• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 5 : Kesetaraan Gender
  • SDG 5 : Kesetaraan Gender
  • hal. 2
Arsip:

SDG 5 : Kesetaraan Gender

Micro Scientific Discussion (MicroSD) 2025 oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK)

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Telah dilaksanakan Micro Scientific Discussion (MicroSD) 2025 yang terdiri dari dua rangkaian acara, yaitu MicroSD #1 dan MicroSD #2. MicroSD #1 dilaksanakan dengan topik “Pengukuran dan Analisis Morfometri Biota Laut” dengan narasumber Dr. Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc. MicroSD #1 ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK) melalui divisi Kurikulum dengan tujuan untuk menambah pengetahuan anggota mengenai metode analisis dan berbagai software penunjang untuk pengukuran morfometri biota laut. MicroSD #1 dilaksanakan pada Sabtu, 10 Mei 2025 pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB. Acara ini diikuti oleh anggota internal KSK, meliputi Anggota Muda, Anggota Madya dan Anggota Ahli dari lima kelas keilmuan di KSK. Acara berjalan lancar sesuai susunan acara dan diliputi antusiasme peserta yang tinggi.


MicroSD #2 dilaksanakan dengan topik “Teknik Penulisan Buku dan Pemotretan yang Efektif” dengan narasumber Siti Aisah, M.Si. selaku dosen dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dua narasumber perwakilan dari Biologi Pecinta Alam Sunan Kalijaga (BIOLASKA), yaitu Isnaini Fitriana dan Salma Nabilah Safirahaq. MicroSD #2 ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK) melalui divisi Kurikulum dengan tujuan untuk menambah pengetahuan anggota mengenai teknik penyusunan buku, cara mencari publisher, cara merancang tata letak buku, dan cara melakukan fotografi biota laut. MicroSD #2 dilaksanakan pada Minggu, 21 September 2025 pukul 11.00 WIB sampai dengan 14.30 WIB. Acara ini diikuti oleh anggota internal KSK, meliputi Anggota Muda, Anggota Madya dan Anggota Ahli dari lima kelas keilmuan di KSK. Acara berjalan lancar sesuai susunan acara dan diliputi antusiasme peserta yang tinggi. [Penulis: KSK]

KSK Biogama Gelar Evaluasi Akhir Tahun dan Musyawarah Anggota 2025 untuk Evaluasi AD/ART dan Program Kerja Kepengurusan Satu Tahun

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Yogyakarta – KSK Biogama Universitas Gadjah Mada melaksanakan Evaluasi Akhir Tahun (EAT) dan Musyawarah Anggota 2025, sebuah agenda tahunan yang bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta mengevaluasi program kerja satu tahun kepengurusan. Acara ini diselenggarakan di Ruang IV B Fakultas Biologi selama dua hari pada tanggal 20 dan 21 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan  dengan serangkaian sesi diskusi dengan melibatkan anggota aktif KSK Biogama.


Pada hari pertama EAT dibuka oleh moderator, Mila Atati (DXXIV) dengan memberikan sambutan dan menjelaskan rangkaian acara kegiatan. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina KSK Biogama, Bapak Abdul Razaq Chasani S.Si., M.Sc., Ph,D. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa Evaluasi ini sangat penting untuk menjaga integritas organisasi sekaligus mendorong forum untuk aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi pemaparan Laporan Pertanggungjawaban Kabinet. Selain itu beliau juga mengungkapkan apresiasi terhadap kepengurusan tahun ini sekaligus berharap bahwa kepengurusan di tahun berikutnya dapat menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Tata Tertib Musyawarah Anggota dan AD/ART yang dipimpin oleh pimpinan sidang Alif Afzalurrohman (DXXV), Ashma’ Nabila (DXXV), dan Milka Nata P. (DXXIV). Ketiga pimpinan sidang juga memimpin pemaparan laporan pertanggungjawaban kabinet Winaya Adiwidia untuk kepengurusan selama satu tahun. Setelahs sesi pemaparan, dilakukan sesi tanggapan oleh forum dan DPO. Pada hari pertama EAT juga dilakukan pelantikan anggota Madya dan Ahli KSK Biogama serta pra uji kelayakan ketua KSK Biogama 2026.

Pada hari kedua Musyawarah Anggota, ketiga calon ketua diharuskan untuk memaparkan grand design yang telah dibuat. Ketiga calon ketua juga melewati sesi uji kelayakan ketua melalui sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil kesepakatan forum dan diskusi alot, diputuskan bahwa Andika Edwin N. (DXXIV) dari kelas keilmuan Pisces menjadi ketua KSK Biogama untuk periode 2026. [Penulis: KSK]

Sidang Pleno Pemilihan Ketua SEMA 2026

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Pada hari Jumat, 19 Desember 2025, dilaksanakan kegiatan Sidang Pleno Pemilihan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (SEMA FB UGM) Periode 2026. Kegiatan ini dipandu oleh Sekar Jasmine Canitri selaku Kepala Komisi I sekaligus pimpinan sidang. Sidang diawali dengan pembukaan oleh pimpinan sidang, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib sidang. Tata tertib yang dibacakan selanjutnya disepakati dan disetujui oleh seluruh peserta sidang sebagai dasar pelaksanaan jalannya sidang pemilihan ketua. Agenda berikutnya adalah sesi diskusi forum yang membahas pengusulan nama calon Ketua SEMA FB UGM Periode 2026. Forum mengajukan nama-nama calon beserta alasan pengusulannya, dengan mempertimbangkan kapasitas kepemimpinan, serta komitmen calon terhadap keberlangsungan lembaga. Dari hasil diskusi tersebut, diperoleh lima nama calon Ketua SEMA FB UGM Periode 2026. Setelah penetapan calon, sidang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara forum dan para calon ketua. Sesi ini bertujuan untuk mengetahui kesediaan, komitmen, pandangan dan visi para calon terkait SEMA FB UGM ke depan.


Selanjutnya, para calon ketua diminta untuk meninggalkan ruang sidang sementara waktu agar forum dapat melakukan musyawarah secara tertutup. Forum kemudian melaksanakan musyawarah guna menyatukan pendapat terhadap para calon, yang dilanjutkan dengan pemungutan suara sebagai bentuk pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil pemungutan suara, diperoleh satu nama calon dengan suara terbanyak. Para calon ketua kemudian dipanggil kembali ke ruang sidang, dan pimpinan sidang mengumumkan bahwa Raden Roro Na’ilah Farrasati S. terpilih sebagai Ketua SEMA FB UGM Periode 2026. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima jabatan, diikuti dengan penyampaian sepatah kata dari Ketua SEMA FB UGM terpilih. Kegiatan Sidang Pleno Pemilihan Ketua SEMA FB UGM Periode 2026 kemudian ditutup dengan penutupan resmi dan sesi dokumentasi bersama. [Penulis: SEMA]

Sidang Umum Matalabiogama Tetapkan Ketua Umum dan Arah Kepengurusan Baru

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Pada 20 Desember 2025, Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (Matalabiogama) telah menyelenggarakan Sidang Umum Matalabiogama yang bertempat di Ruang X, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh 27 peserta yang terdiri atas D XXVI, D XXVII, AM XXVIII, serta Badan Pengawas Organisasi (BPO).


Sidang Umum ini menjadi forum musyawarah untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan Kabinet Satya Bhawana Sukma periode 2025/2026, sekaligus merumuskan dan menetapkan kebijakan kepengurusan periode 2026/2027. Rangkaian agenda Sidang Umum meliputi Sidang Pendahuluan, Sidang Pleno Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), Sidang AD/ART, Sidang Komisi dan Garis Besar Haluan Kerja Matalabiogama (GBHKM), Sidang Struktur Kepengurusan, serta Sidang Pemilihan BPO.

Sidang Umum dimulai pukul 08.30 WIB diawali dengan pembukaan oleh MC dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Matalabiogama. Sambutan disampaikan oleh Irfan Ari Prasetyo selaku alumni DIKLAT XXIV Matalabiogama dan Layla Oktavia selaku Ketua Umum Matalabiogama periode 2025/2026. Sidang Pendahuluan kemudian menetapkan Golda Theresia Simarmata sebagai presidium untuk memimpin jalannya persidangan. Rangkaian kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib sidang serta penetapan pimpinan sidang yang dipandu oleh MC dengan hasil penetapan Faiq Mishbahul Aufa sebagai pemimpin sidang.

Sidang Pleno LPJ dilaksanakan melalui pemaparan laporan kinerja seluruh divisi disertai evaluasi dan penyampaian masukan dari peserta sidang. Secara keseluruhan, laporan pertanggungjawaban diterima dan disetujui dengan catatan bahwa kepengurusan periode berikutnya diharapkan mampu merancang program kerja yang optimis dan realistis sesuai dengan kapasitas organisasi agar dapat terlaksana secara optimal. Selanjutnya, dilaksanakan Sidang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta pembahasan Garis Besar Haluan Kerja Matalabiogama yang dipimpin oleh Faiq Mishbahul Aufa dan disetujui oleh seluruh peserta sidang.

Sidang Struktur Kepengurusan menghasilkan sejumlah keputusan, salah satunya penetapan Ketua Umum melalui mekanisme musyawarah dan kesepakatan bersama. Melalui proses tersebut, Faiq Mishbahul Aufa ditetapkan sebagai Ketua Matalabiogama periode 2026/2027. Selanjutnya dalam Sidang Pemilihan BPO, seluruh AM XXVII dan AM XXVIII terlibat aktif dalam penyampaian pendapat dan diskusi. Sidang kemudian menetapkan Golda Theresia Simarmata sebagai Koordinator BPO, serta Layla Oktavia dan Rizal Alfarizan Ramadhan sebagai staf BPO.

Secara keseluruhan, Sidang Umum Matalabiogama 2025 terlaksana dengan lancar dan diwarnai diskusi yang konstruktif. Forum ini diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat bagi Matalabiogama untuk terus tumbuh dan berkembang, serta menjadi ruang evaluasi dan penyempurnaan kepengurusan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kepencintaalaman. Vivat et Floreat! [Penulis: Matalabiogama]

Pengalaman “Cosy” Esther de Groot pada kegiatan pertukaran pelajar di UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 18 Desember 2025

Bagi Esther de Groot, mahasiswa Health & Life Sciences dari Vrije Universiteit Amsterdam, program pertukaran pelajar adalah kesempatan untuk keluar dari zona nyaman. Mencari kontras yang nyata dari kehidupannya di Belanda, ia memilih Fakultas Biologi UGM karena reputasinya yang tinggi serta kesempatan untuk mendalami budaya dan alam Indonesia yang unik.

Suasana Akademik yang Segar

Di Amsterdam, studi Esther berfokus pada biologi manusia. Di UGM, ia menantang dirinya dengan mendalami biologi laut, tumbuhan, dan hewan. Meski berbeda dari jalur studinya yang biasa, ia merasa pengalaman ini sangat berharga, terutama karena lingkungan fakultas yang “cosy” (nyaman) dan hangat.

“Saya sangat menyukai suasana di fakultas. Tidak terlalu besar dan rasanya seperti semua orang saling mengenal,” ungkapnya. Ia sangat menikmati mata kuliah Pencemaran Lingkungan & Toksikologi karena diskusi yang menarik, serta Genetika, di mana praktikum hari Kamis sore yang intens menjadi momen favoritnya. “Saya melakukan banyak hal praktis yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, dan itu sangat menyenangkan bersama mahasiswa lainnya.”

Sorakan “Bule” dan Keramahan Lokal

Perjalanan Esther diwarnai momen-momen tak terduga, namun ada satu yang ia anggap “hanya ada di Yogyakarta.” Setelah tidak sengaja mampir ke acara Comic-Con, ia dan seorang temannya justru ikut bermain ‘LARP’. Saat mereka menang, ribuan orang bersorak menyemangati mereka sambil meneriakkan “Bule! Bule!”. Semangat keterbukaan ini, menurutnya, adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi di Belanda.

Di luar kota, kenangan favorit Esther adalah tur Jawa Timur yang dilakukan tanpa tidur. Melihat blue fire di Gunung Ijen, kawah Bromo, dan air terjun Tumpak Sewu bersama sekelompok teman yang baru dikenal menjadi salah satu momen paling istimewa dalam hidupnya.

Pesan untuk Mahasiswa Mendatang

Meski awalnya sempat merasa kewalahan dengan kemacetan yang “kacau” dan ritme hidup yang berbeda, Esther belajar untuk menghargai pola pikir positif orang-orang yang ia temui. Saran terbesarnya untuk mahasiswa masa depan adalah menjalin pertemanan dengan mahasiswa lokal sejak awal.

“Kenangan paling lucu, menarik, dan tak terduga sebagian besar tercipta bersama mahasiswa Indonesia. Ini adalah cara yang sangat menyenangkan untuk belajar tentang budaya dan selalu ada banyak hal untuk dibicarakan.”

Esther merangkum waktunya di UGM dalam tiga kata: Edukatif, Menyenangkan, dan Nyaman (Cosy)—sebuah perjalanan di mana ia merasa sangat diterima sejak hari pertama.

Cinta, Beautiful, Special: Perjalanan Hangat Hilde Aris di Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 18 Desember 2025

Bagi Hilde Aris, mahasiswa Clinical Sciences dari Vrije Universiteit Amsterdam, Indonesia bukan sekadar destinasi pertukaran pelajar—ia adalah jawaban atas rasa ingin tahunya. Tertarik dengan keragaman budaya dan alamnya, ia memilih UGM dan Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kehidupan mahasiswa di Indonesia.

Pergeseran Akademik yang Praktis

Di Belanda, studi Hilde sangat berfokus pada biologi manusia. Di Fakultas Biologi UGM, perspektifnya meluas ke arah alam dan keanekaragaman hayati. Ia merasa pendekatan “pembelajaran berbasis lapangan” sangat menyegarkan, melibatkan sesi di luar kelas dan praktikum mengenai isu-isu dunia nyata.

Mata kuliah favoritnya, Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi, memungkinkannya membandingkan tantangan lingkungan antara Belanda dan Indonesia. Di luar kurikulum, ia sangat menghargai ukuran kelas yang kecil dan personal: “Hal ini mendorong partisipasi aktif. Saya sangat menyukainya dan menjadi lebih menikmati kelas karena itu.”

Koneksi di Luar Ruang Kelas

Pengalaman Hilde diwarnai oleh kehangatan orang-orang yang ia temui. Salah satu kenangan yang paling ia syukuri terjadi saat ia pergi bermain bulu tangkis. Ia diajak bermain oleh pasangan lokal, Ana dan Vino, yang kemudian menjadi rutin bermain setiap minggu dan makan malam bersama. “Mereka sudah seperti sosok orang tua bagi saya selama di Yogyakarta,” kenang Hilde.

Momen “hanya ada di Indonesia” lainnya yang berkesan adalah acara Bingo Lustrum di fakultas, yang berakhir dengan sesi karaoke bersama antara dosen dan mahasiswa menyanyikan lagu “Aku Cinta Jogja.” Baik saat membela tim hoki UGM di Stadion Pancasila atau ikut merayakan Hari Kemerdekaan di lingkungan rumahnya, Hilde merasakan suasana inklusif di mana pun ia berada.

Pesan untuk Mahasiswa Mendatang: “DO DO DO IT”

Saran Hilde bagi mereka yang mempertimbangkan UGM sangat sederhana: tempatkan Indonesia di urutan teratas daftar Anda. Meski teman-teman sesama mahasiswa pertukaran sangat menyenangkan, ia menekankan pentingnya menjalin hubungan dengan warga lokal.

“Investasikan waktu untuk bertemu orang lokal: teman sekelas orang Indonesia atau bahkan orang yang Anda temui di jalan. Semua orang sangat ramah dan ingin berbagi cerita mereka.”

Hilde menggambarkan enam bulannya di UGM dengan tiga kata: “Cinta, Beautiful, dan Special.” Baginya, ini bukan sekadar semester akademik, melainkan enam bulan terbaik dalam hidupnya.

Passion, Relax, and Enjoyment: Petualangan Biodiversitas Zuzanna Kliwicka di Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 18 Desember 2025

Bagi Zuzanna, mahasiswa tahun ketiga Biomedical Sciences dari Vrije Universiteit Amsterdam, tidak ada ruang kelas yang lebih baik daripada alam Indonesia. Didorong oleh kecintaan yang mendalam pada alam, ia memilih UGM bukan hanya karena prestisenya sebagai universitas terbaik di Indonesia, tetapi juga karena lingkungan risetnya yang kaya dan status Indonesia sebagai pusat biodiversitas dunia.

Belajar Langsung di Laboratorium Alam

Pengalaman akademik Zuzanna di Fakultas Biologi diwarnai oleh inspirasi dan interaksi langsung. Ia sangat terkesan dengan wawasan para dosen yang mampu menginspirasi mahasiswa melalui riset-riset mereka. Berbeda dengan kuliah berskala besar di Belanda, ia merasa kelas-kelas kecil di UGM memungkinkan pendekatan yang jauh lebih individual dan personal.

Namun, kenangan terindahnya tercipta di luar ruang kelas melalui kegiatan lapangan (field trip).

“Saya sangat menyukai kunjungan lapangan Ekologi Laut ke hutan mangrove dan pantai. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam riset ekologi dan kami bisa melihat langsung titik pusat keanekaragaman hayati Indonesia yang begitu dekat dengan Jogja!”

Perjalanan ini bukan sekadar tentang data; bagi Zuzanna, pengalaman ini membantunya memahami pentingnya konservasi dan cara-cara nyata untuk melestarikan alam.

Menemukan Keajaiban “Hanya di Indonesia”

Meskipun kesan pertamanya terhadap Yogyakarta adalah “kacau”—terutama saat belajar mengendarai skuter di tengah lalu lintas yang padat—ia segera menemukan keindahan dalam budaya lokal. Ia mulai mencintai suasana kantin kampus yang hidup, pakaian batik indah yang dikenakan para dosen, dan keramahan warga yang selalu siap membantu.

Salah satu kenangan budaya yang paling berkesan terjadi di Kalimantan. Saat sedang mencari makan malam, ia dan teman-temannya diundang ke acara pra-pernikahan tradisional. Mereka menyaksikan pasangan pengantin dimandikan dengan air bunga sebagai bentuk berkat dari keluarga—sebuah potret tradisi lokal yang langka dan intim. Bagi Zuzanna, melihat spesies endemik seperti orangutan, bekantan, dan beruang madu di alam liar adalah mimpi yang menjadi kenyataan yang ia sebut sebagai momen “benar-benar hanya ada di Indonesia!”

Pesan dari Hati: “Just Do It!”

Zuzanna akan sangat merindukan kesehariannya di Yogyakarta: bersepeda ke kampus untuk kelas jam 7 pagi dengan pemandangan Gunung Merapi di kejauhan, menyantap gado-gado yang lezat untuk makan siang, dan berbelanja di pasar lokal.

Saran darinya untuk calon mahasiswa internasional sangat singkat dan tegas: “Lakukan saja! Ini akan menjadi petualangan paling luar biasa dalam hidupmu.”

Zuzanna merangkum perjalanannya di UGM dengan tiga kata: Passion, Relax, and Enjoyment. Sebuah semester yang memicu rasa ingin tahu ilmiahnya sekaligus memberinya kesempatan untuk menikmati ritme hidup Indonesia yang indah.

Penuh Liku, Transformasi, Tak Terlupakan: Kisah Pertukaran Adéla Straková (Biomedical Sciences) di Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 18 Desember 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini menjadi tuan rumah bagi Adéla Straková, seorang mahasiswa sarjana Biomedical Sciences dari Vrije Universiteit di Amsterdam, Belanda. Adéla memilih UGM sebagai pilihan pertamanya untuk program pertukaran, didorong oleh keinginan akan pengalaman budaya yang sepenuhnya berbeda di belahan dunia lain, ditambah dengan reputasi baik UGM dan janji akan alam Indonesia yang menakjubkan serta keramahan penduduknya.

Menavigasi Struktur Akademik yang Baru

Adéla menggambarkan pengalaman akademiknya secara keseluruhan di Fakultas Biologi sebagai “sangat positif,” meskipun ia mencatat bahwa beberapa perbedaan memerlukan penyesuaian. Ia menyebut kehadiran wajib dalam kuliah dan tantangan awal dalam penjadwalan mata kuliah sebagai praktik yang baru baginya, berbeda dengan standar di universitas asalnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kelas sering dijadwal ulang atau dibatalkan pada menit-menit terakhir, yang membuat semester terasa “sedikit berliku” pada awalnya. Namun, ia menekankan bahwa fakultas telah melakukan yang terbaik untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa pertukaran.

Terlepas dari penyesuaian ini, Adéla menemukan nilai signifikan dalam mata kuliahnya, terutama menyukai kelas yang memungkinkan debat dan berbagi perspektif.

“Menurut saya, saya paling menikmati kelas di mana kami dapat berdebat dengan orang lain dan berbagi sudut pandang kami. Saya belajar paling banyak tentang latar belakang ekonomi, politik, dan ekologi Indonesia melalui itu dan sangat berterima kasih untuk kelas seperti Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi serta para mahasiswa dan pengajar di kelas itu!”

Pendekatan Personal dalam Pembelajaran

Adéla mencatat perbedaan yang jelas dalam gaya mengajar. Perbedaan terbesar adalah pendekatan personal dan hubungan dekat yang terjalin dengan dosen, yang sangat kontras dengan kuliah besar (seringkali lebih dari seratus mahasiswa) di universitas asalnya. Ukuran kelas yang jauh lebih kecil di UGM memungkinkan hubungan yang lebih dekat, debat, dan mendengarkan perspektif budaya yang beragam.

Ia mencatat: “Secara umum, saya akan mengatakan fokus pendidikan di sini tidak terlalu pada menghafal materi tetapi lebih pada debat dan mendapatkan pengetahuan melalui interaksi dengan orang lain.”

Aspek unik lainnya adalah berkomunikasi dengan dosen melalui WhatsApp, yang, meskipun awalnya terasa aneh, membantu “meruntuhkan beberapa hambatan” dan membuat komunikasi menjadi lebih alami dan nyaman, memicu percakapan di masa depan.

Menikmati “Gaya Hidup Santai” Yogyakarta

Kesan pertama Adéla terhadap Yogyakarta adalah campuran antara kebingungan dan ketakutan, tetapi kota ini dengan cepat “tumbuh dalam diri saya tidak seperti kota lain.” Ia menyadari bahwa meskipun Yogyakarta mungkin bukan destinasi turis biasa, tinggal di sana adalah “salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya.” Kesan awalnya terhadap UGM adalah ukuran kampusnya yang sangat besar, meskipun ia jarang menjelajah di luar area Fakultas Biologi.

Hal yang meninggalkan kesan budaya yang kuat adalah kemampuan orang Indonesia untuk “hanya duduk santai dan menikmati hidup tanpa terburu-buru ke mana-mana”—ritme yang lebih lambat yang masih ia coba untuk ia terima. Ia juga menyukai makanan dan betapa eratnya budaya makanan sejalan dengan alam.

Pelajaran Berharga tentang Kebaikan

Ketika ditanya tentang momen “hanya ada di Indonesia” atau “hanya ada di Yogyakarta,” Adéla menceritakan insiden tak terlupakan ketika skuternya mogok di tengah jalan. Sebelum ia sempat menyadari apa yang terjadi, “tiba-tiba ada setidaknya tiga orang membantu saya.”

“Mereka dengan cepat membantu saya memperbaiki skuter dan hanya tersenyum ketika saya berterima kasih kepada mereka. Saya pikir kebaikan dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun inilah yang membuat Indonesia begitu istimewa, dan lebih banyak orang dan budaya bisa belajar satu atau dua hal darinya.”

Di luar kelas, Adéla beruntung bisa bepergian secara ekstensif, mencatat bahwa setiap sudut Indonesia itu indah dan bahwa keragaman—alam, agama, dan budaya—tidak pernah berhenti membuatnya takjub.

Nasihat untuk Calon Mahasiswa

Nasihat Adéla untuk calon mahasiswa internasional di masa depan yang tertarik pada program pertukaran UGM berpusat pada kesabaran dan interaksi:

  • Santai saja, fokus pada hal-hal positif, dan rangkul budaya hidup santai.
  • Pahami bahwa meskipun tidak semuanya 100% efisien, “itu tidak berarti itu lebih buruk.”
  • Pelajari Bahasa Indonesia sebanyak mungkin dan jangan takut untuk berinteraksi dengan penduduk lokal, yang merupakan “orang paling baik dan ramah.”
  • Selalu bersikap hormat, menyadari kesempatan untuk menyaksikan kehidupan sehari-hari yang sebenarnya dari orang-orang di sini.

Adéla Straková menyimpulkan waktunya di UGM dengan tiga kata: “Penuh liku, transformasi, tak terlupakan.”

Layla McKenzie: “Epik, Edukatif, dan Berkesan” – Kisah Pertukaran Mahasiswa Deakin University di Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Rabu, 17 Desember 2025

Fakultas Biologi UGM dengan bangga menyambut Layla McKenzie, seorang mahasiswa Bachelor of Science (Environmental Science) dari Deakin University, Melbourne, Australia, yang baru saja menyelesaikan program pertukaran International Undergraduate Program (IUP) Biologi. Terinspirasi oleh pelajaran Bahasa Indonesia di masa kecil dan kedekatan geografis, Layla memilih UGM atas rekomendasi program internasionalnya yang kuat dan kekayaan budaya Yogyakarta—sebuah kota yang ia sebut sangat cocok untuk mahasiswa.



Pembelajaran yang Relevan dan Interaksi yang Hangat

Layla menggambarkan pengalaman akademiknya di Fakultas Biologi UGM sebagai “hebat”. Ia menikmati kelas dan pembelajaran dari para dosen UGM, menemukan kampus yang indah, dan ruang kelas yang nyaman. Mata kuliah yang paling disukai adalah Ilmu Lingkungan karena relevansinya yang tinggi dengan program studinya di Australia. Ia memuji topik yang menarik, tugas yang menantang, dan dosen yang “sangat engaging.”

Secara unik, Layla menyoroti perbedaan dalam gaya mengajar: “Saya merasa dosen di sini lebih mudah didekati dibandingkan di universitas saya, dan ada lebih banyak keterlibatan dengan mahasiswa.”

Jatuh Cinta pada Budaya dan Sambutan Hangat Yogyakarta

Kesan pertama Layla terhadap Yogyakarta dan UGM adalah jatuh cinta seketika. Ia memuji keindahan kampus UGM dengan banyaknya pohon dan kafe untuk belajar, serta kehangatan semua orang yang ia temui. Tim Biologi UGM juga mendapat pujian karena sigap menjawab pertanyaan dan membantu Layla dan teman-temannya merasa nyaman. Ia menggambarkan Yogyakarta sebagai kota yang kaya akan budaya dan sejarah.

Pengalaman kuliner lokal meninggalkan kesan mendalam. Layla senang makan di warung lokal dan menjalin keakraban dengan para Ibu di sana, yang ia rasakan sangat menjaga. Ia bahkan memiliki hidangan favorit yang ia sebut “enak banget!“: lotek di Jasmine Corner dan nasi pecel di Warung Santai. Selain itu, ia menikmati pertunjukan tari dan mengunjungi berbagai candi indah di area sekitar.

Momen Tak Terlupakan di Luar Kelas

Momen yang Layla sebut “hanya ada di Yogya” adalah perasaan sureal saat duduk di belakang Gojek di malam hari, merenungkan fakta bahwa ia sedang tinggal di Indonesia. Momen paling spektakuler lainnya adalah melihat erupsi lava Gunung Merapi, serta banyak momen berbagi makanan dan pengalaman tulus bersama penduduk lokal.

Di luar kegiatan akademik, Layla memanfaatkan kesempatan untuk menjelajahi Indonesia. Perjalanannya mencakup mengunjungi Banda Aceh, melihat orangutan di Kalimantan, snorkeling di Karimunjawa, mendaki di Salatiga, dan melihat blue fire di Ijen. Ia juga mendapatkan pengalaman budaya langsung dengan belajar membuat batik dan sejarahnya di Kota Gedhe.

Pesan untuk Calon Mahasiswa Pertukaran

Untuk mahasiswa internasional di masa depan yang tertarik pada program pertukaran UGM, Layla memberikan saran yang berani:

“Hadiri acara sosial apa pun yang diselenggarakan universitas, dan coba untuk bergabung dengan beberapa klub. Coba sebanyak mungkin makanan lokal dan jangan khawatir akan sakit, itu sangat aman! Pastikan Anda mengatakan ‘ya’ pada setiap kesempatan untuk mengalami atau mempelajari sesuatu yang baru!”

Layla McKenzie merangkum seluruh pengalamannya di UGM dalam tiga kata: “Educational, memorable, and epic!”

Audiensi Pengurus Fakultas Biologi dengan Perwakilan Mahasiswa dan Kelompok Studi/Lembaga Tahun 2025

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Pada hari Senin, 15 Desember 2025 telah dilaksanakan Audiensi antara Pengurus Fakultas Biologi UGM dengan perwakilan mahasiswa. Audiensi dimulai pada pukul 13.00 – 16.00 WIB yang bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM. Acara ini diorganisir oleh Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (ADKESMA) BEM Fakultas Biologi UGM dan mengundang segenap jajaran Pengurus Fakultas. Audiensi ini juga dihadiri oleh perwakilan Angkatan, perwakilan Kelompok Studi/Lembaga (KS/L) Fakultas Biologi UGM, serta seluruh anggota BEM Fakultas Biologi UGM.


Audiensi dibuka oleh Master of Ceremony (MC) kemudian disusul dengan sambutan dari Ketua BEM Fakultas Biologi UGM, yaitu Muhammad Haidar Ali dan dilanjut sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, yaitu Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Audiensi dilanjutkan dengan pemaparan terkait beberapa permasalahan penting yang menjadi pokok diskusi, yaitu beban studi, keefektifan metode pembelajaran mahasiswa, dan sarana prasarana di Fakultas Biologi UGM. Pemaparan diawali dengan update laporan dari Audiensi Dekanat tahun 2024 serta penyampaian topik permasalahan yang akan dijadikan bahan diskusi pada Audiensi Dekanat tahun 2025 ini oleh perwakilan dari ADKESMA.  Topik yang diangkat pada Audiensi Dekanat 2025 ini mencapai total 19 topik dari hasil penyaringan aspirasi serta pengolahan data responden mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Kemudian audiensi dilanjut dengan penyampaian progress report mengenai salah satu project kolaborasi antara ADKESMA dan Kelompok Studi Entomologi (KSE) sebagai tindak lanjut dari Audiensi Dekanat tahun 2024 mengenai Analysis of Mosquito Species Diversity in the Faculty of Biology Environment yang dipaparkan oleh perwakilan dari ADKESMA serta KSE. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembahasan bersama pengurus fakultas yang hadir dalam acara ini.

Audiensi ini disambut dengan baik oleh pengurus Fakultas yang hadir. Pengurus fakultas mengapresiasi langkah baik dari mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik antara kedua belah pihak. Dekan pun mengharapkan agar komunikasi tersebut dapat berlanjut sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif. Mahasiswa yang diwakilkan oleh perwakilan Angkatan dan KS/L juga memberikan apresiasi atas tanggapan yang telah diberikan oleh pengurus fakultas terkait permasalahan yang menjadi pokok bahasan. Dari berjalannya audiensi yang telah dilakukan, terdapat beberapa kesimpulan yang didapatkan, diantaranya terkait beban studi dan keefektifan metode pembelajaran mahasiswa di Fakultas Biologi UGM. Selain itu, permasalahan sarana dan prasarana di Fakultas Biologi juga dibahas bersama. Agenda audiensi diakhiri dengan pembacaan notulensi sebagai kesimpulan menyeluruh dari forum Audiensi Dekanat 2025 ini dan dilanjut dengan foto bersama. Semoga audiensi ini dapat semakin memupuk pola komunikasi yang baik antara mahasiswa dan fakultas. [Penulis: BEM]
1234…47

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pelantikan Ketua Kelompok Studi dan Lembaga Mahasiswa Fakultas Biologi Tahun 2026
  • Penyambutan dan Pengenalan Mahasiswa Baru Program Profesi dan Pascasarjana Periode Semester Genap 2025/2026 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada
  • Perpustakaan Fakultas Biologi Menyapa Mahasiswa Baru Program Pascasarjana dan Profesi Biokurator Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan Genap Tahun Akademik 2025/2026
  • Kolaborasi Peneliti Fakultas Biologi UGM dalam Workshop eDNA untuk Deteksi Patogen Pada Perdagangan Satwa Liar
  • Dari Kampus ke Konservasi: BIOVOX Antar Tim SABA UGM Juara di Kompetisi Riset Nasional
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju