Acara Latihan Kepemimpinan 2 JMMB dilaksanakan pada hari Ahad, 19 Oktober 2025, bertempat di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Latihan Kepemimpinan 2 adalah program pengembangan diri untuk staf muda JMMB agar lebih siap menjadi pemimpin dan berkontribusi dalam organisasi. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan keterampilan berorganisasi dan leadership sehingga peserta diharapkan dapat menjalankan tugas organisasi dengan lebih baik. Selain itu, Latihan Kepemimpinan juga memberikan pembekalan religius bagi pada peserta untuk menciptakan generasi penerus yang akhlakul karimah dan dapat menjadi pemimpin sesuai syariat Islam. Program ini bertujuan untuk menyiapkan staff muda JMMB agar mampu mengemban tugas keorganisasian dengan lebih terarah, sistematis, profesional, dengan tetap mengemban nilai-nilai keislaman.
Acara dibuka oleh pembawa acara, yaitu Salman Ali Nazar, yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan. Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an oleh Zikri Ilham Putranto, yang insyaAllah menjadi pembuka yang baik dan penuh berkah bagi rangkaian kegiatan ini. Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan penyetoran hafalan Al-Qur’an yang telah dipelajari sebelumnya kepada para panitia. Kegiatan ini bertujuan agar peserta dan panitia senantiasa mengingat serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan, termasuk dalam kepemimpinan. Setelah sesi hafalan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh satu mentor. Dalam kelompok tersebut, peserta berdiskusi secara interaktif mengenai poin-poin penting dalam kepemimpinan seperti public speaking, pengambilan keputusan, delegasi, empati, dan strategic thinking dengan meneladani kisah dan keteladanan para tokoh besar Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mendalam sekaligus menginspirasi peserta untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berkarakter Islami.
Dalam hasil diskusi yang telah disampaikan melalui presentasi singkat, para peserta menyimpulkan bahwa dalam memimpin, seorang pemimpin perlu memiliki berbagai
kemampuan penting. Public speaking menjadi dasar untuk menyampaikan gagasan dengan jelas dan meyakinkan, sehingga mampu menggerakkan dan menginspirasi orang lain. Kemudian, pengambilan keputusan menuntut keberanian serta kebijaksanaan dalam memilih langkah terbaik di antara berbagai kemungkinan yang ada. Selanjutnya, delegasi menunjukkan kemampuan pemimpin untuk mempercayakan tugas kepada anggota tim sesuai kapasitasnya, agar tujuan bersama dapat tercapai dengan efektif. Sementara itu, empati menjadi kunci dalam memahami kondisi, perasaan, dan kebutuhan anggota tim, sehingga terbangun hubungan yang harmonis dan saling menghargai. Terakhir, strategic thinking atau berpikir strategis diperlukan agar seorang pemimpin mampu melihat permasalahan secara menyeluruh, merancang langkah jangka panjang, serta menavigasi tim menuju keberhasilan dengan perencanaan yang matang. Melalui kelima aspek ini, peserta belajar bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya soal kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga tentang meneladani nilai-nilai moral, kebijaksanaan, dan keteladanan seperti yang dicontohkan para tokoh Islam.
Memasuki acara terakhir, yakni sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta dan panitia tampak antusias dan bersemangat. Momen ini menjadi simbol kebersamaan serta bentuk apresiasi atas partisipasi dan kerja sama selama kegiatan berlangsung. Semoga dengan adanya acara Latihan Kepemimpinan 2 ini, peserta dapat mengambil banyak pelajaran berharga, menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berintegritas, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam setiap tindakan dan tanggung jawab kepemimpinan di masa depan. [Penulis: JMMB]


