Arsip:
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Yogyakarta, 28 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sharing session bertajuk UGM–ANU Double Degree Program: Pathways to Global Academic Excellence pada Selasa, 28 Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Firman Prayogo dari International Strategy & Future Students Division, The Australian National University (ANU) sebagai narasumber utama. Sharing session dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan melalui Zoom Meeting.
Acara dibuka oleh Prof. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi diri dan memperoleh pengalaman belajar di salah satu perguruan tinggi terbaik dunia.
Sesi sharing dipandu oleh Matin Nuhamudana, Ph.D., selaku Kepala Office of International Affairs Fakultas Biologi UGM. Pada awal sesi, turut hadir secara daring Leonardo Alfonzo, Regional Manager, International Relations and Partnerships – STEMM ANU, yang menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi jangka panjang antara UGM dan ANU yang telah terjalin lama khususnya pada kerja sama akademik.
Dalam paparannya, Firman Prayogo memperkenalkan Australian National University, mulai dari sejarah institusi, program akademik yang ditawarkan, fokus riset unggulan, hingga peluang double degree untuk program sarjana khususnya di bidang Biologi. Selain itu, beliau juga menjelaskan berbagai skema beasiswa dan dukungan pendanaan yang dapat diakses oleh mahasiswa selama menempuh studi di ANU.
Mahasiswa yang hadir, baik secara luring maupun daring, menunjukkan antusiasme tinggi dengan menyimak paparan secara aktif serta berpartisipasi dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Melalui kegiatan sharing session ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk berkiprah di lingkungan akademik global melalui program double degree UGM–ANU yang memperkuat kapasitas akademik, jejaring internasional, dan daya saing lulusan. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penyediaan pendidikan tinggi berkualitas serta penguatan kemitraan global yang berkelanjutan.
Kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM 2026 telah dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 11.00–13.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PKM Corner Fakultas Biologi, Departemen Pengembangan Keilmuan BEM Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan sasaran mahasiswa aktif Fakultas Biologi. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Azizah Laila Mumtaz selaku Master of Ceremony.
Kegiatan diawali dengan sesi pematerian pendampingan penyusunan proposal PKM yang disampaikan oleh Tiara Putria Judith, peraih medali perak kategori poster PKM-RE pada PIMNAS ke-37. Pada sesi ini, narasumber menyampaikan strategi pemilihan skema PKM yang sesuai, penjelasan struktur proposal mengacu pada pedoman PKM, identifikasi kesalahan umum, serta strategi penyelarasan proposal dengan kriteria penilaian PKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.
Kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kualitas proposal PKM mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 mahasiswa aktif Fakultas Biologi UGM. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pendampingan, cek proposal PKM dilaksanakan pada 17–21 Januari 2026 guna memberikan umpan balik terhadap proposal yang disusun oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu menyusun proposal PKM yang sistematis, berkualitas, dan berdaya saing pada rangkaian PKM tahun 2026. [Penulis: PKM Corner]
Kegiatan Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026 telah dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Januari 2026 pukul 09.00–11.30 WIB secara daring melalui Google Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PKM Corner Fakultas Biologi, Departemen Pengembangan Keilmuan BEM Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan sasaran peserta mahasiswa aktif Fakultas Biologi. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Annisa Vinariyan Sholeha selaku Master of Ceremony.
Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang disampaikan oleh Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech selaku Dosen Pembina PKM Corner Fakultas Biologi. Pada sesi ini, narasumber memaparkan pengenalan dan persiapan PKM, tahapan seleksi, mekanisme serta kriteria penilaian proposal PKM, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dan dihindari dalam penyusunan proposal PKM. Sesi sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi brainstorming ide PKM yang menghadirkan Aditya Latiful Azis, peraih medali emas kategori poster PKM-RE pada PIMNAS ke-37, sebagai narasumber. Pada sesi ini, peserta diajak berdiskusi secara interaktif mengenai strategi perumusan ide PKM, karakteristik ide PKM yang baik, serta pembahasan permasalahan aktual yang relevan sebagai dasar penyusunan judul dan gagasan riset, khususnya pada skema PKM-RE. Sesi ini juga dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab guna menampung pertanyaan serta pandangan peserta.
Kegiatan Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026 bertujuan untuk memperkenalkan Program Kreativitas Mahasiswa secara lebih menyeluruh kepada mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada serta meningkatkan pemahaman dan kualitas ide PKM yang akan diajukan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 31 mahasiswa aktif Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami mekanisme PKM secara menyeluruh serta terdorong untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang berpotensi menghasilkan proposal PKM berkualitas dan berdaya saing pada tahun 2026. [Penulis: PKM Corner]
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni (P2MKSA) Tahun 2026 pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM dan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal tahun sebagai forum koordinasi dan sinkronisasi program P2MKSA.
Workshop ini bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian kinerja bidang P2MKSA tahun 2025 sekaligus menyusun rencana dan strategi pelaksanaan program tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM mendorong penguatan sinergi antar sivitas akademika dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, serta peran alumni.
Kegiatan dibuka dan disambut oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh dosen dan staf dalam mengelola bidang P2MKSA Fakultas Biologi UGM.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kerja keras Bapak dan Ibu dosen maupun staf dalam mengelola bidang P2MKSA. Capaian yang telah diraih Fakultas Biologi UGM hingga saat ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama yang patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” ujar Prof. Budi.
Rangkaian workshop diawali dengan Review Capaian Target Capaian Kinerja (TCK) Tahun 2025 serta Penyampaian Rencana TCK Bidang P2MKSA Tahun 2026 yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.SI., M.App.Sc. Pada sesi ini dipaparkan evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya serta arah kebijakan dan prioritas program P2MKSA Fakultas Biologi UGM pada tahun 2026.
Materi selanjutnya adalah Strategi Kolaborasi Penelitian dan Publikasi dengan Mitra Internasional yang disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng. dari Fakultas Teknik UGM. Sesi ini memberikan wawasan mengenai penguatan jejaring internasional, peluang kolaborasi riset, serta strategi peningkatan publikasi ilmiah di tingkat global.
Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi Pengumuman Hibah Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi yang disampaikan oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.; Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc.; Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si.; dan Dr. Eng. Thoriq Teja Samudra, S.Si., Bio.Cur., M.Sc. Pada sesi ini, disampaikan penjelasan terkait skema hibah internal, mekanisme pengajuan, jumlah pendanaan, serta strategi penyusunan proposal penelitian dan pengabdian.
Pelaksanaan Workshop P2MKSA Tahun 2026 ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas dosen dan tata kelola akademik, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengembangan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui peningkatan kerja sama nasional dan internasional.
Yogyakarta, 14–22 Januari 2026, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan Monitoring Perkembangan Studi Mahasiswa Program Studi Doktor Biologi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Doktor Biologi dari berbagai angkatan sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kemajuan studi mahasiswa program Doktor
Kegiatan monitoring diikuti oleh 136 mahasiswa program studi Doktor Biologi. Monitoring dimulai pada 14 Januari 2026 dengan 9 mahasiswa dari angkatan 2019–2020, dilanjutkan 10 mahasiswa angkatan 2021 pada 15 Januari 2026. Pada 19 Januari 2020 diikuti 19 mahasiswa angkatan 2022, kemudian 28 mahasiswa angkatan 2023 pada 20 Januari 2026. Pada Rabu, 21 Januari 2026 monitoring diikuti 15 mahasiswa angakatan 2024. Hari terakhir, 22 Januari, diikuti 16 mahasiswa angkatan 2024 dan 39 mahasiswa angkatan 2025. Monitoring dilaksanakan dengan dua mekanisme, yakni secara serentak untuk mahasiswa angkatan 2025 dan secara individual untuk angkatan lainnya. Setiap mahasiswa mengikuti sesi diskusi bersama pengelola Program Studi Doktor Biologi, Pimpinan Fakultas dan tim Promotor untuk menyampaikan perkembangan studi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pendidikan, serta merumuskan rencana dan strategi akademik ke depan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses studi mahasiswa berjalan sesuai dengan ketentuan akademik, sekaligus menjaga agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas luaran akademik dan riset. Selain sebagai sarana evaluasi, monitoring ini juga menjadi ruang dialog akademik untuk memperkuat pembimbingan dan dukungan institusional bagi mahasiswa program Doktor. Pada kesempatan ini Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengingatkan bahwa mahasiswa harus fokus memprioritaskan studi, serius menekuni setiap proses dengan sungguh-sungguh, dan lulus menuntaskan perjalanan akademik tepat waktu.
Pelaksanaan monitoring ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola akademik, serta SDG 9 dan SDG 16 melalui pengembangan riset berkualitas dan sistem pendidikan tinggi yang akuntabel.
Yogyakarta — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Sharing Session Study & Research in Australia: University of Technology Sydney–UGM Collaborative Opportunities pada Rabu (21/1). Kegiatan ini berlangsung secara daring dan terpusat di Ruang Sidang Atas Fakultas Biologi UGM, serta dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi maupun fakultas lain di lingkungan UGM.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kerja sama antara UGM dan University of Technology Sydney (UTS) telah terjalin selama beberapa tahun terakhir, mencakup kolaborasi riset serta kerja sama akademik seperti international summer course yang didanai New Colombo Plan dan program double degree. Melalui kegiatan ini, Prof. Eko berharap mahasiswa UGM dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta termotivasi untuk mengeksplorasi peluang studi dan riset internasional.
Agenda utama sharing session dipandu oleh Matin Nuhamunada, Ph.D., dosen Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara dari University of Technology Sydney, yaitu Prof. Alaina Ammit, Associate Dean (Research) Faculty of Science UTS, dan Prof. Penny Martens, Pro Vice-Chancellor (Higher Degrees by Research) UTS.
Dalam paparannya, Prof. Alaina Ammit memperkenalkan University of Technology Sydney beserta fasilitas pendukung riset yang dimiliki, khususnya di lingkungan Faculty of Science. Paparan tersebut dilanjutkan oleh Prof. Penny Martens yang menjelaskan berbagai program akademik, peluang kolaborasi riset, serta skema beasiswa, termasuk peluang pendanaan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Selain itu, kedua pembicara juga memperkenalkan bidang keahlian para dosen dan peneliti UTS sebagai potensi mitra kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen UGM.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara UGM dan UTS dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan global yang berkelanjutan.
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Upacara Pelepasan Wisudawan Program Pascasarjana Periode II TA. 2025/2026 pada 21 Januari 2026 di Auditorium Biologi Tropika. Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi. Upacara melepas wisuda secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh pimpinan fakultas, senat akademik, ketua program studi, dosen, wisudawan, serta perwakilan orangtua/wali wisudawan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan oleh Citra Rizkia Agusni, S.Si. dan Eria Rosanti N. H., S.Si. yang membawakan tarian Tari Sandya Kalayu.
Selanjutnya, laporan wisuda Program Pascasarjana disampaikan oleh Prof Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. yang memaparkan capaian akademik lulusan pada periode ini. Pada periode wisuda ini, Fakultas Biologi UGM meluluskan dua wisudawan program doktor dengan rerata IPK 4,00 dan rerata masa studi selama tiga tahun enam bulan. Selain itu, pada laporan wisuda program magister disampaikan bahwa Fakultas Biologi UGM meluluskan sembilan wisudawan program magister dengan rerata IPK 3,84 dan rerata masa studi selama dua tahun satu bulan. Pada kesempatan yang sama, turut dilepas dua lulusan Program Fast Track, yaitu Lucia Arum Sekar Meysari, S.Si., M.Sc. dan Azizah Tyas Nugrahanty, S.Si., M.Sc., yang merupakan angkatan pertama Program Fast Track Magister Fakultas Biologi UGM. Keduanya menyelesaikan studi di bawah bimbingan Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan skema pendidikan terintegrasi di Fakultas Biologi UGM.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan hasil kelulusan wisudawan oleh Dekan Fakultas Biologi. Sambutan perwakilan wisudawan disampaikan oleh Lucia Arum Sekar Meysari, S.Si., M.Sc., yang menekankan bahwa perjalanan akademik di Program Pascasarjana merupakan titik awal untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat dan bangsa, serta tanggung jawab moral lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater melalui integritas dan karakter.
Setelah itu, sambutan perwakilan orang tua/wali wisudawan disampaikan oleh Bapak Irfan Hafiyyansah, S.H., suami dari Ida Asyari Utomo, S.Si, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh civitas academica Fakultas Biologi UGM atas bimbingan, pendampingan, dan dedikasi dalam mendidik mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. Beliau juga menegaskan bahwa lulusan Fakultas Biologi UGM memiliki peran strategis sebagai penyeimbang dalam pembangunan nasional yang masih bertumpu pada industri ekstraktif, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan dan meningkatnya bencana hidrometeorologis akibat terabaikannya aspek ekologis. Para wisudawan diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dengan penuh integritas dalam perjalanan karier ke depan, sehingga sains dapat berperan nyata dalam menjaga keberlanjutan kehidupan serta memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin simbolis tanda keanggotaan Keluarga Alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (KABIOGAMA) kepada perwakilan wisudawan, Dr. Erda Muhartati, S.Si., M.Si., dan Fanni Khoirillah, S.Si., M.Sc., oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., sebagai simbol resmi pelepasan lulusan.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi UGM, yang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia biologi Indonesia dalam pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Dekan juga menyoroti pentingnya kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, dengan peluang karier yang terbuka luas dalam waktu enam bulan pascawisuda, termasuk di lembaga strategis seperti balai karantina, yang memprioritaskan lulusan magister biologi. Aktivitas organisasi dan penguatan soft skills disebut sebagai nilai tambah penting bagi lulusan.
Acara turut diisi dengan penyerahan kenang-kenangan dari perwakilan wisudawan, Aldy Riau Wansyah Hasibuan, S.Si., M.Sc. kemudian diikuti dengan doa penutup yang dipimpin oleh Sumarno, M Sc, sebelum secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Biologi UGM.
Dalam sesi wawancara, para wisudawan Fast Track Fakultas Biologi UGM membagikan refleksi perjalanan akademik mereka. Azizah Tyas Nugrahanty, S.Si., M.Sc. menuturkan bahwa pengalaman paling berharga selama menempuh program ini adalah pembelajaran dalam penyusunan proposal pendanaan dan manajemen proyek riset, yang membentuk kemandirian serta kapasitas manajerial di lingkungan laboratorium. Sementara itu, Lucia Arum Sekar Meysari, S.Si., M.Sc. mengungkapkan bahwa tantangan terbesar adalah manajemen waktu antara kuliah, riset, dan berbagai target akademik, yang mengajarkan disiplin dan ketangguhan diri. Keduanya berpesan kepada mahasiswa pascasarjana untuk menikmati proses, percaya pada kemampuan diri, dan bertahan dalam setiap fase perjuangan akademik.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan pascasarjana yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pengelolaan sumber daya hayati, dan kemajuan bangsa.
Yogyakarta, 9 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu internasional secara hybrid, bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi UGM serta peserta dari berbagai universitas lain di Indonesia.
Kuliah tamu menghadirkan dua narasumber dari Department of Life Science, Tunghai University, Taiwan, yaitu Dr. Li-Wei Wu dan Dr. Bo-Cheng Wang, yang merupakan peneliti aktif di bidang biodiversitas dan genetika konservasi. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menyambut hangat para narasumber dan peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Fakultas Biologi UGM memiliki banyak ahli di bidang entomologi dan genetika, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pintu awal bagi kolaborasi riset dan akademik di masa mendatang.
Sesi kuliah tamu dipandu oleh Sukirno, Ph.D., selaku Ketua Program Studi Sarjana Fakultas Biologi UGM, yang juga merupakan dosen dan peneliti di Laboratorium Entomologi. Paparan pertama disampaikan oleh Dr. Li-Wei Wu dengan judul “Applying DNA Sequence and Data Analysis of Butterflies to Biodiversity and Evolutionary Researches”. Materi yang disampaikan berfokus pada phylogeography kupu-kupu Taiwan dan kerabatnya, molecular systematics, serta conservation genetics, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai pemanfaatan data molekuler dalam studi evolusi dan keanekaragaman hayati.
Paparan kedua disampaikan oleh Dr. Bo-Cheng Wang dengan judul “Is an Endangered Species Truly at Risk?”. Dalam paparannya, Dr. Wang membahas hasil penelitian whole-genome resequencing pada kupu-kupu ekor layang berekor lebar (Papilio maraho), yang bertujuan untuk menilai tingkat risiko kepunahan spesies tersebut secara lebih akurat berbasis data genomik.
Sepanjang sesi perkuliahan hingga diskusi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, tercermin dari banyaknya pertanyaan dan diskusi interaktif yang berlangsung. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat memperkuat jejaring internasional, membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan kapasitas di bidang biodiversitas dan genetika konservasi. Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berkualitas berbasis kolaborasi global, SDG 15 (Life on Land) melalui upaya konservasi keanekaragaman hayati, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan internasional di bidang pendidikan dan penelitian.
Yogyakarta, 8 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Akademik dan Kemahasiswaan di Auditorium Biologi Tropika, Gedung KPTU Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM sebagai upaya penguatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menegaskan pentingnya sinergi dosen dalam pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta tata kelola akademik yang adaptif dan inklusif. Upaya tersebut merupakan wujud kontribusi Fakultas Biologi UGM terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Pada sesi utama, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., memaparkan Target Capaian Kinerja (TCK) Akademik dan Kemahasiswaan Tahun 2025, yang mencakup peningkatan capaian pembelajaran, penguatan rekognisi program studi, serta perluasan akses pendidikan. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pencapaian SDG 4 dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan sistem pembelajaran dan tata kelola akademik berbasis mutu.
Workshop juga menghadirkan sesi refreshing sistem informasi Outcome-Based Assessment (SIOBA) oleh Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. sebagai bagian dari penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE mendukung peningkatan kualitas dan akuntabilitas pendidikan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi fakultas terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada monitoring, evaluasi, dan persiapan perkuliahan pada seluruh program studi. Program Studi Sarjana dipaparkan oleh Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., Program Studi Magister oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Sc., Program studi Profesi oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., serta Program Studi Doktor oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Diskusi lintas program studi ini mencerminkan penguatan kolaborasi internal yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui workshop ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sekaligus berkontribusi aktif dalam pencapaian SDG 4, SDG 9, dan SDG 17 guna mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.
Yogyakarta, 6 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan resmi ke Badan Karantina Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi institusional dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati nasional. Kunjungan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan keselarasan program akademik Fakultas Biologi UGM dengan tugas dan fungsi Badan Karantina Indonesia.
Delegasi Fakultas Biologi UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono selaku Dekan, didampingi Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi UGM.
Kunjungan tersebut diterima oleh Dian Seri Rezeki Kusumastuti, S.Hut., M.Si., Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan; Yokanan, S.Pi., M.Si., Deputi Bidang Karantina Ikan; serta drh. Esmiralda Eka Fitri, M.Si. selaku pejabat fungsional Dokter Hewan Karantina, Badan Karantina Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai program unggulan Fakultas Biologi UGM yang relevan dengan kebutuhan dan mandat Badan Karantina Indonesia, khususnya Program Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH), Program Magister, serta Program Doktor. Program-program ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan aspek ilmiah dalam kegiatan karantina.
Selain itu, pertemuan juga menyoroti peluang kerja sama dalam bidang analisis genomik melalui fasilitas Integrated Genome Factory (IGF) di Fakultas Biologi UGM. Pemanfaatan IGF diharapkan dapat mendukung kegiatan karantina, terutama dalam identifikasi organisme, deteksi dini spesies invasif, serta perlindungan keanekaragaman hayati nasional berbasis sains dan teknologi mutakhir.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Fakultas Biologi UGM dan Badan Karantina Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).















































