- Tahun 2008 – Prof. Budi menerima penghargaan Insan UGM pertama dalam kategori Modul Pembelajaran Berbasis Riset, yang diserahkan oleh Rektor UGM kala itu, Alm. Prof. Sudjarwadi.
- Tahun 2012 – Penghargaan kedua diberikan pada kategori Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Hasil Riset Terbaik, yang diserahkan oleh Prof. Pratikno sebagai Rektor UGM di Balai Senat UGM.
- Tahun 2020 – Di tengah pandemi COVID-19, Prof. Budi meraih penghargaan ketiga untuk kategori Kerjasama Hasil Riset dan Hilirisasi dengan Industri yang diserahkan oleh Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono.
- Tahun 2024 – Penghargaan keempat diterima dalam kategori Penelitian Terbaik Tema Kedaulatan Pangan, yang disaksikan langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia.
Daniel Imanuel Manafe, mewakili tim, menjelaskan bahwa perubahan topografi tambang yang cepat sering kali menjadi tantangan besar dalam memastikan standar keselamatan dan produktivitas. “Metode konvensional seperti survei terestris memang akurat, tetapi tidak efisien untuk area yang dinamis. Sistem kami menggunakan UAV drone dan 3D LiDAR untuk mengatasi masalah tersebut,” ujarnya.
Bagi Eliora, mahasiswa Biologi dalam tim ini, bergabung dalam kompetisi menjadi pengalaman yang penuh tantangan sekaligus membuka wawasan baru. “Kompetisi ini memberikan pengalaman yang tak ternilai. Saya harap ke depannya semakin banyak mahasiswa yang berani mencoba sesuatu di luar bidang mereka. Ternyata, justru dari sana, peluang besar bisa tercipta,” ujarnya.
Pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024, bertempat di Balai Padukuhan Mrican, telah berlangsung kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berupa “Pelatihan Pembuatan Produk Minuman Kesehatan berbasis hasil kebun dan Evaluasi Kegiatan Pengabdian”. Pada kegiatan tersebut dihadiri anggota Kelompok Wanita Tani Srikandi dengan ketua Ibu Nur Handayani. Edukasi dan pelatihan disampaikan oleh narasumber Dr.Dra. Rr. Upiek Ngesti WA., DAP&E, M.Biomed; didampingi oleh Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc, dan Nur Indah Septriani, M.Sc., Ph.D.
Pada pelatihan ini dihasilkan produk minuman kesehatan berbasis “racikan tanaman yang bermanfaat obat” dan diberikan label “TomSel” dengan kepanjangan “tombo kesel”. Hasil pelatihan ini nantinya akan di pamerkan pada kegiatan Research Day yang akan dilaksanakan Fakultas Biologi UGM. Selain meracik minuman Kesehatan, juga disampaikan bagaimana membuat kemasan yang sehat, menarik, dan pemasarannya. Selanjutnya adalah penyampaian kesan pesan oleh anggota masyarakat melalui anggota KWT kepada tim pengabdian Desa Mitra, sebagai bentuk evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke kebun percontohan.
Pelatihan pembuatan produk minuman kesehatan, penggunaan dan pemanfaatan lahan untuk TOGA dan sayur, peningkatan ekonomi keluarga dari hasil lahan, peningkatan konsumsi protein hewani, dan kemitraan ini sebagai salah satu bentuk komitmen Fakultas Biologi UGM dalam melaksanakan dan mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), untuk nomor (3), yaitu “Kehidupan yang sehat dan Sejahtera”; (8) “Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi”; (11) “Kota dan komunitas yang berkelanjutan”; (12) “Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab”; (15) “Menjaga ekosistem darat”; (17) “Kemitraan untuk mencapai tujuan”.
Bermitra dengan Srikandi secara berkelanjutan
Untuk Hidup sehat dan Sejahtera yang jadi idaman
Tim Desa Mitra yang komit dan kompak
Menjadikan kegiatan semakin semarak
Salam Lestari dari Fakultas Biologi….
- Pengambilan citra gambar menggunakan drone.
- Identifikasi potensi badan air tempat nyamuk berkembang biak.
- Validasi peta habitat nyamuk.
- Penanganan badan air menggunakan larvasida.















































