak hiegiene, produk halal, serta pentingnya kemasan cantik.
Program pengabdian ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 Mei 2024, dimulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB di rumah Ibu Romli selaku salah satu anggota KWT Melati di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan sesi permainan dan doorprize agar seluruh peserta merasa senang dan dapat fokus mengikuti sosialisasi. Selanjutnya peserta mengerjakan pretest mengenai produk serta keahlian dari masing-masing ibu KWT Melati untuk menggali potensi produk yang akan dipasarkan.
Pematerian pertama diberikan oleh Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang menjelaskan mengenai pentingnya strategi dalam memproduksi suatu produk dalam skala kelompok usaha mikro pada KWT Melati. Dijelaskan bahwa penting untuk menerapkan strategi yang baik dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada dengan proses pengolahan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk yang baik. Pada pematerian ini juga dijelaskan mengenai pentingnya PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), layak hiegene, serta produk halal dan juga perbedaan ketentuan dan proses di dalamnya. Pada akhir pematerian pertama, pembicara berharap kekurangan atau kesulitan yang ada nantinya dapat diselesaikan melalui program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini bersama dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Kesempatan ini diharapkan dapat memajukan perekonomian mandiri pada masyarakat dan berkelanjutan di masa depan.
Pematerian kedua diberikan oleh Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., beliau menyampaikan sambutan dan rasa bahagia atas antusiasme dari ibu KWT Melati terhadap program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang berkaitan dengan pengembangan tanaman labu susu mulai dari proses penanaman hingga panen, kemudian proses pengolahan hasil panen menjadi tepung, hingga pada proses pra-pemasaran. Hal ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan dapat berkualitas baik dari segi estetika, keamanan, dan ketahanan sehingga harapannya produk dapat dikenalkan pada masyarakat mulai dari pemasaran kecil dikenalkan pada Jasmine Corner di Fakultas Biologi UGM. Prof Budi berpesan bahwa dalam prosesnya tidak terjadi secara instan dan terkadang tidak sesuai keinginan, tetapi keuletan dan keinginan dari KWT Melati itu yang dapat menghantarkan pada kemandirian ekonomi. Kegiatan ini ditutup dengan dokumentasi bersama.
Kegiatan PkM MBKM yang diselenggarakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan sosialisasi ini, kami menargetkan 7 (tujuh) poin dari 17 (tujuh belas) poin SDGs : poin ke satu (no poverty : tanpa kemiskinan), poin ke dua (zero hunger : tanpa kelaparan), poin ke empat (gender equality : kesetaraan gender), poin ke 8 (decent work and economic growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities : berkurangnya kesenjangan), dan poin ke dua belas (responsible consumption and production : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus) bagi Fakultas Biologi UGM.
Sosialisasi ini diharapkan memberikan wawasan kepada anggota KWT Melati melalui diskusi bersama serta meningkatkan kerjasama dan dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi sesama. [MBKM PKM Labu Susu]
Tim Pengabdian Desa Mitra untuk Lumbung Mataraman, Kedungpoh Gunungkidul, Kamis (23/5/2024) mengunjungi Lumbung Mataraman dan diterima oleh Lurah Kedungpoh (Dwiyono) dan Direktur Lumbung Mataraman (Didik Purnomo) beserta anggotanya. Tim Pengabdian terdiri dari Drs. Hari Purwanto, MP.,Ph.D., Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si.,M.Kes, Ludmilla Fitri Untari, S.Si.,M.Si., Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. dan Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. yang diwakili oleh dua mahasiswanya untuk berkoordinasi dengan mitra.
Acara dimulai dengan pemaparan rencana program masing-masing anggota. Dimulai dari Hari Purwanto yang merencanakan pembuatan sekaligus pelatihan budidaya lebah klanceng; Soenawan Hery memaparkan rencana pembuatan vermikompos dan pakan ternak plus dengan penambahan POC-2023; Dwi Umi Siswanti merencanakan adanya pelatihan pembuatan biofertilizer dan aplikasinya untuk penanganan antraknosa pada tanaman cabai; Ludmilla memaparkan rencana penanaman tanaman langka di Lumbung Mataraman dan mendokumentasikan data Etnobotani masyarakat Kedungpoh serta Bambang menyampaikan pesan kepada mitra bahwa tim akan membuat pelatihan budidaya wader. Mitra yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani Kedungpoh (10 kelompok) dan pengelola Lumbung Mataraman antusias dengan program yang disampaikan oleh Tim Desa Mitra Fakultas Biologi untuk Lumbung Mataraman. “Kami sudah menunggu-nunggu program dari Fakultas Biologi”, ujar Lurah Kedungpoh mewakili mitra tani.
Didik Purnomo sebagai Direktur Lumbung Mataraman menanggapi paparan Tim Desa Mitra dengan optimis bahwa program pengabdian ini akan berdampak semakin melegitimasikan Lumbung Mataraman sebagai Edu-Agrowisata yang diperhitungkan di Gunungkidul. Kedungpoh mulai menggeliat dengan banyaknya kunjungan studi banding dari berbagai kelompok tani dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, bahkan salah satu penggerak pertanian Kedungpoh, Tri Wahyuni, meraih predikat “Perempuan Inisiator Bidang Pertanian 2024” dari Bupati Gunungkidul di Bulan April lalu. “Semoga dengan program pengabdian dari Fakultas Biologi UGM ini, kami akan semakin maju dan berdampak luas”, ungkap Didik dalam sambutannya.
Masing-masing pengusul program diarahkan oleh direktur Lumbung Mataraman untuk bertemu langsung dan mendiskusikan agenda selanjutnya dengan PIC masing-masing program. Hasil koordinasi ini menghasilkan kesepakatan waktu pelasanaan program selanjutnya serta mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan. Acara ditutup dengan makan cemilan (godhokan) dan berfoto bersama. Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari SDGs nomor 1 (Pemberantasan Kemiskinan), 2 (Peniadaan Kelaparan), 5 (Kesetaraan Gender), 10 (Pengurangan Kesenjangan) dan 17 (Kemitraan demi mencapai Tujuan). (TIM-LM)
Tim Pengabdian kepada Masyarakat – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM 2024 yang diketuai oleh Rina Sri Kasiamdari, Ph.D. telah berhasil melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kepuh Kulon RT 001, Wirokerten, Banguntapan, Bantul. Tim yang melibatkan empat orang mahasiswa yaitu Nurindah Musarofah, Hasna Nabila Kusumastuti, Cindy Adisty Rudi Ananda Putri, dan Amalia Rizky Fauzi ini mengusung tema teknologi budidaya hidroponik sederhana dalam rangka meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Program PKM MBKM ini mendukung SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Program ini direncanakan akan berjalan selama dua semester. Pada Semester Genap TA 2023/2024 ini kegiatan PkM-MBKM dilaksanakan pada Minggu, 5 Mei 2024 pukul 09.00 – 12.00 WIB di rumah Kepala RT 001 Kepuh Kulon, Bapak Zamzuri, dengan pengadaan sosialisasi dan praktik budidaya hidroponik sederhana sistem sumbu. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme warga RT 001 Kepuh Kulon dengan dihadiri oleh 22 warga serta Bapak Sunartana selaku Kepala Dukuh Kepuh Kulon. Dalam sambutannya, Bapak Sunartana berharap agar program ini dapat menjadi program yang berkelanjutan untuk membantu mengatasi permasalahan di desa ini dan mengimbau kepada masyarakat agar mau untuk memulai keberlanjutan program ini. Ibu Rina juga menyampaikan bahwa program ini diambil untuk membantu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan terbatas melalui budidaya hidroponik dan mengajak warga untuk bersama-sama mempraktikkan budidaya hidroponik ini di rumah masing-masing.
Sosialisasi dilakukan dengan pemberian informasi mengenai pengertian dan kelebihan hidroponik, jenis tanaman yang bisa dibudidayakan melalui hidroponik, jenis metode penanaman hidroponik, jenis pupuk dan alat hidroponik, serta tata cara budidaya hidroponik sistem sumbu. Metode hidroponik sistem sumbu dipilih karena mudah dilakukan, membutuhkan alat dan bahan yang sedikit dan mudah didapat, serta membutuhkan biaya perawatan yang minimal. Pada saat praktik budidaya hidroponik, warga yang hadir dibagi menjadi empat kelompok dengan jumlah 6-8 orang yang didampingi oleh masing-masing satu mahasiswa untuk melakukan praktik mandiri. Praktik dimulai dengan pemilihan biji, penyemaian dalam rockwool, persiapan media air dan pupuk AB mix bubuk/cair, hingga pindah tanam benih yang telah disiapkan sebelumnya. Antusiasme dan keterampilan warga dalam melakukan praktik budidaya hidroponik diharapkan dapat menjadi pendongkrak bagi keberlanjutan program ini. Adapun tim PkM-MBKM juga memberikan satu set alat hidroponik kepada masing-masing warga dengan harapan dapat digunakan untuk mempraktikkan budidaya hidroponik di rumah. Program PkM-MBKM ini akan dilanjutkan pada Semester Gasal TA 2024/2025 pada bulan September dengan kegiatan pengolahan hasil panen hidroponik menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk kemandirian pangan masyarakat.
# SDG 1 Tanpa Kemiskinan #SDG 2 Tanpa Kelaparan #SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi #SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan #SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Yogyakarta, 26 Mei 2024- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dengan judul “ Penguatan Kemandirian Ekonomi Dengan Pengenalan Digital Marketing dan Sosialisasi Perizinan Perdagangan Produk Tepung Labu Susu Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Madurejo, Prambanan” dengan anggota 5 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu diantaranya Haris Dwi Nugroho, Laksita Chesarina, dan Ihsanti Dwi Nugroho telah melaksanakan program pertama dari rangkaian kegiatan PkM-MBKM pada Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Program pertama ini memfokuskan pada Sosialisasi Program Pengabdian Masyarakat (MBKM) dan Pengenalan PIRT, Layak Hiegene, Produk Halal, serta Pentingnya Kemasan Cantik, di mana sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya PIRT, layak hiegiene, produk halal, serta pentingnya kemasan cantik.
Program pengabdian ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 Mei 2024, dimulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB di rumah Ibu Romli selaku salah satu anggota KWT Melati di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan sesi permainan dan doorprize agar seluruh peserta merasa senang dan dapat fokus mengikuti sosialisasi. Selanjutnya peserta mengerjakan pretest mengenai produk serta keahlian dari masing-masing ibu KWT Melati untuk menggali potensi produk yang akan dipasarkan.
Pematerian pertama diberikan oleh Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang menjelaskan mengenai pentingnya strategi dalam memproduksi suatu produk dalam skala kelompok usaha mikro pada KWT Melati. Dijelaskan bahwa penting untuk menerapkan strategi yang baik dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada dengan proses pengolahan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk yang baik. Pada pematerian ini juga dijelaskan mengenai pentingnya PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), layak hiegene, serta produk halal dan juga perbedaan ketentuan dan proses di dalamnya. Pada akhir pematerian pertama, pembicara berharap kekurangan atau kesulitan yang ada nantinya dapat diselesaikan melalui program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini bersama dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Kesempatan ini diharapkan dapat memajukan perekonomian mandiri pada masyarakat dan berkelanjutan di masa depan.
Pematerian kedua diberikan oleh Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., beliau menyampaikan sambutan dan rasa bahagia atas antusiasme dari ibu KWT Melati terhadap program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang berkaitan dengan pengembangan tanaman labu susu mulai dari proses penanaman hingga panen, kemudian proses pengolahan hasil panen menjadi tepung, hingga pada proses pra-pemasaran. Hal ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan dapat berkualitas baik dari segi estetika, keamanan, dan ketahanan sehingga harapannya produk dapat dikenalkan pada masyarakat mulai dari pemasaran kecil dikenalkan pada Jasmine Corner di Fakultas Biologi UGM. Prof Budi berpesan bahwa dalam prosesnya tidak terjadi secara instan dan terkadang tidak sesuai keinginan, tetapi keuletan dan keinginan dari KWT Melati itu yang dapat menghantarkan pada kemandirian ekonomi. Kegiatan ini ditutup dengan dokumentasi bersama.
Kegiatan PkM MBKM yang diselenggarakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan sosialisasi ini, kami menargetkan 7 (tujuh) poin dari 17 (tujuh belas) poin SDGs : poin ke satu (no poverty : tanpa kemiskinan), poin ke dua (zero hunger : tanpa kelaparan), poin ke empat (gender equality : kesetaraan gender), poin ke 8 (decent work and economic growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities : berkurangnya kesenjangan), dan poin ke dua belas (responsible consumption and production : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus) bagi Fakultas Biologi UGM.
Sosialisasi ini diharapkan memberikan wawasan kepada anggota KWT Melati melalui diskusi bersama serta meningkatkan kerjasama dan dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi sesama. [MBKM PKM Labu Susu]
Mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2022, yaitu Genoveva Ristining Tyas dan Ridho Nur Alam berhasil meraih prestasi berupa Gold Medal, Juara 2 Poster, dan Juara 2 Umum pada Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Universitas Jenderal Soedirman Tingkat Nasional 2024 di bawah bimbingan Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. Karya esai ini diajukan dengan subtema “Pertanian” yang berjudul “Inovasi Biofertilizer dengan Bakteri Halotoleran dan Eco Enzyme untuk Bioremediasi Lahan Non Produktif di Wilayah Pesisir”.
Inovasi biofertilizer dengan bakteri halotoleran dikombinasikan dengan eco enzyme dari pemanfaatan limbah sampah organik dan blotong tebu menjadi solusi yang berkelanjutan dalam mengelola sampah organik industri rumah tangga dan limbah pabrik. Dengan mengintegrasikan biofertilizer, memanfaatkan lahan pesisir untuk pertanian bawang merah, serta mengoptimalkan produk eco enzyme dapat mewujudkan pertanian yang inovatif, berkelanjutan, produktif, serta ramah lingkungan. Inovasi ini memegang peranan penting dalam mengoptimalkan produktivitas lahan dan meningkatkan komoditas bawang merah di Indonesia. Hal ini dapat berdampak pada pemenuhan konsumsi bawang merah bagi masyarakat Indonesia dan berpotensi untuk meningkatkan angka pendapatan perkapita nasional. Hal ini sesuai dengan 5 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah disepakati di KTT PBB pada tahun 2015 yaitu tujuan #1 Tidak ada kemiskinan; #2 Tidak ada kelaparan; #3 Kesehatan dan Kesejahteraan yang baik; #7 Energi yang terjangkau dan bersih; serta #12 Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab sehingga diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045. [Penulis: Genoveva Ristining Tyas]
Perpustakaan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Launching dan Bedah Buku yang berjudul “Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan” karya Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU pada hari Selasa, 7 Mei 2024 dalam rangka menyambut hari Thalasemia Sedunia. Terdapat dua rangkaian kegiatan dalam acara ini, yaitu aksi sosial donor darah dan diskusi bedah buku. Kegiatan donor darah diadakan bersama dengan UTD RSA UGM yang diikuti oleh lebih dari 60 peserta baik berasal dari kalangan civitas akademika Fakultas Biologi maupun umum. Donor darah dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB bertempat di Gedung Moeso Suryowinoto Indonesia Biodiversity Center (MSIBC) Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan kedua dalam rangkaian acara ini adalah Launching dan Bedah Buku “Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan” karya Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 hingga 12.15 WIB di Gedung Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan juga diselenggarakan secara luring melalui live Youtube Kanal Pengetahuan Biologi. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes selaku ketua panitia Bedah Buku dan Penanggung Jawab Perpustakaan Fakultas Biologi dengan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Narasumber yaitu Bapak Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU dan Pembedah Dr.dr. Sri Mulatsih, Sp.A. (K), MPH, dan moderator oleh Dr.Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc. Selanjutnya secara resmi kegiatan bedah buku dibuka oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM melalui zoom dan memberikan apresiasi kepada Prof. Suwarno selaku penulis dan Guru Besar Fakultas Biologi UGM. Selanjutnya adalah sesi pemateri oleh Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU. selaku penulis buku Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan.
Pada sesi pemateri, Prof. Suwarno memaparkan bukunya yang berisi kisah perjalanan hidup putranya sebagai penyandang thalassemia mulai dari lahir hingga dewasa. Alm. Yudistira Briliantama merupakan putra dari Prof. Suwarno juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM. Selain menceritakan tentang putranya, Prof. Suwarno juga mengedukasi audiens mengenai sejarah thalassemia dan pengetahuan umum mengenai thalassemia. Beliau juga menyampaikan beban yang harus ditanggung oleh penyandang thalassemia dan pendampingnya, yaitu beban psikologis, beban sosial, dan beban ekonomi. Setelah sesi pemateri selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi review.
Sesi review diisi oleh Dr.dr. Sri Mulatsih, Sp.A. (K), MPH yang merupakan dokter anak di Rumah Sakit dr. Sardjito. Dokter Mulat menyampaikan interpretasi beliau mengenai buku Kantong Terakhir. Selain itu, beliau juga menyampaikan kondisi terkini terkait dengan penanganan thalassemia. Mulai dari obat kelasi besi oral hingga perubahan metode konsultasi penyandang thalassemia yang dilakukan oleh beliau. Setelah sesi review selesai, dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh moderator.
Terdapat tiga peserta yang mengajukan pertanyaan baik kepada Prof. Suwarno maupun Dokter Mulat. Sesi tanya jawab selesai, lalu dilanjutkan dengan pembagian doorprize untuk peserta. Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama di sebelah barat Auditorium Biologi Tropika.
Pada hari Sabtu, 23 Maret 2024, telah dilaksanakan kegiatan BIORAMA atau BiOSC Berbagi Bersama yang dilakukan di salah satu panti di Yogyakarta, yakni Panti Asuhan Al-Afiyah Yogyakarta yang terletak di Jl. Kopral Samiyo I, Kemasan, Sendangtirto, Kecamatan Berkah, Sleman. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tahunan di bawah bidang Humas dan Jaringan BiOSC yang dilakukan pada bulan Ramadhan sebagai wadah untuk saling berbagi antar sesama. Adapun kegiatan BIORAMA ini dihadiri oleh teman-teman Humas dan Jaringan serta beberapa pengurus harian di BiOSC.
Pada tahun ini, agenda BIORAMA adalah pembagian bantuan berupa sembako dan uang sumbangan, serta sesi games dengan seluruh penghuni panti. Dana yang digunakan ini berasal dari pembukaan donasi pada tanggal 12 Maret – 20 Maret 2024 ditambah dana kas sehingga total dana yang didapatkan adalah sebesar Rp. 4.700.000. Dana ini kemudian dialokasikan dalam bentuk donasi sembako sebesar Rp. 700.000 serta donasi uang sebesar Rp. 4.000.000. Untuk sembako, dibelikan sebanyak 7 item berupa beras, minyak goreng, sarden kaleng, gula, teh, telur, dan mie instan sesuai dengan kebutuhan Panti Al-Afiyah Yogyakarta.
Kami berangkat dari Fakultas Biologi UGM menuju Panti Al-Afiyah Yogyakarta sekitar pukul 15.20 WIB dengan mengendarai motor. Sesampainya di sana, kami disambut dengan hangat oleh anak-anak Panti Al-Afiyah yang mana terdiri dari ±20 anak rentang usia SMP-SMA. Setelah beberapa saat, kami dipersilahkan menemui Bapak Herli Hartanto selaku Kepala Panti untuk meminta izin memulai kegiatan. Acara dibuka oleh MC, yaitu Jovika Syifa Ananmaimuna dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BiOSC yaitu Bella Marcha. Di dalam sambutan tersebut, kami mengucapkan rasa terima kasih atas sambutan yang baik terhadap acara BIORAMA ini, serta menjelaskan tujuan adanya kunjungan tersebut. Setelah beberapa patah kata diberikan, tibalah saatnya sambutan oleh Pengurus Panti asuhan Al-Afiyah Yogyakarta. Dalam sambutan tersebut, Bapak Herli Hartanto mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan, dan memberikan beberapa informasi mengenai panti asuhan tersebut. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan sembako dan uang donasi oleh Ketua BiOSC kepada pengurus panti asuhan. Selanjutnya, sembari menunggu waktu berbuka dilakukan sesi games yakni menyusun mini puzzle masjid-masjid populer di dunia serta pemberian hadiah kepada para pemenang. Acara BIORAMA ditutup dengan sesi dokumentasi bersama, lalu berpamitan dengan pihak panti.
Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman BiOSC dan pihak-pihak luar yang telah memberikan donasi, semoga segala bantuan yang telah diberikan menjadi sebuah keberkahan, sekaligus amal di bulan Ramadhan tahun ini. Terima kasih pula kepada teman-teman Humjar dan beberapa pengurus harian yang telah menyempatkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam kunjungan panti. Kami berharap agar program BIORAMA ini dapat menjadi wadah dalam berbagi antar sesama serta mempererat tali persaudaraan. [Penulis: BiOSC]
Pada Sabtu, 17 Februari 2024 telah dilaksanakan acara Welcoming Party Anggota Muda XXXIV Kelompok Studi Herpetologi Fakultas Biologi UGM atau yang disingkat sebagai WelPar AM XXXIV KSH. Acara ini merupakan acara internal KSH yang dilakukan untuk menyambut AM angkatan XXXIV yang baru bergabung dengan KSH. Acara dilakukan di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dari pukul 13.30-16.00 WIB dengan jumlah kehadiran 30 peserta.
Acara dimulai dengan sharing prospeksi diri di KSH untuk tiap peserta di masa depan dan juga pengalaman selama liburan. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tukar kado yang telah dibawa masing-masing peserta. Kado yang didapatkan wajib digunakan oleh penerima kado selama acara berlangsung. WelPar AM XXXIV ditutup dengan permainan “Siapa aku?” yakni sebuah permainan menebak kata yang ditempelkan ke kepala tiap peserta dengan cara menanyakan clue akan kata tersebut ke peserta lain. Kegiatan selanjutnya adalah kesan pesan yang dipaparkan oleh beberapa peserta dari AM XXXIV.
Acara WelPar AM XXXIV kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana ekspedisi KSH ke AM XXXIV dan open recruitment panitia ekspedisi tersebut. Bahasan ekspedisi dipaparkan oleh Anthera Al Firdaus Prissandi selaku ketua panitia ekspedisi KSH tahun 2024. Pemaparan ekspedisi berisi akan pengertian ekspedisi, rencana mekanisme ekspedisi, dan susunan kepanitian serta ditutup dengan open recruitment panitia ekspedisi. Keseluruhan acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.
Acara WelPar AM XXXIV KSH berjalan dengan lancar meskipun sedikit terlambat dari rencana awal. Seluruh peserta terlihat antusias dengan keseruan yang dilaksanakan. Harapannya acara ini dapat meningkatkan hubungan internal KSH terutama dengan anggota baru. Selamat datang di KSH wahai AM XXXIV! KSH Jaya!? KSH! [Penulis: KSH]
Pada hari Minggu, 25 Februari 2024, Kelompok Studi Herpetologi (KSH) telah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-32, mengenang didirikannya KSH pada 24 Februari 1992 lalu. Rangkaian acara HUT-32 KSH ini dilaksanakan di ruang 1 Gedung Sinarmas Fakultas Biologi UGM mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB & diikuti oleh anggota-anggota aktif KSH saat ini serta alumni KSH dari yang secara keseluruhan berjumlah 45 partisipan.
Rangkaian acara HUT-32 KSH diawali dengan menyanyikan mars KSH dan pembacaan kode etik KSH oleh semua peserta, diikuti oleh kata sambutan dari Ketua Panitia Acara & Ketua KSH. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing dari perwakilan alumni KSH, yaitu Rahma Izzati, Ananto Puradi Nainggolan, Bayu R. A., Dr. Tri Wahyuni Sukesi, I Gusti Agung Ayu R. P., dan Achmad Fanani Muharromi. Selanjutnya diadakan sesi quiz bertema KSH dan herpetofauna yang telah disiapkan oleh panitia kemudian dilakukan pemotongan kue ulang tahun yang diwakili oleh para alumni & Ketua KSH. Terakhir, diadakan pengumuman hasil KSH Awards, yang memberikan apresiasi kepada 10 anggota KSH yang telah dinominasikan dalam berbagai kategori.
Acara ditutup dengan pemberian hadiah kepada pemenang quiz diikuti oleh sesi dokumentasi bersama. Rangkaian acara HUT-32 KSH berjalan lancar dengan antusiasme & kebahagiaan dari seluruh partisipan dari awal hingga akhir acara, merayakan pencapaian luar biasa serta tantangan yang dihadapi KSH sepanjang tahun lalu & menyambut tahun yang mendatang dengan semangat yang tak kalah hebatnya. [Penulis: KSH]
YOGYAKARTA, INDONESIA — February 19, 2024 — Tim Dosen yang diketuai oleh Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang menarik dengan para petani milenial Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Acara ini merupakan bagian dari inisiatif Fakultas Biologi untuk mendorong dialog dan kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi di lapangan guna meningkatkan pertanian berkelanjutan.
FGD tersebut diadakan pada tanggal 18 Februari 2024, di ruang rapat Balai Penyuluhan Pertanian
Kapanewon Karangmojo. Para petani milenial yang hadir mewakili berbagai latar belakang dan pengalaman dalam bidang pertanian, mulai dari petani organik hingga petani teknologi terdepan. Mereka bersama-sama berbagi ide, pengalaman, serta tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha pertanian di era modern. Tim Dosen yang mengawal FGD ini merupakan tim interdipliner interfakultas, yang meliputi Fakultas Biologi (Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D. Eng. dan Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si.), Fakultas MIPA (Umi Mahnuna Hanung, S.Si., M.Si.) dan Fakultas Farmasi (Dr. Cintya Nurul Apsari, S.T.P., M.Si.).
Diskusi yang digelar selama FGD dan kunjungan lapangan mencakup berbagai topik, termasuk penggunaan teknologi dalam pertanian, praktek pertanian organik, manajemen sumber daya alam, serta strategi pemasaran produk pertanian. Hasil dari diskusi ini akan menjadi dasar untuk pengembangan program-program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang lebih relevan dan responsif terhadap
kebutuhan petani milenial.
Fakultas Biologi UGM berharap bahwa FGD ini akan menjadi awal yang berkelanjutan dari kemitraan yang erat antara universitas dan para petani milenial, serta membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan sektor pertanian di Indonesia. Kegiatan ini memiliki kaitan erat dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dialog dan kolaborasi yang dilakukan oleh Fakultas Biologi UGM dengan petani milenial
dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani (SDG 1: Tanpa Kemiskinan) serta mendukung pertanian berkelanjutan yang meningkatkan ketahanan pangan dan nutrisi (SDG 2: Tanpa Kelaparan). Inisiatif ini juga mengembangkan program pendidikan yang lebih relevan bagi petani milenial (SDG 4: Pendidikan Berkualitas), mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di sektor pertanian (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta mendorong inovasi dan modernisasi praktik pertanian (SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Fokus pada praktik pertanian organik dan manajemen sumber daya alam mendukung produksi dan konsumsi yang berkelanjutan (SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan pertanian berkelanjutan yang dibahas dalam FGD berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim (SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim). Selain itu, kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan petani milenial merupakan contoh nyata dari kemitraan yang mendukung pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Pada hari Senin, 22 Januari 2024, telah dilaksanakan Sosialisasi Kabiogama dan Tracer Study bagi Calon Wisudawan/Wisudawati Program Pascasarjana Fakultas Biologi UGM Periode II Tahun Akademik 2023/2024 di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara ini mengundang Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., selaku narasumber.
Dalam pembukaannya beliau menyampaikan selamat dan sukses untuk rekan-rekan calon wisudawan/wati yang telah sukses menyelesaikan studi. Kemudian beliau juga menyampaikan bahwa besok lusa pintu gerbang penentuan akan terbuka bagi calon wisudawan/wati dalam menghadapi dunia yang berbeda dari dimana mereka berada saat ini. Beliau juga mengharapkan agar wisudawan/wati bisa move on dan melangkah ke depan dengan siap kembali bekerja bagi yang sudah bekerja, siap menyambut peluang kerja, dan siap melanjutkan studi.
Bu Ganies menyampaikan bahwa latar belakang wisudawan/wati yang berbeda, kini sudah dipersatukan dalam keluarga alumni yang sama, yaitu Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dan Keluarga Alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (KABIOGAMA). Selanjutnya, beliau menyampaikan informasi-informasi mengenai KABIOGAMA seperti arti logo KABIOGAMA yang berbentuk gunungan yang melambangkan kultur Yogyakarta, semburat warna pelangi yang melambangkan keberagaman, dan logo UGM sebagai latar belakang tempat berdirinya KABIOGAMA. Beliau juga menyampaikan mengenai visi KABIOGAMA, yaitu “menjadi wahana silaturahmi yang memfasilitasi para anggotanya berkarya lebih produktif di dalam pengabdiannya untuk perngembangan ilmu pengetahuan serta industri biologi yang unggul” beserta misi dari KABIOGAMA. Selain itu juga disampaikan mengenai jajaran ketua umum KABIOGAMA dan pimpinan koordinator wilayah.
Dalam pemaparannya Bu Ganies juga menyampaikan beberapa kegiatan yang aktif dilakukan KABGIOGAMA seperti temu alumni, seminar penulisan ilmiah, webinar KABIOGAMA. Selain itu, beliau juga menyebutkan kontribusi yang telah diberikan KABIOGAMA kepada Fakultas Biologi seperti bantuan pandemi mahasiswa biologi UGM, kontribusi Pembangunan Masjid Al Hayat, Gedung Sinar Mas, dan Saung KABIOGAMA, serta mendukung kegiatan KAGAMA dan Fakultas Biologi UGM dan Indonesia Biologist Association. Beliau juga menyampaikan kegiatan lainnya yang dilakukan Kabiogama seperti bela beli bolo, Peduli Semeru dan alumni yang sakit, dan sebagainya.
Bu Ganies mengingatkan untuk para calon wisudawan/wati untuk bergabung dalam SIMPONI melalui SIMASTER dan tidak hilang akses dengan contact person serta akun media sosial KABIOGAMA seperti facebook, instagram tetap berhubungan dengan Fakultas Biologi UGM. Beliau menegaskan bahwa sekolah tidak hanya mencari ilmu saja, tetapi juga mencari sedulur (keluarga). Oleh karena itu adanya Kabiogama sangat penting sebagai fasilitas agar alumni tetap berhubungan baik dengan Bersatu untuk memberikan kebermanfaatan seperti semboyan KABIOGAMA FABIOGAMA yaitu “NYAWIJI MIGUNANI.”
Acara dilanjutkan dengan penyampaian sosialisasi mengenai Tracer Study Universitas Gadjah Mada yang masih dipandu oleh bu Ganies. Beliau menyampaiakan bahwa satu tahun kedepan, wisudawan/wati akan dihubungi kembali oleh pihak fakultas untuk mengisi Tracer Study. Tujuan Tracer Study yaitu sebagai perbaikan kurikulum, menggali informasi dari alumni mengenai perkembangan kompetensi, menginventarisasi kemanfaatan yang diperoleh alumni, penelusuran tempat kerja, bidang kerja dan lain-lain. Melalui Tracer Study diharapkan alumni dapat memberikan masukan terhadap fleksibilitas kurikulum di Fakultas Biologi. Selanjutnya disampaikan tentang indikator kinerja utama perguruan tinggi dan mekanisme pengisian Tracer Study dan Panduan Capaian IKU 1 Tracer Study UGM 2024. Kemudian beliau juga menyampaikan reputasi UGM di pemeringkatan dunia Tahun 2023 yaitu berada di peringkat 231 dalam World University Rangkings. Beliau menitipkan nama baik UGM dimana pun para wisudawan/wati yang akan menjadi alumni berada. Beliau juga mendoakan semoga wisudawan/wati segera mendapat pekerjaan terbaik dan sampai jumpa di lain waktu. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab kemudian ditutup oleh Bu Ganies selaku narasumber sekitar pukul 15.00 WIB. [Penulis: Dian Sofiana dan Faradilla]
Jumat (29/12/23) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan sarasehan yang diikuti oleh seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan. Sarasehan kali ini juga sebagai sarana untuk melakukan doa bersama, mensyukuri atas apa yang telah diberikan pada tahun 2023 dan harapan yang lebih baik untuk tahun 2024. Sarasehan juga sebagai ajang penyerahan kenang-kenangan untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan yang telah berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan lomba.
Acara yang diadakan di halaman Fakultas Biologi UGM ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya Prof. Budi menyampaikan bahwa di tahun 2023 Fakultas Biologi telah mengikuti berbagai kegiatan lomba yang diadakan baik oleh UGM maupun luar UGM, seperti lomba olah raga dalam rangka Dies UGM, Porsenigama yang diikuti oleh para mahasiswa, serta lomba pengelolaan sampah. “Walaupun belum membuahkan hasil terbaik, kami sangat mengapresiasi partisipasi Bapak/Ibu Dosen maupun Tenaga Kependidikan yang telah mewakili Fakultas Biologi dalam lomba-lomba yang diadakan”.
Selanjutnya dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Dosen Fakultas iologi UGM, Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si. M.S., Ph.D. Seluruh peserta mengikuti doa bersama dengan sangat hikmad dengan menengadahkan tangan kepada Tuhan.
Setelah doa bersama, seluruh peserta mengikuti senam bersama yang dipimpin oleh instruktur. Senam bersama merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM setiap Jumat pagi, disamping olah raga yoga dan oleh raga permainan seperti tenis meja.
Sebelum acara ditutup dengan sarapan bersama, diserahkan kenang-kenangan kepada perwakilan Dosen dan Tenaga Kependidikan yang telah berpartisipasi dalam lomba-lomba sebagai perwakilan Fakultas Biologi UGM. Kegiatan sarasehan yang diisi dengan doa bersama, senam bersama, dan sarapan bersama ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.
“Terima kasih 2023, selamat datang 2024”
Permasalahan stunting merupakan permasalahan yang tergolong menjadi permasalahan berjangka lama dalam proses penyelesaian akar permasalahannya, hal ini disebabkan oleh adanya keadaan malnutrisi pada balita. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bantul Tahun 2023, menyebutkan bahwa kasus stunting di Kabupaten Bantul tergolong tinggi dengan tingkat pemusat kasus dalam satu tempat yaitu di Kecamatan Imogiri dengan total anak 857 dengan 21% berada pada Desa Selopamioro pada kuartal data per Mei 2023. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut, Mahasiswa UGM menginovasikan Cheese Stick dari Olahan Dada Ayam dan Wijen melalui Pemberdayaan Posyandu di Desa Selopamioro untuk Mencegah Stunting Berbasis Sosiopreneurship. Inovasi ini diciptakan oleh Adam Satria Buana (Fakultas Geografi 2020) dan Sekar Alya Maharani (Fakultas Biologi 2021) dengan bimbingan Dr. Rika Harini., S.Si., MP.
Inovasi penelitian karya ilmiah ini diajukan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional PUBLIC HEALTH PROJECT (PHP) 2023 yang diselenggarakan oleh HMD Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang dengan tema “Driving Change with innovative ideas: Generation Z’s Impact on Global Equality and a Sustainable Future through SDGs”. Presentasi Grand Final dilaksanakan pada Sabtu, 14 Oktober 2023 melalui Zoom Meetings dengan mendapatkan Juara 2 dari total 10 tim Grand Finalis yang berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan mulai dari Agustus hingga September 2023 di Desa Selopamioro dan Universitas Gadjah Mada yang dimulai dari perencanaan hingga pembuatan laporan. Sesuai dengan Permenkes Nomor 51 Tahun 2016, formulasi bahan cheese dibuat dengan fokus pada kandungan protein dan kalsium yaitu penambahan makanan pendamping pada anak stunting memiliki kandungan protein 8-12 gram dan kalsium 225-450mg. Berdasarkan hasil uji yang didapatkan dari Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada, dalam 100 gram sampel yang diujikan, kandungan protein sebagai makronutrien memiliki kadar 12,20% dari total jumlah kandungan gizi yang tersedia. Sedangkan pada kalsium yang tergolong dalam mikronutrien di mana nutrisi ini hanya dibutuhkan dalam skala kecil didapatkan sebesar 0,45%. Kandungan yang dimiliki cheese stick sehat memenuhi batas minimum snack tambahan untuk penderita stunting yaitu 9,38% dan sesuai dengan Permenkes Nomor 51 Tahun 2016 yang memerlukan protein 8-12 gram dan kalsium 225-450mg. Mayoritas masyarakat dalam presentase 80% belum paham mengenai urgensi penambahan makanan sampingan yang sehat untuk mencegah maraknya kasus stunting di Desa Selopamioro. Melalui adanya sosialisasi pelatihan sosiopreneurship cheese stick sehat, 90% masyarakat sadar akan pentingnya mencegah kasus stunting semakin marak terjadi salah satunya dengan memberikan snack tambahan yang sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita per harinya.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan tingkat keberhasilan pemberian chesee stick sebagai pembantu dalam pemenuhan protein dan kalsium harian balita dan anak yang mengalami stunting. Hal ini dibuktikan presentase keberhasilan kenaikan tinggi badan sebesar 89,01% atau total 81 balita dan anak yang mengalami kenaikan tinggi badan, dari 91 balita dan anak. Selain itu tingkat keberhasilan inovasi chesee stick juga mempengaruhi dalam kenaikan berat badan balita dan anak dengan presentase keberhasilan 93,41% atau total 85 balita dan anak mengalami kenaikan berat badan, dari total anak yang diberikan perlakukan 91 balita dan anak. [Penulis: Sekar Alya Maharani]
Pada Sabtu, 28 Oktober 2023 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM beserta Biology Orchid Study Club (BiOSC) melakukan peringatan Hari Sumpah Pemuda melalui kegiatan Project Kebaikan. Kegiatan Project kebaikan merupakan program kerja Departemen Sosial Masyarakat dalam bentuk berbagi kebaikan terhadap yang membutuhkan. Acara kali ini dilaksanakan dengan berbagi makanan, sesi sharing tentang Hari Sumpah Pemuda, dan ditutup dengan pemberian stiker pada poster yang dibagikan. Acara Project Kebaikan dilaksanakan di beberapa titik yang ada di sekitar UGM yaitu di Bundaran Hutan Biologi, Selokan Mataram, Sekolah Vokasi, dan Gejayan. Acara ini dilaksanakan oleh 21 orang panitia, diantaranya 14 orang panitia dari BEM Biologi dan 10 orang dari BiOSC. Selain itu, partisipasi dalam acara ini terdapat 40 orang dengan berbagai usia, mulai dari usia dewasa hingga lanjut usia.
Acara Project Kebaikan 2023 dilaksanakan pada pukul 17.20-20.00 WIB. Pembukaan dimulai pada pukul 18.00 WIB yang dipandu oleh Aulia Robiatul sebagai Koordinator Lapangan. Acara ini diawali dengan salam dan sapa, serta doa pembuka. Acara dilanjutkan dengan Moving dari fakultas ke lokasi target masing-masing kelompok, dengan membagi 3 kelompok dengan masing-masing akan dibersamai oleh panitia dari BEM Biologi dan BiOSC untuk memberikan makanan kepada yang membutuhkan di sekitar UGM. Kemudian dilanjutkan sesi sharing untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan bertanya harapan untuk anak muda generasi bangsa untuk Indonesia. Setelah itu, acara ini ditutup dengan dokumentasi bersama partisipan dan panitia. Dengan berakhirnya acara ini diharapkan dapat memberikan kebaikan bagi yang membutuhkan dan juga sebagai aksi sosial BEM Biologi bersama BiOSC dalam memperingati Sumpah Pemuda. [Penulis: BEM]
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 78, Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Jawa Tengah didukung oleh Tim MBKM Kabut Kebonalas, menyelenggarakan acara massal olah raga Bersama dengan warga desa Kebonalas Manisrenggo.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta warga Kebonalas dari semua umur. Acara ini merupakan puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 78 yang di buka oleh Bapak Lurah Supriyanto, S.Pd. Kegiatan dalam acara ini antara lain adalah senam Bersama, kemudian dilanjutkan dengan jalan santai sejauh 6 km, dan dilanjutkan dengan hiburan music dan pembagian doorprize. Dalam sambutan pembukaanya beliau menyampaikan bahwa wahana desa wisata Kabut Kebonalas adalah milik Bersama dan semoga dapat berperan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada Fakultas Biologi UGM yang telah bermitra dengan pemerintah desa dan berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan.
Kegiatan ini sangat sesuai dengan sustainable development goals (SDG’s) yaitu SDG 1 untuk mengurangi kemiskinan, SDG2 untuk menggalakkan pertanian dan ketahanan pangan, SDG 11 untuk membagun pemukiman yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan, SDG 13. Untuk memerangi perubahan iklim, serta SDG 15 untuk menjaga ekosistem darat terutama dalam meningkatkan tangkapan air.
Mahasiswa sarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali meraih prestasi dengan mendapatkan silver medal untuk research idea proposal pada 2nd International Conference of Biology for Students (ICOBIOS) x Open Bioproject Competition (OBC) 2023 yang diadakan di Universitas Brawijaya pada tanggal 12-14 November 2023. Prestasi tersebut diraih oleh tim Templus yang beranggotakan Muhammad Helmi Fauzan (Biologi 2020), Nisa Abidah (Biologi 2021), dan Anandita Amalia (Biologi 2021) di bawah bimbingan Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si. serta kolaborasi dengan Aditya Aryandi, alumnus Fakultas Biologi tahun 2010.
The 2nd International Conference of Biology for Students (ICOBIOS) x Open Bioproject Competition (OBC) 2023 mengangkat tema ”Inovative Approach in Investigating Biological Problem through Multidisciplinary Research and Startup” yang bertujuan untuk mengakselerasi kolaborasi serta meningkatkan pemahaman terkait berbagai aspek biologi bagi peneliti muda. Kompetisi ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu pengumpulan abstrak, pengumuman abstrak, pengumpulan proposal, serta presentasi dan acara seremonial yang diadakan dari bulan Juli hingga November 2023.
Tim Templus mengangkat kasus stunting yang tidak hanya dilatarbelakangi dengan kurangnya sosialiasi pada masyarakat, tetapi juga kurangnya variasi nutrisi pada porsi makan, terutama untuk mikronutrient, salah satunya vitamin A. Di sisi lain, keberadaan tempe sebagai salah satu makanan di Indonesia dengan harga yang terjangkau dan nutrisi yang cukup dapat menjadi salah satu alternatif dalam fortifikasi pangan. Oleh karena itu, salah satu solusi yang diangkat oleh tim Templus dalam menangani kasus stunting yaitu dengan fortifikasi tempe melalui rekayasa genetik oleh agent fermentasi Rhizopus oryzae yang diinduksi gen prekursor karatenoid oleh Mucor circinelloides.
Sempat mengalami kebingungan dalam konstruksi metode, tim Templus akhirnya berhasil merampungkan proposal secara baik dengan harapan bahwa solusi yang telah ditawarkan berkemungkinan besar dapat dilanjutkan pada tahap penelitian serta berhasil pada tahap uji. Kemudian, solusi ini diharapkan mampu menjadi alternatif untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. [Penulis: Anandita Amalia]
Berlangsung di balai pertemuan RW 06, Dukuh Mrican, Kalurahan Catur Tunggal, Kapanewon Depok telah dilangsungkan pengenalan berbagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) , termasuk sayur mayur yang sangat bermanfaat dan dapat menjadi penopang ketahanan pangan keluarga. Setelah pertemuan yang diisi dengan narasumber bp. Dr. Djoko Santosa, M.Sc dan ibu Dr.Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, DAP&E, M.Biomed , dilanjutkan dengan kegiatan penyiapan lahan yang berlokasi di 4 RW, yaitu RW 04, 06, 07, dan 08.
Kegiatan yang telah berlangsung sejak bulan Oktober sampai dengan November ini, telah menyiapkan lahan di 4 RW, penyiapan bibit tanaman TOGA dan Sayur, Penanaman, Pemeliharaan, sampai saat pemanenan, dan monitoring pasca panen. Lahan yang telah disiapkan salahsatunya merupakan tanah kas Desa seluas 540 m2, yang mampu menampung dan menyiapkan bibit TOGA dan berbagai tanaman sayur. Selain itu, pemanfaatan lahan-lahan di bantaran Sungai telah memberikan aktivitas positif ibu-ibu PKK khususnya yang tergabung dalam kelompok Wanita Tani Srikandi.
Secara geografis Dusun Mrican (khususnya RW 04, 06, 07, dan 08) sesungguhnya sudah termasuk daerah suburban, karena lingkungannya sudah menunjukkan perkotaan, antara sisi barat terdapat 2 universitas besar, dan sebelah timur dengan pemukiman yang padat dan dengan kondisi yang terjal, keduanya dipisahkan oleh jalan raya, Jl. Gejayan.
Sosialisasi dan praktek tatacara olah lahan, penanaman dan pemupukan telah dilaksanakan pada bulan September oleh Ibu Dwi Ummi Siswanti, S,Si., M.Sc dan bp Soenarwan Hery p, S.Si., M.Kes, sehingga kegiatan penanaman di berbagai lahan terbengkelai di bantaran Sungai menjadi hijau. Adapun tanaman sayur yang ditanam diantaranya adalah: cabai, tomar, terong putih, terong ungu, bayam merah, bayam hijau, kol, kol ungu, loncang, sledri, dll., serta penyediaan sistim taman hidroponik untuk slada. Untuk TOGA yang telah disiapkan adalah sirih merah, sirih hijau, kunyit, tempuyung, jahe emprit, jahe merah, serai, kencur, dan beberapa tanaman lainnya.
Sejumlah 5 mahasiswa biologi UGM yakni Rachmawati Dwi Hasanah, Vida Rahma Lathifah, Tiara Amelia Putri, Novia Noor Rachmawati, dan Karso Suryo Putro pada 7-18 Juni 2023 telah melakukan kegiatan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Kelima mahasiswa ini dibimbing oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dan Bapak Gede Sangu Gemi sebagai pembimbing mita MBKM.
Kegiatan MBKM dilakukan secara online (daring) untuk memaparkan materi mengenai berbagai jenis melon dan aplikasi hidroponik. Melon yang digunakan sebagai subjek penelitian MBKM adalah melon kultivar ‘Hikapel’. ‘Hikapel’ merupakan melon hasil persilangan dari kultivar ♀ ‘Sun Lady’-3 dan ♂ ‘Hikadi’. ‘Hikapel’ merupakan salah satu kultivar melon yang dikembangkan oleh Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Hikapel memiliki kulit buah yang halus tanpa jaring dengan bentuk buah cenderung bulat. Warna kuning yang mencolok dari hikapel membuat buah ini menjadi popular di kalangan buah melon lainnya.
Kegiatan penanaman melon dilakukan di lahan green house hidroponik Dusun Jamusan, Desa Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kab. Sleman, DIY. Melon kultivar ‘Hikapel’ ditanam menggunakan media tanam cocopeat. Kemudian Teknik hidroponik yang digunakan yaitu drip irrigation system.
Selama kegiatan MBKM, mahasiswa belajar mengenai jenis-jenis teknik hidroponik, berbagai macam medium yang dapat digunakan, dan juga pengaplikasian IoT (Internet of Things) dalam hidroponik. Kemudian kegiatan diakhiri dengan pengambilan data untuk karakter fenotipik dan juga berbagai macam penyimpangan yang terjadi pada ‘Hikapel’ selama penanaman berlangsung seperti mengamati adanya segregasi dan tanaman yang terserang virus.
Pada hari Minggu, 30 Juli 2023 telah dilaksanakan sosialisasi potensi labu susu sebagai bahan makanan anti stunting kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Dusun Kebondalem, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Hibah Pengabdian Masyarakat berbasis Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berjudul “ Optimalisasi Produksi Tepung Labu Susu dan Strategi Pemasaran Online Marketing sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Anti Stunting di Desa Madurejo Daerah Istimewa Yogyakarta”. Kegiatan ini diikuti oleh 22 anggota KWT Melati Dusun Kebondalem, serta dihadiri tim TTG yaitu Prof. Dr. Purnomo, M.S., Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Nurpuji Mumpuni S.Si., M.Kes., Dian Sartika S.Si., M.Sc., dan beberapa mahasiswa Fakultas Biologi. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembagian doorprize untuk menambah semangat para peserta serta menambah keakraban sesama peserta dan tim pelaksana.
Materi pendahuluan disampaikan oleh ketua peneliti, Prof. Dr. Purnomo, M.S Prof Purnomo menyampaikan terkait ilmu budidaya, sistematika, serta potensi bagi pertanian masyarakat. Di hari yang sama, pematerian dilanjutkan oleh Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. tentang pencegahan stunting. Materi disampaikan mengenai dasar pengertian dan konsep stunting serta bahaya yang dialami. Kemudian dengan memanfaatkan labu susu, Ibu Puji menyampaikan potensi labu susu sebagai nutrisi yang cukup untuk kebutuhan balita khususnya dalam mencegah stunting karena kandungan nutrisi yang tinggi pada labu susu. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting kepada Masyarakat utamanya untuk mencegah.
Yogyakarta, 31 Juli 2023 – Pada hari Senin, 31 Juli 2023, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diadakan secara hybrid, menggabungkan sesi daring dan luring.
Acara diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Prof Budi menyampaikan bahwasanya Fakultas Biologi UGM merupakan salah satu fakultas tertua dalam bidang biologi di Indonesia, yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Beliau juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Orang Tua/Wali mahasiswa baru angkatan tahun 2023 yang telah berhasil menghantarkan putra/putrinya hingga mencapai titik saat ini.
Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada orang tua mahasiswa baru tentang perjalanan akademik, program, dukungan yang diberikan oleh Fakultas Biologi UGM kepada anak-anak mereka. Acara dilanjutkan dengan perkenalan pengurus fakultas, seperti Ketua Departemen, masing-masing Ketua Program Studi, Kepala Kantor Administrasi, Koordinator Unit Jaminan Mutu, Pengelola International Undergraduate Program (IUP), UP Kemahasiswaan, Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Koordinator Bidang Administrasi, Keuangan dan Umum serta Persatuan Orang Tua Mahasiswa (POTMA). Pengenalan bertujuan agar orang tua untuk mengenal lebih dekat dengan pihak-pihak yang akan membimbing dan mengawasi mahasiswa baru selama masa studi mereka di Fakultas Biologi UGM hingga lulus nanti.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., menyampaikan paparan terkait informasi akademik fakultas. Beliau menjelaskan bahwa Fakultas Biologi UGM memiliki tiga jenjang program studi yaitu Program Studi Sarjana Biologi (baik Reguler maupun IUP), Program Studi Magister Biologi, dan Program Studi Doktor Biologi. Selain itu, Fakultas Biologi UGM akan membuka Program Profesi pertama di Asia, yaitu Program Pendidikan Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PPKKH) pada tahun ajaran depan. Fakultas Biologi juga mendukung program akselerasi pendidikan melalui program FastTrack dan Double Degree. Dr. Bambang juga menekankan bahwa mahasiswa Biologi UGM memiliki peluang besar untuk memperoleh beragam beasiswa, yang dapat diakses melalui sistem terpadu pada SIMASTER. SIMASTER memungkinkan orang tua untuk memantau dan mengontrol prestasi serta kegiatan pembelajaran putra/putrinya. Fakultas Biologi juga terbuka lebar akan program international exposure bagi mahasiswa, termasuk summer course, student exchange, dan program IISMA dari Kemenristekdikti.
Paparan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Aset, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia, Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. Dr. Slamet menjelaskan fasilitas yang tersedia di Fakultas Biologi UGM. Fakultas ini dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang dilengkapi dengan peralatan lengkap, ruang kelas yang memadai, perpustakaan, stasiun penelitian (termasuk Pantai Porok Gunungkidul, DIY), taman kupu, kantin, biomart, hingga cafe yang akan mendukung mahasiswa selama mengikuti pembelajaran di Fakultas Biologi UGM.
Paparan terakhir disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang P2MKSA, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dr. Eko menekankan bahwa program akademik di Fakultas Biologi UGM didasarkan pada kerjasama yang kuat dengan berbagai mitra, termasuk pemerintah, perusahaan, universitas, dan lembaga lainnya. Mahasiswa didukung dalam melanjutkan studi double degree ke luar negeri melalui kerjasama yang telah terjalin dengan baik oleh Fakultas Biologi UGM. Selain itu, para mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan melalui kerja praktek di instansi pemerintah atau perusahaan mitra fakultas.
Sebelum ditutupnya acara, terdapat tambahan informasi dari Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Ibu Emi menyampaikan bahwa segala informasi terkait akademik dan kemahasiswaan sudah terintegrasi di SIMASTER dan website Fakultas Biologi UGM yaitu https://biologi.ugm.ac.id.
Acara tersebut ditutup pada pukul 15.30 WIB dengan harapan para orang tua merasa lebih yakin dan mendukung keputusan anak-anak mereka dalam mengejar pendidikan tinggi di Fakultas Biologi UGM. Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan dukungan komprehensif bagi mahasiswa dalam pengembangan akademik dan prestasi mereka.
Pada Rabu, 26 Juli 2023, tim Hibah Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Pendidikan bagi Pembangunan Berkelanjutan Fakultas Biologi UGM dengan ketua pelaksana Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D. dan anggota Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. serta Donan Satria Yudha, M.Sc. melaksanakan kegiatan Diskusi Pengembangan Kurikulum dan Modul Pembelajaran dengan Pengelola Desa Wisata Pentingsari. Kegiatan ini merupakan rangkaian peningkatan kapasitas dari Sekolah Ekologi yang berhasil dirintis dan dibangun melalui pelaksanaan Hibah yang sama ditahun sebelumnya. Sekolah Ekologi merupakan program yang dibangun sebagai komitmen kerjasama antara Fakultas Biologi UGM dengan Kampung Satwa.
Kegiatan diskusi yang juga dihadiri oleh founder Kampung Satwa, Hanif Kurniawan, S.H., Pengelola Sekolah Alam Yogyakarta, Fery Ghozali serta Pengelola Desa Wisata Pentingsari yaitu Ibu Ning dan Pak Nugroho berjalan dengan lancar. Diskusi diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan pihak Fakultas Biologi UGM dalam mengunjungi Desa Wisata Pentingsari. Diskusi dilanjutkan dengan sharing informasi mengenai ketersediaan tanaman dan atau tumbuhan, hewan, serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Desa Wisata tersebut. Diskusi juga membahas sedikit mengenai sejarah nama “pentingsari” dan lokasi desa yang diapit oleh Kali Kuning dibagian barat dan Kali Pawon dibagian timur. Selain itu, melalui diskusi ini juga ditemukan cerita-cerita keramat mengenai sikap masyarakat terhadap lingkungan yang mana sekarang ini terdapat penjelasan ilmiahnya.
Pak Fery juga turut memberikan pengetahuannya mengenai lingkungan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di Sekolah Alam Yogyakarta sehingga, kami, pihak Fakultas Biologi UGM mendapat pengetahuan baru, pencerahan dan gambaran mengenai pelaksanaan “Sekolah Ekologi” yang akan dilakukan. Diskusi kemudian ditutup dengan melakukan survey lokasi untuk melihat langsung keadaan lingkungan serta ketersediaan flora dan fauna yang ada di Desa Wisata Pentingsari.
Hasil dari diskusi ini adalah perlu dibuat question list yang diperuntukkan bagi Pengelola Desa Wisata se-Kabupaten Sleman mengenai ke-khas-an flora dan fauna, cerita-cerita keramat yang ada dimasyarakat dengan atau tidak ada penjelasan ilmiah serta sikap masyarakat terhadap lingkungan. Dengan diadakannya diskusi ini diharapkan dapat mempermudah penyusunan dokumen pembelajaran sehingga dapat terbentuk kurikulum dan modul yang dapat memberikan manfaat dan dapat diimplementasikan oleh Desa Wisata se-Kabupaten Sleman.
Yogyakarta, Indonesia – 24 Juli 2023: Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga membuka 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development , sebuah platform yang bertujuan untuk mempromosikan berbagi pengetahuan dan kerjasama antara para ahli dan mahasiswa dari seluruh dunia. Seri kuliah diawali pada hari Senin, 24 Juli 2023, dalam format hybrid, menampilkan pembicara terkemuka dari Libyan Academy for Postgraduate Studies dan Leipzig University.
Seri kuliah pertama dari kursus musim panas ini berpusat pada tema “One Health and Sustainable Development in the Anthropocene and Climate Change,” mengatasi isu-isu kritis di persimpangan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, sambil menekankan perlunya praktik-praktik berkelanjutan di hadapan era Antroposen dan tantangan perubahan iklim.
Para pembicara terhormat untuk sesi pembukaan ini adalah Assoc. Prof. Dr. Mostafa Mohamed Omar Abdoarrahem – Libyan Academy for Postgraduate Studies dan Ahmed Abd El Wahed, BVSc, MVSc, Ph.D. – Leipzig University. Kedua pembicara tersebut membawa keahlian dan penelitian mendalam mereka untuk mencerahkan para peserta tentang hubungan timbal balik antara kesehatan, keanekaragaman hayati, dan konservasi lingkungan. Para peserta diperkaya dengan wawasan baru tentang dinamika kompleks Kesehatan Satu dan pentingnya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development menggunakan format hybrid, memungkinkan peserta untuk menghadiri acara baik secara langsung di Classroom 1, Gedung B, Fakultas Biologi, UGM, atau secara virtual dari manapun di seluruh dunia. Kursus ini memanfaatkan teknologi modern untuk memastikan inklusivitas dan aksesibilitas bagi para peserta dari berbagai belahan dunia.
Seri kuliah pertama ini menyaksikan partisipasi yang mengesankan, dengan 53 peserta mengikuti secara online dan 16 akademisi hadir secara langsung. Keragaman dan partisipasi aktif para peserta menambah dinamisme diskusi, mendorong kolaborasi internasional dalam upaya mencari solusi berkelanjutan. Selama beberapa minggu mendatang, 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development akan terus mengadakan berbagai seri kuliah yang menarik, lokakarya, dan sesi interaktif yang dipimpin oleh para ahli dan akademisi terkemuka. Para peserta akan menjelajahi beragam topik terkait konservasi keanekaragaman hayati tropis, keseimbangan ekologi, dan praktik pembangunan berkelanjutan.
Fakultas Biologi UGM mengucapkan terima kasih kepada para pembicara dan peserta terhormat atas kontribusi mereka dalam kesuksesan seri kuliah ini. Antusiasme dan komitmen mereka dalam berbagi pengetahuan membentuk pondasi bagi masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.
Telah dilaksanakan secara online melalui platform zoom meeting, Rapat Koordinasi dan Monitoring PKM 2023 pada hari Jum’at, 7 Juli 2023 pukul 10.00-11.30 WIB. Acara terdiri dari kurang lebih sebanyak 3 sesi, diawali dengan penjelasan timeline keseluruhan rangkaian sosialisasi dan pendampingan PKM 2023 yang dilakukan oleh perwakilan panitia PKM Corner Biologi, kemudian dilanjut sesi sharing dari narasumber peserta PKM 2022 juara 2 setara perak kategori presentasi pada PIMNAS 35 di ajang PKM 2022 yaitu Eri Dwi Suyanti, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020 dan dilanjutkan oleh sesi pemberian kesempatan bagi peserta PKM-RE UGM 2023 Fakultas Biologi yang ingin bertanya kepada narasumber.
Acara Rapat Koordinasi dan Monitoring PKM 2023 dilaksanakan dalam bentuk sesi sosialisasi atau pematerian yang diisi oleh MC serta narasumber. Acara ini dihadiri oleh sekitar 45 orang mahasiswa/i Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Sesi sharing oleh narasumber membahas mengenai hal-hal apa saja yang perlu ditekankan dan disiapkan pada setiap tahapan PKM setelah lolos pendanaan, seperti menyiapkan perizinan laboratorium dan ethical clearance pada tahap pelaksanaan riset, memperhatikan komponen baru di luaran PKM yaitu media sosial, hati-hati dalam mengunggah konten, memperhatikan logbook, unggah luaran, update penggunaan dana, dan update progres riset pada tahap Monev UGM & PKP2, kemudian hal-hal yang perlu diperhatikan pada tahap PIMNAS yaitu unggah luaran fix, unggah poster, dan presentasi, serta tips-tips lolos PIMNAS dari narasumber.
Adapun acara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pematerian, pendampingan, saran, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tahapan rangkaian pada ajang PKM kepada mahasiswa/i Biologi yang berhasil lolos pendanaan di PKM 2023. [Penulis: PKM Corner]
Pada hari Sabtu, tanggal 1 Juli 2023 Fakultas Biologi UGM melaksanakan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M bertempat di Halaman Utara Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Idul Adha bersama KORPAGAMA Fakultas Biologi UGM, sebagai ketua Panitia Bapak Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.
Pada tahun ini panitia menerima 3 hewan kurban terdiri dari: 2 ekor lembu dan 1 ekor kambing dari shohibul kurban. Shohibul kurban Lembu 1: Ibu Indriawati Utami binti Hupoyo Suryomiseno; Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.; Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.; Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng.; Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc.; Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D.; dan Bapak Azka Sinatrya. Shohibul kurban Lembu 2: Dr. biol. hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.; Hatta Ramadhan Saragih bin Hendry T.S.S.G. Saragih; Cahya Kurnia Fusianto bin Ari Indrianto; Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D.; Dr. Siti Sumarmi; Azmi Genandri Setiadi bin Budi Setiadi Daryono; dan Fadhli Hikari Setiadi bin Budi Setiadi Daryono. Sedangkan kambing diterima dari Shohibul kurban Kel. Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech.
Setelah hewan kurban disembelih, selanjutnya Panitia membuat paket daging seberat 0,7 Kg untuk dibagikan kepada:
- Bakti Sosial Ibnu Hajar di Desa Sirahan, Salam, Magelang
- Bakti Sosial masyarakat Kec. Wedi, Klaten
- Warga masyarakat sekitar fakultas
- Tenaga Kependidikan Fakultas, Siswa PKL serta Pekerja proyek fakultas
Semoga daging kurban dapat dinikmati dan bermanfaat bagi penerimanya, serta ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu/Sdr. Shohibul Kurban semoga amal ibadah kurban diterima Allah SWT, Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Pada hari Sabtu, 24 Juni 2023 telah dilaksanakan kegiatan perdana dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan hasil penelitian dan penerapan teknologi tepat guna oleh tim Fakultas Biologi UGM. Kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Program Teknologi Tepat Guna Labu Susu” tersebut dilaksanakan di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, D. I. Yogyakarta yang merupakan desa mitra program ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku dosen anggota program tersebut. Peserta dari kegiatan tersebut adalah mitra dari program ini yaitu anggota dari Kelompok Tani Tunas Jaya dan Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Pada kegiatan yang berlangsung pada sore hari tersebut juga turut hadir Kepala Dukuh Kebondalem, Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, dan Ketua Kelompok Wanita Tani Melati.
Kegiatan sosialisasi TTG labu susu diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara kemudian penyampaian sambutan oleh perwakilan tim Fakultas Biologi UGM yaitu Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM. Dalam sambutannya disampaikan terkait gambaran umum program kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Rangkaian acara yang selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, Maryanto. Harapan-harapan dengan adanya program ini disampaikan dalam sambutan tersebut. Sambutan juga disampaikan oleh Sukreni selaku Ketua Kelompok Wanita Tani Melati. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan dapat menjalin kemitraan dengan tim Fakultas Biologi dalam program tersebut. Sambutan yang terakhir diberikan oleh Kepala Dukuh Kebondalem yang menyampaikan harapan supaya acara tersebut dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga Padukuhan Kebondalem.
Acara inti dari kegiatan tersbut adalah penyampaian program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program pengabdian masyarakat berbasis pemanfaatan hasil penelitian dan penerapan teknologi tepat guna. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program lanjutan dari program TTG sebelumnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2019. Program ini berfokus pada optimalisasi produksi tepung labu susu sebagai alternatif diversifikasi bernilai ekonomis tinggi dan strategi pemasaran online marketing sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan anti stunting. Program yang diketuai oleh dosen Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Purnomo, M.S., menjalin kerja sama dengan dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM yaitu Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc.. Dosen yang menjadi salah satu anggota tim tersebut akan memberikan pelatihan terkait teknologi hilirisasi pembuatan tepung labu susu. Tidak hanya itu, program ini juga bekerja sama dengan dosen Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. yang akan memaparkan terkait peranan tepung labu susu sebagai bahan pangan pencegah anti stunting. Program pengabdian masyarakat tersebut akan diakhiri dengan pelatihan dan pembinaan branding, pembuatan logo, merk, dan perluasan pemasaran produk secara online yang akan disampaikan oleh Rizal Hermawan S.Si. yang merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM.
Para peserta kegiatan sosialisasi tersebut sangat antusias dalam berpartisipasi mengikuti dari awal hingga akhir. Proses tanya-jawab juga berlangsung dalam acara tersebut. Para ibu-ibu menanyakan terkait pembuatan logo yang yang sesuai dengan merk dan prosedur pendaftaran merk sekaligus logo yang telah dibuat. Para bapak-bapak kelompok tani lebih antusias menanyakan perihal produksi buah labu di lapangan. Adanya program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Madurejo untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat khususnya pada kelompok tani. Selain itu dengan adanya produksi tepung labu susu di desa tersebut dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat Desa Madurejo serta menjadikan Desa Madurejo sebagai sentra produksi buah dan tepung labu susu.
Pada hari Senin, 19 Juni 2023 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pimpinan Fakultas Biologi UGM yang bertempat di Rumah Dinas Dekan, Bulaksumur A4 pada pukul 08.30-10.30 WIB. Rapat tersebut dihadiri oleh Dekan beserta Para Wakil Dekan, Ketua Departemen Biologi Tropika, Kepala Program Studi Sarjana, Magister, dan Doktor Biologi, Plt. Kepala Kantor Administrasi, Plt. Kepala Seksi Administrasi Keuangan dan Umum, Plt. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan, serta Koordinator Pengelola IUP Biology.
Rapat pimpinan ini dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Selanjutnya Bapak Dekan memimpin langsung rapat dimana di awal pembukaan beliau menyampaikan capaian hasil kunjungan Dekan beserta Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni pada tanggal 6-12 Juni 2023 di United Kingdom dalam rangka kunjungan akademik untuk mendiskusikan kerja sama di bidang penelitian, program akademik meliputi dual/joint degree, dan pertukaran mahasiswa.
Kemudian berlanjut pemaparan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan mewakili bagian akademik yang membahas mengenai penyusunan tim persiapan akreditasi ASIIN Program Doktor Biologi. Selain itu, dibahas juga mengenai pengawalan dan monitoring bagi mahasiswa baik program Sarjana, Magister, maupun Doktor terkait dengan progres tugas akhir agar dapat terselesaikan dengan baik, serta pembahasan mengenai redesain pembuatan modul.
Di bidang Keuangan, Aset, dan SDM dibahas capaian serapan penerimaan dan pengeluaran Rencana Kegiatan Anggaran dan Belanja (RKAT) Fakultas Biologi UGM, serapan penerimaan dari Museum Biologi UGM, serta pembahasan mengenai pengajuan subsidi IBK ke universitas. Di bidang Aset, dibahas mengenai perbaikan greenhouse kupu-kupu, pembuatan ruang concelor, IUP Corner, serta perkembangan rencana pembangunan Biomedical Tower. Di bidang SDM membahas terkait dengan kenaikan pangkat dosen, rekrutmen tenaga kependidikan, dan staf Biomart.
Selanjutnya, pada bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, dibahas terkait hasil kunjungan akademik ke 5 universitas di United Kingdom, yaitu Edinbrugh University, Leeds University, Nottingham University, Coventry University dan Warwick University. Dalam kunjungan tersebut dilakukan kesepakatan kerjasama Double Degree program, International Summer Course dan kolaborasi riset. Dalam agenda RI-Singapore University Networks di Denpasar, telah disepakati kerjasama dengan 6 universitas terbaik di Singapore juga dalam Double Degree program, International Summer Course dan kolaborasi riset. Dibahas juga tentang kegiatan International Summer Course yang sampai saat ini sudah diikuti oleh 44 peserta dari 8 negara dan Seminar Nasional Biologi Tropika yang sampai saat ini sudah ada 25 peserta. Selanjutnya dilaporkan bahwa pada tanggal 19 Juni 2023 telah diadakan monitoring dan evaluasi MBKM Penelitian dan tanggal 22 Juni akan diadakan monitoring dan evaluasi MBKM Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam rapat kali ini diharapkan apa yang telah dibahas bersama dapat dilaksanakan dengan baik.
Fakultas Biologi Universtias Gadjah Mada dengan sukses melaksanakan acara Open House: Sosialisasi Program Magister (S2) Jalur Reguler, by Research, dan Double-Degree LPDP pada hari Sabtu, 17 Juni 2023. Kegiatan ini diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dengan tujuan memberikan informasi yang jelas dan komprehensif tentang program studi S2 Biologi UGM kepada calon mahasiswa, termasuk deskripsi program, struktur kurikulum, mata kuliah yang ditawarkan, serta berbagai peluang penelitian dan pengembangan ilmiah di bidang biologi. Kegiatan yang diketuai oleh Fanny Sukma Sundari, S.Si. ini dihadiri sekitar 40 peserta dari berbagai latar belakang serta berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jajaran Dekanat dan Dosen Biologi seperti Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. sebagai Dekan Fakultas Biologi; Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni; serta Dr.rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si, M.Si. sebagai Ketua Program Studi Magister Fakultas Biologi UGM. Terdapat juga sesi sharing yang diisi oleh Ariel Hanaya, S.Si., M.Si., seorang alumnus Program Magister Biologi.
Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan dipandu oleh Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi, Syefrina Rosyada, S.Si., kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Biologi. Kegiatan selanjutnya adalah opening speech dan pembukaan resmi oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau menyampaikan bahwa Program Magister Biologi UGM merupakan program magister terbaik dan tertua di Indonesia dalam bidang Biologi yang telah terakreditasi A selama 5 tahun berturut-turut dan disertifikasi oleh AUN sejak 2019. Saat ini, Program Magister Biologi UGM sedang dalam proses mendapatkan akreditasi ASIIN yang menjadikannya sebagai Program Magister Biologi pertama di Indonesia yang memperoleh akreditasi tersebut. Lebih dari 80% Dosennya adalah lulusan luar negeri dengan kemampuan unggul dalam riset berkualitas dan publikasi ilmiah. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Setelah acara dibuka oleh Dekan, dilakukan sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi, Aji Sukma Iqbal Najibulloh, S.Si. Pada sesi pertama, Dr. Bambang Retnoaji, S.Si, M.Sc, memberikan gambaran umum tentang Fakultas Biologi UGM, termasuk peringkat UGM di tingkat nasional dan internasional, fasilitas Fakultas Biologi dan kegiatan di Program Magister Biologi secara umum. Materi kedua disampaikan oleh Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si., yang menjelaskan visi dan misi program studi, profil lulusan, jalur masuk (reguler dan by research), kurikulum, serta tahapan dan jadwal pendaftaran Program Studi Magister Biologi. Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc, beliau sedikit mengulas kembali terkait peringkat UGM, fokus penelitian, dan publikasi yang telah dilakukan sampai saat ini. Beliau juga menjelaskan fasilitas fakultas yang menunjang proses belajar seperti Laboratorium disertai para Dosen yang mengampu di Laboratorium tersebut. Selain itu beliau juga memberikan gambaran umum mengenai Program Double Degree LPDP, program internasional dan mitra international yang telah terjalin, serta profil alumni. Sesi terakhir disampaikan oleh alumnus Fakultas Biologi UGM, Ariel Hananya, S.Si, M.Sc. yang membagikan pengalaman dan organisasi selama berkuliah, serta keuntungan yang didapatkan setelah masuk di Program Studi Magister Biologi dan prospek kerja lulusan Biologi.
Setelah sesi pemaparan materi selesai, sesi tanya jawab dilakukan. Pada kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Dosen pemateri yang siap menjawab pertanyaan dan memberikan informasi. Para peserta sangat antusias dalam bertanya dan semua pertanyaan dijawab dengan baik oleh para pemateri. Kegiatan terakhir adalah penutupan oleh pembawa acara.
Open House Sosialisasi Program Magister (S2) Jalur Reguler, by Research, dan Double-Degree LPDP Fakultas Biologi UGM bertujuan untuk memperkenalkan program magister (S2) yang ditawarkan, memberikan informasi detail tentang kurikulum, fasilitas, dan memfasilitasi pertemuan antara calon mahasiswa dan dosen. Acara ini juga mendorong pertukaran informasi, menggugah minat calon mahasiswa, dan memberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan terkait penerimaan dan persyaratan Program Magister (S2) di Fakultas Biologi UGM. Sehingga, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan membantu calon mahasiswa dalam mengambil keputusan yang tepat dalam melanjutkan Pendidikan Magister (S2) di bidang Biologi. Rekaman acara ini dapat disaksikan ulang melalui media YouTube di Kanal Pengetahuan Fakultas Biologi. (MIM/BK-KMP)
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Pengabdian kepada Masyarakat (MBKM-PkM) di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Ibnu Hajar dengan koordinator Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. mendapatkan kunjungan dari Universitas Tidar (UNTIDAR), Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 10 Juni 2023. Kunjungan tersebut diikuti oleh 32 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Pendidikan Biologi UNTIDAR dan 16 mahasiswa Fakultas Biologi yang tergabung dalam MBKM-PkM Fakultas Biologi UGM. Kegiatan kunjungan mahasiswa UNTIDAR ke Fakultas Biologi bertujuan untuk belajar bersama mahasiswa MBKM-PkM yang dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM dan Green House (GH) Karanggayam.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., kemudian dilakukan pretest dan asistensi singkat serta dilanjutkan oleh kegiatan utama meliputi pembuatan media, subkultur atau overplanting anggrek, dan aklimatisasi. Mahasiswa UNTIDAR dibagi menjadi delapan kelompok yang masing-masing terdiri atas empat orang. Setiap dua orang perwakilan kelompok mengikuti kegiatan pembuatan medium dan sisanya mengikuti kegiatan subkultur. Kegiatan pembuatan media didampingi oleh dua mahasiswa MBKM-PkM Ibnu Hajar. Media anggrek yang dibuat merupakan media alternatif yang digunakan untuk subkultur eksplan anggrek. Mahasiswa UNTIDAR tenggelam dalam serangkaian kegiatan yang menarik dan interaktif di dalamnya mulai dari persiapan bahan dan alat, perebusan, penimbangan makronutrien dan mikronutrien, penuangan media ke dalam botol selai, serta sterilisasi media menggunakan autoklaf. Dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi mereka untuk memahami tata cara dalam pembuatan media bagi kultur in vitro anggrek. Di samping kegiatan pembuatan media, dilakukan juga kegiatan subkultur/overplanting yang didampingi oleh dua mahasiswa MBKM-PkM Ibnu Hajar. Kegiatan subkultur ini bertujuan untuk menggantikan media tanam yang lama ke media baru sehingga nutrisi tanaman tetap tercukupi. Subkultur dilakukan dengan memindahkan planlet anggrek dalam botol yang sudah besar dan banyak ke botol berisi medium baru. Masing-masing mahasiswa UNTIDAR melakukan praktik pengeluaran planlet dari botol serta penanaman planlet tersebut ke media baru. Dengan adanya praktik ini, diharapkan mahasiswa mampu melakukan tata cara dasar subkultur secara aseptis dan benar.
Kegiatan selanjutnya yaitu pelatihan aklimatisasi yang dilaksanakan di Green House (GH) Fakultas Biologi yang terletak di daerah Karanggayam, Caturtunggal, Depok, Sleman. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh mahasiswa dari tim aklimatisasi MBKM Ibnu Hajar. Kegiatan pelatihan aklimatisasi dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB, setelah mahasiswa UNTIDAR melaksanakan pelatihan pembuatan media dan subkultur di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM. Mahasiswa UNTIDAR diberi pembekalan terkait aklimatisasi, seperti tujuan aklimatisasi, fungsi aklimatisasi, komposisi media untuk aklimatisasi, serta teknik melakukan aklimatisasi. Setelah pembekalan singkat, mahasiswa UNTIDAR secara langsung melaksanakan praktik aklimatisasi yang dipandu oleh tim aklimatisasi MBKM Ibnu Hajar. Mahasiswa UNTIDAR melaksanakan seluruh langkah aklimatisasi, mulai dari pengambilan planlet dari botol kultur, pencucian planlet, perendaman pada fungisida, pembuatan media aklimatisasi, serta penanaman planlet pada media pot. Pot berisi planlet anggrek hasil aklimatisasi diletakkan pada rak greenhouse Karanggayam. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa UNTIDAR terpantau sangat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan aklimatisasi berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama.
Yogyakarta, 26 Mei 2023. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKMB) Ibnu Hajar dengan koordinator Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. melakukan kunjungan dan survei lokasi kegiatan di Magelang, tepatnya di Ibnu Hajar dan mitra produsen anggrek milik Pak Muzaini. Kunjungan dilakukan pada tanggal 26 Mei 2023 yang diikuti oleh perwakilan sebanyak 3 orang mahasiswa S1-Biologi UGM yang mengikuti kegiatan MBKM.
Pertama, kunjungan ke Ibnu Hajar, di daerah Sirahan, Kec. Salam, Kab. Magelang, Jawa Tengah. Selama kunjungan, perwakilan mahasiswa didampingi oleh teknisi dari Ibnu Hajar yaitu Mas Benny dan Mas Niko untuk berkeliling melihat kondisi lapangan yang rencana digunakan sebagai tempat dilaksanakannya beberapa kegiatan MBKM. Disana, terdapat cafe literasi dan lemari berisi buku-buku yang digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar bagi anak-anak serta yang sudah tidak lagi bersekolah serta warga sekitar yang ingin memperoleh ilmu. Kami juga diperlihatkan tempat produksi anggrek berupa laboratorium kecil, greenhouse sederhana, dan beberapa tanaman anggrek remaja di dalam greenhouse maupun tanaman anggrek yang sudah ditempelkan di pohon-pohon. Karena kondisi anggrek yang kurang terawat, kami akhirnya berbincang-bincang dengan Mas Benny terkait rencana program MBKM yang akan dilaksanakan untuk mengoptimalisasi greenhouse, menghias dan memperindah kondisi taman anggrek di Ibnu Hajar.
Kunjungan kedua, yaitu ke kebun anggrek milik Pak Muzaini selaku produsen anggrek, yang berada di Kawetan, Kec. Muntilan, Kab. Magelang, Jawa Tengah. Disana kami diajak oleh Pak Muzaini untuk melihat beberapa hasil budidaya anggrek yang dibudidayakan oleh Pak Muzaini dan Keluarga. Terdapat dua tempat yang digunakan oleh Pak Muzaini untuk budidaya tanaman anggrek, yaitu di samping rumah beliau yang khusus digunakan untuk membudidayakan tanaman anggrek yang siap berbunga hingga mekar. Anggrek ini merupakan anggrek yang telah siap dijual ke konsumen. Kedua, yaitu di greenhouse di daerah persawahan milik Pak Muzaini yang berisi tanaman anggrek yang masih kecil hingga dewasa tetapi belum siap berbunga. Disini, tanaman anggrek yang menunjukkan ciri-ciri akan mengalami pembungaan akan dipindah ke sebelah rumah Pak Muzaini untuk perawatan lebih lanjut dan proses penjualan. Selain itu, kami juga berbincang-bincang dengan Pak Muzaini sebagai mitra penyedia anggrek dewasa tekait rencana kemitraan penyediaan tanaman anggrek dengan Tim MBKM guna melaksanakan rencana program kerja MBKM.
Anggota dari Ordo Hymenoptera ini merupakan polinator terpenting hampir seluruh tanaman pertanian di dunia, lebih spesifiknya kelompok yang disebut sebagai Corbiculate bees. Kelompok ini memiliki modifikasi kaki metathorax bagian tibia yang berfungsi sebagai kantong polen (pollen basket). Kantong polen tersebut yang berperan sebagai transport polen dari satu bunga ke bunga yang lain. Kelompok Corbiculate bees diantaranya seperti kelompok Apini (lebah madu), Meliponini (lebah tak bersengat, klanceng), Bombini (bangbara gunung) dan Euglossini (lebah anggrek). Namun saat ini belum ditemukan record mengenai jenis Corbiculate bees selain Bombus rufipes di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) sehingga dilakukanlah kegiatan penelitian ini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah MBKM-Riset Tahun 2023, yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis spesies lebah Corbiculate yang ditemukan di kawasan TNGMb. Kegiatan penelitian ini dilakukan oleh tiga mahasiswa fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari Aqil Abyan Rahman, Cornelius Devito Deva Pramana Atmaja, dan Nadiva Adelia, di bawah bimbingan Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D. Kegiatan ini juga dibantu oleh R. Hanindyo Adi Prabowo (mahasiswa S3). Saat ini kegiatan eksplorasi telah dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 18 – 21 Mei 2023 di jalur pendakian Selo, Boyolali dan tahap kedua dilakukan pada 1 – 4 Juni 2023 di sekitar jalur pendakian Suwanting, Magelang.
Eksplorasi tahap pertama dimulai dari kantor resort Selo dimana didapatkan bangbara gunung Bombus rufipes yang sedang mencari pollen di depan kantor resort (1841 mdpl). Kemudian pada 20 Mei 2023 dilakukan eksplorasi mulai dari kantor resort Selo hingga Pos Sabana 1, di perjalanan tersebut didapatkan tiga ekor bangbara gunung Bombus rufipes dan seekor lebah madu (Apis) di sekitar Pos Simpang Macan (2270 mdpl). Eksplorasi di wilayah resort Selo belum menemukan jenis klanceng.
Eksplorasi tahap kedua meliputi wilayah resort Wonolelo dan tim dibagi menjadi 2 bagian yakni tim bangbara gunung mengeksplorasi naik ke jalur pendakian Suwanting (ketinggian > 1500 mdpl) dan tim klanceng-lebah madu mengeksplorasi area dengan ketinggian yang lebih rendah (ketinggian < 1500 mdpl). Tim Bangbara Gunung, ditemani satu orang pemandu dari kantor resort, menelusuri hingga 2270 mdpl, menemukan satu ekor bangbara gunung pada ketinggian di atas 1900 mdpl dan dua ekor lainnya ditemukan pada ketinggian 2270 mdpl.
Tim klanceng-lebah madu, ditemani tiga pemandu dari kantor resort, mengeksplorasi area persawahan, perkebunan, dan hutan pinus pada daerah menjari TNGMb yang ketinggiannya berkisar antara 760 – 1100 mdpl. Tim klanceng-lebah madu menemukan enam koloni lebah madu Apis yang bersarang di dalam batang pohon beringin, serta ditemukan banyak lebah pekerja yang melakukan polinasi pada bunga Caisim (Brassica chinensis) di ladang warga. Selain itu, tim juga menemukan 16 sarang lebah klanceng yang berada pada bekas sadapan getah pinus (Pinus merkusii) di area TNGMb pada ketinggian 750 hingga 1040 mdpl yang tersebar.
Penelitian ini diharapkan dapat menambah dan memperbaharui informasi keberadaan bangbara gunung, klanceng dan lebah madu di Indonesia, khususnya di wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu. Masih juga banyak potensi penelitian lebih lanjut untuk diteliti terkait keberadaan kelompok Corbiculate bee. Selanjutnya, kami berharap masih dapat melanjutkan eksplorasi di wilayah resort lainnya di wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu.
Kami ucapkan terima kasih kepada Dekan dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumi, Fakultas Biologi UGM yang telah memberikan izin, fasilitas dan dana kegiatan ini. Kami mengucapkan juga terima kasih kepada Ir. Junita Parjanti, M.T. selaku kepala Balai TNGMb, Bu Eko selaku pembimbing saat di Kantor Balai, Kepala Resort Selo bersama tim, Mbah Jupri (tempat base camp dan jasa porter) yang banyak membantu selama penelitian di Selo, Kepala Resort Wonolelo beserta tim, Bapak Sutras dan Bapak Paimin selaku Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Bapak Stefanus dan Bapak Mursyid selaku Polhut yang telah mendampingi kami melakukan eksplorasi di Suwanting.
Pada awal bulan Maret 2023, tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) -Penelitian tahun 2023 Fakultas Biologi UGM, dengan Ketua Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., beserta seorang mahasiswa, Andi Muhammad Naufal Khaeri, telah melaksanakan kegiatan pengamatan perkembangan embrio telur dan pemberian pakan Burung Unta di Mahasvin Farm, Yogyakarta. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui proses penangkaran unggas eksotik terkhusus Burung Unta yang ada di Yogyakarta yang bertempatkan di Mahasvin Farm.
Kelompok penangkaran unggas eksotik Mahasvin farm, yang berlokasi di Candi Gebang, saat ini sedang dalam upaya mengembangkan penetasan telur unggas eksotik, seperti Burung Unta. Upaya ini dilakukan dengan melakukan integrasi beberapa tujuan yaitu Konservasi satwa eksotik, Pengembangan wisata satwa eksotik bagi masyarakat dan terutama untuk pengembangan sarana Pendidikan, dan Media edukasi untuk pengembangan satwa dan konservasi. Potensi yang dimiliki sangat besar dan saat ini sudah berhasil menetaskan berbagai jenis unggas eksotik. Namun demikian saat ini masih ada kendala dalam pemeliharaan embrio unggas eksotik tersebut.
Berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan bersama pihak mitra, ditemukan kendala dalam proses penetasan Burung unta yaitu mesin inkubator yang belum sempurna dan juga pakan yang belum bisa memenuhi kebutuhan nutrisi secara sempurna. Oleh karena itu, pada bulan Mei telah di diskusikan dan di inisiasikan untuk proses pembuatan inkubator yang baru dan pembuatan komposisi pakan yang baik agar proses penangkaran Burung Unta di Mahasvin Farm dapat berjalan dengan baik. [Penulis: Andi Muhammad Naufal Khaeri]
Selasa (13/06/2023), Tim Peneliti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Lit MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai Dr. Rarastoeti Pratiwi dengan enam anggota mahasiswa yaitu Cintya Angelina, Diani Nur Dzakiyah, Lutfi Maulana, Mutiara Tri Wulandari, Melvira Alifianti Putri Sopyan, dan Pratama Atha Nafi, dan didampingi Dr. Syahputra Wibowo mengunjungi CV Pradipta Paramita, Palur, Surakarta. Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan hasil kegiatan penelitian yang bertema “Pengembangan Tanaman Telang sebagai Produk Minuman Kesehatan dan Antihaman Tanaman Budidaya di CV Pradipta Paramita”.
Penelitian yang telah dilakukan dari bulan Maret hingga Juni 2023 meliputi beberapa tahapan kegiatan. Kegiatan pertama terkait penghitungan produktivitas tanaman telang, yang diikuti selama 12 minggu (3 bulan), yang berasal dari satu individu tanaman dan dari kelompok tanaman yang teridi dari 4 individu tanaman. Kegiatan ini dalam rangka mendapatkan bahan baku bunga Telang yang akan dibuat berbagai varian minuman serbuk. Kegiatan tersebut meliputi: pemanenan, pengeringan, penimbangan, pengukuran produktivitas dan kadar air sampel bunga Telang kering. Kegiatan yang dilakukan CV, Paradipta Paramita yakni menggunakan bahan baku Telang kering yang dibuat dalam bentuk prototipe minuman serbuk berbasis Telang dengan 6 varian campuran dan rasa. Selanjutnya, dilakukan uji organoleptik untuk 6 varian minuman yakni: Telang Sinamon 1 dan 2; Telang Vanila 1 dan 2; Telang Lemon Kolagen dan Telang Rosela. Hasil yang diperoleh dari tahapan kegiatan tersebut yakni produktivitas serta kadar air bunga telang yang diikuti selama tiga bulan, menunjukkan adanya variasi produktivitas dan kadar air berdasarkan kondisi musim (basah dan kering). Hasil dari kegiatan uji organoleptik menunjukkan bahwa sampel minuman Telang Lemon Kolagen adalah varian minuman yang disukai oleh kalangan muda (usia 18-21 tahun).
Selain itu, kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini yakni melakukan kajian in-silico (berbasis bioinformatika) terhadap ekstrak ethanolik bunga telang yang meliputi bunga utuh, mahkota bunga dan kelopak bunga yang dianalisis dengan metode GC-MS. Hasil kegiatan ini mampu mengidentifikasi beberapa senyawa fitokimia penting pada bunga telang, baik pada mahkota maupun kelopak, yang efektif digunakan sebagai antibakteri, antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan antidepresan. Senyawa yang didapatkan dari hasil ekstraksi bunga telang serta uji in-silico juga terbukti dapat digunakan sebagai antikanker. Beberapa senyawa yang ditemukan dari hasil uji in-silico pada ekstrak ethanolik Telang dari kajian ini, ternyata menujukkan perbedaan dengan senyawa fitokimia ekstrak Telang dari negara lain yang telah dipublikasikan.
Presentasi hasil penelitian Lit-MBKM ini mendapatkan apresiasi dari Direktur CV Pradipta Paramita yakni Dra. Agnes Heratri. M.P. dan beberapa staff terkait. Dari hasil diskusi diperoleh beberapa masukan penting, antara lain mengenai cara alternatif untuk pengiriman bahan baku bunga Telang dapat dilakukan dalam bentuk ekstrak air yang terkonsentrasi. Hal ini untuk mengurangi waktu pemrosesan bahan baku melalui pengeringan matahari maupun oven. Selain itu, perlu diuji aktivitas ekstrak telang tersebut, khususnya terkait kemungkinan adanya perubahan aktivitas ketika dibuat dalam bentuk ekstrak air. Rekomendasi dari seluruh hasil kegiatan ini yakni melakukan pengemasan produk minuman yang nantinya agar diminati oleh konsumen, serta mempublikasikan hasil penelitian di jurnal maupun media sosial. Selain itu, untuk penelitian terkait potensi tanaman telang, terutama daunnya, sebagai antihama akan dilakukan pada semester berikutnya.
Minuman fungsional kombucha produk “Kopi Omah Martani” mempunya cita rasa khas dengan flavor disukai konsumen serta menyehatkan tubuh. Variasi produk kombucha dibuat dengan menggunakan substrat berupa bunga telang (Clitoria ternatea L), bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L) dan jeruk purut (Citrus hystrix DC), serta tambahan rempah berupa daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb) maupun batang sereh (Cymbopogon nardus L. Rendle). Semua substrat tersebut sebelumnya disterilisasi dan proses fermentasi kemudian dilakukan dengan menggunakan konsorsium bakteri asam asetat. Fermentasi bakteri tersebut dilakukan selama dua minggu sampai pelikel disintesis. Selama masa penyimpanan produk kombucha, kondisi suhu dan lama waktu penyimpanan sangat mempengaruhi kualitas produk tersebut. Oleh karena itu tim MBKM Penelitian Fakultas Biologi UGM dengan Ketua Dr. Endah Retnaningrum, M. Eng, beserta 3 mahasiswa (Audy Syavanova, Khilin Shafa Nisa dan Virsandhita Althafio Ribowo pada 6-17 Juni 2023 telah melakukan pengujian kualitas produk kombucha dengan perlakuan suhu dan waktu penyimpanan berbeda. Hasil penelitian yang diperoleh pada kegiatan ini dapat memberikan informasi mengenai kisaran suhu dan lama waktu yang paling baik bagi produsen untuk menyimpan produk kombucha.
Pada hari Minggu, 28 Mei 2023 telah dilaksanakan kegiatan Temu Alumni BEM Biologi yang diselenggarakan oleh Departemen Pengembangan Organisasi BEM Biologi. Acara dilaksanakan di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM yang dimulai pukul 09.00 WIB dengan dipandu oleh dua orang MC, yaitu Chandra Rifana Arifin dari staf muda Departemen Minat dan Bakat serta Birrul Qisthy Mutmainnah Nazara dari Staf muda Departemen PSDM. Acara Temu ini dihadiri oleh lebih dari 30 anggota aktif BEM Biologi dengan narasumber yang dihadirkan merupakan salah satu dosen Fakultas Biologi, yaitu Akbar Reza, S.Si., M.Sc. dan Muhammad Rizky Muchtar Hidayat Wali, S.Si. yang merupakan Asisten Agronomi dari PT Astra Agro Lestari Tbk. Keduanya merupakan alumni BEM Biologi yang menjabat sebagai ketua pada tahun 2012 dan 2019. Acara Temu Alumni kali ini bertemakan “Optimalisasi Peran Organisasi sebagai Penunjang Dunia Kerja” yang membahas 3 topik utama. Acara dibuka dengan doa kemudian terdapat sambutan dari Ketua BEM Biologi tahun 2023 yaitu Fathur Syahrian. Selanjutnya masuk dalam acara inti yaitu sesi talkshow.
Pada sesi talkshow narasumber memberi jawaban atas pertanyaan yang diberikan oleh MC. Topik yang dibahas pada acara kali ini mengenai cerita inspiratif selama berdinamika di BEM Biologi dan cara meningkatkan kualitas diri melalui organisasi. Setelah sesi talkshow, dilanjutkan dengan sesi ice breaking serta pembagian doorprize bagi para pemenang. Tidak lupa dilanjutkan dengan sesi foto bersama narasumber. Acara berjalan dengan baik dan selesai pukul 10.30 WIB. Diharapkan dengan adanya acara Temu Alumni BEM Biologi 2023 ini dapat memberikan inspirasi para anggota aktif BEM Biologi tentang pentingnya membangun relasi dan mengembangkan skill saat berorganisasi, menciptakan wadah untuk komunikasi antara alumni dengan anggota aktif BEM Biologi, dan mempererat serta membina rasa kekeluargaan antara alumni dengan anggota aktif BEM Biologi. [BEM]
Sleman, 1 Juni 2023 – Fakultas Biologi UGM dengan bangga mengumumkan peluncuran Buddy Counselor yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan kampus. Kegiatan ini dirancang untuk melatih mahasiswa menjadi teman sebaya yang dapat memberikan dukungan emosional dan konseling yang memadai kepada sesama mahasiswa yang membutuhkan. Dalam era yang serba cepat dan menuntut ini, kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Fakultas Biologi UGM menyadari betapa pentingnya dukungan sosial dan bantuan emosional bagi mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik dan tantangan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, pelatihan Buddy Counselor ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan mendukung, di mana mahasiswa dapat saling memberikan dukungan dan mempromosikan kesejahteraan mental.
Kegiatan ini secara langsung dihadiri dan diresmikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si.,M.Sc serta Kepala Kantor Administrasi, Mulyanto, S.T., M.M.
Selama kegiatan ini, 24 Buddy Counselor dibekali dengan pengetahuan dasar tentang kesehatan mental, pertolongan pertama (first aid) untuk permasalahan kesehatan mental termasuk pemahaman tentang isu kesehatan mental secara umum serta kegiatan outbound untuk saling mengenal antar buddy. Kegiatan ini dikorrdinir oleh Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. (Koordinator Dosen Konselor), Dr. Dwi Sendi Priyono, S.Si., M.Si. (Anggta Dosen Konselor), Titin Fauziah, S.E., M.B.A. (Koordinatir HPU Fakultas Biologi UGM), serta Psikolog Fakultas Biologi, Yudhistira Adi Perdana, M.Psi. Psikolog.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat Buddy Counselor Kesehatan Mental yang diakui oleh Fakultas Biologi UGM. Mereka akan menjadi sumber daya yang berharga bagi teman-teman mereka di kampus, siap untuk memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Selamat bekerja, Buddy Counselor Fakultas Biologi UGM.
Alhamdulillah Hirobil Alamin, telah selesai dilaksanakannya seluruh rangkaian kegiatan Radiologi (Ramadhan di Biologi) 1444 H pada tanggal 25 Maret – 15 April 2023. Kegiatan ini dijalankan oleh panitia Radiologi yang berisikan anggota JMMB dan peserta umum yaitu mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Radiologi diketuai oleh Rafli Nur Muhammad Fahrezi, yang dibawahi oleh ketua umum JMMB yaitu Mahbibul Labib Aqridho dengan seizin Dr. med. vet. Hendry T.S.G. Saragih, M.P. sebagai pembina JMMB dan Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai ketua umum program studi sarjana Fakultas Biologi UGM.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi Grand Launching Radiologi, Kajian Spesial Ramadhan, Corolla (Kajian Khusus Akhwat), Podcast Gen Z, BaBe (Belajar Bareng) Spesial Ramadhan, buka bersama, tadarus Al-Qur‟an, dan shalat tarawih. Rangakaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Grand Lunching Radiologi yang bertempat di Panti Asuhan Wilosoprojo pada Hari Sabtu, 25 Maret 2023 pukul 16.00 – 19.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan oleh panitia Grand Launching bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Wilosoprojo yang mana diisi dengan aktivitas bermain game bersama, pemaparan acara selama Bulan Ramadhan, kultum singkat, dan pembagian takjil.
Rangkaian kegiatan selanjutnya adalah Kajian Spesial Ramadhan yang dilakukan selama lima hari berturut-turut yang mana pada kajian terakhir merupakan kajian khusus akhwat (Corolla). Kajian ini dilaksanakan pukul 16.00-17.45 WIB di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas Biologi. Kajian pertama dilakukan pada Hari Senin, 27 Maret 2023, dengan tema “Fiqih Puasa” yang membahas mengenai guideline puasa Ramadhan, yaitu hal-hal yang boleh dilakukan serta hal-hal yang dilarang selama bulan Ramadhan dengan menghadirkan Ustadz Iful Fitrah Muslan sebagai pengisi acara. Kajian kedua dilaksanakan pada Hari Selasa, 28 Maret 2023 dengan menghadirkan Ustadz Titok Priastomo sebagai pengisi kajian yang mengangkat tema „Sirah Nabawiyah”. Kajian ini membahas tentang prktik pemerintahan pada zaman nabi.
Kajian ketiga mengangkat tema ekonomi islam dan berlangsung pada Hari Rabu, 29 Maret 2023. Kajian ini membahas hukum jual beli dan bank dalam islam dengan menghadirkan Ustadz Lintang Wisnuhadi B sebagai pengisi acara. Kajian keempat dilaksanakan pada Kamis, 30 Maret 2023 dengan menghadirkan Ustadz Vier A. Laventa sebagai pembicara. Tema yang diangkat pada kajian ini mengenai akhlak dengan judul “Sikap Kehati-hatian (Wara‟)” yang membahas tentang tentang kehati-hatian dalam menjalankan syariat Islam serta cara menghadapi syubhat. Kajian Spesial Ramadhan yang terakhir dilakukan pada Jumat, 31 Maret 2023. Kajian ini dikhususkan bagi akhwat atau perempuan. Tema yang dipilih pada kajian ini adalah kedudukan dan fitrah wanita dalam islam dengan judul kajian “Wanita dalam Perspektif Islam” dan disampaikan oleh Ustadzah Hj. Wahyu Nurul Ilmiyati S.Ag. Materi bahasan pada kajian ini mencakup kedudukan dan peran wanita, kesetaraan gender, dan permasalahan childfree menurut pandangan islam.
Setelah kajian selesai dilakukan, para panitia Radiologi beserta peserta kajian melakukan buka puasa bersama dengan takjil dan makanan yang dibagikan kepada seluruh peserta dan panitia. Kegiatan ini dimulai pada saat adzan maghrib di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi UGM. Selanjutnya, peserta dan panitia melaksanakan shalat maghrib berjamaah kemudian disambung dengan tadarus Al-Quran bersama hingga adzan isya‟. Setelah memasuki waktu isya‟, panitia dan peserta melakukan ibadah shalat isya‟ dan shalat tarawih berjamaah dengan imam berasal dari panitia Radiologi yang diacak setiap harinya. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan pada hari kerja selama Bulan Ramadhan, kecuali pada hari-hari pelaksanaan UTS.
Kegiatan selanjutnya yaitu BaBe (Belajar Bareng) Spesial Ramadhan yang dilakukan pada Sabtu, 1 April 2023 dan bertemapat di Ruang 1 Gedung B Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini dilakukan secara luring dan daring dengan disiarkan melalui Zoom Meeting. Adapun isi kegiatan adalah belajar bersama terkait mata kuliah Biokimia sebagai persiapan menjalang UTS dengan menghadirkan tutor pengajar yaitu Pratama Atha Nafi yang merupakan mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2020. BaBe Spesial Ramadhan dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WIB.
Selain rangkaian kegiatan yang telah disebutkan, terdapat kegiatan lain yaitu Podcast Gen Z yang berisi tentang diskusi mengenai kondisi umat islam khususnya pada generasi Z antara anggota dan alumni JMMB. Podcast dilaksanakan secara luring di gazebo Fakultas Biologi UGM yang kemudian disiarkan melalui live Instagram dan secara daring yaitu melalui Zoom Meeting. Podcast Gen Z pertama dilaksanakan pada Sabtu, 1 April 2023 pukul 09.00-10.00 WIB di gazebo Fakultas Biologi UGM dan disiarkan melalui live Instagram. Podcast ini mengangkat judul “Peradaban Islam Zaman Sekarang” dengan pengisi acara adalah anggota JMMB yaitu Hanif Nashruddin, Mahbibul Labib Aqridho, dan Muhammad Luthfi yang mendiskusikan tentang kondisi peradaban islam pada masa kini yang tertinggal dari negara-negara barat serta melihat masa-masa peradaban islam.
Podcast Gen kedua dilakukan pada Sabtu, 8 April 2023 pukul 09.00-10.00 WIB secara daring melalui Zoom meeting dengan menghadirkan anggota dan alumni JMMB, yaitu Hanif Nashruddin dan Miftah sebagai pembicara. Judul yang diangkat pada podcast ini adalah “Apakah Negara Islam Relevan?” dengan topik bahasan berupa diskusi terkait pengaruh baik dan buruk dari penerapan syariat Islam di masa sekarang dengan berkaca pada pemerintahan masa nabi dan dinasti Islam. Pada Podcast Gen Z 3 dilaksanakan pada Sabtu, 15 April 2023, pukul 09.00-0.00 WIB di gazebo Fakultas Biologi UGM dan disiarka melalui live Instagram. Tema yang diangkat pada podcast ini adalah “Islam dan Filsafat” yaitu membicarakan terkait perbandingan pola pikir bebas ala filsafat dengan pandangan islam. Pembicara yang dihadirkan adalah anggota dan alumni JMMB, yaitu Muhammad Luthfi, Ihsan, dan Jody Ashrib Satriayudistira. Demikian paparan rangkaian kegiatan Radiologi yang telah terlaksana pada 25 Maret-15 April 2023. Berikut merupakan dokumen pada setiap acaranya. [JMBB]
Sleman (15/05/2023). “Pergi ke sungai memancing ikan gabus, sesampainya di rumah dipanggang saja. Tidak perlu bingung cari tempat diskusi di kampus, langsung ke Bioshub saja”. Kabar gembira bagi warga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Terdapat satu tempat lagi yang tentunya sangat nyaman untuk berdiskusi sembari menunggu jadwal perkuliahan selanjutnya, yaitu Bioshub. Menawarkan konsep café yang cozy, bersih dan dilengkapi pendingin ruangan, Bioshub dapat dikunjungi hari Senin-Jumat pada pk. 08.00-16.00 WIB, berlokasi di Gedung Sinar Mas Lantai 1 Fakultas Biologi UGM.
Sejak awal dibuka pada hari Senin (8/5/2023), Bioshub tampak ramai pengunjung. Dengan pilihan menu minuman coffee dan non-coffee, tempat ini juga menyediakan kudapan seperti cake dan roti panggang yang siap menemani para pengunjung dengan harga bersahabat, mulai dari Rp. 15.000,00 dan dapat dibayar secara tunai maupun non-tunai melalui QRIS. Pilihan menu dan review nya bisa langsung mengunjungi akun Instagram @bioshub.acaraki atau langsung klik link berikut https://instagram.com/bioshub.acaraki?igshid=MzRlODBiNWFlZA== . Tempat ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin sekedar ngobrol santai, membaca buku, mengerjakan tugas, atau pun berdiskusi dengan rekan sejawat. Bagi yang menyukai ruang terbuka, di Bioshub juga menyediakan tempat duduk di luar ruangan (outdoor) berupa meja dan kursi serta area lesehan. Dan bagi yang lebih suka belajar sendiri, terdapat spot semi-private di area indoor dengan view menghadap keluar ruangan.
Keramahan, kebersihan, dan menu kekinian dengan harga terjangkau yang ditawarkan oleh Bioshub memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Kehadiran Bioshub ini diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan tempat untuk berdiskusi ataupun memenuhi “me time” dengan belajar mandiri di lingkungan Fakultas Biologi UGM.
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta implementasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Kepada Masyarakat yang melibatkan mahasiswa, dua orang dosen dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, yaitu Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St dan Dr. Endah Retnaningrum M.Eng. menjadi narasumber dalam penyuluhan tentang Microgreen dan Minuman Fermentasi. Kegiatan dilakukan pada tanggal 18 Maret 2023 di pendopo milik bapak Suwardi yang berlokasi di RT 01 dusun Blotan, Wedomartani, Sleman. Ibu-ibu anggota kelompok PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut ada 25 orang yang mewakili RT 01 dan RT 02 dusun Blotan. Acara dimulai pukul 13.00 dengan mahasiswa dari Fakultas Biologi yaitu Estherina dan Alfina Meta sebagai pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan oleh ibu Dukuh dan acara inti yaitu penyuluhan serta praktik membuat microgreen. Topik tentang microgreen disampaikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St. Dijelaskan bahwa microgreen merupakan salah satu alternatif budidaya sayuran yang cukup mudah dan cepat dipanen. Biji- biji tanaman yang bisa digunakan diantaranya bayam merah, bayam hijau, kangkung, kacang-kacangan, rumput alfalfa dan sebagainya. Biji sayuran ini bisa ditanam menggunakan wadah-wadah plastik maupun kaleng-kaleng bekas yang sudah dibersihkan. Media tanam dapat menggunakan campuran tanah dan pupuk organik ataupun menggunakan rock wool. Penggunaan rock wool lebih baik karena hasil microgreen bisa lebih bersih. Manfaat microgreen diantaranya bisa sebagai sumber vitamin dan antioksidan yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh. Sayuran microgreen dapat dikomsumsi secara mentah sebagai salad atau trancam, selain itu juga dapat ditumis. Budi daya microgreen dapat dilakukan dirumah dan panen sayuran dapat dilakukan hanya dalam watu 2 atau 3 minggu. Apabila penanaman dilakukan secara professional, sayuran microgreen juga dapat dijual dan harga di supermarket mencapai Rp. 15.00 per pack sayuran. Kegiatan penanaman microgreen juga dapat digunakan sebagai usaha rumah tangga.
Topik penyuluhan selanjutnya tentang minuman fermentasi disampaikan oleh Dr. Endah Retnaningrum M.Eng. Dalam paparannya disampaikan bahwa bunga telang atau rosella dapat diproses menjadi minuman fermentasi (kombucha). Minuman kombucha ini selain menyegarkan juga mengandung vitamin yang bermanfaat untu kesehatan. Pembuatan minuman fermentasi memerlukan starter berupa biakan bakteri Acetobacter dan Gluconobacter serta kelompok ragi Saccharomyces, Schizosaccharomyces, dan Zigosaccharomyces. Manfaat minuman fermentasi atau kombucha ini diantaranya dapat untuk menjaga sistem pencernaan, menurunkan risiko penyakit aterosklerosis, dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan microgreen yang dilakukan oleh peserta dipandu oleh kedua mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Masing-masing peserta mencoba menanam microgreen dan diharapkan mereka memelihara di rumah- masing-masing serta melaporkan hasilnya dalam bentuk foto microgreen yang sudah tumbuh. Peserta juga mendapatkan leaflet tentang microgreen yang telah disusun oleh mahasiswa yang terlibat dalam MBKM pengabdian kepada masyarakat ini. Peserta mengikuti semua acara dengan baik dan kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan penyuluhan lain terkait pemanfaatan lahan pekarangan. Kegiatan ini juga mendukung program ibu-ibu PKK dalam persiapan lomba inovasi desa.
Tepat pada hari Kamis, tanggal 18 Mei 2023, Kabiogama Korwil DIY gelar Syawalan bersama dengan mengundang seluruh anggota Kabiogama yang berdomisili Yogyakarta dan sekitarnya. Acara yang diadakan di Rumah Makan Ayam Kuning Cak Gembong Sleman ini digelar dengan suasana santai, ramah dan hangat dengan dihadiri sebanyak 57 orang. Selain dihadiri Ketua dan pengurus inti Kabiogama Korwil DIY, acara ini juga dihadiri oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc selakuWakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Almuni (P2MKSA) Fakultas Biologi, Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U, dan juga para sesepuh dan pendiri Kabiogama. Acara yang diawali dengan pembukaan dan doa bersama ini lebih hangat dengan sambutan Ketua Kabiogama Korwil DIY (Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D), sesepuh Kabiogama (Drs. Husein) dan perwakilan Fakultas dalam hal ini disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc sebagai WD P2MKSA. Acara juga dilengkapi dengan perkenalan masing-masing anggota Kabiogama yang hadir serta pembagian doorprize. Kegiatan ini dihadiri oleh alumni dari 1977 hingga 2017.
Acara yang digelar dipenghujung bulan Syawal ini sebagai salah satu sarana mempererat tali silaturahmi dan semakin mendekatkan anggota kabiogama lintas angkatan, tutur Bapak Sukirno, dalam sambutannya. Diharapkan dengan adanya acara syawalan ini, semakin memupuk dan mengikat kebersamaan para alumni dengan almamater Biologi, imbuh Bapak Husein sebagai sesepuh perwakilan Kabiogama pusat. Terakhir, Fakuktas Biologi sangat mengharapkan agar sinergitas antara alumni dan almamater tetap terus terjalin dengan mengadakan kegiatan-kegiatan kebersamaan agar peluang kerja sama dan solidaritas lebih tangguh dan saling mendukung, pungkas Bapak Eko.
Kamis, 11 Mei 2023 telah dilaksanakan Gala Dinner antara Fakultas Biologi UGM dan Faculty of Science Universiteit Leiden bertempat Sasanti Restourant, Yogyakarta. Gala Dinner dihadiri Prof. dr. Paul J. A. Kessler (Director of Hortus Botanicus, Universiteit Leiden), Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Keuangan Aset dan SDM, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., Kepala Departemen Biologi Tropika, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si, Ph.D., Ketua Program Studi S1, Sukirno, S.Si., M.Si., Ph.D., Ketua Program Studi S3, Dr. Endah Retnaningrum, M.Eng., Head of Office of International Afair Fakultas Biologi, dan Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech.
Gala Dinner dimaksudkan untuk mengeratkan hubungan kerja sama yang baik antara kedua pihak, Fakultas Biologi UGM dan Faculty of Science Universiteit Leiden setelah Selasa, 9 Mei 2023 lalu telah dilakukan perpanjangan MoU terkait kerja sama joint research programs, visiting professorships, resources for exchange, joint seminar, workshop, double degree programe, beasiswa pendidikan serta berbagai ruang lingkup kerja sama lainnya antara Fakultas Biologi dan Universiteit Leiden
Gala Dinner berlangsung dengan obrolan ringan hingga berbagi pengalaman melalui komparasi Indonesia secara umum dan Fakultas Biologi UGM secara khusus dengan Universiteit Leiden di Belanda seperti perbedaan kultur budaya, regulasi, kurikulum pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan sebagainya. Prof. Paul juga turun berbagi terkit bagaimana sistem pengajaran di Universiteit Leiden dan Belanda baik dari pengembangan sumber daya manusia, fungsi dan publikasi, koneksi dengan berbagai pihak salah satunya PBB, hingga bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan pendidikan terutama dalam lingkup universitas.
Pelaksanaan Gala Dinner ini menjadi suatu bentuk merekatkan hubungan kerja sama maupun personal dengan mitra kerja sama Fakultas Biologi. Diharapkan kerja sama yang baik dapat terus berlanjut antara Fakultas Biologi dan Faculty of Science Universiteit Leiden.
Pada Hari Sabtu, tanggal 06 Mei 2023 Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM melakukan kunjungan perdana ke Kampung Satwa yang berlokasi di Pedukuhan Kedung Banteng, Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk perkenalan diri sekaligus koordinasi dengan pihak mitra dalam rangka pelaksanaan program yang bertajuk “Penguatan Ketahanan Pangan di Kampung Satwa untuk Meningkatkan Gizi Keluarga serta Mengantisipasi Kejadian Wasting dan Stunting”. Program ini merupakan salah satu dari empat belas proposal yang lolos didanai dalam skema Hibah Pengabdian kepada Masyarakat-Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM Tahun 2023.
Tim Pengabdian yang menamakan dirinya sebagai “Tim Swanting” terdiri atas: Laksmindra Fitria, S,Si., M.Si. selaku Dosen Pembimbing/Ketua Tim, dan enam mahasiswa Program Sarjana Fakultas Biologi UGM angkatan 2020 yaitu: Nindi Putri Dwi Wardani, Lisna Nur Aini, Fathur Syahrian Ramadhani, Adiva Aphrodita, Diva Nurmalia Sentono, dan Rendritio Bahar. Di Kampung Satwa, tim disambut hangat oleh Perwakilan Pengurus Kampung Satwa, Bapak RT 06 Kedung Banteng, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT), Ketua Penggerak Bank Sampah, dan Kader Posyandu setempat.
Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada Periode I (Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023) antara lain: (1) Penyuluhan pemanfaatan ekoenzim untuk rumah tangga, pertanian, kesehatan dan lingkungan, (2) Budidaya microgreens sebagai alternatif kebutuhan gizi nabati, (3) Sosialisasi program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dan pemantauan tumbuh kembang anak dan balita, serta (4) Pemanfaatan lahan pekarangan warga sebagai Kebun Gizi. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut, selain akan menghadirkan beberapa narasumber/pakar, para mahasiswa juga belajar secara langsung dari berbagai pihak yang kompeten di bidangnya, melibatkan beberapa personil dari Fakultas Biologi UGM, yaitu: Bapak Nanang Adi Saputra (Stasiun Penelitian Karanggayam) untuk budidaya tanaman sayuran, Bapak Yousuf Sulaiman (Stasiun Penelitian Sawitsari) untuk budidaya tanaman buah-buahan, dan Ibu Annisa Tri Sangadi (Orangtua/praktisi tumbuh kembang anak dan balita).
Program penanggulangan stunting dan wasting sudah menjadi arahan dari PKK Pedukuhan Kedung Banteng. Di samping itu, pemanfaatan lahan pekarangan adalah salah satu agenda kerja KWT Kampung Satwa dengan pertimbangan: mengoptimalkan fungsi lahan pekarangan, ketersediaan pupuk kandang yang berlimpah, menunjang tujuan PKK Kampung Satwa mengenai ketahanan pangan keluarga, sekaligus mendukung ibu-ibu rumah tangga untuk lebih memilih sayuran sehat organik produksi sendiri dan memasak sendiri daripada membeli. Dengan adanya kolaborasi antara Tim Swanting dan Kampung Satwa diharapkan akan tercipta sinergi yang baik dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting dan wasting di Kampung Satwa dan sekitarnya melalui program peningkatan gizi masyarakat terutama pada anak dan balita. Program ini selaras dengan program nasional Pemerintah RI periode 2020-2024 yang tertuang dalam Peraturan Presiden RI No.72 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.13 Tahun 2022 (BLX).
Selain itu, penanggulangan stunting dan wasting yang di programkan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Masalah stunting berkaitan erat dengan SDGs 2 yaitu mengenai masalah kelaparan dan SDGs 3 tentang kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera karena menunjukkan ketidakcukupan gizi dan akses yang buruk terhadap pangan bergizi. Stunting juga dapat menghambat perkembangan anak-anak dan kemampuan mereka dalam mencapai potensi penuhnya yang akan sangat berdampak pada pencapaian SDG 4 yaitu pendidikan yang berkualitas. Kegiatan ini juga dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak melalui kerja sama yang baik (SDG 17) dan harapannya akan memberikan dampak lebih luas di masa depan.
Video Kunjungan Perdana ke Kampung Satwa
[wonderplugin_video iframe=”https://youtube.com/shorts/sLKcdVpuw_c?feature=share” lightbox=0 lightboxsize=1 lightboxwidth=960 lightboxheight=540 autoopen=0 autoopendelay=0 autoclose=0 lightboxtitle=”” lightboxgroup=”” lightboxshownavigation=0 showimage=”” lightboxoptions=”” videowidth=600 videoheight=400 keepaspectratio=1 autoplay=0 loop=0 videocss=”position:relative;display:block;background-color:#000;overflow:hidden;max-width:100%;margin:0 auto;” playbutton=”https://biologi.ugm.ac.id/wp-content/plugins/wonderplugin-video-embed/engine/playvideo-64-64-0.png”]
Sabtu, 15 April 2023, Tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat-Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. (Ibu Raras), dengan tiga anggota mahasiswa yakni: Aisya Syam Mahanani, Lathifa Haya Nuraziza, dan Oktaviani Setiati, telah melaksanakan kegiatan “Pelatihan dan Praktik Pembuatan Produk Makanan Berbahan Dasar Pewarna Alami untuk Takjil di Padukuhan Malangrejo”. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Rumah Data Kependudukan Malangrejo, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, D.I.Yogyakarta. Pelatihan ini dihadiri oleh Dukuh Malangrejo (Bapak Sarbini) yang didampingi Seksi Pendidikan Malangrejo (Lanjar S. Pd. SD), serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan merupakan program kerja yang secara khusus disusun dan dilakukan pada Bulan Ramadhan Tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan variasi produk olahan makanan dari pewarna alami, dalam kegiatan ini digunakan bunga telang, yang nantinya dapat diteruskan oleh ibu-ibu KWT untuk lebih divariasikan, diperbanyak, dan juga diperjualbelikan. Selain itu, kegiatan pada sore hari tersebut juga bertujuan untuk bersedekah takjil sebanyak 500 potong kue pada tiga masjid yang terletak di Kelurahan Wedomartani, yakni Masjid Sono, Masjid Nglarang, dan juga Masjid Malangrejo. Produk olahan makanan dari pewarna alami yang dibuat adalah Kue Lapis Butterfly. Kue dibuat berlapis dengan jumlah lapisan tiga, yakni bagian paling bawah merupakan bolu ketan hitam, lapisan tengah merupakan kue spons putih telur, dan lapisan paling atas merupakan jelly yang diberi pewarna alami dari bunga telang. Resep kue tersebut dirancang secara bersama antara mahasiswa tim MBKM dan ibu Ifti, salah satu peserta dan kader dalam pelatihan ini.
Kegiatan pelatihan dan praktik diawali dengan pembukaan, sambutan singkat dari Ibu Raras selaku Ketua Kegiatan dan Dukuh Malangrejo yang mewakili pihak mitra dan ibu-ibu anggota KWT. Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai produk makanan yang akan dibuat, serta resep pembuatan kue yang sudah dibagikan ke peserta, yaitu Kue Lapis Butterfly. Penjelasan memuat arti dari nama produk, alat dan bahan yang akan digunakan, serta langkah-langkah kerja dalam pembuatan Kue Lapis Butterfly. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 orang ibu-ibu KWT dibagi menjadi dua kelompok dengan masing- masing kelompok membuat satu loyang kue lapis Butterfly. Satu loyang kue lapis dapat dibagi mejadi 36 potong kue. Dalam praktek memperbanyak jumlah produk kue lapis hingga 500 kue, dilakukan pembuatan secara bersama dari tim MBKM dan bu Ifti sebagai salah satu kader pelatihan, sehari sebelum pelatihan, sehingga total yang dibuat untuk keperluan takjil adalah 14 loyang, masing-masing dipotong menjadi 36 kue (total 504 potong kue). Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Kue lapis Butterfly ke wakil takmir dari tiga mesjid.
Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada (S1) kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih Juara I untuk Lomba Esai Nasional. Prestasi ini diraih oleh Zildan Basara, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020. Lomba esai tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Respati Tasikmalaya pada event tahunan, yaitu Festival Tanggap Stunting. Pada tahun ini, Festival Tanggap Stunting mengangkat tema “Satu Langkah Untuk Indonesia: Optimasi Zero Stunting Untuk Indonesia Emas”. Perlombaan dilaksanakan secara daring dengan jumlah pendaftar 103 peserta dari 79 Perguruan Tinggi, lomba dibuka tanggal 16 Februari 2023, dan pengumuman juara diumumkan pada 23 Maret 2023.
Pada kompetisi ini, Zildan mengangkat judul ”Memastikan Pertumbuhan Anak yang Sehat untuk Mewujudkan Indonesia Emas: Menjelajahi Tantangan dan Solusi Optimalisasi Zero Stunting”. Dalam esai ini, Zildan membahas bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan prevalensi stunting yang tinggi di dunia. Menurut data dari World Bank (2021), prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 27,4% dari jumlah anak di bawah usia 5 tahun. Hal ini berarti sekitar 7,8 juta anak di Indonesia mengalami stunting pada tahun tersebut. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat stunting tertinggi keempat di dunia. Ini merupakan masalah serius karena stunting dapat menyebabkan dampak buruk pada perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak-anak, dan dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan. Oleh karena itu, mengatasi stunting merupakan salah satu prioritas utama dalam mencapai visi Indonesia Emas.
Optimalisasi zero stunting merupakan program penting dalam mencegah terjadinya stunting pada anak-anak di Indonesia. Program ini melibatkan berbagai aspek seperti pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI, akses ke air bersih dan sanitasi yang baik, edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan keluarga, peningkatan ketersediaan pangan yang sehat dan bergizi, serta pemberdayaan masyarakat. Pengembangan program ini perlu melibatkan berbagai pihak dan didukung dengan kebijakan yang mendukung.
Keikutsertaan Zidan dalam menulis esai terkait topik ini juga memiliki kesesuaian dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 yaitu masyarakat tanpa kelaparan dan SDG 3 yaitu kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencegahan stunting merupakan langkah penting dalam mencapai target SDG 2 untuk menghakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi. Selain itu, optimalisasi zero stunting juga mendukung SDG 3 dengan memastikan kesehatan yang baik dan kesejahteraan bagi semua individu, termasuk anak-anak.
Dengan adanya kompetisi ini dan dengan judul yang diangkat, Zildan berharap bahwa masyarakat Indonesia melek akan permasalahan stunting yang masif di negeri ini. Zildan juga berharap dengan mengikuti kompetisi ini dapat mendorong dan memotivasi mahasiswa lainnya, terutama mahasiswa Fakultas Biologi UGM, untuk turut aktif dalam bidang kepenulisan dan pembuatan karya. [ZB]
Berdasarkan hasil Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Fakultas di Lingkungan Universitas Gadjah Mada yang dilaksanakan pada 25-26 Februari 2023 dan memperhatikan hasil rapat penetapan pemenang oleh tim juri universitas dan tim juri fakultas pada 6 Maret 2023, Direktur Kemahasiswaan menetapkan Adiva Aphrodita (Biologi 2020) sebagai pemenang Pilmapres Tingkat Fakultas di Lingkungan Universitas Gadjah Mada Tahun 2023. Pelaksanaan Pilmapres tersebut telah dilakukan sejak tanggal 12 – 28 Januari 2023 sebagai seleksi tahap awal, yaitu pendaftaran dan pengumpulan berkas panitia. Berkas-berkas tersebut meliputi Capaian Unggulan (CU) yang memuat prestasi peserta, Naskah Gagasan Kreatif (GK) bagi peserta kategori sarjana dengan tema “Sustainable Development Goals” yang sesuai dengan bidang ilmu peserta, dan Sertifikat Bahasa Inggris (TOEFL/ITP/IELTS/ACEPT/TOEP/TOEIC). Berkas kemudian diseleksi oleh Komunitas Mahasiswa Berprestasi (Kommapres) UGM pada rentang waktu 7-9 Februari 2023. Pengumuman lolos final dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2023 yang kemudian dilanjutkan tahap final pada tangal 25-26 Februari 2023. Tahap final tersebut meliputi wawancara Capaian Unggulan (CU) dan presentasi Gagasan Kreatif (GK) berdasarkan naskah yang telah dibuat oleh setiap peserta.
Adiva Aphrodita telah dikenal sebagai mahasiswa yang aktif baik di bidang akademik maupun non-akademik selama menjadi mahasiswa di Fakultas Biologi sejak semester 1 hingga semester 6. Adiva aktif menjadi anggota dan violinist di organisasi Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO), yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak di bidang seni musik. Pada tahun 2021, Adiva menjadi panitia Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Fakultas Biologi sebagai anggota Divisi Materi. Selain itu Adiva menjadi wakil Republik Cuba di bidang Food and Agriculture Organization (FAO) pada Model United Nations yang diselenggarakan oleh Global Millennial serta wakil Republik Indonesia pada ASIA Youth Speak-Up Forum yang diselenggarakan oleh Korean National Committee for UN Habitat. Pencapaian lain yaitu Adiva berhasil meraih juara 3 kompetisi INHESION (International Health and Nutrition Symposium) Scientific Essay Competition tingkat Internasional yang dilaksanakan oleh FK-KMK UGM. Pada Januari 2022, Adiva menjadi salah satu awardee pada Program Sakura Science yang merupakan program pertukaran pelajar antara Fakultas Biologi dengan Yamagata University. Pada Oktober 2022, Adiva menjadi awardee program pertukaran pelajar mahasiswa Fakultas Biologi ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) selama 1 semester hingga Februari 2023. Pencapaian terbesar Adiva yang lainnya yaitu Adiva berhasil memimpin salah satu tim PKM-RE Fakultas Biologi dan membawa tim mencapai tahap PIMNAS pada Desember 2022 lalu bertempat di Malang, Jawa Timur. Pada PKM tersebut, Adiva dan tim mengangkat topik pencegahan stunting melalui penciptaan Sprouted Snack Bar.
Topik yang diangkat oleh Adiva mengenai pencegahan stunting melalui penciptaan Sprouted Snack Bar ini sangat sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs 1, 2, 3, dan 12) yaitu kehidupan masyarakat yang bebas akan kemiskinan dan kelaparan, masyarakat yang hidup sehat dan sejahtera, serta konsumsi dan produksi produk yang bertanggung jawab.[AA]
Program pengabdian kepada masyarakat di Dusun Klayar, Desa Kedungpoh, Gunung Kidul merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi Tahun 2021. Kegiatan ini merupakan program lanjutan dari program pengabdian periode pertama tahun 2020, yakni produksi dan aplikasi biofertilizer pada komoditi cabai rawit. Periode kedua mengusung tema pengembangan budidaya tanaman krisan organik sebagai bentuk pengayaan spot wisata di Ekowisata Klayar dan sebagai bahan dasar diversifikasi pangan berupa tehh krisan dan keripik daun krisan. Tim yang diketuai oleh Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc., ini beranggotakan empat orang mahasiwa yaitu Marshanda Nur Roosyana, hasna Nr Aini, Dea Hastaning Tantri dan Wisnu Eka Wardhana.
Desa Wisata ini sendiri menyediakan berbagai fasilitas seperti arena outbound, bumi perkemahan, tempat pemancingan dan rumah makan yang dipercantik juga dengan gazebo-gazebo di sekitarnya. Ditijau dari potensi yang dimiliki inilah maka dipilih lokasi ini sebagai desa mitra untuk pengembangan spot wisatanya dan penggunaan krisan sebagai bahan dasar pangan khususnya untuk keperrluan oleh-oleh wisatawan.
Tim MBKM Pengabdian telah memberikan sosialisai pada Kamis (02/06/2022 di Dusun Klayar dengan target Kelompok Wanita Tani Desa Klayar. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama kurang lebih 2 jam dari pukul 10.00-12.00 WIB. Selama sosialisasi tersebut tim memberikan tata cara budidaya krisan organik serta pembuatan tehh dan keripik daun krisan. Anggota kelompok Wanita tani juga diajarkan kembali bagaimana pembuatan dan aplikasi biofertilizer pada tanaman krisan.
Antusiasme yang tinggi diberikan dari Kelompok Tani Wanita Desa Klayar selama sosialisasi. Mereka diberi kesempatan untuk mengenal contoh-contoh produk olahan krisan seperti teh bunga krisan dan keripik daun krisan sehingga tanaman ini sudah tidak dikenal sebatas bunga petik dengan nilai artifisial saja. KWT diberi kesempatan dalam menyeduh dan mencicipi sendiri teh dari bunga krisan dan berbagai manfaat yang diberikan dari mengkonsumsi olahan tersebut. Krisan dipilih sebagai tanaman yang digunakan sebagai pengembangan spot wisata dan diversifikasi pangan karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Melalui MBKM ini krisan tidak hanya dikenal karena aspek estetikanya, namun juga secara substansial karena memiliki nilai terapeutik dan obatnya. Pengembangan dari tanaman krisan sendiri bertujuan untuk memperluas potensinya selain dari sisi estetika yakni, sebagai olahan panganan bernilai ekonomis dan nutrisi yang tinggi. Daun dan bunga krisan memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi kudapan lainnya seperti permen, keripik, dan minuman instan.
Selain memperkenalkan potensi dari krisan, selama sosialisasi anggota KWT Klayar diajak untuk mengenal manfaat biofertilizer pada tanaman. Data sensus petani dari badan Pusat Statistik (2013) menyebutkan bahwa 86,41 persen petani Indonesia masih menggunakan pupuk anorganik. Budidaya krisan organik ini mentargetkan komoditas memiliki kualitas yang lebih baik dan kuat bersaing dipasar sehingga perlakuan khusus sangat diperlukan. Pemberian biofertilizer ini ditujukan untuk meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta mendukung meningkatnya kesehatan tanaman, Tanaman krisan organik dengan kualitas yang baik lebih aman diolah sebagai bahan pangan karena dalam krisan organik tidak terdapat akumulasi bahan kimia yang berbahaya. Selain itu juga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari tanaman krisan. Lebih lanjut Ketua Tim MBKM Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi untuk Dusun Klayar menyampaikan, “ Biofertilizer hadir di tengah-tengah petani marginal untuk menurunkan biaya produksi mereka sekaligus menyehatkan lahan pertanian”. (Ww&Tim)
























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Yogyakarta, 13 Juni 2023 – Empat mahasiswa Biologi UGM yang tergabung dalam tim MBKM Penelitian di bawah bimbingan Ibu Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. melakukan kegiatan penelitian di Candi Prambanan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi, identifikasi, dan inventarisasi relief satwa yang tergambar pada panel Candi Prambanan. Penelitian etnozoologi ini dilakukan di Candi Prambanan karena beragamnya satwa yang tergambar pada relief Candi tersebut.




























































