• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 2 : Tanpa Kelaparan
  • SDG 2 : Tanpa Kelaparan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 2 : Tanpa Kelaparan

Praktik Pembuatan Sabun Herbal serta Pelatihan Pengemasan dan Pemasaran Produk Olahan Tanaman Pekarangan

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 20 November 2025

Tim PkM-MBKM 2025 yang dipimpin oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. dengan anggota Jovanka, Khansa Fauziah Rachman, Samantha Sonya Putri, dan Dhea Amelia telah melaksanakan praktik pembuatan sabun herbal serta pengemasan dan pemasaran produk bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda pada Minggu, 16 November 2025 di Padukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Dalam kegiatan ini, anggota KWT mendapatkan panduan langsung mengenai pemanfaatan komoditas pekarangan menjadi produk yang dapat dipasarkan. Kegiatan difokuskan pada dua materi utama, yaitu praktik pembuatan sabun herbal serta pengemasan dan pemasaran produk olahan telang, rosella, jahe, dan serai. Pengemasan dan strategi pemasaran merupakan aspek penting dalam meningkatkan nilai tambah suatu produk, terutama bagi kelompok usaha berbasis rumah tangga seperti Kelompok Wanita Tani (KWT). Kemasan yang baik tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi media informasi, identitas merek, dan daya tarik visual yang memengaruhi minat beli konsumen. Sementara itu, strategi pemasaran yang tepat baik melalui penjualan langsung maupun pemanfaatan platform digital dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membantu pelaku usaha kecil mengembangkan keberlanjutan ekonomi.


Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai proses pembuatan sabun herbal, mulai dari pengenalan bahan alam yang aman digunakan, perbandingan komposisi, teknik pencampuran, hingga tahap pencetakan sabun. Anggota KWT Amanda juga diinformasikan mengenai fungsi setiap bahan, potensi variasi bentuk dan aroma, serta standar keamanan produk agar dapat diproduksi secara konsisten. Setelah pemaparan materi, anggota KWT Amanda melakukan praktik langsung pembuatan sabun dengan bimbingan tim. Selanjutnya, kegiatan berfokus pada pengemasan dan strategi pemasaran untuk produk olahan berbahan dasar telang, rosella, jahe, dan serai. Tim menyampaikan prinsip dasar desain kemasan, pentingnya identitas produk (branding), serta cara membuat label yang menarik dan informatif. Selain itu, anggota KWT juga memperoleh materi mengenai pemasaran produk lokal melalui berbagai saluran, baik penjualan langsung maupun melalui platform digital, agar produk yang dihasilkan memiliki nilai saing di pasaran.

Anggota KWT berperan aktif dalam praktik membuat sabun herbal dan juga diskusi mengenai cara memasarkan produk herbal secara mandiri. Partisipasi aktif para anggota menjadi indikator bahwa keterampilan yang diberikan relevan dan dapat diterapkan dalam pengembangan usaha rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan sumber daya pekarangan, memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan (SDG 2), mendorong penggunaan bahan alami yang menyehatkan (SDG 3), membuka peluang usaha skala kecil berbasis potensi lokal (SDG 9), serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat (SDG 17).

Sinergi MBKM Fakultas Biologi UGM dan masyarakat Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul untuk menguatkan ketahanan pangan keluarga

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Kamis, 20 November 2025

Tim MBKM Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi UGM mengadakan pelatihan budidaya microgreen dan hidroponik kepada masyarakat di Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul pada tanggal 13 November 2025. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan dalam tema “Family-based Food Estate: Lumbung Pangan Keluarga melalui Budidaya Tanaman Pangan di Rumah di Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul”. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu anggota PKK Kalurahan, yang merupakan perwakilan setiap padukuhan yang ada Kalurahan Karangmojo. Kegiatan ini merupakan bagian dari matakuliah MBKM Pengabdian kepada Masyarakat mbangun desa, untuk mendorong sinergi dan kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi di lapangan guna meningkatkan pertanian berkelanjutan.


Tim MBKM Pengabdian kepada Masyarakat ini, dipimpin oleh Dosen Fakultas Biologi UGM (Ludmilla Fitri Untari, S.Si. M.Si.) dengan anggota tim yaitu Dosen Fakultas MIPA (Umi Mahnuna Hanung, S.Si., M.Si.) dan mahasiswa Fakultas Biologi UGM (Nirina Adelita Putri, Vara Dellya, K.H. Mahadhevy Ryrathna Vidhantyka, dan Agnes Dwi Eka).

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu Kalurahan Karangmojo dan setidaknya terdapat 35 peserta. Peserta pelatihan terdiri dari berbagai latar belakang dan berpengalaman dalam bidang pertanian, mulai dari petani tradisional, petani organik hingga petani teknologi terdepan. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Agus Budiyono, selaku Lurah Karangmojo. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan presentasi mengenai microgreen dan hidroponik oleh dosen dan mahasiswa. Setelah sesi pemaparann presentasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.  Masyarakat Kalurahan Karangmojo sangat antusias dalam menyimak dan bersemangat dalam sesi tanya jawab pada pelaksanaan pelatihan ini. Setelah sesi tanya jawab berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan microgreen oleh mahasiswa serta pembagian paket microgreen kepada ibu-ibu Kalurahan Karangmojo. Selain pemaparan mengenai teknik budidaya microgreen  dan hidroponik serta praktek budidaya microgreen, di dalam pelatihan juga memberikan arahan mengenai potensi pasar untuk pemasarannya. Pelatihan diakhiri dengan menonton video pendek terkait microgreen dan hidroponik.

Sebagai kesimpulan, pertanian microgreen maupun hidroponik dapat menjawab tantangan urban farming untuk dapat menyediakan pangan keluarga secara sustainable. Selain itu, tanaman konsumsi microgreen mengandung lebih banyak nutrisi (10-40 kali lebih banyak daripada tanaman dewasa) sehingga lebih sehat. Salah satu keunggulan lainnya adalah cepat panen, perawatannya mudah, dan harga jual yang cukup tinggi dan stabil. Pertanian microgreen juga dapat menjawab permasalahan mengenai mahalnya harga pakan ternak dan ketersediaan yang berkurang di masa musim kemarau. Biji jagung atau sorghum (canthel) dapat ditanam dengan teknik microgreen ini sebagai pakan ternak. Dalam waktu yang singkat (7 – 14 hari) tanaman microgreen dapat dikonsumsi ternak dalam bentuk pakan yang segar dan mengandung nutrisi yang lebih banyak.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan ibu-ibu Kalurahan Karangmojo bisa menerapkan swasembada pangan di rumah dengan berfokus pada budidaya tanaman pangan yang mudah, terjangkau, dan bergizi. Upaya ketahanan pangan melalui lumbung pangan masyarakat dapat menjadi pintu gerbang untuk meningkatkan kemampuan ekonomi warga dan meningkatkan kapasitas SDM berbasis pengetahuan akademik yang dimiliki oleh akademisi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini selaras dengan beberapa tujuan SDGs (Sustainable Development Goals), yakni SDG 1: No Poverty serta mendukung pertanian berkelanjutan yang meningkatkan ketahanan pangan dan nutrisi; SDG 2: Zero Hunger; SDG 3: Good health and Well-being; SDG 4: Quality Education; SDG 8: Decent Work and Economic Growth serta mendorong inovasi dan modernisasi praktik pertanian; SGD 9: Industry, Innovation, and Infrastructure; SGD 12: Responsible consumption and production; dan SGD 15: Life on land.

Tim MBKM Penelitian UGM Paparkan Hasil Penelitian Aplikasi Biofertilizer pada Tanaman Krisan di Lumbung Mataraman Kedungpoh

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 11 November 2025

Kedungpoh, Sabtu (1/11) bertempat di Balai Padukuhan Kedungpoh Kidul, mahasiswa MBKM Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc menyampaikan hasil penelitian aplikasi biofertilizer dan insektisida organofosfat pada tanaman krisan. Pemaparan hasil ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam bundle program MBKM Penelitian dengan tema Eskalasi biofertilizer sebagai agen bioremediasi residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan (Chrysanthemum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons tanaman krisan terhadap perlakuan insektisida organofosfat yang umum digunakan oleh masyarakat dalam praktik pertanian pasca aplikasi biofertilizer.

Kegiatan diskusi dan pemaparan hasil penelitian ini juga dihadiri oleh beberapa dosen dari Fakultas Biologi UGM yaitu Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D. dan Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Si., serta Direktur Lumbung Mataraman Kedungpoh, Didik Purnomo, S.Pd. dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kedungpoh. Mahasiswa yang tergabung dalam program MBKM di Lumbung Mataraman Kedungpoh adalah Ahmad Aris Budi Rohman, Delia Sawanda Syarifatullah, Regina Nilamsari, dan Zahra Afriani.

Kegiatan ini diawali sambutan dari Direktur Lumbung Mataraman yang menyampaikan apresiasi serta harapannya untuk keberlanjutan kerjasama dengan UGM. Didik Purnomo menyebut kegiatan penelitian yang dilakukan ini menjadi upaya pemanfaatan Lumbung Mataraman Kedungpoh menjadi lahan pengelolaan pertanian organik terpadu. “Kami masyarakat yang bekerja di Lumbung Matraman Kedungpoh sangat terbuka dan berterima kepada mahasiswa UGM yang telah melakukan penelitian di sini untuk mendukung Lumbung Mataraman Kedungpoh menjadi lahan percontohan organik”, tuturnya.

Selanjutnya Ketua Tim MBKM Penelitian UGMdi Lumbung Mataraan, Dr. Dwi Umi Siswanti S.Si., M.Sc, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada KWT Kedungpoh yang telah banyak membantu dan membimbing mahasiswa saat penelitian di lapangan. “Penelitian ini semoga menjadi salah satu pilar dalam pemanfaatan biofertilizer sebagai agen penyedia nutrien, agen remediasi sekaligus anti hama dan penyakit tanaman”, Dwi Umi menyampaikan harapannya.

Kegiatan diskusi hasil penelitian ini merupakan upaya penyebarluasan informasi guna merwujudan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (TIMDUS).

Kuliah tentang “Teknik Mempelajari Sel” dari salah satu alumni Biologi

Rilis Berita Senin, 10 November 2025

Dalam perkuliahan Biologi sel dan molekuler level sarjana yang dilaksanakan pada semester gasal 2025/2026 dengan tim pengampu yaitu : Prof. Dr. Endang Semiarti M.S., MSc., Prof. Dr. Rarastuti Pratiwi MSc., Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St dan Dr. Maryani M.Sc. telah dilakukan kegiatan pengkayaan materi kuliah dengan mengundang salah satu alumni Fakultas Biologi yaitu Budi Santoso Sito Putro S.Si., MSc., yang memberikan sharing ilmu tentang “Teknik Mempelajari Sel”. Budi Santoso Sito Putro telah menyelesaikan studi master degree di Department of Plant Physiology and Plant Molecular Biology, Faculty of Science, Eötvös Loránd University, Budapest. Saat menempuh program S1 di Fakultas Biologi UGM tahun 2010 sampai 2014, Budi Santoso Sito Putro juga mencatat banyak prestasi diantaranya sebagai juara Juara 1 OSN Pertamina Bidang Biology (Best Theory) Tahun 2012 Tingkat Nasional dan salah satu penerima beasiswa Tanoto Foundation.


Kuliah tentang “Teknik Mempelajari Sel” dilakukan secara daring pada hari selasa tanggal 28 Oktober 2025 pukul 19.00 sampai 20.30 WIB. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan ini ada sejumlah 90 orang yang kebanyakan dari peserta kuliah biologi sel molekuler kelas A dan selebihnya dari kelas B dan C. Dalam kuliah ini Budi Santoso Sito Putro berkesempatan untuk membahas tentang penggunaan tanaman model yaitu Arabidopsis mutan dalam studi fisiologi molekuler serta pengenalan teknik qPCR, isolasi protein, dan Western Blot dari jaringan maupun sel. Dalam paparannya Budi Santoso Sito Putro juga menjelaskan tentang autofagi pada tumbuhan yang merupakan jalur utama transpor intraseluler pada eukariota serta terlibat dalam degradasi vakuola, konstituen sitoplasma, protein yang salah lipat, dan organel yang rusak termasuk kloroplas (klorofagi). Dalam kaitannnya dengan proses autophagi, dijelaskan juga tentang protein ATG yang merupakan sekumpulan gen dan protein kunci yang mengatur proses autofagi, yaitu mekanisme “daur ulang” sel untuk menjaga keseimbangan dan kelangsungan hidupnya. Dalam konteks ini, protein ATG membantu membentuk dan mengarahkan autofagosom untuk menangkap komponen sel yang rusak lalu mengirimkannya ke lisosom agar diurai menjadi bahan baru. Dalam bidang pertanian, peran ATG menjadi menarik karena autofagi dapat mempengaruhi ketahanan tanaman terhadap stres, seperti kekeringan, serangan patogen, atau kondisi tanah yang kurang nutrisi. Dengan memanipulasi ekspresi gen ATG, peneliti dapat mengupayakan tanaman yang lebih tahan terhadap lingkungan ekstrem, tumbuh lebih efisien, dan meminimalkan kerusakan seluler saat menghadapi tekanan biotik maupun abiotik.

Dari paparan kuliah ini mahasiswa serta dosen pengampu memperoleh tambahan informasi terkini tentang peran protein ATG serta teknik penggunaan alat yang mendukung penelitian molekuler. Kuliah biologi sel dan molekuler dapat mendukung beberapa tujuan SDGs, tetapi yang paling jelas adalah SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), karena pemahaman tentang fungsi sel, gen, dan molekul dasar membantu pengembangan pengobatan, pencegahan penyakit, serta teknologi kesehatan. Selain itu, ilmu ini juga mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penerapan bioteknologi untuk meningkatkan ketahanan tanaman dan produktivitas pangan, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena riset biologi molekuler mendorong inovasi dalam bidang farmasi, bioteknologi, dan teknologi medis. Jadi, kuliah ini pada dasarnya memberi fondasi ilmiah untuk meningkatkan kualitas hidup, ketahanan pangan, dan inovasi berkelanjutan.

MBKM PKM Fakultas Biologi UGM 2025: Pemberdayaan KWT Jasmine melalui Inovasi Produk Fermentasi dan Pengemasan Pangan Lokal

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Senin, 3 November 2025

Yogyakarta, 24 Oktober 2025 — Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka – Pengabdian kepada Masyarakat (MBKM PKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada tahun 2025 kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Jasmine di Dusun Nologaten, Desa Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada bulan Juni 2025.


Kegiatan bertajuk “Implementasi OVOP (One Village One Product) sebagai Model Pengembangan Produk Pangan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat” ini bertujuan memperkenalkan inovasi produk pangan fungsional berbasis fermentasi serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal.

Acara dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, di kediaman Ibu Wahyu Hanani, salah satu anggota KWT Jasmine, di Jl. Nologaten No. 251, desa Caturtunggal, Depok, Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota KWT Jasmine yang sangat antusias dan partisipatif, serta tiga mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2021 sebagai narasumber, yaitu Luthfia Kumala Dewi, Chandra Rifana Arifin, dan Safira Tira Devinta, di bawah bimbingan Ibu Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech., Ph.D.

Pelatihan ini berangkat dari potensi lokal KWT Jasmine dalam budidaya bunga telang, yang selama ini baru dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan teh. Melihat peluang tersebut, tim MBKM PKM-OVOP memperkenalkan minuman fermentasi water kefir bunga telang sebagai produk pangan fungsional kaya probiotik, serta kombucha berbasis teh hitam yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Selain praktik pembuatan minuman fermentasi, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai pengemasan dan pelabelan produk agar lebih higienis, menarik, dan siap dipasarkan baik secara lokal maupun digital.

Sesi pertama dibawakan oleh Chandra Rifana Arifin, yang menjelaskan prinsip dasar fermentasi dan manfaat kesehatan kombucha, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatannya. Selanjutnya, Luthfia Kumala Dewi memperkenalkan konsep fermentasi water kefir bunga telang dan mempraktikkan langsung proses produksinya. Sesi terakhir oleh Safira Tira Devinta berfokus pada strategi pengemasan (food packaging) dan branding produk agar mampu bersaing di pasar.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi produk melalui uji organoleptik terhadap minuman hasil pelatihan serta desain kemasan. Hasil uji menunjukkan respons positif dan antusiasme tinggi dari peserta terhadap cita rasa dan tampilan produk, menandakan potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan KWT Jasmine. Peserta juga menyampaikan harapan agar kegiatan pendampingan dapat dilanjutkan dalam aspek pemasaran, legalisasi unit usaha, dan sertifikasi produk untuk mendukung keberlanjutan produksi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara universitas dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal berbasis bioteknologi, serta turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan berwawasan lingkungan di Desa Caturtunggal, Kabupaten Sleman, DIY.

Kegiatan MBKM PKM Fakultas Biologi UGM 2025 bersama KWT Jasmine ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program ini mendukung upaya pengentasan kelaparan dan peningkatan ketahanan pangan (SDG 2: Zero Hunger) melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Inovasi produk fermentasi yang memperhatikan aspek kesehatan masyarakat selaras dengan SDG 3: Good Health and Well-Being. Di sisi lain, kegiatan ini mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian KWT Jasmine, sejalan dengan SDG 5: Gender Equality. Pelatihan wirausaha dan pengemasan produk juga berkontribusi terhadap SDG 8: Decent Work and Economic Growth, sementara penerapan prinsip produksi bersih dan pengemasan ramah lingkungan mendukung SDG 12: Responsible Consumption and Production. Lebih jauh lagi, sinergi antara universitas dan masyarakat mencerminkan semangat kolaborasi dalam SDG 17: Partnerships for the Goals. (Fia)

Kunjungan Profesor dari Mie University, Jepang ke Fakultas Biologi UGM dalam Rangkaian ICBS 2025

Kerja SamaRilis Berita Rabu, 22 Oktober 2025

Yogyakarta, 18 Oktober 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Prof. Chiharu Nakashima, Ph.D., akademisi terkemuka di bidang patologi tumbuhan dan taksonomi fungi dari Laboratorium Patologi Tumbuhan, Sekolah Pascasarjana Sumber Daya Hayati, Universitas Mie, Jepang.


Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan informal di sela rangkaian kegiatan The 9th International Conference on Biological Sciences (ICBS) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM. Prof. Nakashima berkunjung untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik Universitas Gadjah Mada, khususnya Fakultas Biologi, yang dikenal memiliki komitmen kuat dalam pengembangan riset biodiversitas tropis dan bioteknologi.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Nakashima disambut oleh Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Kepala Kantor Administrasi Fakultas Biologi, Amin Susiantmojo, S.Pt., M.Sc., serta mahasiswa program doktor Biologi. Pertemuan diwarnai dengan diskusi ringan mengenai riset-riset terkini di bidang patologi tumbuhan, terutama terkait sistematika, filogeni molekuler, dan diagnostik fungi patogen tumbuhan.

Selain berbagi pengalaman riset, Prof. Nakashima juga berdiskusi mengenai peluang kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University, seperti supervisi bersama untuk mahasiswa program doktoral serta program pertukaran mahasiswa (student exchange). Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci penting dalam memperkuat riset dan pendidikan biologi, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan tanaman dan keberlanjutan lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Nakashima berkunjung ke fasilitas Next Generation Sequencing – Integrated Genome Factory (IGF) Fakultas Biologi UGM, didampingi oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. Fasilitas ini dilengkapi dengan platform Oxford Nanopore Technology dan PacBio yang digunakan untuk mendukung riset genomik tingkat lanjut di lingkungan Fakultas Biologi. Kunjungan dilanjutkan ke Stasiun Penelitian dan Pengembangan Biodiversitas Fakultas Biologi UGM di Sawitsari, tempat Prof. Nakashima berkesempatan melihat secara langsung kegiatan riset lapangan serta koleksi sumber daya hayati yang menjadi salah satu keunggulan Fakultas Biologi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-4 (quality education) melalui kolaborasi pendidikan dan pertukaran akademik internasional, serta tujuan ke-17 (partnerships for the goals) melalui penguatan kerja sama internasional antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University. Kedepannya, kolaborasi ini diharapkan turut berkontribusi pada tujuan ke-1 (no poverty) melalui riset yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis sumber daya hayati, serta tujuan ke-2 (zero hunger) dengan memperkuat penelitian di bidang patologi tumbuhan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Kunjungan Prof. Nakashima menjadi momen berharga yang mempererat hubungan akademik antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University, serta memperluas jejaring internasional yang mendukung pengembangan riset dan pendidikan di bidang biologi tropis.

Mahasiswa PMDSU Program Doktor Biologi UGM Berhasil Meraih Penghargaan “Best Presenter” di The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025

PrestasiRilis Berita Senin, 20 Oktober 2025

Yogyakarta, 18 Oktober 2025 – Nafi’ah Khoirunnisa’, mahasiswa PMDSU Batch 7 yang saat ini menempuh semester 3 pada Program Doktor Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada bidang Biodiversity, Ecology, and Evolution di ajang The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025. Konferensi ini mengusung tema “Unravelling Biodiversity Through Multi-Omics Integration: From Genes to Ecosystem” dan berlangsung selama dua hari di Hotel Loman Park, Yogyakarta.

Dalam konferensi tersebut, Nafi’ah Khoirunnisa’ yang dibimbing oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., meraih predikat presentator terbaik setelah memaparkan penelitian berjudul “Identification of Azolla cristata Kaulf. in the Progo and Opak Watershed, Indonesia.” Penelitian ini merupakan tahap awal dari rangkaian riset yang akan dilanjutkan dalam program doktoralnya. Setelah menyelesaikan studi magister pada Juni 2025, Nafi’ah berencana melanjutkan penelitian identifikasi dan pemanfaatan A. cristata Kaulf. sebagai agen carbon sequestration untuk mendukung mitigasi perubahan iklim.

Penelitian ini juga berperan penting dalam memperkaya basis data genetik dan taksonomi Azolla di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 (climate action) melalui upaya mitigasi perubahan iklim. Selain itu, pemanfaatan Azolla sebagai penyerap karbon alami dan pupuk hayati turut mendukung tujuan ke-2 (zero hunger) karena berpotensi meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai potensi multifungsi Azolla spp. sebagai pakan ternak, pupuk hayati, sekaligus penyerap karbon di masa depan.

Peran Nafi’ah Khoirunnisa’ sebagai salah satu perwakilan mahasiswa Program Doktor Biologi UGM pada konferensi ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi riset dan memperkuat peran UGM dalam lingkungan akademik internasional.

MAHASISWA PROGRAM DOKTOR BIOLOGI UGM MELAKUKAN JOINT RESEARCH DI NATURALIS BIODIVERSITY CENTER & HORTUS BOTANICUS LEIDEN NETHERLAND

Kegiatan MahasiswaUncategorized Selasa, 14 Oktober 2025

Fakultas Biologi UGM telah lama menjalin kerjasama dengan Leiden Universiteit, salah satunya adalah program joint research. Satu mahasiswa program Doktor Biologi UGM (Dany Lesmana Hakim) berkesempatan melakukan program tersebut di Naturalis Biodiversity Center dan Hortus botanicus Leiden, Netherland yang dimulai pada tanggal 7 Oktober hingga 19 Oktober 2025. Dalam kunjungannya di Leiden, Dany melakukan riset yang berhubungan dengan disertasinya.


Pada kunjungannya di Naturalis Biodiversity Center Leiden, Dany mengamati semua spesimen herbarium dari Myristica fragrans Houtt. yang berasal dari Asia meliputi : Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Papua Nugini atau New Guinea. Spesimen herbarium dari Pala terletak pada Collection Lab lantai 4 atau yang dikenal dengan CoLa4. Pada hari pertama, Collection manager Botanie (Susana Arias Guerrero) menyampaikan pengenalan mengenai lokasi penyimpanan dari spesimen-spesimen herbarium tanaman dan juga petunjuk keselamatan di laboratorium. Beberapa bagian tanaman pala yang diamati meliputi : daun, buah, dan biji serta dilakukan perbandingan morfologi unik tanaman pala dari berbagai daerah asal koleksinya. Sumber informasi yang didapat ini nantinya digunakan sebagai data pendukung dalam riset disertasi.

Selain berkunjung ke Naturalis Biodiversity Center, Dany mengunjungi Hortus botanicus Leiden yang merupakan taman botani tertua di Belanda dan Eropa Barat yang dibangun pada tahun 1590. Taman botani ini memiliki luas hingga 4 hektar. Kunjungan pertama ini, Dany bertemu dengan Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler sebagai dosen Co-promotor disertasi nya di Hortus Grand Café  yang terletak di dalam Hortus botanicus Leiden. Selain berdiskusi mengenai riset disertasi, Dany dan Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler juga berkeliling di Hortus botanicus ini. Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler menjelaskan sejarah dan juga koleksi tanaman apa saja yang ada di Hortus botanicus Leiden. Inisiasi pendirian Hortus botanicus Leiden setelah berdirinya Leiden Universiteit dengan membangun kebun herbal untuk media pengajaran mahasiswa kedokteran yang terletak di belakang gedung akademik kampus Rapenburg.

Koleksi tanaman di Hortus sangat lengkap yang berasal dari seluruh dunia termasuk Indonesia yang ditanam baik di dalam greenhouse maupun di luar greenhouse. Tanaman yang ada di dalam greenhouse umumnya berisi tanaman tropis yang tidak dapat hidup di lingkungan Belanda. Contoh tanaman yang ada antara lain : bunga Jade (Strongylodon macrobotrys), pohon tulip (Liriodendron tulipifera), lili air raksasa (Victoria amazonica), bunga lotus (Nelumbo nucifera ‘Pekinensis Rubra’), pohon terbas Jepang (Zelkova serrata), kantung semar (Nepenthes sp.), bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum), berbagai tanaman anggrek (lebih dari 4000 spesies, salah satunya Grammatophyllum speciosum), pohon Fagus sylvatica, pinus Wollemi (Wollemia nobilis), Thunbergia mysorensis, Ginkgo biloba, pisang kultivar ‘Siam Ruby’, Myristica fragrans Houtt. dari Indonesia, Aristolochia arborea, belimbing manis (Averrhoa carambola) yang berasal dari Jawa sampai Maluku, lumut Spanyol (Tillandsia usneoides), Monstera sp., Hibiscus sp., nanas (Ananas comosus (L.) Merr. ‘Victoria’, Acalypha hispida, Citrus sp., Pseudocydonia sinensis, Aster tataricus, Helonias thibetica, Clerodendrum bungei Steud., Rostrinucula dependens, Gaultheria borneensis, dan Gaultheria procumbens.

Program joint research ini dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) : tanpa kelaparan (SDG 2), pendidikan berkualitas (SDG 4), ekosistem daratan (SDG 15) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17). Program joint research ini didanai oleh Direktorat Kerjasama Global UGM 2025 dan dana riset INUCoST 2025.

PRAKTIK PENGOLAHAN HASIL BUDIDAYA TANAMAN PEKARANGAN MENJADI PRODUK BERNILAI JUAL

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 24 September 2025

Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomis hasil panen budidaya tanaman pekarangan, Tim PkM-MBKM 2025 diketuai oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. telah menyelenggarakan praktik pengolahan hasil budidaya tanaman pekarangan menjadi produk bernilai jual kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda pada hari Minggu, 21 September 2025 di Padukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM yang beranggotakan Jovanka, Khansa Fauziah Rachman, Samantha Sonya Putri, dan Dhea Amelia memberikan materi cara mengolah hasil budidaya terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama-sama mengolah hasil budidaya tanaman rosella (Hibiscus sabdariffa L.), telang (Clitoria ternatea L.), jahe (Zingiber officinale Roscoe), dan serai (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf). Pada kegiatan ini dilakukan pengolahan hasil budidaya berupa sirup dan selai rosella, teh rosella, telang, jahe, dan serai, serta mie telang.


Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi langkah-langkah pembuatan sirup dan selai rosella, teh rosella, telang, jahe, dan serai, serta mie telang yang dimulai dari pengeringan hasil panen, persiapan bahan hingga pengolahannya. Berikutnya, dilakukan demonstrasi pembuatan sirup rosella menggunakan rosella yang sudah dikeringkan, kemudian sisa rosella digunakan untuk membuat selai rosella sehingga meminimalisir sampah yang dihasilkan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan teh dari rosella, telang, serai, dan jahe dengan kombinasi sesuai selera dan kreativitas masing-masing anggota KWT Amanda. Tim PkM-MBKM bersama anggota KWT Amanda juga bersama-sama membuat mie dengan pewarna bunga telang, mulai dari membuat adonan, memipihkan dan mencetak adonan mie, serta dimasak dengan berbagai bumbu dan topping seperti sawi, bakso, sosis, dan telur. Adonan mie diolah dengan dua cara, yaitu dikukus kemudian dikeringkan, dan direbus untuk langsung dimasak. Semua produk olahan diolah tanpa pengawet. Kegiatan dilanjutkan dengan menyantap bersama-sama olahan hasil budidaya yang sudah dibuat bersama.

Dalam kegiatan praktik pengolahan hasil budidaya ini, anggota KWT Amanda sangat antusias mengikuti setiap langkah pembuatan produk dari rosella, telang, serai, dan jahe yang nantinya dapat dilakukan secara mandiri oleh para anggota KWT Amanda saat tanaman sudah panen. Anggota KWT Amanda juga aktif bertanya dan ikut membuat produk olahan sehingga kegiatan berjalan secara interaktif. Selain itu, mereka juga sangat menikmati hasil olahan yang sudah dibuat sehingga dapat menjadi inspirasi produk olahan hasil budidaya yang disukai berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan dan ketahanan pangan (SDG 2) serta menghasilkan produk olahan yang dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat (SDG 3). Pengembangan produk bernilai tambah membuka peluang usaha baru serta memperkuat ekonomi berbasis sumber daya lokal (SDG 9) serta kolaborasi ini memperkuat hubungan antara tim pelaksana dan masyarakat mitra (SDG 17).

Temu Alumni Fakultas Biologi UGM: Alumni Biologi Tilik Kampus dalam Rangka Lustrum XIV dan Dies Natalis ke-70

Rilis Berita Senin, 22 September 2025

Yogyakarta, 20 September 2025 – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam acara Temu Alumni Fakultas Biologi UGM bertajuk “Alumni Biologi Tilik Kampus”, yang digelar dalam rangka memperingati Lustrum XIV dan Dies Natalis ke-70 Fakultas Biologi UGM. Lebih dari 130 alumni, mulai dari angkatan 1970 hingga 2024, hadir memeriahkan acara ini.


Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Kabiogama periode sebelumnya, Drs. Ario S. Setiadi, Ph.D. (Biologi 1986), yang sekaligus menyerahkan jabatan kepada Ketua Terpilih Drs. Ali Dikri, M.M. (Biologi 1984). Setelah prosesi serah terima, Ketua Kabiogama terpilih menyampaikan sambutannya, dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

A

cara juga dimeriahkan dengan prosesi simbolis penyerahan Kartu Indonesia Biologist Association (IBA) oleh Ketua IBA, Drs. Ario S. Setiadi, Ph.D., didampingi Kaprodi PKKH Fakultas Biologi, Prof. Rina Kasiamdari, S.Si., Ph.D., kepada Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto dan Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kabiogama turut memberikan bingkisan kepada para Cleaning Service dan Tim K5L Fakultas Biologi.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya berbagai games interaktif, termasuk tebak foto masa lalu dosen Fakultas Biologi UGM, serta pertunjukan musik main angklung bersama yang melibatkan peserta.

Acara ini menjadi wadah silaturahmi lintas generasi, memperkuat ikatan alumni dengan almamater, sekaligus meneguhkan peran alumni dalam mendukung pengembangan Fakultas Biologi UGM ke depan.
1234…18

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Diseminasi Hasil Studi S3 Dosen Fakultas Biologi UGM Perkuat Budaya Riset dan Kolaborasi
  • Perwakilan Fakultas Biologi Ikuti Kegiatan Penutupan Program Erasmus+ ECoGREEN dan Partner Matchmaking di Universitas Parahyangan
  • Partisipasi Aktif POTMABIOGAMA 2025 Mendukung Kegiatan Akademik dan Prestasi Mahasiswa Fakultas Biologi UGM dengan Program Hibah Laptop
  • Pelantikan Ketua Kelompok Studi dan Lembaga Mahasiswa Fakultas Biologi Tahun 2026
  • Penyambutan dan Pengenalan Mahasiswa Baru Program Profesi dan Pascasarjana Periode Semester Genap 2025/2026 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju