Yogyakarta, 6 April 2026 — Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology (JTBB), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), telah sukses menyelenggarakan JTBB ASEAN Editor–Researcher Strategic Workshop 2026 secara hybrid pada tanggal 4–5 April 2026. Workshop ini merupakan bagian dari JTBB Advancement Program 2026 yang didanai oleh Hibah EQUITY dari UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh tim editorial JTBB sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas dan kuartil jurnal, serta mengundang para peneliti dari berbagai negara di kawasan ASEAN, sejalan dengan fokus regional JTBB yang menitikberatkan pada isu biodiversitas dan bioteknologi di ASEAN. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus meningkatkan relevansi dan daya saing JTBB di tingkat internasional, yang juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 Quality Education melalui peningkatan kualitas publikasi ilmiah, SDG 9 Industry Innovation and Infrastructure melalui penguatan ekosistem riset dan inovasi, SDG 15 Life on Land melalui dukungan terhadap penelitian biodiversitas, serta SDG 17 Partnerships for the Goals melalui kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN.
Workshop ini menghadirkan lima pembicara terkemuka sebagai representasi dari negara-negara ASEAN, yaitu Prof. Madya Ts. Dr. Muhammad Abdul Latiff Bin Abu Bakar dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (Malaysia), Prof. Jonathan A. Anticamara, Ph.D. dari University of the Philippines Diliman (Filipina), Dr. Faizah Haji Metali dari Universiti Brunei Darussalam (Brunei Darussalam), Prof. Kornsorn Srikulnath, Ph.D. dari Kasetsart University (Thailand), serta Assoc. Prof. Dr. Do Tan Khang dari Can Tho University (Vietnam). Melalui forum ini, JTBB berupaya memperkuat keterlibatan dengan komunitas riset ASEAN dengan menjembatani komunikasi antara editor, peneliti, dan asosiasi ilmiah, sekaligus memetakan tren riset serta dinamika publikasi di kawasan untuk memastikan keselarasan dengan fokus editorial jurnal. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperluas dan mendiversifikasi basis penulis dan reviewer JTBB, khususnya pada bidang-bidang riset spesifik, serta meningkatkan visibilitas dan dampak sitasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menuju target peringkat Q1 pada tahun 2030.
Pada hari pertama, 4 April 2026, workshop difokuskan pada pemaparan wawasan dari para pembicara terkait tren penelitian terkini, tantangan dalam publikasi ilmiah, serta peluang kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN. Diskusi yang berlangsung memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap penelitian regional dan membuka peluang bagi JTBB untuk semakin adaptif dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan. Selanjutnya, pada hari kedua, 5 April 2026, tim editorial JTBB melaksanakan diskusi internal untuk mengolah berbagai insight yang telah diperoleh dari para narasumber. Hasil dari sesi ini menjadi dasar dalam penyusunan rencana strategis JTBB ke depan, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas jurnal dan percepatan pencapaian target indeksasi pada kuartil Q1.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, JTBB menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai jurnal ilmiah bereputasi internasional yang tidak hanya responsif terhadap dinamika riset di kawasan ASEAN, tetapi juga aktif membangun ekosistem kolaborasi yang inklusif antara editor dan peneliti. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi JTBB sebagai platform publikasi ilmiah yang kredibel dan berdampak, sekaligus mendukung kemajuan riset biodiversitas dan bioteknologi di tingkat regional.







