• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 1 : Tanpa Kemiskinan
  • SDG 1 : Tanpa Kemiskinan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 1 : Tanpa Kemiskinan

Kolaborasi Fakultas Biologi UGM dan Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo: Pelatihan Pemanfaatan Eceng Gondok menjadi Ecoenzim dan Silase Pakan Ternak

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 11 September 2025

Sobokerto, 11 September 2025 – PT. Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo bekerja sama dengan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Ecoenzim dan Silase Pakan Ternak dari Bahan Baku Eceng Gondok. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Sobokerto ini berlangsung pada pukul 10.30–13.00 WIB dan dihadiri oleh 40 peserta dari tiga kelompok masyarakat, yaitu Kelompok Tani Ngudi Makmur, Kelompok Karamba Tirtokahuripan, dan Kelompok Jaring Apung Sumber Rezeki.


Acara dibuka dengan sambutan Lurah Sobokerto, Bapak Surahmi, dan Junior Supervisor RSD AFT Adi Sumarmo, Bapak Shoiful Amri. Pelatihan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Siti Nurbaeti, S.Si. yang memaparkan materi mengenai pemanfaatan ecoenzim dari eceng gondok, serta Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si. yang memberikan materi dan praktik pembuatan silase pakan ternak. Setelah penyampaian materi, seluruh peserta terlibat dalam praktik langsung pembuatan ecoenzim dan silase. Menariknya, seluruh peserta sebelumnya belum mengenal teknologi ini, namun menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pelatihan.

Acara ini juga dihadiri oleh Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., mahasiswa program doktor Fakultas Biologi UGM, yang turut berperan dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, yakni mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. Sebagai bentuk penguatan kerja sama, pada kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo dengan Fakultas Biologi UGM.

Kegiatan ini memiliki relevansi yang kuat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat mengolah eceng gondok yang selama ini dianggap sebagai gulma menjadi produk ramah lingkungan yang bermanfaat. Pemanfaatan eceng gondok untuk ecoenzim dan bioabsorben berkontribusi terhadap peningkatan kualitas air dan kelestarian ekosistem perairan, mendukung tujuan SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak serta SDG 14 tentang Ekosistem Laut. Produksi silase pakan ternak membantu menjaga ketahanan pangan hewani dan mendukung SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan. Pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna mendukung konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab sebagaimana tertuang dalam SDG 12, sementara kolaborasi antara perusahaan, perguruan tinggi, dan masyarakat mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Sobokerto semakin berdaya dalam mengelola potensi lingkungan sekitar, sekaligus mewujudkan keberlanjutan ekonomi, ekologi, dan sosial melalui pemanfaatan eceng gondok menjadi produk yang bernilai tambah.

KOLABORASI PENGABDIAN KMP BIOLOGI UGM X MBKM FAKULTAS BIOLOGI

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 30 Juli 2025

Senin, 28 Juli 2025, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Biologi (KMP Biologi UGM) berkolaborasi dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Biologi UGM dalam kegiatan  pengabdian masyarakat  yang diselenggarakan di Dukuh Geger, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, di bawah bimbingan Dr. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si.


Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan registrasi peserta dan sambutan pembukaan oleh Dr. Laksmindra. Warga kemudian dibagi berdasarkan RT untuk mengikuti sesi sosialisasi teknik penyemaian benih sayuran seperti kangkung, bayam, cabai, dan tomat. Sosialisasi ini dipandu oleh para volunteer KMP Biologi. Penyemaian dilakukan menggunakan media rockwool dan tanah, dilanjutkan dengan penyuluhan pembuatan microgreen dari kacang kedelai, kacang koro, dan kacang hijau. Seluruh rangkaian penyuluhan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan kemudian berlanjut dengan  perawatan kebun Balai Dukuh Geger secara gotong royong oleh para volunteer, dosen pembimbing, dan warga sekitar. Aktivitas ini menjadi simbol kuat dari sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis lokal. Adapun volunteer KMP Biologi UGM yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Felisitas Meli Podhi, Papuani Samparisna Rumansara, Sais Sularsah, Zahrotin Soleha, Alfiana Fatonah, Radinal Kautsar dan Rony Afif Hidayat.

Setelah kegiatan utama, KMP yang diwakili oleh Felisitas Meli Podhi memaparkan rencana program pengabdian lanjutan, berdasarkan hasil survei awal terhadap perpustakaan anak di dukuh tersebut. Salah satu fokus edukasi yang direncanakan adalah pengenalan tanaman obat dan tanaman penahan air bagi anak-anak usia sekolah dasar. Felisitas menyampaikan bahwa edukasi mengenai tanaman penahan air sangat penting, mengingat Dukuh Geger berada di dataran tinggi (punggungan) dan berperan sebagai wilayah tangkapan air alami. Penanaman vegetasi penahan air di wilayah seperti ini berperan penting dalam menjaga stabilitas tanah, mencegah erosi, serta membantu konservasi sumber daya air. Diharapkan edukasi ini menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah Geger. Selain itu, KMP juga mengupayakan donasi buku anak-anak, mengingat koleksi buku yang tersedia saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan usia anak-anak, meskipun minat mereka terhadap ruang baca sangat tinggi.

Sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus upaya keberlanjutan, dosen dan mahasiswa juga meninggalkan beberapa tanaman obat dan sayuran yang telah disemaikan, agar dapat dibudidayakan dan dimanfaatkan lebih lanjut oleh warga Dukuh Geger.

Dalam sesi penutup, Ketua Dukuh Geger, Mas Nanda, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa serta dosen dari Fakultas Biologi UGM. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus terjalin dengan baik di masa depan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Dukuh Geger atas sambutan hangat dan partisipasi aktifnya, serta kepada Dr. Laksmindra dan para dosen Fakultas Biologi UGM lainnya yang telah membuka ruang kolaborasi dan pembelajaran langsung di lapangan.. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju sinergi berkelanjutan antara dunia akademik dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang lestari, tangguh, dan memberdayakan.

Membangun Sinergi Program Desa Mitra Wedomartani-Fakultas Biologi UGM Melalui Pembukaan Toko Pertanian dan Pakan Ternak BUMKal Wedo Sembodo

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Senin, 14 Juli 2025

Kerjasama antara Program Desa Mitra Wedomartani-Fakultas Biologi UGM tahun 2025 dengan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Wedo Sembodo ditandai dengan kebersamaan dalam acara pembukaan anak usaha pertama yakni Toko Pertanian dan Pakan Ternak. Toko ini berlokasi cukup strategis yakni di Jalan Raya Wedomartani-Jangkang, Panjen, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, menyediakan berbagai kebutuhan petani dan peternak dengan harga bersaing. Acara pembukaan dilaksanakan Jam’at 11 Juli 2025, yang dihadiri anggota DRRD Kabupaten Sleman, H. Surono, Panewu Ngemplak, Drs. Sarjono, Lurah Wedomartani, H. Teguh Budiyanto, Direktur BUMKal Wedo Sembodo, H. M. Iskandar, S.E., M.E., perwakilan dari Bank BPD Sleman, Dukuh di lingkungan Wedomartani, organisasi masyarakat Gapotan (Gabungan Petani dan Peternak), Kelompok Wanita Tani, serta perwakilan Dosen Fakulas Biologi UGM, Prof. Rarastoeti Pratiwi (Ketua), Dr. Ardaning Nuriliani (DPL KKN), Dr. Lutfi Nur Hidayat, Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech dan para mahasiswa KKN PPM UGM Periode 2 20205, Sub-unit 1, Unit Ngemplak, Sleman.


Acara pembukaan diawali laporan Direktur BUMKal Wedo Sembodo, yang menyampaikan bahwa Toko Pertanian dan Pakan Ternak ini merupakan anak usaha yang pertama di tahun 2025, dan akan diikuti anak usaha berikutnya yakni Gerai Pangan Sehat, penanaman pisang dan peternakan kambing perah. Untuk tahun berikutnya akan diupayakan pengembangan beberapa usaha yang ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan.  Dalam sambutan oleh Panewu Ngemplak, menyampaikan bahwa BUMKal Wedo Sembodo merupakan BUMKal yang ada di wilayah Ngemplak, yang pertama kali telah membuka usaha, sesuai dengan program pemerintah yakni mendukung program kemandirian dan ketahanan pangan, khususnya di tingkat kalurahan. Sambutan dilanjutkan oleh Lurah Wedomartani, yang menegaskan bahwa BUMKal Wedo Sembodo diharapkan menjadi usaha yang nantinya dapat membangun lumbung pangan, khususnya di Kalurahan Wedomartani. Pada acara tersebut, Ketua Tim Program Desa Mitra Wedomartani-Fakultas Biologi UGM, turut menyatakan kebahagiannya atas lahirnya usaha pertama BUMKal Wedo Sembodo.Lebih lanjut disampaikan bahwa era mendatang adalah era dimana pangan menjadi komoditas utama yang diperebutkan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia, mengingat kondisi geopolitik, perubahan cuaca ekstrim dan bertambahnya jumlah penduduk di masa mendatang. Untuk itu tugas generasi muda mau tidak mau harus ikut serta dalam mengembangkan pertanian dan peternakan dengan menggunakan teknologi tepat guna hingga teknologi canggih dalam rangka meningkatkan produktivitas pangan. Pada akhir sambutan yang diberikan oleh perwakilan anggota DPRD Kabupaten Sleman, menyampaikan bahwa anggaran yang diberikan oleh Dewan untuk Kalurahan Wedomartani cukup besar dibandingkan wilayah kelurahan lainnya, harapannya anggaran tersebut dapat disinergikan dengan kegiatan-kegiatan yang mengarah ke ketahanan pangan, termasuk kerjasama dengan BUMKal Wedo Sembodo. Acara diakhiri dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dibukanya Toko Pertanian dan Pakan Ternak BUMKal Wedo Sembodo oleh Panewu Ngemplak dan disaksikan para hadirin.

Fakultas Biologi UGM Lakukan Kunjungan ke Rumah Mahasiswa Baru Kembar Inspiratif: Misi Humanis di Pegunungan Pemalang

Rilis Berita Selasa, 8 Juli 2025

Yogyakarta, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan komitmennya terhadap pendekatan humanis dalam pendidikan dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah mahasiswa baru Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis, 3 Juli 2025.

Kunjungan dipimpin oleh Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, didampingi oleh beberapa staf fakultas. Mereka menyambangi kediaman Dwi Ira Vanisa Handayani dan Dwi Ira Vanina Handayani, sepasang saudari kembar asal Dusun Jurangjero, Badak, Belik, Pemalang, Jawa Tengah.


Dusun Jurangjero terletak di wilayah perbukitan yang cukup terisolasi, dengan akses jalan yang sempit, curam, dan rawan longsor, terutama saat musim hujan. Kondisi geografis ini turut membentuk tantangan tersendiri bagi masyarakat setempat, termasuk dalam hal mobilitas dan akses pendidikan. Secara ekonomi, desa ini masih tergolong dalam wilayah dengan keterbatasan sumber daya dan lapangan pekerjaan, sehingga sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari sektor informal dan hasil alam.

Dibesarkan dalam situasi ekonomi yang sederhana, Vanisa dan Vanina berhasil menembus seleksi nasional SNBT 2025 dan diterima di Fakultas Biologi UGM melalui program KIP-Kuliah. Mereka adalah lulusan SMA Negeri 1 Belik dan menyampaikan bahwa kecintaan terhadap mata pelajaran Biologi serta dorongan untuk ikut menjaga lingkungan menjadi motivasi utama dalam memilih program studi ini. Keberhasilan mereka bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga harapan baru bagi keluarga mereka bahwa pendidikan adalah jalan nyata untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Orang tua mereka, Bapak Sukirno—seorang buruh bongkar kayu, dan Ibu Mairah, ibu rumah tangga—menyambut tim UGM dengan penuh haru. Mereka mengungkapkan bahwa tidak pernah terbayang sebelumnya anak-anak mereka dapat menempuh pendidikan tinggi di universitas ternama, mengingat kondisi ekonomi keluarga. Anak sulung mereka, Deni Andriyanto, bahkan harus mengubur impiannya melanjutkan kuliah dan kini bekerja di pabrik kayu lapis untuk membantu keuangan keluarga.

Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan rasa bangganya atas semangat juang kedua mahasiswi. Ia menegaskan bahwa Fakultas Biologi UGM berkomitmen kuat terhadap prinsip inklusivitas dan keberagaman sosial dalam pendidikan tinggi. Fakultas Biologi UGM sendiri telah meraih akreditasi Unggul dari LAMSAMA dan akreditasi internasional dari ASIIN (The Accreditation Agency for Study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics) di Jerman—sebuah pengakuan atas mutu akademik yang bertaraf global.

“Keduanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik dan mengeksplorasi potensi akademiknya secara maksimal di UGM,” ujar Prof. Bambang.

Lebih dari sekadar seremoni, kunjungan ini merupakan wujud nyata dari semangat Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas (SDG 4), pengurangan kesenjangan (SDG 10), dan pembangunan masyarakat yang inklusif serta tangguh (SDG 11). Melalui pemberdayaan mahasiswa dari latar belakang marjinal, Fakultas Biologi UGM turut berkontribusi dalam menciptakan akses pendidikan tinggi yang merata dan adil.

Sinergi UGM dan Masyarakat Karangmojo, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal dan Dukung Program Gizi Anak Sekolah

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 1 Juli 2025

Karangmojo, Gunungkidul — Sabtu, 22 Februari 2025, sinergi positif antara akademisi dan masyarakat terwujud dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Karangmojo, Gunungkidul. Tim dosen Universitas Gadjah Mada terdiri atas  Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Sc. (Fakultas Biologi UGM), Dr. Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. (Fakultas Biologi UGM), Umi Mahnuna Hanung, M.Si. (Fakultas MIPA UGM), dan Dr. Cintya Nurul Apsari, STP, M.Si. (Fakultas Farmasi UGM), didampingi mahasiswa MBKM Pengabdian Kepada Masyarakat dibawah bimbingan ibu Ludmilla: K.H. Mahadhevy Ryrathna Vidhantyka, Vara Dellya, Nirina Adelita Putri, dan Agnes Dwi Eka. Mereka bersatu bersama Kepala Desa Karangmojo dan komunitas Petani Milenial Karangmojo dalam menguatkan ketahanan pangan desa berbasis potensi lokal. Inisiatif ini berfokus pada optimalisasi potensi desa di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, sekaligus mendukung program “Makan Bergizi Gratis” yang menyasar 3.000 siswa di wilayah tersebut.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara gagasan ilmiah dan kearifan lokal. Tim UGM yang terdiri dari dosen lintas fakultas dan mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terjun langsung untuk berdiskusi dan memberikan pendampingan. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjadikan Karangmojo sebagai desa percontohan yang tangguh dan mandiri secara pangan.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah memberikan dukungan strategis untuk program “Makan Bergizi Gratis” yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Karangmojo. Tim UGM membagikan wawasan mengenai penyusunan menu bergizi seimbang dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya pangan yang tersedia di Karangmojo.

“Tujuan kami adalah membantu memastikan program ini berjalan berkelanjutan, di mana pasokan bahan pangan yang bergizi dapat dipenuhi dari hasil pertanian, perikanan, dan peternakan lokal,” ujar Dr. Ludmilla Fitri Untari, S.Si., M.Sc., koordinator tim PkM dari Fakultas Biologi UGM. “Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan status gizi anak-anak sekaligus menggerakkan ekonomi desa.”

Selain pendampingan teknis di sektor pangan, diskusi juga mencakup penguatan aspek kelembagaan dan ekonomi. Tim UGM memberikan masukan mengenai tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang efektif dan strategi pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Kepala Desa Karangmojo, Bapak Agus Budiyono, menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas kontribusi dari UGM. “Kehadiran dan pendampingan dari tim UGM membuka wawasan baru bagi kami, terutama para petani milenial. Kolaborasi ini sangat strategis untuk mengembangkan potensi desa secara terintegrasi. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan kemandirian pangan desa,” ungkapnya.

Inisiatif ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan Tanpa Kemiskinan (SDG 1), Tanpa Kelaparan (SDG 2), Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab (SDG 12), serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

Semangat Hafiz Aulia Putra: Meraih Mimpi Pendidikan Tinggi di Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Rabu, 25 Juni 2025

Yogyakarta, 21 Juni 2025 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga menyampaikan kisah inspiratif salah satu mahasiswanya, Hafiz Aulia Putra, angkatan 2024. Perjalanan Hafiz merupakan bukti nyata dari semangat, keberanian, dan kegigihan dalam mengejar pendidikan tinggi, meskipun dihadapkan pada keterbatasan.


Pada hari Jumat, 21 Juni 2025, Ketua Program Studi S1 Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., menyambangi langsung keluarga Hafiz di Cilacap. Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Fakultas Biologi UGM terhadap mahasiswanya.

Hafiz Aulia Putra adalah putra pertama dari dua bersaudara, dari pasangan Bapak Anang Priyanto dan Ibu Nur Hikmah. Dengan profesi sang ayah sebagai buruh tani dan ibu sebagai ibu rumah tangga, keluarga Hafiz menghadapi berbagai tantangan finansial. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Hafiz untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Berkat keberanian dan kegigihannya, Hafiz berhasil menembus persaingan ketat dan diterima di Fakultas Biologi UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan kini menempuh pendidikan tinggi dengan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Prestasi ini tidak hanya membanggakan Hafiz pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi kedua orang tuanya yang senantiasa mendukung dengan perjuangan dan doa.

“Kami sangat bangga dengan Hafiz. Ini adalah buah dari kerja keras dan doanya. Kami berharap Hafiz dapat terus berprestasi dan meraih cita-citanya di Fakultas Biologi UGM,” ujar Bapak Anang Priyanto dengan haru.

Kisah Hafiz Aulia Putra adalah inspirasi bagi banyak anak muda di Indonesia bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa berprestasi seperti Hafiz agar dapat menyelesaikan pendidikannya dan berkontribusi bagi bangsa.

Hal diatas selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pada akses pendidikan tinggi yang inklusif dan merata. Keberhasilan Hafiz juga menjadi cerminan dari SDGs nomor 1: Tanpa Kemiskinan dan SDGs nomor 10: Mengurangi Kesenjangan, karena pendidikan berkualitas yang ia tempuh diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan menciptakan kesetaraan peluang. Hafiz Aulia Putra bukan hanya seorang mahasiswa, namun juga simbol harapan dan bukti bahwa dengan semangat juang yang tinggi, setiap mimpi dapat diraih.

Mendukung Pertanian Berkelanjutan, Tim MBKM Biofermed Tanam Krisan dan Aplikasikan Biofertilizer-Asam Humat di Lumbung Mataraman Kedungpoh

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 19 Juni 2025

Gunungkidul, Jumat (30/5) bertempat di Green House Kedungpoh, mahasiswa MBKM Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Dwi Umi SiswantiS.Si., M.Sc melakukan penanaman tiga varietas bibit krisan sekaligus aplikasi biofertilizer dan asam humat pada lahan. Penanaman bibit krisan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diusung oleh program MBKM dengan judul Eskalasi biofertilizer sebagai agen bioremediasi residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan (Chrysanthemum L.). Kegiatan ini tidak hanya sekadar pemanfaatan lahan Green House, tetapi juga memiliki tujuan penelitian, yakni untuk mengkaji respons tanaman krisan terhadap residu insektisida organofosfat yang sering digunakan dalam praktik pertanian. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya belajar tentang teknik penanaman dan perawatan tanaman krisan, tetapi juga turut serta dalam riset yang berkaitan dengan pengaruh residu insektisida terhadap tanaman seperti respons fisiologis dan anatomisnya.

Sebelum dilakukan penanaman  tiga varietas krisan, lahan diaplikasikan biofertilizer  berbahan urin sapi dan asam humat yang berasal dari limbah tambang batubara. Kedua jenis pupuk organik ini diuji kemanfaatannya untuk penurunan residu insektisida organofosfat pada tanaman krisan di lahan marginal Gunungkidul. Tim Biofermed secara periodik mengukur parameter pertumbuhan, parameter lingkungan dan di akhir fase vegetatif akan dilakukan pengukuran kandungan residu insektisida organofosfat, kandungan enzim antioksidan dan parameter anatomis.

Penanaman bibit dilakukan oleh empat mahasiswa Biologi UGM yang terdiri dari Ahmad Aris Budi Rohman, Delia Sawanda Syarifatullah, Regina Nilamsari, dan Zahra Afriani. Sesuai dengan tema MBKM yang diangkat, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis respons tanaman krisan terhadap residu insektisida organofosfat pada media tanam pasca aplikasi biofertilizer. Residu ini diketahui memiliki sifat toksik dan dapat mempengaruhi pertumbuhan serta kualitas tanaman krisan organik yang akan digunakan sebagai bahan baku diversifikasi pangan khas Kedungpoh, Gunungkidul. “Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat keamanan penggunaan insektisida dalam budidaya krisan”, ungkap Siswanti saat mendampingi mahasiswa.

Kegiatan penelitian sekaligus sebagai demplot percontohan krisan organik di Lumbung Mataraman Kedungpoh Gunungkidul ini merupakan perwujudan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (DUS)

Sinergi UGM dan KWT Kedungpoh: Pelatihan Produksi Chrysant Teabomb – Chrysant Hard Candy- Chrysant Syrup sebagai Diversifikasi Pangan Inovatif Berbasis Krisan Organik

Pengabdian kepada Masyarakat Kamis, 19 Juni 2025

Gunungkidul (17/6) – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Pengabdian Kepada Masyarakat (MBKM PKM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang digawangi oleh peneliti bunga krisan, Dr Dwi Umi Siswanti, S. Si., M. Sc. di Kalurahan Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul memboyong pakar formulasi nutrasetika dari Fakultas Farmasi UGM  Marlyn Dian Laksitorini, M.Sc., Apt., Ph.D.  Tim ini melibatkan 5 orang mahasiswa, yaitu Zahra Afriani, Regina Nilamsari, Delia Sawanda Syarifatullah, Ahmad Aris Budi Rohman, dan Nihaya Khiyaaratun Nisaa mengusung tema “Produksi  Chrysant Teabomb – Chrysant HardCandy- Chrysant Syrup sebagai Diversifikasi  Pangan Inovatif Berbasis Krisan Organik” yang mendukung SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahter)a, SDGs 8 (Pekerjaaan Layak dan Pertumbuhan  Ekonomi), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa, 17 Juni 2025 di Kedungpoh dengan melibatkan ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah tanaman hias krisan organik yang telah dibudidayakan di Lumbung Mataram dengan pendekatan inovatif. Kegiatan dalam program ini diawali dengan sharing session mengenai potensi krisan organik menjadi produk unggulan dan pengalaman narasumber dalam menguji berbagai jenis produk. Kemudian dilanjutkan sesi praktik dengan mengajak peserta untuk membuat tiga varian produk berbasis krisan, yaitu tea bomb, hard candy dan syrup  krisan. Formula yang diterapkan dalam MBKM ini merupakan formula yang telah dioptimasi di laboratorium untuk menghasilkan produk permen dan teabomb yang rendah kalori. Antusiasme dan keterampilan warga dalam praktik pembuatan produk krisan ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak keberlanjutan program ini. Tim ini memberikan bahan-bahan untuk produksi awal sehingga bisa dilakukan optimalisasi sebelum benar-benar dipasarkan.

“Kami berhadap produk berbahan krisan organik ini akan dikembangkan oleh KWT Kedungpoh dan menjadi produk unggulan-khas Kedungpoh”, ungkap Siswanti dalam sambutannya. Marlyn menambahkan,” Penelitian yang kami lakukan terhadap bunga krisan menunjukan bahwa bunga krisan organik memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dan meningingkatkan kemampuan belajar dan memori. Kami sangat appreciate terhadap upaya Fakultas Biologi dalam memprakarsai  budidaya krisan di Gunung Kidul. Semoga budidaya krisan di Gunung Kidul semakin berkembang dan lestari”. Pelatihan ini diharapkan menjadi stimulus bagi wanita tani Kedungpoh dan sekitarnya untuk memperluas peluang dalam meningkatkan perekomnomian keluarga. “Kami sangat terbantu dan berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan oleh UGM untuk kami, wanita tani Kedungpoh”, ucap Tri Wahyuni, perwakilan dari KWT Kedungpoh.

Idul Adha 1446 H: KORPAGAMA Fakultas Biologi UGM Selenggarakan Penyembelihan Hewan Qurban

Rilis Berita Selasa, 10 Juni 2025

Yogyakarta, 9 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, KORPAGAMA (Korps Pegawai Gadjah Mada) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban sebagai bagian dari agenda tahunan yang sarat makna dan nilai sosial. Kegiatan ini berlangsung pada hari terakhir tasyrik, yaitu Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H atau 9 Juni 2025 M, bertempat di Halaman Utara Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan Fakultas Biologi UGM.


Kegiatan penyembelihan ini dilaksanakan oleh panitia yang diketuai oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., dengan dukungan penuh yang melibatkan unsur dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) Fakultas Biologi UGM.

“Kegiatan ini bukan hanya wujud ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas sosial, memperluas kebermanfaatan, dan memperkokoh semangat gotong royong dalam bingkai kebhinekaan,” ungkap Dr. Wiko Arif Wibowo.

Tahun ini, Fakultas Biologi menerima dan menyembelih dua ekor sapi dan dua ekor kambing berikut adalah nama Shohibul qurban sapi pertama tahun ini, yaitu Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc., Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.,  Azmi Ginandri Setiadi, Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si., Dr. Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc., dan Cahya Kurnia Fusianto bin Ari Indrianto. Shohibul qurban sapi kedua yaitu atas nama Prieta Opikasari binti Ari Indrianto, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., Muhammad Agus Saragih (Alm), Azka Sinatrya, Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc., Ibu Sri Wahyu Widati binti Wiryodiharjo (Almh). Sedangkan untuk Shohibul qurban dua ekor kambing yaitu atas nama Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. (a.n Keluarga Wahyu Pratomo) dan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.

Daging hasil penyembelihan disalurkan kepada warga sekitar lingkungan Fakultas Biologi UGM, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta disalurkan lebih luas melalui kerja sama dengan Lembaga Sosial Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ke masyarakat muslim di Patuk Gunung Kidul. Penyaluran dilakukan secara adil dan merata, dengan harapan membawa manfaat yang nyata bagi para penerima, serta mempererat hubungan antara sivitas akademika dengan masyarakat sekitar.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kegiatan qurban ini juga menjadi bentuk kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui penyediaan akses pangan bergizi dan distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan kelaparan (SDG 1 dan 2), mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat (SDG 3), serta mengurangi kesenjangan sosial (SDG 10). Di sisi lain, kerja sama dengan lembaga eksternal seperti IZI juga mencerminkan komitmen dalam membangun kemitraan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama (SDG 17), sekaligus membentuk komunitas kampus yang inklusif dan berkelanjutan (SDG 11).

Fakultas Biologi UGM berharap semangat berkurban ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan spiritual, tetapi juga memperkuat rasa empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial di lingkungan akademik dan masyarakat luas.

Perancangan Program MBKM Membangun Desa: Optimalisasi Kebun Buah Tlatar sebagai Sentra Buah dan Desa Wisata

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 28 Mei 2025

Pada tanggal 13 April 2025, mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi desa wisata melalui perancangan program berbasis pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan sumber daya lokal di desa destinasi wisata Kabut Kebonalas Manisrenggo Klaten. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan oleh Nurhayati, bersama timnya yaitu Tiara Syifa Wididevani, Putri Ramadhanti, dan Mirmastu Lintu Nirmala Wasti, di bawah bimbingan Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. Diskusi ini dilakukan secara langsung bersama Bapak Drs. Suwadi sebagai Carik Desa Kebonalas dan sekaligus sebagai ketua POKDARWIS Kabut Kebonalas, sebagai wujud kolaborasi awal dalam pelaksanaan program integratif antara MBKM dan KKN PPM UGM periode 20 Juni–Agustus 2025. Kegiatan ini juga melibatkan Bapak Yousuf Sulaiman, S.IP sebagai praktisi pengajar. Fokus utama program adalah pengelolaan dan pemaksimalan Kebun Buah Tlatar melalui pendekatan edukatif, pertanian berkelanjutan, dan inovasi berbasis biodiversitas lokal.


Adapun lingkup program mencakup pengelolaan greenhouse sebagai pusat edukasi dan produksi tanaman hortikultura, khususnya tanaman terong, dan melon. Selain itu, kegiatan ini juga akan memberikan edukasi terkait teknik pembuahan, dan perawatan tanaman belimbing serta kelengkeng. Program MBKM juga mendorong pemanfaatan tanaman lokal sebagai sumber pangan alternatif, seperti daun cincau dan daun kelor yang berpotensi menjadi produk olahan bernilai ekonomis tinggi.

Diskusi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan KKN bertema “Optimalisasi Potensi Desa Wisata di Manisrenggo melalui Integrasi Kesehatan, Pertanian, dan Digitalisasi dalam Pengembangan Potensi Lokal Berbasis Biodiversitas untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” Tema tersebut diangkat selaras dengan program MBKM yang berorientasi pada sustainable agriculture serta mendukung SDG’s penanganan kelaparan, SDG’s kemiskinan, SDG’s kesehatan, dan SDG’s konservasi ekosistem darat. Melalui program ini, diharapkan Desa Kebon Alas dapat menjadi contoh pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan kesehatan yang terpadu, sekaligus mendorong kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal.
1234…11

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju