Tanggal Rilis: 18 Mei 2026
Untuk Diterbitkan: Segera
Kontak Media: Integrated Genome Factory | igf-sequencing.com | @igf.genome
CIBINONG, 18 Mei 2026 —Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), turut berpartisipasi dalam Kolokium bertajuk “Standar dan Kolaborasi Internasional untuk Bank Data DNA” dan “BioArchive Submission to Indonesian Nucleotide Archive (INNA) dan Diseminasi Pipeline Bioinformatika HPC”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) melalui Pusat Riset Komputasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pada Senin, 18 Mei 2026, di Ruang ICC 01, Gedung ICC Lantai 1, KST Soekarno BRIN Cibinong.
Representasi IGF dan Kehadiran Institusional
IGF hadir sebagai representasi resmi Fakultas Biologi UGM, diwakili oleh Aditya Aryandi Setiawibawa selaku Managing Partner, dan Rendy Tri Utomo selaku Sales Lead IGF. Kehadiran ini mencerminkan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung perkembangan ekosistem pengelolaan data genomika nasional, sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi dengan lembaga riset terkemuka di Indonesia.
Agenda dan Substansi Kolokium
Kolokium ini dibuka oleh Dr. Eng. Budi Prawara, Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN. Sesi kuliah utama disampaikan oleh Prof. Yasukazu Nakamura, Kepala Urusan Internasional DNA Data Bank of Japan (DDBJ) — National Institute of Genetics (NIG), Jepang. Prof. Nakamura memaparkan standar internasional pengelolaan data sekuens nukleotida serta pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pembangunan repositori data genomika yang andal.
Sesi hands-on dipandu oleh Dr. Rifki Sadikin, M.Kom., Inna Syafarina, Ph.D., serta Dr. rer. nat. Zahra Noviana, M.Si. bersama tim HPC BRIN. Para peserta berkesempatan untuk langsung mencoba platform prototipe INNA melalui inna-prototype.brin.go.id, meliputi proses submission data sekuens biologis ke repositori nasional serta pengenalan pipeline bioinformatika berbasis HPC (High-Performance Computing).
Kegiatan ini mempertegas posisi INNA sebagai repositori nukleotida nasional Indonesia yang terintegrasi dengan infrastruktur HPC, selaras dengan upaya BRIN dalam membangun kedaulatan data genomika bangsa.
Kunjungan Laboratorium Genomika dan Penjajakan Kolaborasi Lanjutan
Sebagai tindak lanjut dari diskusi yang berlangsung produktif dengan Dr. Rifki Sadikin pasca-kolokium, delegasi IGF mendapat kesempatan untuk mengunjungi Laboratorium Genomika BRIN Cibinong. Kunjungan ini difasilitasi oleh Dr. Iskandar dari Manajemen Lab Genomik BRIN dan menjadi forum awal penjajakan peluang kolaborasi konkret antara Fakultas Biologi UGM dan BRIN, mencakup potensi sinergi dalam layanan sekuensing, analisis bioinformatika, serta pengembangan kapasitas laboratorium genomika nasional.
IGF membawa dua platform unggulan, yaitu PacBio Revio untuk sekuensing HiFi/CCS beresolusi tinggi dan PromethION 24 dari Oxford Nanopore Technologies (ONT) untuk sekuensing long-read skala besar, yang keduanya relevan untuk mendukung kebutuhan riset genomika integratif di ekosistem BRIN.
Tentang Integrated Genome Factory (IGF)
Integrated Genome Factory (IGF) adalah penyedia layanan sekuensing multiomik di Indonesia, beroperasi sebagai joint venture antara PT Integra Biotek Indonesia dan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). IGF mengoperasikan platform PacBio Revio dan PromethION 24 untuk mendukung riset genomika akademik, klinis, dan industri di Indonesia. Informasi lebih lanjut tersedia di igf-sequencing.com atau melalui akun resmi @igf.genome.





