Yogyakarta, 12 Agustus 2025 — Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Pelatihan Sitogenetika, Genetika Molekuler, dan Bioinformatika #7 di Ruang Sidang Atas dan Laboratorium Genetika & Pemuliaan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi peserta dalam teknik analisis genetik, baik melalui pendekatan sitogenetika maupun genetika molekuler, untuk mendukung riset, pemuliaan, dan konservasi tumbuhan maupun hewan.
Acara dibuka pukul 08.00 WIB kemudian dilanjutkan sambutan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM sekaligus Dosen di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM. Hari pertama pelatihan terbagi menjadi dua macam paket pelatihan. Paket pelatihan 1 membahas Teknik Preparasi Kromosom dan Analisis Kariotipe Tumbuhan, yang diawali materi oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengenai waktu mitosis dan jumlah kromosom pada berbagai spesies tanaman, dilanjutkan materi oleh Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. tentang teknik penyusunan kariotipe dan idiogram. Sesi ini diakhiri dengan praktik laboratorium (wet lab) meliputi fiksasi jaringan, pewarnaan, pembuatan preparat mikroskopis, serta pengamatan kromosom, dengan pendampingan langsung instruktur dan asisten laboratorium.
Paket 2 pelatihan membahas Teknik Molekuler untuk Analisis Variasi Genetik, yang diawali materi oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengenai penerapan teknik molekuler dalam pemuliaan, dilanjutkan oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D. terkait aplikasinya dalam konservasi. Peserta kemudian mempraktikkan isolasi DNA dari jaringan tumbuhan, uji kuantitas DNA, amplifikasi menggunakan PCR, pemisahan fragmen melalui elektroforesis, serta pengenalan penggunaan perangkat lunak bioinformatika.
Kegiatan hari pertama ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan penjelasan agenda untuk hari berikutnya. Melalui kombinasi materi teoritis dan praktik langsung, pelatihan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan keterampilan teknis, analitis, dan aplikatif di bidang genetika, sehingga mampu mendukung penelitian dan inovasi di bidang pemuliaan serta konservasi sumber daya hayati. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 15 (Menjaga Ekosistem Daratan) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang riset genetika dan konservasi.




