• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 2 : Tanpa Kelaparan
  • SDG 2 : Tanpa Kelaparan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 2 : Tanpa Kelaparan

Rooted to Rise: Membangun Rencana Strategis sebagai Langkah Awal Perjuangan BiOSC Melalui Rapat Kerja dan Perayaan Lustrum ke-4

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 19 Februari 2026

Pada hari Minggu, 15 Februari 2026 Biology Orchid Study Club telah melaksanakan dua rangkaian kegiatan yang mengawali langkah perjalanan kepengurusan baru. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Rapat kerja dan perayaan HUT BiOSC yang ke-20 sekaligus bertepatan dengan Lustrum ke-4. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Nazwa Nur Sahara selaku ketua BiOSC tahun 2026 kemudian dilanjutkan sambutan oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. selaku Dosen Pembina BiOSC. Ucapan selamat ditujukan kepada BiOSC yang berdiri hingga saat ini dan menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk meningkatkan aspek keilmuan terutama keanggrekan baik dari segi penelitian, budidaya, dan konservasi. Tidak hanya ucapan selamat, tetapi diikuti juga dengan harapan agar BiOSC mampu berdiri teguh dan menjadi pelopor dalam menjawab tantangan keanggrekan sebagai upaya konservatif. Acara dilanjutkan dengan sesi pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi menyambut usia baru untuk BiOSC diikuti dengan penayangan video ucapan selamat dan harapan baik dari anggota aktif BiOSC maupun anggota yang telah demisioner.


Rangkaian acara berikutnya adalah Rapat kerja yang secara resmi memperkenalkan kabinet Corybas pictus sebagai kabinet baru BiOSC tahun 2026 diikuti dengan pengenalan struktur kepengurusan, rencana strategis, arah gerak kabinet, serta pemaparan rencana program kerja untuk satu tahun ke depan oleh Nazwa Nur Sahara selaku Ketua BiOSC tahun 2026. Anggrek yang menjadi lambang struktur kepengurusan BiOSC tahun 2026 ini adalah Anggrek Corybas pictus yang merupakan anggrek terestrial dengan umbi kecil yang mekar setahun sekali untuk menandai momentum regenerasi kabinet yang tumbuh selaras dengan alam, memperkuat jaringan eksternal, dan menyebarkan pencerahan ilmu keanggrekan berlandaskan asas kekeluargaan.

Kegiatan selanjutnya pada rapat kerja yaitu pemaparan rencana program kerja pengurus harian dimulai dari sesi pertama yaitu Nazwa Nur Sahara selaku ketua BiOSC 2026, Satria Muqid Nurhidayat selaku Sekretaris, Daariin Farah Tsabita selaku Bendahara, Dary Saka Fitrady selaku Koordinator Keilmuan, Stanisius Ken Sidharta selaku Koordinator Divisi Penelitian, Alfonsus Fidel Pandu Ekanto selaku Koordinator Budidaya, Golda Theresia Simarmata selaku Koordinator Divisi Konservasi, Muhammad Rafi Al Farid selaku Koordinator Kewirausahaan, dan diikuti dengan sesi tanya jawab. Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan rencana program kerja oleh Hira Nitya Subekti selaku Koordinator Keorganisasian, Lailatul Lidya Dwi Cahyani selaku Kepala Bidang PSDM, Muhammad Haykal Nur Arifin selaku Kepala Bidang Humas dan Jaringan, Gita Novi Fitriani selaku Kepala Bidang Kerumahtanggaan, dan Felicia Nagata Christina selaku Kepala Bidang Media dan Publikasi yang kemudian diikuti dengan sesi tanya jawab. Penyampaian harapan, kesan, pesan, dan doa untuk kepengurusan satu tahun ke depan oleh para peserta yang meliputi anggota Angkatan Diksar (AD) aktif menandai acara Rapat Kerja-HUT BiOSC 2026 ditutup. [Penulis: BiOSC]

Rekreasi Pegawai Tahun 2025: Implementasi Pengembangan Diri

Rilis Berita Senin, 29 Desember 2025

Jumat—Minggu (24—26/10/2025) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kegiatan rekreasi bersama Dosen dan Tenaga Kependidikan ke Kuningan–Cirebon. Kegiatan ini merupakan implementasi dari kegiatan pengembangan diri pegawai tahun 2025 yang merupakan program dari Universitas Gadjah Mada.


Peserta berangkat menuju Kuningan dari Fakultas Biologi UGM pada hari Jumat 24 Oktober 2025 pukul 13.00. Di sepanjang perjalanan yang menggunakan 3 bis, semua peserta menikmati sambil bernyanyi bersama. Rombongan sampai di lokasi di Hotel Horison Tirta Sanita sekitar pukul 19.00, dan langsung mengikuti acara pertama yaitu gala dinner yang diadakan di resto hotel. Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya Bapak Dekan menyampaikan bahwa acara yang diadakan setiap tahun ini diharapkan dapat me-refresh kembali semangat setelah dalam satu tahun kita berkutat dengan tugas dan pekerjaan. Kegiatan ini juga sebagai upaya menjaga eratnya rasa kekeluargaan dan kebersamaan Fakultas Biologi. Gala dinner juga diisi dengan beberapa hiburan dari peserta seperti membaca puisi, menyampaikan pesan kesan, serta menyanyi dan ditutup dengan pembagian doorprize.

Di hari berikutnya peserta diajak menikmati offroad di daerah Cibuntu dengan menaiki jeep yang berjalan di atas medan yang menantang adrenalin. Sepanjang area offroad merupakan hutan yang tanahnya licin dan bergelombang. Semua peserta menikmati offroad dengan bebas berteriak untuk melepaskan beban. Offroad diakhiri dengan menikmati degan dan gorengan di tempat terbuka dengan pemandangan gunung Ciremai. Setelah puas menikmati offroad, dilanjutkan makan siang di Arunika Eatery, tempat makan yang menyuguhkan pemandangan yang sangat bagus. Selanjutnya perjalanan meuju hotel dan peserta beristirahat.

Di hari ketiga, Minggu pagi peserta diajak menikmati Jagara Eco Park dan berkeliling waduk Darma dengan menaiki perahu. Setelah makan siang di empal gentong H. Apud, kegiatan pengembangan diri pegawai dengan rekreasi diakhiri dengan perjalanan kembali menuju ke Yogyakarta.

Kegiatan rekreasi yang diisi dengan berkumpul bersama seperti ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Program Visiting Village 2025 oleh BEM Biologi

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Pada tahun 2025, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi Universitas Gadjah Mada telah melaksanakan kegiatan Visiting Village yang terdiri dari tiga rangkaian kegiatan sebagai bagian dari program kerja pengabdian masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di Dusun Geger, Kelurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang merupakan desa binaan Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi. Program Visiting Village bertujuan untuk menjalin silaturahmi, melakukan pendekatan kepada masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu biologi secara langsung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.


Rangkaian kegiatan pertama, Visiting Village 1, dilaksanakan sebagai kunjungan awal ke desa binaan. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi kepada masyarakat Dusun Geger serta observasi kondisi sosial dan potensi desa. Visiting Village 1 menjadi sarana sosialisasi awal, penguatan hubungan dengan masyarakat, serta pemetaan permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan, yang kemudian menjadi dasar perencanaan kegiatan lanjutan.

Rangkaian kegiatan kedua, Visiting Village 2, dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, dengan mengusung tema “Petani Cerdas, Pertanian Berkualitas” dan tema besar “Membangun Pengetahuan Tentang Hama dan Proteksi Tanaman dengan Tepat”. Kegiatan ini berupa penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kelompok tani Dusun Geger, mengenai hama tanaman serta teknik proteksi tanaman yang benar. Kegiatan dilaksanakan melalui pematerian oleh narasumber yang kompeten serta diskusi interaktif bersama masyarakat.

Rangkaian kegiatan ketiga, Visiting Village 3, dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap materi yang telah disampaikan pada kegiatan sebelumnya sekaligus memperkuat implementasi ilmu biologi di bidang pertanian. Selain itu, Visiting Village 3 juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan hubungan berkelanjutan antara BEM Biologi dan masyarakat desa binaan.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Visiting Village yang terdiri dari Visiting Village 1, Visiting Village 2, dan Visiting Village 3 berjalan dengan tertib dan lancar serta mendapatkan antusiasme yang baik dari masyarakat Dusun Geger. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh manfaat nyata dari penerapan ilmu biologi terapan, khususnya dalam bidang pertanian, serta terjalin hubungan yang berkelanjutan antara BEM Biologi dan desa binaan. [Penulis: BEM]

DWP Unit Pelaksana Fakultas Biologi UGM Menyalurkan Bantuan kepada Mahasiswa Terdampak Bencana Aceh dan Sekitarnya

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Senin, 22 Desember 2025

Yogyakarta, 22 Desember 2025-Bencana alam yang melanda wilayah Aceh dan sekitarnya beberapa waktu lalu telah menimbulkan dampak yang signifikan, tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi mahasiswa yang berasal dari daerah terdampak. Kondisi tersebut menjadi perhatian dan keprihatinan bersama sivitas akademika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada terhadap keberlangsungan studi dan kesejahteraan mahasiswa.


Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang terdampak bencana Aceh dan sekitarnya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Fakultas Biologi UGM menyalurkan bantuan kepada enam mahasiswa terdampak yang merupakan mahasiswa aktif Program Sarjana, Magister, dan Doktor Fakultas Biologi UGM. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua DWP Fakultas Biologi UGM, Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes., disaksikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM serta Ketua Tim Kerja Akademik dan Kemahasiswaan, dan dilaksanakan di Ruang Sidang KPTU Fakultas Biologi UGM.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Fakultas Biologi UGM menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud empati dan solidaritas keluarga besar Fakultas Biologi UGM kepada para mahasiswa.“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi penyemangat, memberikan dukungan moral, serta membantu meringankan beban yang dirasakan oleh para mahasiswa yang terdampak bencana. Semoga mereka senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam melanjutkan studi,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Biologi UGM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DWP atas kepedulian yang telah diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DWP Fakultas Biologi UGM atas perhatian dan kepeduliannya. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, membantu proses pemulihan, serta menguatkan semangat mahasiswa terdampak agar tetap fokus menempuh pendidikan dan terus berprestasi di tengah kondisi yang menantang,” tuturnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini selaras dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), serta SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), melalui penguatan solidaritas sosial, kepedulian kemanusiaan, dan keberlanjutan pendidikan bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan Fakultas Biologi UGM semakin terjaga serta menjadi penguat bagi seluruh sivitas akademika dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.

Fakultas Biologi UGM dan Jasmine Corner Kembali Selenggarakan “SAPA PAGI”

Rilis Berita Senin, 22 Desember 2025

YOGYAKARTA, 22 Desember 2025 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP)melalui kantin  Jasmine Corner telah selesai menyelenggarakan program “SAPA PAGI” (Sarapan Pagi Gratis). Program kali ini telah dimulai sejak tanggal 8 Desember 2025 dan akan berlangsung hingga 19 Desember 2025 selama masa Ujian Akhir Semester (UAS) tahun ajaran 2025/2026. Kanti Jasmine Corner sendiri merupakan kantin fakultas Biologi yang pengelolaannya diserahkan pada DWP UP Fak Biologi UGM.


Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes., selaku Ketua Dharma Wanit Pengelola Kantin Jasmine Corner, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memastikan kesehatan dan konsentrasi mahasiswa tetap terjaga selama masa ujian. “Kami ingin memberikan dukungan atau dampak nyata agar mahasiswa bisa fokus dan tenang dalam melaksanakan ujian tanpa perlu khawatir melewatkan sarapan,” ujarnya.

Program ini menuai respons positif dan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. “Sapa Pagi hari ini sehat, mantap, dan luar biasa! Terima kasih Fakultas Biologi dan Jasmine Corner, semoga program ini terus berlanjut,” ujar salah satu mahasiswa di sela-sela menikmati hidangan Sapa Pagi.

Melalui sinergi ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat menciptakan lingkungan akademik yang suportif dan membantu mahasiswa meraih hasil ujian yang maksimal. Selain itu, program ini merupakan langkah nyata fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG Nomor 2 (Tanpa Kelaparan) untuk memastikan ketahanan pangan di lingkungan kampus, serta SDG Nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas).

Dengan komitmen yang terus terjaga, Fakultas Biologi UGM dan Jasmine Corner berharap program SAPA PAGI akan terus menjadi inspirasi dan dukungan moral bagi mahasiswa di masa-masa ujian mendatang.

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Pelatihan Teknis Budidaya Lebah Madu

Rilis Berita Jumat, 19 Desember 2025

Yogyakarta, 17 Desember 2025 — Laboratorium Entomologi, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Lebah Madu pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Teaching Lab Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta, terdiri atas 10 peserta dari Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) dan 2 peserta dari Wisata Buah Manisrenggo.


Pelatihan dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis peserta dalam pengelolaan lebah madu sebagai penyerbuk alami yang bernilai ekologis dan ekonomis. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan penekanan pada praktik lapangan dan penguatan konsep dasar.

Sesi pagi hingga siang diisi dengan praktik pemindahan koloni lebah madu yang dipandu oleh Bapak Drs. Hari Purwanto, M.P, Ph.D. Pada sesi ini, peserta mempelajari teknik pemindahan koloni yang aman dan efektif, mulai dari persiapan peralatan, penanganan koloni, hingga aspek keselamatan kerja.

Memasuki sesi siang, pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Drs. Ign. Sudaryadi, S.Si., M.Kes. dan Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc.,Ph.D. yang membahas biologi lebah madu, mencakup taksonomi, perilaku, siklus hidup, serta peran lebah dalam ekosistem. Selanjutnya, Ibu Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si. menyampaikan materi pengenalan bunga sebagai sumber pakan lebah, menekankan pentingnya ketersediaan dan keberagaman flora untuk mendukung produktivitas koloni.

Melalui pelatihan ini, Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM berharap peserta memperoleh kompetensi yang aplikatif untuk mendukung upaya konservasi, pengelolaan penyerbuk, serta pengembangan budidaya lebah madu yang berkelanjutan di wilayah masing-masing.

Pemetaan Genom Kloroplas Saccharum hybrid ‘Kidang Kencana’ sebagai Awal Menuju Pemuliaan Tebu Cerdas Berbasis Genom di Indonesia

Penelitian Minggu, 14 Desember 2025

Tebu (Saccharum hybrid) merupakan salah satu tanaman agroindustri komersial yang dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia, karena kemampuannya yang tinggi dalam mengakumulasi sukrosa pada ruas batang. Meskipun memiliki peranan yang besar, tebu termasuk tanaman dengan kompleksitas genom yang tinggi, yang menjadi hambatan utama bagi peningkatan lebih lanjut di era pemuliaan modern terintegrasi, yang menuntut efisiensi dan presisi tinggi. Kompleksitas genom ini tercermin dalam tantangan berkelanjutan terkait pengembangan kultivar tebu modern di Indonesia, di mana kultivar yang saat ini dibudidayakan sebagian besar masih berasal dari hibridisasi konvensional antarspesies antara Saccharum officinarum dan Saccharum spontaneum.

Urgensi tersebut mendorong tim yang diketuai oleh Ganies Riza Aristya, Ph.D., dengan anggota mahasiswa Tiara Putria Judith, untuk menginisiasi pemetaan genom kloroplas pada tanaman tebu yang memiliki kompleksitas genom tinggi. Penelitian ini didukung oleh skema pendanaan Penelitian Pascasarjana–Penelitian Tesis Magister (PPS-PTM) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam penelitian ini, dilakukan optimalisasi metode ekstraksi DNA berkualitas tinggi menggunakan modifikasi buffer CTAB, sehingga diperoleh DNA dengan kemurnian dan konsentrasi optimal yang siap digunakan untuk high-throughput sequencing menggunakan Oxford Nanopore Technology. Penelitian dengan pemanfaatan teknologi nanopore ONT PromethION menghasilkan data genomik kloroplas lengkap dengan ukuran 142,518 pasang basa yang kemudian dirangkai (assembly) dan dianotasi secara komprehensif menggunakan pendekatan bioinformatika.

Melalui pendekatan ini, penelitian berhasil menghasilkan data mentah genom kloroplas dan melakukan karakterisasi struktur genom serta komposisi gen pada kultivar tebu ‘Kidang Kencana’. Hasil analisis memberikan anotasi plastome yang komprehensif beserta peta genom sirkular, sehingga memetakan gen-gen fungsional yang dikodekan oleh kloroplas. Kegiatan penelitian ini tidak hanya menghasilkan basis data genomik yang sangat bernilai, tetapi juga sedang dalam tahap menghasilkan luaran nyata berupa publikasi penelitian di jurnal internasional bereputasi, video, dan poster diseminasi. Temuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang genom tebu lokal, tetapi juga menjadi dasar penting bagi pengembangan smart-targeted breeding berbasis genom, yang memungkinkan peralihan dari metode konvensional menuju pemuliaan tebu yang lebih presisi dan efisien di Indonesia.

Pencapaian ini menegaskan komitmen tim peneliti Fakultas Biologi UGM untuk mendorong inovasi pertanian berbasis sains, membuka peluang bagi pengembangan varietas tebu unggul yang lebih produktif, tahan hama, dan efisien. Hasil penelitian diharapkan menjadi fondasi bagi strategi pemuliaan tebu yang berkelanjutan, mendukung ketahanan pangan nasional, serta memperkuat industri gula di Indonesia. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman pangan; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang genomik tanaman; SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), melalui penerapan teknologi genomik modern dalam pengembangan industri pertanian; SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dengan pemanfaatan sumber daya tanaman secara efisien dan berkelanjutan; dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui sinergi riset yang berorientasi pada pemanfaatan ilmu pengetahuan bagi ketahanan industri gula nasional.

Pengungkapan Genom Kloroplas Stroberi ‘Mencir’ untuk Mendukung Pemuliaan Stroberi Unggul Indonesia

Pengabdian kepada Masyarakat Minggu, 14 Desember 2025

Tim peneliti dari Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Ganies Riza Aristya, Ph.D., telah berhasil mencapai tonggak penting dalam penelitian genomik tanaman stroberi Indonesia dengan mengungkap dan mengkarakterisasi genom kloroplas lengkap dari kultivar stroberi unggulan lokal kulitiva Mencir. Penelitian yang didukung pendanaan Fundamental Dasar dari Kementerian Pendidian Tinggi, Sains dan Teknologi ini berhasil mengoptimalkan metode ekstraksi DNA berkualitas tinggi menggunakan modifikasi buffer CTAB, menghasilkan DNA dengan kemurnian dan konsentrasi optimal untuk sekuensing generasi berikutnya. Teknologi sekuensing nanopore ONT PromethION berhasil menghasilkan data genomik kloroplas yang lengkap, dengan total panjang 155.568 pasang basa, yang kemudian dirangkai dan dianotasi secara komprehensif.

Analisis mendalam terhadap genom tersebut mengungkap struktur dan organisasi gen-gen kritis yang terlibat dalam fotosintesis dan regulasi gen kloroplas, yaitu kelompok gen ndh, pet, dan rpo. Pemetaan struktur exon-intron, analisis conserved motifs, serta prediksi struktur 3D protein berhasil memberikan gambaran detail tentang kompleksitas dan kekhasan masing-masing kelompok gen. Lebih lanjut, penelitian yang beranggotakan 3 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Tika Nur Amini, Andreas Wibisono, ⁠Tan Rendy ini juga mampu menganalisis filogenetik yang kuat di antara spesies dalam famili Rosaceae, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai sejarah evolusi dan pola pewarisan kloroplas pada stroberi hibrida komersial (Fragaria × ananassa).

Kegiatan penelitian ini tidak hanya menghasilkan data dasar yang sangat berharga, tetapi juga telah memenuhi sejumlah luaran nyata, dua publikasi penelitian di jurnal Internasional bereputasi, video dan poster diseminasi. Kerja sama sinergis dengan mitra lokal dengan Agrowisata Inggit  stroberi di Magelang dan Sleman—dan mitra Integrated Genome Factory (IGF) di bidang genomik, telah memperkaya proses penelitian dan memastikan relevansi aplikatif hasil yang dicapai.

Secara strategis, pencapaian riset ini memberikan fondasi ilmiah yang kokoh untuk program pemuliaan stroberi berbasis marker molekuler dan teknologi gene editing seperti CRISPR/Cas9. Pada tahun kedua, penelitian akan berfokus pada validasi fungsional gen kandidat dan identifikasi quantitative trait loci (QTL) untuk sifat-sifat agronomi penting, seperti ketahanan penyakit dan efisiensi fotosintesis, yang langsung dapat dimanfaatkan oleh pemulia tanaman.

Akhirnya, kegiatan penelitian ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Mengakhiri Kelaparan, Mencapai Ketahanan Pangan dan Gizi, serta Mengembangkan Pertanian Berkelanjutan. Dengan mengembangkan varietas stroberi unggul yang lebih produktif, tahan cekaman, dan adaptif terhadap kondisi lokal, penelitian ini mendorong sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Selain itu, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal dan transfer ilmu pengetahuan kepada petani (SDG 4: Pendidikan Berkualitas), serta kolaborasi multipihak yang inklusif (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), riset ini menjadi contoh nyata bagaimana sains genomik dapat diarahkan untuk mendukung kedaulatan pangan, pemberdayaan komunitas, dan pembangunan pertanian Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan

Fakultas Biologi UGM Lanjutkan Pendampingan Petani Kopi Desa Sikunang untuk Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Pengabdian kepada Masyarakat Minggu, 14 Desember 2025

Dieng, 16 Juni 2025 – Sebagai komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan ekonomi dan pelestarian lingkungan, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani kopi di Desa Sikunang, Dieng. Kegiatan yang berlangsung pada 16 Juni 2025 ini merupakan tindak lanjut dari program hibah Desa Mitra yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan fokus pada pendampingan teknis intensif di kebun kopi.

Kegiatan kali ini difokuskan pada pendampingan langsung di lapangan untuk mengatasi tantangan konkret yang dihadapi petani. Tim yang dipimpin oleh Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, M.Biotech., bersama anggota dosen yaitu Dr. Dwi Sendi Priyono, M.Si., Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si., dan Ganies Riza Aristya, M.Sc., Ph.D., melakukan observasi mendetail terhadap kondisi kebun, menganalisis masalah jarak tanam, serangan hama dan penyakit, serta teknik pemangkasan tanaman kopi yang masih belum optimal.

“Pendampingan tidak bisa hanya sekali. Peningkatan produktivitas dan kualitas kopi memerlukan pendampingan berkelanjutan dan pemantauan intensif agar perubahan metode budidaya dapat diterapkan dengan benar dan berbuah hasil,” jelas Dr. Abdul dalam sambutannya. Selain diskusi, tim juga memberikan demonstrasi praktis tentang teknik pemangkasan yang baik untuk merangsang pertumbuhan cabang produktif, pengenalan hama dan penyakit utama kopi di wilayah Dieng, serta cara pembuatan dan aplikasi pupuk alami untuk mendukung pertanian organik. Hal ini sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan yang menjadi salah satu pilar program.

Kepala Desa Sikunang menyambut baik kelanjutan program ini. “Kehadiran tim dari UGM memberikan energi dan ilmu baru bagi petani kami. Kami berharap dengan pendampingan yang kontinu, produktivitas kopi Sikunang bisa meningkat signifikan dan menjadi komoditas unggulan baru di samping sayuran,” ujarnya. Para petani terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kendala yang ditemui sehari-hari di kebun. “Pelatihan sebelumnya sangat membantu. Sekarang dengan pendampingan langsung seperti ini, kami jadi lebih paham cara menerapkannya di kebun sendiri,” kata salah satu petani kopi setempat.

Program pendampingan lanjutan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Fakultas Biologi UGM untuk memberdayakan petani kopi Dieng. Rencananya, pendampingan akan terus dilakukan secara periodik, dengan memadukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan inisiatif lain, untuk memastikan transformasi menuju pertanian kopi yang produktif, berkualitas, dan berkelanjutan benar-benar terwujud. Program ini merupakan wujud tri dharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi biologis guna memecahkan masalah nyata di masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Secara lebih luas, kegiatan pendampingan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya: SDG 1: Tanpa Kemiskinan dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan petani kopi, SDG 2: Tanpa Kelaparan – dengan mendorong diversifikasi pertanian dan ketahanan pangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – melalui pelatihan praktik pertanian berkelanjutan dan organic dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 15: Ekosistem Daratan – dengan mengedepankan pelestarian lingkungan, penggunaan pupuk alami, dan pengelolaan kebun yang ramah ekosistem.

Dari Desa untuk Desa: Optimalisasi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele di Dusun Tegalrejo, Desa Ngresep, Kabupaten Boyolali

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Rabu, 3 Desember 2025

Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Produksi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele Berbasis Masyarakat” telah diselenggarakan pada 29 November 2025 di Masjid Baiturrahim, Dusun Tegalrejo, Desa Ngesrep, Kabupaten Boyolali. Acara ini dibuka oleh Ibu Siti Fatonah selaku perwakilan PT Pertamina Patra Niaga. Program yang telah berjalan selama kurang lebih empat bulan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT. Pertamina Patra Niaga, yang menekankan pemberdayaan masyarakat dalam sektor peternakan dan perikanan. Kegiatan ini mendukung sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui implementasi pengetahuan, pendampingan, dan kemitraan multisektor.


Dalam kegiatan tersebut, Dr.med.vet.drh. Hendry Saragih, M.P. memberikan pemaparan terkait manajemen pemeliharaan ayam kampung yang baik dan benar. Beliau menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan ayam melalui pengelolaan pakan, sanitasi, dan pencegahan penyakit, serta teknik pembuatan kandang yang tepat. Selain itu, peserta dibekali pengetahuan mengenai cara memilih bibit ayam lokal unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan masyarakat. Program ini juga didampingi oleh Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. Sementara itu, Ibu Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut berkontribusi dengan membagikan leaflet edukatif tentang tata cara budidaya ikan lele yang tepat, mulai dari manajemen kolam, pemilihan bibit lele unggul, pengaturan kualitas air, hingga teknik pemeliharaan yang efisien. Pengetahuan ini penting untuk mendukung praktik budidaya yang bertanggung jawab sesuai prinsip SDG 12.

Acara ini dihadiri oleh delapan warga perwakilan kelompok tani Dusun Tegalrejo, yang mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif bertanya seputar kendala serta strategi budidaya ayam dan ikan yang efektif. Sebagai penutup, para peserta bersama narasumber melakukan peninjauan lapangan ke kandang ayam dan kolam lele percontohan yang telah dibuat oleh warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan praktik budidaya yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemitraan lokal sebagai wujud nyata dukungan terhadap SDG 17 dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan ketahanan pangan desa.

Kontributor: Ardaning Nuriliani, Hendry Saragih, Nur Indah Septriani

Tim MBKM-LIT Fakultas Biologi UGM Kembangkan Inovasi Biopreservatif dari Sumber Mikroba sebagai Solusi Baru Pengawetan Ikan Tanpa Bahan Kimia

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Selasa, 25 November 2025

Salah satu penelitian dalam skema Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Penelitian (MBKM-LIT) Fakultas Biologi UGM berhasil diselesaikan pada periode Mei–November 2025. Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan pengawet alami berbasis mikroba untuk meningkatkan kualitas dan memperpanjang masa simpan bahan pangan, khususnya ikan dan produk olahannya, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong inovasi pangan fungsional serta mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berinovasi.



Inovasi Pangan yang Aman dan Ramah Lingkungan

Kegiatan MBKM-LIT berjudul “Eksplorasi Pengawet Alami Sumber Mikrobia untuk Meningkatkan Kualitas Bahan Pangan Ikan dan Produk Olahannya” dilatarbelakangi tantangan besar dalam industri perikanan, yakni cepatnya pembusukan ikan dan meningkatnya permintaan pasar global terhadap pengawet yang aman, natural, dan bebas bahan kimia sintetis. Tim mahasiswa yang terdiri dari Devita Ariyani, Maya Amalia Putri Ariani, dan Yunia Farkhamni, dibimbing oleh Ibu Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM dan Bapak Arif Rohman Khakim, S.Pi. dari Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (LPPMHP) DKP DIY, meneliti efektivitas berbagai biopreservatif mikroba meliputi kitosan dari jamur pangan (edible fungi), bakteriosin, dan eksopolisakarida (EPS) yang diisolasi dari bakteri asam laktat potensial sebagai pengawet pangan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biopreservatif dari sumber mikroba dalam formulasi optimal mampu menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk secara signifikan, bahkan dibandingkan kontrol pengawet komersial berbahan kimia seperti natrium benzoat dalam konsentrasi tertentu.

Dampak dan Kontribusi Program MBKM

Selain menghasilkan temuan ilmiah yang inovatif, program MBKM-LIT ini juga memberikan pengalaman riset mendalam bagi mahasiswa, memperkuat keterampilan analisis data, kemampuan problem-solving, serta kesiapan mereka untuk berkontribusi langsung dalam sektor pangan nasional. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan pengawet ikan komersial berbahan alami mikroba yang mendukung ketahanan pangan, menjamin keamanan konsumsi, dan meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar domestik maupun internasional.

ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs no 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan ketahanan dan keamanan pangan, serta SDGs no 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong praktik produksi dan konsumsi pangan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Praktik Pembuatan Sabun Herbal serta Pelatihan Pengemasan dan Pemasaran Produk Olahan Tanaman Pekarangan

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 20 November 2025

Tim PkM-MBKM 2025 yang dipimpin oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. dengan anggota Jovanka, Khansa Fauziah Rachman, Samantha Sonya Putri, dan Dhea Amelia telah melaksanakan praktik pembuatan sabun herbal serta pengemasan dan pemasaran produk bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda pada Minggu, 16 November 2025 di Padukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Dalam kegiatan ini, anggota KWT mendapatkan panduan langsung mengenai pemanfaatan komoditas pekarangan menjadi produk yang dapat dipasarkan. Kegiatan difokuskan pada dua materi utama, yaitu praktik pembuatan sabun herbal serta pengemasan dan pemasaran produk olahan telang, rosella, jahe, dan serai. Pengemasan dan strategi pemasaran merupakan aspek penting dalam meningkatkan nilai tambah suatu produk, terutama bagi kelompok usaha berbasis rumah tangga seperti Kelompok Wanita Tani (KWT). Kemasan yang baik tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi media informasi, identitas merek, dan daya tarik visual yang memengaruhi minat beli konsumen. Sementara itu, strategi pemasaran yang tepat baik melalui penjualan langsung maupun pemanfaatan platform digital dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membantu pelaku usaha kecil mengembangkan keberlanjutan ekonomi.


Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai proses pembuatan sabun herbal, mulai dari pengenalan bahan alam yang aman digunakan, perbandingan komposisi, teknik pencampuran, hingga tahap pencetakan sabun. Anggota KWT Amanda juga diinformasikan mengenai fungsi setiap bahan, potensi variasi bentuk dan aroma, serta standar keamanan produk agar dapat diproduksi secara konsisten. Setelah pemaparan materi, anggota KWT Amanda melakukan praktik langsung pembuatan sabun dengan bimbingan tim. Selanjutnya, kegiatan berfokus pada pengemasan dan strategi pemasaran untuk produk olahan berbahan dasar telang, rosella, jahe, dan serai. Tim menyampaikan prinsip dasar desain kemasan, pentingnya identitas produk (branding), serta cara membuat label yang menarik dan informatif. Selain itu, anggota KWT juga memperoleh materi mengenai pemasaran produk lokal melalui berbagai saluran, baik penjualan langsung maupun melalui platform digital, agar produk yang dihasilkan memiliki nilai saing di pasaran.

Anggota KWT berperan aktif dalam praktik membuat sabun herbal dan juga diskusi mengenai cara memasarkan produk herbal secara mandiri. Partisipasi aktif para anggota menjadi indikator bahwa keterampilan yang diberikan relevan dan dapat diterapkan dalam pengembangan usaha rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan sumber daya pekarangan, memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan (SDG 2), mendorong penggunaan bahan alami yang menyehatkan (SDG 3), membuka peluang usaha skala kecil berbasis potensi lokal (SDG 9), serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat (SDG 17).

Sinergi MBKM Fakultas Biologi UGM dan masyarakat Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul untuk menguatkan ketahanan pangan keluarga

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 20 November 2025

Tim MBKM Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM mengadakan pelatihan budidaya microgreen dan hidroponik kepada masyarakat di Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul pada tanggal 13 November 2025. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan dalam tema “Family-based Food Estate: Lumbung Pangan Keluarga melalui Budidaya Tanaman Pangan di Rumah di Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul”. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu anggota PKK Kalurahan, yang merupakan perwakilan setiap padukuhan yang ada Kalurahan Karangmojo. Kegiatan ini merupakan bagian dari matakuliah MBKM Pengabdian kepada Masyarakat mbangun desa, untuk mendorong sinergi dan kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi di lapangan guna meningkatkan pertanian berkelanjutan.


Tim MBKM Pengabdian kepada Masyarakat ini, dipimpin oleh Dosen Fakultas Biologi UGM (Ludmilla Fitri Untari, S.Si. M.Si.) dengan anggota tim yaitu Dosen Fakultas MIPA (Umi Mahnuna Hanung, S.Si., M.Si.) dan mahasiswa Fakultas Biologi UGM (Nirina Adelita Putri, Vara Dellya, K.H. Mahadhevy Ryrathna Vidhantyka, dan Agnes Dwi Eka).

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu Kalurahan Karangmojo dan setidaknya terdapat 35 peserta. Peserta pelatihan terdiri dari berbagai latar belakang dan berpengalaman dalam bidang pertanian, mulai dari petani tradisional, petani organik hingga petani teknologi terdepan. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Agus Budiyono, selaku Lurah Karangmojo. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan presentasi mengenai microgreen dan hidroponik oleh dosen dan mahasiswa. Setelah sesi pemaparann presentasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.  Masyarakat Kalurahan Karangmojo sangat antusias dalam menyimak dan bersemangat dalam sesi tanya jawab pada pelaksanaan pelatihan ini. Setelah sesi tanya jawab berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan microgreen oleh mahasiswa serta pembagian paket microgreen kepada ibu-ibu Kalurahan Karangmojo. Selain pemaparan mengenai teknik budidaya microgreen  dan hidroponik serta praktek budidaya microgreen, di dalam pelatihan juga memberikan arahan mengenai potensi pasar untuk pemasarannya. Pelatihan diakhiri dengan menonton video pendek terkait microgreen dan hidroponik.

Sebagai kesimpulan, pertanian microgreen maupun hidroponik dapat menjawab tantangan urban farming untuk dapat menyediakan pangan keluarga secara sustainable. Selain itu, tanaman konsumsi microgreen mengandung lebih banyak nutrisi (10-40 kali lebih banyak daripada tanaman dewasa) sehingga lebih sehat. Salah satu keunggulan lainnya adalah cepat panen, perawatannya mudah, dan harga jual yang cukup tinggi dan stabil. Pertanian microgreen juga dapat menjawab permasalahan mengenai mahalnya harga pakan ternak dan ketersediaan yang berkurang di masa musim kemarau. Biji jagung atau sorghum (canthel) dapat ditanam dengan teknik microgreen ini sebagai pakan ternak. Dalam waktu yang singkat (7 – 14 hari) tanaman microgreen dapat dikonsumsi ternak dalam bentuk pakan yang segar dan mengandung nutrisi yang lebih banyak.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan ibu-ibu Kalurahan Karangmojo bisa menerapkan swasembada pangan di rumah dengan berfokus pada budidaya tanaman pangan yang mudah, terjangkau, dan bergizi. Upaya ketahanan pangan melalui lumbung pangan masyarakat dapat menjadi pintu gerbang untuk meningkatkan kemampuan ekonomi warga dan meningkatkan kapasitas SDM berbasis pengetahuan akademik yang dimiliki oleh akademisi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini selaras dengan beberapa tujuan SDGs (Sustainable Development Goals), yakni SDG 1: No Poverty serta mendukung pertanian berkelanjutan yang meningkatkan ketahanan pangan dan nutrisi; SDG 2: Zero Hunger; SDG 3: Good health and Well-being; SDG 4: Quality Education; SDG 8: Decent Work and Economic Growth serta mendorong inovasi dan modernisasi praktik pertanian; SGD 9: Industry, Innovation, and Infrastructure; SGD 12: Responsible consumption and production; dan SGD 15: Life on land.

Tim MBKM Penelitian UGM Paparkan Hasil Penelitian Aplikasi Biofertilizer pada Tanaman Krisan di Lumbung Mataraman Kedungpoh

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 11 November 2025

Kedungpoh, Sabtu (1/11) bertempat di Balai Padukuhan Kedungpoh Kidul, mahasiswa MBKM Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc menyampaikan hasil penelitian aplikasi biofertilizer dan insektisida organofosfat pada tanaman krisan. Pemaparan hasil ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam bundle program MBKM Penelitian dengan tema Eskalasi biofertilizer sebagai agen bioremediasi residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan (Chrysanthemum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons tanaman krisan terhadap perlakuan insektisida organofosfat yang umum digunakan oleh masyarakat dalam praktik pertanian pasca aplikasi biofertilizer.

Kegiatan diskusi dan pemaparan hasil penelitian ini juga dihadiri oleh beberapa dosen dari Fakultas Biologi UGM yaitu Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D. dan Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si., serta Direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh, Didik Purnomo, S.Pd. dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kedungpoh. Mahasiswa yang tergabung dalam program MBKM di Lumbung Mataraman Kedungpoh adalah Ahmad Aris Budi Rohman, Delia Sawanda Syarifatullah, Regina Nilamsari, dan Zahra Afriani.

Kegiatan ini diawali sambutan dari Direktur Lumbung Mataraman yang menyampaikan apresiasi serta harapannya untuk keberlanjutan kerjasama dengan UGM. Didik Purnomo menyebut kegiatan penelitian yang dilakukan ini menjadi upaya pemanfaatan Lumbung Mataraman Kedungpoh menjadi lahan pengelolaan pertanian organik terpadu. “Kami masyarakat yang bekerja di Lumbung Matraman Kedungpoh sangat terbuka dan berterima kepada mahasiswa UGM yang telah melakukan penelitian di sini untuk mendukung Lumbung Mataraman Kedungpoh menjadi lahan percontohan organik”, tuturnya.

Selanjutnya Ketua Tim MBKM Penelitian UGMdi Lumbung Mataraan, Dr. Dwi Umi Siswanti S.Si., M.Sc, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada KWT Kedungpoh yang telah banyak membantu dan membimbing mahasiswa saat penelitian di lapangan. “Penelitian ini semoga menjadi salah satu pilar dalam pemanfaatan biofertilizer sebagai agen penyedia nutrien, agen remediasi sekaligus anti hama dan penyakit tanaman”, Dwi Umi menyampaikan harapannya.

Kegiatan diskusi hasil penelitian ini merupakan upaya penyebarluasan informasi guna merwujudan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (TIMDUS).

Kuliah tentang “Teknik Mempelajari Sel” dari salah satu alumni Biologi

Rilis Berita Senin, 10 November 2025

Dalam perkuliahan Biologi sel dan molekuler level sarjana yang dilaksanakan pada semester gasal 2025/2026 dengan tim pengampu yaitu : Prof. Dr. Endang Semiarti M.S., MSc., Prof. Dr. Rarastuti Pratiwi MSc., Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St dan Dr. Maryani M.Sc. telah dilakukan kegiatan pengkayaan materi kuliah dengan mengundang salah satu alumni Fakultas Biologi yaitu Budi Santoso Sito Putro S.Si., MSc., yang memberikan sharing ilmu tentang “Teknik Mempelajari Sel”. Budi Santoso Sito Putro telah menyelesaikan studi master degree di Department of Plant Physiology and Plant Molecular Biology, Faculty of Science, Eötvös Loránd University, Budapest. Saat menempuh program S1 di Fakultas Biologi UGM tahun 2010 sampai 2014, Budi Santoso Sito Putro juga mencatat banyak prestasi diantaranya sebagai juara Juara 1 OSN Pertamina Bidang Biology (Best Theory) Tahun 2012 Tingkat Nasional dan salah satu penerima beasiswa Tanoto Foundation.


Kuliah tentang “Teknik Mempelajari Sel” dilakukan secara daring pada hari selasa tanggal 28 Oktober 2025 pukul 19.00 sampai 20.30 WIB. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan ini ada sejumlah 90 orang yang kebanyakan dari peserta kuliah biologi sel molekuler kelas A dan selebihnya dari kelas B dan C. Dalam kuliah ini Budi Santoso Sito Putro berkesempatan untuk membahas tentang penggunaan tanaman model yaitu Arabidopsis mutan dalam studi fisiologi molekuler serta pengenalan teknik qPCR, isolasi protein, dan Western Blot dari jaringan maupun sel. Dalam paparannya Budi Santoso Sito Putro juga menjelaskan tentang autofagi pada tumbuhan yang merupakan jalur utama transpor intraseluler pada eukariota serta terlibat dalam degradasi vakuola, konstituen sitoplasma, protein yang salah lipat, dan organel yang rusak termasuk kloroplas (klorofagi). Dalam kaitannnya dengan proses autophagi, dijelaskan juga tentang protein ATG yang merupakan sekumpulan gen dan protein kunci yang mengatur proses autofagi, yaitu mekanisme “daur ulang” sel untuk menjaga keseimbangan dan kelangsungan hidupnya. Dalam konteks ini, protein ATG membantu membentuk dan mengarahkan autofagosom untuk menangkap komponen sel yang rusak lalu mengirimkannya ke lisosom agar diurai menjadi bahan baru. Dalam bidang pertanian, peran ATG menjadi menarik karena autofagi dapat mempengaruhi ketahanan tanaman terhadap stres, seperti kekeringan, serangan patogen, atau kondisi tanah yang kurang nutrisi. Dengan memanipulasi ekspresi gen ATG, peneliti dapat mengupayakan tanaman yang lebih tahan terhadap lingkungan ekstrem, tumbuh lebih efisien, dan meminimalkan kerusakan seluler saat menghadapi tekanan biotik maupun abiotik.

Dari paparan kuliah ini mahasiswa serta dosen pengampu memperoleh tambahan informasi terkini tentang peran protein ATG serta teknik penggunaan alat yang mendukung penelitian molekuler. Kuliah biologi sel dan molekuler dapat mendukung beberapa tujuan SDGs, tetapi yang paling jelas adalah SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), karena pemahaman tentang fungsi sel, gen, dan molekul dasar membantu pengembangan pengobatan, pencegahan penyakit, serta teknologi kesehatan. Selain itu, ilmu ini juga mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penerapan bioteknologi untuk meningkatkan ketahanan tanaman dan produktivitas pangan, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena riset biologi molekuler mendorong inovasi dalam bidang farmasi, bioteknologi, dan teknologi medis. Jadi, kuliah ini pada dasarnya memberi fondasi ilmiah untuk meningkatkan kualitas hidup, ketahanan pangan, dan inovasi berkelanjutan.

MBKM PKM Fakultas Biologi UGM 2025: Pemberdayaan KWT Jasmine melalui Inovasi Produk Fermentasi dan Pengemasan Pangan Lokal

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Senin, 3 November 2025

Yogyakarta, 24 Oktober 2025 — Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka – Pengabdian kepada Masyarakat (MBKM PKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada tahun 2025 kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Jasmine di Dusun Nologaten, Desa Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada bulan Juni 2025.


Kegiatan bertajuk “Implementasi OVOP (One Village One Product) sebagai Model Pengembangan Produk Pangan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat” ini bertujuan memperkenalkan inovasi produk pangan fungsional berbasis fermentasi serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal.

Acara dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, di kediaman Ibu Wahyu Hanani, salah satu anggota KWT Jasmine, di Jl. Nologaten No. 251, desa Caturtunggal, Depok, Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota KWT Jasmine yang sangat antusias dan partisipatif, serta tiga mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2021 sebagai narasumber, yaitu Luthfia Kumala Dewi, Chandra Rifana Arifin, dan Safira Tira Devinta, di bawah bimbingan Ibu Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech., Ph.D.

Pelatihan ini berangkat dari potensi lokal KWT Jasmine dalam budidaya bunga telang, yang selama ini baru dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan teh. Melihat peluang tersebut, tim MBKM PKM-OVOP memperkenalkan minuman fermentasi water kefir bunga telang sebagai produk pangan fungsional kaya probiotik, serta kombucha berbasis teh hitam yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Selain praktik pembuatan minuman fermentasi, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai pengemasan dan pelabelan produk agar lebih higienis, menarik, dan siap dipasarkan baik secara lokal maupun digital.

Sesi pertama dibawakan oleh Chandra Rifana Arifin, yang menjelaskan prinsip dasar fermentasi dan manfaat kesehatan kombucha, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatannya. Selanjutnya, Luthfia Kumala Dewi memperkenalkan konsep fermentasi water kefir bunga telang dan mempraktikkan langsung proses produksinya. Sesi terakhir oleh Safira Tira Devinta berfokus pada strategi pengemasan (food packaging) dan branding produk agar mampu bersaing di pasar.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi produk melalui uji organoleptik terhadap minuman hasil pelatihan serta desain kemasan. Hasil uji menunjukkan respons positif dan antusiasme tinggi dari peserta terhadap cita rasa dan tampilan produk, menandakan potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan KWT Jasmine. Peserta juga menyampaikan harapan agar kegiatan pendampingan dapat dilanjutkan dalam aspek pemasaran, legalisasi unit usaha, dan sertifikasi produk untuk mendukung keberlanjutan produksi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara universitas dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal berbasis bioteknologi, serta turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan berwawasan lingkungan di Desa Caturtunggal, Kabupaten Sleman, DIY.

Kegiatan MBKM PKM Fakultas Biologi UGM 2025 bersama KWT Jasmine ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program ini mendukung upaya pengentasan kelaparan dan peningkatan ketahanan pangan (SDG 2: Zero Hunger) melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Inovasi produk fermentasi yang memperhatikan aspek kesehatan masyarakat selaras dengan SDG 3: Good Health and Well-Being. Di sisi lain, kegiatan ini mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian KWT Jasmine, sejalan dengan SDG 5: Gender Equality. Pelatihan wirausaha dan pengemasan produk juga berkontribusi terhadap SDG 8: Decent Work and Economic Growth, sementara penerapan prinsip produksi bersih dan pengemasan ramah lingkungan mendukung SDG 12: Responsible Consumption and Production. Lebih jauh lagi, sinergi antara universitas dan masyarakat mencerminkan semangat kolaborasi dalam SDG 17: Partnerships for the Goals. (Fia)

Kunjungan Profesor dari Mie University, Jepang ke Fakultas Biologi UGM dalam Rangkaian ICBS 2025

Kerja SamaRilis Berita Rabu, 22 Oktober 2025

Yogyakarta, 18 Oktober 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Prof. Chiharu Nakashima, Ph.D., akademisi terkemuka di bidang patologi tumbuhan dan taksonomi fungi dari Laboratorium Patologi Tumbuhan, Sekolah Pascasarjana Sumber Daya Hayati, Universitas Mie, Jepang.


Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan informal di sela rangkaian kegiatan The 9th International Conference on Biological Sciences (ICBS) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM. Prof. Nakashima berkunjung untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik Universitas Gadjah Mada, khususnya Fakultas Biologi, yang dikenal memiliki komitmen kuat dalam pengembangan riset biodiversitas tropis dan bioteknologi.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Nakashima disambut oleh Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Kepala Kantor Administrasi Fakultas Biologi, Amin Susiantmojo, S.Pt., M.Sc., serta mahasiswa program doktor Biologi. Pertemuan diwarnai dengan diskusi ringan mengenai riset-riset terkini di bidang patologi tumbuhan, terutama terkait sistematika, filogeni molekuler, dan diagnostik fungi patogen tumbuhan.

Selain berbagi pengalaman riset, Prof. Nakashima juga berdiskusi mengenai peluang kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University, seperti supervisi bersama untuk mahasiswa program doktoral serta program pertukaran mahasiswa (student exchange). Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci penting dalam memperkuat riset dan pendidikan biologi, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan tanaman dan keberlanjutan lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Nakashima berkunjung ke fasilitas Next Generation Sequencing – Integrated Genome Factory (IGF) Fakultas Biologi UGM, didampingi oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. Fasilitas ini dilengkapi dengan platform Oxford Nanopore Technology dan PacBio yang digunakan untuk mendukung riset genomik tingkat lanjut di lingkungan Fakultas Biologi. Kunjungan dilanjutkan ke Stasiun Penelitian dan Pengembangan Biodiversitas Fakultas Biologi UGM di Sawitsari, tempat Prof. Nakashima berkesempatan melihat secara langsung kegiatan riset lapangan serta koleksi sumber daya hayati yang menjadi salah satu keunggulan Fakultas Biologi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-4 (quality education) melalui kolaborasi pendidikan dan pertukaran akademik internasional, serta tujuan ke-17 (partnerships for the goals) melalui penguatan kerja sama internasional antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University. Kedepannya, kolaborasi ini diharapkan turut berkontribusi pada tujuan ke-1 (no poverty) melalui riset yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis sumber daya hayati, serta tujuan ke-2 (zero hunger) dengan memperkuat penelitian di bidang patologi tumbuhan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Kunjungan Prof. Nakashima menjadi momen berharga yang mempererat hubungan akademik antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University, serta memperluas jejaring internasional yang mendukung pengembangan riset dan pendidikan di bidang biologi tropis.

Mahasiswa PMDSU Program Doktor Biologi UGM Berhasil Meraih Penghargaan “Best Presenter” di The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025

PrestasiRilis Berita Senin, 20 Oktober 2025

Yogyakarta, 18 Oktober 2025 – Nafi’ah Khoirunnisa’, mahasiswa PMDSU Batch 7 yang saat ini menempuh semester 3 pada Program Doktor Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada bidang Biodiversity, Ecology, and Evolution di ajang The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025. Konferensi ini mengusung tema “Unravelling Biodiversity Through Multi-Omics Integration: From Genes to Ecosystem” dan berlangsung selama dua hari di Hotel Loman Park, Yogyakarta.

Dalam konferensi tersebut, Nafi’ah Khoirunnisa’ yang dibimbing oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., meraih predikat presentator terbaik setelah memaparkan penelitian berjudul “Identification of Azolla cristata Kaulf. in the Progo and Opak Watershed, Indonesia.” Penelitian ini merupakan tahap awal dari rangkaian riset yang akan dilanjutkan dalam program doktoralnya. Setelah menyelesaikan studi magister pada Juni 2025, Nafi’ah berencana melanjutkan penelitian identifikasi dan pemanfaatan A. cristata Kaulf. sebagai agen carbon sequestration untuk mendukung mitigasi perubahan iklim.

Penelitian ini juga berperan penting dalam memperkaya basis data genetik dan taksonomi Azolla di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 (climate action) melalui upaya mitigasi perubahan iklim. Selain itu, pemanfaatan Azolla sebagai penyerap karbon alami dan pupuk hayati turut mendukung tujuan ke-2 (zero hunger) karena berpotensi meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai potensi multifungsi Azolla spp. sebagai pakan ternak, pupuk hayati, sekaligus penyerap karbon di masa depan.

Peran Nafi’ah Khoirunnisa’ sebagai salah satu perwakilan mahasiswa Program Doktor Biologi UGM pada konferensi ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi riset dan memperkuat peran UGM dalam lingkungan akademik internasional.

MAHASISWA PROGRAM DOKTOR BIOLOGI UGM MELAKUKAN JOINT RESEARCH DI NATURALIS BIODIVERSITY CENTER & HORTUS BOTANICUS LEIDEN NETHERLAND

Kegiatan MahasiswaUncategorized Selasa, 14 Oktober 2025

Fakultas Biologi UGM telah lama menjalin kerjasama dengan Leiden Universiteit, salah satunya adalah program joint research. Satu mahasiswa program Doktor Biologi UGM (Dany Lesmana Hakim) berkesempatan melakukan program tersebut di Naturalis Biodiversity Center dan Hortus botanicus Leiden, Netherland yang dimulai pada tanggal 7 Oktober hingga 19 Oktober 2025. Dalam kunjungannya di Leiden, Dany melakukan riset yang berhubungan dengan disertasinya.


Pada kunjungannya di Naturalis Biodiversity Center Leiden, Dany mengamati semua spesimen herbarium dari Myristica fragrans Houtt. yang berasal dari Asia meliputi : Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Papua Nugini atau New Guinea. Spesimen herbarium dari Pala terletak pada Collection Lab lantai 4 atau yang dikenal dengan CoLa4. Pada hari pertama, Collection manager Botanie (Susana Arias Guerrero) menyampaikan pengenalan mengenai lokasi penyimpanan dari spesimen-spesimen herbarium tanaman dan juga petunjuk keselamatan di laboratorium. Beberapa bagian tanaman pala yang diamati meliputi : daun, buah, dan biji serta dilakukan perbandingan morfologi unik tanaman pala dari berbagai daerah asal koleksinya. Sumber informasi yang didapat ini nantinya digunakan sebagai data pendukung dalam riset disertasi.

Selain berkunjung ke Naturalis Biodiversity Center, Dany mengunjungi Hortus botanicus Leiden yang merupakan taman botani tertua di Belanda dan Eropa Barat yang dibangun pada tahun 1590. Taman botani ini memiliki luas hingga 4 hektar. Kunjungan pertama ini, Dany bertemu dengan Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler sebagai dosen Co-promotor disertasi nya di Hortus Grand Café  yang terletak di dalam Hortus botanicus Leiden. Selain berdiskusi mengenai riset disertasi, Dany dan Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler juga berkeliling di Hortus botanicus ini. Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler menjelaskan sejarah dan juga koleksi tanaman apa saja yang ada di Hortus botanicus Leiden. Inisiasi pendirian Hortus botanicus Leiden setelah berdirinya Leiden Universiteit dengan membangun kebun herbal untuk media pengajaran mahasiswa kedokteran yang terletak di belakang gedung akademik kampus Rapenburg.

Koleksi tanaman di Hortus sangat lengkap yang berasal dari seluruh dunia termasuk Indonesia yang ditanam baik di dalam greenhouse maupun di luar greenhouse. Tanaman yang ada di dalam greenhouse umumnya berisi tanaman tropis yang tidak dapat hidup di lingkungan Belanda. Contoh tanaman yang ada antara lain : bunga Jade (Strongylodon macrobotrys), pohon tulip (Liriodendron tulipifera), lili air raksasa (Victoria amazonica), bunga lotus (Nelumbo nucifera ‘Pekinensis Rubra’), pohon terbas Jepang (Zelkova serrata), kantung semar (Nepenthes sp.), bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum), berbagai tanaman anggrek (lebih dari 4000 spesies, salah satunya Grammatophyllum speciosum), pohon Fagus sylvatica, pinus Wollemi (Wollemia nobilis), Thunbergia mysorensis, Ginkgo biloba, pisang kultivar ‘Siam Ruby’, Myristica fragrans Houtt. dari Indonesia, Aristolochia arborea, belimbing manis (Averrhoa carambola) yang berasal dari Jawa sampai Maluku, lumut Spanyol (Tillandsia usneoides), Monstera sp., Hibiscus sp., nanas (Ananas comosus (L.) Merr. ‘Victoria’, Acalypha hispida, Citrus sp., Pseudocydonia sinensis, Aster tataricus, Helonias thibetica, Clerodendrum bungei Steud., Rostrinucula dependens, Gaultheria borneensis, dan Gaultheria procumbens.

Program joint research ini dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) : tanpa kelaparan (SDG 2), pendidikan berkualitas (SDG 4), ekosistem daratan (SDG 15) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17). Program joint research ini didanai oleh Direktorat Kerjasama Global UGM 2025 dan dana riset INUCoST 2025.

PRAKTIK PENGOLAHAN HASIL BUDIDAYA TANAMAN PEKARANGAN MENJADI PRODUK BERNILAI JUAL

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 24 September 2025

Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomis hasil panen budidaya tanaman pekarangan, Tim PkM-MBKM 2025 diketuai oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. telah menyelenggarakan praktik pengolahan hasil budidaya tanaman pekarangan menjadi produk bernilai jual kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda pada hari Minggu, 21 September 2025 di Padukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM yang beranggotakan Jovanka, Khansa Fauziah Rachman, Samantha Sonya Putri, dan Dhea Amelia memberikan materi cara mengolah hasil budidaya terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama-sama mengolah hasil budidaya tanaman rosella (Hibiscus sabdariffa L.), telang (Clitoria ternatea L.), jahe (Zingiber officinale Roscoe), dan serai (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf). Pada kegiatan ini dilakukan pengolahan hasil budidaya berupa sirup dan selai rosella, teh rosella, telang, jahe, dan serai, serta mie telang.


Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi langkah-langkah pembuatan sirup dan selai rosella, teh rosella, telang, jahe, dan serai, serta mie telang yang dimulai dari pengeringan hasil panen, persiapan bahan hingga pengolahannya. Berikutnya, dilakukan demonstrasi pembuatan sirup rosella menggunakan rosella yang sudah dikeringkan, kemudian sisa rosella digunakan untuk membuat selai rosella sehingga meminimalisir sampah yang dihasilkan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan teh dari rosella, telang, serai, dan jahe dengan kombinasi sesuai selera dan kreativitas masing-masing anggota KWT Amanda. Tim PkM-MBKM bersama anggota KWT Amanda juga bersama-sama membuat mie dengan pewarna bunga telang, mulai dari membuat adonan, memipihkan dan mencetak adonan mie, serta dimasak dengan berbagai bumbu dan topping seperti sawi, bakso, sosis, dan telur. Adonan mie diolah dengan dua cara, yaitu dikukus kemudian dikeringkan, dan direbus untuk langsung dimasak. Semua produk olahan diolah tanpa pengawet. Kegiatan dilanjutkan dengan menyantap bersama-sama olahan hasil budidaya yang sudah dibuat bersama.

Dalam kegiatan praktik pengolahan hasil budidaya ini, anggota KWT Amanda sangat antusias mengikuti setiap langkah pembuatan produk dari rosella, telang, serai, dan jahe yang nantinya dapat dilakukan secara mandiri oleh para anggota KWT Amanda saat tanaman sudah panen. Anggota KWT Amanda juga aktif bertanya dan ikut membuat produk olahan sehingga kegiatan berjalan secara interaktif. Selain itu, mereka juga sangat menikmati hasil olahan yang sudah dibuat sehingga dapat menjadi inspirasi produk olahan hasil budidaya yang disukai berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan dan ketahanan pangan (SDG 2) serta menghasilkan produk olahan yang dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat (SDG 3). Pengembangan produk bernilai tambah membuka peluang usaha baru serta memperkuat ekonomi berbasis sumber daya lokal (SDG 9) serta kolaborasi ini memperkuat hubungan antara tim pelaksana dan masyarakat mitra (SDG 17).

Temu Alumni Fakultas Biologi UGM: Alumni Biologi Tilik Kampus dalam Rangka Lustrum XIV dan Dies Natalis ke-70

Rilis Berita Senin, 22 September 2025

Yogyakarta, 20 September 2025 – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam acara Temu Alumni Fakultas Biologi UGM bertajuk “Alumni Biologi Tilik Kampus”, yang digelar dalam rangka memperingati Lustrum XIV dan Dies Natalis ke-70 Fakultas Biologi UGM. Lebih dari 130 alumni, mulai dari angkatan 1970 hingga 2024, hadir memeriahkan acara ini.


Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Kabiogama periode sebelumnya, Drs. Ario S. Setiadi, Ph.D. (Biologi 1986), yang sekaligus menyerahkan jabatan kepada Ketua Terpilih Drs. Ali Dikri, M.M. (Biologi 1984). Setelah prosesi serah terima, Ketua Kabiogama terpilih menyampaikan sambutannya, dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

A

cara juga dimeriahkan dengan prosesi simbolis penyerahan Kartu Indonesia Biologist Association (IBA) oleh Ketua IBA, Drs. Ario S. Setiadi, Ph.D., didampingi Kaprodi PKKH Fakultas Biologi, Prof. Rina Kasiamdari, S.Si., Ph.D., kepada Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto dan Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kabiogama turut memberikan bingkisan kepada para Cleaning Service dan Tim K5L Fakultas Biologi.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya berbagai games interaktif, termasuk tebak foto masa lalu dosen Fakultas Biologi UGM, serta pertunjukan musik main angklung bersama yang melibatkan peserta.

Acara ini menjadi wadah silaturahmi lintas generasi, memperkuat ikatan alumni dengan almamater, sekaligus meneguhkan peran alumni dalam mendukung pengembangan Fakultas Biologi UGM ke depan.

Tim Biologi Universitas Gadjah Mada Raih Bronze Medal dalam Lomba International Student Competition di Universitas Mataram

PrestasiRilis Berita Selasa, 16 September 2025

Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang International Student Competition (ISC) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram pada 6–8 September 2025. Tim yang beranggotakan Erdziva Syifa Ivanka (Biologi 2024), Ailsa Zayyan Aspasia (Biologi 2024), Ayudya Fadilla (Biologi 2024), dan Hasna Nur Istiana (Biologi 2024), di bawah bimbingan Akbar Reza, S.Si., M.Sc., mengambil subtema Environment dengan mengusung karya berjudul “Innovative Urban Water Management: Tackling Flooding in Yogyakarta Through Community-Based Low-Impact Interventions.”

International Student Competition (ISC) merupakan ajang tahunan yang mencakup berbagai kegiatan, seperti kompetisi esai, mini seminar, pameran poster, dan pertunjukan budaya. Melalui kompetisi ini, peserta memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta kolaborasi dalam konteks internasional. Selain itu, kegiatan ini membuka ruang untuk memperluas jejaring akademik dan profesional dengan mahasiswa dari berbagai negara, sekaligus meningkatkan pemahaman lintas budaya terhadap isu-isu global, seperti pembangunan berkelanjutan dan inklusi sosial.

Esai berjudul “Innovative Urban Water Management: Tackling Flooding in Yogyakarta Through Community-Based Low-Impact Interventions” menawarkan gagasan strategis untuk menghadapi tantangan banjir di kawasan perkotaan melalui pendekatan berbasis komunitas yang ramah lingkungan. Konsep tersebut diwujudkan melalui penerapan metode biopore infiltration holes (BIH), rain garden, agroforestry, dan zero run-off concept.

Program yang disarankan, yaitu:

  1. One household, one biopore program to support sustainable urban water management
  2. Establish partnerships with local government to adress drainage issues and enhance green open spaces to strengthen long-term resilience.

Karya ini diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip ramah lingkungan.

Perayaan HUT KSAT KE-32: Turning Spark to Serenity

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 16 September 2025

Pada tahun ini, Kelompok Studi Arsitektur Taman telah memasuki usia yang ke-32 tahun. Memasuki usia ke 32 tahun ini, KSAT telah mengalami banyak perkembangan. Hal itu merupakan hasil kerja keras dan kontribusi seluruh anggota di dalamnya. Sebagai bentuk apresiasi setiap usaha dan kerjasama yang dibangun oleh setiap elemen pada KSAT, diselenggarakanlah Perayaan HUT KSAT KE-32 secara luring pada Sabtu, 30 Agustus 2025 yang bertempat di Villa Abmarina, Kaliurang, Yogyakarta. Dengan mengusung tema “Turning Spark to Serenity”, Perayaan HUT KSAT Ke- 32 ini dihadiri oleh anggota KSAT angkatan 2022 hingga 2024.


Kegiatan Perayaan HUT KSAT ke-32 diawali dengan Welcoming Ceremony yang merupakan pembukaan dan perkenalan oleh Roger Marcelino Johannes Therik (KSAT 2024) dan Lintang Sekar (KSAT 2024) selaku MC, kemudian dilanjutkan dengan pemberian sambutan Ketua Panitia HUT KSAT ke- 32 yaitu Nadia Cahyaningtyas (KSAT 2024), dan sambutan oleh Johs Carlo Edison Abon (KSAT 2022) selaku Ketua KSAT Kabinet Passiflora. Kegiatan selanjutnya yaitu pemotongan kue ulang tahun sebagai simbolis bertambahnya usia KSAT oleh ketua KSAT dan ketua panitia HUT KSAT ke-32. Kegiatan kemudian dilanjut dengan pemutaran video recap kegiatan KSAT selama satu tahun ke belakang dan pembuatan Time Capsule yang berisi kesan pesan serta harapan untuk KSAT kedepannya. Seusai pembuatan Time Capsule, kegiatan dilanjutkan dengan sesi game yang berlangsung dengan seru dan interaktif oleh seluruh partisipan HUT KSAT ke-32. Selanjutnya, pemberian KSAT Awards and Entertainment kepada anggota KSAT Terinovatif, Terekspresif dan Teraktif . Penghargaan anggota KSAT Terinovatif diberikan kepada Farah Adina Ratri (KSAT 2023), lalu Penghargaan anggota KSAT Terekspresif diberikan kepada Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023) dan penghargaan terakhir, yaitu Penghargaan anggota KSAT Teraktif diberikan pada Salma Farah Yumna (KSAT 2023). Kegiatan ini dilanjutkan dengan kesan pesan yang disampaikan oleh perwakilan dari setiap angkatan yang hadir. Perayaan HUT KSAT ke-32 diakhiri dengan penutupan dan doa yang dipimpin oleh MC serta foto bersama.

Puji syukur Hari Ulang Tahun (HUT) KSAT tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah proses di mana percikan semangat dan antusiasme setiap anggota diolah menjadi energi kolektif yang terarah. Melalui kebersamaan dan silaturahmi yang terjalin, semangat bergelora tersebut menjelma menjadi ketenangan dan harmoni dalam ikatan kekeluargaan KSAT. Kami berharap, semangat yang telah terolah ini akan membuat KSAT semakin mengakar kuat, menjadi kelompok studi yang terus berkembang dari masa ke masa, serta memberikan kebermanfaatan yang dan berkelanjutan bagi lingkungan, dunia akademis, dan masyarakat luas. [Penulis: Panitia HUT KSAT 2025]

Diklat Ruang Arsitektur Lanskap Calon Seedling, Kelompok Studi Arsitektur Taman (KSAT) 2025

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 16 September 2025

Dalam rangka Open Recruitment KSAT, telah dilaksanakan kegiatan Diklat Ruang Arsitektur Lanskap bagi Calon Seedling KSAT pada Sabtu, 6 September 2023. Sebagai diklat ruang pertama untuk para calon anggota baru, acara ini menyajikan pematerian dasar mengenai Arsitektur Lanskap dan unsur-unsurnya. Kegiatan ini diadakan secara luring di Ruang 4B Fakultas Biologi UGM dan diisi oleh pemateri dari Sub-Divisi Keilmuan Arsitektur Lanskap KSAT. Tujuan utama dari diklat ini adalah untuk memberikan pengenalan mendalam tentang bidang Arsitektur Lanskap kepada para calon anggota baru.


Kegiatan Diklat Ruang Arsitektur Lanskap diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh dua MC dari KSAT 2024, Anggita Rahmayanti dan Iin Nur Rafika. Sesi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh tim pemateri dari Sub-Divisi Keilmuan Arsitektur Lanskap, yaitu Ghefira Nur Fatimah (KSAT 2022) dan Dzakiyya Ishmah Ramadhani (KSAT 2022). Materi yang disampaikan sangat komprehensif, mencakup pengertian, ruang lingkup, dan peran biologi dalam arsitektur lanskap, hingga aspek teknis seperti notasi desain, notasi tanaman, dan kepenulisan arsitektur. Pemateri juga menjelaskan berbagai jenis taman berdasarkan fungsi dan gayanya. Setelah sesi materi, para Calon Seedling dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengerjakan tugas praktik lapangan (outdoor) yang bertujuan untuk meperdalam pemahaman melalui pengalaman nyata. Tugas ini melibatkan penggambaran simbol dan notasi taman di beberapa lokasi di area Fakultas Biologi, seperti taman samping Masjid Al Hayat, taman samping MSIBC, dan taman samping Auditorium Geografi. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil pekerjaan mereka. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan sesi permainan seru dan makan bersama. Acara ditutup dengan doa penutup dan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta.

Pelaksanaan Diklat Ruang Arsitektur Lanskap KSAT telah berlangsung dengan sukses. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali Calon Seedling KSAT dengan pemahaman fundamental tentang Arsitektur Lanskap, sekaligus mendorong mereka untuk berinteraksi dan berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan selanjutnya. Semoga KSAT terus berkembang “Berakar Kokoh Menembus Peradaban”, menjadi kelompok studi yang memberikan kontribusi signifikan. Dengan demikian, KSAT dapat terus menyebarkan manfaat bagi lingkungan, civitas akademika, dan masyarakat secara lebih luas. [Penulis: Panitia Open Recruitment KSAT 2025]

Srawung Time: Malam Keakraban BEM Biologi UGM 2025

Kegiatan Mahasiswa Selasa, 16 September 2025

Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia BEM Biologi UGM telah mengadakan agenda Srawung Time : Malam Keakraban BEM Biologi 2025 yang bertemakan ‘Makrab Merakyat’ pada hari Sabtu, 6 September 2025 dan Minggu, 7 September 2025 yang diikuti oleh seluruh anggota BEM Biologi UGM Kabinet Jivana Pradibta yang bertempat di Sokkyo Ramen Homestay.


Agenda ini merupakan bagian program kerja Srawung Time dari Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan tujuan mempererat hubungan antar anggota BEM Biologi, baik Staf Muda maupun Staf Ahli, melalui aktivitas kebersamaan yang menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun solidaritas, menumbuhkan rasa kekeluargaan, dan menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis di periode kepengurusan baru.

Kegiatan Malam Keakraban berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan peserta, kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk mencairkan suasana dan mempererat hubungan antar anggota. Malam harinya, kegiatan semakin meriah dengan sesi bakar-bakaran bersama, yang diselingi sharing session inspiratif bersama alumni BEM Biologi 2022. Suasana hangat tersebut menjadi momen spesial karena alumni berbagi cerita, pengalaman, serta motivasi seputar perjalanan mereka selama aktif di BEM Biologi. Sharing session ini memberikan inspirasi baru bagi para peserta, sekaligus menambah rasa dekat antara generasi pengurus BEM Biologi yang lama dengan yang baru. Seluruh peserta sangat antusias, suasana semakin akrab, dan kegiatan ditutup dengan foto bersama serta refleksi singkat mengenai harapan untuk periode kepengurusan yang akan dijalani. [Penulis: BEM]

Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM Sukses Gelar BioLens 2025: Wadah Kreativitas dan Apresiasi Biodiversitas Melalui Fotografi

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Senin, 15 September 2025

PRIOSITY: Our Biodiversity is Priority

Yogyakarta, 14 September 2025 – Oleh: Oliv Nurul Kanaya

Pada Sabtu dan Minggu, 13–14 September 2025, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan Biologi Lensa (BioLens) 2025 dengan tema “PRIOSITY: Our Biodiversity is Priority.” BioLens merupakan program kerja Divisi Pemikat (Pengembangan Minat dan Bakat) Keluarga Mahasiswa Pascasarjana yang bertujuan memfasilitasi mahasiswa pascasarjana Fakultas Biologi UGM untuk mengasah bakat dan meningkatkan kreativitas di bidang fotografi, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai biodiversitas melalui fotografi. Acara berlangsung selama 2 hari. Hari pertama berlangsung di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung A Fakultas Biologi UGM, dengan agenda penyampaian materi, latihan memotret, dan sesi diskusi. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan di Ledok Sambi dengan agenda lomba fotografi, penjurian, dan awarding, yang menjadi puncak apresiasi bagi karya terbaik para peserta.


Hari pertama kegiatan, Sabtu, 13 September 2025, dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Pelaksana, Desi Anggarini, S.Si., kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi BioLens 2025 oleh Ketua KMP Fakultas Biologi UGM yang diwakili oleh Wakil Ketua, Sais Sularsah, S.Pd., yang dalam pesannya menekankan pentingnya keterampilan fotografi sebagai sarana kreativitas dan apresiasi terhadap biodiversitas. Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Dewan Pengawas KMP, Ersi Larasati, S.Si., yang memberikan motivasi dan semangat bagi para peserta.

Memasuki sesi Bagian Inti, BioLens 2025 menghadirkan Muhammad Iqbal Masardhi, fotografer berpengalaman di bidang dokumentasi satwa liar, serta fotografi dan videografi perjalanan. Dalam kesempatan ini, ia membawakan materi bertajuk “Belajar Dasar Fotografi Menggunakan Smartphone” Peserta diajak mengenal dasar-dasar penting seperti pencahayaan, fokus, dan komposisi, serta tips praktis memotret dengan ponsel, dimulai dari cara memegang smartphone dengan stabil, mengatur fokus, memanfaatkan grid, hingga menangkap momen bergerak. Acara kemudian berlanjut ke sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari teknik memotret di dalam ruangan, pemanfaatan fitur HDR untuk hasil yang lebih optimal. Tidak ketinggalan, dibahas pula tips pengaturan cahaya dan sudut terbaik untuk pengambilan gambar di laboratorium

Acara kemudian berlanjut dengan sesi praktik fotografi di sekitar Fakultas Biologi UGM, di mana peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk langsung menerapkan materi yang telah dipelajari. Suasana semakin meriah ketika pemateri memberikan kuis berisi lima pertanyaan seputar materi, yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan diakhiri dengan pembagian hadiah bagi pemenang. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyampaian teknis dan ketentuan untuk hari berikutnya oleh ketua pelaksana BioLens, menandai akhir sesi dengan suasana hangat dan penuh semangat belajar.

Hari kedua BioLens 2025, Minggu, 14 September 2025, Kegiatan dimulai dengan peserta berkumpul di Fakultas Biologi UGM sebelum bersama-sama melanjutkan perjalanan menuju pendopo Ledok Sambi. Setelah pengarahan mengenai lokasi pengambilan gambar dan ketentuan lomba yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, para peserta diberi waktu sekitar 90 menit untuk mengeksplorasi area Ledok Sambi dan mengabadikan momen melalui lensa ponsel mereka.

Tahun ini, BioLens menghadirkan konsep baru dengan mewajibkan peserta memotret tiga kategori berbeda, yakni flora, fauna, dan human interest. Suasana berlangsung meriah, dengan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Setelah sesi pemotretan, karya peserta dikumpulkan melalui Google Form untuk dinilai secara objektif oleh tiga dewan juri, yaitu M. Iqbal Masardhi, yang juga menjadi pemateri pada kegiatan ini, Wahyul Fatwatul Umam A.S., yang memiliki pengalaman sebagai juri dan pemateri BioLens II 2024 sekaligus juara II BioLens I, serta Agung Laksono Yudha, yang sebelumnya berpengalaman menjadi juri pada BioLens I dan II tahun 2024.

Pada sesi penilaian, setelah melalui diskusi hangat dan proses penjurian yang penuh antusiasme, dewan juri akhirnya menetapkan tiga pemenang dengan karya foto terbaik: 1) Irvanda Mustofa Arif, 2) Badrun Mahera Agung, dan 3) Zidni Istiqfarin. Ketiganya menerima hadiah dan apresiasi di hadapan seluruh peserta. BioLens 2025 ditutup dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan kepada pemateri, penghargaan bagi para pemenang, serta testimoni penuh semangat dari mereka. Acara diakhiri dengan jargon khas BioLens, “Capture the Diversity,” dan sesi foto bersama yang meninggalkan kesan hangat serta motivasi baru untuk terus mengasah kreativitas melalui fotografi.

 

Contact Person:
Desi Anggarini (085261628142)
Instagram: @kmpfabiogama
YouTube: KMP Biologi UGM
Email: kmp.biologi@ugm.ac.id

Opening Ceremony BIOSPHERE 8 Tahun 2025

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Senin, 8 September 2025

Pada hari Jum’at, 29 Agustus 2025 Fakultas Biologi menyelenggarakan Opening Ceremony BIOSPHERE 8 sebagai langkah awal dari rangkaian kegiatan tahunan dalam rangka memperingati Dies Natalis Fakultas Biologi UGM. BIOSPHERE tidak hanya mencangkup bidang sains, tetapi juga menghadirkan cabang olahraga hingga seni, sebagai wadah pengembangan bakat bagi seluruh civitas akademika Fakultas  Biologi UGM.
Pada tahun ini, BIOSPHERE 8 mengusung tema besar “Biologi Universal: Integritas Ilmu Kehidupan sebagai Pilar Etis dan Intelektual”. Tema ini merefleksikan semangat Fakultas Biologi UGM untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak  hanya kuat secara akademis, tetapi juga berlandaskan nilai kebijaksanaan. Selain tema, juga diperkenalkan tagline singkat “ Gemilang Asa Cita, Euforia Muda Berkarya” yang diharapkan mampu menjadi semangat para peserta dalam berkompetisi di seluruh rangkaian BIOSPHERE 8.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc., selaku Pembina Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D, serta mahasiswa lintas angkatan. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan oleh Saudari Lanaa Naila Najiha selalu Koordinator Umum Panitia BIOSPHERE 8, serta  sambutan kedua oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc.

 

Sesi selanjutnya yaitu pemaparan garis besar Rangkaian BIOSPHERE 8, kemudian dilanjutkan pemaparan oleh Divisi Internal. Pada sesi ini, para peserta akan memperoleh informasi terkait cabang lomba, persyaratan, serta timeline lomba yang dapat diikuti oleh seluruh civitas akademika Fakultas Biologi UGM. Sesi ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab.

 

Sebagai tanda dimulainya BIOSPHERE 8, panitia melaksanakan proses simbolisasi pohon Kalpataru Amerta. Simbol ini  melambangkan pohon kehidupan abadi yang tumbuh dari akar ilmu pengetahuan, dipelihara oleh nilai kebijaksanaan, dan menghasilkan buah kebermanfaatan bagi peradaban. Setelah prosesi tersebut, acara dilanjutkan dengan hiburan dari mahasiswa, di mana seluruh peserta tampak antusias dalam melantunkan lagu “Laskar Pelangi”. Rangkaian Opening Ceremony BIOSPHERE 8 ditutup dengan dokumentasi bersamaoleh  seluruh peserta dan panitia yang hadir. [Penulis: Panitia BIOSPHERE]

UGM dan UWE Perkuat Kolaborasi Internasional terkait Penelitian Pertanian Regeneratif

Kerja SamaRilis Berita Senin, 1 September 2025

Yogyakarta, 30 Agustus 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan School of Applied Sciences, University of the West of England (UWE), menyelenggarakan pertemuan daring pada Jumat, 29 Agustus 2025, sebagai langkah memperkuat kerja sama riset dan pendidikan antar kedua institusi.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan penting dari kedua universitas. Dari Fakultas Biologi UGM hadir Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni (P2MKSA); Dr. Nur Indah Septriani, M.Sc., Kepala Office of International Affairs (OIA); serta Mukhlish Jamal Musa Holle, DPhil., dosen dari Laboratorium Ekologi dan Konservasi. Dari pihak UWE, hadir Dr. Adrian Crew, Kepala Program MRes Applied Sciences, bersama salah satu mahasiswanya, Tawny Bucks.

Agenda utama pertemuan meliputi pembaruan informasi mengenai proyek penelitian yang tengah berjalan serta diskusi potensi pengembangan kolaborasi di bidang riset dan pengajaran. Salah satu sorotan utama adalah proyek penelitian yang berlangsung di Pulau Simeuleu, Aceh, yang berfokus pada praktik pertanian regeneratif untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara UGM dan UWE dengan keterlibatan langsung Tawny Bucks dan Syefrina Rosyida, alumni Program Magister Fakultas Biologi UGM.

Kedua institusi menegaskan komitmen untuk melanjutkan kerja sama secara setara dan berkelanjutan. Langkah awal yang akan ditempuh adalah penyusunan concept note sebagai dasar pengembangan proyek penelitian lanjutan di bidang pertanian regeneratif.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi riset antara UGM dan UWE, terutama dalam isu-isu global seperti pertanian berkelanjutan dan konservasi,” ujar Dr. Eko Agus Suyono.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan inovasi akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas tantangan lingkungan dan sosial, khususnya di kawasan terpencil seperti Simeuleu. Selain itu, kerja sama ini memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa dan peneliti kedua institusi untuk terlibat dalam kegiatan akademik bertaraf internasional. Sejalan dengan komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), upaya ini berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan (SDG 2), penguatan aksi terhadap perubahan iklim (SDG 13), serta perlindungan ekosistem darat yang berkelanjutan (SDG 15). Dengan demikian, kemitraan UGM dan UWE menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan riset akademik dengan tujuan pembangunan global berkelanjutan.

Mengalahkan Batas, Meraih Mimpi: Anis Rahmatillah Raih Gelar Cum Laude di Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Selasa, 26 Agustus 2025

Yogyakarta, 26 Agustus 2025 – Setiap keterbatasan selalu menyimpan ruang untuk meraih mimpi. Hal itu dibuktikan oleh Anis Rahmatillah, S.Si., mahasiswi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang meskipun menghadapi tantangan fisik tetap berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih gelar Sarjana Biologi predikat (IPK 3,53).


Melalui skripsinya berjudul “Respons Anatomis dan Analisis Histokimia Batang Tembakau (Nicotiana tabacum L. ‘Manilo’) dengan Penambahan Pupuk Nitrogen pada Cekaman Kekeringan”, di bawah bimbingan Ibu Dr. Dra. Maryani, M.Sc., dan didanai dari hibah Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa (KDM) Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., Anis meneliti mekanisme adaptasi tanaman terhadap cekaman kekeringan. Penelitian ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDGs 2: Tanpa Kelaparan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pemahaman tentang pertanian berkelanjutan di tengah krisis iklim global.

Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, Anis juga aktif sebagai asisten praktikum pada mata kuliah Biologi Umum, Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, serta >Anatomi Tumbuhan. Selain itu, ia turut berkiprah dalam Kelompok Studi Arsitektur Taman. Dedikasi tersebut mencerminkan komitmennya terhadap SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, dengan berperan memperkuat kualitas pembelajaran dan transfer ilmu di lingkungan akademik.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan apresiasi:

“Keberhasilan Anis Rahmatillah adalah pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan batu loncatan menuju pencapaian. Anis adalah wujud nyata bahwa dengan tekad, dedikasi, dan keyakinan, tidak ada mimpi yang mustahil diraih.”

Lebih jauh, kisah perjuangan Anis membuktikan bahwa pendidikan tinggi yang inklusif mampu membuka ruang yang sama bagi semua mahasiswa, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.

Kisah inspiratifnya menegaskan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam menghadirkan lingkungan akademik yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung tercapainya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10: Mengurangi Kesenjangan.

Semoga langkah Anis menjadi suluh bagi generasi muda, bahwa kekuatan sejati tidak lahir dari kesempurnaan, melainkan dari keberanian untuk terus melangkah—mengubah keterbatasan menjadi kekuatan, dan menebarkan inspirasi demi masa depan yang lebih baik.

Sarasehan Purnakarya: Sehat dan Bugar Sepanjang Hayat

Rilis Berita Selasa, 19 Agustus 2025

Kamis (14/8/25) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan sarasehan bagi purnakarya baik purnakarya dari unsur Dosen maupun Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-70 yang sekaligus Lustrum XIV Fakultas Biologi UGM. Acara yang bertempat di Stasiun Penelitian Sawitsari dan dimulai pukul 08.00 ini dihadiri oleh para purnakarya dan pegawai yang masih aktif, serta perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi UGM.


Acara dibuka dengan jalan santai bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Jalan santai mengambil rute sepanjang jalan di sekitar Stasiun Penelitian Sawitsari dengan jarak tempuh sekitar 600 meter, diikuti oleh seluruh peserta dengan riang gembira dan saling melakukan obrolan di sepanjang perjalanan. Jalan santai ini dilakukan dalam upaya tetap menjaga kesehatan dan kebugaran, selaras dengan tema sarasehan kali ini yaitu Sehat dan Bugar Sepanjang Hayat.

Setelah jalan santai, acara dilanjutkan di lokasi di Stasiun Penelitian Sawitsari yang dimulai  dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hymne Gadjah Mada, dan mars Biologi.

Selanjutnya disampaikan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh koordinator panitia sarasehan, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya Bapak Razaq yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM menyampaikan harapan agar kegiatan sarasehan ini dapat dijadikan ajang bagi yang masih aktif dapat meneladani apa yang telah dikerjakan oleh Bapak/Ibu purnakarya. Sarasehan kali ini dihadiri oleh kurang lebih 70 Bapak/Ibu purnakarya dan 30 pegawai yang masih aktif. “Tempat duduk dibuat meja bundar dengan harapan Bapak/Ibu purnakarya dapat berbincang dengan pegawai yang masih aktif. Karena bagaimanapun kita semua dapat berhasil seperti sekarang ini adalah karena peran Bapak/Ibu yang sudah purnakarya”.

Sambutan kedua disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi UGM, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc. Dr. Slamet menyampaikan bahwa sarasehan bagi purnakarya ini adalah yang kedua yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi dalam rangka Dies ke-70 dan Lustrum XIV. “Sarasehan ini diselenggaralan dalam rangka menjalin silaturahmi yang lebih baik lagi antara Bapak/Ibu purnakarya dengan kami yang masih aktif, semoga Bapak/Ibu dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bahagia”. Di akhir sambutannya, Dr. Slamet menyampaikan permintaan maaf jika dalam penyelenggaraan masih banyak kekurangan.

Sambutan ketiga disampaikan oleh perwakilan purnakarya, Drs. Trijoko, M.Si. Bapak Trijoko menyampaikan terima kasih atas undangan kegiatan yang sangat menyenangkan. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh dan dapat menjalani hidup dengan penuh kesehatan dan kebahagiaan. Pak Trijoko juga menyampaikan bahwa Fakultas Biologi UGM telah mencapai kiprah yang luar biasa dalam keilmuan dan keilmiahan serta prestasi yang lain, yang mana hal ini dapat dicapai karena peran serta para purnakarya.

Memasuki acara inti, disampaikan paparan materi oleh Dr. dr. Zaenal Muttaqien Sofro, Circ&Med, AIFM. Beliau merupakan dosen FKKMK UGM yang sekaligus sebagai pakar fisiologi. Mengawali paparannya, dr. Zaenal menyampaikan bahwa masa lalu adalah kunci bagi masa mendatang, kondisi sekarang tidak lepas dari para pendahulu kita. Sejak usia 30 tahun fisik kita mengalami penurunan, dan manusia ada yang cepat dan ada yang lambat mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh salah satunya adalah pola makan dan aktifitas fisik. FFA (Fusiform Face Area) adalah area yang bisa menterjemahkan wajah orang, ketika misal seseorang sedang tersenyum, sedang marah dan sebagainya. Untuk sehat syarat utama adalah aman, tidak merasa terancam, tidak merasakan life rate. Dalam paparannya dr. Zaenal juga memberikan pelatihan singkat untuk menjaga kesehatan saat bangun tidur, yaitu miring ke kanan setengah menit, selanjutnya duduk setengah menit, kemudian berdiri jinjit delapan kali. Jantung tidak boleh dibebani beban tambahan saat bangun tidur langsung berdiri. “we are not human being having spiritual experience, we are spritual being having human experience”.

Peserta semakin bersemangat dan berbahagia dengan mengikuti games kecil yag dipandu oleh panitia. Semua peserta diminta untuk menebak foto-foto jaman dahulu, menebak nama berikut kegiatan apa yang sedang dilakukan di foto yang ditayangkan. Bagi yang dapat menebak, disediakan hadiah kecil dari panitia. Panitia juga membagikan doorprize bagi peserta, dan acara ditutup dengan makan siang sambil bernyanyi bersama.

Kegiatan sarasehan yang diisi dengan doa bersama, jalan santai, dan makan siang bersama ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Tim Riset Rempah INUCoST Fakultas Biologi UGM Laksanakan Eksplorasi di Kalimantan Timur

Rilis Berita Senin, 11 Agustus 2025

Tim riset rempah Work Package (WP) 2 yang dikoordinasikan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dalam platform INUCoST (Indonesia-Netherlands Universities Consortium for Sustainable FuTures) telah melaksanakan eksplorasi rempah-rempah di Kalimantan Timur. Ekplorasi rempah pada tahap awal dikhususkan pada kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara, seperti wilayah Kota Samarinda dan empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Eksplorasi yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus 2025 berkolaborasi dengan dosen dan peneliti dari Fakultas FMIPA, Universitas Mulawarman, serta koordinasi dengan tim peneliti dari Leiden University yaitu Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler dan Roderick Boumann.


Eksplorasi rempah pada hari pertama dimulai dengan melakukan kunjungan ke Herbarium Wanariset di kecamatan Samboja, kabupaten Kutai Kartanegara. Kunjungan dilaksanakan dengan melakukan diskusi serta pendataan spesimen rempah dari koleksi herbarium. Berdasarkan kegiatan tersebut, diperoleh berbagai informasi mengenai rempah-rempah dan tumbuhan obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan. Informasi ini sangat penting untuk data awal dalam ekplorasi rempah-rempah khususnya di Kalimantan Timur. Pendataan rempah dilakukan dengan pengamatan berbagai koleksi yang dimiliki Herbarium baik berupa spesimen kering, awetan basah, maupun koleksi hidup yang ditanam disekitar kawasan. Selain itu, tim juga berkesempatan melihat secara langsung dan mempelajari proses pengeringan spesimen untuk koleksi herbarium.

Pelaksanaan FGD (Forum Group Discussion) bersama mitra dan instansi terkait dilakukan untuk mengawali eksplorasi rempah di kota Samarinda, Kalimantan Timur. Turut hadir dalam kegiatan ini, diantaranya bapak Rahmadona perwakilan Suku Dayak, Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Dekan dan Wakil Dekan Universitas Mulawarman, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman. FGD dimulai dengan presentasi oleh ketua tim rempah Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengenai definisi rempah, jalur distribusi rempah dunia, serta penjelasan terkait project rempah INUCoST Work Package 2 yang dilaksanakan di Kalimantan Timur. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai rempah-rempah di Kalimantan Timur. Hasil diskusi digunakan untuk memperoleh data-data awal keragaman rempah-rempah yang berada di Kalimantan Timur.

Survei dan pengumpulan data rempah dilakukan dengan menyusuri berbagai pasar tradisional, mulai dari pasar Loa Janan dan Pasar Subuh di Kutai Kartanegara, Pasar Pandansari, Pasar Buton, dan Pasar Inpres di Balikpapan, hingga Pasar Induk Penajam dan Pasar Petung di Penajam Paser Utara. Selain itu tim juga melakukan survei pada beberapa penjual obat-obatan herbal tradisional seperti pada penjual jamu di desa Argomulyo, kecamatan Sepaku, serta Dapur Sehat di kecamatan Waru, Penajam Paser Utara. Tim riset rempah berkesempatan juga mengunjungi pekarangan rumah milik warga etnis paser di kecamatan Paser, Penajam Paser Utara. Beberapa rempah-rempah yang berhasil didata dari warga etnis seperti Bonglai atau Jahe Mangga (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.Dietr.), Serai (Cymbopogon nardus (L.) Rendle), serta Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.), ditemukan banyak tumbuh di pekarangan rumah warga.

Keseluruhan rangkaian kegiatan ekplorasi rempah yang direncanakan telah berhasil terlaksana dengan baik. Total 53 spesimen rempah yang berhasil dikumpulkan dalam pelaksanaan eksplorasi tersebut. Spesimen kemudian dibawa dan diawetkan dalam bentuk awetan basah dan kering di Laboratorium Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada. Data list rempah-rempah beserta spesimen yang diperoleh merupakan informasi yang sangat penting untuk memahami kekayaan keanekaragaman rempah asli Indonesia beserta distribusinya. (MSR)



Poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):

2 : Tanpa Kelaparan

8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

15 : Ekosistem Daratan

17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Tim Kolaborasi Blue Food Camp UGM Usung Kedaulatan Pangan Laut Berbasis Komunitas di Konferensi Internasional ICMMBT 2025

PrestasiRilis Berita Selasa, 5 Agustus 2025

Tim kolaborator Blue Food Youth Leadership for Climate Crisis: Blue Food Camp 2025 yang terdiri dari mahasiswa dan aktivis lintas bidang dari UGM dan mitra organisasi, telah berpartisipasi dalam 5th International Conference on Integrated Coastal Management and Marine Biotechnology (ICMMBT) yang diselenggarakan oleh IPB University, didukung oleh konsorsium MPA-OECM, pada tanggal 30–31 Juli 2025 di Yogyakarta. Dalam forum ini, Apriliawati S.Si (mahasiswa program magister Biologi), mempresentasikan hasil kajian berjudul “Traditional Harvesting Practices and Blue Food Sovereignty Potential: A Social-Ecological System Perspective from Sidoharjo, Gunungkidul, Yogyakarta.” dibimbing secara akademis oleh Akbar Reza dari Laboratorium Ekologi Konservasi dan Arifah Handayani Hakim sebagai pembimbing lapangan. Kajian cepat ini juga terpilih sebagai salah satu presentasi terbaik dalam konferensi.


Studi ini mengangkat praktik panen laut tradisional dan strategi masyarakat pesisir Kalurahan Sidoharjo dalam menjaga sumber daya alam secara lestari dan berdaulat. Dengan menggunakan pendekatan Social-Ecological System (SES) sebagai system thinking framework, kajian ini menyoroti hubungan erat antara ekosistem laut, pengetahuan lokal, serta partisipasi berbagai pemangku kepentingan khususnya pemuda dan perempuan dalam mendukung kedaulatan pangan laut (blue food sovereignty). Penelitian ini menjadi salah satu luaran penting dari rangkaian kegiatan Blue Food Youth Camp 2025. Kegiatan Blue Food Youth Camp 2025 diselenggarakan oleh Departemen Sosiologi dan Social Research Center FISIPOL UGM, bekerja sama dengan The Climate Reality Project Indonesia, serta melibatkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai komunitas seperti Kalurahan Sidoharjo (Lurah, Carik, Jagabaya, Kamituwo, Ulu-Ulu, Kaur Pangripto), Laboratorium Ekologi dan Konservasi, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi UGM, Kelompok Studi Kelautan UGM, Arah Pangan Indonesia, dan The Climate Reality Project Indonesia. Bagi tim, pencapaian ini bukan hanya keberhasilan akademik, tetapi bentuk penghormatan terhadap pengetahuan lokal dan perjuangan komunitas pesisir yang menjadi inspirasi utama kajian ini. Kegiatan Blue Food Camp dan presentasi hasil kajiannya merupakan bentuk kolaborasi lintas disiplin dan sektor yang melibatkan pemuda, akademisi, serta komunitas pesisir. Kajian ini masih jauh untuk dianggap memiliki berkontribusi nyata dalam membangun kebijakan pangan laut berkelanjutan yang berpihak pada ekologi dan keadilan sosial, namun inisiatif ini diharapkan berkontribusi menggerakan simpul-simpul kolaborasi yang lebih berdampak nyata kedepan.

 

Tim penulis yang terlibat dalam penyusunan artikel konferensi terdiri dari:

  1. Puji Lestari (2023) – Arah Pangan Indonesia, Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  2. Fauza Bahtiar Alim (2021) – Penggalang Herpetologi Indonesia (PHI), Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Entomologi dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  3. Apriliawati (2024) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi
  4. Shri Rahmat Rafidpattra (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM, Dewan Energi Mahasiswa (DEM) UGM
  5. Risky Prasetya (2023) – Mahasiswa program Sarjana Sosiologi UGM
  6. Tika Permatasari (2025) – Mahasiswa program Magister Biologi UGM
  7. Catherine Tedjasaputra (2021) – Mahasiswa program Sarjana Biologi UGM, Laboratorium Ekologi dan Konservasi.
  8. Arifah Handayani Hakim dan Adi Adipratomo – The Climate Reality Project Indonesia
  9. Akbar Reza – Laboratorium Ekologi dan Konservasi Biologi UGM

Focus Group Discussion: “Aplikasi Iradiasi Pangan untuk Mendukung Ekspor Produk Pertanian Indonesia”, BRIN – Serpong

Rilis Berita Kamis, 31 Juli 2025

Organisasi Riset Tenaga Nuklir – BRIN
 Selasa, 29 Juli 2025 | Auditorium Gedung 720, BRIN KST B.J. Habibie, Serpong

Organisasi Riset Tenaga Nuklir – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Aplikasi Iradiasi Pangan untuk Mendukung Ekspor Produk Pertanian Indonesia” pada hari Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Auditorium Gedung 720, Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie, Serpong. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.30 hingga 15.30 WIB dan bertujuan untuk mendorong pemanfaatan teknologi iradiasi pangan sebagai strategi peningkatan daya saing produk nasional di pasar global, sekaligus mendukung distribusi pangan aman dan bergizi di seluruh wilayah Indonesia.


FGD ini diawali dengan sambutan dari Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN yang menekankan pentingnya sinergi antara riset, kebijakan, dan industri dalam mendukung transformasi sistem pangan nasional. Selanjutnya, keynote speech disampaikan oleh Ibu Dr. Tri Mumpuni selaku Dewan Pengarah BRIN menjelaskan mengenai peran teknologi iradiasi dalam mendukung ekspor dan keamanan pangan. Ibu Dr. Tri Mumpuni menyoroti isu keadilan dalam pembangunan riset dan fasilitas teknologi, khususnya perlunya desentralisasi agar fasilitas iradiasi tidak hanya terpusat di Cibinong dan Serpong, melainkan tersebar ke berbagai wilayah, termasuk kawasan timur Indonesia di titik-titik penghasil pangan dan ekspor pangan. Kepala Badan Gizi Nasional, Bapak Dr. Ir. Dadan Hindayana, menyampaikan potensi iradiasi pangan dalam mendukung gizi nasional yang menekankan pentingnya teknologi iradiasi dalam mendukung program makan siang bergizi gratis yang menyasar kelompok rentan seperti anak-anak dari keluarga miskin, ibu hamil dan menyusui. Beliau juga menyampaikan bahwa Indonesia tengah menyiapkan revolusi gizi nasional yang melibatkan penyediaan bahan pangan berkualitas tinggi dan pengolahan limbah organik secara berkelanjutan. Dalam penerapannya, perlu dikaji pengaruh metode pengawetan makanan dengan iradiasi pangan pada program makan bergizi gratis.

Sesi-sesi FGD dilanjutkan dengan paparan dari para pembicara terkemuka. Sesi pertama diisi oleh Dr. Andrew Jessup, seorang peneliti dan konsultan dari Australia yang berfokus pada entomologi hortikultura, memaparkan Global market of irradiation fresh product dengan strategi pengendalian lalat buah melalui teknologi iradiasi sebagai solusi akses pasar ekspor hortikultura. Setiap spesies serangga hama yang akan disterilkan memiliki dosis yang berbeda-beda sehingga perlu penyesuaian dalam setiap proses iradiasi. Tantangannya adalah membuat masyarakat percaya akan keamanan produk iradiasi bagi kesehatan manusia. Perwakilan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dra. Dwiana Andayani, Apt. dalam sesi kedua menyampaikan pentingnya standarisasi dosis iradiasi dan pengawasan keamanan pangan yang sesuai regulasi nasional dan internasional. Tugas BPOM yaitu mengawasi produk iradiasi pangan olahan sedangkan produk iradiasi pangan segar diawasi oleh BAPANAS (Badan Pangan Nasional). Sampai saat ini, ada 5 bahan pangan olahan yang telah didaftarkan sebagai produk iradiasi pangan yaitu coklat bubuk, sarang burung walet, ikan beku, teh, dan madu bubuk. Semua produk yang telah diiradiasi harus dibeli label iradiasi pangan yang telah menjadi standar internasional. Badan Karantina Indonesia diwakili oleh Dr. Antarjo Dikin (Ahli Utama, Analisis Perkarantinaan Tumbuhan) turut memberikan informasi tentang prosedur pelabelan, pembersihan fasilitas pengemasan (packing house), dan tahapan ekspor buah yang telah melalui proses iradiasi. BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir)   menyampaikan perizinan konstruksi dan operasi fasilitator iradiator, aspek pengawasan radiasi, dan jaminan keselamatan dalam penggunaan teknologi nuklir di bidang pangan. Dari sektor industri, Pak Gustam selaku eksportir sebagai pengguna jasa iradiasi pangan berbagi pengalaman mengenai validasi produk, penetapan dosis minimal efektif, serta biaya produksi dan regulasi ekspor, termasuk memenuhi persyaratan FDA Amerika Serikat untuk produk seperti tuna dan salmon yaitu dengan dosis 3 KGy dengan biaya Rp.800,- per kilo produk. Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan BAPANAS (Badan Pangan Nasional)  Ibu Yusra Egayanti, S.Si., Apt, M.P. menyampaikan mengenai teknologi iradiasi dalam mendukung ketahanan pangan segar agar bahan-bahan tidak cepat busuk, kondisinya steril bebas bakteri dan hama.

Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Dr. Syaiful Bakri, menyampaikan Peran riset dalam teknologi iradiasi dan akselerator serta mengumumkan rencana peluncuran fasilitas iradiasi pangan baru bulan depan yang akan memperkuat ekosistem riset terapan di Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa Organisasi Riset Tenaga Nuklir memiliki tujuh pusat riset yang tidak hanya berfokus pada riset dasar, tetapi juga pengembangan teknologi yang aplikatif untuk industri dan masyarakat. Dalam sesi yang sama, pembicara dari Oneject Indonesia menjelaskan penerapan teknologi electron beam dalam pengolahan iradiasi produk alat kesehatan dan pangan, serta pembicara dari China Su Bin sebagai Chief Representative di China National Nuclear Corporation (CNNC) cabang Indonesia. Su Bin memaparkan CNNC sudah berpengalaman selama 70 tahun dalam bidang nuklir serta menyampaikan strategi pengembangan energi nuklir dan pemanfaatannya dalam industri pangan. Setiap bahan pangan memiliki dosis iradiasi yang berbeda-beda sehingga perlu dioptimasi terlebih dahulu. Bahan pangan seperti sayuran, buah-buahan (mangga, manggis, salak, apel) dan produk olahan seperti roti dan makanan siap makan yang diiradiasi terbukti lebih awet serta bebas bakteri dan hama. Kelebihan iradiasi pangan ini merupakan metode non-invasif yang tidak mengubah struktur dan kandungan bahan pangan. Diskusi panel yang dimoderatori oleh Bimo Saputro, S.ST., M.Si. dan Okky Agassy Firmansyah S.T., M.Sc. berlangsung dinamis dan menggali berbagai perspektif dari aspek teknis, kebijakan, sosial, dan peluang kolaborasi riset. Aspirasi dari pemerintah daerah juga disampaikan oleh perwakilan BRIDA Kalimantan Timur yang mengungkapkan tantangan pembangunan infrastruktur iradiasi di wilayahnya akibat keterbatasan anggaran dan efisiensi kebijakan pusat.

Peserta FGD berasal dari berbagai institusi, termasuk lembaga pemerintah (BRIN, BPOM, BAPETEN, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan), perusahaan nasional dan multinasional (PT Indofood, PT Unilever, PT Nestlé, PT Danone), asosiasi industri (GAPMMI, Kadin), lembaga internasional (IAEA, FAO, WHO, Codex Alimentarius), serta akademisi dari perguruan tinggi ternama seperti UGM, UI, ITB, IPB, Universiras Padjajaran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Pamulang, Universitas Pertahanan, dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Fakultas Biologi UGM diwakili oleh Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dari Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. Kehadiran berbagai perwakilan akademisi memperkuat semangat sinergi antara lembaga riset, perguruan tinggi, dan sektor industri dalam pengembangan teknologi iradiasi pangan yang terukur dan berkelanjutan. Partisipasi lintas sektor ini menunjukkan besarnya antusiasme terhadap teknologi iradiasi pangan sebagai bagian dari transformasi sistem pangan nasional dan global. Tujuan acara ini diharapkan dapat tercipta kolaborasi dan mengajak peneliti di perguruan tinggi dari berbagai laboratorium yang dapat mengkaji dari aspek morfologi, anatomi, dan fisiologi tumbuhan, mikrobiologi, serangga hama, biokimia, pengaruh genetik pada produk pangan, dan pengaruh iradiasi pangan terhadap kesehatan manusia.

Teknologi iradiasi pangan yang diangkat dalam forum ini relevan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Inovasi ini mendukung SDG 2 (Zero Hunger) dengan memastikan akses terhadap pangan yang aman dan berkualitas, terutama di wilayah tertinggal dan saat terjadi bencana. SDG 3 (Good Health and Well-being) tercermin dalam kemampuannya mengurangi risiko kontaminasi hama serangga dan mikroorganisme patogen. SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) terlihat dari pengembangan fasilitas iradiasi yang berbasis riset terapan. SDG 12 (Responsible Consumption and Production) didukung melalui pemrosesan pangan yang efisien dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi multipihak dalam acara ini mencerminkan semangat SDG 17 (Partnerships for the Goals), di mana sinergi antarlembaga dan antarnegara menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan masyarakat.

Melalui FGD ini, BRIN berharap akan terbentuk kesepahaman lintas sektor mengenai manfaat iradiasi pangan dan lahirnya standar nasional yang komprehensif. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting untuk menjadikan teknologi nuklir sebagai solusi nyata dalam mendukung ekspor pertanian Indonesia, memperkuat sistem ketahanan pangan nasional, dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

KOLABORASI PENGABDIAN KMP BIOLOGI UGM X MBKM FAKULTAS BIOLOGI

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 30 Juli 2025

Senin, 28 Juli 2025, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Biologi (KMP Biologi UGM) berkolaborasi dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Biologi UGM dalam kegiatan  pengabdian masyarakat  yang diselenggarakan di Dukuh Geger, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, di bawah bimbingan Dr. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si.


Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan registrasi peserta dan sambutan pembukaan oleh Dr. Laksmindra. Warga kemudian dibagi berdasarkan RT untuk mengikuti sesi sosialisasi teknik penyemaian benih sayuran seperti kangkung, bayam, cabai, dan tomat. Sosialisasi ini dipandu oleh para volunteer KMP Biologi. Penyemaian dilakukan menggunakan media rockwool dan tanah, dilanjutkan dengan penyuluhan pembuatan microgreen dari kacang kedelai, kacang koro, dan kacang hijau. Seluruh rangkaian penyuluhan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan kemudian berlanjut dengan  perawatan kebun Balai Dukuh Geger secara gotong royong oleh para volunteer, dosen pembimbing, dan warga sekitar. Aktivitas ini menjadi simbol kuat dari sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis lokal. Adapun volunteer KMP Biologi UGM yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Felisitas Meli Podhi, Papuani Samparisna Rumansara, Sais Sularsah, Zahrotin Soleha, Alfiana Fatonah, Radinal Kautsar dan Rony Afif Hidayat.

Setelah kegiatan utama, KMP yang diwakili oleh Felisitas Meli Podhi memaparkan rencana program pengabdian lanjutan, berdasarkan hasil survei awal terhadap perpustakaan anak di dukuh tersebut. Salah satu fokus edukasi yang direncanakan adalah pengenalan tanaman obat dan tanaman penahan air bagi anak-anak usia sekolah dasar. Felisitas menyampaikan bahwa edukasi mengenai tanaman penahan air sangat penting, mengingat Dukuh Geger berada di dataran tinggi (punggungan) dan berperan sebagai wilayah tangkapan air alami. Penanaman vegetasi penahan air di wilayah seperti ini berperan penting dalam menjaga stabilitas tanah, mencegah erosi, serta membantu konservasi sumber daya air. Diharapkan edukasi ini menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah Geger. Selain itu, KMP juga mengupayakan donasi buku anak-anak, mengingat koleksi buku yang tersedia saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan usia anak-anak, meskipun minat mereka terhadap ruang baca sangat tinggi.

Sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus upaya keberlanjutan, dosen dan mahasiswa juga meninggalkan beberapa tanaman obat dan sayuran yang telah disemaikan, agar dapat dibudidayakan dan dimanfaatkan lebih lanjut oleh warga Dukuh Geger.

Dalam sesi penutup, Ketua Dukuh Geger, Mas Nanda, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa serta dosen dari Fakultas Biologi UGM. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus terjalin dengan baik di masa depan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Dukuh Geger atas sambutan hangat dan partisipasi aktifnya, serta kepada Dr. Laksmindra dan para dosen Fakultas Biologi UGM lainnya yang telah membuka ruang kolaborasi dan pembelajaran langsung di lapangan.. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju sinergi berkelanjutan antara dunia akademik dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang lestari, tangguh, dan memberdayakan.

Pelatihan Anatomi Tumbuhan untuk Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang di Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Jumat, 18 Juli 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melalui Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Anatomi Tumbuhan bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai hari Senin hingga Kamis, tanggal 14–17 Juli 2025, setiap harinya pada pukul 08.00–11.00 WIB. Sebanyak 120 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan pembagian 30 peserta per hari, demi menjaga kualitas interaksi dan pelaksanaan praktikum secara optimal.

Kegiatan pelatihan disambut dan dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Bapak Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., dan Kepala Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, Ibu Dr. Dra. Maryani, M.Sc. Dari pihak Polbangtan, mahasiswa turut didampingi oleh dosen pendamping, Ibu Asih Farmia, SP., M.Agr.Sc. dan Ibu Sevi Melati, SP, M.Sc. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya penguasaan anatomi tumbuhan sebagai dasar pemahaman berbagai proses fisiologis yang berperan dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi dan kemitraan akademik antara institusi pendidikan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran.

Pelatihan ini bertujuan untuk mendukung perkuliahan Fisiologi Tumbuhan yang tengah berlangsung di Polbangtan, dengan menekankan pemahaman praktis mengenai struktur sel, jaringan terutama berkas pengangkut dan jaringan terkait fotosintesis pada organ tumbuhan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam praktik laboratorium anatomi tumbuhan, termasuk pembuatan dan pengamatan preparat anatomis epidermis daun, penampang melintang daun, batang dan akar Zea mays L. serta preparat epidermis dan penampang lintang umbi lapis Allium cepa yang dipandu oleh para dosen dari Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, yaitu Prof. L. Hartanto Nugroho, M.Agr., Dr. Dra. Maryani, M.Sc., Dr. Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., dan Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si. Persiapan alat dan bahan pelatihan turut didukung penuh oleh laboran laboratorium, yaitu Ibu Prapti dan Ibu Via Erti Asdiantika, A.Md., sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Selama pelatihan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif terlibat dalam diskusi, aktif bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan asisten praktikum. Suasana pembelajaran yang interaktif tersebut menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep dasar anatomi tumbuhan yang sangat penting dalam bidang pertanian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk nyata pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Biologi UGM, yang sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui pelatihan ini, Fakultas Biologi berkontribusi pada SDG 4, yakni menyediakan pendidikan berkualitas melalui kegiatan pembelajaran praktis yang meningkatkan kompetensi mahasiswa. Selain itu, kerja sama antar perguruan tinggi ini turut mendorong pencapaian SDG 17 tentang kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan. Pelatihan yang berfokus pada ilmu dasar tumbuhan sebagai fondasi pertanian juga relevan dengan SDG 2 tentang pengentasan kelaparan melalui peningkatan kapasitas di bidang pertanian. Di sisi lain, pemahaman mendalam terhadap struktur dan fungsi tumbuhan mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan daratan secara berkelanjutan, sejalan dengan SDG 15.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami peran penting struktur tumbuhan dalam proses fisiologis yang mendukung pertanian berkelanjutan serta mampu menerapkan ilmunya dalam praktik pertanian modern di masa depan.

Pengembangan Bibit Unggul Ayam Lokal melalui Program Desa Mitra Wedomartani

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Jumat, 18 Juli 2025

Tim Desa Mitra Wedomartani Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan penyuluhan untuk pengembangan bibit unggul ayam lokal pada Kamis, 17 Juli 2025 di Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk tindak lanjut kolaborasi antara Fakultas Biologi, UGM dengan Kalurahan Wedomartani dan dibantu oleh Tim KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2025 Unit YO019 (SGD No 17, Kemitraan untuk mencapai tujuan). Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Tim Desa Mitra Wedomartani Fakultas Biologi, UGM, Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. Pada kesempatan ini, Dr.med.vet. drh. Hendry Saragih, M.P., sebagai narasumber membawakan penyuluhan yang bertajuk “Seleksi & Produksi Bibit Unggul Ayam Lokal Berbasis Masyarakat Wedomartani, Ngemplak, Sleman”. Penyuluhan ini menekankan pentingnya pengembangan ayam lokal unggul dengan memperhatikan berbagai aspek seperti kualitas pakan pakan, kesehatan, serta manajemen kandang dan pemeliharaan.


Pada kegiatan ini narasumber memberikan berbagai informasi baru terkait tata cara budidaya ayam lokal dengan tepat, yang diawali dari seleksi indukan untuk mendapatkan keturunan yang berkualitas.  Bertempat di Kalurahan Wedomartani, kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Lurah Wedomartani (H. Teguh Budiyanto), Bapak Carik Wedomartani (R. Rohmad Gunawan Hardono, S.Pd.), Bapak Direktur Bumkal Wedomartani (H. Iskandar, S.E., M.E.), perwakilan Tim Fakultas Biologi, UGM (Prof. Dra. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc., Ph.D.), dan para perwakilan kelompok tani dari beberapa padukuhan di Wedomartani. Peserta menunjukkan antusiasme terhadap penyuluhan ini dan secara aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai permasalahan yang mereka hadapi khususnya terkait pemeliharaan ayam.

Pada sosialisasi ini, narasumber menjelaskan bahwa memelihara ayam memberikan dua keuntungan sekaligus. Pertama, dapat mengurangi masalah sampah rumah tangga dengan memanfaatkan sampah organik sebagai pakan ayam. Kedua, telur yang dihasilkan ayam dapat dikonsumsi untuk meningkatkan gizi dan mengatasi masalah stunting yang sejalan dengan SDG No. 2 (Tanpa kelaparan), 3 (Kesehatan yang baik dan kesejahteraan), dan 12 (Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Tentu saja, untuk mendapatkan kedua manfaat tersebut secara optimal, ayam yang dipelihara haruslah sehat. Narasumber menekankan bahwa kunci untuk menghasilkan ayam lokal yang sehat terletak pada tiga hal yaitu pemanfaatan pakan yang bervariasi seperti maggot dan limbah dapur, manajemen kandang yang baik, serta program vaksinasi yang tepat.

;

Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih mandiri dalam budidaya ayam lokal. Dengan pengetahuan yang telah dibagikan, warga dapat mulai menerapkan teknik seleksi dan produksi ayam yang lebih efektif di lingkungan. Ke depan, kegiatan semacam ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan agar dampaknya semakin luas. Semoga inisiatif ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. (Kontributor: Lintang Gitacahyani dan Ardaning Nuriliani).

Fakultas Biologi UGM dan Pertamina Patra Niaga Jajaki Kerja Sama Pengabdian Masyarakat Desa Binaan di Boyolali

Kerja SamaRilis Berita Senin, 14 Juli 2025

Boyolali, 11 Juli 2025 — Tim dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri atas Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., Sukirno, Ph.D., dan Novita Yustinadiar, M.Si., melakukan kunjungan lapangan ke desa binaan Pertamina Patra Niaga Aft Adi Sumarmo di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Kunjungan ini disambut oleh Tim Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga, yaitu Bapak Shoiful Amri, Ibu Siti Fatonah, dan Bapak Dewangga Cipt.


Kunjungan bertujuan untuk mengeksplorasi potensi kerja sama dalam bidang pengabdian kepada masyarakat antara Fakultas Biologi UGM dan Pertamina Patra Niaga, khususnya di dua desa binaan yakni Dukuh Turunan, Desa Sobokerto dan Dukuh Tegalrejo, Desa Ngesrep.

Di Dukuh Turunan, Desa Sobokerto, tim UGM berdialog langsung dengan Kelompok Tani Ngudi Makmur. Diskusi difokuskan pada pengembangan Program Masyarakat Sobokerto Peduli Waduk Cengklik (MASSOPILI), yang mencakup kurikulum edukasi masyarakat, pertanian dan peternakan terpadu, energi terbarukan, serta pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku absorben dan ecoenzym. Para petani juga menyampaikan berbagai tantangan terkait pengelolaan lahan sayuran dan budidaya ikan nila di sekitar Waduk Cengklik.

Sementara itu, di Dukuh Tegalrejo, Desa Ngesrep, Pertamina Patra Niaga menjalankan Program Tegalrejo Hijau Sehat Berdikari (TEH SEKAR) yang mempromosikan pertanian urban, integrasi sistem peternakan-perikanan, dan pengelolaan sampah melalui Kelompok Bank Sampah Miguno. Diskusi mendalam dilakukan terkait pengelolaan sampah, tantangan lapangan, serta peluang pemanfaatan lahan wakaf untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

Selain dua lokasi utama tersebut, tim UGM juga meninjau beberapa lokasi potensial lain untuk kolaborasi di masa mendatang, antara lain budidaya lele, pengelolaan biogas dan maggot, produksi ecoprint mandiri, serta pembangunan kebun anggur di sekitar Waduk Cengklik.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan industri dalam pengabdian masyarakat berbasis ilmu hayati. Kolaborasi ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Membangun Sinergi Program Desa Mitra Wedomartani-Fakultas Biologi UGM Melalui Pembukaan Toko Pertanian dan Pakan Ternak BUMKal Wedo Sembodo

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Senin, 14 Juli 2025

Kerjasama antara Program Desa Mitra Wedomartani-Fakultas Biologi UGM tahun 2025 dengan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Wedo Sembodo ditandai dengan kebersamaan dalam acara pembukaan anak usaha pertama yakni Toko Pertanian dan Pakan Ternak. Toko ini berlokasi cukup strategis yakni di Jalan Raya Wedomartani-Jangkang, Panjen, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, menyediakan berbagai kebutuhan petani dan peternak dengan harga bersaing. Acara pembukaan dilaksanakan Jam’at 11 Juli 2025, yang dihadiri anggota DRRD Kabupaten Sleman, H. Surono, Panewu Ngemplak, Drs. Sarjono, Lurah Wedomartani, H. Teguh Budiyanto, Direktur BUMKal Wedo Sembodo, H. M. Iskandar, S.E., M.E., perwakilan dari Bank BPD Sleman, Dukuh di lingkungan Wedomartani, organisasi masyarakat Gapotan (Gabungan Petani dan Peternak), Kelompok Wanita Tani, serta perwakilan Dosen Fakulas Biologi UGM, Prof. Rarastoeti Pratiwi (Ketua), Dr. Ardaning Nuriliani (DPL KKN), Dr. Lutfi Nur Hidayat, Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech dan para mahasiswa KKN PPM UGM Periode 2 20205, Sub-unit 1, Unit Ngemplak, Sleman.


Acara pembukaan diawali laporan Direktur BUMKal Wedo Sembodo, yang menyampaikan bahwa Toko Pertanian dan Pakan Ternak ini merupakan anak usaha yang pertama di tahun 2025, dan akan diikuti anak usaha berikutnya yakni Gerai Pangan Sehat, penanaman pisang dan peternakan kambing perah. Untuk tahun berikutnya akan diupayakan pengembangan beberapa usaha yang ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan.  Dalam sambutan oleh Panewu Ngemplak, menyampaikan bahwa BUMKal Wedo Sembodo merupakan BUMKal yang ada di wilayah Ngemplak, yang pertama kali telah membuka usaha, sesuai dengan program pemerintah yakni mendukung program kemandirian dan ketahanan pangan, khususnya di tingkat kalurahan. Sambutan dilanjutkan oleh Lurah Wedomartani, yang menegaskan bahwa BUMKal Wedo Sembodo diharapkan menjadi usaha yang nantinya dapat membangun lumbung pangan, khususnya di Kalurahan Wedomartani. Pada acara tersebut, Ketua Tim Program Desa Mitra Wedomartani-Fakultas Biologi UGM, turut menyatakan kebahagiannya atas lahirnya usaha pertama BUMKal Wedo Sembodo.Lebih lanjut disampaikan bahwa era mendatang adalah era dimana pangan menjadi komoditas utama yang diperebutkan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia, mengingat kondisi geopolitik, perubahan cuaca ekstrim dan bertambahnya jumlah penduduk di masa mendatang. Untuk itu tugas generasi muda mau tidak mau harus ikut serta dalam mengembangkan pertanian dan peternakan dengan menggunakan teknologi tepat guna hingga teknologi canggih dalam rangka meningkatkan produktivitas pangan. Pada akhir sambutan yang diberikan oleh perwakilan anggota DPRD Kabupaten Sleman, menyampaikan bahwa anggaran yang diberikan oleh Dewan untuk Kalurahan Wedomartani cukup besar dibandingkan wilayah kelurahan lainnya, harapannya anggaran tersebut dapat disinergikan dengan kegiatan-kegiatan yang mengarah ke ketahanan pangan, termasuk kerjasama dengan BUMKal Wedo Sembodo. Acara diakhiri dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dibukanya Toko Pertanian dan Pakan Ternak BUMKal Wedo Sembodo oleh Panewu Ngemplak dan disaksikan para hadirin.

Internasionalisasi Pembelajaran Fisiologi Tumbuhan Semester Genap 2024/2025 Kelas A Melalui Inovasi Team Teaching

Rilis Berita Kamis, 10 Juli 2025

Globalisasi pendidikan menuntut inovasi pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar internasional di berbagai disiplin ilmu, termasuk Fisiologi Tumbuhan. Internasionalisasi pembelajaran Fisiologi Tumbuhan pada semester genap 2024/2025 di kelas A pada Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melalui inovasi team teaching dengan dosen luar neger telah dilaksanakan dengan baiki. Program ini dirancang untuk memperkaya wawasan mahasiswa, meningkatkan kualitas pengajaran, serta membangun jejaring akademik internasional.


Perkuliahan Fisiologi Tumbuhan Kelas A yang diampu oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St. pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 ini menggandeng dua pengajar tamu dari luar negeri. Pengajar pertama adalah Prof. Dr. Bernhard Grimm, dari Humboldt-University Berlin, Institute of Biology/Plant Physiology, Germany. Pengajar yang kedua adalah Prof. Dr. Adam Solti dari Department of Plant Physiology and Molecular Plant Biology, Faculty of Science Eotvos Lorand University, Budapest, Hungary. Untuk topik pembelajaran masing-masing dosen tamu, disesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah disusun sebelumnya dan keahlian dari masing-masing dosen. Topik kuliah yang dipaparkan oleh Prof. Dr. Bernhard Grimm yaitu mengenai fotosintesis, translokasi fotosintat, dan hormon tumbuhan. Sedangkan topik yang dipaparkan oleh Prof. Dr. Adam Solti adalah Unsur hara (Micronutrient), Asimilasi N,S,P, dan Senescence. Keahlian dari dua pengajar tersebut sangat penting untuk pengembangan materi perkuliahan maupun riset bagi dosen dan mahasiswa di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, khususnya pada mata kuliah fisiologi tumbuhan, ekofisiologi tumbuhan maupun fitohormon. Pengetahuan baru dan juga insight yang diberikan dapat membuka pemikiran, ide dan cakrawala bagi dosen maupun mahasiswa yang tertarik di bidang fisiologi tumbuhan.

Perkuliahan Fisiologi Tumbuhan dengan dua dosen tamu dari luar negeri ini  diselenggarakan melalui Zoom dan diluar jam kerja reguler karena adanya perbedaan waktu dengan institusi di luar negeri. Dari kegiatan perluliahan pakar ini diharapkan ada peningkatan kompetensi mahasiswa dalam memahami konsep fisiologi tumbuhan dengan perspektif global, pengembangan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta publikasi materi pembelajaran berbasis best practices internasional. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat reputasi institusi di tingkat global melalui kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

Kegiatan internasionalisasi pembelajaran Fisiologi Tumbuhan melalui inovasi team teaching dengan dosen luar negeri mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) diantaranya : (1) SDG 4: Quality Education : Kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian SDG 4, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi mahasiswa dan dosen yang terlibat. Dengan mengintegrasikan dosen luar negeri melalui pendekatan team teaching, program ini memperluas akses mahasiswa terhadap perspektif dan metode pengajaran global yang inovatif. Pembelajaran berbasis kasus-kasus global dalam Fisiologi Tumbuhan akan meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat keterampilan berpikir kritis, serta mendorong literasi internasional mahasiswa, (2) SDG 13: Climate Action : Dalam perkuliahan Fisiologi Tumbuhan dibahas kaitan erat dengan tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan keberlanjutan ekosistem. Melalui kolaborasi internasional, program ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memahami dan mengkaji isu-isu global terkait fisiologi tumbuhan dalam konteks perubahan iklim. Studi kasus lintas negara yang dibahas dalam kelas akan memotivasi mahasiswa untuk menghasilkan solusi inovatif dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui pendekatan berbasis ilmu tumbuhan, (3) SDG 17: Partnerships for the Goals : Kegiatan ini secara langsung mendukung SDG 17 yang menekankan pentingnya kerja sama global dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi team teaching dengan dosen luar negeri membuka peluang untuk mempererat jejaring internasional antara institusi pendidikan tinggi, mendukung transfer ilmu pengetahuan, serta menciptakan sinergi dalam mengembangkan materi ajar berbasis best practices. Keterlibatan mitra luar negeri juga memperkuat keberlanjutan kolaborasi internasional dalam penelitian dan pengajaran, (4) SDG 2: Zero Hunger : Melalui pembelajaran fisiologi tumbuhan, mahasiswa akan dilibatkan dalam diskusi tentang pengembangan tanaman pangan yang adaptif dan produktif untuk menjawab tantangan ketahanan pangan global. Pengetahuan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 2, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, serta mendorong pertanian yang berkelanjutan, (5) SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure : Penerapan teknologi dalam pembelajaran melalui platform digital menciptakan ekosistem pendidikan modern yang mendukung SDG 9. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga menyiapkan mahasiswa untuk bekerja dalam lingkungan global yang mengandalkan teknologi dan kolaborasi lintas batas.

Dengan mendukung beberapa SDG sekaligus, kegiatan internasionalisasi pembelajaran ini tidak hanya memperkaya kompetensi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara lebih luas. Melalui perkuliahan pakar ini, baik dosen maupun mahasiswa dapat berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, inovatif, dan relevan dengan tantangan global dalam bidang fisiologi tumbuhan, sekaligus menjadi langkah strategis untuk mendukung visi internasionalisasi pendidikan tinggi.

Sinergi UGM dan Masyarakat Karangmojo, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal dan Dukung Program Gizi Anak Sekolah

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 1 Juli 2025

Karangmojo, Gunungkidul — Sabtu, 22 Februari 2025, sinergi positif antara akademisi dan masyarakat terwujud dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Karangmojo, Gunungkidul. Tim dosen Universitas Gadjah Mada terdiri atas  Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Sc. (Fakultas Biologi UGM), Dr. Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. (Fakultas Biologi UGM), Umi Mahnuna Hanung, M.Si. (Fakultas MIPA UGM), dan Dr. Cintya Nurul Apsari, STP, M.Si. (Fakultas Farmasi UGM), didampingi mahasiswa MBKM Pengabdian Kepada Masyarakat dibawah bimbingan ibu Ludmilla: K.H. Mahadhevy Ryrathna Vidhantyka, Vara Dellya, Nirina Adelita Putri, dan Agnes Dwi Eka. Mereka bersatu bersama Kepala Desa Karangmojo dan komunitas Petani Milenial Karangmojo dalam menguatkan ketahanan pangan desa berbasis potensi lokal. Inisiatif ini berfokus pada optimalisasi potensi desa di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, sekaligus mendukung program “Makan Bergizi Gratis” yang menyasar 3.000 siswa di wilayah tersebut.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara gagasan ilmiah dan kearifan lokal. Tim UGM yang terdiri dari dosen lintas fakultas dan mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terjun langsung untuk berdiskusi dan memberikan pendampingan. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjadikan Karangmojo sebagai desa percontohan yang tangguh dan mandiri secara pangan.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah memberikan dukungan strategis untuk program “Makan Bergizi Gratis” yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Karangmojo. Tim UGM membagikan wawasan mengenai penyusunan menu bergizi seimbang dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya pangan yang tersedia di Karangmojo.

“Tujuan kami adalah membantu memastikan program ini berjalan berkelanjutan, di mana pasokan bahan pangan yang bergizi dapat dipenuhi dari hasil pertanian, perikanan, dan peternakan lokal,” ujar Dr. Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Sc., koordinator tim PkM dari Fakultas Biologi UGM. “Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan status gizi anak-anak sekaligus menggerakkan ekonomi desa.”

Selain pendampingan teknis di sektor pangan, diskusi juga mencakup penguatan aspek kelembagaan dan ekonomi. Tim UGM memberikan masukan mengenai tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang efektif dan strategi pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Kepala Desa Karangmojo, Bapak Agus Budiyono, menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas kontribusi dari UGM. “Kehadiran dan pendampingan dari tim UGM membuka wawasan baru bagi kami, terutama para petani milenial. Kolaborasi ini sangat strategis untuk mengembangkan potensi desa secara terintegrasi. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan kemandirian pangan desa,” ungkapnya.

Inisiatif ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan Tanpa Kemiskinan (SDG 1), Tanpa Kelaparan (SDG 2), Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab (SDG 12), serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

[PkM-MBKM 2025] Pelatihan Budidaya Tanaman Sayuran dan TOGA dalam Polybag di Dusun Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 19 Juni 2025

Pada Hari Ahad, tanggal 15 Juni 2025 Tim Pengabdian kepada Masyarakat dalam Skema Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (PkM-MBKM) yang menamakan dirinya “Greenfinity” berkunjung ke Padukuhan Geger, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta selaku Mitra Kegiatan untuk menyelenggarakan Program Periode I yang bertajuk “Pelatihan Budidaya Tanaman Sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Polybag“. Tim Greenfinity diketuai oleh Ibu Dr. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si. dan beranggotakan sembilan mahasiswa/i Fakultas Biologi UGM yang terdiri atas: Natansa Adi Sukma, Rima Arvisya Natania Putri, Muhamad Ridho Arum Ndalu, Gafra Favian Ratmoro, Adinda Annisa Diva Pratiwi, Achmad Aththariq Firmansyah, Izdihar Al Dzahabiyyah, Erwinda Dwi Chofifah, dan Amira Vida Desyana.


Peserta pelatihan adalah perwakilan ibu-ibu PKK dari empat Rukun Tetangga (RT) yang terdapat di Padukuhan Geger.  Acara yang bertempat di Balai Padukuhan Geger dimulai dengan presensi (Winda dan Amira). Dari 40 undangan, hadir sebanyak 25 orang atau 62,5%. Ketidakhadiran disebabkan ada kegiatan mendadak yang berbarengan dan beberapa datang terlambat (langsung bergabung saat praktik di kebun sehingga melewatkan presensi). Acara dibuka oleh MC (Ridho) dilanjutkan sambutan oleh Dosen Pembimbing (Ibu Laksmindra), dan pematerian tentang Tanaman Sayuran (Gafra) dan TOGA (Rima). Materi mencakup pengenalan jenis-jenis tanaman yang akan dibudidayakan, manfaatnya bagi kesehatan keluarga dan ketahanan pangan desa, serta metode budidaya dalam polybag. Metode polybag dipilih karena kondisi tanah di Dusun Geger yang kurang mendukung untuk penanaman secara langsung di lahan. Untuk itu, pada Periode II Tim Greenfinity akan melakukan rekayasa untuk meningkatkan kualitas tanah menggunakan kompos yang dikemas dalam bentuk pelatihan untuk pemuda karang taruna setempat.

Sebelum pematerian dilakukan foto bersama untuk dokumentasi, dilanjutkan dengan survey terkait pengetahuan dan pengalaman warga terkait budidaya tanaman sayuran dan TOGA (Izdihar dan Amira). Meskipun sebagian besar warga mengaku telah memiliki pengalaman sebelumnya, namun mereka belum puas dengan hasil yang diperoleh. Oleh karena itu mereka sangat antusias untuk belajar bersama Tim Greenfinity dengan harapan memperoleh hasil yang maksimal. Usai pematerian dilakukan diskusi dan tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan praktik di lahan yang telah disiapkan, yaitu di belakang Balai Dusun Geger.

Kegiatan praktik dimulai dengan kerja bakti gotong royong membersihkan area dari tanaman liar yang rimbun menutupi lahan. Setelah itu warga dikelompokkan menjadi empat sesuai RT masing-masing. Setiap RT didampingi oleh dua mahasiswa/i: RT 1 (Adinda dan Winda), RT 2 (Rima dan Ridho), RT 3 (Izdihar dan Natansa), RT 4 (Amira dan Gafra). Meskipun cuaca cukup terik, namun ibu-ibu sangat bersemangat mulai dari mengemas media tanam dalam polybag, menyemai benih, menanam bibit, hingga menyiram sembari bercanda dan bersahut-sahutan menciptakan suasana yang guyub, akrab tanpa sekat. Salah satu antusiasme ditunjukkan dengan secara alami mereka berlomba menata dan menghias lokasi masing-masing serta berupaya supaya tanaman mereka tumbuh paling baik.

Setelah menyelesaikan tugas praktik, peserta kembali ke Balai Dusun untuk beristirahat dan menikmati makan siang prasmanan yang disediakan oleh Dusun Geger. Sambil bersantai, Tim meminta kesan dan pesan dari perwakilan RT. Keempat RT merasa sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan karena mendapat ilmu baru. Selain memanfaatkan lahan di Balai Dusun, mereka juga akan mempraktikkan di pekarangan rumah masing-masing dengan harapan jika tanaman dapat tumbuh baik maka akan mengurangi biaya belanja sehari-hari. Mereka juga menantikan kegiatan pelatihan selanjutnya.

Di penghujung acara, Bapak Muhammad Nandar Wicaksono selaku Kepala Dusun Geger memberikan sambutannya. Beliau menyatakan sangat berbahagia dengan kegiatan Tim Greenfinity dan berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Fakultas Biologi UGM untuk kegiatan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Kepada Ibu Laksmindra beliau menyampaikan beberapa potensi sumber daya alam hayati, potensi wisata, dan keterampilan warga yang dapat dikembangkan melalui kegiatan wirausaha untuk menunjang perekonomian dan ketahanan pangan di Dusun Geger. Hal ini selaras dengan beberapa tujuan SDGs (Sustainable Development Goals), yaitu: SDG 2 (Tanpa kelaparan), SDG 3 (Kehidupan sehat dan sejahtera), SDG 4 (Pendidikan berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan gender), SDG 12 (Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), SDG 15 (Ekosistem daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk mencapai tujuan).

TAGS

  • SDG 2: Zero Hunger
  • SDG 3: Good Health and Well-being
  • SDG 4: Quality Education
  • SDG 5: Gender Equality
  • SDG 12: Responsible Consumption and Production
  • SDG 15: Life on Land
  • SDG 17: Partnerships for the Goals

Mendukung Pertanian Berkelanjutan, Tim MBKM Biofermed Tanam Krisan dan Aplikasikan Biofertilizer-Asam Humat di Lumbung Mataraman Kedungpoh

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 19 Juni 2025

Gunungkidul, Jumat (30/5) bertempat di Green House Kedungpoh, mahasiswa MBKM Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Dwi Umi SiswantiS.Si., M.Sc melakukan penanaman tiga varietas bibit krisan sekaligus aplikasi biofertilizer dan asam humat pada lahan. Penanaman bibit krisan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diusung oleh program MBKM dengan judul Eskalasi biofertilizer sebagai agen bioremediasi residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan (Chrysanthemum L.). Kegiatan ini tidak hanya sekadar pemanfaatan lahan Green House, tetapi juga memiliki tujuan penelitian, yakni untuk mengkaji respons tanaman krisan terhadap residu insektisida organofosfat yang sering digunakan dalam praktik pertanian. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya belajar tentang teknik penanaman dan perawatan tanaman krisan, tetapi juga turut serta dalam riset yang berkaitan dengan pengaruh residu insektisida terhadap tanaman seperti respons fisiologis dan anatomisnya.

Sebelum dilakukan penanaman  tiga varietas krisan, lahan diaplikasikan biofertilizer  berbahan urin sapi dan asam humat yang berasal dari limbah tambang batubara. Kedua jenis pupuk organik ini diuji kemanfaatannya untuk penurunan residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan di lahan marginal Gunungkidul. Tim Biofermed secara periodik mengukur parameter pertumbuhan, parameter lingkungan dan di akhir fase vegetatif akan dilakukan pengukuran kandungan residu insektisida organofosfat, kandungan enzim antioksidan dan parameter anatomis.

Penanaman bibit dilakukan oleh empat mahasiswa Biologi UGM yang terdiri dari Ahmad Aris Budi Rohman, Delia Sawanda Syarifatullah, Regina Nilamsari, dan Zahra Afriani. Sesuai dengan tema MBKM yang diangkat, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis respons tanaman krisan terhadap residu insektisida organofosfat pada media tanam pasca aplikasi biofertilizer. Residu ini diketahui memiliki sifat toksik dan dapat mempengaruhi pertumbuhan serta kualitas tanaman krisan organik yang akan digunakan sebagai bahan baku diversifikasi pangan khas Kedungpoh, Gunungkidul. “Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat keamanan penggunaan insektisida dalam budidaya krisan”, ungkap Siswanti saat mendampingi mahasiswa.

Kegiatan penelitian sekaligus sebagai demplot percontohan krisan organik di Lumbung Mataraman Kedungpoh Gunungkidul ini merupakan perwujudan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS)

Sinergi UGM dan KWT Kedungpoh: Pelatihan Produksi Chrysant Teabomb – Chrysant Hard Candy- Chrysant Syrup sebagai Diversifikasi Pangan Inovatif Berbasis Krisan Organik

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 19 Juni 2025

Gunungkidul (17/6) – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Pengabdian Kepada Masyarakat (MBKM PKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang digawangi oleh peneliti bunga krisan, Dr Dwi Umi Siswanti, S. Si., M. Sc. di Kalurahan Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul memboyong pakar formulasi nutrasetika dari Fakultas Farmasi UGM  Marlyn Dian Laksitorini, M.Sc., Apt., Ph.D.  Tim ini melibatkan 5 orang mahasiswa, yaitu Zahra Afriani, Regina Nilamsari, Delia Sawanda Syarifatullah, Ahmad Aris Budi Rohman, dan Nihaya Khiyaaratun Nisaa mengusung tema “Produksi  Chrysant Teabomb – Chrysant HardCandy- Chrysant Syrup sebagai Diversifikasi  Pangan Inovatif Berbasis Krisan Organik” yang mendukung SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahter)a, SDGs 8 (Pekerjaaan Layak dan Pertumbuhan  Ekonomi), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa, 17 Juni 2025 di Kedungpoh dengan melibatkan ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah tanaman hias krisan organik yang telah dibudidayakan di Lumbung Mataram dengan pendekatan inovatif. Kegiatan dalam program ini diawali dengan sharing session mengenai potensi krisan organik menjadi produk unggulan dan pengalaman narasumber dalam menguji berbagai jenis produk. Kemudian dilanjutkan sesi praktik dengan mengajak peserta untuk membuat tiga varian produk berbasis krisan, yaitu tea bomb, hard candy dan syrup  krisan. Formula yang diterapkan dalam MBKM ini merupakan formula yang telah dioptimasi di laboratorium untuk menghasilkan produk permen dan teabomb yang rendah kalori. Antusiasme dan keterampilan warga dalam praktik pembuatan produk krisan ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak keberlanjutan program ini. Tim ini memberikan bahan-bahan untuk produksi awal sehingga bisa dilakukan optimalisasi sebelum benar-benar dipasarkan.

“Kami berhadap produk berbahan krisan organik ini akan dikembangkan oleh KWT Kedungpoh dan menjadi produk unggulan-khas Kedungpoh”, ungkap Siswanti dalam sambutannya. Marlyn menambahkan,” Penelitian yang kami lakukan terhadap bunga krisan menunjukan bahwa bunga krisan organik memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dan meningingkatkan kemampuan belajar dan memori. Kami sangat appreciate terhadap upaya Fakultas Biologi dalam memprakarsai  budidaya krisan di Gunung Kidul. Semoga budidaya krisan di Gunung Kidul semakin berkembang dan lestari”. Pelatihan ini diharapkan menjadi stimulus bagi wanita tani Kedungpoh dan sekitarnya untuk memperluas peluang dalam meningkatkan perekomnomian keluarga. “Kami sangat terbantu dan berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan oleh UGM untuk kami, wanita tani Kedungpoh”, ucap Tri Wahyuni, perwakilan dari KWT Kedungpoh.

Idul Adha 1446 H: KORPAGAMA Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Penyembelihan Hewan Qurban

Rilis Berita Selasa, 10 Juni 2025

Yogyakarta, 9 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, KORPAGAMA (Korps Pegawai Gadjah Mada) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban sebagai bagian dari agenda tahunan yang sarat makna dan nilai sosial. Kegiatan ini berlangsung pada hari terakhir tasyrik, yaitu Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H atau 9 Juni 2025 M, bertempat di Halaman Utara Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan Fakultas Biologi UGM.


Kegiatan penyembelihan ini dilaksanakan oleh panitia yang diketuai oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., dengan dukungan penuh yang melibatkan unsur dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) Fakultas Biologi UGM.

“Kegiatan ini bukan hanya wujud ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas sosial, memperluas kebermanfaatan, dan memperkokoh semangat gotong royong dalam bingkai kebhinekaan,” ungkap Dr. Wiko Arif Wibowo.

Tahun ini, Fakultas Biologi menerima dan menyembelih dua ekor sapi dan dua ekor kambing berikut adalah nama Shohibul qurban sapi pertama tahun ini, yaitu Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc., Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.,  Azmi Ginandri Setiadi, Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si., Dr. Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc., dan Cahya Kurnia Fusianto bin Ari Indrianto. Shohibul qurban sapi kedua yaitu atas nama Prieta Opikasari binti Ari Indrianto, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., Muhammad Agus Saragih (Alm), Azka Sinatrya, Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc., Ibu Sri Wahyu Widati binti Wiryodiharjo (Almh). Sedangkan untuk Shohibul qurban dua ekor kambing yaitu atas nama Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. (a.n Keluarga Wahyu Pratomo) dan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.

Daging hasil penyembelihan disalurkan kepada warga sekitar lingkungan Fakultas Biologi UGM, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta disalurkan lebih luas melalui kerja sama dengan Lembaga Sosial Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ke masyarakat muslim di Patuk Gunung Kidul. Penyaluran dilakukan secara adil dan merata, dengan harapan membawa manfaat yang nyata bagi para penerima, serta mempererat hubungan antara sivitas akademika dengan masyarakat sekitar.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kegiatan qurban ini juga menjadi bentuk kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui penyediaan akses pangan bergizi dan distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan kelaparan (SDG 1 dan 2), mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat (SDG 3), serta mengurangi kesenjangan sosial (SDG 10). Di sisi lain, kerja sama dengan lembaga eksternal seperti IZI juga mencerminkan komitmen dalam membangun kemitraan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama (SDG 17), sekaligus membentuk komunitas kampus yang inklusif dan berkelanjutan (SDG 11).

Fakultas Biologi UGM berharap semangat berkurban ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan spiritual, tetapi juga memperkuat rasa empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial di lingkungan akademik dan masyarakat luas.

Tim MBKM Membangun Desa 2025 Fakultas Biologi UGM Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Tanaman Lokal di Manisrenggo

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 5 Juni 2025

Tim “Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa” dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Kebun Buah Tlatar, Manisrenggo. Kegiatan ini diketuai oleh Nurhayati, bersama anggota timnya yaitu Tiara Syifa Wididevani, Putri Ramadhanti, dan Mirmastu Lintu Nirmala Wasti, di bawah bimbingan dosen pendamping Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.


Program yang dirancang untuk berlangsung selama satu tahun ke depan ini berfokus pada penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman lokal. Pada kegiatan ini, tim menyerahkan dan menanam bibit kelor (Moringa oleifera), cincau hijau (Cyclea barbata), dan air mata pengantin (Antigonon leptopus) di lahan Kebun Buah Tlatar. Ketiga jenis tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki kandungan nutrisi tinggi, serta dapat diolah menjadi berbagai produk pangan sehat.

Penanaman bibit ini juga menjadi langkah awal dalam pengembangan kawasan edukasi dan pelatihan budidaya tanaman yang akan terpusat di greenhouse Kebun Buah Tlatar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok perempuan dan kelompok rentan, agar mampu meningkatkan pengetahuan tentang pertanian dan bisa mengaplikasikannya di pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri.

Selain penanaman bibit, tim juga menyelenggarakan pelatihan teknik pemupukan dan perangsangan buah (booster) pada tanaman klengkeng yang dipandu oleh praktisi pertanian, Yousuf Sulaiman, S.IP. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman buah lokal dan memperkenalkan metode budidaya sederhana yang aplikatif bagi masyarakat.

Ketua tim, Nurhayati, menyampaikan bahwa pendekatan program yang diusung menitikberatkan pada edukasi berbasis kearifan lokal dan keterlibatan komunitas. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 2 tentang penghapusan kelaparan dan pencapaian ketahanan pangan,” ujarnya.

Program ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun desa melalui inovasi berbasis ilmu biologi terapan, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.

Wujudkan Pengabdian Nyata, Mahasiswa MBKM Fakultas Biologi Ikut Berperan Pengelolaan Mata Air Sumber Kahuripan, Dusun Cupu, Kelurahan Purwomartani, Sleman

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Selasa, 3 Juni 2025

Pada hari Jumat, 9 Mei 2025 telah diadakan kegiatan diskusi dan kunjungan ke Mata Air Cupu Sumber Kahuripan di Kelurahan Purwomartani, Sleman. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas Biologi, UGM tahun 2025 yang diketuai oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, S. Si., M. Eng dengan 3 anggota mahasiswa yaitu Amanda Talenta, Reny Tarigan, dan Azizah Cahayaning.


Mata air Cupu Kahuripan saat ini masih digunakan warga sekitar untuk perairan, khususnya mengairi kolam ikan dan juga sawah. Selain itu, juga digunakan untuk kegiatan di hari besar seperti merti dusun. Namun, saat ini mata air tersebut kurang terawat, banyak ikan yang masuk dan kondisi juga kotor. Meskipun demikian, sumber air tersebut tetap muncul dan mengalir, walaupun dengan debit air yang kecil. Sehingga, perlu dilakukannya kegiatan MBKM ini untuk menguji kualitas air dan mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya perawatan mata air yang berkelanjutan agar aman untuk digunakan warga sekitar.

Kegiatan diskusi bersama perwakilan Kelurahan Purwomartani dan survei ke Sumber Kahuripan, Dusun Cupu ini menjadi langkah awal yang strategis dalam merancang program pengabdian masyarakat yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan, diharapkan hasil dari kegiatan MBKM ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap kondisi sosial dan potensi lokal. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan agenda-agenda lainnya sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak.

Perancangan Program MBKM Membangun Desa: Optimalisasi Kebun Buah Tlatar sebagai Sentra Buah dan Desa Wisata

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 28 Mei 2025

Pada tanggal 13 April 2025, mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi desa wisata melalui perancangan program berbasis pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan sumber daya lokal di desa destinasi wisata Kabut Kebonalas Manisrenggo Klaten. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan oleh Nurhayati, bersama timnya yaitu Tiara Syifa Wididevani, Putri Ramadhanti, dan Mirmastu Lintu Nirmala Wasti, di bawah bimbingan Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. Diskusi ini dilakukan secara langsung bersama Bapak Drs. Suwadi sebagai Carik Desa Kebonalas dan sekaligus sebagai ketua POKDARWIS Kabut Kebonalas, sebagai wujud kolaborasi awal dalam pelaksanaan program integratif antara MBKM dan KKN PPM UGM periode 20 Juni–Agustus 2025. Kegiatan ini juga melibatkan Bapak Yousuf Sulaiman, S.IP sebagai praktisi pengajar. Fokus utama program adalah pengelolaan dan pemaksimalan Kebun Buah Tlatar melalui pendekatan edukatif, pertanian berkelanjutan, dan inovasi berbasis biodiversitas lokal.


Adapun lingkup program mencakup pengelolaan greenhouse sebagai pusat edukasi dan produksi tanaman hortikultura, khususnya tanaman terong, dan melon. Selain itu, kegiatan ini juga akan memberikan edukasi terkait teknik pembuahan, dan perawatan tanaman belimbing serta kelengkeng. Program MBKM juga mendorong pemanfaatan tanaman lokal sebagai sumber pangan alternatif, seperti daun cincau dan daun kelor yang berpotensi menjadi produk olahan bernilai ekonomis tinggi.

Diskusi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan KKN bertema “Optimalisasi Potensi Desa Wisata di Manisrenggo melalui Integrasi Kesehatan, Pertanian, dan Digitalisasi dalam Pengembangan Potensi Lokal Berbasis Biodiversitas untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” Tema tersebut diangkat selaras dengan program MBKM yang berorientasi pada sustainable agriculture serta mendukung SDG’s penanganan kelaparan, SDG’s kemiskinan, SDG’s kesehatan, dan SDG’s konservasi ekosistem darat. Melalui program ini, diharapkan Desa Kebon Alas dapat menjadi contoh pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan kesehatan yang terpadu, sekaligus mendorong kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal.

TIM MBKM Songgo Manisrenggo Melakukan Kegiatan Penanaman Tanaman Kelor dan Cincau Hitam di Desa Wisata Kabut Kebonalas

Pengabdian kepada Masyarakat Sabtu, 24 Mei 2025

Pada tanggal 12 Mei 2025, mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) membangun desa kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi desa wisata melalui kegiatan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan pangan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nurhayati, bersama timnya yaitu Mirmastu Lintu Nirmala Wasti, Tiara Syifa Wididevani, dan Putri Ramadhanti, dibantu oleh dua rekannya yaitu Eben Ariesto Purnama Jati, dan Mazaya Tijani Ulayya di bawah bimbingan Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.


Kegiatan utamanya adalah penanaman kelor di sekitar bantaran sungai. Lokasi ini dipilih secara strategis untuk mencegah erosi, memperkuat batas alami wilayah, serta menciptakan pagar hidup. Selain itu, daun kelor memiliki manfaat gizi yang tinggi, terutama kandungan proteinnya, sehingga dapat diolah menjadi sayuran bernutrisi tinggi dan berpotensi sebagai makanan pendamping untuk pencegahan stunting.

Tidak hanya itu, tim mahasiswa juga melakukan penanaman bibit cincau hitam di area kebun buah Tlatar. Daun cincau yang tumbuh nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman tradisional jelly cincau yang menyegarkan dan menyehatkan. Hal ini diharapkan dapat mendukung potensi wisata agro dan kuliner lokal di kawasan Kabut Kebonalas.

Kegiatan penanaman ini mendapatkan dukungan dan antusiasme dari warga sekitar yang turut serta membantu proses penanaman. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan masyarakat desa menjadi wujud nyata sinergi dalam mewujudkan desa wisata yang berkelanjutan, sehat, dan mandiri.

Melalui program ini, diharapkan Desa Wisata Kabut Kebon Alas dapat terus berkembang dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal, kelestarian alam, dan ketahanan pangan masyarakat untuk mencapai SDG’s penanganan kelaparan, SDG’s kemiskinan, SDG’s kesehatan, dan SDG’s konservasi ekosistem darat.

PkM-MBKM Fakultas Biologi 2025: Pemberdayaan Masyarakat melalui One Health: Menuju Kesejahteraan Holistik Anggota GEMI Yogyakarta

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Rabu, 21 Mei 2025

Bantul, 14 Mei 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM 2025 yang dipimpin oleh tiga dosen, yaitu Novita Yustinadiar., M.Si., Woro Anindito Sri Tunjung., Ph.D., dan Wahyu Aristyaning Putri.,Ph.D., bersama 11 mahasiswa telah melaksanakan kegiatan kedua dalam rangkaian program PkM-MBKM yang berkemitraan dengan Koperasi Syariah GEMI (Gerakan Ekonomi Kaum Ibu). Kegiatan ini mengangkat tema bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui One Health: Menuju Kesejahteraan Holistik Anggota GEMI Yogyakarta”. One Health, yang merupakan sebuah pendekatan yang mengintegrasikan aspek kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan guna menangani permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks secara terpadu.


Program pengabdian ini dilaksanakan di Dusun Condrowangsan, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan sosialisasi berlangsung pada hari Rabu, 14 Mei 2025, dari pukul 13.00 hingga 14.30 WIB. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk mengedukasi dan meningkatkan kapasitas ibu-ibu anggota GEMI melalui penerapan konsep One Health dalam aktivitas sehari-hari untuk mendorong perbaikan kesehatan, baik individu maupun lingkungan sekitar. Selain itu, program ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) seperti kampanye kehidupan sehat dan sejahtera (Good health and well-being/ SDG’s 3) dan  edukasi gizi seimbang (Zero hunger/ SDG’s 2).

Dalam pengabdian ini, tim PkM-MBKM Fakultas Biologi memberikan sosialisasi melalui pemaparan materi edukatif dan promosi kesehatan komprehensif yang meliputi pengenalan dan pencegahan penyakit menular dan tidak menular yang relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, edukasi gizi seimbang melalui penerapan “Isi Piringku” yang benar sebagai panduan konsumsi makanan sehat dan proposional, menyadarkan pentingnya aktivitas fisik rutin untuk menjaga kesehatan tubuh, serta pengelolaan stres melalui teknik pernapasan 4-7-8. Dengan pendekatan yang interaktif mampu mendorong partisipasi aktif dan antusiasme dari warga yang dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung.

Wahyu Aristyaning Putri., Ph.D., selaku dosen pendamping kegiatan, menyampaikan bahwa pendekatan One Health sangat penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat saat ini, terutama dalam membangun pemahaman menyeluruh bahwa kesehatan tidak dapat dilihat secara terpisah, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh yang dapat dimulai dari diri sendiri. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan holistik dalam kehidupan sehari-hari.

Dosen dan Tim MBKM Pengabdian Fakultas Biologi UGM Lakukan Kunjungan dan Pembinaan Petani Stroberi di Banyuroto, Magelang

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 7 Mei 2025

Magelang, 1 Mei 2025 – Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Ganies Riza Aristya, bersama Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) – Pengabdian, melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembinaan petani stroberi dan sayuran di Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang secara aktif mendukung pencapaian dilakukan setiap tahun, yang bertujuan untuk memperkuat komitmen Fakultas Biologi UGM dalam melakukan pengabdian, pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memberika manfaat untuk memperkuat kapasitas petani lokal melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya stroberi dan tanaman hortikultura lainnya. Dalam sesi pembinaan, tim pengabdian memberikan pendampingan teknis mulai dari pemilihan varietas unggul, manajemen hama dan penyakit, hingga pemanfaatan bioteknologi sederhana untuk mendukung produktivitas yang berkelanjutan.

Ganies Riza Aristya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam pembangunan desa berbasis potensi lokal. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui sinergi antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengembangan sektor pertanian yang ramah lingkungan dan berbasis inovasi,” ujarnya. Selain pembinaan, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terbuka antara akademisi dan petani untuk menjaring berbagai tantangan di lapangan serta potensi kolaborasi jangka panjang. Harapannya, program ini dapat menjadi model pengabdian yang berkelanjutan dan memperkuat kemitraan antara universitas dan komunitas petani di daerah penyangga kawasan wisata lereng Merapi. Kegiatan ini juga merupakan aplikasi dari Program Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 2 (Tanpa Kelaparan), poin 4 (Pendidikan Berkualitas), dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat terus memperkuat kontribusi dalam pencapaian target SDGs melalui pendekatan edukatif, inovatif, dan partisipatif di tingkat desa.

Kajian Rutin Kerohanian KMP x JMMB UGM: Menjaga Keistiqomahan dalam Beribadah Selepas Ramadhan

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 6 Mei 2025

Divisi Kerohanian KMP yang berkolaborasi dengan Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi UGM kembali menyelenggarakan Kajian Rutin yang berlangsung pada hari Rabu, 30 April 2025 dan berlokasi di Masjid Al-Hayat, Fakultas Biologi UGM. Acara berlangsung mulai pukul 15.50 hingga 17.00 WIB, diikuti oleh 25 orang peserta putri dan 11 orang peserta putra. Selain sebagai agenda rutin, kajian ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa sarjana dan pascasarjana di Fakultas Biologi UGM.


Acara diawali dengan pembukaan oleh Salman Ali Nazar selaku pembawa acara, dilanjutkan oleh pembacaan tilawah Surah Al-Baqoroh oleh Badrun Mahera Agung.

Acara utama yaitu tausiyah dibawakan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dengan tema “Tak Ada Amalan yang Lebih Mulia Setelah Ramadhan Selain Menjaga Istiqomah dalam Kebaikan”. Pada akhir kajian, juga dipaparkan sedikit tentang sejarah dan dinamika dakwah Islam di Suriname, yang membuka wawasan baru tentang bagaimana sejarah dan perkembangan Islam di negara Latin tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama. Diharapkan agenda Kajian Rutin ini dapat terus berlangsung dengan lancar untuk ke depannya, dan memberikan manfaat serta ilmu yang melimpah bagi peserta kajian, khususnya mahasiswa Fakultas Biologi UGM.

Membangun Ketahanan Pangan Melalui Inovasi Ayam MAHAR: Pertamina Foundation Tinjau Capaian Tim GAMA AYAM UGM

Rilis Berita Minggu, 27 April 2025

Sleman, 25 April 2025 — Pertamina Foundation bersama Tim GAMA AYAM Fakultas Biologi UGM melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program PF Sains Implementation di Sawitsari Research Station, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi implementasi riset ayam lokal unggul MAHAR yang dikembangkan oleh Tim GAMA AYAM. Tim GAMA AYAM, yang diwakili oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., turut hadir bersama anggota tim lainnya yaitu Dian Sartika, M.Sc., Bapak Heru, Prananda Imammuddin Dzaki, dan Yusuf Febrianta. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Mrican, Caturtunggal, Sleman, yang menjadi salah satu mitra implementasi ayam MAHAR di Yogyakarta.


Dari pihak Pertamina Foundation, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Anshari, bersama dengan tim evaluasi yaitu Probo Prasiddhahayu, Giovani Yudha, dan Rohmat Puji Purnomo. Mereka melakukan peninjauan langsung terhadap teknologi mesin tetas telur serta perkembangan ayam MAHAR yang dikembangkan Tim GAMA AYAM. Dalam pemaparannya, Tim GAMA AYAM menyampaikan keberhasilan implementasi ayam MAHAR di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Yogyakarta bersama KWT Srikandi Mrican, serta pengembangan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Program ini tidak hanya mendukung pemberdayaan peternak lokal, tetapi juga mendorong kemandirian pangan berbasis sumber daya genetik asli Indonesia.

Kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian berbagai Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya mendukung SDG 1: No Poverty dengan meningkatkan pendapatan petani dan peternak melalui inovasi ayam MAHAR yang adaptif dan produktif; SDG 2: Zero Hunger melalui penyediaan sumber pangan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat; SDG 5: Gender Equality dengan memberdayakan kelompok wanita tani (KWT) melalui pelatihan dan pengembangan usaha peternakan; SDG 8: Decent Work and Economic Growth dengan mendorong terciptanya lapangan kerja baru dan pertumbuhan ekonomi lokal berbasis sumber daya genetik unggul; SDG 12: Responsible Consumption and Production dengan menerapkan prinsip produksi berkelanjutan dalam pengelolaan ternak; serta SDG 15: Life on Land melalui pelestarian dan pemanfaatan plasma nutfah ayam lokal Indonesia secara berkelanjutan, memperkaya keanekaragaman hayati nasional.

Kegiatan Monev ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam mendorong inovasi berbasis sains untuk keberlanjutan ekonomi dan lingkungan di Indonesia [Tim Gama Ayam].

Dukung SDGs Lewat Teknologi Pertanian, Mahasiswa Biologi UGM Raih Silver Medal di Kompetisi Internasional

Prestasi Jumat, 25 April 2025

Tiga mahasiswa Program Magister Biologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim Tandur berhasil meraih medali perak (Silver Medal) dalam ajang bergengsi tingkat internasional, Jakarta International Science Fair (JISF) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan pada 15–22 April 2025, diikuti oleh 386 tim dari 15 negara dan menjadi wadah kolaborasi ilmiah global yang berfokus pada inovasi sains berkelanjutan.Dalam kompetisi ini, Tim Tandur yang beranggotakan Fahima Ellya Wulandari, Syarafina Azzahra, dan Aryan Mustamin mempresentasikan inovasi mereka berupa TANDUR, sebuah aplikasi mobile berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu petani dan masyarakat umum memperoleh pengetahuan pertanian, mempraktikkan teknik budidaya, serta memfasilitasi jual-beli hasil pertanian secara langsung melalui sistem peer-to-peer. Aplikasi ini tersedia dalam versi Android dan iOS, dan dikembangkan dengan visi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).


Inovasi TANDUR dinilai unggul karena mampu menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian, sekaligus berkontribusi terhadap beberapa poin utama SDGs seperti pengentasan kemiskinan (SDG 1), ketahanan pangan (SDG 2), akses terhadap pendidikan (SDG 4), konsumsi dan produksi berkelanjutan (SDG 12), serta aksi terhadap perubahan iklim (SDG 13). TANDUR hadir sebagai solusi nyata untuk mendorong transformasi pertanian yang lebih cerdas, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan kita. Melalui TANDUR, kami ingin membawa teknologi lebih dekat kepada mereka—bukan hanya untuk bertahan, tetapi untuk berkembang bersama zaman,” ujar Fahima Ellya Wulandari, perwakilan tim. Syarafina Azzahra menambahkan, “Kami percaya bahwa pertanian modern tidak hanya soal alat canggih, tapi juga soal akses informasi dan koneksi antara sesama petani. TANDUR hadir untuk menjembatani hal itu.” “Ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah panggung pembuktian bahwa ilmu yang kami pelajari di bangku kuliah bisa benar-benar berdampak di lapangan,” tutur Aryan Mustamin.

Proses seleksi kompetisi ini dimulai dari pengumpulan extended abstract oleh seluruh peserta, dilanjutkan dengan tahapan final berupa presentasi daring di hadapan dewan juri internasional. Tim Tandur berhasil menyampaikan gagasan mereka secara komprehensif, berbasis data, dan menunjukkan dampak aplikatif dari inovasi mereka terhadap masyarakat.

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan dan arahan Bapak Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., yang telah mendampingi Tim Tandur dalam proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. Dedikasi beliau sebagai pembimbing sangat berperan dalam mengarahkan tim untuk menyusun strategi presentasi yang kuat, berbasis ilmiah, dan relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari UGM, memiliki kemampuan dan daya saing global dalam menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab isu-isu riil masyarakat, serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan internasional. [Penulis: Aryan Mustamin]

Syawalan 1446 H Fakultas Biologi UGM: Menjalin Silaturahmi di Hari Fitri

Rilis Berita Kamis, 10 April 2025

Selasa (08/4/25) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Syawalan dan Halal Bi Halal, setelah paginya diselenggarakan tradisi saling bersalaman dan bermaaf-maafan di halaman kampus. Syawalan dan Halal Bi Halal yang merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan Fakultas Biologi UGM setiap bulan syawal ini, diisi dengan ceramah dengan tema Menjalin Silaturahmi di Hari Fitri. Acara yang bertempat di auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM ini dihadiri oleh segenap Dosen, segenap Tenaga Kependidikan, Pengurus Dharma Wanita, para Purna Karya baik Dosen maupun Tenaga Kependidikan, alumni, serta perwakilan mahasiswa.


Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh Chandra Rifana Arifin, salah satu mahasiswa Fakultas Biologi UGM program sarjana. Chandra adalah mahasiswa berprestasi dalam lomba MTQ.

Selanjutnya Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Mengawali sambutannya Prof. Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap hadirin. Fakultas Biologi adalah fakultas yang awal mengadakan acara syawalan, dan hari ini berbahagia sekali semua keluarga besar Fakultas Biologi dapat hadir dalam rangka syawalan ini. Syawalan adalah salah satu tradisi yang baik, khususnya di masyarakat kita yang dicontohkan oleh nenek moyang kita. “Selama kita menjalin silaturahmi, berkomunikasi dalam setahun ini pasti ada salah dan khilaf. Untuk itu kami atas nama pengurus Fakultas Biologi UGM mohon maaf jika ada salah dan khilaf di dalam mengemban amanah”. Selanjutnya Prof. Budi menyampaikan harapan semoga ibadah di bulan Ramadan dapat diterima oleh Allah SWT dan diridloi, serta semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan.

Selanjutnya disampaikan Ikrar Syawalan yang dipandu oleh Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Abdul Razaq Chasani, M.Si., Ph.D. Bapak Razaq membacakan ikrar yang diikuti oleh semua hadirin. Ikrar ini menandakan bahwa semua dengan rasa ikhlas hati dan meresapi apa yang diikrarkan, saling memberi maaf dan meminta maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Dengan ikrar bersama, semoga ampunan dari Tuhan akan mengembalikan kita kepada insan yang suci, insan yang fithrah, dan menjadi insan yang selalu beribadah kepada Allah SWT.

Memasuki acara inti adalah pengajian yang kali ini sebagai penceramah adalah ustadz Ahmad Khudori, Lc.  Dalam ceramahnya ustadz menyampaikan bahwa acara syawalan adalah intinya kita saling bertemu, saling mendoakan, saling memaafkan.  Jika ada umat yang pernah berbuat dzolim kepada saudaranya baik karena sesuatu atau karena kehormatannya, maka hendaklah dia minta dihalalkan. Halal bi halal menjadi satu hal penting yang ada dasarnya. Halal bi Halal tidak hanya milik umat Islam saja, karena menjadi ajang silaturahmi. “Dengan adanya acara ini sudah menjadikan implementasi dari merajut silaturahmi, dengan hadirnya para purna karya, para alumni. Membangun silaturahmi sangat penting sekali, yang menjadi salah satu pilar untuk menjaga keutuhan negara kita”. Allah SWT yang maha Rahman dan Rahim, siapa yang menyambung Rahim maka Allah akan menyambungnya. Siapa yang akan mendapatkan rahmat Allah, pertolongan Allah, maka sambunglah silaturahim, jangan sekali-kali diputuskan.

Pengajian syawalan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz Ahmad Khudori, Lc. dan dilanjutkan bersalam-salaman sebagai tanda saling bermaaf-maafan. Selanjutnya hadirin disilakan menikmati hidangan yang telah disediakan.

Acara syawalan dan halal bi halal yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.

JMMB Selenggarakan Radiologi (Ramadhan di Biologi) 1446 H

Kegiatan Mahasiswa Rabu, 26 Maret 2025

Pada Ramadhan 1446 H, Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) UGM mengadakan acara RADIOLOGI “Ramadhan di Biologi” 1446 H. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 3 Maret – 19 Maret 2025 dan bertempat di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi, serta diikuti oleh seluruh Civitas Akademika Muslim Fakultas Biologi. Radiologi (Ramadhan di Biologi) 1446 H mengusung tema “Al-Hayat: Seeds of Faith, Roots of Wisdom”. Tema ini menggambarkan iman bagaikan benih yang ditanam, tumbuh, dan berkembang seiring waktu. Ramadhan merupakan musim subur untuk menanam dan merawat benih-benih tersebut. Melalui siraman kajian rohani serta rutinitas ibadah akan memperkokoh “akar” kebijaksanaan untuk menopang kehidupan spiritual. Akar yang kuat akan dapat menyerap hikmah Ramadhan, yang diharapkan akan menghasilkan “daun” amal shalih dan “buah” manfaat bagi sekitar. Oleh karena itu, diharapkan kegiatan Radiologi 1446 H dapat menjadi wadah bagi Civitas Akademika Muslim Fakultas Biologi UGM untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan dan meningkatkan keimanan, ketakwaan, ibadah, dan sebagai tempat untuk menggali ilmu, serta dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjalin dan mempererat ukhuwah islamiah di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam Radiologi 1446 H di antaranya adalah Kajian sore, Bagi Buka Samara kolaborasi dengan Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi, talkshow kolaborasi dengan JMG, mempererat ukhuwah dengan KMT, dan unggahan di media sosial Instagram JMMB.


Radiologi 1446 H dimaksimalkan melalui berbagai macam kegiatan yang bermanfaat sehingga dapat menambah pahala selama bulan Ramadhan dan tentunya menambah insight (pengetahuan) baru mengenai bidang ilmu Biologi. Salah satu kegiatan tersebut adalah, kajian sore dengan berbagai tema menarik seputar agama Islam dan hubungannya dengan ilmu Biologi. Setiap hari, tema kajian yang dibawakan selalu berbeda dengan topik yang tetap relevan dengan kondisi kehidupan umat Islam saat ini . Kajian sore juga dibawakan oleh para narasumber yang berkompeten di bidangnya, baik pihak yang berasal dari Fakultas Biologi UGM maupun dari pihak eksternal. Kajian sore diadakan menjelang berbuka puasa dan diikuti oleh Civitas Akademika Muslim Fakultas Biologi UGM, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama setelah kajian sore selesai. Setelah itu, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, serta shalat isya’ dan tarawih berjamaah.

Pada tahun ini, Radiologi 1446 H juga berkesempatan untuk berkolaborasi dengan departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM dalam kegiatan Bagi Buka SAMARA (Sambut Ramadhan dengan Gembira). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 Maret 2025 yang bertempat di Panti Asuhan Khadijah. Kegiatan ini mengusung tema “Setetes Kebaikan di Bulan Ramadhan” dengan tujuan memberikan kesempatan berbagi dalam kebaikan dengan kegiatan buka bersama di panti asuhan dan menjemput keberkahan di bulan Ramadhan. Tak hanya itu, Radiologi 1446 H juga berkolaborasi dengan Jamaah Mahasiswa Muslim Geografi (JMG UGM) dalam kegiatan Talkshow kolaborasi “Quarter Life Crisis : Menemukan Jati Diri dalam Bingkai Moral dan Ketaatan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 14 Maret 2025 dan bertempat di lantai 2 Kantin BioGeo. Selain itu, Radiologi 1446 H juga berkolaborasi pada kegiatan saintek bersama dengan Keluarga Mahasiswa Teknik (KMT) UGM di Panti Asuhan Kiwari pada hari Sabtu, 15 Maret 2025.

Kegiatan Radiologi 1446 H juga memaksimalkan dakwah di media sosial melalui unggahan video shorts “One Week One Hadits” di platform Instagram. Video pendek ini berisi pembacaan hadits Nabi Muhammad SAW dan bagaimana pengamalan hadits-hadits tersebut dalam kehidupan umat Islam sehari – hari. Video shorts “One Week One Hadits” telah diunggah di akun Instagram JMMB UGM (@jmmb_ugm) sebanyak 3 kali, selama periode kegiatan Radiologi 1446 H. Selain itu juga terdapat konten poster “Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan” yang rutin dibagikan melalui story Instagram. Konten-konten tersebut bertujuan untuk memberikan ilmu dan pengetahuan keislaman, serta mengingatkan pada kebaikan.

Ketua pelaksana dari kegiatan Radiologi 1446 H adalah Abdullah Zhafran Aly Bamsyah dan diawasi oleh Rafli Nur Muhammad Fahrezi selaku Mas’ul (ketua) JMMB 1446 H. Harapannya kegiatan Radiologi (Ramadhan di Biologi) tahun ini dapat menjadikan bulan Ramadhan ini lebih menyenangkan, berkesan, dan berpahala bagi Civitas Akademika Muslim Fakultas Biologi UGM, serta menjadi awal yang lebih baik untuk kedepannya. [Penulis: JMMB]

Bagi Buka Samara (Sambut Ramadan dengan Gembira)

Kegiatan Mahasiswa Rabu, 26 Maret 2025

Pada hari Sabtu, 8 Maret 2025, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi Universitas Gadjah Mada dan JMMB Universitas Gadjah Mada mengadakan kegiatan Bagi Buka SAMARA (Sambut Ramadan Dengan Gembira). Acara ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi Universitas Gadjah Mada dan Jama’ah Muslim Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada yang menggelar buka puasa bersama pada bulan Ramadan. Tema yang diangkat dalam acara ini adalah “Setetes Kebaikan di Bulan Ramadan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Khodijah Sinar Melati 23 Yogyakarta, yang dihadiri oleh 18 panitia dari Departemen Sosial Masyarakat dan Jama’ah Muslim Mahasiswa Biologi, serta 35 anak panti asuhan. Tujuan dari acara ini adalah untuk menyambut bulan Ramadan 1446 H, mempererat tali silaturahmi, serta sebagai sarana berbagi rezeki.


Acara Bagi Buka SAMARA berlangsung dari pukul 17.00 – 19.00 WIB. Pembukaan dimulai pada pukul 17.00 WIB yang dipandu oleh MC, diikuti dengan sambutan dari Mutiara Az Zahra Ailyn Eliora sebagai Koordinator Lapangan, kemudian sambutan dari Muhammad Haidar Ali selaku Ketua BEM Biologi UGM 2025, dilanjut dengan sambutan dari Rafli Nur Muhammad Fahrezi selaku Ketua JMMB UGM 2025, serta dari Ibu Anas sebagai Pengasuh Panti Asuhan Khodijah Sinar Melati 23 Yogyakarta. Selanjutnya, acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Luluk Qanita dengan tema “Keutamaan Bulan Ramadhan” yang diharapkan dapat memperdalam pemahaman agama Islam serta menambah keberkahan di bulan Ramadan. Dalam sesi ini, kita diajarkan untuk selalu meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga hubungan yang baik dengan sesama. Acara berlangsung dengan penuh keceriaan dan canda tawa. Anak-anak sangat antusias untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pembicara dan panitia dengan menunjukkan semangat mereka dalam mengikuti setiap kegiatan. Suasana acara terasa sangat hangat, dengan interaksi yang penuh keceriaan antara panitia dan anak-anak, menciptakan momen kebersamaan yang menyenangkan dan penuh makna. Kemudian, acara berikutnya yaitu buka bersama anak panti asuhan dengan makan bersama diselingi dengan perbincangan serta melaksanakan salat magrib berjamaah. Kegiatan terakhir yaitu sesi penutupan dengan dokumentasi bersama yang selesai pada pukul 19.00 WIB dan ditutup oleh MC serta dilanjutkan bersih-bersih setelah berkegiatan.

Acara ini diakhiri dengan harapan bahwa hubungan baik antar sesama dapat terjalin melalui saling membantu dan membahagiakan. Selain itu, bulan Ramadan yang penuh berkah ini menjadi momentum bagi kita semua untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan, meningkatkan keimanan, meraih pahala berlipat ganda, serta berharap dapat bertemu kembali pada bulan suci Ramadan 2026. [Penulis: BEM]

Silaturahmi dan Buka Bersama Keluarga Mahasiswa Pascasarjana UGM “Bersama Dalam Iman, Bersatu Dalam Kebaikan”

Kegiatan Mahasiswa Senin, 24 Maret 2025

Yogyakarta, 20 Maret 2025 – Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan acara Silaturahmi dan Buka Bersama, yang bertujuan mempererat kebersamaan antar mahasiswa pascasarjana dalam suasana Ramadan. Acara yang berlangsung di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM, ini dihadiri oleh mahasiswa pascasarjana lintas angkatan dalam Fakultas Biologi, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di antara peserta.


Mengusung tema “Bersama Dalam Iman, Bersatu Dalam Kebaikan”, kegiatan ini diawali dengan pembacaan Tilawah oleh Emil Salim, yang menghadirkan nuansa khidmat di awal acara. Selanjutnya, Ketua KMP, Imran Sadewo, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya mempererat tali silaturahmi di lingkungan akademik, khususnya di bulan yang penuh berkah ini.

Sesi utama dalam acara ini adalah pengajian yang disampaikan oleh Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Biologi UGM. Dalam tausiyahnya, beliau membahas tiga tema utama yang relevan dengan makna Ramadan:
  1. Keistimewaan Malam Lailatul Qadr – Menjelaskan bagaimana malam penuh kemuliaan ini menjadi waktu yang istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa.
  2. Pentingnya dan Keutamaan Silaturahmi – Menegaskan bahwa menjaga hubungan baik dengan sesama tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga memperpanjang umur dan melancarkan rezeki.
  3. Makna Surah Pertama yang Diturunkan: Iqra – Mengingatkan pentingnya ilmu dan membaca sebagai fondasi utama dalam kehidupan, terutama bagi akademisi dan mahasiswa.
Setelah sesi pengajian yang penuh inspirasi, para peserta menikmati buka puasa bersama, menciptakan momen kebersamaan yang mempererat ikatan di antara mereka. Acara semakin meriah dengan sesi permainan Kahoot, di mana peserta berpartisipasi dalam kuis interaktif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menambah wawasan Islam.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara. Kehadiran mahasiswa dari berbagai angkatan dalam Fakultas Biologi menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah serta meningkatkan wawasan keislaman. Banyak dari mereka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang tidak hanya memperdalam nilai-nilai keagamaan tetapi juga memperluas jaringan pertemanan di lingkungan pascasarjana UGM.

Dengan suksesnya acara ini, KMP UGM berharap tradisi kebersamaan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat hubungan antar mahasiswa. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

 

Contact Person:

Apriliawati 081367522447

Instagram: @kmpfabiogama

YouTube: KMP Biologi UGM

Email: kmp.biologi@ugm.ac.id

Pengajian Ramadan 1446 H Fakultas Biologi UGM: Meraih Syafaat Al Qur’an di Bulan Ramadan

Rilis Berita Selasa, 18 Maret 2025

Senin (17/3/25) yang bertepatan juga dengan malam Nuzulul Qur’an, Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan pengajian di bulan Ramadan. Pengajian yang merupakan salah satu kegiatan rutin kali ini mengambil tema “Meraih Syafaat Al Qur’an di Bulan Ramadan” dengan penceramah dr. Veby Novri Yendri, Sp.THTBKL. Pengajian yang bertempat di Masjid Al Hayat ini dihadiri oleh segenap Dosen, Tenaga Kependidikan, Pengurus Dharma Wanita Persatuan, dan perwakilan Mahasiswa.


Acara dibuka dengan diperdengarkan bacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Abdullah Zhafran Aly Bamsyah. Seluruh peserta menyimak dengan khusyu’ lantunan ayat-ayat Al Qur’an yang dibacakan dengan sangat merdu diiringi suara gemericik air hujan.

Selanjutnya disampaikan sambutan Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Prof. Budi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran ustadz dr. Feby serta segenap hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri pengajian pada sore ini walaupun turun hujan. “Hujan adalah makhluk ciptaan Allah yang sangat taat, ketika disuruh turun maka turunlah hujan”. Lebih lanjut Prof. Budi menyampaikan bahwa setiap 1 tahun sekali Fakultas Biologi menyelenggarakan pengajian di bulan Ramadan, di samping para mahasiswa yang tergabung dalam Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) juga mengadakan pengajian dan buka bersama setiap sore yang diberi nama program Radiologi, singkatan dari Ramadan di Biologi. Pengajian dan kegiatan-kegiatan bersama yang lain merupakan upaya kita untuk mempererat silaturahim. “Ukhuwah harus tetap dijaga, yaitu dengan cara kita menyelenggarakan kajian atau pertemuan-pertemuan. Semoga Ramadan kali ini benar-benar membawa berkah untuk kita semua” tutup Prof. Budi.

Selanjutnya diserahkan bingkisan dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi kepada perwakilan Staf Kebersihan dan Staf Keamanan. Penyerahan bingkisan dilakukan oleh Ketua Dharma Wanita, Ibu  Nur Puji Mumpuni, S.Si., M.Kes. kepada Ibu Maria sebagai perwakilan dari Staf Kebersihan dan kepada Bapak Hermawan sebagai perwakilan dari Staf Keamanan.

Memasuki acara inti pengajian, penceramah kali ini dr. Veby Novri Yendri, Sp.THTBKL. Beliau adalah ustadz yang juga seorang Dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) dan dokter di RS. JIH Yogyakarta. Dalam ceramahnya, ustadz Feby menyampaikan di antara 12 bulan yang dikenalkan pada kita ternyata hanya ada 1 bulan saja yg termaktub dalam Al Qur’an yaitu bulan Ramadan. Di bulan Ramadan juga Allah menurunkan Al Qur’an, yang bertepatan dengan malam yang mulia dan penuh keberkahan yaitu malam Lailatul Qadar. Dikatakan Rasul bahwa sebaik-baik kalian adalah yang mau belajar, membaca, memahami, dan mengamalkan Al Qur’an. Besuk kita akan dikumpulkan di padang mahsar dengan membawa amalan masing-masing. Bagaimana saat kita dibangkitkan dari kubur dan dikumpulkan di padang mahsar dengan bersahabatkan Al Qur’an. “Ramadan ini kesempatan kita untuk memotivasi diri kita untuk mendapatkan syafaat dari Al Qur’an. Jadilah sebaik-baik umat yang dikatakan Rasul, yaitu yang senang membaca Al Qur’an” tutup ustadz dr. Veby.

Pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz dr. Veby Novri Yendri, Sp.THTBKL. dan dilanjutkan berbuka dengan takjil yang telah disediakan oleh panitia. Sholat maghrib dilaksanakan secara berjamaah oleh semua hadirin, dan selanjutnya hadirin disilakan untuk  menikmati hidangan makan yang telah disediakan.

Kegiatan pengajian yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.

Angkat Tema Filogenetik Stroberi, Formasigen Selenggarakan Gentalk 2

Kegiatan Mahasiswa Rabu, 12 Maret 2025

Pada hari Jumat, 28 Februari 2025 pukul 13.00-14.30 WIB, telah dilaksanakan Gentalk 2 yang berlangsung di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM. Kegiatan tersebut ditujukan kepada mahasiswa Formasigen dan umum. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku dosen pembina Formasigen. Kegiatan Gentalk diharapkan menjadi wadah diskusi aktif dan sharing antara alumni atau kakak tingkat terkait topik skripsi yang dikerjakan dengan anggota Formasigen dan umum. Pada kegiatan Gentalk kedua di tahun ini terdapat 3 narasumber, yaitu Muhammad Ariq Alfito, Muhammad Sena Budiman, Muhammad Fatih. Ketiganya merupakan mahasiswi S1 Fakultas Biologi UGM angkatan 2021 di bawah bimbingan Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai dosen pembimbing skripsinya.


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Aliyah Syahidah selaku Divisi Humas Kabinet HomeoGenesis 2025, dilanjutkan sambutan oleh Pembina Formasigen 2025 Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Dari sambutan tersebut, Ibu Ganies berharap kegiatan Gentalk ini dapat terlaksana secara rutin dan semakin baik kedepannya sehingga dapat menjadi wadah ilmu pengetahuan bagi mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Kegiatan dilanjutkan dengan pematerian oleh narasumber dengan topik yang berjudul “Filogenetik Stroberi”. Pada pematerian ini telah disampaikan sejarah serta keunikan dari buah stroberi yang ternyata banyak melalui proses-proses evolusi hingga menjadi buah yang saat ini bisa kita konsumsi. Narasumber memberikan pemaparan mengenai pentingnya mempelajari filogenetik dan komponen-komponen penting yang ada pada pohon filogenetik. Selain itu, para narasumber memberikan penjelasan dan panduan mengenai langkah-langkah yang dilakukan dalam menghasilkan visualisasi dan interpretasi pohon filogenetik yang baik. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan audiens dan penutupan. Dengan dilaksanakan kegiatan Gentalk yang kedua pada tahun ini, diharapkan dapat terus menjadi wadah diskusi yang menarik dan bermanfaat agar menjadi gambaran tentang penelitian-penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa yang berada di bawah bimbingan dosen-dosen di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM. Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat membantu mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan nomor 2 yaitu mengakhiri kelaparan.

[Penulis: Formasigen]

Fakultas Biologi Kembangkan Kerjasama Budidaya Melon Hikapel Bersama KAGAMA KALTIM

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Rabu, 12 Maret 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong hilirisasi hasil risetnya melalui pengembangan melon Hikapel di Kalimantan Timur. Inovasi ini dikembangkan oleh tim peneliti Fakultas Biologi UGM di bawah pimpinan Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Melon Hikapel berukuran mini dengan berat 300–700 gram, memiliki rasa manis, aroma harum, dan kaya akan nutrisi, termasuk beta-karoten, antioksidan, dan vitamin C. Dengan masa tanam hanya sekitar 60 hari, melon ini lebih cepat panen dibandingkan melon pada umumnya.


Sebagai bagian dari hilirisasi hasil riset, Fakultas Biologi UGM menggandeng KAGAMA Kalimantan Timur dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Nusantara untuk mengembangkan budidaya melon Hikapel di Desa Sei Seluang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara sejak September 2024. KAGAMA Kalimantan Timur yang diketuai Didiek Anggrat, bersama P4S Nusantara yang diketuai Andi Burhan Badurahman Abdullah, mengembangkan demplot (demonstration plot) untuk memperkenalkan teknologi budidaya Hikapel kepada petani lokal.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mengimplementasikan hasil riset agar bermanfaat bagi masyarakat. “Melon Hikapel tidak hanya berpotensi sebagai komoditas unggulan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui teknik budidaya yang lebih efisien”.

Ketua KAGAMA Kalimantan Timur, Didiek Anggrat, menambahkan bahwa budidaya melon Hikapel memiliki prospek ekonomi yang besar dan telah dijajaki untuk pasar swalayan dan retail di Balikpapan. Sementara itu, Ketua P4S Nusantara, Andi Burhan Badurahman Abdullah, menuturkan bahwa pihaknya menyediakan pelatihan dan pendampingan teknis bagi petani agar budidaya ini dapat berkembang lebih luas.

Fakultas Biologi UGM berharap inovasi ini dapat menjadi model penguatan sektor pertanian berbasis riset dan teknologi, serta membuka peluang agribisnis baru bagi masyarakat. Program ini turut mendukung poin – poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya poin 1: menghapus kemiskinan, poin 2: mengakhiri kelaparan, poin 9: infrastruktur, industri dan inovasi, poin 11: kota dan komunitas yang berkelanjutan, poin 12 : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta poin 17: kemitraan untuk mencapai tujuan. Dukungan terhadap poin – poin SDGs tersebut diharapkan dapat berpartisipasi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat dunia.

Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi UGM: Mempererat Silaturahmi dalam Keberkahan di Bulan Ramadhan 1446 H

Rilis Berita Selasa, 4 Maret 2025

Yogyakarta, 3 Maret 2025 – Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara ini berlangsung dari tanggal 3 Maret hingga 21 Maret 2025 dan menyediakan minimal 50 paket berbuka puasa setiap harinya untuk mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan Fakultas Biologi UGM.


Mengusung tema Radiologi (Ramadan di Biologi) – Seeds of Faith, Roots of Wisdom, kajian ini diadakan bekerja sama dengan Jama’ah Muslim Mahasiswa Biologi (JMMB) UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan kebijaksanaan melalui diskusi keislaman yang relevan dengan kehidupan akademik dan sosial. Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga menghadirkan kajian Islam yang menghadirkan narasumber inspiratif untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai makna Ramadhan dan penguatan spiritual di lingkungan kampus.

Buka puasa bersama ini diawali dengan kajian keislaman, dilanjutkan dengan doa bersama dan penyajian hidangan berbuka. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di antara peserta, mencerminkan semangat persaudaraan dan solidaritas yang kuat dalam komunitas akademik Fakultas Biologi UGM.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen dalam suasana yang lebih akrab dan penuh makna. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada tujuan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan mencapai ketahanan pangan serta gizi yang baik.

Semoga semangat berbagi dan kebersamaan dalam acara buka puasa bersama ini dapat terus menginspirasi nilai-nilai kebaikan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan kampus dan masyarakat secara lebih luas.

Raih Pendanaan PF Sains Implementation, Tim GAMA AYAM Terima Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Capaian Program di Sawitsari Research Station

Rilis Berita Rabu, 26 Februari 2025

Antusiasme komunitas mitra mengantarkan Tim GAMA AYAM kepada pencapaian – pencapaian dalam program Pertamina Foundation: PF Sains Implementation. Pencapaian – pencapaian pelaksanaan program tersebut selanjutnya dipresentasikan oleh Tim GAMA AYAM– yang diwakili oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., kepada pihak Pertamina Foundation. Presentasi tersebut dilakukan dalam monitoring dan evaluasi oleh pihak Pertamina Foundation pada Senin, 24 Februari 2025 di Sawitsari Research Station. Tak luput, perhitungan Social Return of Investment (SROI) juga dipaparkan oleh Prananda Imammuddin Dzaki.


Kegiatan monitoring dan evaluasi oleh pihak Pertamina Foundation dilakukan untuk meninjau keberlangsungan program Tim GAMA AYAM sebagai pengusung satu – satunya dari UGM yang lolos pendanaan PF Sains Implementation 2024-2025. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini turut dihadiri oleh Tim GAMA AYAM lainnya yaitu Adib Fakhruddin Yusuf, M.Sc., Dian Sartika, M.Sc., Bapak Heru, dan Yusuf Febrianta. Monitoring dan evaluasi ini juga diikuti oleh 3 orang anggota KWT Srikandi Mrican, Caturtunggal, Sleman, D.I. Yogyakarta dan Bapak Suryadi, peternak GAMA AYAM dari Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, D.I. Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, diharapkan timbulnya transparansi dan penyampaian pelaksanaan kegiatan yang efisien.

Pemaparan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dalam kegiatan monitoring dan evaluasi kali ini didahului dengan profil tim, lalu solusi, tingkat kesiapan, manfaat & dampak, persiapan prototipe, perhitungan bruto, lokasi pelaksanaan program, alur kegiatan, dan yang utama yaitu hasil/pencapaian juga rencana kegiatan yang akan dilakukan. Pemaparan dilanjutkan terkait perhitungan SROI. Pemaparan perhitungan tersebut disampaikan oleh Prananda Imamuddin Dzaki sebagai delegasi Tim GAMA AYAM yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan perhitungan SROI di Surabaya oleh pihak Pertamina Foundation. Pemaparan oleh Tim GAMA AYAM tersebut merupakan salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program PF Sains Implementation. Dengan demikian, diharapkan dapat terjadi komunikasi dan kerjasama yang baik antara Tim GAMA AYAM dengan Pertamina Foundation di masa depan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan salah satu rangkaian dalam pelaksanaan program PF Sains Implementation. Program PF Sains yang diusung oleh Tim GAMA AYAM yaitu budidaya inovasi ayam petelur kampung unggul ‘MAHAR’ dengan pemanfaatan mesin penetas telur, serta melibatkan mitra yaitu KWT Srikandi Mrican. Program ini turut mendukung poin – poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya poin 1: menghapus kemiskinan, poin 2: mengakhiri kelaparan, poin 5: kesetaraan gender, poin 9: infrastruktur, industri dan inovasi, poin 11: kota dan komunitas yang berkelanjutan, serta poin 17: kemitraan untuk mencapai tujuan. Dukungan terhadap poin – poin SDGs tersebut diharapkan dapat berpartisipasi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat dunia [Penulis: Gama Ayam].

Pelatihan Evaluasi SROI dan IKM PFSeries2025: Tim Gama Ayam MAHAR untuk Meningkatkan Dampak Sosial dan Keberlanjutan Program CSR

Rilis Berita Senin, 24 Februari 2025

Surabaya, 20 Februari 2025 – Pelatihan Evaluasi SROI dan IKM PFSeries2025 diselenggarakan untuk meningkatkan efektivitas program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) serta menguatkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Acara ini diikuti oleh 102 peserta dari berbagai kategori, termasuk pemenang PFSains 2024, Tim Gama Ayam MAHAR dari Fakultas Biologi UGM, yang diwakili oleh Prananda Imammuddin Dzaki. Pelatihan berlangsung selama empat hari, 17–20 Februari 2025, di Gedung NaSDEC, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya.


Pelatihan ini mencakup sesi teori dan praktik mengenai Social Return on Investment (SROI) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Hari pertama difokuskan pada pemahaman konsep SROI, termasuk definisi, tujuan, dan identifikasi dampak melalui teori perubahan. Pada hari kedua, peserta belajar mengenai tahapan perhitungan SROI, fiksasi dampak, serta penerapan rumus perhitungan dalam program CSR. Hari ketiga berfokus pada IKM, meliputi metode penilaian dan penghitungan untuk mengukur kepuasan masyarakat terhadap program yang dijalankan. Selain itu, peserta terpilih juga mempresentasikan hasil perhitungan SROI. Materi pelatihan disampaikan oleh para pakar ekonomi dan bisnis, termasuk Prof. Dr. Fitri Ismiyanti, SE, MSi., Prof. Dr. Putu Anom Mahadwartha, S.E., M.M., serta akademisi dan praktisi lainnya.

Peserta juga melakukan praktik pembuatan alat ukur IKM dan penilaian, serta mempresentasikan hasil perhitungan SROI mereka. Tim Gama Ayam MAHAR mendapatkan kesempatan untuk memaparkan perhitungan SROI dari program mereka di hadapan Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, S.IP., M.A. Dalam presentasi ini, mereka juga menyampaikan progres pengabdian masyarakat yang telah dilakukan, termasuk pengembangan ayam MAHAR dan distribusi mesin penetas telur otomatis sebagai inovasi keberlanjutan.

Pelatihan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial yang berkelanjutan, SDG 2 (Zero Hunger) dengan mendorong ketahanan pangan melalui inovasi agrikultur seperti ayam MAHAR, serta SDG 12 (Responsible Consumption & Production) dalam pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seperti mesin penetas telur otomatis. Dengan pelatihan ini, diharapkan setiap proyek PFSeries dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan [Penulis: Gama Ayam].

Percepat Eskalasi Budidaya Ayam KWT Srikandi Mrican, Tim GAMA AYAM Salurkan Mesin Penetas Telur dan Indukan Ayam Dalam Rangka Pelaksanaan Program Pertamina Foundation PF Sains Implementation

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 20 Februari 2025

Komitmen GAMA AYAM terhadap visi pengabdian kepada masyarakat kembali direalisasikan melalui penyaluran mesin penetas telur dan indukan ayam kepada kelompok mitra, KWT Srikandi Mrican. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 19 Februari 2025 ini, dilakukan di demplot KWT Srikandi Mrican bersamaan dengan pertemuaan bulanan anggota. Penyerahan mesin penetas telur dan indukan ayam secara simbolis diwakilkan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dari pihak Tim GAMA AYAM kepada Ibu Nur Handayani sebagai Ketua KWT Srikandi Mrican. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Heru selaku perwakilan peternak ayam MAHAR di Condong Catur, perwakilan Tim GAMA AYAM lainnya  Dian Sartika, S.Si., M.Sc. dan Yusuf Febrianta. Melalui penyaluran mesin penetas telur kepada KWT Srikandi Mrican ini, diharapkan dapat terjadi akselerasi eskalasi budidaya ayam di demplot KWT Srikandi Mrican.


Kegiatan penyaluran mesin penetas telur ini merupakan bentuk implementasi dari poin – poin Sustainable Development Goals (SDGs). Poin – poin tersebut terutama yaitu poin ke-9, poin ke-11, dan poin ke-17. Poin ke-9: infrastruktur, industri dan inovasi diimplementasikan melalui pengadaan mesin penetas telur yang dapat memicu tingkat keberhasilan dalam pengadaan day old chick (doc). Poin ke-11: kota dan komunitas yang berkelanjutan diimplementasikan melalui pemberdayaan produksi telur dan doc pada kelompok wanita tani di area urban. Poin ke-17: kemitraan untuk mencapai tujuan, diimplementasikan dalam bentuk jalinan kemitraan antara GAMA AYAM dengan KWT Srikandi Mrican untuk mencapai swasembada telur. Dengan diimplementasikannya poin – poin SDGs, diharapkan bahwa kegiatan kemitraan ini dapat berpartisipasi dalam menciptakan masyarakat dunia yang berkelanjutan [Penulis: Gama Ayam].

Dukung Visi Ketahanan Pangan, Tim ‘GAMA AYAM’ Ajak KWT Srikandi Mrican Implementasikan Teknologi Dalam Budidaya Ayam Melalui Program Pertamina Foundation

Rilis Berita Rabu, 19 Februari 2025

Sabtu, 30 November 2024, Tim ‘GAMA AYAM’ telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengembangan Mesin Penetas dan Budidaya Ayam Petelur Lokal “Mahar”. Kegiatan yang dilaksanakan di Sawit Sari, Caturtunggal, Yogyakarta ini bertujuan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat melalui agribisnis, memberikan pengetahuan praktis tentang teknologi penetasan telur, dan manajemen budidaya ayam petelur lokal. Ayam petelur lokal “Mahar” dipilih karena memiliki potensi unggul dalam adaptasi lingkungan, produktivitas, serta nilai ekonomis yang menjanjikan bagi usaha kecil menengah. Ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi, Mrican antusias mengikuti kegiatan dengan aktif berdiskusi dan menyimak pematerian.


Kegiatan ini dipandu oleh Dian Sartika dan Prananda Imammuddin Dzaki sebagai Master of Ceremony. Setelah itu, pematerian diberikan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. mengenai penelitian ayam lokal dan budidaya ayam ‘Mahar’. Kegiatan pematerian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab dipenuhi partisipasi aktif ibu – ibu KWT Srikandi, Mrican. Setelah sesi tanya jawab, partisipan aktif menyimak pematerian yang diberikan oleh Bapak Wangdi Wusono tentang mesin penetas telur dan teknis pengoperasiannya. Sebagai umpan balik dari pematerian yang diberikan oleh narasumber, partisipan antusias mengajukan pertanyaan ketika sesi tanya jawab. Berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi istirahat yang meriah diiringi ice breaking dan pembagian doorprize. Setelah itu, partisipan yang hadir diberi kesempatan untuk mengeksplorasi kandang Gama Ayam dan melihat koleksi ayam ‘Mahar’ untuk pengenalan lebih lanjut secara langsung. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan makan siang bersama. Adapun kegiatan ini juga turut mendukung tercapainya poin ke-8 SDG’s tentang pertumbuhan ekonomi serta poin ke-12 tentang pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan [Penulis: Gama Ayam].

Seluruh Kepala Laboratorium Fakultas Biologi UGM Bahas Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian 2025

Rilis Berita Kamis, 23 Januari 2025

Senin, 23 Januari 2025, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar workshop bertajuk “Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi Tahun 2025”. Acara ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di Gedung Auditorium Fakultas Biologi UGM.


Workshop ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dalam pembukaannya, Dr. Eko menekankan pentingnya Fakultas Biologi untuk terus berkontribusi di kancah global. “Kunci untuk menjadi bagian dari dunia global adalah komunikasi dan kolaborasi. Kita juga harus terus mengikuti perkembangan dunia yang dinamis,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, seluruh Kepala Laboratorium, serta Tim Dosen Penyusun Rencana Induk Penelitian dan Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM. Materi yang dibahas dalam workshop meliputi dasar-dasar penyusunan rencana induk, roadmap, landasan pengembangan, tujuan dan sasaran pelaksanaan, program strategis, serta target capaian kinerja yang ditetapkan untuk tahun 2024-2028.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., turut memberikan arahannya. Dalam pesannya, Prof. Budi menggarisbawahi pentingnya fokus pada target capaian dan pengelolaan sumber daya yang dimiliki. “Kita harus fokus pada target capaian dan memastikan pengelolaan yang optimal terhadap apa yang kita miliki,” ungkapnya.

Workshop ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis Fakultas Biologi UGM dalam lima tahun ke depan, sejalan dengan visi dan misi universitas. Dengan adanya rencana induk ini, Fakultas Biologi diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Musyawarah Akbar Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) 1446 H

Kegiatan Mahasiswa Selasa, 21 Januari 2025

Dalam rangka memperkuat koordinasi, transparansi, dan pengambilan keputusan bersama, Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) Universitas Gadjah Mada mengadakan Musyawarah Akbar JMMB UGM 1446 H, yang telah dilaksanakan pada 14 Desember 2024 di Ruang X Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan 22 Desember 2024 melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi serta menentukan arah kebijakan di masa mendatang.


Pembukaan acara secara resmi dipandu oleh MC (Mutia Rizky Fatihah) dan pembacaan tilawah Al-Quran Surat Al-Fussilat ayat 30-36 oleh qori’ (Abdullah Zhafran Aly Bamsyah) yang memberikan suasana khidmat dan untuk mengharap keberkahan dan kelancaran acara. Acara diteruskan dengan penyampaian sambutan oleh Ketua Panitia (Muhammad Husein Chesta Adabi), Mas’ul JMMB (Muhammad Luthfi) dan pembina JMMB (dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar). Sambutan-sambutan ini memperkuat tekad bersama untuk menyukseskan acara hingga selesai dan menjadi penyemangat untuk jalannya organisasi JMMB di masa depan.

Agenda pertama pada 14 Desember 2020 adalah pembahasan dan pembacaan AD/ART serta RUGD yang dipimpin oleh pimpinan sidang tetap (Muhammad Husein Chesta Adabi). Dengan penuh ketelitian, profesionalisme, dan semangat kolaborasi, diskusi menghasilkan kesepakatan yang diterima secara bulat oleh seluruh peserta. Proses ini berlangsung dengan lancar dan konstruktif, mencerminkan koordinasi yang baik serta komitmen bersama untuk mencapai hasil terbaik.

Agenda berikutnya adalah presentasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kabinet Ar-Rabii’ud Daafi untuk periode kepengurusan 2023-2024. Pemaparan dilakukan secara berurutan oleh para pengurus harian, yang menyampaikan laporan kinerja, pencapaian, serta evaluasi dari program-program kerja yang telah dijalankan selama masa kepengurusan. Presentasi dimulai dari Mas’ul dan Wakil Ketua Umum, kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris, Bendahara, Biro Kaderisasi dan Psikologi Organisasi (Peningkatan Mutu, Kesejahteraan, Pendataan dan Pengayaan, serta Penjagaan dan Pembinaan), Bidang Media dan Opini, Bidang Alumni dan Jaringan, Bidang Syiar Islam dan Pelayanan Umat dengan Bidang Biology Muslim Study Club, Bidang Kemandirian Finansial, dan Bidang Pengembangan Muslimah. Setiap pengurus memberikan penjelasan rinci terkait tanggung jawab masing-masing, dengan harapan dapat menjadi bahan refleksi dan acuan perbaikan bagi kepengurusan berikutnya. Usai presentasi yang disampaikan oleh para pengurus, Majelis Syuro melanjutkan dengan proses evaluasi dan penilaian mendalam terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kabinet Ar-Rabii’ud Daafi guna menentukan kelayakan penerimaan laporan tersebut. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek secara cermat, Majelis Syuro secara resmi memutuskan untuk menerima LPJ JMMB dengan sejumlah catatan penting yang perlu ditindaklanjuti sebagai upaya perbaikan dan peningkatan kinerja di masa mendatang. Setelah itu, diskusi diarahkan pada penentuan calon Mas’ul dan Wakil Ketua Umum yang akan meneruskan amanah kepemimpinan JMMB pada periode berikutnya. Nama-nama yang diajukan sebagai calon Mas’ul ditetapkan melalui pertimbangan matang, dengan mengedepankan asas kebaikan dan kesepakatan seluruh peserta Musyawarah Akbar JMMB 1446.

Proses musyawarah lebih lanjut terkait pemilihan Mas’ul dan Wakil Ketua Umum serta penetapan Dewan Formatur dan Majelis Syuro berlangsung pada Minggu, 22 Desember 2024 melalui aplikasi Zoom Meeting. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC (Anis Fauzia Rahma) dan dipimpin oleh pimpinan sidang tetap (Muhammad Husein Chesta Adabi). Musyawarah berlangsung dengan melibatkan kebijakan yang disepakati bersama dan semangat saling mendukung, mandat kepemimpinan sebagai Mas’ul JMMB 1446 H dipercayakan kepada Rafli Nur Muhammad Fahrezi, yang akan didampingi oleh dua Wakil Ketua Umum, Zahra Karimah Nuha dan Dhyra Chandrika Ramaniya. Selain itu, pemilihan anggota Majelis Syuro sebagai pendamping dan pengawas kepengurusan juga terlaksana dengan lancar. Jabatan ini dipercayakan kepada Muhammad Luthfi, Najma Hadiyah Salma, Zidny Qonita Addini, Ramadhan Nur Khoiruddin, Septyana Dwi Anggraini.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian Musyawarah, dilaksanakan doa bersama yang khusyuk, memohon kepada Allah SWT agar tampuk kepengurusan yang baru serta perjalanan organisasi JMMB di masa mendatang senantiasa dilimpahi rahmat, kemudahan, dan terus berkembang sehingga dapat memberi dampak positif demi keberlanjutan kebaikan yang lebih luas.

Kami menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan, berpartisipasi aktif, dan menunjukkan antusias yang luar biasa selama berlangsungnya musyawarah ini. Dengan semangat persatuan dan kolaborasi yang kokoh, kami percaya JMMB UGM akan terus berkembang sebagai wadah yang inspiratif untuk pembinaan serta pengembangan potensi mahasiswa dan civitas akademika Muslim Biologi. Kami optimis bahwa hasil dari musyawarah ini akan menjadi dorongan bagi kemajuan JMMB UGM di masa mendatang. JMMB, One Big Family! [Penulis: JMMB]

Mengawali Tahun 2025, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan

Rilis Berita Senin, 6 Januari 2025

Jumat (3/1/25) yang merupakan Jumat pertama di Tahun 2025, Fakultas Biologi mengadakan senam bersama. Senam bersama ini merupakan kegiatan rutin yang didakan setiap Jumat pagi yang diikuti oleh Dosen dan Tenaga Kependidikan dalam rangka meningkatkan aktivitas fisik di fakultas. Selain senam bersama, juga diadakan pemeriksaan kesehatan serta sarapan bersama.


Senam bersama yang diadakan di halaman Fakultas Biologi dimulai pada pukul 07.30 dan berakhir pukul 8.30, diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat. Setelah senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan yang pada kesempatan kali ini meliputi pemeriksaan tensi darah, kandungan gula darah, asam urat, dan kolesterol. Fasilitas pemeriksaan yang disediakan fakultas dimanfaatkan dengan baik oleh sekitar 100 peserta. Petugas mencatat semua hasil pemeriksaan sehingga di pemeriksaan berikutnya akan dapat dilihat perkembangan kesehatannya.

Dengan adanya kegiatan senam bersama, pemeriksaan kesehatan, serta sarapan bersama, diharapkan akan dapat semakin meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik seluruh sivitas. Kegiatan seperti ini menjadi kegiatan yang rutin dilakukan di Fakultas Biologi UGM, yang juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh.

Menutup Tahun 2024, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Sarasehan dan Doa Bersama

Rilis Berita Selasa, 24 Desember 2024

Senin (23/12/24) Fakultas Biologi UGM menutup tahun 2024 dengan menyelenggarakan sarasehan dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan. Acara yang diadakan di Gedung B Fakultas Biologi UGM ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya Prof. Budi menyampaikan perlunya guyup dan kebersamaan serta selalu bersyukur karena kita masih sehat, masih bisa menghirup udara segar. Bapak Dekan juga mengajak untuk hidup sehat, dan salah satu syarat sehat adalah dengan bergerak. “Semoga dengan sehat menjadi bekal beribadah dan bekerja.  Akhir tahun punya makna yg penting utk me-refresh tubuh. Kita punya hak untuk cuti, tapi harus membuat izin ke institusi. Mari kita benahi jika tahun depan akan istirahat, tetap harus dengan tertib administrasi”. Dalam kesempatan tersebut, tidak lupa Bapak Dekan mengucapkan selamat hari natal bagi yang merayakan. “Evaluasi wajib dilakukan walaupun untuk diri sendiri. Mewakili Pengurus Fakultas, mohon maaf jika ada kata dan tindakan yang kurang berkenan. Mari kita akhiri tahun 2024 dengan selalu bersyukur, semoga tahun depan banyak keberkahan” tutur Prof. Budi menutuo sambutannya.


Selanjutnya dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Dosen Fakultas Biologi UGM, Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si. M.S., Ph.D. Seluruh peserta mengikuti doa bersama dengan sangat hikmad dengan menengadahkan tangan kepada Tuhan.

Setelah doa bersama selanjutnya dibagikan beberapa doorprize untuk menambah meriah acara, dan ditutup dengan makan bersama hidangan yang telah disediakan.

Kegiatan sarasehan yang diisi dengan berkumpul dan doa bersama, serta makan bersama ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

BEM Biologi Adakan Program Visiting Village 3 di Dusun Geger

Kegiatan Mahasiswa Rabu, 18 Desember 2024

Pada hari Sabtu 14 Desember 2024 hingga hari Minggu 15 Desember 2024, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM melakukan  kegiatan Visiting Village 3. Kegiatan Visiting Village 3 ini merupakan program kerja lanjutan dari visiting village 1 yang berkolaborasi dengan Arah Pangan Indonesia. Kegiatan ini  dilakukan  dalam berbagai bentuk kegiatan agar tetap menjaga tali silaturahmi dengan desa binaan yang telah menjadi desa mitra BEM Biologi sejak lama. Acara ini dilaksanakan di Dusun Geger pada hari Sabtu hingga Minggu tanggal 14 hingga 15 Desember 2024 yang dihadiri oleh 20 panitia, terdiri dari 15 panitia dari Departemen Sosial Masyarakat dan 5 panitia dari Arah Pangan Indonesia. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menjalin kerja sama dan relasi kepada masyarakat di Dusun Geger.


Acara Visiting Village 3 pada hari pertama 14 Desember 2024 dilaksanakan pada pukul 07.00 – 21.00 WIB. Pembukaan acara dimulai pukul 09.00 WIB yang dipandu oleh Pak Nandar selaku kepala dukuh Dusun Geger. Kegiatan ini diisi dengan sesi praktek memasak yang bertujuan untuk memberikan inovasi kepada masyarakat geger tentang potensi pengolahan dari bahan pangan yang mereka miliki. Kemudian, sore hari pada pukul 15.00 – 17.00 WIB dilakukan kegiatan eco printing yang bertujuan untuk melatih kreativitas anak-anak di Dusun Geger. Selanjutnya pada pukul 19.30 – 21.00 WIB dilakukan sesi Games Triviamarker yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan anak-anak dan games tebak gambar yang bertujuan untuk mengasah imajinasi dari anak -anak.

Pada hari kedua 15 Desember 2024, kegiatan kerja bakti dimulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan aliran air di sekitar Dusun geger. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kedekatan dengan bapak-bapak Dusun Geger. Setelah kegiatan kerja bakti selesai seluruh panitia bersiap-siap untuk kembali pulang ke Fakultas Biologi.

Berakhirnya acara ini diharapkan agar hubungan antara masyarakat Dusun geger dengan Fakultas Biologi tetap dapat terjalin dengan baik. Semoga kedepannya Departemen Sosial Masyarakat dapat terus memberikan banyak kegiatan yang bermanfaat dan berinovasi untuk membantu mengembangkan Dusun Geger. Semoga dengan adanya kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh Departemen Sosial Masyarakat ini Dusun Geger menjadi lebih baik lagi dari segi ekonomi atau banyak hal lainnya. [Penulis: BEM]

Penyuluhan tentang manfaat tanaman Indigofera bersama ibu-ibu PKK di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Minggu, 8 Desember 2024

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan MBKM Pengabdian Kepada Masyarakat, mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Cika Aprilia Hendriana (21/476880/BI/10740), Wafiq Nur Azzizah (21/483174/BI/10899), Nayla Rasya Nareswari (21/481407/BI/10844) dan Della Thasya L.S. (21/476868/BI/10739) bersama dosen pembimbing yaitu Prof. Dr. Kumala Dewi M.Sc.St. memberikan penyuluhan tentang manfaat tanaman Indigofera kepada ibu-ibu PKK dusun Blotan pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024 di pendopo RT 1 Dusun Blotan. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh ibu ketua RW dan RT beserta 15 orang lainnya sebagai perwakilan dari ibu-ibu PKK Dusun Blotan.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan manfaat dan cara budidaya tanamanan Indigofera. Dalam penyuluhan ini dijelaskan secara rinci mengenai manfaat tanaman Indigofera baik sebagai pewarna alami maupun pakan ternak yang berkualitas. Indigofera tinctoria dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami yang menghasilkan warna biru indigo yang sering digunakan dalam industri tekstil. Budidaya tanaman Indigofera tinctoria masih jarang dilakukan sedangkan harga bubuk indigo untuk pewarna alam dapat dijual dengan harga cukup mahal. Jadi budidaya tanaman Indigofera tinctoria membuka peluang untuk tambahan pendapatan. Selain itu spesies lain yaitu Indigofera solingeriana dapat dimanfaatkan daunnya sebagai pakan ternak karena kaya akan protein dan asam amino esensial yang bagus untuk hijauan pakan ternak.Penanaman dan perawatan tanaman Indigofera solingeriana cukup mudah dan jika panenan cukup banyak dapat dibuat menjadi silase. Dengan menanam tanaman Indigofera yang termasuk legum, petani juga membantu dalam pemeliharaan kesuburan tanah karena tanaman Indigofera dapat membentuk nodul dan didalam nodul terdapat mikroorganisme yang dapat menambat nitrogen serta mengubahnya menjadi bentuk nitrat dan amonium yang dapat dimanfaatkan tanaman lain.

Pada kegiatan ini juga dilakukan pembagian bibit Indigofera solingeriana pada peserta yang hadir yang bertujuan agar ibu-ibu PKK dusun blotan dapat praktek mandiri budidaya tanaman Indigofera, sehingga diharapkan nantinya dapat merasakan langsung manfaat dari tanaman Indigofera seperti yang sudah dijelaskan pada penyuluhan. Selain penyuluhan, dalam pertemuan ini juga dilakukan pemanenan sayuran pada demplot percobaan dan hasil sayuran juga diberikan kepada peserta yang hadir. Kegiatan pengabdian ini mendukung program SDGs (Sustainable Development Goals) terutama pada pilar ke 2 yakni tanpa kelaparan (Zero Hunger), SDGs pilar ke 8 yakni  Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi ( Decent Work and Economic Growth) serta SDGs pilar ke 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production)

Workshop SDM 2024: “Memaknai Hakekat Kerja”

Rilis Berita Senin, 25 November 2024

Jumat–Sabtu, 22–23/11/24 Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Workshop SDM dan Sarasehan dengan lokasi di River Hill Convention Hotel, Tawangmangu. Workshop kali ini bertema “Memaknai Hakekat Kerja” dan diikuti oleh seluruh Dosen  dan Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi UGM.



Pada Jumat malam, acara dimulai dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM Prof. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. yang sekaligus membuka rangkaian kegiatan sarasehan dan workshop. Dalam sambutannya Prof. Budi menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu diadakan oleh Fakultas Biologi UGM dan menjadi ajang silaturahmi bagi segenap Dosen dan Tenaga Kependidikan. Sangat penting sebuah organisasi untuk saling mengenal, saling memahami. Kerja tidak hanya tentang menyelesaikan sebuah tugas, tapi kerja akan bermakna jika dari awal diluruskan dulu niatnya. Selanjutnya Prof. Budi menyampaikan bahwa penting untuk senantiasa bersilaturahmi, memperkuat komunikasi dan kolaborasi serta bersinergi di semua lini. “Mudah-mudahan sepulang dari workshop ini semua bisa memaknai hakekat kenapa kita bekerja, semoga semua bias bekerja untuk mendapatkan ridho dari yang di atas” tutup Prof. Budi.

Pagi harinya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi workshop oleh Dr. Sumaryono, M.Sc. Sebelum penyampaian materi, dilaksanakan kegiatan outdoor dengan permainan-permainan yang mempunyai makna sesuai dengan tema “memaknai hakekat kerja”. Semua peserta mengikuti dengan antusias dan bergembira di setiap permainan. Sebelum permainan dimulai, dilakukan pembagian kelompok, dan masing-masing kelompok harus berlomba memenangkan permainan. Permainan pertama adalah memindahkan bola dengan menggunakan pipa yang harus dilakukan oleh semua anggota kelompok. Kelompok yang menang adalah yang paling banyak memindahkan bola ke kantong yang telah disediakan. Permainan kedua adalah menurunkan magic stick ke tanah yang harus dilakukan oleh semua anggota kelompok dengan menggunakan jari tangan masing-masing. Permainan ini cukup sulit dilakukan, dan sebagai pemenang adalah kelompok yang pertama berhasil menurunkan magic stick ke tanah. Permainan ketiga adalah mengurai tali yang dipegang oleh semua anggota kelompok, dan sebagai pemenang adalah kelompok yang pertama berhasil mengurai tali. Selanjutnya penyampaian materi di dalam kelas yang diisi dengan refleksi dari permainan-permainan yang telah dilakukan. Makna apa yang bisa diambil dari permainan-permainan tersebut untuk kemudian dapat diimplementasikan di dunia kerja.

Di akhir acara disampaikan sharing dari Tim Kesehatan Mental Fakultas Biologi UGM, yang pada kesempatan ini disampaikan oleh Psikolog Fakultas Biologi UGM, Yudhistira Adi Perdana, M.Psi., Psikolog. Mas Yudhis menyampaikan data-data konsultasi yang telah dilakukan, dan fasilitas yang diberikan oleh Fakultas Biologi UGM dalam kaitannya dengan layanan kesehatan mental.

Kegiatan workshop yang melibatkan seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi UGM dan rutin dilaksanakan setiap tahun ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh.

Merayakan Dedikasi 41 Tahun: Seminar Purna Tugas Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto

Rilis Berita Senin, 18 November 2024

Yogyakarta, 16 November 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Seminar Purna Tugas bertajuk “Revealing the Transformative Power of Indonesia’s Inland Waters” di Auditorium Fakultas Biologi UGM. Acara ini digelar untuk mengantarkan purna tugas Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U. setelah 41 tahun pengabdian sebagai dosen. Seminar ini juga menjadi momen spesial yang bertepatan dengan ulang tahun ke-70 Prof. Suwarno.


Kegiatan ini menghadirkan 13 narasumber yang merupakan alumni bimbingan Prof. Suwarno dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian, serta dihadiri oleh lebih dari 170 peserta dari berbagai kalangan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Prof. Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si., yang menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Prof. Suwarno. “Banyak hal yang kita terima dari Prof. Suwarno. Kami mengucapkan terima kasih dan sangat menghargai kontribusi luar biasa beliau,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., dalam sambutannya sekaligus membuka acara, menyatakan, “Esensi paling penting dalam acara ini adalah penghormatan kepada Prof Suwarno dan ungkapan terima kasih khususnya dari Fakultas Biologi UGM atas dedikasi, komitmen, serta kecintaan beliau terhadap almamater dan ilmu pengetahuan”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pengenalan Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi, sebuah program inovatif yang mendukung pelestarian biodiversitas di Indonesia.

Seminar ini dibagi menjadi empat sesi yang menghadirkan beragam materi terkait potensi dan tantangan pengelolaan perairan Indonesia.

Sesi 1, Moderator: Siti Nurleily Marliana, Ph.D., sesi ini menghadirkan:

  1. Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U. – Variasi dan Multifungsi Perairan Pedalaman.
  2. Prof. Dr. Tri Retnaningsih Soeprobowati, M.App.Sc. (Universitas Diponegoro) – Paleolimnologi sebagai Pengelolaan Danau Berkelanjutan.
  3. Prof. Dr. Agatha Sih Piranti, M.Sc. (Universitas Jenderal Soedirman) – Eutrofikasi Kultural Danau atau Waduk dan Upaya Pengendaliannya.
  4. Prof. Dr. Suhestri Suryaningsih, M.Si. (Universitas Jenderal Soedirman) – Peran DAS sebagai Pendukung Eksistensi Ikan Sungai dan Danau atau Waduk.

Sesi 2, Moderator: Prof. Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.

  1. Dr. Ir. Sri Puji Saraswati, DIC., M.Sc. (UGM) – Eko-Hidrologi Eksistensi Komunitas Perairan di Tengah Perkembangan Infrastruktur.
  2. Dr. Puguh Sujarta, S.Si., M.Si. (Universitas Cenderawasih) – Budaya Konservasi Laut Dangkal.
  3. Dr. Ervina Indrayani, S.Si., M.Si. (Universitas Cenderawasih) – Danau Sentani: Keunikan dan Kekayaan Sumber Daya Hayati.

Sesi 3, Moderator: Mukhlish Jamal Musa Holle, S.Si., M.Env.Sc., D.Phil.

  1. Dr. Ike Nurjuwita Nayasilana, S.Si., M.Si. (Universitas Sebelas Maret) – Konservasi Air terhadap Satwa Liar.
  2. Dr. Susintowati, S.Si., M.Si. (Universitas 17 Agustus 1945) – Ancaman Serius terhadap Komunitas Pesisir.
  3. Dr. Tatag Bagus Putra Prakarsa, S.Si., M.Sc. (Universitas Negeri Yogyakarta) – Perairan Bawah Tanah: Daya Dukung Kehidupan Kelelawar Penghuni Gua.

Sesi 4, Moderator: Dr. Rury Eprilurahman, M.Sc.

  1. Dwinda Mariska Putri, S.Si., M.Sc. (Badan Riset dan Inovasi Nasional) – Distribusi Vertikal Zooplankton di Danau Laut Tawar.
  2. Heni Wahyu Sartika, S.Si., M.Sc. (UGM) – Sungai Belik sebagai Model Pengelolaan Perairan Mengalir pada saat Pandemi Covid-19.
  3. Maria Eva Kristiyani, S.Si., M.Sc. (SMA Kolese De Britto) – Perairan Pesisir untuk Budidaya.
  4. Carolina A. Inlandia, S.Si., M.Sc. (Konsultan Lingkungan) – Potensi Pencemaran Air dan Pengelolaan Embung Tambakboyo, Sleman.

Sebagai penutup, Prof. Suwarno membagikan 70 buku karyanya yang berjudul “Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan” kepada para peserta. Seluruh hadirin menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., yang telah memberikan dedikasi luar biasa selama 41 tahun bagi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purna tugas. Warisan ilmu dan inspirasi yang telah beliau torehkan diharapkan terus menjadi pendorong kemajuan bagi generasi mendatang. Terima kasih, Prof. Suwarno, atas pengabdian tanpa batas yang telah menjadi teladan bagi kami semua.

Tim MBKM Penelitian Biologi UGM Paparkan Hasil Riset Teknologi Sekuensing Nanopore di Konferensi Internasional ICoBioS x OBC 2024 Universitas Brawijaya, Malang

Kegiatan Mahasiswa Rabu, 13 November 2024

Tim Penelitian Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari Ocza Aradya Siwi Rumanti (Biologi 2021) dan Muhammad Naufal Dzakwan Luzen (Biologi 2021) berkesempatan untuk berpartisipasi dalam International Conference of Biological Science (ICoBioS) yang diselenggarakan oleh Institut Bioinformatika Indonesia (INBIO-Indonesia) pada tanggal 28-29 September 2024 di Universitas Brawijaya, Malang. Tahun ini, ICoBioS mengangkat tema “Recent Updates in Bioinformatics, Synthetic Biology, and Nanobio Science,” yang mencakup kompetisi presentasi makalah dan poster, lokakarya, serta membuka kesempatan bagi dosen, peneliti, praktisi, mahasiswa, hingga siswa sekolah menengah atas untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan memperluas jaringan. Acara ini juga menghadirkan pembicara-pembicara ternama dari Indonesia dan luar negeri.


Dalam kesempatan ini, tim MBKM Penelitian di bawah bimbingan Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si. dari Fakultas Biologi UGM dan Afif Pranaya Jati, S.P., M.Sc., PhD dari INBIO-Indonesia memaparkan hasil riset mengenai profiling mikrobia pada tanaman cabai menggunakan teknologi sekuensing nanopore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan profil virome pada tanaman cabai rawit dan cabai keriting yang terinfeksi penyakit keriting kuning menggunakan platform Oxford Nanopore Tecnologies. Sampel cabai diambil dari lahan budidaya Sleman dan Kulonprogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies virus dominan pada semua sampel adalah Tobacco vein clearing virus, Pepper yellow leaf curl Indonesia virus, dan Pepper yellow leaf curl Aceh virus.

Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan mitigasi yang lebih efektif terhadap praktik pertanian dan kebijakan pertanian untuk mengatasi kendala produksi tanaman cabai akibat infeksi virus, mengembangkan pengetahuan mengenai analisis data virome untuk identifikasi spesies virus pada tanaman cabai merah keriting dan cabai rawit, serta memberikan wawasan tambahan mengenai keragaman, distribusi, dan filogenetik virus melalui analisis data virome.

Penelitian ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 yang berfokus pada penghapusan kelaparan dan meningkatkan ketahanan sistem pangan. Dengan meningkatkan pemahaman tentang penyakit yang mempengaruhi tanaman cabai, diharapkan dapat mengembangkan solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil pertanian dan mengurangi kerugian yang disebabkan oleh serangan virus. Selain itu, penelitian ini juga mendukung SDG 9 mengenai industri, inovasi, dan infrastruktur, dengan menerapkan teknologi canggih seperti nanopore sequencing untuk mengidentifikasi patogen yang mempengaruhi tanaman secara lebih akurat dan efisien.

Program Desa Mitra Wukirsari: Pemanfaatan Kompos dan Pupuk Organik Cair untuk Tanaman dan Manfaat TOGA #4

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 4 November 2024

Semburat mendung datang perlahan
Hadirkan cemas di dalam sanubari
Meski hujan deras akhirnya mengguyur jalanan
Semangat pengabdian tetap jalan menuju Desa Wukirsari

Dibarengi dengan turunnya hujan pada hari Jumat 1 November 2024, tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Desa Mitra Wukirsari melaksanakan agenda terakhir dari rangkaian kegiatan Program Desa Mitra Fakultas Biologi UGM tahun 2024. Kegiatan kali ini yaitu penyampaian mengenai pemanfaatan kompos dan pupuk cair untuk tanaman TOGA. Secara berkesinambungan, pertemuan hari ini adalah bentuk aplikasi dari pemanfaatan hasil yang telah diperoleh dari kegiatan awal Program Desa Mitra Wukirsari terkait pembuatan kompos dan pupuk organik cair. Acara dibuka oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. dan dilanjutkan dengan pemaparan konten oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.


“TOGA yang merupakan tanaman obat keluarga yang sebenarnya sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat terutama sebagai keperluan memasak di dapur” tutur Pak Wiko di awal presentasinya kepada 31 ibu-ibu PKK Wukirsari yang hadir. Berbagai empon-emponan (kunyit, jahe, kencur, dan lainnya), sereh, dan daun salam, termasuk ke dalam contoh TOGA yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berbagai resep, tergantung tujuan pemanfaatan, dapat divariasikan dengan tambahan bahan lainnya seperti perasan jeruk nipis, lemon, dan madu, misalnya menggunakan campuran jeruk nipis, jahe, dan madu untuk mengatasi batuk pilek; kunyit untuk demam atau diare; sereh dan madu untuk batu empedu. Selain langsung meminum hasil perasannya, TOGA juga dapat dikonsumsi dengan direbus terlebih dahulu.

Di pedesaan yang mungkin masih memiliki pelataran yang luas, TOGA dapat ditanam langsung di tanah tanpa menggunakan pot atau polybag. “Kompos dapat ditambahkan ke dalam media tanam dengan perbandingan yang sama. Berbeda dengan pupuk organik cair yang sebaiknya terlebih dahulu ditambahkan air sehingga konsentrasinya tidak terlalu pekat, misal perbandingan 1:10” papar Pak Wiko.
Setelah penyampaian mengenai topik TOGA, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan cara pemanenan mikroalga Spirulina yang telah dibudidayakan pada pertemuan sebelumnya. Dibantu oleh empat orang mahasiswa yaitu Tia Erfianti, Renata Adaranyssa Egistha Putri, Seisha Salsabila Rosandi, dan Abdurrahman Muhammad Fikri Rasdi, disampaikan proses pemanenan mikroalga yang dimulai dengan penyaringan, pengeringan, penghalusan (menjadi bubuk), dan pengemasan. Secara bersama-sama, peserta ibu-ibu PKK menyaring Spirulina dari beberapa galon kultur yang ada. Hasil yang telah saring kemudian dikeringkan dengan dijemur di bawah terik matahari atau menggunakan oven sehingga diperoleh bentuk lembaran kering. Bentuk ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat juga dibuat menjadi bubuk menggunakan blender. Banyaknya produk yang diperoleh sangat tergantung dengan kepekatan atau banyaknya jumlah mikroalga dalam kultur. Semakin berwarna hijau pekat kebiruan maka akan diperoleh hasil yang lebih banyak. Dalam setiap sesi hari ini selalu dibarengi dengan diskusi dan tanya jawab dengan para peserta. Sesi kuis berhadiah doorprize dengan menjawab pertanyaan menjadikan suasana semakin ramai dan seru.

Pada pertemuan hari ini juga disampaikan berbagai TOGA dari tim dosen Program Desa Mitra Wukirsari yang dihadiri oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si., Dr. Maryani, M.Sc., Ibu Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dan Dr. Siti Nurbaiti. Tanaman sirih, sereh, salam, kunyit pandan, binahong, serta berbagai jenis jeruk meliputi jeruk lemon, limau, peras, dan purut dengan total 10 jenis tanaman dengan jumlah 68 tanaman diberikan kepada ibu-ibu PKK Wukirsari yang hadir. Di momen penutupan yang dipandu oleh Dr. Maryani, M.Sc., Tim dosen dan ibu-ibu PKK Wukirsari saling menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan kebersamaan selama Program Desa Mitra yang telah berjalan. Kedepannya semoga dapat terjalin kembali kegiatan lainnya. Tentunya diharapkan kegiatan hari ini dapat menambah wawasan masyarakat dan kebermanfaatan yang lebih luas, serta mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia yaitu SDG 2 – Tanpa Kelaparan (Zero Hunger), SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production), dan SDG 15 – Ekosistem Darat (Life on Land).

Kolaborasi PKM-MBKM Fakultas Biologi UGM dan KWT Melati : Pelatihan Digital Marketing, Pengelolaan Sosial Media dan Penyusunan Pengajuan PIRT Produk Roll Cake dan Kripik Labu Susu

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 4 November 2024

Yogyakarta, 03 November 2024 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo. Kegiatan bertajuk “Pelatihan Digital Marketing (Shopee dan META), Pengelolaan Sosial Media, serta penyusunan pengajuan PIRT Produk Labsuke Roll Cake dan Keripik Labu Susu” ini berlangsung pada hari Minggu, 03 November 2024, bertempat di Kebondalem, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Acara ini dihadiri tiga mahasiswa Fakultas Biologi, yaitu Ihsanti Tsania Fajriati, Haris Dwi Nugroho, dan Laksita Chesarina, bersama Dian Sartika, S.Si., M.Sc. beserta 13 perwakilan anggota KWT Melati yang terlibat secara aktif dalam program.


Kegiatan diawali dengan pematerian oleh Ihsanti Tsania Fajriati, Haris Dwi Nugroho, dan Laksita Chesarina mengenai cara pemasaran produk secara digital melalui platform Shopee dan META, serta memperkuat keterampilan dalam mengelola media sosial untuk mempromosikan dan memperluas jangkauan pemasaran produk berbasis labu susu, seperti Labsuke Roll Cake dan Kripik Labu Susu (Labsuke chips). Sesi pelatihan selanjutnya diberikan oleh Dian Sartika, S.Si., M.Sc. mengenai penyusunan pengajuan Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) untuk produk tersebut, guna memastikan kelayakan produk dalam memenuhi standar kesehatan dan keamanan konsumen. Penyusunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal yang berbasis labu susu.

Setelah sesi pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara Tim PkM MBKM dan anggota KWT Melati terkait keberlanjutan program pemasaran digital dan legalisasi produk agar dapat memenuhi standar yang lebih tinggi. Pelatihan ini berperan penting dalam membuka wawasan anggota KWT Melati, terutama dalam penguasaan strategi pemasaran digital yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Melalui diskusi interaktif dan sesi praktik, Tim PkM MBKM dan anggota KWT Melati mengidentifikasi langkah-langkah implementasi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan nilai produk labu susu, yang secara langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Madurejo.

Sejalan dengan program PkM MBKM, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Target pencapaian ini meliputi tujuh poin dari 17 SDGs, yaitu: poin pertama (no poverty: tanpa kemiskinan), poin kedua (zero hunger: tanpa kelaparan), poin keempat (gender equality: kesetaraan gender), poin kedelapan (decent work and economic growth: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities: berkurangnya kesenjangan), serta poin keduabelas (responsible consumption and production: konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Program ini juga merupakan bagian dari capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi Fakultas Biologi UGM, yaitu IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus).

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian PKM-MBKM Periode Tahun 2024 bersama dengan KWT Melati Madurejo yang menjadi suatu langkah kolaborasi berkelanjutan antara universitas dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal serta mendukung pencapaian SDGs di Indonesia. Program MBKM Pengabdian Masyarakat ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapabilitas dan pengetahuan KWT Melati dalam membangun ekonomi kreatif di sektor pertanian lokal namun juga memperkuat kontribusi akademis Fakultas Biologi UGM dalam mengembangkan solusi praktis yang relevan bagi masyarakat setempat [PKM-MBKM Labu Susu].

Tim Desa Mitra sampaikan Progres Pengabdian Masyarakat di Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 1 November 2024

Selasa, 15/10,  Tim Desa Mitra Kedungpoh bertemu dengan Lurah Kedungpoh dan Direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh untuk menyampaikan progres pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di kalurahan ini. Tim Desa Mitra diketuai oleh Dr. Hari Purwanto, MP. dengan anggota Dr. Bambang Retnoaji, M.Si., Ludmilla Fitri Untari, S.Si.,M.Sc., Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. dan Soenarwan Hery P., S.Si.,M.Kes. Tim ini mengangkat tema “Ekskalasi Potensi Agro-Eduwisata Berbasis Organik untuk Mewujudkan Desa Mandiri Sejahtera di Kalurahan Kedungpoh Kapanewon Nglipar, Gunungkidul”.

Program Desa Mitra ini telah berlangsung sejak  Februari dan akan berakhir pada November 2024. Beberapa program yang dilaksanakan di kalurahan ini antara lain penyelenggaraan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah peternakan; pelatihan pembuatan pestisida dan insektisida organik; pelatihan budidaya lebah madu; pelatihan budidaya ikan wader; dokumentasi serta konservasi tanaman dan serangga di Kedungpoh. Program-program ini digawangi oleh anggota Tim Desa Mitra yang dibantu oleh mahasiswa.

Sampai saat ini, hampir semua program telah terlaksana. Lurah Kedungpoh, Dwiyono, mengharapkan adanya kesinambungan program pendampingan potensi agro-eduwisata Kedungpoh ini oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM. Seperti diketahui, Kedungpoh telah didampingi oleh Tim Pengabdian Fakultas Biologi sejak 2019 dan secara bertahap mengalami kemajuan menuju desa mandiri sejahtera. Tim Pengabdian Fakultas Biologi tidak hanya membawa program dan pendanaan dari Fakultas Biologi UGM namun juga mengajak mitra CSR dari PT PLN Tbk UP3 Yogyakarta. Sinergi antara Program Desa Mitra dan program pengabdian CSR PT PLN mempercepat ekskalasi agro-eduwisata yang dicanangkan oleh pemerintah Kalurahan Kedungpoh.

“Kami telah menjalankan beberapa program sesuai rencana kami dengan beberapa mitra, mulai dari Kelompok Wanita Tani, Lumbung Mataraman, Kelompok Peternak Sapi sampai Kelompok Peternak lebah Madu Sari Alami”,  ungkap Hari dalam laporan progres pengabdian masyarakat kepada Lurah Kedungpoh. “ Kami berharap Fakultas Biologi UGM terutama Tim Desa Mitra tidak berhenti sampai di sini, kami masih membutuhkan pendampingan Bapak dan Ibu sekalian,” kata Dwiyono, menanggapi laporan Ketua Tim Desa Mitra. ”Apalagi dengan budidaya krisan di greenhouse kami, ini hal baru bagi kami sehingga kami masih membutuhkan pendampingan Tim dari Fakultas Biologi UGM”, tukas Didik Purnomo menambahkan. Didik Purnomo adalah direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh.

Ke depannya, seluruh program Tim Desa Mitra akan dilanjutkan oleh Tim Pengabdian Desa Mitra maupun stakeholder dari Kedungpoh baik dengan pendanaan UGM, CSR maupun pendanaan dana desa untuk mewujudkan Kedungpoh sebagai desa agro-eduwisata menuju desa mandiri sejahtera.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) serta SDGs 17 (Kemitraan untuk mencapai Tujuan).(DUS)

PkM MBKM Fakultas Biologi UGM 2024: Pemberdayaan Masyarakat Kepuh Kulon RT 001, Wirokerten, Banguntapan, Bantul Melalui Pemanfaatan Lahan Terbatas Dengan Teknologi Hidroponik Untuk Kemandirian Pangan (Tahap II): Mi Kwetiau Bayam, Hasil Hidroponik untuk Diversifikasi Pangan Mandiri

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 1 November 2024

Tim Pengabdian kepada Masyarakat – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM 2024 yang diketuai oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. telah berhasil melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kepuh Kulon RT 001, Wirokerten, Banguntapan, Bantul tahap yang kedua. Tim ini melibatkan empat orang mahasiswa yaitu Nurindah Musarofah, Hasna Nabila Kusumastuti, Cindy Adisty Rudi Ananda Putri, dan Amalia Rizky Fauzi dengan mengusung program keberlanjutan teknologi budidaya hidroponik yaitu dengan pengolahan bayam menjadi mi kwetiau bayam untuk diversifikasi pangan. Program ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan panduan kepada masyarakat untuk mengolah hasil budidaya hidroponik dan penganekaragaman pangan. Diversifikasi pangan bertujuan untuk mencegah terjadinya pola konsumsi konstan terhadap satu jenis pangan saja. Pada semester ini, kegiatan PkM-MBKM dilaksanakan pada Minggu, 27 Oktober 2024 pukul 09.00 – 13.00 WIB di rumah Kepala RT 001 Kepuh Kulon, Bapak Zamzuri. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme warga RT 001 Kepuh Kulon dengan dihadiri oleh 18 ibu-ibu serta Bapak Sunartono selaku Kepala Dukuh Desa Kepuh Kulon. Sebagai pembuka, Bapak Sunartono menyampaikan sambutan mengenai pentingnya menerapkan ilmu yang telah diperoleh karena karya dari ilmu akan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat. Beliau juga mengharapkan adanya inisiatif masyarakat untuk melanjutkan program ini tanpa takut akan resiko gagal sehingga masyarakat RT 001 Kepuh Kulon dapat menjadi pribadi yang produktif. Mendukung hal tersebut, Prof. Rina sendiri juga menyampaikan bahwa program ini diselenggarakan untuk membantu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat melalui diversifikasi pangan budidaya hidroponik. Beliau menekankan pentingnya kebersamaan antar warga untuk mewujudkan implementasi program ini di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perekonomian lokal dengan memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan dalam teknologi hidroponik dan produksi pangan mandiri yang juga dapat membuka peluang usaha baru.


Kegiatan pengabdian ini berbentuk sosialisasi dan praktik pembuatan olahan hidroponik berupa mi kwetiau bayam. Sosialisasi dilakukan dengan pemberian informasi mengenai nama produk olahan hidroponik, apa jenis tanaman yang digunakan, kandungan dan manfaat tanaman bayam, alat dan bahan serta tata cara membuatnya. Mi merupakan salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi masyarakat. Namun, mi pada umumnya tidak mengandung gizi yang cukup. Oleh karenanya, kami menginovasikan untuk menambahkan sari bayam sebagai penambah nutrisi sekaligus pewarna makanan. Bayam diketahui mengandung beberapa mineral, serat, dan vitamin A, C, dan K yang baik untuk memperlancar pencernaan, mengontrol tekanan darah, dan menjaga kekebalan tubuh.

Praktik pembuatan produk hidroponik dilakukan dengan membentuk kelompok untuk memberikan keefektifan kegiatan. Warga yang hadir dibagi menjadi dua kelompok dengan jumlah 6-8 orang yang didampingi oleh dua mahasiswa untuk melakukan praktik mandiri. Praktik diawali dengan penjelasan singkat mengenai alat dan bahan yang disediakan, kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat adonan sesuai resep hingga membuat adonan menjadi bentuk mi kwetiau menggunakan gilingan mi. Mi mentah yang telah siap, diolah menjadi mi kwetiau bayam goreng oleh ibu-ibu dan hasil akhir dinikmati bersama. Antusiasme dan keterampilan warga dalam melakukan praktik diharapkan dapat menjadi pendongkrak bagi keberlanjutan program ini. Menjelang akhir kegiatan, diadakan mini kuis dan bagi warga yang berhasil menjawab diberikan doorprize. Adapun tim PkM-MBKM juga memberikan satu pack mi beserta bumbu jadi dan cinderamata berupa totebag kepada warga dengan harapan dapat digunakan untuk mempraktikkan hasil olahan hidroponik di rumah. Sebelum acara ditutup, diadakan simbolis pemberian kenang-kenangan dari tim PKM-MBKM yang diwakili oleh Prof. Rina kepada RT 001 Kepuh Kulon yang diwakili oleh Bapak Zamzuri, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Program PkM-MBKM ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan baru dalam mengolah hasil budidaya hidroponik menjadi produk yang menunjang diversifikasi pangan masyarakat. Kegiatan ini mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.



Tagline:
# SDG 2: Tanpa Kelaparan
# SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
# SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

MBKM-Pkm: LUMBUNG MATARAMAN KEDUNGPOH BEBAS ANTRAKNOSA MELALUI APLIKASI BIOFERTILIZER

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 24 Oktober 2024

Sabtu (19/10), Tim MBKM-Pkm Fakultas Biologi UGM mengunjungi Lumbung Mataraman Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul untuk melakukan panen perdana cabai rawit (Capsicum annuum L.) hasil budidaya secara organik dengan aplikasi  biofertilizer. Tim MBKM-Pkm terdiri dari Rindha Amarsita, Fharsya Febrildha dan Siti Muyassaroh. Ketiganya merupakan mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2021 dibawah bimbingan Ibu Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc.

Antraknosa adalah penyakit yang kerap menyerang tanaman cabai dan menyebabkan kerugian besar bagi petani. Tim MBKM-Pkm sejak Maret 2024 memberikan penyuluhan dan pendampingan budidaya cabai rawit anti antraknosa dengan pengaplikasian biofertilizer setiap sepuluh hari sekali. Penggunaan biofertilizer sebagai agen pencegah antraknosa selain efektif dan murah juga dimaksudkan untuk menjaga lingkungan tetap lestari (sustainable). Dwi menyampaikan kepada KWT Kedungpoh,  “Penggunaan biofertilizer terbukti sangat efektif dalam meningkatkan ketahanan tanaman cabai terhadap serangan penyakit antraknosa. Selain itu, biofertilizer juga mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan nutrisi, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen”.

Slide content

Selama pelaksanaan program ini, petani di Desa Kedungpoh mengalami peningkatan hasil panen hingga 25% dibandingkan dengan panen sebelumnya. Selain itu, kualitas buah cabai juga menjadi lebih baik, dengan tingkat serangan penyakit yang jauh lebih rendah. Tri selaku anggota KWT Kedungpoh menyampaikan,  “Tanaman cabai yang dibudidayakan oleh Tim MBKM-Pkm bekerjasama dengan KWT Kedungpoh  tidak terserang antraknosa”. Serangan antraknosa biasanya semakin menjadi ketika turun hujan, namun tanaman cabai di Lumbung Mataraman sampai saat ini tetap sehat dan terbebas antraknosa walau telah terguyur hujan beberapa kali. Aplikasi bioferilizer mmpunyai keunggulan ramah lingkungan, mampu meningkatkan produktivitas (hasil panen dan kualitas buah), murah dan mudah dibuat serta merupakan  budidaya pertanian berkelanjutan.

Penyebarluasan penggunaan biofertilizer di Lumbung Mataraman Kedungpoh ini merupakan pelaksanaan dari SDGs-2 (Mengakhiri Kelaparan), SDGs-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab), SDGs-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS-RNLD)

MBKM-Lit: Aplikasi Biofertilizer Menurunkan Residu Insektisida Anorganik di Lahan Tanaman Cabai Lumbung Mataraman Kedungpoh, Gunungkidul

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 24 Oktober 2024

Lumbung Mataraman Kedungpoh, Sabtu (19/10), Tim MBKM Penelitian Fakultas Biologi  Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan Ronald Wihan Pradana dan Tiffa Kusuma Dewi dibawah bimbingan Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc. menyampaikan hasil riset kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kedungpoh serta Pembimbing Lapangan, Tri Wahyuni. Tim MBKM Penelitian ini mengungkap potensi biofertilizer dalam mengatasi residu insektisida anorganik pada lahan pertanian. Melalui penelitian skala lapang, tim peneliti berhasil membuktikan bahwa biofertilizer mampu menjadi solusi ramah lingkungan untuk meremediasi tanah yang tercemar seng (Zn) akibat penggunaan insektisida anorganik secara berlebihan pada tanaman cabai dan mencegah timbulnya penyakit antraknosa pada cabai.

Seng (Zn), meskipun merupakan unsur penting bagi pertumbuhan tanaman, namun dalam jumlah berlebihan dapat menjadi racun dan merusak ekosistem tanah. Mikroorganisme yang terkandung dalam biofertilizer memiliki kemampuan unik untuk mengikat, mendegradasi, dan mengubah bentuk seng menjadi senyawa yang tidak berbahaya bagi tanaman dan lingkungan. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa aplikasi biofertilizer secara signifikan mampu menurunkan kadar seng dalam tanah hingga persentase penurunan 50%. Selain itu, penggunaan biofertilizer juga berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan tanaman cabai, kualitas buah, dan produktivitas secara keseluruhan”, ungkap Dwi dalam sesi pemaparan hasil riset MBKM Penelitian kepada anggota KWT Kedungpoh, Tri Wahyuni. Tri mengungkapkan, “Tanaman cabai yang ditanam oleh tim MBKM-Lit Fakultas Biologi UGM menunjukan hasil pertumbuhan dan perkembangan yang jauh lebih baik setelah diberikan biofertilizer, terlihat dari tinggi tanaman  yang lebih baik, daun lebih hijau dan jumlah buah yang lebih banyak dari tiap tegakan”.

Kegiatan penelitian Tim MBKM-Lit Lumbung Mataraman Kedungpoh dimulai sejak Februari 2024 hingga saat ini. Budidaya tanaman cabai rawit ( Capsicum annuum L.) mulai dari pembibitan, penyiapan lahan, pindah tanam, penyiraman, aplikasi insektisida anorganik, aplikasi biofertilizer sampai pengukuran parameter lingkungan dan fisiologis di lahan maupun di laboratorium serta analisis data dan pembuatan laporan. Hasil penelitian ini akan disampaikan pada acara Research Day, 13-15 November 2024. Tim Peneliti telah menyiapkan poster, video kegiatan dan contoh produk cabai yang ditanam dengan aplikasi  di Lumbung Mataraman Kedungpoh. Selanjutnya Tim akan terus mengembangkan potensi biofertilizer ini bukan hanya sebagai pupuk dan penekan residu insektisa anorganik, namun juga agen pencegah serangan antraknosa pada tanaman cabai. Saat ini selain bekerjasama dengan Lumbung Mataraman Kedungpoh, Tim Peneliti juga bekerjasama dengan CSR PT PLN UP3 Yogyakarta.

Mengakhiri diskusi,  Tim Peneliti mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pertanian yang lebih sehat dan lestari (sustainable) dengan memanfaatkan potensi biofertilizer. Kegiatan ini merujuk pada pangejawantahan SDGs-1 (Menghapus Kemiskinan), SDGs-2 (Mengatasi Kelaparan), SDGs-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab), SDGs-15 (Menjaga Ekosistem Darat) dan SDGs-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS_RNLD)

Kelompok Studi Kelautan Selenggarakan KSK Birthday x KSK Competition 2024

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 22 Oktober 2024

Pada hari Sabtu, 14 September 2024, telah dilaksanakan KSK Birthday x KSK Competition dalam rangka merayakan ulang tahun KSK yang ke-24. Acara ini berlangsung di Ruang Biodas Atas Timur pada pukul 15.00 – 20.00 WIB, yang dimulai dengan pembukaan dan penayangan video ucapan selamat ulang tahun oleh tiap angkatan dan tiap Kelas Keilmuan (KK). Selain itu, Mr. Parvez Alam dan beberapa alumni juga ikut meramaikan dalam pengucapan selamat ulang tahun melalui video.

Setelah itu, dimainkan beberapa games, yaitu diawali dengan “How Well Do U Know KSK?” dimana tiap kelompok berlomba untuk mendapatkan poin terbanyak dalam menebak beberapa pertanyaan mengenai KSK dan mencari jawabannya disekitar ruangan. Lalu, dilanjutkan dengan permainan Estafet Balon dimana balon harus dioper dari depan ke belakang tanpa menggunakan tangan. Kemudian, games Mystery Box yang dimainkan dengan menebak barang yang berada didalam kotak, serta diakhiri dengan permainan Drink & Flip dimana peserta harus menghabiskan minuman yang berada di gelas, lalu membalikkan gelasnya. Acara selanjutnya adalah menghias tumpeng yang telah disediakan oleh panitia dengan hiasan yang sudah disiapkan oleh masing-masing angkatan. Indikator penilaian dilihat dari higienitas, sanitasi makanan, kreativitas, dan juga kerapian dari tumpeng.

 

Kemudian, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dengan kategori Best Video Angkatan, Best Video KK, Best Hias Tumpeng, Best Dress Code Angkatan, dan Juara Games. Best Video Angkatan dimenangkan oleh DXXIII, sedangkan Best Video KK dimenangkan oleh KK Mollusca. Lalu, DXXIV memenangkan Best Hias Tumpeng dan Best Dress Code Angkatan. Selain  itu, Juara Games dimenangkan oleh Kelompok 4. Selanjutnya, acara ini diakhiri dengan Tukar Kado antara ketiga angkatan dengan ketentuan yang telah ditetapkan. [Penulis: KSK]

Teliti Potensi DNA Barcoding Sebagai Eskalasi Screening Genetik Unggul Tebu Indonesia, Tim PKM-RE UGM Biocane Raih Penghargaan Setara Perak Kategori Poster di PIMNAS 37 Universitas Airlangga

Prestasi Minggu, 20 Oktober 2024

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37, yang diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2024 di Universitas Airlangga, Surabaya, mengusung tema “Berkompetisi Mengasah Kreativitas Mahasiswa Bertalenta Indonesia menjadi Pribadi yang Solutif, Inovatif dan Produktif”. Acara ini merupakan puncak kegiatan ilmiah mahasiswa berskala nasional sebagai forum pertemuan ilmiah untuk berinteraksi dan berbagi pengetahuan serta komunikasi produk kreasi antar mahasiswa.

Tim PKM-RE UGM Biocane dengan ketua Tiara Putria Judith dari Fakultas Biologi UGM dengan anggota lintas program studi diantaranya Salfa Athallah Agtari Nabillah (Biologi 2021), Thoriq Abdul Halim (Biologi 2021), Fahmi Arsyad (Teknik Pertanian 2021), dan Hernita Fika Ardiyati (Teknologi Pangan Hasil Pertanian 2022) dibawah bimbingan Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., yang mengusung riset berjudul “Inovasi DNA Barcoding Sebagai Molecular Detection Dalam Eskalasi Screening Genetik Unggul Tebu (Saccharum officinarum L.) Lokal Indonesia” berhasil memperoleh Juara 2 atau Penghargaan Setara Perak dalam kategori Poster PKM-RE-4.

Poster merupakan media transfer informasi yang dioptimalkan oleh Tim Biocane dalam menyampaikan hasil penelitian secara visual. Melalui kombinasi gambar dan tulisan singkat, poster ini berfungsi sebagai alat untuk mengkomunikasikan ide dan temuan riset secara efektif. Selain itu, poster ini juga mengundang audiens untuk berdiskusi lebih dalam, sehingga dapat tercipta wawasan baru mengenai keunggulan pendekatan DNA barcoding dalam mengatasi samarnya identifikasi secara konvensional pada kandidat parental hibridisasi potensial tebu di Indonesia. Sejalan dengan tema PIMNAS ke-37 yang mendorong inovasi dan produktivitas, Tim Biocane menargetkan pemberian solusi bagi sektor pertanian yang solutif dan inovatif. Semoga prestasi ini menjadi tonggak awal bagi eksplorasi riset yang semakin cemerlang di masa depan.

SAPA PAGI (Sarapan Pagi) Gratis Bagi Mahasiswa Selama Ujian Tengah Semester Ganjil TA 2024/2025 Di Kantin Fakultas Biologi UGM Jasmine Corner

Rilis Berita Jumat, 4 Oktober 2024

Fakultas Biologi UGM bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Fakultas Biologi UGM mengadakan program Sarapan Pagi (SAPA PAGI) Gratis bagi mahasiswa selama periode Ujian Tengah Semester (UTS) Genap Tahun Akademik 2024/2025. Program ini bertujuan mendukung pemenuhan gizi mahasiswa, khususnya pada masa ujian, sehingga mereka lebih siap secara fisik dan mental dalam menghadapi ujian. SAPA PAGI dilaksanakan mulai 30 September hingga 11 Oktober 2024, bertempat di Jasmine Corner, kantin Fakultas Biologi UGM Yang dikelola oleh Dharma Wanita. Program ini sudah terlaksana ke-6 kalinya setiap UTS maupun UAS, diuar bulan Ramadhan.


Sarapan dapat diambil setiap pagi mulai pukul 06.30 WIB, dengan menunjukkan kartu mahasiswa. Setidaknya terdapat 200 porsi sarapan disiapkan setiap harinya. Mahasiswa dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Ujian sebagai bukti untuk mendapatkan paket sarapan gratis. Mahasiswa sangat antusias dan bersemangat datang lebih awal untuk mendapatkan sarapan. Program ini mendapat sambutan positif, banyak mahasiswa mengaku senang dan merasa terbantu dalam menjaga fokus dan kebugaran selama masa ujian.

Program ini sebagai bagian dari komitmen Fakultas dan Dharma Wanita dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan mahasiswanya. Diharapkan, melalui inisiatif ini, para mahasiswa dapat lebih bersemangat dalam menjalani ujian dan meraih hasil yang optimal. Fakultas Biologi UGM berencana untuk terus melaksanakan program ini secara konsisten setiap periode ujian ke depannya.

Program Desa Mitra Wukirsari: Pengenalan Mikroalga, Budidaya, dan Manfaatnya #3

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 3 Oktober 2024

Senin, 30 September 2024, tim Pengabdian kepada Masyarakat program Desa Mitra Wukirsari, telah menyelenggarakan kegiatan yang ketiga di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Kegiatan dibuka dan dipandu oleh Dr. Maryani, M.Sc. yang dilanjutkan dengan sambutan dari ketua tim Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Pertemuan kali ke tiga ini diisi oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. yang memaparkan tentang mikroalga bertemakan “Pengenalan Spirulina: Budidaya dan Manfaatnya”. Kepada 35 orang peserta yang hadir, yang merupakan ibu-ibu PKK Dusun Sruni, disampaikan bahwa Spirulina adalah ganggang yang ukurannya sangat kecil, berwarna hijau, berbentuk spiral, dan dapat ditemukan di perairan manapun, baik di sungai, laut, maupun tambak. Ganggang ini sangat kaya akan nutrisi dan menyehatkan. Spirulina mengandung protein yang tinggi hingga mencapai 70%, sama dengan protein dari telur. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko diabetes dan kolesterol, juga bisa mendukung pertumbuhan anak-anak agar terhindar dari stunting. “Hasil panenan bentuknya berupa bubuk, seperti tepung, kemudian bisa dibuat dalam bentuk kapsul atau berbagai macam produk, dan dijual dengan harga yang relatif tinggi” tutur Dr. Eko sambil menunjukkan galon berisi kultur Spirulina dan sampel bubuk Spirulina yang sudah dikemas apik kepada para peserta yang antusias mendengarkan pemaparan. “Produk bubuk tersebut bisa langsung ditambahkan ke berbagai makanan: dicampur dengan nasi hangat, ditambahkan ke dalam makanan berkuah, atau dicampur ke minuman” tambahnya.


Dr. Eko juga menyampaikan cara budidaya Spirulina yaitu dengan mencampurkan bibit Spirulina ke dalam media berupa air bersih yang ditambah dengan pupuk. Selain itu, dengan penyesuaian pH, pemberian aerator yang disambungkan dengan selang, dan lampu, kultur Spirulina sudah dapat dipanen sekitar 7-21 hari atau ketika warnanya sudah hijau kebiruan. Pemanenan dilakukan dengan penyaringan menggunakan nilon filter, kemudian diperas hingga diperoleh bentuk pasta. Selanjutnya, bentuk pasta tersebut dijemur di bawah sinar matahari untuk pengeringan.

Pada kegiatan ini, juga didemokan cara mengkulturkan Spirulina yaitu dengan menggunakan wadah galon bekas air mineral. Sesi ini dibantu oleh adik-adik mahasiswa yaitu Renata Adaranyssa Egistha Putri, Muhammad Farrel Zharif Zidane, dan Finka Aulia. Starter bibit Spirulina dicampur dengan air bersih dengan perbandingan 1:1. Pupuk, yang komposisinya merupakan hasil penelitian tim mikroalga di bawah supervisi Dr. Eko, lalu ditambahkan ke dalam campuran kultur sebagai sumber nutrisi yang mendukung pertumbuhan Spirulina. Aerator dan lampu kemudian dipasang dan dimasukkan ke dalam galon. Kultur ini dibiarkan hingga siap dipanen saat warnanya sudah hijau pekat kebiruan. Aerator dan lampu bisa berkala dihidupkan dan dimatikan secara bergantian siang atau malam. Sesi ini, kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait materi dan kuis berhadiah doorprize yang menambah semangat peserta dalam menjawab pertanyaan mengenai materi. 

Pada kegiatan kali ke tiga ini, seluruh tim dosen Desa mitra Wukirsari ikut hadir dan terlibat, yaitu Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si., Ibu Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si., Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dan Dr. Siti Nurbaiti, S.Si. Kegiatan hari ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat yang mungkin belum banyak mengetahui tentang mikroalga, khususnya Spirulina. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (3); Tanpa Kelaparan (2); Tanpa Kemiskinan (1).

Setelah penyampaian tema Spirulina selesai, tim dosen dan peserta singgah di tempat penanaman hidroponik yang merupakan tema yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya. Berbagai tanaman yang ditanam secara hidroponik, seperti kangkung, selada, dan sawi, tumbuh dengan sangat subur dan siap untuk dipanen. Tim dari Fakultas Biologi UGM juga menyampaikan bantuan berupa plastik UV yang harapannya dapat dimanfaatkan untuk bangunan greenhouse sederhana yang secara inisiatif sudah dibuat oleh Ibu-ibu PKK Desa Sruni.

Sinergi PkM MBKM UGM dan KWT Melati: Optimalkan Pemasaran Produk Lokal dengan Digital Marketing

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 24 September 2024

Yogyakarta, 22 September 2024 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yan diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. kembali mengadakan pelatihan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Desa Madurejo, Prambanan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengenalan digital marketing dan perizinan produk olahan labu susu, khususnya tepung labu susu. Pelatihan ini dipandu oleh beberapa narasumber, seperti Dian Sartika, S. Si., M. Sc., aktivis UMKM dari Sleman, serta M. Theo Sardana, seorang fotografer dan videografer yang mengajarkan cara membuat foto dan video produk yang menarik untuk promosi online. Selain itu, tiga mahasiswa Fakultas Biologi, Haris Dwi Nugroho, Ihsanti Tsania Fajriati, dan Laksita Chesarina, turut membantu dalam penyampaian materi dan praktek pengemasan produk.


Acara ini dimulai pada pukul 08.30 di Rumah Bapak Romli dan dihadiri oleh para anggota KWT Melati. Kegiatan diawali dengan senam bersama untuk membangun keakraban antar anggota dan meningkatkan kebugaran anggota KWT Melati.Selanjutnya, mereka belajar cara mengemas produk labu susu dengan baik, membuat konten promosi yang menarik, serta memahami proses perizinan seperti sertifikasi halal dan P-IRT. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu KWT Melati memasarkan produknya secara lebih luas dan legal di pasaran.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan produk tepung labu susu dari KWT Melati bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas, meningkatkan pendapatan para anggotanya, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program ini juga mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), seperti pengentasan kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, kesetaraan gender, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi KWT Melati dalam memasarkan produk mereka secara lebih efektif, sekaligus memperkuat hubungan antara Universitas Gadjah Mada dan masyarakat melalui program pengabdian yang berkelanjutan. Tim PkM-MBKM Labu Susu masih terus melakukan pendampingan terhadapat KWT Melati untuk finalisasi desain produk dan beberapa legalitasnya. [MBKM PkM Labu Susu]

Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) x Kelompok Studi Kelautan (KSK) Adakan Program Mengajar di Panti Asuhan Mafaza, Yogyakarta

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 23 September 2024

Pada hari Minggu, 1 September 2024 telah dilaksanakan program kerja KSK Mengajar yang berkolaborasi dengan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) di Panti Asuhan Yatim Dhuafa Mafaza yang berlokasi di Warungboto, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dari jam 13.00 sampai 15.00 WIB dan diikuti oleh 63 peserta dan 17 panitia.

 

 

Kegiatan diawali dengan sharing session #1 yaitu pengenalan biota laut dan kelompok studi kelautan. Selanjutnya merupakan sesi games dan sharing session #2 yaitu pemberian materi mengenai motivasi untuk meraih cita cita. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian hadiah dan sesi dokumentasi bersama.

Berhasilnya acara ini didukung dengan open donasi yang berlangsung 27-31 Agustus 2024. Donasi yang didapatkan sebesar Rp1.430.000 yang secara langsung oleh panitia berikan ke pihak panti pada hari pelaksanaan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, kepada Panti Asuhan Dhuafa Mafaza dan KMP,  serta pihak pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu turut membantu melancarkan kegiatan KSK Mengajar #2 tahun 2024. [Penulis: KSK]

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Kemitraan BIMA Fakultas Biologi UGM Gelar Pelatihan Pembuatan Artificial Diet untuk Budidaya Samia di Omah JAMTRA

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 23 September 2024

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 September 2024 merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat BIMA Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Dipimpin oleh dosen Fakultas Biologi UGM, Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan melibatkan sekitar sepuluh mahasiswa. Edukasi mengenai Pelatihan Pembuatan Pakan Buatan untuk Ulat Sutra Eri (Samia cynthia ricini) disampaikan kepada JAMTRA (Jantra Mas Sejahtera).



JAMTRA bergerak dalam kegiatan konservasi ulat sutra liar mulai dari budi daya ulat sutra, mengembangkan Kelompok Tani, dan produksi hilir seperti benang sutra dan kain sutra. Pada tempat pelatihan yang berlokasi di Sebokarang, Wates, Kulon Progo, disampaikan materi mengenai pembuatan pakan buatan oleh Siti Shofa Assyifa’ul Qulbi Barid, S.Pd., M.Sc. Formula pakan buatan tersebut disesuaikan untuk ulat sutra eri (Samia cynthia ricini) yang merupakan komoditas unggulan dari JAMTRA.

Nilai penting dari penggunaan pakan buatan dalam proses budi daya ulat sutra adalah membantu menghemat waktu dalam proses mencari tanaman pakan. Apalagi saat musim kemarau, tanaman pakan jarak kepyar (Ricinus communis) cukup sulit ditemukan. Selain itu, menurut materi yang disampaikan Bapak Sukirno, pemberian pakan buatan pada larva instar I dapat membantu mengurangi risiko mortalitas larva. Yunianto Hagro Nugroho, atau lebih akrab dipanggil Pak Anto, selaku pemilik JAMTRA menyampaikan harapan bahwa semoga dengan adanya pakan buatan dapat membantu proses budi daya Ulat Sutra Eri menjadi lebih efisien.

Kegiatan pelatihan kemudian diakhiri dengan dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota JAMTRA dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, dan bekerja sama dalam mengembangkan budi daya ulat sutra serta dapat menghasilkan produk lokal yang bernilai tambah dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Kegiatan ini untuk mendukung tercapainya SDG’s 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG’s 2 (Tanpa Kelaparan), SDG’s 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG’s 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Entomology Eduventure di Omah Jamtra Bersama Tim Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Kemitraan BIMA Fakultas Biologi UGM

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 23 September 2024

Tim Pengabdian Masyarakat BIMA Fakultas Biologi UGM yang dipimpin oleh Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., mengadakan rangkaian kegiatan yang bertajuk Entomology Eduventure di Omah JAMTRA pada Rabu, 18 September 2024. Pada kegiatan ini, Omah JAMTRA yang merupakan destinasi eduwisata menerima kunjungan dari TK Masyitoh Gadingan. Dipandu oleh Fanny Sukma Sundari, S.Si., M.Sc., enam puluh siswa TK Masyitoh Gadingan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.


Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi berjudul “Serangga di Sekitar Kita” oleh Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Siswa TK Masyitoh Gadingan terlihat bersemangat memperebutkan hadiah berupa insektarium kupu-kupu.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Tour JAMTRA. Tim yang melibatkan sepuluh mahasiswa mengajak siswa TK Masyitoh Gadingan mengamati telur hingga imago dari Ulat Sutra Eri (Samia cynthia ricini). Selain itu, mereka juga mengamati produk hasil budi daya, seperti serat sutra dan kain sutra. Selama kegiatan tour, siswa TK Masyitoh Gadingan juga mendengarkan penjelasan mengenai fase Ulat Sutra Eri dari Yunianto Hagro Nugroho, pemilik JAMTRA.

Setelah puas berkeliling, siswa TK Masyitoh Gadingan melanjutkan kegiatan berupa Lomba Mewarnai Daur Hidup Kupu-Kupu. Melalui lomba mewarnai tersebut, diharapkan siswa TK Masyitoh Gadingan bisa mengenali bentuk, perspektif, dan warna dari serangga. Akhirnya, di penghujung kegiatan, didapatkan lima pemenang Lomba Mewarnai Daur Hidup Kupu-Kupu. Rangkaian kegiatan Entomology Eduventure diakhiri dengan dokumentasi bersama.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusias. Melalui Entomology Eduventure yang telah dilaksanakan, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa TK Masyitoh Gadingan mengenai hewan, terutama serangga. Selain itu, adanya rangkaian kegiatan Entomology Eduventure diharapkan menjadi langkah sukses bagi JAMTRA sebagai tempat eduwisata mengenai Ulat Sutra Eri (Samia cynthia ricini).

Kegiatan ini untuk mendukung tercapainya SDG’s 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG’s 2 (Tanpa Kelaparan), SDG’s 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG’s 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG’s 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Sinergi dan Nostalgia di Temu Alumni Kabiogama Lintas Angkatan, Rayakan Dies Natalis ke-69 Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Senin, 23 September 2024

Yogyakarta, 21 September 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar acara temu alumni lintas angkatan dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-69. Bertempat di selasar Gedung B Fakultas Biologi, acara ini dihadiri lebih dari 120 alumni dari berbagai angkatan yang tergabung dalam Keluarga Alumni Biologi Gadjah Mada (Kabiogama).


Acara dimulai dengan kegiatan senam Obah Gumregah yang dipandu instruktur, mengajak para peserta untuk berolahraga bersama dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Setelah senam, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengurus Pusat (PP) Kabiogama, Dr. Drs. Ario S. Setiadi, MM, PhD, CPM, CHRM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga resiliensi dan sinergi antaralumni guna memperkuat jaringan dan dukungan bagi perkembangan Fakultas Biologi UGM ke depan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang mengapresiasi antusiasme para alumni. Ia menegaskan bahwa kontribusi alumni sangat penting dalam memajukan fakultas, baik dari segi akademik maupun pengembangan jejaring kerja sama.

Acara inti diisi dengan pematerian oleh Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., yang mengangkat tema “Merajut Sinergi, Menuju Kemandirian dan Resiliensi Alumni.” Dalam pemaparannya, beliau mendorong alumni untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui kemandirian, ketangguhan, dan kolaborasi, baik dalam bidang akademik maupun profesional. Kemudian terdapat peluncuran kartu anggota Kabiogama baru secara simbolis oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni Fakultas Biologi serta Ketua PP Kabiogama.

Setelah sesi pematerian, suasana semakin meriah dengan digelarnya berbagai permainan seru. Gelak tawa, bernyanyi bersama dan cerita nostalgia mengalir sepanjang acara, mempererat tali persaudaraan antaralumni. Acara ditutup dengan pembagian doorprize, hasil sumbangan dari alumni Fakultas Biologi UGM, yang semakin menambah kegembiraan para peserta.

Kegiatan temu alumni ini menjadi momen penting dalam mempererat silaturahmi antaralumni lintas angkatan serta memperkuat sinergi dalam upaya bersama membangun Fakultas Biologi UGM yang lebih baik dan tangguh di masa depan.

Tasyakuran Dies Natalis ke-69 Fakultas Biologi UGM: Semarak Penuh Kebersamaan

Rilis Berita Senin, 23 September 2024

Yogyakarta, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali merayakan Dies Natalis ke-69 dengan rangkaian acara Tasyakuran yang digelar meriah pada hari Kamis, 19 September 2024, di Auditorium Biologi Tropika. Acara ini diselenggarakan setelah sesi Rapat Terbuka Senat Fakultas Biologi UGM yang telah berlangsung pada pagi harinya. Rapat terbuka tersebut menjadi bagian dari perayaan resmi Dies Natalis sebelum dilanjutkan dengan acara tasyakuran pada siang hari.


Acara tasyakuran berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, Dharma Wanita Persatuan Unit Fakultas Biologi serta tamu undangan. Pembukaan acara dipandu oleh Asrindon, S.I.Kom. dan Annisa Mawarni, S.Si., yang menghidupkan suasana dengan gaya penuh canda.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., memberikan sambutan dengan berfokus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan civitas Fakultas Biologi. “Tidak semua lembaga pendidikan bisa sampai hingga 69 tahun, sehingga kita patut bersyukur karena sampai saat ini Fakultas yang kita cintai ini masih eksis dan masih terus berkembang,” ucap Prof. Budi.

Setelah itu, prosesi potong tumpeng dilakukan oleh Ketua Senat, didampingi Dekan dan Wakil Dekan, dengan potongan tumpeng pertama diberikan kepada dosen termuda Fakultas Biologi, Aryo Seto Pandu Wiranto, S.Si., M.Sc., dan potongan tumpeng kedua diberikan kepada Ketua Dies Natalis ke-69 Bapak Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Selain prosesi tumpeng, acara tasyakuran diisi dengan berbagai hiburan dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Penampilan Mefi yang merupakan maskot Biologi, Bio Line Dance dengan lagu “Kupu-Kupu”, puisi dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono,M.Agr.Sc. yang berjudul 3K+69, persembahan lagu oleh Fani Sukria dan Kalleb William serta flash mop Gugur Gunung turut meramaikan suasana.

Setelah sesi hiburan, acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan purna karya pada tahun 2024, yaitu untuk Dr. Siti Sumarmi, Slamet Riyadi, Haryanto, dan Harjana.

Fakultas Biologi UGM juga memberikan penghargaan kepada tenaga kependidikan terbaik tahun 2024, di antaranya Siti Nur Haidah, S.E. (Administrasi), Yuni Hartati (Laboratorium), Maria (Kebersihan dan Lingkungan), serta Dwi Ristanto (K5L). Penghargaan mahasiswa berprestasi dari program sarjana dan pascasarjana juga turut diumumkan, yaitu Ridho Nur Alam (Program Sarjana Kategori Akademik), Maidira Marsa (Program Sarjana Kategori Olahraga), Kheysa Alvina Handayani (Program Sarjana Kategori Seni), dan Aryan Mustamin (Program Pascasarjana Kategori Akademik).

Dalam sesi selanjutnya, sebagai bentuk komitmen lingkungan, Fakultas Biologi menyerahkan tumbler secara simbolis yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2024 dalam kampanye pengurangan sampah plastik di lingkungan kampus. Dilakukan juga penyerahan Bantuan Pendidikan dari Dharma Wanita Persatuan Unit Fakultas Biologi UGM untuk 8 mahasiswa yang telah diseleksi oleh tim Akademik atas persetujuan Dekan.

Acara ditutup dengan sesi pengundian doorprize, yang semakin memeriahkan suasana tasyakuran. Selain dari Fakultas Biologi sendiri, doorprize juga berasal dari CV. Tri Mitra Jaya, CV. Asih Manunggal, PT. Diastika Biotekindo, BPR Bank Bantul (Perseroda), serta WK Group. Tasyakuran Dies Natalis ke-69 Fakultas Biologi UGM berakhir dengan harapan agar fakultas terus berkarya, berinovasi, dan semakin mendunia.

Selamat Ulang Tahun ke-69 Fakultas Biologi UGM!

Penyuluhan Tata Cara Pemeliharaan dan Potensi Telur Ayam Maron di Dusun Pajangan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta

Pengabdian kepada Masyarakat Minggu, 22 September 2024

Pada tanggal 21 September 2024, Dr. drh. Hendry Trisakti Saragih, M.P., dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, memaparkan tata cara pemeliharaan ayam maron kepada warga Dusun Pajangan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Acara tersebut dibuka dengan sambutan oleh Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes., yang menjelaskan bahwa kerja sama antara Fakultas Biologi, UGM dengan Dusun Pajangan telah berlangsung sejak tahun 2019 dan juga melibatkan mahasiswa dari Fakultas Biologi, UGM. Pada tahun 2024, program pengabdian kepada masyarakat di Dusun Pajangan meliputi Program Hibah Desa Mitra dan MBKM-PkM. Ketua RW 16 Dusun Pajangan, Bapak Sumadi, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut yang dikoordinir oleh Bapak Gunardi, S.Si., selaku Ketua Takmir Masjid Jami’ Darussalam Pajangan.


Pada kesempatan ini sebagai salah satu kegiatan dari rangkaian Program Hibah Desa Mitra di Desa Wedomartani, Dr. drh. Hendry Saragih, M.P. menjelaskan mengenai manajemen pemeliharaan ayam maron, desain kandang yang ideal, serta pembuatan pakan sederhana dengan memanfaatkan limbah organik dari lingkungan sekitar. Ayam maron merupakan hasil persilangan ayam betina Arab dengan jantan Lingnan, yang tumbuh lebih cepat dibandingkan ayam kampung dan sudah bisa bertelur pada umur tujuh bulan. Potensi ayam maron untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sangat tinggi karena telur yang dihasilkan menyerupai telur ayam kampung dan dapat dijual dengan harga tinggi.

Budidaya ayam maron ini sejalan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDG), antara lain no. 1. mengentaskan kemiskinan/no poverty karena ayam maron dapat bertelur relatif cepat dalam jumlah banyak dan potensial untuk dijual dengan harga tinggi, no. 2. menghilangkan kelaparan/sero hunger dan no. 3. kesehatan yang baik/good health and well being karena telur ayam maron juga dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi keluarga, sekaligus mendukung SDG no 12. konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab/responsible consumption and production karena pemeliharaan ayam ini tidak hanya mengurangi limbah organik tetapi juga menghasilkan pupuk yang berguna bagi tanaman. Para peserta yang hadir antusias dalam diskusi, terutama mengenai pembuatan pakan ayam dan ide untuk mendirikan posyandu ayam.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelompok Studi Arsitektur Taman (KSAT) ke-31

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 9 September 2024

Diumur ke-31 tahun ini, telah banyak perkembangan yang dilalui oleh KSAT dimana hal tersebut merupakan bentuk usaha seluruh anggota yang berkontribusi di dalamnya. Peringatan HUT KSAT yang ke-31 adalah salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh anggota Kelompok Studi Arsitektur Taman, dengan tujuan untuk mengapresiasi seluruh kinerja KSAT, sebagai bentuk rasa cinta seluruh anggota terhadap KSAT, dan sebagai sarana untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dalam KSAT. Kegiatan ini telah diselenggaran dengan lancar dan penuh suka cita pada Sabtu, 24 Agustus 2024 yang lalu. Dengan mengusung tema “harmonizing with fairies in nature”, peringatan HUT ke-31 ini digelar secara luring tepatnya di Villa Merapi II dan dihadiri oleh anggota KSAT angkatan tahun 2021-2023.

 

 

Kegiatan Peringatan HUT KSAT ke-31 ini diawali dengan welcome ceremony yaitu pembukaan dan perkenalan oleh Salma Farah Yumna (KSAT 2023) dan Raissa Nanda Talitha (KSAT 2023) selaku MC, kemudian dilanjutkan dengan pemberian sambutan Ketua Panitia HUT KSAT ke- 31 yaitu Farah Adina Ratri Sachariano (KSAT 2023), dan sambutan oleh Anggi Nada Khoirul Ummah (KSAT 2021) selaku Ketua KSAT Kabinet Magnolia. Kegiatan selanjutnya adalah pemotongan kue ulang tahun sebagai simbolis oleh ketua KSAT dan ketua panitia HUT KSAT ke-31, pemutaran video recap KSAT setahun kebelakang, pembuatan time capsule tahun ini dan pembacaan time capsule tahun lalu, sesi game, pemberian KSAT Awards and Entertainment, kesan pesan, serta penutupan oleh MC, dan diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta sebagai dokumentasi.

Puji syukur Hari Ulang Tahun (HUT) KSAT tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan antara anggota aktif KSAT. Selain itu, semoga KSAT dapat semakin mengakar kuat dan dapat menjadi kelompok studi yang semakin baik dari masa ke masa serta memiliki kebermanfaatan bagi sekitar lingkungan akademisi hingga ke masyarakat luas. [Penulis: Panitia HUT KSAT]

Fakultas Biologi UGM Berpartisipasi dalam AgriFest 2024: Menampilkan 18 Inovasi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Rilis Berita Senin, 9 September 2024

Yogyakarta, 7 September 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) turut ambil bagian dalam “Pameran Inovasi Teknologi Fakultas Agrokompleks Universitas Gadjah Mada” yang diadakan dalam rangka AgriFest 2024. Acara yang berlangsung pada tanggal 5-7 September 2024 ini bertemakan “Adaptasi Era Disrupsi Teknologi Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Bangsa” yang diselenggarakan oleh Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM.


Dalam pameran ini, Fakultas Biologi UGM memamerkan 18 produk/jasa hasil penelitian dari para dosen dan peneliti di lingkungan fakultas. Produk dan jasa tersebut mencakup berbagai inovasi yang berpotensi mendukung ketahanan pangan nasional, mulai dari bioteknologi, produk pemuliaan tanaman, penawaran jasa/konsultasi laboratorium hingga solusi ekologi yang ramah lingkungan. Partisipasi Fakultas Biologi dalam acara ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam adaptasi teknologi pertanian di era disrupsi saat ini.

Pameran ini diikuti oleh akademisi terkurasi dari UGM dan terbuka untuk berbagai kalangan, termasuk praktisi bidang pertanian, perwakilan pemerintah daerah, akademisi, pelaku industri dan usaha pertanian, petani milenial, serta perwakilan kelompok tani. Selama tiga hari pelaksanaan, pameran ini berhasil menarik perhatian lebih dari 1000 pengunjung, menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai pihak terhadap inovasi teknologi dalam sektor pertanian (SDG 2, SDG 9, SDG 12).

Keterlibatan Fakultas Biologi UGM dalam AgriFest 2024 tidak hanya memperkenalkan hasil penelitian yang inovatif tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai stakeholder, baik dari sektor akademik, industri, praktisi, maupun pemerintah. Fakultas Biologi UGM berharap, melalui partisipasi ini, kontribusinya dalam pengembangan teknologi pertanian akan semakin kuat, serta dapat mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional di masa depan (SDG 17).

Dengan demikian, AgriFest 2024 menjadi platform yang efektif untuk mempertemukan inovasi teknologi dengan para praktisi dan pemangku kepentingan yang relevan, dalam rangka mendukung ketahanan pangan bangsa di era disrupsi teknologi ini (SDG 2).

Program Desa Mitra Wukirsari: Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Tanaman Sayuran dan Teknik Hidroponik #2

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 30 Agustus 2024

Pada hari Senin, 26 Agustus 2024 telah terselenggara acara pengabdian kepada masyarakat di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Desa Mitra Wukirsari merupakan salah satu dari sembilan desa yang dibina oleh Fakultas Biologi UGM pada tahun 2024. Acara ini dibuka dan dimoderatori oleh Ibu Dr. Maryani, M.Sc., serta sambutan dari perwakilan Tim Desa Mitra Wukirsari Bapak Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. Materi utama pelatihan diisi oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. dengan tema Potensi & Prospek Budidaya Sayuran Secara Hidroponik. Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman selain budidaya dalam pot, dan vertikultur atau teknik budidaya bertingkat yang memiliki banyak keunggulan dan kemudahan dalam pembuatannya. Teknik budidaya Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah tetapi menggunakan media air. Pada kesempatan ini, ibu-ibu PKK Warga desa Sruni diperkenalkan dengan Hidroponik Sistem Sumbu (Wick System) metode sederhana tanpa menggunakan pompa yang tidak memerlukan biaya listrik, sehingga lebih murah dan mudah dibuat. Tanaman yang digunakan untuk peragaan hidroponik adalah selada, sawi, pokcoy, dan kangkung, meskipun demikian tanaman lain seperti cabai, tomat, paprika, buncis, bayam, mentimun, dan tanaman buah seperti stroberi dan melon juga dapat dibudidaya dengan teknik hidroponik.


Kelebihan dari teknik hidroponik ini yaitu tidak memerlukan lahan yang luas, efisiensi penggunaan air, produktivitas tinggi, tanpa media tanah, kondisi nutrisi yang optimal, media nutrisi dapat digunakan kembali, bebas hama dan gulma. Oleh karena itu, warga Dusun Sruni diharapkan dapat mempraktekkan teknik hidroponik ini di rumah sehingga memperkuat kemandirian pangan untuk warga. Yang perlu diperhatikan dalam budidaya hidroponik ini yaitu kesehatan bibit (sehat, hijau, dan bebas penyakit), media, ketersediaan oksigen, aerasi, kadar pH, intensitas cahaya dan suhu.

Langkah-langkah budidaya tanaman secara hidroponik disampaikan oleh Dr. Siti Nurbaiti, S.Si. Langkah pertama, persiapan alat dan bahan, pembibitan, pembuatan media nutrisi dan pemindahan bibit ke dalam media nutrisi hidroponik. Pembibitan dilakukan di rockwool kurang lebih 4-5 hari. Pembuatan larutan hara/nutrisi dilakukan dengan mencampur larutan A dan B dengan perbandingan 5 ml/liter. Peserta mencoba memasang sumbu ke tempat wadah hidroponik, menyiapkan media nutrisi, dan memindahkan kecambah yang telah disiapkan sebelumnya ke dalam media nutrisi hidroponik sistem sumbu (Wick System). Terdapat sayuran pokcoy yang telah siap panen dari hasil hidroponik diperlihatkan pada peserta sebagai contoh keberhasilan hidroponik yang telah dilakukan sehingga menambah semangat peserta dalam menerapkan teknik hidroponik di rumah masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri oleh 27 orang peserta ibu-ibu PKK Dusun Sruni Kalurahan Wukirsari yang dibagi lima kelompok dalam membuat budidaya hidroponik dengan masing-masing kelompok dibimbing oleh satu dosen. Dosen Fakultas Biologi yang juga ikut terlibat dalam acara ini yaitu Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., Ibu Utaminingsih, S.Si., M.Sc., Ibu Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si., Bapak Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.dan Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si. Masyarakat sangat antusias dalam praktek membuat hidroponik yang mudah untuk diaplikasikan di rumah dan hasil panennya dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari untuk keluarga. Hal ini mendukung kemandirian masyarakat dalam swasembada pangan. Oleh karena itu, acara ini diharapkan dapat membantu tercapainya SDGs Indonesia nomor (1) Tanpa Kemiskinan; (2) Tanpa Kelaparan; (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera; serta (12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Di akhir acara, dilakukan diskusi terkait materi dan kuis berhadiah doorprice yang menambah semangat peserta dalam menjawab pertanyaan mengenai materi pembuatan hidroponik. Dilakukan pula monitoring terhadap pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair hasil dari acara sebelumnya untuk evaluasi dan menjaga konsistensi masyarakat dalam mengurangi sampah yang dibakar dan dibuang ke TPA dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk.



SDGs:
#SDG 1: No poverty
#SDG 2: Zero Hunger
#SDG 3: Good Health and Well-being
#SDG 12: Responsible Consumption and Production

PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM 2024: Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Madurejo, Prambanan Melakukan Panen Labu Susu dan Koordinasi Keberlanjutan Produk

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 28 Agustus 2024

Yogyakarta, 26 Agustus 2024- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. bersama dengan anggota 3 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu diantaranya Ihsanti Tsania Fajriati, Haris Dwi Nugroho, dan Laksita Chesarina serta 5 perwakilan dari Kelompok Wanita Tani Melati Madurejo telah melaksanakan pemanenan pertama labu susu pertama yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Agustus 2024, dimulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB. Pemanenan dilakukan di Green House yang berada di Mutihan, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta.

Setelah pemanenan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi antara Tim PkM MBKM dan anggota KWT Melati terkait program MBKM Pengabdian Masyarakat di semester gasal serta keberlanjutan produk yang akan diangkat utama oleh KWT Melati. Selain itu produk-produk tersebut juga akan didaftarkan sertifikasi halal dan P-IRT. Produk berbasis labu susu yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat khususnya.

Kegiatan PkM MBKM yang diselenggarakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan sosialisasi ini, kami menargetkan 7 (tujuh) poin dari 17 (tujuh belas) poin SDGs : poin ke satu (no poverty : tanpa kemiskinan), poin ke dua (zero hunger : tanpa kelaparan), poin ke empat (gender equality : kesetaraan gender), poin ke 8 (decent work and economic growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities : berkurangnya kesenjangan), dan poin ke dua belas (responsible consumption and production : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus) bagi Fakultas Biologi UGM.

Kegiatan ini harapannya memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada anggota KWT Melati melalui diskusi interaktif dan meningkatkan kerjasama yang akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan demikian, program MBKM Pengabdian Masyarakat ini tidak hanya memberikan manfaat akademis tetapi juga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat di Desa Madurejo dan menjadi tonggak awal dari kolaborasi yang lebih erat antara universitas dan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, serta menjadi langkah penting dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. [MBKM PKM Labu Susu]

 

Mahasiswa KKN PPM UGM Songgo Manisrenggo Melakukan Pendampingan Potensi Buah Manggis Kepada Warga Masyarakat di Desa Sapen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 15 Agustus 2024

Manisrenggo, 13 Agustus 2024 – Tim KKN PPM UGM Songgo Manisrenggo mengadakan sosialisasi mengenai budidaya tanaman manggis di Balai Desa Sapen, Kecamatan Manisrenggo, pada tanggal 11 Juli 2024, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai teknik budidaya manggis yang efektif dan berkelanjutan. Acara ini menghadirkan Bapak Yusuf Sulaiman, S.IP, sebagai narasumber yang membahas secara mendalam tentang pentingnya budidaya manggis bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.


Program lanjutan dari kegiatan ini adalah kegiatan distribusi bibit manggis kepada warga Desa Sapen. Pembagian bibit ini merupakan langkah nyata untuk mendorong masyarakat agar mulai mengembangkan budidaya manggis di lahan mereka. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme dan harapan besar terhadap hasil yang akan dicapai melalui penanaman manggis sebagai komoditas unggulan desa.

Selain fokus pada budidaya, Tim KKN PPM UGM Songgo Manisrenggo juga menggelar sosialisasi mengenai pemanfaatan kulit manggis sebagai bahan pembuatan teh. Bertempat di kediaman Bapak Winarno, Ketua RW 02, Granting, Desa Sapen, acara ini khusus diselenggarakan untuk ibu-ibu rumah tangga setempat. Tim KKN juga melakukan demonstrasi langsung pengolahan kulit manggis menjadi teh dengan memberikan penjelasan terkait manfaat kesehatan dari produk olahan tersebut.

Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Tim KKN PPM UGM Songgo Manisrenggo untuk memberdayakan masyarakat Desa Sapen melalui pengoptimalan potensi tanaman manggis, baik dari aspek budidaya maupun pengolahan hasil. Dengan inovasi dan pengembangan produk lokal seperti ini, diharapkan masyarakat Desa Sapen dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara berkelanjutan dan menciptakan produk yang memiliki daya saing di pasar.

Tim KKN ini terdiri dari 30 orang mahasiswa dan berada di bawah bimbingan Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai dosen pembimbing lapangan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mewujudkan SDG 1 (tanpa kemiskinan), SDG 2 (tanpa kelaparan), SDG 13 (penanganan perubahan iklim), dan SDG 15 (kehidupan di darat)

Sarasehan Purnakarya: Sinergi Tiada Henti

Rilis Berita Senin, 12 Agustus 2024

Rabu (7/8/24) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan sarasehan bagi purnakarya baik purnakarya dari unsur Dosen maupun Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Dies Natalis Fakultas Biologi UGM ke-69. Acara yang bertempat di Stasiun Penelitian Sawitsari dan dimulai pukul 09.00 ini dihadiri oleh para purnakarya dan pegawai yang masih aktif, serta perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi UGM.


Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hymne Gadjah Mada, dan mars Biologi. Selanjutnya Ketua Dies Natalis, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D. yang sekaligus mewakili pimpinan fakultas yang berhalangan hadir, memberikan sambutan. Dalam sambutannya Bapak Razaq menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran segenap purnakarya, dan sekaligus menyampaikan permohonan maaf dan izin dari pimpinan yang tidak dapat hadir karena ada tugas yang lain.  “Acara ini sebagai ganti anjangsana yang biasa kita lakukan setiap menjelang dies. Alhamdulillah bisa berkumpul semua, bersilaturahmi dan bersenang bersama” tutur Bapak Razaq. Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Asrindon, S.I.Kom.

Menyemarakkan acara, semua peserta diajak mengikuti senam terapi Ling Tien Kung yang dipandu oleh Prof. Dr. Ir. Sarto, M.Sc. Lien Tien Kung, atau yang juga biasa dikenal senam empet-empet anus adalah merupakan gerak terapi yang memusatkan latihan pada gerakan anus yang diyakini sebagai pusatnya kesehatan manusia. Senam diikuti secara antusias oleh semua peserta, dengan mengikuti gerakan yang diperagakan oleh Prof. Sarto. Kegiatan senam ini dimaksudkan untuk memberikan salah satu alternatif olah raga terapi yang dapat dilakukan oleh semua orang, baik yang masih muda maupun sudah berumur.

Peserta semakin bersemangat dan berbahagia dengan mengikuti games kecil yag dipandu oleh panitia. Semua peserta diminta untuk menebak foto-foto jaman dahulu, menebak nama berikut kegiatan apa yang sedang dilakukan di foto yang ditayangkan. Bagi yang dapat menebak, disediakan hadiah kecil dari panitia.

Selanjutnya, disampaikan pesan dan kesan selama mengabdi di Fakultas Biologi UGM oleh perwakilan purnakarya dosen dan tenaga kependidikan. Perwakilan dosen disampaikan oleh Prof. Dr. Jusup Subagja, M.Sc. Bapak Bagja menyampaikan bahwa selama bertugas di Fakultas Biologi, banyak kesan yang membahagiakan sehingga tawaran untuk bekerja di tempat lain tidak diterima. Yang paling menonjol di Fakultas Biologi adalah kekeluargaannya, sehingga sampai sekarang jika ada undangan dari Fakultas Biologi selalu diusahakan untuk datang. “Saya gembira masih dikaruhke untuk hadir di sini. Pokoknya semua menyenangkan dan ngangeni. Tidak akan tergantikan oleh apapun”. Sementara pesan dan kesan perwakilan purnakarya dari tenaga kependidikan disampaikan oleh Tunik Hariyanti, S.IP. Bu Tunik yang dulunya menjabat sebagai Kepala Kantor Administrasi (KKA) di Fakultas Biologi, menyampaikan bahwa selama bekerja di Fakultas Biologi kurang lebih 5 tahun, semuanya menyenangkan. Yang sangat berkesan adalah saat mengawal pembangunan Gedung Sinarmas (Gedung B) yang proses pembangunannya hampir selama 1 tahun. “Acara untuk purnakarya seperti ini sangat bagus diselenggarakan, tapi mohon dipertimbangkan durasi waktunya” tutur Bu Tunik.

Sebelum acara ditutup, dibagikan doorprize yang sebagian merupakan sumbangan dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi. Dan acara ditutup dengan makan siang sambil bernyanyi bersama.

Kegiatan sarasehan yang diisi dengan doa bersama, senam bersama, dan makan siang bersama ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Fakultas Biologi Menyelenggarakan Lokakarya Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pengembangan Kurikulum Program Doktor

Rilis Berita Jumat, 9 Agustus 2024

Kamis, 8 Agustus 2024, Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Lokakarya Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Implementasi Pendidikan Berbasis Capaian Pembelajaran Program Studi Doktor Biologi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Fakultas Biologi UGM. Workshop berlangsung selama satu hari secara hibrid di Hotel Cakra Kusuma, Yogyakarta dan zoom, serta dihadiri seluruh pengampu Program Studi Doktor dan tamu undangan.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.sc. dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami AI untuk menunjang proses belajar mengajar. Acara dilanjutkan dengan sesi materi yang disampaikan oleh Prof. Luke Daniels, Ph.D. dari The College of Idaho mengenai Penyusunan Kurikulum Program Doktor untuk menjawab tantangan Zaman. Prof. Luke menekankan bahwa lulusan doktor harus memiliki inovasi dalam bidang studinya. Oleh karena itu, penyusunan kurikulum harus mempertimbangkan kelebihan yang sudah dimiliki Universitas serta mengikuti perkembangan zaman salah satunya penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian.


Materi kedua disampaikan oleh Direktur Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) Universitas Gadjah Mada, Dr.Agr.Sc. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU. ASEAN Eng. dengan tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran dan Riset”. Dr. Hatma mengapresiasi respon cepat Fakultas Biologi UGM terkait perkembangan era AI dalam mendukung proses pendidikan dan penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Hatma menyoroti fungsi AI yang saat ini sulit dilepaskan dari kegiatan belajar mengajar. Beliau menjelaskan bahwa AI dapat diintegrasikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Hal yang perlu ditekankan adalah peran Dosen dalam mengawasi penggunaan AI agar tepat sasaran. Dosen perlu mendorong mahasiswa untuk memahami jawaban dan memperluas pengetahuan dengan diskusi lanjut.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., menambahkan bahwa Fakultas Biologi UGM sudah menerapkan penggunaan teknologi terbaru dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) tahun 2023.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Kajian Akademik DKIA UGM, Dr. Irwan Endrayanto, S.Si., M.Sc. mengenai Penggunaan Simaster untuk penyusunan RPKPS dan Portofolio. Sebagai pengantar, Dr. Irwan menjelaskan mengenai standar proses pembelajaran yang dilakukan di Universitas Gadjah Mada. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah penilaian proses pembelajaran.

Penilaian yang efektif dan efisien memerlukan RPKPS yang terstruktur dengan baik. Penggunaan teknologi, seperti sistem Simaster mempermudah pembuatan dan pengelolaan hal tersebut. Pada sesi ini, Dr. Irwan dibantu oleh Bapak Andri Andreas Priyanto dan Muhammad Lathif Febriyanto, S.Pd. untuk memandu praktik pengisian dan penyusunan RPKPS dan Portofolio menggunakan sistem simaster.

Lokakarya ini merupakan bentuk komitmen Fakultas Biologi UGM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan Dosen Pengampu dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, khususnya Program Studi Doktor yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menyediakan akses pendidikan yang berkualitas dan inklusif (SDGs No. 4).

Kuliah Tamu Entomologi: Baculovirus untuk Pengendalian Hama Terpadu oleh Prof. Said Ali Eid Elsalamouny dari Universitas Cairo

Rilis Berita Kamis, 8 Agustus 2024

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada mengadakan kuliah tamu berjudul “Baculovirus untuk Pengendalian Hama Terpadu.” Acara ini berlangsung di Ruang Sidang Atas Gedung A dan dipandu oleh Aryo Seto Pandu Wiranto, S.Si., M.Sc. Acara diadakan pada hari Rabu, 31 Juli 2024, dimulai dengan sambutan dari Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D., selaku Kepala Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi. Beliau menekankan pentingnya strategi pengendalian hama yang inovatif dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan ketahanan pangan.


Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Prof. Said Ali Eid Elsalamouny dari Universitas Kairo, Mesir. Prof. Said menyampaikan presentasi yang mendalam tentang pentingnya penggunaan mikroba, khususnya virus entomopatogen, sebagai agen pengendalian hama dalam pertanian. Beliau menjelaskan bahwa beberapa genus virus, seperti Alphabaculovirus dan Betabaculovirus, dapat secara efektif menargetkan hama dari ordo Lepidoptera, yang mencakup banyak hama pertanian. Prof. Said juga menjelaskan penggunaan Gammabaculovirus untuk mengendalikan hama dari ordo Hymenoptera dan Deltabaculovirus untuk mengendalikan hama dari ordo Diptera. Presentasi beliau menekankan potensi virus-virus ini dalam sistem pengendalian hama terpadu (IPM), yang sangat penting untuk pertanian berkelanjutan.

 

Salah satu sorotan dari kuliah ini adalah pembahasan Prof. Said mengenai mekanisme isolasi virus dari larva Olive Leaf Moth, Palpita vitrealis. Beliau menjelaskan proses identifikasi yang terdiri dari pengamatan gejala secara langsung, pengamatan menggunakan mikroskop cahaya dan elektron, serta teknik molekuler. Penelitian ini menghasilkan identifikasi Nucleopolyhedrovirus jenis baru. Untuk meningkatkan efektivitas Baculovirus sebagai agen biokontrol, Prof. Said menjelaskan beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan yaitu pengamatan perilaku serangga, ketepatan waktu dalam aplikasi Baculovirus, penggunaan feeding stimulant, UV protectant, memastikan konsentrasi yang tepat, penggunaan surfaktan dan perekat. Beberapa faktor tersebut sangat penting untuk memaksimalkan dampak Baculovirus dalam pengendalian hama.

 

Sesi penyampaian materi diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana peserta berinteraksi secara aktif dengan Prof. Said, mencari wawasan lebih lanjut tentang aplikasi praktis Baculovirus dalam pertanian. Kuliah tamu ditutup dengan foto bersama dan peserta meninggalkan acara dengan semangat baru, memahami peran penting strategi pengendalian hama yang inovatif dalam mencapai ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Acara ini tidak hanya menunjukkan kemajuan dalam bidang Entomologi tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada untuk berkontribusi pada tujuan global pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pertanian untuk mencegah kelaparan (SDG 2) dan kehidupan yang sehat dan Sejahtera (SDG 3) serta aman bagi  lingkungan (SDG 15).

Dosen Fakultas Biologi UGM aktif dalam monitoring dan evaluasi KKN PPM Tematik Ketransmigrasian di Tobadak, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

Rilis Berita Selasa, 6 Agustus 2024

Pada tanggal 29-31 Juli 2024, Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., bersama dengan tim ahli dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melakukan kegiatan monotoring dan evaluasi program KKN PPM Tematik di Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah Sulawesi Barat. Ganies yang dalam hal ini sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk tiga puluh orang mahasiswa KKN memulai kegiatan dengan melakukan analisis dan konfirmasi semua kegiatan KKN baik tema maupun non tema. 

Tema dari kegiatan KKN PPM tematik ini adalah Pengembangan Usaha Pertanian: Jagung, Pisang, serta pengembangan wisata air terjun di Kawasan Transmigrasi dengan tujuan untuk meningkatkan potensi dan keunggulan lokal daerah. Fokus dari kagiatan yang telah berjalan adalah fokus pada bagaimana mengenalkan produk-produk unggul yang dapat dilakukan di masyarakat melalui pemberdayaan dan pendampingan secara berkala sesuai tema yang ditetapkan oleh Kementerian. 

Kegiatan ini sangat baik dan dapat dilakukan secara berkelanjutan karena merujuk pada implementasi kegiatan SDGs. Adapun kesesuaian tema terhadap SDGs adalah untuk SDG 1: Tanpa Kemiskinan – Pengembangan usaha pertanian dapat meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi kemiskinan di daerah pedesaan, SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) – Meningkatkan produksi jagung dan pisang mendukung ketahanan pangan dan nutrisi, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – Pengembangan usaha pertanian dan wisata dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – Praktik pertanian yang berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam dengan baik dapat mendukung konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Selain itu juga mendukung terhadap implementasi SDG 15: Kehidupan di Darat – Pengelolaan ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan perlindungan biodiversitas dalam pengembangan wisata air terjun dapat mendukung ekosistem darat, SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan – Pengembangan wisata yang berkelanjutan di sekitar air terjun dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendorong pariwisata yang ramah lingkungan, dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim – Usaha pertanian yang berkelanjutan dan pengelolaan ekosistem wisata dapat membantu mitigasi perubahan iklim melalui praktik ramah lingkungan.

 

Menjelajahi Bioprospeksi Serangga hingga Jamur dalam Rangkaian The 7th International Summer Course in Sustainable Development 2024

Rilis Berita Rabu, 31 Juli 2024

Yogyakarta, 31 Juli 2024 – Series kuliah dalam rangkaian agenda The 7th International Summer Course in Sustainable Development: Sustainable Bioprospecting of Tropical Biodiversity kembali berlanjut. Kuliah selanjutnya mengangkat topik terkait bioprospeksi serangga dengan pembicara Sukirno, Ph.D., dosen Laboratorium Entomologi, Fakultas Biologi UGM, dan Prof Said Ali El Salamouny, seorang professor dibidang entomologi khususnya virus serangga di Cairo University, Mesir. Panel kuliah tersebut dimoderatori oleh dosen dari Laboratorium Sistematika Hewan bagian Parasitologi Fakultas Biologi UGM, Dila Hening Windyaraini, S.Si., M.Sc.


Pak Kirno menyampaikan presentasinya terkait bioprospeksi serangga. Dalam kesempatan itu juga, beliau membawakan produk olahan serangga berupaka belalang goreng dan kepompong goreng. Kedua makanan yang masing kurang lazim didengar tersebut dicoba oleh para partisipan. Beberapa diantaranya mengakui rasanya mirip dengan udang, menyebutkan serangga memang bisa menjadi sumber protein seperti halnya hewan krustasea laut seperti udang.

Menyambung pemaparan terkait bioporspeksi serangga oleh Pak Kirno, Prof. Said selanjutnya menyampaikan presentasinya mengenai entomologi khususnya terkait agrikultur dan proteksi tanaman di wilayah Timur Tengah khususnya Mesir. Beliau memberikan pemahaman baru, khususnya perbedaan agrikultur di Mesir dibandingkan dengan negara tropis seperti Indonesia.

Agenda Summer Course berlanjut dengan workshop budidaya jamur di JeJamuran, rumah makan di Jogja yang terkenal dengan kuliner dari berbagai jenis jamur. Lokasi workshop ada di area agrowisata JeJamuran, tak jauh dari rumah makan utamanya. Para partisipan dikenalkan dengan berbagai jenis jamur, cara budidayanya dan mempelajari kondisi lingkungan yang tepat untuk tempat tumbuh jamur. Sebagai oleh-oleh, peserta workshop turut dapat membawa pulang media tanam jamur yang dapat ditumbuhkan sendiri di rumah masing-masing.

Melalui rangkaian agenda summer course ini, diharapkan dapat memperluas wawasan para partispan khususnya terkait potensi bioprospeksi sumber daya yang tidak terbatas pada tumbuha  tertentu saja, melainkan juga hal-hal yang belum umum dikembangkan dalam kajian bioprospeksi seperti serangga dan jamur.

PIONIR Metamorphoself 2024 Hari Pertama : Sambutan Terbaik untuk Biolog Muda

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Rabu, 31 Juli 2024

Pada hari Rabu, 31 Juli 2024 Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Rangkaian Kegiatan PIONIR Metamorphoself 2024. PIONIR Metamorphoself merupakan serangkaian kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh fakultas Biologi UGM untuk menyambut para Biolog Muda dalam mengenal Fakultas Biologi secara mendalam dan juga untuk mempersiapkan para Biolog Muda selama berproses di fakultas Biologi UGM.

 

Pada tahun ini, PIONIR Metamorphoself 2024 mengusung tema “Bioadaptilitas Wujudkan Generasi Pionir Inovator Bangsa” melalui tema tersebut diharapkan para Biolog Muda dapat berkecimpung dan berkarya di berbagai bidang ilmu yang ditekuni serta dapat beradaptasi dari masa transisi sekolah menuju bangku perkuliahan.

 

Rangkaian kegiatan PIONIR Metamorphoself hari pertama dibuka dengan berlangsungya opening ceremony pada pukul 07:30. opening ceremony dibuka dengan sambutan Koordinator Umum PIONIR Metamorphoself 2024 oleh Muhammad Syahrul Firdaus, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Koordinator Gugus oleh Bapak Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si, M.Si, Ph.D., dan dilanjutkan dengan sambutan terakhir sekaligus pembukaan PIONIR Metamorphoself 2024 oleh Dekan Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. secara simbolis melalui pemasangan replika fauna rusa pada Terra Nova yang menandakan bahwa rangkaian acara PIONIR Metamorphoself 2024 resmi dibuka.
Setelah opening ceremony, Biolog Muda akan mendapatkan beberapa pematerian. Sesi pematerian pertama yaitu Bincang Pimpinan Fakultas yang dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi, Bapak Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bapak Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, serta Bapak Dr. Eko Agus Suyono M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, pengabdian Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni. Sesi Bincang Fakultas berjalan dengan sangat interaktif dan dipandu oleh moderator yakni Bapak Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech. Sesi Bincang Fakultas bertujuan untuk mengenalkan Biolog Muda mengenai struktur organisasi, fasilitas, dan beberapa aset yang ada di Fakultas Biologi. Selain itu, para Wakil Dekan juga memaparkan beberapa kegiatan akademik maupun non akademik yang ada di Fakultas Biologi UGM, kerja sama yang dilakukan oleh pihak kampus baik dalam maupun luar negeri serta mengenalkan beberapa alumni yang sudah sukses berkarir pada bidang Biologi dan beberapa bidang ilmu lainnya.

 

Selanjutnya yaitu sesi pematerian bersama Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si, M.Sc selaku Koordinator Bidang Akademik Dan Kemahasiswaan beserta Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Kepala Program Studi S1-Biologi dengan dipandu oleh moderator yakni Bapak Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech. Sesi ini bertujuan untuk memberikan pemaparan kepada para Biolog muda mengenai sistem Administrasi, perkuliahan, perizinan, lama masa studi, dan persyaratan ujian. Selain itu, dipaparkan juga mengenai tips untuk para Biolog Muda dalam beradaptasi di Lingkungan Fakultas Biologi UGM dan ditutup dengan sesi tanya jawab.

 

Setelah menerima beberapa materi, Biolog Muda diminta untuk mengikuti sesi Quiz. pada sesi ini, Biolog Muda akan mengerjakan beberapa soal yang sudah disediakan oleh panitia berdasarkan materi yang sudah disampaikan pada sesi Bincang pimpinan Fakultas dan Bincang Koordinator Bidang Akademik Dan Kemahasiswaan.

 

Sesi selanjutnya yaitu Pengenalan Dosen yang dipandu oleh MC, yakni Angga Firza Pratama dan Birrul Qisty Mutmainnah Nazara. Pada sesi ini, beberapa dosen akan dipanggil oleh MC berdasarkan urutan laboratorium dan berjalan menuju panggung untuk memperkenalkan diri dan menyapa para Biolog Muda, sedangkan dosen yang belum bisa hadir akan tetap dikenalkan oleh MC melalui tayangan slide yang ada pada layar.

 

Setelah pengenalan Dosen, para Biolog Muda akan melakukan Bonding Dosen Pembimbing Akademik (DPA). Pada sesi ini, para Biolog Muda akan diarahkan menuju tempat DPA masing masing berdasarkan peta yang menunjukan bagian fakultas dan dengan dibimbing oleh pemandu. Biolog Muda akan mendapat beberapa pematerian mengenai plagiarisme dan sharing mengenai perkuliahan bersama DPA masing masing. Setelah pematerian, para Biolog Muda dan DPA akan kembali menuju Auditorium.

 

Selanjutnya yaitu sesi Istirahat. Pada sesi ini, para Biolog Muda akan dibagi menjadi dua bagian berdasarkan nama kelompok. Para biolog Muda yang mendapatkan nama kelompok fauna akan melaksanakan Ibadah Dzuhur terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan makan siang. Begitupun sebaliknya, bagi kelompok flora akan melakukan makan siang terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan ibadah Dzuhur.

Turut Berkontribusi dalam Peningkatan Inovasi Biosekuriti dan Konservasi Biodiversitas, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Seminar Nasional Biologi Tropika Ke-8

Kerja SamaRilis Berita Selasa, 23 Juli 2024

Yogyakarta, 20 Juli 2024 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Seminar Nasional Biologi Tropika (SNBT) yang ke-8 pada tanggal 20 Juli 2024. Tahun ini, seminar dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan format daring dan tatap muka, dengan tema besar “Inovasi Biosekuriti dan Konservasi Biodiversitas Tropika”. Acara yang diadakan di Auditorium Fakultas Biologi UGM ini bertujuan untuk memberikan platform bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini dan solusi inovatif dalam biosekuriti serta konservasi keanekaragaman hayati di kawasan tropika. Kegiatan seminar ini dimulai dengan laporan dari Dr. Siti Nurbaiti selaku ketua Panitia SNBT tahun 2024, dilanjutkan dengan sambutan oleh Prof. Dr. Mirwan Ushada, Direktur Direktorat Penelitian yang mewakili Rektor dan dibuka oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono. M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM. Seminar ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari 21 institusi di Indonesia. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Fakultas Biologi UGM dengan PT. Rentokil Indonesia. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi wujud sinergi antara akademisi dan industri, khususnya terkait isu biosekuriti dan biodiversitas Indonesia.


Sebagai pembicara utama pertama, Ir. Medrilzam dari BAPPENAS mengangkat topik mengenai “Peran Kebijakan Pemerintah untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Dalam presentasinya, Ir. Medrilzam membahas tentang Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP), strategi pemerintah Indonesia dalam melestarikan keanekaragaman hayati, dan bagaimana kebijakan-kebijakan tersebut diharapkan dapat membentuk perilaku masyarakat menuju nature positive.


Sebagai pembicara kedua, Drs. Heri Susanto dari PT. Rentokil Indonesia membahas “Peran Ilmu Biologi dan Teknologi Digital dalam Pengendalian Hama yang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan”. Dalam sesi ini, Drs. Heri Susanto menyampaikan terkait eksplorasi integrasi ilmu biologi dengan teknologi digital untuk mengembangkan metode pengendalian hama yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Pembicara ketiga, Ibu Rina Sri Kasiamdari, Ph.D. menyampaikan materi mengenai “Peran Fungi dalam Biosekuriti dan Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Fokus dari pembahasan ini adalah peran fungi sebagai agen biosekuriti dalam menjaga keanekaragaman hayati, serta bagaimana fungi dapat dimanfaatkan dalam upaya konservasi.

Sesi Pleno dari ketiga pembicara ini diramaikan dengan pertanyaan-pertanyaan dari para peserta peserta seminar mulai dari perihal penjagaan biodiversitas yang dikaitkan dengan pembangunan-pembangunan infrastruktur hingga peluang opsi sumber makanan dengan nutrisi tinggi dari ragam diversitas yang dimiliki Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan dan dalam hal penanganan hama. Kegiatan seminar dilanjutkan dengan sesi paralel yang diisi dengan presentasi para peserta pemakalah dengan beragam judul penelitian, yang terlaksana secara luring maupun daring.

SNBT ke-8 tahun 2024 ditutup oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni. Dalam sambutan penutupnya, disampaikan bahwa SNBT adalah wadah untuk meningkatkan pemahaman tentang biosekuriti dan konservasi biodiversitas tropika melalui diskusi yang mendalam dengan para ahli di bidangnya, sehingga menginspirasi inovasi dan kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi dalam upaya menjaga keanekaragaman hayati, mendorong pengembangan kebijakan dan strategi baru yang dapat diterapkan untuk melestarikan lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekosistem tropika. Seminar nasional ini juga diharapkan akan terciptanya kerjasama yang sinergis antar peserta yang hadir diharapkan menjadi hal positif yang dapat membangun dan memberikan dampak lebih terkait isu-isu dari topik biosekuriti dan konservasi biodiversitas tropika di masa mendatang. Selanjutnya, seminar ini berperan dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals  (SDG’s) yang ke-2. Mengakhiri kelaparan, 3. Kesehatan yang baik dan kesejahteraan, 4. Pendidikan bermutu, 6. Akses air bersih dan sanitasi, 7. Energi bersih dan terjangkau, 9. Industri, inovasi dan infrastruktur, 11. Kota dan komunitas yang berkelanjutan, 13. Penanganan perubahan iklim, 14. Menjaga ekosistem laut, 15. Menjaga ekosistem darat dan 17. Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Pelaksanaan Kegiatan Kelas Stunting & Pelaksanaan Kegiatan Konseling Gizi pada Posyandu, di Kebonagung, Imogiri, Bantul, D.I. Yogyakarta

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Senin, 22 Juli 2024

Imogiri, 13 Juli 2024 – Pada hari Sabtu, 13 Juli 2024, diadakan kegiatan Kelas Stunting dan Konseling Gizi pada Posyandu bertempat di rumah Pak Dukuh (Pak Wagiyana) di Kanten, Kebonagung, Imogiri. Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai stunting dan memberikan konseling gizi kepada masyarakat dalam rangka kegiatan posyandu.


Kegiatan ini dihadiri oleh 25 peserta yang terdiri dari warga setempat dan sejumlah pemangku jabatan penting, termasuk Bu Kader Posyandu Baltia (Bu Linda, Bu Tini, Bu Ning, Bu Rejeb, Bu Saryanti, Bu Purwaningsih) serta Bu Dukuh (Bu Wagiyana). Acara ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., dosen dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang stunting, termasuk penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Selain itu, sesi konseling gizi memberikan pengetahuan tentang pentingnya asupan nutrisi yang tepat untuk mencegah stunting pada anak-anak. Materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan interaktif, sehingga peserta dapat dengan mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

SDG 2: Mengakhiri Kelaparan – Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera – Menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan semua orang di segala usia.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Menyediakan pendidikan inklusif dan berkualitas serta mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.
Bu Wagiyana, selaku Dukuh Kanten, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini yang memberikan edukasi penting tentang stunting dan gizi. Semoga masyarakat dapat lebih peduli dan memperhatikan kesehatan anak-anak kita.”

Bu Linda, salah satu kader posyandu, menambahkan, “Melalui konseling gizi, kami berharap para ibu bisa lebih memahami pentingnya memberikan nutrisi yang seimbang untuk mencegah stunting dan memastikan pertumbuhan anak yang optimal.”

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kanten, Kebonagung, Imogiri dapat lebih sadar akan pentingnya gizi yang baik dan pencegahan stunting, serta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di lingkungan mereka.

Rangkaian Kuliah the 7th International Summer Course in Sustainable Development Angkat Potensi Bioprospeksi Mikroalga

Rilis Berita Jumat, 19 Juli 2024

Yogyakarta, 19 Juli 2024 – Sebagai bagian dari rangkaian series kuliah the 7th International Summer Course in Sustainable Development Tahun 2024, sesi kuliah daring berlanjut usai series kuliah sebelumnya pada Rabu (17/7) dengan peneliti dari Nottingham University. Pada series kali ini menghadirkan ahli mikroalga dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. yang mengusung topik biorefinery microalgae, sesuai dengan tema yang diusung oleh ISC tahun ini “Sustainable Bioprospecting of Tropical Biodiversity”.


Dr. Eng. Thoriq Teja Samudra, salah satu dosen di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM bertindak sebagai moderator kali ini. Beliau memperkenalkan Dr. Eko sebagai salah satu periset di laboratorium yang sama sekaligus inventor berbagai inovasi yang terkait dengan mikroalga. Penelitiannya berkolaborasi dengan berbagai sektor maupun peneliti dari bidang lainnya seperti teknik kimia.

Dr. Eko memaparkan presentasinya yang bertajuk “Microalgae Biorefinery: Integration Biorefinery and Biofuel”.  Kelangkaan bahan bakar dari minyak bumi seiring waktu menjadi salah satu latar belakang pengembangan biofuel mikroalga tersebut. Di samping itu, bakan bakar fosil yang umum digunakan menyebabkan peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer yang mejadi salah satu pemicu perubahan iklim. Mikroalga memiliki potensi besar sebagai biofuel, yang mana mampu untuk mensuplai energi untuk memproduksi biofuel sekaligus menurunkan kadar CO2 di atmosfer yang digunakan dalam proses fotosintesis.

Di samping potensinya sebagai bahan bakar alternatif, mikroalga memberikan potensi bioprospeksi lainnya diantaranya kosmetik, pangan potensial, dan sebagainya. Dr. Eko menambahkan, biomassa alga yang diekstraksi dan purifikasi akan menghasilkan berbagai potensi produk yang berkelanjutan: pangan, biodiesel, fertilizer, pakan ternak, bahan kimia dan sebagainya. Hal itu memberikan kontribusi besar terhadap berbagai sektor dari mulai ketahanan pangan, kesehatan, energi, hingga penanggunalangan perubahan iklim.

Para peserta summer course antuasias dalam mengikuti keseluruhan perkuliahan, diharapkan melalui kegiatan tersebut mahasiswa dapat turut berkontribusi dalam inovasi pengembangan produk riset yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

Program KKN: Memantau Tumbuh Kembang Balita di Dusun Sompok, Kalurahan Sriharjo, Imogiri, Bantul, D.I. Yogyakarta

Kegiatan MahasiswaPengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Selasa, 16 Juli 2024

Sompok, 9 Juli 2024 – Posyandu Kunthi Dusun Sompok mengadakan kegiatan pemantauan tumbuh kembang balita yang berlangsung di Sanggar Seni Budaya Sompok. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dipimpin oleh DPL Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM).


Kegiatan Posyandu ini dihadiri oleh 51 peserta, termasuk balita dan orang tua mereka. Beberapa pemangku jabatan yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Bapak Dukuh, Ibu Dukuh, dan Ibu Kader yang sangat mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memantau tumbuh kembang balita di Dusun Sompok, sehingga dapat memastikan mereka tumbuh sehat dan sesuai dengan tahap perkembangan yang diharapkan. Kegiatan ini mencakup berbagai pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, serta edukasi kepada orang tua tentang pentingnya menjaga kesehatan anak.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung beberapa poin dari Sustainable Development Goals (SDG’s), antara lain:

SDG 3: Good Health and Well-Being – Memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua usia, terutama dalam memantau kesehatan balita.
SDG 2: Zero Hunger – Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi, dan mempromosikan pertanian berkelanjutan, dengan pemberian makanan tambahan yang bergizi.
SDG 4: Quality Education – Memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan gizi anak untuk mendukung pendidikan yang berkualitas di masa depan.
SDG 17: Partnerships for the Goals – Meningkatkan kemitraan dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti kemitraan antara Fakultas Biologi UGM dengan masyarakat Dusun Sompok.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi dusun lainnya dalam memantau tumbuh kembang balita serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini.

Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada Berpartisipasi dalam Asian Science Deans Forum 2024 (ASDF 2024)

Rilis Berita Sabtu, 13 Juli 2024

Manila, Filipina – Fakultas Biologi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam the Asian Science Deans Forum 2024 (ASDF 2024), yang diadakan dari tanggal 8 hingga 12 Juli 2024, di Hotel Crimson, Filinvest City Manila, Filipina. Delegasi UGM, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, Dekan, dan Dr. Bambang Retnoaji, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, bergabung dengan anggota fakultas terkemuka dari universitas, sekolah, perguruan tinggi, dan departemen akademik ilmu pengetahuan dan teknologi di seluruh Asia. Inisiatif ini bertujuan untuk memupuk kemitraan di antara universitas-universitas di Asia, menciptakan proyek penelitian, dan memberikan solusi untuk masalah sosial, dengan fokus pada keberlanjutan lingkungan dan pengembangan sosial-ekonomi.


Salah satu topik utama di ASDF 2024 adalah lingkungan, khususnya perlindungan ekosistem dan penggunaan sumber daya yang efisien. Fakultas Biologi di UGM sangat tertarik pada bidang ini, karena sesuai dengan inisiatif penelitian dan pendidikan mereka yang sedang berjalan yang bertujuan untuk mempromosikan keberlanjutan.

Delegasi UGM membagikan pengalaman dan strategi mereka dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam kurikulum mereka, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) global dan menekankan pentingnya mempersiapkan generasi mendatang untuk mengatasi tantangan lingkungan.

Forum ini juga membuka peluang jaringan, memupuk mobilitas peneliti, profesor, dan mahasiswa, menciptakan kerja sama baru di seluruh Asia, dan meningkatkan kemampuan akademik dan penelitian institusi yang berpartisipasi. Akibatnya, delegasi UGM dapat memperluas kolaborasi internasional mereka.

ASDF 2024 menampilkan serangkaian lokakarya, diskusi panel, dan pidato utama dari para ahli terkemuka di berbagai bidang, memberikan wawasan berharga dan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah lingkungan dan sosial-ekonomi yang mendesak.

Acara ini juga menyoroti pentingnya kemitraan global dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Dengan bekerja sama, universitas-universitas di seluruh Asia dapat mengumpulkan sumber daya dan keahlian mereka untuk memberikan dampak signifikan pada lingkungan dan masyarakat.

Partisipasi Fakultas Biologi di UGM dalam ASDF 2024 menegaskan komitmen mereka untuk memajukan keberlanjutan lingkungan dan pendidikan untuk keberlanjutan. Dengan berinteraksi dengan rekan-rekan dari seluruh Asia, mereka berharap mendapatkan perspektif dan wawasan baru yang akan meningkatkan upaya mereka di bidang ini.
Fakultas Biologi, pada forum ASDF 2024, juga menginisiasi kerja sama dengan Universitas Sultan Qaboos, Oman yang diwakili oleh Dr. Talal Khalifa Al Hosni, Dekan Universitas Sultan Qaboos, Oman. Kemitraan ini bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kualitas penelitian ilmiah dan keunggulan akademik bagi kedua belah pihak.

Inisiasi Beasiswa Bersama Antara Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan SEARCA

Rilis Berita Sabtu, 13 Juli 2024

Manila, Filipina – Pada hari Kamis, 11 Juli 2024, telah dilakukan pertemuan di The Manila Hotel, menandai babak baru dalam kolaborasi pendidikan dan penelitian antara Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA). Delegasi UGM yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, Dekan, disertai oleh Dr. Bambang Retnoaji, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, secara resmi bertemu dengan delegasi SEARCA yang dipimpin oleh Direktur Pusat SEARCA Dr. Glenn Gregorio.


Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas kemungkinan dilakukanya kemitraan yang bertujuan untuk meningkatkan peluang akses pendidikan dan penelitian terutama bagi warga negara Kawasan ASEAN, terutama untuk berkontribusi pada pengembangan pengelolaan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan dan praktik pertanian di kawasan ini. Kolaborasi ini diharapkan memainkan peran penting dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) seperti mengakhiri kemiskinan (#endpoverty), memastikan ketahanan pangan (#foodsecurity), dan menyediakan akses ke pendidikan berkualitas (#accesstoeducation)

Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah inisiasi program beasiswa bersama. Program ini akan mencakup pertukaran akademik, program gelar ganda, dan proyek penelitian bersama, yang terutama akan menargetkan mahasiswa dari negara-negara ASEAN. Beasiswa ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan internasional, sehingga meningkatkan kemampuan akademik dan profesional mereka.

Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam membina generasi baru ilmuwan dan peneliti yang siap menghadapi tantangan regional dan global. “Kemitraan ini dengan SEARCA adalah langkah penting menuju pencapaian tujuan bersama kita dalam pembangunan berkelanjutan dan keunggulan pendidikan,” ujarnya.

Dr. Glenn Gregorio, atas nama SEARCA, menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. “Kami sangat senang bekerja sama dengan UGM dalam menciptakan peluang bagi mahasiswa dan peneliti. Kemitraan ini tidak hanya akan menguntungkan komunitas akademik tetapi juga berkontribusi pada tujuan yang lebih luas dari pertanian berkelanjutan dan pengelolaan keanekaragaman hayati di Asia Tenggara,” katanya.

Selain diskusi beasiswa, Prof. Dr. Daryono juga mengundang SEARCA untuk berpartisipasi dalam The Internasional Conference on Biological Sciences (ICBS) dan Internasional Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development (ISC-TBSD). Acara-acara ini menyediakan platform bagi para sarjana, peneliti, dan praktisi untuk berbagi pengetahuan dan kemajuan di bidang mereka masing-masing.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan kedua belah pihak menyatakan komitmen mereka untuk meresmikan kemitraan dan mengeksplorasi lebih lanjut jalur kolaborasi. Program beasiswa bersama diharapkan diluncurkan pada tahun akademik mendatang, dengan pedoman dan proses aplikasi yang akan diumumkan segera.

Inisiatif ini dipandang sebagai tonggak penting dalam upaya meningkatkan kapasitas pendidikan dan penelitian di kawasan ini. Dengan memberikan akses kepada mahasiswa untuk pendidikan dan peluang penelitian berkualitas, UGM dan SEARCA berkontribusi pada tujuan yang lebih luas dari pembangunan berkelanjutan dan kerjasama regional.

Kolaborasi antara UGM dan SEARCA adalah bukti kekuatan kemitraan dalam mencapai tujuan bersama. Saat kedua institusi melangkah maju dengan inisiatif ini, mereka menetapkan preseden bagi universitas dan pusat penelitian lain di kawasan ini untuk diikuti.

Program beasiswa bersama dan acara akademik terkait diharapkan menarik beragam peserta, mendorong pertukaran ide dan inovasi yang kaya. Hal ini, pada gilirannya, akan berkontribusi pada pengembangan solusi berkelanjutan untuk beberapa tantangan paling mendesak yang dihadapi kawasan ini saat ini.

Sosialisasi Kelompok Ternak: Tips Pemanfaatan Limbah Ternak untuk Pupuk Kompos & Pembuatan Inovasi Burger Pakan Sapi di Kebonagung, Imogiri

Pengabdian kepada MasyarakatPengelolaan Sampah Kamis, 11 Juli 2024

Kebonagung, Imogiri, 8 Juli 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga mengumumkan kegiatan sosialisasi yang berjudul “Tips Pemanfaatan Limbah Ternak untuk Pupuk Kompos & Pembuatan Inovasi Burger Pakan Sapi.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dikoordinasikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., Dosen Fakultas Biologi UGM.


Acara ini berlangsung pada hari Senin, 8 Juli 2024, bertempat di Kanten, Kebonagung, Imogiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada kelompok ternak mengenai pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk kompos serta pengembangan inovasi pakan ternak dalam bentuk burger sapi. Adapun penanggung jawab acara ini adalah Mahasiswa Fakultas Biologi, Ronald Wihan Pradana.

Sosialisasi ini dihadiri oleh 15 peserta, termasuk beberapa pemangku jabatan penting di wilayah tersebut, yaitu Pak Dukuh (Pak Wagiyana), Bu Lurah (Bu Marjiyem), dan Pak Ketua Ternak (Pak Dalji). Kehadiran para pemangku jabatan ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap inisiatif yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak melalui inovasi dan pengelolaan limbah yang lebih efektif.

Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya:

  • SDG 2: Tanpa Kelaparan – dengan meningkatkan kualitas pakan ternak, diharapkan hasil ternak dapat meningkat dan berkontribusi pada ketahanan pangan.
  • SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – dengan mengedukasi peternak tentang pemanfaatan limbah, program ini mendukung produksi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  • SDG 15: Kehidupan di Darat – pengelolaan limbah ternak yang lebih baik berkontribusi pada kesehatan tanah dan ekosistem darat.

Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi dan memberikan pengetahuan baru kepada para peternak, serta mendorong praktik-praktik pertanian dan peternakan yang lebih berkelanjutan.

Sarasehan Dosen dan Tenaga Kependidikan: Mempertahankan Budaya Berkumpul

Rilis Berita Jumat, 5 Juli 2024

Jumat (5/7/24) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan sarasehan bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan. Acara yang diadakan di auditorium Biologi Tropika ini didahului dengan senam bersama di halaman Fakultas Biologi UGM. Senam diikuti dengan penuh semangat oleh semua peserta, setelah beberapa minggu senam bersama yang merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat pagi ditiadakan karena sedang dilaksanakan ujian di Fakultas.


Setelah senam selesai, semua peserta memasuki auditorium untuk mengikuti rangkaian acara. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya, Prof. Budi menyampaikan perlunya kegiatan-kegiatan yang melibatkan semua sivitas Fakultas Biologi. “Walaupun sekarang sudah ada grup whatsapp, tapi berinteraksi secara langsung seperti ini sangat baik untuk kita, tidak hanya berkomunikasi lewat whatsapp”.

Dalam kesempatan tersebut, pak Dekan juga menyampaikan rencana kegiatan Biology Business Gathering yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024 di Jakarta. Business gathering merupakan kegiatan yang menghadirkan para alumni yang sudah berkecimpung di dunia usaha industri serta merupakan upaya Fakultas Biologi UGM untuk merangkul para alumni dan memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan oleh Fakultas Biologi.

Pada sarasehan kali ini juga sekaligus sebagai penyambutan untuk Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc. dan Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. yang kembali dari ibadah haji. Dalam kesempatan ini Dr. Slamet dan Dr. Eko berkenan berbagi pengalaman selama menunaikan ibadah haji dan melantunkan doa.

Selanjutnya disampaikan penjelasan singkat tentang penulisan pemberitaan atau press release yang berwawasan SDGs oleh Koordinator Bidang Administrasi Keuangan dan Umum, Titin Fauziah, S.E., M.B.A.

Acara ditutup dengan sarapan bersama sebagai wujud kebersamaan antar sivitas Fakultas Biologi UGM. Kegiatan – kegiatan seperti ini merupakan salah satu dukungan Fakultas Biologi UGM dalam Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Aplikasi Bioinformatika untuk Pemantapan PUA PT Food Security: Dosen Fakultas Biologi UGM Tingkatkan Keahlian dengan Pelatihan NGS di GSI

Rilis Berita Selasa, 2 Juli 2024

Yogyakarta, 1 Juli 2024 – Dua dosen dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti pelatihan lanjut mengenai platform Next Generation Sequencing (NGS) yang diselenggarakan oleh Genomic Solidaritas Indonesia (GSI). Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dan mencakup aspek teoretis dan praktis penggunaan platform Oxford Nanopore Technologies (ONT). Partisipasi pada pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam memajukan penelitian bioinformatika di Indonesia. Implementasi High-Performance Computing (HPC) untuk memproses data biologis yang besar selaras dengan tujuan penelitian UGM, dan pelatihan ini membekali para peneliti dengan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan alat-alat canggih tersebut secara efektif.





Hari 1: Pengenalan Platform ONT dan Bioinformatika Dasar

Hari pertama pelatihan terdiri dari dua sesi: sesi teori dan sesi praktikum. Sesi teori memperkenalkan peserta pada platform ONT, teknologi NGS terbaru yang menggunakan arus listrik melalui nanopore protein. Demonstrasi juga dilakukan pada penggunaan software minKNOW untuk ONT dan EPI2ME LABs untuk pemrosesan data pasca-NGS. Sesi praktikum fokus pada pengenalan pemrograman dasar bioinformatika menggunakan bash, termasuk sistem file, pembacaan data pasca-NGS, manajemen file, manajemen software menggunakan Mamba, dan teknik de novo alignment.



Hari 2: Fitur Lanjut ONT dan Pemrosesan Data

Hari kedua melanjutkan dengan sesi teori dan praktikum. Sesi teori membahas keuntungan ONT dibandingkan platform lain, terutama konsep Adaptive Sampling yang membuat flow cell ONT lebih efisien dan data yang diperoleh lebih spesifik. Sesi praktikum mencakup assembly, variant calling, dan annotasi, serta pengenalan Biophyton, paket Python untuk pemrosesan data bioinformatika. Hari ini diakhiri dengan kunjungan laboratorium untuk melihat infrastruktur sekuensing di GSI Lab.



Hari 3: Analisis Metagenomik dan Proyek Akhir

Hari terakhir fokus pada praktikum dan proyek akhir. Peserta belajar tentang Analisis Metagenomik 16s menggunakan EPI2ME Labs melalui Command Line Interface (CLI). Pelatihan diakhiri dengan proyek akhir, di mana peserta memproses file fastq (.fastq) dari ONT menjadi file bam (.bam) untuk analisis lebih lanjut menggunakan R Studio atau Python.



Pentingnya Analisis NGS dalam Mendukung Topik Biosecurity untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan

Kemajuan alat NGS telah meningkatkan penelitian di bidang ilmu hayati, memungkinkan kajian yang lebih spesifik dan mendalam. Pemahaman tentang materi genetik organisme sangat penting untuk memahami aktivitas dan kehidupan mereka. Hal ini terlihat dalam kemajuan pesat precision medicine yang mengungkap keunikan individu melalui analisis genetik. Dalam program penelitian PUAPT, Fakultas Biologi UGM mendapat mandat mengenai topik biosecurity pada manajemen lahan dan air di kelompok kerja Food Security. Alat-alat ini sangat berharga untuk mengkaji komunitas mikrobioma di rizosfer, interaksi mikroba dengan tanaman, pengaruh mikrobioma terhadap penggunaan pupuk dan pestisida, serta perbedaan ekspresi gen pada tanaman pangan di bawah perlakuan tertentu pada level manajemen lahan dan air pertanian. Analisis NGS memainkan peran penting dalam mendukung upaya-upaya tersebut untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya tujuan kedua, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta tujuan 13 terkait penanganan perubahan iklim untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Dosen Fakultas Biologi Terlibat dalam Bedah Buku “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas” di Sidokarto, Godean

Pengabdian kepada MasyarakatPengelolaan Sampah Senin, 1 Juli 2024

Joglo Donowarih, Sidokarto, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta – Pada Jum’at, 28 Juni 2024, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY menggelar acara bedah buku bertajuk “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas” di Sidokarto, Godean. Acara ini dihadiri oleh 120 peserta dari 7 kalurahan se-kecamatan Godean yang tertarik menjadi penggerak bank sampah dan menerapkan sistem zero waste.


Latar belakang penyelenggaraan acara ini dipicu oleh penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan yang mengakibatkan peningkatan pembakaran sampah oleh masyarakat, meningkatkan tingkat polusi udara, dan berpotensi membahayakan kesehatan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY menghadirkan pembedahan buku yang dipandu oleh Bapak Ir. Twaistrisna Hepiprana S.Pt., M.M., IPM., dengan pembukaan acara dari Bapak Rakhmat Sutopo, S.E. selaku Kabid Pengelolaan Arsip Statis Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dan sambutan dari Bapak Sofyan Sertyo Darmawan, ST., M.Eng., anggota DPRD Propinsi DIY.

Materi pembedahan buku “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas” disampaikan oleh Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dosen dari Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan, Fakultas Biologi UGM. Buku ini, yang ditulis oleh Esaputri Purwandari, Yomi Windri Asni, Umdatul Qori’ah, dan Muzna Nurhayati, membahas praktik-praktik pengelolaan sampah berbasis pengalaman koperasi GEMI. Pembedah memaparkan bahwa buku ini berisi informasi yang relevan, mudah dipahami, dan dapat diterapkan langsung, termasuk contoh keberhasilan beberapa bank sampah beserta kiat suksesnya. Pembedah menyampaikan poin-poin penting dengan meng-highlight isi bukunya, menambahkan dari sisi ilmu biologi, pengalaman zero waste di Jepang, dan pengalaman dalam mengolah sampah organik dan non-organik yang pernah dilakukan selama Pengabdian Masyarakat di Dusun Sendari.

Bedah buku dilanjutkan dengan pemaparan dari salah satu penulis buku yaitu Ibu Esaputri Purwandari, S.E., CFP., yang berbagi pengalaman membuat kompos dengan berbagai metode yang mudah untuk diikuti seperti komposter gerabah, komposter ember tumpuk, komposter, pengelolaan sampah anorganik dengan membuat bank sampah dan pembuatan sabun dari minyak jelantah yang menambah nilai ekonomi dari limbah sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sesi bedah buku ini mencakup diskusi interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola sampah. Anggota komunitas sangat tertarik untuk belajar tentang kompos, daur ulang, dan mengurangi plastik sekali pakai. Diskusi ini menyoroti kebutuhan akan literasi dasar dalam praktik lingkungan untuk menerapkan 5R, Refuse (menolak hadirnya barang sekali pakai, Reduce (mengurangi penggunaan barang sekali pakai), Reuse (menggunakan kembali barang yang digunakan), Recycle (mengolah kembali atau mendaur ulang), dan Rot (mengolah sampah organik menjadi kompos) dalam mengatasi permasalahan sampah. Terdapat tiga acara mengelola sampah yang perlu dihindari, yaitu tidak membakar sampah, tidak mengubur sampah plastic dan kaleng, dan tidak membuang sampah ke laut. Hal ini yang saat ini masih banyak dilakukan masyarakat DIY sehingga perlu sosialisasi yang lebih gencar mengenai bahayanya termasuk tentang pelanggaran hukum yang telah diatur berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah: “Setiap orang dilarang membakar sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis pengelolaan sampah dan dapat dikenai sanksi pidana kurungan atau denda.”

Luaran dari acara ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat sekaligus kesadaran dalam mengelola sampah secara berkelanjutan bersama komunitas. Buku ini saat ini disebarkan secara gratis oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan tersebut. Acara serupa telah sukses diselenggarakan di beberapa kecamatan se-DIY sebelumnya, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah secara efektif. Acara ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2 (Lingkungan), 3 (Polusi Udara), 4 (Dasar Literasi), dan 5 (Pemberdayaan Perempuan), dengan fokus pada pendidikan untuk keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Tingkatkan potensi kopi lokal, Fakultas Biologi UGM selenggarakan pelatihan budidaya tanaman kopi di Desa Sikunang, Dieng.

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 1 Juli 2024

Dalam upaya meningkatkan potensi kopi lokal, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan pelatihan budidaya tanaman kopi di Desa Sikunang, Dieng, Wonosobo, pada tanggal 29-30 Juni 2024. Tim Desa Mitra dari Fakultas Biologi UGM yang beranggotakan Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., Dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech., Dr. Miftahul Ilmi, M.Si., dan Dr. Dwi Sendi Priyono S.Si., M.Si. hadir bersama narasumber alumni sekaligut praktisi dan penggiat kopi Nasional, Edi Dwi Atmaja, S.Si., M.S., owner & COO Katamata Coffee Roastery, first roastery. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi, salah satu komoditas pertanian utama di Indonesia, dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan kepada para petani.


Kopi adalah salah satu komoditas unggulan Indonesia dengan sumber daya ekonomi yang signifikan terkait produksinya. Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan yang memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, pelatihan ini difokuskan pada peningkatan produktivitas kopi, yang sangat penting untuk memastikan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Pelatihan dua hari ini dihadiri oleh petani kopi lokal, Kepala Desa dan Kepala Dusun Sikunang. Program ini mencakup sesi teoretis tentang biologi tanaman kopi, manajemen hama dan penyakit, serta demonstrasi praktis tentang teknik budidaya kopi modern. Tujuannya adalah untuk membekali petani dengan alat yang mereka butuhkan untuk meningkatkan hasil kopi mereka dan memperbaiki kualitas produk mereka.

Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U, sebagai Ketua tim Desa Mitra dari Fakultas Biologi UGM, menekankan pentingnya program pelatihan semacam ini. “Dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani lokal kita, kita dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas pertanian kopi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi keseluruhan wilayah ini,” katanya. “Ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang berfokus pada peningkatan sumber daya ekonomi dan ketahanan pangan”. Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya praktik pertanian berkelanjutan. Petani diperkenalkan dengan metode pertanian organik dan manfaat penggunaan pupuk alami serta langkah-langkah pengendalian hama alami. Praktik-praktik ini tidak hanya meningkatkan kualitas kopi tetapi juga memastikan keberlanjutan jangka panjang ekosistem pertanian.

Para peserta sangat antusias dengan pelatihan ini dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada UGM atas penyelenggaraan acara tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami telah mempelajari teknik-teknik baru yang akan membantu kami meningkatkan produksi kopi dan memperbaiki mata pencaharian kami,” kata Mianto, seorang petani kopi lokal. Fakultas Biologi UGM berencana untuk terus mendukung petani kopi lokal melalui sesi pelatihan reguler dan kunjungan tindak lanjut. Dukungan berkelanjutan ini sangat penting untuk menjaga momentum dan memastikan bahwa para petani dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari dengan efektif. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mempromosikan produk pertanian lokal dan meningkatkan sumber daya ekonomi komunitas pedesaan. Dengan fokus pada komoditas utama seperti kopi, UGM bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Sebagai kesimpulan, pelatihan budidaya tanaman kopi di Desa Sikunang adalah langkah signifikan menuju mewujudkan potensi penuh industri kopi Indonesia. Dengan dukungan dan kolaborasi yang berkelanjutan, petani lokal dapat mencapai produktivitas yang lebih tinggi, produk berkualitas lebih baik, dan masa depan ekonomi yang lebih aman.

Edukasi tentang”Urban farming dan praktik budidaya umbi-umbian untuk mendukung ketahanan pangan” pada ibu-ibu PKK di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 26 Juni 2024

Pertanian perkotaan (Urban Farming) merupakan praktik pertanian di daerah perkotaan serta wilayah sekitarnya dan merupakan kegatan terpadu yang melibatkan hortikultura, peternakan, akuakultur, ataupun praktik lain untuk menghasilkan makanan segar atau produk pertanian lainnya. Urban farming dapat membawa sistem pertanian lebih dekat pada konsumen dan memberi peluang lapangan kerja baru dengan adanya UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).


Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang dibimbing oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. telah melaksanakan kegiatan penyuluhan ke dua kalinya dengan tema “Urban farming dan praktik budidaya umbi-umbian untuk mendukung ketahanan pangan” di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman pada hari Sabtu, 8 Juni 2024. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 18 orang sebagai perwakilan dari ibu-ibu PKK Dusun Blotan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan. Adapun upaya yang dilakukan melalui urban farming diharapkan dapat menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga pangan dan keterjangkauan pangan. Dijelaskan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc. St bahwa ragam tanaman urban farming yang dapat ditanam meliputi berbagai sayuran seperti : selada, tomat, mentimun, cabe, kangkung, sawi, bayam dan sebagainya. Disamping sayuran, buah-buahan seperti stroberi, jeruk kecil, pepaya juga dapat ditanam baik di lahan maupun menggunakan planterbag. Selain sayuran dan buah-buahan, berbagai jenis umbi-umbian juga dapat dibudidayakan untuk variasi sumber karbohidrat diantaranya ganyong (Canna edulis Kerr.) dan garut (Marantha arundinacea L.).

Di dusun Blotan juga telah dibuat demplot sejak bulan Mei 2024 untuk menanam berbagai sayuran dan setelah kegiatan penyuluhan dilakukan panen sayuran bersama-sama dengan ibu-ibu anggota PKK yang mengikuti dan juga mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan MBKM yaitu: Cika Aprilia Hendriana (21/476880/BI/10740) dan Wafiq Nur Azzizah (21/483174/BI/10899). Penanaman sayuran pada demplot di dusun Blotan ini menggunakan konsep meningkatkan pertumbuhan dengan biostimulan dan meminimalkan penggunaan pupuk anorganik. Sayuran yang dipanen pada pertemuan ini adalah kangkung dan sawi pokcoy, sementara beberapa tanaman lain yang masih ditumbuhkan diantaranya jagung P21, jagung P40, kacang tanah, tomat, terong, cabai dan kale. Selain panen sayuran dilakukan juga penanaman umbi-umbian yaitu ganyong dan garut di sela-sela bedengan yang ada. Untuk penanaman ubi ketela rambat dilakukan menggunakan bak plastik yang dapat dibuka salah satu sisinya untuk memudahkan pemanenan. Dalam sambutannya ibu Kepala Dusun menyampaikan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan ini dan diharapkan kegiatan di Dusun Blotan dapat terus berkelanjutan untuk meningkatkan wawasan masyarakat terkait ketahanan pangan maupun issue lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang bertajuk “Edukasi dan Praktik Budidaya Berkelanjutan Tanaman Pangan dan Perikanan melalui Urban Agriculture di dusun Blotan, Wedomartani, Sleman, Yogyakarta”. Kegiatan pengabdian ini mendukung program SDGs (Sustainable Development Goals) terutama pada pilar ke 2 yaitu mengakhiri kelaparan (zero hunger) dan pilar ke 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production). Kegiatan ini diharapkan akan berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung SDGs pilar ke 3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) bagi semua lapisan masyarakat.

Edukasi tentang “Tanaman Pangan Kaya Antioksidan” pada ibu-ibu PKK di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Jumat, 14 Juni 2024

Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang dibimbing oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. telah melaksanakan kegiatan penyuluhan bertema “Tanaman Pangan Kaya Antioksidan” di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman pada hari Sabtu, 18 Mei 2024. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 15 orang sebagai perwakilan dari ibu-ibu PKK Dusun Blotan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya tanaman pangan yang kaya akan antioksidan bagi kesehatan.


Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini ada 4 mahasiswi yaitu Cika Aprilia Hendriana (21/476880/BI/10740), Wafiq Nur Azzizah (21/483174/BI/10899), Nayla Rasya Nareswari (21/481407/BI/10844) dan Della Thasya L.S. (21/476868/BI/10739). Penyuluhan dipandu oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St., dosen ahli Fisiologi Tumbuhan dari Fakultas Biologi UGM yang menjelaskan secara rinci mengenai apa itu antioksidan dan bagaimana senyawa ini melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti jantung, Alzheimer, dan parkinson. Dalam penjelasannya, Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. membahas beberapa tanaman pangan yang kaya akan antioksidan, meliputi buah dan sayuran berwarna seperti ubi ungu, stroberi, kubis ungu, daun kale, dan lain sebagainya. Terkait tentang tanaman kale belum banyak dari ibu-ibu PKK yang hadir mengetahui bahwa sayuran ini terkenal sebagai superfood karena kandungan gizinya. Dilaporkan bahwa dalam 70 gram daun kale mentah terdapat sekitar 33 kalori dan beragam nutrisi penting lainnya, meliputi: karbohidrat, serat, protein, vitamin K, vitamin A, vitamin C, mineral (termasuk kalsium, kalium, magnesium, zinc, zat besi, dan fosfor). Daun kale juga mengandung asam lemak omega-3, mangan, thiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), dan niasin (vitamin B3), serta berbagai senyawa antioksidan, seperti beta karoten, flavonoid, dan polifenol. Salah satu jenis flavonoid unik yang ditemukan dalam jumlah besar adalah senyawa quercetin dan kaempferol. Kandungan nutrisi yang ada pada daun kale bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh diantaranya kesehatan jantung, mata, mencegah diabetes dan mengatasi kanker. Direncanakan dalam kegiatan selanjutnya akan dilakukan percontohan penanaman kale pada demplot yang ada di dusun Blotan.

Di akhir presentasi terdapat sesi diskusi bersama yang membahas mengenai pentingnya makanan bergizi untuk mencegah stunting pada anak. Pada penyuluhan kali ini juga dilakukan praktik membuat salad buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan dengan tujuanb agar ibu-ibu peserta penyuluhan dapat merasakan langsung beberapa buah dan sayur yang mengandung antioksidan. Praktik pembuatan salad buah dan sayuran ini juga dilakukan agar ibu-ibu peserta penyuluhan paham mengenai pembuatan salad sederhana yang kaya akan antioksidan dan tidak perlu proses yang lama untuk pembuatannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Fakultas Biologi UGM tahun 2024 yang bertajuk “Edukasi dan Praktik Budidaya Berkelanjutan Tanaman Pangan dan Perikanan melalui Urban Agriculture di dusun Blotan, Wedomartani, Sleman, Yogyakarta”. Kegiatan pengabdian ini mendukung program SDGs (Sustainable Development Goals) terutama pada pilar ke 2 yaitu mengakhiri kelaparan (zero hunger) dan pilar ke 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production). Kegiatan ini diharapkan akan berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung SDGs pilar ke 3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) bagi semua lapisan masyarakat.

KULIAH PRAKTISI TENTANG ZAT PENGATUR TUMBUH DI FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 7 Juni 2024

Salah satu dosen dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada yaitu Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St telah mengisi kuliah tamu pada kegiatan praktisi matakuliah Zat Pengatur Tumbuh, di Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Magelang, pada hari Jum’at tanggal 19 April 2024 yang lalu. Adapun topik kuliah umum adalah “ Peran Fitohormon dalam Pengaturan pertumbuhan, Perkembangan dan Adaptasi Tanaman terhadap Perubahan Iklim Global”. Dalam kuliah tersebut hadir Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih, S.Si., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pertanian, Universitas Tidar dan pengampu mata kuliah Zat Pengatur Tumbuh. Selain itu hadir pula anggota tim pengampu mata kuliah Zat Pengatur Tumbuh yaitu Muzayyanah Rahmiyah S.P., M.Sc. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara langsung di kelas sejumlah 50 mahasiswa dan 100 mahasiswa lainnya mengikuti kuliah melalui tautan link yang disediakan secara daring.


Dijelaskan oleh Prof. Dr, Kumala Dewi MSc.St selaku narasumber tentang macam-macam hormon tumbuhan, fungsi masing-masing hormon serta mekanisme kerja hormon dalam peroses pertumbuhan, perkembangan dan ketahanan tanaman terhadap berbagai cekaman baik cekaman biotik maupun abiotik. Terkait dengan upaya mitigasi perubahan iklim global yang mengakibatkan dampak dalam pertanian seperti peningkatan intensitas cahaya matahari, berkurangnya ketersediaan air tanah, munculnya hama dan penyakit tanaman yang dapat mengganggu pertumbuhan, perkembangan dan hasil tanaman pangan, disebutkan bahwa dengan memahami kerja hormon maka dapat diupayakan tanaman yang dapat toleran pada berbagai cekaman. Sebagai contoh tanaman padi yang mengakumulasi sitokinin dapat memproduksi lebih banyak bulir padi karena adanya perubanhan asitektur malai dan pemingkatan kemampuan lubuk (dalam hal ini bulir padi) untuk memperoleh fotosintat. Selain itu tanaman tembakau yang mampu memproduksi lebih banyak sitokinin lebih toleran kekeringan karena adanya penundaan penuaan daun.

Mahasiswa yang mengikuti kuliah cukup antusias dalam mengajukan beberapa pertanyaan disela-sela pemaparan materi. Disamping itu ada beberapa pertanyaan kuis yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswa yang menjawab dengan benar memperoleh hadiah / kenang-kenangan dari pemateri. Di akhir kuliah salah seorang perwakilan mahasiswa juga menyampaikan ucapan terimakasih atas diterimanya materi kuliah tentang fitohormon dan zat pengatur tumbuh. Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih, S.Si., M.Si. atas materi kuliah yang telah disampaikan. Selain itu melalui kuliah ini diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman lebih detail tentang hormon tumbuhan dan cara-cara yang dapat diterapkan untuk memodifikasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Harapannya ilmu tentang fitohormon dan zat pengatur tumbuh ini dapat diapllikasikan dalam upaya memperoleh tanaman yang toleran terhadap berbagai cekaman akibat perubahan iklim global. Pemaparan materi kuliah tentang fitohormon dan zat pengatur tumbuh ini juga mendukung dua daintara 17 capaian SDGs (Sustainable Development Goals) yaitu Zero hunger (Goal 2) dan Climate Action (Goal 13). Sesi perkuliahan diakhiri dengan foto bersama antara narasumber yaitu Prof, Dr. Kumala Dewi MSc.St., dosen pengampu matakuliah Zat Pengatur Tumbuh di Fakultas Pertanian, Universitas Tidar yaitu Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih, S.Si., M.Si. dan Muzayyanah Rahmiyah S.P., M.Sc. serta semua mahasiswa yang mengikuti kuliah ini.

TIM MIKROALGA PkM-MBKM Fakultas Biologi 2024 Melaksanakan Sosialisasi dan Pengenalan Spirulina kepada Masyarakat Desa Sitimulyo, Kec. Piyungan, Kab. Bantul, D.I. Yogyakarta

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 6 Juni 2024

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi 2024 yang diketuai oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. dengan judul “Pengembangan Biorefinery berbasis Mikroalga Spirulina di Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul” telah melaksanakan serangkaian kegiatan PkM-MBKM pada Masyarakat Desa Sitimulyo. Tim yang beranggotakan empat mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Seisha Salsabila Rosandi, Muhammad Farrel Zharif Zidane, Finka Aulia, dan Salma Rohmaniah ini telah menyelenggarakan kegiatan “Workshop Pengenalan Budidaya dan Alat Produksi Spirulina” bekerja sama dengan YAPEKA, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang konservasi, pendidikan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. Program PKM MBKM ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Spirulina kepada masyarakat Desa Sitimulyo. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa dan masyarakat Desa Sitimulyo. Rangkaian kegiatan terdiri atas sosialisasi mengenai Spirulina dan manfaatnya, tur Spirulina Farm, dan mencoba produk Spirulina secara langsung. Dilakukan pula sosialisasi mengenai program MBKM yang akan dilakukan ke depannya.

Dalam proses pelaksanaan kegiatan, masyarakat antusias untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam menyampaikan pertanyaan serta pendapat. Ke depannya, masyarakat juga dapat belajar mengenai budidaya Spirulina skala rumah tangga. Antusiasme warga dalam mengenal Spirulina diharapkan dapat menjadi pendongkrak bagi keberlanjutan program ini. Harapannya, familiaritas masyarakat terhadap Spirulina dapat membuat masyarakat semakin tertarik pada budidaya dan konsumsi Spirulina sehingga tingkat ekonomi dan kesehatan masyarakat dapat meningkat.

Cetuskan Inovasi Futuristik sebagai Detektor Penyakit pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.), Mahasiswa Biologi Raih Bronze Medal dan Gelar Favorite Poster pada Kompetisi Nasional FAPERTA FAIR 5

PrestasiRilis BeritaTajuk Rabu, 5 Juni 2024

Problematika serangan patogen pada tanaman padi menjadi salah satu fokus besar upaya pemberdayaan pertanian di Indonesia. Serangan patogen yang menyebabkan wabah penyakit berperan serta dalam penurunan produktivitas tanaman padi. Dalam menangani permasalahan ini, sebagian petani cenderung mengandalkan pestisida tanpa terlalu memperhatikan kondisi padi. Alhasil, upaya penanganan yang diambil tidak efektif dan justru mengancam kesehatan lingkungan sekitar akibat pencemaran oleh zat kimia dari penggunaan pestisida secara berlebihan.

Berangkat dari isu ini, Adzkiya Aqmaliza Rahmattillah dan Sheva Rimma Dhanty, mahasiswi Biologi angkatan 2021, menginovasikan aplikasi pemindai pintar terintegrasi smartphone berbasis Artificial Intelligence bernama ORYSMART yang dapat mendeteksi penyakit pada tanaman padi sekaligus memberikan rekomendasi solusi penanganannya dibawah bimbingan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. ORYSMART diperkenalkan pada ajang kompetisi FAPERTA FAIR (Futuristic and Prestige Research, Technology and Art) 5 di Universitas Dhyana Pura, Denpasar, Bali, pada 18-19 Mei 2024. Pada batch 5 ini, FAPERTA FAIR mengusung tema “Peran Inovator Muda untuk Menghadapi Persaingan Global Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Pada ajang tersebut, bersama ORYSMART, Adzkiya dan Sheva berhasil memperoleh Bronze Medal dan gelar Poster Terfavorit subtema Teknologi sebagai inovasi solutif futuristik yang dapat membantu menangani penyakit pada tanaman padi. Dengan kemampuan pemindaian dan rekognisinya, ORYSMART dapat mendeteksi jenis, gejala, penyebab, dan solusi penanganan terhadap penyakit pada padi. Tak hanya itu, aplikasi ini juga menawarkan analisis lanjutan yang mengkolaborasikan kecerdasan manusia dan buatan sehingga dapat menganalisis penyakit pada tanaman padi dengan lebih akurat dan menawarkan solusi penanganan yang lebih efektif. ORYSMART juga memfasilitasi akses konsultasi dengan para ahli proteksi tanaman yang berpengalaman dan andal di bidangnya.

Aplikasi ini ditargetkan untuk memberdayakan para petani padi di Indonesia sehingga dapat mengelola lahan padinya dengan lebih baik dan efektif. Oleh karena itu, ORYSMART didesain praktis dan mudah digunakan, khususnya bagi pengguna yang belum ramah terhadap teknologi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah jitu pemberdayaan pertanian di Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Inovasi dan gagasan ini juga menjadi bagian dari upaya terhadap pencapaian SDG 2 (zero hunger), yaitu kontribusi gagasan ORYSMART dalam peningkatan produktivitas padi sebagai makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. [Penulis: Sheva Rimma Dhanty]

Kelompok Studi Kelautan (KSK) Sukses Kumpulkan Donasi untuk Panti Asuhan Al Khusna Gunung Kidul dalam rangka Oceans Day 2024

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 4 Juni 2024

Oceans day merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Kelompok Studi Kelautan Biologi UGM (KSK Biogama) sebagai bentuk perayaan untuk memperingati hari laut sedunia. Pada Oceans day tahun ini, KSK Biogama berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Mr. Parvez selaku mitra KSK Biogama. Selain itu, KSK Biogama juga mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Al-Khusna untuk bersama-sama melakukan bersih-bersih pantai, mempelajari biota laut, dan memanfaatkan sampah yang ditemukan. Selama rangkaian acara Oceans Day, Kelompok Studi Kelautan UGM mengadakan Open Donation yang ditujukan untuk panti asuhan Al-Khusna. Donasi yang terkumpul adalah sebesar Rp2.015.116,00. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan untuk ini.

Pada tanggal 18 Mei 2024 setelah berlangsungnya acara Oceans Day di Pantai Slili Gunungkidul donasi tersebut telah disalurkan ke Panti Asuhan Al-Khusna di Gunung Kidul dalam bentuk uang dan sembako. Kami percaya bahwa bantuan ini akan sangat berarti bagi anak-anak di panti asuhan dan membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Setiap bantuan, tidak peduli seberapa kecil, dapat membuat perbedaan yang besar dalam kehidupan orang lain. [Penulis: KSK].

Kunjungan Pertama Tim MBMK Penelitian Fakultas Biologi ke PT. Raja Pilar Agrotama (Rajaseed) untuk Pembukaan Magang Penelitian

Rilis Berita Selasa, 4 Juni 2024

Yogyakarta, 29 Mei 2024- Tim Penelitian Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Fakultas Biologi 2024 yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dengan judul “Analisis Kestabilan Genetik dan Identifikasi Viabilitas Benih Melon Lokal Indonesia” melakukan kunjungan pertama ke mitra penelitian, yakni PT. Raja Pilar Agrotama atau lebih dikenal sebagai Rajaseed. Kunjungan ini dihadiri oleh 5 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu Maximus Jonathan Salim,Rafferty Reyhan, Laksita Chesarina, Haris Dwi Nugroho, dan Ihsanti Tsania Fajriati, serta perwakilan pembimbing Dian Sartika, M.Sc. Kunjungan pertama ini berfokus pada pengenalan mitra dalam kegiatan magang penelitian MBKM ini, yakni PT. Raja Pilar Agrotama agar anggota tim peneliti MBKM mendapat ilmu mengenai prosedur produksi dan QC (Quality Control) benih di PT. Raja Pilar Agrotama.

Kegiatan pertama dari MBKM ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Mei 2024, dimulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB di kantor pusat PT. Raja Pilar Agrotama di Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan perkenalan dan sambutan dari Bapak Warsito Nurtiyasno selaku kepala bagian Research and Development sekaligus perwakilan dari PT. Raja Pilar Agrotama. Beliau menjelaskan seluk beluk mengenai PT. Raja Pilar Agrotama, mulai dari sejarah pembentukan, produk yang dijual, struktur perusahaan, beserta sertifikasi yang diperlukan sebuah perusahaan produsen benih.

Setelah memberi informasi mengenai profil perusahaan, Warsito Nurtiyasno, S.P. selaku Dosen Pembimbing dari mitra memberikan edukasi dasar mengenai produksi dan QC (Quality Control) benih. Beliau menekankan pentingnya kemitraan antara produsen benih dengan petani untuk menjamin produksi benih yang berkelanjutan. Bapak Warsito menjelaskan benih yang layak digunakan harus melewati serangkaian proses yakni pengekstrakan benih dari buah, pembersihan benih, pengurangan kadar air benih, persortiran benih, dan penyimpanan benih. Beberapa parameter penting dalam pengujian kualitas benih yang disebut Beliau antara lain adalah kadar air benih, persentase kotoran benih, dan kemampuan berkecambah benih.

Tanya jawab antara anggota tim penelitian MBKM dengan Bapak Warsito terjadi dalam kegiatan ini. Beberapa topik menarik seperti metode identifikasi benih serta kondisi lingkungan yang optimal untuk penyimpanan benih. Sesi tanya jawab antara anggota tim penelitian MBKM dengan Bapak Warsito pun berlangsung dengan aktif. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama.

Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal ilmu bagi tim MBKM Penelitian untuk penelitian kestabilan genetik dan viabilitas benih melon serta meningkatkan kerja sama dengan PT. Raja Pilar Agrotama. Selain itu kegiatan Penelitian MBKM ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) bagi Fakultas Bilogi UGM serta mendukung Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs) diantaranya poin ke satu (No Poverty : Tanpa Kemiskinan), poin kedua (Zero Hunger : Tanpa Kelaparan), poin keempat (Quality Edcation : Pendidikan yang Berkualitas), poin ke delapan (Industy, Innovation, and Infrastructure : Industi, Inovasi, dan Infrastruktur), dan poin ketujuh belas (Partnership for the Goal : Kemitraan untuk Mencaai Tujuan).  [MBKM Penelitian]

Pembukaan Dies Natalis ke-69 2024 Dirangkai dengan Family Gathering dan Panggung Kreasi

Rilis Berita Senin, 3 Juni 2024

Sabtu (01/06/24) dilaksanakan Pembukaan Dies Natalis ke-69 Fakultas Biologi UGM. Untuk tahun ini Pembukaan Dies dilaksanakan bersamaan dengan acara Family Gathering dan Panggung Kreasi. Acara yang dihadiri oleh seluruh Dosen, Tenaga Kependidikan, Pengurus Dharma Wanita, serta Perwakilan Mahasiswa dimeriahkan juga dengan kehadiran keluarga masing-masing.


Acara dimulai dengan lomba anak-anak dalam rangka Family Gathering, sementara orang tua yang merupakan Dosen atau Tenaga Kependidikan mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Balairung Gedung Pusat UGM. Dari pagi anak-anak dengan riang gembira mengikuti lomba berjalan di dalam ring dan memasukkan balon ke dalam ring. Lomba-lomba untuk anak-anak ini dimaksudkan untuk lebih mempererat hubungan anak-anak dengan pegawai sebagai keluarga besar Fakultas Biologi UGM.

Setelah upacara selesai dilaksanakan, semua Dosen dan Tenaga Kependidikan kembali ke fakultas untuk mengikuti Pembukaan Dies Natalis ke-69 Fakultas Biologi UGM. Tema yang diusung pada dies kali ini adalah Biologi Berkarya, Biologi Mendunia. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Dies tahun 2024, yaitu Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya Dr. Razaq menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan dies kali ini dilaksanakan bersamaan dengan family gathering. “Kalau waktu yang lalu acara pembukaan, family gathering, dan panggung kreasi dilaksanakan secara terpisah waktunya, untuk tahun ini kita gabung ketiga acara tersebut. Harapannya dies tahun ini dapat kita laksanakan dengan lebih efisien”. Dr. Razaq juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan atas terselenggaranya acara, dan mohon dukungan untuk kelancaran rangkaian kegiatan dies berikutnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Prof. Budi menyampaikan bahwa hari ini bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila sehingga tadi sebelum acara ini, semua Dosen dan Tenaga Kependidikan mengikuti upacara terlebih dahulu di Gedung Pusat. Dies Natalis Fakultas Biologi yang ke-69 akan dimulai rangkaian kegiatannya pada pagi hari ini. “Fakultas Biologi yang sudah cukup tua hampir 70 tahun, tapi harapannya sesuai tema dies tahun ini Biologi Berkarya, Biologi Mendunia, Fakultas Biologi dapat lebih dikenal dan dapat berkarya di kancah dunia”.

Menandai pembukaan rangkaian kegiatan Dies Natalis Biologi ke-69 dilakukan pemukulan gong sebanyak 3 kali oleh Dekan didampingi Ketua Senat Fakultas Biologi UGM serta Ketua Dies ke-69. Mengiringi pemukulan gong, ditampilkan Tarian Gugur Gunung oleh Panitia Pembukaan Dies. Istilah gugur gunung sendiri diartikan sebagai kegiatan gotong royong yang dilakukan untuk kepentingan bersama tanpa mengharapkan imbalan. Dengan tarian gugur gunung diharapkan seluruh sivitas Fakultas Biologi UGM dapat guyub bersama-sama saling bantu membantu dalam mensukseskan Dies Natalis ke-69.

Selanjutnya seluruh peserta memanjatkan doa yang dipimpin oleh Dosen Fakultas Biologi UGM, Dr.med.vet. drh. Hendry T.S.S.G. Saragih, M.P. Setelah doa bersama, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan beserta Ketua Senat Fakultas, Wakil Ketua Senat, Wakil Dekan, dan Ketua Dies.

Acara berikutnya adalah lomba kreasi dan solo vocal. Lomba kreasi diikuti oleh keluarga Dosen dan Tenaga Kependidikan atau kelompok. Lomba solo vocal diikuti oleh Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. Lomba-lomba diikuti oleh semua peserta dengan sangat meriah dengan penuh kegembiraan. Masing-masing peserta lomba menampilkan kemampuan terbaiknya. Menutup acara, diumumkan pemenang lomba-lomba serta pembagian doorprize.

PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM 2024: Sosialisasi Program Pengabdian Masyarakat (MBKM) & Sosialisasi dan Pengenalan PIRT, Layak Hiegene, Produk Halal, serta Pentingnya Kemasan Cantik

Pengabdian kepada Masyarakat Sabtu, 1 Juni 2024

Yogyakarta, 26 Mei 2024- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dengan judul “ Penguatan Kemandirian Ekonomi Dengan Pengenalan Digital Marketing dan Sosialisasi Perizinan Perdagangan Produk Tepung Labu Susu Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Madurejo, Prambanan” dengan anggota 5 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu diantaranya Haris Dwi Nugroho, Laksita Chesarina, dan Ihsanti Dwi Nugroho telah melaksanakan program pertama dari rangkaian kegiatan PkM-MBKM pada Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Program pertama ini memfokuskan pada Sosialisasi Program Pengabdian Masyarakat (MBKM) dan Pengenalan PIRT, Layak Hiegene, Produk Halal, serta Pentingnya Kemasan Cantik, di mana sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya PIRT, layak hiegiene, produk halal, serta pentingnya kemasan cantik.

Program pengabdian ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 Mei 2024, dimulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB di rumah Ibu Romli selaku salah satu anggota KWT Melati di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan sesi permainan dan doorprize agar seluruh peserta merasa senang dan dapat fokus mengikuti sosialisasi. Selanjutnya peserta mengerjakan pretest mengenai produk serta keahlian dari masing-masing ibu KWT Melati untuk menggali potensi produk yang akan dipasarkan.

Pematerian pertama diberikan oleh Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang menjelaskan mengenai pentingnya strategi dalam memproduksi suatu produk dalam skala kelompok usaha mikro pada KWT Melati. Dijelaskan bahwa penting untuk menerapkan strategi yang baik dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada dengan proses pengolahan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk yang baik. Pada pematerian ini juga dijelaskan mengenai pentingnya PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), layak hiegene, serta produk halal dan juga perbedaan ketentuan dan proses di dalamnya. Pada akhir pematerian pertama,  pembicara berharap kekurangan atau kesulitan yang ada nantinya dapat diselesaikan melalui program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini bersama dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Kesempatan ini diharapkan dapat memajukan perekonomian mandiri pada masyarakat dan berkelanjutan di masa depan.

Pematerian kedua diberikan oleh Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., beliau menyampaikan sambutan dan rasa bahagia atas antusiasme dari ibu KWT Melati terhadap program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang berkaitan dengan pengembangan tanaman labu susu mulai dari proses penanaman hingga panen, kemudian proses pengolahan hasil panen menjadi tepung, hingga pada proses pra-pemasaran. Hal ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan dapat berkualitas baik dari segi estetika, keamanan, dan ketahanan sehingga harapannya produk dapat dikenalkan pada masyarakat mulai dari pemasaran kecil dikenalkan pada Jasmine Corner di Fakultas Biologi UGM. Prof Budi berpesan bahwa dalam prosesnya tidak terjadi secara instan dan terkadang tidak sesuai keinginan, tetapi keuletan dan keinginan dari KWT Melati itu yang dapat menghantarkan pada kemandirian ekonomi. Kegiatan ini ditutup dengan dokumentasi bersama.

Kegiatan PkM MBKM yang diselenggarakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan sosialisasi ini, kami menargetkan 7 (tujuh) poin dari 17 (tujuh belas) poin SDGs : poin ke satu (no poverty : tanpa kemiskinan), poin ke dua (zero hunger : tanpa kelaparan), poin ke empat (gender equality : kesetaraan gender), poin ke 8 (decent work and economic growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities : berkurangnya kesenjangan), dan poin ke dua belas (responsible consumption and production : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus) bagi Fakultas Biologi UGM.

Sosialisasi ini diharapkan memberikan wawasan kepada anggota KWT Melati melalui diskusi bersama serta meningkatkan kerjasama dan dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi sesama. [MBKM PKM Labu Susu]

 

[Desa Mitra] Tim Pengabdian Berbasis Desa Mitra Di Lumbung Mataraman, Kedungpoh Gunungkidul Gelar Plotting Program

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 31 Mei 2024

Tim Pengabdian Desa Mitra untuk Lumbung Mataraman, Kedungpoh Gunungkidul, Kamis (23/5/2024) mengunjungi Lumbung Mataraman dan diterima oleh Lurah Kedungpoh (Dwiyono) dan Direktur Lumbung Mataraman (Didik Purnomo) beserta anggotanya. Tim Pengabdian terdiri dari Drs. Hari Purwanto, MP.,Ph.D., Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si.,M.Kes, Ludmilla Fitri Untari, S.Si.,M.Si., Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. dan Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. yang diwakili oleh dua mahasiswanya untuk berkoordinasi dengan mitra.

Acara dimulai dengan pemaparan rencana program masing-masing anggota. Dimulai dari Hari Purwanto yang merencanakan pembuatan sekaligus pelatihan budidaya lebah klanceng; Soenawan Hery memaparkan rencana pembuatan vermikompos dan pakan ternak plus dengan penambahan POC-2023; Dwi Umi Siswanti merencanakan adanya pelatihan pembuatan biofertilizer dan aplikasinya untuk penanganan antraknosa pada tanaman cabai; Ludmilla  memaparkan rencana penanaman tanaman langka di Lumbung Mataraman dan mendokumentasikan data Etnobotani masyarakat Kedungpoh serta Bambang menyampaikan pesan kepada mitra bahwa tim akan membuat pelatihan budidaya wader. Mitra yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani Kedungpoh (10 kelompok) dan pengelola Lumbung Mataraman antusias dengan program yang disampaikan oleh Tim Desa Mitra Fakultas Biologi untuk Lumbung Mataraman. “Kami sudah menunggu-nunggu program dari Fakultas Biologi”, ujar Lurah Kedungpoh mewakili mitra tani.

Didik Purnomo sebagai Direktur Lumbung Mataraman menanggapi paparan Tim Desa Mitra dengan optimis bahwa program pengabdian ini akan berdampak semakin melegitimasikan Lumbung Mataraman sebagai Edu-Agrowisata yang diperhitungkan di Gunungkidul.  Kedungpoh mulai menggeliat dengan banyaknya kunjungan studi banding dari berbagai kelompok tani dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, bahkan salah satu penggerak pertanian Kedungpoh, Tri Wahyuni, meraih predikat “Perempuan Inisiator Bidang Pertanian 2024”  dari Bupati Gunungkidul di Bulan April lalu. “Semoga dengan program pengabdian dari Fakultas Biologi UGM ini, kami akan semakin maju dan berdampak luas”, ungkap Didik dalam sambutannya.

Masing-masing pengusul program diarahkan oleh direktur Lumbung Mataraman untuk bertemu langsung dan mendiskusikan agenda selanjutnya dengan PIC masing-masing program. Hasil koordinasi ini menghasilkan kesepakatan waktu pelasanaan program selanjutnya serta mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan. Acara ditutup dengan makan cemilan (godhokan) dan berfoto bersama. Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari SDGs nomor 1 (Pemberantasan Kemiskinan), 2 (Peniadaan Kelaparan), 5 (Kesetaraan Gender), 10 (Pengurangan Kesenjangan) dan 17 (Kemitraan demi mencapai Tujuan). (TIM-LM)

 

PkM MBKM Fakultas Biologi UGM 2024: Pemberdayaan Masyarakat Kepuh Kulon RT 001, Wirokerten, Banguntapan, Bantul Melalui Pemanfaatan Lahan Terbatas Dengan Teknologi Hidroponik Untuk Kemandirian Pangan (Tahap I)

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 31 Mei 2024

Tim Pengabdian kepada Masyarakat – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM 2024 yang diketuai oleh Rina Sri Kasiamdari, Ph.D. telah berhasil melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kepuh Kulon RT 001, Wirokerten, Banguntapan, Bantul. Tim yang melibatkan empat orang mahasiswa yaitu Nurindah Musarofah, Hasna Nabila Kusumastuti, Cindy Adisty Rudi Ananda Putri, dan Amalia Rizky Fauzi ini mengusung tema teknologi budidaya hidroponik sederhana dalam rangka meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Program PKM MBKM ini mendukung SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.  Program ini direncanakan akan berjalan selama dua semester. Pada Semester Genap TA 2023/2024 ini kegiatan PkM-MBKM dilaksanakan pada Minggu, 5 Mei 2024 pukul 09.00 – 12.00 WIB di rumah Kepala RT 001 Kepuh Kulon, Bapak Zamzuri, dengan pengadaan sosialisasi dan praktik budidaya hidroponik sederhana sistem sumbu. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme warga RT 001 Kepuh Kulon dengan dihadiri oleh 22 warga serta Bapak Sunartana selaku Kepala Dukuh Kepuh Kulon. Dalam sambutannya, Bapak Sunartana berharap agar program ini dapat menjadi program yang berkelanjutan untuk membantu mengatasi permasalahan di desa ini dan mengimbau kepada masyarakat agar mau untuk memulai keberlanjutan program ini. Ibu Rina juga menyampaikan bahwa program ini diambil untuk membantu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan terbatas melalui budidaya hidroponik dan mengajak warga untuk bersama-sama mempraktikkan budidaya hidroponik ini di rumah masing-masing.

Sosialisasi dilakukan dengan pemberian informasi mengenai pengertian dan kelebihan hidroponik, jenis tanaman yang bisa dibudidayakan melalui hidroponik, jenis metode penanaman hidroponik, jenis pupuk dan alat hidroponik, serta tata cara budidaya hidroponik sistem sumbu. Metode hidroponik sistem sumbu dipilih karena mudah dilakukan, membutuhkan alat dan bahan yang sedikit dan mudah didapat, serta membutuhkan biaya perawatan yang minimal. Pada saat praktik budidaya hidroponik, warga yang hadir dibagi menjadi empat kelompok dengan jumlah 6-8 orang yang didampingi oleh masing-masing satu mahasiswa untuk melakukan praktik mandiri. Praktik dimulai dengan pemilihan biji, penyemaian dalam rockwool, persiapan media air dan pupuk AB mix bubuk/cair, hingga pindah tanam benih yang telah disiapkan sebelumnya. Antusiasme dan keterampilan warga dalam melakukan praktik budidaya hidroponik diharapkan dapat menjadi pendongkrak bagi keberlanjutan program ini. Adapun tim PkM-MBKM juga memberikan satu set alat hidroponik kepada masing-masing warga dengan harapan dapat digunakan untuk mempraktikkan budidaya hidroponik di rumah. Program PkM-MBKM ini akan dilanjutkan pada Semester Gasal TA 2024/2025 pada bulan September dengan kegiatan pengolahan hasil panen hidroponik menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk kemandirian pangan masyarakat.

 

# SDG 1 Tanpa Kemiskinan #SDG 2 Tanpa Kelaparan #SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi #SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan #SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM 2024: Sosialisasi Program Pengabdian Masyarakat (MBKM) & Sosialisasi dan Pengenalan PIRT, Layak Hiegene, Produk Halal, serta Pentingnya Kemasan Cantik

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 28 Mei 2024

Yogyakarta, 26 Mei 2024- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi 2024 Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dengan judul “ Penguatan Kemandirian Ekonomi Dengan Pengenalan Digital Marketing dan Sosialisasi Perizinan Perdagangan Produk Tepung Labu Susu Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Madurejo, Prambanan” dengan anggota 5 mahasiswa Fakultas Biologi yaitu diantaranya Haris Dwi Nugroho, Laksita Chesarina, dan Ihsanti Dwi Nugroho telah melaksanakan program pertama dari rangkaian kegiatan PkM-MBKM pada Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Program pertama ini memfokuskan pada Sosialisasi Program Pengabdian Masyarakat (MBKM) dan Pengenalan PIRT, Layak Hiegene, Produk Halal, serta Pentingnya Kemasan Cantik, di mana sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya PIRT, layak hiegiene, produk halal, serta pentingnya kemasan cantik.

Program pengabdian ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 Mei 2024, dimulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB di rumah Ibu Romli selaku salah satu anggota KWT Melati di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan sesi permainan dan doorprize agar seluruh peserta merasa senang dan dapat fokus mengikuti sosialisasi. Selanjutnya peserta mengerjakan pretest mengenai produk serta keahlian dari masing-masing ibu KWT Melati untuk menggali potensi produk yang akan dipasarkan.

Pematerian pertama diberikan oleh Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang menjelaskan mengenai pentingnya strategi dalam memproduksi suatu produk dalam skala kelompok usaha mikro pada KWT Melati. Dijelaskan bahwa penting untuk menerapkan strategi yang baik dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada dengan proses pengolahan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk yang baik. Pada pematerian ini juga dijelaskan mengenai pentingnya PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), layak hiegene, serta produk halal dan juga perbedaan ketentuan dan proses di dalamnya. Pada akhir pematerian pertama,  pembicara berharap kekurangan atau kesulitan yang ada nantinya dapat diselesaikan melalui program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini bersama dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Kesempatan ini diharapkan dapat memajukan perekonomian mandiri pada masyarakat dan berkelanjutan di masa depan.

Pematerian kedua diberikan oleh Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., beliau menyampaikan sambutan dan rasa bahagia atas antusiasme dari ibu KWT Melati terhadap program MBKM pengabdian kepada masyarakat ini. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang berkaitan dengan pengembangan tanaman labu susu mulai dari proses penanaman hingga panen, kemudian proses pengolahan hasil panen menjadi tepung, hingga pada proses pra-pemasaran. Hal ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan dapat berkualitas baik dari segi estetika, keamanan, dan ketahanan sehingga harapannya produk dapat dikenalkan pada masyarakat mulai dari pemasaran kecil dikenalkan pada Jasmine Corner di Fakultas Biologi UGM. Prof Budi berpesan bahwa dalam prosesnya tidak terjadi secara instan dan terkadang tidak sesuai keinginan, tetapi keuletan dan keinginan dari KWT Melati itu yang dapat menghantarkan pada kemandirian ekonomi. Kegiatan ini ditutup dengan dokumentasi bersama.

Kegiatan PkM MBKM yang diselenggarakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs). Dengan mengadakan sosialisasi ini, kami menargetkan 7 (tujuh) poin dari 17 (tujuh belas) poin SDGs : poin ke satu (no poverty : tanpa kemiskinan), poin ke dua (zero hunger : tanpa kelaparan), poin ke empat (gender equality : kesetaraan gender), poin ke 8 (decent work and economic growth : pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin kesepuluh (reduced inequalities : berkurangnya kesenjangan), dan poin ke dua belas (responsible consumption and production : konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Selain itu kegiatan ini juga merupakan capaian IKU 2 (MBKM di luar kampus) dan IKU 3 (dosen di luar kampus) bagi Fakultas Biologi UGM.

Sosialisasi ini diharapkan memberikan wawasan kepada anggota KWT Melati melalui diskusi bersama serta meningkatkan kerjasama dan dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi sesama. [MBKM PKM Labu Susu]

Soroti Kasus Salinitas Tinggi pada Lahan Non Produktif di Wilayah Pesisir, Mahasiswa Biologi Raih Gold Medal, Juara 2 Poster, dan Juara 2 Umum di Universitas Jenderal Soedirman

PrestasiRilis BeritaTajuk Rabu, 15 Mei 2024

Mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2022, yaitu Genoveva Ristining Tyas dan Ridho Nur Alam berhasil meraih prestasi berupa Gold Medal, Juara 2 Poster, dan Juara 2 Umum pada Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Universitas Jenderal Soedirman Tingkat Nasional 2024 di bawah bimbingan Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. Karya esai ini diajukan dengan subtema “Pertanian” yang berjudul “Inovasi Biofertilizer dengan Bakteri Halotoleran dan Eco Enzyme untuk Bioremediasi Lahan Non Produktif di Wilayah Pesisir”.

Inovasi biofertilizer dengan bakteri halotoleran dikombinasikan dengan eco enzyme dari pemanfaatan limbah sampah organik dan blotong tebu menjadi solusi yang berkelanjutan dalam mengelola sampah organik industri rumah tangga dan limbah pabrik. Dengan mengintegrasikan biofertilizer, memanfaatkan lahan pesisir untuk pertanian bawang merah, serta mengoptimalkan produk eco enzyme dapat mewujudkan pertanian yang inovatif, berkelanjutan, produktif, serta ramah lingkungan. Inovasi ini memegang peranan penting dalam mengoptimalkan produktivitas lahan dan meningkatkan komoditas bawang merah di Indonesia. Hal ini dapat berdampak pada pemenuhan konsumsi bawang merah bagi masyarakat Indonesia dan berpotensi untuk meningkatkan angka pendapatan perkapita nasional.  Hal ini sesuai dengan 5 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah disepakati di KTT PBB pada tahun 2015 yaitu tujuan #1 Tidak ada kemiskinan; #2 Tidak ada kelaparan; #3 Kesehatan dan Kesejahteraan yang baik; #7 Energi yang terjangkau dan bersih; serta #12 Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab sehingga diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045. [Penulis: Genoveva Ristining Tyas]

Menyambut Hari Thalassemia: Bedah Buku dan Donor Darah untuk Mendorong Kesadaran dan Solidaritas

Rilis BeritaTajuk Rabu, 8 Mei 2024

Perpustakaan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Launching dan Bedah Buku yang berjudul “Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan” karya Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU pada hari Selasa, 7 Mei 2024 dalam rangka menyambut hari Thalasemia Sedunia. Terdapat dua rangkaian kegiatan dalam acara ini, yaitu aksi sosial donor darah dan diskusi bedah buku. Kegiatan donor darah diadakan bersama dengan UTD RSA UGM yang diikuti oleh lebih dari 60 peserta baik berasal dari kalangan civitas akademika Fakultas Biologi maupun umum. Donor darah dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB bertempat di Gedung Moeso Suryowinoto Indonesia Biodiversity Center (MSIBC) Fakultas Biologi UGM.

Kegiatan kedua dalam rangkaian acara ini adalah Launching dan Bedah Buku “Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan” karya Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 hingga 12.15 WIB di Gedung Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan juga diselenggarakan secara luring melalui live Youtube Kanal Pengetahuan Biologi. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes selaku ketua panitia Bedah Buku dan Penanggung Jawab Perpustakaan Fakultas Biologi dengan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Narasumber yaitu Bapak Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU dan Pembedah Dr.dr. Sri Mulatsih, Sp.A. (K), MPH, dan moderator oleh Dr.Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc. Selanjutnya secara resmi kegiatan bedah buku dibuka oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM melalui zoom dan memberikan apresiasi kepada Prof. Suwarno selaku penulis dan Guru Besar Fakultas Biologi UGM. Selanjutnya adalah sesi pemateri oleh Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, SU. selaku penulis buku Kantong Terakhir Anak Adalah Amanah Tuhan.

Pada sesi pemateri,  Prof. Suwarno memaparkan bukunya yang berisi kisah perjalanan hidup putranya sebagai penyandang thalassemia mulai dari lahir hingga dewasa. Alm. Yudistira Briliantama merupakan putra dari Prof. Suwarno juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM. Selain menceritakan tentang putranya, Prof. Suwarno juga mengedukasi audiens mengenai sejarah thalassemia dan pengetahuan umum mengenai thalassemia. Beliau juga menyampaikan beban yang harus ditanggung oleh penyandang thalassemia dan pendampingnya, yaitu beban psikologis, beban sosial, dan beban ekonomi. Setelah sesi pemateri selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi review.

Sesi review diisi oleh Dr.dr. Sri Mulatsih, Sp.A. (K), MPH yang merupakan dokter anak di Rumah Sakit dr. Sardjito. Dokter Mulat menyampaikan interpretasi beliau mengenai buku Kantong Terakhir. Selain itu, beliau juga menyampaikan kondisi terkini terkait dengan penanganan thalassemia. Mulai dari obat kelasi besi oral hingga perubahan metode konsultasi penyandang thalassemia yang dilakukan oleh beliau. Setelah sesi review selesai, dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh moderator.

Terdapat tiga peserta yang mengajukan pertanyaan baik kepada Prof. Suwarno maupun Dokter Mulat. Sesi tanya jawab selesai, lalu dilanjutkan dengan pembagian doorprize untuk peserta. Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama di sebelah barat Auditorium Biologi Tropika.

Diskusi dan Refreshing Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Dosen Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaTajuk Senin, 22 April 2024

Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menggelar Diskusi dan Refreshing Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi untuk Dosen di Auditorium Biologi Tropika pada Jumat, 19 April 2024. Acara ini dilaksanakan atas rekomendasi dari Senat Fakultas Biologi UGM dan bertujuan untuk menyegarkan pemahaman tentang pentingnya Tridharma Perguruan Tinggi dalam era perkembangan yang terus berubah, serta berbagi pengalaman, wawasan, dan gagasan terkait Tridharma Perguruan Tinggi.


Acara dibuka oleh Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., selaku Ketua Departemen Biologi Tropika, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi UGM. Prof. Budi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Senat Fakultas Biologi UGM yang selalu membersamai Fakultas agar unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, terkait pelaksanaan tugas-tugas akademik dosen serta kewajiban dan hak dosen. Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara penelitian, publikasi, fasilitas, dan pengabdian kepada masyarakat antar dosen dan laboratorium dalam mencapai tujuan Tridharma Perguruan Tinggi.

Pelaksanaan acara ini mencerminkan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui peningkatan pendidikan yang berkualitas (SDGs No. 4) dan peningkatan inovasi dan infrastruktur (SDGs No. 9).

Acara ini dihadiri oleh dosen-dosen Fakultas Biologi UGM dan ditutup dengan makan bersama untuk mempererat jalinan silaturahmi antar dosen. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di lingkungan fakultas secara keseluruhan.

Syawalan 1445 H Fakultas Biologi UGM: Peningkatan Kualitas Diri di Hari yang Fitri

Rilis BeritaTajuk Rabu, 17 April 2024

Rabu (17/4/24) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Syawalan dan Halal Bi Halal, setelah sehari sebelumnya diselenggarakan tradisi saling bersalaman dan bermaaf-maafan di halaman kampus. Syawalan dan Halal Bi Halal yang merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan Fakultas Biologi UGM setiap bulan syawal ini, diisi dengan ceramah dengan tema Peningkatan Kualitas Diri di Hari yang Fitri. Acara yang bertempat di auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM ini dihadiri oleh segenap Dosen, segenap Tenaga Kependidikan, Pengurus Dharma Wanita, para Purna Karya baik Dosen maupun Tenaga Kependidikan, Pengurus Potmabiogama, serta perwakilan mahasiswa.
Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh Zikri Ilham Putranto, salah satu mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Selanjutnya Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. memberikan sambutan sekaligus membuka acara. “Terima kasih atas kehadirannya, mari kita panjatkan rasa syukur atas semua kenikmatan kesehatan dan kesempatan sehingga kita dapat hadir di pertemuan ini. Tradisi saling maaf memaafkan seperti ini sangat baik, sebagai manusia tentu tidak lepas dari salah dan khilaf. Untuk itu kami mohon maaf lahir batin, semoga apa yang telah ditempa selama bulan Ramadhan tidak selesai tetapi masih tetap berlanjut” tutur Prof. Budi.

 

Selanjutnya disampaikan Ikrar Syawalan yang dipandu oleh Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Abdul Razaq Chasani, M.Si., Ph.D. Ikrar diikuti oleh semua hadirin, dan menandakan bahwa semua dengan rasa ikhlas saling memberi maaf dan meminta maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Dengan ikrar bersama, semoga Tuhan akan mengembalikan fithrah kita sebagai insan yang suci dan makhluk yang beribadah.

 

Memasuki acara inti adalah pengajian yang kali ini sebagai penceramah adalah Drs. Haryanto, M.Si., Psikolog. Beliau adalah Dosen Purna Tugas Fakultas Psikologi UGM. Dalam ceramahnya Bapak Haryanto menyampaikan bahwa makhluk hidup harus ada proses peningkatan. Ada 3 kelompok makhluk yaitu: orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin (produktivitas kerja non teknis), orang yang hari ini sama saja dengan hari kemarin (orang yang merugi), orang yang hari ini lebih jelek dari pada hari ini (orang yang celaka). Esensi dari peningkatan kualitas diri adalah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari dari hari ini. Filosofi dari lebaran atau syawalan adalah kupat (ngaku lepat), kita harus mengakui kalau melakukan kesalahan, dan laku papat yaitu lebar, lober, lebur, labur yang mempunyai arti bersegeralah kepada ampunan dari Tuhan untuk menuju surga. Di akhir ceramahnya, Bapak Haryanto menuturkan 3 amalan manusia yang paling baik yaitu memberi kepada orang yang tidak pernah memberi, menjalin tali silaturahim kepada orang yang memutuskan persaudaraan dan memaafkan orang yang mendzolimi kita. “Allah sangat menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” tutup Pak Haryanto.

 

Pengajian syawalan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Drs. Haryanto, M.Si., Psikolog dan dilanjutkan bersalam-salaman sebagai tanda saling bermaaf-maafan. Selanjutnya hadirin disilakan menikmati hidangan yang telah disediakan.

 

Acara syawalan dan halal bi halal yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.

BIORAMA (BiOSC Berbagi Bersama) 2024

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 1 April 2024

Pada hari Sabtu, 23 Maret 2024, telah dilaksanakan kegiatan BIORAMA atau BiOSC Berbagi Bersama yang dilakukan di salah satu panti di Yogyakarta, yakni Panti Asuhan Al-Afiyah Yogyakarta yang terletak di Jl. Kopral Samiyo I, Kemasan, Sendangtirto, Kecamatan Berkah, Sleman. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tahunan di bawah bidang Humas dan Jaringan BiOSC yang dilakukan pada bulan Ramadhan sebagai wadah untuk saling berbagi antar sesama. Adapun kegiatan BIORAMA ini dihadiri oleh teman-teman Humas dan Jaringan serta beberapa pengurus harian di BiOSC.

Pada tahun ini, agenda BIORAMA adalah pembagian bantuan berupa sembako dan uang sumbangan, serta sesi games dengan seluruh penghuni panti. Dana yang digunakan ini berasal dari pembukaan donasi pada tanggal 12 Maret – 20 Maret 2024 ditambah dana kas sehingga total dana yang didapatkan adalah sebesar Rp. 4.700.000. Dana ini kemudian dialokasikan dalam bentuk donasi sembako sebesar Rp. 700.000 serta donasi uang sebesar Rp. 4.000.000. Untuk sembako, dibelikan sebanyak 7 item berupa beras, minyak goreng, sarden kaleng, gula, teh, telur, dan mie instan sesuai dengan kebutuhan Panti Al-Afiyah Yogyakarta.

Kami berangkat dari Fakultas Biologi UGM menuju Panti Al-Afiyah Yogyakarta sekitar pukul 15.20 WIB dengan mengendarai motor. Sesampainya di sana, kami disambut dengan hangat oleh anak-anak Panti Al-Afiyah yang mana terdiri dari ±20 anak rentang usia SMP-SMA. Setelah beberapa saat, kami dipersilahkan menemui Bapak Herli Hartanto selaku Kepala Panti untuk meminta izin memulai kegiatan. Acara dibuka oleh MC, yaitu Jovika Syifa Ananmaimuna dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BiOSC yaitu Bella Marcha. Di dalam sambutan tersebut, kami mengucapkan rasa terima kasih atas sambutan yang baik terhadap  acara BIORAMA ini, serta menjelaskan tujuan adanya kunjungan tersebut. Setelah beberapa patah kata diberikan, tibalah saatnya sambutan oleh Pengurus Panti asuhan Al-Afiyah Yogyakarta. Dalam sambutan tersebut, Bapak Herli Hartanto mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan, dan memberikan beberapa informasi mengenai panti asuhan tersebut. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan sembako dan uang donasi oleh Ketua BiOSC kepada pengurus panti asuhan. Selanjutnya, sembari menunggu waktu berbuka dilakukan sesi games yakni menyusun mini puzzle masjid-masjid populer di dunia serta pemberian hadiah kepada para pemenang. Acara BIORAMA ditutup dengan sesi dokumentasi bersama, lalu berpamitan dengan pihak panti.

Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman BiOSC dan pihak-pihak luar yang telah memberikan donasi, semoga segala bantuan yang telah diberikan menjadi sebuah keberkahan, sekaligus amal di bulan Ramadhan tahun ini. Terima kasih pula kepada teman-teman Humjar dan beberapa pengurus harian yang telah menyempatkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam kunjungan panti. Kami berharap agar program BIORAMA ini dapat menjadi wadah dalam berbagi antar sesama serta mempererat tali persaudaraan. [Penulis: BiOSC]

Pengajian Ramadhan 1445 H Fakultas Biologi UGM: Ramadhan sebagai Sarana Meningkatkan Kesehatan dan Ketaqwaan

Rilis BeritaTajuk Senin, 1 April 2024

Kamis (28/3/24) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan pengajian di bulan Ramadhan. Pengajian yang merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan Fakultas Biologi UGM ini, mengambil tema “Ramadhan sebagai Sarana Meningkatkan Kesehatan dan Ketaqwaan” dengan penceramah dr. Veby Novri Yendri, Sp.THTBKL. Pengajian bertempat di Masjid Al Hayat dan dihadiri oleh segenap Dosen, Tenaga Kependidikan, Dharma Wanita Persatuan, dan perwakilan Mahasiswa.


Sebelum acara inti pengajian, diperdengarkan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Zikri Ilham Putranto. Selanjutnya disampaikan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Prof. Budi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran ustadz dr. Feby serta segenap hadirin, dosen, tenaga kependidikan, pengurus dharma wanita, serta para mahasiswa. Pengajian ini merupakan ajang silaturahim. Tahun 2017 masjid Al Hayat didirikan bersama dengan KMB dan para donatur, alumni dan selesai didirikan pada saat pandemi tahun 2021 serta diresmikan Rektor UGM. Masjid Al Hayat merupakan pusat dakwah, menyebarkan kebaikan dan kemuliaan Islan dan sebagai sarana memperkuat keilmuan dan ketaqwaan. “Ramadhan merupakan kegiatan rutin kami untuk mengkaji ayat-ayat Allah dan berbuka puasa bersama” tutup Bapak Dekan.

Selanjutnya diserahkan bingkisan dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi kepada perwakilan Tenaga Kebersihan dan Tenaga Keamanan. Penyerahan bingkisan dilakukan oleh Ketua Dharma Wanita, Ibu Nur Puji Mumpuni, S.Si.,M.Kes. dan Ibu Indriawati Utami.

Memasuki acara inti pengajian, penceramah kali ini dr. Veby Novri Yendri, Sp.THTBKL. Beliau adalah ustadz yang juga seorang dosen dan dokter di RS. JIH Yogyakarta. Dalam ceramahnya, ustadz Feby menyampaikan tidak akan selamat kita di dunia maupun di akherat kalau tidak senantiasa dzikir ingat kepada Allah. Kadang kita dalam hal ibadah seperti halnya sholat sering lupa kepada Allah. Sebaik-baiknya beribadah adalah yang senantiasa dzikir ingat kepada Allah, termasuk syukur tidak bisa diamalkan tanpa ingat kepada Allah. Dzikir, syukur yang mengantarkan kita kepada ikhsan yang membuat kita dapat beribadah sebaik-baiknya. “Di sisa Ramadhan, mari kita manfaatkan agar menjadi akhsanu amala. Sehingga dengan Ramadhan kita bisa mulia dan mendapat keutamaan untuk masuk surga”. Kalau kita kembali pada dasar dari perintah Allah atas ibadah sebenarnya tidak perlu dicari-cari keutamaan, dicari-cari hikmah, yakinlah semua membawa kebaikan, sami’na wa atho’na. “Berpuasalah, maka kamu akan sehat”. Penelitian di kedokteran membuktikan bahwa orang yang berpuasa merupakan cara efektif untuk melakukan upaya menurunkan berat badan misalnya. Dengan berat badan yang ideal, kesehatan akan lebih mencapai ideal pula. Ramadhan merupakan latihan bagi kita dan setelahnya kita akan menikmati hasilnya dan Allah akan menjadikan kita hamba-hamba yang istiqomah.

Pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz dr. Veby Novri Yendri, Sp.THTBKL. dan dilanjutkan berbuka dengan kurma dan minuman. Sholat maghrib dilaksanakan berjamaah oleh semua hadirin, dan selanjutnya hadirin disilakan untuk menikmati hidangan makan yang telah disediakan. Kegiatan pengajian yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.

Buka Puasa Bersama di Masjid Alhayat Fakultas Biologi UGM: Mempererat Silaturahmi Mahasiswa dan Dosen

Rilis BeritaTajuk Kamis, 14 Maret 2024

Yogyakarta, 14 Maret 2024 – Pada tanggal 13 Maret 2024, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar acara buka puasa perdana di Masjid Alhayat. Buka puasa ini akan terselenggara selama 3 minggu ke depan pada Bulan Ramadhan 1445 H. Acara ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan dosen sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi di antara mereka.


Dengan mengusung tema “Berbagi Berkah Ramadhan”, acara buka puasa ini bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan dan kepedulian antara mahasiswa dan dosen Fakultas Biologi UGM. Sebanyak 60 porsi makanan disediakan dengan penuh kehangatan dan keramahan, mencerminkan semangat persaudaraan yang tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kedekatan antara mahasiswa dan dosen di luar lingkungan akademis. Melalui interaksi yang lebih santai dan informal, diharapkan hubungan yang terjalin dapat lebih mengakar dan bermakna.

Acara buka puasa bersama ini diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan menyantap hidangan berbuka puasa secara bersama-sama. Suasana penuh keakraban tercipta di antara peserta acara, yang memperlihatkan betapa pentingnya menjaga hubungan yang harmonis di lingkungan kampus.

Fakultas Biologi UGM berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat terus diadakan secara berkala sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ikatan kekeluargaan di antara seluruh civitas akademika. Semoga semangat kebersamaan yang terpancar pada acara buka puasa bersama ini dapat terus menginspirasi kolaborasi dan solidaritas di lingkungan kampus. Acara ini juga bagian dari tujuan Fakultas Biologi dalam rangka turut menyukseskan SDG’s ke 2 yaitu menghilangkan kelaparan dan mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik.

Welcoming Party Anggota Muda XXXIV Kelompok Studi Herpetologi 2024

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Minggu, 3 Maret 2024

Pada Sabtu, 17 Februari 2024 telah dilaksanakan acara Welcoming Party Anggota Muda XXXIV Kelompok Studi Herpetologi Fakultas Biologi UGM atau yang disingkat sebagai WelPar AM XXXIV KSH. Acara ini merupakan acara internal KSH yang dilakukan untuk menyambut AM angkatan XXXIV yang baru bergabung dengan KSH. Acara dilakukan di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dari pukul 13.30-16.00 WIB dengan jumlah kehadiran 30 peserta.

Acara dimulai dengan sharing prospeksi diri di KSH untuk tiap peserta di masa depan dan juga pengalaman selama liburan. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tukar kado yang telah dibawa masing-masing peserta. Kado yang didapatkan wajib digunakan oleh penerima kado selama acara berlangsung. WelPar AM XXXIV ditutup dengan permainan “Siapa aku?” yakni sebuah permainan menebak kata yang ditempelkan ke kepala tiap peserta dengan cara menanyakan clue akan kata tersebut ke peserta lain. Kegiatan selanjutnya adalah kesan pesan yang dipaparkan oleh beberapa peserta dari AM XXXIV.

Acara WelPar AM XXXIV kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana ekspedisi KSH ke AM XXXIV dan open recruitment panitia ekspedisi tersebut. Bahasan ekspedisi dipaparkan oleh Anthera Al Firdaus Prissandi selaku ketua panitia ekspedisi KSH tahun 2024. Pemaparan ekspedisi berisi akan pengertian ekspedisi, rencana mekanisme ekspedisi, dan susunan kepanitian serta ditutup dengan open recruitment panitia ekspedisi. Keseluruhan acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.

Acara WelPar AM XXXIV KSH berjalan dengan lancar meskipun sedikit terlambat dari rencana awal. Seluruh peserta terlihat antusias dengan keseruan yang dilaksanakan. Harapannya acara ini dapat meningkatkan hubungan internal KSH terutama dengan anggota baru. Selamat datang di KSH wahai AM XXXIV! KSH Jaya!? KSH! [Penulis: KSH]

32 Tahun Berkilau: Merayakan Perjalanan dan HUT Kelompok Studi Herpetologi

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Minggu, 3 Maret 2024

Pada hari Minggu, 25 Februari 2024, Kelompok Studi Herpetologi (KSH) telah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-32, mengenang didirikannya KSH pada 24 Februari 1992 lalu. Rangkaian acara HUT-32 KSH ini dilaksanakan di ruang 1 Gedung Sinarmas Fakultas Biologi UGM mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB & diikuti oleh anggota-anggota aktif KSH saat ini serta alumni KSH dari yang secara keseluruhan berjumlah 45 partisipan.

Rangkaian acara HUT-32 KSH diawali dengan menyanyikan mars KSH dan pembacaan kode etik KSH oleh semua peserta, diikuti oleh kata sambutan dari Ketua Panitia Acara & Ketua KSH. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing dari perwakilan alumni KSH, yaitu Rahma Izzati, Ananto Puradi Nainggolan, Bayu R. A., Dr. Tri Wahyuni Sukesi, I Gusti Agung Ayu R. P., dan Achmad Fanani Muharromi. Selanjutnya diadakan sesi quiz bertema KSH dan herpetofauna yang telah disiapkan oleh panitia kemudian dilakukan pemotongan kue ulang tahun yang diwakili oleh para alumni & Ketua KSH. Terakhir, diadakan pengumuman hasil KSH Awards, yang memberikan apresiasi kepada 10 anggota KSH yang telah dinominasikan dalam berbagai kategori.

Acara ditutup dengan pemberian hadiah kepada pemenang quiz diikuti oleh sesi dokumentasi bersama. Rangkaian acara HUT-32 KSH berjalan lancar dengan antusiasme & kebahagiaan dari seluruh partisipan dari awal hingga akhir acara, merayakan pencapaian luar biasa serta tantangan yang dihadapi KSH sepanjang tahun lalu & menyambut tahun yang mendatang dengan semangat yang tak kalah hebatnya. [Penulis: KSH]

Sarasehan Fakultas Biologi UGM: Merajut Keakraban dan Kekeluargaan dalam Lingkungan Akademik

Rilis BeritaTajuk Kamis, 29 Februari 2024

Fakultas Biologi UGM menggelar acara Sarasehan pada hari Rabu, 28 Februari 2024, mulai pukul 11.00 – 13.00 WIB di Auditorium Biologi Tropika. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mempererat jalinan keakraban dan kekeluargaan antara seluruh civitas Fakultas Biologi UGM, terutama dosen dan tenaga kependidikan.


Acara dibuka oleh MC, yaitu Faya Nur Annisa Damantya, A.Md.Sek. dan dimulai dengan sambutan hangat dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang memberikan arahan dan juga motivasi kepada seluruh civitas yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan Sosialiasi dari Bank Muamalat, yang penyampaian materinya disampaikan oleh Ibu Heni Lestari, S.E. selaku Branch Manager Bank Muamalat KC UGM.

Kegiatan selanjutnya yaitu Perkenalan Prodi baru Fakultas Biologi UGM, Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (Prodi PKKH) oleh Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Prodi PKKH sendiri telah dipersiapkan oleh Tim sejak tahun 2021. Dalam perjalanannya, pembukaan prodi ini banyak didukung oleh berbagai pihak, mulai dari internal dan eksternal UGM hingga dukungan internasional.

Prodi ini rencananya akan memulai pembukaan pendaftaran di semester Gasal tahun akademik 2024/2025 dengan kuota 30 mahasiswa. Harapannya dengan kegiatan perkenalan ini, civitas Fakultas Biologi UGM dapat memahami sejarah dan visi misi dari pembukaan prodi dan dapat membantu mensukseskan promosi Prodi PKKH ke masyarakat.

Acara sarasehan juga dimeriahkan dengan penampilan Line Dance oleh grup Bio Line Dance yang menyajikan penampilan dengan lagu berjudul “Tamang Pung Kisah”. Acara kemudian ditutup dengan makan siang bersama.

Acara sarasehan ini mencerminkan dukungan Fakultas Biologi dalam komitmennya untuk pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) No. 17, yaitu Kemitraan untuk Tujuan dan SDG No. 16 yaitu Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh. Hal ini dicerminkan dari adanya promosi kerja sama antara berbagai pihak, seperti Bank Muammalat, untuk mencapai tujuan bersama.

Tim Fakultas Biologi UGM Menginisiasi Dialog Inovatif dengan Petani Milenial Kalurahan Karangmojo

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Selasa, 20 Februari 2024

YOGYAKARTA, INDONESIA — February 19, 2024 — Tim Dosen yang diketuai oleh Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang menarik dengan para petani milenial Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Acara ini merupakan bagian dari inisiatif Fakultas Biologi untuk mendorong dialog dan kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi di lapangan guna meningkatkan pertanian berkelanjutan.

FGD tersebut diadakan pada tanggal 18 Februari 2024, di ruang rapat Balai Penyuluhan Pertanian Kapanewon Karangmojo. Para petani milenial yang hadir mewakili berbagai latar belakang dan pengalaman dalam bidang pertanian, mulai dari petani organik hingga petani teknologi terdepan. Mereka bersama-sama berbagi ide, pengalaman, serta tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha pertanian di era modern. Tim Dosen yang mengawal FGD ini merupakan tim interdipliner interfakultas, yang meliputi Fakultas Biologi (Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D. Eng. dan Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si.), Fakultas MIPA (Umi Mahnuna Hanung, S.Si., M.Si.) dan Fakultas Farmasi (Dr. Cintya Nurul Apsari, S.T.P., M.Si.).

Diskusi yang digelar selama FGD dan kunjungan lapangan mencakup berbagai topik, termasuk penggunaan teknologi dalam pertanian, praktek pertanian organik, manajemen sumber daya alam, serta strategi pemasaran produk pertanian. Hasil dari diskusi ini akan menjadi dasar untuk pengembangan program-program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan petani milenial.

Fakultas Biologi UGM berharap bahwa FGD ini akan menjadi awal yang berkelanjutan dari kemitraan yang erat antara universitas dan para petani milenial, serta membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan sektor pertanian di Indonesia. Kegiatan ini memiliki kaitan erat dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dialog dan kolaborasi yang dilakukan oleh Fakultas Biologi UGM dengan petani milenial dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani (SDG 1: Tanpa Kemiskinan) serta mendukung pertanian berkelanjutan yang meningkatkan ketahanan pangan dan nutrisi (SDG 2: Tanpa Kelaparan). Inisiatif ini juga mengembangkan program pendidikan yang lebih relevan bagi petani milenial (SDG 4: Pendidikan Berkualitas), mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di sektor pertanian (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta mendorong inovasi dan modernisasi praktik pertanian (SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Fokus pada praktik pertanian organik dan manajemen sumber daya alam mendukung produksi dan konsumsi yang berkelanjutan (SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan pertanian berkelanjutan yang dibahas dalam FGD berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim (SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim). Selain itu, kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan petani milenial merupakan contoh nyata dari kemitraan yang mendukung pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Sosialisasi KABIOGAMA dan Tracer Study untuk Calon Wisudawan/Wisudawati Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2023/2024

Rilis BeritaTajuk Selasa, 23 Januari 2024

Pada hari Senin, 22 Januari 2024, telah dilaksanakan Sosialisasi Kabiogama dan Tracer Study bagi Calon Wisudawan/Wisudawati Program Pascasarjana Fakultas Biologi UGM Periode II Tahun Akademik 2023/2024 di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara ini mengundang Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., selaku narasumber.

Dalam pembukaannya beliau menyampaikan selamat dan sukses untuk rekan-rekan calon wisudawan/wati yang telah sukses menyelesaikan studi. Kemudian beliau juga menyampaikan bahwa besok lusa pintu gerbang penentuan akan terbuka bagi calon wisudawan/wati dalam menghadapi dunia yang berbeda dari dimana mereka berada saat ini. Beliau juga mengharapkan agar wisudawan/wati bisa move on dan melangkah ke depan dengan siap kembali bekerja bagi yang sudah bekerja, siap menyambut peluang kerja, dan siap melanjutkan studi.

Bu Ganies menyampaikan bahwa latar belakang wisudawan/wati yang berbeda, kini sudah dipersatukan dalam keluarga alumni yang sama, yaitu Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dan Keluarga Alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (KABIOGAMA). Selanjutnya, beliau menyampaikan informasi-informasi mengenai KABIOGAMA seperti arti logo KABIOGAMA yang berbentuk gunungan yang melambangkan kultur Yogyakarta, semburat warna pelangi yang melambangkan keberagaman, dan logo UGM sebagai latar belakang tempat berdirinya KABIOGAMA. Beliau juga menyampaikan mengenai visi KABIOGAMA, yaitu “menjadi wahana silaturahmi yang memfasilitasi para anggotanya berkarya lebih produktif di dalam pengabdiannya untuk perngembangan ilmu pengetahuan serta industri biologi yang unggul” beserta misi dari KABIOGAMA. Selain itu juga disampaikan mengenai jajaran ketua umum KABIOGAMA dan pimpinan koordinator wilayah.

Dalam pemaparannya Bu Ganies juga menyampaikan beberapa kegiatan yang aktif dilakukan KABGIOGAMA seperti temu alumni, seminar penulisan ilmiah, webinar KABIOGAMA. Selain itu, beliau juga menyebutkan kontribusi yang telah diberikan KABIOGAMA kepada Fakultas Biologi seperti bantuan pandemi mahasiswa biologi UGM, kontribusi Pembangunan Masjid Al Hayat, Gedung Sinar Mas, dan Saung KABIOGAMA, serta mendukung kegiatan KAGAMA dan Fakultas Biologi UGM dan Indonesia Biologist Association. Beliau juga menyampaikan kegiatan lainnya yang dilakukan Kabiogama seperti bela beli bolo, Peduli Semeru dan alumni yang sakit, dan sebagainya.

Bu Ganies mengingatkan untuk para calon wisudawan/wati untuk bergabung dalam SIMPONI melalui SIMASTER dan tidak hilang akses dengan contact person serta akun media sosial KABIOGAMA seperti facebook, instagram tetap berhubungan dengan Fakultas Biologi UGM. Beliau menegaskan bahwa sekolah tidak hanya mencari ilmu saja, tetapi juga mencari sedulur (keluarga). Oleh karena itu adanya Kabiogama sangat penting sebagai fasilitas agar alumni tetap berhubungan baik dengan Bersatu untuk memberikan kebermanfaatan seperti semboyan KABIOGAMA FABIOGAMA yaitu “NYAWIJI MIGUNANI.”

Acara dilanjutkan dengan penyampaian sosialisasi mengenai Tracer Study Universitas Gadjah Mada yang masih dipandu oleh bu Ganies. Beliau menyampaiakan bahwa satu tahun kedepan, wisudawan/wati akan dihubungi kembali oleh pihak fakultas untuk mengisi Tracer Study. Tujuan Tracer Study yaitu sebagai perbaikan kurikulum, menggali informasi dari alumni mengenai perkembangan kompetensi, menginventarisasi kemanfaatan yang diperoleh alumni, penelusuran tempat kerja, bidang kerja dan lain-lain. Melalui Tracer Study diharapkan alumni dapat memberikan masukan terhadap fleksibilitas kurikulum di Fakultas Biologi. Selanjutnya disampaikan tentang indikator kinerja utama perguruan tinggi dan mekanisme pengisian Tracer Study dan Panduan Capaian IKU 1 Tracer Study UGM 2024. Kemudian beliau juga menyampaikan reputasi UGM di pemeringkatan dunia Tahun 2023 yaitu berada di peringkat 231 dalam World University Rangkings. Beliau menitipkan nama baik UGM dimana pun para wisudawan/wati yang akan menjadi alumni berada. Beliau juga mendoakan semoga wisudawan/wati segera mendapat pekerjaan terbaik dan sampai jumpa di lain waktu. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab kemudian ditutup oleh Bu Ganies selaku narasumber sekitar pukul 15.00 WIB. [Penulis: Dian Sofiana dan Faradilla]

Fakultas Biologi UGM Berpartispasi dalam Kegiatan Penanaman Pohon Serentak oleh KLHK untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Rilis BeritaTajuk Senin, 1 Januari 2024

Yogyakarta, 30 Desember 2023 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc, berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon serentak yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di seluruh Indonesia. Penanaman pohon ini dilakukan pada hari Sabtu, 30 Desember 2023, dan dipimpin oleh pejabat KLHK Pusat dan Daerah. Acara dilaksanakan di daerah petak 58, RPH Candi, BDH Karangmojo, KPH Yogyakarta.


Kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan bagian dari program nasional yang diinstruksikan melalui surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Fakultas Biologi UGM berkontribusi dengan melakukan penanaman pohon Nangka, yang diharapkan ke depan dapat menjadi komoditi bahan baku pembuatan makanan gudeg, sekaligus sebagai upaya penguatan lahan dan sumber pakan ternak di masa mendatang.

Partisipasi Fakultas Biologi UGM dalam kegiatan ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain: SDGs ke-2, Tanpa Kelaparan (Zero Hunger): Melalui penanaman pohon Nangka, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan, terutama sebagai komponen utama dalam pembuatan makanan tradisional seperti gudeg.

SDGs ke-12, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production): Penanaman pohon sebagai bagian dari inisiatif KLHK merupakan langkah positif menuju konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

SDGs ke-17, Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals): Kolaborasi aktif antara Fakultas Biologi UGM dan KLHK menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM mengukuhkan perannya dalam mendukung upaya-upaya konservasi lingkungan dan ketahanan pangan sebagai bagian integral dari pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Menutup Tahun 2023, Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Sarasehan

Rilis BeritaTajuk Jumat, 29 Desember 2023

Jumat (29/12/23) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan sarasehan yang diikuti oleh seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan. Sarasehan kali ini juga sebagai sarana untuk melakukan doa bersama, mensyukuri atas apa yang telah diberikan pada tahun 2023 dan harapan yang lebih baik untuk tahun 2024. Sarasehan juga sebagai ajang penyerahan kenang-kenangan untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan yang telah berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan lomba.

Acara yang diadakan di halaman Fakultas Biologi UGM ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya Prof. Budi menyampaikan bahwa di tahun 2023 Fakultas Biologi telah mengikuti berbagai kegiatan lomba yang diadakan baik oleh UGM maupun luar UGM, seperti lomba olah raga dalam rangka Dies UGM, Porsenigama yang diikuti oleh para mahasiswa, serta lomba pengelolaan sampah. “Walaupun belum membuahkan hasil terbaik, kami sangat mengapresiasi partisipasi Bapak/Ibu Dosen maupun Tenaga Kependidikan yang telah mewakili Fakultas Biologi dalam lomba-lomba yang diadakan”.

Selanjutnya dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Dosen Fakultas iologi UGM, Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si. M.S., Ph.D. Seluruh peserta mengikuti doa bersama dengan sangat hikmad dengan menengadahkan tangan kepada Tuhan.

Setelah doa bersama, seluruh peserta mengikuti senam bersama yang dipimpin oleh instruktur. Senam bersama merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM setiap Jumat pagi, disamping olah raga yoga dan oleh raga permainan seperti tenis meja.

Sebelum acara ditutup dengan sarapan bersama, diserahkan kenang-kenangan kepada perwakilan Dosen dan Tenaga Kependidikan yang telah berpartisipasi dalam lomba-lomba sebagai perwakilan Fakultas Biologi UGM. Kegiatan sarasehan yang diisi dengan doa bersama, senam bersama, dan sarapan bersama ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

 

“Terima kasih 2023, selamat datang 2024”

Mahasiswa UGM Inovasikan Cheese Stick dari Olahan Dada Ayam dan Wijen melalui Pemberdayaan Posyandu di Desa Selopamioro untuk Mencegah Stunting Berbasis Sosiopreneurship

PrestasiRilis BeritaTajuk Kamis, 14 Desember 2023

Permasalahan stunting merupakan permasalahan yang tergolong menjadi permasalahan berjangka lama dalam proses penyelesaian akar permasalahannya, hal ini disebabkan oleh adanya keadaan malnutrisi pada balita. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bantul Tahun 2023, menyebutkan bahwa kasus stunting di Kabupaten Bantul tergolong tinggi dengan tingkat pemusat kasus dalam satu tempat yaitu di Kecamatan Imogiri dengan total anak 857 dengan 21% berada pada Desa Selopamioro pada kuartal data per Mei 2023. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut, Mahasiswa UGM menginovasikan Cheese Stick dari Olahan Dada Ayam dan Wijen melalui Pemberdayaan Posyandu di Desa Selopamioro untuk Mencegah Stunting Berbasis Sosiopreneurship. Inovasi ini diciptakan oleh Adam Satria Buana (Fakultas Geografi 2020) dan Sekar Alya Maharani (Fakultas Biologi 2021) dengan bimbingan Dr. Rika Harini., S.Si., MP.

Inovasi penelitian karya ilmiah ini diajukan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional PUBLIC HEALTH PROJECT (PHP) 2023 yang diselenggarakan oleh HMD Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang dengan tema “Driving Change with innovative ideas: Generation Z’s Impact on Global Equality and a Sustainable Future through SDGs”. Presentasi Grand Final dilaksanakan pada Sabtu, 14 Oktober 2023 melalui Zoom Meetings dengan mendapatkan Juara 2 dari total 10 tim Grand Finalis yang berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Penelitian ini dilakukan mulai dari Agustus hingga September 2023 di Desa Selopamioro dan Universitas Gadjah Mada yang dimulai dari perencanaan hingga pembuatan laporan. Sesuai dengan Permenkes Nomor 51 Tahun 2016, formulasi bahan cheese dibuat dengan fokus pada kandungan protein dan kalsium yaitu penambahan makanan pendamping pada anak stunting memiliki kandungan protein 8-12 gram dan kalsium 225-450mg. Berdasarkan hasil uji yang didapatkan dari Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada, dalam 100 gram sampel yang diujikan, kandungan protein sebagai makronutrien memiliki kadar 12,20% dari total jumlah kandungan gizi yang tersedia. Sedangkan pada kalsium yang tergolong dalam mikronutrien di mana nutrisi ini hanya dibutuhkan dalam skala kecil didapatkan sebesar 0,45%. Kandungan yang dimiliki cheese stick sehat memenuhi batas minimum snack tambahan untuk penderita stunting yaitu 9,38% dan sesuai dengan Permenkes Nomor 51 Tahun 2016 yang memerlukan protein 8-12 gram dan kalsium 225-450mg. Mayoritas masyarakat dalam presentase 80% belum paham mengenai urgensi penambahan makanan sampingan yang sehat untuk mencegah maraknya kasus stunting di Desa Selopamioro. Melalui adanya sosialisasi pelatihan sosiopreneurship cheese stick sehat, 90% masyarakat sadar akan pentingnya mencegah kasus stunting semakin marak terjadi salah satunya dengan memberikan snack tambahan yang sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita per harinya.

Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan tingkat keberhasilan pemberian chesee stick sebagai pembantu dalam pemenuhan protein dan kalsium harian balita dan anak yang mengalami stunting. Hal ini dibuktikan presentase keberhasilan kenaikan tinggi badan sebesar 89,01% atau total 81 balita dan anak yang mengalami kenaikan tinggi badan, dari 91 balita dan anak. Selain itu tingkat keberhasilan inovasi chesee stick juga mempengaruhi dalam kenaikan berat badan balita dan anak dengan presentase keberhasilan 93,41% atau total 85 balita dan anak mengalami kenaikan berat badan, dari total anak yang diberikan perlakukan 91 balita dan anak. [Penulis: Sekar Alya Maharani]

Peningkatan Kualitas Telur Ayam Kampung dan Pemasaran Pada Usaha Peternak di Desa Condong Catur, Sleman, Yogyakarta

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 4 Desember 2023

Tim Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas Biologi, UGM yang diketuai oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, M, Eng dan didukung oleh empat orang mahasiswa yaitu Avila Kusuma W, Daimeera Anja, Shanaz Dhiya’ul Haq, dan Syahidina sejak bulan Oktober hingga November 2023 telah melakukan sosialisasi dan pendampingan peternak “Shobaru” di Desa Condong Catur, Sleman, Yogyakarta. Pendampingan dilakukan dalam usaha untuk meningkatkan kualitas telur kampung melalui pemberian pakan fermentatif. Kualitas telur ayam kampung meningkat apabila dibandingkan telur ayam kampung dari pakan non fermentatif. Telur ayam kampung rasanya lebih gurih dan warna kuning telur lebih kuat karena β-karoten tinggi. Peningkatan kualitas tersebut disebabkan karena pakan fermentatitif mempunyai kandungan nutrisi lebih tinggi dan mudah dicerna ternak. Pemberian pakan tersebut juga meningkatkan nafsu makan ternak dan sekaligus mengurangi bau kotoran dan urin ternak. Selain itu, pakan fermentasi tersebut juga menjadi alternatif menggantikan pakan komersial yang harganya cenderung lebih mahal.


Sosialisasi dan pendampingan terhadap peternak juga dilakukan pada kegiatan branding dan pemasaran online produk telur ayam kampung melalui sosial media. Pendampingan juga terkait pengelolaan akun sosial media. Pengemasan telur ayam kampung dengan pemberian branding dapat meningkatkan pemasaran telur ayam kampung dengan jangkauan lebih luas. Konsumen akan mengetahui lokasi dan kontak peternak telur ayam kampung, sehingga produk telur ayam kampung tersebut semakin dikenal konsumen. Oleh karena itu, melalui kegiatan MBKM Pengabdian Fakultas Biologi, UGM usaha peternak “Shobaru” dapat meningkat baik kualitas produk telur maupun pemasaran, sehingga kesejahteraan ekonomi masyarakat meningkat secara berkesinambungan serta menjaga kualitas lingkungan hidup.

DUA MAHASISWA BIOLOGI MENJADI PRESENTER RESEARCH SPLASH DALAM KONFERENSI INTERNASIONAL HYPER INTERDISIPLINARY CONFERENCE

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 21 November 2023

Dua mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Novia Noor Rachmawati dan Rachmawati Dwi Hasanah telah mengikuti Hyper Interdisiplinary Conference dengan tema “Transforming Healthcare Horizons in Indonesia”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 18 November 2023 di Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat.


Konferensi Internasional tersebut dimulai pukul 09.00 diawali dengan keynote speech oleh Dr. Prasandhya Astagiri Yusuf, Kepala dari Medical Technology Medical Education and Research Institute (IMERI). Acara dilanjutkan dengan sesi panelist 1 yang menghadirkan Mr. Kazuo Miyazaki, CEO MICAN Technologist sebagai opening presentation. Sesi diskusi panelist 1 menghadirkan Dr. Siti Fauziyah Rahman, Dr. Hasballah Zakaria, S.T., M.Sc., dan Prof. Dr. Bachti Alisjahbana dengan moderator Dr. Shuhei Tanami. Diskusi pada sesi panelist 1 dengan topik “Advancing Healthtech towards Medial Inclusivity”.

Sesi presentasi Research Splash dilaksanakan pada pertengahan acara setelah sesi panelist 1. Dalam sesi Research Splash sebanyak 9 peneliti terpilih untuk mempresentasikan penelitiannya selama 3 menit. Dari 9 presenter, dua diantaranya merupakan mahasiswa Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada. Novia Noor Rachmawati sebagai presenter kedua yang memaparkan presentasinya dengan judul “A Preliminary Study: The Effect of Colchicine on The Ploidy of Local Strain Euglena sp. Isolated From Indonesia”. Pemaparan tersebut merupakan topik skripsi di bawah bimbingan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. dan Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. Rachmawati Dwi Hasanah sebagai presenter kelima yang memaparkan presentasinya dengan judul “Polyploidization of Butterfly Pea Flower (Clitoria ternatea L.) Using Colchicine and Biocatharantine”. Pemaparan presentasi tersebut merupakan topik skripsi di bawah bimbingan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc. Poster sesion sebagai akhir rangkaian acara Research Splash dilaksanakan selama 1 jam dengan dihadiri pengunjung dari Indonesia dan Jepang. Pada sesi ini, dilangsungkan sesi tanya jawab antara peneliti dengan pengunjung terkait poster penelitian yang ditampilkan. Selanjutnya dilakukan dokumentasi foto bersama dengan seluruh pembicara, presenter, panitia, dan pengunjung. Acara berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Konferensi internasional Hyper Interdisciplinary Conference kali ini banyak membahas tentang ranah medikal dan juga pertanian mengenai perkembangannya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup manusia melalui inovasi-inovasi luar biasa baik yang telah mereka lalukan maupun yang masih dalam tahap penelitian dan percobaan. Hal ini selaras dengan poin SDGs nomor 2 (Zero hunger), 3 (Good health and well-being), dan 9 (Industry, innovation, and infrastructure). Bagi mahasiswa, kegiatan konferensi seperti ini juga menjadi wadah untuk mendapatkan ilmu dan pemahaman baru yang dapat meningkatkan kualitas dari pola pikir bahkan tingkah laku mahasiswa yang bersangkutan. Hal ini selaras dengan poin SDGs nomor 4 (Quality education). Kemudian bagi para jajaran ahli dan pemilik perusahaan, konferensi ini merupakan kesempatan besar dalam membangun suatu koneksi dan kemitraan yang saling menguntungkan demi tujuan utama yang sama yaitu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Hal ini selaras dengan poin SDGs nomor 17 (Partnership for the goals).

BEM Biologi dan Biology Orchid Study Club Rayakan Hari Sumpah Pemuda dengan “Project Kebaikan” 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Jumat, 17 November 2023

Pada Sabtu, 28 Oktober 2023 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM beserta Biology Orchid Study Club (BiOSC) melakukan peringatan Hari Sumpah Pemuda melalui kegiatan Project Kebaikan. Kegiatan Project kebaikan merupakan program kerja Departemen Sosial Masyarakat dalam bentuk berbagi kebaikan terhadap yang membutuhkan. Acara kali ini dilaksanakan dengan berbagi makanan, sesi sharing tentang Hari Sumpah Pemuda, dan ditutup dengan pemberian stiker pada poster yang dibagikan. Acara Project Kebaikan dilaksanakan di beberapa titik yang ada di sekitar UGM yaitu di Bundaran Hutan Biologi, Selokan Mataram, Sekolah Vokasi, dan Gejayan. Acara ini dilaksanakan oleh 21 orang panitia, diantaranya 14 orang panitia dari BEM Biologi dan 10 orang dari BiOSC. Selain itu, partisipasi dalam acara ini terdapat 40 orang dengan berbagai usia, mulai dari usia dewasa hingga lanjut usia.

Acara Project Kebaikan 2023 dilaksanakan pada pukul 17.20-20.00 WIB. Pembukaan dimulai pada pukul 18.00 WIB yang dipandu oleh Aulia Robiatul sebagai Koordinator Lapangan. Acara ini diawali dengan salam dan sapa, serta doa pembuka. Acara dilanjutkan dengan Moving dari fakultas ke lokasi target masing-masing kelompok, dengan membagi 3 kelompok dengan masing-masing akan dibersamai oleh panitia dari BEM Biologi dan BiOSC untuk memberikan makanan kepada yang membutuhkan di sekitar UGM. Kemudian dilanjutkan sesi sharing untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan bertanya harapan untuk anak muda generasi bangsa untuk Indonesia. Setelah itu, acara ini ditutup dengan dokumentasi bersama partisipan dan panitia. Dengan berakhirnya acara ini diharapkan dapat memberikan kebaikan bagi yang membutuhkan dan juga sebagai aksi sosial BEM Biologi bersama BiOSC dalam memperingati Sumpah Pemuda. [Penulis: BEM]

Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 di Wahana Desa Wisata Buah “ KABUT KEBONALAS”

Rilis BeritaTajuk Kamis, 16 November 2023

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 78, Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Jawa Tengah didukung oleh Tim MBKM Kabut Kebonalas, menyelenggarakan acara massal olah raga Bersama dengan warga desa Kebonalas Manisrenggo.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta warga Kebonalas dari semua umur. Acara ini merupakan puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 78 yang di buka oleh Bapak Lurah Supriyanto, S.Pd. Kegiatan dalam acara ini antara lain adalah senam Bersama, kemudian dilanjutkan dengan jalan santai sejauh 6 km, dan dilanjutkan dengan hiburan music dan pembagian doorprize. Dalam sambutan pembukaanya beliau menyampaikan bahwa wahana desa wisata Kabut Kebonalas adalah milik Bersama dan semoga dapat berperan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada Fakultas Biologi UGM yang telah bermitra dengan pemerintah desa dan berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan.

Kegiatan ini sangat sesuai dengan sustainable development goals (SDG’s) yaitu SDG 1 untuk mengurangi kemiskinan, SDG2 untuk menggalakkan pertanian dan ketahanan pangan, SDG 11 untuk membagun pemukiman yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan, SDG 13. Untuk memerangi perubahan iklim, serta SDG 15 untuk menjaga ekosistem darat terutama dalam meningkatkan tangkapan air.

Angkat Kasus Stunting, Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak pada ajang 2nd International Conference of Biology for Students (ICOBIOS) x Open Bioproject Competition (OBC) 2023

PrestasiRilis BeritaTajuk Selasa, 14 November 2023

Mahasiswa sarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali meraih prestasi dengan mendapatkan silver medal untuk research idea proposal pada 2nd International Conference of Biology for Students (ICOBIOS) x Open Bioproject Competition (OBC) 2023 yang diadakan di Universitas Brawijaya pada tanggal 12-14 November 2023. Prestasi tersebut diraih oleh tim Templus yang beranggotakan Muhammad Helmi Fauzan (Biologi 2020), Nisa Abidah (Biologi 2021), dan Anandita Amalia (Biologi 2021) di bawah bimbingan Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si. serta kolaborasi dengan Aditya Aryandi, alumnus Fakultas Biologi tahun 2010.

The 2nd International Conference of Biology for Students (ICOBIOS) x Open Bioproject Competition (OBC) 2023 mengangkat tema ”Inovative Approach in Investigating Biological Problem through Multidisciplinary Research and Startup” yang bertujuan untuk mengakselerasi kolaborasi serta meningkatkan pemahaman terkait berbagai aspek biologi bagi peneliti muda. Kompetisi ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu pengumpulan abstrak, pengumuman abstrak, pengumpulan proposal, serta presentasi dan acara seremonial yang diadakan dari bulan Juli hingga November 2023.

Tim Templus mengangkat kasus stunting yang tidak hanya dilatarbelakangi dengan kurangnya sosialiasi pada masyarakat, tetapi juga kurangnya variasi nutrisi pada porsi makan, terutama untuk mikronutrient, salah satunya vitamin A. Di sisi lain, keberadaan tempe sebagai salah satu makanan di Indonesia dengan harga yang terjangkau dan nutrisi yang cukup dapat menjadi salah satu alternatif dalam fortifikasi pangan. Oleh karena itu, salah satu solusi yang diangkat oleh tim Templus dalam menangani kasus stunting yaitu dengan fortifikasi tempe melalui rekayasa genetik oleh agent fermentasi Rhizopus oryzae yang diinduksi gen prekursor karatenoid oleh Mucor circinelloides.

Sempat mengalami kebingungan dalam konstruksi metode, tim Templus akhirnya berhasil merampungkan proposal secara baik dengan harapan bahwa solusi yang telah ditawarkan berkemungkinan besar dapat dilanjutkan pada tahap penelitian serta berhasil pada tahap uji. Kemudian, solusi ini diharapkan mampu menjadi alternatif untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. [Penulis: Anandita Amalia]

Peningkatan Peran Masyarakat Dalam Mewujudkan Eduwisata di Bantaran Sungai Gadjah Wong Berbasis Kekayaan Lokal dan Kemitraan

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Senin, 13 November 2023

Berlangsung di balai pertemuan RW 06, Dukuh Mrican, Kalurahan Catur Tunggal,  Kapanewon  Depok telah dilangsungkan pengenalan berbagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) , termasuk sayur mayur yang sangat bermanfaat dan dapat menjadi penopang ketahanan pangan keluarga. Setelah pertemuan yang diisi dengan narasumber bp. Dr. Djoko Santosa, M.Sc dan ibu Dr.Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, DAP&E, M.Biomed , dilanjutkan dengan kegiatan penyiapan lahan yang berlokasi di 4 RW, yaitu RW 04, 06, 07, dan 08.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak bulan Oktober sampai dengan November ini, telah menyiapkan lahan di 4 RW, penyiapan bibit tanaman TOGA dan Sayur, Penanaman, Pemeliharaan, sampai saat pemanenan, dan monitoring pasca panen. Lahan yang telah disiapkan salahsatunya merupakan tanah kas Desa seluas 540 m2, yang mampu menampung dan menyiapkan bibit TOGA dan berbagai tanaman sayur. Selain itu, pemanfaatan lahan-lahan  di bantaran Sungai telah memberikan aktivitas positif ibu-ibu PKK khususnya yang tergabung dalam kelompok Wanita Tani Srikandi.

Secara geografis Dusun Mrican (khususnya RW 04, 06, 07, dan 08) sesungguhnya sudah termasuk daerah suburban, karena lingkungannya sudah menunjukkan perkotaan, antara sisi barat terdapat 2 universitas besar, dan sebelah timur dengan pemukiman yang padat dan dengan kondisi yang terjal,  keduanya dipisahkan oleh jalan raya, Jl. Gejayan.

Sosialisasi dan praktek tatacara olah lahan, penanaman dan pemupukan telah dilaksanakan pada bulan September oleh Ibu Dwi Ummi Siswanti, S,Si., M.Sc dan bp Soenarwan Hery p, S.Si., M.Kes, sehingga kegiatan penanaman di berbagai lahan terbengkelai di bantaran Sungai menjadi hijau. Adapun tanaman sayur yang ditanam diantaranya adalah: cabai, tomar, terong putih, terong ungu, bayam merah, bayam hijau, kol, kol ungu, loncang, sledri, dll., serta penyediaan sistim taman hidroponik untuk slada. Untuk TOGA yang telah disiapkan adalah sirih merah, sirih hijau, kunyit, tempuyung, jahe emprit, jahe merah, serai, kencur, dan beberapa tanaman lainnya.

Pengujian Produk Fermentasi Kombucha “Kopi Oemah Martani” oleh Tim MBKM Penelitian, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Jumat, 10 November 2023

Kombucha merupakan salah satu minumam fermentasi yang mengandung bakteri asam asetat yang bersifat probiotik serta bermanfaat sebagai minuman tradisional maupun minuman herbal. Keberadaan bakteri asam asetat dengan sifat probiotik dalam produk kombucha menjadikan produk tersebut bersifat fungsional bagi tubuh manusia antara lain mampu menjaga kesehatan saluran pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga imun tubuh. Selama penyimpanan, kualitas produk kombucha dapat menurun akibat kondisi dan lama penyimpanan yang tidak sesuai.


Tim Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Penelitian, Fakultas Biologi, UGM yang diketuai oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, M, Eng dan didukung oleh tiga orang mahasiswa yaitu Audy Syavanova, Khilin Shafa Nisa, dan Virsandhita Althafio Ribowo dari 28 Agustus sampai 23 Oktober 2023 telah melakukan kegiatan penelitian pengujian produk fermentasi kombucha lemon teh “Kopi Oemah Martani”. Kualitas produk kombucha dengan penyimpanan suhu ruang dan penyimpanan suhu kulkas, masing masing dengan waktu simpan selama 0, 7 dan 14 hari dibandingkan berdasarkan observasi beberapa parameter uji. Parameter uji yang dianalisis meliputi nilai pH, kadar gula, kadar asam asetat, jumlah bakteri asam asetat, jumlah khamir serta jumlah bakteri coliform. Hasil pengujian tersebut menunjukkan produk kombucha lemon teh yang disimpan pada suhu kulkas selama 7 hari menunjukkan kualitas paling baik dengan rasa serta aroma yang paling disukai responden.

Mahasiswa dan Dosen Fakultas Biologi Berbagi Ilmu Tentang Pewarna Alam dan Pengolahan Sampah Organik dengan Ibu-Ibu Anggota PKK RT01 Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman

Pengabdian kepada MasyarakatPengelolaan SampahRilis BeritaTajuk Selasa, 7 November 2023

Berkaitan dengan kelanjutan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada tahun 2023 di dusun Blotan, yang diketuai oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St, dan didukung oleh dua orang mahasiswa yaitu Alfina Damayanti (20/458260/BI/10493) dan Estherina Claudya Manurung (20/461037/BI/10588), telah dilakukan kegiatan penyuluhan tentang (1) Pewarna alami makanan dan kain serta (2) Pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Pendopo dusun Blotan pada hari Kamis, tanggal 12 Oktober 2023 pukul 15:30 sampai 17:00 wib. Hadir dalam kegiatan tersebut ketua PKK RT 01 blotan dan 12 ibu-ibu anggota PKK RT01. Materi penyuluhan disampaikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St.


Dalam paparannnya dijelaskan keuntungan dan kerugian penggunaan pewarna sintetik dibanding pewarna alam. Penggunaan pewarna alam baik dalam hal pembuatan makanan atau minuman maupun untuk pewarnaan kain batik akan mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan no 2 yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi serta mendorong pertanian berkelanjutan. Pewarna alam yn,g dikenalkan dalam penyuluhan ini diantaranya bunga telang (Clitorea ternatea L), rosela (Hibiscus sabdarifa L) yang berturut-turut dapat digunakan untuk memberi warna biru atau merah pada makanan maupun minuman, Disamping itu juga ada jenis-jenis tanaman lain yang dapat digunakan untuk pewarna makanan seperti kunyit, daun suji maupun beras hitam. Selain memberi warna alami, penggunaan seduhan bunga telang, kelopak rosela, maupun beras hitam juga dapat mendukung kesehatan karena masing-masing mengandung senyawa yang bermanfaat sebagai antiokdisan seperti antosianin dan vitamin C. Dengan menanam sendiri bunga telang, rosela ataupun tanaman lain yang bermanfaat juga dapat menambah keasrian lingkungan. Terkait dengan pewarna kain, dijelaskan oleh Prof. Kumala Dewi MSc.St bahwa daun tanaman indigo (Indigofera tinctoria L) yang tergolong legum dapat diproses untuk menghasilkan pewarna Indican yang memberi warna biru pada kain. Penggunaan pewarna alam untuk kain juga dapat mengurangi pencemaran perairan yang sering terjadi disekitar industri batik yang menggunakan pewarna sintetik. Penanaman Indogofera juga mudah dan tanaman ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Selain penjelasan tentang pewarna alam, dipaparkan pula tentang pengolahan sampah organik rumah tangga untuk dibuat pupuk cair menggunakan ember tumpuk. Hal ini dilakukan dalam upaya mendukung penyelesaian masalah sampah yang beberapa waktu terakhir ini menjadi trending news karena lahan-lahan penampungan sampah rumah tangga sudah penuh. Pemilahan jemis sampah rumah tangga perlu dlakukan secara disiplin oleh setian anggota rumah tangga. Sampah organik dapat dikumpulkan dalam ember tumpuk dan dengan bantuan lalat Hermetia illucens yang bertelur dalam sampah tersebut, maggot dapat memakan sampah dan dan terbentuk pupuk cair maupun padatan sisa sampah. Keduanya dapat digunakan untuk pupuk tanaman sayuran yang ditanam dalam polybag maupun ditanam di lahan. Dari hasil analisis yang pernah dilakukan, pupuk cair dari pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk dan bantuan maggot lalat hitam, mengandung hormon juga asam-asam amino yang bermanfaat untuk mmacu pertumbuhan tanaman.

Dalam acara penyuluhan ini juga disajikan makanan kecil agar-agar yang diberi warna dengan pewarna alami biru (dari bunga telang) dan merah (dari rosella), selain itu juga diberikan 5 unit ember tumpuk untuk dapat digunakan dalam praktek pengolahan sampah organik rumah tangga. Peserta penyuluhan sangat antusias dalam menanggapi penyuluhan melalui beberapa pertanyaan yang didiskusikan dan bagi yang menerima ember tumpuk akan melaporkan penggunaannya dalam bentuk video serta produk pupuk cair yang dihasilkan. Dari kegiatan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK di dusun Blotan ini, peran wanita dalam mendukung keamanan pangan bagi keluarga serta kelestarian lingkungan diharapkan dapat terbangun dan berkelanjutan.

Membudidayakan Melon Anak Bangsa, Mahasiswa Biologi Melakukan MBKM Guna Memahami Budidaya Melon secara Hidroponik

Penelitian Kamis, 2 November 2023

Sejumlah 5 mahasiswa biologi UGM yakni Rachmawati Dwi Hasanah, Vida Rahma Lathifah, Tiara Amelia Putri, Novia Noor Rachmawati, dan Karso Suryo Putro pada 7-18 Juni 2023 telah melakukan kegiatan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Kelima mahasiswa ini dibimbing oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dan Bapak Gede Sangu Gemi sebagai pembimbing mita MBKM.

Kegiatan MBKM dilakukan secara online (daring) untuk memaparkan materi mengenai berbagai jenis melon dan aplikasi hidroponik. Melon yang digunakan sebagai subjek penelitian MBKM adalah melon kultivar ‘Hikapel’. ‘Hikapel’ merupakan melon hasil persilangan dari kultivar ♀ ‘Sun Lady’-3 dan ♂ ‘Hikadi’. ‘Hikapel’ merupakan salah satu kultivar melon yang dikembangkan oleh Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Hikapel memiliki kulit buah yang halus tanpa jaring dengan bentuk buah cenderung bulat. Warna kuning yang mencolok dari hikapel membuat buah ini menjadi popular di kalangan buah melon lainnya.

Kegiatan penanaman melon dilakukan di lahan green house hidroponik Dusun Jamusan, Desa Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kab. Sleman, DIY.  Melon kultivar ‘Hikapel’ ditanam menggunakan media tanam cocopeat. Kemudian Teknik hidroponik yang digunakan yaitu drip irrigation system.

Selama kegiatan MBKM, mahasiswa belajar mengenai jenis-jenis teknik hidroponik, berbagai macam medium yang dapat digunakan, dan juga pengaplikasian IoT (Internet of Things) dalam hidroponik. Kemudian kegiatan diakhiri dengan pengambilan data untuk karakter fenotipik dan juga berbagai macam penyimpangan yang terjadi pada ‘Hikapel’ selama penanaman berlangsung seperti mengamati adanya segregasi dan tanaman yang terserang virus.

Sosialisasi dan Pelatihan Penanaman Tanaman Obat Keluarga dan Pangan Fungsional untuk Kelompok Wanita Tani di Padukuhan Malangrejo

Pengabdian kepada MasyarakatRilis BeritaTajuk Senin, 23 Oktober 2023

Jumat, 20 Oktober 2023, Tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat-Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Prof. Rarastoeti Pratiwi, dengan tiga anggota mahasiswa yakni: Aisya Syam Mahanani, Lathifa Haya Nuraziza, dan Oktaviani Setiati, telah melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Penanaman Tanaman Obat Keluarga dan Pangan Fungsional untuk Kelompok Wanita Tani di Padukuhan Malangrejo”. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Data Kependudukan Malangrejo, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, D.I.Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Dukuh Malangrejo (Bapak Sarbini) yang didampingi Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Malangrejo (Ibu Isti Maryati), serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan merupakan kelanjutan program PkM-MBKM di semester kedua tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah koleksi tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan maupun untuk penyuplai kebutuhan harian tubuh. Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memberi alternatif metode penanaman tanaman yang lebih sehat dan praktis serta alternatif metode penyiraman tanaman yang cocok di musim kemarau akhir-akhir ini. Pada kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), digunakan bibit jahe putih, jahe merah, kunyit biasa, kunyit mangga, kunyit putih, kencur, serai, dan lengkuas yang ditanam di polybag dengan media tanah. Berbeda dengan TOGA, tanaman pangan fungsional yang digunakan yaitu selada, kangkung, cabai, sawi pakcoy, dan juga tomat serta ditanam dengan metode hidroponik menggunakan media rockwool. Khusus metode penanaman dengan polybag, digunakan metode siram tetes menggunakan infus tanaman dan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan penggunaan air di musim kemarau.

 

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan diawali dengan pembukaan dari Ketua Kegiatan, Dukuh Malangrejo, dan Ketua KWT Malangrejo. Sebelum pelaksanaan sosialisasi mengenai TOGA dan tanaman pangan fungsional dilakukan kuesioner pre-test dan pembagian booklet yang berjudul “Macam dan Cara Budidaya TOGA dan Tanaman Fungsional”. Dalam kegiatan sosialisasi ini disampaikan tentang ciri, manfaat, cara penanaman, cara perawatan, cara pemanenan dari masing-masing tanaman, serta metode penanaman menggunakan hidroponik dan penyiraman dengan infus. Sosialisasi ini bertujuan untuk saling belajar mengenai penanaman TOGA dan pangan fungsional yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Selain itu, juga diinformasikan tentang jenis TOGA dan pangan fungsional yang akan ditanam, serta sketsa tata letak sesuai jenis tanaman dan kondisi pekarangan. Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi mengenai teknis penanaman, khususnya penanaman secara hidroponik serta penerapan metode penyiraman dengan botol infus. Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan mengisi kuesioner post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan ibu-ibu KWT terkait penanaman TOGA dan pangan fungsional. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan peserta (dalam hal ini ibu-ibu KWT) terkait penanaman TOGA dan pangan fungsional meningkat sebesar 23,5%.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan penanaman TOGA dan pangan fungsional. Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu implementasi kegiatan PkM-MBKM yang berlangsung selama dua semester pada tahun 2023. Cuaca yang tidak hujan mendukung kegiatan penanaman bersama yang dilaksanakan di pekarangan Balai Padukuhan. Kegiatan pelatihan ini diawali dengan penanaman pangan fungsional yang dilakukan secara hidroponik. Dalam pelaksanaannya, ibu-ibu KWT melakukan penanaman bibit selada ke dalam rockwool untuk proses penyemaian. Selanjutnya, penanaman tanaman TOGA dilakukan di lahan samping Rumah Data Kependudukan Malangrejo yang diawali dengan membuat media tanah dan menyiapkannya ke dalam polybag. Kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, serai, dan lengkuas ke dalam polybag, serta penyiraman tanaman di lahan pekarangan tersebut. Selama penanaman akan dilakukan pantauan setiap 3 hari sekali untuk memastikan tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

Workshop Budidaya Labu Susu untuk Pencegahan Stunting, Fakultas Biologi Terima Kunjungan dari RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas

Rilis BeritaTajuk Rabu, 4 Oktober 2023

Yogyakarta, 4 Oktober 2023 – Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari RSUD Ajibarang dalam kegiatan “Workshop Budidaya Labu Susu untuk Pencegahan Stunting”. Kunjungan tersebut diterima di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi dan dihadiri oleh Ir. Wahyu Budi Saptono,M.Si selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, segenap pejabat Pemerintah Kabupaten Banyumas diantranya Dinas Kesehatan dan Camat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas, segenap Direksi RSUD Ajibarang, Kepala Puskesmas, dan Tenaga Kesehatan RSUD Ajibarang.


Prof. Budi selaku Dekan Fakultas Biologi menyambut baik kunjungan RSUD Ajibarang Banyumas. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balik setelah sebelumnya Fakultas Biologi melaksanakan kunjungan sekaligus diskusi kerja sama dengan RSUD Ajibarang Februari lalu dalam rangka menghadiri Dies Natalis salah satu rumah sakit di Kabupaten Banyumas tersebut.

Ir. Wahyu Budi, SekDa Kabupaten Banyumas selanjutnya memberikan sambutannya. Ir. Wahyu mengungkapkan Kabupaten Banyumas menyikapi stunting dengan berbagai program penanganan yang sejauh ini berhasil menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Banyumas untuk mencapai target nasional yaitu di bawah 14%. Beliau juga mengungkapkan ketertarikannya dalam budidaya labu susu yang ternyata mampu menangani stunting dengan efektif.

Dr. Eko selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni selanjutnya memberikan sambutan sekaligus paparannya terkait profil Fakultas Biologi UGM. Dr. Eko menyampaikan Sejarah keterkaitan Fakultas Biologi dengan Kedokteran hingga berbagai kerja sama yang telah dilakukan Fakultas Biologi di dalam negeri maupun luar negeri.

Acara dilanjutkan dengan workshop dengan tiga narasumber diantaranya Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes, dan Prof. Dr. Purnomo, MS. Materi workshop berkaitan dengan budidaya labu susu dalam upaya pencegahan stunting. Hal tersebut selaras dengan komitmen dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) terutama dalam upaya penurunan angka kelaparan pada anak usia dini (SDG 2) dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera (SDG 3).

Prof. Budi menyampaikan presentasi terkait Labu Susu ‘Citra LaGa’. Beliau memaparkan sejaran lagu dan keberagaman labu dan selanjutnya menjelaskan secara khusus Labu Susu ‘Citra LaGa’ yang merupakan hasil inovasi Tim Prof. Budi bersama Prof. Purnomo sejak tahun 2017 dan dibudidayakan oleh kelompok tani binaan yang berlokasi di Prambanan, Yogyakarta. Salah satu keunikan Labu Susu ‘Citra LaGa’ yaitu pada bentuknya diantaranya berbentuk gitar, barbel/paprika, serta bentuk leher ular/angsa. Hasil panen labu diversivikasi pangan melalui pengolahan hasil pertaian untuk dikonsumsi dan dijual kembali diantaranya menjadi produk bubur labu, kue mangkok, campuran kolak, pudding, dan bolu.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes, mengenai Labu Susu untuk mencegah stunting. Bu Puji menyampaikan prevalensi stunting dan perlunya upaya untuk menangani dan mencegah peningkatan angka stunting. Salah satu caranya yaitu melalui budidaya Labu Susu yang memiliki nutrisi tinggi dan bermanfaat dalam peningkatan gizi pada anak usia dini.

Prof. Purnomo selanjutnya menyampaikan materi mengenai “Optimalisasi Produksi Tepung Labu Susu dan Strategi Pemasaran Online Marketing sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Anti Stunting di Desa Madurejo DIY”. Beliau menjelaskan mengenai peran teknologi tepat guna dan hilirisasi hasil riset sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan pemasaran labu sekaligus penanganan stunting di Desa Madurejo. Harapannya upaya tersebut selain dapat mengatasi stunting juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi desa terkait (SDG 8).

Pelaksanaan workshop sebagai bagian dari komitmen Fakultas Biologi dalam upaya peningkatan kebermanfaat melalui inovasi dan penelitian yang dapat diaplikasikan di masyarakat. Workshop ini diharapkan juga menjadi bagian dalam silaturahmi Fakultas Biologi UGM dengan RSUD Ajibarang dalam peningkatan kerja sama melalui kegiatan-kegiatan inovatif dan berkelanjutan di masa mendatang.

Sosialisasi Potensi Labu Susu Sebagai Bahan Makanan Anti Stunting Kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, Daerah Istimewa Yogyakarta Sebagai Salah Satu Kegiatan Hibah PKM TTG 2023

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Senin, 4 September 2023

Pada hari Minggu, 30 Juli 2023 telah dilaksanakan sosialisasi potensi labu susu sebagai bahan makanan anti stunting kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Dusun  Kebondalem, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Hibah Pengabdian Masyarakat berbasis Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berjudul “ Optimalisasi Produksi Tepung Labu  Susu dan Strategi Pemasaran Online Marketing sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Anti Stunting di Desa Madurejo Daerah Istimewa Yogyakarta”. Kegiatan ini diikuti oleh 22 anggota KWT Melati Dusun Kebondalem, serta dihadiri tim TTG yaitu Prof. Dr. Purnomo, M.S., Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Nurpuji Mumpuni S.Si., M.Kes., Dian Sartika S.Si., M.Sc., dan beberapa mahasiswa Fakultas Biologi. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembagian doorprize untuk menambah semangat para peserta serta menambah keakraban sesama peserta dan tim pelaksana.

Materi pendahuluan disampaikan oleh ketua peneliti, Prof. Dr. Purnomo, M.S Prof Purnomo menyampaikan terkait ilmu budidaya, sistematika, serta potensi bagi pertanian masyarakat. Di hari yang sama, pematerian dilanjutkan oleh Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. tentang pencegahan stunting. Materi disampaikan mengenai dasar pengertian dan konsep stunting serta bahaya yang dialami. Kemudian dengan memanfaatkan labu susu, Ibu Puji menyampaikan potensi labu susu sebagai nutrisi yang cukup untuk kebutuhan balita khususnya dalam mencegah stunting karena kandungan nutrisi yang tinggi pada labu susu. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting kepada Masyarakat utamanya untuk mencegah.

Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru Fakultas Biologi UGM: Mendukung Mahasiswa dalam Pengembangan Karier dan Keterampilan untuk menjadi PIONIR

Rilis BeritaTajuk Selasa, 1 Agustus 2023

Yogyakarta, 31 Juli 2023 – Pada hari Senin, 31 Juli 2023, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diadakan secara hybrid, menggabungkan sesi daring dan luring.

Acara diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Prof Budi menyampaikan bahwasanya Fakultas Biologi UGM merupakan salah satu fakultas tertua dalam bidang biologi di Indonesia, yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Beliau juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Orang Tua/Wali mahasiswa baru angkatan tahun 2023 yang telah berhasil menghantarkan putra/putrinya hingga mencapai titik saat ini.

Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada orang tua mahasiswa baru tentang perjalanan akademik, program, dukungan yang diberikan oleh Fakultas Biologi UGM kepada anak-anak mereka. Acara dilanjutkan dengan perkenalan pengurus fakultas, seperti Ketua Departemen, masing-masing Ketua Program Studi, Kepala Kantor Administrasi, Koordinator Unit Jaminan Mutu, Pengelola International Undergraduate Program (IUP), UP Kemahasiswaan, Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Koordinator Bidang Administrasi, Keuangan dan Umum serta Persatuan Orang Tua Mahasiswa (POTMA). Pengenalan bertujuan agar orang tua untuk mengenal lebih dekat dengan pihak-pihak yang akan membimbing dan mengawasi mahasiswa baru selama masa studi mereka di Fakultas Biologi UGM hingga lulus nanti.

Slide 1

Slide 1

Slide 2

Slide 2

Slide 3

Slide 3

Slide 4

Slide 4

Slide 5

Slide 5

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., menyampaikan paparan terkait informasi akademik fakultas. Beliau menjelaskan bahwa Fakultas Biologi UGM memiliki tiga jenjang program studi yaitu Program Studi Sarjana Biologi (baik Reguler maupun IUP), Program Studi Magister Biologi, dan Program Studi Doktor Biologi. Selain itu, Fakultas Biologi UGM akan membuka Program Profesi pertama di Asia, yaitu Program Pendidikan Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PPKKH) pada tahun ajaran depan. Fakultas Biologi juga mendukung program akselerasi pendidikan melalui program FastTrack dan Double Degree. Dr. Bambang juga menekankan bahwa mahasiswa Biologi UGM memiliki peluang besar untuk memperoleh beragam beasiswa, yang dapat diakses melalui sistem terpadu pada SIMASTER. SIMASTER memungkinkan orang tua untuk memantau dan mengontrol prestasi serta kegiatan pembelajaran putra/putrinya. Fakultas Biologi juga terbuka lebar akan program international exposure bagi mahasiswa, termasuk summer course, student exchange, dan program IISMA dari Kemenristekdikti.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Aset, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia, Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. Dr. Slamet menjelaskan fasilitas yang tersedia di Fakultas Biologi UGM. Fakultas ini dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang dilengkapi dengan peralatan lengkap, ruang kelas yang memadai, perpustakaan, stasiun penelitian (termasuk Pantai Porok Gunungkidul, DIY), taman kupu, kantin, biomart, hingga cafe yang akan mendukung mahasiswa selama mengikuti pembelajaran di Fakultas Biologi UGM.

Paparan terakhir disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang P2MKSA, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dr. Eko menekankan bahwa program akademik di Fakultas Biologi UGM didasarkan pada kerjasama yang kuat dengan berbagai mitra, termasuk pemerintah, perusahaan, universitas, dan lembaga lainnya. Mahasiswa didukung dalam melanjutkan studi double degree ke luar negeri melalui kerjasama yang telah terjalin dengan baik oleh Fakultas Biologi UGM. Selain itu, para mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan melalui kerja praktek di instansi pemerintah atau perusahaan mitra fakultas.

Sebelum ditutupnya acara, terdapat tambahan informasi dari Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Ibu Emi menyampaikan bahwa segala informasi terkait akademik dan kemahasiswaan sudah terintegrasi di SIMASTER dan website Fakultas Biologi UGM yaitu https://biologi.ugm.ac.id.

Acara tersebut ditutup pada pukul 15.30 WIB dengan harapan para orang tua merasa lebih yakin dan mendukung keputusan anak-anak mereka dalam mengejar pendidikan tinggi di Fakultas Biologi UGM. Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan dukungan komprehensif bagi mahasiswa dalam pengembangan akademik dan prestasi mereka.

Upayakan Pengembangan Kurikulum Sekolah Ekologi Desa Wisata, Tim ESD Fakultas Biologi UGM melakukan kunjungan dan diskusi ke Desa Wisata Pentingsari Umbulharjo, Cangkringan, Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 28 Juli 2023

Pada Rabu, 26 Juli 2023, tim Hibah Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Pendidikan bagi Pembangunan Berkelanjutan Fakultas Biologi UGM dengan ketua pelaksana Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D. dan anggota Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. serta Donan Satria Yudha, M.Sc. melaksanakan kegiatan Diskusi Pengembangan Kurikulum dan Modul Pembelajaran dengan Pengelola Desa Wisata Pentingsari. Kegiatan ini merupakan rangkaian peningkatan kapasitas dari Sekolah Ekologi yang berhasil dirintis dan dibangun melalui pelaksanaan Hibah yang sama ditahun sebelumnya. Sekolah Ekologi merupakan program yang dibangun sebagai komitmen kerjasama antara Fakultas Biologi UGM dengan Kampung Satwa.

Kegiatan diskusi yang juga dihadiri oleh founder Kampung Satwa, Hanif Kurniawan, S.H., Pengelola Sekolah Alam Yogyakarta, Fery Ghozali serta Pengelola Desa Wisata Pentingsari yaitu Ibu Ning dan Pak Nugroho berjalan dengan lancar. Diskusi diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan pihak Fakultas Biologi UGM dalam mengunjungi Desa Wisata Pentingsari. Diskusi dilanjutkan dengan sharing informasi mengenai ketersediaan tanaman dan atau tumbuhan, hewan, serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Desa Wisata tersebut. Diskusi juga membahas sedikit mengenai sejarah nama “pentingsari” dan lokasi desa yang diapit oleh Kali Kuning dibagian barat dan Kali Pawon dibagian timur. Selain itu, melalui diskusi ini juga ditemukan cerita-cerita keramat mengenai sikap masyarakat terhadap lingkungan yang mana sekarang ini terdapat penjelasan ilmiahnya.

 

Pak Fery juga turut memberikan pengetahuannya mengenai lingkungan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di Sekolah Alam Yogyakarta sehingga, kami, pihak Fakultas Biologi UGM mendapat pengetahuan baru, pencerahan dan gambaran mengenai pelaksanaan “Sekolah Ekologi” yang akan dilakukan. Diskusi kemudian ditutup dengan melakukan survey lokasi untuk melihat langsung keadaan lingkungan serta ketersediaan flora dan fauna yang ada di Desa Wisata Pentingsari.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Hasil dari diskusi ini adalah perlu dibuat question list yang diperuntukkan bagi Pengelola Desa Wisata se-Kabupaten Sleman mengenai ke-khas-an flora dan fauna, cerita-cerita keramat yang ada dimasyarakat dengan atau tidak ada penjelasan ilmiah serta sikap masyarakat terhadap lingkungan. Dengan diadakannya diskusi ini diharapkan dapat mempermudah penyusunan dokumen pembelajaran sehingga dapat terbentuk kurikulum dan modul yang dapat memberikan manfaat dan dapat diimplementasikan oleh Desa Wisata se-Kabupaten Sleman.

 

6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development Menyelenggarakan Seri Kuliah Ketiga tentang Bioprospeksi & Bisnis Bioteknologi

Rilis Berita Rabu, 26 Juli 2023

Yogyakarta, Indonesia – 26 Juli 2023

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan seri kuliah ketiga sebagai bagian dari 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development. Acara virtual yang sangat dinantikan ini berlangsung pada hari Rabu, 26 Juli 2023. Seri kuliah ini berpusat pada tema “Bioprospeksi & Bisnis Bioteknologi,” dan menampilkan pembicara terhormat Max Van ‘t Hof, Ph.D., seorang Venture Development Associate di Nordic BioVentures.

Seri kuliah ini menyaksikan kehadiran antusias 47 peserta online dari berbagai penjuru dunia, yang semuanya bersemangat untuk mengeksplorasi domain-domain kritis tentang bioprospeksi dan bisnis bioteknologi, keduanya memainkan peran penting dalam pembangunan berkelanjutan dari keanekaragaman hayati tropis.

Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 1
Slide 2

Sesi yang menarik dimulai dengan perkenalan yang interaktif, didukung oleh Mentimeter, untuk menciptakan atmosfer yang hidup dan inklusif bagi semua peserta. Setelah perkenalan, Max Van ‘t Hof membagikan wawasan tentang karyanya yang inovatif dan pengalamannya di bidang tersebut.

Satu jam pertama dari kuliah mengeksplorasi dunia menarik tentang bioprospeksi, di mana peserta mendapatkan pencerahan tentang eksplorasi wilayah-wilayah yang kaya akan keanekaragaman hayati untuk sumber daya biologis berharga, serta mengatasi tantangan dan pertimbangan etika yang terkait dengan praktik ini.

Pada jam berikutnya, fokus beralih ke bisnis bioteknologi. Max Van ‘t Hof berhasil memukau audiens dengan pengetahuannya yang mendalam tentang pengembangan usaha di sektor bioteknologi. Peserta mendapatkan wawasan berharga tentang aspek-aspek komersial dari bioteknologi, peluang yang ditawarkannya, serta peranannya dalam mendorong praktik-praktik berkelanjutan.

Seri kuliah ini dengan mahir dimoderatori oleh Matin Nuhamunada, seorang staf pengajar yang berdedikasi di Fakultas Biologi, UGM. Tanya jawab yang berbobot dan moderasi yang bijaksana dari Matin menambah kedalaman dan konteks dalam diskusi.

“Kami sangat senang telah menyelenggarakan seri kuliah ketiga dari 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development,” ujar Dr. Nur Indah Septriani, Ketua Summer Course. “Tema bioprospeksi dan bisnis bioteknologi memiliki arti penting di dunia saat ini, di mana pelestarian keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting. Kami mengucapkan terima kasih tulus kepada Max Van ‘t Hof atas berbagi keahliannya, dan kepada semua peserta yang telah membuat acara virtual ini menjadi sukses besar.”

6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development terus menginspirasi dan mencerahkan para peserta, menjembatani kesenjangan antara akademisi dan aplikasi dunia nyata dalam menjaga sumber daya berharga planet kita.

Seri Kuliah Pertama pada 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development Dimulai dengan Topik Kesehatan Satu dan Pembangunan Berkelanjutan dalam Antroposen dan Perubahan Iklim

Rilis BeritaTajuk Selasa, 25 Juli 2023

Yogyakarta, Indonesia – 24 Juli 2023: Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga membuka 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development , sebuah platform yang bertujuan untuk mempromosikan berbagi pengetahuan dan kerjasama antara para ahli dan mahasiswa dari seluruh dunia. Seri kuliah diawali pada hari Senin, 24 Juli 2023, dalam format hybrid, menampilkan pembicara terkemuka dari Libyan Academy for Postgraduate Studies dan Leipzig University.

Seri kuliah pertama dari kursus musim panas ini berpusat pada tema “One Health and Sustainable Development in the Anthropocene and Climate Change,” mengatasi isu-isu kritis di persimpangan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, sambil menekankan perlunya praktik-praktik berkelanjutan di hadapan era Antroposen dan tantangan perubahan iklim.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7

Para pembicara terhormat untuk sesi pembukaan ini adalah Assoc. Prof. Dr. Mostafa Mohamed Omar Abdoarrahem – Libyan Academy for Postgraduate Studies dan Ahmed Abd El Wahed, BVSc, MVSc, Ph.D. – Leipzig University. Kedua pembicara tersebut membawa keahlian dan penelitian mendalam mereka untuk mencerahkan para peserta tentang hubungan timbal balik antara kesehatan, keanekaragaman hayati, dan konservasi lingkungan. Para peserta diperkaya dengan wawasan baru tentang dinamika kompleks Kesehatan Satu dan pentingnya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development menggunakan format hybrid, memungkinkan peserta untuk menghadiri acara baik secara langsung di Classroom 1, Gedung B, Fakultas Biologi, UGM, atau secara virtual dari manapun di seluruh dunia. Kursus ini memanfaatkan teknologi modern untuk memastikan inklusivitas dan aksesibilitas bagi para peserta dari berbagai belahan dunia.

Seri kuliah pertama ini menyaksikan partisipasi yang mengesankan, dengan 53 peserta mengikuti secara online dan 16 akademisi hadir secara langsung. Keragaman dan partisipasi aktif para peserta menambah dinamisme diskusi, mendorong kolaborasi internasional dalam upaya mencari solusi berkelanjutan. Selama beberapa minggu mendatang, 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development akan terus mengadakan berbagai seri kuliah yang menarik, lokakarya, dan sesi interaktif yang dipimpin oleh para ahli dan akademisi terkemuka. Para peserta akan menjelajahi beragam topik terkait konservasi keanekaragaman hayati tropis, keseimbangan ekologi, dan praktik pembangunan berkelanjutan.

Fakultas Biologi UGM mengucapkan terima kasih kepada para pembicara dan peserta terhormat atas kontribusi mereka dalam kesuksesan seri kuliah ini. Antusiasme dan komitmen mereka dalam berbagi pengetahuan membentuk pondasi bagi masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.

Rapat Koordinasi dan Monitoring PKM 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 11 Juli 2023

Telah dilaksanakan secara online melalui platform zoom meeting, Rapat Koordinasi dan Monitoring PKM 2023 pada hari Jum’at, 7 Juli 2023 pukul 10.00-11.30 WIB. Acara terdiri dari kurang lebih sebanyak 3 sesi, diawali dengan penjelasan timeline keseluruhan rangkaian sosialisasi dan pendampingan PKM 2023 yang dilakukan oleh perwakilan panitia PKM Corner Biologi, kemudian dilanjut sesi sharing dari narasumber peserta PKM 2022 juara 2 setara perak kategori presentasi pada PIMNAS 35 di ajang PKM 2022 yaitu Eri Dwi Suyanti, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020 dan dilanjutkan oleh sesi pemberian kesempatan bagi peserta PKM-RE UGM 2023 Fakultas Biologi yang ingin bertanya kepada narasumber.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Slide 3

 

Acara Rapat Koordinasi dan Monitoring PKM 2023 dilaksanakan dalam bentuk sesi sosialisasi atau pematerian yang diisi oleh MC serta narasumber. Acara ini dihadiri oleh sekitar 45 orang mahasiswa/i Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Sesi sharing oleh narasumber membahas mengenai hal-hal apa saja yang perlu ditekankan dan disiapkan pada setiap tahapan PKM setelah lolos pendanaan, seperti menyiapkan perizinan laboratorium dan ethical clearance pada tahap pelaksanaan riset, memperhatikan komponen baru di luaran PKM yaitu media sosial, hati-hati dalam mengunggah konten, memperhatikan logbook, unggah luaran, update penggunaan dana, dan update progres riset pada tahap Monev UGM & PKP2, kemudian hal-hal yang perlu diperhatikan pada tahap PIMNAS yaitu unggah luaran fix, unggah poster, dan presentasi, serta tips-tips lolos PIMNAS dari narasumber.

Adapun acara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pematerian, pendampingan, saran, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tahapan rangkaian pada ajang PKM kepada mahasiswa/i Biologi yang berhasil lolos pendanaan di PKM 2023. [Penulis: PKM Corner]

Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M di Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaTajuk Senin, 3 Juli 2023

Pada hari Sabtu, tanggal 1 Juli 2023 Fakultas Biologi UGM melaksanakan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M bertempat di Halaman Utara Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Idul Adha bersama KORPAGAMA Fakultas Biologi UGM, sebagai ketua Panitia Bapak Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.

Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 1
Slide 2
Slide 3

Pada tahun ini panitia menerima 3 hewan kurban terdiri dari: 2 ekor lembu dan 1 ekor kambing dari shohibul kurban. Shohibul kurban Lembu 1: Ibu Indriawati Utami binti Hupoyo Suryomiseno; Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.; Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.; Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng.; Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc.; Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D.; dan Bapak Azka Sinatrya. Shohibul kurban Lembu 2: Dr. biol. hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.; Hatta Ramadhan Saragih bin Hendry T.S.S.G. Saragih; Cahya Kurnia Fusianto bin Ari Indrianto; Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D.; Dr. Siti Sumarmi; Azmi Genandri Setiadi bin Budi Setiadi Daryono; dan Fadhli Hikari Setiadi bin Budi Setiadi Daryono. Sedangkan kambing diterima dari Shohibul kurban Kel. Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech.

Setelah hewan kurban disembelih, selanjutnya Panitia membuat paket daging seberat 0,7 Kg untuk dibagikan kepada:

  1. Bakti Sosial Ibnu Hajar di Desa Sirahan, Salam, Magelang
  2. Bakti Sosial masyarakat Kec. Wedi, Klaten
  3. Warga masyarakat sekitar fakultas
  4. Tenaga Kependidikan Fakultas, Siswa PKL serta Pekerja proyek fakultas

Semoga daging kurban dapat dinikmati dan bermanfaat bagi penerimanya, serta ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu/Sdr. Shohibul Kurban semoga amal ibadah kurban diterima Allah SWT, Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Penerapan Teknologi Tepat Guna Fakultas Biologi UGM 2023: Sosialisasi Program Teknologi Tepat Guna Labu Susu di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, DIY

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Senin, 3 Juli 2023

Pada hari Sabtu, 24 Juni 2023 telah dilaksanakan kegiatan perdana dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan hasil penelitian dan penerapan teknologi tepat guna oleh tim Fakultas Biologi UGM. Kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Program Teknologi Tepat Guna Labu Susu” tersebut dilaksanakan di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, D. I. Yogyakarta yang merupakan desa mitra program ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku dosen anggota program tersebut. Peserta dari kegiatan tersebut adalah mitra dari program ini yaitu anggota dari Kelompok Tani Tunas Jaya dan Kelompok Wanita Tani Melati Desa Madurejo. Pada kegiatan yang berlangsung pada sore hari tersebut juga turut hadir Kepala Dukuh Kebondalem, Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, dan Ketua Kelompok Wanita Tani Melati.

Kegiatan sosialisasi TTG labu susu diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara kemudian penyampaian sambutan oleh perwakilan tim Fakultas Biologi UGM yaitu Dian Sartika, S.Si., M.Sc. yang merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM. Dalam sambutannya disampaikan terkait gambaran umum program kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Rangkaian acara yang selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, Maryanto. Harapan-harapan dengan adanya program ini disampaikan dalam sambutan tersebut. Sambutan juga disampaikan oleh Sukreni selaku Ketua Kelompok Wanita Tani Melati. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan dapat menjalin kemitraan dengan tim Fakultas Biologi dalam program tersebut. Sambutan yang terakhir diberikan oleh Kepala Dukuh Kebondalem yang menyampaikan harapan supaya acara tersebut dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga Padukuhan Kebondalem.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Acara inti dari kegiatan tersbut adalah penyampaian program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program pengabdian masyarakat berbasis pemanfaatan hasil penelitian dan penerapan teknologi tepat guna. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program lanjutan dari program TTG sebelumnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2019. Program ini berfokus pada optimalisasi produksi tepung labu susu sebagai alternatif diversifikasi bernilai ekonomis tinggi dan strategi pemasaran online marketing sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan anti stunting. Program yang diketuai oleh dosen Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Purnomo, M.S., menjalin kerja sama dengan dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM yaitu Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc.. Dosen yang menjadi salah satu anggota tim tersebut akan memberikan pelatihan terkait teknologi hilirisasi pembuatan tepung labu susu. Tidak hanya itu, program ini juga bekerja sama dengan dosen Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. yang akan memaparkan terkait peranan tepung labu susu sebagai bahan pangan pencegah anti stunting. Program pengabdian masyarakat tersebut akan diakhiri dengan pelatihan dan pembinaan branding, pembuatan logo, merk, dan perluasan pemasaran produk secara online yang akan disampaikan oleh Rizal Hermawan S.Si. yang merupakan alumni dari Fakultas Biologi UGM.

Para peserta kegiatan sosialisasi tersebut sangat antusias dalam berpartisipasi mengikuti dari awal hingga akhir. Proses tanya-jawab juga berlangsung dalam acara tersebut. Para ibu-ibu menanyakan terkait pembuatan logo yang yang sesuai dengan merk dan prosedur pendaftaran merk sekaligus logo yang telah dibuat. Para bapak-bapak kelompok tani lebih antusias menanyakan perihal produksi buah labu di lapangan. Adanya program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Madurejo untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat khususnya pada kelompok tani. Selain itu dengan adanya produksi tepung labu susu di desa tersebut dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat Desa Madurejo serta menjadikan Desa Madurejo sebagai sentra produksi buah dan tepung labu susu.

Perpustakaan Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Talkshow Bedah Buku “Mikroalga: Kultivasi, Pemanenan, Ekstraksi, dan Konversi Energi” Serta “Keanekaragaman Amfibi dan Reptil Di Kampus Universitas Gadjah Mada”

Rilis BeritaTajuk Jumat, 23 Juni 2023

Perpustakaan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Talk Show Bedah Buku pada ahri Jumat, 23 Juni 2023 sebagai rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Biologi UGM Ke-68. Bedah buku ini dilaksanakan secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi dan live streaming Youtube melalui kanal Pengetahuan Fakultas Biologi UGM. Acara dimulai pada pukul 09.00-11.45 WIB dengan dihadiri 125 peserta baik secara luring maupun daring. Acara dibuka dengan sambutan oleh Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes. selaku ketua kegiatan Bedah Buku dan Penanggungjawab Perpustakaan Fakultas Biologi, dengan memberi apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Narasumber dan Reviewer 2 buku yang dibedah dan juga penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian perpustakaan untuk selalu dapat meng-inspirasi dosen-dosen lain di Fakultas Biologi tetap semangat berkarya sehingga profesionalitasnya terbukti dengan diterbitkannya dalam sebuah karya Buku yang akan tersimpan “langgeng” sebagai warisan ilmiah di Perpustakaan Biologi. Selanjutnya secara resmi acara bedah buku dibuka oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM dengan atensi penghargaan sepenuhnya kepada dosen-dosen yang telah berhasil mempublikasikan ilmu-ilmunya dalam sebuah buku, diungkapkan beliau mulai dari para “sesepuh” dosen senior sejak awal fakultas berdiri.
Slide 4
Slide 8
Slide 7
Slide 5
Slide 2
Slide 6
Slide 1
Slide 3

Memasuki acara inti, selanjutnya dilakukan pemaparan oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Ac. selaku narasumber buku berjudul “Mikroalga: Kultivasi, Pemanenan, Ekstraksi, dan Konversi Energi” yang telah diterbitkan oleh UGM-Press 2019. Dr. Eko yang juga merupakan dosen Bioteknologi Fakultas Biologi UGM memaparkan mengenai karakteristik dan potensi mikroalga sebagai sumber energi yang ramah lingkungan di masa depan. Secara lebih lanjut, Dr. Eko memaparkan terkait teknis dalam melakukan kultivasi, pemanenan, ekstraksi, dan konversi mikroalga sebagai sumber energi. Review buku dilakukan oleh Dr. Nugroho Dewayanto, S.T., M. Eng. secara menarik dan komprehensif mulai dari pengantar kondisi energi di bumi terkini hingga struktur dan konten yang disajikan dalam buku. Dr. Nugroho menyampaikan bahwa buku ini menyajikan pengetahuan (knowledge) yang menyeluruh dan dapat dijadikan pemahaman wawasan dasar dalam pengaplikasian mikroalga sebagai sumber energi, sehingga diharapkan ada kelanjutan buku lainnya yang membahas teknik lanjutan untuk biofuel mikroalgae. Bedah buku selanjutnya yang tidak kalah menarik adalah berjudul “Keanekaragaman Amfibi dan Reptil di Kampus Universitas Gadjah Mada” terbitan UGM-Press 2022. Narasumber Bapak Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc. yang merupakan dosen Sistematika Hewan Fakultas Biologi UGM. menjelaskan bahwa di lingkungan UGM telah ditemukan 7 jenis amfibi (katak dan kodok), 13 jenis kadal (Squamata : Lacertilia), dan 13 jenis ular (Squamata : Serpentes) dengan berbagai karakteristik yang berbeda untuk penentuan nama species. Suatu renungan kecil menjadi penutup dari pemaparan beliau adalah perlunya kepedulian akan “hak hidup” (keanekaragaman hayati) semua mahkluk ciptaan Tuhan untuk tetap lestari kehidupannya. Review buku ini dilakukan oleh Dr. drh. Slamet Raharjo, MP. yang ahli dalam bidang Herpetologi dari Fakultas Kedoteran Hewan UGM. Dr. Raharjo menyampaikan review secara narafit baik dari segi tampilan, tata cara penulisan, dan isi konten yang disajikan dalam buku sehingga menjadi ideal proposional dan menarik bagi pembaca. Dr. Raharjo menyampaikan bahwa buku ini dapat dijadikan referensi dan basic ilmu terkait keanekaragaman Amfibi dan Reptil dan juga penangannya untuk kelestarian kehidupan mereka di Kampus UGM.
Acara Talk Show bedah buku dipandu seluruhnya oleh MC  Faya dari Fakultas Biologi dan didukung Moderator Diskusi Bedah Buku Bapak Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc. sehingga berjalan lancar dan berlangsung sangat komunikatif dan menarik peserta hadirin untuk bertanya dan berkomentar lebih lanjut. Terbukti saat sesi diskusi, peserta sangat interaktif dan juga antusiasme peserta dalam menyampaikan berbagai pertanyaan baik untuk Bedah Buku 1. mengenai keberlanjutan mikroalga sebagai sumber energi di masa depan, permasalahan yang dihadapi dalam penelitian mikroalga, serta keberlanjutan buku berikutnya, dan juga untuk Bedah Buku 2. tentang keingintahuan masyarakat umum cara mengenal lebih jauh masing-masing karakteristik hewan kelompok amphibi dan reptil agar lebih mudah dipahami dan diberdayakan manfaatnya selain itu juga kewaspadaan dan prosedur yang aman terkait penanganan hewan reptil (khusunya ular) bagi orang awam. Kegiatan Bedah Buku diakhiri dengan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan tetap berlanjut untuk kegiatan serupa sebagai bentuk “apresiasi” dari fakultas atas karya buku yang telah terbit dari hasil karya dosen-dosen Fakultas Biologi UGM. Akhir acara disi dengan pembagian doorprizes yang bagi peserta yang beruntung dan sesi foto bersama. Dari penyelengara mengucapakan terimakasih atas dukungan penuh untuk kegiatan ini utamanya Fakultas Biologi, UGM Press, dan Spektra – Yogyakarta. Salam literasi dari Perpustakaan Biologi.

Fakultas Biologi UGM Adakan Rapat Pimpinan di Rumah Dinas Dekan

Rilis BeritaTajuk Selasa, 20 Juni 2023

Pada hari Senin, 19 Juni 2023 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pimpinan Fakultas Biologi UGM yang bertempat di Rumah Dinas Dekan, Bulaksumur A4 pada pukul 08.30-10.30 WIB. Rapat tersebut dihadiri oleh Dekan beserta Para Wakil Dekan, Ketua Departemen Biologi Tropika, Kepala Program Studi Sarjana, Magister, dan Doktor Biologi, Plt. Kepala Kantor Administrasi, Plt. Kepala Seksi Administrasi Keuangan dan Umum, Plt. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan, serta Koordinator Pengelola IUP Biology.

Rapat pimpinan ini dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Selanjutnya Bapak Dekan memimpin langsung rapat dimana di awal pembukaan beliau menyampaikan capaian hasil kunjungan Dekan beserta Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni pada tanggal 6-12 Juni 2023 di United Kingdom dalam rangka kunjungan akademik untuk mendiskusikan kerja sama di bidang penelitian, program akademik meliputi dual/joint degree, dan pertukaran mahasiswa.

Slide 1
Slide 2

Kemudian berlanjut pemaparan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan mewakili bagian akademik yang membahas mengenai penyusunan tim persiapan akreditasi ASIIN Program Doktor Biologi. Selain itu, dibahas juga mengenai pengawalan dan monitoring bagi mahasiswa baik program Sarjana, Magister, maupun Doktor terkait dengan progres tugas akhir agar dapat terselesaikan dengan baik, serta pembahasan mengenai redesain pembuatan modul.

Di bidang Keuangan, Aset, dan SDM dibahas capaian serapan penerimaan dan pengeluaran Rencana Kegiatan Anggaran dan Belanja (RKAT) Fakultas Biologi UGM, serapan penerimaan dari Museum Biologi UGM, serta pembahasan mengenai pengajuan subsidi IBK ke universitas. Di bidang Aset, dibahas mengenai perbaikan greenhouse kupu-kupu, pembuatan ruang concelor, IUP Corner, serta perkembangan rencana pembangunan Biomedical Tower. Di bidang SDM membahas terkait dengan kenaikan pangkat dosen, rekrutmen tenaga kependidikan, dan staf Biomart.

Selanjutnya, pada bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, dibahas terkait hasil kunjungan akademik ke 5 universitas di United Kingdom, yaitu Edinbrugh University, Leeds University, Nottingham University, Coventry University dan Warwick University. Dalam kunjungan tersebut dilakukan kesepakatan kerjasama Double Degree program, International Summer Course dan kolaborasi riset. Dalam agenda RI-Singapore University Networks di Denpasar, telah disepakati kerjasama dengan 6 universitas terbaik di Singapore juga dalam Double Degree program, International Summer Course dan kolaborasi riset. Dibahas juga tentang kegiatan International Summer Course yang sampai saat ini sudah diikuti oleh 44 peserta dari 8 negara dan Seminar Nasional Biologi Tropika yang sampai saat ini sudah ada 25 peserta. Selanjutnya dilaporkan bahwa pada tanggal 19 Juni 2023 telah diadakan monitoring dan evaluasi MBKM Penelitian dan tanggal 22 Juni akan diadakan monitoring dan evaluasi MBKM Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam rapat kali ini diharapkan apa yang telah dibahas bersama dapat dilaksanakan dengan baik.

 

 

Open House dan Sosialisasi Program Magister (S2) Jalur Reguler, by Research, dan Double-Degree LPDP 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 19 Juni 2023

Fakultas Biologi Universtias Gadjah Mada dengan sukses melaksanakan acara Open House: Sosialisasi Program Magister (S2) Jalur Reguler, by Research, dan Double-Degree LPDP pada hari Sabtu, 17 Juni 2023. Kegiatan ini diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dengan tujuan memberikan informasi yang jelas dan komprehensif tentang program studi S2 Biologi UGM kepada calon mahasiswa, termasuk deskripsi program, struktur kurikulum, mata kuliah yang ditawarkan, serta berbagai peluang penelitian dan pengembangan ilmiah di bidang biologi. Kegiatan yang diketuai oleh Fanny Sukma Sundari, S.Si. ini dihadiri sekitar 40 peserta dari berbagai latar belakang serta berbagai daerah di Indonesia.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7

 

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jajaran Dekanat dan Dosen Biologi seperti Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. sebagai Dekan Fakultas Biologi; Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni; serta Dr.rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si, M.Si. sebagai Ketua Program Studi Magister Fakultas Biologi UGM. Terdapat juga sesi sharing yang diisi oleh Ariel Hanaya, S.Si., M.Si., seorang alumnus Program Magister Biologi.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan dipandu oleh Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi, Syefrina Rosyada, S.Si., kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Biologi. Kegiatan selanjutnya adalah opening speech dan pembukaan resmi oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau menyampaikan bahwa Program Magister Biologi UGM merupakan program magister terbaik dan tertua di Indonesia dalam bidang Biologi yang telah terakreditasi A selama 5 tahun berturut-turut dan disertifikasi oleh AUN sejak 2019. Saat ini, Program Magister Biologi UGM sedang dalam proses mendapatkan akreditasi ASIIN yang menjadikannya sebagai Program Magister Biologi pertama di Indonesia yang memperoleh akreditasi tersebut. Lebih dari 80% Dosennya adalah lulusan luar negeri dengan kemampuan unggul dalam riset berkualitas dan publikasi ilmiah. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Setelah acara dibuka oleh Dekan, dilakukan sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi, Aji Sukma Iqbal Najibulloh, S.Si. Pada sesi pertama, Dr. Bambang Retnoaji, S.Si, M.Sc, memberikan gambaran umum tentang Fakultas Biologi UGM, termasuk peringkat UGM di tingkat nasional dan internasional, fasilitas Fakultas Biologi dan kegiatan di Program Magister Biologi secara umum. Materi kedua disampaikan oleh Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si., yang menjelaskan visi dan misi program studi, profil lulusan, jalur masuk (reguler dan by research), kurikulum, serta tahapan dan jadwal pendaftaran Program Studi Magister Biologi. Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc, beliau sedikit mengulas kembali terkait peringkat UGM, fokus penelitian, dan publikasi yang telah dilakukan sampai saat ini. Beliau juga menjelaskan fasilitas fakultas yang menunjang proses belajar seperti Laboratorium disertai para Dosen yang mengampu di Laboratorium tersebut. Selain itu beliau juga memberikan gambaran umum mengenai Program Double Degree LPDP, program internasional dan mitra international yang telah terjalin, serta profil alumni. Sesi terakhir disampaikan oleh alumnus Fakultas Biologi UGM, Ariel Hananya, S.Si, M.Sc. yang membagikan pengalaman dan organisasi selama berkuliah, serta keuntungan yang didapatkan setelah masuk di Program Studi Magister Biologi dan prospek kerja lulusan Biologi.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, sesi tanya jawab dilakukan. Pada kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Dosen pemateri yang siap menjawab pertanyaan dan memberikan informasi. Para peserta sangat antusias dalam bertanya dan semua pertanyaan dijawab dengan baik oleh para pemateri. Kegiatan terakhir adalah penutupan oleh pembawa acara.
Open House Sosialisasi Program Magister (S2) Jalur Reguler, by Research, dan Double-Degree LPDP Fakultas Biologi UGM bertujuan untuk memperkenalkan program magister (S2) yang ditawarkan, memberikan informasi detail tentang kurikulum, fasilitas, dan memfasilitasi pertemuan antara calon mahasiswa dan dosen. Acara ini juga mendorong pertukaran informasi, menggugah minat calon mahasiswa, dan memberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan terkait penerimaan dan persyaratan Program Magister (S2) di Fakultas Biologi UGM. Sehingga, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan membantu calon mahasiswa dalam mengambil keputusan yang tepat dalam melanjutkan Pendidikan Magister (S2) di bidang Biologi. Rekaman acara ini dapat disaksikan ulang melalui media YouTube di Kanal Pengetahuan Fakultas Biologi. (MIM/BK-KMP)

Kunjungan Mahasiswa Universitas Tidar ke Fakultas Biologi dalam Kolaborasi Belajar Di Laboratorium Bioteknologi dan Green House Karang Gayam

Rilis BeritaTajuk Senin, 19 Juni 2023

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Pengabdian kepada Masyarakat (MBKM-PkM) di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Ibnu Hajar dengan koordinator Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. mendapatkan kunjungan dari Universitas Tidar (UNTIDAR), Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 10 Juni 2023. Kunjungan tersebut diikuti oleh 32 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Pendidikan Biologi UNTIDAR dan 16 mahasiswa Fakultas Biologi yang tergabung dalam MBKM-PkM Fakultas Biologi UGM. Kegiatan kunjungan mahasiswa UNTIDAR ke Fakultas Biologi bertujuan untuk belajar bersama mahasiswa MBKM-PkM yang dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM dan Green House (GH) Karanggayam.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7
Slide 8

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., kemudian dilakukan pretest dan asistensi singkat serta dilanjutkan oleh kegiatan utama meliputi pembuatan media, subkultur atau overplanting anggrek, dan aklimatisasi. Mahasiswa UNTIDAR dibagi menjadi delapan kelompok yang masing-masing terdiri atas empat orang. Setiap dua orang perwakilan kelompok mengikuti kegiatan pembuatan medium dan sisanya mengikuti kegiatan subkultur. Kegiatan pembuatan media didampingi oleh dua mahasiswa MBKM-PkM Ibnu Hajar. Media anggrek yang dibuat merupakan media alternatif yang digunakan untuk subkultur eksplan anggrek. Mahasiswa UNTIDAR tenggelam dalam serangkaian kegiatan yang menarik dan interaktif di dalamnya mulai dari persiapan bahan dan alat, perebusan, penimbangan makronutrien dan mikronutrien, penuangan media ke dalam botol selai, serta sterilisasi media menggunakan autoklaf. Dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi mereka untuk memahami tata cara dalam pembuatan media bagi kultur in vitro anggrek. Di samping kegiatan pembuatan media, dilakukan juga kegiatan subkultur/overplanting yang didampingi oleh dua mahasiswa MBKM-PkM Ibnu Hajar. Kegiatan subkultur ini bertujuan untuk menggantikan media tanam yang lama ke media baru sehingga nutrisi tanaman tetap tercukupi. Subkultur dilakukan dengan memindahkan planlet anggrek dalam botol yang sudah besar dan banyak ke botol berisi medium baru. Masing-masing mahasiswa UNTIDAR melakukan praktik pengeluaran planlet dari botol serta penanaman planlet tersebut ke media baru. Dengan adanya praktik ini, diharapkan mahasiswa mampu melakukan tata cara dasar subkultur secara aseptis dan benar.

Kegiatan selanjutnya yaitu pelatihan aklimatisasi yang dilaksanakan di Green House (GH) Fakultas Biologi yang terletak di daerah Karanggayam, Caturtunggal, Depok, Sleman. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh mahasiswa dari tim aklimatisasi MBKM Ibnu Hajar. Kegiatan pelatihan aklimatisasi dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB, setelah mahasiswa UNTIDAR melaksanakan pelatihan pembuatan media dan subkultur di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM. Mahasiswa UNTIDAR diberi pembekalan terkait aklimatisasi, seperti tujuan aklimatisasi, fungsi aklimatisasi, komposisi media untuk aklimatisasi, serta teknik melakukan aklimatisasi. Setelah pembekalan singkat, mahasiswa UNTIDAR secara langsung melaksanakan praktik aklimatisasi yang dipandu oleh tim aklimatisasi MBKM Ibnu Hajar. Mahasiswa UNTIDAR melaksanakan seluruh langkah aklimatisasi, mulai dari pengambilan planlet dari botol kultur, pencucian planlet, perendaman pada fungisida, pembuatan media aklimatisasi, serta penanaman planlet pada media pot. Pot berisi planlet anggrek hasil aklimatisasi diletakkan pada rak greenhouse Karanggayam. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa UNTIDAR terpantau sangat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan aklimatisasi berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama.

Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi UGM di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Ibnu Hajar

Pengabdian kepada MasyarakatRilis BeritaTajuk Senin, 19 Juni 2023

Yogyakarta, 26 Mei 2023. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKMB) Ibnu Hajar dengan koordinator Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. melakukan kunjungan dan survei lokasi kegiatan di Magelang, tepatnya di Ibnu Hajar dan mitra produsen anggrek milik Pak Muzaini. Kunjungan dilakukan pada tanggal 26 Mei 2023 yang diikuti oleh perwakilan sebanyak 3 orang mahasiswa S1-Biologi UGM yang mengikuti kegiatan MBKM.

Slide 1
Slide 3
Slide 2
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7

Pertama, kunjungan ke Ibnu Hajar, di daerah Sirahan, Kec. Salam, Kab. Magelang, Jawa Tengah. Selama kunjungan, perwakilan mahasiswa didampingi oleh teknisi dari Ibnu Hajar yaitu Mas Benny dan Mas Niko untuk berkeliling melihat kondisi lapangan yang rencana digunakan sebagai tempat dilaksanakannya beberapa kegiatan MBKM. Disana, terdapat cafe literasi dan lemari berisi buku-buku yang digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar bagi anak-anak serta yang sudah tidak lagi bersekolah serta warga sekitar yang ingin memperoleh ilmu. Kami juga diperlihatkan tempat produksi anggrek berupa laboratorium kecil, greenhouse sederhana, dan beberapa tanaman anggrek remaja di dalam greenhouse maupun tanaman anggrek yang sudah ditempelkan di pohon-pohon. Karena kondisi anggrek yang kurang terawat, kami akhirnya berbincang-bincang dengan Mas Benny terkait rencana program MBKM yang akan dilaksanakan untuk mengoptimalisasi greenhouse, menghias dan memperindah kondisi taman anggrek di Ibnu Hajar.

Kunjungan kedua, yaitu ke kebun anggrek milik Pak Muzaini selaku produsen anggrek, yang berada di Kawetan, Kec. Muntilan, Kab. Magelang, Jawa Tengah. Disana kami diajak oleh Pak Muzaini untuk melihat beberapa hasil budidaya anggrek yang dibudidayakan oleh Pak Muzaini dan Keluarga. Terdapat dua tempat yang digunakan oleh Pak Muzaini untuk budidaya tanaman anggrek, yaitu di samping rumah beliau yang khusus digunakan untuk membudidayakan tanaman anggrek yang siap berbunga hingga mekar. Anggrek ini merupakan anggrek yang telah siap dijual ke konsumen. Kedua, yaitu di greenhouse di daerah persawahan milik Pak Muzaini yang berisi tanaman anggrek yang masih kecil hingga dewasa tetapi belum siap berbunga. Disini, tanaman anggrek yang menunjukkan ciri-ciri akan mengalami pembungaan akan dipindah ke sebelah rumah Pak Muzaini untuk perawatan lebih lanjut dan proses penjualan. Selain itu, kami juga berbincang-bincang dengan Pak Muzaini sebagai mitra penyedia anggrek dewasa tekait rencana kemitraan penyediaan tanaman anggrek dengan Tim MBKM guna melaksanakan rencana program kerja MBKM.

Program MBKM-Riset: Eksplorasi Lebah Corbiculate (Hymenoptera: Apidae) di Taman Nasional Gunung Merbabu Wilayah Selo dan Wonolelo

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 19 Juni 2023

Anggota dari Ordo Hymenoptera ini merupakan polinator terpenting hampir seluruh tanaman pertanian di dunia, lebih spesifiknya kelompok yang disebut sebagai Corbiculate bees. Kelompok ini memiliki modifikasi kaki metathorax bagian tibia yang berfungsi sebagai kantong polen (pollen basket). Kantong polen tersebut yang berperan sebagai transport polen dari satu bunga ke bunga yang lain. Kelompok Corbiculate bees diantaranya seperti kelompok Apini (lebah madu), Meliponini (lebah tak bersengat, klanceng), Bombini (bangbara gunung) dan Euglossini (lebah anggrek). Namun saat ini belum ditemukan record mengenai jenis Corbiculate bees selain Bombus rufipes di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) sehingga dilakukanlah kegiatan penelitian ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah MBKM-Riset Tahun 2023, yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis spesies lebah Corbiculate yang ditemukan di kawasan TNGMb. Kegiatan penelitian ini dilakukan oleh  tiga mahasiswa fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari Aqil Abyan Rahman, Cornelius Devito Deva Pramana Atmaja, dan Nadiva Adelia, di bawah bimbingan Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D. Kegiatan ini juga dibantu oleh R. Hanindyo Adi Prabowo (mahasiswa S3). Saat ini kegiatan eksplorasi telah dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 18 – 21 Mei 2023 di jalur pendakian Selo, Boyolali dan tahap kedua dilakukan pada 1 – 4 Juni 2023 di sekitar jalur pendakian Suwanting, Magelang. 

Slide 8
Slide 7
Slide 6
Slide 5
Slide 4
Slide 3
Slide 1
Slide 2

Eksplorasi tahap pertama dimulai dari kantor resort Selo dimana didapatkan bangbara gunung Bombus rufipes yang sedang mencari pollen di depan kantor resort (1841 mdpl). Kemudian pada 20 Mei 2023 dilakukan eksplorasi mulai dari kantor resort Selo hingga Pos Sabana 1, di perjalanan tersebut didapatkan tiga ekor bangbara gunung Bombus rufipes dan seekor lebah madu (Apis) di sekitar Pos Simpang Macan (2270 mdpl). Eksplorasi di wilayah resort Selo belum menemukan jenis klanceng. 

Eksplorasi tahap kedua meliputi wilayah resort Wonolelo dan tim dibagi menjadi 2 bagian yakni tim bangbara gunung mengeksplorasi naik ke jalur pendakian Suwanting (ketinggian > 1500 mdpl) dan tim klanceng-lebah madu mengeksplorasi area dengan ketinggian yang lebih rendah (ketinggian < 1500 mdpl). Tim Bangbara Gunung, ditemani satu orang pemandu dari kantor resort, menelusuri hingga 2270 mdpl, menemukan satu ekor bangbara gunung pada ketinggian di atas 1900 mdpl dan dua ekor lainnya ditemukan pada ketinggian 2270 mdpl. 

Tim klanceng-lebah madu, ditemani tiga pemandu dari kantor resort, mengeksplorasi area persawahan, perkebunan, dan hutan pinus pada daerah menjari TNGMb yang ketinggiannya berkisar antara 760 – 1100 mdpl. Tim klanceng-lebah madu menemukan enam koloni lebah madu Apis yang bersarang di dalam batang pohon beringin, serta ditemukan banyak lebah pekerja yang melakukan polinasi pada bunga Caisim (Brassica chinensis) di ladang warga. Selain itu, tim juga menemukan 16 sarang lebah klanceng yang berada pada bekas sadapan getah pinus (Pinus merkusii) di area TNGMb pada ketinggian 750 hingga 1040 mdpl yang tersebar.

Penelitian ini diharapkan dapat menambah dan memperbaharui informasi keberadaan bangbara gunung, klanceng dan lebah madu di Indonesia, khususnya di wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu. Masih juga banyak potensi penelitian lebih lanjut untuk diteliti terkait keberadaan kelompok Corbiculate bee. Selanjutnya, kami berharap masih dapat melanjutkan eksplorasi di wilayah resort lainnya di wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu.

Kami ucapkan terima kasih kepada Dekan dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumi, Fakultas Biologi UGM yang telah memberikan izin, fasilitas dan dana kegiatan ini. Kami mengucapkan juga terima kasih kepada Ir. Junita Parjanti, M.T. selaku kepala Balai TNGMb, Bu Eko selaku pembimbing saat di Kantor Balai, Kepala Resort Selo bersama tim, Mbah Jupri (tempat base camp dan jasa porter) yang banyak membantu selama penelitian di Selo, Kepala Resort Wonolelo beserta tim, Bapak Sutras dan Bapak Paimin selaku Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Bapak Stefanus dan Bapak Mursyid selaku Polhut yang telah mendampingi kami melakukan eksplorasi di Suwanting. 

Tim MBKM Fakultas Biologi Kembangkan Penangkaran Unggas Eksotik di Candi Gebang

Rilis BeritaTajuk Senin, 19 Juni 2023

Pada awal bulan Maret 2023, tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) -Penelitian tahun 2023 Fakultas Biologi UGM, dengan Ketua Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., beserta seorang mahasiswa, Andi Muhammad Naufal Khaeri, telah melaksanakan kegiatan pengamatan perkembangan embrio telur dan pemberian pakan Burung Unta di Mahasvin Farm, Yogyakarta. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui proses penangkaran unggas eksotik terkhusus Burung Unta yang ada di Yogyakarta yang bertempatkan di Mahasvin Farm.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

 

Kelompok penangkaran unggas eksotik Mahasvin farm, yang berlokasi di Candi Gebang, saat ini sedang dalam upaya mengembangkan penetasan telur unggas eksotik, seperti Burung Unta. Upaya ini dilakukan dengan melakukan integrasi beberapa tujuan yaitu Konservasi satwa eksotik, Pengembangan wisata satwa eksotik bagi masyarakat dan terutama untuk pengembangan sarana Pendidikan, dan Media edukasi untuk pengembangan satwa dan konservasi. Potensi yang dimiliki sangat besar dan saat ini sudah berhasil menetaskan berbagai jenis unggas eksotik. Namun demikian saat ini masih ada kendala dalam pemeliharaan embrio unggas eksotik tersebut.

Berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan bersama pihak mitra, ditemukan kendala dalam proses penetasan Burung unta yaitu mesin inkubator yang belum sempurna dan juga pakan yang belum bisa memenuhi kebutuhan nutrisi secara sempurna. Oleh karena itu, pada bulan Mei telah di diskusikan dan di inisiasikan untuk proses pembuatan inkubator yang baru dan pembuatan komposisi pakan yang baik agar proses penangkaran Burung Unta di Mahasvin Farm dapat berjalan dengan baik. [Penulis: Andi Muhammad Naufal Khaeri]

Presentasi Hasil Penelitian MBKM Fakultas Biologi UGM terkait Pengembangan Bunga Telang sebagai Produk Minuman Kesehatan di CV Pradipta Paramita

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Senin, 19 Juni 2023

Selasa (13/06/2023), Tim Peneliti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Lit MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai Dr. Rarastoeti Pratiwi dengan enam anggota mahasiswa yaitu Cintya Angelina, Diani Nur Dzakiyah, Lutfi Maulana, Mutiara Tri Wulandari, Melvira Alifianti Putri Sopyan, dan Pratama Atha Nafi, dan didampingi Dr. Syahputra Wibowo mengunjungi CV Pradipta Paramita, Palur, Surakarta. Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan hasil kegiatan penelitian yang bertema “Pengembangan Tanaman Telang sebagai Produk Minuman Kesehatan dan Antihaman Tanaman Budidaya di CV Pradipta Paramita”.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Penelitian yang telah dilakukan dari bulan Maret hingga Juni 2023 meliputi beberapa tahapan kegiatan. Kegiatan pertama terkait penghitungan produktivitas tanaman telang, yang diikuti selama 12 minggu (3 bulan), yang berasal dari satu individu tanaman dan dari kelompok tanaman yang teridi dari 4 individu tanaman. Kegiatan ini dalam rangka mendapatkan bahan baku bunga Telang yang akan dibuat berbagai varian minuman serbuk. Kegiatan tersebut meliputi: pemanenan, pengeringan, penimbangan, pengukuran produktivitas dan kadar air sampel bunga Telang kering. Kegiatan yang dilakukan CV, Paradipta Paramita yakni menggunakan bahan baku Telang kering yang dibuat dalam bentuk prototipe minuman serbuk berbasis Telang dengan 6 varian campuran dan rasa. Selanjutnya, dilakukan uji organoleptik untuk 6 varian minuman yakni: Telang Sinamon 1 dan 2; Telang Vanila 1 dan 2; Telang Lemon Kolagen dan Telang Rosela. Hasil yang diperoleh dari tahapan kegiatan tersebut yakni produktivitas serta kadar air bunga telang yang diikuti selama tiga bulan, menunjukkan adanya variasi produktivitas dan kadar air berdasarkan kondisi musim (basah dan kering). Hasil dari kegiatan uji organoleptik menunjukkan bahwa sampel minuman Telang Lemon Kolagen adalah varian minuman yang disukai oleh kalangan muda (usia 18-21 tahun).

Selain itu, kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini yakni melakukan kajian in-silico (berbasis bioinformatika) terhadap ekstrak ethanolik bunga telang yang meliputi bunga utuh, mahkota bunga dan kelopak bunga yang dianalisis dengan metode GC-MS. Hasil kegiatan ini mampu mengidentifikasi beberapa senyawa fitokimia penting pada bunga telang, baik pada mahkota maupun kelopak, yang efektif digunakan sebagai antibakteri, antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan antidepresan. Senyawa yang didapatkan dari hasil ekstraksi bunga telang serta uji in-silico juga terbukti dapat digunakan sebagai antikanker. Beberapa senyawa yang ditemukan dari hasil uji in-silico pada ekstrak ethanolik Telang dari kajian ini, ternyata menujukkan perbedaan dengan senyawa fitokimia ekstrak Telang dari negara lain yang telah dipublikasikan.

Presentasi hasil penelitian Lit-MBKM ini mendapatkan apresiasi dari Direktur CV Pradipta Paramita yakni Dra. Agnes Heratri. M.P. dan beberapa staff terkait. Dari hasil diskusi diperoleh beberapa masukan penting, antara lain mengenai cara alternatif untuk pengiriman bahan baku bunga Telang dapat dilakukan dalam bentuk ekstrak air yang terkonsentrasi. Hal ini untuk mengurangi waktu pemrosesan bahan baku melalui pengeringan matahari maupun oven. Selain itu, perlu diuji aktivitas ekstrak telang tersebut, khususnya terkait kemungkinan adanya perubahan aktivitas ketika dibuat dalam bentuk ekstrak air. Rekomendasi dari seluruh hasil kegiatan ini yakni melakukan pengemasan produk minuman yang nantinya agar diminati oleh konsumen, serta mempublikasikan hasil penelitian di jurnal maupun media sosial. Selain itu, untuk penelitian terkait potensi tanaman telang, terutama daunnya, sebagai antihama akan dilakukan pada semester berikutnya.

 

Pengujian Kualitas Minuman Fungsional Kombucha “Kopi Martani” Oleh Tim MBKM-Penelitian Fakultas Biologi UGM

Pengabdian kepada Masyarakat Senin, 19 Juni 2023

Minuman fungsional kombucha produk “Kopi Omah Martani” mempunya cita rasa khas dengan  flavor disukai konsumen serta menyehatkan tubuh. Variasi produk kombucha dibuat dengan menggunakan substrat berupa bunga telang (Clitoria ternatea L), bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L) dan jeruk purut (Citrus hystrix DC), serta tambahan rempah berupa daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb) maupun batang sereh (Cymbopogon nardus L. Rendle). Semua substrat tersebut sebelumnya disterilisasi dan proses fermentasi kemudian dilakukan dengan menggunakan konsorsium bakteri asam asetat. Fermentasi bakteri tersebut dilakukan selama dua minggu sampai pelikel disintesis. Selama masa penyimpanan produk kombucha, kondisi suhu dan lama waktu penyimpanan sangat mempengaruhi kualitas produk tersebut. Oleh karena itu tim MBKM Penelitian Fakultas Biologi UGM dengan Ketua Dr. Endah Retnaningrum, M. Eng, beserta 3 mahasiswa (Audy Syavanova, Khilin Shafa Nisa dan Virsandhita Althafio Ribowo pada 6-17 Juni 2023 telah melakukan pengujian kualitas produk kombucha dengan perlakuan suhu dan waktu penyimpanan berbeda. Hasil penelitian yang diperoleh pada kegiatan ini dapat memberikan informasi mengenai kisaran suhu dan lama waktu yang paling baik bagi produsen untuk menyimpan produk kombucha.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Temu Alumni BEM Biologi 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Senin, 19 Juni 2023

Pada hari Minggu, 28 Mei 2023 telah dilaksanakan kegiatan Temu Alumni BEM Biologi yang diselenggarakan oleh Departemen Pengembangan Organisasi BEM Biologi. Acara dilaksanakan di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM yang dimulai pukul 09.00 WIB dengan dipandu oleh dua orang MC, yaitu Chandra Rifana Arifin dari staf muda Departemen Minat dan Bakat serta Birrul Qisthy Mutmainnah Nazara dari Staf muda Departemen PSDM. Acara Temu ini dihadiri oleh lebih dari 30 anggota aktif BEM Biologi dengan narasumber yang dihadirkan merupakan salah satu dosen Fakultas Biologi, yaitu Akbar Reza, S.Si., M.Sc. dan Muhammad Rizky Muchtar Hidayat Wali, S.Si. yang merupakan Asisten Agronomi dari PT Astra Agro Lestari Tbk. Keduanya merupakan alumni BEM Biologi yang menjabat sebagai ketua pada tahun 2012 dan 2019. Acara Temu Alumni kali ini bertemakan “Optimalisasi Peran Organisasi sebagai Penunjang Dunia Kerja” yang membahas 3 topik utama. Acara dibuka dengan doa kemudian terdapat sambutan dari Ketua BEM Biologi tahun 2023 yaitu Fathur Syahrian. Selanjutnya masuk dalam acara inti yaitu sesi talkshow.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

 

Pada sesi talkshow narasumber memberi jawaban atas pertanyaan yang diberikan oleh MC. Topik yang dibahas pada acara kali ini mengenai cerita inspiratif selama berdinamika di BEM Biologi dan cara meningkatkan kualitas diri melalui organisasi. Setelah sesi talkshow, dilanjutkan dengan sesi ice breaking serta pembagian doorprize bagi para pemenang. Tidak lupa dilanjutkan dengan sesi foto bersama narasumber. Acara berjalan dengan baik dan selesai pukul 10.30 WIB. Diharapkan dengan adanya acara Temu Alumni BEM Biologi 2023 ini dapat memberikan inspirasi para anggota aktif BEM Biologi tentang pentingnya membangun relasi dan mengembangkan skill saat berorganisasi, menciptakan wadah untuk komunikasi antara alumni dengan anggota aktif BEM Biologi, dan mempererat serta membina rasa kekeluargaan antara alumni dengan anggota aktif BEM Biologi. [BEM]

Terkenal dengan Keberagaman Relief Satwa, Tim MBKM Etnozoologi Melakukan Penelitian di Candi Prambanan

Berita dan PengumumanKegiatan MahasiswaPenelitianRilis BeritaTajuk Kamis, 15 Juni 2023

Yogyakarta, 13 Juni 2023 – Empat mahasiswa Biologi UGM yang tergabung dalam tim MBKM Penelitian di bawah bimbingan Ibu Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. melakukan kegiatan penelitian di Candi Prambanan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi, identifikasi, dan inventarisasi relief satwa yang tergambar pada panel Candi Prambanan. Penelitian etnozoologi ini dilakukan di Candi Prambanan karena beragamnya satwa yang tergambar pada relief Candi tersebut.

Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang sangat dikenal masyarakat luas sebagai destinasi wisata di wilayah D.I. Yogyakarta. Kompleks Candi Prambanan sendiri terdiri atas kompleks Candi Rara Jonggrang, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu. Kompleks Candi Rara Jonggrang memiliki 3 candi utama, yaitu Candi Brahma, Candi Wisnu, dan Candi Siwa sebagai candi terbesarnya. Dari ketiga tubuh candi tersebut dapat ditemui berbagai arca dan panel yang dihiasi relief-relief berbagai jenis satwa. Relief dan arca yang terukir pada Candi Prambanan kebanyakan berasal dari narasi epos Hindu Ramayana.

Pada panel Candi Brahma, Candi Wisnu, dan Candi Siwa banyak dijumpai relief satwa mitologi berupa Kinara Kinari. Kinara Kinari memiliki morfologi berupa burung dan kepala manusia dimana keduanya digambarkan di antara relief pohon.

Pada panel lain dijumpai juga relief merak, ayam, burung, kucing, macan, kijang, rusa, monyet, dan satwa lainnya dengan berbagai macam bentuk dan karakter. Penggambaran relief satwa pada panel tersebut didasarkan pada behavior dan karakteristik satwa yang hidup di kala itu. Kebanyakan relief satwa yang digambarkan memiliki persamaan secara morfologis dengan satwa-satwa yang masih hidup dan dapat dijumpai pada saat ini. Hal ini memukau para mahasiswa karena kehebatan observasi dan keterampilan tangan masyarakat Jawa yang hidup sekitar abad VIII dan IX untuk menciptakan detail relief-relief tersebut.

Jenis-jenis mamalia seperti rodentia juga digambarkan pada panel relief dengan morfologi ekstremitas seperti kelinci tetapi memiliki penampakan aurikula seperti tikus. Adapun relief satwa laut berdasarkan cerita Ramayana, yaitu pembangunan jembatan untuk melewati samudera ke Negara Alengka.

Dengan adanya kegiatan MBKM ini, mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai satwa yang hidup di candi Prambanan melalui ukiran relief pada panel candi. Salah satu tujuan identifikasi pada relief satwa di Candi Prambanan, yaitu untuk mengetahui keanekaragaman hayati yang hidup di masa lampau. Keanekaragaman hayati yang tergambar pada relief Candi ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan biodiversitasnya. Sudah sepatutnya kita hadirkan rasa bangga terhadap tanah air dan memiliki sikap tanggung jawab untuk menjaga biodiversitas yang kita miliki sekarang.

WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.34
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.34 (2)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.35 (2)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.35
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.36 (1)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.36 (2)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.38 (2)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.34 (1)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.37
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.37 (2)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.37 (1)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.38
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.36
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.38 (1)
WhatsApp Image 2023-06-19 at 05.31.39

Fakultas Biologi UGM Meresmikan Buddy Counselor untuk Meningkatkan Kesejahteraan Kesehatan Mental Mahasiswa

Rilis BeritaTajuk Rabu, 7 Juni 2023

Sleman, 1 Juni 2023 – Fakultas Biologi UGM dengan bangga mengumumkan peluncuran Buddy Counselor yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan kampus. Kegiatan ini dirancang untuk melatih mahasiswa menjadi teman sebaya yang dapat memberikan dukungan emosional dan konseling yang memadai kepada sesama mahasiswa yang membutuhkan. Dalam era yang serba cepat dan menuntut ini, kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Fakultas Biologi UGM menyadari betapa pentingnya dukungan sosial dan bantuan emosional bagi mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik dan tantangan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, pelatihan Buddy Counselor ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan mendukung, di mana mahasiswa dapat saling memberikan dukungan dan mempromosikan kesejahteraan mental.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Kegiatan ini secara langsung dihadiri dan diresmikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr. Sc., didampingi  Wakil Dekan Bidang Akademik  dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si.,M.Sc serta Kepala Kantor Administrasi, Mulyanto, S.T., M.M.

Selama kegiatan ini, 24 Buddy Counselor dibekali dengan pengetahuan dasar tentang kesehatan mental, pertolongan pertama (first aid) untuk permasalahan kesehatan mental termasuk pemahaman tentang isu kesehatan mental secara umum serta kegiatan outbound untuk saling mengenal antar buddy. Kegiatan ini dikorrdinir oleh  Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. (Koordinator Dosen Konselor), Dr. Dwi Sendi Priyono, S.Si., M.Si. (Anggta Dosen Konselor), Titin Fauziah, S.E., M.B.A. (Koordinatir HPU Fakultas Biologi UGM),  serta Psikolog Fakultas Biologi, Yudhistira Adi Perdana, M.Psi. Psikolog.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat Buddy Counselor Kesehatan Mental yang diakui oleh Fakultas Biologi UGM. Mereka akan menjadi sumber daya yang berharga bagi teman-teman mereka di kampus, siap untuk memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Selamat bekerja, Buddy Counselor Fakultas Biologi UGM.

RADIOLOGI (Ramadhan di Biologi) 1444 H

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 30 Mei 2023

Alhamdulillah Hirobil Alamin, telah selesai dilaksanakannya seluruh rangkaian kegiatan Radiologi (Ramadhan di Biologi) 1444 H pada tanggal 25 Maret – 15 April 2023. Kegiatan ini dijalankan oleh panitia Radiologi yang berisikan anggota JMMB dan peserta umum yaitu mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Radiologi diketuai oleh Rafli Nur Muhammad Fahrezi, yang dibawahi oleh ketua umum JMMB yaitu Mahbibul Labib Aqridho dengan seizin Dr. med. vet. Hendry T.S.G. Saragih, M.P. sebagai pembina JMMB dan Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai ketua umum program studi sarjana Fakultas Biologi UGM.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi Grand Launching Radiologi, Kajian Spesial Ramadhan, Corolla (Kajian Khusus Akhwat), Podcast Gen Z, BaBe (Belajar Bareng) Spesial Ramadhan, buka bersama, tadarus Al-Qur‟an, dan shalat tarawih. Rangakaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Grand Lunching Radiologi yang bertempat di Panti Asuhan Wilosoprojo pada Hari Sabtu, 25 Maret 2023 pukul 16.00 – 19.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan oleh panitia Grand Launching bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Wilosoprojo yang mana diisi dengan aktivitas bermain game bersama, pemaparan acara selama Bulan Ramadhan, kultum singkat, dan pembagian takjil.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7
Slide 8
Slide 9

Rangkaian kegiatan selanjutnya adalah Kajian Spesial Ramadhan yang dilakukan selama lima hari berturut-turut yang mana pada kajian terakhir merupakan kajian khusus akhwat (Corolla). Kajian ini dilaksanakan pukul 16.00-17.45 WIB di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas Biologi. Kajian pertama dilakukan pada Hari Senin, 27 Maret 2023, dengan tema “Fiqih Puasa” yang membahas mengenai guideline puasa Ramadhan, yaitu hal-hal yang boleh dilakukan serta hal-hal yang dilarang selama bulan Ramadhan dengan menghadirkan Ustadz Iful Fitrah Muslan sebagai pengisi acara. Kajian kedua dilaksanakan pada Hari Selasa, 28 Maret 2023 dengan menghadirkan Ustadz Titok Priastomo sebagai pengisi kajian yang mengangkat tema „Sirah Nabawiyah”. Kajian ini membahas tentang prktik pemerintahan pada zaman nabi.

Kajian ketiga mengangkat tema ekonomi islam dan berlangsung pada Hari Rabu, 29 Maret 2023. Kajian ini membahas hukum jual beli dan bank dalam islam dengan menghadirkan Ustadz Lintang Wisnuhadi B sebagai pengisi acara. Kajian keempat dilaksanakan pada Kamis, 30 Maret 2023 dengan menghadirkan Ustadz Vier A. Laventa sebagai pembicara. Tema yang diangkat pada kajian ini mengenai akhlak dengan judul “Sikap Kehati-hatian (Wara‟)” yang membahas tentang tentang kehati-hatian dalam menjalankan syariat Islam serta cara menghadapi syubhat. Kajian Spesial Ramadhan yang terakhir dilakukan pada Jumat, 31 Maret 2023. Kajian ini dikhususkan bagi akhwat atau perempuan. Tema yang dipilih pada kajian ini adalah kedudukan dan fitrah wanita dalam islam dengan judul kajian “Wanita dalam Perspektif Islam” dan disampaikan oleh Ustadzah Hj. Wahyu Nurul Ilmiyati S.Ag. Materi bahasan pada kajian ini mencakup kedudukan dan peran wanita, kesetaraan gender, dan permasalahan childfree menurut pandangan islam.

Setelah kajian selesai dilakukan, para panitia Radiologi beserta peserta kajian melakukan buka puasa bersama dengan takjil dan makanan yang dibagikan kepada seluruh peserta dan panitia. Kegiatan ini dimulai pada saat adzan maghrib di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi UGM. Selanjutnya, peserta dan panitia melaksanakan shalat maghrib berjamaah kemudian disambung dengan tadarus Al-Quran bersama hingga adzan isya‟. Setelah memasuki waktu isya‟, panitia dan peserta melakukan ibadah shalat isya‟ dan shalat tarawih berjamaah dengan imam berasal dari panitia Radiologi yang diacak setiap harinya. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan pada hari kerja selama Bulan Ramadhan, kecuali pada hari-hari pelaksanaan UTS.

Kegiatan selanjutnya yaitu BaBe (Belajar Bareng) Spesial Ramadhan yang dilakukan pada Sabtu, 1 April 2023 dan bertemapat di Ruang 1 Gedung B Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini dilakukan secara luring dan daring dengan disiarkan melalui Zoom Meeting. Adapun isi kegiatan adalah belajar bersama terkait mata kuliah Biokimia sebagai persiapan menjalang UTS dengan menghadirkan tutor pengajar yaitu Pratama Atha Nafi yang merupakan mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2020. BaBe Spesial Ramadhan dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WIB.

Selain rangkaian kegiatan yang telah disebutkan, terdapat kegiatan lain yaitu Podcast Gen Z yang berisi tentang diskusi mengenai kondisi umat islam khususnya pada generasi Z antara anggota dan alumni JMMB. Podcast dilaksanakan secara luring di gazebo Fakultas Biologi UGM yang kemudian disiarkan melalui live Instagram dan secara daring yaitu melalui Zoom Meeting. Podcast Gen Z pertama dilaksanakan pada Sabtu, 1 April 2023 pukul 09.00-10.00 WIB di gazebo Fakultas Biologi UGM dan disiarkan melalui live Instagram. Podcast ini mengangkat judul “Peradaban Islam Zaman Sekarang” dengan pengisi acara adalah anggota JMMB yaitu Hanif Nashruddin, Mahbibul Labib Aqridho, dan Muhammad Luthfi yang mendiskusikan tentang kondisi peradaban islam pada masa kini yang tertinggal dari negara-negara barat serta melihat masa-masa peradaban islam.

Podcast Gen kedua dilakukan pada Sabtu, 8 April 2023 pukul 09.00-10.00 WIB secara daring melalui Zoom meeting dengan menghadirkan anggota dan alumni JMMB, yaitu Hanif Nashruddin dan Miftah sebagai pembicara. Judul yang diangkat pada podcast ini adalah “Apakah Negara Islam Relevan?” dengan topik bahasan berupa diskusi terkait pengaruh baik dan buruk dari penerapan syariat Islam di masa sekarang dengan berkaca pada pemerintahan masa nabi dan dinasti Islam. Pada Podcast Gen Z 3 dilaksanakan pada Sabtu, 15 April 2023, pukul 09.00-0.00 WIB di gazebo Fakultas Biologi UGM dan disiarka melalui live Instagram. Tema yang diangkat pada podcast ini adalah “Islam dan Filsafat” yaitu membicarakan terkait perbandingan pola pikir bebas ala filsafat dengan pandangan islam. Pembicara yang dihadirkan adalah anggota dan alumni JMMB, yaitu Muhammad Luthfi, Ihsan, dan Jody Ashrib Satriayudistira. Demikian paparan rangkaian kegiatan Radiologi yang telah terlaksana pada 25 Maret-15 April 2023. Berikut merupakan dokumen pada setiap acaranya. [JMBB]

Bioshub-The Cozy Discussion Spot in Faculty of Biology

Rilis BeritaTajuk Selasa, 30 Mei 2023

Sleman (15/05/2023). “Pergi ke sungai memancing ikan gabus, sesampainya di rumah dipanggang saja. Tidak perlu bingung cari tempat diskusi di kampus, langsung ke Bioshub saja”. Kabar gembira bagi warga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Terdapat satu tempat lagi yang tentunya sangat nyaman untuk berdiskusi sembari menunggu jadwal perkuliahan selanjutnya, yaitu Bioshub. Menawarkan konsep café yang cozy, bersih dan dilengkapi pendingin ruangan, Bioshub dapat dikunjungi hari Senin-Jumat pada pk. 08.00-16.00 WIB, berlokasi di Gedung Sinar Mas Lantai 1 Fakultas Biologi UGM.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Sejak awal dibuka pada hari Senin (8/5/2023), Bioshub tampak ramai pengunjung. Dengan pilihan menu minuman coffee dan non-coffee, tempat ini juga menyediakan kudapan seperti cake dan roti panggang yang siap menemani para pengunjung dengan harga bersahabat, mulai dari Rp. 15.000,00 dan dapat dibayar secara tunai maupun non-tunai melalui QRIS. Pilihan menu dan review nya bisa langsung mengunjungi akun Instagram @bioshub.acaraki atau langsung klik link berikut https://instagram.com/bioshub.acaraki?igshid=MzRlODBiNWFlZA== . Tempat ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin sekedar ngobrol santai, membaca buku, mengerjakan tugas, atau pun berdiskusi dengan rekan sejawat. Bagi yang menyukai ruang terbuka, di Bioshub juga menyediakan tempat duduk di luar ruangan (outdoor) berupa meja dan kursi serta area lesehan. Dan bagi yang lebih suka belajar sendiri, terdapat spot semi-private di area indoor dengan view menghadap keluar ruangan.

Keramahan, kebersihan, dan menu kekinian dengan harga terjangkau yang ditawarkan oleh Bioshub memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Kehadiran Bioshub ini diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan tempat untuk berdiskusi ataupun memenuhi “me time” dengan belajar mandiri di lingkungan Fakultas Biologi UGM.

Penyuluhan tentang Microgreen dan Minuman Fermentasi oleh dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Bersama ibu-ibu kelompok PKK di dusun Blotan, Wedomartani. Sleman

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Rabu, 24 Mei 2023

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta implementasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Kepada Masyarakat yang melibatkan mahasiswa, dua orang dosen dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, yaitu Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St dan Dr. Endah Retnaningrum M.Eng. menjadi narasumber dalam penyuluhan tentang Microgreen dan Minuman Fermentasi. Kegiatan  dilakukan pada  tanggal 18 Maret  2023  di pendopo  milik  bapak  Suwardi  yang berlokasi di RT 01 dusun Blotan, Wedomartani, Sleman. Ibu-ibu anggota kelompok PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut ada 25 orang yang mewakili RT 01 dan RT 02 dusun Blotan. Acara dimulai pukul 13.00 dengan mahasiswa dari Fakultas Biologi yaitu Estherina dan Alfina Meta sebagai pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan oleh ibu Dukuh dan acara inti yaitu penyuluhan serta praktik membuat microgreen. Topik tentang microgreen disampaikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St. Dijelaskan bahwa microgreen merupakan salah satu alternatif budidaya sayuran yang cukup mudah dan cepat dipanen. Biji- biji tanaman yang bisa digunakan diantaranya bayam merah, bayam hijau, kangkung, kacang-kacangan, rumput alfalfa dan sebagainya. Biji sayuran ini bisa ditanam menggunakan wadah-wadah plastik maupun kaleng-kaleng bekas yang sudah dibersihkan. Media tanam dapat menggunakan campuran tanah dan pupuk organik ataupun menggunakan rock wool. Penggunaan rock wool lebih baik karena hasil microgreen bisa lebih bersih. Manfaat microgreen diantaranya bisa sebagai sumber vitamin dan antioksidan yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh. Sayuran microgreen dapat dikomsumsi secara mentah sebagai salad atau trancam, selain itu juga dapat ditumis. Budi daya microgreen dapat dilakukan dirumah dan panen sayuran dapat dilakukan hanya dalam watu 2 atau 3 minggu. Apabila penanaman dilakukan secara professional, sayuran microgreen juga dapat dijual dan harga di supermarket mencapai Rp. 15.00 per pack sayuran. Kegiatan penanaman microgreen juga dapat digunakan sebagai usaha rumah tangga.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Topik penyuluhan selanjutnya tentang minuman fermentasi disampaikan oleh Dr. Endah Retnaningrum M.Eng. Dalam paparannya disampaikan bahwa bunga telang atau rosella dapat diproses menjadi minuman fermentasi (kombucha). Minuman kombucha ini selain menyegarkan juga mengandung vitamin yang bermanfaat untu kesehatan. Pembuatan minuman fermentasi memerlukan starter berupa biakan bakteri Acetobacter dan Gluconobacter serta kelompok ragi Saccharomyces, Schizosaccharomyces, dan Zigosaccharomyces. Manfaat minuman fermentasi atau kombucha ini diantaranya dapat untuk menjaga sistem pencernaan, menurunkan risiko penyakit aterosklerosis, dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan microgreen yang dilakukan oleh peserta dipandu oleh kedua mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Masing-masing peserta mencoba menanam microgreen dan diharapkan mereka memelihara di rumah- masing-masing serta melaporkan hasilnya dalam bentuk foto microgreen yang sudah tumbuh. Peserta juga mendapatkan leaflet tentang microgreen yang telah disusun oleh mahasiswa yang terlibat dalam MBKM pengabdian kepada masyarakat ini. Peserta mengikuti semua acara dengan baik dan kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan penyuluhan lain terkait pemanfaatan lahan pekarangan. Kegiatan ini juga mendukung program ibu-ibu PKK dalam persiapan lomba inovasi desa.

 

Syawalan Kabiogama Korwil DIY: Pererat Silaturahmi, Kabiogama Korwil DIY Gelar Syawalan Lintas Angkatan

AlumniTajuk Senin, 22 Mei 2023

Tepat pada hari Kamis, tanggal 18 Mei 2023,  Kabiogama Korwil DIY gelar Syawalan  bersama  dengan mengundang seluruh anggota Kabiogama yang berdomisili Yogyakarta dan sekitarnya. Acara yang diadakan di Rumah Makan Ayam Kuning Cak Gembong Sleman ini digelar dengan suasana santai, ramah dan hangat dengan dihadiri sebanyak 57 orang. Selain dihadiri Ketua dan pengurus inti Kabiogama Korwil DIY, acara ini juga dihadiri oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc selakuWakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Almuni (P2MKSA) Fakultas Biologi, Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U,  dan juga para sesepuh dan pendiri Kabiogama. Acara yang diawali dengan pembukaan dan doa bersama ini lebih hangat dengan sambutan Ketua Kabiogama Korwil DIY (Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D), sesepuh Kabiogama (Drs. Husein) dan perwakilan Fakultas dalam hal ini disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc sebagai WD P2MKSA. Acara juga dilengkapi dengan perkenalan masing-masing anggota Kabiogama yang hadir serta pembagian doorprize. Kegiatan ini dihadiri oleh alumni dari 1977 hingga 2017.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Acara yang digelar dipenghujung bulan Syawal ini sebagai salah satu sarana mempererat tali silaturahmi dan semakin mendekatkan anggota kabiogama lintas angkatan, tutur Bapak Sukirno, dalam sambutannya. Diharapkan dengan adanya acara syawalan ini, semakin memupuk dan mengikat kebersamaan para alumni dengan almamater Biologi, imbuh Bapak Husein sebagai sesepuh perwakilan Kabiogama pusat. Terakhir, Fakuktas  Biologi sangat mengharapkan agar sinergitas antara alumni dan almamater tetap terus terjalin dengan mengadakan kegiatan-kegiatan kebersamaan agar peluang kerja sama dan solidaritas lebih tangguh dan saling mendukung, pungkas Bapak Eko.

Gala Dinner, Fakultas Biologi Eratkan Hubungan Kerja Sama dengan Faculty of Science Universiteit Leiden

Kerja SamaTajuk Jumat, 12 Mei 2023

Kamis, 11 Mei 2023 telah dilaksanakan Gala Dinner antara Fakultas Biologi UGM dan Faculty of Science Universiteit Leiden bertempat Sasanti Restourant, Yogyakarta. Gala Dinner dihadiri Prof. dr. Paul J. A. Kessler (Director of Hortus Botanicus, Universiteit Leiden), Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Keuangan Aset dan SDM, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., Kepala Departemen Biologi Tropika, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si, Ph.D., Ketua Program Studi S1, Sukirno, S.Si., M.Si., Ph.D., Ketua Program Studi S3, Dr. Endah Retnaningrum, M.Eng., Head of Office of International Afair Fakultas Biologi, dan Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

Gala Dinner dimaksudkan untuk mengeratkan hubungan kerja sama yang baik antara kedua pihak, Fakultas Biologi UGM dan Faculty of Science Universiteit Leiden setelah Selasa, 9 Mei 2023 lalu telah dilakukan perpanjangan MoU terkait kerja sama joint research programs, visiting professorships, resources for exchange, joint seminar, workshop, double degree programe, beasiswa pendidikan serta berbagai ruang lingkup kerja sama lainnya antara Fakultas Biologi dan Universiteit Leiden

Gala Dinner berlangsung dengan obrolan ringan hingga berbagi pengalaman melalui komparasi Indonesia secara umum dan Fakultas Biologi UGM secara khusus dengan Universiteit Leiden di Belanda seperti perbedaan kultur budaya, regulasi, kurikulum pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan sebagainya. Prof. Paul juga turun berbagi terkit bagaimana sistem pengajaran di Universiteit Leiden dan Belanda baik dari pengembangan sumber daya manusia, fungsi dan publikasi, koneksi dengan berbagai pihak salah satunya PBB, hingga bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan pendidikan terutama dalam lingkup universitas.

Pelaksanaan Gala Dinner ini menjadi suatu bentuk merekatkan hubungan kerja sama maupun personal dengan mitra kerja sama Fakultas Biologi. Diharapkan kerja sama yang baik dapat terus berlanjut antara Fakultas Biologi dan Faculty of Science Universiteit Leiden.

Kegiatan Perdana Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM (Tim Swanting) dalam Program Antisipasi Stunting dan Wasting di Kampung Satwa

Pengabdian kepada MasyarakatRilis BeritaTajuk Senin, 8 Mei 2023

Pada Hari Sabtu, tanggal 06 Mei 2023 Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM melakukan kunjungan perdana ke Kampung Satwa yang berlokasi di Pedukuhan Kedung Banteng, Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk perkenalan diri sekaligus koordinasi dengan pihak mitra dalam rangka pelaksanaan program yang bertajuk “Penguatan Ketahanan Pangan di Kampung Satwa untuk Meningkatkan Gizi Keluarga serta Mengantisipasi Kejadian Wasting dan Stunting”. Program ini merupakan salah satu dari empat belas proposal yang lolos didanai dalam skema Hibah Pengabdian kepada Masyarakat-Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM Tahun 2023.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Tim Pengabdian yang menamakan dirinya sebagai “Tim Swanting” terdiri atas: Laksmindra Fitria, S,Si., M.Si. selaku Dosen Pembimbing/Ketua Tim, dan enam mahasiswa Program Sarjana Fakultas Biologi UGM angkatan 2020 yaitu: Nindi Putri Dwi Wardani, Lisna Nur Aini, Fathur Syahrian Ramadhani, Adiva Aphrodita, Diva Nurmalia Sentono, dan Rendritio Bahar. Di Kampung Satwa, tim disambut hangat oleh Perwakilan Pengurus Kampung Satwa, Bapak RT 06 Kedung Banteng, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT), Ketua Penggerak Bank Sampah, dan Kader Posyandu setempat.

 

Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada Periode I (Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023) antara lain: (1) Penyuluhan pemanfaatan ekoenzim untuk rumah tangga, pertanian, kesehatan dan lingkungan, (2) Budidaya microgreens sebagai alternatif kebutuhan gizi nabati, (3) Sosialisasi program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dan pemantauan tumbuh kembang anak dan balita, serta (4) Pemanfaatan lahan pekarangan warga sebagai Kebun Gizi. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut, selain akan menghadirkan beberapa narasumber/pakar, para mahasiswa juga belajar secara langsung dari berbagai pihak yang kompeten di bidangnya, melibatkan beberapa personil dari Fakultas Biologi UGM, yaitu: Bapak Nanang Adi Saputra (Stasiun Penelitian Karanggayam) untuk budidaya tanaman sayuran, Bapak Yousuf Sulaiman (Stasiun Penelitian Sawitsari) untuk budidaya tanaman buah-buahan, dan Ibu Annisa Tri Sangadi (Orangtua/praktisi tumbuh kembang anak dan balita).

Program penanggulangan stunting dan wasting sudah menjadi arahan dari PKK Pedukuhan Kedung Banteng. Di samping itu, pemanfaatan lahan pekarangan adalah salah satu agenda kerja KWT Kampung Satwa dengan pertimbangan: mengoptimalkan fungsi lahan pekarangan, ketersediaan pupuk kandang yang berlimpah, menunjang tujuan PKK Kampung Satwa mengenai ketahanan pangan keluarga, sekaligus mendukung ibu-ibu rumah tangga untuk lebih memilih sayuran sehat organik produksi sendiri dan memasak sendiri daripada membeli. Dengan adanya kolaborasi antara Tim Swanting dan Kampung Satwa diharapkan akan tercipta sinergi yang baik dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting dan wasting di Kampung Satwa dan sekitarnya melalui program peningkatan gizi masyarakat terutama pada anak dan balita. Program ini selaras dengan program nasional Pemerintah RI periode 2020-2024 yang tertuang dalam Peraturan Presiden RI No.72 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.13 Tahun 2022 (BLX).

Selain itu, penanggulangan stunting dan wasting yang di programkan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Masalah stunting berkaitan erat dengan SDGs 2 yaitu mengenai masalah kelaparan dan SDGs 3 tentang kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera karena menunjukkan ketidakcukupan gizi dan akses yang buruk terhadap pangan bergizi. Stunting juga dapat menghambat perkembangan anak-anak dan kemampuan mereka dalam mencapai potensi penuhnya yang akan sangat berdampak pada pencapaian SDG 4 yaitu pendidikan yang berkualitas. Kegiatan ini juga dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak melalui kerja sama yang baik (SDG 17) dan harapannya akan memberikan dampak lebih luas di masa depan.

Video Kunjungan Perdana ke Kampung Satwa

[wonderplugin_video iframe=”https://youtube.com/shorts/sLKcdVpuw_c?feature=share” lightbox=0 lightboxsize=1 lightboxwidth=960 lightboxheight=540 autoopen=0 autoopendelay=0 autoclose=0 lightboxtitle=”” lightboxgroup=”” lightboxshownavigation=0 showimage=”” lightboxoptions=”” videowidth=600 videoheight=400 keepaspectratio=1 autoplay=0 loop=0 videocss=”position:relative;display:block;background-color:#000;overflow:hidden;max-width:100%;margin:0 auto;” playbutton=”https://biologi.ugm.ac.id/wp-content/plugins/wonderplugin-video-embed/engine/playvideo-64-64-0.png”]

Pelatihan dan Praktik Pembuatan Produk Makanan Berbahan Dasar Pewarna Alami untuk Takjil di Padukuhan Malangrejo

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 28 April 2023

Sabtu, 15 April 2023, Tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat-Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. (Ibu Raras), dengan tiga anggota mahasiswa yakni: Aisya Syam Mahanani, Lathifa Haya Nuraziza, dan Oktaviani Setiati, telah melaksanakan kegiatan “Pelatihan dan Praktik Pembuatan Produk Makanan Berbahan Dasar Pewarna Alami untuk Takjil di Padukuhan Malangrejo”. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Rumah Data Kependudukan Malangrejo, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, D.I.Yogyakarta. Pelatihan ini dihadiri oleh Dukuh Malangrejo (Bapak Sarbini) yang didampingi Seksi Pendidikan Malangrejo (Lanjar S. Pd. SD), serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terlibat dalam kegiatan ini.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan merupakan program kerja yang secara khusus disusun dan dilakukan pada Bulan Ramadhan Tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan variasi produk olahan makanan dari pewarna alami, dalam kegiatan ini digunakan bunga telang, yang nantinya dapat diteruskan oleh ibu-ibu KWT untuk lebih divariasikan, diperbanyak, dan juga diperjualbelikan. Selain itu, kegiatan pada sore hari tersebut juga bertujuan untuk bersedekah takjil sebanyak 500 potong kue pada tiga masjid yang terletak di Kelurahan Wedomartani, yakni Masjid Sono, Masjid Nglarang, dan juga Masjid Malangrejo. Produk olahan makanan dari pewarna alami yang dibuat adalah Kue Lapis Butterfly. Kue dibuat berlapis dengan jumlah lapisan tiga, yakni bagian paling bawah merupakan bolu ketan hitam, lapisan tengah merupakan kue spons putih telur, dan lapisan paling atas merupakan jelly yang diberi pewarna alami dari bunga telang. Resep kue tersebut dirancang secara bersama antara mahasiswa tim MBKM dan ibu Ifti, salah satu peserta dan kader dalam pelatihan ini.

Kegiatan pelatihan dan praktik diawali dengan pembukaan, sambutan singkat dari Ibu Raras selaku Ketua Kegiatan dan Dukuh Malangrejo yang mewakili pihak mitra dan ibu-ibu anggota KWT. Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai produk makanan yang akan dibuat, serta resep pembuatan kue yang sudah dibagikan ke peserta, yaitu Kue Lapis Butterfly. Penjelasan memuat arti dari nama produk, alat dan bahan yang akan digunakan, serta langkah-langkah kerja dalam pembuatan Kue Lapis Butterfly. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 orang ibu-ibu KWT dibagi menjadi dua kelompok dengan masing- masing kelompok membuat satu loyang kue lapis Butterfly. Satu loyang kue lapis dapat dibagi mejadi 36 potong kue. Dalam praktek memperbanyak jumlah produk kue lapis hingga 500 kue, dilakukan pembuatan secara bersama dari tim MBKM dan bu Ifti sebagai salah satu kader pelatihan, sehari sebelum pelatihan, sehingga total yang dibuat untuk keperluan takjil adalah 14 loyang, masing-masing dipotong menjadi 36 kue (total 504 potong kue). Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Kue lapis Butterfly ke wakil takmir dari tiga mesjid.

Angkat Solusi Optimalisasi Zero Stunting, Mahasiswa Biologi UGM Raih Juara 1 Lomba Esai Tingkat Nasional

PrestasiRilis BeritaTajuk Senin, 27 Maret 2023

Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada (S1) kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih Juara I untuk Lomba Esai Nasional. Prestasi ini diraih oleh Zildan Basara, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020. Lomba esai tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Respati Tasikmalaya pada event tahunan, yaitu Festival Tanggap Stunting. Pada tahun ini, Festival Tanggap Stunting mengangkat tema “Satu Langkah Untuk Indonesia: Optimasi Zero Stunting Untuk Indonesia Emas”. Perlombaan dilaksanakan secara daring dengan jumlah pendaftar 103 peserta dari 79 Perguruan Tinggi, lomba dibuka tanggal 16 Februari 2023, dan pengumuman juara diumumkan pada 23 Maret 2023.

Slide 1
Slide 2

 

Pada kompetisi ini, Zildan mengangkat judul ”Memastikan Pertumbuhan Anak yang Sehat untuk Mewujudkan Indonesia Emas: Menjelajahi Tantangan dan Solusi Optimalisasi Zero Stunting”. Dalam esai ini, Zildan membahas bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan prevalensi stunting yang tinggi di dunia. Menurut data dari World Bank (2021), prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 27,4% dari jumlah anak di bawah usia 5 tahun. Hal ini berarti sekitar 7,8 juta anak di Indonesia mengalami stunting pada tahun tersebut. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat stunting tertinggi keempat di dunia. Ini merupakan masalah serius karena stunting dapat menyebabkan dampak buruk pada perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak-anak, dan dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan. Oleh karena itu, mengatasi stunting merupakan salah satu prioritas utama dalam mencapai visi Indonesia Emas.

Optimalisasi zero stunting merupakan program penting dalam mencegah terjadinya stunting pada anak-anak di Indonesia. Program ini melibatkan berbagai aspek seperti pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI, akses ke air bersih dan sanitasi yang baik, edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan keluarga, peningkatan ketersediaan pangan yang sehat dan bergizi, serta pemberdayaan masyarakat. Pengembangan program ini perlu melibatkan berbagai pihak dan didukung dengan kebijakan yang mendukung.

Keikutsertaan Zidan dalam menulis esai terkait topik ini juga memiliki kesesuaian dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 yaitu masyarakat tanpa kelaparan dan SDG 3 yaitu kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencegahan stunting merupakan langkah penting dalam mencapai target SDG 2 untuk menghakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi. Selain itu, optimalisasi zero stunting juga mendukung SDG 3 dengan memastikan kesehatan yang baik dan kesejahteraan bagi semua individu, termasuk anak-anak.

Dengan adanya kompetisi ini dan dengan judul yang diangkat, Zildan berharap bahwa masyarakat Indonesia melek akan permasalahan stunting yang masif di negeri ini. Zildan juga berharap dengan mengikuti kompetisi ini dapat mendorong dan memotivasi mahasiswa lainnya, terutama mahasiswa Fakultas Biologi UGM, untuk turut aktif dalam bidang kepenulisan dan pembuatan karya. [ZB]

Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 1 Fakultas Biologi Tahun 2023

PrestasiRilis BeritaTajuk Selasa, 21 Maret 2023

Berdasarkan hasil Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Fakultas di Lingkungan Universitas Gadjah Mada yang dilaksanakan pada 25-26 Februari 2023 dan memperhatikan hasil rapat penetapan pemenang oleh tim juri universitas dan tim juri fakultas pada 6 Maret 2023, Direktur Kemahasiswaan menetapkan Adiva Aphrodita (Biologi 2020) sebagai pemenang Pilmapres Tingkat Fakultas di Lingkungan Universitas Gadjah Mada Tahun 2023. Pelaksanaan Pilmapres tersebut telah dilakukan sejak tanggal 12 – 28 Januari 2023 sebagai seleksi tahap awal, yaitu pendaftaran dan pengumpulan berkas panitia. Berkas-berkas tersebut meliputi Capaian Unggulan (CU) yang memuat prestasi peserta, Naskah Gagasan Kreatif (GK) bagi peserta kategori sarjana dengan tema “Sustainable Development Goals” yang sesuai dengan bidang ilmu peserta, dan Sertifikat Bahasa Inggris (TOEFL/ITP/IELTS/ACEPT/TOEP/TOEIC). Berkas kemudian diseleksi oleh Komunitas Mahasiswa Berprestasi (Kommapres) UGM pada rentang waktu 7-9 Februari 2023. Pengumuman lolos final dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2023 yang kemudian dilanjutkan tahap final pada tangal 25-26 Februari 2023. Tahap final tersebut meliputi wawancara Capaian Unggulan (CU) dan presentasi Gagasan Kreatif (GK) berdasarkan naskah yang telah dibuat oleh setiap peserta.

Slide 1

 

Adiva Aphrodita telah dikenal sebagai mahasiswa yang aktif baik di bidang akademik maupun non-akademik selama menjadi mahasiswa di Fakultas Biologi sejak semester 1 hingga semester 6. Adiva aktif menjadi anggota dan violinist di organisasi Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO), yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak di bidang seni musik. Pada tahun 2021, Adiva menjadi panitia Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Fakultas Biologi sebagai anggota Divisi Materi. Selain itu Adiva menjadi wakil Republik Cuba di bidang Food and Agriculture Organization (FAO) pada Model United Nations yang diselenggarakan oleh Global Millennial serta wakil Republik Indonesia pada ASIA Youth Speak-Up Forum yang diselenggarakan oleh Korean National Committee for UN Habitat. Pencapaian lain yaitu Adiva berhasil meraih juara 3 kompetisi INHESION (International Health and Nutrition Symposium) Scientific Essay Competition tingkat Internasional yang dilaksanakan oleh FK-KMK UGM. Pada Januari 2022, Adiva menjadi salah satu awardee pada Program Sakura Science yang merupakan program pertukaran pelajar antara Fakultas Biologi dengan Yamagata University. Pada Oktober 2022, Adiva menjadi awardee program pertukaran pelajar mahasiswa Fakultas Biologi ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) selama 1 semester hingga Februari 2023. Pencapaian terbesar Adiva yang lainnya yaitu Adiva berhasil memimpin salah satu tim PKM-RE Fakultas Biologi dan membawa tim mencapai tahap PIMNAS pada Desember 2022 lalu bertempat di Malang, Jawa Timur. Pada PKM tersebut, Adiva dan tim mengangkat topik pencegahan stunting melalui penciptaan Sprouted Snack Bar.

Topik yang diangkat oleh Adiva mengenai pencegahan stunting melalui penciptaan Sprouted Snack Bar ini sangat sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs 1, 2, 3, dan 12) yaitu kehidupan masyarakat yang bebas akan kemiskinan dan kelaparan, masyarakat yang hidup sehat dan sejahtera, serta konsumsi dan produksi produk yang bertanggung jawab.[AA]

Tim MBKM Pengabdian Dorong Budidaya Krisan Organik Sebagai Spot Wisata dan Diversifikasi Pangan di Klayar

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 31 Agustus 2022

Program pengabdian kepada masyarakat di Dusun Klayar, Desa Kedungpoh, Gunung Kidul merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi Tahun 2021. Kegiatan ini merupakan program lanjutan dari program pengabdian periode pertama tahun 2020, yakni produksi dan aplikasi biofertilizer pada komoditi cabai rawit. Periode kedua mengusung tema  pengembangan budidaya tanaman krisan organik sebagai bentuk pengayaan spot wisata di Ekowisata Klayar dan sebagai bahan dasar  diversifikasi pangan berupa tehh krisan dan keripik daun krisan. Tim yang diketuai oleh Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc., ini beranggotakan empat orang mahasiwa yaitu Marshanda Nur Roosyana, hasna Nr Aini, Dea Hastaning Tantri dan Wisnu Eka Wardhana.

Slide 1
Slide 2
Slide 3

Desa Wisata ini sendiri menyediakan berbagai fasilitas seperti arena outbound, bumi perkemahan, tempat pemancingan dan rumah makan yang dipercantik juga dengan gazebo-gazebo di sekitarnya. Ditijau dari  potensi yang dimiliki inilah maka dipilih lokasi ini sebagai desa mitra  untuk pengembangan spot wisatanya dan penggunaan krisan sebagai bahan dasar pangan khususnya untuk keperrluan oleh-oleh wisatawan.

Tim MBKM Pengabdian telah memberikan sosialisai pada Kamis  (02/06/2022 di Dusun Klayar dengan target Kelompok Wanita Tani Desa Klayar. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama kurang lebih 2 jam dari pukul 10.00-12.00 WIB. Selama sosialisasi tersebut tim memberikan tata cara budidaya krisan organik serta pembuatan tehh dan keripik daun krisan.  Anggota kelompok Wanita tani juga diajarkan kembali bagaimana pembuatan dan aplikasi  biofertilizer pada tanaman krisan.

Antusiasme yang tinggi diberikan dari Kelompok Tani Wanita Desa Klayar selama sosialisasi. Mereka diberi kesempatan untuk mengenal contoh-contoh produk olahan krisan seperti teh bunga krisan dan keripik daun krisan sehingga tanaman ini sudah tidak dikenal sebatas bunga petik dengan nilai artifisial saja. KWT diberi kesempatan dalam menyeduh dan mencicipi sendiri teh dari bunga krisan dan berbagai manfaat yang diberikan dari mengkonsumsi olahan tersebut. Krisan dipilih sebagai tanaman yang digunakan sebagai pengembangan spot wisata dan diversifikasi pangan karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Melalui MBKM ini krisan tidak hanya dikenal karena aspek estetikanya, namun juga secara substansial karena memiliki nilai terapeutik dan obatnya. Pengembangan dari tanaman krisan sendiri bertujuan untuk memperluas potensinya selain dari sisi estetika yakni, sebagai olahan panganan bernilai ekonomis dan nutrisi yang tinggi. Daun dan bunga krisan memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi kudapan lainnya seperti permen, keripik, dan minuman instan.

Selain memperkenalkan potensi dari krisan, selama sosialisasi anggota KWT Klayar diajak untuk mengenal manfaat biofertilizer pada tanaman. Data sensus petani dari badan Pusat Statistik (2013) menyebutkan bahwa 86,41 persen petani Indonesia masih menggunakan pupuk anorganik. Budidaya krisan organik ini mentargetkan komoditas memiliki kualitas yang lebih baik dan kuat bersaing dipasar sehingga perlakuan khusus sangat diperlukan. Pemberian biofertilizer ini ditujukan untuk meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta mendukung meningkatnya kesehatan tanaman, Tanaman krisan organik dengan kualitas yang baik lebih aman diolah sebagai bahan pangan karena dalam krisan organik tidak terdapat akumulasi bahan kimia yang berbahaya. Selain itu juga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari tanaman krisan. Lebih lanjut Ketua Tim MBKM Pengabdian Masyarakat Fakultas Biologi untuk Dusun Klayar menyampaikan, “  Biofertilizer hadir di tengah-tengah petani marginal untuk menurunkan biaya produksi mereka sekaligus menyehatkan lahan pertanian”. (Ww&Tim)

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Upacara Melepas Wisudawan-Wisudawati Program Sarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Periode II Tahun Akademik 2025/2026
  • Sosialisasi Program Kerja KSK Biogama 2026
  • Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Wakili Indonesia dalam Youth Leaders Exchange and Conference (YLEC) Chapter Bangkok, Thailand 2026
  • Matalabiogama Laksanakan Kegiatan Pendakian di Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo
  • Mahasiswa Magister Biologi UGM melalui Inovasi KARSTIVA.ID Raih Silver Medal dan Poster Favorit pada 2nd International Student Summit 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju