Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Provinsi Jawa Timur bersama Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan kegiatan penguatan kompetensi guru berbasis laboratorium melalui praktikum bertajuk “Kajian Kromosom dalam Siklus Sel melalui Pendekatan Sitogenetika” pada Senin, 15 Juni 2026 di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi, UGM. Kegiatan yang diikuti oleh 34 guru biologi tingkat Madrasah Aliyah (MA) ini menghadirkan pengalaman pembelajaran berbasis riset dan hands-on laboratory yang memungkinkan peserta memahami konsep sitogenetika, siklus sel, serta analisis kromosom tumbuhan secara lebih mendalam melalui praktik dan pengamatan langsung di laboratorium.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pembelajaran biologi berbasis riset dan eksperimen laboratorium sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sains yang lebih kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan ilmiah.
Sesi pertama kegiatan difokuskan pada praktikum preparasi kromosom menggunakan akar bawang merah sebagai objek pengamatan mitosis. Praktikum dipandu oleh instruktur Denianto Agung Wicaksono, S.Si. bersama asisten laboratorium. Pada sesi ini, peserta melakukan praktik secara langsung mulai dari tahapan pemotongan akar, perlakuan fiksasi, proses maserasi, pewarnaan kromosom menggunakan aceto-orcein, hingga teknik squash dan pengamatan preparat menggunakan mikroskop. Melalui pendekatan hands-on laboratory, peserta memperoleh pengalaman dalam mengamati fase-fase pembelahan sel serta memahami prinsip dasar preparasi sitogenetika tumbuhan.
Selama sesi pengamatan mikroskopis, peserta berhasil mengidentifikasi berbagai fase mitosis, mulai dari profase, prometafase, metafase, anafase, hingga telofase pada sel meristem akar bawang merah. Selain memperkuat pemahaman mengenai dinamika siklus sel, kegiatan ini juga memperkenalkan metode sitogenetika yang umum digunakan dalam penelitian genetika dan pemuliaan tanaman.
Sesi kedua dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik penyusunan kariotipe serta idiogram kromosom yang dipandu oleh instruktur Tiara Putria Judith, S.Si. bersama asisten laboratorium. Peserta diperkenalkan pada teknik analisis kromosom menggunakan perangkat lunak ImageRaster, meliputi kalibrasi, pengukuran panjang lengan kromosom, identifikasi posisi sentromer, analisis morfologi kromosom, hingga penyusunan idiogram sebagai representasi visual karakter kromosom suatu organisme. Kegiatan ini memberikan wawasan praktis mengenai pendekatan analisis kromosom secara kuantitatif dan sistematis yang banyak diterapkan dalam kajian sitogenetika modern.
Kegiatan praktikum “Kajian Kromosom dalam Siklus Sel melalui Pendekatan Sitogenetika” turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan berbasis praktikum dan riset, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan kompetensi penelitian dan inovasi laboratorium, SDG 15 (Life on Land) melalui peningkatan pemahaman mengenai keanekaragaman dan karakter genetik tumbuhan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi akademik antara perguruan tinggi dan MGMP Biologi Provinsi Jawa Timur.





























































