Bagi Zuzanna, mahasiswa tahun ketiga Biomedical Sciences dari Vrije Universiteit Amsterdam, tidak ada ruang kelas yang lebih baik daripada alam Indonesia. Didorong oleh kecintaan yang mendalam pada alam, ia memilih UGM bukan hanya karena prestisenya sebagai universitas terbaik di Indonesia, tetapi juga karena lingkungan risetnya yang kaya dan status Indonesia sebagai pusat biodiversitas dunia.
Belajar Langsung di Laboratorium Alam
Pengalaman akademik Zuzanna di Fakultas Biologi diwarnai oleh inspirasi dan interaksi langsung. Ia sangat terkesan dengan wawasan para dosen yang mampu menginspirasi mahasiswa melalui riset-riset mereka. Berbeda dengan kuliah berskala besar di Belanda, ia merasa kelas-kelas kecil di UGM memungkinkan pendekatan yang jauh lebih individual dan personal.
Namun, kenangan terindahnya tercipta di luar ruang kelas melalui kegiatan lapangan (field trip).
“Saya sangat menyukai kunjungan lapangan Ekologi Laut ke hutan mangrove dan pantai. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam riset ekologi dan kami bisa melihat langsung titik pusat keanekaragaman hayati Indonesia yang begitu dekat dengan Jogja!”
Perjalanan ini bukan sekadar tentang data; bagi Zuzanna, pengalaman ini membantunya memahami pentingnya konservasi dan cara-cara nyata untuk melestarikan alam.
Menemukan Keajaiban “Hanya di Indonesia”
Meskipun kesan pertamanya terhadap Yogyakarta adalah “kacau”—terutama saat belajar mengendarai skuter di tengah lalu lintas yang padat—ia segera menemukan keindahan dalam budaya lokal. Ia mulai mencintai suasana kantin kampus yang hidup, pakaian batik indah yang dikenakan para dosen, dan keramahan warga yang selalu siap membantu.
Salah satu kenangan budaya yang paling berkesan terjadi di Kalimantan. Saat sedang mencari makan malam, ia dan teman-temannya diundang ke acara pra-pernikahan tradisional. Mereka menyaksikan pasangan pengantin dimandikan dengan air bunga sebagai bentuk berkat dari keluarga—sebuah potret tradisi lokal yang langka dan intim. Bagi Zuzanna, melihat spesies endemik seperti orangutan, bekantan, dan beruang madu di alam liar adalah mimpi yang menjadi kenyataan yang ia sebut sebagai momen “benar-benar hanya ada di Indonesia!”
Pesan dari Hati: “Just Do It!”
Zuzanna akan sangat merindukan kesehariannya di Yogyakarta: bersepeda ke kampus untuk kelas jam 7 pagi dengan pemandangan Gunung Merapi di kejauhan, menyantap gado-gado yang lezat untuk makan siang, dan berbelanja di pasar lokal.
Saran darinya untuk calon mahasiswa internasional sangat singkat dan tegas: “Lakukan saja! Ini akan menjadi petualangan paling luar biasa dalam hidupmu.”
Zuzanna merangkum perjalanannya di UGM dengan tiga kata: Passion, Relax, and Enjoyment. Sebuah semester yang memicu rasa ingin tahu ilmiahnya sekaligus memberinya kesempatan untuk menikmati ritme hidup Indonesia yang indah.




