• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
  • hal. 89
Arsip:

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas

Seminar Nasional untuk Memperingati Purna Tugas Prof. Tjut Sugandawaty Djohan di Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaTajuk Jumat, 15 September 2023

Yogyakarta, 14 September 2023 — Pada tanggal 12 September 2023, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Laboratorium Ekologi dan Konservasi menyelenggarakan Seminar Hybrid bertajuk “Solusi berbasis alam untuk mengelola ekosistem di lanskap-bentang laut tropika untuk kesejahteraan manusia” di Auditorium Biologi Tropika. Kegiatan yang diawali sambutan dari ketua panitia Dr.rer.nat Andhika Puspito Nugroho dan dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi, Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc ini dilaksanakan dalam rangka memperingati purna tugas Prof. Tjut Sugandawaty Djohan yang telah memberikan sumbangan ilmiah yang berharga selama hampir 40 tahun berkarya di Fakultas Biologi UGM. Lebih lanjut, seminar ini terselenggara bertepatan dengan hari lahir Prof Tjut juga sebagai bukti penghargaan dan apresiasi yang besar terhadap kontribusi beliau yang tak terhitung jumlahnya dalam pengembangan ilmu ekologi dan konservasi.

Tema seminar diangkat sebagai respon atas kerusakan ekosistem yang terjadi di berbagai area di dunia. Padahal, ekosistem dalam lanskap dan bentanglaut, memberikan jasa yang mendukung antara lain kehidupan manusia seperti pasokan air bersih, pangan, udara bersih, hingga aspek budaya dan spiritual yang berkelanjutan. Kerusakan ekosistem yang luar biasa ini mendorong United Nation mendeklarasikan 2021-2030 the UN Decade on Ecosystem Restoration, yang mendorong program-program restorasi ekosistem dalam skala global. Lebih lanjut, hubungan timbal balik antara kesejahteraan manusia dan kesehatan ekosistem terus dibangun, salah satunya melalui Solusi Berbasis Alam atau Nature-based Solution (NBS). NBS adalah pendekatan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pengelolaan berbasis jasa ekosistem sebagai solusi permasalahan manusia di era antroposen. Lebih lanjut, diharapkan topik terkait NBS juga dapat mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seminar hybrid yang dihadiri oleh hampir 220 peserta baik luring dan daring dilaksanakan dengan dua sesi utama yaitu sesi keynote speakers dan invited speakers. Dalam sesi keynote yang dimoderatori Mukhlish Jamal Musa Holle, DPhil, Profesor Tjut Sugandawaty Djohan mengangkat tema “Kerusakan ekosistem di lanskap-bentanglaut tropika dan darurat iklim,” sedangkan Prof. Jatna Supriatna dari Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (Research Center for Climate Change) membahas “Potensi layanan ekosistem untuk perdagangan karbon.” Selanjutnya, Dr. Barano Siswa Sulistyawan dari Global Environment Facility-RIMBA, Kementerian ATR/BPN, berbicara tentang “Perwujudan Koridor Lanskap RIMBA melalui Ekonomi Hijau.

Pada sesi invited speakers yang dimoderatori Dr. Siti Nurleily Marliana, Akbar Reza, M.Sc, dan Ardyan Pramudya Kurniawan, M.Si, turut hadir bimbingan Prof Tjut untuk berbagi pengalaman yaitu “Dr.Ir.Aji Ali Akbar, S. Hut, M. Si, IPU (Universitas Tanjungpura) Gemasakti Adzan, M.Sc. (World Resources Institute Indonesia), Dr. Rossie Wiedya Nusantara (Universitas Tanjungpura), Dr. Karyadi Baskoro, M.Si. (Universitas Diponegoro), Achmad Ariefiandy, M.Phil. (Komodo Survival Program), Sugotowikan (Ateliers Francois S.A.), Dr. Sudaryanto (Universitas Udayana), Willem Amu Blegur, M.Sc (Universitas Timor), Arief Rachman, M.Sc. (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Ryannika Dwi Astuti, S.Si. (Yayasan LINI).

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk sharing pengalaman, pengetahuan, berjejaring, termasuk menginspirasi generasi pemuda untuk terjun di dunia ekologi dan konservasi karena generasi pemuda sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan lingkungan saat ini dan masa depan. Pada kesempatan yang sama, panitia dan Prof Tjut juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia, serta berbagai latar belakang profesi termasuk akademisi, ilmuwan, mahasiswa, dan praktisi konservasi. “Semangat dan antusiasme yang telah ditunjukkan dalam acara ini memotivasi kami untuk terus berjuang dalam menjaga alam dan mendukung keberlanjutan” pungkas Ketua Panitia.

 

Babak Semifinal Biology Brainiac Competition (2023)

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Kamis, 14 September 2023

Pada Sabtu, 9 September 2023 telah diadakan Babak Semifinal Biology Brainiac Competition oleh Panitia Biosphere#6 via Zoom Meeting dengan peserta sebanyak 20 tim. Adapun Babak semifinal ini merupakan rangkaian dari acara Biology Brainiac Competition yang akan membawa peserta hingga ke Babak Final. Pada babak semifinal tersebut, peserta mengerjakan soal sebanyak 100 soal yang terdiri dari soal pilihan ganda, soal pilihan berganda, dan analisis sebab akibat. Soal dikerjakan secara daring melalui link yang dikirimkan panitia melalui email masing masing tim. Pengerjaan soal pada memiliki durasi waktu maksimal 180 menit untuk satu sesi pengerjaan soal. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB untuk open Zoom dan presensi peserta. Sebelum dimulai, panitia membacakan mekanisme pengerjaan soal terlebih dahulu untuk menghindari adanya kendala. Kemudian pengerjaan soal dimulai pada pukul 09.00 WIB – 12.50 WIB. Pada saat pengerjaan soal, semua peserta wajib mengaktifkan kamera dari awal hingga akhir pengerjaan soal. Selama pengerjaan soal, panitia melakukan pengawasan terhadap peserta agar tidak melakukan tindak kecurangan. Babak penyisihan Biology Brainiac Competition tersebut diakhiri dengan sesi dokumentasi dan penutupan.

Pada babak penyisihan Biology Brainiac Competition tersebut akan diambil tim terbaik untuk masuk babak final. Pada babak ini akan dipilih 10 tim dengan perolehan nilai tertinggi untuk mengikuti babak final dan grandfinal yang dilaksanakan secara daring pada tanggal 23 September 2023. Adapun harapan diselenggarakan Biology Brainiac Competition dapat menjadi jalan untuk seluruh siswa di Indonesia agar dapat belajar untuk berjuang dalam menggapai impian dan cita-citanya ke jenjang pendidikan selanjutnya dan dapat terus mengoptimalkan potensi diri dengan terus aktif dan berprestasi. [Penulis: Panitia BIOSPHERE]

Diklat Lapangan Angkatan Diksar XVII Biology Orchid Study Club (BiOSC) Tahun 2022/2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Rabu, 13 September 2023

Kegiatan Diklat Lapangan Pendidikan Lanjut Angkatan Diksar XVII BiOSC Tahun 2023 merupakan suatu agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Biology Orchid Study Club (BiOSC). Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan skill dan pengetahuan terkait penelitian, budidaya, dan konservasi anggrek bagi calon anggota divisi BiOSC. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Fakultas Biologi dan Greenhouse Karanggayam pada 19 Agustus 2023, serta Balelawang Orchid Species yang beralamat di Tegalsan, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman pada tanggal 20 Agustus 2023.

 

Peserta dari kegiatan Diklat Lapangan 2023 adalah angkatan diksar XVII berjumlah 42 orang. Tujuan dari kegiatan diklat lapangan adalah untuk memberikan pembekalan terkait keilmuan anggrek bagi calon anggota baru BiOSC melalui praktik yang dilakukan dalam lingkup penelitian, budidaya, maupun konservasi. Dari pembekalan tersebut, peserta dapat mengidentifikasi anggrek dan pengaruh parameter fisikokimianya, melakukan proses budidaya anggrek seperti aklimatisasi, dan mengetahui cara melakukan pengawetan tanaman.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina BiOSC, Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. Sebelum memulai praktik, terlebih dahulu dilakukan pematerian awal oleh Koordinator Divisi Penelitian dan Budidaya Biology Orchid Study Club. Praktik penelitian yang dilakukan adalah pembuatan herbarium basah dengan buah anggrek sebagai objek awetan di Fakultas Biologi UGM. Buah anggrek yang digunakan adalah jenis Rynchostilis retusa, Arundina graminifolia, dan Cymbidium encifolium. Penutupan praktik lapangan penelitian dilakukan dan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Greenhouse Karanggayam. Di sana, dilakukan praktik budidaya yakni aklimatisasi anggrek Dendrobium hybrid di Greenhouse Karanggayam. Rangkaian diklap hari pertama diakhiri dengan perjalanan kembali ke rumah masing-masing.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta dan panitia ke Balelawang Orchid Species. Sambutan diberikan oleh Bapak Anton selaku pengelola Balelawang Orchid Species. Di sana, peserta melakukan praktik konservasi yakni identifikasi anggrek alam dan pengukuran parameter fisiko kimia. Parameter yang diukur adalah suhu udara, intensitas cahaya, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan suhu tanah. Kegiatan diksar lapangan hari kedua ditutup dengan acara makan siang dan dokumentasi bersama.

Penetapan AD XVII menjadi anggota divisi tidak berhenti sampai disana. Pada Sabtu, 3 September 2023, peserta melakukan presentasi terkait dengan proposal penelitian, praktik budidaya, dan identifikasi sekaligus pengukuran parameter fisikokimia. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih skill komunikasi dan memberitahukan kepada audiens mengenai anggrek apa saja yang telah berhasil mereka identifikasi. Jenis anggrek yang berhasil diidentifikasi antara lain Dendrobium crumenatum, Dendrobium mutabile, Acriopsis, Vanda tricolor, dan masih banyak lagi. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pengumuman kelulusan dan pelantikan AD XVII menjadi anggota divisi serta bincang divisi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian reward kepada peserta terbaik dan dokumentasi bersama sebagai bentuk apresiasi memasuki divisi di BiOSC. [Penulis: BiOSC]

Mini Simposium dan Scholarship Interview, Kolaborasi Fakultas Biologi dengan National Central University dan National Health and Research Institute Taiwan

Rilis BeritaTajuk Rabu, 13 September 2023

Yogyakarta, 12 September 2023 – Fakultas Biologi bekerja sama dengan National Center University (NCU) dan National Health and Research Institute (NHRI), Taiwan menyelenggarakan Mini Simposium and Scholarship Interview, bertempat di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kedatangan delegasi dari NCU dan NHRI, Taiwan diterima oleh pimpinan fakultas di Ruang Sidang KPTU, Fakultas Biologi UGM. Delegasi tersebut diantaranya Prof. Chien-Chia Wang, Prof. Shen-Liang Chen, Prof. Yueh-Hsia Luo, Raden Aditya Aryandi, M.Sc. dari NCU, serta Prof. Tsung-Hsien Chuang, Prof. Jyh-Lyh Juang, Prof. Hsiu-Jung Lo, Prof. Ya-Hui Chi, Prof. Hsien-Jen Cheng dari NHRI, Taiwan. Dari Fakultas Biologi dihadiri oleh, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta Arief Muammar, S.Si., M.Sc. dari Laboratorium Mikrobiologi.


Dr. Eko selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama,dan Alumni menyampaikan profil Fakultas Biologi. Pemaparan tersebut terkait sejarah Fakultas Biologi, prestasi, program studi yang ditawarkan, fasilitas, hingga kolaborasi-kolaborasi yang terlah terjalin antara Fakultas Biologi UGM dengan berbagai lembaga dan perusahaan serta universitas di seluruh dunia.

Selanjutnya, Prof. Chien-Chia Wang, Head of Department of Life Science, National Central University menyampaikan apresiasinya dalam kesempatan berkolaborasi dengan Fakultas Biologi. NCU dan NHRI berfokus pada biomedis dan pengembangan inovasi seputar bioinformatika hingga pemfaatan AI dalam lingkup biologi.

Mini Simposium diselenggarakan bertempat di Ruang Kuliah 1 dan 2, Gedung B, Fakultas Biologi UGM. Acara tersebut dipandu oleh Indah N Fauziah, mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi UGM, sebagai pembawa acara.

“Our collaboration with NCU has been establish since years. We’re confident to continue the strength collaboration,” ujar Prof. Budi selaku Dekan, pada sambutannya (12/9). Prof. Budi juga menyampaikan sudah banyak lulusan dari Biologi UGM yang melanjutkan studi dan penelitian di NCU. Sambutan tersebut dilanjutkan dengan pembukaan Mini Simposium oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Prof. Wang selaku Head of Department of Life Science menyampaikan sambutannya beserta presentasi profil National Central University terutama Departement of Life Science. Beliau menyampaikan fokus riset departemennya yang berada dilingkup biomedis serta terdapat Department of Medical Engineering yang mengembangkan riset terkait peralatan medis dan pengembangan inovasi bioinformatika dan AI. Sambutan dilanjutkan oleh Prof. Ya Hui Chi, selaku Chief of Student Affairs Office, NHRI. Beliau menyampaikan fokus NHRI dalam isu kesehatan bekerja sama dengan berbagai universitas dan juga pemerintah.

Sesi utama mini simposium dipandu oleh Tyas Ikhsan Hikmawan, M.Sc., Ph.D. selaku moderator. Presentasi pertama disampaikan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. yang menyampaikan materi bertajuk “Integration of Biorefinery Concept in Biofuel Production from Microalgae”. Presentasi kedua disampaikan oleh Prof. Tsung-Hsien Chuang dari NHRI. Prof. Chuang menyampaikan materi mengenai risetnya tentang Respon Imun dan TLR (Toll Like Receptor). Presentasi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc yang menyampaikan materi terkait risetnya tentang Kultivasi Ikan Wader Pari. Prof. Yueh-Hsia Luo dari NCU menyampaikan presentasi selanjutnya. Prof. Luo menyampaikan materi mengenai Interaksi Mikrobiota dan Immunitas. Selanjutnya, presentasi disampaikan oleh Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech. yang menyampaikan materi bertajuk “Recombinant System and Reporter Viruses for Primate Simplexviruses”, dan dilanjutkan dengan presentasi oleh Prof. Hsiu-Jung Lo dari NHRI. Prof. Lo memaparkan materi terkait pusat riset yang ada dibawah NHRI yang berfokus pada riset-riset dibidang biomedis diantaranya Industry Innovation Research, Public Health and Policy Advocacy, dan Basic and Translational Medical Research. Presentasi mini simposium ditutup dengan pemaparan materi oleh Wahyu Aristyaning Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D. mengenai deteksi varian Quasispessies dari Virus Hepatitis B di Indonesia.

Scholarship Interview selanjutnya dilaksanakan bertempat di Gedung KPTU Fakultas Biologi. Wawancara tersebut dihadiri oleh mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Biologi UGM yang berminat untuk melanjutkan studi dan penelitian di Taiwan terutama di NCU-NHRI.

Diskusi kerja sama selanjutnya dilaksanakan di Ruang Sidang KPTU. Fakultas Biologi menginisiasi kerja sama Double Degree untuk program studi master dan doktoral serta kolaborasi UGM, NCU, dan NHRI dalam rencana pendirian Biomedical Center di UGM. Prof. Wang menyambut baik inisiasi kerja sama tersebut dan diharapkan dapat turut serta dalam peningkatan kuantitan dan kualitas riset di UGM khususnya di Fakultas Biologi UGM.

Kolaborasi Fakultas Biologi dengan NCU dan NHRI dalam pelaksanaan Mini Simposium dan Scholarship Interview menunjukkan komitmen Fakultas Biologi dalam perannya dalam pembangunan berkelanjutan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu kehidupan sehat (SDG 3), kualitas pendidikan yang baik (SDG 4), serta kemitraan (SDG 17).

Pematerian Kematalabiogamaan Diklatsar Calon Anggota Muda XXVI Matalabiogama 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 12 September 2023

Diklatsar CAM merupakan rangkaian acara yang dilaksanakan setiap tahun untuk CAM baru. Rangkaian acara tersebut bertujuan untuk memberi pematerian dan pelatihan dasar topik-topik yang dibutuhkan CAM untuk menjadi anggota Matalabiogama. Tahun ini, CAM XXVI akan menjalani pematerian IMPK, SAR & P3K, Survival, Mountaineering, Caving, dan Kematalabiogamaan. Pematerian kedua yang dilaksanakan pada Diklatsar CAM XXVI adalah Kematalabiogamaan.

Unsur-unsur kematalabiogamaan cukup penting untuk dipelajari CAM supaya dapat memahami apa artinya menjadi anggota Matalabiogama. Pada tanggal 10 September 2023, pematerian kematalabiogamaan untuk Diklatsar CAM XXVI dilaksanakan dari pukul 13.00 – 14.35 WIB di area lantai dua kantin BioGeo UGM. Pematerian kematalabiogamaan dibawa oleh senior D23 Matalabiogama Muhammad Helmi Fauzan. Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan mars Matalabiogama bersama. Kemudian, pematerian dimulai dengan materi kepemimpinan, dimana pemateri mengajarkan arti, nilai-nilai dan apa yang dihadapi oleh seorang ketua. Pemateri juga berbagi pengalamannya sebagai ketua umum Matalabiogama tahun lalu. CAM lalu diberikan kesempatan untuk bertanya dalam sesi tanya-jawab dengan pemateri. Kemudian, pematerian dilanjutkan dengan pematerian kematalabiogamaan, dimana pemateri mendiskusikan visi misi, sejarah dan berbagai macam pengalaman sebagai anggota Matalabiogama. Setelah sesi tanya-jawab dengan pemateri, rangkaian acara diakhiri dengan dokumentasi.

Sekian dari kami, semoga pematerian yang diberikan dapat berguna untuk CAM XXVI supaya bisa menjadi anggota Matalabiogama dan semoga rangkaian pematerian berikut dapat berjalan dengan lancar. Vivat Et Floreat! [Penulis: MATALA]

Pematerian IMPK Diklatsar Calon Anggota Muda XXVI Matalabiogama 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Selasa, 12 September 2023

Diklatsar CAM merupakan rangkaian acara yang dilaksanakan setiap tahun untuk CAM baru. Rangkaian acara tersebut bertujuan untuk memberi pematerian dan pelatihan dasar topik-topik yang dibutuhkan CAM untuk menjadi anggota Matalabiogama. Tahun ini, CAM XXVI akan menjalani pematerian IMPK, SAR & P3K, Survival, Mountaineering, Caving, dan Kematalabiogamaan. Pematerian pertama yang dilaksanakan pada Diklatsar CAM XXVI adalah IMPK.

Ilmu Medan Peta dan Kompas (IMPK) merupakan ilmu dalam bernavigasi dengan mengenali medan sekitar untuk menentukan posisi diri di suatu tempat. Teknik dalam IMPK biasanya menggunakan alat-alat navigasi seperti kompas dan peta. Pada tanggal 9 September 2023, pematerian IMPK untuk Diklatsar CAM XXVI dilaksanakan dari pukul 13.00 – 14.50 WIB di area lantai dua kantin BioGeo UGM. Pematerian IMPK dibawa oleh anggota Matalabiogama aktif Harits Alam Maulana yang mempunyai pemahaman IMPK yang cukup luas. Pematerian dimulai dengan narasumber mengajarkan CAM dasar IMPK seperti cara membaca dan mengukur skala di peta, cara menggunakan kompas bidik, cara menggunakan protractor peta dan cara mengetahui posisi diri dalam sebuah medan tanpa menggunakan alat-alat navigasi tersebut. Setelah pemaparan materi, CAM diberi kesempatan untuk bertanya dalam sesi tanya-jawab. Lalu, CAM diberi kesempatan untuk mempraktekan ilmu IMPK yang baru dipelajari dengan mengukur skala dalam peta yang diberikan dan juga menggunakan kompas bidik untuk mengukur derajat mata angin benda-benda di sekitar lokasi. Lalu, rangkaian pematerian diakhiri dengan dokumentasi.

Sekian dari kami, semoga pematerian yang diberikan dapat berguna untuk CAM XXVI supaya bisa menjadi anggota Matalabiogama dan semoga rangkaian pematerian berikut dapat berjalan dengan lancar. Vivat Et Floreat! [Penulis: MATALA]

Family Gathering 2023, sebagai Rangkaian Acara Dies Natalis ke-68 Fakultas Biologi UGM

Rilis BeritaTajuk Senin, 11 September 2023

Minggu (10/09/23) diselenggarakan family gathering yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Dies ke-68 Fakultas Biologi UGM. Acara tersebut berlangsung dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 11.00 dan diikuti oleh segenap Dosen dan Tenaga Kependidikan beserta keluarga. Family Gathering pada tahun ini mengusung tema “Biologi Berkarya, Keluarga Sehat dan Bahagia” ini diiuti lebih dari 300 orang.

Acara dimulai dengan panjatan doa yang dipimpin oleh Arief Muammar, S.Si., M.Sc. Selanjutnya disampaikan sambutan sekaligus pembukaan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Prof. Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan acara dengan baik, dan beliau juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran segenap Dosen dan Tenaga Kependidikan beserta keluarga untuk mengikuti acara tersebut. Sedikitnya selama 10 dekade ini Family Gathering selalu terselenggara dengan tujuan meningkatkan tali silaturahmi dan kekeluargaan diantara keluarga baik Dosen maupun Tenaga Kependidikan. Semoga kesehatan dan kebahagiaan selalu menyertai kita semua tutur Bapak Dekan diakhir sambutannya.

Setelah sambutan Dekan, seluruh peserta melakukan senam bersama yang dipimpin oleh seorang instruktur. Seluruh peserta mengikuti senam dari awal sampai akhir yang ditutup dengan relaksasi dan pendinginan bersama. Setelah senam, sambil sarapan bersama, peserta dihibur dengan nyanyian dan organ tunggal. Acara inti pada kegiatan Family Gathering ini adalah diadakannya lomba-lomba yang diikuti oleh sebagian besar peserta. Lomba kali ini mengambil 2 kategori yaitu lomba keluarga bahagia dalam bentuk lomba pentas kekompokan dari seluruh anggota peserta lomba dan lomba keluarga ceria yaitu lomba anak-anak dalam bentuk lomba kecepatan mengaitkan topi keranjang. Semua lomba diikuti oleh peserta dengan riang gembira.

Di akhir acara, diumumkan para pemenang lomba dan pembagian doorprize. Pemenang lomba kali ini, untuk lomba keluarga bahagia diraih oleh keluarga Bapak Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si. M.S., Ph.D. (Juara I), keluarga Bapak Haryanto (Juara II), keluarga Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Juara III), dan keluarga Ibu Titin Fauziah, S.E., M.B.A. (Juara Harapan). Untuk lomba keluarga ceria anak-anak sebagai juara I adalah Almira (putri Ibu Ganes Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D.), juara II adalah Keanu (putra Bapak Hamdani), juara III adalah Wisam (putra Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.) dan juara harapan adalah Khansa (putri Bapak Iwan).

Keseruan dalam kegiatan Family Gathering ini memberikan satu warna bagi Fakultas Biologi UGM yang telah berhasil secara konsisten turut menguatkan tali silaturami dan keakraban keluarga besar Dosen dan Tenaga Kependidikan. Hal ini sangat mendukung pelaksanaan promosi dan capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Beberapa kaitan dengan SDGs khususnya pada dukungan Kesejahteraan Bagi Semua (Tujuan ke-3). Family Gathering dapat meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga dengan menciptakan ikatan emosional yang kuat antara anggota keluarga. Hubungan yang baik dalam keluarga dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional anggota keluarga, yang merupakan bagian dari tujuan SDGs untuk memastikan kesejahteraan semua orang. Selain itu, acara Family Gathering juga mendukung terhadap pengalaman Pendidikan Berkualitas (Tujuan ke-4). Family gathering menjadi waktu untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai dengan anggota keluarga yang lebih muda. Ini dapat mendukung pendidikan informal dan bertindak sebagai platform untuk mendukung pendidikan berkualitas. Sehingga, mari kita ciptakan kebahagiaan dengan bersama-sama berkumpul, tertawa dan bernyanyi untuk kesejahteraan Bersama dan Kesehatan dalam pendidikan berkulitas kita.

Salam Lestari dari Fakultas Biologi.

Mahasiswa Magang MBKM, Implementasi Kerja Sama Fakultas Biologi UGM dengan Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 9 September 2023

Yogyakarta, 7 September 2023 – Fakultas Biologi UGM menjalin kerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Udayana dalam lingkup pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kerja sama tersebut diresmikan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Senat Fakultas Biologi UGM. Agenda tersebut dihadiri oleh mitra dari Universitas Udayana diantaranya Dr. Ida Ayu Putri Darmawati selaku Kepala Program Studi Sarjana Agroteknologi, Prof. Dr. Ir. Rindang Dwiyanti, M.Sc. selaku Dosen Pembimbing MBKM beserta 4 mahasiswa yang akan berpartisipasi dalam kegiatan MBKM di Fakultas Biologi UGM selama 4 bulan kedepan. Dari Fakultas Biologi dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Sukirno, S.Si, M.Sc., Ph.D. selaku Kepala Program Studi Sarjana Biologi, dan Prof. Dr. Endang Semiarti, MS., M.Sc. dari Laboratorium Bioteknologi.


Dr. Ida Ayu dan Prof. Rindang menyampaikan kedatangan mereka ke Fakultas Biologi disamping untuk penandatanganan kerja sama namun sekaligus mengantarkan keempat mahasiswanya yang akan melaksanakan MBKM Penelitian sekaligus Sit In Kelas di Fakultas Biologi UGM selama 4 bulan kedepan hingga 5 Januari 2023. Pelaksanaan MBKM tersebut juga merupakan implementasi dari kerja sama yang dijalin antara Fakultas Biologi UGM dengan Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Dr. Eko selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, menyambut baik kedatangan Dr. Ida Ayu, Prof. Rindang, maupun mahasiswa-mahasiswa yang akan melaksanakan magang MBKM di Fakultas Biologi. Beliau juga menyampaikan Fakultas Biologi merupakan kampus yang beragam dengan banyak mahasiswa dari berbagai daerah termasuk dari pertukaran mahasiswa di universitas dalam maupun luar negeri. Dr. Bambang sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan Sukirno, Ph.D. selaku Kepala Program Studi Sarjana Biologi selanjutnya menyampaikan menyambut baik keempat mahasiswa tersebut yang akan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Mahasiswa magang akan difasilitasi untuk dapat melaksanakan perkuliahan maupun magang secara efektif dan nyaman selama di Fakultas Biologi UGM.

Prof. Endang dari Laboratorium Bioteknologi yang menjadi pembimbing keempat mahasiswa Universitas Udayana tersebut selama di Fakultas Biologi menyampaikan keempat mahasiswa membawa spesimen anggrek dari Bali yang akan dipelajari dan dikembangkan di Fakultas Biologi. Harapannya kerja sama ini sekaligus menjadi kolaborasi yang baik antara Fakultas Biologi UGM dengan Fakultas Pertanian Universitas Udayana serta menghasilkan luaran yang penelitian maupun kolaborasi pendidikan yang dapat bermanfaat kedepannya.

Kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen Fakultas Biologi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sesuai dengan Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) diantaranya kualitas pendidikan yang baik (SDG 4) dan kolaborasi yang berkelanjutan (SGD 17).

Muda Mudi Konservasi: Ngobrolin A-Z Tentang Biodiversitas

Rilis BeritaTajuk Sabtu, 9 September 2023

Yogyakarta, 7 September 2023 – Center for Tropical Biodiversity (Centrobio) Fakultas Biologi UGM melaksanakan seminar bertajuk “Muda Mudi Konservasi: Ngobrolin A-Z Tentang Biodiversitas”, yang dilaksanakan secara hybrid dengan daring melalui zoom meeting dan luring bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM. Seminar tersebut diisi oleh dua narasumber diantaranya Ardiantiono, Ph.D. (Cand) dari Durrell Institute of Ecology and Conservation, University of Kent, United Kingdom, dan Dr. Dwi Sendi Priyono, S.Si., M.Si. dari Fakultas Biologi UGM, dan dipandu oleh Akbar Reza, S.Si., M.Sc., serta dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, dan Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM. Seminar tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai universitas dan lembaga di Indonesia.


Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi memberikan sambutannya. Dr. Eko menyampaikan seminar ini merupakan upaya yang baik untuk mengajak muda mudi berpartisipasi dalam pelestarian biodiversitas. Beliau juga mengharapkan kontribusi terhadap konservasi dan biodiversitas tidak terhenti sampai disini namun terus berkesinambungan dan dapat diteruskan oleh pemuda pemudi selanjutnya.

Prof. Budi selaku Dekan selanjutnya memberikan sambutannya pula (7/9), “Centrobio sebagai Pusat Studi Bidang Konservasi dan Biodiversitas menghasilkan benih-benih muda mudi yang sadar akan konservasi dan penggiat pelestarian konservasi”. Prof. Budi juga menyampaikan bagaimana kerja sama Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) yang sejalan dengan Centrobio dalam mendukung konservasi dan pelestarian biodiversitas dan dilanjutkan dengan pembukaan seminar tersebut.

Sesi diskusi selanjutnya dipandu oleh Akbar Reza, S.Si., M.Sc., dengan narasumber pertama Ardiantiono, Ph.D. (Cand). yang membawakan materi bertajuk “Tren Riset Populasi Mamalia di Indonesia: Kesenjangan dan Arah Ke Depan”. Beliau memaparkan ancaman biodiversitas di Era Anthropocene ini diantaranya; tingginya tekanan manusia, ancaman biodiversitas dan penurunan populasi yang signifikan, serta defaunation akibat aktivitas manusia yang menyebabkan ancaman terhadap ekosistem maupun kehidupan manusia itu sendiri, ditambah dengan kurangnya perhatian terhadap ancaman tersebut yang berimbas pada climate change dan biodiversity loss. Ardiantiono selanjutnya menjelaskan tren populasi satwa di Indonesia dan kajian literatur terkait konservasi dan biodiversitas satwa baik jumlah dan tren publikasi hingga distribusi publikasi di seluruh wilayah Indonesia. Kesenjangan yang terjadi dalam lingkup penelitian dan publikasi selanjutnya dipaparkan yang ditunjukkan dengan adanya bias spesies, distribusi kajian yang tidak merata, keterbatasan kajian dengan metode dan analisis yang baik, kurangnya jalian populasi jangka panjang hingga keterbatasan bahasa dan biaya dalam publikasi di tingkat internasional.

Narasumber selanjutnya yaitu Dr. Dwi Sendi Priyono, S.Si., M.Si. yang memaparkan materi bertajuk “Melawan Kejahatan Satwa Liar dengan DNA Forensik”. Dr. Sendi membuka materi dengan pemaparan fenomena juali-beli satwa dilindungi secara illegal serta penganiayaan terhadap satwa liar yang masih banyak terjadi hingga saat ini. Peran DNA Forensik Satwa Liar menjadi penting dalam investigasi terhadap hewan liar maupun spesies yang terancam punah. Beliau menjelaskan setiap makhluk hidup memiliki DNA yang bersifat unik dan analisis DNA berkerja dengan membaca kode dalam tubuh organisme untuk dicocokkan pada database. Analisis tersebut akan menjadi vital saat mengindentifikasi spesimen yang tidak utuh, morfologi satwa yang sangat mirip, maupun penelusuran asal usul satwa. Proses analisis dari pengambilan spesimen, identifikasi, dan analisis lab serta penyimpanan dipaparkan Dr. Sendi beserta kemungkinan kontaminasi yang sebaiknya diantisipasi. Di akhir pemaparannya, Dr. Sendi menyampaikan analisis DNA Forensik Satwa Liar akan terus berkembang di masa depan dan memerlukan peran muda-mudi biology saat ini untuk turut berpartisipasi dalam konservasi dan pelestarian biodiversitas tersebut.

Diskusi dilanjutkan dengan tanya jawab dengan kedua narasumber. Peserta yang hadir sangat antusias dalam menyimak dan menyampaikan pertanyaan menarik selama berlangsungnya seminar. Diharapkan seminar tersebut menjadi langkah yang baik terutama dalam mengajak anak muda dalam berpartisipasi di lingkup pelestarian biodiversitas.

Seminar bertajuk konservasi dan biodiversitas tersebut menunjukkan komitmen Fakultas Biologi dalam perannya dalam pembangunan berkelanjutan sesuai dengan Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yaitu kualitas pendidikan yang baik (SDG 4), aksi penanganan perubahan iklim (SDG 13) serta pelestarian biodiversitas yang berdampak pada kehidupan air dan darat (SDG 14 dan SDG 15).

Soroti Kasus Functional Gastrointestinal Disorder pada Anak, Mahasiswa Pascasarjana Borong Juara pada Nusantara Writing Festival 2023

PrestasiRilis BeritaTajuk Jumat, 8 September 2023

Tiga mahasiswa Magister Biologi yang tergabung dalam tim Chaetomorpretty berhasil memborong juara pada lomba esai nasional, Nusantara Writing Festival 2023. Tim yang diketuai oleh Indah Nur Fauziah (Magister Biologi 2021) dengan anggota Anggi Rehulina Sitepu (Magister Biologi 2021) & Olvita Mayani (Magister Biologi 2021) berhasil menyabet Juara 1, Gold Medal kategori Esai Kesehatan, dan Best Video. Prestasi ini diraih dibawah bimbingan Dr. med.vet. Hendry TSSG Saragih, MP dan mengantarkan tim Chaetomorpretty yang merupakan satu-satunya wakil UGM pada kompetisi ini menjadi Juara Umum.

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prima Nusantara (Nusantaramuda) & STMIK Pradnya Paramita Malang. Kegiatan bergengsi yang mengusung tema “Inovasi dan Kreativitas untuk Indonesia Lebih Baik” dengan 8 bidang/subtema yang diangkat, mencakup pertanian, kesehatan, pendidikan, lingkungan, pangan, teknologi, hukum sosial ekonomi, serta pariwisata dan budaya.

Nusantara Writing Festival (NWF) 2023 tidak hanya menghadirkan kompetisi yang sengit, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengetahuan dan inovasi yang dapat diaplikasikan dalam masyarakat. Tim Chaetomorpretty berfokus pada sub tema kesehatan dengan mengusung topik polisakarida arabinogalactan dari makroalga laut Chaetomorpha linum yang berpotensi sebagai prebiotik & gut health modulator pada pediatric functional gastrointestinal disorder.

Dalam esai yang mengantarkan tim Chaetomorpretty menjadi juara umum, mereka menyoroti kasus gangguan dan kelainan sistem pencernaan pada anak di indonesia atau pediatric functional gastrointestinal disorder (PFGID) cukup serius, namun studi dan risetnya belum banyak diperhatikan. PFGID ini memang umum terjadi, namun dapat menurunkan kualitas hidup anak. Salah satu strategi untuk mengelola kesehatan sistem pencernaan, khususnya pada usia anak, adalah dengan mengonsumsi prebiotik. Salah satu jenis prebiotik yang berpotensi untuk dimanfaatkan adalah arabinogalactan. Arabinogalactan termasuk  dalam salah satu jenis prebiotik yang dapat ditemukan pada makroalga. Salah satu makroalga yang ketersediaannya melimpah adalah Chaetomorpha linum. Chaetomorpha linum merupakan makroalga yang mampu bertahan pada kondisi lingkungan yang ekstrem, memiliki laju pertumbuhan yang cepat, dan tersedia sepanjang tahun (perennial). Sifat-sifat ini merupakan keunggulan yang dimiliki Chaetomorpha linum secara fisiologis, sehingga spesies ini berpotensi untuk dimanfaatkan secara massal. Suplementasi prebiotik menggunakan Chaetomorpha linum sebagai upaya untuk menurunkan angka penderita pediatric functional gastrointestinal disorder merupakan suatu inovasi yang tepat dalam meningkatkan kekebalan sistem pencernaan anak.

Perbaikan status kesehatan sistem pencernaan pada anak merupakan suatu investasi bagi masa depan. Sehingga sehatnya sistem pencernaan anak akan meningkatkan daya tahan tubuh anak secara menyeluruh. Generasi muda yang sehat tentu akan memberikan sumbangsih bonus demografi di masa depan bagi Indonesia. [Penulis: INF]

1…8788899091…115

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Jadwal KKN-PPM UGM Periode 1 dan 2 Tahun 2026
  • Dosen Tunghai University Taiwan Bagikan Riset Genetika Kupu-Kupu di Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Musyawarah Anggota KSAT 2025
  • FAKULTAS BIOLOGI UGM GELAR WORKSHOP AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN 2026
  • Fakultas Biologi UGM Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Badan Karantina Indonesia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju