• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • hal. 73
Arsip:

SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Dosen Fakultas Biologi UGM Menjadi Anggota Tim Kementerian Kesehatan RI tentang Pengkajian dan Pencegahan Hewan Berbisa dan Tumbuhan Beracun

Rilis BeritaTajuk Jumat, 10 Februari 2023

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Beberapa spesies dari keanekaragaman hayati tersebut ada yang berbisa dan beracun, salah satu contohnya adalah ular. Indonesia yang merupakan negara tropis memiliki banyak sekali jenis ular berbisa tinggi. Penelitian mengenai keanekaragaman jenis reptil terutama ular dan pengabdian masyarakat mengenai penanggulangan reptil terutama ular telah banyak dilakukan oleh staf pengajar atau dosen di Fakultas Biologi UGM, salah satunya adalah Donan Satria Yudha, M.Sc., yang berasal dari Laboratorium Sistematika Hewan.

Donan telah berperan aktif di bidang kajian dan penanggulangan satwa liar ular sejak tahun 2011 hingga saat ini. Beberapa contoh peran aktif Donan dalam kajian dan penanggulangan ular yaitu: membantu BKSDA Yogyakarta mengkaji keanekaragaman reptil di wilayah konservasi, membantu Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam inventarisasi satwa liar termasuk ular, membantu komunitas pecinta reptil dengan menjadi narasumber dan pembina mereka, memberikan pelatihan penanganan ular kepada Pemadam Kebakaran Sleman dan UGM, membantu Dr. dr. Tri Maharani, Sp.EM, M.Si., dalam identifikasi ular berbisa yang mematuk manusia, memberikan pengetahuan dan penanggulangan ular di lingkungan gardu induk PLN, serta masih banyak lagi kegiatan pengabdian lainnya.

Sangar Slider :: No slide found!, please make sure you have at least one slide.

Berkat kegiatan penelitian dan pengabdian Donan terkait tentang reptil terutama ular, maka pada Februari 2022, Donan diminta bergabung ke dalam Tim Pengkajian, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Akibat Hewan Berbisa dan Tumbuhan Beracun, yang diinisiasi oleh dr. Tri Maharani. Tim ini kemudian terbentuk dengan anggota yang beragam, yaitu mulai dari dokter ahli emergensi, dokter hewan, ahli farmasi, unit pelayanan kesehatan, Pak Amir Hamidy peneliti herpetofauna dari BRIN dan Donan Satria Yudha dari Biologi UGM.

Tim Pengkajian, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Akibat Hewan Berbisa dan Tumbuhan Beracun kemudian diresmikan oleh Menteri Kesehatan Bapak Budi Gunadi Sadikin. Peresmian tim diwujudkan dalam bentuk surat: “Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No: HK.01.07/MENKES/1114/2022 tentang Tim Pengkajian, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Akibat Hewan Berbisa dan Tumbuhan Beracun, tertanggal 11 April 2022”. Dalam SK Menteri Kesehatan tersebut, tim ini bekerja selama tiga tahun terhitung sejak tanggal Keputusan Menteri ditetapkan. SK Menkes tersebut membuat Donan menjadi tertantang dan siap membantu guna penanggulangan dan pencegahan hewan berbisa. Salah satu kegiatan dari tim ini adalah membuat buku panduan mengenai “Pedoman Penanganan Gigitan, Sengatan Hewan Berbisa dan Keracunan Tanaman” yang saat ini masih dalam proses melengkapi isian buku.

 

Sinergitas Program Eco-Enzyme, KKN-PPM UGM Dusun Gondangan, Sidolumyo, Kulon Progo Jalin Kerja Sama Dengan Komunitas Eco-Enzyme Nusantara

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Kamis, 9 Februari 2023

Bersama dengan Komunitas Eco-Enzyme Nusantara D. I. Yogyakarta, Asrini dan Supartinah, mahasiswa KKN-PPM UGM periode IV 2022 Unit Pengasih yang dibimbing oleh Ganies Riza Ariestya, S.Si., M.Sc., Ph.D melaksanakan program pemberdayaan warga Dusun Gondangan, Desa Sidomulyo, Kec. Pengasih, Kab. Kulon Progo. Kegiatan ini berisi sosialisasi dan praktik langsung pembuatan eco-enzyme pada tanggal 2 Januari 2023. Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi, dilanjutkan dengan praktek pembuatan eco-enzyme, dan diakhiri dengan sesi dokumentasi.

Dalam penjelasannya, Asrini memaparkan bahwa Eco-enzyme merupakan cairan yang dihasilkan dari hasil fermentasi limbah dapur, seperti kulit buah, sayur, gula merah, dan air. Fermentasi dalam pembuatan eco-enzyme dibutuhkan 3 bulan lamanya. Cara pembuatan eco-enzyme juga terbilang cukup mudah dan cepat, yaitu dengan memanfaatkan limbah organik dengan penerpan prosedur tertentu. Dalam paparan selanjutnya, Supartinah menjelaskan bahwa manfaat eco-enzyme sangatlah banyak, diantaranya sebagai pembersih lantai, sabun cair, pestisida, deterjen alami, dan perawatan tubuh alami. Di bidang kesehatan, eco-enzyme dapat digunakan untuk mengatasi berbagai luka, detoks, hand sanitizer, mengatasi infeksi, dan memperbaiki kualitas tidur.  Dari segi pertanian, eco-enzyme dapat digunakan sebagai pestisida alami. Selain itu, eco-enzyme ini juga dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas air, udara, dan tanah.

Ganies, selalu DPL dalam kegitan KKN-PPM Periode 4 ini sangat mendukung adanya program sosialisasi eco-enzyme dari limbah dapur yang dapat membantu mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis di rumah yang mana berbahaya bagi manusia maupun lingkungan. Program ini juga banyak mendapat respons yang positif dari ibu-ibu PKK Dusun Gondangan, bahkan beberapa masyarakat juga tertarik untuk mencoba secara langsung manfaat dari eco-enzyme ini. Tunggu apa lagi, ayo bersama-sama sayangi bumi melalui eco-enzyme. Salam eco-enzyme!

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada memperkuat kerjasama dengan BINUS University Alam Sutera

Kerja SamaTajuk Kamis, 9 Februari 2023

Pada hari Kamis (2/2/2023) Dekan, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., mengikuti agenda pimpinan Universitas Gadjah Mada ke kampus BINUS University Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten.

Pada kesempatan itu, Fakultas Biologi Univeristas Gadjah Mada dapat belajar dari BINUS University terkait bidang akademik, pengelolaan penelitian, pengelolaan sistem teknologi informasi dan program-program inovatif lain yang dapat meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dan Dosen.

Program-program tersebut meliputi pemanfaatan IT untuk proses pembelajaran yang memudahkan dosen dan mahasiswa dalam berinteraksi, integrasi sistem IT pada semua level akademik, sumberdaya manusia dan infrastruktur, program magang yang terkoneksi dengan pengembangan karir para mahasiswa setelah lulus, sistem promosi program studi yang dikemas dengan nama program yang lebih milenial serta stuktur kepegawaian yang efisien.

Dalam kesempatan tersebut dihasilkan kesepakan untuk kerjasama pengembangan program studi dan riset bioteknologi Universitas BINUS dengan Fakultas Biologi UGM.

Inisiasi Kemitraan Fakultas Biologi UGM dengan CV Pradipta Paramita Biotechnology Industry melalui Kerjasama Penelitian Merdeka Berlajar Kampus Merdeka

Kerja SamaTajuk Senin, 6 Februari 2023

Kamis (02/02/2023), Tim Penelitian program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Lit MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai Dr. Rarastoeti Pratiwi M.Sc. dengan anggota mahasiswa Pratama Atha Nafi, Diani Nur Dzakiyah, Lutfi Maulana dan Cintya Angelina, telah melaksanakan kunjungan awal di CV Pradipta Paramita, Karanganyar, Jawa Tengah. Kunjungan disambut hangat oleh Dra. Agnes Heratri M.P., selaku Direktur Utama CV Pradipta Paramita, beserta beberapa staf managerial. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa CV Pradipta Paramita sangat terbuka dengan kerjasama kemitraan yang akan dijalin dengan Fakultas Biologi UGM. Menurut ibu Agnes, beliau sangat senang dengan kerjasama ini, karena sebagai salah satu alumni Fakultas Biologi UGM angkatan 1982, berharap dapat memberikan manfaat yang lebih kepada almamaternya.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan tentang aktivitas dan berbagai produk yang telah dihasilkan oleh CV Pradipta Paramita, antara lain berupa suplemen maupun probiotik untuk mendukung kesehatan ternak dan ikan, berbagai pupuk organik tanaman, serta agen hayati pengendali hama tanaman hortikultural. CV Pradipta Paramita juga memproduksi berbagai produk minuman kesehatan berbasis herbal. Perusahaan ini juga memiliki kebun percobaan tempat pengujian prototipe produk yang akan diaplikasikan ke tanaman hortikultural. Pemasaran produk dari CV ini meliputi berbagai kota di Indonesia.

Setelah mendengarkan penjelasan dari pihak CV Pradipta Paramita, dilanjutkan dengan diskusi antara tim Lit MBKM Fakultas Biologi UGM. Diskusi diawali dengan beberapa pertanyaan dari mahasiswa, mulai dari awal mula berdirinya CV Pradipta Paramita, hingga menjadi Industri Bioteknologi. Oleh Ibu Agnes, dijelaskan mengenai banyaknya permasalahan yang muncul di masyarakat, mulai dari bidang kesehatan, pertanian, perikanan maupun lingkungan. Padahal, Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berbagai produk yang dihasilkan oleh CV Pradipta diawali dari hasil riset, observasi dan uji lapang, analisis data dan selanjutnya dibuat produk yang telah teruji dan terdaftar di instansi terkait untuk diperjual belikan.

Tim Lit MBKM juga menyampaikan tentang tema penelitiaan yang akan dilakukan secara bersama, yakni mengenai pengembangan tanaman telang sebagai produk minuman kesehatan dan antihama tanaman budidaya. Tanaman telang (Clitoria ternate) menjadi pilihan, karena berdasarkan kajian literatur, bunga telang memiliki khasiat sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetik, dan antidepresan. Selain warnanya yang khas, biru hingga ungu, bunga telang dapat dikombinasikan dengan berbagai herbal dan nutrient lainnya, sehingga dapat dibuat menjadi minuman kesehatan. Selain itu, tanaman telang juga memiliki kandungan senyawa yang dapat digunakan sebagai insektisida, sehingga bisa dikembangkan menjadi agen hayati pengendali hama tanaman hortikultural.

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan penandatanganan Surat Kesepemahaman (Memorandum of Understanding) antara Fakultas Biologi UGM dengan CV. Pradipta Paramita yang ditandatangani oleh Direktur Utama, Dra. Agnes Heratri, M.P., dengan Dekan, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Kerjasama ini diharapkan dapat diperluas dan ditingkatkan lagi hingga lima tahun ke depan. Kunjungan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan berupa produk beberapa minuman kesehatan dari CV Pradipta Paramita.

Sukseskan Asian Conference on Fish Models for Disease 2023, Fakultas Biologi Perkuat Kerjasama dengan Leiden University

Kerja SamaRilis BeritaTajuk Jumat, 3 Februari 2023

Zebrafish merupakan salah satu organisme model yang penting dalam studi mengenai penyakit pada manusia. Asian Conference on Fish Models for Disease 2023 menjadi salah satu ajang terselenggaranya diskusi antara peneliti dan mahasiswa yang menggunakan zebrafish sebagai objek utama dalam penelitian. Konferensi ini berlangsung di Hotel Hyatt Yogyakarta mulai 30 Januari hingga 2 Februari 2023. Dewan penasihat dari konferensi ini berasal dari berbagai institusi internasional meliputi Leiden University (Netherlands), National University of Singapore (Singapore), Monash University (Australia), Mie University (Jepang), Lee Kong Chian School of Medicine (Singapore), Soochow University (China), dan the Hongkong University of Science and Technology (Hongkong). Keterlibatan UGM dalam penyelenggaran kegiatan ini diwakilkan oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Biologi, Fakultas Farmasi, dan FKKMK sebagai panitia.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6

 

Konferensi ini merupakan salah satu perwujudan kerjasama antara Leiden University dan UGM untuk mendukung akselerasi penggunaan zebrafish sebagai hewan model penelitian di UGM. Prof. Herman Spaink dari Leiden University, sebagai koordinator dari dewan penasihat konferensi ini, merupakan mitra strategis Fakultas Biologi dalam pengembangan penelitian dan pendidikan. Selama tiga hari pelaksanaannya, peneliti dan mahasiswa dari berbagai negara berdiskusi terkait aplikasi zebrafish sebagai model dalam studi penyakit seperti diabetes, tuberkolusis, kelainan pertumbuhan, dsb. Fakultas Biologi mengirimkan 9 delegasi dalam kegiatan ini, yaitu Prof. Budi S. Daryono (Dekan), Dr. Eko Agus Suyono (Wakil Dekan bidang P2MKSA), Dr. Bambang Retnoaji, Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, Dr. Tri Rini Nuringtyas, Donan Satria Yudha, M.Sc., Lisna Hidayati, M. Biotech, Nur Indah Septriani, Ph.D., dan Dr. Fajar Sofyantoro. Sebagai salah satu pembicara, Prof. Budi S. Daryono mempresentasikan topik terkait keterlibatan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dalam penyusunan dan penerapan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI). Prof. Budi juga menekankan pentingnya kolaborasi antar negara untuk memastikan bahwa laju kepunahan biodiversitas di dunia bisa ditekan. Seruan tersebut mendapatkan tanggapan yang positif dari peserta yang hadir dalam konferensi ini. Pada hari ke-2, Dr. Bambang Retnoaji berpartisipasi sebagai pembicara dengan mengangkat tema terkait potensi ikan wader dan peluangnya untuk digunakan sebagai hewan model. Dalam pemaparannya, Dr. Bambang juga menyampaikan kontribusi Fakultas Biologi dalam pengembangan teknik pemijahan artifisial untuk mendukung konservasi ikan wader.

Konferensi ditutup pada Rabu, 1 Februari 2023 dengan jamuan makan malam yang dihadiri langsung oleh Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG., Ph.D. selaku Rektor UGM. Disampaikan kepada segenap dewan penasihat, peneliti, dan mahasiswa yang hadir dalam Asian Conference on Fish Models for Disease 2023 ini, Rektor UGM mengharapkan agar penelitian di UGM yang terkait zebrafish bisa terakselerasi dengan baik ke depannya. [FS]

Kunjungan Kerjasama Fakultas Biologi UGM di Hari Ulang Tahun RSUD Ajibarang, Banyumas

Kerja SamaTajuk Senin, 30 Januari 2023

Minggu (29/2/2023), Tim Fakultas Biologi UGM yang terdiri atas Dekan, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Kepala Kantor dan Administrasi, Kepala Seksi Bidang Administrasi, Keuangan dan Umum serta Staff Bagian Kerja Sama Fakultas Biologi UGM berkunjung ke RSUD Ajibarang untuk mengikuti rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun RSUD Ajibarang ke-16 Tahun 2023.

Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun RSUD Ajibarang diawali dengan sambutan dan penyampaian laporan dari dr. Noegroho Harbani, M.Sc., Sp.S. selaku Direktur RSUD Ajibarang dan pembacaan doa kemudian dilanjutkan pembukaan acara oleh Ir. Ahmad Husein selaku Bupati Banyumas, Line Dance, penanaman pohon bantuan dari Fakultas Biologi UGM, Peresmian Ruang Perawatan Camar Bawah Standar KRIS BPJS, Tasyakuran HUT RSUD Ajibarang yang dimeriahkan dengan beberapa lomba dan doorprize, serta diakhiri dengan acara penandatanganan MoU dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara Fakultas Biologi UGM dan RSUD Ajibarang.

Fakultas Biologi UGM telah memberikan bantuan bibit pohon kenari (100 pohon), pohon alpukat (2 pohon), pohon Kelengkeng Super Sleman (4 pohon), pohon duku (1 pohon), dan pohon pule (1 pohon) untuk ditanam di area lahan pengembangan RSUD Ajibarang.

Penanaman simbolis dilakukan oleh Bupati Banyumas, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Direktur RSUD Ajibarang serta Dekan Fakultas Biologi UGM dengan menanam pohon alpukat serta kenari yang kemudian rencananya akan dilanjutkan dengan penanaman secara massal oleh seluruh karyawan RSUD Ajibarang pada hari Jumat, 3 Februari 2023 dengan harapan bahwa lima hingga sepuluh tahun kedepan RSUD Ajibarang menjadi green-hospital untuk peningkatan kenyamanan dan kualitas lingkungan rumah sakit.

Slide 5
Slide 2
Slide 1
Slide 6
Slide 3
Slide 4
Slide 7

Acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Biologi UGM dan RSUD Ajibarang dilakukan di ruang Direktur RSUD Ajibarang dengan dihadiri oleh jajaran pejabat serta dokter RSUD Ajibarang. Ruang lingkup kerja sama yang dilakukan meliputi kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan, bidang penelitian dan publikasi ilmiah, bidang pengabdian kepada masyarakat, bidang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta kerja sama dalam hibah Matching Fund 2023 dengan Prof. Purnomo, M.S. (Guru Besar Sistematika Tumbuhan Fakultas Biologi UGM) sebagai ketua pengusul untuk pengembangan budidaya dan produk olahan labu susu dalam peningkatan kesehatan masyarakat di Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“RSUD Ajibarang hampir terasa seperti rumah kami karena sambutannya yang begitu hangat dan ramah, menanam pohon berarti menanam kehidupan karena saat pohon ditanam maka akan banyak kehidupan lainnya yang akan hadir, semoga suatu saat nanti perwakilan dari RSUD Ajibarang dapat juga berkunjung ke Fakultas Biologi UGM sehingga saya bisa mengajak berkeliling ke Sawitsari Research Station dan Pantai Porok Fakultas Biologi UGM”, ucap Dekan Fakultas Biologi UGM.

Direktur RSUD Ajibarang, dr. Noegroho Harbani, M.Sc., Sp.S juga menyampaikan ucapan terima kasih serta berharap bahwa dengan adanya kerja sama ini selain transfer bibit, Fakultas Biologi UGM juga dapat mentransfer knowledge khususnya untuk program penanganan stunting di kawasan Ajibarang. Kerja sama ini juga menunjukkan perwujudan dari Sustainable Development Goals dalam kolaborasi mendukung peningkatan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon (SDG 17 dan SDG 15), membangun kesadaran terhadap stunting melalui sosialisasi untuk peningkatan kesehatan masyarakat (SDG 3) sekaligus mendukung pembelajaran dan pendidikan (SDG 4).

Dua Siswa Madrasah Internasional TechnoNatura Jogja mengikuti Magang Kultur Jaringan Tumbuhan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM selama 3 hari (24-26 Januari 2023)

Rilis Berita Jumat, 27 Januari 2023

26 Januari 2023_ Di awal Tahun 2023 ini Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM telah menerima 2 orang siswa level 8 dari Madrasah Internasional TechnoNatura Jogja, yaitu Ata Nufayl An Nabih dan Zufar Syahardyan untuk melaksanakan kegiatan magang Kultur Jaringan Tumbuhan. Kedua siswa tersbut sangat serius mengikuti pematerian dari Ibu Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. Kepala Laboratorium Bioteknologi dan menjalankan praktek Teknik Kultur Jaringan tumbuhan didampingi oleh Sdr. Eka Mega Sampurna, Amd teknisi Laboratorium Bioteknologi.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 10
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7
Slide 8
Slide 9

Mentor level 8 MI TechnoNatura Jogja: Della Rosiana Ningtias, S.Si menyatakan bahwa kegiatan magang ini merupakan salah satu program kegiatan belajar pada pekan entrepreneur di Madrasah Internasional TechnoNatura. Secara umum magang memiliki tujuan memberikan gambaran, wawasan, pengetahuan, dan pengalaman langsung kepada para siswa. Secara khusus, magang memberikan pengalaman dunia kerja sesuai dengan minat dan bakat para siswa atau lebih memahami proses bisnis yang berjalan di perusahaan/lembaga, supaya bisa diberikan kesempatan untuk belajar langsung dari sumbernya dan mendapat pengalaman dunia kerja yang nyata. Dalam kegiatan magang ini, kedua siswa tersebut mendapatkan materi dari Prof. Endang tentang dasar-dasar teknik kultur jaringan tumbuhan secara umum dan keuntungan penggunaan metode kultur jaringan tersebut untuk perbanyakan tanaman/ produksi bibit tanaman secara massal, bersifat seragam dan dalam waktu yang relatif singkat.  Hal ini tentu sangat menjanjikan untuk dikembangkan di dunia industri/Agribisnis. Untuk praktek para siswa melaksanakan praktek tahapan kultur jaringan tumbuhan dimulai dari pembuatan media, mempersiapkan tanaman sebagai tanaman donor untuk dikembangkan yaitu tanaman anggrek sebagai icon dari Laboratorium Bioteknologi yang terkenal sebagai Laboratorium Anggrek UGM dan melakukan subkultur/ pemindahan bibit tanaman/penjarangan bibit tanaman hasil kultur jaringan dari 1 botol kultur yang telah penuh ke medium baru dari ke botol kultur yang lain berupa bibit tanaman anggrek. Phalaenopsis steril tampak tumbuh dengan baik. Meskipun waktunya sangat singkat, hanya dalam waktu 3 hari, Ata dan Zufar kedua siswa ini terlihat sangat menikmati dan antusias mengikuti semua kegiatan yang diberikan oleh Ibu Prof Endang dan mas Eka. Pada hari ke-2 dan ke-3, ada 2 siswa lagi (Yafi dan Ardan) yang dikirimkan dari MI TechnoNatura Jogja untuk mengikuti magang, keduanya juga sangat bersemangat mengikuti kegiatan Magang Kultur Jaringan Tumbuhan ini.

 

Di hari terakhir, para siswa menunjukkan hasil kegiatannya, berupa media tumbuh hasil buatan mereka, kemudian mereka mengerjakan Post Test yang diberikan sebagai dasar penilaian kerja mereka. MI TechnoNatura Jogja menyampaikan Sertifikat untuk Laboratorium Bioteknologi sebagai ungkapan terima kasih bahwa kedua siswa mereka telah diijinkan melaksanakan magang, mendapatkan ilmu dan pengalaman bekerja Teknik kultur jaringan kepada Ata dan Zufar, siswa mereka. Kak Della menyatakan bahwa dengan mengikuti magang ini diharapkan ilmu yang diperoleh oleh kedua siswa tersebut bermanfaat untuk masa depan mereka dan semoga mereka bisa menjadi scientist masa depan Indonesia. Pelaksanaan Magang Kultur Jaringan tersebut juga menjadi bentuk pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam kontribusi peningkatan kualitas pendidikan yang lebih baik (SDG 4) terutama dalam hal kultur jaringan yang berkaitan juga dengan konservasi biodiversitas tumbuhan (SDG 15). Di samping itu, diharapkan kesempatan ini juga menjadi wadah kerja sama yang baik antara kampus dengan lembaga lain termasuk sekolah (SDG 17) dalam mewujudkan pembelajaran yang inovatif dan efektif bagi siswanya (Tim Lab. Bioteknologi)

Gama Wader Memberikan Penyuluhan Pembudidayaan Wader Pari pada KKN PPM UGM

Pengabdian kepada MasyarakatRilis BeritaTajuk Kamis, 26 Januari 2023

Dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan sinergi pemberdayaan kepada masyarakat, tim KKN-PPM UGM Periode 4 Tahun 2022 Unit Kulon Progo YO-099 dengan ketua tim Adityo Reyhan P., melakukan kerja sama dengan Gama Wader, Fakultas Biologi, UGM. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 25 Januari 2023 di Aula Balai Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta ini mengundang Dr. Bambang Retnoaji M.Sc., sebabai ketua tim Gama Wader, Anita Raharjeng, M.Si., M.BioMed.Sc., selaku narasumber dan anggota tim Gama Wader. Acara yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Sendangsari dibuka oleh Bapak Suhardi, selaku Lurah Desa Sendangsari, dan dihadiri oleh kepala pedukuhan, beberapa perwakilan warga serta perwakilan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN). Dalam pembukaannya, Beliau mengharapkan budidaya Ikan Wader Pari dapat diterapkan dan menjadi suatu program lanjutan di Desa Sendangsari, dikarenakan pembudidayaan ikan lokal di Desa Sendangsari masih kurang. Kegiatan Penyuluhan Pembudidayaan Ikan Wader Pari ini sekaligus bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan, ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat terkait (SDG 1 dan SDG  8) serta bentuk kerja sama dan transfer ilmu pengetahuan yang baik antara peneliti di universitas dalam perwujudan hasil riset dan inovasi kepada masyarakat (SDG 4 dan SDG 17).

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6

Selain pematerian tentang budidaya Ikan Wader, juga dilakukan demonstrasi serta menjelaskan secara rinci tentang tahapan pemijahan Ikan Wader Pari kepada masyarakat. Dalam kegiatan demonstrasi ini, masyarakat ikut serta dalam melakukan seleksi ikan jantan dan betina dengan cara mendorong bagian abdomen dari ikan. Selama pendemonstrasian, masyarakat terlihat sangat antusias dan melontarkan beberapa pertanyaan, seperti pentingnya penggunaan aerator selama proses pemijahan, proses dan prospek dan sebagainya.

Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D., sebagai Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM Periode 4 ini menyampaikan harapan terhadap keberlanjutan program ini. Selain potensi  ekonomi Ikan Wader selalu meningkat, juga kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal desa setempat, sambung Ganies. Seperti yang diketahui bahwa Desa Sendangsari sendiri mempunyai tradisi bahwa salah satu syarat pra-nikah yang harus dilakukan oleh pasutri adalah melakukan pelestarian dengan cara menyumbangkan ikan lokal ke sungai. Nadia Mariam C., sebagai ketua program menjelaskan program melepasliarkan ikan di sungai oleh para calon pengantin di desa Sendangsari ini masuk dalam program Jaga Komitmen Warga Kulon Progo dan Sedekah Ikan Pasangan Pengantin (JOGOKALIKU SIPATIN). Michael Nathan P., sebagai ketua Sub Unit Girinyono menambahkan program ini merupakan progam yang dicanangkan Kantor Kemenag Kulon Progo bersama Pemerintah Kabupaten setempat. Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutup oleh moderator. Dengan dilakukan sosialisasi ini, masyarakat Desa Sendangsari diharapkan dapat mengambil peran dalam upaya pelestarian ikan wader pari dengan memulai budidaya ikan wader pari sendiri.

 

Usung Inovasi Pestisida Organik untuk Hama dan Penyakit pada Tanaman Hortikultura, Mahasiswa Biologi Raih Bronze Medal pada Lomba Esai Internasional

PrestasiRilis BeritaTajuk Kamis, 26 Januari 2023

Tim lomba esai mahasiswa Biologi Angkatan 2019 yang diketuai oleh Fatika Soraya Taufik dengan 4 anggota yaitu Amelia Rifki Alifiah, Alodia Marisa Artamevia, Hasna Nur Aini, dan Alifa Amalia pada 10 Januari 2023 berhasil meraih bronze medal pada lomba esai berskala internasional dibawah bimbingan Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. International Agriculture Technology Essay Competition (INTEGRATION) diadakan oleh Agritech Research and Study Club Universitas Brawijaya. Perlombaan ini berlangsung dari tanggal 12 Desember 2022 s.d. 10 Januari 2023. Tema yang diusung adalah “Innovation on Multidiscipline Integration for Agriculture Development” dengan 4 subtema, yaitu (1) Food Security and Innovation; (2) Bioinformatic Application on Agricultural Technology; (3) Agriculture for Human Welfare; dan (4) Sustainable Bioenergy. Dari ke-4 subtema tersebut, Soraya dan tim menyusun sebuah esai yang menjurus pada subtema Agriculture for Human Welfare, dengan judul “Phymose: Innovation of Eco-Friendly Organic Pesticide Using Leaf Extract of Cutleaf Groundcherry (Physalis angulata var. pendula (Rydb.) Waterf.) and Sensitive Plant (Mimosa pudica L.) as an Alternative for Controlling Pests and Diseases in Horticultural Plants to Increase Agricultural Productivity System”.

Slide 1
Slide 2

Esai tersebut disusun berdasarkan permasalahan yang terjadi akibat normalisasi penggunaan pestisida sintetis/kimia yang merugikan berbagai aspek kehidupan. Tanpa disadari, penggunaan pestisida sintetis dalam jangka panjang mampu menimbulkan berbagai penyakit pada manusia, mendorong pencemaran pada lingkungan, dan menyebabkan terjadinya resistensi pada hama dan penyakit tanaman. Berdasarkan hal tersebut, Soraya dan tim menggagas sebuah inovasi pembuatan pestisida organik yang berasal dari pemanfaatan tanaman gulma, yaitu ciplukan dan putri malu, yang ekstrak daunnya dapat digunakan sebagai bahan alami untuk mengontrol hama dan penyakit pada tanaman hortikultura. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan manusia dengan cara yang jauh lebih aman dibandingkan dengan penggunaan pestisida sintetis. Harapannya, karya esai ini dapat menjadi sarana tambahan bagi para pembaca mengingat akan urgensi kebutuhan pestisida organik yang diperlukan untuk menunjang kualitas produktivitas pertanian dan juga kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Inovasi pestisida organik tersebut juga menunjukkan partisipasi Soraya dan tim dalam pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) terutama dalam konservasi dan pengelolaan ekosistem di air dan darat (SDG 14 dan SDg 15) dan menunjang pengembangan riset selanjutnya untuk peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4). Hasil yang luar biasa tersebut juga sesuai dengan komitmen untuk menjalin kerja sama tim yang baik (SDG 17) untuk mendapatkan prestasi yang diharapkan.

Dari ± 200 tim yang turut serta dalam perlombaan ini, Soraya dan tim berhasil meraih bronze medal pada kategori Agriculture for Human Welfare dengan perolehan nilai total 8420 poin. Soraya dan tim berharap dengan mengikuti kompetisi ini, mahasiswa lain juga turut termotivasi untuk dapat menuangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam sebuah karya di bidang kepenulisan pada perlombaan lainnya. [FST]

Prestasi Kontingen Biologi di Ajang Porsenigama 2022

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Kamis, 26 Januari 2023

Porsenigama atau Pekan Olahraga dan Seni Universitas Gadjah Mada merupakan suatu ajang kejuaraan yang diselenggarakan setiap tahun dengan mempertemukan seluruh kontingen dari Fakultas dan Sekolah di UGM untuk berlaga pada cabang olahraga dan tangkai seni yang dilombakan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter kreativitas dan sportivitas dalam perlombaan yang adil di kalangan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Porsenigama 2022 mengusung tema “Bahtera Abhipraya” yang menjadi manifestasi bagi para atlet dan seniman untuk memulai sebuah perjalanan baru dan tercapainya harapan serta kekuatan dalam kebersamaan. Porsenigama tahun ini diselenggarakan secara offline pada tanggal 16 Oktober hingga 27 November 2022 dengan memperhatikan protokol kesehatan yang terencana. Porsenigama tahun 2022 memiliki slogan yaitu “Pijar Laskar Gadjah Mada, Cipta Gemilang Porsenigama”.

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6

 

Pada Porsenigama tahun ini, Fakultas Biologi turut berpartisipasi pada 19 cabang lomba yang terdiri dari 12 cabang olahraga dan 7 tangkai seni. Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi memperoleh juara pada cabang olahraga Pencak Silat dan Panahan serta pada tangkai seni khususnya lomba naskah lakon. Dalam cabang olahraga Pencak Silat mata lomba Seni Tunggal Putri diwakili oleh Tiara Amalia Nur Sabrina dari angkatan 2021 yang berhasil memperoleh medali perak dan Kinanti Ayurahmawati Pranatami dari angkatan 2019 dengan medali perunggu. Pada cabang lomba yang sama, yaitu mata lomba Tanding Putri A dan  Tanding Putri B diwakili oleh Ranti Aliffia Nurjannah dan Jauza Hanifah Azzahra angkatan 2022 berhasil memperoleh medali perunggu. Selanjutnya, dari cabang lomba Panahan Beregu Putra yang diwakili oleh Romualdus  Marcel Prima Chrisandy, Andreas Wibisono, dan Rafli Nur Muhammad Fahrezi berhasil mendapatkan medali perak. Fakultas Biologi juga memperoleh prestasi pada tangkai seni yaitu Naskah Lakon yang diwakili oleh Sefiansyah Rizqi Fauzi angkatan 2021 berhasil mendapatkan medali perunggu.

Menurut Lucia Arum Sekar Meysari selaku Kepala Departemen Minat dan Bakat Fakultas Biologi periode 2021-2022 mengungkapkan bahwa keseluruhan kegiatan Porsenigama tahun ini yang mengusung sistem bauran lebih terpadu daripada sebelumnya. “Dengan lebih banyaknya lomba secara offline, dapat menambah antusiasme atlet dan mahasiswa Fakultas Biologi dalam mendukung tim kontingen dari Biologi. Selanjutnya, banyak sekali perolehan medali dari lomba-lomba yang tidak pernah dijuarai sebelumnya oleh kontingen Biologi. Persiapan dan perjuangan atlet, official, dan seluruh perwakilan kontingen Biologi menghasilkan buah yang manis dan sangat membanggakan. Kami mengucapkan terimakasih dan selamat kepada seluruh perwakilan kontingen Biologi baik atlet, peserta, official, tim supporteran Double Helix, serta seluruh mahasiswa yang mendukung dan memeriahkan Porsenigama 2022”.

“Kedepannya, kami juga akan terus berusaha memperbaiki kekurangan terkait dengan persiapan dan pelaksanaan Porsenigama berdasarkan evaluasi tahun ini guna memaksimalkan pencapaian di tahun berikutnya. Oleh karena itu, diharapkan partisipasi yang lebih dari mahasiswa serta dukungan dari pihak Fakultas Biologi baik dukungan moral maupun material. Besar harapan agar Porsenigama di tahun selanjutnya berjalan dengan lancar dan semakin banyak anggota mahasiswa Fakultas Biologi yang ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan ini baik secara internal maupun eksternal.” Ujar Ocza Aradya dan Madhava Wiryana selaku Koordinator Kontingen Fakultas Biologi.

Seluruh prestasi gemilang yang telah didapatkan patut diapresiasi dan dapat dijadikan sebagai motivasi bagi seluruh mahasiswa Fakultas Biologi dalam menorehkan prestasi-prestasi di bidang olahraga dan seni. Prestasi tersebut juga menunjukkan semangat mahasiswa dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas (SDG 3) melalui peningkatan prestasi, termasuk prestasi di luar akademik maupun menunjukkan kerja sama tim yang baik dalam meraih prestasi-prestasi tersebut (SDG 17). Namun, bukan berarti pencapaian tersebut menjadi titik akhir dari sebuah perjuangan, melainkan dapat lebih membakar semangat sportivitas untuk berkompetisi di Porsenigama di tahun-tahun berikutnya. [BEM]

1…71727374

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Tantangan Malaria Indonesia Timur, Mahasiswa Magister Biologi UGM Raih Juara Nasional
  • Pendaftaran Program Internalisasi Nilai-nilai Pioner (PIN PIONER) UGM 2026
  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju