• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 200
Arsip:

Rilis Berita

Fakultas Biologi Undang Dr. Stephan Immenschuh Dalam Kuliah Umum Tentang Peran Stem Cell Dalam Riset dan Klinik

Rilis BeritaTajuk Senin, 12 Maret 2018

Untuk kesekian kalinya, Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kuliah tamu dengan nara sumber dari luar negeri, yaitu Prof. Dr. med. Stephan Immenschuh dari dari Institut für Transfusionsmedizin Medizinische Hochschule Hannover Germany. Kuliah umum ini diadakan pada tanggal 6 Maret 2018 dengan tema peran stem cell dalam riset dan klinik dan dihadiri oleh segenap sivitas akademika Fakultas Biologi yang meliputi staf dosen dan mahasiswa. Dekan Fakultas Biologi UGM Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. memberikan sambutan sebagai pembuka kegiatan ini.

Prof. Immenschuh memaparkan sejumlah aspek biologis stem cell yang harus diketahui oleh para peneliti dan tenaga medis. Stem cell merupakan populasi sel yang belum terdiferensiasi yang dapat memperbarui diri secara tidak terbatas dan menghasilkan generasi sel baru yang sangat terspesialisasi. Teknologi stem cell atau yang dikenal dengan sel punca telah dimulai sejak tahun 1965 dengan suksesnya transplantasi sumsum tulang pada dua orang bersaudara yang mengalami imunodefisiensi. Kemudian di tahun-tahun selanjutnya terjadi peristiwa penting yang menandai kemajuan teknologi stem cell dalam bidang klinik

Salah satu macam stem cell adalah hemapoietic stem cells (HSCs). HSC merupakan prekursor sel yang belum terdiferensiasi pada sumsum tulang. Aplikasi dasar dari stem cell adalah dilakukannya transplantasi HSC pada pasien dengan indikasi kelainan hematologik, seperti leukimia myeloic akut, leukimia limfatik akut, malignan limfoma dan multiple myeloma. Perawatan defisiensi imun pada bayi baru lahir juga dapat menerapkan teknologi Hematopoietic stem cell transplantation (HSCT), yaitu prosedur infusi sel punca hematopoietic untuk membangun kembali fungsi hematopoeietic pada pasien dengan gangguan atau kerusakan sumsum tulang atau sistem imun, yaitu dengan memanen HSC dari sumsum tulang. Contoh lain kemajuan dalam teknologi stem cell yaitu terapi gen stem cell yang dapat digunakan untuk menangani penyakit defisiensi imun herediter seperti Wiskott-Aldrich Syndrome dan pemrograman ulang sel dewasa menjadi stem cell pluripoten yang melibatkan induced ploripotent stem cells (iPSCs).

Mengingat besarnya potensi stem cell dalam bidang klinik, maka riset yang berkelanjutan mengenai stem cell tentu saja sangat dibutuhkan agar semakin mudah diakses oleh pasien yang membutuhkan. Bukan tidak mungkin stem cell dapat menjadi pengobatan yang umum untuk penyakit-penyakit yang berat seperti yang bersifat herediter, defisiensi imun, kelainan jantung, dan sebagainya. Dalam kuliah ini, peserta terlihat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada Prof. Immenschuh. Kegiatan kuliah tamu ini masih akan dilanjutkan pada Selasa 13 Maret 2018 dengan tema Stem Cell Transplantation bertempat di auditorium Fakultas Biologi UGM.

Fakultas Biologi UGM Hadirkan Pakar Kebakaran Hutan dan Perubahan Iklim Dunia

Rilis BeritaTajuk Minggu, 11 Maret 2018

Tidak bisa dipungkiri, dampak dari perubahan iklim semakin terasa. Dalam skala global, perubahan iklim menyebabkan naiknya suhu permukaan bumi yang menyebabkan mencairnya es di kutub secara perlahan. Selain itu, perubahan iklim juga mempengaruhi keberlangsungan mahluk hidup yang ada di daratan, salah satunya terhadap tumbuh-tumbuhan. Menanggapi hal ini, pakar Ekologi Tumbuhan, Professor Neal Enright, melakukan berbagai investigasi terkait dampak dari perubahan iklim terhadap tumbuhan berkayu.
Prof. Neal yang juga merupakan dekan dari program pascasarjana Murdoch University ini hadir dalam kegiatan Guest Lecture yang diadakan oleh Fakultas Biologi UGM. Guest Lecture ini dibuka oleh sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. . Kemudian, sebelum Prof. Neal menyampaikan materinya, ada pemaparan terkait studi di Perth dan kehidupan mahasiswa di Murdoch University oleh perwakilan Murdoch University di kantor cabang Indonesia.

Dalam guest lecture yang bertema “Fire-climate change interactions threaten woody species persistence: testing the interval squeeze model”, Prof. Neal menyampaikan hasil investigasinya yang menunjukkan bahwa perubahan iklim menyebabkan suhu permukaan bumi meningkat dan juga udara menjadi lebih kering. Hal ini memicu terjadinya kebakaran, salah satunya terjadi di bagian barat Australia.
“Terjadi pergeseran periode kebakaran yang semakin lama menjadi semakin pendek”, ucap Professor di the School of Veterinary and Life Sciences at Murdoch di hadapan mahasiswa program sarjana, pascasarjana, dan juga dosen di Fakultas Biologi UGM pada kamis lalu (8/3).
Kebakaran yang semakin sering terjadi menyebabkan tumbuhan terbakar sebelum sempat bereproduksi. Jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang panjang, maka vegetasi yang semula berupa hutan, dapat berubah menjadi bentuk lain seperti padang rumput. Penelitian yang telah dilakukannya juga menunjukkan bahwa ukuran serta produksi biji dari beberapa jenis tumbuhan yang hidup di kawasan kering dengan intensitas kebakaran yang lebih tinggi semakin lama semakin mengecil. Untuk itu, perlu adanya upaya seperti restorasi maupun penjagaan semai pohon agar tetap selamat.

Di akhir guest lecture yang diadakan di Ruang Kuliah 1, Gedung B, Fakultas Biologi UGM ini, terdapat pula presentasi terkait peluang untuk melanjutkan pendidikan S3 di Murdoch University oleh Dale Banks selaku Candidature Management Officer Murdoch University.

Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Juara Pada Biology Championship di Universitas Udayana Bali

Rilis BeritaTajuk Kamis, 8 Maret 2018

Lima (5) Maret 2018, dua mahasiswa peneliti Gama Ayam Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yaitu I Wayan Swarautama Mahardhika (2014) dan Nugroho Nofriarno (2014) mengikuti acara Biology Championship 2018 di Fakultas MIPA Biologi Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Bali. Kegiatan ini bertemakan “Biologi Cerdas, Lahirkan Ilmuan Berkualitas Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan ini meliputi Olimpiade Biologi Udayana XII tingkat SD, SMP dan SMA sederajat dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Biologi XVII untuk SMA sederajat tingkat regional (Bali, Nusa Tenggara dan Jawa Timur), serta Lomba Karya Tulis Ilmiah Biologi I dan Presentasi Poster I  Mahasiswa tingkat Nasional. Kegiatan Presentasi Poster sendiri dilaksanakan pada tanggal 5 Maret 2018 dari pukul 11.00-13.30 WITA. Jumlah tim yang mengikuti seleksi Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Poster sebanyak 35 tim, melalui proses seleksi ketat yang dilakukan oleh Tim Reviewer diperoleh empat tim untuk maju ke babak Presentasi Poster Final di Universitas Udayana. Juri yang hadir dalam lomba Presentasi Poster tersebut adalah Dr. Dra. Eniek Kriswiyanti, M.Si., Dr. F.X. Sudaryanto, M.S., dan Drs. Martin Joni, M.Si. dengan moderator dipimpin oleh Dr. Drs. A.A. Ketut Darmadi, M.Si

Dalam Presentasi Poster tersebut kami mempresentasikan penelitian Gama Ayam yang berjudul “Pewarisan  Karakter Fenotipe Ayam Hibrida (Gallus gallus gallus, Linn. 1758) Hasil Persilangan Ayam Betina Broiler Cobb 500 dengan Ayam Jantan Pelung Blirik Hitam”. Penelitian ini berfokus dalam bidang pemuliaan ayam lokal (Pelung) dengan ayam Broiler dengan tujuan mendapatkan bibit ayam hibrida lokal dengan produktivitas daging yang tinggi dan karakter unggulan ayam Pelung. Ayam hibrida hasil persilangan tersebut diberi nama ayam Kambro (Kampung-Broiler) dengan karakter fenotip seperti Pelung dan pertambahan bobot mendekati ayam Broiler. Ayam Kambro (F1 Broiler) merupakan ayam hasil pemuliaan dengan tingkat kesulitan tertinggi dibandingkan ayam lain yang dikembangkan oleh Gama Ayam. Hal ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat produktivitas telur ayam Broiler Final Stock yang beredar di Indonesia.

 Penelitian mengenai persilangan ayam ini telah dilakukan sejak Mei 2016 dibawah bimbingan  Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Presentasi Poster berdurasi 40 menit bagi setiap tim yang dibagi dalam tiga sesi yaitu sesi presentasi menggunakan power point, sesi tanya jawab dari juri dan moderator serta sesi tanya jawab dari mahasiswa peserta. Beragam pertanyaan diajukan oleh dewan juri berkaitan dengan metode penelitian, pola hilirisasi dan arah penelitian ayam Kambro. Sesi akhir acara ditutup dengan pengumuman pemenang, dengan Juara 1 Poster Mahasiswa Tingkat Nasional di Universitas Udayana didapatkan oleh tim Gama Ayam Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Sementara itu, predikat Juara 2 dan 3 dari perwakilan Universitas Diponegoro dan Universitas Pendidikan Ganesha. Kemenangan yang didapatkan merupakan hasil dari komitmen yang diberikan oleh tim Gama Ayam dalam melakukan pemuliaan secara intensif dalam periode waktu yang lama. Presentasi Poster tersebut menjadi media bagi sosialisasi penelitian ayam Kambro dan kemenangan tersebut menjadi pertanda dukungan dan antusiasme yang tinggi dari peneliti dan masyarakat dalam usaha peningkatan mutu pangan nasional. Dalam nasehatnya Dr. Budi Setiadi Daryono M.Agr.Sc. selalu mendorong untuk mempublikasikan karya penelitian dalan berbagai bentuk baik publikasi dan presentasi dengan tujuan membuka wawasan masyarakat dan kalangan intelektual. Pengetahuan dan penelitian yang bermutu adalah penelitian yang dibagikan kepada masyarakat luas sebab  “Penelitian apabila tidak dipublikasikan dan tidak dipresentasikan hanya akan menjadi tumpukan kertas yang tidak bermanfaat”, ujar Dr. Budi Setiadi Daryono M.Agr. Sc.. Diharapkan dengan adanya acara Biology Championship ini dapat menggugah peserta lain untuk dapat berkarya dan mengoptimalkan penelitiannya menjadi lebih komprehensif lagi.


 

Tingkatkan kebugaran dan kekeluargaan, Fakultas Biologi UGM selenggarakan senam rutin dan sarapan bersama

Rilis BeritaTajuk Selasa, 6 Maret 2018

Dalam meningkatkan produktivitas dari dosen dan tenaga kependidikan, Fakultas Biologi berupaya untuk menyeimbangkan pekerjaan yang dipenuhi dengan aktivitas tidak bergerak seperti duduk di depan komputer dalam waktu yang mana dengan kegiatan olah raga yang dapat menjaga kebugaran karyawannya. Guna meningkatkan kinerja dari dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan fakultas biologi, Fakultas Biologi mengadakan kegiatan senam bersama secara rutin yang diadakan setiap hari jum’at pagi. Kegiatan ini dihadiri baik dosen maupun tenaga kependidikan. Harapannya, kegiatan senam bersama ini tidak hanya menjadi wadah untuk menjaga kesehatan karyawan di lingkungan fakultas biologi UGM, namun juga untuk meningkatkan persaudaraan diantaranya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan diantara civitas academica Fakultas Biologi meliputi tenaga kependidikan, dosen dan mahasiswa agar terwujud kesehatan dan kebugaran jasmani serta sosial dan rohani sebagai bekal yang penting dalam meningkatkan kinerja Fakultas” pesan Dr. Budi Setiadi Daryono, Dekan Fakultas Biologi UGM.


 
 
 
 
 
 

Pada kegiatan senam bersama yang diadakan pada jum’at yang lalu (24/2), kegiatan senam bersama dimulai pada pukul 7.30 di ruang seminar Fakultas Biologi UGM dikarenakan hujan. Setelah senam dihadiri oleh sekitar 30 staf, baik dosen maupun tenaga kependidikan, diadakan pula sarapan bubur bersama.

Dekan Fakultas Biologi Lantik 13 Kelompok Studi dan Lembaga Fakultas Biologi

Rilis Berita Senin, 5 Maret 2018

Pada Rabu, 28 Februari 2018 Fakultas Biologi mengadakan Grand Launching Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi (KMFB) di Ruang Seminar Fakultas Biologi. Acara ini terdiri dari 3 sesi yaitu pelantikan seluruh ketua Kelompok Studi (KS) dan lembaga oleh dekan, presentasi program kerja dan launching pengurus harian KS/Lembaga serta penandatangan deklarasi sinergisitas KS/Lembaga oleh 13 ketua yang telah dilantik.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh MC yaitu Nurina Tahta dan Taufik Adhi dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh ketua panitia Grand Launching yaitu Faridatul Hidzroh dari Formasigen dan dilanjutkan oleh ketua BEM Biologi, Lalu Gunawan Fadliansyah. Sambutan terakhir oleh Dekan Fakultas Biologi, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa jumlah KS/lembaga yang ada sekarang merupakan suatu kekuatan dan kekayaan yang dimiliki oleh Fakultas Biologi. Fakultas Biologi dengan jumlah mahasiswanya yang mungkin lebih sedikit dari fakultas lain mampu menghadirkan berbagai jenis kelompok studi dan lembaga. Harapannya dengan dilantiknya ketua KS/lembaga tersebut dapat saling berkolaborasi dan bergerak sinergis untuk kemajuan Fakultas Biologi.

Ada 13 ketua yang dilantik oleh dekan yaitu Lalu Gunawan Fadliansyah (BEM Biologi), Ikhsan Maulana (Senat Mahasiswa Fakultas Biologi), Jundi Faaris Alhazmi Ashshidiq (Kelompok Studi Arsitektur Taman), Sevi Ratna Sari (Kelompok Studi Entomologi), Ainun Ni’matil Fitriyah (Kelompok Studi Herpetologi), Herdin Surya Dwiputra (Kelompok Studi Kelautan), Himawan Masyhuri (Biology Orchid Study Club), Chalvia Zuyyina (Formasigen), Bayu Nowo Adi (Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi), Krisogonus Yudha Pratama (Kelompok Mahasiswa Katholik), Viola Fedriana Simatupang (Persekutuan Mahasiswa Kristen), Destiani Fitri R (Matala Biogama), dan Prasetya Anugerah G.Y.P (Kopma Biogamma). Ada sekitar 96 peserta yang menghadiri acara Grand Launching KMFB yang terdiri dari tamu undangan dari Kelompok Studi di lingkup UGM dan di luar UGM termasuk di dalamnya yaitu SCCF (Study Club Communication Forum) yang merupakan wadah komunikasi serta forum Kelompok Studi yang ada di Universitas Gadjah Mada.

Setelah pelantikan oleh dekan Fakultas Biologi, dilakukan presentasi program kerja dan launching pengurus harian oleh 13 kelompok studi dan lembaga. Menurut ketua panitia, acara Grand Launching ini sebenarnya merupakan acara yang pertama diinisiasi oleh BEM Biologi untuk mensinergiskan semua KS/Lembaga yang ada di Biologi. Panitia dari acara ini merupakan seluruh perwakilan dari KS dan lembaga Fakultas Biologi UGM yang tergabung dalam FORKOM (Forum Komunikasi) KS/Lembaga yang ada di Biologi.

Acara presentasi juga diselingi dengan hiburan berupa akustik yang menampilkan 2 buah lagu dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi “Biologi Satu” oleh seluruh ketua. Harapannya, dengan penandatangan deklarasi tersebut dapat menjadi sebuah awal, tonggak mulainya kepengurusan baru masing-masing KS/lembaga dengan tetap menjunjung tinggi sinergisitas dan kolaborasi KS/Lembaga Fakultas Biologi.

 

Peninjauan Melon Hikapel sebagai Produk Inovasi 2018 oleh Kemenristekdikti

Rilis BeritaTajuk Senin, 5 Maret 2018

Saat ini dunia tengah menghadapi tingkatan revolusi industri 4.0 yaitu sebuah era disruptif pada setiap sektor kehidupan. Era disruptif sendiri dapat dikatakan sebagai bentuk gangguan akibat dari perubahan – perubahan yang terjadi atau dengan kata lain sebuah bentuk inovasi pembaharuan dari produk – produk yang telah ada sebelumnya. Sehingga hal ini secara tidak langsung menjadi acuan bagi para civitas akademika di setiap universitas untuk segera berbenah dan mengubah konsep serta orientasi riset yang dilakukan.

Fakultas Biologi UGM sebagai salah satu kiblat perkembangan ilmu biologi di Indonesia harus mampu segera mengubah pemahaman konvensional dan memadukan setiap penelitian berbasis inovasi sehingga nanti salah satu output-nya dapat diindustrialisasi. Salah satu output riset Fakultas Biologi UGM dari Laboratorium Genetika dan Pemuliaan yaitu produk melon Hikapel yang pada Jum’at, 2 Maret 2018 lalu dilakukan visitasi melalui “Pendanaan Inovasi Tahun 2018: Program Insentif Teknologi Yang Dimanfaatkan Di Industri” dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai salah satu output riset berbasis inovasi yang tengah memasuki tahap industrialisasi.

Pertemuan antara peneliti, industri, dan tim dari Kemenristekdikti yang dilakukan di PT. Raja Pilar Agrotama (RPA) pada pukul 13.45 – 16.30 WIB ini bertujuan untuk meninjau fakta di lapangan terkait kesiapan melon Hikapel yang akan diindustrialisasi. Tim Inovasi dari Kemenristekdikti berharap pengembangan benih melon Hikapel dapat ditingkatkan lebih lanjut untuk menjadi sebuah produk inovasi. Melon Hikapel sendiri merupakan inovasi melon yang mengusung konsep handy melon beraroma wangi, daging oranye, dan memiliki tingkat kemanisan yang tinggi. Dirakit mulai tahun 2012 serta pernah mendapat Grant Research RISPRO-LPDP dari Kementerian Keuangan dan telah berhasil masuk di beberapa supermarket area Yogyakarta.

Secara terpisah Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku peneliti yang menciptakan melon Hikapel sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM menyatakan bahwa untuk era sekarang ini kita harus siap berinovasi, bahkan inovasi harus kita mulai dari konsep untuk dapat bersaing di era disruptif. “Publikasi hasil suatu penelitian adalah baik, tapi alangkah lebih baik lagi jika kita mampu memperoleh output penelitian yang dilakukan lebih dari sekedar publikasi karena saat ini yang kita hadapi adalah era disruptif”, ujarnya. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. juga menyatakan bahwa output yang lebih tersebut tidak harus berupa produk, dapat juga masih berupa prototype, paten, rekomendasi, bahkan sebuah metode.

Hal ini dapat menjadi momentum pecutan semangat bagi seluruh civitas akademika untuk menyadari bahwa publikasi tidak lagi menjadi acuan satu-satunya output dari sebuah riset, lebih jauh kita harus berusaha keras untuk tetap eksis dan survive ditengah gempuran disruptif melalui inovasi riset yang dapat diimplementasikan oleh masyarakat, termasuk masyarakat industri khususnya di Indonesia.

 

Fakultas Biologi Kirim Dosen Mengikuti Workshop untuk Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Rilis Berita Jumat, 23 Februari 2018

Pusat Kajian Anti (PUKAT) Korupsi Fakultas Hukum UGM menyelenggarakan diskusi publik mengenai urgensi pendidikan antikorupsi di perguruan tunggi pada Kamis 18 Februari 2018 di University Club (UC) UGM. Hadir pada acara tersebut  Dr. Oce Madril, S.H., M.A. ; Hasrul Halili, S.H., M.H. ; Prof.  Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno M.Agr.Sc. ”Menurut Buya Syafie Maarif praktik korupsi di Indonesia nyaris sempurna karena terjadi di sektor yang berurusan dengan kesehatan jasmani dan rohani manusia, yaitu sektor: pendidikan, kesehatan, dan keagamaan. Hal tersebut merusak cara berpikir dan berperilaku masyarakat untuk semakin toleran dan permisif dengan segala bentuk praktik korupsi” ujar Hasrul Halili dalam materi pembukanya. Oleh karena itu, PUKAT Korupsi FH UGM menjadi inisiator pendidikan anti korupsi di UGM melalui : melalui inisiasi KKN pemantauan peradilan, mata kuliah pilihan “klinik anti korupsi” di Fakultas Hukum UGM, membuka program relawan dan magang dalam gerakan anti korupsi.

Selain Fakultas Hukum UGM, beberapa universitas telah menerapkan pendidikan anti korupsi, yaitu : ITB, UIN Jakarta, dan Universitas Paramadina dengan menerapkan mata kuliah khusus. Mata kuliah Klinik Anti Korupsi Di Fakultas Hukum UGM bertujuan memberikan kemampuan analisis dan bertindak untuk merespon gejala-gejala sosial serta fakta di lapangan yang terjadi dalam konteks pemberatasan korupsi. Di UGM sedangkan dilakukan kajian dalam penerapan pendidikan antikorupsi menyeluruh untuk seluruh fakultas. Terdapat beberapa opsi menerapkan mata kuliah khusus seperti klinik anti korupsi atau materi tersebut insersi pada mata kuliah dasar umum UGM ( Pendidikan Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan). Salah satu usaha untuk menanamkan perilaku anti korupsi di fakultas psikologi UGM yang telah dilakukan yaitu presensi menggunakan fingerprint sebelum dan sesudah kuliah sehingga meminimalisir kecurangan titip absen.

“Diharapkan Fakultas Biologi UGM kedepan dapat mulai menanamkan gerakan antikorupsi melalui insersi materi tersebut pada mata kuliah seperti filsafat ilmu serta penulisan karya ilmiah dan melalui unit kegiatan mahasiswa (UKM) sebagai wadah aktivitas mahasiswa. Oleh karena itu, diharapkan usaha tersebut dapat mencegah perilaku plagiasi, titip absen saat tidak hadir kuliah dan kecurangan dalam ujian”, ujar Indra Lesmana, dosen Fakultas Biologi UGM yang hadir pada acara diskusi publik tersebut.

Penerimaan Mahasisswa Baru Pascasarjana Fakultas Biologi UGM Periode Genap Tahun Ajaran 2017/2018: “MEMBANGUN GENERASI INOVATIF DAN INSPIRATIF SEBAGAI CENDEKIAWAN BANGSA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN”

Rilis BeritaTajuk Senin, 19 Februari 2018

Fakultas Biologi Universitas Gadah Mada mulai dari tahun 2017 telah membuka jalur penerimaan mahasiswa baru pascasarjana di setiap semester. Pada periode genap tahun ajaran 2017/2018, sebanyak 31 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia terdaftar dalam program pascasarjana dan mengikuti kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) yang di laksanakan pada tanggal 15 Februari 2018 di Auditorium Fakultas Biologi.

Kegiatan PMB ini mengusung tema “Membangun Generasi Inovatif dan Inspiratif sebagai Cendekiawan Bangsa yang Berwawasan Lingkungan” dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Biologi UGM Dr. Budi Setiadi Daryono,S.Si., M.Agr.Sc, dalam sambutannya beliau menyampaikan bagaimana pentingnya berinovasi dalam setiap aktivitas penelitian seiring perkembangan zaman agar Biologi tetap eksis dan tidak tergerus atau ditinggalkan, “saat ini kita memasuki era disruptif, hal ini menjadi sebuah tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk terus melakukan riset bidang biologi yang inovatif berkolaborasi dengan berbagai lintas disiplin ilmu” jelasnya.

Dalam kegiatan PMB juga terdapat penyampaian motivasi untuk mahasiswa oleh Dr. Miftahul Ilmi, M.Si yang bertujuan untuk memotivasi mahasiswa baru dalam menempuh perjalanan studi pascasarjana dibidang Biologi, apa yang akan di lakukan selama studi, dan akan menjadi apa setelah studi. Beliau menjelaskan pentingnya lulusan biologi dalam beberapa bidang sebagai pengajar (dosen) dan peneliti yang jumlahnya hanya 0,03% dari total jumlah penduduk Indonesia. “Dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia jika dibuat rasio, maka peneliti di Indonesia hanya berjumlah 0,03% dari jumlah penduduk, ini bukan peneliti Biologi, melainkan peneliti secara umum. Hal ini harusnya menjadi motivasi bagi kita semua bahwa relung bagi peneliti Biologi masih sangat luas dan terbuka lebar apalagi di negara Megabiodiversitas ini” ujarnya.

Kegiatan selanjutnya di isi dengan pengenalan laboratorium dan staff pengajar yang ada di Fakultas Biologi UGM, penjelasan tentang laboratorium dipaparkan oleh kepala laboratorium masing-masing beserta staf dan tim dosen pengajar dengan menyampaikan topik penelitian yang sedang dikerjakan ataupun bidang keahlian dari setiap dosen yan bersangkutan.

Kegiatan PMB ditutup dengan pengenalan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM serta diskusi peminatan dari setiap mahasiswa. Kegiatan ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan berfoto bersama mahasiswa baru yang kini tergabung kedalam Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Biologi UGM.

Penanaman dan Perawatan Anggrek untuk Semarakkan Bisnis Peranggrekkan

Rilis BeritaTajuk Senin, 5 Februari 2018

Sabtu, 3 Februari 2017, Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM menggandeng  Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi DIY bersama kelompok mahasiswa Biology Orchid Study Club (BiOSC) mengadakan acara Pelatihan Budidaya Anggrek dengan 2 agenda acara: Bedah Buku dengan judul “Anggrek Hidroponik” karya Inayat Hanoum dan Pengenalan mengenai macam hama yang menyerang tanaman anggrek dan cara penanggulangannya oleh Sukirno,M.Sc., Ph.D. Acara tersebut dilaksanakan di Auditorium Gedung KPTU Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.  Kegiatan ini dihadiri oleh 89 partisipan yang terdiri dari anggota PAI, mahasiswa dan masyarakat Umum, acara dimulai dari pukul 9 pagi hingga 12 siang. Secara garis besar acara ini terbagi menjadi 2 sesi, sesi pertama yaitu bedah buku yang di sampaikan oleh Hj. Inayat Hanoum yang dimoderatori oleh Ir. Kadarso M.S , Wakil Ketua PAI DIY. Kemudian dilanjutkan sesi kedua yaitu diskusi yang disampaikan oleh Sukirno, M,Sc., Ph.D., dosen Entomologi di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan dimoderatori oleh Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., Dosen Fakultas Biologi yang sekarang adalah Ketua PAI DIY Periode 2018-2021.

Acara dibuka oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Biologi UGM. Dr. Eko menyampaikan bahwa Fakultas sangat mendukung kegiatan ini, karena bertujuan untuk mengenalkan anggrek ke khalayak umum. “Di zaman Now ini semua hal telah berkembang” kata Pak Eko. Meskipun anggrek belum menjadi komoditas utama di indonesia, PAI tetap optimis anggrek Indonesia dapat lebih berkembang nantinya.

Hj. Inayat Hanoum menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, animo masyarakat terhadap hidroponik semakin hari semakin besar sehingga kalangan yang sebelumnya tidak tertarik dengan dunia bercocok tanam, kini justru menjadi berminat untuk ikut mencoba berkebun dan bercocok tanam di rumah mereka. Tidak hanya sayur saja yang dapat diperbanyak dengan metode hidroponik anggrek pun dapat dihidroponik saat ini. Biaya yang diperlukan untuk membuat metode hidroponik cenderung mahal namun, banyak keuntungan bila menggunakan teknik hidroponik pada anggrek, lebih cepat tumbuh besar dan berbunga, kualitas bunga yang dihasilkan lebihbagus karena bunga lebih cerah, yaitu anggrek terlihat lebih segar, waktu untuk menyiram bunga anggrek menjadi lebih singkat, air serta pupuk yang digunakan lebih hemat, dan bisa diterapkan di lahan yang sempit dan masih banyak lagi keuntungannya. Buku Anggrek Hidroponik ini merupakan sekumpulan pengalaman dari penulis selama menekuni budidaya anggrek secara hidroponik yang ingin dibagi kepada masyarakat luas, baik kalangan penghobi semata maupun untuk kalangan yang ingin serius menekuni  anggrek hidroponik sebagai lini agrobisnis mereka.

Pada sesi 2, Sukirno membahas mengenai macam hama tanaman anggrek. Hama pada anggrek seringkali meresahkan para pemilik anggrek, karena sering membuat daun daun menjadi rusak dan dampaknya bisa menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan tepat. Diketahui bahwa berdasarkan cara hama merusak tanaman anggrek dapat digolongkan menjadi 2 yaitu, penusuk penghisap dan mengunyah. Hama yang tergolong tipe penusuk penghisap adalah kupu-kupu sedangkan tipe pengunyah adalah kepik dan kutu gajah. Tanaman  Anggrek akan terserang penyakit apabila terjadi kontak langsung dengan hama. Oleh karena itu ada beberapa cara pencegahan yang dilakukan antara lain dengan memutus siklus hidup hama tersebut, karena fase paling rawan yaitu fase imago atau dewasa, sehingga sebelum hama memasuki fase imago harus sudah mati, sehingga untuk itu perlu untuk memberikan insektisida yang sistemik.

Acara ditutup dengan pembagian souvenir kepada para pembicara, tanaman anggrek  Phalaenopsis hibrida berbunga dan tumbuh subur. Kemudian dianjutkan dengan foto bersama partisipan dan pembicara. Setelah kegiatan ini, Laboratorium Bioteknologi akan kembali bekerjasama dengan PAI DIY dibantu dengan BiOSC dalam rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat akan mengadakan Pelatihan Kultur Jaringan Anggrek skala rumah tangga.(Himawan & Alfisyahrin)

Bedah Buku Anggrek Hidroponik bersama Hj. Inayat Hanoum.


 
 
 
 

Talkshow mengenai penanggulangan hama pada anggrek serta bersama Bapak Sukirno.

UGM dan Kementrian LHK Gandeng Negara ASEAN dalam Penyelamatan Biodiversitas Tropika

Rilis BeritaTajuk Senin, 5 Februari 2018

Krisis biodiversitas atau keanekaragaman hayati telah menjadi persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat dunia.

Persoalan biodiversitas ini muncul seiring dengan meningkatnya populasi manusia, degradasi lahan, serta deforestasi yang tidak diimbangi dengan keberpihakan kebijakan ekonomi dan pembangunan. Bahkan, persoalan biodiversitas ini menjadi salah satu agenda penting UNESCO yang dituangkan dalam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kenyataan ini mendorong Universitas Gadjah Mada dalam hal ini diinisiasi oleh Fakultas Biologi dan Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) Fakultas Geografi, menggandeng Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI serta beberapa perwakilan negara ASEAN didukung oleh Sinarmas membangun kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan konservasi lingkungan yang diwujudkan dalam pembentukan jejaring “ASEAN Biodiversity Network”.

Pembentukan “ASEAN Biodiversity Network” ini diawali dengan pelaksanaan “2nd Joint Seminar on Biodiversity and Conservation” dengan tema “Integrated Approach in Achieving Enviromental Sustainable Development of Tropical Biodiversity” pada Kamis (1/2) di Gedung B Sinarmas Fakultas Biologi UGM.

Seminar dibuka oleh Dirjen Konservasi dan Sumberdaya Alam (KSDAE) Kementerian LHK,  Ir. Wiratno, M.Sc. Dalam sambutannya Wiratno menyampaikan terkait permasalahan sosial yang mengancam kenekaragaman hayati. Oleh sebab itu, perlu segera ditemukan solusi agar keanekaragaman hayati yang ada dapat terus lestari.

Dalam seminar ini turut menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu, Prof. Dr. Endang Sutariningsih Soetarto, M.Sc. (Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Biologi UGM), Prof. Datin Dr. Maryati binti Mohamed (Faculty of Applied Science and Technology Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, UTHM), dan ILG. Nurtjahjaningsih, Ph.D dari Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Diikuti dengan diskusi panel oleh dua invited speakers, yaitu Prof.Madya Dr. Alona Cuevas Linatoc, (Faculty of Applied Science and Technology Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, UTHM) dan Dr. Haskarlianus Pasang (Head of Sustainability Policy and Compliance Sinar Mas Agribusiness and Food).

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembahasan kemungkinan kerja sama dalam bidang Biodiversity, Biotechnology and Biodiversity oleh perwakilan dari Fakultas Biologi, Geografi, Kehutanan, Pertanian, dan Farmasi UGM, ASEAN Centre of Biodiversity, Filipina Songkhla University, UTHM, dan Sinarmas. Selain penyusunan draft MoU juga dilakukan diskusi mengenai rancangan summer school sebagai rencana aksi selanjutnya  dalam pembentukan ASEAN Biodiversity Network. (Humas UGM/Ika)

Sumber: ugm.ac.id

1…198199200201202…222

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Tantangan Malaria Indonesia Timur, Mahasiswa Magister Biologi UGM Raih Juara Nasional
  • Pendaftaran Program Internalisasi Nilai-nilai Pioner (PIN PIONER) UGM 2026
  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju