Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat global berdasarkan hasil rilis QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026 oleh lembaga pemeringkatan internasional QS Quacquarelli Symonds (QS). Pada bidang Biological Sciences, Fakultas Biologi UGM berhasil menempati peringkat pertama di Indonesia dan berada pada posisi 501–550 dunia. Pencapaian ini menempatkan Fakultas Biologi UGM sejajar dengan sejumlah institusi ternama dunia, seperti University of Innsbruck (Austria), Tokyo University of Agriculture and Technology (Jepang), Louisiana State University (Amerika Serikat), dan Aalborg University (Denmark). Hasil ini menegaskan posisi UGM sebagai penyelenggara program studi biologi unggulan di Indonesia yang kompetitif di tingkat internasional.

Pemeringkatan QS WUR didasarkan pada lima indikator utama, yaitu academic reputation, employer reputation, citation per faculty, h-index citation, dan international research network. Pada tahun 2026, Universitas Gadjah Mada berhasil menempatkan 28 bidang ilmu dalam QS WUR by Subject, termasuk bidang biologi.
Secara khusus, Fakultas Biologi UGM unggul pada indikator academic reputation dan citation per faculty dibandingkan institusi lain di Indonesia. Capaian ini tidak terlepas dari kontribusi aktif sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas riset, serta penguatan berbagai program internasional di bidang biologi, seperti double degree, pertukaran mahasiswa, international summer course, kolaborasi riset, hingga publikasi bersama. Selain itu, Fakultas Biologi juga menunjukkan daya saing yang kuat pada indikator employer reputation, h-index citation, dan international research network, yang semakin mengukuhkan posisinya baik di tingkat nasional maupun global.
Ke depan, Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus meningkatkan pengakuan internasional melalui penguatan kolaborasi riset dan publikasi yang berdampak, serta perluasan jejaring kerja sama global. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan ilmu biologi di Indonesia sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan penguatan kemitraan global (SDG 4 dan SDG 17).
